Month: January 2026

  • Lakukan 7 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah biar Liburan Tenang


    Jakarta

    Momen libur panjang seperti saat ini sayang banget kalau nggak kita manfaatkan untuk plesiran bersama keluarga untuk melepas lelah. Bisa bermain ke tempat hiburan, atau sekadar berkunjung ke rumah keluarga yang sudah lama tak berjumpa.

    Tapi, jangan asal tinggalkan rumah dalam keadaan kosong ya. Apa lagi bila dalam waktu yang cukup lama.

    Dikutip dari Nzherald, Kamis (8/2/2024), ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk memastikan rumah dalam keadaan baik-baik saja sebelum ditinggal lama dalam keadaan kosong.


    Hal ini juga bisa bantu kamu untuk terhindar dari segala hal buruk dan tidak kamu inginkan, seperti bau tidak sedap, tagihan listrik yang tiba-tiba melonjak, atau serangan hama yang tidak terduga. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah tips yang harus kamu perhatikan sebelum rumah ditinggal untuk liburan.

    Buang Sampah dan Sisa Makanan

    Utamanya sebelum meninggalkan rumah, kamu perlu memastikan bahwa ruangan siap atas ketidakhadiran kamu. Buanglah kantong sampah kotor yang sudah menumpuk di setiap pinggir rumah kamu, kemudian jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang cepat kadaluarsa baik di dapur, meja makan, dan lemari es. Jika ingin rumah kamu dalam keadaan lebih aman, bersihkan juga piring kotor dan lap seluruh meja di dapur.

    Hal ini dipakai untuk memastikan kamu tercegah dari bau tidak sedap dan jamur. Selain itu, ini bisa menghindari kamu dari makhluk serangga yang tidak diinginkan. Bahkan sedikit remah-remah makanan yang ditinggalkan berhari-hari bisa menyebabkan area dikerumuni oleh hewan-hewan kecil yang akan bertebaran.

    Siram Tanaman

    Langkah selanjutnya adalah memastikan tanaman kamu tetap terhidrasi dengan baik sebelum melakukan perjalanan, sehingga siapkan pengoperasian penyiraman bila perjalanan kamu panjang. Jika kamu melakukan perjalanan singkat, kamu bisa mengisi wastafel atau bak mandi dengan sedikit air untuk tanaman kamu yang sudah terlalu haus. Pastikan kamu sudah mematikan keran sebelum berangkat.

    Matikan Peralatan

    Sebelum berangkat, jangan lupa untuk mematikan peralatan rumah tangga agar tagihan listrik kamu tidak melonjak. Selain itu, ini juga bisa membantu penggunaan energi kamu tidak boros selama ditinggal kosong. Hal ini juga termasuk mematikan semua lampu dan memeriksa juga stop kontak di dinding dan tidak hanya peralatan saja yang dimatikan.

    Bersihkan Setiap Ruang

    Sebelum berangkat liburan, pastikan kamu merapikan ruangan dari kotoran-kotoran dengan menyapu, mengepel, menata ruangan, dan sebagainya. Sehingga ketika kamu dalam perjalanan pulang, kamu akan merasa lebih aman karena rumah kamu sudah cukup bersih dari sampah yang berserakan. Selain itu ini juga memudahkan kamu untuk menemukan barang yang kemungkinan hilang atau ketinggalan karena panik sebelum perjalanan.

    Letakkan Seprai Baru

    Langkah ini berguna untuk menghindari kamu dari bau tidak enak dan menjaga keadaan ruangan kamu tetap bersih dan higienis. Langkah ini juga membantu kamu menyiapkan perlengkapan tidur yang bersih setelah pulang dari liburan, sehingga akan memberikan kenyamanan di rumah. Dibandingkan begitu kamu pulang, malah memakai seprai yang sama sebelum berangkat karena saking lelahnya selama masa liburan.

    Tutup Jendela

    Amankan seluruh jendela sebelum berangkat merupakan hal terakhir yang harus kamu perhatikan sebelum keberangkatan liburan kamu. Pastikan setiap jendela bisa terkunci agar kamu terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan

    Periksa Jadwal

    Jika kamu punya komitmen besar terhadap waktu keberangkatan hingga kepulangan kamu, ada baiknya kamu mengatur hal yang dibutuhkan selama liburan tersebut seperti tidak berlebihan ketika menyiapkan pakaian, mengemas tas, menyelesaikan pekerjaan rumah dan kantor yang dianggap penting, atau menitipkan hal-hal penting kepada teman atau tetanggamu. Sehingga perjalanan kamu tetap lancar dan tidak mengkhawatirkan kehidupan sehari-hari setelah pulang.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain Bermanfaat Bagi Kesehatan Ternyata Kemangi Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah


    Jakarta

    Kemangi adalah sayuran yang kerap dijadikan lalapan saat menyantap pecel lele atau dicampur di dalam nasi bakar. Ternyata sayuran ini memiliki segudang manfaat yang bagus untuk tubuh dan bisa mengusir nyamuk lho.

    Mengutip dari Dr. Axe, kandungan dari 5 gr kemangi segar itu mengandung berbagai macam vitamin dan mineral, diantaranya sebagai berikut.

    • 21,8 mikrogram vitamin K
    • 277 unit internasional vitamin A
    • 0,9 miligram vitamin C
    • 0,2 gram protein
    • 0,1 gram serat
    • 0,1 miligram mangan
    • 0,1 gram karbohidrat
    • 1,2 kalori

    Dari sederet kandungan vitamin dan mineral tersebut, kemangi yang juga merupakan tanaman obat keluarga ini bisa mengatasi beberapa hal berikut ini.


    1. Mencegah Stres tau Depresi

      Siapa sangka daun yang kerap ditemukan sebagai lalapan ini terbukti bisa mengatasi stres? Menurut Healthline, daun kemangi memiliki zat anti stressyang membantu mengurangi gangguan kecemasan, depresi, dan menstimulasi hormon pemicu kebahagiaan yakni neurotransmitter.

    2. Obat Nyamuk

      Sudah menjadi rahasia umum, kemangi bisa mengatasi nyamuk di rumah. Cara memanfaatkan kemangi sebagai pengusir nyamuk adalah dengan membakarnya. Aroma yang menguar dari daun kemangi tidak disukai oleh nyamuk.

    3. Menangkal Radikal Bebas

      Mengutip dari medicalnewstoday.com, kemangi dipercaya bisa menghilangkan radikal bebas dari tubuh karena mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang berkembang sebagai hasil metabolisme dan proses alami lainnya. Cara memanfaatkan kemangi untuk menangkal radikal bebas bisa dengan menyantapnya atau dengan meletakkan kemangi di sudut-sudut rumah.

    Dari segala manfaat yang ditawarkan kemangi untuk tubuh dan rumah, apakah kamu tertarik untuk mengonsumsinya? Untuk mempermudah mendapatkan kemangi, kamu bisa menanamnya di rumah. Kemangi salah satu tanaman obat yang mudah dibudidayakan di dalam ruangan.

    Mengutip dari Better Homes and Gardens pada Kamis (8/2/2024), berikut cara menanam kemangi di rumah.

    1. Gunakan Pot

      Tidak perlu langsung di tanah, kemangi bisa tumbuh di dalam pot sehingga bisa diletakkan di dalam ruangan. Pilih pot yang memiliki drainase atau lubang untuk sirkulasi air dan udara yang baik. Jika pot Anda tidak memiliki drainase, buatlah beberapa lubang di bagian bawahnya.

      Basahkan tanah terlebih dahulu hingga agak lembap agar benih tidak berpindah saat pertama kali disiram. Tanam benih dengan menekannya perlahan ke dalam tanah menggunakan jari Anda lalu timbun kembali dengan tanah.

      Siram benih secukupnya, lalu tutup pot dengan plastik pembungkus untuk menjaga campuran tanah dan benih tetap hangat. Cara ini juga akan membantu kemangi bisa memulai proses perkecambahan.

    2. Letakkan di Lokasi yang Banyak Cahaya

      Kemangi menyukai spot yang banyak terpapar cahaya matahari seperti di dekat jendela dan di bawah lampu dengan jarak setidaknya 15 cm. Saat menanam kemangi di dekat jendela yang terkena sinar matahari, putar pot seperempat putaran setiap minggu agar semua sisi terkena sinar matahari. Cara ini baik untuk memastikan bibit tidak kurus dan pucat.

    3. Perawatan di Luar Ruangan

      Apabila tanaman kemangi sudah tumbuh lebat dan ingin dipindahkan ke luar ruangan, pastikan diletakan di tempat sejuk terlebih dahulu untuk penyesuaian suhu. Lalu pada malam hari masukkan kemangi ke dalam ruangan agar kemangi tidak cepat layu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Kulkas Dimatikan Saat Ditinggal Liburan?


    Jakarta

    Sebelum meninggalkan rumah untuk berlibur kamu perlu memperhatikan keamanan barang elektronik di rumah. Bukan menjaga dari pencurian, melainkan potensi terjadi kebakaran.

    Seperti yang diketahui sumber api juga bisa berasal dari korsleting listrik dan peralatan yang rusak. Salah satu alat elektronik yang kerap mengalami kerusakan pada kabelnya adalah kulkas.

    Kulkas sendiri cukup penting fungsinya di rumah yakni untuk menyimpan bahan makanan agar tahan lama. Lalu saat kamu memutuskan untuk liburan otomatis bahan makanan tidak akan diolah dan akan disimpan di kulkas. Maka kulkas perlu dihidupkan selama kamu tidak berada di rumah.


    Tetapi ada anjuran saat meninggalkan rumah untuk waktu yang cukup lama, sebaiknya alat elektronik dalam keadaan tidak berfungsi. Dengan begitu kulkas tidak bisa dinyalakan selama kamu pergi. Lalu bagaimana dengan makanan yang akan basi apabila tidak disimpan di suhu rendah?

    Mengutip dari wilshirerefrigeration.com, pada Kamis (8/2/2024) indikator kulkas dikatakan aman atau tidak jika dibiarkan berfungsi selama ditinggal liburan dengan melihat berapa lama alat elektronik tersebut ditinggalkan.

    Pergi Selama 1-4 Minggu

    Untuk liburan yang lebih singkat, kulkas boleh dibiarkan hidup dengan kabel tersambung ke listrik. Namun kamu perlu menyiapkan beberapa hal agar saat pulang makanan yang disimpan tidak busuk dan tidak ada peralatan penyimpanan yang rusak.

    1. Keluarkan makanan atau bahan makanan yang mudah basi.
    2. Isi setengah kulkas dengan wadah berisi air, untuk menjaga suhu tetap stabil.
    3. Apabila kulkas dilengkapi dengan alat pembuat es batu, sebaiknya dimatikan sementara waktu.
    4. Kosongkan freezer dengan kantong es untuk menjaga suhu tetap stabil
    5. Atur suhu kulkas ke angka normal.

    Pergi Lebih dari 1 Bulan

    Jika bepergian selama satu bulan atau lebih kulkas harus dimatikan dan tidak ada kabel yang tersambung ke listrik. Kosongkan pula isi dari kulkas termasuk yang berada di freezer. Setelah kosong, bersihkan bagian dalamnya dengan lap dan cairan pembersih. Terakhir matikan pengatur suhu.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Cepat Rusak, Hindari Meletakkan 7 Benda Ini di Atas Kulkas


    Jakarta

    Bagian atas kulkas memiliki permukaan yang rata dan terbuat dari bahan yang kokoh sehingga kamu tergiur untuk meletakkan banyak barang di sana.
    Ternyata meletakkan barang di atas kulkas itu tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan meletakkan barang di atas kulkas hanya akan menghalangi jalur ventilasi atau sirkulasi udaranya.

    Memang di bagian atas tidak terlihat lubang apa pun yang menandakan ventilasi pada kulkas tersebut. Tetapi pasti kamu pernah merasakan kulkas bagian luar bisa terasa panas padahal di dalamnya menghasilkan dingin, hal itu adalah salah satu cara alat agar kulkas dapat bekerja dengan normal.

    Meletakkan berbagai benda di atasnya, akan membuat kulkas bekerja dua kali lebih keras untuk menghasilkan dingin di dalamnya. Seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya akan menurun.


    Melansir The Croma pada Kamis (8/2/2024) ada beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas sebagai berikut.

    1. Barang Dekorasi Rumah

      Melihat area kosong di atas kulkas kamu jadi ingin menambahkan beberapa barang dekorasi agar tampilannya tidak sepi. Misalnya menambahkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.

    2. Barang Pecah Belah

      Meletakkan barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas adalah lokasi yang salah. Kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil atau terdapat kerusakan di dalamnya.

      Selain itu saat membuka pintu kulkas juga akan menambah getaran pada kulkas yang bisa menyebabkan barang di atasnya bergeser dan berpotensi terjatuh.

    3. Stoples Plastik

      Sudah menjadi budaya orang Indonesia, makanan ringan yang dihidangkan untuk tamu diletakkan di dalam stoples. Agar mudah diambil biasanya stoples plastik tersebut diletakkan di atas kulkas.

      Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Sementara permukaan kulkas kerap menghasilkan panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

    4. Peralatan Rumah Tangga

      Meski sama-sama di dapur, bagian atas kulkas kerap dimanfaatkan untuk meletakkan banyak barang layaknya meja. Seperti rak pisau, oven, hingga blender. Hal ini dikarenakan lokasinya yang mudah diakses sehingga saat dibutuhkan mudah untuk diambil.

      Perlu diingat alat-alat tersebut terutama alat elektronik memiliki beban dan saat digunakan di atas kulkas dapat menghasilkan panas pula.

    5. Obat-obatan

      Biasanya obat-obatan ini dikumpulkan di suatu wadah yang sama dan nantinya diletakkan di atas kulkas untuk mempermudah pengambilannya. Padahal panas yang dihasilkan pada permukaan kulkas dapat membuat obat bereaksi. Sebagai gantinya, letakkan obat-obatan di tempat yang bersuhu sejuk dan tidak lembap.

    6. Barang Pembersih

      Selain menghindari dari benda yang tidak tahan dengan panas, barang-barang yang mengandung bahan kimia juga perlu dihindarkan dari bagian atas kulkas. Salah satunya adalah barang pembersih seperti pembersih kaca, sabun cair pencuci piring, hingga pengharum ruangan.

    7. Makanan

      Selain stoples plastik, makanan ringan yang dibungkus dengan plastik juga sebaiknya tidak diletakkan terlalu lama di atas kulkas. Begitu pula dengan sayuran. Untuk menjaga kesegarannya seharusnya sayuran diletakkan di dalam kulkas.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Terapkan 9 Trik Ini Agar Rumah Tak Terlihat Kecil


    Jakarta

    Kamu punya rumah luas tapi terlihat kecil atau sempit? Atau kamu hendak membangun rumah dan tak ingin terlihat sempit?

    Coba simak dulu 9 trik agar rumah tak terlihat sempit berikut ini. Trik ini mulai dari penataan furnitur, pemilihan warna, dan pemilihan material.

    Trik Desain Agar Rumah Tak Terlihat Kecil

    Berikut ini 9 trik desain agar rumah kamu tidak terlihat kecil atau sempit, seperti dilansir dari familyhandyman.com:


    1. Dinding Cerah

    Pilihlah warna dinding yang cerah. Memilih warna gelap bisa membuat ruangan terasa lebih kecil. Warna gelap hanya digunakan sebagai aksen. Atau jika kamu benar-benar suka gelap yang dramatis, tambahkan cermin untuk membantu memantulkan cahaya.

    2. Jangan Pakai Ubin Kecil

    Jangan memakai ubin berukuran kecil di kamar mandi karena bisa membuat ruangan tampak lebih sempit. Kamu bisa menggunakan ubin persegi panjang ukuran 30×60 cm atau ubin persegi berukuran 40×40 cm.

    3. Pemasangan Tirai

    Pemasangan tirai atau gorden yang sembarangan bisa membuat ruangan tampak lebih kecil, terutama jika tirai berwarna gelap dan material yang tebal.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggantung gorden panjang lebih tinggi hingga mendekati langit-langit. Ini dapat menarik mata ke atas dan menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.

    4. Bersihkan Jendela

    Jangan lupa untuk selalu membersihkan kaca jendela. Selain masalah kebersihan, cahaya alami yang masuk ke ruangan juga bisa membuat ruangan terlihat lebih luas. Selain itu, cahaya matahari yang masuk juga menjadi tanda rumah yang sehat.

    5. Longgarkan Akses Masuk

    Pintu atau akses masuk selalu memberi kesan pertama bagi seseorang yang masuk ke rumah. Jika orang disuguhi banyak barang saat masuk, maka rumah akan terlihat sempit. Hindari menaruh jaket di dekat pintu. Kamu bisa menyimpannya di lemari interior.

    6. Jangan Terlalu Banyak Furnitur

    Jangan berlebihan membeli furnitur. Perabotan yang terlalu banyak akan membuat ruangan sempit. Terlebih jika ukuran rumah kamu sempit, maka lebih baik gunakan furnitur yang multifungsi, misalnya kursi yang sekaligus sebagai tempat penyimpanan barang, sofa yang bisa dilipat, dan sebagainya.

    7. Pilih Perabotan Ringan

    Selain jumlah, pilih juga perabotan yang ringan. Jangan menaruh lemari besar yang kokoh di ruangan sempit. Pilih kursi yang kaki-kakinya tipis, atau pilih perabotan yang berbahan transparan sehingga seakan-akan ruangan tidak penuh.

    8. Tanaman Secukupnya

    Menghias ruangan dengan tanaman tentu membuatnya tampak sejuk. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, maka ini bisa membuat ruangan terlihat sempit. Jangan biarkan tanaman tumbuh terlalu tinggi, dan jangan menggantungkan pot terlalu rendah.

    9. Tanpa Pintu

    Adanya pintu sebagai pembatas ruang-ruang bisa membuat rumah terlihat kecil. Lebih baik berikan akses terbuka agar pandangan semakin luas. Atau jika menginginkan tetap memakai pintu, pilihlah pintu kaca atau pintu Prancis yang membuat ruangan lebih luas.

    Demikian tadi 9 trik yang bisa kamu coba untuk membuat rumah tidak terlihat kecil. Selamat mencoba!

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang Air Rebusan Mie Instan ke Saluran atau Kamu Akan Menyesal



    Jakarta

    Mie adalah makanan yang disantap dengan cara direbus terlebih dahulu sebab rata-rata mie dijual dalam kondisi keras. Kemudian air bekas rebusan tersebut ada yang ikut disantap dan ada pula yang langsung dibuang.

    Biasanya dimana kamu membuang air bekas merebus mie? Apakah di saluran dapur atau wastafel? Ternyata air bekas merebus mie seharusnya tidak dibuang ke saluran. Hal ini dikarenakan pada air bekas merebus mie mengandung minyak yang tidak bisa terurai dengan hanya dibuang ke saluran air.

    Minyak tersebut bisa tertinggal di sela-sela pipa dan seiring waktu semakin banyak air bekas merebus mie yang dibuang akan terjadi penumpukan dan menghambat pada saluran air rumah. Ini tidak hanya berlaku pada minyak dari merebus mie saja tetapi untuk semua minyak dari semua jenis olahan makanan.


    Apabila saluran air sudah tersumbat karena minyak atau benda lainnya, coba tuangkan campuran sedikit deterjen dengan air panas. Larutan detergen dan air panas ini dipercaya bisa memecah lemak yang menyumbat.

    Adapun melansir dari Mr. Rooter pada Kamis (8/2/2024) cara mengetahui saluran air di rumah kamu tersumbat ialah sebagai berikut.

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.
    • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Selain itu, air yang digunakan untuk merebus mie biasanya bersuhu 90-100 derajat celcius. Jika air tersebut langsung dibuang saat masih berasap tentu akan merusak permukaan pipa saluran air yang biasa terbuat dari plastik.

    Begitu pula jika rumah kamu menggunakan wastafel berbahan porselen. Air panas dapat menyebabkan retakan pada permukaannya karena sifat Porselen yang tidak tahan terhadap suhu tinggi.

    Sehingga pastikan air tersebut telah kembali ke suhu normal lalu buang ke tempat sampah atau langsung ke selokan.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hayo, Seberapa Sering Kamu Mencuci Seprai? Begini Anjurannya


    Jakarta

    Seberapa sering kamu mencuci seprai? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau mungkin sebulan sekali? Hal ini penting karena menyangkut kebersihan diri agar tidak terserang penyakit.

    Simak dulu artikel ini untuk mengetahui bagaimana anjuran terbaik tentang mencuci seprai, mulai dari seberapa sering mencuci seprai, faktor yang harus dipertimbangkan, serta alasan mengapa kamu harus mencuci seprai secara rutin.

    Seberapa Sering Mencuci Seprai

    Dilansir dari Better Homes & Garden, waktu terbaik mencuci seprai adalah seminggu sekali. Hal ini memastikan agar seprai yang digunakan dalam kondisi segar dan bersih.


    Meski secara umum seminggu sekali adalah waktu terbaik, ada kondisi yang memungkinkan kamu bisa mencuci seprai lebih lama maupun lebih cepat. Menurut The Spruce, jangan sampai mencuci seprai lebih dari dua minggu.

    Kamu bisa mencuci seprai hingga dua minggu sekali jika kasur tersebut jarang digunakan, misalnya karena kamu sering bepergian. Kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur dan selalu mengenakan pakaian saat tidur juga bisa menunda kamu untuk mencuci seprai.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekitar 3-4 hari sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Faktor yang Dipertimbangkan

    Ada sejumlah alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering harus mencuci seprai. Dilansir dari Real Simple, berikut ini dua faktor yang bisa kamu pertimbangkan:

    1. Masalah Kebersihan

    Yang pertama adalah masalah kebersihan. Ini tentu menjadi hal utama yang biasanya dipertimbangkan setiap orang. Selain bersih, seprai juga terasa segar jika secara rutin diganti.

    Seperti yang dijelaskan di atas, beberapa faktor yang mempengaruhi kebersihan yaitu kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur, kebiasaan mengenakan pakaian saat tidur, apakah kulit berkeringat, apakah menggunakan pendingin ruangan, ataukah kamu berbagi tempat dengan hewan peliharaan, dan sebagainya.

    2. Bahan Seprai

    Selain masalah kebersihan, bahan seprai juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu harus mencucinya. Jika kamu memakai bahan katun, maka kamu bisa mengikuti petunjuk umum di atas.

    Akan tetapi, jika kamu menggunakan seprai berbahan linen, maka ini bisa tahan lebih lama. Bahan kain linen dapat dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan mengibaskannya atau menyikatnya dengan tangan.

    Alasan Rutin Mencuci Seprai

    Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut ini beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kamu harus rutin mencuci seprai:

    1. Kulit Mati

    Orang rata-rata melepaskan 1,5 gram keratinosit yang sebagian besar terdiri dari protein keratin setiap hari. Ini hampir setengah sendok teh penuh kulit mati. Lapisan kulit ini bisa terlepas ketika kulit bergesekan dengan seprai.

    2. Bakteri

    Ketika sel-sel kulit mati menempel di seprai, bakteri akan berkembang biak lebih banyak. Sel-sel kulit akan menjadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri.

    3. Bulu Hewan

    Hewan yang sering naik ke tempat tidur juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur dari hewan ini bisa menyebabkan masalah kulit, termasuk infeksi seperti kurap dan kudis.

    4. Tungau Debu

    Tungau debu adalah hewan yang sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Mereka memakan sel kulit mati kamu. Mereka mungkin tidak menggigit atau bersarang di bawah kulit, tetapi mereka bisa menyebabkan beberapa masalah kulit.

    5. Hal Lainnya

    Ada hal lain yang membuat seprai kotor, antara lain keringat, sisa produk kecantikan yang menempel, remah-remah makanan, hingga kotoran hewan.

    Nah, telah kita ketahui sebaiknya kamu mencuci seprai seminggu sekali. Namun tetap pertimbangkan berbagai faktor yang mungkin mengharuskan kamu mencucinya 3-4 hari sekali.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Noda Kunyit Pada Pakaian



    Jakarta

    Saat memakan makanan yang mengandung kunyit, misalnya seperti kari, gulai, atau opor terkadang suka lebih hati-hati agar kuahnya tidak terkena pakaian, apalagi jika berwarna putih. Jika terdapat noda kunyit pada pakaian berwarna putih bisa merusak pemandangan.

    Terkadang, jika pakaian sudah terkena noda kunyit akan sulit hilang jika tak segera dibersihkan. Jangan khawatir! Terdapat cara untuk membersihkannya.

    Menurut Ben Gold, Founder dari Home Buyers, sangat penting untuk segera membersihkan noda kunyit pada pakaian secepat mungkin.


    “Untuk pakaian, penting untuk segera membersihkan noda secepat mungkin. Rendam bagian yang kotor pada air dingin selama beberapa jam sebelum memberikan campuran cuka dan air. Diamkan selama 15-20 menit sebelum pakaian dicuci seperti biasanya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (8/2/2024).

    Di sisi lain, masih ada beberapa cara untuk membersihkan noda kunyit pada pakaian. Berikut ini cara membersihkan noda kunyit pada pakaian dilansir dari Better Homes and Gardens.

    1. Hilangkan Kelebihan Cairan Noda Kunyit pada Pakaian

    Langkah pertama yaitu hilangkan kelebihan cairan yang mengandung kunyit dari pakaian. Kamu bisa melakukannya dengan menggunakan sendok atau sentuh noda kunyit dengan lap basah. Jangan gosok noda karena bisa membuat noda semakin lebar dan semakin menyerap pada pakaian.

    2. Bersihkan Noda Sebelum Mencuci Baju

    Kamu bisa membersihkan noda terlebih dahulu sebelum mencuci pakaian. Kamu bisa mengucek atau menggosok baju menggunakan hand sanitizer karena mengandung alkohol untuk memudahkan menghilangkan noda. Kamu juga bisa menggunakan cairan deterjen untuk menghilangkannya.

    Tuangkan alkohol atau deterjen ke noda kunyit lalu gosok dengan lembut menggunakan sikat gigi atau lap basah. Selanjutnya, kamu bisa rendam pakaian selama 10 menit.

    Apabila terdapat noda kunyit pada pakaian putih, kamu bisa mencampurkan baking soda dengan air hingga berbentuk pasta, lalu taruh pasta tersebut di atas noda. Selanjutnya, gosok pakaian tersebut dengan menggunakan sikat gigi atau lap basah.

    3. Cuci Pakaian

    Selanjutnya, kamu bisa mencuci pakaian dengan mesin cuci. Gunakan air dingin ketika mencuci.

    4. Keringkan Pakaian

    Setelah dicuci, kamu bisa mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari.

    Itulah cara membersihkan noda kunyit pada pakaian putih. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merapikan Pakaian di Laci Lemari dengan Efektif



    Jakarta

    Ada beragam cara untuk menyimpan pakaian. Selain menggantung dan menumpuknya di rak lemari, pakaian juga bisa disimpan di dalam laci. Namun, menyimpan pakaian di dalam laci lemari bisa menjadi tugas yang menantang, terutama jika kita tidak konsisten dalam melakukannya.

    Jangan khawatir, dengan panduan langkah demi langkah yang tepat, kamu bisa menyimpan pakaian di dalam laci dengan rapi dan teratur.

    Melansir Real Simple, Kamis (8/2/2024), berikut cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif.


    Mengapa Menyimpan Pakaian di Dalam Laci Lemari?

    Menurut Lauren Moyer, seorang profesional pengatur dari Simplified by Lauren, laci adalah solusi yang sangat baik karena mudah diakses dan memberikan penyimpanan tertutup untuk melindungi pakaian dari debu dan sinar matahari.

    “Laci adalah solusi yang bagus ketika Anda menginginkan sesuatu yang mudah diakses, tetapi tetap dalam keadaan tertutup,” tutur Lauren Moyer dilansir dari Real Simple, Kamis (8/2/2024).

    Tak hanya itu, menyimpan pakaian di dalam laci juga bisa memudahkan kita dalam mengkategorikan setiap jenis pakaian, seperti kaus, celana, dan kemeja. Bahkan, kita juga bisa memisahkan laci untuk pakaian dalam dan aksesoris, seperti ikat pinggang dan syal.

    Cara Menyimpan dan Merapikan Pakaian di Dalam Laci

    Nah, setelah mengetahui alasannya, berikut cara menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci yang bisa kamu terapkan di rumah.

    Langkah 1: Bersihkan Gudang dan Ukur Laci

    Sebelum kamu mulai menyimpan dan merapikan pakaian, pastikan untuk membersihkan laci agar pakaian disimpan di ruang yang bersih. Selain itu, kamu juga harus mengukur tinggi, lebar, dan panjang setiap laci. Hal ini akan mempermudah dalam memilih pemisah dan pengatur laci yang sesuai. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi pedoman kita saat melipat pakaian.

    Langkah 2: Seleksi Pakaian

    Sebelum menyusunnya kembali, lakukan seleksi pakaian terlebih dahulu. Buang pakaian yang tidak lagi kamu pakai atau yang sudah rusak, dan prioritaskan pakaian yang sering kamu kenakan. Dengan demikian, akan akan memiliki lebih banyak ruang untuk menyimpan barang-barang yang benar-benar kamu butuhkan.

    Langkah 3: Kategorikan Pakaian

    Setelah kamu memilah pakaian, kategorikan sesuai dengan preferensi. Beberapa orang menyukai pengaturan berdasarkan warna, sementara yang lain lebih suka mengelompokkan pakaian berdasarkan jenisnya. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

    Langkah 4: Susun Pakaian dengan Rapi

    Langkah terakhir adalah menyusun pakaian dengan rapi di dalam laci. Lipatlah pakaian dengan metode yang konsisten dan tumpuklah secara vertikal di dalam pemisah laci. Pastikan setiap item memiliki tempatnya sendiri agar mudah diakses dan tidak mudah berantakan.

    Untuk menjaga laci tetap rapi dan teratur, berpeganglah untuk menjaga kebersihan dan kerapiannya dengan konsisten. Gunakan label untuk membantu identifikasi setiap laci dan berkomitmenlah untuk membersihkan secara berkala agar pakaian tidak berantakan.

    Demikianlah cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif. Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan memiliki laci yang rapi dan fungsional, serta bisa mengakses pakaian dengan lebih mudah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Membuat Taman Bunga di Halaman Rumah


    Jakarta

    Jika kamu punya lahan kosong, membuat taman bunga bisa membuat halaman rumah jadi lebih cantik. Apalagi jika ditanam dengan berbagai warna dan jenis. Untuk menanam serta merawatnya, kamu dapat memulai dengan benih bunga tersebut.

    Kamu perlu memperhatikan dan mempelajari jenis bunga tersebut sehingga mengetahui bagaimana cara merawatnya yang benar. Dilansir dari Better Homes & Garden, Kamis (8/2/2024) ada beberapa langkah untuk menanam bunga di taman agar bertumbuh dengan baik dan subur sebagai berikut.

    Tempat yang Benar, Tanaman yang tepat

    Mulailah dengan mengatur tanaman kamu, sehingga berada di tempat di mana mereka akan mendapatkan jenis cahaya yang disukai. Tanaman yang menyukai matahari harus berada di tempat terbuka, tanaman yang membutuhkan naungan harus diletakkan di tempat yang mereka inginkan. beberapa penutup.


    Sinar matahari penuh yang dibutuhkan adalah sekitar enam jam atau lebih dari sinar matahari langsung per hari, tidak harus terus menerus. Bagian teduh biasanya berarti empat hingga enam jam sinar matahari per hari, hal ini tergantung dari jenis tanamannya.

    Definisi bayangan bervariasi, tergantung pada seberapa dalam bayangan itu sebenarnya. Bayangan belang-belang memberi lebih banyak cahaya daripada bayangan gelap.

    Menggali Tanah

    Taman bunga yang indah dimulai dengan tanah yang bagus. Secara umum, sebagian besar tanaman berbunga tumbuh subur di tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik dengan banyak bahan organik di dalamnya.

    kamu tidak perlu menggali area yang luas untuk menanam bunga, tetapi kamu harus menggali cukup tanah sehingga kamu dapat menambahkan beberapa kompos untuk memperbaiki struktur tanah.

    Gali tanah hingga kedalaman setidaknya 6 inci. Hindari menggali tanah saat basah untuk mencegah pemadatan. Tanaman membutuhkan sejumlah ruang diantara partikel tanah agar akar dapat tumbuh.

    Salah satu tes untuk melihat apakah tanah dapat digali adalah dengan menggali sedikit sampel tanah dari lubang berukuran 3 inci. Remas menjadi bola, lalu lemparkan tanah ke permukaan yang keras seperti batu atau trotoar. Jika tanah tetap menyatu, berarti terlalu basah untuk ditanam, tetapi jika pecah, saatnya menanam.

    Tanam Bunga Baru

    Langkah-langkah cara menanam bibit bunga sedikit berbeda dengan tanaman dari pembibitan, jadi ikuti petunjuk pada paket bibit untuk mengetahui seberapa dalam menanam setiap bibit dan seberapa jauh jaraknya. Dengan tanaman taman dalam pot, kamu biasanya harus menanam dengan tanah yang sama tingginya dengan tanah di dalam pot, tetapi baca tag tanaman untuk memastikannya.

    Beberapa tanaman berbunga, seperti iris dan peony, lebih menyukai rimpang dan akarnya ditanam sangat dangkal. Saat mengeluarkan tanaman dari pot, sobek perlahan sebagian atau seluruh tanah dari akarnya dan tempatkan tanaman ke dalam lubang yang telah kamu siapkan. Dorong kembali tanah ke dalam lubang, kencangkan dengan lembut sehingga kamu mengembalikan tanah tetapi tidak memadatkannya seluruhnya.

    Siram dengan Air dan Tambahkan Mulsa

    Mulsa sendiri merupakan material penutup tanaman budidaya yang digunakan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit pada tanaman bunga. Caranya, rendam tanah di sekitar bunga yang baru kamu tanam. Bunga taman umumnya membutuhkan 1 hingga 2 inci kelembaban setiap minggu agar tumbuh dengan baik, jadi sirami jika kamu tidak menerima cukup hujan.

    Hindari tanah tergenang air atau akar tanaman berbunga kamu bisa membusuk. Lapisan mulsa seperti parutan kulit kayu di sekitar tanaman baru kamu akan membantu memperlambat penguapan dan mengurangi seberapa sering kamu perlu menyiram.

    Pangkas Tanaman Bunga

    Saat tanaman berbunga kamu mulai mekar, silakan memotongnya untuk karangan bunga. Potong kepala bunga yang dihabiskan untuk mendorong tanaman agar memberikan lebih banyak energi ke dedaunan dan kelangsungan hidup.

    Demikian 5 langkah mudah membuat taman bunga di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com