Author: Gak Ganti Gambar

  • Cara Jitu Usir Rayap dan Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Rayap adalah serangga yang juga hama pemakan kayu. Kehadiran rayap di rumah tentu bikin jengkel karena dapat merusak furniture kayu, bahkan fondasi rumah.

    Serangga kecil ini akan secara perlahan menggerogoti furniture atau fondasi kayu sampai rapuh dan membahayakan penghuni rumah. Kalau menemukan serangan rayap di rumah, maka harus segera dibasmi sebelum rumah atau furniture roboh.

    Nah, jangan sampai hal itu keburu terjadi. Berikut ini tips mengusir rayap di rumah serta cara mencegahnya biar tidak kembali lagi, dilansir dari laman Southern Perimeter, Kamis (13/6/2024).


    Cara Usir Rayap di Rumah

    1. Menanam Catnip

    Dilansir catnip adalah tanaman yang bisa mengusir serangga secara alami. Tentunya, tanaman hias catnip juga akan mengusir rayap dengan baik.

    Ada banyak cara untuk menggunakan catnip dalam pengusiran rayap. Salah satunya adalah dengan menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara efektif lainnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial beraroma catnip ke area yang terkena rayap.

    2. Menanam Mint

    Daun mint adalah salah satu pestisida alami yang bisa mengusir rayap. Bahkan, permen dengan rasa mint pun memiliki aroma yang kuat. Dengan begitu, rayap tentu akan kewalahan menghadapinya.

    Mint dapat digunakan untuk mengusir rayap secara efektif, dan bukan dari bahan kimia yang berbahaya. Kamu bisa menanam pohon mint di sekitar rumah untuk mendapatkan bantuan pengusiran rayap.

    3. Menanam Rumput Vetiver

    Vetiver adalah tanaman hias yang cocok dijadikan bahan sebagai pengusir rayap. Rumput vetiver memiliki kandungan senyawa kimia yang biasa disebut nootkatone. Senyawa ini mampu menangkal rayap serta berbagai macam hama lainnya secara alami.

    4. Semprot Insektisida

    Kimia (termisida), yang dapat diaplikasikan dalam beberapa cara yaitu melalui penyemprotan, atau pencampuran termisida dalam bentuk serbuk atau granula dengan tanah.

    Teknik penyuntikan pada bagian yang terserang rayap karena cara ini dapat membunuh rayap beserta koloni-koloninya.

    5. Taruh Kapur Barus

    Letakkan kamper atau kapur barus di sekitar area yang terserang karena rayap tidak suka dengan bau yang menyengat dan takut pada zat kimia naftalena yang terkandung dalam kapur barus.

    Tak hanya serangga pemakan kayu tersebut, serangga lainnya seperti kecoa, kepik, dan lainnya pun jadi enggan bersarang di lemari. Selain itu, kapur barus juga berguna untuk mengurangi kelembapan pada lemari agar tidak mudah ditumbuhi oleh jamur.

    6. Semprotkan Borat ke Sarang Rayap

    Asam borat adalah bahan kimia yang dapat digunakan untuk membasmi rayap tanah di sekitar rumah. Efeknya cukup ampuh karena mengandung racun yang dapat mengganggu sistem pencernaan rayap.

    Cara penggunaanya Masukkan cairan asam borat ke botol semprot agar mudah diaplikasikan. Lakukan penyemprotan pada beberapa sudut rumah yang dijadikan sarang oleh rayap, misalnya lemari, retakan tembok, dan sebagainya sesuai kebutuhan. Cara menghilangkan rayap di kayu seperti ini termasuk ampuh dan cepat prosesnya.

    7. Taruh daun Salam dan Kemangi

    Daun salam dan kemangi segar memiliki aroma kuat dan cukup menusuk, di mana aroma tersebut sangat tidak disukai oleh rayap.

    Cara mengusir rayap menggunakan daun salam dan kemangi mudah dilakukan. Letakkan daun segar di dalam lemari maupun perabot,

    8. Semprotkan Cairan Garam dan Sabun

    Campuran garam dan sabun juga ampuh usir rayap agar tidak kembali ke rumah. Sebab, kedua bahan tersebut apabila dicampurkan dapat mengganggu sistem pencernaan sekaligus pernapasan rayap, sehingga akan membuatnya mati pelan-pelan. Selain itu, aroma wangi sabun juga cukup mengganggu dan kandungan bahan kimia di dalamnya bersifat racun bagi rayap.

    Larutkan garam 1 sendok makan dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol spray. Setelah itu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap. Lakukan secara rutin hingga rayap benar-benar hilang.

    Cara Mencegah Rayap Muncul Lagi

    Meski sudah melakukan perawatan dan mencoba cara untuk membasmi rayap tetapi tidak kecil kemungkinan rayap akan Kembali lagi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rayap kembali lagi ke rumah.

    1. Rutin Menjemur Furnitur Kayu

    Rayap paling suka menggerogoti sesuatu yang lembap. Salah satu cara paling mudah mencegah rayap memakan lemari adalah rutin menjemur perabot di bawah matahari.

    Pastikan setiap sisi furnitur berbahan kayu benar-benar kering dan tidak ada sisi yang lembap. Cara ini tidak hanya efektif untuk membasmi rayap kayu, tetapi juga dapat menghilangkan uap di dalam lemari.

    2. Beri Jarak Antara Furnitur dan Dinding

    Memberikan jarak antara perabot dan dinding. Apalagi, furnitur bahan kayu lebih mudah lapuk ketika berdekatan dengan dinding yang lembap.

    3. Hindari Kontak Langsung dengan Lantai Kayu

    Menggunakan trap dari material besi disarankan untuk menghindari jarak antara perabot dan lantai kayu

    4. Perhatikan Kebersihan Lingkungan Rumah

    Membersihkan Genangan air di Rumah salah satu cara termudah untuk melakukan pencegahan karena penyebab banyak rayap di rumah adalah adanya genangan air baik di selokan maupun di halaman, terutama di musim penghujan.

    5. Kurangi Kelembapan di Rumah

    Jika ada rembesan hujan ataupun keramik lantai yang rusak disebabkan oleh kebocoran saluran air harus segera di perbaiki agar rumah tidak menjadi lembap dan mudah diserang oleh rayap.

    6. Tutup Retakan Dinding dan Kusen

    Retakan dinding dan kusen yang sudah dihinggapi rayap akan sangat terlihat sebelum kerusakanya semakin parah segera perbaiki bagian tersebut. menggunakan semen putih, sebelum rayap membentuk koloni.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Antisipasi Libur Panjang Idul Adha, Tips Cepat Siapkan Area Menginap untuk Tamu


    Jakarta

    Sebentar lagi masa libur sekolah dan cuti bersama Idul Adha akan segera tiba. Di waktu-waktu ini biasanya banyak tamu dan sanak saudara yang berkunjung ke rumah, bahkan sampai menginap.

    Setiap keluarga biasanya punya tradisi lebaran atau hari libur yang berbeda-beda. Tapi jika keluarga kamu punya tradisi untuk menginap di rumah saudara, kamu harus siap menyediakan area khusus untuk para tamu atau keluarga yang menginap.

    Bagi rumah yang memiliki kamar tamu, tentu mudah untuk menyiapkan kamarnya begitu tamu datang karena memang sudah ada ruangannya. Tapi, bagaimana dengan rumah yang tidak memiliki kamar tamu? Meski terlihat sulit dan menguras tenaga, menyiapkan ruangan untuk tamu menginap tidak sesulit yang dibayangkan.


    Bagaimana caranya? Simak tipsnya di bawah ini, melansir dari Real Simple.

    Ganti Sofa dengan Sofa Bed

    Jika rumah kamu tidak memiliki kamar tamu, tapi keluarga sering berkunjung dan menginap, kamu bisa memilih sofa bed dibanding sofa biasa untuk diletakkan di ruang keluarga. Sofa bed lebih fleksibel dan bisa diubah sesuai kebutuhan.

    Dibandingkan dengan sofa biasa yang hanya bisa digunakan dalam satu bentuk, sofa bed bisa dengan mudah diubah menjadi kasur ataupun sofa seperti biasa. Sofa ini akan memudahkan kamu untuk menyiapkan area menginap untuk tamu atau keluarga dalam waktu singkat.

    Gunakan Daybed

    Day bed bisa menjadi solusi saat ada tamu yang tiba-tiba datang dan ingin menginap. Day bed ini cocok untuk digunakan di rumah yang kecil atau bahkan apartemen. Bentuknya yang mirip kasur membuat day bed bisa digunakan juga untuk tempat tidur tamu atau keluarga yang menginap. Tapi, kekurangannya adalah ukurannya yang cukup kecil. Daybed biasanya hanya bisa ditempati oleh 1-2 orang saja.

    Selalu Siapkan Kasur Lipat atau Kasur Pompa

    Kasur lipat dan kasur pompa sangat berguna jika kamu tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan area menginap untuk tamu. Jenis kasur ini sangat fleksibel dan bisa dilipat atau digulung, jadi akan mudah untuk disimpan dan digunakan. Kamu bisa meletakkan kasur lipat atau kasir pompa ini di ruang keluarga atau di dalam kamar sebagai kasur tambahan saat ada tamu menginap.

    Gunakan Kasur Dinding (Wall Bed)

    Di zaman sekarang, kasur dinding menjadi tren interior yang banyak digunakan di apartemen atau rumah-rumah yang berukuran kecil. Hal ini karena wall bed sangat fleksibel dan menghemat tempat jika tidak digunakan. Wall bed bisa dilipat dan menyatu dengan dinding di ruangan saat tidak digunakan, sehingga ruangan bisa lebih lega dan bisa digunakan untuk hal lain.

    Kasur ini juga menjadi solusi untuk kamu yang sering kedatangan tamu yang menginap. Dengan kasur ini, kamu bisa langsung mengubah ruangan menjadi area menginap instan bagi para tamu dan keluarga.

    Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengubah ruangan di rumah menjadi area untuk menginap sambut libur panjang Idul Adha. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Langkah Mudah Perbaiki Pintu Seret di Rumah


    Jakarta

    Kebanyakan rumah memiliki pintu berbahan kayu yang cukup unggul karena ringan dan tidak mudah berayun saat udara masuk. Namun, terkadang ada kondisi yang membuat pintu seret.

    Pintu yang seret akan sulit dibuka, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas penghuni rumah karena kesulitan membuka pintu. Kalau sering melewati pintu seret, mungkin lama-lama kamu akan merasa jengkel.

    Lalu, apa yang menyebabkan pintu seret dan bagaimana cara memperbaikinya?


    Mengutip dari Homes and Garden, Kamis (13/6/2024), pintu seret disebabkan oleh kelembapan yang tinggi. Hal itu menimbulkan pergerakan yang tidak mulus karena pembengkakan. Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown juga mengatakan bahwa pintu kayu bisa mengalami hal tersebut karena adanya perubahan suhu.

    “Pintu kayu dapat mengembang dan menyusut seiring dengan musim lembab atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” ucapnya.

    Lantas gimana sih mengatasi pintu seret ini? Simak solusi berikut yang bisa kamu terapkan sendiri di rumah.

    Cara Perbaiki Pintu Seret

    1. Periksa Pintu dan Kusen

    Pertama-tama, Kamu bisa mencari penyebabnya terlebih dahulu apakah bagian kusen pintu itu bersih atau tidak. Cat, debu, atau kotoran bisa menumpuk di sekitar kusen pintu dan membuat pintu menjadi seret, oleh karena itu bersihkan permukaan dengan lap basah atau kain mikrofiber, tetapi jangan sampai membuat permukaan kayu terlalu basah.

    Kamu juga perlu memeriksa permukaan yang membuat pintu itu bergesekan dan tidak tegak lurus dengan kusen dari melihat tanda-tanda seperti permukaan yang tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu seret kemungkinan disebabkan karena beberapa sekrup yang longgar dan mungkin Kamu cuma perlu mengencangkan engsel untuk memperbaikinya. Jika sekrup berputar tapi tidak kencang, coba ganti sekrup itu dengan yang lebih besar untuk mengencangkannya. Mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang terus menerus seret.

    3. Amplas Sisi Pintu

    Jika Kamu sudah mengencangkan engselnya tetapi pintu masih seret, kemungkinan besar kayu pada pintu menjadi bengkak dan memuai karena kelembapan atau perubahan suhu musim. Oleh karena itu, kemungkinan pintu Kamu perlu dipangkas sedikit dengan mengamplas permukaan. Jika menurutmu ini memakan banyak waktu dan tenaga, kamu juga dapat memakai mesin amplas seperti hand planer atau belt sander.

    Selain dari solusi tersebut, kemungkinan pintu seret juga disebabkan karena lantai yang tidak rata, jadi periksalah apakah lantainya rata atau tidak. Salah satu rekan dari Meble Furniture, Raf Michalowski memberikan saran dengan menyesuaikan palang pintu atau penahan cuaca untuk melindungi pintu.

    “Di sisi lain, Kamu dapat mencoba memasang ambang pintu yang akan membantu memberikan bantalan pada bagian bawah pintu. Kamu juga dapat memeriksa apakah pintunya bengkok atau kendur. Jika iya, mungkin Kamu perlu mengganti pintu dengan yang baru,” ucapnya.

    Jika langkah untuk mengatasi pintu seret ini tidak berhasil, mungkin sudah waktunya Kamu untuk mengganti pintu atau mengandalkan kepada ahlinya. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bersihkan Rumah dengan Cepat Biar Nggak Malu Pas Banjir Tamu


    Jakarta

    Musim liburan sebentar lagi tiba. Saat liburan biasanya saudara dan keluarga banyak yang datang berkunjung ke rumah. Oleh karena itu, rumah harus selalu bersih dan rapi.

    Membersihkan rumah sering dianggap sebagai pekerjaan yang menguras waktu dan tenaga. Padahal, membersihkan rumah bisa dilakukan dalam waktu singkat, loh. Caranya, sebelum mulai bersih-bersih rumah, siapkan semua produk pembersih dn alat-alat yang akan digunakan, seperti kanebo, sapu, pel.

    Setelah semuanya siap, barulah kamu bisa mulai membersihkan rumah. Ikuti tips di bawah ini untuk membersihkan rumah dengan cepat dan efektif, melansir dari Cleaning Institute.


    Tips Membersihkan Rumah Secara Cepat dan Efektif

    1. Mulailah dengan Membereskan Barang-barang

    Sebelum memulai pekerjaan yang berat, mulailah dengan mengambil dan membereskan barang-barang yang ada di rumah. Kamu bisa fokus ke barang-barang di satu ruangan dulu, lalu dilanjut dengan barang-barang di ruangan lain.

    Saat membersihkan kamar tidur atau kamar mandi, kamu bisa mengumpulkan seprai dan handuk untuk cucian. Untuk dapur, masukkan piring kotor ke dalam wastafel dan cuci. Selain itu, kamu juga bisa mengosongkan tempat sampah dan menggantinya dengan yang baru, atau mengumpulkan barang-barang lain untuk dibuang.

    2. Bekerja dari Atas ke Bawah

    Bekerja dari atas ke bawah maksudnya adalah membersihkan debu di barang barang atau yang ada di atas dulu baru membersihkan lantai. Misalnya, bersihkan langit-langit rumah atau debu di ventilasi dulu sebelum kamu menyapu seluruh rumah. Mulai lah dari satu sudut rumah ke sudut yang lain. Saat membersihkan lantai, mulailah dari sudut terjauh dan kembali ke arah pintu masuk.

    3. Prioritaskan Dapur dan Kamar Mandi

    Dapur dan kamar mandi adalah ruangan di rumah yang akan memakan waktu paling lama untuk dibersihkan. Sebelum membersihkan kamar mandi, kamu bisa tuangkan cairan pembersih keramik atau kerak yang biasanya harus ditunggu selama beberapa menit dulu. Jadi, sambil menunggu kamu bisa mengerjakan yang lain.

    Sekali lagi, kerjakan dari atas ke bawah dan jangan lupa untuk membersihkan peralatan kamar mandi. Untuk lantai halus seperti ubin atau lantai kayu yang rentan tergores, sapu terlebih dahulu sebelum mengepel.

    4. Gunakan Desinfektan Jika Diperlukan

    Jika semua bagian rumah sudah bersih, kamu bisa gunakan disinfektan agar rumah lebih steril. Untuk memakainya, gunakan semprotan atau lap. Fokus pada tempat di mana kebersihan penting, seperti permukaan yang sering disentuh, contohnya gagang pintu, sakelar lampu, meja, dan keran. Ikuti instruksi pabrik untuk membersihkan alat-alat elektronik.

    5. Lakukan Secara Rutin

    Mengatur jadwal untuk membersihkan rumah sangat penting. Jika kamu rutin membersihkan, kotoran di rumah tidak akan terlalu menumpuk dan kamu akan lebih cepat dan mudah membersihkannya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Lantai Keramik Terangkat dan Pecah serta Cara Cegahnya


    Jakarta

    Lantai keramik sewaktu-waktu bisa terangkat atau bahkan meledak karena berbagai pemicu. Jangan biarkan hal ini terjadi karena bisa berbahaya kalau penghuni rumah terkena bagian tajam keramik.

    Tak hanya berbahaya, lantai keramik yang rusak seperti ini perlu segera diperbaiki. Jadi menambah pekerjaan rumah, bukan?

    Keramik yang terangkat atau meledak ini ternyata disebut popping, lho. Lalu, apa yang bikin lantai keramik bisa terangkat, bahkan meledak hingga pecah?


    Mengutip dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Kamis (13/6/2024), berikut ini penyebab lantai keramik dan meledak serta cara mengatasinya.

    Penyebab Lantai Terangkat & Pecah

    1. Ada Udara yang Masuk

    Salah satu penyebab lantai keramik terangkat atau meledak adalah adanya udara yang masuk ke bagian bawah keramik. Udara yang panas bisa membuat nat keramik memuai, sehingga nat keramik mengalami keretakan yang menimbulkan celah atau rongga yang menjadi jalur masuknya udara ke bawah keramik.

    2. Banjir

    Banjir bisa membuat nat keramik terkikis, sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk.

    Cara Cegah Lantai Terangkat & Pecah

    1. Pasang Keramik dengan Baik dan Benar

    Ya, memasang keramik dengan baik dan benar menggunakan adukan mortar yang tepat bisa meminimalisir lantai terangkat. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

    2. Cek Nat Keramik secara Berkala

    Mengecek nat keramik secara berkala perlu dilakukan. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

    3. Perkirakan Potensi Banjir

    Jangan lupa untuk memperkirakan potensi banjir pada hunian. Jika hunian rawan banjir, segera tinggikan lantai rumah.

    Itulah penyebab sekaligus tips untuk mencegah keramik lantai terangkat hingga meledak. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Lama Periode Rumah Harus Direnovasi?



    Jakarta

    Ilmu feng shui mengajarkan bangunan juga bisa mempengaruhi keberuntungan penghuninya. Salah satu pola keberuntungan feng shui yang bisa diterapkan adalah mengikuti periode rumah harus direnovasi.

    Feng shui merupakan sebuah keilmuan yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Feng shui bahkan ditemukan pada 300-400 Masehi di China. Keilmuan ini berfungsi untuk mengaktifkan unsur-unsur positif dalam sebuah properti maupun diri seseorang. Jika ini mampu diaktifkan, maka mereka akan merasakan dampak harmonis, kaya, sejahtera, sehat, dan bahagia.

    Mengenai anjuran renovasi rumah, konsultan feng shui, Rezza Anggara mengatakan dalam imperial maupun classical feng shui memiliki periode renovasi rumah memiliki ketentuan masing-masing. Durasi adalah pembeda di antara keduanya.


    Sebagai informasi, classical feng shui merupakan feng shui yang ada pada kebanyakan orang. Jadi ketika rumah, properti, pabrik, kantor bermasalah yang harus diubah ialah struktur bangunan.

    Sementara itu, imperial feng shui muncul mengatasi permasalahan yang timbul dari classical feng shui. Mengubah hidup dan nasib hingga kesehatan seseorang tanpa perlu mengubah struktur bangunan.

    Classical feng sui menyarankan periode rumah harus direnovasi adalah setiap 20 tahun sekali. Menurutnya, jangka waktu ini berdasarkan perhitungan masa kejayaan properti maksimal 20 tahun.

    “Jadi properti itu punya masa jaya 20 tahun. Sehingga harus direnovasi, entah itu pintunya, atapnya untuk mengikuti periode feng shui. Makanya ada orang yang tadinya kaya, begitu pensiun hartanya habis, habis perlahan. Begitu pun sebaliknya ada orang yang kaya, terus dia kaya, dan tambah kaya lagi,” tutupnya.

    Sementara itu, imperial feng shui justru berbeda. Dalam anjuran imperial feng shui rumah dianggap sebagai investasi seumur hidup sehingga tidak ada perubahan.

    “Hal inilah yang menjadikan imperial feng shui spesial dibandingkan classical feng shui. Terlebih perbedaannya sangat mencolok,” lanjut Rezza.

    Selain periode rumah harus direnovasi, ternyata penggunaan kekayaan alam seperti batu giok, batu kristal gaharu, dan kayu cendana juga dapat meningkatkan energi yang baik dan kapasitas kekayaan.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Cegah Rumah Kemalingan Selama Pergi Libur Panjang Idul Adha


    Jakarta

    Rumah kosong memang rawan jadi incaran maling. Kalau kamu berniat pergi meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama seperti kala libur panjang Idul Adha dan Libur Sekolah seperti saat ini, pastikan rumah sudah anti maling.

    Tentu kamu nggak ingin pulang melihat keadaan rumah kacau, berantakan, bahkan harta berharga hilang. Oleh karena itu, perlu ada upaya mencegah maling masuk ke rumah supaya kamu juga bisa merasa tenang selama meninggalkan rumah.

    Melansir dari CNET, Kamis (13/6/2024), berikut ini cara menghalau pencuri masuk rumah sehingga anti maling.


    Cara Cegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

    Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

    Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Atau, kamu juga bisa memasng lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu.

    Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi.

    Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor ke Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta pada mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Punya Balkon di Rumah, Bikin Hunian Makin Sehat-Estetik


    Jakarta

    Balkon adalah ruang tambahan yang memungkinkan kamu menikmati suasana outdoor di lantai atas rumah. Meski bukan bagian rumah yang esensial, balkon menyimpan banyak manfaat lho!

    Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan atau berniat membuat balkon, sebaiknya mengetahui beragam manfaat yang dimiliki balkon. Dengan begitu, kamu bisa lebih yakin dan tahu cara memaksimalkan penggunaan balkon di rumah.

    Lalu, apa saja manfaat mempunyai balkon di rumah? Yuk, simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Balcony Guide, Kamis (13/6/2024).


    Manfaat Balkon di Rumah

    1. Tempat Berkebun

    Jika kamu senang bercocok tanam tetapi nggak ada taman maka kamu bisa menggunakan balkon kamu menjadi area berkebun. Kamu bisa menanam tanaman seperti sayur, bunga hingga buah. Selain, buat rumah kamu bakal jadi asri dan hijau. Kamu juga bisa berkebun kemudian memanen buah dan sayur yang kamu tanam.

    2. Buat Sirkulasi Udara di Rumah

    Menjaga sirkulasi udara dengan lancar di rumah memang sangat penting. Selain, pergantian udara yang lancar juga dapat membuat rumah nggak lembab. Nah, balkon bisa menjadi solusi agar sirkulasi udara jadi lancar. Kamu juga bisa menghirup udara pagi yang segar dari balkon kamu lho.

    3. Ruang Penyimpanan Tambahan

    Rumah terasa sempit karena ruangan penuh dengan barang-barang. Nah, kamu bisa memaksimalkan penggunaan ruangan dengan balkon. Kamu bisa menempatkan kursi dan meja nggak terpakai untuk disulap jadi ruang untuk bersantai.

    4. Bikin Rumah Estetik

    Dengan kamu punya balkon, rumah kamu jadi punya daya tarik tersendiri. Kamu juga bisa bereksperimen dengan menghias dan mempercantik balkon kamu dengan menambahkan sedikit dekorasi atau mengecat balkon.

    5. Tempat Bersantai

    Kamu bisa menjadikan balkon menjadi tempat untuk menghabiskan waktu dengan sekedar membaca buku atau bermain dengan keluarga. Kamu juga bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang indah.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Bikin Rumah Kedap Suara buat Suasana Hunian Lebih Tentram


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat ternyaman untuk beristirahat dan bersantai dengan suasana tentram dari kebisingan. Namun, terkadang lingkungan sekitar rumah yang berisik sangat mengganggu, sehingga perlu mengakali agar rumah kedap suara.

    Melansir dari Ideal Home, Kamis (13/6/2024), sebuah laporan oleh The House of Lords Science and Technology Committee yang mengatakan kebisingan sebagai ‘polutan yang sering terabaikan’. Padahal lingkungan yang bising dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan seseorang.

    Mungkin ada tetangga yang sedang renovasi, mengelar acara, ataupun kendaraan berlalu-lalang di dekat rumah. Daripada stress seharian mendengarkan kebisingan itu,ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan ketenangan.


    Tips Redam Suara Berisik di Rumah

    1. Pakai Perabotan Berbahan Lembut

    Jika kamu punya kamar yang sering bergema kamu bisa meminimalisir suara tersebut dengan gema tersebut dengan perabotan lembut. Membuat ruangan ‘kedap suara’ mungkin terbayang oleh kamu sebuah studio musik dengan ruangan ditutupi alat peredam suara seperti kotak telur.

    Tapi kamu bisa gunakan perabotan lembut berbahan kain seperti kain pelapis, selendang, gorden dan bantalan untuk meredam suara bising dan gema.Kamu juga bisa memasang kepala tempat tidur berlapis kain kepompong pada tempat tidur kemudian taruh karpet permadani untuk mengurangi suara ketika tidur pada malam hari.

    2. Pakai Furniture Besar

    kamu nggak perlu masukkan semua furniture ke kamar tapi cukup barang besar dan berat yang bisa membantu menyerap suara dan mengurangi efek gema di dalam ruangan. ‘Saat benda berat diletakkan di dalam ruangan, benda tersebut cenderung menyerap suara sehingga menghasilkan lebih sedikit kebisingan,’ jelas John Paul Manning,dari Insulation4Less. Menaruh lemari atau rak buku menghadap tembok dapat mengurangi suara bising dari tetangga.

    3. Pasang Panel Dinding

    Selain menambah kesan estetik memasang panel dinding dapat mengurangi suara bising. Perlu diingat panel disini yang asli bukan hanya hiasan.

    “Membuat permukaan bertekstur pada dinding dan langit-langit merupakan tips lainnya untuk membantu gema suara karena ini adalah cara sempurna untuk memberi tekstur pada dinding dan tetap memastikannya terlihat fantastis,” ucap desainer interior Cathy Dean dari Studio Dean. Semakin tebal penyekatan atau semakin tinggi kualitas bahannya, semakin baik pula kedap suaranya.

    4. Pakai Pintu Berbahan Solid

    Jika suara berisik berasal dari taman tetangga atau jalanan dekat rumah, maka kamu bisa pasang pintu yang berkualitas baik dan solid untuk meredam suara masuk. Ditambah lagi rumah kamu menjadi lebih aman karena pintu yang solid dan tidak mudah rusak.

    5. Manfaatkan Tirai dan Jendela

    Gelombang suara biasanya dapat merambat melalui celah kecil. Dengan memasang jendela yang tebal dan tirai penutup dapat membantu mengurangi suara dari luar masuk ke dalam rumah.

    6. Pasang lukisan

    Tak hanya mempercantik ruangan dengan memasang lukisan bisa buat ruangan lebih sunyi. Karena gelombang suara akan diserap lukisan sehingga mengurangi suara langsung masuk ke ruangan kamu.

    Begitulah cara meredam suara berisik dari luar rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Begini Cara Aman Bersihkan Talang Air


    Jakarta

    Talang air adalah saluran air di dekat atap rumah yang berfungsi sebagai jalan air hujan ke suatu tempat tertentu, misalnya menuju penampungan air, sumur resapan, dan saluran khusus air hujan. Saluran air ini sangat berguna untuk mencegah masalah akibat air hujan yang rembes ke dinding atau plafon rumah.

    Namun, talang air sering kali terabaikan, sehingga pemilik rumah tidak sadar kalau kondisinya sudah kotor. Padahal, kotoran yang menumpuk bisa membuat saluran pembuangan mampet.

    Bagi kamu mau membersihkan talang air, harus lebih berhati-hati. Mengingat, talang air rumah ada di dekat bagian atap. Mengutip dari Hunker.com, Kamis (13/6/2024), ada beberapa cara aman membersihkan talang air.


    Cara Aman Membersihkan Talang Air

    Bertengger di atas atap tidak disarankan kamu bisa hilang keseimbangan dan jatuh terperosok ke bawah. Kamu disarankan menggunakan tangga untuk menggapai talang air.

    Untuk rumah lantai satu, tangga tinggi adalah yang terbaik untuk menggapai talang air. Selain lebih leluasa bergerak tanpa mengurangi stabilitas. Lebih baik ketimbang menggunakan tangga ekstensi. Sebaliknya untuk rumah bertingkat kamu membutuhkan tangga ekstensi. Pastikan tangga tersebut kokoh dan miring ke arah rumah dengan sudut 15 derajat vertikal.

    Kamu juga harus menggunakan alat pengaman seperti sarung tangan kerja tebal saat membersihkan talang air sebab terdapat banyak ujung logam tajam dan sekrup runcing bersatu dengan kotoran pada talang air.

    Bersihkan Dua Kali Setahun

    Bersihkan talang air sebelum badai menghantam setidaknya dua kali setahun. Untuk memudahkan pembersihan, kamu juga harus mengecek jika terdapat pohon di dekat rumah kamu. Sebab kamu harus membersihkannya lebih sering. Membersihkan talang air normalnya dilakukan setiap dua kali setahun.

    Siapkan alat

    Siapkan alat seperti ember dengan pegangan lalu sikat toilet dan sekop taman untuk menyendok kotoran talang air.

    Kamu bisa mulai membersihkan salah satu saluran pembuangan kemudian dilanjut ke ujung lainnya. Penyumbatan kebanyakan terjadi di daerah dekat bukaan saluran pembuangan. Jika ada genangan air di saluran pembuangannya maka membersihkan pintu masuknya akan memungkinkan air mengalir keluar kembali.

    Kotoran yang sudah dibersihkan bisa kamu tampung di dalam ember. Jika ember sudah penuh dan berat kamu bisa buang ke tempat sampah atau dapat digunakan sebagai pupuk kompos yang baik buat tanaman kamu.

    Setelah semua puing-puing dan kotorannya dibersihkan kamu bisa menyemprot talang air dengan selang taman. Mulai dari ujung talang yang tinggi dan semprot ke arah saluran pembuangan. Dalam beberapa kasus kamu perlu menyemprotnya dengan semburan kencang jika terdapat tumpukan kerak mineral dan lumpur.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com