Month: December 2025

  • Rumput Vs Batu Kerikil, Mana yang Lebih Pas untuk Halaman Rumah?


    Jakarta

    Memiliki halaman rumah berarti detikers harus merawatnya secara rutin. Pada umumnya, orang-orang menggunakan rumput jenis gajah mini yang ditanam di halaman rumah. Hal ini dipilih agar hunian terlihat lebih asri dan adem.

    Meski begitu, ada juga pemilik rumah yang memilih menggunakan batu-batu kerikil di halaman rumah. Meski tidak terlihat hijau, tapi penggunaan batu punya kelebihan tersendiri daripada rumput.

    Alasan utama kerikil dipilih untuk halaman rumah karena dianggap mudah dirawat. Sebab, beberapa orang kerap malas merawat halaman rumah dan dibiarkan berantakan.


    Lantas, mana yang lebih pas untuk halaman rumah, apakah rumput hijau atau batu kerikil? Simak tipsnya dalam artikel ini.

    Halaman Rumah Lebih Cocok Pakai Rumput atau Kerikil?

    Penggunaan rumput memang jadi pilihan menarik untuk mempercantik halaman rumah. Namun, batu kerikil juga banyak digunakan orang-orang karena lebih gampang perawatannya.

    Pada dasarnya, penggunaan rumput atau batu kerikil untuk halaman rumah bisa tergantung dari keinginan si pemilik rumah itu sendiri. Namun, ada juga yang memperhatikan dari segi kelebihan dan kekurangannya.

    Dilansir situs True Level dan Ryno Lawn Care, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah.

    Rumput

    Jika tertarik menggunakan rumput, pastikan detikers rutin menyiramnya secara rutin. Namun, khusus rumput gajah mini jika terlalu disiram banyak air dapat menyebabkan akar membusuk. Alhasil, rumput jadi cepat mati dan halaman rumah terlihat gundul.

    Karena rumput merupakan tanaman hidup, maka perlu diberikan pupuk secara teratur untuk menjaga kekayaan nutrisi tanah. Pilih pupuk yang kaya nitrogen karena membantu dalam pertumbuhan rumput yang subur dan memberikan warna hijau intens.

    Rumput yang tidak dirawat secara rutin akan menjadi tinggi dan terlihat tidak estetis. Pastikan kamu memotong rumput secara rutin, baik menggunakan mesin pemotong rumput atau secara manual menggunakan gunting.

    Salah satu risiko menggunakan rumput untuk halaman rumah adalah munculnya hama. Jika ditemukan tanda-tanda infestasi, segera ambil tindakan pengendalian yang sesuai. Pembersihan taman secara berkala juga membantu meminimalisir risiko serangan hama.

    Batu Kerikil

    Memasang batu kerikil sebagai pengganti rumput untuk halaman rumah dapat menjadi pilihan terbaik. Sebab, kerikil mudah dirawat dan tidak perlu dipotong atau disiram seperti rumput. Selain itu, kerikil juga dapat membantu mengurangi gulma dan hama, erosi, serta masalah lumpur.

    Penggunaan batu kerikil untuk halaman rumah juga tidak mengurangi estetika hunian. Kamu bisa memilih kerikil yang sesuai dengan keinginan dari segi jenis dan pilihan warnanya.

    Kerikil punya sejumlah kelebihan dari rumput, salah satunya memungkinkan air mengalir dengan mudah dan mencegah terjadinya genangan air di halaman rumah. Sebab, kerikil dinilai punya sifat drainase yang sangat baik.

    Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang kerikil di rumah. Pertimbangkan kondisi cuaca dan seberapa banyak area tersebut akan dilalui manusia.

    Selain itu, pertimbangkan ukuran kerikil dan warna yang digunakan. Jangan sampai membeli batuan kerikil yang ukurannya terlalu besar atau tidak sesuai dengan cat rumah, sehingga mengurangi nilai estetika.

    Jika tidak ingin meletakkan seluruh batu kerikil di halaman rumah, kamu bisa menggunakan pembatas yang kokoh di sekeliling taman. Misalnya, kamu bisa menambahkan batu-batu yang ukurannya besar atau bebatuan karang ukuran sedang sebagai pembatas alami pada halaman.

    Itulah perebedaan antara rumput dengan batu kerikil untuk halaman rumah. Jadi, tertarik untuk menggunakan yang mana?

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin-Wastafel Kamar Mandi


    Jakarta

    Noda pasta gigi bisa saja ditemukan di beberapa bagian kamar mandi, seperti cermin, keran, hingga wastafel. Adanya noda tersebut tentu bisa membuat kamar mandi terlihat kotor.

    Walau demikian, penghuni rumah tak perlu khawatir karena ada cara untuk menghilangkan noda tersebut. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin

    Gunakan Pembersih Kaca

    Jika biasanya membersihkan cermin dengan menyemprotkan pembersih kaca ke lap terlebih dahulu, kini bisa langsung semprotkan langsung ke cermin. Hal itu bisa membantu melarutkan dan merenggangkan pasta gigi kering yang menempel pada permukaan. Diamkan semprotan kaca tidak lebih dari 30 detik karena bisa meninggalkan noda dan goresan.


    Bersihkan dengan Karet Pembersih

    Setelah didiamkan, gunakan karet pembersih untuk menghilangkan sisa pembersih kaca dan pasta gigi. Mulai bersihkan dari bagian atas ke bawah.

    Bersihkan dengan Lap

    Selanjutnya, bersihkan dengan lap mikrofiber agar semakin kinclong.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Wastafel dan Keran

    Pilih Pembersih yang Tepat

    Biasanya, bisa gunakan sabun seperti sabun cuci piring untuk membersihkan noda pasta gigi. Namun, perhatikan petunjuk pabrik untuk mengidentifikasi bahan pembersih dan alat uang direkomendasikan agar lebih aman.

    Bersihkan Wastafel dan Keran

    Saat ingin membersihkan wastafel, isi wastafel dengan air panas dan beri setetes atau dua tetes sabun cuci piring. Selanjutnya, celupkan lap ke dalam campuran tersebut dan bersihkan wastafel serta keran dengan lap tersebut. Biarkan wastafel dan keran basah selama beberapa menit agar noda lebih mudah dibersihkan.

    Setelah itu, cuci lap dengan air bersih dan lap bagian wastafel serta keran yang masih terdapat sisa sabun. Jika masih ada noda pasta gigi, ulangi proses pembersihan dan gosok permukaan dengan tekanan yang kuat.

    Bersihkan dan Keringkan

    Jika sudah selesai, buang air sabun di dalam wastafel dan bersihkan wastafel dengan lap dan air bersih. Setelah itu, keringkan wastafel dan keran dengan lap kering.

    Itulah cara membersihkan noda pasta gigi pada cermin dan wastafel. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Lokasi yang Harus Diwaspadai!



    Jakarta

    Belatung merupakan sangat menjijikan karena bentuknya dan habitatnya di lingkungan kotor Seperti tempat sampah. Akan tetapi, belatung bisa lho ditemukan dengan mudah di dalam rumah.

    Dikutip dari situs Family Handyman, Jumat (09/05/2025), belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki, bertubuh gemuk, dan berwarna putih. Mereka menyerupai cacing kecil. Biasanya terdapat satu atau dua bintik hitam di salah satu ujungnya yang merupakan lubang pernapasan mereka.

    Biasanya belatung dapat ditemukan dalam jumlah yang banyak. Secara teknis, mereka akan berubah menjadi kepompong lalu menjadi lalat. Belatung bisa hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan sehingga area tersebut tidak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Bahkan, faktor cuaca yang terlalu kering atau terlalu dingin juga bisa membunuh mereka karena tidak kuat bertahan hidup.


    Namun, adanya belatung di sekitar rumah bukan berarti bisa dibiarkan begitu saja. Pemilik rumah harus waspada dan segera membersihkan belatung agar tidak menjadi sarang penyakit.

    Untuk itu, penghuni rumah harus tahu tempat-tempat di mana kemungkinan adanya belatung. Dikutip dari situs Homes and Garden, pada Jumat (09/05/2025), berikut area di rumah yang menjadi sarang belatung.

    Tempat Sampah Terbuka

    Lalat sangat tertarik kepada area kotor di rumah, termasuk tempat sampah. Sebab, mereka butuh sumber makanan yang berasal dari sisa-sisa makanan di tempat sampah. Pastikan semua sampah dimasukkan ke dalam kantong lalu tutup dengan benar.

    Jangan biarkan tempat sampah terlalu penuh sehingga tidak bisa ditutup dengan rapat. Hal ini karena lalat akan masuk melalui celah sekecil apapun. Bahkan, jika ada wadah makanan yang akan dibuang, pastikan mencucinya terlebih dahulu untuk mengurangi bau yang akan mengundang lalat.

    Selain itu, mengoleskan minyak herbal beraroma lavender atau mint sangat berguna untuk menetralkan bau sampah yang bisa mengurangi kehadiran lalat.

    Piring Kotor

    Lalat akan hinggap pada sisa makanan lalu bertelur yang menjadi cikal bakal timbulnya belatung. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau tergeletak begitu saja di meja dapur. Segera cuci agar tidak mengundang lalat.

    Hal ini juga berlaku jika pemilik rumah memiliki hewan peliharaan. Pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan hewan peliharaan. Jangan membiarkan makanan mereka terbuka karena lalat akan tertarik.

    Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di area halaman rumah, seperti ada kotoran hewan peliharaan, bangkai binatang, atau kompos. Sebab, lalat sangat tertarik dengan bahan organik yang sudah rusak karena bahan tersebut menyediakan banyak makanan bagi belatung.

    Namun, jika sudah menemukan belatung di area tertentu, maka langsung dibuang dengan penyedot debu atau tisu. Buang belatung jauh dari area rumah. Akan tetapi, jika merasa jijik atau mual maka bisa bunuh belatung dengan campuran bahan yang terdiri dari garam, cuka putih, air mendidih, dan pestisida.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan dan Baju


    Jakarta

    Permasalahan yang kerap ditemui di rumah bagi pemilik anabul alias atau hewan peliharaan adalah bulu-bulu yang bertebaran dan menempel di mana. Bahkan pakaian yang sudah dicuci bersih, tetap ditemukan bulu menempel.

    Penampakan rumah penuh bulu seperti ini sebenarnya hal yang biasa bagi seseorang yang memelihara anjing, kucing, kelinci, dan hewan berbulu lainnya. Namun, apabila kedatangan tamu yang alergi bulu hewan, tentu ini bisa berbahaya. Selain itu, bulu yang menumpuk dan bercampur dengan debu juga bisa menimbulkan bau tak sedap pada ruangan.

    Dilansir Home Made Simple, berikut cara membersihkan bulu anabul yang menempel di perabotan di rumah.


    1. Tutupi Perabotan dengan Kain yang Mudah Dicuci

    Membersihkan bulu kucing, anjing, atau kelinci yang menempel di kasur, karpet, atau kasur lebih sulit karena hanya bisa dibersihkan di tempat, lebih sulit jika dibawa keluar. Ada cara lebih mudah untuk membersihkannya tanpa perlu memindahkan perabotan, yakni dengan menutup perabotan dengan kain. Nantinya, bulu-bulu akan menempel pada kain tersebut. Saat akan dibersihkan, kamu hanya perlu mencuci kain tersebut.

    2. Pakai Rol Pembersih Bulu

    Saat ini sudah banyak alat untuk menghilangkan bulu seperti rol serat, batu apung karpet, atau lakban khusus untuk bulu.

    3. Tambahkan Air

    Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Apabila disapu terkadang tidak ikut tertarik. Cara mudah agar semua bulu dapat dibersihkan adalah dengan beri air pada bagian yang banyak tertempel bulu, kemudian ambil vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk membersihkan bulu.

    4. Sapu dari Arah Berbeda

    Saat bulu menempel pada bahan yang sulit untuk dibersihkan, coba gosok dari 2 arah agar bulu dapat terambil semua. Sebagai contoh, membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, apabila disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, coba sapu ke arah belakang.

    5. Hilangkan Muatan Listrik

    Alasan bulu hewan dapat menempel pada perabotan, terutama pada bahan berbulu adalah adanya muatan listrik yang menyebabkan bulu bisa menempel.

    Untuk mengurangi muatan listrik tersebut, coba buat bahan dari 2 sendok makan pelembut kain cair dengan satu cangkir air. Lalu masukkan ke dalam botol dan semprotkan pada lokasi bulu-bulu menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Basmi Kumbang Bubuk Kayu yang Suka Gerogotin Furniture


    Jakarta

    Pernah lihat bubuk kayu di sekitar perabotan? Itu bukan sekadar bubuk kayu, tapi merupakan kotoran berbentuk bubuk dari kumbang bubuk kayu.

    Kumbang bubuk kayu ini merujuk pada beberapa spesies kumbang perusak kayu yang termasuk pada tiga famili berbeda dalam kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Seperti namanya, kumbang ini menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Serangga ini mirip rayap yang bisa merusak furniture kayu.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang yang menyebabkan adanya lubang. Beberapa spesies hanya memakan kayu keras, namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


    Lantas, bagaimana caranya untuk menghilangkan serangga ini? Berikut ini informasinya.

    1. Beri Lapisan Kayu

    Salah satu cara untuk mencegah kayu keropos karena dimakan kumbang bubuk kayu adalah melapisinya. Lapisi permukaan kayu dengan lak, cat, atau pernis agar kumbang bubuk kayu betina enggan bertelur di permukaan benda.

    2. Jaga Kelembapan Kayu

    Cara lain yang bisa dilakukan adalah menjaga kayu agar tidak terlalu lembap. Serangga ini sangat menyukai kayu yang lembap, maka dari itu kelembapan kayu kalau bisa dijaga di bawah 20 persen. Beberapa ahli percaya, jika kayu dijaga tetap kering maka tidak perlu menggunakan insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu.

    3. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti Kumbang Bubuk Kayu

    Dilansir dari The Spruce, apabila furniture kayu di rumah sudah ada kumbang bubuk kayu, sebaiknya segera disingkirkan dan ganti kayu apabila yang dimakan kayu struktural. Saat mengganti kayu, jangan lupa untuk memeriksa bahan bangunan sebelum membawanya ke rumah.

    4. Pakai Insektisida

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan insektisida. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang di dalam kayu maupun yang masuk atau keluar di permukaan kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

    Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

    Itulah beberapa cara mencegah dan menghilangkan kumbang bubuk kayu. Semoga membantu ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Septic Tank Bisa Meledak dan Bocor kalau Kepenuhan, Begini Ciri-cirinya


    Jakarta

    Septic tank memiliki daya tampung yang terbatas, ketika isinya sudah penuh, mau tidak mau perlu dilakukan penyedotan agar tidak terjadi kebocoran atau meledak. Septic tank yang meledak biasanya disebabkan oleh gas metana hasil dari pengolahan limbah yang tidak diolah dengan baik.

    Banyak kejadian septic tank meledak karena pemiliknya tidak mengecek dan mengetahui jika limbah di dalamnya sudah terlalu penuh. Septic tank yang meledak, bukan hanya akan membahayakan orang dan properti yang berada di sekitarnya, melainkan limbah yang ada di dalamnya juga akan ikut berceceran keluar.

    Penyedotan septic tank sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap bulan, melainkan bisa setiap 2-3 tahun sekali. Namun, waktu penyedotannya bisa lebih cepat jika sudah ada tanda-tanda septic tank tersebut penuh.


    Dilansir Forbes Homes, berikut beberapa tanda-tanda septic tank di rumah sudah penuh dan harus disedot.

    Ciri-ciri Septic Tank Penuh

    1. Banyak Lalat dan Hama

    Seperti yang kita tahu, di dalam septic tank berisi kotoran limbah dari kloset. Apabila ada yang tidak beres, bau dari kotoran tersebut bisa menembus penutup di luar. Serangga dan hama seperti lalat dan kecoak yang menyukai tempat kotor bisa dengan cepat menangkap sinyal tersebut. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki yang sudah penuh. Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki yang tersumbat.

    2. Bau Tak Sedap

    Bau yang tercium hingga keluar merupakan tanda paling jelas septic tank perlu disedot karena septic tank dibuat agar bau dari limbah tidak akan mengganggu area sekitar. Sebelum bau tersebut semakin bertambah parah bahkan hingga mengundang serangga berdatangan, segera sedot septic tank yang sudah penuh.

    3. Genangan Air di Halaman

    Isi tangki pembuangan tersebut bukan hanya kotoran padat, melainkan ada air. Apabila tangki tersebut penuh, air yang sifatnya fleksibel akan lebih mudah muncul di permukaan. Jika melihat ada genangan di sekitar septic tank dan saat itu tidak sedang hujan, temuan ini harus dicurigai. Genangan ini juga bisa disebabkan karena drainase yang kurang memadai di sekitar septic tank.

    4. Rumput Tebal dan Rimbun

    Ternyata cairan limbah yang bocor keluar bisa menjadi pupuk yang membantu penyuburan tanaman. Jangan heran jika tiba tiba rumput tumbuh subur dan cepat tinggi di sekitar septic tank. Namun, hal ini bukan pertanda baik ya. Ini bisa jadi tanda buat kamu cek septic tank dan menyedotnya.

    5. Saluran Air Lambat

    Septic tank yang penuh akan menghambat kotoran-kotoran baru yang akan masuk. Alhasil air di rumah mengalir dengan lambat. Sebagai contoh toilet jadi tidak bisa cepat kosong setelah penyiraman kotoran. Di samping itu, masalah seperti ini juga bisa disebabkan karena adanya penyumbatan pada pipa.

    6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

    Suara gemericik sering terdengar pada pipa dan sumbernya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah karena adanya pipa yang tersumbat akibat dari septic tank yang penuh. Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

    7. Saluran Air Berbalik Lagi

    Septic tank yang penuh dapat memblokir jalan air di dalam perpipaan. Risikonya adalah limbah yang harusnya masuk ke dalam septic tank, justru kembali ke atas dan menimbulkan bau tak sedap.

    Karena tangki septic tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Pintu Kamar Berhadapan Konon Ternyata Kurang Baik, Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pada rancangan rumah-rumah modern, sering dijumpai dua pintu kamar yang saling berhadapan di dalam rumah. Otomatis saat membuka pintu kamar langsung menghadap pintu kamar yang ada di hadapannya.

    Ternyata, pintu kamar yang berhadapan kurang baik menurut feng shui. Seperti dikutip pada situs Your Chinese Astrology,dua pintu kamar yang saling berhadapan di rumah dapat mendatangkan pertikaian serta bencana.

    Menurut feng shui sebaiknya hindari merancang dua pintu kamar yang berhadapan. Coba untuk mengubah tata letak pintu. Namun, jika hal tersebut sulit dilakukan, pasang penutup atau gunakan tirai untuk memperlambat aliran udara yang masuk dan keluar sehingga bisa seimbang.


    Tidak hanya pintu kamar yang berhadapan dengan pintu kamar lain, tetapi pintu kamar juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Hal ini karena kamar merupakan tempat beristirahat yang tenang dan bebas dari api, air, dan sebagainya. Pintu dapur yang berseberangan dengan pintu kamar tidak hanya dapat mencemari air, tetapi juga mempengaruhi feng shui.

    Selain dapur, pintu gudang juga tidak boleh berhadapan dengan pintu kamar. Gudang merupakan tempat penumpukan berbagai macam barang sehingga udaranya buruk dan mampu mempengaruhi kualitas udara di kamar tidur.

    Tak hanya kamar, tetapi aturan penempatan pintu juga tidak bisa sembarangan menurut feng shui. Misalnya, pintu depan dan belakang rumah tidak boleh saling berhadapan. Hal ini dapat mengakibatkan aliran udara yang masuk dapat menguras kekayaan pemilik rumah.

    Aturan lainnya adalah pintu kamar mandi tidak boleh berseberangan dengan pintu masuk. Sebab, pintu masuk merupakan jalur masuk udara ke rumah. Jika di seberangnya ada pintu kamar mandi maka pintu utama akan terpapar udara yang kurang sehat.

    Pintu kamar mandi juga tidak boleh berhadapan dengan pintu dapur. Sebab, dapur merupakan tempat memasak sedangkan kamar mandi penuh dengan udara yang tidak bersih. Jika kedua pintu saling berhadapan makan dapat mencemari udara di dapur, bahkan bisa membahayakan kesehatan tuan rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Abai, 6 Benda Ini Harus Dicuci Setelah Dipakai


    Jakarta

    Mencuci barang-barang di rumah sering kali menyita waktu. Akibatnya banyak barang jarang dibersihkan. Ada barang yang justru baru bisa dibersihkan seminggu atau bahkan sebulan sekali. Padahal kebanyakan barang harus harus segera dibersihkan setelah dipakai.

    Dilansir situs The Spruce, terdapat 5 benda berikut yang harus langsung dibersihkan. Tidak boleh ditunda-tunda karena sekali pemakaian sudah mengumpulkan banyak kotoran dan kuman.

    1. Lap Cuci Piring

    Manajer Umum Park Slope Cleaning Diana Ciechorska mengatakan bahwa lap cuci piring adalah salah satu barang yang harus dicuci setiap kali digunakan atau setiap hari. Menurutnya karena lap cuci piring menyentuh segala hal.


    “Lapisan lap cuci piring menyentuh segala hal, mulai dari tangan hingga meja dapur. Jadi, saya mencucinya setiap hari untuk menghindari penyebaran kuman,” ungkap Ciechorska.

    2. Spons Cuci Piring

    Para ahli juga menyarankan untuk mensterilkan atau mengganti spons secara teratur. Hal ini dikarenakan dalam sekali pakai, banyaknya bakteri dan partikel makanan yang dapat menempel pada spons. Oleh karena itu, perlu mensterilkan spons secara rutin.

    3. Kain Mikrofiber

    Kain mikrofiber merupakan andalan untuk membersihkan rumah karena dapat digunakan hampir di mana saja. Meski selalu digunakan, kain mikrofiber tetap harus dibersihkan setiap hari.

    4. Talenan

    Biasanya orang-orang hanya mengelap talenan setelah digunakan lalu disimpan kembali. Padahal, talenan harus selalu dibersihkan setiap selesai digunakan. Kepala Pemasaran CottageCore Scott Schrader juga setuju karena benda-benda di dapur perlu perhatian lebih. Menurutnya, apalagi jika talenan sehabis digunakan untuk memotong daging merah.

    “Peralatan ini harus dibersihkan setiap kali digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang,” kata Schrader.

    5. Mangkuk Hewan Peliharaan

    Jangan terbiasa membiarkan mangkuk hewan peliharaan dalam jangka waktu yang lama sampai beberapa hari atau seminggu. Sebaiknya mangkuk hewan peliharaan juga sama seperti mangkuk manusia yang harus dicuci setiap kali digunakan.

    “Bakteri dan sisa makanan dapat terkumpul dengan cepat, cucilah setiap hari agar hewan peliharaan tetap aman dan sehat,” ujar Schrader.

    6. Wadah Penyimpanan

    Wadah penyimpanan makanan juga menjadi barang penting untuk dibersihkan menyeluruh setiap habis digunakan. Sebab, sisa sedikit air saja bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Dapat Memperpendek Umur Kasur


    Jakarta

    Merawat kasur sebenarnya tidak begitu sulit asalkan pemakainya dapat menjauhkan hal-hal tak penting dan berbahaya dari kasur. Selama bisa menghindari hal tersebut, kasur tidak akan cepat rusak dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

    Bagi yang belum mengetahui apa saja yang harus dihindari dan dijauhkan dari kasur, dilansir Tom’s Guide, berikut beberapa di antaranya.

    1. Tidak Menggunakan Pelindung Kasur

    Kasur modern saat ini tidak lagi bisa digulung atau dilipat karena terdapat per dan susunan lainnya yang dibuat khusus agar kasur nyaman digunakan. Tugas pemakainya adalah memasang pelindung pada kasur agar bagian permukaannya aman. Pelindung ini ada banyak macamnya, tetapi yang paling mendasar adalah memasang seprai. Selain melindungi kasur, seprai juga bisa melindungi kamu dari gigitan tungau.


    2. Kasur Basah

    Kasur adalah benda yang disarankan harus berada dalam keadaan kering. Sebab, di dalam kasur terdapat beberapa susunan yang rentan terhadap air. Apabila terkena air, kasur akan cepat kusam, bernoda, dan logam di dalam kasur berkarat. Oleh karena itu, kasur yang sudah terendam air biasanya tidak nyaman lagi dipakai. Saat membersihkan kasur, gunakan cairan seminimal mungkin, hindari meletakkan wadah cairan di atasnya, dan saat membersihkan area yang basah, pastikan benar-benar kering.

    3. Mengabaikan Noda

    Noda bukan hanya berasal dari cairan yang tumpah ke kasur. Bisa juga karena makanan, air mani, atau transfer warna dari barang-barang tertentu. Mengabaikan noda dapat merusak permukaan kasur serta menjadikannya tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, dan lumut. Dari luar mungkin akan tampak baik-baik saja, tetapi seiring waktu noda tersebut akan berubah warna karena pertumbahan jamur dan bakteri. Beberapa noda juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan iritasi pada kulit.

    4. Tidak Menyedot Debu Kasur

    Mungkin secara kasat mata, kasur tidak terlihat berdebu, kotor, dan lembap. Padahal kasur merupakan salah satu tempat yang kotor yang perlu dibersihkan secara menyeluruh, bukan hanya bagian seprai.

    Jika kasur tidak bisa dicuci, minimal gunakan alat penyedot debu khusus untuk permukaan kain yang lembut. Vacuum cleaner seperti ini dapat membutuh bakteri dan membasmih tungau yang bersembunyi di sela-sela kasur.

    5. Tidak Memutar Kasur

    Ternyata memutar kasur adalah cara yang ampuh untuk mencegah salah satu bagian kasur rusak. Dengan memutas kasur, setiap bagian dapat mendapat beban yang sama sehingga tidak hanya satu bagian yang haus. Waktu yang tepat untuk memutas kasur adalah tiga hingga enam bulan untuk menjaga bentuk permukaannya.

    6. Menggunakan Bahan Kimia Keras

    Hindari pemakaian bahan kimia keras yang tak disarankan saat membersihkan kasur. Dua bahan yang tidak disarankan adalah pemutih dan pelarut yang diklaim bisa memberihkan permukaan, padahal justru merusak serat dan bahan kasur. Selain itu, bahan kimia keras juga tidak bagus untuk kulit dan pernapasan pemakainya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Ditiru! Kebiasaan Orang Jerman yang Bikin Hunian Jadi Lebih Sejuk


    Jakarta

    Memiliki hunian yang sejuk menjadi dambaan setiap orang. Namun dalam kondisi tertentu, rumah bisa saja terasa pengap dan membuat penghuninya jadi tidak nyaman.

    Jika sudah seperti ini, alhasil penghuni rumah perlu menyalakan Air Conditioner (AC) atau kipas angin sepanjang hari. Sayangnya, cara ini justru bikin tagihan listrik melonjak dan isi dompet terkuras.

    Agar rumah terasa sejuk tanpa perlu pendingin ruangan, kamu bisa mengikuti kebiasaan orang Jerman yang satu ini, yakni lüften. Apakah itu?


    Apa Itu Lüften?

    Dilansir dari situs The Spruce, Jumat (16/5/2025), lüften merupakan salah satu cara tradisional orang Jerman untuk menyejukkan rumah. Caranya cukup sederhana, yakni dengan membuka jendela agar udara bisa masuk ke dalam.

    “Lüften merupakan cara tradisional untuk membuka jendela rumah agar udara segar bisa masuk dan mengeluarkan udara pengap dari dalam rumah,” kata Lauren Riddei, seorang desainer interior Health Home Wellness dan CEO Haus Holistics.

    Riddei mengatakan, lüften dapat dilakukan dengan sejumlah cara, tergantung dari ukuran rumah hingga waktunya. Jika memiliki rumah yang kecil, membuka seluruh jendela selama beberapa menit sudah cukup untuk meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.

    Apabila rumah kamu cukup besar, sebaiknya buka semua jendela saat pagi, sore, atau keduanya. Cara ini dianggap mampu mengeluarkan udara lembap dan hangat sekaligus memasukkan udara sejuk ke dalam rumah.

    Cara Kerja Lüften dalam Mengeluarkan Udara Pengap

    Lüften bertujuan untuk meningkatkan jumlah oksigen di dalam rumah sekaligus mengeluarkan kelebihan karbon dioksida dan kelembapan.

    “Lüften bekerja dengan cara membuka jendela secara manual, baik di pagi atau malam hari untuk melepaskan kelebihan karbon dioksida, jamur, bakteri, alergen, atau kondensi, sekaligus memungkinkan oksigen masuk ke dalam rumah,” ujar Riddei.

    Proses lüften dapat berbeda-beda tergantung dari musimnya. Saat musim panas, disarankan membuka jendela sebanyak dua kali sehari selama 30 menit untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Ketika musim hujan, cukup membuka jendela dua kali sehari selama 5-10 menit.

    Apakah Lüften Efektif Bikin Rumah Lebih Sejuk?

    Riddei mengatakan, menerapkan praktik lüften dapat efektif meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan, mengganti udara kotor dengan udara segar, hingga membantu meminimalisir risiko timbulnya jamur.

    Selain itu, udara sejuk yang kaya oksigen juga membantu penghuni rumah tidur lebih nyenyak di malam hari. Cara ini juga dapat menghemat tagihan listrik karena tak perlu menyalakan AC atau kipas angin sepanjang hari.

    “Lüften bukan hanya sekadar kebiasaan yang mudah dilakukan, tapi juga merupakan cara yang bagus untuk melepaskan senyawa organik yang mudah menguap, kondensasi, jamur, alergen, atau bakteri yang dapat menumpuk di dalam ruangan tertutup,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com