Month: December 2025

  • Mau Pindah ke Rumah Baru? Begini Tips Kemas Barang Tanpa Ribet


    Jakarta

    Pindah ke rumah baru bisa jadi momen yang seru dan dinanti-nantikan. Namun kenyataannya persiapan dan proses pindahan terkadang bikin pusing.

    Banyak hal yang harus dipersiapkan agar barang yang dipindahkan tidak rusak dan hilang. Barang yang tidak dibawa juga pasti akan disortir dan dibuang di tempat yang tepat. Sebagian orang mungkin kewalahan dengan banyaknya barang yang akan dipindahkan ke rumah baru.

    Namun tenang saja, penghuni tidak perlu ambil ribet. Berikut ini ada tips praktis mengemas barang.


    Cara Praktis Pindahan Rumah

    Inilah langkah-langkah yang bisa dilakukan mengemas barang buat pindahan, dikutip dari My Home Move Conveyancing.

    1. Buat List Barang

    Pertama, buatlah daftar barang yang akan dibawa ke rumah baru. Daftar ini membantu penghuni rumah mengetahui jenis dan jumlah barang. Penghuni juga terbantu untuk mengecek kembali barang yang sudah dipindahkan. Supaya praktis, buat daftar barang sesuai segmen atau ruangan.

    2. Urutkan Daftar Barang Sesuai Prioritas

    Tulis daftar barang dengan mengurutkan sesuai prioritas atau paling dibutuhkan. Utamakan barang berharga seperti pakaian, alat elektronik, perabotan, dan perlengkapan kerja.

    3. Sortir Barang

    Penghuni dapat menyortir barang-barang yang ingin dibawa. Pilih barang yang penting dan sisihkan yang tidak diperlukan. Cara ini memungkinkan rumah baru punya ruang yang buat menampung barang yang benar-benar penghuni ingin pakai.

    4. Siapkan Kemasan Barang

    Siapkan kemasan untuk menyimpan dan mengangkut barang ke rumah baru. Biasanya penghuni membutuhkan kotak kardus, selotip, bubble wrap, koran bekas, dan spidol.

    Pastikan untuk menyimpan benda penting di tempat yang mudah dilihat dan digapai. Benda tersebut antara lain sikat gigi, charger ponsel, dan laptop.

    5. Mulai dari Atas ke Bawah

    Jika rumah lama ataupun baru bertingkat, sebaiknya mulai mengemas ataupun membongkar barang dari lantai paling atas ke bawah. Cara ini menghindari rumah menjadi terlalu kotor atau berantakan. Kalau menata lantai paling bawah lebih dahulu, ini dapat menyulitkan dan mengotori ruangan yang sudah rapi saat membawa barang baru ke atas.

    6. Beri Label

    Pindahan rumah tentunya bakal ada banyak barang yang dikemas. Supaya nggak bingung, beri label pada kemasan barang. Penghuni akan mudah menemukan barang saat sampai di rumah baru.

    7. Perhatikan Kemasan Barang

    Sebagian barang yang dipindahkan kemungkinan berupa pecah belah atau rentan rusak kalau terkena benturan. Barang ringkih seperti piring, cangkir, lampu, dan cermin perlu diperhatikan keamanan kemasannya.

    Jangan menumpuk barang berat di atas barang yang ringkih. Lapisi benda tersebut dengan sesuatu yang dapat menahan benturan keras apabila barang jatuh.

    Selain itu, hindari barang berat dari barang yang memiliki komponen air di dalamnya, misalnya seperti perlengkapan mandi. Ini akan membantu barang kamu terlindungi dari tumpahan selama perjalanan ke hunian baru.

    8. Kemas Pakaian

    Selain itu, pakaian juga perlu dikemas dengan baik. Susun pakaian dengan rapi sehingga tidak menimbulkan bau tidak sedap. Terkadang pakaian dicampur dengan bahan lain dan tidak ditutup dengan rapat memungkinkan banyak debu yang menempel.

    Gunakan trash bag untuk menyelimuti pakaian-pakaian yang sudah dilipat sebelum dimasukkan ke dalam kotak kardus. Ikat kantong dengan tali atau karet, kemudian buatlah lubang di bagian bawah agar ada sirkulasi udara.

    Itulah tips praktis mengemas barang buat pindahan rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Rumah Lembap Jadi ‘Surga’ Kutu Busuk, Begini Penjelasan Ahlinya



    Jakarta

    Kelembapan yang terlalu tinggi di dalam ruangan kerap menjadi pemicu berbagai masalah, termasuk meningkatnya potensi serangan hama. Potensi hama yang muncul di ruangan lembap salah satunya adalah kutu busuk. Hal itu dikarenakan udara lembap menyediakan kondisi yang ideal bagi mereka untuk bertahan dan berkembang.

    Kutu busuk sebenarnya tidak membutuhkan banyak hal untuk hidup, tetapi mereka sangat peka terhadap kondisi sekitar, terutama kelembapan. Saat udara menjadi lebih lembap, tubuh mereka bisa bertahan lebih lama tanpa makan dan tetap aktif bergerak untuk mencari inang. Inilah sebabnya mengapa rumah yang terasa lembap sering kali menjadi lokasi ideal bagi pertumbuhan kutu busuk.

    Dilansir dari situs E&G Exterminators, Kamis (20/11/2025), berikut penjelasan mengenai kelembapan bisa memengaruhi kehidupan dan penyebaran kutu busuk.


    Kelembapan Membantu Kutu Busuk Bertahan

    Menurut E&G Exterminators, kutu busuk tidak minum air secara langsung, melainkan menyerap kelembapan dari udara. Karena itulah kelembapan relatif di atas 50 persen dapat membantu mereka mencegah dehidrasi, memperpanjang masa hidup, dan tetap aktif.

    Telur kutu busuk cenderung menetas lebih baik dalam kondisi lembap, sehingga siklus hidup mereka berjalan lebih efisien. Selain itu, kelembapan tinggi mendorong aktivitas mereka berlangsung lebih lama. Pada kondisi kering, kutu busuk bisa pasif atau lebih jarang mencari inang, namun pada lingkungan lembap perilaku mereka menjadi lebih agresif karena tubuh mereka aman dari risiko kekurangan air.

    Tanda Kemunculan Kutu Busuk di Ruangan Lembap

    Ruangan yang lembap biasanya membuat tanda-tanda keberadaan kutu busuk lebih mudah terlihat. Beberapa gejala yang sering muncul adalah bercak kecokelatan di seprai, bau manis yang agak apek dari feromon (zat kimia) kutu busuk, serta ditemukannya telur atau kulit kutu busuk yang rontok di lipatan kasur.

    Kelembapan dan suhu hangat juga membuat mereka lebih aktif bergerak.Mereka bisa berpindah ke furnitur berlapis kain, celah dinding, sofa, karpet, dan furnitur lainnya.

    Selain mempercepat penyebaran, kondisi lembap juga bisa meningkatkan risiko reaksi alergi pada sebagian orang. Kombinasi kutu busuk dan kelembapan dapat memperparah iritasi atau sensitivitas kulit akibat gigitan.

    Cara Mengendalikan Kutu Busuk di Lingkungan Lembap

    E&G Exterminators menegaskan bahwa mengatasi kutu busuk di ruangan lembap membutuhkan beberapa cara. Namun, banyak metode mandiri tidak mampu menjangkau telur atau kutu busuk yang bersembunyi di celah-celah furnitur, apalagi jika kelembapan masih tinggi dan terus mendukung perkembangan mereka.

    Ahli pengendalian hama biasanya menggunakan strategi terpadu. Cara-cara tersebut dilakukan mulai dari inspeksi mendalam, perlakuan yang bertahap, hingga mengurangi sumber kelembapan dalam rumah.

    Penurunan kelembapan melalui perbaikan ventilasi, menutup kebocoran, atau penggunaan dehumidifier dapat membantu memperlambat siklus hidup kutu busuk. Namun keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kombinasi antara pengendalian lingkungan dan penanganan untuk benar-benar memutus siklus hidup kutu busuk di rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tiap Ruangan Punya Warna Lampu Berbeda, Begini Penjelasannya


    Jakarta

    Pencahayaan merupakan aspek penting di rumah. Hampir setiap ruangan saat ini membutuhkan pencahayaan, tetapi warna cahaya tiap ruangan berbeda-beda lho.

    Umumnya kita mengenal cahaya lampu di rumah berwarna putih atau kuning. Padahal warna cahaya yang digunakan di rumah itu terbagi dalam 3 jenis, yakni warna warm white, natural, dan cold white.

    Warna cahaya ini dibedakan oleh Correlated Color Temperature (CCT) yang diukur dalam satuan kelvin (K). Warna ini dapat mempengaruhi mood, suasana, dan kenyamanan ketika melakukan kegiatan di dalam ruangan tersebut.


    Dalam Standar Pencahayaan Ruang SNI 03-6197-2000 pembagian warna cahaya ini sudah diatur. Dilansir dari jurnal berjudul Simulasi Dampak Pencahayaan Ruang pada Penggunaan Roster Sebagai Fasad Bangunan karya Eky Maulidin, berikut warna dan suhu warna lampu yang disarankan tiap ruangan.

    1. Teras

    Teras merupakan area terluar di rumah. Area ini bisa paling terang pada siang hari karena tidak ada yang membatasi cahaya matahari masuk. Apabila sudah malam, lampu yang bisa digunakan cahaya warm white bersuhu di bawah 3.000 K dan natural antara 3.300-5.300 K.

    2. Ruang Tamu

    Umumnya ruang tamu memakai warna lampu agak kekuningan karena ingin membuat suasana yang homey dan akrab. Namun, warna lampu yang disarankan adalah warna natural dengan suhu antara 3.300-5.300 K.

    3. Ruang Makan

    Ruang makan pada masing-masing rumah lokasinya berbeda-beda. Bahkan ada rumah yang tidak memiliki ruang makan. Warna cahaya lampu yang disarankan adalah warm white yang suhunya di bawah 3.000 K.

    4. Ruang Kerja

    Ruang kerja harus memiliki suasana yang bisa mendorong produktivitas. Suasana yang hangat dan nyaman justru membuat kita mudah mengantuk. Warna cahaya yang cocok adalah natural dengan suhu antara 3.300-5.300 K dan cool white yang suhunya lebih dari 5.300 K.

    5. Kamar Tidur

    Sama seperti ruang tamu, kamar tidur membutuhkan pencahayaan yang hangat dan dapat membantu istirahat sehingga disarankan memakai cahaya lampu warm white dengan suhu di bawah 3.000 K dan warna natural antara 3.300-5.300 K.

    6. Kamar Mandi

    Banyak yang berfikir jika warna lampu di kamar mandi harus terang karena minimnya jalur cahaya alami masuk. Konsep tersebut benar adanya karena memang warna lampu yang disarankan untuk kamar mandi adalah warna natural antara 3.300-5.300 K dan cool white antara lebih dari 5.300 K.

    7. Dapur

    Lalu, dapur ternyata tidak harus seterang kamar mandi, warna warm white dengan suhu di bawah 3.000 K dan warna natural antara 3.300-5.300 K sudah cukup.

    8. Garasi

    Garasi juga merupakan ruangan terluar dari rumah. Namun, umumnya garasi jarang dibuka kecuali saat memasukkan mobil. Warna cahaya lampu yang disarankan adalah natural dan cool white.

    Itulah pembagian warna cahaya lampu tiap ruangan, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaca Jendela Kotor gegara Bekas Stiker? Begini Cara Menghilangkannya


    Jakarta

    Sisa lem bekas stiker bisa bikin jendela rumah tampak kotor. Hal ini tentunya bisa sedikit merusak tampilan rumah.

    Tak di kaca jendela, sisa lem bekas stiker terkadang juga ditemukan di permukaan kaca. Contohnya seperti di gelas atau toples kaca yang baru dibeli.

    Tapi jangan khawatir karena noda tersebut bisa dihilangkan. Gimana caranya? Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pakai Hair Dryer

    Sisa bekas stiker bisa dihilangkan dengan menggunakan hair dryer. Panas dari hair dryer bisa melunakkan perekat yang menempel pada kaca.

    Caranya, nyalakan hair dryer dengan suhu sedang sampai tinggi dan arahkan ke bekas stiker selama 1-2 menit. Bersihkan noda dan ulangi sampai noda benar-benar hilang.

    Cuka

    Selanjutnya cuka. Caranya dengan menghangatkan cuka lalu celupkan spons atau lap ke cuka dan letakkan di bekas stiker.

    Diamkan selama 5 menit. Ketika lem sudah agak renggang, gosok hingga hilang.

    Alkohol Gosok

    Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan alkohol gosok. Cairan ini berfungsi untuk melarutkan sisa stiker yang sulit dibersihkan dari permukaan kaca.

    Caranya dengan membasahi bola kapas dengan cairan alkohol gosok, lalu oleskan ke bekas lem stiker di permukaan kaca. Kemudian diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan kain microfiber kering. Jika masih ada sisa bekas stiker, ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    Pakai Minyak Sayur

    Cara selanjutnya yaitu menggunakan minyak, seperti minyak sayur, margarin, butter, atau selai kacang. Tutupi sisa stiker dengan minyak dan tutup dengan plastic wrap, biarkan selama 30 menit.

    Setelah itu, buka plastik dan bersihkan sisa stiker. Agar lebih bersih, gunakan air sabun panas untuk membersihkan kaca dan keringkan dengan lap.

    Itulah beberapa cara membersihkan sisa lem stiker pada kaca jendela maupun permukaan kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tanaman Bisa Mati Gegara Kutu Putih! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pernahkah melihat noda atau serangga putih di tanaman? Kemungkinan besar itu adalah kutu putih, serangga perusak tanaman.

    Kutu putih suka meninggalkan residu putih pada tanaman. Hama ini biasanya muncul karena ada kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak pada tanaman. Nah, kondisi itu bisa diakibatkan oleh pemberian pupuk yang terlalu banyak pada tanaman.

    Serangga putih tersebut juga tertarik dengan tanaman yang memiliki banyak sari buah karena itulah sumber makanan mereka. Contoh tanaman yang banyak sarinya seperti tanaman mangga dan jeruk.


    Penghuni rumah harus waspada kalau tanaman diserang kutu putih. Hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lebih parahnya lagi, mereka bisa mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya.

    Sayang banget kalau tanaman kesayangan rusak karena kutu putih kan. Oleh karena itu, pemiliknya harus tahu cara membasminya.

    Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, sebaiknya segera diatasi. Temukan cara membasmi kutu putih berikut ini.

    Cara Basmi Kutu Putih

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan kutu putih pada tanaman, dilansir dari Martha Stewart dan The Spruce.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Cara mudah untuk membasmi kutu putih adalah memotong bagian tanaman yang terserang. Langkah tersebut cocok buat serangan kutu putih yang tergolong berat. Dengan begitu, pemilik juga mencegah kutu putih menyebar ke bagian lain.

    2. Siram Air

    Jika serangan kutu putih masih terbilang ringan, siram saja tanaman dengan air. Pegang tanaman di bawah keran, dan alirkan air pada bagian yang terserang kutu.

    3. Semprot Larutan Minyak Nimba

    Selain itu, pemilik bisa pakai larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 teh sabun cuci piring dan larutkan ke dalam air 3,7 liter. Tempatkan cairan tersebut di dalam botol semprot.

    Selanjutnya, semprotkan cairan insektisida itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih. Lakukan langkah ini di pagi dan sore hari. Jika belum teratasi, coba ulangi penyemprotan selama 1-2 minggu.

    4. Sebarkan Serangga Predator

    Cara lain bisa dengan menyebarkan serangga predator, seperti Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Mereka dapat membasmi kutu putih, tetapi prosesnya memakan waktu cukup lama.

    5. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

    Pemilik juga bisa menyemprotkan cairan anti kutu putih selama beberapa hari. Cairan ini bisa dibuat dari bawang putih, bawang bombai, dan bubuk cabai.

    Blender bahan-bahan tersebut menjadi pasta lalu campurkan 1 liter air. Diamkan campuran tersebut selama satu jam, lalu saring dengan kain tipis. Tambahkan sabun cuci piring dan aduk hingga rata.

    Masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot. Setelah menyemprot, cairan ini bisa disimpan selama seminggu di kulkas.

    Itulah cara membasmi kutu putih di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cobain Nih! Ramuan Bawang Merah yang Ampuh Usir Tikus di Rumah


    Jakarta

    Salah satu hewan yang sering kali muncul di rumah adalah tikus. Hama ini sering kali bersembunyi di kamar mandi, dapur, atau gudang rumah.

    Tikus bisa menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di dapur dan meja makan. Tak hanya itu, hewan pengerat ini juga bisa membuang kotoran sembarangan yang bisa memicu bau tak sedap.

    Untuk mengusir tikus dari rumah umumnya menggunakan cairan pembasmi serangga. Namun, kandungan zat kimia di dalamnya bisa berbahaya bagi manusia jika terhirup dalam jumlah banyak.


    Sebagai solusinya, kamu dapat menggunakan bahan dapur sederhana seperti bawang merah untuk mengusir tikus di rumah. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

    Ramuan Bawang Merah yang Ampuh Usir Tikus

    Dilansir situs Pest Control In London, Jumat (21/11/2025), tikus sangat sensitif terhadap bau karena mereka memiliki penglihatan yang buruk, sehingga hanya mengandalkan indra penciuman agar bisa bertahan hidup.

    Sementara itu, tikus tidak menyukai aroma bawang merah karena sangat menyengat. Maka dari itu, tikus akan memilih menghindari area yang tercium bau bawang merah.

    Berikut cara mudah menggunakan bawang merah untuk mengusir tikus di rumah:

    1. Iris Bawang Merah

    Iris 3-4 siung bawang merah berukuran kecil. Jika bawang merah yang dimiliki ukurannya besar-besar, maka cukup pakai 2 siung saja.

    Oh ya, pastikan bawang merah yang digunakan masih segar. Kalau sudah mulai membusuk maka aromanya tidak sekuat bawang yang masih segar.

    2. Tuang ke Wadah Terbuka

    Setelah diiris, tuang bawang ke wadah terbuka agar aromanya bisa keluar. Bisa juga dilapisi dengan plastik hingga rapat, lalu diberi sejumlah lubang agar aroma bawang merah tetap keluar.

    3. Tambahkan Cuka

    Tambahkan 2-3 tetes cuka putih ke dalam wadah berisi bawang merah. Aroma cuka yang tak kalah menyengat dinilai semakin efektif mengusir tikus dari rumah.

    4. Letakkan di Ruangan yang Terdapat Tikus

    Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang merah ke area yang terdapat tikus. Diamkan selama 1-2 hari agar tikus bisa keluar dari rumah.

    Cara ini memang efektif mengusir tikus, tapi aroma bawang merah akan cepat hilang dalam waktu hitungan hari saja. Maka dari itu, penting untuk membuat ramuan bawang merah secara berkala agar ampuh mencegah hama tersebut datang lagi.

    Bawang Putih dan Bawang Bombay Bisa Jadi Alternatif

    Kalau stok bawang merah di rumah habis dan hanya menyisakan bawang putih atau bawang bombay, keduanya juga bisa dipakai kok untuk mengusir tikus. Aroma kedua bawang ini tidak disukai hewan pengerat tersebut sehingga memilih untuk kabur.

    Cara penggunaan bawang bombay jauh lebih simpel. Cukup iris 1-2 siung bawang bombay, lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus. Bisa juga mengoleskan bawang bombay ke area yang menjadi sarang tikus.

    Sedangkan 2-3 siung bawang putih, lalu bisa diiris atau digeprek terlebih dulu agar aromanya keluar. Kemudian tuang bawang putih ke dalam wadah dan letakkan di area yang sering dilalui tikus di rumah.

    Itulah cara mengusir tikus di rumah dengan ramuan bawang merah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Matiin Lampu Saja Nggak Cukup, Ini Cara Ampuh Usir Laron


    Jakarta

    Laron adalah serangga yang kerap berkumpul di rumah pada malam hari, terutama di sumber cahaya. Sebenarnya laron tidak menyerang manusia, tetapi kemunculan hewan ini dapat mengotori rumah.

    Sebagai informasi, laron adalah sejenis rayap bersayap. Ketika berkumpul di lampu, pasti ada laron yang mati atau sayapnya lepas. Hal ini merupakan fenomena yang wajar karena ketika laron berhasil kawin atau memulai koloni rayap baru, sayap tersebut akan copot.

    Kedatangan laron umumnya saat hujan karena laron akan mencari sumber kehangatan, yakni di sekitar lampu. Banyak yang berfikir salah satu cara untuk mengusir laron adalah dengan mematikan lampu. Namun, cara ini tidak sepenuhnya berhasil karena kawanan laron sudah terlanjur datang.


    Di satu sisi, mematikan lampu juga merepotkan penghuni rumah karena harus gelap-gelapan semalaman atau hingga laron pergi. Daripada mematikan lampu, lebih baik ikuti beberapa jurus ampuh berikut ini.

    Cara Basmi Laron Selain Matikan Lampu

    1. Sediakan Ember Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, ternyata cara yang umum dipakai merupakan langkah yang tepat. Mungkin beberapa detikers sudah melakukannya, yakni meletakkan wadah berisi air di bawah lampu. Pantulan cahaya di air akan menarik laron untuk menghampiri ember dan tenggelam. Saat pagi hari pasti ember tersebut penuh dengan laron yang sudah tidak bergerak.

    Untuk membersihkannya bisa dengan menyaring sisa laron dan dimasukkan ke dalam wadah kering. Lalu airnya dibuang saja. Tenang, laron tidak menimbulkan bau apa pun sehingga aman untuk dipegang.

    2. Semprotkan Minyak Jeruk

    Cara selanjutnya yang disarankan adalah menggunakan minyak jeruk. Saat ini sudah cukup banyak oil-oil pengharum yang bisa langsung dipakai. Cukup semprotkan minyak tersebut pada kerumunan laron yang berterbangan atau area yang terdapat aktivitas laron.

    3. Pasang Screen pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari Pest Ex, untuk melindungi area dalam rumah, sebaiknya celah ventilasi dipasang jaring-jaring kecil dan agak rapat agar laron tidak bisa masuk. Nama jaring-jaring tersebut juga disebut dengan screen.

    4. Semprotkan Insektisida

    Menurut situs Martha Stewart, semprotan insektisida juga bisa untuk membasmi laron. Namun, cara ini hanya mengatasi laron yang terlihat saja dan ada efek samping jika insektida terkena dengan barang lain. Jadi sebaiknya dilakukan oleh orang yang berpengalaman.

    5. Oleskan Minyak pada Kayu

    Minyak jeruk dan minyak nimba mengandung senyawa yang beracun bagi laron. Penghuni rumah bisa dapat mengaplikasikan minyak ini pada permukaan kayu.

    Itulah beberapa cara untuk membasmi laron tanpa mematikan lampu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 3 Pakai Bahan, Noda Kuning di Wastafel Keramik Langsung Hilang


    Jakarta

    Beberapa wastafel di rumah ada yang memakai bahan porselin atau keramik. Penampakannya seperti material guci keramik tebal, halus, dan mengkilat.

    Material ini kerap dipilih karena sudut-sudutnya biasanya dibuat tidak tajam atau sikunya tumpul, tampilannya juga elegan sehingga cocok untuk rumah-rumah mewah, tidak mudah berkarat, dan tahan panas. Namun, ada satu kekurangan dari bahan ini, yakni mudah muncul noda kuning.

    Noda tersebut umumnya muncul karena penumpukan kotoran yang tidak kunjung dibersihkan. Dilansir The Kitchn, cara membersihkannya mudah dan hanya butuh bahan-bahan di rumah, berikut langkahnya.


    1. Bersihkan Wastafel dari Kotoran Padat

    Wastafel sering jadi penampungan kotoran-kotoran padat seperti bekas makanan, rambut, hingga plastik. Pastikan sampah-sampah tersebut dibuang ke tempat sampah karena apabila masuk ke saluran pembuangan air justru menyebabkan tersumbat.

    2. Gosok dengan Sabun Cuci Piring dan Air Hangat

    Kunci untuk menghilangkan noda kuning yang kerap muncul adalah dengan memakai air hangat dan sabun cuci piring. Lalu gosok dengan kain mikrofiber berbahan lembut. Hindari menggunakan sikat tajam atau bulu sikat gigi karena dapat menggores permukaan wastafel.

    Gosok permukaan dengan air hangat dan sabun cuci piring ringan.

    3. Tambahkan Soda Kue

    Jika noda kuning tidak kunjung hilang, tambahkan soda kue yang sudah dicampur air. Gosok lagi secara lembut dan sedikit ditekan pada bagian yang bernoda.

    4. Keringkan

    Setelah bersih, keringkan permukaannya memakai kain bersih yang kering. Selain itu, sebagai tambahan bisa juga menyemprotkan cuka putih yang dicampur air. Cuka berfungsi menambah kilau permukaannya. Bagian ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

    Tips Menjaga Wastafel Keramik Bebas dari Noda Kuning

    Wastafel keramik atau porselen harus dijaga permukaannya agar tetap mengkilap. Caranya dengan menjauhkan dari bahan kimia abrasif dan keras yang dapat mengikis pelindung permukaannya yang mengkilap.

    Hindari pula menggosok wastafel dengan sikat logam atau yang memiliki bulu tajam. Bahan pemutih yang keras juga tidak bisa dipakai untuk mengembalikan warna lama wastafel. Pemutih justru membuat warnanya tampak kusam.

    Selain itu, pastikan air di rumah juga bersih bebas dari air sadah. Menurut Scott Shrader, pakar kebersihan dan kepala pemasaran di Cottage Care, wastafel bisa tampak kusam dan kotor penyebabnya adalah air sadah dan pemiliknya jarang membersihkannya sehingga partikel tak terlihat dari air tersebut mengering di permukaan wastafel.

    Itulah cara mudah membersihkan wastafel keramik atau porselin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Sibuk Sampai Tak Sempat Bersihkan Rumah? Coba Lakuin 6 Hal Ini


    Jakarta

    Tidak semua orang memiliki waktu untuk membersihkan rumah. Ada beberapa penghuni yang mungkin hanya beberapa jam ada di rumah, selebihnya berada di luar.

    Meskipun jarang di rumah, bukan berarti tempat tinggal bebas dari kotoran dan debu. Jangan sampai meremehkan kebersihan rumah sampai muncul bau apek atau busuk.

    Bau apek biasanya muncul dari aktivitas jamur yang tumbuh karena debu menumpuk di perabotan. Sementara itu, bau busuk bisa berasal dari tempat sampah atau kulkas yang bahan makanannya jarang disortir.


    Disarankan tetap luangkan waktu untuk membersihkan rumah beberapa jam. Untuk mempermudah membersihkan rumah, dilansir dari The Savvy Sparrow, berikut tipsnya.

    Ketika membersihkan rumah hal terpenting adalah niat dan moodnya dahulu. Untuk memotivasi diri agar mau membersihkan rumah, lakukan hal-hal yang mudah dan tidak menguras energi dahulu, seperti merapikan tempat tidur dan membuka jendela. Hal ini akan meringankan beban bersih-bersih nantinya.

    2. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

    Jika ingin memulai bersih-bersih yang tidak membebani coba targetkan membersihkan atau merapikan rumah hanya 10 menit di sela-sela kesibukan. Kegiatannya tentu tidak akan banyak, misalnya melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

    Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

    3. Ajak Anggota Keluarga Ikut Bereskan Rumah

    Jika tinggal bersama orang lain, buat kesepakatan dan komitmen untuk saling menjaga rumah tetap bersih dan membersihkannya secara berkala. Menjaga kebersihan rumah merupakan tanggung jawab semua penghuninya. Jangan sungkan untuk mengajak penghuni lain mengurus rumah bersama dengan membagi tugas.

    Bisa juga dengan membuat jadwal bersih-bersih. Penghuni rumah menentukan hari dan waktu yang tepat untuk bersih-bersih.

    4. Siapkan Tempat Penyimpanan Sementara

    Lalu, kekacauan yang paling terlihat adalah barang-barang yang berserakan, misalnya tas, baju kotor, cangkir, sampah, hingga kabel. Angkat barang-barang tersebut berdasarkan jenisnya agar tidak memenuhi area lantai dan perabotan yang akan dibersihkan.

    Barang yang kotor dan harus dicuci sebaiknya langsung dibersihkan. Tas yang sudah tidak dipakai bisa dimasukkan ke dalam lemari penyimpanan agar tidak terinjak. Begitu juga dengan aksesoris seperti kacamata dan perhiasan agar diletakkan kembali ke tempat penyimpanan.

    5. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

    Setelah itu, cek area dapur apakah ada bahan makanan yang sudah kedaluwarsa. Lalu kembali ke kamar apakah ada make up atau skin care yang sudah habis dan kedaluwarsa. Cek juga di kamar mandi apakah ada barang yang harus dibuang dan diganti. Jangan simpan barang yang tidak bernilai dan tidak dipakai karena hanya akan memenuhi ruang dan membuat rumah berantakan.

    6. Pakai Furnitur yang Dilengkapi Tempat Penyimpanan

    Cara menyembunyikan bagian rumah yang berantakan sebenarnya bisa dengan memasukkan barang yang belum sempat disusun ke dalam penyimpanan kosong yang khusus. Dengan begitu, ketika membutuhkan barang tersebut bisa mencarinya di satu tempat. Oleh karena itu, di rumah perlu banyak tempat penyimpanan, terutama yang menempel dengan perabotan lain, seperti di bawah kasur terdapat rak penyimpanan atau di dekat ruang TV terdapat area untuk menyimpan barang-barang berukuran kecil yang bisa ditutup dan dibuka.

    Itulah cara mudah menjaga rumah tetap bersih dan rapi di tengah kesibukan. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Lemari Dapur Bebas Debu dan Noda


    Jakarta

    Ketika membersihkan dapur, hal pertama yang langsung menjadi perhatian adalah area kompor. Sebab, ada banyak noda minyak dan sisa makanan yang menempel di kompor sehingga dapur terlihat sangat kotor.

    Meski begitu, bukan hanya kompor saja yang harus dibersihkan. Lemari dapur yang digunakan untuk menyimpan piring, gelas, hingga peralatan masak terkadang luput dari perhatian.

    Padahal, lemari dapur yang tidak dibersihkan akan menjadi sangat kotor karena banyak debu yang menempel. Terutama di bagian atas lemari dapur yang mungkin tak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun.


    “Pelaku terbesarnya pastinya adalah pintu lemari dan bagian depan laci,” kata pakar kebersihan Jon Margalit, dilansir The Spruce, Minggu (22/11/2025).

    Agar lemari dapur kembali bersih dan bebas debu serta noda, simak cara membersihkannya yang tepat dalam artikel ini.

    Cara Mudah Bersihkan Lemari Dapur

    Margalit menyebut membersihkan lemari membutuhkan sentuhan yang lembut. Soalnya, lapisan cat lemari gampang tergores, sedangkan permukaan kayu rentan kusam.

    Tidak hanya debu, terkadang cipratan minyak, tetesan kuning telur, hingga tumpahan bumbu juga menyebabkan lemari dapur menjadi kotor.

    “Lemak adalah yang paling sulit dihilangkan,” ujarnya.

    Namun jangan khawatir, berikut cara membersihkan lemari dapur yang kotor dan penuh noda dengan tepat:

    1. Bersihkan debu di lemari dapur dengan kain microfiber kering atau tisue dapur
    2. Jika ditemukan ada noda minyak atau bumbu dapur, bersihkan pakai kain microfiber lembap secara perlahan. Jangan digosok terlalu keras karena dikhawatirkan merusak permukaan cat
    3. Kalau sudah hilang, lap lagi lemari dapur dengan kain microfiber kering
    4. Cek kembali lemari dapur apakah masih ada sisa-sisa noda dan debu atau tidak.

    Apabila noda sulit hilang maka bisa menggunakan 2-3 tetes sabun cuci piring. Hindari memakai soda kue atau cairan pemutih karena dapat merusak lapisan pelindung kayu lemari dapur.

    Selain membersihkan bagian luar dan dalam kabinet lemari, Margalit juga menyarankan untuk membersihkan bagian atas lemari dapur. Soalnya, area ini yang paling kotor oleh debu dan kotoran.

    “Bagian atas lemari adalah yang paling utama! Setiap kali kami membersihkan dapur secara menyeluruh, bagian atas lemari selalu kotor,” ungkap Margalit.

    Agar proses pembersihan lebih cepat, Margalit menganjurkan penggunaan mesin penyedot debut (vacuum cleaner) untuk mengatasi debu. Jika tidak punya vacuum cleaner bisa menggunakan kemoceng.

    Setelah debu terangkat, lap bagian atas lemari dengan kain microfiber lembap agar lebih bersih. Tambahkan juga beberapa tetes sabun cuci piring untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika sudah, lap lagi dengan kain microfiber kering agar permukaan lemari dapur cepat mengering.

    Itulah cara mudah membersihkan lemari dapur yang kerap dipenuhi debu dan kotoran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com