Author: Gak Ganti Gambar

  • 3 Jurus Jitu Bersihkan Lantai Rumah Supaya Kinclong Maksimal


    Jakarta

    Rumah yang bersih membuat beraktivitas di sekitar rumah sangat nyaman. Salah satu indikator rumah bersih antara lain dari kondisi lantai yang bersih dan berkilau.

    Kebanyakan lantai rumah sekarang ini menggunakan keramik yang glossy. Namun, jenis lantai ini mudah kotor dan berminyak, sehingga kurang nyaman berjalan di atasnya.

    Oleh karena itu, penting sekali membersihkan lantai dengan rajin kalau pengin beraktivitas dengan nyaman di rumah. Yuk, simak cara membersihkan lantai biar kinclong maksimal, dikutip dari Mulia Ceramics, Jumat (14/6/2024).


    Tips Bersihkan Lantai

    1. Biasakan Menyapu Secara Rutin

    Cara paling sederhana untuk membuat lantai bersih dan mengkilap tentu dengan rutin menyapunya. kamu bisa menyapu lantai dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari. Untuk kamu yang tinggal di daerah yang sering berdebu mungkin kamu akan menyapu lebih sering. Dengan rajin menyapu lantai, kotoran tak mudah membekas dan lantai keramik kamu bisa selalu kinclong.

    2. Pel dengan Air Hangat

    Gunakan air hangat untuk mengepel lantai supaya kotoran yang menempel pada permukaan keramik lebih mudah dibersihkan lho! Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengepel menggunakan air hangat. kamu juga bisa tambahkan juga cairan pembersih lantai setiap kali kamu akan mengepel agar proses pembersihan maksimal.

    Hal yang perlu diingat ketika mengepel adalah untuk menggunakan kain pel dari bahan lembut sebab kain yang kasar dapat menggores keramik hingga mengurangi keindahannya.

    Selain memperhatikan kain pel, jangan lupa untuk rutin mengganti air bilasan karena kotoran umumnya akan ikut larut dalam air ketika kamu membilas. Gantilah air dalam ember secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kotoran yang menempel lagi nanti ketika mengepel.

    Dengan menggunakan kain pel dan air bilasan bersih, kamu bisa memastikan bahwa lantai benar-benar bersih dan kinclong.

    3. Pakai Pembersih dari Bahan Alami

    Selain pembersih lantai komersil, ternyata kamu juga coba beberapa bahan alami sebagai alternatif pengganti cairan pembersih lantai, lho! Berikut daftar bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai:

    Baking Soda

    Baking soda memang ampuh untuk menghilangkan noda berminyak pada permukaan lantai. kamu cukup menaburkan baking soda pada bagian-bagian yang susah dibersihkan, kemudian pel bagian tersebut memakai kain pel yang sudah dibasahi. Cara ini dapat menghilangkan noda membandel yang menempel pada permukaan keramik lantai glossy sehingga terlihat mengkilap.

    Larutan Cuka

    Cuka juga salah satu bahan alami yang ampuh untuk mengusir kotoran dan membuat permukaan lantai semakin kinclong. Caranya, siapkan cuka dan seember air, lalu campurkan cuka setengah dengan segelas air sebanyak satu ember. Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu juga bisa menambahkan perasan air lemon untuk mengangkat kotoran membandel dan menciptakan aroma wangi.

    Larutan Teh

    Ternyata teh selain untuk dikonsumsi juga sangat baik untuk membuat lantai keramik tetap mengkilap. kamu cuma perlu menyeduh teh ke dalam air panas, diamkan hingga dingin. Ambil kain bersih, kemudian celupkan ke dalam teh tersebut. Usapkan pada area lantai yang nodanya membandel tak lama kemudian noda akan luntur dalam sekejap.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan 3 Cara Alami Ini untuk Ciptakan Udara Segar di Rumah


    Jakarta

    Udara segar sangat bagus untuk kesehatan tubuh dan pikiran penghuni rumah. Namun, kini udara segar semakin sulit didapatkan, terutama kalau tinggal di perkotaan yang banyak polusi udara.

    Apalagi kalau cuaca di siang hari terik, sehingga udara di dalam rumah terasa gersang. Jika hanya mengandalkan AC untuk mendapatkan udara segar, maka tagihan listrik bisa mahal serta kondisi lingkungan tidak membaik.

    Lalu, bagaimana cara menciptakan udara segar secara alami di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Klik Hijau, Jumat (14/6/2024).


    Cara Alami Bikin Udara Segar di Rumah

    1. Menyiasati Tinggi Plafon Rumah

    Plafon RumahCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: (istimewa/Gaharu Kontruksindo Utama)

    Ukuran ruangan bisa diatur dengan ketinggian plafon rumah yang juga menentukan suasana hawa dalam rumah. Semakin pendek atau rendah plafon akan semakin membuat suasana rumah kamu jadi gerah.Karena itulah, sebaiknya kamu membuat plafon rumah agak lebih tinggi. Desain plafon yang tinggi akan memperlambat suhu panas masuk ke dalam rumah.

    Karena sinar matahari nggak akan langsung masuk ke dalam rumah tapi mengenai dinding luar rumah. Kemudian masuk ke dalam atap. Dari rangka tersebut kemudian akan ke plafon lalu mengaliri seisi rumah. Maka dengan plafon yang tinggi udara yang masuk memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak masuk sehingga akan terasa lebih sejuk dan segar.

    2. Menempatkan Tanaman dalam Ruangan

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Ciptakan Udara Segar di Rumah Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Kualitas udara bukan cuman dipengaruhi dari udara dari luar saja, tetapi juga tercipta dari dalam ruangan. Maka menempatkan tanaman dalam rumah bisa menjadi solusi baik untuk menciptakan udara yang segar dan sejuk secara alami.

    Tanaman memang merupakan pencipta udara yang segar,sejuk dan alami serta juga bisa menciptakan energi positif bagi penghuni rumah. Ada beberapa tanaman yang bisa jadi pilihan untuk ditempatkan di dalam rumah, di antaranya lidah mertua, lidah buaya, peace lily dan bambu palm. Dengan adanya tanaman dalam ruangan, selain bisa menyerap polusi (karbon dioksida) juga bisa membuat suasana rumah lebih elegan dan estetik.

    3. Rutin Membuka Jendela

    Jenis-Jenis jendela/Susan Vineyard via iStockCiptakan Udara Segar di Rumah Foto: Susan Vineyard via iStock

    Membuka jendela dapat menciptakan sirkulasi udara yang baik. Semakin baik sirkulasi udara, rumah kamu akan semakin terasa sejuk dan segar. Terhindar jauh dari rasa gerah. Ini juga akan mengusir aroma pengap yang ada dalam rumah apalagi saat musim hujan tiba.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Masalah Akibat Tanam Pohon Dekat Rumah, Begini Jarak Idealnya


    Jakarta

    Halaman rumah yang berisi tanaman dan tumbuhan hijau seperti pohon tentu membuat suasana sekitar hunian terasa lebih asri dan sejuk. Akan tetapi, menanam pohon terlalu dekat rumah ternyata justru dapat menimbulkan masalah, lho!

    Pasalnya, kalau salah menanam pohon, terutama jaraknya malah akan merepotkan penghuni rumah. Misalkan, menanam pohon besar dekat rumah, lalu batang atau ranting jatuh hingga merusak bangunan rumah.

    Jika ingin menanam pohon di dekat rumah, jangan lupa memperhatikan jarak yang baik supaya nggak mengganggu rumah. Kalau begitu, berapa jarak ideal untuk menanam pohon di dekat rumah?


    Mengutip dari Jimstrees, Jumat (14/6/2024) berikut ini merupakan jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah.

    1. Tinggi pohon di bawah 8 meter, jarak minimal 3 meter dari bangunan
    2. Tinggi pohon 8-15 meter, jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    3. Tinggi pohon lebih dari 15 meter, jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Hal ini perlu dilakukan agar pohon yang ditanam tidak menimbulkan masalah di rumah. Memangnya, menanam pohon di dekat rumah dapat menimbulkan masalah? Yuk, simak penjelasan berikut yang dikutip dari Redstree.

    Masalah Akibat Tanam Pohon Dekat Rumah

    1. Daun, Dahan dan Batang Mengganggu

    Biasanya pohon yang besar dan rindang bisa menimbulkan masalah di rumah. Saat musim kemarau, daun-daun kering akan memenuhi halaman sehingga kita harus lebih sering lagi untuk membersihkan halaman.

    Belum lagi bila daun-daun tersebut menumpuk dan menghalangi saluran air di tanah atau di talang air. Bisa-bisa banyak genangan air di rumah. Selain itu, batang pohon yang semakin hari semakin besar juga bisa mengganggu pemandangan juga bisa mengganggu atap rumah kita.

    2. Akar Menyebar

    Pohon yang tumbuh juga akan memiliki akar yang makin besar setiap harinya. Secara umum, pohon akan tumbuh satu hingga 3 kali lebarnya kanopi. Pada beberapa kasus, akar pohon tumbuhnya dua kali lipat dari tumbuhnya ketinggian pohon itu sendiri. Akar pohon yang membesar di tanah ini akan berdampak pada pondasi rumah kita.

    Maka dari itu, pohon yang tumbuh lebih agresif harus ditanam jauh dari pondasi, pipa air juga jalur septic tank. Jika kamu tidak memiliki ruang yang cukup bagi pohon untuk tumbuh sesuai ukuran yang diharapkan, pertimbangkan spesies yang lebih kecil, atau buat opsi lanskap lain yang mungkin lebih cocok untuk area tersebut.

    Sistem akar pohon sangatlah kompleks, dan jika dibiarkan tumbuh di dekat pondasi atau saluran utilitas, hal ini dapat memberikan tekanan dan menyebabkan kerusakan serius. Jika kamu berencana untuk tinggal di rumah dalam jangka panjang, ini merupakan pertimbangan yang sangat penting.

    Seiring bertambahnya usia pohon, akarnya akan semakin dalam dan menyebar lebih jauh. Jika benda-benda tersebut masuk ke dalam pondasi rumah kamu, hal ini dapat menyebabkan retakan atau membahayakan integritas struktur.

    3. Ranting atau Pohon Tumbang

    Selain itu, menempatkan pohon tua dan rindang terlalu dekat dengan rumah juga dapat menimbulkan sejumlah akibat yang berbahaya. Angin, hujan atau badai dapat membuat cabang-cabang besar menembus jendela atau atap rumah. Yang lebih berbahaya lagi adalah kemungkinan tumbangnya pohon di dekat rumah kamu, yang berpotensi merusak dan mematikan.

    Beberapa pohon juga rentan karena memiliki kayu yang lemah, sehingga menarik serangga dan meningkatkan kemungkinan pohon sakit atau mati. Pada gilirannya, hal ini menimbulkan risiko jatuh yang lebih besar.

    4. Tingkatkan Kelembaban Tanah

    Pepohonan menyebabkan kelembaban tanah berfluktuasi karena tingkat air yang dibutuhkan untuk menjaga pohon tetap hidup. Hal ini dapat menimbulkan masalah yang signifikan jika pohon berada terlalu dekat dengan rumah kamu, karena tanah yang menyusut dan mengembang akan memberikan tekanan pada fondasi dan pada akhirnya dapat menyebabkan keretakan atau pergeseran.

    5. Pengendapan Beton

    Saat beton mengendap, kemungkinan besar beton akan retak dan bergeser. Sistem akar yang besar dapat memperburuk trotoar atau pondasi semen yang terkena dampak. Jika terjadi pergeseran yang signifikan, baik secara alami, karena akar pohon, atau kombinasi keduanya, hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan dan mengurangi keutuhan rumah atau trotoar.

    Itulah jarak ideal untuk menanam pohon di dekat rumah beserta masalah yang ditimbulkan dari menanam pohon besar di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ini 5 Ciri-ciri Rumah Kamu Diserang Rayap


    Jakarta

    Rayap adalah serangga pemakan kayu yang bisa merusak furniture dan struktur bangunan rumah. Barang-barang yang terbuat dari kayu bisa dilahap oleh rayap, hingga bagian dalamnya keropos hingga rusak.

    Serangan rayap akan semakin parah karena mereka hidup dalam bentuk koloni. Oleh karenanya, penting mengetahui cara mengidentifikasi kalau ada rayap di rumah.

    Lalu, apa saja ciri-ciri rumah sudah diserang rayap? Ayo, simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari US Pest, Jumat (14/6/2024).


    Ciri-ciri Rumah Kena Serangan Rayap

    1. Struktur Benda Kayu di Rumah Mulai Berongga

    Benda kayu yang sudah dilahap rayap akan memiliki rongga di dalamnya. Kamu bisa coba mengetuk permukaan kayu yang kamu curigai sedang diserang rayap.

    Apakah terdengar suara hampa? Jika ya, maka dapat dikatakan bahwa barang yang terbuat dari kayu sedang dimakan oleh serangga kecil namun berbahaya ini.

    Rayap tumbuh subur di lingkungan yang gelap dan lembab, artinya mereka akan mulai memakan bagian dalam bangunan kayu, bukan permukaannya. Kayu di permukaannya akan terlihat masih baik-baik saja, namun saat diketuk akan terdengar hampa karena sudah berongga akibat digerogoti oleh rayap.

    2. Terlihat Kawanan Laron

    Laron atau rayap bersayap yang sedang dalam tahap reproduksi disebut gerombolan. Mereka berkerumun untuk menciptakan koloni baru. Mereka biasanya akan muncul saat kelembaban tinggi menjelang musim penghujan.

    Rayap bersayap ini menyukai cahaya terang dan mudah ditemukan di dekat jendela. Jejak yang ditinggalkan bisa terlihat dari tumpukan sayap lepas berserakan di ambang jendela, lantai dan tempat lainnya.

    Laron adalah tanda pertama bahwa ada rayap di sekitar kita, di bawah tanah, di dalam tembok atau pada plafon rumah, pohon di halaman atau di rumah tetangga.

    3. Cat Retak atau Robek pada Permukaan Kayu

    Lalu, perhatikan kalau ada cat retak atau robek pada permukaan kayu. Rayap dapat memasuki celah terkecil sekalipun pada permukaan kayu, meninggalkan benjolan atau riak di bawah cat.

    Jadi, pastikan kamu menutup semua retakan atau bukaan pada dinding serta permukaan kayu lainnya untuk menghindari serangan kutu.

    4. Terdapat Tabung Lumpur di Dinding

    Kamu juga bisa mengidentifikasi keberadaan rayap dengan melihat ada tabung lumpur di dinding. Rayap membuat tabung lumpur untuk menjaga kelembapannya saat mencari makanan.

    Biasanya, mereka akan mulai membuat tabung ini di kayu lembab yang biasanya ditemukan di ruang bawah tanah atau di fondasi rumah kamu. Jauhkan semua bahan bekas yang dapat mereka gunakan untuk membuat tabung lumpur seperti daun-daun membusuk atau serpihan kayu dari rumah kamu sehingga tidak menciptakan lingkungan yang ideal jadi tempat berkembangbiaknya rayap.

    5. Ada Kotoran Rayap di Sekitar Rumah kamu

    Rayap kayu akan meninggalkan kotoran berwarna coklat ketika melahap kayu. Kotoran ini bernama frass atau sering dikenal sebagai kotoran teter kayu. Biasanya ketika kamu melihat frass, itu jadi tanda rumah kamu sudah berada pada tahap serangan rayap serius. kamu mungkin butuh memanggil pengusir hama untuk melakukan penyemprotan insektisida di sekitar rumah.

    Itulah 5 ciri-ciri rumah kamu lagi diserang rayap. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengusir Laba-laba biar Nggak Bersarang Lagi di Rumah


    Jakarta

    Sadar kah kamu, sering kali ada sarang laba-laba di sudut rumah, seperti dinding, plafon, dan jendela? Kalau kamu merasa sarang itu merusak estetika rumah, kamu bisa coba mengusir laba-laba.

    Sebab, sekadar membersihkan sarang tetap memungkinkan laba-laba kembali membangun sarangnya di rumah. Apabila dibiarkan, sarang laba-laba bisa bikin rumah terkesan kotor dan tidak terurus.

    Oleh karena itu, kamu mesti mesti mengatasi sumber masalah dengan mengusir laba-laba di dalam rumah. Yuk, simak cara usir laba-laba biar nggak betah tinggal di dalam rumah, dikutip dari Mirror, Jumat (14/6/2024).


    Cara Usir Laba-laba

    1. Tutup Semua Celah

    Laba-laba bisa masuk melewati celah kecil mana pun di rumah, maka kamu perlu menutup seluruh celah kecil yang berpotensi dimasuki laba-laba. Pakar pengendalian Hama di Fantastic Service, Jordan Foster menyarankan untuk menutup seluruh titik masuk laba-laba di setiap spot rumah dan pastinya ini memerlukan upaya dalam memperhatikan setiap celah.

    “Hindari membiarkan serangga pengganggu tersebut tinggal di rumah kamu dengan menutup semua titik masuk laba-laba di rumah. Bagian dinding, pintu, dan jendela harus ditambal dan disegel. Jangan lupa untuk meletakkan jaring di atas ventilasi dan tutupi perapian saat tidak digunakan. Berikan perhatian khusus pada dapur, loteng, dan kamar mandi, karena tingkat kelembapan yang tinggi menjadikannya tempat persembunyian yang populer,” ucap Jordan.

    2. Minyak Esensial Peppermint

    Selain sebagai aromaterapi, minyak esensial ternyata mampu membasmi hama, termasuk laba-laba. Khususnya aroma peppermint karena aroma ini terlalu menyengat untuk laba-laba yang memiliki pencium indera melalui kakinya.

    Untuk membuat ramuan tersebut, kamu perlu sekitar 20 tetes minyak esensial peppermint ke dalam botol berisi air, lalu menyemprotkannya ke setiap sudut dan celah rumah. kamu juga bisa menyemprotkannya ke selimut untuk mencegah mereka naik ke tempat tidur. Karena minyak ini beracun bagi hewan peliharaan, pastikan bahwa kamu menghindari metode ini dari peliharaan kamu.

    3. Lilin Aromaterapi Serai

    Serai biasanya digunakan untuk mengusir serangga seperti tawon dan nyamuk, tetapi lilin aromaterapi ini juga populer untuk membantu mengusir laba-laba yang tidak menyukai aroma seperti lemon, kayu manis, dan serai. Selain itu, laba-laba juga tidak menyukai asap sehingga peran lilin juga akan membantu menjauhkan laba-laba dari rumah dengan cara menaruhnya di dekat jendela.

    4. Cuka Putih

    Kamu juga bisa memakai bahan dapur, yakni cuka putih yang dipercaya memiliki khasiat yang dapat mencegah hama secara efektif. Apalagi, cuka memiliki kandungan asam asetat yang sangat sensitif bagi laba-laba.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika kamu dekat hewan peliharaan.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Kamar Terasa Sempit


    Jakarta

    Mempunyai rumah dengan ruangan yang luas merupakan dambaan banyak orang. Meski sudah memiliki ruang yang luas, terkadang desain interior yang kurang cocok malah bikin kamar sempit.

    Kamu harus bereksperimen dalam mengatur peletakan barang dan furniture supaya ruangan terasa lebih lega. Apalagi kalau memiliki banyak barang di rumah, makin banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan.

    Jangan sampai desain kamar malah bikin kamar terasa sempit. Yuk, simak apa saja yang perlu dihindari biar rumah tidak terkesan kecil dan sempit, dikutip dari Real Simple, Jumat (14/6/2024).


    Kesalahan Desain Bikin Kamar Terlihat Kecil

    1. Ruangan Penuh Furniture

    Desainer Interior, Sarah Stacey mengatakan tata letak furnitur yang tidak sesuai bisa menjadi alasan rumah terlihat kecil. Bukan hanya penataan furnitur saja, tetapi jumlah furnitur yang ditambahkan ke suatu ruangan bisa menjadi masalah juga.

    “Saya mendapati klien menjadi cemas ketika mereka melihat ruang terbuka dan merasa perlu mengisinya dengan ruang duduk sekunder (atau barang lainnya),” ungkapnya, dikutip dari Real Simple.

    Misalnya, di ruang tamu kamu masih ada tempat kosong, kamu bisa menambahkan meja fungsional atau hanya menambahkan hiasan gantung agar ruang kosong di dinding terasa lengkap.

    2. Memilih Furniture Tanpa Mengukurnya

    Menurut Stacey, memilih furniture tanpa mengukurnya adalah masalah yang serius. Maka, pastikan mengukur ruangan terlebih dahulu sebelum membeli suatu barang.

    “Bahkan ruang tamu terbesar pun bisa terlihat kecil jika Anda memiliki sofa berukuran besar tanpa mengukurnya,” katanya.

    3. Dekorasi Berantakan

    Pada rumah yang kecil dengan luas yang lebih sedikit, kamu pasti akan memilih dekorasi yang lebih kecil juga untuk di dinding dan permukaan sebagai saluran berekspresi. Akan tetapi, terlalu banyak pernak-pernik bisa membuat ruangan mau terlihat ramai dan sempit.

    Daripada mengisi ruangan dengan banyak barang kecil, pilihlah barang yang agak besar namun lebih sedikit, yang tetap memungkinkan kamu untuk berekspresi.

    4. Lampu Lantai di Ruang Tamu Kecil

    Lampu lantai memakan tempat di ruangan kecil. Jika kamu punya ruang tamu yang kecil, benda ini justru memakan terlalu banyak ruang.

    Apabila kamu menggunakan lampu lantai hanya untuk mengisi ruang di samping benda di ruang tamu, dapat dipertimbangkan untuk mengosongkan saja atau tambahkan meja kecil yang tidak terlalu makan tempat.

    5. Tempat Tidur di Sudut Ruangan

    Lalu, meletakkan tempat tidur di sudut ruangan dapat membuat ruangan terasa penuh dan menghalangi pandangan mata. Kamu bisa coba menempatkan tempat tidur di tengah ruangan agar tempat tidur sebagai titik fokus dan memberi ruang di sekitar tempat tidur. Hal ini bisa menciptakan suasana yang lebih nyaman dan tidak terlalu sempit.

    Itulah hal-hal yang bisa membuat ruangan tampak lebih sempit. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Maksimalkan Cahaya Alami biar Rumah Hemat Listrik


    Jakarta

    Menerangi rumah di siang hari tidak harus menggunakan lampu, melainkan cahaya alami dari sinar matahari. Dengan desain rumah yang tepat, kamu bisa memaksimalkan cahaya alami yang masuk ke dalam rumah.

    Pencahayaan alami sangat baik untuk kesehatan tubuh dan juga kontongmu, lho! Ya, kamu bisa menghemat listrik dengan membatasi penggunaan lampu di siang hari.

    Kalau kamu tertarik mengubah rumah biar dapat pancaran sinar matahari yang optimal, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Jumat (14/16/2024).


    1. Gunakan Cat Dinding dan Plafon Berwarna Terang

    Ruang Tamu PutihCahaya Alami Foto: Getty Images

    Pemilihan warna cat dinding dan plafon yang cerah, seperti putih, adalah salah satu cara terbaik untuk memantulkan cahaya alami ke dalam rumah. Warna-warna terang dengan tingkat reflektansi cahaya yang tinggi akan membuat ruangan terlihat lebih terang dan lapang.

    Plafon yang dicat dengan warna putih atau terang dapat membantu memantulkan cahaya alami ke seluruh ruangan. Warna putih pada plafon bisa mengurangi silau sehingga menjadikannya pilihan ideal untuk memaksimalkan cahaya alami yang di dalam rumah.

    2. Ubah Dinding Menjadi Seperti Cermin dengan Cat yang Berkilau

    Selain cat warna terang, kamu juga bisa menggunakan cat dinding dengan tingkat kilau yang tinggi. Semakin tinggi tingkat kilau cat, semakin banyak cahaya alami yang akan dipantulkan oleh dinding. Ini memberikan efek seperti cermin yang meningkatkan cahaya alami di dalam ruangan. Cobalah menggunakan cat dengan tingkat kilau yang lebih tinggi daripada biasanya kamu gunakan.

    3. Gunakan Kaca atau Ubin yang Reflektif

    Ilustrasi Ubin/ LantaiCahaya Alami Foto: Dok. Granito Tile Studio

    Kaca atau ubin yang reflektif merupakan pilihan yang tepat untuk area dapur dan kamar mandi. Kaca atau ubin bisa memantulkan hingga 100 persen cahaya yang mengenainya sehingga menciptakan efek pencahayaan alami yang optimal.

    4. Gantikan Bagian Dinding dengan Blok Kaca

    Glass block/Architectural digestCahaya Alami Foto: Glass block/Architectural digest

    Mengganti bagian dinding dengan blok kaca memang bukan cara yang mudah. Namun, cara ini sangat efektif untuk membawa masuk cahaya alami ke dalam rumah. Pertimbangkan untuk menggantikan sebagian dinding eksterior dengan blok kaca yang bahkan bisa membawa masuk cahaya alami ke area yang gelap di dalam rumah.

    5. Pasang Skylight di Atap

    skylightCahaya Alami Foto: (istimewa)

    Skylight adalah cara yang sangat efektif untuk membawa cahaya alami ke dalam rumah. Bahkan, skylight sering disebut jendela untuk atap. Skylight biasanya berukuran layaknya jendela dan dipasang di langit-langit rumah.

    Skylight membawa cahaya yang lebih konsisten daripada kebanyakan jendela karena dipasang di langit-langit sehingga cahaya matahari yang dipantulkan dari awan langsung masuk ke dalam rumah.

    6. Tambahkan Benda-benda Reflektif

    Tampilan ruang tamu bergaya mediterania.Cahaya Alami Foto: David A. Land via Beautiful House

    Gunakan benda-benda reflektif, seperti cermin, lampu dinding, dan pegangan kabinet yang berkilau untuk meningkatkan pencahayaan alami dalam ruangan. Ini akan membantu memantulkan cahaya alami, bahkan saat cahaya buatan dimatikan.

    7. Pasang Sun Tube

    Jika kamu tidak memiliki ruang yang cukup untuk memasang skylight, pertimbangkan penggunaan sun tube sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Sun tube adalah perangkat pencahayaan yang tidak memerlukan saluran cahaya eksternal, seperti skylight. Sun tube bisa menghasilkan cahaya alami yang cukup di dalam ruangan.

    Dengan mengimplementasikan salah satu atau beberapa dari tips ini, kamu bisa menciptakan rumah yang lebih terang, nyaman, dan hemat listrik berkat cahaya alami di dalam rumah. Semua itu tanpa harus mengandalkan cahaya buatan yang menguras tagihan listrik. Selamat mencoba!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Begini Cara Membersihkan Kipas Angin Sendiri Beserta Alatnya


    Jakarta

    Kipas angin membantu bikin udara di rumah menjadi lebih adem. Meski menghasilkan angin, alat ini sering kali menjadi sarang debu, sehingga kamu harus rajin membersihkan kipas angin.

    Kotoran dan debu kipas angin ini harus sering dibersihkan biar tidak tersebar ke seluruh ruangan ketika dinyalakan. Kalau dibiarkan, kotoran tersebut bisa memicu berbagai penyakit pernapasan.

    Selain itu, debu dan kotoran yang menumpuk bisa bikin kipas angin rusak dan tidak tahan lama. Melansir dari Proline Range Hoods, Jumat (14/4/2024), umumnya kipas angin perlu dibersihkan setiap tiga hingga enam minggu tergantung jenis kipas angin yang digunakan.


    Lalu, bagaimana cara membersihkan kipas angin sendiri?

    Alat-alat untuk Membersihkan Kipas Angin

    1. Obeng
    2. Sabun
    3. Lap pembersih

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    1. Matikan Kipas Angin

    Sebelum membersihkan hal pertama yang harus dilakukan adalah mematikan kipas dan mencabut stekernya dari aliran listrik sehingga hal ini mencegah adanya konslet. Perhatikan juga colokan kipas tidak dekat dengan air.

    2. Lepaskan Jeruji Pelindung dan Bersihkan

    Kalau kamu ingin membersihkan secara optimal, lepaskan jeruji tersebut agar baling-baling kipas bisa dibersihkan. Jeruji itu bisa dilepas langsung dengan mencopot bagian penyambung sangkarnya, atau jika menempel dengan sekrup maka kamu membutuhkan obeng untuk membukanya.

    Bersihkan jeruji pakai kain atau sikat dengan sabun cuci piring atau pembersih serbaguna lainnya, lalu bilas dengan air. Kemudian, jangan lupa segera keringkan dengan lap kering.

    3. Bersihkan Baling-Baling Kipas

    Lepas baling-baling dari kipas tersebut, kemudian seka debu dengan sabun atau deterjen, kemudian bilas dan keringkan pakai kain lap. Sembari membersihkan baling-baling tersebut, kamu juga bisa membersihkan bagian luar kipas sekalian, termasuk kabel listriknya dengan lap kering.

    Sebelum memasang kembali, pastikan seluruh komponen kipas angin tersebut sudah kering secara menyeluruh. Tentunya kamu tidak ingin air merembes dan membuat listrik jadi konslet, karena ini bisa berbahaya.

    4. Pasang Kembali Kipas

    Jika semua sudah bersih, kamu bisa memasang kembali. Gunakan obeng kembali jika jenis kipas kamu memakai sekrup. kipas angin kamu sudah siap digunakan kembali. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Pilih Tukang Supaya Bangun Rumah Nggak Pakai Drama!


    Jakarta

    Demi mendapatkan hunian impian, banyak yang rela membangun atau merenovasi rumah sesuai selera. Tentunya peran tukang sangat penting untuk mewujudkan rumah impian dengan jasa konstruksi yang mereka tawarkan.

    Akan tetapi, terkadang ada saja masalah atau ‘drama’ yang muncul ketika berurusan dengan tukang. Misalkan hasil pekerjaan yang tidak sesuai atau pengerjaan yang terlalu lama.

    Pastinya kamu nggak mau pusing gegara salah mempekerjakan tukang, kan? Yuk, hindari drama tukang dengan memilih tukang yang tepat seperti yang dilansir dari My Home Extension, Jumat (14/6/2024).


    Tips Pekerjakan Tukang Bangunan

    1. Tanya Pelanggan Lain yang Pernah Pakai Tukang yang Sama

    Kamu bisa menanyakan rekomendasi pribadi dari seseorang yang kamu percayai yang baru-baru ini menyewa tukang. Kalau kamu nggak bisa mendapatkan rekomendasi pribadi, kunjungi dua atau tiga contoh pekerjaan serupa yang telah dikerjakan tukang atau kelompok tukang yang sama.

    Dapatkan detail kontak orang-orang tempat mereka bekerja. Ajukan pertanyaan yang relevan. Apakah klien lama senang dengan kualitas pengerjaannya? Apakah ada masalah? Apakah pekerjaan dilakukan sesuai anggaran dan tepat waktu?

    Tukang yang memiliki reputasi baik akan dengan senang hati menunjukkan pekerjaan sebelumnya biar kamu punya bahan pertimbangan dalam memakai jasa mereka.

    2. Tukang Punya Kemampuan Komunikasi yang Baik

    Penting untuk memiliki komunikasi yang baik dengan tukang yang bekerja dengan kamu. Mereka mungkin bekerja di rumah Anda selama berbulan-bulan.

    Mampu berkomunikasi dengan mudah akan sangat membantu menyelesaikan masalah apa pun yang mungkin timbul di kemudian hari.

    Tanyakan siapa yang akan berada di lokasi setiap hari karena mungkin berbeda dengan orang yang menawar pekerjaan jika itu adalah perusahaan besar.

    Kalau kamu merasa nggak nyaman dengan seorang kontraktor, jangan mempekerjakan mereka, kata Citizens Advice.

    “Kamu selalu dapat menemukan orang lain untuk melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

    3. Siapkan Arahan Tertulis untuk Tukang

    Jangan terlalu cepat menghubungi tukang. Yang lebih penting adalah menyiapkan ringkasan tertulis, termasuk gambar detail jika memungkinkan, agar jelas dan spesifik tentang apa yang ingin Anda lakukan.

    Mintalah seorang arsitek melakukan perhitungan, sebelum kamu menanyakan harga. Perjelas tentang rentang waktu apa pun. Berikan salinannya kepada setiap tukang yang terlibat dalam proyek rumah yang mau kamu bangun.

    4. Bandingkan Harga Tukang

    Kalau kamu sudah punya sederet pilihan tukang, mintalah setidaknya tiga orang untuk menghitung harga pekerjaan yang sama. Penawaran adalah janji kontraktor untuk melakukan pekerjaan dengan harga tetap, sehingga kamu tahu berapa biayanya.

    Membandingkan penawaran akan membantu kamu mendapatkan harga yang wajar. Pastikan kamu mendapatkan penawaran dan bukan perkiraan.

    5. Jangan Pilih Tukang Hanya Karena Murah

    Apabila ada tukang yang memberikan perkiraan yang jauh lebih murah dibandingkan yang lain, berhati-hatilah. Periksa dengan tepat apa yang disertakan. Jangan berasumsi bahwa kontraktor telah mengizinkan segala sesuatunya kecuali dinyatakan secara eksplisit.

    Bicaralah dengan klien sebelumnya untuk memeriksa kualitas dan kecepatan pekerjaan. Jika kamu mempekerjakan seorang arsitek, dia harus dilibatkan dalam proses tender.

    Arsitek atau surveyor kuantitas untuk sebuah proyek besar akan memeriksa penawaran pembangun dan merekomendasikan mana yang harus dipilih.

    6. Jangan Lakukan Pembayaran Penuh di Muka

    Sebaiknya hindari membayar di muka atau setoran tunai. Ini tidak diperlukan kecuali kamu memerlukan barang besar, seperti dapur atau ketel uap baru.

    Berhati-hatilah jika mereka menawarkan pekerjaan bebas PPN jika kamu membayar tunai. Jika seorang pembangun menghindari PPN, mereka mungkin juga tidak jujur kepada kamu.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Orang Tahu, Ada 6 Cara Mudah Hilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas


    Jakarta

    Bau tidak sedap bisa saja muncul meskipun kulkas selalu dalam keadaan tertutup. Hal ini biasanya disebabkan karena makanan yang disimpan di dalamnya. Namun, tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara untuk menghilangkan bau tidak sedap dari kulkas yang bahannya juga ada di rumah.

    Sebelum menempatkan penghilang bau tidak sedap di kulkas, kamu perlu mencari tahu dulu sumber bau berasal. Biasanya bau tersebut dari makanan yang kadaluarsa atau salah penyimpanan. Jika sudah kadaluarsa atau basi, kamu harus membuangnya. Apabila salah penyimpanan, kamu bisa meletakkan di tempat yang sesuai atau dengan cara yang benar agar tidak menimbulkan bau dan tidak cepat basi.

    Mengutip dari The Spruce, Sabtu (15/6/2024), berikut ini cara menghilangkan bau tidak sedap di kulkas.


    1. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi dikenal memiliki bau yang khas. Dengan meletakkan bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dapat menghilangkan bau di kulkas. Namun, kamu perlu mendiamkan bubuk kopi tersebut selama semalaman di dalam kulkas.

    2. Minyak Atsiri

    Minyak Atsiri adalah minyak aroma terapi. Sesuai namanya, aromanya dapat tercium dengan jelas dan beberapa ada yang dapat membantu diri jauh lebih tenang. Kemudian, minyak atsiri seperti ekstrak vanilla dapat digunakan untuk menghilangkan bau di kulkas.

    Caranya adalah dengan membasahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

    3. Pakai Baking Soda

    Selain ampuh membersihkan noda membandel, baking soda juga bahan yang ampuh untuk menghilangkan bau tidak sedang di kulkas. Caranya dengan meletakkan baking soda pada sebuah wadah dan diamkan di dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

    4. Cairan Pemutih

    Cara satu ini, bukan memasukkan barang ke dalam kulkas. Melainkan membersihkan dengan merata keseluruhan kulkas. Kamu perlu mengeluarkan semua benda di dalam kulkas termasuk rak-rak penyangganya. Kemudian, cuci rak-rak tersebut dan bagian dalam kulkas dengan pemutih klorin cair.

    Takarannya 1 sendok makan pemutih klorin cair dicampurkan dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

    5. Koran

    Jika ada koran bekas di dalam kulkas, coba masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com