Author: Gak Ganti Gambar

  • 5 Tips Bikin Rumah Kamu Anti Maling


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi penghuninya. Namun, kalau tidak beruntung ada kemungkinan maling berusaha masuk rumah, salah satunya melalui pintu depan.

    Selain merancang estetika tampak depan rumah, penting juga memastikan tingkat keamanan pintu. Jangan sampai ada celah untuk penjahat mendobrak masuk melalui pintu depan rumah.

    Tenang saja, ada beberapa cara untuk meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu bisa menerapkan langkah-langkah ini yang dilansir dari bob vila, Selasa (21/5/2024).


    Tips Jaga Keamanan Pintu Depan Rumah

    1. Kunci Pintu

    Pastinya jangan lupa mengunci pintu rumah, meski hanya keluar sebentar atau dekat rumah. Kalau kamu punya kebiasaan lupa mengunci pintu, coba beralih menggunakan smart lock yang tidak membutuhkan kunci.

    Lalu, bagi kamu yang baru pindah ke rumah second, sebaiknya ganti kunci pintu soalnya bisa saja penghuni lama pernah memberikan kunci ke teman atau saudaranya.

    2. Pastikan Pintu Kokoh

    Pastikan pintu rumah kokoh agar tidak mudah didobrak paksa. Kalau pintu sudah usang, rusak, atau berumur, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti. Gunakan pintu solid yang terbuat dari kayu atau baja yang kokoh.

    Selain itu, pastikan ada strike plate atau pelat logam yang melindungi bagian kusen pintu untuk mengaitkan kunci. Hal ini akan membantu menjaga stabilitas pintu yang terkunci.

    3. Kunci Tambahan

    Tingkatkan keamanan pintu dengan menambahkan grendel pintu. Jadi kalau orang lain mempunyai kunci cadangan atau berhasil membobol kunci, alat ini bisa bantu menghalau mereka masuk ke dalam rumah.

    Kamu juga dapat menggunakan grendel berupa rantai yang memungkinkan kamu membuka sedikit celah pintu tanpa khawatir diserobot masuk.

    4. Lubang Pengintip

    Pastikan kamu mengetahui siapa dan bagaimana keadaan di luar pintu sebelum membukanya. Kamu bisa memasang lubang pengintip dengan pandangan yang luas.

    Bahkan, sekarang ada alat lebih canggih dengan memasang kamera yang juga memungkinkan komunikasi dua arah.

    5. Kaca Sekitar Pintu

    Hati-hati kalau area pintu kamu memiliki kaca karena penjahat bisa saja memecahkannya untuk membuka kunci dari dalam. Lebih baik, mengganti pintu dengan bahan yang solid serta menghindari akses kunci yang mudah melalui kaca atau jendela.

    Demikian cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Menjaga Kebersihan Tempat Tidur Agar Istirahat Nyaman & Lelap


    Jakarta

    Tempat tidur yang empuk dan bersih pastinya bikin tidur terasa lebih nyenyak. Tapi apa kamu yakin tempat tidur kamu benar-benar bersih?

    Tubuh manusia biasanya meninggalkan sel kulit mati dan minyak selama tidur. Dari matras, seprai, hingga bantal kemungkinan menjadi sarang buat kuman dan bakteri berkembang biak di tempat tidur.

    Meski terkesan sepele, penumpukan kotoran dan bakteri di tempat tidur bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti penyakit kulit. Maka dari itu, penting jaga kebersihan tempat tidur dengan mengikuti cara berikut yang dilansir dari HercLeon, Rabu (22/5/2024).


    Tips Jaga Kebersihan Tempat Tidur

    1. Rajin Cuci Sprei

    Hal paling mendasar buat tempat tidur higienis, adalah rajin mencuci seprai setidaknya seminggu sekali. Selain minyak dan sel kulit mati, sering kali ada tungau debu, debu, bulu hewan peliharaan, bahkan serangga yang mesti kamu bersihkan.

    2. Cegah Bau pada Matras

    Mungkin kamu tidak bisa mencuci matras, tapi kamu masih bisa mencegah bau yang timbul dari matras. Setiap pagi biarkan jendela terbuka untuk mendapat sirkulasi udara yang mengeringkan kelembapan dan keringat pada tempat tidur.

    Sekali-kali kamu bisa menuangkan soda kue ke seluruh matras untuk menghilangkan aroma tidak sedap. Diamkan selama 30 menit, lalu bersihkan soda kue menggunakan penyedot debu.

    3. Gunakan Pelindung Matras Anti Air

    Salah satu cara terbaik menjaga kebersihan matras adalah dengan melapisinya dengan pelindung matras anti air. Lapisan ini mencegah keringat, cairan, tungau, dan kotoran lainnya mengenai matras. Apalagi pelindung matras ini bisa mudah dicuci menggunakan mesin cuci.

    4. Hindari Makan di Tempat Tidur

    Sebaiknya hindari makan di tempat tidur kalau kamu tidak dalam keadaan sakit atau berumur. Meski sudah berhati-hati, tidak menutup kemungkinan ada partikel makanan yang jatuh. Makanan di tempat tidur bakal mengundang berbagai hewan dan mendukung pertumbuhan bakteri.

    5. Mandi Sebelum Tidur

    Pastikan tubuh dan pakaian dalam keadaan yang bersih sebelum naik ke tempat tidur. Sebaiknya mengganti baju dulu kalau sudah dikenakan ke luar rumah atau duduk di area yang kotor. Selain itu, biasakan juga mandi atau setidaknya membersihkan diri sebelum tidur di malam hari.

    6. Hindari Hewan Peliharaan di Tempat Tidur

    Cegah hewan peliharaan naik ke tempat tidur karena mereka bisa meninggalkan kotoran, debu, bulu, serangga, hingga bakteri. Namun, kalau hal ini belum memungkinkan, kamu bisa sering memandikan hewan peliharaan, membersihkan tempat tidur, dan gunakan pelindung matras anti air.

    7. Jaga Kebersihan Kamar Tidur

    Bukan cuman tempat tidur yang perlu dibersihkan, tetapi kamar tidur juga. Kebanyakan kotoran di tempat tidur berasal dari lingkungan sekitarnya. Maka, ada baiknya sering membersihkan kamar tidur dari dari kotoran dan debu, salah satunya bisa juga dengan bantuan HEPA air purifier.

    Itulah cara menjaga kebersihan tempat tidur supaya bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai Sabun, Begini Cara Cuci Panci Cast Iron yang Benar


    Jakarta

    Alat masak cast iron atau besi cor seringkali jadi andalan bagi para pecinta daging di dunia. Alasannya adalah karena alat masak besi cor dipercayai bisa membuat hasil masakan menjadi lebih enak dan renyah karena daya hantar panasnya yang sangat baik.

    Tidak hanya itu, alat masak besi cor juga memiliki keunggulan dimana mereka bisa dimodifikasi menjadi anti lengket dengan teknik seasoning.

    Teknik seasoning pada alat masak adalah teknik untuk melapisi permukaan alat masak besi atau besi cor dengan minyak sayur. Minyak yang dipanaskan ini nantinya akan bereaksi menjadi keras dan licin yang menempel pada permukaan alat masak, proses ini disebut dengan proses polimerisasi.


    Tujuan dari teknik seasoning ini adalah untuk membuat alat masak tersebut menjadi licin dan tidak lengket ketika digunakan untuk memasak.

    Nyatanya, teknik seasoning yang dilakukan pada alat masak besi cor memang terbukti bisa membuat alat masak tersebut menjadi anti lengket.

    Namun, lapisan seasoning ini juga membuat besi cor jadi memiliki kelemahan. Oleh karena lapisannya yang terbuat dari minyak, alat masak besi cor yang sudah dilapisi seasoning tidak bisa dicuci dengan sabun atau deterjen, karena nantinya akan membuat lapisan seasoning ini luntur atau rusak.

    Lalu, bagaimana cara untuk mencuci alat masak besi cor yang sudah dilapisi seasoning? Bila kamu penasaran, ayo simak caranya di bawah ini.

    3 Cara Cuci Alat Masak Besi Cor yang Sudah Dilapisi Seasoning

    Dikutip dari rd.com, ada 3 metode yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan alat masak besi cor. Berikut ringkasannya.

    1. Lemon

    Menurut ahli bidang kebersihan sekaligus presiden dan co-CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, air lemon bisa digunakan sebagai pembersih sekaligus antibakteri dan antiseptik saat membersihkan alat masak kamu.

    “Air lemon adalah zat pembersih yang sangat kuat, air lemon bisa bekerja sebagai antibakteri dan antiseptik,” kata Sokolowski.

    “Selain itu, lemon juga cenderung cukup murah, dan mudah untuk dicari,” tambahnya.

    Alat dan bahan:

    – Lemon

    – Sikat gosok

    Langkah:

    1. Iris lemon secukupnya, lalu letakkan pada permukaan panci besi cor.

    2. Isi panci besi cor dengan air secukupnya.

    3. Nyalakan kompor, lalu letakkan panci tersebut di atasnya. Biarkan air dan lemon tersebut mendidih selama 5-10 menit.

    4. Bila partikel kotoran sudah mengapung, matikan api dan bilas panci tersebut.

    5. Gunakan sikat untuk menggosok sisa kotoran.

    2. Tinfoil

    Metode yang satu ini sangat efektif untuk membersihkan sisa residu makanan yang menempel pada alat masak besi cor.

    Solokolwski menyarankan untuk menggunakan metode ini untuk membersihkan sisa residu yang menempel pada alat masak besi cor tersebut.

    Alat dan bahan:

    – Tinfoil

    Langkah:

    1. Isi panci besi cor dengan air

    2. remas tinfoil hingga berbentuk bola kasar, lalu gunakan untuk membersihkan noda hingga bersih sempurna.

    3. Soda

    Metode yang ketiga adalah dengan menggunakan air soda, kamu bisa coba menggunakan produk minuman bersoda seperti Coca-Cola.

    Menurut Sokolowski, air Coca-Cola bisa digunakan sebagai bahan pembersih noda membandel karena sifat asam dari minuman tersebut.

    Alat dan bahan:

    – Coca-Cola

    – Scouring pad

    Langkah:

    1. Tuangkan Coca-Cola pada alat masak kamu yang gosong.

    2. Nyalakan api pada kompor dan letakkan alat masak tersebut diatasnya. Biarkan air Coca-Cola tersebut mendidih selama 15 menit.

    3. Setelah 15 menit, bilas alat masak tersebut sambil menggosok bagian yang gosongnya.

    4. Setelah bersih, keringkan.

    Itu dia 3 metode yang bisa kamu coba untuk membersihkan alat masak besi cor yang sudah dilapisi dengan seasoning di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Tips Jitu Merawat Kitchen Set di Dapur Agar Lebih Awet



    Jakarta

    Keberadaan kitchen set dapat membuat tampilan dapur terlihat lebih rapih dan tertata. Namun, lokasinya yang berada di dapur, tentu kitchen set sering terkena panas dan lembap. Maka dari itu, kamu perlu merawat baik-baik kitchen set di rumah agar tidak mudah rusak. Lantas, bagaimana caranya?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq perawatan kitchen set tidak sulit. Sebab, penyebab kitchen set rusak biasanya berasal dari faktor luar. Berikut cara merawat kitchen set di dapur.

    1. Hindari Lingkungan yang Lembap dan Tambahkan Ventilasi di Dapur

    Selama area tempat kitchen set menempel tidak ada rembesan air dan tidak lembap, dipastikan jenis bahan kitchen apa pun tetap aman.


    Untuk pengguna kitchen set berbahan kayu, Sidiq mengakui memang bahan tersebut rentan terhadap rayap dan jamur. Solusinya bisa dengan menambahkan cairan anti jamur.

    “Memastikan bahwa lingkungan tempat yang ada aman dari rembesan air dan kelembapan. Bisa juga dengan ditambahkan cairan anti jamur pada kabinet kayu,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Dinding yang terdapat rembesan air, berjamur, dan lembap pasti terlihat tandanya yakni cat dinding berubah dan muncul noda kehitaman. Namun, jika kamu memasang kitchen set di bagian dinding atas dapur, tanda tersebut tidak kelihatan.

    Sidiq menyarankan di dalam dapur dibuat ventilasi untuk mengeluarkan panas dan udara lembap. Selain itu, kamu perlu sering-sering mengecek kebocoran dan menjaga sirkulasi ruangan.

    “Menjaga sirkulasi ruangan ataupun mengecek dinding jika terjadi kebocoran atau rembesan air dari luar. Kalau mau lebih aman gunakan kitchen set yang berbahan dasar waterproof seperti aluminium maupun PVC board,” ungkapnya.

    2. Hindari Meletakkan Muatan yang Berlebihan di Kitchen Set Atas

    Selain itu, muatan di dalam kitchen set juga jangan berlebihan, terutama bagian atas. Muatan berlebih di bagian atas bisa menyebabkan kitchen set ambruk. Dia menyarankan bagian atas sebaiknya diisi dengan peralatan dapur yang lebih ringan.

    “Rak di atas bisa diisi sesuai dengan kebutuhan misalnya seperti wadah-wadah yang berbahan dasar plastik yang lebih ringan, sementara untuk peralatan yang berbahan dasar logam biasanya sudah disediakan wadah di kabinet bawah. Piring juga boleh diletakkan di rak gantung atas wastafel, namun sebagian piring yang lain juga biasanya tersedia rak di kabinet bawah,” pungkasnya.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Toren Air di Atas Rumah atau Bawah Tanah? Ini Pertimbangannya


    Jakarta

    Toren atau tandon merupakan tangki air yang berfungsi sebagai wadah penyimpanan sementara untuk air bersih sebelum digunakan untuk berbagai keperluan.

    Namun, tidak semua rumah, bangunan, dan sejenisnya memiliki fasilitas tangki air ini. Biasanya, pasokan air diperoleh langsung dari sumbernya, seperti pompa sumur atau air PDAM yang disalurkan melalui pipa.

    Bangunan yang tidak mempunyai tangki air mungkin mungkin lebih efisien, tetapi akan kesulitan jika suatu saat listrik mati atau pompa air mengalami masalah.


    Sementara itu tangki air terpasang, walaupun listrik mati atau pompa air bermasalah, air masih tersedia dalam tandon atau toren.

    Nah pemasangannya pun mempengaruhi dari fungsi toren air ini. Ada yang memasang di atas rumah atau di bawah tanah. Keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan, berikut ulasannya.

    Mending Pasang Toren Air di Atas Rumah atau di Bawah Tanah?

    Jika kamu sedang membangun rumah atau akan memasang toren air, berikut beberapa hal yang mesti dipertimbangkan saat akan memasangnya di atas rumah atau di bawah tanah.

    Pasang Toren Air di Atas Rumah

    Meletakkan tangki air di atas bangunan bukan hanya sekadar memanfaatkan ruang kosong di atap. Dengan memanfaatkan gaya gravitasi, air bersih dapat dialirkan tanpa perlu menggunakan pompa ketika dibutuhkan.

    Selain itu peletakan toren air di atas rumah dipilih karena proses pemasangannya yang lebih mudah dan terjangkau. Perawatannya pun lebih mudah karena letaknya yang terlihat di atas rumah.

    Tetapi pemilihan lokasi di atas rumah juga merupakan suatu kekurangan. Bagi sebagian orang, mungkin toren air akan mengganggu estetika dari sebuah rumah.

    Selain itu, kekurangan yang penting untuk dipertimbangkan adalah beberapa tandon mungkin akan rentan terhadap cuaca, terlebih lagi jika lingkungan rumahnya memiliki cuaca yang ekstrim.

    Ini akan mempengaruhi suhu air yang ada di dalamnya, air bisa saja membeku saat musim dingin atau menjadi panas saat musim panas.

    Dalam beberapa kasus, kapasitas toren air di atas rumah juga mungkin akan lebih terbatas mengingat lokasinya menyesuaikan atap dari sebuah bangunan.

    Pasang Toren Air di Bawah Tanah

    Sebagai alternatif, pemasangan toren air di bawah tanah mungkin bisa menjadi pilihan. Terlebih lagi jika kamu tidak suka dengan pemasangan toren air di atap rumah yang mengganggu estetika.

    Pemasangan toren di bawah tanah tidak akan mengurangi ruang apapun karena letaknya yang di bawah tanah. Ini juga mempengaruhi kapasitas tandon yang lebih versatile daripada penyesuaian kapasitas toren air yang ada di atas rumah.

    Berbeda dengan toren air yang terletak di atas rumah, suhu air yang tersimpan di dalam tanah juga cenderung lebih konsisten karena terlindung dari cuaca ekstrim yang ada di luar.

    Akan tetapi pemasangan tandon air di bawah tanah juga memiliki kekurangan yaitu pengerjaan toren di bawah tanah akan membutuhkan waktu serta biaya yang lebih.

    Selain itu pemasangan pompa air tambahan juga diperlukan untuk mengangkat air dari bawah ke permukaan, sangat berbeda dengan toren air di atas rumah yang bisa memanfaatkan gravitasi untuk mengalirkan air.

    Pemasangan toren di bawah tanah juga perlu mempertimbangkan jenis tanah yang ada, karena tanah dengan kandungan tanah liat yang tinggi tidak disarankan untuk memasang tandon di bawah tanah.

    Tips Memilih Toren Air

    Setelah memilih lokasi peletakan toren, berikut beberapa tips yang mungkin membantumu memilih toren air.

    1. Pastikan kebutuhan air harian Anda untuk memilih tangki dengan kapasitas yang tepat. Kapasitas yang terlalu besar dapat menghambat sirkulasi air.
    2. Pilih produk sesuai budget. Tidak semua produk unggul dalam segala aspek, toren juga memiliki berbagai jenis bahan seperti fiber glass, stainless steel, dan polyethylene. Pilihlah sesuai kebutuhan.
    3. Pilih tangki yang bebas lumut agar air tetap bersih dan tangki lebih awet.
    4. Gunakan tangki dengan material yang tahan sinar UV dan cuaca ekstrem, terutama jika ditempatkan di atas rumah.

    Itu dia ulasan mengenai toren air. Nah sekarang sudah ada gambaran kan toren air akan diletakan di mana?

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Merawat AC Saat Cuaca Panas Supaya Lebih Awet dan Tetap Dingin


    Jakarta

    Udara di luar semakin panas akhir-akhir ini, AC seakan menjadi barang wajib ketika musim panas tiba.

    Karena sering digunakan saat cuaca panas, AC juga perlu dirawat dengan baik. Jika tidak AC, mungkin akan mengalami masalah tertentu atau penurunan performa.

    Selain karena usia, umumnya masalah tersebut disebabkan karena penumpukan kotoran, debu, dan kerak yang sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan yang tepat.


    Nah jika kamu menginginkan AC yang lebih awet dan tetap dingin, beberapa tips di bawah ini mungkin akan sangat membantu.

    7 Cara Merawat AC Saat Cuaca Panas Supaya Lebih Awet dan Tetap Dingin

    Selain membantu agar lebih awet dan memaksimalkan kinerja AC, perawatan mandiri berikut juga tentunya akan lebih menghemat biaya.

    1. Periksa dan Bersihkan Filter Udara

    Membersihkan dan memeriksa filter AC adalah langkah penting dalam perawatan. Filter yang bersih memungkinkan udara masuk ke AC tanpa hambatan, sehingga AC dapat beroperasi secara efisien.

    Filter juga membantu menghilangkan debu dan kotoran dari udara, menjaga kebersihan ruangan dan kualitas udara.

    Caranya mudah, matikan listrik, buka panel AC, periksa filter, bersihkan atau ganti jika perlu, pasang kembali, dan hidupkan kembali AC. Lakukan secara teratur untuk menjaga kinerja AC.

    2. Bersihkan Saluran Udara

    Membersihkan dan memeriksa saluran udara AC sangat penting karena saluran yang bersih memastikan aliran udara yang lancar, mencegah penumpukan debu dan kotoran yang dapat mengganggu kinerja AC, serta menjaga kualitas udara dalam ruangan.

    Gunakan penyedot debu atau sikat yang lembut untuk membersihkan saluran udara dari debu dan kotoran. Pastikan untuk membersihkan semua area saluran secara menyeluruh.

    3. Periksa Isolasi Pipa

    Pipa refrigeran adalah saluran yang membawa pendingin dari evaporator di unit air handler ke kondensor di luar. Pipa-pipa ini biasanya dilapisi dengan isolasi berbentuk busa.

    Nah ini perlu memeriksa apakah ada bagian isolasi yang rusak atau hilang. Jika ditemukan, segera gantilah dengan isolasi baru untuk menjaga kinerja optimal sistem AC.

    4. Bersihkan Kompresor Luar

    Bersihkan kumparan kondensor dan kipas AC dari kotoran atau puing-puing. Kumparan kondensor biasanya terletak di luar ruangan dan terlihat seperti kisi-kisi pada kotak logam yang besar. Biasanya komponen ini akan terkotori oleh debu atau tumpukan daun yang akan menghambat kinerja.

    Pastikan udara dapat bergerak lancar melalui kumparan untuk efisiensi maksimal. Bersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kumparan dengan tekanan lembut dan pembersih agar unit bekerja dengan baik. Pastikan tidak merusak sirip yang rapuh saat membersihkan.

    5. Periksa Kabel

    Kabel juga perlu diperiksa, karena bagaimanapun juga itu merupakan komponen penting yang memungkinkan menghambat kinerja AC.

    Periksalah kabel di unit kondensor jika ada tanda-tanda panas berlebih atau keausan. Ingatlah untuk mematikan AC sebelum memulai. Jika Anda melihat kabel yang terbakar, rusak, atau aus, sebaiknya panggil profesional untuk memperbaikinya.

    6. Berikan Istirahat pada Sistem

    Meski dengan perawatan yang baik, sistem yang terus menerus bekerja akan mengalami penurunan performa lebih cepat dibandingkan dengan sistem yang digunakan secara berkala dan tidak terus menerus.

    Oleh karena itu penting untuk memberikan istirahat pada sistem supaya AC lebih tahan lama dan kinerjanya optimal.

    7. Jadwalkan Tune Up atau Service Tahunan

    Beberapa perawatan perangkat AC kadang di luar kapasitas kita. Oleh karena itu, penting untuk memanggil professional untuk membantu merawat AC setidaknya setahun sekali.

    Tune-up meliputi pengencangan semua koneksi listrik, pelumasan kipas, dan pembersihan sistem. Teknisi juga akan memeriksa level refrigeran dan dapat mendiagnosis masalah yang lebih serius seperti kebocoran refrigeran, serta memperbaikinya untuk mengembalikan kinerja AC.

    Itu dia tips merawat AC saat cuaca panas sehingga AC tetap tahan lama dan bekerja dengan optimal. Semoga bermanfaat.

    (inf/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Cara Pilih Kitchen Set yang Cocok, Anti Rayap dan Jamur



    Jakarta

    Kitchen set adalah lemari penyimpanan yang biasa dipasang di atas dan di bawah area dapur. Dibandingkan lemari biasa, kitchen set lebih efisien. Area kosong di bawah kompor dan dinding di atasnya dapat dimaksimalkan dengan dibuat kitchen set. Lantas, bagaimana cara memilih kitchen set yang cocok untuk dapur?

    Menurut manajer FurnitureMu, Sidiq saat hendak memasang kitchen set di rumah, perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu. Sebab, setiap rumah memiliki ukuran dan bentuk dapur yang berbeda.

    Setelah itu, dari pihak pembuat atau desainer interior akan datang ke rumah untuk melihat secara langsung dan menanyakan konsep kitchen set seperti apa yang diinginkan konsumen.


    “Harus survey lokasi mengukur ruangan, berkomunikasi dengan konsumen maunya seperti apa. Kemudian kita buatkan desain dan kita konsultasikan ke konsumen apakah sudah sesuai atau ada revisi jika sudah sesuai, buat gambar kerja lalu eksekusi,” kata Sidiq saat dihubungi detikProperti pada Selasa (21/5/2024).

    Pada saat konsultasi dan menyampaikan ide, kamu bisa menanyakan bahan yang paling direkomendasikan atau pilihan bahan kitchen set yang bagus tetapi masuk dengan jumlah modal yang dimiliki. Menurut Sidiq, bahan kitchen set yang disarankan olehnya adalah multiplek finishing HPL dengan kisaran harga mulai dari Rp 1,7 juta hingga Rp 1,8 juta per meter.

    Jika ingin kitchen set berbahan kayu, sebenarnya tidak masalah meskipun dapur lembap. Sebab, saat pemasangannya sudah diukur jarak aman antara kitchen set dengan sumber air dan panas.

    “Sebetulnya tidak terlalu karena pemasangan kitchen set biasanya jarak antar kabinet bawah dan atas sudah disesuaikan sehingga risiko terkena panas dan air bisa dikurangi,” jelasnya.

    Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan kitchen bahan kayu rentan terkena jamur dan rayap sehingga bisa cepat lapuk dan rapuh.

    “Dibanding bahan lain seperti aluminium dan PVC board, kayu musuh alaminya adalah kelembapan yang dapat menghasilkan jamur maupun rayap yang dapat memyebabkan kelapukan dan kerapuhan,” ujarnya.

    Sebagai gantinya, Sidiq menyarankan bahan lain yang lebih tahan terhadap jamur seperti PVC board dan aluminium.

    “Untuk bahan PVC board dan aluminium cocok digunakan bagi konsumen yang tidak ingin memiliki masalah dengan jamur dan rayap, namun dari segi harga juga berbeda. Bahan dari PVC board dinilai lebih mahal dari kedua bahan yang lain,” sebutnya.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Rol Berdasarkan Bahan Dasar Cat Dinding


    Jakarta

    Membersihkan rol cat atau paint roller tentu diperlukan agar bisa digunakan saat mengecat dinding dengan warna lain. Ternyata membersihkan rol cat tidak bisa sembarangan, perlu dilihat dari bahan dasar cat yang dipakai.

    Rol cat biasanya sering digunakan saat mengecat rumah. Setelah digunakan, jangan langsung buang rol cat karena masih bisa digunakan lagi.

    Namun, saat membersihkan rol cat harus dilihat dulu bahan dasar cat yang digunakan, apakah bahan dasarnya dari minyak atau air. Sebab, hal itu mempengaruhi cara membersihkan rol cat.


    Rol cat sendiri harus dibersihkan setiap selesai melakukan pengecatan. Pembersihan rol cat akan lebih mudah dilakukan jika masih basah.

    Dilansir dari The Spruce, Kamis (23/5/2024), berikut ini cara membersihkan rol cat menurut bahan dasar cat yang digunakan.

    Bahan Dasar Cat dari Air atau Latex

    1. Hilangkan Sisa Cat

    Rol cat yang baru selesai digunakan umumnya mengandung banyak sisa cat. Gunakan pisau tumpul untuk mengikis sisa cat ke dalam kaleng cat. Pegang rol tegak lurus di atas bukaan kaleng dan kerjakan secara perlahan dan lembut di sekitar permukaan rol dengan gerakan ke bawah.

    Akhiri dengan menggunakan sisa cat pada roller untuk menyentuh bagian kosong di dinding atau gulung sisa cat di koran hingga roller berhenti mengeluarkan cat.

    2. Lepaskan Rol dan Bersihkan Bingkainya

    Bersihkan bingkai rol atau roller frame dari sisa cat selagi masih basah. Kamu bisa siapkan air hangat dan sabun di dalam ember lalu bersihkan bingkai rol dengan lap kain atau sikat untuk membersihkan sisa cat. Setelah itu keringkan.

    3. Cuci Rol Cat

    Kamu bisa mencuci rol cat dengan cara merendamnya ke dalam ember berisi air hangat dan sabun cair. Gunakan sarung tangan dan peras rol cat sampai cat hilang.

    4. Bilas Rol Cat dan Keringkan

    Jika sudah tidak ada sisa cat, kamu bisa bilas rol cat dengan air baru. Jika sudah benar-benar bersih, keringkan rol cat dengan cara didirikan. Jangan dikeringkan dengan cara dibaringkan karena bisa membuat serat datar. Kamu juga bisa menggantungnya agar cepat kering.

    5. Cuci Papan Cat

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan papan yang digunakan untuk menadahkan cat. Kamu bisa membilas papan tersebut di air sabun dan menyikatnya dengan sikat bulu kaku untuk menghilangkan noda cat.

    Jika kamu memiliki waktu senggang, kamu bisa membiarkan papan hingga kering dan mulai mengupas sisa cat.

    Bahan Dasar Cat dari Minyak

    1. Bersihkan Roller Frame dan Papan Cat

    Basahkan lap bekas dengan mineral spirit atau terpentin, cairan pelaut berbahan dasar minyak tanah, dan bersihkan sisa cat yang ada di roller frame dan papan cat. Jika cat sudah kering, kamu bisa memberikan mineral spirits ke sikat dan mulai membersihkannya.

    2. Gunakan Pelarut untuk Membersihkan Rol Cat

    Masukkan mineral spirit ke dalam ember hingga menutupi rol cat sepenuhnya. Gunakan wadah sekecil mungkin untuk mengurangi jumlah pelarut yang dibutuhkan.

    Pakai sarung tangan karet dan gunakan tangan kamu untuk mengoleskan pelarut ke rol cat. Hal ini akan memakan waktu 5-10 menit. Lepaskan rol dari pelarut dan gunakan tangan kamyu yang memakai sarung tangan untuk memeras sebanyak mungkin sisa mineral spirit.

    Tuang mineral spirit yang kotor ke dalam wadah sekali pakai. Bersihkan ember dengan lap bekas. Isi ulang ember dengan mineral spirit segar secukupnya untuk membilas roller. Setelah roller dibilas, peras perlahan untuk menghilangkan kelebihan pelarut.

    Isi ember dengan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring. Berikan pembersihan akhir pada roller cat dengan air sabun. Bilas hingga bersih dengan air bersih dan peras sisa kelembapannya dengan lembut. Letakkan rol pada ujungnya atau gantung hingga kering.

    Tuangkan sisa mineral spirit terakhir ke dalam wadah sekali pakai. Selalu ikuti pedoman daerah kamu untuk membuang wadah.

    Itulah cara membersihkan rol cat berdasarkan bahan dasar cat yang digunakan. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cuci Talenan Kayu di Rumah Biar Tetap Aman buat Kesehatan


    Jakarta

    Talenan atau papan kayu tempat memotong bahan makanan tentunya pasti ada di setiap rumah manapun.

    Khususnya di Indonesia, talenan kayu jauh lebih sering digunakan dibandingkan dengan talenan berbahan plastik. Alasannya adalah karena talenan kayu lebih ramah untuk mata pisau serta memiliki daya gesek yang tinggi, sehingga sulit tergelincir ketika kita sedang memotong bahan makanan di atasnya.

    Nah, dengan bahannya yang terbuat dari bahan alami ini, talenan kayu juga memerlukan perawatan yang spesial.


    Dikutip dari thespruce.com, talenan kayu harus dirawat dan dibersihkan dengan baik agar bahan makanan yang di proses di atasnya terbebas dari penyakit. Bekas goresan pada talenan kayu yang terbentuk oleh mata pisau bisa membuat bakteri tumbuh di dalamnya.

    Bila kamu belum tahu, ayo kita simak bersama cara mencuci talenan kayu yang benar di bawah ini.

    Cara Mencuci Talenan Kayu

    Alat dan bahan:

    – Spons atau scrub pad

    – Baskom

    – Kain kering

    – Air hangat

    – Sabun cuci piring

    – Baking soda

    – 1 buah lemon yang dibelah dua

    – Air cuka suling atau larutan 3% hidrogen peroksida

    – 2 sendok chlorine bleach

    – Tisu dapur (paper towel)

    Langkah:

    1. Bilas Sisa Sisa Makanan

    Pastikan kamu membilas talenan kamu dengan air hangat yang mengalir supaya bersih dari sisa makanan yang menempel pada permukaan talenan. Gunakan spons untuk membersihkan noda yang masih menempel.

    2. Buat Cairan Pembersih

    Campurkan sabun cuci piring dengan air hangat secukupnya

    3. Bersihkan Talenan

    Bersihkan talenan dengan spons yang telah dicelupkan ke dalam cairan pembersih yang telah kamu buat. Pastikan talenan tersebut tidak terendam pada cairan tersebut.

    4. Gosok Noda

    Setelah membilasnya dengan cairan pembersih, selanjutnya kamu taburkan baking soda pada talenan kayu tersebut. Bila kamu melihat ada tanda tanda perubahan warna, selanjutnya kamu sikat talenan tersebut menggunakan scrub pad dan air lemon.

    5. Bilas dan Keringkan Talenan

    Setelah bersih, bilas talenan dengan air hangat dan segera keringkan dengan kain bersih atau tisu dapur.

    Itu dia cara yang tepat untuk mencuci talenan kayu kamu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Faktor Unik Sektor Properti di Bali, Integrasi Tradisi dan Inovasi Jadi Kunci



    Jakarta

    Bali, yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau dan budayanya yang kaya, telah lama menjadi tujuan favorit bagi wisatawan dari seluruh dunia.

    Pertumbuhan pariwisata di Bali tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung tetapi juga mendorong perkembangan infrastruktur dan properti di seluruh pulau.

    Dengan meningkatnya minat terhadap destinasi ini, kebutuhan akan akomodasi yang berkualitas dan berkelanjutan semakin meningkat.


    Perkembangan properti di Bali tidak hanya berfokus pada kenyamanan wisatawan tetapi juga memainkan peran penting dalam memajukan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi penduduk setempat.

    Pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi tidak mengorbankan lingkungan dan budaya Bali yang unik.

    Merespons kondisi itu, perusahaan pengembang properti yang berbasis di Bali Mirah Investment & Development mengumumkan komitmen jangka panjangnya untuk memajukan industri pariwisata Bali serta menciptakan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

    Sebagai perusahaan yang mengutamakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan, Mirah Investment & Development terus berinovasi dalam setiap proyeknya untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi Bali dan warganya.

    Selama lebih dari dua dekade, Mirah Investment & Development telah berperan aktif dalam mengembangkan properti yang tidak hanya memenuhi kebutuhan wisatawan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

    Melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, pengembang memastikan bahwa setiap proyek yang Mirah Investment & Development kembangkan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang stabil dan berkelanjutan.

    “Visi kami adalah untuk menjadikan Bali sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya indah, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif. Kami percaya bahwa dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan, kami dapat membantu Bali mencapai potensi maksimalnya,” ujar Hedar, Founder, Mirah Investment & Development.

    Salah satu pilar utama dalam operasional pengembang ini adalah penerapan standar keselamatan yang tinggi bagi semua pekerja, khususnya mereka yang berasal dari komunitas lokal. Kami memberikan pelatihan dan edukasi berkelanjutan tentang praktik keselamatan kerja, memastikan bahwa setiap individu yang terlibat dalam proyek kami bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.

    “Kami selalu mengedepankan prinsip ‘Safety First’ dalam setiap proyek. Dengan melibatkan pekerja lokal, kami memastikan bahwa mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja dengan aman dan efisien. Keselamatan dan kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama kami,” tambah Hedar.

    Selain fokus pada keselamatan dan kesejahteraan pekerja, Mirah Investment & Development juga berkomitmen untuk melestarikan budaya dan tradisi Bali. Setiap proyek kami dimulai dengan upacara adat Bali, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dan untuk mempererat hubungan dengan komunitas setempat.

    “Melalui upacara adat dan keterlibatan masyarakat lokal, kami tidak hanya membangun properti, tetapi juga menjalin hubungan yang kuat dengan komunitas. Kami percaya bahwa pelestarian budaya lokal adalah kunci untuk pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Hedar.

    Dengan semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi Bali, Mirah Investment & Development berkomitmen untuk mengembangkan proyek-proyek yang berkelanjutan, mendukung pariwisata, dan menciptakan lapangan pekerjaan yang stabil bagi masyarakat lokal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com