Month: December 2025

  • 7 Bahan yang Bisa Usir Cicak dari Rumah



    Jakarta

    Cicak memang bukanlah hewan pengganggu yang berada di rumah. Tapi, terkadang kehadiran cicak juga suka mengjengkelkan.

    Kotoran dan telur cicak yang berserakan kerap mengganggu pemandangan dan kebersihan di rumah. Belum lagi bangkai cicak yang sudah mati juga menimbulkan bau dan bakteri.

    Cicak pun kerap tiba-tiba jatuh dari tembok atau langit-langit dan mengenai makanan atau minuman.


    Sehingga, ada orang yang tak suka dengan keberadaan binatang melata ini. Lalu bagaimana cara mengusir cicak agak tak banyak berkeliaran di rumah.

    Sebetulnya, mengusir cicak bisa dilakukan lewat cara yang mudah, bahkan hanya dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Ini cara mengusir cicak di rumah

    Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Bikin! Ini Jarak Ideal Antara Sumur Air dan Septic Tank



    Jakarta

    Rumah perlu memiliki sumber air bersih dan pengelolaan limbah yang baik. Nah, kebanyakan rumah dilengkapi septic tank dan sumur air untuk memenuhi kebutuhan itu.

    Namun tak boleh sembarangan, letak sumur air dan septic tank tidak boleh berdekatan. Pasalnya, sumber air bersih bisa tercemar kalau titiknya dekat dengan septic tank, sehingga dapat memicu penyakit.

    Dikutip dari detikHealth Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng mengatakan tingginya cemaran air di Indonesia salah satunya karena lokasi septic tank yang dekat dengan tempat tinggal warga.


    Septic tank tersebut memiliki jarak hanya 2-3 meter dari rumah warga di pemukiman yang padat. Padahal, jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air bisa membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. Coli) yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pencernaan

    Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan jarak ketika membuat sumur air dan septic tank. Jangan sampai air yang digunakan keluarga sehari-hari malah membahayakan penghuni rumah.

    Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air minum harus 10 meter. Lalu, untuk upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur air minum 1,5 meter. Begitu juga dengan taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

    Selain sumur air minum, perlu juga menjaga jarak sumur resapan air hujan dari septic tank. Di kala kekeringan atau krisis air, sumur resapan air hujan menyimpan cadangan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

    Jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur resapan air hujan setidaknya berjarak 5 meter. Sementara, upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur resapan air hujan 1,5 meter. Untuk taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

    Itulah jarak aman septic tank dari sumur supaya air tidak tercemar tinja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Mudah Cegah Cicak Masuk Rumah, Auto Nggak Betah!



    Jakarta

    Cicak adalah reptil kecil yang sering ditemui di rumah. Meski tidak berbahaya, hama satu ini cukup menggelikan bagi sebagian orang dan bisa mengotori rumah.

    Bagaimana tidak, cicak suka meninggalkan kotoran di sembarang tempat. Lalu, cicak juga kerap mendekati makanan yang dibiarkan terbuka.

    Lantas, bagaimana cara mencegahnya masuk rumah? Lalu, kenapa cicak suka masuk rumah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Cicak di Rumah

    Ada beberapa alasan kenapa cicak masuk rumah. Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Housing.

    • Ada makanan yang tergeletak
    • Banyak serangga di rumah
    • Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
    • Suhu di dalam rumah yang hangat
    • Terdapat genangan air yang membuat lembap
    • Sampah dan barang-barang berantakan
    • Wilayah dengan iklim yang hangat dan lembap.

    Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

    Ada sejumlah cara untuk membasmi cicak tanpa harus membunuhnya. Mengutip Homes & Gardens, berikut deretan cara mencegah cicak di masuk rumah.

    1. Simpan Makanan dengan Baik

    Bila kamu mempunyai hidangan atau bahan makanan, segera simpan di tempat yang aman seperti di kulkas. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

    Ada baiknya kamu langsung membersihkan tumpahan atau remah makanan usai makan. Karena sisa makanan yang berceceran juga dapat mendatangkan cicak.

    Kalau punya ruang khusus untuk menyimpan makanan, bersihkan secara berkala untuk menghindari cicak yang bersarang di sana.

    2. Singkirkan Sumber Makanannya

    Cicak akan muncul di rumah karena terdapat banyak sumber makanannya. Makanan utama kadal kecil itu yakni serangga seperti semut dan kecoa. Jika di rumahmu dipenuhi serangga, sebaiknya atasi terlebih dahulu masalah ini sebelum membasmi cicak.

    3. Bersihkan Area Rumah

    Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

    Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

    4. Tutup Akses Masuknya

    Apabila cicak datang ke rumahmu melalui jendela atau ventilasi, kamu bisa memasang jaring untuk mencegahnya. Karena jendela dan ventilasi ada tentunya agar sinar matahari masuk dan sebagai jalur sirkulasi udara.

    Perbaiki retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah lainnya jika itu menjadi akses keluar masuknya cicak.

    5. Semprot Cairan Merica

    Cicak tidak menyukai bau menyengat yang pedas seperti merica. Kamu dapat memanfaatkan merica untuk dijadikan cairan pengusir alami.

    Tambahkan merica bubuk ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Lanjut semprotkan cairan ini ke sejumlah titik cicak sering datang untuk mencegahnya masuk ke rumah.

    6. Letakkan Bawang Putih atau Merah

    Bawang putih dan bawang merah termasuk bahan alami yang mengeluarkan bau menyengat. Kamu bisa meletakkan beberapa siung bawang-bawangan ini di sejumlah spot cicak sering berada.

    7. Tanam Tanaman Pengusir Cicak

    Agar mencegahnya masuk dan mendekati rumah, kamu dapat menanam sejumlah tanaman untuk mengusir cicak. Tanaman peppermint dan eucalyptus kabarnya tidak disukai cicak karena mengeluarkan aroma menyengat.

    Kamu bisa menanamnya di halaman rumah atau meletakkannya di dalam pot lalu menyimpannya di dekat jendela agar cicak enggan masuk.

    8. Sebarkan Kamper

    Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Kamu bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

    Nah, itu tadi sederet penyebab banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya. Kalau kamu sudah lakukan cara yang mana nih untuk membasmi cicak di rumah?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Saluran Air Kamar Mandi Mampet Bikin Jengkel, Begini Cara Cegahnya



    Jakarta

    Salah satu permasalahan yang sering muncul di kamar mandi adalah saluran air yang mampet. Kondisi ini cukup menjengkelkan karena bisa menimbulkan genangan air di kamar mandi hingga muncul bau tak sedap.

    Saluran air mampet sebenarnya bisa dicegah dengan rajin membersihkan saluran airnya. Sebenarnya caranya tidak kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

    Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

    Melansir Real Simple, sebaiknya membersihkan saluran air kamar mandi dilakukan setiap bulan. Targetnya adalah menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun di saringan saluran air.


    Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

    Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

    1. Ketahui Penyebabnya

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

    Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

    2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

    Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

    Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

    3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

    Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

    4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

    Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

    Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

    Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

    Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

    • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
    • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
    • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Iyuh, Ini 5 Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi



    Jakarta

    Terkadang cacing ditemukan di area kamar mandi, seperti di toilet ataupun saluran pembuangan. Tentu keberadaan hewan ini cukup mengganggu pemilik rumah.

    Sebenarnya cacing ada di kamar mandi karena banyak penyebabnya. Misalnya cacing masuk ke sistem perpipaan melalui retakan atau kebocoran. Kotornya kamar mandi juga memancing datangnya cacing.

    Dilansir DIY Home Comfort, berikut beberapa penyebab adanya cacing di kamar mandi kamu.


    Kebocoran pada Pipa

    Pipa yang bocor dapat menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran ini dapat terjadi di area yang tidak langsung terlihat, seperti di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    Pipa Retak

    Retakan pada pipa terutama di rumah-rumah yang sudah lama, dapat menyebabkan tanah serta cacing masuk ke dalam sistem perpipaan. Hal ini membuat cacing masuk sampai ke dalam kamar mandi kamu.

    Pipa saluran pembuangan yang retak juga dapat menyebabkan benda asing menyusup ke dalam pipa. Segera periksa dan perbaiki retakan pada pipa, sebelum menimbulkan kerugian besar lainnya.

    Kebersihan Kamar Mandi yang Buruk

    Pembersih yang jarang dapat mengakibatkan penumpukan kotoran di dalam dan sekitar kamar mandi, yang menarik berbagai hama seperti cacing.

    Jika kamu tidak menyiram toilet secara teratur atau membersihkannya secara menyeluruh, hal itu dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk cacing.

    Kelembapan yang Tinggi

    Kelembapan menjadi hal yang sangat buruk di rumah kamu, termasuk di kamar mandi. Tidak hanya menimbulkan jamur dan bau yang tidak sedap, tetapi membuat hama tertarik untuk berada di tempat tersebut.

    Kamar mandi dengan ventilasi yang buruk dapat menjadi lembap, menjadikannya tempat berkembang biaknya cacing dan hama lainnya.

    Masalah Saluran Pembuangan

    Jika toilet kamu tersumbat oleh limbah, hal ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya cacing. Cacing ini akan masuk ke toilet kamu melalui saluran pembuangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tempat Ini Nggak Cocok buat Taruh Kipas Angin, Pindahin Aja Ya



    Jakarta

    Kipas angin adalah alat elektronik penyejuk ruangan alternatif selain AC. Kamu bisa menaruh kipas di kamar tidur atau ruang keluarga agar lebih adem.

    Namun, tempat menaruh kipas angin tidak boleh asal-asalan. Ada beberapa tempat yang sebaiknya tidak ditaruh kipas angin karena justru menimbulkan ketidaknyamanan.

    Lantas, di mana saja tempat yang tidak cocok buat taruh kipas angin? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dilansir dari Ideal Home.


    5 Tempat yang Nggak Cocok buat Kipas Angin

    Inilah beberapa tempat yang sebaiknya kamu hindari menaruh kipas angin.

    1. Dekat Jendela

    Menaruh kipas angin di dekat jendela tidak disarankan karena justru bisa membawa udara yang panas alih-alih menyalurkan udara dingin dari luar rumah. Namun, akan berbeda jika kamu menaruh dua kipas angin di dekat jendela, satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk.

    Belum lagi, menaruh kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu terjadinya alergi.

    2. Samping Tanaman

    Jika kamu memiliki tanaman indoor, sebaiknya tidak menaruh kipas angin di dekatnya. Sebab, udara yang keluar dari kipas angin bisa membuat daun tanaman kering.

    “Meskipun beberapa tanaman menyukai angin sepoi-sepoi, aliran udara yang kuat dan konstan dapat mengeringkan atau merusak daun yang rapuh. Jauhkan kipas angin dari tanaman hias, terutama yang membutuhkan kelembapan tinggi,” kata ahli instalasi alat-alat rumah tangga dari London Electricians 247 Andrai Carcu.

    3. Permukaan Tinggi

    Meletakkan kipas angin di permukaan yang tinggi bisa mengeluarkan udara yang panas. Sebaiknya letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke tanah untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    4. Tempat Berdebu

    Meletakkan kipas di tempat berdebu justru akan menerbangkan debu-debu ke penjuru rumah dan bisa memicu alergi. Jika kipas angin berdebu, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak.

    Itulah beberapa tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan kipas angin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Estimasi Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai


    Jakarta

    Renovasi rumah dari yang semula 1 lantai menjadi 2 lantai merupakan salah satu cara yang dipilih banyak orang. Sebab, keterbatasan lahan membuat rumah tidak bisa diperlebar luasnya, sehingga hanya bisa ditingkatkan ke atas.

    Namun, ada sejumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk menambah lantai bangunan. Oleh sebab itu, sebaiknya perhitungkan anggaran secara rinci untuk merenovasi rumah agar bisa selesai sesuai keinginan detikers.

    Akan tetapi, biaya untuk menambah lantai bangunan dapat berbeda-beda tergantung dari desain hingga lokasi rumah berada. Agar tidak bingung, simak estimasi biaya renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai dalam artikel ini.


    Estimasi Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai jadi 2 Lantai

    Apabila detikers berencana menambah lantai bangunan rumah, sebaiknya perlu mengetahui rincian biaya yang harus disiapkan. Lantas, berapa anggaran yang dibutuhkan?

    Menurut Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah, Nuzhul Rizki mengatakan estimasi biaya untuk renovasi rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai sekitar Rp 4 juta per meternya. Namun, biaya tersebut masih estimasi sehingga perlu mengikuti harga pasar dan wilayah tempat tinggal.

    CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat mengatakan untuk menambah lantai bangunan sekaligus menambah kamar mandi dapat menelan biaya sekitar Rp 3-5 juta per meter. Harga tersebut merupakan standar untuk wilayah Jabodetabek dan bisa berubah sewaktu-waktu.

    “(Harga) per meter itu (Rp 3-5 juta) standar untuk keperluan dua lantai, bisa penambahan kamar, ada kamar mandinya. Itu balik lagi ke desainnya akan seperti apa. Kalau misalnya nambah lantai 2 untuk kos-kosan, di setiap kamar ada kamar mandi dan kamarnya kecil misal 3×3 meter dan jadinya 6 kamar, nah itu akan lebih besar (biayanya) karena temboknya lebih banyak, belum lagi bangunan kamar mandi yang mesti pakai keramik, kloset, wastafel, nah itu per meternya akan lebih besar,” kata Taufiq kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Sebagai catatan, harga Rp 3-5 juta per meter hanya untuk struktur bangunannya saja jika memang harus menambah kolom atau perubahan struktur rumah. “Semua kembali lagi, tergantung desain rumah,” ujar Taufiq.

    Sebagai contoh, rumah tipe 36 dengan 2 kamar tidur ingin direnovasi menjadi 2 lantai. Di lantai atas akan ada 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi beserta balkon. Jika luas bangunan di lantai 2 sekitar 36 meter persegi, dengan harga renovasi per meter Rp 5 juta maka estimasi biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 180 juta.

    Namun, biaya tersebut belum termasuk perabotan rumah, sehingga hanya ruangannya saja dengan spesifikasi material kualitas standar, sudah dikeramik, serta dicat dindingnya.

    Estimasi Waktu Renovasi Rumah 1 Lantai jadi 2 Lantai

    Dalam proses renovasi rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai, diperkirakan memakan waktu sekitar 4-6 bulan. Estimasi waktu renovasi rumah bisa lebih cepat atau lebih lama, tergantung dari desain rumah yang ingin direnovasi.

    Taufiq mengatakan, proses renovasi rumah bisa saja lebih cepat sekitar tiga bulan saja. Asalkan, kamu harus menambah jumlah tukang yang bekerja.

    “Tapi kalau di SobatBangun bisa juga 3 bulan. ‘Saya perlu 3 bulan jadi’, ya kita akan ukur tukang yang harus kerja berapa orang, apakah perlu lembur, atau perlu 2 shift. Nah itu akan lebih cepat,” ujarnya.

    “Tapi kalau standar-standar aja pakai 3-4 orang tukang ya waktunya 4-6 bulan,” pungkas Taufiq.

    Itu dia estimasi biaya untuk renovasi rumah 1 lantai yang ditingkatkan menjadi 2 lantai. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Jurus Usir Musang Bersarang di Loteng, Bisa Pakai Kemenyan!



    Jakarta

    Musang merupakan hewan liar yang masih bisa kita temukan di sekitar rumah kita. Mereka biasanya berjalan di atap rumah atau kabel listrik, bahkan bersarang di hotel rumah.

    Musang yang bersarang di loteng rumah bisa mengganggu karena aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

    Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


    Pasang Lampu di Loteng

    Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

    Celah Plafon Ditutup

    Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

    Menaruh Belerang

    Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

    Minyak Kemenyan

    Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

    Perangkap Hewan

    Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

    Tebang Dahan Pohon

    Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon disekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

    Pasang Material Baja Pada Rumah

    Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

    Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ini Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Pekarangan Rumah


    Jakarta

    Ular terkadang dapat ditemukan di pekarangan rumah, terutama kalau terdapat rumput tinggi dan semak-semak. Mereka bisa bersarang di pekarangan, lalu sewaktu-waktu dapat memasuki rumah.

    Jika menemukan tanda-tanda sarang ular, kamu perlu segera mengatasinya. Selain bentuknya yang mengerikan, ular bisa membahayakan penghuni rumah.

    Lantas, seperti apa ciri-ciri ada sarang ular di halaman rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Pekarangan Rumah

    Inilah beberapa pertanda terdapat sarang ular di pekarangan rumah kamu.

    1. Lubang yang Berongga

    Dilansir dari detikJogja yang mengutip buku ‘Ular dan Reptilia Lain’ karya Steve Setford, salah satu tanda ada sarang ular adalah adanya lubang yang berongga. Biasanya ular akan menjadikan celah bebatuan, batang pohon berongga, hingga sarang ular atau hewan lain yang telah ditinggalkan sebagai tempat mereka tinggal.

    Hal inilah yang membuat saat menjumpai lubang yang berongga pada tempat-tempat tersebut. Penghuni rumah perlu berhati-hati saat menjumpai lubang berongga di sekitar halaman atau sudut rumah lainnya.

    2. Bekas Kulit Ular

    Selanjutnya ada terdapat bekas kulit ular yang dapat menandakan adanya sarang ular di sekitar rumah. Ular cenderung menanggalkan kulitnya secara rutin.

    Ular mengganti kulitnya adalah dengan menggosok-gosokkan di permukaan yang kasar. Inilah yang membuat sisa kulit ular menandakan keberadaan mereka di sekitar lokasi tersebut.

    3. Pola Liukan

    Ular termasuk hewan melata yang berjalan dengan cara meliuk-liukan tubuhnya. Hal ini secara tidak langsung dapat menunjukkan ular tersebut melewati area tersebut.

    Menurut laman Tom’s Guide, saat ular merayap di tanah tidak jarang mereka meninggalkan pola liukan yang membentuk lintasan tertentu. Tidak hanya sebagai tanda keberadaan mereka, pola liukan yang dihasilkan juga dapat dicermati untuk menentukan ukuran ular dan kecepatan mereka merayap di tanah.

    4. Kotoran Ular

    Adanya kotoran ular dapat menjadi salah satu ciri ular di sekitar kita. Kotoran ular dapat dijumpai pada lubang-lubang terbuka yang menjadi sarang bagi mereka tinggal. Ular yang masih tinggal di sarangnya, cenderung akan meninggalkan bekas kulit atau kotorannya begitu saja.

    5. Berkurangnya Hewan Kecil

    Halaman rumah menjadi salah satu tempat bagi para hewan kecil tinggal dan kerap disadari oleh manusia di sekitarnya. Misalnya saja adanya tikus, serangga, siput, hingga burung-burung liar.

    Saat populasi hewan kecil tersebut semakin berkurang, justru dapat menjadi pertanda adanya ular yang tinggal di sekitar lokasi tersebut. Ada kemungkinan hewan-hewan tersebut telah dimangsa oleh ular, sehingga populasinya berkurang.

    6. Tumpukan Dedaunan

    Ternyata tumpukan dedaunan juga dapat menjadi tanda adanya sarang ular di halaman rumah. Beberapa jenis ular justru membangun sarang dari tumpukan dedaunan.

    Nathan Rusli dalam bukunya ‘Panduan Bergambar Ular Jawa’, king cobra dengan nama ilmiah Ophiophagus hannah memiliki kecenderungan membangun sarang dari dedaunan. Sarang tersebut nantinya akan dipakai untuk menyimpan telur-telurnya.

    7. Suara Gemerisik yang Tak Biasa

    Suara gemerisik yang tidak seperti biasanya ternyata dapat menjadi salah satu ciri adanya sarang ular di halaman rumah. Diungkap dalam laman Nature Guard, suara gemerisik yang berasal dari halaman rumah atau lokasi lain di sekitar rumah bisa menjadi salah satu tanda adanya ular. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk memasang jebakan ular di area tersebut.

    8. Sisik Ular

    Selain kulit, ternyata ditemukannya sisik ular juga dapat menandakan adanya ular di sekitar lokasi tersebut. Mengutip dari jurnal ‘Inventarisasi dan Sebaran Spasial Spesies Ular di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (Kphl) Batu Tegi’ karya Duta Aditya Putra Pradana, dkk., disampaikan bahwa sisik ular yang ditemukan tidak jarang menandakan adanya aktivitas reptil ini di lokasi tersebut.

    Itulah beberapa ciri adanya sarang ular di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini sudah tayang di detikJogja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat, Bisa Bikin Rusak!


    Jakarta

    Salah satu masalah yang sering terjadi pada mesin cuci adalah bergetar hebat saat mesin berputar, terutama saat sedang dalam mode peras. Mesin cuci mungkin akan bersuara keras dan posisi mesin cuci bisa berpindah akibat getaran itu.

    Bagi yang pertama mengalaminya, mungkin ini akan menakutkan. Tenang saja, biasanya hal ini bukan karena mesin cuci rusak. Tapi jika ini terjadi terus menerus, maka bisa menyebabkan kerusakan.

    Untuk mengetahui penyebab mesin cuci bergetar hebat, simak penjelasan berikut ini, lengkap dengan cara menanganinya.


    5 Alasan Mesin Cuci Bergetar Hebat

    Dilansir dari situs The Spruce dan Quality Appliance Repair, berikut ini 5 alasan mesin cuci bergetar hebat, dan cara menanganinya:

    1. Beban Cucian Tidak Seimbang

    Beban cucian harus seimbang saat mesin melakukan pemerasan. Terutama saat mesin mulai memutar, beban yang tidak seimbang membuat proses pemutaran akan menciptakan getaran

    Cara mengatasinya, ulangi menata cucian di dalam mesin sampai merata di kanan, kiri, atas, bawah. Jika bebannya seimbang, mesin akan berputar sempurna.

    2. Permukaan Lantai Tidak Rata

    Jika beban cucian kamu rasa sudah seimbang tetapi masih bergetar hebat, mungkin ini akibat permukaan lantai tempat mesin cuci berdiri tidak rata alias miring.

    Saat pertama kali meletakkan mesin cuci, pastikan keempat kakinya benar-benar menapak dengan baik dan rata. Jika lantainya memang tidak rata, kalian bisa menambahkan ganjal pada kaki yang tidak rata.

    3. Penyangga Lantai Kurang Kuat

    Agar mesin cuci berdiri lebih kokoh dan stabil, kamu bisa menambahkan penyangga. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan agar meningkatkan stabilitas lantai.

    Atau kamu bisa menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil untuk mesin cuci yang dijual di pasaran. Peredam kejut ini biasanya dapat menghentikan getaran kencang.

    4. Motor Tidak Seimbang

    Selain kemungkinan di atas, getaran hebat bisa muncul akibat motor yang tidak seimbang. Selain bergetar, mesin juga akan mengeluarkan bunyi berdenting. Coba periksa komponen internal motor untuk mengetahui apakah ada kerusakan atau keausan.

    5. Sabuk Putus atau Pegas Suspensi Rusak

    Kemungkinan terakhir adalah terjadi kerusakan pada sabuk atau pegas suspensi. Jika sabuk penghubung motor ke drum putus atau rusak, maka mesin cuci bisa berguncang hebat selama siklus pemutaran.

    Jika pegas suspensi yang menghubungkan tabung mesin cuci bagian dalam ke tabung luar putus, maka bisa menyebabkan mesin cuci goyang. Pegas ini membantu menyerap getaran tabung. Tapi jika putus, mesin cuci akan tidak seimbang dan menimbulkan getaran.

    Nah, jika mesin cuci kamu bergetar hebat, jangan buru-buru menyangka mesin cuci kamu rusak. Setidaknya coba seimbangkan dulu cucian, permukaan lantai, atau penyangganya. Jika masih bergetar, kamu bisa memanggil tukang servis mesin cuci.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com