Author: Gak Ganti Gambar

  • Perhatikan 3 Hal Ini Saat Bikin Atap Dak Beton



    Jakarta

    Membangun atap rumah ternyata nggak harus menggunakan genteng, tetapi bisa juga dengan dak beton. Atap dak beton yang datar bisa menjadi alternatif untuk mendapat estetika hunian tertentu atau menambah fungsi ruang di rumah.

    Namun, membuat atap beton tidak boleh sembarangan. Sebab, jenis atap ini membutuhkan perhitungan, pertimbangan, pembiayaan, dan perhatian lebih dibandingkan atap genteng pada umumnya.

    Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim menjelaskan dak beton sebenarnya merupakan lantai beton. Akan tetapi, posisinya yang di luar atau eksterior bangunan, maka mendapat sebutan ‘dak’.


    “Pembuatan dak beton itu sama seperti membuat lantai beton karena sebetulnya lantai beton yang ada ditaruh di luar. Jadi buatnya sama pakai besi, dicetak pakai casting, lalu dituangi beton,” ujar Albert kepada detikcom, Rabu (12/6/2024).

    Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan ketika membangun atap dak beton? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

    Tips Membangun Atap Dak Beton

    1. Waterproofing

    Albert menjelaskan atap dak beton memiliki risiko kebocoran kalau proses pembuatannya kurang baik. Sebab, beton yang mengeras masih mungkin ada pori-pori dan retakan yang menjadi celah untuk air masuk.

    Oleh, karena itu penting sekali memastikan atap dak beton sudah ada waterproofing, yakni dengan melapisi permukaan atap dengan cairan khusus anti air.

    “Waterproofing (sebanyak) tiga lapis. Kalau mau aman lebih aman lagi, (buat) lebih banyak (lapisan tapi) paling minimal 3 lapis,” ucapnya.

    Selain itu, ia mengatakan waterproofing harus ditinjau setiap 3-5 tahun sekali. Apabila lapisannya sudah mulai mengelupas, maka harus diganti.

    2. Rencanakan Struktur dan Fondasi

    Atap dak beton sebenarnya berupa lapisan yang tebal, sehingga membantu menahan hawa panas masuk ke rumah. Namun, struktur dak beton yang tebal tentu menjadikan bangunan semakin berat.

    Supaya bisa menopang beban berat, struktur dan fondasi bangunan harus dibuat lebih besar. Dengan begitu, kamu perlu menghitung ukuran fondasi yang sesuai untuk menahan beban atap dak beton.

    “Waktu mau bikin dak atap, direncanakan benar-benar struktur dan fondasinya. Jangan sampai menambah dak atap tapi tidak memperhitungkan kaki-kaki di bawahnya kuat atau nggak menopang dak atapnya,” katanya.

    3. Siapkan Budget

    Atap dak beton berupa lapisan yang tebal, sehingga membutuhkan lebih banyak material. Hal ini yang membuat atap dak beton tergolong cukup mahal, sehingga atap genteng menjadi alternatif yang lebih menggiurkan.

    Bagi kamu yang pengin punya atap dak beton, maka siapkan budget yang cukup untuk membangunnya. Menurut Albert, estimasi pembuatan atap dak beton untuk sebuah rumah dua lantai sekitar Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta per meter.

    Tak berhenti sampai situ, kamu juga perlu meninjau kualitas waterproofing atap setiap 3-5 tahun. Kalau lapisan waterproof itu sudah mulai mengelupas, maka siap-siap mengeluarkan dana lebih buat waterproofing ulang.

    Itulah tiga hal yang perlu kamu perhatikan ketika membangun atap dak beton. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 4 Alasan Lantai Marmer Lebih Mahal dari Ubin Biasa


    Jakarta

    Lantai marmer adalah salah satu jenis ubin yang harganya cukup mahal. Namun, di balik itu, lantai marmer menawarkan nilai tersendiri pada rumah yaituisa membuat tampilan rumah menarik, menaikkan harga rumah, hingga mudah dipasang.

    Melansir dari The Spruce, marmer adalah batu alam yang sering diolah menjadi bahan bangunan di rumah seperti lantai, alas meja, dinding, hingga hiasan furniture lainnya. Marmer berasal dari batuan metamorf yang terbentuk ketika batu sedimen, seperti batu kapur, diubah di bawah panas dan tekanan menjadi batu yang lebih keras dengan warna yang indah dan pola berurat.

    Marmer kerap disamakan dengan granit, padahal keduanya berbeda. Granit adalah batuan beku yang berasal dari magma vulkanik, bukan batuan sedimen berlapis. Granit biasanya memiliki pola warna berkerikil atau berbintik, sedangkan marmer biasanya memiliki pola urat bergelombang.


    Sebagai bahan yang terbuat dari bahan alami, tidak heran jika harganya lebih mahal dari jenis penutup lantai lainnya. Berikut beberapa alasan lantai marmer lebih mahal dari ubin biasa menurut The Spruce yang dikutip pada Rabu (12/6/2024).

    1. Desain yang Berbeda Tiap Produk

    Marmer adalah salah satu bahan yang terbuat dari batuan alam. Memakai bahan yang alami membuat desainnya tidak ada yang sama dari satu produk dengan lainnya. Oleh karena itu, penggunaan lantai marmer bisa membuat harga rumah lebih tinggi dibanding rumah dengan keramik biasa.

    2. Membuat Rumah Sejuk

    Marmer adalah konduktor panas yang baik. Jenis penutup lantai satu ini bisa menyerap panas dengan baik sehingga saat diinjak tidak akan terasa panas meskipun diletakkan di luar ruangan. Namun, saat udara dingin, marmer bisa terasa lebih dingin dari biasanya.

    3. Menaikkan Harga Rumah

    Modal untuk memakai lantai marmer yang mahal secara tidak langsung mempengaruhi harga rumah saat dijual kembali. Namun, ini tergantung pada lokasi rumah dan syarat lainnya saat hunian hendak dijual.

    4. Memberikan Efek Kaca

    Kebanyakan lantai di Indonesia tampilannya berkilau seperti memasang kaca. Efek kaca pada lantai juga bisa membuat tampilan rumah elegan dan terkesan bersih. Lantai marmer bisa memberikan efek tersebut, bahkan yang warnanya gelap sekalipun.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Keuntungan dan Kerugian Bikin Atap Dak Beton buat Rumah


    Jakarta

    Ada banyak jenis atap rumah yang bisa kamu pilih tergantung desain rumah yang diinginkan. Kalau kamu pengin penampakan atap yang datar, maka kamu bisa membangun rumah dengan atap dak beton.

    “Dak beton itu sebenarnya lantai beton, cuman kalau lantainya posisinya di luar dia disebutnya dak. Jadi sebagai penutup (atau) penggantinya atap tapi dari beton ya namanya dak beton,” ujar Kontraktor yang juga CEO Lyvprojects, Albert Lim kepada detikcom, Rabu (12/6/2024).

    Nah, sebelum memutuskan membuat atap dak beton, kamu harus tahu keuntungan dan kerugian jenis atap ini. Lalu, apa saja untung rugi atap dak beton? Yuk, cek penjelasan berikut ini.


    Keuntungan Atap Dak Beton

    1. Rumah Lebih Adem

    Albert mengatakan salah satu keuntungan memakai atap dak beton adalah lantai di bawahnya terasa lebih dingin dibandingkan atap spandek. Menurutnya, atap yang tebal dan tertutup seperti dak beton mampu menghalau panas masuk rumah.

    2. Menambah Ruang

    Selain itu, atap dak beton dapat menambah ruang di atas rumah karena memiliki permukaan datar yang bisa dipijak. Dengan begitu, pemilik rumah bisa memfungsikan bagian rooftop ini sesuai kebutuhan.

    Biasanya dak beton dapat dipakai untuk menyimpan tandon, jemuran baju, dan mesin AC. Bahkan, atap dak beton bisa menjadi tempat barbeque.

    Kerugian Atap Dak Beton

    1. Bangunan Semakin Berat

    Atap dak beton berupa lapisan yang tebal, sehingga ukurannya lebih besar serta bobotnya lebih berat. Pemilik rumah harus lebih memerhatikan fondasi dan struktur rumah untuk menopang beban tersebut.

    “Waktu mau bikin dak atap, direncanakan benar-benar struktur dan fondasinya. Jangan sampai menambah dak atap tapi tidak memperhitungkan kaki-kaki di bawahnya kuat atau nggak menopang dak atapnya,” katanya.

    2. Rawan Bocor

    Atap dak beton memiliki risiko kebocoran kalau pembuatannya tidak bagus. Beton yang mengeras kemungkinan pori-pori dan retakan yang menjadi celah untuk air masuk.

    Oleh, karena itu atap dak beton harus mempunyai lapisan waterproofing, yakni dilapisi cairan anti air. Lalu, lapisan tersebut harus ditinjau setiap 3-5 tahun supaya diganti kalau ada yang mengelupas.

    3. Lebih Mahal

    Atap dak beton yang tebal tentu menggunakan lebih banyak material, sehingga biaya pembuatannya lebih mahal dari atap genteng. Albert menyebut biaya membangun atap dak beton bisa sekitar Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta per meter.

    Itulah keuntungan dan kerugian kalau membuat atap beton di rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Walang Sangit di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Walang Sangit adalah salah satu serangga yang paling dibenci oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya, serangga yang satu ini memiliki bau menyengat yang sangat mengganggu. Parahnya lagi, bau ini sering datang secara misterius pada tubuh kita.

    Tidak sampai situ saja, biasanya bau tidak sedap khas walang sangit ini juga sulit untuk dibersihkan dan memakan waktu yang lama untuk hilang sempurna.

    Lalu, bagaimana caranya bau misterius ini bisa timbul ya?


    Kenapa Walang Sangit Bau?

    Dikutip dari rd.com, Rabu (12/6/2024), sebenarnya walang sangit ini tidak selalu mengeluarkan bau khasnya, bau ini sebenarnya adalah sebuah mekanisme pertahanan dari walang sangit. Bau ini hanya akan dikeluarkan bila walang sangit merasa terancam atau bila mereka tersakiti, seperti tidak sengaja tergencet atau ketindihan.

    Bau tersebut datang dari cairan kimia di dalam tubuh mereka, Bahan kimia bau tersebut terdapat di kelenjar di perut mereka. Beberapa spesies walang sangit bahkan dapat menyemprotkan bahan kimia tersebut hingga beberapa inci.

    Kapan Musim Walang Sangit?

    Biasanya walang wangit akan lebih sering beraktivitas saat cuaca sedang hangat. Sebaliknya, saat cuaca sedang dingin, mereka akan bersembunyi di bangunan rumah, dari mulai sela tembok, loteng, rak buku, hingga di bawah kasur.

    Menurut vice president Technical and Regulatory Affairs National Pest Management, Jim Fredericks, walang sangit biasanya akan aktif ketika cuaca sedang hangat, mereka akan cenderung muncul pada bagian rumah yang hangat dan terkena sinar matahari.

    “Walang sangit akan muncul di sisi rumah yang terkena sinar matahari, tempat mereka menghangatkan diri,” ujar Fredericks.

    Nah, bagi kamu yang sedang mendapatkan masalah serangan walang sangit di dalam rumah kamu, kamu tidak perlu khawatir. Di bawah ini ada beberapa cara untuk mengatasi walang sangit yang masuk ke rumah.

    Penyebab Walang Sangit Masuk ke Rumah dan Cara Mengatasinya

    1. Banyak Celah di Rumah

    Penyebab yang pertama adalah karena banyaknya akses masuk serangga kecil ke dalam rumah kamu, seperti contohnya celah pada pintu, jendela, dan ventilasi.

    Cara untuk mengatasinya adalah dengan menambal seluruh celah pada rumah dengan dempul silikon atau lateks silikon yang berkualitas.

    2. Terlalu Banyak Sumber Cahaya

    Sumber cahaya seperti lampu bisa mengundang perhatian walang sangit. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mengurangi pencahayaan di area luar rumah kamu saat sore dan malam hari.

    3. Banyak Tumpukan Sampah Daun Mati

    Walaupun walang sangit sangat menyukai sisi bangunan yang cerah atau terkena sinar matahari, bukan berarti mereka tidak menyukai tempat yang lembap. Nyatanya, mereka juga suka berkumpul di sampah daun dan sisa makanan di halaman rumah.

    Maka dari itu, biasakanlah untuk menyapu sampah dedaunan kering yang menumpuk di halaman rumah kamu.

    Itu dia beberapa penyebab mengapa walang sangit masuk ke dalam rumah, dan cara untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jurus Jitu Bersihkan Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air penting untuk menunjang berbagai aktivitas penghuni rumah. Kalau saluran air mampet, maka bisa bikin berbagai sisi rumah berantakan karena tergenang air.

    Penyebab saluran air mampet sangat beragam, mulai dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Melansir dari Forbes, Rabu (12/6/2024), ada 5 cara yang bisa kamu coba untuk memperbaiki saluran air mampet. Simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Cegah Rumah Bocor, Jangan Tunggu Kejadian!


    Jakarta

    Rumah menjadi tempat berlindung bagi penghuninya, salah satunya dari terpaan hujan. Namun, air hujan masih bisa menerobos masuk ke dalam rumah kalau ada celah maupun kerusakan.

    Nah, sebaiknya melakukan langkah-langkah pencegahan daripada keburu bocor. Tetesan air dapat menggenangi rumah serta merusak bangunan dan barang-barang di dalam rumah.

    Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun? Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.


    Tips Cegah Bocor di Rumah

    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Atap berfungsi melindi rumah, salah satunya dari cuaca dan air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek Lokasi Bocor

    Jika rumah sudah terlanjur bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Apalagi kalau musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Bikin Rumah Bersih dari Debu


    Jakarta

    Debu di rumah bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Bukan hanya mengotori rumah, debu juga dapat memicu gangguan kesehatan seperti alergi dan penyakit pernapasan.

    Sayangnya, partikel kecil ini ada di mana-mana dan selalu muncul lagi. Nah, kalau kamu pengin bikin rumah minimal debu, maka harus melakukan langkah pencegahan dan pembersihan.

    Lalu, apa saja yang bisa dilakukan biar rumah bersih dari debu? Yuk, cek tips berikut ini yang dikutip dari Ray White Indonesia seperti dilansir dari Tabloid Rumah, Kamis (13/6/2024).


    1. Hindari Pakai Kasur dan Bantal dari Kapuk

    Debu akan lebih mudah menempel pada kasur dan bantal kapuk. Coba saja memukul bantal kapuk yang kita miliki, debu langsung beterbangan keluar.

    2. Ganti Peralatan Penunjang Tidur Minimal Seminggu Sekali

    Jika memungkinkan, bahkan lebih baik mengganti seprai dan sarung bantal setiap dua kali seminggu. Seprai, sarung bantal dan guling, hingga selimut yang tidak bersih tentunya membuat tidur kita juga tidak nyaman. Jemur kasur dan bantal di bawah sinar matahari, selain untuk membunuh bakteri juga untuk menghilangkan debu.

    3. Hindari Letakan Barang di Atas Lemari atau Lokasi yang Sulit Dijangkau

    Barang-barang tak terpakai seringkali diletakkan di lokasi tersebut, menyebabkan bagian atas lemari seringkali menjadi tempat bersarangnya debu.

    4. Hindari Menyimpan Banyak Mainan Berbulu

    Bagi kita yang memiliki anak kecil di rumah, meskipun anak-anak menyukai boneka berbulu sebaiknya dibatasi. Bersihkan setiap hari dan cuci secara berkala.

    5. Rutin Bersihkan Rumah

    Jangan lewatkan bagian sudut-sudut dinding dan plafon, juga tempat-tempat yang tidak terjangkau seperti lubang ventilasi dan bagian bawah atau atas perabotan.

    Sebelum menyalakan kipas angin, pastikan ruangan telah bersih dan tidak banyak debu. Kipas angin malah akan membuat debu beterbangan ke tempat lain, bahkan ke udara yang dapat berakibat terhirup oleh orang yang ada di dalam ruangan.

    Barang-barang elektronik juga tidak boleh luput dibersihkan. Bersihkan AC atau celah-celah kipas angin, tempat biasanya banyak debu yang menempel. Bagian belakang lemari es juga seringkali dilupakan.

    Bersihkan tirai secara rutin, minimal seminggu sekali. Untuk hasil lebih baik, tirai bisa kita laundry. Jika kita senang mengoleksi buku, rajin-rajinlah membersihkannya. Tumpukan buku termasuk tempat debu menumpuk, apalagi jika jarang diambil.

    6. Batasi Hiasan di Rumah

    Batasi hiasan seperti lukisan, pigura foto dan lain sebagainya. Tempat-tempat tersebut seringkali luput dari perhatian sehingga hampir tidak pernah dibersihkan.

    Setiap selesai membersihkan rumah dengan sapu, biasakan dilanjutkan dengan mengepel. Jika ingin lebih efektif, gunakan penyedot debu. Selain lebih praktis, sedot debu juga tidak membuat debu beterbangan. Ketika akan membersihkan perabotan di rumah, gunakan lap basah. Tambahkan dari cairan pembersih agar efektif dan hasilnya lebih maksimal. Debu akan menempel di lap basah tersebut.

    7. Bersihkan Karpet Setiap Hari

    Debu sering kali terkumpul di atas maupun di bawah karpet. Agar lebih efektif, gunakan penyedot debu. Jika karpet sedang tidak digunakan, gulung dan bungkus dengan menggunakan plastik rapat-rapat, untuk menghindari debu menempel.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan 10 Hal Ini Saat Pilih Cat Dinding Rumah biar Nggak Kecewa


    Jakarta

    Suasana dan penampilan rumah bisa dipengaruhi oleh warna cat dinding. Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai warna cat untuk menciptakan suasana dan estetika sesuai selera.

    Akan tetapi, memilih cat rumah tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya rumah tampilan dinding serasi dengan keseluruhan interior dan desain rumah.

    Nah, supaya kamu nggak mau kecewa sama hasil pengecatan, kamu bisa melakukan riset, pertimbangan, hingga uji coba cat rumah dulu. Yuk, simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari detikBali, Kamis (13/6/2024).


    Tips Cat Rumah Anti Gagal

    1. Mulai dari Ruangan yang Kecil

    Jika detikers masih bingung dan belum yakin ingin mengecat tembok dengan warna apa, cobalah mengecat ruangan yang luasnya tidak begitu besar. Di sini, kamu bisa melakukan eksperimen kecil-kecilan dengan mencoba warna cat baru, kalau dirasa suka dan cocok maka kamu bisa mengecat ke ruangan yang lebih luas.

    2. Pikirkan Warna Cat Sesuai Mood

    Perasaan atau mood dapat mempengaruhi seseorang dalam memilih warna cat rumah. Selain itu, pertimbangkan juga suasana ruangan yang akan kamu tempati, gunakan perasaan hati kamu untuk menentukan warna cat yang pas.

    Misalnya, detikers ingin warna cat di kamar tidur utama mengusung nuansa yang tenang dan bahagia, kamu bisa menggunakan cat tembok berwarna netral atau pastel. Lalu, di area ruang makan ingin mengusung warna cat yang terasa nyaman untuk ditempati, kamu bisa memilih warna-warna cerah.

    3. Perhatikan Pencahayaan yang Digunakan

    Bukan cuman mood, detikers juga perlu memperhatikan pencahayaan di dalam rumah. Kalau rumah kamu memiliki cahaya lampu pijar, maka lebih menonjolkan warna-warna hangat dan kuning.

    Sementara itu, kalau rumah detikers mengusung cahaya lampu pendar, maka warna yang dihasilkan cenderung lebih ke warna biru. Jadi, perhatikan juga pencahayaan yang digunakan di rumah kamu agar tidak salah memilih warna cat.

    4. Pahami Arti Setiap Warna

    Memilih warna cat tembok rumah tidak bisa dilakukan secara sembarangan detikers, maka dari itu kamu harus memahami arti dari setiap warna. Biar lebih mudah, berikut terminologi yang dipakai untuk menjelaskan sebuah warna:

    Hue merupakan julukan untuk sebuah warna. Nilai hue dapat dipengaruhi oleh seberapa terang atau gelap warna tersebut. Dalam hal ini warna merah dan biru adalah hue.

    Saturation atau saturasi adalah seberapa besar pengaruh dominan hue dalam suatu warna. Misalnya, saat mengubah warna dari merah ke pink, maka nilai hue merah akan menjadi kurang dominan.

    5. Tes Warna Cat Baru yang Ingin Dipakai

    Kalau kamu ragu dengan warna cat yang baru dibeli, cobalah tes cat tersebut dengan mengecatnya di atas papan poster atau salah satu tembok rumah. Tes ini juga membantu detikers untuk mempertimbangkan warna-warna yang lebih kuat, tajam, lembut, atau netral. Jadi, rumah detikers terlihat lebih indah karena mengusung warna-warna yang indah di mata.

    6. Gunakan Warna Cat Tembok yang Serasi dengan Atap

    Bagi detikers yang ingin mengecat tembok eksterior rumah, usahakan jangan sampai salah memilih warna ya. Untuk itu, kamu bisa memilih warna cat yang serasi dengan atap atau genteng rumah.

    Pada umumnya, rumah modern saat ini memiliki atap yang cenderung berwarna gelap. Nah, kamu bisa memadukannya dengan warna cat tembok yang tidak begitu mencolok seperti putih, krem, atau abu-abu.

    7. Jangan Gunakan Satu Warna

    Ada sejumlah aspek yang perlu dipertimbangkan ketika mengecat rumah, seperti mood dan nuansa yang ingin diciptakan. Maka dari itu, sebaiknya jangan menggunakan satu warna saja untuk mengecat seluruh tembok rumah.

    Agar lebih berwarna, kamu bisa mengusung warna-warna cerah untuk area kamar tidur dan tempat bermain si kecil. Untuk bagian ruang tamu, kamar utama, atau dapur bisa mengusung warna-warna yang lebih kalem.

    8. Tentukan Transisi Warna yang Pas

    Seperti yang dijelaskan di atas, usahakan tidak menggunakan satu warna saja untuk mengecat seluruh tembok rumah. Namun, penggunaan warna cat tembok yang bermacam-macam juga harus disesuaikan dengan baik, agar bisa menciptakan transisi warna yang pas.

    Tentu, transisi warna cat tembok yang tidak pas akan menimbulkan kesan nabrak, terlalu ramai, dan tidak estetik. Cobalah memadukan warna kalem seperti putih di ruang tamu, krem di ruang makan, dan abu-abu di area taman.

    9. Gunakan Tabel Lingkaran Warna

    Kalau detikers masih kesulitan untuk menentukan warna yang pas, coba gunakan tabel lingkaran warna. Dengan bantuan tabel ini, detikers dapat menentukan kombinasi warna kontras yang pas agar menghasilkan nuansa rumah yang ciamik.

    10. Pasang Aksesoris untuk Ruangan yang Pas

    Setelah mengecat tembok rumah dengan warna yang sesuai, kini detikers tinggal mengisi peralatan rumah tangga dan beragam aksesoris. Tapi perlu diingat, jika detikers ingin memasang sejumlah aksesoris di dinding usahakan kombinasi warnanya sesuai.

    Jadi, tak hanya bentuk aksesorisnya saja yang diperhatikan, tapi perlu juga mempertimbangkan warna yang digunakan. Bayangkan kalau cat tembok detikers berwarna krem, namun aksesoris yang dipajang berwarna hijau stabilo. Tentu tidak pas bukan?

    Nah, itu dia detikers pembahasan mengenai tips memilih cat tembok rumah yang bagus dan tahan lama. Semoga artikel ini dapat membantu kamu yang masih kebingungan memilih warna cat tembok rumah.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bikin Surat Perjanjian Sewa Tanah: Fungsi, Asas, Syarat


    Jakarta

    Bisnis sewa tanah bukan sekadar memastikan adanya sebidang tanah saja, melainkan ada prosedur yang perlu dipahami dan dilakukan. Salah satunya menyiapkan berbagai dokumen penting seperti surat perjanjian sewa tanah untuk proses transaksi.

    Kalau kamu hendak melakukan proses kerja sama ini, maka perlu memperhatikan fungsi, asas, syarat, hingga isi surat perjanjian sewa tanah. Adapun surat ini merupakan sebuah kontrak yang menjadi fondasi atas hak dan kewajiban kedua pihak terkait.

    Tentunya dengan landasan hukum yang berlaku, sehingga transaksi akan terjamin bagi pemilik atau penyewa tanah. Dikutip dari Aesia, Kamis (13/6/2024), surat perjanjian sewa tanah melibatkan saksi serta dikonfirmasi dengan penandatangan di atas materai sesuai isi perjanjian.


    Fungsi Surat Perjanjian Sewa Tanah

    Surat perjanjian sewa tanah berfungsi untuk memastikan keamanan terhadap segala risiko kejahatan yang melanggar hukum atas hak dan kewajiban kedua belah pihak. Surat ini harus dibuat dengan bukti pasti pada transaksi penyewaan tanah.

    Asas Proses Transaksi

    Dalam transaksi antara jual, beli dan sewa tanah, terdapat dua asas dalam pelaksanaannya, yakni asas tunai dan asas terang. Pada asas tunai, ini berarti sebuah proses transaksi yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan perjanjian antar dua pihak. Sedangkan, pada asas terang.

    Syarat Sah Surat Perjanjian Sewa

    – Ditulis pada kertas dengan tanda tangan nama di atas materai.

    – Dibuat berdasarkan kesadaran diri, bukan paksaan antara kedua pihak

    – Hak dan kewajiban kedua pihak tercantum di dalam isi perjanjian

    – Kedua belah pihak paham akan isinya dan mengerti maksud dan tujuan surat perjanjian tersebut

    – Poin yang dicantumkan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak tanpa adanya paksaan

    – Isi di dalam perjanjian tersebut didasarkan pada aturan dan norma sesuai dengan landasan hukum yang berlaku.

    Isi Surat Sewa Tanah

    Di dalam surat perjanjian sewa tanah pastikan adanya beberapa yang perlu diketahui dan dicantumkan sebelum melakukan transaksi dan terjamin atas legalitasnya. Isi surat ini akan mencakup poin identitas dan syarat untuk kedua belah pihak, yaitu.

    1. Informasi Lengkap

    Penyerahan sewa tanah pertama-tama harus memiliki informasi lengkap baik alamat lokasi, posisi lahan, ilustrasi hingga layout tanah tersebut. Penulisan ini tercantum setelah data pribadi mengenai pemilik dan penyewa dan di dalam informasi ini harus disusun sedetail mungkin dan lengkap.

    2. Uang Muka dan Prosedur Pembayaran

    Di dalam surat perjanjian sewa tanah, penulisan pada biaya sewa, uang muka, serta prosedur transaksi dicantumkan dengan jelas di dalamnya. Metode pembayaran pada uang muka juga perlu dicantumkan secara komplit jika dilakukan secara bertahap/termin dengan tambahan jangka waktu.

    3. Pembebanan Biaya dan Pasal yang Tercantum

    Dalam surat pernyataan sewa tanah, kumpulan pasal-pasal penting meliputi tanggungan biaya pajak, iuran lingkungan, biaya pemakaian sarana pendukung serta biaya lainnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Merawat Wallpaper Kamar Tidur Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk membuat ruangan ternyaman buat penghuninya. Salah satunya bisa dengan memasang wallpaper di dinding kamar tidur.

    Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai motif wallpaper. Namun, wallpaper dinding juga harus dirawat supaya awet dan tidak cepat rusak.

    Kalau wallpaper sampai rusak, tentu akan merusak estetika kamar tidur. Kerusakan bisa disebabkan oleh berbagai hal, dari paparan sinar matahari langsung, hingga kondisi kamar yang lembap.


    Lalu, apa saja yang perlu dilakukan biar wallpaper dinding kamar lebih awet? Simak tips berikut ini yang dilansir dari situs BTN Properti, Kamis (13/6/2024).

    1. Pastikan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Terpasang dengan Benar

    Salah satu hal terpenting dalam merawat wallpaper pada kamar tidur adalah dengan memerhatikan sekaligus memastikan secara langsung pada saat wallpaper sedang dipasang ke dinding. Meskipun terlihat sepele, tetapi pemasangan wallpaper pada kamar tidur cukup berpengaruh lho terhadap ketahanan dan kualitas wallpaper di masa depan.

    Kamu bisa meminta tukang yang berpengalaman atau penjual wallpaper dinding untuk menempelkan wallpaper ke kamar tidur. Hal ini penting untuk menghindari kerusakan, robek, atau salah pasang pada saat memasang wallpaper di kamar tidur.

    2. Periksa Kelembaban Dinding

    Memeriksa kelembaban dinding cukup penting dalam merawat wallpaper agar lebih awet. Sebab, dinding kamar yang terlalu lembab bisa menyebabkan jamur tumbuh pada wallpaper.

    3. Bersihkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur Secara Rutin

    Kotoran dan debu yang menumpuk bisa membuat ruang pada rumah memiliki udara yang kotor dan tidak nyaman. Kamu bisa membersihkan debu dan kotoran pada wallpaper dinding kamar tidur secara rutin dengan kemoceng, lap kering atau vacuum cleaner.

    Selain itu, sebelum memasang wallpaper di dinding kamar tidur, sebaiknya bersihkan dinding dari debu dan kotoran. Hal itu agar wallpaper bisa bertahan lebih lama.

    4. Jauhkan Wallpaper Dinding Kamar Tidur dari Sinar Matahari Langsung

    Paparan sinar matahari secara langsung selama jangka panjang dapat merusak kualitas wallpaper dinding kamar tidur. Oleh karena itu, sebaiknya tempel wallpaper di sisi kamar yang tidak terkena langsung sinar matahari. Alternatif lain yang bisa kamu terapkan adalah dengan memasang gorden atau tirai berwarna putih untuk mengurangi sinar matahari pada wallpaper di dinding kamar tidur.

    5. Hindari Menempelkan Benda-Benda Berat pada Wallpaper Kamar Tidur

    Barang-barang seperti poster, gantungan, atau rak ambalan ternyata dapat merusak wallpaper dinding kamar tidur loh. Dalam jangka waktu lama, menempelkan barang-barang yang berat dapat membuat dinding wallpaper lembab atau mengelupas.

    6. Basmi Noda Wallpaper Dinding Kamar Tidur dengan Jeruk Nipis

    Jika kamu menemukan noda pada wallpaper dinding, jangan khawatir! Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan campuran air hangat dan perasan jeruk nipis.

    Caranya dengan mencampur perasan jeruk nipis dengan air hangat, kemudian gosok campuran tersebut pada noda menggunakan spons lembut. Setelah beberapa saat, lap noda dengan kain halus yang kering.

    7. Segera Atasi Jamur pada Wallpaper Dinding Kamar Tidur

    Jika pada wallpaper dinding kamar tidur terdapat jamur, segera atasi jamur pada wallpaper dengan cairan penghilang jamur. Jika memungkinkan, segera ganti wallpaper dinding kamar tidur dengan yang lebih baru. Hal ini untuk menghindari jamur menyebar ke area wallpaper lainnya sehingga membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman.

    Itulah 7 tips merawat wallpaper supaya lebih awet.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com