Author: Gak Ganti Gambar

  • 10 Benda di Rumah Ini Sebaiknya Jangan Dicat! Bisa Bahaya


    Jakarta

    Mengecat sering kali dilakukan agar suatu benda menjadi lebih cantik dan menarik. Namun tidak semua benda bisa dicat dengan sembarangan.

    Mengecat benda tertentu justru bisa mengurangi nilai estetikanya. Bahkan sebagian benda jika dicat akan membahayakan kesehatan.

    Apa saja benda tersebut? Simak 10 benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat berikut ini.


    10 Benda di Rumah yang Sebaiknya Tidak Dicat

    Dirangkum dari situs Better Homes & Gardens, Southern Living, dan Real Simple, berikut ini 10 benda di rumah yang tidak boleh dicat:

    1. Lantai Kayu

    Lantai kayu jangan dicat sembarangan. Jika ingin tampak lebih baru atau menutup noda, pertimbangkan untuk mendatangkan seorang profesional. Orang berpengalaman pun harus tahu betul apa yang harus dilakukan sebelum mengecatnya.

    Lantai kayu biasanya harus diamplas terlebih dahulu. Jika ada retakan, maka harus diisi dulu retakannya. Pertimbangkan pula jenis kayu dan warna yang cocok agar tidak mengurangi estetikanya.

    2. Ubin

    Jika ingin mengubah warna ubin, bukan dengan cara mengecatnya! Bagaimana pun, hasilnya tidak akan terlihat bagus. Bahkan akan terlihat murahan. Jika hanya memiliki anggaran terbatas, pertimbangkan untuk menempel backsplash peel-and-stick.

    3. Peralatan Makan

    Beberapa peralatan makan seperti piring, mangkuk, atau cangkir, mungkin akan terlihat kusam setelah sekian lama. Tapi jangan coba-coba mengecatnya dengan jenis cat apapun agar terlihat baru.

    Hal ini justru bisa menjadi racun jika peralatan tersebut digunakan untuk makan dan minum. Bahkan produsen alat makan pun harus menggunakan bahan yang aman agar pewarnanya tidak membahayakan konsumen.

    4. Peralatan Memasak

    Sama seperti peralatan makan, jangan sembarangan mengecat peralatan memasak. Bahkan hal ini lebih berbahaya karena peralatan memasak kerap terpapar suhu tinggi. Cat bisa mengeluarkan asap yang mencemari makanan dan menjadi racun.

    5. Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti kulkas, oven, kompor, dan mesin cuci, tidak boleh dicat! Cat bisa merusak perangkat elektronik. Kerusakan tersebut seperti menjadi aus, mudah pecah, membuat bagian luarnya mengelupas.

    6. Perabot Kulit dan Kain

    Selanjutnya, benda di rumah yang sebaiknya tidak dicat adalah perabot dengan bahan kulit dan kain. Cat bisa membuat tekstur menjadi kasar dan menjadi kaku. Kamu bisa melapisinya atau mengganti permukaannya dengan bahan yang cocok.

    7. Engsel dan Gagang Pintu

    Engsel dan gagang pintu biasanya terbuat dari bahan logam. Jika benda ini dicat, maka kemungkinan akan mengurangi fungsinya, seperti terasa lengket atau bahkan tidak bisa diputar.

    Jika memang harus mengecat, kamu harus melepas komponennya dan mengecat satu per satu. Biarkan mengering terlebih dahulu, baru kemudian pasang kembali komponennya.

    8. Detektor Asap dan Karbon Monoksida

    Di rumahmu mungkin ada detektor asap dan karbon monoksida untuk mencegah kebakaran atau gas beracun. Alat ini tidak boleh dicat! Mengecat alat ini bisa menghalangi sensornya bekerja, sehingga tidak lagi efektif digunakan.

    9. Trim Kayu Alami

    Trim kayu akan tetap cantik jika dibuat alami. Tambahan cat justru akan merusak keindahan serat alaminya. Tapi jika ingin membuat penampilannya menjadi baru, gunakanlah plitur atau pernis agar serat kayunya masih terlihat.

    10. Barang Antik

    Barang-barang antik memiliki nilai tinggi karena keotentikannya. Jika kamu mengecatnya, maka barang antik ini akan kehilangan nilainya. Orang mungkin akan mengira barang tersebut adalah barang baru dan tidak memiliki nilai historis.

    Itulah tadi 10 benda di rumah yang sebaiknya jangan dicat. Pertimbangkan lagi cara lainnya, karena mengecat benda-benda tersebut bisa menurunkan nilainya, atau bahkan membahayakan kesehatan.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Agar Wastafel Dapur Nggak Cepet Bau, Harus Pakai Pipa Jenis Apa?


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan merawat saluran air di rumah sangat penting agar wastafel dapur tidak cepat bau. Biasanya bau disebabkan saluran air di rumah mampet sehingga kotoran mengendap dan tidak terbuang dengan baik. Maka dari itu, pemilihan jenis pipa penting untuk wastafel dapur, salah satu yang disarankan adalah berbentuk pipa P Trap.

    Pipa P trap adalah saluran pembuangan air di bawah wastafel dapur. Bentuknya berbeda dengan lengkungan pipa biasa karena pipa P trap, lengkungannya hanya di bagian depan lalu kemudian lurus. Ternyata bentuknya ini banyak kegunaannya untuk saluran air di rumah.

    Dikutip dari Housing.com, Selasa (15/5/2024), berikut beberapa fungsi pipa P trap pada wastafel dapur.


    1. Mencegah Gas Masuk ke Rumah

    Setiap lubang di rumah, terutama saluran pembuangan dapat menimbulkan gas yang tidak bagus untuk kesehatan. Mulai dari sakit kepala, pusing, dan masalah kesehatan lainnya.

    Dengan pipa P trap yang bentuknya lurus, melengkung, kemudian lurus lagi, dapat mengunci gas saluran pembuangan di dalam pipa.

    2. Mencegah Penyumbatan Pipa

    Biasanya saat mencuci bahan makanan atau alat masak dan makan, ada sisa makanan atau benda keras masuk ke saluran air. Dengan pipa P trap, kotoran tersebut dapat dibuang sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pipa.

    3. Tidak Menimbulkan Bau Tidak Sedap

    Bau sedap biasanya muncul karena ada pengendapan di dalam pipa atau kebocoran gas saluran pembuangan. Asal pemasangan pipa P trap benar dan tidak ada kebocoran, bau tidak sedap tidak akan pernah tercium dari wastafel dapur.

    Kekurangan Pipa P Trap

    Meskipun pipa P trap kegunaannya cukup bagus, tetapi apabila tidak dirawat atau pemasangannya tidak benar, bisa menyebabkan hal berikut.

    1. Penyumbatan

    Pipa P trap yang tersumbat biasanya karena ada kotoran atau benda asing yang menumpuk. Bisa dari rambut, sisa sabun, atau sisa makanan. Meskipun pipa P trap memiliki aliran untuk membuang benda padat, tetapi sebaiknya jangan langsung dibuang ke saluran.

    Jika pipa sudah tersumbat kamu bisa menggunakan penyedot atau membongkar pipa P trap untuk dibersihkan.

    2. Korosi

    Air bisa menyebabkan korosi pada logam apalagi yang sudah tercampur sabun dan minyak. Maka dari itu, hindari pipa P trap berbahan baja. Ganti dengan jenis bahan seperti PVC atau tembaga. PVC permukaannya keras walaupun dari plastik sehingga tidak akan berkarat. Sementara itu, tembaga juga tahan terhadap karat.

    3. Kebocoran

    Kebocoran pada pipa P trap bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pemasangan yang kurang tepat, korosi pada pipa sehingga ada bagian yang rusak, atau pipa longgar.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Gaji Rp 5-10 Juta di Jakarta, Mending Sewa atau Beli Rumah?



    Jakarta

    Memiliki penghasilan Rp 5-10 juta per bulan bisa dibilang cukup untuk tinggal di Jakarta. Namun, ada satu hal yang dilematis dari pendapatan tersebut, apakah lebih baik sewa atau membeli rumah?

    Sebab, harga rumah di Jakarta bisa dibilang sangat mahal. Jika membeli rumah sesuai dengan budget yang ada serta ingin memiliki ukuran rumah yang cukup luas, bisa membeli di luar Jakarta.

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, apabila belum ada uang yang cukup untuk membeli rumah, sebaiknya menyewa hunian terlebih dahulu. Apalagi bagi para pekerja yang bekerja di tengah kota Jakarta, dengan menyewa hunian di dekat tempat kerja bisa menghemat ongkos transportasi dan masih bisa menabung untuk membeli rumah di kemudian hari.


    “Rumah itu kan kebutuhan yang penting dan urgent, mau nggak mau harus dipenuhin. Ketika kita bekerja di suatu tempat, otomatis harus memiliki tempat tinggal. Misal kita belum mampu untuk membeli rumah ya pilihannya yang paling masuk akal adalah ngontrak dulu,” tuturnya kepada detikcom, Kamis (16/5/2024).

    Apabila seorang warga memiliki gaji Rp 5-10 juta per bulan ingin membeli rumah, sebaiknya pastikan ia menetap di suatu tempat. Artinya, tidak akan direlokasi ke wilayah lain atau bepergian ke kota lain. Apabila pekerjaan seseorang mengharuskannya berpindah-pindah, sebaiknya menyewa hunian dibandingkan membeli rumah. Sebab, harga rumah di Jakarta yang terjangkau sekitar Rp 300-500 juta.

    “Misalnya pengin cari rumah yang dekat dengan tempat kerja, itu mungkin di dalam gang sekalipun harganya sudah tembus Rp 500 (juta-an), itu di dalam gang. Di dalam gang itu mungkin yang cuma satu motor doang yang bisa lewat, mobil nggak bisa lewat,” tuturnya.

    Menurutnya, apabila seseorang yang bekerja di Jakarta dengan gaji Rp 5-10 juta sudah berkomitmen ingin membeli rumah dengan harga yang terjangkau, pilihannya berada di pinggiran Jabodetabek.

    “Contohnya Bogor, tapi nggak di tengah Kota Bogor. Mungkin daerah Citayam, itu juga bukan yang di dekat stasiun, agak menjauh dikit mungkin radius 2 km dari stasiun. Karena memang harganya sudah mahal daerah sana,” tuturnya.

    Sebelumnya diberitakan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebutkan bahwa untuk tinggal di Jakarta diperlukan uang atau pendapatan setidaknya Rp 5-10 juta.

    “Setiap keluarga di Jakarta punya kemampuan keuangan minimal Rp 5 juta. Ideal tinggal di Jakarta itu harusnya (punya pendapatan) Rp 5-10 juta. Rp 15 juta lebih bagus,” kata Ahok dalam akun YouTube pribadinya, Panggil saya BTP, dikutip Kamis (16/5/2024).

    Terkait pendapatan tersebut, menurutnya pemerintah harus bisa menjamin agar warga Jakarta setidaknya memiliki penghasilan sebesar Rp 5-10 juta. Ia berpendapat salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan kepada warga Jakarta yang belum atau tidak memiliki pekerjaan. Dengan begitu mereka dapat lebih mandiri dan produktif sehingga mampu mencari nafkah sendiri.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Menteri PU Era SBY Cerita Pengalaman Punya Rumah Pertama



    Jakarta

    Belakangan ini ramai perdebatan oleh generasi muda Indonesia di media sosial. Pasalnya, semakin ke sini pilihan untuk beli atau sewa rumah semakin beragam, hal tersebut menjadi perdebatan sengit di kalangan generasi muda Indonesia.

    Dalam menentukan apakah harus beli atau sewa rumah, banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan. Mulai dari kebutuhan, jarak tempat bekerja, harga pasaran rumah serta dengan besaran gaji yang didapat oleh generasi muda menjadikan kedua pilihan tersebut menjadi sulit untuk dipastikan.

    Nah, bagi kamu yang masih bimbang apakah perlu untuk memiliki sebuah rumah. Kamu bisa simak cerita perjalanan Menteri PU Era SBY, Djoko Kirmanto di bawah ini.


    Cerita Djoko Kirmanto Punya Rumah Pertama

    Menteri Pekerjaan Umum (PU) pada era presiden Susilo Babang Yudhoyono, Djoko Kirmanto bercerita mengenai perjalanannya dalam memiliki sebuah rumah selama masa hidupnya ini.

    Pada tahun 1980-an, ketika Djoko berumur 37 tahun, ia membeli tanah untuk pertama kalinya di Cinere Depok. Tanah tersebut masih kosong dan belum dibangun rumah. Ia mulai membangun rumah di tanah tersebut sekitar 10 tahun kemudian, pada tahun 1990 an.

    Dalam proses pembangunannya tersebut, Djoko masih tinggal di rumah dinasnya. Rumah tersebut kemudian berhasil dibangun dan mulai ditempati oleh Djoko pada tahun 1994.

    “Saya beli tanah ini tahun 80, saya lahir tahun 43. Tanahnya dibeli, tapi bangunnya tahun 90. Tapi rumah ini jadi dan mulai saya tinggali itu tahun 94,” Ujar Djoko kepada detikcom, Kamis (16/5/2024).

    “Tahun 70 saya masuk PU, terus di kasih tugas di Sulawesi Selatan. Selama proses pembangunan rumah, saya tinggal di rumah PU, rumah dinas,” tambahnya

    Sebelumnya, Djoko juga menceritakan bahwa ia juga sempat tinggal di rumah dinasnya yang berlokasi di jalan Dr. Cipto pada saat awal ia bekerja di PU. Rumahnya tersebut terbilang cukup jauh dari lokasinya bekerja.

    “Waktu kerja di PU pertama kali saya sudah tunangan sama istri, saya tinggal di jalan Dr cipto. Pagi jam 6 harus sudah keluar dari rumah untuk naik bus, turun Blok M, lalu jalan kaki ke kantor. Lumayan jauh, tapi gapapa” Ujar Djoko.

    Dalam kesempatan tersebut, Djoko juga menyampaikan bahwa memiliki rumah pribadi itu penting. Djoko menyebutkan bila kita sudah mempunyai rumah sendiri, hidup akan terasa lebih tenang.

    “Kalau menurut saya, hatinya lebih tenang kalau punya rumah. Tapi mungkin nyewa pindah-pindah ada baiknya juga,” Jawab Djoko.

    Ia juga menceritakan bahwa ia sangat ingin untuk memiliki rumah pribadinya sendiri pada saat a bekerja di PU.

    “Tapi memang waktu saya dipindah ke Sulawesi Selatan, itu sebenarnya hanya mau mengejar supaya bisa pindah ke satu rumah. Karena disini kan saya hanya ngekos waktu masuk tahun 70 an itu. Ditambah saya juga harus cepat menikah karena sudah tunangan. jadi kalau pergi ke kantor itu sudah mikir, ah nanti mau ngontrak dimana,” ujar Djoko

    “Jadi waktu saya dipanggil sama boss saya, kamu mau ditaruh di proyek nggak, ya sama langsung mau. Karena pikiran saya itu yang penting disana nanti ada tempat tinggal, ada kendaraan,” tambahnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Buat Masak, Cuka Bisa Dipakai Buat Cuci Baju Lho! Begini Caranya


    Jakarta

    Cuka putih adalah salah satu senjata andalan di rumah berkat kegunaannya. Bukan hanya sebagai bahan olahan makanan saja, cuka putih juga bisa digunakan sebagai senjata pembersih noda membandel serta pengusir bau tidak sedap. Tidak sedikit yang menggunakan cuka putih untuk mencuci baju agar lebih bersih dan wangi.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya mencampurkan cuka putih ketika mencuci baju juga bisa berpotensi merusak pakaian, bila kamu tidak paham cara pemakaiannya. Nah, agar kamu tidak salah ketika menggunakan cuka putih saat mencuci baju, simak caranya berikut ini.

    Bolehkah Mencuci Baju dengan Larutan Cuka Putih?

    Sebelum kita membahas cara menggunakannya, kamu harus tahu dulu apakah boleh menggunakan cuka putih untuk mencuci pakaian?


    Dikutip dari Rd.com, penggunaan cuka putih dalam mencuci pakaian tentunya sangat diperbolehkan. Nyatanya, cuka putih adalah salah satu senjata yang digunakan di tempat pencucian professional. Biasanya cuka putih digunakan untuk mendapatkan hasil cucian yang lembut. Berbeda dengan cairan pelembut pakaian pada umumnya yang melapisi serat dari pakaian sehingga sulit terserap ke dalam pakaian.

    Tidak hanya itu, cuka putih juga bisa menghilangkan bau menyengat dari pakaian kotor sehingga hasil dari cucian kamu akan terasa jauh lebih segar secara alami tanpa pewangi buatan. Jika ingin hasil seperti itu, kamu perlu menggunakan cuka putih suling, bukan cuka lainnya.

    Cara Menggunakan Cuka Putih Untuk Mencuci Baju

    Cuka putih dapat digunakan untuk 4 hal dalam mencuci baju, di antaranya untuk menghapus noda membandel, menghilangkan bau, melembutkan pakaian, dan untuk membuat pakaian menjadi lebih cerah. Keempatnya memiliki cara pencucian yang berbeda. Kamu bisa simak cara menggunakan cuka putih untuk mencuci baju di bawah ini.

    1. Menggunakan Cuka Putih Untuk Menghilangkan Noda Membandel

    – Basahkan bagian kotor yang ingin dibersihkan dengan air hangat. Pastikan kamu membasahkan baju dari bagian belakang noda, agar noda tidak menyebar ke bagian lain.

    – Teteskan cuka putih suling pada bagian yang kotor secukupnya hingga semua bagian kotor tertutupi.

    – Gosok perlahan menggunakan sikat lembut pakaian atau sikat gigi. Gunanya adalah untuk melembutkan noda agar mudah dibersihkan

    – Setelah noda mulai pudar, teteskan sabun atau sabun cuci piring pada noda, lalu gosok kembali secara perlahan.

    – Bilas dengan air hangat dari bagian belakang noda.

    – Bila noda masih tersisa, ulangi hingga bersih.

    – Setelah noda hilang dari pakaian, selanjutnya kamu bisa langsung mencucinya dengan mesin cuci seperti biasa.

    2. Menggunakan Cuka Untuk Menghilangkan Bau Pakaian

    – Isi mesin cuci dengan air hangat.

    – Masukkan 1 – 2 cup cuka putih suling ke dalam mesin cuci, atau kamu juga bisa mengisinya saat di tengah proses pencucian.

    – Kamu juga bisa menambahkan soda pencuci sebanyak 1 cup supaya pembersihan semakin maksimal.

    – Selama pakaian tersebut tidak memiliki aturan khusus dalam mencucinya, sebaiknya cobalah untuk menggunakan air hangat pada periode pencucian pertama. Bila mesin kamu mempunyai mode ‘soak and cycle’ kamu juga bisa untuk menggunakannya.

    – Setelah selesai, lanjutkan dengan pencucian kedua dengan menggunakan detergen yang biasa kamu pakai.

    – Keringkan air pada pakaian dengan mesin cuci, lalu jemur hingga kering menyeluruh.

    3. Menggunakan Cuka Untuk Melembutkan Pakaian

    – Masukkan pakaian ke dalam mesin cuci, pastikan agar tidak terlalu penuh.

    – Masukkan detergen secukupnya, lalu tambahkan ¼ cup cuka putih suling pada dispenser pelembut pakaian di mesin cuci kamu.

    – Jalankan mesin cuci dengan pengaturan air dan suhu sesuai dengan aturan yang ada pada label pakaian yang kamu masukkan ke dalam mesin cuci.

    – Setelah selesai, segera keringkan seperti biasanya.

    4. Menggunakan Cuka Untuk Membuat Pakaian Lebih Cerah

    – Bila mesin cuci kamu memiliki mode ‘soak and cycle’, gunakanlah mode tersebut.

    – Masukkan 1 cup cuka putih ke dalam mesin cuci lalu tambahkan air hangat secukupnya. Selanjutnya, masukkan pakaian dan biarkan terendam selama 2 jam.

    – Setelah 2 jam, jalankan mesin cuci dalam mode bilas.

    – Setelah selesai, cuci pakaian tersebut menggunakan detergen seperti biasanya.

    – Keringkan.

    Nah selain itu, kamu juga bisa menggunakan air cuka suling ini untuk membersihkan mesin cuci lho. Tentunya langkah di atas tidak akan berhasil bila mesin cuci kamu kotor, maka dari itu kamu juga perlu membersihkan mesin cuci sebelum mencuci pakaian. Berikut langkahnya.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci dengan Cuka Putih

    – Kosongkan mesin cuci.

    – Masukkan 4 cup cuka putih suling langsung ke dalam mesin cuci.

    – Bila mesin cuci kamu memiliki mode ‘clean washer’, kamu bisa coba untuk menggunakannya. Bila tidak ada, cukup jalankan mesin cuci dengan durasi terlama dengan air sepanas mungkin.

    – Setelah selesai, buang residu air dan kotoran yang keluar. Lalu lepas bagian mesin cuci yang bisa dilepas, lalu lap dengan kain microfiber (termasuk bagian dalam, dan segel karetnya)

    – Campurkan air cuka suling dengan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan ke bagian eksterior mesin cuci dan mengelapnya dengan kain microfiber.

    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mencuci dengan Cuka

    1. Mencampurkannya dengan Chlorine Bleach atau pemutih berklorin: Karena akan menimbulkan gas beracun
    2. Mencampurkannya dengan Baking Soda: Kedua bahan ini nantinya akan saling menetralisir satu sama lain. Alhasil bahan ini tidak akan memberikan manfaat sama sekali
    3. Membersihkan Activewear atau pakaian olahraga: Cuka kurang baik untuk membersihkan kain fiber sintetis, seperti nilon dan elastane atau bahan spandex.

    Itu dia beberapa tata cara yang baik dan benar saat mencuci pakaian dengan cuka, serta hal-hal yang harus dihindarinya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bangun Rumah yang Sejuk, Cocok untuk di Wilayah Panas


    Jakarta

    Memiliki rumah yang sejuk tentu menjadi idaman, apalagi saat cuaca lagi panas-panasnya. Buat kamu yang belum punya hunian, simak informasi berikut ini untuk membangun rumah yang sejuk di daerah yang panas.

    Seperti diketahui, belakangan ini berbagai daerah di Indonesia dilanda cuaca panas. Menurut Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena suhu panas yang terjadi sekarang adalah akibat dari pemanasan permukaan bumi. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya pembentukan awan dan berkurangnya curah hujan di Indonesia. Meski demikian, suhu panas ini tidak termasuk dalam kategori heatwave, melainkan suhu panas yang umum terjadi saat masa peralihan musim atau pancaroba.

    Indonesia adalah negara yang beriklim panas atau tropis, sehingga suhu panas saat siang hari sangat umum terjadi. Maka dari itu, penting untuk membangun rumah yang sejuk dan dingin agar kita tetap nyaman.


    Lantas bagaimana cara membangun rumah yang sejuk di negara beriklim panas seperti Indonesia ini? Melansir dari Popular Science, berikut tips membangun rumah yang sejuk di wilayah panas.

    1. Cari Lokasi yang Tepat

    Meskipun Indonesia memiliki iklim yang panas, tapi ada beberapa wilayah yang lebih sejuk daripada yang lain. Kamu bisa mempertimbangkan untuk memilih daerah yang masih asri dan sejuk. Selain itu, kamu juga bisa menentukan lokasi dengan melihat arah angin.

    Dengan mencari tahu ke arah mana angin panas bertiup, kamu bisa menentukan lokasi yang cocok sekaligus merencanakan di mana pintu masuk dan jendela akan ditempatkan untuk mendinginkan rumah secara alami.

    2. Manfaatkan Keteduhan Alam

    Jika kami memilih lokasi yang masih dikelilingi oleh pepohonan, pilihan itu akan memberikan cakupan udara sejuk yang sangat baik. Pohon bisa secara efektif menghalangi matahari saat cuaca sedang panas. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan keteduhan dari pohon untuk membuat rumah kamu tetap sejuk saat cuaca sedang panas. Jika rumah kamu tidak memiliki banyak pohon, kamu bisa menanam pohon atau tanaman hias sendiri untuk memberikan pasokan oksigen ke rumah.

    3. Tempatkan Jendela dengan Tepat

    Jendela adalah kunci terpenting dalam hal ventilasi dan pendinginan di rumah. Secara khusus, ventilasi silang bergantung pada konsep jendela dengan ukuran yang sama dan ditempatkan saling berhadapan. Dengan begitu, udara dari luar bisa tersedot ke dalam rumah dan membuat panas di dalam rumah panas menguap, kemudian keluar melalui jendela yang berlawanan. Sistem jendela seperti Ini bisa menciptakan angin alami yang bagus untuk membuat rumah sejuk.

    Lokasi jendela juga sangat penting. Menempatkan jendela yang menghadap ke selatan dan utara dianggap bisa membuat rumah lebih sejuk daripada yang menghadap ke timur atau barat. Sebab, matahari hanya melintasi bagian timur dan barat saat terbit dan tenggelam, sehingga bagian utara dan selatan akan lebih sejuk.

    4. Pilih Bahan Atap yang Sesuai

    Memilih bahan atap yang tepat bisa sangat membantu mengurangi panas di rumah. Menutup atap dengan bahan reflektif adalah cara terbaik memantulkan cahaya matahari, sehingga sedikit panas yang diserap melalui atap.

    5. Membangun Dinding yang Tebal

    Membangun rumah dengan dinding tebal seperti di vila Mediterania atau rumah di gurun Arab adalah pilihan yang tepat untuk menghadapi iklim panas di Indonesia. Material seperti beton, batu, dan batu bata memiliki massa termal tinggi yang dapat menyimpan panas siang hari dan melepaskannya pada malam hari. Hal ini bisa membantu mendinginkan rumah secara alami.

    Itulah 5 tips membangun rumah yang sejuk untuk di wilayah yang panas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Membersihkan Noda Krayon di Dinding, Mudah!


    Jakarta

    Mempunyai anak yang memiliki gemar menggambar berjiwa seni tinggi adalah hal yang baik, tapi apa jadinya bila hobinya tersebut tidak diawasi dengan baik? Bisa saja dinding rumah kamu sudah penuh coretan krayon.

    Hal seperti ini tentunya bisa berpotensi merusak nilai estetika rumah kamu. Pasti kamu tidak mau ‘kan sering mengeluarkan uang untuk mengecat ulang dinding rumahmu itu?

    Namun, tenang saja! Ada kabar baik bagi kamu. apabila alat yang digunakan anakmu untuk mencoret-coret dinding adalah alat tulis yang terbuat dari lilin, seperti krayon, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk menghapus noda tersebut tanpa harus merusak cat tembok rumah kamu.


    Dikutip dari rd.com, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda krayon pada dinding rumah kamu. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan juga. Ada beberapa bahan yang tidak boleh kamu gunakan ketika membersihkan noda krayon pada dinding rumah kamu.

    Bahan yang Tidak Boleh Digunakan untuk Membersihkan Noda Krayon di Dinding

    Cairan Pembersih Semprot: Cairan pembersih seperti ini akan membuat noda krayon menjadi basah, ditambah lagi cairan ini bisa membuat wax dan pewarna krayon terlarut dan mengalir ke tempat lain.

    Bleach atau Amonia: Cairan keras ini justru akan merusak cat dinding.

    Paint Remover: Seperti namanya, tentu saja gunanya adalah untuk melunturkan cat, bukan krayon.

    Nah, setelah tahu bahan yang tidak boleh digunakan, di bawah ini ada cara untuk membersihkan noda krayon pada dinding rumah dengan baik dan benar.

    Cara Menghapus Noda Krayon di Dinding

    Alat dan bahan:

    – Baking soda

    – Air hangat

    – 2 atau 3 kain bersih. Bila ada, gunakan kain microfiber

    – Mangkuk

    Langkah-langkah:

    1. Buat Pasta Baking Soda

    Campurkan baking soda dan air dengan perbandingan 1:1. Pastikan hasil campuran ini berbentuk pasta dengan tekstur lembut dan kering, kamu bisa coba tambah atau kurangi rasio perbandingannya hingga pasta tersebut memiliki tingkat konsistensi yang pas.

    2. Gunakan Kain

    Pertama-tama, basahkan kain dengan air hangat, lalu peras hingga kering. Lalu celupkan kain tersebut menggunakan jari tanganmu.

    3. Oles Pasta ke Noda Krayon

    Setelah kain tersebut dilapisi dengan pasta baking soda, selanjutnya kamu bisa angkat lalu gosokkan perlahan pada noda krayon di dinding.

    Bila noda tersebut sudah terangkat, selanjutnya kamu bisa mengelap residu krayon tersebut dengan kain basah baru. Jika krayon masih menempel, kamu bisa coba ulangi proses hingga noda hilang total.

    4. Bilas

    Setelah semua noda sudah bersih, selanjutnya kamu bisa membilasnya dengan kain basah baru, supaya residu lilin dari krayon hilang sempurna dari dinding.

    5. Coba Bahan Lain Jika Noda Masih Menempel di Tembok

    Jika pasta baking soda masih kurang efektif, kamu bisa mengganti baking soda tersebut dengan bahan berikut:

    – Penghapus

    – Penghapus ajaib

    – Pasta gigi

    – Alkohol gosok

    – Stainless steel scrubber

    6. Keringkan

    Setelah selesai dibilas, selanjutnya kamu wajib untuk mengeringkannya dengan kain lap yang masih kering. Bila kamu melihat masih ada residu baking soda yang tersisa, cobalah untuk mengelapnya dengan kain basah terlebih dahulu.

    Itu dia beberapa ringkasan mengenai bahan apa saja yang tidak boleh dan boleh digunakan ketika membersihkan noda krayon pada dinding rumah beserta caranya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Benda-benda Ini Nggak Boleh Dibersihkan Pakai Cuka


    Jakarta

    Cuka adalah salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk membersihkan noda pada suatu benda. Faktanya, cuka memang terbukti bisa membersihkan noda membandel dan bau menyengat pada suatu benda yang terbuat dari material apapun. Oleh karena itu, banyak orang yang selalu berpikiran untuk menggunakan cuka sebagai solusi kebersihan.

    Tapi tahukah kamu, sebenarnya ada beberapa benda yang tidak boleh dibersihkan dengan cuka, apapun alasannya. Bila kamu belum tahu, ayo simak ringkasannya di bawah ini.

    Hal yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Cuka

    Dikutip dari Rd.com, walaupun cuka adalah bahan pemusnah noda dan bau menyengat yang sangat baik, tetapi ada beberapa hal yang sebenarnya tidak boleh kamu bersihkan menggunakan cuka.


    1. Meja Granit atau Marmer

    Sama seperti lantai, meja yang berbahan granit atau marmer sebaiknya jangan dibersihkan menggunakan cuka. Menurut ahli bidang kebersihan sekaligus Supervisor Fantastic Services, Lily Cameron, sifat asam dari cuka bisa merusak bahan granit atau marmer, larutan cuka bisa meninggalkan bekas berupa pemudaran warna pada bahan granit atau marmer.

    Ia juga menyarankan saat membersihkan marmer menggunakan campuran sabun cuci piring, alkohol gosok, dan air saja.

    “Bahan pembersih yang bersifat asam dapat mengikis granit dan marmer sehingga meninggalkan bekas berupa warna yang memudar,” ujar Cameron, dikutip dari rd.com.

    “Baiknya, cairan untuk membersihkan granit atau marmer adalah dengan campuran 5 tetes sabun cuci piring, 7-10 tetes alkohol gosok, dan 1 cup air saja,” tambahnya.

    2. Furnitur yang Sudah Dilapisi Wax atau Lilin

    Menurut Cameron, larutan cuka bisa membuat lapisan wax atau lilin pada furnitur di rumah kamu jadi luntur, sehingga warna furnitur terlihat pucat.

    3. Lantai Batu Alam

    Bila lantai kamu terbuat dari batu alam, sebaiknya jauhi penggunaan air yang bersifat asam seperti air cuka, lemon, atau amonia ketika membersihkan lantai. Sifat asamnya ini akan mengikis dan membuat tumpul batu alam tersebut.

    4. Bekas Noda Telur Mentah

    Sebaiknya jangan membersihkan noda telur mentah dengan cuka. Menurut Cameron, larutan cuka akan bereaksi dengan enzim protein pada telur sehingga terjadi penggumpalan. Akibatnya noda telur ini akan menjadi jauh lebih sulit untuk dibersihkan.

    “Membersihkan noda telur dengan larutan cuka akan membuat enzim protein telur menjadi menggumpal dan akan membuat noda tersebut jadi lebih sulit untuk dibersihkan,” kata Cameron.

    5. Mencampurkan Cuka dengan Bleach

    Bila kamu ingin mencuci baju dengan cuka, sebaiknya kamu tidak mencampurnya dengan bleach. Ketika cuka dicampurkan dengan bleach, akan terjadi reaksi yang menimbulkan gas beracun yang buruk bagi kesehatan dan pakaian kamu.

    6. Lantai Hardwood

    Sebenarnya lantai hardwood cukup bervariatif. Namun biasanya, air cuka justru membuat finishing dari hardwood tersebut rusak.

    7. Memasukkannya ke Mesin Cuci Piring

    Memang benar adanya bahwa cuka dapat membuat hasil cucian piring kita menjadi bersih kinclong, akan tetapi kamu harus tahu bahwa sifat asam dari cuka bisa berpotensi merusak mesin cuci piring tersebut.

    Jauhi penggunaan cuka untuk mesin cuci piring yang segelnya terbuat dari polyacrylate, fluorosilicone, dan Buna-N. Alasannya karena jika larutan asam ini menempel pada segel dalam waktu yang lama, segel bisa rusak dan akan terjadi kebocoran pada mesin cuci piring.

    8. Mutiara

    Biasanya mutiara terbuat dari marmer, limestone, dan kalsium karbonat. Bila mutiara tersebut terkena larutan cuka, kalsium karbonat pada mutiara tersebut akan bereaksi dengan cuka, yang nantinya akan membuat mutiara tersebut larut dalam air cuka.

    Itu dia segenap informasi mengenai hal yang tidak boleh kamu bersihkan menggunakan cuka, semoga setelah membaca ini kamu jadi tahu kalau cuka itu bukanlah solusi dari segala kebersihan.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Randy Pangalila, Begini Tips Lancar Bayar Cicilan KPR



    Jakarta

    Aktor Randy Pangalila, baru-baru ini mengungkapkan dirinya pernah didatangi debt collector karena telat membayar cicilan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Meskipun Randy adalah seorang artis, ternyata kendala-kendala pembayaran KPR rumah seperti ini bisa menimpa siapa pun. Lalu bagaimana tips agar lancar bayar cicilan KPR?

    Sebagai informasi KPR adalah kredit kepemilikan rumah. KPR adalah salah satu instrumen pembayaran rumah dengan mencicil dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. KPR banyak diminati karena pembayaran per bulannya tidak besar. Lalu selama KPR berjalan, rumah yang ingin kamu beli bisa langsung ditempati apabila sudah jadi.

    Pengamat dan konsultan investasi properti, Steve Sudijanto mengatakan meskipun KPR memberikan kemudahan dalam mendapatkan rumah impian, tetapi nasabah perlu memiliki komitmen untuk melunasinya.


    “Padahal kan kalau kita berutang, itu sudah mengikat diri kita dalam perjanjian hukum. Banyak orang yang merasa di atas hukum dan mengabaikan surat peringatan (pengingat untuk melunasi KPR rumah) itu,” kata Steve saat dihubungi detikProperti pada Jumat (16/5/2024).

    Menurutnya itu adalah etika dasar bagi nasabah yang berhasil mengajukan KPR rumah ke bank. Sebab, bank percaya kepada nasabah mampu melunasi KPR sesuai perjanjian. Penilaian ini dilihat dari riwayat skor kredit yang tidak ada kendala sebelumnya.

    Agar terhindar dari kredit macet, Steve menyarankan besaran KPR yang diambil tidak melebihi 30% dari pendapatan gabungan dengan pasangan atau penghasilan sendiri.

    “Pada waktu kita berutang, pihak bank itu mengukur apakah pihak debitur (nasabah) ini bisa membayar utang itu atau enggak, kapasitasnya ada atau enggak. Biasanya cicilan itu 30% atau 25% dari penghasilan suami dan istri,” jelasnya.

    Dia juga mengingatkan kepada setiap orang yang baru akan membeli rumah dengan KPR, agar berfokus untuk melunasinya terlebih dahulu. Dia meminta untuk mengesampingkan berbelanja yang tidak perlu.

    “Kepada konsumen terutama pemilik rumah pertama, pembeli the first home buyer itu, saya sarankan untuk hati-hati dalam mengelola keuangan. Karena kalau terima gaji setiap bulannya, itu yang harus diutamakan pembayaran KPR dulu. Jangan belanja dulu. Karena rumah itu kan sarana paling utama untuk kita berteduh,” ujarnya.

    Jika tidak pandai mengelola keuangan, imbasnya saat tabungan habis atau tidak ada pemasukan, pembayaran KPR akan tersendat seperti yang dialami Randy Pangalila.

    Rumah Randy Pangalila Didatangi Debt Collector

    Sementara itu, Randy Pangalila menceritakan pada 2019 lalu setelah dirinya menikah, seorang debt collector mendatangi rumahnya. Pada saat itu, dirinya sedang bekerja dan hanya ada istrinya, Chelsey Frank di rumahnya.

    Ternyata debt collector tersebut menagih pembayaran KPR rumah mereka yang menunggak. Randy Pangalila langsung mengajak mereka bicara baik-baik dan berjanji akan menemui pihak yang memberikannya pinjaman KPR.

    “Tapi kelebihannya setiap ada yang datang, gue nggak sembunyi, face it, gue ajak ngobrol. Gue ceritakan kondisinya, akhirnya gue bilang mau ketemu sama finance-nya, akhirnya dia nggak marah-marah,” ucap Randy seperti yang dikutip dari Insert Live pada Sabtu (18/5/2024).

    Saat ditemui, pihak yang memberikannya pinjaman KPR sempat terkejut mengetahui Randy Pangalila seorang artis mengaku tidak memiliki uang. Namun, mereka akhirnya memberikan kesempatan kepada Randy untuk melunasi tagihan yang ada dan kini masalahnya sudah selesai tanpa ada penyitaan.

    “Gue bilang ke dia, artis atau selebriti itu cuma titel. Kalau nggak ada proyek, nggak ada pemasukan, jadi gimana. Sejujurnya saya nggak ada kerjaan, saya bilang ke dia kalau rumah yang aku tinggali bukan rezeki aku, ya, sudah silakan ambil,” pungkasnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Tanda Rumah Bakal Diteror Debt Collector Kayak Randy Pangalila



    Jakarta

    Pemain serial TV Randy Pangalila baru-baru ini mengungkapkan pernah diteror debt collector karena belum melunasi cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) pada 2019 lalu. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kenali dulu tanda rumah akan diteror debt collector jika nunggak bayar KPR seperti Randy Pangalila.

    Menurut pengamat dan konsultan investasi properti, Steve Sudijanto, nasabah yang nunggak bayar KPR pasti sebelumnya sudah mendapatkan peringatan dari pihak perbankan atau lembaga pinjaman uang lainnya.

    “Biasanya kalau menunggak, akan ada surat pemberitahuan bahwa ada tunggakan. Biasanya surat peringatan itu diberikan 3 kali baru ada tindakan,” kata Steve saat dihubungi detikProperti pada Jumat (17/5/2024).


    Debt collector tidak akan langsung datang ke rumah apabila telat pembayaran KPR baru sehari. Ada beberapa peringatan yang dikirim oleh penyedia KPR dalam jangka waktu tertentu. Pertama adalah pemberitahuan untuk segera membayar KPR setelah lewat jatuh tempo. Pemberitahuan ini dikirimkan melalui e-mail.

    Kemudian, jika tidak ada jawaban dan pembayaran dari nasabah, pemberitahuan kedua akan dikirim melalui pesan singkat seperti WhatsApp atau telepon. Lewat dari 7 hari, maka akan ada surat tertulis yang dikirim ke rumah meminta cicilan dilunasi secepatnya.

    Steve menekankan jika nasabah mendapat surat peringatan seperti itu, wajib hukumnya untuk dibalas. Menghindar hanya akan mempersulit masalah bahkan rumah bisa terancam disita.

    “Ingkar janji akan masuk dalam arti sengketa, semuanya akan diambil alih. Semua utang itu ada perjanjian ya,” bebernya.

    Setelah peringatan terakhir, Steve mengungkapkan ada dua kemungkinan. Pertama, jika nasabah tersebut mengajukan KPR di bank yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan didatangi oleh debt collector. Sebab, lembaga perbankan memiliki aturan untuk menagih pelunasan KPR secara baik-baik. Mereka juga bisa menyewa pengacara hingga penyitaan rumah jika nasabah lepas tangan.

    “Bank nggak mungkin mengirimkan debt collector. Bank akan mengirimkan pengacara. Karena itu diatur oleh Undang-Undang yang sudah di regulasi OJK. Di peraturannya tidak boleh diperlakukan semena-mena ada ketentuannya di OJK,” ucapnya.

    Kemungkinan kedua adalah jika nasabah mengajukan KPR melalui lembaga perseorangan, non perbankan, atau non lembaga keuangan. Kemungkinan mereka akan mengirimkan debt collector untuk menagih KPR yang menunggak.

    “KPR itu kredit kepemilikan rumah. Kalau ke developer itu bukan perbankan, beda. Kita harus pilah-pilah. Kalau didatangi debt collector mungkin karena berutang kepada korporasi. Jadi jangan disamakan, harus dipilah-pilah,” tambahnya.

    Rumah Randy Pangalila Didatangi Debt Collector

    Randy Pangalila menceritakan setelah dirinya menikah pada 2019 lalu, seorang debt collector mendatangi rumahnya untuk meminta tagihan KPR rumah.

    Pada saat itu, Randy Pangalila sedang tidak ada di rumah, hanya ada sang istri Chelsey Frank di rumahnya. Dia mengaku sedang sepi panggilan pekerjaan sehingga tidak ada biaya untuk melunasi KPR pada saat itu.

    Namun, dia tetap berbicara baik-baik dengan debt collector dan menyelesaikan dengan pihak yang memberikannya pinjaman KPR.

    “Tapi kelebihannya setiap ada yang datang, gue nggak sembunyi, face it, gue ajak ngobrol. Gue ceritakan kondisinya, akhirnya gue bilang mau ketemu sama finance-nya, akhirnya dia nggak marah-marah,” ucap Randy seperti yang dikutip dari Insert Live pada Sabtu (18/5/2024).

    Saat ditemui, pihak yang memberikannya pinjaman KPR sempat terkejut mengetahui Randy Pangalila seorang artis mengaku tidak memiliki uang. Namun, mereka akhirnya memberikan kesempatan kepada Randy untuk melunasi tagihan yang ada dan kini masalahnya sudah selesai tanpa ada penyitaan.

    “Gue bilang ke dia, artis atau selebriti itu cuma titel. Kalau nggak ada proyek, nggak ada pemasukan, jadi gimana. Sejujurnya saya nggak ada kerjaan, saya bilang ke dia kalau rumah yang aku tinggali bukan rezeki aku, ya, sudah silakan ambil,” pungkasnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com