Month: December 2025

  • Kenapa AC Tidak Dingin? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Menyalakan AC saat cuaca sedang panas dapat membantu mendinginkan ruangan. Namun terkadang AC tidak mampu menyemburkan udara dingin meski sudah dinyalakan dalam waktu yang lama.

    Kondisi ini tentu bikin jengkel karena ruangan tetap terasa panas dan gerah. Di sisi lain, listrik akan menjadi boros karena AC terus dinyalakan selama berjam-jam agar ruangan menjadi dingin.

    Sebelum memanggil teknisi ke rumah, sebenarnya kamu dapat mengecek sendiri penyebab AC menjadi tidak dingin. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya dalam artikel ini.


    Penyebab AC Tidak Dingin

    Ada sejumlah faktor yang membuat AC menjadi tidak dingin. Dilansir situs TCL dan Carrier, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Sebagai informasi, filter udara berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu saat masuk ke dalam AC. Dengan begitu, udara yang disemburkan dari AC ke ruangan dalam kondisi bersih dan sehat.

    Meski begitu, seiring penggunaan filter AC bisa kotor karena tidak dibersihkan. Ketika sudah kotor, aliran udara yang keluar akan terhambat sehingga mengurangi kapasitas pendinginan AC.

    Solusinya adalah dengan membersihkan filter udara AC secara rutin. Jika memang sudah sangat kotor maka sebaiknya diganti dengan yang baru.

    2. Kurang Cairan Pendingin

    Cairan pendingin bersirkulasi melalui evaporator, lalu mendinginkan udara yang mengalir di atasnya dan mengeluarkan udara sejuk ke seluruh ruangan. Ketika level cairan pendingin tidak mencukupi maka AC tidak mampu mendinginkan udara secara optimal. Untuk mengatasi masalah ini bisa menggunakan jasa cuci AC untuk mengisi ulang cairan pendingin.

    3. Ada Serpihan di Kondensor

    Apabila AC masih tidak mengeluarkan udara dingin, cobalah cek bagian kondensor. Sebagai informasi, kondensor adalah bagian dari sistem yang mendorong udara melalui ventilasi.

    Kondensor memiliki kipas dan kumparan yang terletak di bagian luar. Jika terdapat kotoran di dalam atau di sekitar kondensor maka bisa menghalangi aliran udara dingin masuk ke dalam rumah.

    Masalah ini dapat diatasi dengan cara dibersihkan menggunakan sikat berbulu lembut atau menyemprotkan air. Namun jika kotoran yang menempel sudah sangat banyak, sebaiknya panggil teknisi AC untuk membersihkannya.

    4. Kompresor Rusak

    Kompresor bisa disebut sebagai ‘jantung’ AC karena berfungsi untuk mendinginkan udara di ruangan. Sebab, kompresor merupakan motor yang memampatkan cairan pendingin, lalu disebar melalui kumparan evaporator dan kondensor.

    Jika AC tidak dingin maka bisa disebabkan kompresor rusak. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti masalah kelistrikan, ada sumbatan, atau masa usia pakai.

    5. Freon AC Bocor

    AC yang tidak mampu mengeluarkan udara dingin bisa disebabkan karena freon AC bocor. Jika freon AC di rumah kamu sudah mengalami kebocoran parah, maka AC sama sekali tidak mengeluarkan udara dingin. Jika AC dipaksa terus menyala dikhawatirkan dapat merusak komponen lainnya hingga menyebabkan AC mati total.

    6. Remote AC Rusak

    Mungkin penyebab AC di rumah tidak dingin karena remote AC sudah rusak. Hal tersebut membuat remote gagal mengirimkan sinyal perubahan suhu ke unit AC. Solusinya adalah cukup dengan membeli remote yang baru dan cobalah untuk mengatur suhu AC.

    Demikian enam penyebab AC tidak dingin dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Cegah Air Sumur dan PAM Menguning Serta Berbau



    Jakarta

    Salah satu kebutuhan rumah tangga yang utama adalah ketersediaan air bersih. Air bersih bisa dipakai untuk mencuci, memasak, minum juga mandi.

    Oleh sebab itu, air yang digunakan harus bersih dan tidak mengandung senyawa-senyawa berbahaya. Saat ini, sumber air yang paling umum adalah berasal dari sumur atau perusahaan air minum (PAM).

    Apa jadinya bila air menguning atau berbau? Bolehkah tetap dipakai? Apa yang harus dilakukan?


    Penyebab Air Sumur Berbau dan Berwarna

    Menurut Minnesota Department of Health, ada dua penyebab umum air sumur menjadi bau dan berubah warna:

    Gas Hidrogen Sulfida (H₂S)

    Gas ini membuat air beraroma seperti telur busuk. H₂S bisa muncul secara alami akibat proses pembusukan bahan organik di dalam tanah dan bebatuan. Jika kadar gas ini tinggi, air bisa berbahaya untuk digunakan.

    Bakteri Sulfur

    Bakteri ini membantu memproduksi gas H₂S dan merangsang pertumbuhan bakteri lain, seperti bakteri besi. Akibatnya, sistem perpipaan bisa tersumbat lendir, dan muncul noda hitam atau korosi pada logam di rumah.

    Cara Mengatasi dan Mencegah Air Sumur yang Bau dan Kuning

    Jika air sumur di rumah sudah menunjukkan tanda-tanda bau, keruh, atau menimbulkan kerak hitam pada pipa, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit bisa berfungsi sebagai disinfektan untuk menjernihkan sekaligus menghilangkan bau pada air sumur. Namun, setelah ditambahkan kaporit, air tidak bisa langsung digunakan. Tunggu beberapa hari sampai baunya benar-benar hilang.

    2. Bersihkan Dinding Sumur

    Bakteri penyebab bau kerap menempel di dinding sumur. Kamu bisa menggunakan cairan klorin untuk membersihkannya secara menyeluruh agar air kembali jernih dan bebas aroma tak sedap.

    3. Perdalam Galian Sumur

    Air kuning dan keruh bisa terjadi karena sumur terlalu dangkal. Pertimbangkan menggali lebih dalam dan melapisi dinding sumur dengan beton agar tidak mudah tercemar air permukaan.

    4. Disinfeksi Secara Menyeluruh

    Jika bau masih membandel, lakukan disinfeksi menggunakan larutan klorin yang lebih kuat. Untuk hasil maksimal dan aman, sebaiknya gunakan jasa profesional yang ahli dalam sterilisasi air sumur.

    5. Buat Sumur Baru

    Jika semua cara sudah dicoba dan sumber air masih tercemar, membuat sumur baru bisa jadi solusi terakhir. Cari lokasi berbeda yang lebih steril atau pertimbangkan untuk berlangganan air bersih dari penyedia layanan resmi.

    Dengan perawatan dan tindakan yang tepat, air sumur yang kuning dan berbau bisa dihindari. Pastikan untuk selalu rutin mengecek kondisi air di rumah agar tetap aman dan sehat untuk digunakan sehari-hari.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi AC Berisik, Tak Perlu Panggil Teknisi!


    Jakarta

    AC yang mengeluarkan suara bisik terkadang bikin penghuni merasa was-was dan tidak nyaman. Selain khawatir AC menjadi rusak, suara berisik itu dapat mengganggu istirahat di malam hari.

    Suara berisik dari AC bisa menandakan sejumlah hal. Jangan anggap sepele suara tersebut karena jika dibiarkan dapat memicu kerusakan yang lebih parah.

    Sebelum memanggil teknisi AC ke rumah, sebenarnya kamu bisa mengecek dan mengatasi suara berisik AC secara mandiri. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Suara AC Berisik

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan AC di rumah mengeluarkan suara berisik. Dilansir situs Franks Repair Plumbing, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Filter Udara Kotor

    Pada umumnya suara AC yang berisik disebabkan karena filter udara sudah kotor. Kondisi itu membuat aliran udara jadi tersumbat dan memaksa AC bekerja lebih keras, sehingga memicu suara bising yang mengganggu ketenangan.

    2. Komponen Aus

    Bantalan dan dinamo motor fan di dalam komponen AC membutuhkan pelumas agar tetap bekerja secara optimal. Jika lapisan pelumas sudah mulai habis, maka gesekan antar komponen dapat memicu keausan dan menyebabkan suara berisik dari dalam AC.

    3. Ada Sekrup AC yang Longgar

    Jika sering digunakan dan jarang dirawat, getaran dari AC bisa melonggarkan sejumlah sekrup dan panel sehingga menimbulkan suara berisik. Jika tidak segera dicek dan diperbaiki maka dapat merusak komponen AC.

    4. Saluran Udara Tersumbat

    Debu, kotoran, jamur, atau bulu hewan peliharaan dapat menyumbat aliran udara sehingga tidak mampu mendinginkan ruangan. Dalam kasus yang lebih parah, udara yang tersumbat mengakibatkan tekanan di dalam sistem AC jadi tidak seimbang, sehingga memicu saluran mengembang dan menyempit serta memunculkan suara berisik ketika AC dinyalakan atau dimatikan.

    5. Dinamo Motor Fan AC Rusak

    Dinamo motor fan AC yang rusak dapat menghasilkan suara berisik. Namun, suara yang dihasilkan dapat berbeda-beda tergantung dari jenis kerusakannya.

    Misalnya, bantalan dinamo motor fan AC yang sudah aus dapat memicu suara derit bernada tinggi. Jika ditemukan adanya masalah pada kelistrikan dapat menghasilkan suara dengung yang terus-menerus.

    Cara Atasi Suara AC Berisik

    Suara AC yang berisik masih bisa diatasi dengan sejumlah cara mudah. Dikutip situs CNET, berikut langkah-langkahnya:

    1. Bersihkan Kotoran dan Debu

    Seperti dijelaskan sebelumnya, kotoran dan debu dapat memicu suara AC berisik. Cobalah untuk membersihkan bagian AC yang mudah dijangkau dengan sikat berbulu halus. Kemudian hidupkan kembali AC dan dengar baik-baik apakah suara bising sudah hilang atau tidak.

    2. Kencangkan Sekrup

    Sekrup yang kendor bisa menyebabkan suara berisik pada AC. Hal ini wajar karena AC terus digunakan selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan sekrup kendor.

    Coba kencangkan sekrup pada sejumlah komponen AC. Setelah itu nyalakan kembali AC untuk memastikan suara berisik tersebut benar-benar hilang.

    3. Periksa Kompresor

    Kompresor AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan agar tetap dingin. Namun seiring waktu kompresor bisa mengalami rusak atau bocor sehingga menimbulkan bunyi berisik.

    Coba periksa kondisi kompresor dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internal. Jika ditemukan ada masalah segera hubungi teknisi AC untuk segera diperbaiki.

    4. Cek Kondensor dan Evaporator

    Selain mengecek kondensor, penting juga untuk memeriksa kondensor dan evaporator. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya menjadi tidak rata. Selain itu, lihat juga bagian pipanya apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    5. Lumasi Komponen AC

    Agar AC dapat berfungsi secara optimal, kamu perlu melumasi seluruh komponen secara berkala. Selain membuat kinerja AC lebih baik, cara ini dilakukan untuk mencegah keausan pada seluruh komponen.

    Demikian lima penyebab muncul suara berisik pada AC dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Bau Tak Sedap dari Wastafel



    Jakarta

    Bau tak sedap dari wastafel bisa sangat mengganggu kenyamanan di dapur maupun kamar mandi. Meski kerap dianggap sepele, masalah ini bisa menjadi tanda adanya tumpukan kotoran, sisa makanan, atau bahkan jamur yang berkembang di saluran pembuangan.

    Jika dibiarkan, bukan hanya aroma tidak sedap yang muncul, tetapi juga potensi penyumbatan hingga kerusakan pipa. Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

    Kenali Penyebab Wastafel Berbau

    Dilansir dari Home Made Simple, bau tak sedap dari wastafel bisa berasal dari berbagai sumber, antara lain:


    • Sisa makanan yang menyangkut di dalam pipa dan membusuk.
    • Lemak dan minyak dari masakan yang dibuang ke wastafel, lalu mengendap dan mengeras di dalam saluran.
    • Saluran yang jarang digunakan, sehingga air di dalamnya menguap dan menimbulkan bau.
    • Kotoran seperti rambut dan sabun di wastafel kamar mandi yang menumpuk dan mengeras.
    • Pertumbuhan jamur dan bakteri karena kondisi lembap dan tidak bersih.

    Alat Sederhana yang Bisa Digunakan

    Tak perlu peralatan khusus, kamu bisa menggunakan perlengkapan yang ada di rumah, seperti:

    • Sabun cuci piring yang cukup kuat
    • Air panas dari ketel atau panci
    • Spons, sikat gigi bekas, atau penggosok
    • Penyedot wastafel manual (plunger)
    • Kulit jeruk dan es batu (opsional untuk penyegar alami)

    Langkah Membersihkan Wastafel yang Bau

    1. Rendam dengan Air Panas dan Sabun

    Tutup saluran wastafel, isi dengan air panas dan tambahkan sabun cuci piring. Biarkan beberapa saat lalu buka saluran agar air dan sabun mengalir membersihkan bagian dalam.

    2. Sikat Sudut-Sudut Tersembunyi

    Gunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan sisa kotoran di area pinggir, sambungan, dan celah kecil di sekitar wastafel.

    3. Periksa dan Buang Kotoran

    Jika ada sisa makanan yang tersangkut di saluran, keluarkan secara manual. Jangan lupa periksa juga bagian bawah wastafel atau perangkap pipa (U-bend) jika memungkinkan.

    4. Tuang Air Mendidih

    Tuangkan air panas langsung ke dalam saluran secara perlahan. Ini membantu melunakkan sumbatan lemak atau minyak yang membeku.

    5. Gunakan Bahan Alami

    Untuk menghilangkan sisa bau, masukkan kulit jeruk dan es batu ke dalam saluran. Ini bisa membantu menyegarkan aroma sekaligus membersihkan bilah jika wastafel menggunakan garbage disposal.

    6. Hindari Pembersih Kimia Keras

    Beberapa orang mungkin tergoda menggunakan pembersih kimia untuk mengatasi bau dengan cepat. Namun, banyak tukang ledeng menyarankan agar tidak terlalu sering memakai bahan kimia keras, karena berisiko merusak pipa dalam jangka panjang.

    Dengan perawatan rutin dan pembersihan berkala, bau tak sedap dari wastafel bisa dicegah. Hindari membuang minyak, lemak, atau sisa makanan ke dalam wastafel, dan pastikan saluran air tetap bersih agar rumah tetap nyaman dan segar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Tak Harus Dibersihkan Setiap Bulan, Ini Waktu yang Tepat


    Jakarta

    Agar AC dapat mendinginkan seluruh ruangan secara optimal maka perlu dibersihkan secara rutin. Kamu dapat menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel di pendingin udara.

    Namun, masih banyak orang yang tak tahu kapan AC harus dibersihkan secara berkala. Beberapa orang mencuci AC setiap tiga bulan sekali, tapi ada juga yang melakukannya setiap bulan.

    Pada dasarnya, mencuci AC memang perlu dilakukan secara berkala agar AC dapat bekerja maksimal. Namun bukan berarti pendingin udara perlu dibersihkan setiap bulan.


    Dilansir situs Melbourne Heating & Cooling, disarankan untuk membersihkan AC rumah setiap 3-4 bulan sekali. AC wajib dibersihkan agar membantu meningkatkan aliran udara dan memastikan pendingin udara dapat berfungsi secara efisien.

    Selain itu, membersihkan AC dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga. Jika AC jarang dibersihkan maka filter udara akan kotor, sehingga udara yang keluar dari AC bercampur dengan debu, kotoran, dan bakteri yang membahayakan kesehatan.

    Kamu juga perlu mengecek kondisi AC secara menyeluruh setiap dua kali dalam setahun oleh teknisi profesional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan AC masih dalam kondisi prima serta mengecek apakah terdapat kerusakan pada komponennya atau tidak.

    Tips Membersihkan AC yang Bisa Dilakukan Sendiri

    Selain menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan pendingin udara, kamu juga perlu melakukan pengecekan AC sendiri secara rutin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan AC dalam kondisi baik dan dapat digunakan hingga bulan-bulan berikutnya.

    Berikut tips yang bisa dilakukan untuk mengecek dan membersihkan AC di rumah:

    • Cek filter udara AC secara teratur setiap sebulan sekali.
    • Periksa unit AC outdoor apakah terdapat debu, kotoran, atau daun yang menghalangi.
    • Cek apakah ada tanda-tanda kebocoran pada unit AC indoor. Jika ditemukan ada tetesan air segera panggil teknisi untuk memperbaikinya.

    Ketika AC dibersihkan setiap 3-4 bulan sekali, teknisi akan membersihkan bagian koil kondensor dan koil evaporator. Sebab, koil yang kotor dapat mengurangi kapasitas pendinginan sekaligus meningkatkan konsumsi energi.

    Teknisi juga akan mengecek level freon AC. Jika AC tidak lagi menghembuskan udara dingin secara menyeluruh, mungkin ada indikasi terjadi kebocoran freon AC.

    Tanda-tanda AC Sudah Harus Dibersihkan

    Ada sejumlah tanda-tanda yang harus diperhatikan ketika AC sudah harus dibersihkan, yaitu:

    1. AC Tidak Dingin

    Tanda-tanda yang paling jelas dan sangat terasa adalah AC sudah tidak dingin. Hal ini disebabkan karena filter AC sudah kotor dan tersumbat oleh kotoran, sehingga aliran udara yang keluar menjadi tidak lancar.

    2. Tagihan Listrik Meningkat

    Jika tagihan listrik dalam sebulan terakhir meningkat drastis, maka bisa jadi karena AC sudah kotor. Sebab, pendingin ruangan akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan udara ketika filter AC dalam kondisi tersumbat atau kotor.

    3. Bau Tidak Sedap

    Saat AC dinyalakan seharusnya mengeluarkan udara sejuk dan tidak berbau. Namun jika kamu mencium bau apak dari AC, maka bisa jadi AC sudah kotor akibat dipenuhi jamur dan bakteri.

    Itulah penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk membersihkan AC rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Keran Air Longgar Tanpa Alat Khusus



    Jakarta

    Keran air yang terus menetes meski sudah ditutup rapat bisa bikin risih, boros air, bahkan berisiko meningkatkan tagihan bulanan. Masalah ini umum terjadi di banyak rumah, namun kabar baiknya: bisa diatasi sendiri tanpa perlu alat-alat khusus.

    Dilansir dari berbagai sumber, salah satu penyebab utama keran menetes adalah bagian dalamnya yang mulai aus, terutama washer alias segel karet kecil di dalam gagang keran. Selain itu, komponen seperti ring-O, seal, atau katup bisa saja longgar akibat karat, retakan, atau penumpukan mineral dari air yang mengalir setiap hari.

    Masalah makin parah jika air digunakan dalam tekanan tinggi. Debit besar dapat menekan bagian dalam keran dan menyebabkan kebocoran seiring waktu.


    Berikut ini langkah-langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keran air longgar di rumah, tanpa perlu memanggil tukang:

    1. Matikan Saluran Air

    Pastikan aliran air utama ditutup agar tidak menyembur saat keran dibuka. Ini juga mencegah air terbuang sia-sia ke saluran pembuangan.

    2. Lepas Gagang Keran

    Gunakan obeng atau tangan kosong (jika memungkinkan) untuk membuka gagang keran. Simpan sekrup di tempat yang aman agar mudah dipasang kembali nanti.

    3. Periksa Bagian Dalam Keran

    Buka katup atau cartridge dengan memutar berlawanan arah jarum jam. Perhatikan kondisi washer dan ring-O di dalamnya. Jika sudah aus, keras, atau pecah, segera ganti dengan yang baru.

    4. Gunakan Selotip Pipa

    Untuk keran dengan ulir, kamu bisa melilitkan selotip khusus pipa di bagian sambungan agar lebih rapat dan mencegah kebocoran.

    5. Rakit Ulang dan Tes

    Setelah penggantian selesai, pasang kembali seluruh komponen keran seperti semula. Kencangkan secukupnya, lalu buka saluran air dan tes. Jika keran sudah tidak menetes, berarti kamu berhasil mengatasi masalahnya.

    Dengan perawatan sederhana ini, kamu tak hanya menghemat air, tapi juga menghindari kerusakan lebih parah yang bisa mengganggu aktivitas di rumah. Jadi, sebelum buru-buru panggil tukang, tak ada salahnya mencoba sendiri dulu, kan?

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Penyebab AC Tidak Mau Menyala dan Cara Atasinya, Mudah Lho!


    Jakarta

    Air conditioner atau AC dapat menyala dengan hanya menekan tombol power dari remote. Namun, dalam banyak kasus AC tidak mau menyala meski sudah dicoba berkali-kali.

    Kondisi tersebut bikin kesal penghuni rumah karena ruangan jadi panas. Alhasil kamu tidak bisa tidur, bekerja, atau bersantai di dalam ruangan dengan nyaman karena gerah.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan AC tidak mau menyala meski sudah terhubung ke stopkontak. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab AC Tidak Mau Menyala

    AC yang tidak mau menyala membuat pemilik rumah panik dan khawatir. Namun tenang saja, berikut penyebab AC tidak mau menyala dilansir situs Cielo Wigle:

    1. Cek Sakelar AC

    Langkah yang pertama adalah dengan mengecek sakelar AC terlebih dahulu. Meski sudah terhubung ke listrik, tetapi AC tidak bisa menyala jika dalam kondisi OFF atau mati. Cobalah pindahkan sakelar ke posisi ON agar AC bisa menyala dan digunakan untuk mendinginkan ruangan.

    2. Filter Udara Kotor

    Siapa sangka, filter udara yang kotor tak hanya memengaruhi aliran udara yang keluar, tapi juga membuat AC tidak bisa menyala. Hal ini dapat terjadi khususnya pada filter udara yang sudah sangat kotor akibat debu dan kotoran. Cobalah bersihkan filter udara AC secara rutin minimal setiap tiga bulan sekali agar tetap bekerja optimal.

    3. Freon AC Bocor

    Freon AC yang bocor ternyata membuat AC tidak dapat menyala. Pada umumnya, freon AC bisa bocor karena ada retakan pada koil. Jika tidak segera diatasi maka kandungan freon lama-lama akan berkurang hingga habis. Alhasil, AC tidak dapat mengeluarkan udara dingin bahkan lebih parahnya lagi tak dapat dinyalakan sama sekali.

    4. Kondensor Penuh Kotoran

    Masalah pada kondensor bisa memicu AC tidak mau menyala. Biasanya kondensor yang sudah dipenuhi kotoran membuat komponen ini harus bekerja lebih ekstra. Seiring waktu kondensor dapat rusak akibat kotoran menumpuk dan mau tidak mau harus diganti dengan yang baru.

    5. AC Membeku

    Filter udara yang kotor dan wadah pembuangan yang tersumbat menyebabkan AC membeku. Menyalakan AC di malam yang dingin atau kekurangan freon juga menjadi pemicunya. Kondisi tersebut menghambat aliran udara dan dalam beberapa kasus membuat AC tidak dapat digunakan.

    6. Kapasitor Rusak

    Jika AC di rumah tidak bisa dinyalakan, menyala dan mati secara tiba-tiba, atau mengeluarkan suara yang berisik maka bisa disebabkan karena kapasitor AC sudah rusak. Perlu diketahui, kapasitor AC sensitif terhadap panas berlebih. Kondisi ini bisa disebabkan karena AC terlalu bekerja keras untuk mencapai suhu yang diinginkan atau paparan sinar matahari.

    Cara Mengatasi AC yang Tidak Bisa Menyala

    Ada sejumlah cara untuk mengatasi AC yang tidak mau menyala. Dikutip dari Aire Serv, berikut langkah-langkahnya:

    1. Periksa Filter Udara

    Jika filter udara sudah lama tidak dibersihkan maka bisa menyebabkan AC tidak dapat menyala. Untuk itu penting membersihkan filter udara secara teratur. Jika kondisinya sudah mulai rusak sebaiknya segera diganti yang baru agar dapat menyaring debu dan kotoran secara optimal.

    2. Cari Tombol Reset

    Beberapa unit AC memiliki sakelar reset untuk mengatur ulang AC. Langkah ini dilakukan jika AC benar-benar tidak bisa menyala. Meski begitu, langkah ini hanya solusi sementara karena bisa saja AC tidak mau hidup di kemudian hari.

    3. Pastikan Sakelar dalam Posisi ON

    Sakelar AC bisa saja dalam kondisi mati atau OFF karena seseorang telah mematikannya tapi lupa dinyalakan kembali. Jika sakelar dalam posisi ON dengan tanda lampu power menyala, maka AC sudah bisa digunakan kembali.

    Jika cara-cara di atas belum berhasil membuat AC menyala, segera hubungi teknisi agar AC segera diperbaiki. Kemungkinan besar ada kerusakan pada komponen AC yang cukup parah sehingga harus diperbaiki oleh ahlinya.

    Demikian enam penyebab AC tidak mau menyala dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Cicak Berkeliaran di Plafon Rumah


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya memang tidak berbahaya, namun bisa membuat penghuni rumah tidak nyaman.

    Biasanya, hewan ini merayap di dinding, lantai, juga plafon. Dilansir dari detikEdu, cicak memiliki ratusan ribu hingga jutaan bulu halus pada kakinya yang bernama seta. Adanya seta tersebut memungkinkan cicak untuk menempel di berbagai permukaan termasuk kaca.

    Dilansir dari Times of India, ada beberapa alasan cicak masuk ke dalam rumah, seperti mencari makanan dan tempat yang sejuk. Cicak menyukai tempat yang gelap, ada sumber makanan, lembap, serta area yang sedikit berantakan.


    Ada beberapa cara untuk mencegah cicak masuk berkeliaran di rumah, termasuk plafon. Berikut ini informasinya.

    Cara Cegah Cicak Masuk Rumah

    1. Tutup Jalur Masuk Cicak

    Masih dilansir dari Times of India, salah satu cara untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah adalah dengan menutup jalur masuknya. Mereka bisa masuk ke dalam rumah melalui celah kecil.

    Untuk mencegah mereka masuk, periksa jendela, pintu, ventilasi kamar mandi, dan retakan dinding untuk mencari celah atau lubang. Gunakan plester untuk menutup retakan dan pasang penyapu pintu atau kasa untuk menghalangi masuk. Ini adalah langkah awal yang penting untuk membuat rumah tidak ramah bagi mereka.

    2. Jaga Kebersihan Rumah

    Menjaga kerapian dan kebersihan rumah bisa mencegah serangga maupun cicak bersarang di rumah. Karena reptil ini memakan serangga seperti nyamuk, lalat, dan semut, kebersihan berperan penting untuk mencegah cicak masuk rumah.

    Sapu dan pel lantai secara teratur, hindari meninggalkan piring kotor semalaman, kosongkan tempat sampah setiap hari, dan simpan makanan dengan benar.

    Selain itu, rapikan barang-barang yang berserakan untuk mencegah cicak bersembunyi di sana.

    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni rumah dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Hal itu karena cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti-cicak.

    5. Minyak mint

    Penghuni rumah juga bisa menggunakan minyak mint untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil yang satu ini.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak mint dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips untuk mencegah cicak berkeliaran di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetap Tenang, Ini Penyebab dan Solusi Lampu Rumah Tiba-tiba Berkedip


    Jakarta

    Lampu rumah yang berkedip secara tiba-tiba kerap bikin khawatir sebagian orang. Sebab, mereka was-was jika terjadi masalah pada kelistrikan yang dapat memicu kebakaran.

    Pada dasarnya, lampu rumah yang kedap-kedip merupakan suatu pertanda adanya kerusakan atau masalah pada listrik di rumah. Namun jangan langsung panik karena kamu juga perlu mengetahui apa penyebabnya.

    Penyebab Lampu Rumah Berkedip Tiba-tiba

    Dilansir situs Sunrise Electric, lampu rumah sering kedap-kedip terkadang dipicu oleh masalah kecil, seperti jenis bohlam lampu yang tidak sesuai, sakelar lampu rusak, dan sambungan yang longgar antara steker dan stopkontak. Masalah tersebut masih bisa diatasi dengan mudah.


    Meski begitu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan lampu rumah terus berkedip. Hal tersebut harus diwaspadai karena jika tidak segera diperbaiki bisa menimbulkan masalah besar.

    Dikutip dari CNET dan Rainbow Restoration, berikut sejumlah penyebab lain lampu rumah berkedip tiba-tiba:

    1. Sirkuit Kelebihan Beban

    Apabila lampu rumah sering berkedip saat dinyalakan, kemungkinan besar disebabkan karena sirkuit lampu yang mengalami kelebihan beban. Kondisi ini dapat terjadi karena ada masalah pada alat, bukan lampunya. Kemungkinan besar terjadi kegagalan bantalan atau sirkuit yang overloading.

    Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya hubungi teknisi listrik agar dilakukan pengecekan lebih lanjut.

    2. Tegangan Listrik Terlalu Tinggi

    Pada sirkuit standar 120 volt, rumah perlu memiliki tegangan antara 115 dan 125 volt. Jika tegangannya lebih tinggi maka bisa menyebabkan lampu berkedip. Tegangan listrik yang berlebihan bisa disebabkan karena masalah teknis sehingga membutuhkan perbaikan oleh teknisi listrik.

    Ada sejumlah penyebab voltase di rumah bisa terlalu tinggi. Pada umumnya karena masalah teknis dan mengarah pada kesalahan serius pada sistem listrik di rumah. Kondisi tersebut yang membuat lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba.

    Jangan anggap sepele masalah ini karena bisa membahayakan bagi seluruh penghuni rumah. Segera panggil teknisi listrik untuk mengatasinya.

    3. Ada Kabel yang Longgar

    Jika ada kabel yang tidak terpasang dengan benar atau kabel listrik di rumah sudah tua, maka bisa memicu lampu sering berkedip. Jika ada kabel yang longgar segera hubungi teknisi listrik agar dapat diperbaiki. Jangan perbaiki sendiri karena berisiko tersengat listrik. Di sisi lain, jika kabel dibiarkan longgar bisa memicu korsleting listrik dan terjadi kebakaran.

    4. Sirkuit Rusak

    Selain kelebihan beban, sirkuit yang rusak juga bisa memicu lampu rumah terus berkedip. Kondisi ini dapat disebabkan karena sambungan kabel longgar atau kabel dan sakelar sudah rusak.

    Ketika sambungan longgar atau kabel rusak, arus listrik mungkin tidak mengalir secara optimal ke lampu sehingga menyebabkan lampu berkedip atau redup. Sakelar yang rusak juga tidak dapat mengontrol aliran listrik ke lampu dengan baik, sehingga mengakibatkan pasokan daya jadi terputus dan menimbulkan kedap-kedip.

    Kabel dan sambungan dalam suatu sirkuit dapat menjadi aus atau rusak karena seiring penggunaan, fluktuasi suhu, dan kelembapan.

    5. Masalah Pelayanan Utilitas Listrik

    Apabila rumah kamu berbagi trafo dengan rumah di sekitar, pasokan listrik jadi terikat pada beban masing-masing. Hal itu yang membuat lampu berkedip karena orang lain menggunakan listrik dalam jumlah besar.

    Namun, jika hal ini tidak terjadi atau lampu di rumah orang lain juga ikut berkedip, mungkin masalahnya terletak pada layanan utilitas.

    6. Masalah Koneksi Utama

    Penyebab yang terakhir karena masalah pada sambungan kotak meteran utama atau kabel layanan di rumah. Kondisi ini bisa menyebabkan lebih dari satu lampu rumah mengalami kedap-kedip. Disarankan untuk segera mengatasi masalah ini untuk menghindari risiko kebakaran.

    Demikian enam penyebab lampu rumah sering berkedip secara tiba-tiba. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Membersihkan Kompor dan Areanya



    Jakarta

    Area dapur seringkali menjadi bagian rumah yang mudah kotor karena aktivitas memasak, mencuci piring dilakukan di area ini. Bagian dapur yang seringkali mudah kotor dan sulit dibersihkan adalah kompor dan area sekitarnya.

    Sisa-sisa makanan, bumbu, lemak dan bekas minyak yang menempel di kompor dan sekitarnya paling sulit dibersihkan dibandingkan dengan area lainnya. Nah,

    Bagaimana caranya?


    Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

    1. Cuci Pan Support dan Knob

    Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

    Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

    2. Bersihkan Sisa Makanan

    Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

    Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

    3. Bilas dan Keringkan

    Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

    4. Rangkai Kembali Kompor

    Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

    5. Jaga Kebersihan Kompor

    Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

    Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com