Month: December 2025

  • Tahukah Anda? Ini Kode Rahasia buat Matikan Bunyi Alat Token Listrik


    Jakarta

    Bagi pengguna layanan listrik prabayar atau yang harus mengisi token listrik pasti tidak asing dengan bunyi yang berasal dari kWh meter. Biasanya alat tersebut berbunyi ketika pulsa sudah mau habis.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari menyebutkan kWh meter itu akan berbunyi ketika sisa pulsa sudah mencapai batas minimal kWh. Batasan itu bisa diatur oleh pelanggan juga lho.

    “Sebenarnya itu adalah fasilitas untuk kenyamanan pelanggan ya. Jangan sampai nanti (pulsa) habis di tengah malam, pelanggan nggak tahu,” ucap Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Bunyi berisik itu terkadang bisa membuat penghuni rumah maupun tetangga. Tapi tenang, karena bunyi tersebut bisa dihentikan selain dengan mengisi pulsa, yaitu memasukan kode khusus. Berikut ini informasinya.

    Cara Matikan Bunyi pada Alat Token Listrik

    1. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Pelanggan dapat mematikan bunyi token listrik dengan memasukkan kode ‘812’ lalu tekan enter. kWh meter akan berhenti mengeluarkan suara untuk beberapa menit, cukup untuk mengulur waktu buat mengisi pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    “Kita bisa pake 812 untuk sementara ya. Cuma kan nanti pasti akan berbunyi lagi karena sudah di bawah batas limitnya,” ujar Nuramalitasari.

    2. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    Selain itu, pelanggan juga bisa mematikan bunyi alat dengan mengubah pengaturan batas minimal kWh. Gunakan kode 456 untuk menunda bunyi hingga batas kWh yang ditentukan.

    “Kalau mau diubah itu pakai kode 456 diikuti angka minimal kWh yang diinginkan,” tuturnya.

    Misalnya pelanggan ingin alat berbunyi ketika tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Jika mau batas pulsa menjadi 5 kWh, masukkan kode ‘45605’.

    Itulah beberapa kode yang bisa digunakan untuk mematikan bunyi pada alat token listrik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Lantai Dapur yang Lengket dengan Tepat


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu area di rumah yang sangat mudah kotor. Sebab, bisa saja ada tumpahan air, minyak, atau sisa makanan yang jatuh ke lantai.

    Terkadang, lantai dapur akan terasa sangat lengket dan kotor usai memasak. Selain bikin tidak nyaman, lantai dapur yang tidak dibersihkan dapat mengundang berbagai hewan, seperti lalat, semut, tikus, hingga kecoak.

    Sebenarnya, membersihkan lantai dapur yang kotor bisa dilakukan dengan mudah. Ingin tahu caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Mudah Bersihkan Lantai Dapur yang Lengket

    Kamu dapat membersihkan lantai dapur yang lengket dan kotor dengan mudah. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Sapu Kotoran yang Ada di Lantai

    Langkah pertama adalah dengan menyapu lantai dapur secara rutin, terutama setelah memasak. Biasanya, sisa-sisa makanan atau bumbu sering jatuh ke lantai sehingga bikin kotor.

    Selain itu, debu dan kotoran juga bisa muncul di dapur sehingga terasa tidak nyaman saat menginjak lantai. Kalau jarang disapu, debu bisa membuat permukaan keramik jadi kusam dan muncul goresan.

    2. Pel Lantai dengan Cairan Pembersih

    Tak hanya disapu, lantai dapur juga perlu dipel agar tidak terasa lengket. Dianjurkan menggunakan cairan pembersih khusus lantai agar efektif mengangkat kotoran dan menciptakan aroma wangi ke seluruh dapur.

    Jika ditemukan ada bekas noda minyak di lantai, sebaiknya jangan langsung dipel dengan kain pel. Bersihkan noda minyak tersebut dengan tisu atau kain lap kering.

    Setelah mengepel lantai dapur, sebaiknya kain pel dicuci dan dijemur sampai kering. Langkah ini dilakukan agar kain pel tidak mengeluarkan bau tak sedap saat digunakan lagi.

    3. Cek Noda di Ubin Dapur

    Usai mengepel lantai, sebaiknya cek kembali seluruh permukaan ubin dapur. Pastikan tidak ada sisa noda seperti minyak, air, ataupun bahan dapur lainnya.

    Soalnya, sisa noda yang tidak dibersihkan lama-lama akan menjadi lengket dan menempel ke keramik. Selain jadi sulit dibersihkan, hal itu membuat keramik terlihat kusam.

    4. Hati-hati Muncul Kerak Sabun

    Apabila lantai dapur terlihat buram setelah dibersihkan, kemungkinan ada kerak sabun yang menempel ke ubin. Untuk mengatasinya, kamu bisa membersihkan lapisan keramik dengan pembersih serbaguna non-abrasif.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat pembersih buatan alami dengan menggunakan perasan jeruk lemon segar yang dicampur air. Lalu, bersihkan sisa-sisa kerak sabun yang menempel di lantai dapur.

    5. Keringkan Lantai Dapur

    Setelah dipel sampai bersih, kamu perlu mengeringkan lantai dapur dengan membuka ventilasi udara atau menggunakan kipas angin. Sebab, sisa-sisa air yang menempel di lantai bisa membentuk bercak. Seiring waktu, bercak air akan menempel dan membentuk kerak sehingga menyebabkan lantai dapur terlihat kotor.

    Kamu juga bisa mengeringkan lantai dapur menggunakan kain kering. Pastikan keramik dilap secara optimal hingga ke sudut-sudut dapur agar tidak ada sisa air.

    Itu dia cara mudah membersihkan lantai dapur yang lengket dengan tepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Perbaiki Keramik Retak Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Lantai keramik suatu ketika bisa retak atau pecah karena berbagai faktor. Keramik pecah bisa dipicu akibat tekanan tinggi, benturan keras, atau suhu panas yang tinggi.

    Retakan itu membuat tampilan lantai menjadi tidak estetik. Pemilik rumah pun mungkin berpikir harus bongkar lantai dan mengganti semua keramik.

    Padahal, pemilik tak perlu buru-buru ganti keramik kok. Jika tingkat kerusakan ringan, pemilik bisa memperbaiki keramik retak sendiri.


    Bagaimana cara memperbaiki keramik retak? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik yang Retak

    Inilah langkah mudah untuk memperbaiki lantai keramik yang retak atau pecah, dikutip dari Home Decor Bliss.

    1. Bersihkan Retakan

    Pertama, pemilik menggunakan amplas atau pengikis ke dalam retakan untuk mengikis bagian yang terlalu tajam. Lalu, bersihkan kotoran pada keramik dengan cairan pembersih atau sabun cuci piring.

    2. Oleskan Epoxy

    Selanjutnya, oleskan epoxy pada retakan keramik. Siapkan campuran epoxy beserta karton atau alat khusus buat mengaplikasikannya.

    Tuang epoxy ke retakan keramik dan diamkan hingga mengeras. Untuk retakan lantai yang tipis dan kecil bisa menggunakan tusuk gigi. Gunakan alat dengan permukaan yang rata buat retakan yang lebar. Jangan pakai pisau saat mengoleskan epoxy karena akan cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Terkadang epoxy bisa meluber dan menyebar ke bagian lain keramik. Pemilik dapat membersihkannya dengan cara mengikis sebelum cairan mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Terakhir, epoxy yang sudah kering bisa dicat dengan warna serupa dengan keramik. Gunakan kuas tipis untuk mengecat bekas retakan pada ubin. Sebaiknya pilih cat dengan finish mengkilap dan berbahan dasar minyak.

    Itulah cara memperbaiki lantai keramik yang retak tanpa perlu dibongkar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Atasi dengan 4 Cara Ini!


    Jakarta

    Ada sejumlah hewan yang sering muncul di dalam rumah, salah satunya adalah laba-laba. Terkadang, hewan ini membuat sarang yang nyaman di langit-langit atau sudut rumah.

    Jika menemukan ada sarang laba-laba maka segera dibersihkan agar tidak mengganggu penampilan rumah. Untuk membersihkannya terkadang tidak mudah, apalagi jika sarangnya berada di lokasi yang sulit terjangkau.

    Namun jangan khawatir, ternyata membersihkan sarang laba-laba bisa dilakukan dengan mudah. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba di Rumah

    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Dilansir situs Angi, berikut langkah-langkahnya:

    1. Sapu Ijuk

    Cara paling mudah adalah dengan menggunakan sapu ijuk. Meski alat yang digunakan sederhana, tapi ternyata efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

    Gunakan sapu ijuk dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit atau sudut rumah yang terdapat sarang laba-laba. Gerakkan sapu dengan perlahan agar bisa mengangkat seluruh sarangnya.

    Jika sudah, kumpulkan sarang laba-laba tadi dan masukkan ke dalam pengki. Bisa juga langsung dibuang ke tempat sampah agar lebih aman.

    2. Pakai Vacuum Cleaner

    Untuk cara yang lebih efektif, detikers bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membasmi sarang laba-laba. Pastikan selang vacuum cleaner cukup panjang sehingga bisa mencapai langit-langit atau sudut yang sulit terjangkau.

    Setelah sarang laba-laba berhasil disedot, buang isi wadah vacuum cleaner yang berisi sarang laba-laba ke dalam tempat sampah. Bersihkan juga wadah vacuum cleaner agar tidak ada sisa sarang laba-laba yang menempel.

    3. Pita Perekat

    Kamu juga bisa menggunakan pita perekat atau duct tape untuk mengatasi sarang laba-laba di rumah. Caranya dengan membungkus pita perekat di sekitar roll cat tembok panjang, lalu arahkan ke sarang laba-laba yang berada di langit rumah.

    Geserkan roll cat secara perlahan sampai seluruh sarang laba-laba menempel ke pita perekat. Cara ini dapat mengatasi sarang laba-laba tanpa khawatir merusak dinding atau barang rapuh lainnya.

    4. Pakai Pemutih dan Air

    Apabila sarang laba-laba di rumah masih aktif, cobalah membasminya dengan membuat campuran larutan pemutih dan air. Campur cairan pemutih dan air ke dalam wadah dengan secukupnya, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan pemutih ke area yang terdapat sarang laba-laba. Diamkan sejenak agar cairan pemutih bereaksi, kemudian sarangnya dilap dengan kain bersih.

    Perlu diingat, saat menyemprotkan cairan pemutih ke sarang laba-laba pastikan tidak ada perangkat elektronik di dekatnya. Sebab, cairan tersebut bisa merusak perangkat dan memicu terjadinya korsleting listrik.

    Demikian empat cara ampuh membersihkan sarang laba-laba di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Kaca Jendela Tanpa Meninggalkan Garis


    Jakarta

    Membersihkan kaca jendela harus dilakukan agar rumah tidak tampak kusam. Terkadang, saat membersihkan kaca jendela bisa meninggalkan garis apabila caranya salah.

    Garis-garis pada kaca jendela itu bisa saja muncul pada kaca yang baru dibersihkan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal itu terjadi, misalnya membersihkan jendela saat hari cerah yang menyebabkan larutan pembersih mengering sebelum dibersihkan.

    Selain itu, membersihkan kaca jendela dengan menggunakan sabun cuci terlalu banyak bisa meninggalkan garis karena residu yang tertinggal pada kaca jendela. Membersihkan kaca dengan lap kotor juga bisa meninggalkan garis pada kaca.


    Nah, dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan kaca jendela tanpa meninggalkan garis.

    Pakai Sabun Cuci Piring

    Sebelum membersihkan kaca jendela dengan sabun cuci piring, singkirkan tirai dan dekorasi apa pun dari jendela. Lalu bersihkan debu maupun sarang laba-laba pakai kemoceng dulu.

    Untuk membersihkan kotoran pada kusen, basahkan kain mikrofiber dengan larutan cuka dan sabun cuci piring.

    Kemudian, campurkan satu cangkir air, satu cangkir cuka putih suling, dan satu sendok teh sabun cuci piring dalam botol semprot bersih. Kocok rata hingga tercampur, dan pastikan untuk memberi label agar tidak tertukar.

    Mulai bersihkan kaca dari bagian atas dan semprotkan sedikit larutan cuka dan sabun cuci piring. Gunakan karet pembersih kaca atau kain mikrofiber dan bersihkan dari kiri ke kanan dari sudut kiri atas. Jika menggunakan karet pembersih kaca, pastikan untuk menyeka bilahnya setelah setiap gerakan.

    Setelah itu, bersihkan dengan menggunakan lap kering untuk menyeka goresan yang ada.

    Ulangi proses ini di bagian luar jendela, tetapi alih-alih membersihkan dari kiri ke kanan, bersihkan dari atas ke bawah. Ini akan membantu Anda melihat sisi jendela mana yang memiliki goresan yang perlu diperbaiki.

    Pakai Cuka

    Cuka pembersih atau cuka putih suling juga bisa digunakan untuk membersihkan jendela. Asam asetat dalam cuka, yang juga digunakan dalam banyak pembersih komersial, merupakan agen pembersih yang ampuh untuk melarutkan endapan mineral dan noda berminyak.

    – Campurkan cuka putih suling dan air dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot.
    – Mulai dari bagian atas jendela dan semprotkan sedikit ke seluruh permukaan.
    – Bersihkan dan keringkan dengan squeegee (wiper karet) atau kain mikrofiber.

    Itulah beberapa cara membersihkan kaca jendela tanpa meninggalkan goresan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Umumnya, laba-laba kerap terlihat di sudut ruangan atau langit-langit rumah.

    Agar bisa bertahan hidup, laba-laba dapat membuat sarang yang bentuknya seperti jaring berwarna putih. Munculnya sarang laba-laba maka membuat hunian jadi terlihat kotor dan seolah tidak terawat.

    Jika kamu menemukan ada banyak sarang laba-laba, segera cari tahu apa penyebabnya. Selain itu, penting untuk mencegah laba-laba agar tidak datang lagi ke rumah.


    Ingin tahu apa penyebab laba-laba muncul di rumah? Lalu bagaimana cara mencegahnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Sarang Laba-laba Muncul di Rumah

    Dilansir situs Stomp Pest Control, sarang laba-laba terbentuk ketika hewan itu membangun jaring untuk menangkap masa. Biasanya, laba-laba membangun sarangnya di area yang tenang dan banyak ditemukan serangga.

    Sarang laba-laba juga bisa ditemukan di sudut ruangan yang gelap, atap rumah, atau langit-langit karena dianggap cocok sebagai tempat berlindung. Area tersebut juga terdapat banyak sumber makanan, seperti semut, lalat, dan ngengat.

    Laba-laba juga dapat membuat sarang di area yang ditumbuhi banyak tumbuhan atau furnitur yang jarang dibersihkan. Tempat itu sangat cocok bagi laba-laba untuk berkembang biak.

    Cara Mencegah Laba-laba Masuk ke Rumah

    Ada sejumlah cara efektif untuk mencegah laba-laba agar tidak masuk ke rumah. Simak tipsnya di bawah ini:

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Langkah yang paling utama adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, laba-laba dapat membuat sarang di furnitur atau perabotan yang kotor.

    Maka dari itu, penting untuk membersihkan seluruh furnitur agar tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Cek juga bagian belakang perabotan karena area tersebut juga sering ditemukan sarang laba-laba.

    Perhatikan juga tumbuhan yang hidup di halaman rumah. Jangan biarkan tanaman tumbuh sampai tinggi dan lebat karena bisa menjadi tempat yang nyaman bagi laba-laba untuk membuat sarangnya.

    Tidak hanya bagian dalam rumah, tapi area teras juga perlu dibersihkan secara berkala. Selain mencegah laba-laba, halaman depan yang bersih juga dapat mencegah hewan lain seperti semut, tikus, dan kecoak.

    2. Pakai Minyak Esensial

    Laba-laba termasuk hewan yang tidak menyukai aroma menyengat. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan berbagai aroma minyak esensial untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Kamu dapat mengoleskan minyak esensial pada furnitur yang sering ditemukan ada laba-laba. Selain itu, kamu juga bisa membeli minyak esensial dalam bentuk semprot untuk melindungi perabotan yang sulit dijangkau.

    Namun, tidak semua aroma minyak esensial efektif untuk mengusir laba-laba. Agar efektif, pilih aroma minyak esensial dari pepermin, lavender, rosemary, kayu cedar, dan pohon teh.

    Demikian penyebab laba-laba masuk ke rumah dan cara mencegahnya datang lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Tidak Dingin? Bisa Jadi Salah Pasang Outdoor Unit!



    Jakarta

    Pernah merasa AC di rumah tidak dingin meski sudah disetel ke suhu rendah? Jangan buru-buru menyalahkan perawatan atau usia AC. Bisa jadi masalahnya ada pada posisi outdoor unit yang keliru.

    Seperti diketahui, AC terdiri dari dua bagian: unit dalam (indoor) yang menghembuskan udara sejuk ke ruangan, dan unit luar (outdoor) berupa kipas besar berbentuk kotak yang dipasang di luar rumah. Keduanya harus terhubung agar AC bisa bekerja optimal.

    Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang hanya fokus memasang unit dalam, tanpa memerhatikan posisi unit luar. Padahal, peletakan outdoor unit sangat berpengaruh terhadap kinerja pendinginan.


    Berikut panduan posisi yang tepat untuk memasang outdoor AC, dikutip dari All Purpose Air Conditioning:

    1. Pilih Lokasi Sejuk dan Terhindar Sinar Matahari

    Pasang outdoor AC di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Lokasi terbaik biasanya di tembok yang menghadap utara atau selatan. Hindari sisi timur atau barat karena rentan terkena panas matahari pagi dan sore, yang membuat AC harus bekerja lebih keras.

    2. Tempat Terbuka dan Datar

    Outdoor unit sebaiknya ditempatkan di area datar, kering, dan punya ventilasi udara yang baik. Hindari memasangnya di lokasi sempit atau tertutup tembok, karena bisa menghambat sirkulasi udara dan membuat AC boros listrik.

    3. Mudah Dijangkau untuk Perawatan

    Pastikan posisi outdoor AC mudah dijangkau agar proses pengecekan dan pembersihan lebih praktis. Unit yang terpasang terlalu tinggi atau sulit diakses justru menyulitkan saat perawatan rutin, yang idealnya dilakukan setiap 2-3 bulan sekali.

    4. Jauh dari Pohon Tinggi dan Genangan Air

    Meski butuh tempat sejuk, hindari memasang outdoor unit di bawah pohon. Daun, debu, dan kotoran bisa tersedot ke dalam mesin dan mempercepat kerusakan. Jangan juga menaruhnya di dekat tanah atau area rawan banjir. Lebih aman dipasang agak tinggi agar terhindar dari air hujan.

    Dengan memperhatikan posisi outdoor unit, AC di rumah bisa bekerja lebih efisien, awet, dan tentu saja lebih hemat listrik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Percikan Api Saat Colok Kabel ke Stopkontak? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Pernahkah melihat ada percikan api ketika mencolok kabel ke stopkontak? Sebagian orang mungkin merasa kaget atau khawatir saat mengalami hal itu.

    Munculnya percikan api dianggap sebagai tanda masalah pada kabel. Kondisi seperti itu pun dikhawatirkan dapat memicu korsleting listrik.

    Namun, apakah percikan api yang timbul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak hal yang wajar?


    Dilansir dari Angi, percikan api yang muncul ketika mencolokkan kabel ke stopkontak adalah hal normal dan mirip dengan listrik statis. Sebagian daya akan berpindah ke perangkat elektronik sewaktu kabelnya dicolok ke stopkontak. Percikan api kecil pun muncul saat terjadi perpindahan daya yang cepat akibat peralihan cepat arus listrik beralih.

    Di sisi lain, beberapa kasus percikan api bisa berbahaya. Jika percikan api berkepanjangan, muncul suara mendesis, dan mengeluarkan bau terbakar, sebaiknya segera cabut kabel dari stopkontak atau mematikan aliran listrik dari mini circuit breaker (MCB).

    Penyebab Ada Percikan Api Saat Mencolok Kabel

    Inilah beberapa hal yang bisa menimbulkan percikan api pada stopkontak.

    1. Stopkontak Aus

    Stopkontak yang sering digunakan dapat akan termakan usia. Jika stopkontak sudah aus, sambungannya menjadi kendur sehingga meningkatkan risiko arus pendek listrik.

    2. Pemasangan yang Tidak Tepat

    Percikan api bisa dipicu dari pemasangan kabel ke stopkontak yang kurang tepat. Contohnya, kabel charger terpasang ke stopkontak tetapi dalam keadaan terlilit atau berantakan.

    Lalu, kabel terkelupas juga bisa memicu api pada stopkontak. Hal itu menyebabkan busur listrik yang merusak kabel dan menimbulkan kebakaran.

    3. Kelebihan Beban

    Selain itu, kelebihan beban sirkuit menyebabkan arus listrik melebihi kemampuan sirkuit. Alhasil, kabel listrik terlalu panas dan merusak isolasi di sekitarnya. Kondisi itu bisa menimbulkan percikan api besar sampai memicu kerusakan pada perangkat elektronik, bahkan kebakaran.

    4. Korsleting Listrik

    Percikan api pada stopkontak juga bisa menjadi pertanda korsleting listrik. Beberapa penyebabnya adalah sambungan kabel longgar, kabel bocor, lembap, atau perangkat elektronik sudah usang.

    Arus listrik akan mulai bergerak cepat di luar jalur dan menyebabkan arus yang mengalir terlalu banyak di sirkuit. Stopkontak pun bisa rusak hingga memicu kebakaran.

    Itulah beberapa penyebab adanya percikan api saat mencolok kabel ke stopkontak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana untuk Pengharum Ruangan Alami, Dijamin Wangi!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tidak hanya memperhatikan soal kebersihan, tapi seluruh ruangan harus terasa wangi dan segar. Bayangkan jika tercium aroma busuk yang menyengat hidung, tentu kamu tidak akan betah berlama-lama.

    Agar ruangan tetap wangi, banyak pemilik rumah yang menggunakan pengharum ruangan dari bahan kimia. Pengharum ini ada yang berbentuk botol semprot manual dan otomatis dengan berbagai macam aroma, seperti jeruk, lavender, vanila, dan mawar.

    Sebenarnya, detikers tidak harus membeli pengharum ruangan kimia, lho. Sebab, kamu bisa membuat pengharum ruangan alami dengan bahan sederhana.


    Ingin tahu cara membuat pengharum ruangan alami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Buat Pengharum Ruangan Alami

    Membeli pengharum ruangan yang dijual bebas di toko memang lebih praktis. Namun terkadang wanginya cepat hilang dan kalau isinya sudah habis maka perlu membelinya lagi.

    Agar lebih efektif, cobalah membuat pengharum ruangan alami di rumah dengan bahan sederhana. Dilansir situs Times of India, berikut caranya:

    1. Air Rebusan Jeruk

    Cara yang pertama adalah dengan membuat air rebusan jeruk. Air rebusan ini berisi potongan buah dan rempah, lalu dimasak sampai mendidih di atas kompor hingga mengeluarkan wangi.

    Selain menggunakan jeruk atau lemon, tambahkan juga satu tangkai rosemary, satu batang kayu manis, dan beberapa cengkeh. Setelah tercampur rata di dalam panci, tuang air secukupnya dan masak sampai mendidih.

    Ketika mendidih, uap panas dari panci akan membawa aroma segar dan wangi ke seluruh ruangan di rumah. Bahkan, aromanya akan tetap bertahan meski air sudah mulai dingin.

    2. Minyak Esensial

    Minyak esensial dapat digunakan untuk mengharumkan ruangan. Cara paling efektif adalah dengan membuat ramuan untuk semprotan minyak esensial.

    Caranya dengan mencampur air, sedikit alkohol, dan 5-6 tetes minyak esensial. Untuk minyak esensial yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

    Untuk minyak esensial lavender dan eukaliptus dapat menciptakan aroma yang menenangkan dan segar di rumah. Sementara kombinasi lemon dan rosemary bisa membuat ruangan terasa wangi dan segar.

    Setelah mencampur semua bahan ke dalam wadah, tuang ke dalam botol semprot. Pastikan kamu mengocok botol terlebih dulu sebelum menyemprotkan minyak esensial agar aromanya bisa keluar.

    3. Lavender Kering

    Untuk mengharumkan furnitur seperti lemari pakaian dan laci, kamu bisa menggunakan lavender kering. Caranya adalah dengan membuat kantong kecil yang berisi lavender kering, daun mint, kelopak bunga mawar, cengkeh, dan kayu manis. Bisa juga ditambahkan 2-3 tetes minyak esensial.

    Letakkan kantong kecil tersebut di sudut-sudut lemari pakaian atau laci. Agar wanginya tidak hilang, sebaiknya rutin mengganti kantong kecil tersebut setiap 4-5 hari sekali.

    4. Soda Kue

    Cara yang satu ini tidak membuat ruangan jadi wangi, tapi justru dapat menyerap bau tak sedap yang bikin mual. Soalnya, soda kue memang sudah digunakan sejak lama untuk menyerap bau di dalam ruangan.

    Caranya cukup dengan menuangkan soda kue hingga setengah stoples, lalu tambahkan 5-6 tetes minyak esensial. Kemudian tutup bagian atas stoples dengan kain yang dapat menyerap keringat.

    Letakkan stoples tersebut di beberapa sudut ruangan, seperti kamar mandi, ruang tamu, dekat rak sepatu, atau di dekat kotak pasir jika ada hewan peliharaan. Ganti stoples soda kue setiap dua minggu sekali agar efektif menyerap bau.

    Demikian cara membuat pengharum ruangan alami dari bahan sederhana. Tertarik membuatnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Jarak Aman Tanam Pohon biar Akarnya Tak Rusak Fondasi Rumah


    Jakarta

    Keberadaan pohon bisa jadi masalah jika jaraknya terlalu dekat dengan bangunan karena ada beberapa jenis pohon yang dapat merusak rumah lho.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan jenis pohon yang harus dihindari adalah yang memiliki akar yang kuat dan cepat menjalar hingga ke area bangunan.

    Ia menyarankan untuk mencari pohon dengan akar tunggal karena tidak akan merusak bangunan, contohnya adalah pohon pule, tabebuya, dan kamboja.


    Kemudian, untuk jarak menanam yang ideal dan dianggap aman tergantung pada ketinggian pohon tersebut. Dilansir Jim’s Trees, berikut jarak yang dianjurkan.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter, minimal berjarak 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter, minimal berjarak 4-6 meter
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter minimal berjarak 10-15 meter

    Bahaya Menanam Pohon Dekat Rumah

    Selain akarnya dapat merusak fondasi rumah, menanam pohon terlalu dekat dengan rumah juga bisa menyebabkan hal berikut.

    1. Risiko Pohon Tumbang

    Pohon berbatang tebal memiliki bobot yang tidak main-main. Apabila pohon tersebut tumbang karena angin kencang atau kecelakaan, bobot tersebut ketika menimpa rumah dapat menyebabkan kerusakan yang serius. Dengan adanya jarak antara pohon dengan bangunan, kita dapat memperkirakan apabila pohon tumbang ke arah rumah, ujungnya hanya menyentuh sampai mana.

    Selain mengantisipasi pohon tumbang, jarak penanaman juga melindungi penghuni rumah terkena ranting pohon yang jauh karena terdapat cukup ruang untuk beraktivitas dengan aman.

    2. Tingkat Kelembaban Tanah

    Pohon dapat menyebabkan perubahan pada bentuk permukaan tanah. Pohon dapat membuat kelembapan tanah berfluktuasi karena tingkat air yang dibutuhkan untuk menjaga pohon tetap hidup.

    Hal ini dapat menimbulkan masalah yang signifikan jika pohon berada terlalu dekat dengan rumah karena tanah yang menyusut dan mengembang akan memberikan tekanan pada fondasi dan pada akhirnya dapat menyebabkan keretakan atau pergeseran.

    3. Daun, Dahan, dan Batang Akan Mengganggu

    Seperti yang disebut sebelumnya, rating pohon juga bisa menimbulkan masalah. Jika tiba-tiba jatuh berbahaya bagi penghuni rumah. Kemudian, daun yang berjatuhan dapat menutupi saluran air di dekat sana dan menjadi sarang nyamuk apabila daun tersebut dibiarkan lembap. Selain itu, tumpukan daun juga bisa menjadi wadah untuk genangan air yang disukai nyamuk ketika hendak berkembang biak

    4. Pengendapan beton

    Saat beton mengendap, kemungkinan besar beton akan retak dan bergeser. Sistem akar yang besar dapat memperburuk trotoar atau pondasi semen yang terkena dampak. Jika terjadi pergeseran yang signifikan, baik secara alami, karena akar pohon, atau kombinasi keduanya, hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dan mengurangi keutuhan rumah atau trotoar.

    Itulah jarak ideal menanam pohon dari rumah dan risiko yang bisa disebabkan apabila terlalu dekat, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com