All posts by admin

Doa setelah Membaca Surat Al-Mulk: Arab, Latin dan Terjemahan


Jakarta

Umat Islam bisa menutup bacaan surat Al-Mulk dengan doa. Doa setelah membaca surat Al-Mulk berisi permohonan agar mendapat perlindungan Allah SWT.

Menukil buku Langsung Hafal dan Paham Surat-Surat Pilihan Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk susunan Ustadz Rusdianto, surat Al-Mulk termasuk surat Makkiyah yang merupakan surat ke-67 di dalam Al-Qur’an. Al-Mulk terdiri dari 30 ayat.

Dinamakan Al-Mulk karena kata tersebut terdapat di ayat pertama surat ini. Artinya dari kata Al-Mulk adalah kerajaan. Selain dinamai Al-Mulk, surat ini juga disebut Tabaarak yang artinya Maha Suci.


Rasulullah SAW bersabda,

قَالَ إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِىَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ

Artinya: “Sesungguhnya ada satu surat dalam Al-Qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberikan syafaat kepada seseorang hingga dia diampuni, yaitu surat Tabaarak.” (HR Tirmidzi)

Agar mendapat keutamaan berlipat, umat Islam bisa menutup bacaan surat AL-Mulk dengan doa. Lantas bagaimana doa setelah membaca surat Al-Mulk?

Doa setelah Membaca Al-Mulk

Mengutip buku Doa Jenazah Mustajab: Mengiringi Arwah Menghadap ke Hadirat Allah dengan Lafal Mubarokah karya A. Kadir, doa setelah membaca surat Al-Mulk agar memperoleh keutamaan yang berlipat sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ اعْصِمْنَا بِالْإِسْلَامِ قاعدا وَرَاقِدًا وَلَاتُشْمِتْ فِيْنَا عَدُوًّا وَّلَاحَاسِدًا اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ دَآبَّةٍ اَنْتَ اٰخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا، وَنَسْئَلُكَ الْخَيْرَ الَّذِيْ بِيَدِكَ

Arab latin: Allahumma’shimnaa bil Islaami qoo’idan warooqidan walaa tusymit fiinaa’aduwwan walaa haasidan. Allahumma innaa na’uudzu bika minsyarri kulli daabbatin anta aakhidzun binaashiyatihaa wanas-alukal khoirolladzi biyadika.

Artinya: “Ya Allah, jagalah diriku dengan tetap memeluk Islam, baik ketika duduk dan tidur. Janganlah Engkau bahagiakan hati musuh dan orang yang hasut kepada kamu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejahatan setiap makhluk. Engkau adalah zat yang mengendalikan mereka dan aku memohon kepada-Mu kebaikan-kebaikan yang ada pada-Mu.”

Keutamaan Surat Al-Mulk

Mengutip buku Rahasia Kemukjizatan Surat-Surat Paling Populer dalam Al-Qur’an karya Mas’ud Ruhul Amin, surat Al-Mulk mengandung banyak keutamaan dan manfaat bagi siapa saja yang konsisten mengamalkannya. Apa saja manfaat tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Memperoleh Keselamatan di Akhirat dan Keselamatan dari Siksa Kubur

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مِنَ القُرْآنِ سُوْرَةٌ ثَلَاثُوْنَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ، وَهِيَ تَبْرَكَ الَّذِي بِيَدِهِ المُلْكُ …

Artinya: “Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda, ‘Di antara Al-Qur’an ada surah yang berisi 30 ayat yang dapat memberi syafaat kepada seseorang sampai ia diampuni, yaitu surat Al-Mulk’.” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

2. Tidak Diganggu Setan

Surat Al-Mulk merupakan salah satu surat yang dibaca oleh Rasulullah SAW sebelum tidur pada malam hari. Dengan membaca surat Al-Mulk, seseorang akan terhindar dari energi-energi jahat yang dihembuskan setan atau jin.

عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ: المَ تَنْزِيلُ وَتَبَرَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ

Artinya: “Jabir berkata, ‘Nabi biasa tidak tidur sehingga membaca surah As-Sajdah dan Al-Mulk terlebih dahulu’.” (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ahmad dan Al Hakim)

3. Menguatkan Sikap Tawakal dan Usaha

Dengan membaca surat Al-Mulk, seorang muslim akan mendapatkan keutamaan berupa kuatnya sikap tawakal. Usaha kita juga akan dipermudah Allah SWT.

Wallahu a’lam.

(hnh/kri)



Sumber : www.detik.com

Doa setelah Membaca Surat Al-Waqiah Pembuka Pintu Rezeki


Jakarta

Doa setelah membaca Al-Waqiah dapat diamalkan usai membaca surat Al-Waqiah. Doa ini diamalkan agar menambah esensi dari keutamaan surat yang dikenal sebagai pembuka rezeki tersebut.

Mengutip buku Mau Kaya? Yuk, Baca Al-Waqiah karya Sukron Abdilah, surat Al-Waqiah terdiri dari 96 ayat dan termasuk dalam golongan surat Makkiyah. Al-Waqiah diambil dari perkataan Al-Wa’qiah di awal surat yang artinya “Hari Kiamat”.

Surat Al-Waqiah banyak dibaca dan diamalkan oleh umat Islam mengingat banyak keutamaan dan fadhillahnya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membaca surah Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan menimpa kepadanya kepapaan. Dan surah Al Waqiah adalah surat kaya, maka bacalah dan ajarkanlah kepada anak-anak kamu. (HR Abu Ubaid, Al-Harits, Abu Ya’la, Ibnu Murdaweh dan al-Baihaqi)


Doa setelah Membaca Surat Al-Waqiah

Usai membaca surat Al-Waqiah, umat muslim dapat mengamalkan doa setelah membaca surat Al-Waqiah. Merujuk pada buku Rahasia Dahsyat Al-Fatihah, Ayat Kursi dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier karya Ustaz Ramadhan, berikut doa setelah membaca surat Al-Waqiah yang diambil dari Kitab Khulashoh Nabawiy:

اَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِاْليَسَارِ,وَلاَتُوهِنَّابِاْلاِقْتَارِ , فَنَسْتَرْزِقَ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَنَسْتَعْطِفَ شِرَارَخَلْقِكَ وَنَشْتَغِلَ بِحَمْدِ مَنْ اَعْطَانَاوَنُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَاوَاَنْتَ مِنْ وَرَاءِذَلِكَ كُلِّهِ اَهْلُ اْلعَطَاءِ وَاْلمَنْعِ . اَللَّهُمَّ كَمَاصُنْتَ وُجْوُ هَنَاعَنِ السُّجُوْدِاِلاَّلَكَ فَصُنَّاعَنِ اْلحاَجَةِاِلاَّاِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ وَفَضْلِكَ , يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (ثلاثاء) اَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab latin: Allahumma shun wujuhana bil yasar wala tuhinna bil iqtar fanastarziqa tholibi rizqika wanasta’thifa syiroro kholqika wanasytaghila bihamdi man a’tho na wanubtala bizammi man mana ana wa anta min wara-i zalika kulihi ahlul ‘atho-i wal man-‘i. Allahumma kama shunta wujuhana ‘anis sujudi illa laka fashunna ‘anil hajati illa ilaika bijudika wakaromika wafadhlika ya arhamarrohimin aghninaa bifadhlika amman siwaaka washallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi washohbihi wasallam.

Artinya: “Ya Allah, jagalah wajah kami dengan kekayaan, dan jangan hinakan kami dengan kemiskinan sehingga kami harus mencari rezeki dari para pencari rezeki-Mu, dan minta dikasihani oleh manusia ciptaan-Mu yang berbudi buruk dan sibuk memuji orang yang memberi kami dan tergoda untuk mengecam yang tidak mau memberi kami. Padahal Engkau di balik semua itu adalah yang berwenang untuk memberi atau tidak memberi.

Ya Allah, sebagaimana Engkau menjaga wajah kami dari sujud kecuali kepada-Mu, maka jagalah kami dari keperluan selain kepada-Mu, dengan kedermawanan-Mu, kemurahan-Mu, dan karunia-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara semua penyayang. Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu dari siapapun selain Engkau. Semoga Allah merahmati junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya dan para sahabatnya, juga semoga Allah memberi keselamatan.”

Apabila telah selesai membaca doa di atas, umat Islam dapat melanjutkan dengan doa lainnya. Berikut bacaannya,

الّلهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِحَقِّ سُوْرَةِ الْوَاقِعَةِ وَأَسْرَارِهَا أنْ تُيَسِّرَلِيْ رِزْقِي كَمَا يَسَّرْتَهُ لِكَثِيْرٍ مِن خَلْقِكَ يَا ألله يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Arab latin: Allahumma inni as aluka bihaqqi suuratil waaqi’ah wa asroorihaa antuyassiroli rizki kamaa yassartahu likatsiirin mingkholqika yaa Alloh yaa robbal ‘aalamiin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran surat Waqiah dan rahasia-rahasianya, agar Engkau berkenan memudahkan rezeki ku sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhluk-Mu, ya Allah, ya robbal ‘alamin.”

Keutamaan Surat Al-Waqiah

Masih mengutip buku yang sama dengan sebelumnya, adapun keutamaan dari mengamalkan surat Al-Waqiah. Antara lain sebagai berikut:

  • Orang yang mengamalkannya akan dimudahkan rezekinya.
  • Orang yang mengamalkannya akan dijauhkan dari kemiskinan.
  • Orang yang mengamalkannya akan dijauhkan dari kesusahan dan kesengsaraan hidup.
  • Orang yang mengamalkannya dimudahkan dalam hal karir.
  • Orang yang mengamalkannya akan dipancarkan cahaya dalam dirinya.
  • Orang yang mengamalkannya akan menjadi orang yang beruntung di dunia maupun akhirat.
  • Orang yang mengamalkannya akan dikabulkan semua hajat yang diinginkannya.
  • Orang yang mengamalkannya akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.
  • Orang yang mengamalkannya, kehidupan keluarganya akan diberi ketentraman dan kedamaian.
  • Orang yang mengamalkannya akan diberikan keluasan hati.

Waktu yang Pas Membaca Surat Al Waqiah

Dijelaskan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi yang diterjemahkan oleh Ulin Nuha, waktu yang tepat membaca surat Al-Waqiah adalah setiap malam. Dalam hadits Ibnu Sunni, Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Barang siapa yang membaca surat Al-Waqiah pada setiap malam hari, niscaya ia tidak akan tertimpa kemiskinan.”

Ada pula yang menganjurkan membaca surat Al-Waqiah setelah salat Ashar dan bisa membacanya sebanyak 14 kali. Kemudian, setelah salat Isya dan Subuh juga menjadi waktu mustajab membaca surat Al-Waqiah.

Wallahu a’lam.

(hnh/kri)



Sumber : www.detik.com

5 Kesalahan dalam Berdoa, Muslim Jangan Lakukan Ya!



Jakarta

Ada kesalahan yang kerap dilakukan seorang muslim ketika berdoa. Doa merupakan bagian dari ibadah jadi perhatikan adabnya.

Perintah berdoa termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60, Allah SWT berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ


Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

Kesalahan saat Berdoa

1. Mengeraskan Suara

Surat Al-A’raf ayat 55

ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُعْتَدِينَ

Artinya: Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Dalam buku 1001 Kesalahan Dalam Ibadah dan Muamalah karya DR Musthofa Murod disebutkan hadits Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada yang tuli dan yang tidak ada.”

2. Mendoakan Keburukan

Doa merupakan amalan yang mulia. Doa bahkan merupakan satu paket dengan ibadah, oleh karenanya dilarang berdoa untuk suatu keburukan.

Mengutip buku Agar Doa Selalu Dikabulkan Allah oleh Muhammad Syafie el-Bantanie, Rasulullah SAW melarang umat Islam berdoa untuk suatu keburukan.

3. Berdoa secara Berlebihan

Berdoa juga tidak diperbolehkan secara berlebihan. Hal ini dijelaskan dalam hadits dari Abu Na’amah dari Saad bin Abu Waqqash, ia berkata: ayahku mendengar saat aku berkata, “Ya Allah, aku memohon kepadaMu surga beserta kenikmatan dan kesenangannya dan begini begitu. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari azab neraka beserta rantai dan rasa hausya serta begini dan begitu.” Lalu ayahku berkata, “Wahai anakku, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Akan datang suatu kaum yang berlebihan dalam berdoa, dan semoga kalian bukan bagian dari mereka. Sesungguhnya jika kalian diberikan surga, maka kalian akan diberikan surga beserta kebaikan yang ada di dalamnya, dan jika kalian diazab di neraka, maka akan diazab di dalamnya dengan keburukan yang ada di dalamnya pula.” (HR Abu Daud)

4. Mengandung Hal yang Dilarang

Seorang muslim dilarang berdoa untuk sesuatu yang bertentangan dengan sunnatullah. Misalnya seperti berdoa agar bisa terbang atau agar tidak menikah.

5. Menggunakan kalimat “Jika Allah Bekehendak”

Jangan berdoa dengan menggunakan kalimat “Jika Allah berkehendak.” Contohnya, “Ya Allah, ampunilah dosaku jika Engkau berkehendak mengampuninya.”

Doa seperti itu seolah-olah tidak butuh kepada Allah SWT. Hal ini menandakan kesombongan kepada Allah SWT. Doa harus disertai dengan keyakinan bahwa Allah SWT akan mendengar dan mengabulkannya.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

4 Hadits tentang Penyakit Ain Lengkap Doa agar Terhindar


Jakarta

Ain adalah salah satu penyakit yang hanya dapat dirasakan dampaknya. Sejumlah hadits menerangkan dampak dan cara menghindari penyakit tersebut.

Menukil buku Menjadi & Bijaksana karya Ibnu Basyar, secara bahasa ain berasal dari kata ana ya’inu yang bermakna apabila menatapnya dengan matanya. Secara istilah, ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pengaruh buruk pandangan mata yang disertai rasa takjub atau bahkan iri dan dengki terhadap apa yang dilihatnya.

Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari-nya mengatakan bahwa ain merupakan pandangan yang disertai hasad. Asalnya dari keburukan tabiat dan dapat menyebabkan orang yang dipandang tertimpa suatu bahaya.


Diterangkan dalam Al-Qarin; Al’-Aduwwul Khafiyyu lil Insan oleh Manshur Abdul Hakim terjemahan Abu Qiyami, terdapat dua macam penyakit ain, yaitu ain insi yang berunsur manusia dan ain jinni yang berunsur jin.

Berikut beberapa hadits mengenai penyakit ain yang dikutip dari buku Thibbun Nabawi tulisan M Saifudin Hakim dan Siti Aisyah Ismail.

Hadits tentang Penyakit Ain

1. Ain Benar Adanya

Penyakit ain itu benar adanya meski tidak tampak dan sulit diterima dengan logika. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“(Pengaruh) ain itu nyata (benar).” (HR Muslim)

2. Anjuran Ruqyah untuk Orang yang Terkena Ain

Dari Jabir bin Abdillah RA dia berkata, “Nabi SAW memberikan keringanan kepada keluarga Hazm untuk meruqyah karena tergigit ular. Kemudian beliau bertanya kepada Asma binti Umais (istri Ja’far bin Abu thalib RA), ‘Mengapa aku melihat fisik anak-anak saudaraku (anak-anak Ja’far) kurus kering (sangat lemah)? Apakah kalian tertimpa kemiskinan (sehingga kurang gizi)?

Asma binti Umais (sang ibu) berkata, ‘Bukan karena kemiskinan, melainkan mereka sangat sering terkena penyakit ain. Beliau bersabda, ‘Ruqyahlah mereka’

Asma berkata, “Kemudian aku tunjukkan (anak-anakku).’ Beliau bersabda, ‘Ruqyahlah mereka.” (HR Muslim)

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah SAW melihat anak perempuan Ummu Salamah RA yang masih kecil dan kulit wajahnya cenderung menghitam. Kemudian, Nabi SAW bersabda:

“Mintakanlah ruqyah untuknya karena dia terkena nadzara (penyakit ain).” (HR Bukhari dan Muslim)

3. Perintah Berwudhu bagi Pelaku Ain

Dari Aisyah RA berkata,

“Pelaku ain diperintahkan untuk berwudhu. Kemudian, orang yang terkena ain diguyur dengan air (bekas wudhu tersebut).” (HR Abu Dawud)

4. Tanda-tanda Terkena Ain

Dalam hadits yang berasal dari Aisyah RA ia berkata,

“Suatu ketika nabi masuk (rumahnya) lalu mendengar bayi sedang menangis. Beliau berkata, ‘Mengapa bayi kalian menangis? Mengapa tidak kalian bacakan ruqyah-ruqyah (supaya sembuh) dari penyakit ain?” (HR Ahmad)

Maksud tangisan di sini adalah tangisan yang tidak kunjung berhenti dan tidak wajar. Diterangkan pula bagi bayi yang terkena ain akan kejang tanpa sebab yang jelas dan enggan menyusu.

Doa agar Terhindar dari Penyakit Ain

Berikut doa agar terhindar dari penyakit ain seperti dinukil kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi yang diterjemahkan Ulin Nuha. Doa ini dibaca untuk cucu Rasulullah SAW, Hasan dan Husain.

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Arab latin: U’iidzuka bikalimatillahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin

Artinya: “Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kamu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan dan binatang yang berbahaya serta dari ain yang mencela.” (HR Bukhari)

Lafal u’iidzuka’ diperuntukkan bagi laki-laki. Dengan demikian, jika doa dibaca untuk perempuan maka berubah menjadi u’iidzuki’.

(aeb/kri)



Sumber : www.detik.com

Doa Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024


Jakarta

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Di hari tersebut, masyarakat mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Selain mengikuti upacara dan kegiatan peringatan lainnya, membaca doa hari Kesaktian Pancasila menjadi salah satu cara untuk merenungkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat rasa persatuan.

Doa hari Kesaktian Pancasila juga menjadi wujud syukur kepada Tuhan atas berkat dan anugerah-Nya yang telah menjaga keutuhan bangsa. Dengan berdoa, kita berharap agar Pancasila selalu menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.


Teks Doa Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Pada tahun 2024, bacaan doa Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol harapan dan permohonan agar bangsa ini tetap kuat dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan. Berikut adalah teks doa yang dilansir dari situs Kemenag RI dan bisa dibacakan untuk memperingati hari penting ini.

Doa Hari Kesaktian Pancasila

Bismillahirohmannirrohim

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi

Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati

Anugerahi kami untuk selalu menghargai

Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti

Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala

Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan

Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan

Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan

Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami

Mengilhami para pendiri ibu pertiwi

Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri

Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri

Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri

Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami

Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan

Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian

Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan

Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan

Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman

Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian

Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan

Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan

Wahai Tuhan yang melembutkan hati

Jauhkan kami dari iri dan dengki

Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri

Jauhkan kami dari saling mencaci

Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun

Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami

Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong

langit-Mu di akhir zaman nanti

Wahai Cahaya Maha Cahaya

Terangi kami menuju jalan cahaya

Menuju Indonesia Maju nan Sentosa

Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar

Walhamdulillahi robbil ‘alamin

Ucapan Selamat untuk Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Memberikan ucapan pada Hari Kesaktian Pancasila tahun 2024 adalah salah satu cara untuk mengekspresikan semangat persatuan dan kesatuan, serta menghormati perjuangan para pahlawan. Dikutip dari situs Universitas Bangka Belitung dan arsip Detikcom, berikut ini adalah beberapa inspirasi ucapan yang bisa Anda sampaikan untuk memperingati hari penting ini.

Pancasila adalah pondasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober!

Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2024. Mari jadikan Pancasila sebagai pedoman dan pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi Bangsa Indonesia.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila! Lewat Pancasila, kita yang terdiri beragam suku, budaya, bahasa dan agama dapat bersatu dalam satu atap, Indonesia.

Pancasila hadir sebagai panduan bangsa untuk bersikap, berperilaku, serta bersatu mewujudkan Indonesia tangguh. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024!

Mari kita tingkatkan semangat kebangsaan dan rasa cinta pada negara ini! Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024. Mari kita mengimplementasikan nyata nilai-nilai Pancasila.

Jangan hanya menghafal Pancasila, terapkan juga nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari! Selamat Hari Kesaktian Pancasila ke-59 tanggal 1 Oktober 2024!

Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa. Mari kita jaga kesaktiannya untuk Indonesia sejahtera. Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila!

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024.

Mari bangkit dari segala keterpurukan dan bangkit maju menuju Indonesia adil dan sejahtera. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2024.

Panduan Penyelenggaraan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun dengan pelaksanaan upacara yang khidmat di berbagai tempat. Agar penyelenggaraan upacara tahun 2024 berjalan lancar dan sesuai aturan, penting untuk memahami panduan resmi yang telah ditetapkan.

Berikut adalah panduan lengkap seputar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2024 yang diterbitkan oleh Kemendikbud RI dan bisa dijadikan acuan untuk menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila dengan tertib dan penuh makna.

Tentang Hari Kesaktian Pancasila

Melansir buku Pancasila yang ditulis Hairul Amren Samosir, pada tanggal 30 September 1965, terjadi suatu peristiwa yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya.

Akan tetapi, otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia, dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965-1966.

Pada hari itu, enam jenderal dan satu kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.

Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

(lus/lus)



Sumber : www.detik.com

Apakah Boleh Mendoakan Seseorang agar Menjadi Jodoh Kita?


Jakarta

Mendoakan seseorang dengan harapan berjodoh merupakan salah satu usaha untuk mendapatkan pasangan. Doa memiliki kekuatan yang diyakini bisa mendatangkan keajaiban. Namun, apakah boleh mendoakan seseorang agar menjadi jodoh kita?

Dalam ajaran Islam, jodoh sepenuhnya berada di tangan Allah SWT, namun berdoa untuk kebaikan, termasuk soal jodoh, tetap dianjurkan. Beberapa ulama berpendapat bahwa doa yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas tidaklah dilarang, asalkan tidak memaksakan kehendak.

Hukum Mendoakan Seseorang agar Menjadi Jodoh Kita

Menurut Habib Husein Ja’far Al-Hadar dalam buku Seni Merayu Tuhan, hukum mendoakan seseorang agar menjadi jodoh kita itu diperbolehkan asal kita sebagai manusia tidak memaksakan kehendak Allah SWT. Karena Allah SWT yang hanya tau kadar kemampuan manusia sebagai hamba-Nya sendiri.


“Memanjatkan doa secara spesifik tentu boleh-boleh saja. Tapi, jangan sampai mendikte,” tulis Habib Ja’far.

Habib Ja’far menjelaskan, boleh berdoa minta jodoh secara spesifik sampai menyebutkan nama, tapi jangan sampai doa tersebut diakhiri dengan kata-kata yang terkesan memaksa seperti contoh, “Kalau bukan dia, tolong atur agar dia jodoh saya. Karena saya tak mau kalau selain dia.”

Menurutnya, berdoa merupakan momentum paling syahdu untuk merayu Tuhan. Seperti halnya merayu yang memiliki seni tersendiri, kata Habib Ja’far, berdoa pun memiliki caranya, tidak bisa dilakukan secara asal-asalan.

Berdoa memiliki etika yang perlu dijunjung tinggi. “Seni” dalam berdoa bukan karena kita berpikir bahwa Allah SWT hanya akan mendengar doa-doa tertentu, melainkan lebih pada aspek adab. Ini tentang menjaga sikap seorang hamba di hadapan Tuhannya.

Salah satu kunci dalam “seni” berdoa kepada Allah SWT, menurut Habib Ja’far, adalah tidak memerintah atau mendikte. Hal ini harus dihindari, karena ketika kita memiliki keinginan yang kita anggap sangat penting atau mendesak, sering kali kita tidak merayu dengan berdoa yang penuh kelembutan, tetapi justru seolah-olah memaksa kepada Allah SWT.

Doa Mendapatkan Jodoh

Setelah mengetahui hukumnya mendoakan seseorang agar menjadi jodoh kita, langkah berikutnya adalah memanjatkan doa khusus untuk mendapatkan jodoh terbaik. Doa menjadi bentuk usaha dan harapan kita kepada Allah SWT.

Berikut bacaan doa meminta jodoh dinukil dari buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap karya Ustaz H Amrin Ali Al-Kasyaf.

1. Doa Mendapatkan Jodoh Versi Pertama

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجًا طَيِّبًا وَيَكُوْنَ صَاحِباً لِي فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. اَللَّهُمَّ افتح لى حِكْمَةً وَانْشُرْ عَلَيَّ مِنْ خَزَائِنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. رَبِّ إِنِّى لما أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ . حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ وَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

Arab latin: Rabbi hablii milladunka zaujan thayyiban wayakuuna shaahiban lii fiddiini wad dunyaa wal aakhirah. Allahummaf tahlii hikmatan wansyur ‘alayya min khazaa-inii rahmatika yaa arhamar raahimiin. Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairim faqiirun. Hasbunallaah wani’mal wakiil ni’mal maula wani’man nashiir. Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yunin, waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa

Artinya: “Ya Rabb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat. Ya Allah, bukakanlah bagiku hikmah-Mu dan limpahkanlah padaku keberkahan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Wahai Tuhan, sungguh aku sangat fakir atas pemberian anugerah-Mu. Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

2. Doa Mendapatkan Jodoh Versi Kedua

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجَةً طَيِّبَةً أَخْطُبُهَا وَأَنزَوْجُ بِمَا وَتَكُوْنَ صَاحِبَةً لِي فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.

Arab latin: Rabbi hablij milladunka zaujatan thaiiyabatan akhthubuhaa wa atazawwaju bihaa wa takuuna shaahibatal lii fiddiini wad dunyaa wal aakhirah

Artinya: “Ya Rabb, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat.”

Adab dan Tata Cara Berdoa

Setelah mengetahui doa untuk mendapatkan jodoh, ada baiknya memahami adab dan tata cara berdoa yang baik. Berdoa dengan cara yang tepat bisa memperkuat harapan kita agar doa tersebut dikabulkan. Berikut ini adalah beberapa adab yang perlu diperhatikan saat berdoa yang dikutip dari buku Kumpulan Doa Khusus Wanita yang ditulis oleh Arina Milatal Haq.

  • Berdoalah hanya kepada Allah SWT.
  • Lakukan dalam kondisi yang baik, seperti suci dan menjauhi maksiat.
  • Pilih waktu-waktu istimewa seperti setelah salat fardu, saat hujan, atau sepertiga malam.
  • Menghadap kiblat.
  • Angkat tangan saat berdoa.
  • Meyakini Allah SWT akan mengabulkan doa.
  • Berdoa dengan khusyuk dan rendah hati.
  • Menggunakan suara rendah.
  • Awali doa dengan asmaul husna dan sholawat.
  • Jangan memohon hal buruk.
  • Membaca doa yang baik.
  • Mengulangi doa tiga kali.
  • Bertobat kepada Allah SWT dan akhiri dengan tahmid serta sholawat.
  • Usapkan kedua tangan ke wajah setelah berdoa.

Cara Memilih Jodoh dalam Islam

Islam telah memberikan pedoman dalam memilih pasangan agar tercipta kehidupan rumah tangga yang harmonis. Dijelaskan dalam buku Meraih Jannah dengan Berkah Ayah karya Abdul Wahid, Rasulullah SAW menganjurkan setiap orang yang ingin menikah agar memilihi perempuan yang baik akhlaknya, lemah lembut, salilah, dan sifat-sifat serupa.

Setidaknya ada empat kriteria dalam memilih calon istri, yaitu dilihat dari harta, nasab, kecantikan, dan agama. Rasulullah SAW bersabda,

“Perempuan dinikahi karena empat faktor, yaitu karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka menangkanlah (pilihlah) perempuan yang mempunyai agama (yang baik), (maka) engkau akan beruntung.” (HR Bukhari, Muslim, an-Nasa’i, dan Abu Dawud)

Ikhtiar Mendapat Jodoh

Berikut ini beberapa beberapa cara agar cepat menemukan jodoh seperti dikutip dari buku Adakah Namamu dalam Catatan Takdirku? karya Angkasa Putra.

1. Perbaiki Niat dan Hari

Niat yang baik adalah kunci mendapatkan hasil yang diharapkan. Jika ingin mendapatkan jodoh dengan niat karena Allah SWT semata, Allah SWT akan mempertemukan kita dengan seseorang yang memiliki tujuan serupa.

2. Memperbaiki Diri Sendiri

Jika ingin mendapatkan jodoh yang baik dan saleh atau salihah, kita juga harus berusaha menjadi pribadi yang baik terlebih dahulu.

3. Perbanyak Ibadah Sunnah

Untuk mempercepat datangnya jodoh, mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah kuncinya. Selain menjalankan ibadah wajib dengan konsisten, kita juga perlu menambah ibadah-ibadah sunnah. Lakukan secara rutin setiap hari agar keimanan semakin kuat dan doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT Ta’ala.

4. Memperbanyak Relasi

Salah satu cara untuk memilih jodoh dengan cepat adalah dengan memperbanyak relasi. Dengan memiliki jaringan pertemanan yang luas, kita akan memiliki lebih banyak pilihan. Pastikan relasi tersebut berada di lingkungan yang positif jika kita menginginkan jodoh yang baik.

5. Menetapkan Kriteria yang Realistis dan Tidak Pilah-pilih

Memiliki keinginan tertentu tentu wajar, namun jika kita menjadikannya syarat utama dalam memilih jodoh, kita justru membuat segalanya lebih sulit bagi diri sendiri.

6. Mengandalkan Bantuan Orang Lain

Salah satu cara dalam mendapatkan jodoh adalah dengan meminta bantuan dari orang yang memiliki reputasi baik. Tidak perlu ragu untuk meminta bantuan mereka, dan jangan segan untuk mengingatkan secara rutin agar mereka tetap ingat akan permintaan kita.

7. Mengungkapkan Keinginan Secara Terbuka

Seorang wanita juga dapat menyatakan langsung kepada pria yang baik agamanya bahwa ia siap untuk menikah. Meski cara ini masih jarang diterapkan dalam budaya Indonesia, sebenarnya ini sesuai dengan ajaran Islam, karena pernah dilakukan oleh Khadijah kepada Rasulullah SAW.

8. Teruslah Berdoa dengan Tekun

Jangan pernah merasa putus asa untuk terus berdoa. Agar doa lebih mudah dikabulkan, pastikan untuk mengikuti adab-adab berdoa dalam Islam seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Hindari berdoa sesuai keinginan kita sendiri tanpa pedoman yang benar.

(kri/kri)



Sumber : www.detik.com

Bacaan, Keutamaan dan Waktu yang Tepat Mengamalkannya


Jakarta

Doa Nabi Yunus dikenal mustajab. Menurut kisah yang terdapat dalam Al-Qur’an, doa ini dipanjatkan saat Nabi Yunus AS berada dalam kesulitan.

Dijelaskan dalam buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, salah satu peristiwa paling dikenal dari kisah Nabi Yunus AS adalah ketika beliau ditelan oleh ikan paus sebagai bentuk hukuman atas ketidakpatuhan sementara terhadap perintah Allah SWT. Ketika berada di kegelapan perut ikan, Nabi Yunus AS berdoa kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan penyesalan.

Doa yang diucapkan oleh Nabi Yunus AS ini dikenal dengan sebutan doa Nabi Yunus. Doa ini memiliki banyak keutamaan, dan sering dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang merasa berada dalam kesulitan atau menghadapi ujian berat dalam hidupnya.


Lafadz Doa Nabi Yunus dalam Bahasa Arab dan Latin

Menukil Doa Para Rasul dan Nabi oleh Nurul Huda, berikut ini lafadz doa Nabi Yunus yang disebutkan dalam Al-Qur’an, Surah Al-Anbiya ayat 87:

Bahasa Arab

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin

Laailahailla anta subhanaka inni kuntu minadz-dzalimin

Terjemahan

“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Doa ini memiliki banyak keutamaan, baik bagi mereka yang berada dalam kesulitan maupun yang sedang mencari jalan keluar dari masalah hidup. Mengacu pada buku Zikir-zikir Pembersih dan Penentram Hati karya M. Rojaya, berikut adalah beberapa keutamaan membaca doa Nabi Yunus:

1. Menghilangkan Kesulitan

Salah satu keutamaan utama dari doa ini adalah dapat menjadi wasilah bagi seseorang yang sedang menghadapi kesulitan besar. Sebagaimana Nabi Yunus AS yang diselamatkan oleh Allah SWT setelah membaca doa ini dengan penuh keikhlasan, doa ini bisa menjadi bentuk pengakuan akan kekuasaan Allah SWT dan pengampunan atas segala dosa.

2. Mendapatkan Pertolongan dari Allah

Doa Nabi Yunus adalah pengakuan akan kelemahan manusia di hadapan Allah SWT. Dengan membaca doa ini, kita berharap pertolongan Allah SWT akan datang, sebagaimana pertolongan Allah SWT kepada Nabi Yunus AS.

3. Menghapus Dosa

Doa ini juga merupakan bentuk istighfar yang kuat. Pengakuan atas kesalahan dan ketidakberdayaan kita sebagai manusia dapat menjadi jalan untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Kapan Waktu yang Tepat Membaca Doa Nabi Yunus?

Mengutip buku Menyelami Seluk-Beluk Makrifat karya K.H Nasruddin Umar, doa Nabi Yunus dapat dibaca kapan saja. Namun, sangat dianjurkan untuk membacanya pada waktu-waktu mustajab, seperti:

  • Setelah salat fardhu.
  • Di sepertiga malam terakhir.
  • Ketika sedang menghadapi kesulitan atau musibah.
  • Ketika kita merasa membutuhkan pertolongan Allah SWT untuk menyelesaikan masalah.

(hnh/hnh)



Sumber : www.detik.com

Bacaan Dzikir dan Doa setelah Sholat Tahajud serta Tata Caranya


Jakarta

Dzikir dan doa setelah sholat Tahajud menjadi amalan yang dianjurkan bagi umat Islam. Hal ini tak lepas dari keutamaan berdoa pada waktu tersebut.

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Menurut buku Sholat Tahajud & Kebahagiaan karya Abd. Muqit, sholat Tahajud secara harfiah berarti “terjaga setelah tidur.” Ini adalah sholat sunnah yang dilakukan pada waktu malam dan dikerjakan setelah seseorang tidur, meskipun hanya sebentar.

Sholat Tahajud disebut juga sebagai sholat malam atau qiyamul lail, meskipun ada perbedaan dalam pelaksanaannya.


Perbedaan utama antara sholat Tahajud dan sholat malam terletak pada waktu pelaksanaannya. Jika sholat dilakukan pada awal malam, sebagian ulama menyebutnya sebagai qiyamul lail. Sementara itu, apabila dikerjakan pada malam hari setelah tidur maka disebut sholat Tahajud.

Dalam Al-Qur’an, terdapat dalil mengenai anjuran melaksanakan sholat Tahajud. Salah satunya adalah firman Allah SWT dalam surah Al Isra’ ayat 79 yang berbunyi,

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, berSholat Tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

Hadits Nabi Muhammad SAW juga banyak yang menyebutkan pentingnya sholat Tahajud. Rasulullah SAW bersabda,

“Kerjakanlah sholat malam, sebab hal itu merupakan kebiasan orang-orang yang sholat sebelummu dan suatu jalan untuk mendekatlan diri kepada Tuhan, serta sebagai penebus kejelelan-kejelelanmu, pencegah dosa dan dapat menghalau penyakit dari badan.” (HR Tirmidzi dan Ahmad)

Muslim yang mengerjakan sholat Tahajud bisa menutupnya dengan dzikir dan doa.

Bacaan Doa setelah Sholat Tahajud

Memanjatkan doa setelah sholat Tahajud bisa dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan kepada Allah SWT. Berikut ini adalah bacaan doa setelah sholat Tahajud menurut buku Tuntunan Sholat Tahajud karya H. Sayuti,

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،

اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ.

Latin: Allaahumma lakal-hamdu anta qayyimus samaawaati wal-ardhi wa man fiihinna, walakal-hamdu lakal mulkus samaawaati wal-ardhi wa man fiihinna, walakal-hamdu antan nuurus samaawaati wal-ardhi, walakal-hamdu antal-haqqu wa wa’dukal-haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qawluka haqqu, wal-jannatu haqqu, wan-naaru haqqu, wan-nabiyyuuna haqqu, wa Muhammadun haqqu, was-saa’atu haqqu.

Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alayka tawakkaltu, wa ilayka anabtu, wa bika khaasamtu, wa ilayka haakamtu. Faghfir lii maa qaddamtu wa maa akhkhartu, wa maa asrartu wa maa a’lantu, anta muqaddimu wa anta mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau penegak langit dan bumi serta segala isinya. Bagi-Mu juga segala puji, Engkau raja penguasa langit dan bumi serta segala isinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi. Dan bagi-Mulah segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar dan hari kiamat itu benar.

Wahai Allah, kepada-Mu aku berserah diri, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, kepada-Mu aku rindu, dan kepada-Mu pula aku berhukum. Oleh karena itu, ampunilah dosa-dosaku, baik dosa yang terdahulu maupun dosa yang akhir, yang tersembunyi dan yang tampak. Engkaulah Dzat yang terdahulu dan Dzat yang terakhir, tidak ada Tuhan kecuali Engkau, serta tiada daya dan kekuatan kecuali hanya dengan izin Allah.”

Setelah membaca doa ini, dianjurkan memperbanyak bacaan istighfar, seperti:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mas-tatha’tu, a’uudzubika min syarri maa shana’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii, fa innahu laa yaghfirud-dzunuuba illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan yang patut disembah melainkan Engkau. Engkau yang menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang kepada janji-Mu sekuat tenagaku, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka berilah aku ampunan, sesungguhnya tiada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau.”

Bacaan Dzikir setelah Sholat Tahajud

Selain membaca doa, muslim bisa melengkapinya dengan dzikir. Mengacu sumber sebelumnya, berikut dzikir setelah sholat Tahajud yang bisa diamalkan.

1. Istighfar, sebaiknya membaca istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT sebanyak 100 kali:

أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullahal ‘adhim wa atuubu ilaih.

Artinya: “Kami memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya.”

2. Sholawat, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 100 kali:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin: Allaahumma shalli ‘ala sayyidinaa muhammadin wa ‘ala aali sayyidinaa Muhammad.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada penghulu kami Muhammad dan keluarganya.”

3. Tawassul, bertawassul kepada Rasulullah SAW, para sahabat, Syekh Abdul Qadir Jaelani, Syekh Ahmad Ad-Darhabi, kedua orang tua, dan kepada seluruh kaum muslimin serta muslimat.

4. Asmaul Husna, menyebutkan Asmaul Husna atau Nama-nama Allah SWT berikut sebanyak 100 kali:

يَا لَطِيْفُ يَا مُعِزُّ يَا حَمِيْدُ يَا جَلِيْلُ

Latin: Yaa lathiifu yaa mu’izzu yaa hamiidu yaa jaliilu.

Artinya: “Wahai Dzat yang memberi kelembutan, wahai Dzat yang memberi kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Terpuji, wahai Dzat yang mempunyai kebesaran.”

5. Berdoa. setelah berdzikir, berdoalah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Tahajud

Mengetahui waktu terbaik sholat Tahajud penting agar ibadah lebih sempurna. Berdasarkan sumber sebelumnya, waktu terbaik untuk melaksanakan sholat Tahajud dibagi menjadi tiga bagian malam, yaitu:

  • Sepertiga malam pertama (19.00-22.00): Ini adalah waktu yang utama melaksanakan sholat Tahajud. Meskipun bukan yang paling istimewa.
  • Sepertiga malam kedua (22.00-01.00): Waktu ini lebih utama dibandingkan waktu pertama.
  • Sepertiga malam terakhir (01.00 hingga waktu Subuh): Inilah waktu yang paling utama dan istimewa untuk melaksanakan sholat Tahajud.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa di sepertiga malam terakhir ini adalah waktu terbaik karena pada saat inilah Allah SWT mendekatkan diri-Nya dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan memerintahkan, “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaannya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, sepertiga malam terakhir sangat dianjurkan untuk dimanfaatkan sebagai waktu sholat Tahajud, karena saat inilah doa-doa kita memiliki peluang besar untuk diijabah oleh Allah SWT.

Niat dan Tata Cara Sholat Tahajud

Berikut bacaan niat dan tata cara sholat Tahajud.

Niat Sholat Tahajud

أُصَلِّي سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin: Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aala.

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tahajud

  • Melafalkan niat sholat Tahajud
  • Takbiratul ihram
  • Membaca surah Al Fatihah
  • Membaca surah atau ayat suci Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Mengulangi rakaat pertama untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Duduk tasyahud akhir mengakhiri rakaat kedua
  • Salam
  • Membaca doa sholat Tahajud

Keutamaan Sholat Tahajud

Sholat Tahajud memiliki keutamaaan di dunia dan akhirat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengerjakan Sholat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan teratur maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan, 5 macam kemuliaan di dunia dan 4 macam kemuliaan di akhirat.”

Keutamaan di dunia:

  1. Dipelihara oleh Allah SWT dari segala bencana
  2. Tanda ketaatan terlihat di wajahnya
  3. Dicintai oleh hamba Allah SWT yang saleh dan semua manusia
  4. Lidah mampu mengucapkan kata-kata penuh hikmah
  5. Dijadikan orang yang bijaksana

Keutamaan di akhirat:

  1. Wajah berseri ketika bangkit di Hari Pembalasan
  2. Mendapat keringanan ketika dihisab
  3. Menyeberangi Shiratal Mustaqim dengan cepat
  4. Catatan amal diberikan dengan tangan kanan

(kri/kri)



Sumber : www.detik.com

8 Doa untuk Orang Sakit yang Bisa Diamalkan agar Diberikan Kesembuhan


Jakarta

Mendoakan orang sakit sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, hal tersebut merupakan hak sesama muslim seperti disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya:

“Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: menjawab salam, menjenguk yang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan yang bersin.” (HR Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah)

Sakit adalah ujian sekaligus penggugur dosa bagi muslim, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 155-156:


وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ . ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

Artinya: “Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Mereka yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali). Mereka itu mendapat keberkatan dari Tuhannya dan rahmat. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan muslim ketika menjenguk orang sakit seperti dikutip dari buku Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan karya Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil dan kitab Al-Adzkar oleh Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha.

Doa untuk Orang Sakit: Arab, Latin dan Arti

1. Doa untuk Orang Sakit Versi Pertama

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Arab latin: Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya, “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau.”

2. Doa untuk Orang Sakit Versi Kedua

Abu Dawud dan At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca doa berikut sebanyak 7 kali di hadapan orang yang sakit.

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Arab latin: As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

Artinya, “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu.”

3. Doa untuk Orang Sakit Versi Ketiga

Ada juga doa untuk orang sakit versi lainnya yang dibaca sambil menyebut nama orang yang sakit. Ini pernah dilakukan Rasulullah SAW ketika menjenguk Sa’ad bin Abi Waqqash.

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Arab Latin: Allāhummasyfi Sa’dan. Allāhummasyfi Sa’dan. Allāhummasyfi Sa’dan.

Artinya, “Tuhanku, sembuhkan Sa’ad. Tuhanku, sembuhkan Sa’ad. Tuhanku, sembuhkan Sa’ad,”

Nama Sa’ad dapat diganti dengan nama orang yang sakit.

4. Doa untuk Orang Sakit Versi Keempat

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Arab latin: Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.

Artinya, “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah,”

5. Doa untuk Orang Sakit Versi Kelima

Muslim juga bisa memanjatkan doa memohon ampunan kepada Allah SWT kepada orang yang sakit atau ketika sakit. Doa tersebut pernah dibaca Nabi SAW ketika menjenguk Salman Al-Farisi.

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Arab latin: Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya, “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia.”

6. Doa untuk Orang Sakit Versi Keenam

بِسْمِ اللهِ أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللَّهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَ أَحَاذِرُ

Arab latin: Bismillaah (3 kali), a’uudzu bi ‘izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7 kali)

Artinya: “Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan yang menimpaku dan yang aku takuti.” (HR. Muslim)

7. Doa untuk Orang Sakit Versi Ketujuh

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءٌ لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Arab latin: Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa’an laa yughadiru saqaman

Artinya: “Ya Allah, Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit, sembuhkanlah, Engkau-lah Dzat Yang Menyembuhkan. Tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.”

8. Doa untuk Orang Sakit Versi Kedelapan

Selain doa-doa di atas, ada juga bacaan yang dilafalkan malaikat Jibril ketika Nabi SAW sakit. Berikut bunyinya,

بِاسْمِ اللهِ، أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ مِنْ شَرِ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيْكَ

Arab latin: Bismillahi arqika min kulli syai’in yu’dzika min syarri kulli nafsin aw ainin haasidin, Allahu yasyfika bismillahi arqika

Artinya: “Dengan Nama Allah, aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dan dari keburukan segala jiwa atau mata yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu. Dengan Nama Allah aku meruqyahmu.”

Demikian doa untuk orang sakit yang bisa diamalkan muslim. Semoga bermanfaat.

(aeb/lus)



Sumber : www.detik.com

5 Doa Pembukaan Acara yang Singkat, Khidmat, dan Bermakna


Jakarta

Berdoa merupakan ajaran agama yang diperintahkan Allah SWT. Doa juga menjadi bentuk ibadah yang memperlihatkan penghambaan kepada Allah SWT.

Di berbagai acara, doa merupakan salah satu elemen penting yang sering dihadirkan baik dalam pembukaaan maupun penutupan. Dalam hal ini, doa pembukaan acara menjadi upaya kita dalam memohon kelancaran, keberkahan, serta rahmat Allah SWT.

Doa Pembukaan Acara yang Singkat

لْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَننَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِهْتَدِى لَوْلَا أَنْ هَدَيْنَا اللَّهُ


Alḥamdu lillāhil-lażī hadānā lihāżā, wa mā kunnā linahtadiya lau lā an hadānallāh.

Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk.”

Ada juga doa pembuka acara versi panjang yang bisa dibaca untuk berbagai acara. Doa di bawah ini bisa dibaca saat ada acara hajat, melakukan akad nikah, membuka pengajian/majelis, atau menyampaikan khutbah Jumat (HR Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majad, dan Nasa’i).

هِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ . أَمَّا بَعْدُ

Innal hamdalillaah, nahmaduhuu, wa nasta’iinuhu, wa nastagh-firuh. Wa na’uudzu billaahi min syuruuri anfusinaa, wa min sayyi-aati a’maalinaa. Man yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wa man yudh-lil falaa haadiya lah. Wa asyhadu al-laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Ammaa ba’du.

Artinya:
“Segala puji hanya kepada Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan kejelekan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.”

Doa Pembukaan Acara Pelantikan

Dikutip dari buku Doa-doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan oleh M. Ali Chasan Umar, berikut adalah doa pembukaan acara pelantikan yang bisa dibacakan:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ أَخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهُم وَأَكْرِمْنَا بِنُوْرِ الْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَةِ الْعِلْمِ وَسَهِلْ لَنَا أَبْوَابَ فَضْلِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللَّهُمَّ زِدْنَا عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا وَرِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ وَرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.

Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa muhammad. Allaahumma akhrijnaa min zhulumaatil-wahmi, wa akrimnaa binuuril-fahmi, waftah ‘alainaa bima’rifatil-‘ilmi wa sahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar-raahimiin. allaahumma zidnaa ilman naafian, wa amalan mutaqabbalan, wa rizqan halaalan thayyiban mubaarakan bifadhlika wa karamika wa rahmatika yaa arhamar-raahimiin, wal-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

Artinya:
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, keluarkanlah kami dari kegelapan perasaan, limpahkanlah kepada kami kemuliaan dengan cahaya kecerdasan, bukakanlah kami untuk memahami ilmu pengetahuan, dan mudahkanlah kami menggapai pintu-pintu karunia-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang. Ya Allah, tambahkanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat, amal yang diterima dan rezeki yang halal, baik dan berkah dengan karunia-Mu, kemuliaan-Mu dan kasih sayang-Mu wahai Penyayang dari para penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Doa Pembukaan Acara Resmi

Doa pembuka acara resmi bisa dengan mengamalkan surat Al A’Raf ayat 43 berikut:

وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْانْهٰرُۚ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰىنَا لِهٰذَاۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَآ اَنْ هَدٰىنَا اللّٰهُۚ لَقَدْ جَاۤءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّۗ وَنُوْدُوْٓا اَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ اُوْرِثْتُمُوْهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ۝٤٣

Wa naza’nâ mâ fî shudûrihim min ghillin tajrî min taḫtihimul-an-hâr, wa qâlul-ḫamdu lillâhilladzî hadânâ lihâdzâ, wa mâ kunnâ linahtadiya lau lâ an hadânallâh, laqad jâ’at rusulu rabbinâ bil-ḫaqq, wa nûdû an tilkumul-jannatu ûritstumûhâ bimâ kuntum ta’malûn.

Artinya:
“Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, (di surga) mengalir di bawah mereka sungai-sungai. Mereka berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sungguh, rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran.’ Diserukan kepada mereka, ‘Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu karena apa yang selalu kamu kerjakan.'”

Doa Pembukaan Sebelum Memulai Kegiatan

Dikutip dari laman Islam NU, Imam al-Ghazali menganjurkan untuk membaca doa berikut ini, saat memulai kegiatan ataupun memasuki bidang baru yang akan dilakukan:

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Rabbanā ātinā min ladunka rahmatan, wa hayyi’ lanā min amrinā rasyada. (Surat Al-Kahfi ayat 10), Rabbisyrah lī shadrī, wa yassir lī amrī (Surat Al-Kahfi ayat 10).

Artinya:
“Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku. “

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com