Month: November 2025

  • Punya Body Goals di Usia 40-an, Melanie Putria Pantang Makan Ini


    Jakarta

    Artis cantik Melanie Putria menjadi panutan banyak orang karena memiliki body goals di usianya yang sudah menginjak 41 tahun. Hal tersebut tak lepas dari gaya hidup sehat yang selama ini telah dijalaninya.

    Selain rutin berolahraga, Melanie Putria rupanya juga memiliki beberapa aturan terkait pola makan yang sedang ia jalani. Beberapa jenis makanan yang ia hindari seperti gorengan dan mi instan.

    “Kalau pantangan makan aku sudah nggak makan gorengan lagi, aku nggak makan jeroan, aku nggak menyentuh santan, kadang-kadang masih makanan manis,” ucap Melanie Putria ketika ditemui detikcom, Selasa (6/2/2024).


    Artis yang menggeluti olahraga lari ini menuturkan terkadang ia masih mengonsumsi makanan manis untuk kebutuhan sebelum berlari. Melanie Putria menuturkan asupan gula sebagai sumber karbohidrat digunakan sebagai tambahan ‘bahan bakar’ ketika mengikuti kompetisi lari.

    “Kalau sekarang aku makan seimbang saja. Nasi putih masih, karena nasi putih itu kan gula juga dibutuhkan oleh pelari, sumber karbohidrat,” kata pemenang Putri Indonesia 2002 itu.

    Ia mengimbau masyarakat bisa lebih selektif memilih makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jenis makanan yang masuk dapat menentukan bagaimana nantinya kesehatan tubuh di masa yang akan datang. Melanie Putria menyarankan konsumsi makanan junk food atau mi instan sebaiknya dikurangi oleh masyarakat.

    Pada saat ini, Melanie Putria juga sudah secara sepenuhnya meninggalkan junk food dan mi instan.

    “Saya biasanya kalau makan sih makanan normal aja, makanan rumahan. Karbohidrat, protein, dan lemak baik. Misalnya contoh nasi putih, ayam panggang, steam, atau yang nggak terlalu banyak digoreng, terus sayuran, serat. Nah, itu saja sih yang menurut saya. Pastikan nggak processed food, makanan solid, nggak ribet, dan seimbang,” pungkasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Pesan Dokter Gizi Buat yang Ingin Clean Eating demi Kurus ala Prilly Latuconsina


    Jakarta

    Prilly Latuconsina buka-bukaan soal metode diet yang membuat berat badannya 12 kg. Prilly menceritakan melalui media sosial TikTok-nya bahwa ia menjalani pola makan clean eating untuk mendapatkan berat badan yang diinginkannya.

    Clean eating merupakan metode makan yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan minimal proses. Makanan proses yang mengandung bahan kimia atau pengawet dihindari dalam pola makan ini.

    Metode ini dilakukan dengan harapan untuk menjaga kandungan gizi yang ada di dalam makanan tetap baik.


    “Tujuannya bagus, lebih sehat, lebih menekan berbagai risiko penyakit misalnya diabetes, obesitas, darah tinggi, dan lainnya,” kata spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGizi, SpGK ketika dihubungi detikcom, Senin (8/7/2024).

    “Tapi kalau clean eating ini tidak dikonsumsi sesuai kebutuhan, baik dari jumlah kalori maupun komposisi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral lain-lain, maka clean eating ini jadi malah tidak bisa mendukung fungsi tujuan sehat itu,” sambungnya.

    Menurut dr Putri, ciri-ciri kesalahan dalam clean eating yang paling utama adalah konsumsi makanan yang tidak sesuai diet gizi seimbang. Sebagai contoh seperti tidak sarapan sama sekali atau misalnya mengganti sarapan hanya dengan secangkir kopi tanpa gula.

    dr Putri berpendapat ada baiknya waktu sarapan juga diisi dengan konsumsi makanan tinggi protein untuk menjaga massa otot tetap terjaga. Secara umum, menurut dr Putri masyarakat harus paham bahwa segala kebutuhan gizi baik makro dan mikro tetap dibutuhkan oleh tubuh meskipun sedang dalam proses penurunan berat badan.

    “Biar clean eating ini tidak berlebihan ya pastinya sesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing, jadi kita nggak bisa nih cuma melihat dari pola orang lain, karena setiap orang punya kebutuhan nutrisi dan kalori yang berbeda-beda,” jelas dr Putri.

    Selain ketidaksesuaian diet gizi yang seimbang, salah satu ciri kesalahan clean eating yang mungkin muncul adalah penurunan berat badan secara drastis.

    “Ciri-ciri lain yang mungkin muncul itu juga penurunan berat badannya terlalu drastis tetapi tidak disesuaikan dengan pengecekan komposisi tubuh,” ujarnya.

    “Jadi kita nggak tau nih apa yang turun ini apakah benar-benar lemaknya, atau justru otot dan cairannya ikut turun sehingga risiko penyakitnya menjadi lebih besar,” tandas dr Putri.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Prilly Latuconsina Buka Suara usai Disebut Terlalu Kurus, BB di Angka 37 Kg


    Jakarta

    Prilly Latuconsina sukses bikin pangling setelah mengaku sukses turun berat badan 12 kg. Namun perubahan bentuk tubuhnya itu menuai berbagai respons. Tak sedikit yang menyebut Prilly terlalu kurus karena memiliki berat badan 37 kg.

    “Banyak banget emang yang bilang kalau badanku itu kekecilan banget dan teman-teman yang ketemu aku kaget, karena aku kurus banget,” kata Prllly di akun TikTok pribadinya dikutip Senin (8/7/2024).

    Dia mengatakan alasannya berkeras menurunkan berat badannya karena tak ingin terlihat gemuk di depan kamera. Tujuan utamanya turun sampai belasan kilogram adalah demi tampil maksimal dan lebih percaya diri.


    “Orang-orang tuh kalau nonton aku di film, terus ketemu aku langsung, pasti komentarnya hah kok di film gemuk banget, aslinya kecil. Nah, aku tuh males digituin, dan aku juga jadinya nggak pede setiap aku di depan kamera,” tutur dia.

    Ada banyak manfaat yang dirasakan Prilly setelah berhasil memangkas berat badannya. Wanita berusia 27 tahun itu mengaku dengan kebiasaan clean eating yang dia jalani, dia merasa lebih sehat.

    Keluhan GERD dan migrain pun sudah jarang dia rasakan. Terlebih dia juga tak lagi merasa nyeri saat menstruasi dan merasa badannya lebih fit.

    “Aku nyaman dan aku sehat, jadi aku senang aja ngejalaninnya punya badan 37-38 kg,” tandasnya.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Prilly Latuconsina Turun BB 12 Kg usai Jalani Clean Eating, Apa Itu?

    Jakarta

    Prilly Latuconsina membuat warganet pangling dengan penampilan barunya. Aktris berusia 27 tahun itu berhasil menurunkan berat badan sebanyak 12 kg, dan beratnya saat ini di angka 37 kg dari 49 kg.

    Lewat akun TikTok miliknya, Prilly membeberkan pola diet yang dijalaninya. Ia mengaku menjalani pola makan clean eating, yang membuat tubuhnya jauh lebih langsing dari sebelumnya.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).


    Apa sih pola makan clean eating?

    Dikutip dari laman Mayo Clinic, pola clean eating pada dasarnya mengacu pada kebiasaan konsumsi makanan yang belum terlalu banyak mengalami proses pengolahan atau hampir alami.

    Pola makan ini memberikan nutrisi pada tubuh melalui makanan sehat dan padat nutrisi. Makanan bersih akan mengisi tubuh dengan banyak vitamin dan mineral, protein berkualitas tinggi, dan lemak sehat.

    Beragam makanan ini bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan otak, membantu pengelolaan berat badan, membangun sistem kekebalan yang lebih kuat, dan meningkatkan energi.

    Banyak orang mungkin berpikir sulit untuk menerapkan pola makan ini. Namun, manfaatnya akan sangat besar untuk kesehatan.

    Beberapa contoh makanan yang bisa dikonsumsi selama menjalani clean eating, seperti:

    • Buah-buahan segar, misalnya apel, alpukat, pisang, blueberry, anggur, jeruk, stroberi, atau jus buah yang 100 persen alami.
    • Beberapa sayuran, seperti brokoli, kubis brussel, kubis, wortel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, bawang bombay, paprika, ubi jalar, tomat.
    • Daging atau protein tanpa lemak.
    • Telur, ikan segar, selai kacang polos (tanpa tambahan gula).
    • Biji-bijian, sereal, popcorn, oat, beras merah, pasta gandum utuh.
    • Produk susu, seperti keju, susu, yogurt tawar, susu non-dairy tanpa pemanis, minuman dengan sedikit gula atau dengan madu.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Rahasia Diet Prilly Latuconsina Sukses Pangkas BB hingga 12 Kg


    Jakarta

    Penampilan baru Prilly Latuconsina membuat banyak orang melongo. Aktris berusia 27 tahun itu kini tampak jauh lebih langsing dibanding sebelumnya.

    Bahkan, Prilly mengaku berat badannya kini berada di angka 37 kg, turun 12 kg dari sebelumnya 49 kg. Bikin penasaran, seperti apa sih pola diet yang dijalani Prilly?

    Melalui akun TikToknya, Prilly membagikan pola diet dan makanan yang dia konsumsi untuk bisa menurunkan berat badan. Ternyata, pemeran Sisi di Ganteng Ganteng Serigala itu menerapkan pola makan clean eating, yakni memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses serta minim penggunaan pengawet dan bahan kimia.


    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).

    Sebagai pelengkap, Prilly juga mengonsumsi buah yang rendah kalori. Salah satu buah yang dia sertakan ke dalam menu dietnya adalah buah lontar.

    “Aku makan buah lontar karena ini kalorinya juga nggak banyak dan buahnya juga nggak terlalu manis,” katanya.

    Lalu sorenya, Prilly mengonsumsi makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh, seperti quinoa.

    “Sorenya aku makan nasi goreng quinoa, terong bakar, dan tahu. Terus minumnya harus air putih ya,” tuturnya.

    “Untuk dessert, aku makan donat gluten free. Jadi ini donat sehat dan rasanya tetap enak banget, tetap bisa mengobati kangen lah kalau lagi kangen donat,” sambungnya.

    Meskipun begitu, Prilly mengaku sesekali masih mengonsumsi makanan manis. Apalagi saat dia sedang liburan.

    “Ada juga momen di mana aku masih makan makanan manis, karena aku suka banget. Apalagi kalau liburan, nggak mungkin deh aku diet diet. Terus kan aku juga punya La Joie Bakery ya, jadi nggak mungkin aku nggak makan roti atau kuenya,” ucapnya.

    Prilly mengatakan kuncinya adalah makan secukupnya dan berhenti makan sebelum kenyang.

    “Dan menjalaninya harus dengan happy, terus bertahap, itu kuncinya,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 7 Sayuran Penghancur Lemak di Perut, Bye-bye Buncit!

    Jakarta

    Sekadar mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang tidaklah cukup untuk menghilangkan lemak perut. Faktanya, jenis makanan yang dikonsumsi dapat memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap proses penurunan berat badan.

    Begitu pula dengan sayuran. Pasalnya, mengonsumsi sayuran tertentu dapat memberikan dorongan ekstra dan meningkatkan proses pembakaran lemak. Karenanya, menambahkan sayuran-sayuran tersebut ke menu sehari-hari dapat membantu menghilangkan lemak perut dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Pertanyaannya, apa saja sih sayuran yang bisa membantu mengurangi lemak di perut? Dikutip dari Times of India, berikut ulasannya.


    1. Bayam

    Bayam merupakan sayuran kaya nutrisi yang bagus untuk diet apapun yang bertujuan mengurangi lemak perut. Sayuran ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Appetite mengungkapkan tilakoid yang terkandung dalam bayam dapat mengurangi rasa lapar hingga 95 persen. Selain itu, kandungan magnesium pada bayam juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang juga berperan penting dalam pengelolaan berat badan.

    2. Labu botol

    Labu botol tidak hanya rendah kalori, tapi juga kaya akan kandungan air. Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition mengungkapkan kandungan air dan serat tinggi dalam labu botol dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, serta mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

    3. Kembang kol

    Sayuran renyah ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu mengurangi lemak perut. Kembang kol mengandung senyawa indole yang terbukti dapat mengatur hormon lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Studi yang diterbitkan pada Journal of Nutrition juga menyebut asupan sayuran, seperti kembang kol, yang lebih tinggi dikaitkan dengan lemak visceral yang lebih rendah.

    4. Wortel

    Selain baik untuk penglihatan, wortel juga dapat membantu mengecilkan lingkar pinggang. Wortel termasuk sayuran yang rendah kalori, tinggi serat, serta kaya akan vitamin dan antioksidan.

    Sebuah studi dalam jurnal Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi sayuran berserat tinggi seperti wortel dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Wortel mentah dapat dikonsumsi sebagai camilan renyah, sedangkan wortel matang bisa ditambahkan ke berbagai masakan, seperti sup dan salad.

    5. Pare

    Pare mungkin bukan sayuran favorit semua orang karena rasanya yang pahit. Meskipun begitu, manfaat pare dalam menurunkan berat badan tidak bisa disangkal.

    Pare mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur insulin, membuat sayuran ini jadi pilihan yang tepat untuk mengelola kadar gula darah dan mengurangi lemak perut.

    6. Timun

    Kandungan air yang tinggi pada timun tidak hanya membuat sayuran ini menyegarkan, tapi efektif membantu mengurangi lemak perut. Sebuah penelitian di Journal of Human Nutrition and Dietetics menemukan diet tinggi makanan kaya air, seperti timun, dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengelolaan berat badan.

    7. Brokoli

    Brokoli adalah sayuran padat nutrisi yang dapat membantu menghilangkan lemak perut. Selain kaya akan serat, brokoli juga mengandung sejumlah senyawa lain yang dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

    Sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan konsumsi brokoli dapat menyebabkan penurunan lemak visceral, yaitu lemak yang tersimpan di sekitar perut Anda. Brokoli dapat diolah menjadi aneka masakan, seperti tumisan, salad, atau sup untuk mendapatkan khasiatnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • HyunA Pamer Berat Badan, Fans Salfok Bobotnya di Angka 46 Kg


    Jakarta

    Musisi Korea Selatan HyunA belum lama ini membagikan potret bobot berat badannya. Dalam sebuah unggahan, bintang K-Pop itu memperlihatkan beratnya di angka 46,6 kg.

    Tidak sedikit fans yang salah fokus dengan angka di timbangan itu sembari menyebut HyunA terlalu kurus. Tapi ada juga yang mengatakan berat badannya bertambah beberapa kilogram.

    HyunA, yang bernama asli Kim Hyun-ah, berterus terang dalam wawancara tentang perjuangannya dengan diet ekstrem dan penurunan berat badan yang tidak sehat. Saking ketatnya, HyunA bisa tidak makan berhari-hari hanya untuk terlihat kurus.


    Diberitakan Strait Times, Penyanyi dengan tinggi 1,64m ini mengungkapkan dia biasa membuat dirinya kelaparan untuk menjaga fisiknya tetap kurus. Dia hanya makan sepotong gimbap pada hari ketika dia mempromosikan lagu barunya. Hal ini menyebabkan tekanan darah rendah dan dia sering pingsan saat syuting atau pertunjukan, hingga 12 kali dalam sebulan.

    “Saya terobsesi. Saya ingin menjadi sempurna karena… Saya merasa ada begitu banyak orang yang bekerja untuk saya, berusaha membuat saya terlihat bagus,” kata HyunA dalam siaran YouTube ‘Point of Omniscient Interfere’.

    Dia menambahkan bahwa dia sekarang tidak terlalu terobsesi untuk menjadi kurus, dan membiarkan dirinya makan dan menikmati makanan.

    Dalam episode bulan Januari dari acara bincang-bincang online yang dibawakan oleh penyanyi Kim Jae-joong, Hyuna mengatakan bahwa berat badannya hanya 41kg saat mempromosikan musiknya.

    “Banyak orang mengkhawatirkan saya. Saya menyadari ini salah, jadi saya mengubah kebiasaan gaya hidup saya,” ujarnya.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Minuman Herbal untuk Mengecilkan Perut, Bisa Dibuat di Rumah

    Jakarta

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perut buncit. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman herbal. Apa saja jenis minumannya?

    Perut buncit adalah masalah yang kerap dialami banyak orang. Selain merusak kepercayaan diri, perut buncit juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga masalah jantung.

    Karenanya, tidak heran jika banyak orang yang rela menjajal berbagai macam cara untuk mengecilkan perut. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman yang terbuat dari herbal atau bahan alami.


    Selain minim efek samping, minuman herbal pun cenderung lebih mudah diperoleh atau dibuat sendiri di rumah. Tapi perlu diingat, mengonsumsi minuman herbal saja tidak cukup untuk mengecilkan perut. Kombinasi antara minuman herbal, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik tetap dibutuhkan agar proses penurunan berat badan berjalan optimal.

    Lantas, apa saja minuman herbal yang cocok dikonsumsi untuk menghilangkan perut buncit? Dikutip dari berbagai sumber, berikut minuman herbal pengecil perut yang bisa dibuat dengan mudah di rumah.

    1. Air Jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal yang sering direkomendasikan untuk menurunkan berat badan. Jahe kaya akan antioksidan, terutama gingerol, yang dapat mengatasi peradangan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Selain itu, jahe juga mengandung serat yang tak hanya melancarkan fungsi pencernaan, tapi juga meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    Cara membuat air jahe pun tidak sulit. Cukup rebus air bersama beberapa potong jahe yang sudah dibersihkan selama 10-15 menit, saring, kemudian minum airnya.

    2. Teh Hijau

    Manfaat teh hijau untuk kesehatan sudah cukup terkenal. Tapi siapa sangka, minuman khas Jepang ini ternyata juga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang diyakini dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Semakin tinggi laju metabolisme tubuh, maka semakin banyak pula kalori dan lemak yang bisa terbakar.

    3. Air Lemon

    Sebenarnya, air lemon tidak memiliki efek yang bisa mengecilkan perut. Kendati demikian, mengonsumsi air lemon dapat berpengaruh terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Medical News Today, air lemon tergolong minuman yang rendah kalori. Penelitian menunjukkan mengganti minuman bersoda dengan air lemon dapat mengurangi asupan kalori, sehingga memberikan dampak positif terhadap pengelolaan berat badan.

    4. Teh Kayu Manis

    Selain sebagai penyedap masakan, kayu manis juga bisa diolah menjadi minuman herbal untuk menurunkan berat badan. Khasiat kayu manis sendiri berasal dari antioksidan yang terkandung di dalamnya. Antioksidan ini dapat membantu melawan peradangan, serta meningkatkan laju metabolisme tubuh.

    Kayu manis juga bisa dikombinasikan dengan jahe dan kunyit untuk menciptakan minuman ‘Golden Milk’ yang tak hanya dapat meningkatkan metabolisme, tapi juga menguatkan imun tubuh serta mengatasi masalah kesehatan tertentu.

    5. Jus Seledri

    Jus seledri adalah salah satu minuman herbal paling ‘sempurna’ untuk membantu memangkas lemak di perut. Seledri memiliki kandungan serat tinggi, rendah kalori, serta kaya akan air yang dapat menghidrasi tubuh.

    Kombinasi nutrisi-nutrisi itulah yang membuat jus seledri sangat cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang diet untuk menurunkan berat badan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Cara Simpel Meningkatkan Metabolisme Tubuh agar Cepat Kurus

    Jakarta

    Metabolisme adalah salah satu aspek penting dalam proses penurunan berat badan. Sebab, semakin cepat metabolisme tubuh maka semakin banyak pula kalori yang dibakar. Jika pembakaran kalori berjalan dengan baik, tentu proses penurunan berat badan berjalan lebih optimal.

    Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan metabolisme? Dikutip dari Cleveland Clinic, metabolisme adalah proses pembakaran kalori dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh untuk menghasilkan energi.

    Metabolisme dapat dipengaruhi sejumlah faktor, seperti usia, jenis kelamin, massa otot, berat badan, hingga tingkat aktivitas fisik. Selain itu, sejumlah kebiasaan simpel yang kita lakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi metabolisme dan proses pembakaran kalori dalam tubuh.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut sederet kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan metabolisme agar cepat kurus.

    1. Konsumsi Banyak Protein

    Mengonsumsi makanan tertentu dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Sebab, setiap makanan memiliki thermic effect of food (TEF) atau efek termis makanan yang berbeda.

    TEF adalah indikator yang mengacu pada jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna, menyerap, dan memproses kandungan gizi dalam makanan. Di antara seluruh nutrisi, protein memiliki efek termal paling besar, yakni 20-30 persen. Artinya, dari setiap 100 kalori yang dikonsumsi, 20-30 kalori akan digunakan untuk memproses protein tersebut.

    Karenanya, memperbanyak asupan protein dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori. Selain itu, protein juga mampu mencegah penurunan massa otot yang sering terjadi akibat diet.

    2. Tidur yang Cukup

    Banyak orang yang menyepelekan manfaat tidur yang cukup dan berkualitas. Padahal, tidur malam yang nyenyak merupakan faktor penting dalam proses penurunan berat badan.

    Kurang tidur dapat memengaruhi kadar ghrelin, yakni hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Akibatnya, orang yang kurang tidur cenderung selalu merasa lapar dan sulit menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 juga menemukan orang yang kurang tidur seslama empat malam atau lebih dapat mengalami penurunan metabolisme.

    3. Minum Kopi

    Kopi memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, dan salah satunya adalah mendukung proses metabolisme tubuh.

    Penelitian menunjukkan kafein dalam kopi dapat memicu tubuh untuk melepaskan epinefrin, yakni hormon yang mengatur cara tubuh dalam memproses lemak.

    Namun, efek ini dapat bervariasi pada masing-masing orang. Contohnya, sebuah studi menunjukkan kafein lebih efektif meningkatkan pembakaran lemak selama berolahraga pada individu dengan gaya hidup kurang aktif (sedentary) dibandingkan atlet terlatih.

    4. Sering Berdiri dan Jalan Kaki

    Kebanyakan duduk dapat berdampak negatif pada kesehatan. Sebab, selama duduk tubuh akan membakar lebih sedikit kalori sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

    Sebuah ulasan yang diterbitkan pada 2018 mengungkapkan berdiri atau berjalan kaki saat bekerja dapat membantu menurunkan berat badan, lemak tubuh, lingkar pinggang, tekanan darah sistolik dan diastolik, trigliserida puasa, kolesterol total, dan insulin.

    Jika sering duduk saat bekerja, cobalah untuk sesekali berdiri dan berjalan kaki untuk mengimbangi waktu yang dihabiskan saat duduk. Hal ini dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan pengaturan kadar gula darah, yang tentunya berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 9 Cara Meratakan Perut Buncit dengan Cepat Tanpa Olahraga

    Jakarta

    Bagi sebagian orang, perut buncit cukup mengganggu penampilan dan bisa menurunkan rasa percaya diri. Perut membesar karena penumpukan lemak berlebih ini juga bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung.

    Oleh sebab itu, tak sedikit orang yang mencoba berbagai cara untuk mengecilkan perut buncit. Dan ternyata kondisi perut ini bisa lho dihilangkan dengan menjalani pola hidup sehat. Lantas, bagaimana cara menghilangkan perut buncit?

    Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk meratakan perut buncit tanpa olahraga. Berikut penjelasannya yang dikutip dari Healthline.


    1. Gunakan Piring Kecil untuk Makan

    Menghilangkan perut buncit dapat dilakukan dengan mengurangi porsi makan. Dan ini bisa dicoba dengan menggunakan piring kecil saat makan. Piring kecil bisa membuat porsi makan tampak lebih banyak padahal hanya makan sedikit.

    Sebaliknya, makan dengan piring besar dapat membuat porsi makan terlihat sedikit sehingga mendorong untuk mengambil lebih banyak makanan.

    2. Minum Air Sebelum Makan

    Penelitian menunjukkan orang yang minum dua gelas air sebelum makan dapat mengurangi porsi makan 22 persen lebih sedikit. Sekitar 500 ml air yang diminum sesaat sebelum makan bisa meregangkan perut dan mengirimkan sinyal kenyang ke otak.

    Kamu dapat meminum segelas-dua gelas air sebelum makan sehingga bisa mengurangi asupan kalori. Dengan begitu, lemak makanan tidak menumpuk berlebih di perut dan kamu juga tidak akan kelaparan meski makan lebih sedikit.

    3. Kunyah Makanan Secara Perlahan

    Mengunyah makanan dengan perlahan bisa jadi salah satu cara untuk meratakan perut buncit. Hal ini karena berhubungan dengan cara otak merespons aktivitas hormon yang mempengaruhi rasa kenyang.

    Studi menemukan bahwa orang yang mengunyah atau makan lebih lambat dapat menurunkan asupan makanan yang dikonsumsi dan meningkatkan rasa kenyang.

    Sebaliknya, penelitian lain menunjukkan orang yang mengunyah lebih cepat akan makan dengan porsi dan kalori lebih banyak.

    4. Perbanyak Asupan Protein

    Protein mempunyai efek besar terhadap nafsu makan. Tidak hanya membuat perut kenyang, tapi juga dapat menurunkan asupan kalori dan mengurangi rasa lapar.

    Hal ini dikarenakan protein bisa mempengaruhi beberapa hormon yang berperan dalam mengontrol rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan glukagon.

    5. Konsumsi Makanan Kaya Serat

    Makan makanan tinggi serat juga dapat bantu membuat kenyang lebih lama. Sehingga mencegah untuk konsumsi porsi makan lebih besar yang bisa menyebabkan perut buncit.

    Menurut studi, serat kental atau viscous fiber bisa meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan. Jenis serat ini ditemukan pada makanan nabati, seperti oat, kubis, asparagus, dan jeruk.

    6. Hindari Minuman Manis

    Konsumsi minuman manis dengan gula berlebih menjadi salah satu penyebab naiknya berat badan dan perut buncit. Minuman manis ini, seperti soda, teh manis, kopi susu, dan lainnya.

    Asupan gula yang tinggi dapat menaikkan kadar lemak visceral dengan meningkatkan resistensi insulin dan memicu peradangan. Karena itu, hindari minuman dengan gula berlebih jika tak ingin perut membuncit.

    7. Pilih Makanan Berlemak Sehat

    Lemak jenuh dan lemak trans dapat memicu berat badan bertambah. Di sisi lain, kedua jenis lemak tak sehat itu bisa membahayakan kesehatan jantung dengan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Untuk menghindarinya, konsumsilah makanan yang mengandung lemak sehat. Selain dapat bantu mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan, lemak sehat juga punya banyak manfaat. Makanan berlemak sehat, contohnya alpukat, biji chia, telur, dan zaitun.

    8. Kelola Stres dengan Baik

    Stres bisa meningkatkan hormon kortisol. Kadar kortisol yang tinggi dapat menaikkan nafsu makan dan mendorong untuk makan dengan porsi lebih banyak.

    Kelola stres dengan baik bukan hanya mencegah perut buncit tapi juga cara melindungi diri dari depresi dan obesitas.

    9. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

    Pola tidur juga memiliki dampak terhadap nafsu makan. Kurang tidur bisa mengganggu leptin dan ghrelin, hormon mengontrol rasa lapar.

    Hormon yang naik turun dapat meningkatkan lapar dan nafsu makan sehingga menyebabkan asupan kalori lebih tinggi.

    Oleh sebab itu, tidurlah yang cukup dan berkualitas. Waktu tidur ideal bagi orang dewasa sekitar 7-9 jam, dan 8-12 jam untuk anak-anak dan remaja.

    Nah, itu dia sederet cara menghilangkan perut buncit tanpa olahraga. Semoga membantu!

    (azn/inf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing