Author: Gak Ganti Gambar

  • Kelebihan dan Kekurangan Hebel Vs Bata Merah



    Jakarta

    Memilih bahan bangunan saat membangun rumah adalah hal yang krusial. Salah-salah pilih bahan bangunan, bisa jadi hasilnya buruk atau tak sesuai ekspektasi.

    Termasuk dalam memilih bahan bangunan untuk membangun tembok. Biasanya tembok dibangun dengan menggunakan dua pilihan bahan, yaitu bata hebel dan bata merah. Keduany sama-sama baik namun punya perbedaan dari kekuatan dan kualitas bangunan. dapat mempengaruhi kekuatan dan kualitas bangunan yang kita miliki.

    Bata merah dan bata hebel menjadi dua jenis bata yang cukup sering digunakan untuk pembangunan rumah. Meski demikian, keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.


    Kelebihan dan Kekurangan Hebel dan Bata Merah

    Bata Merah

    Bata merah merupakan jenis bata yang banyak digunakan untuk membangun rumah maupun gedung. Bata merah adalah jenis bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama, kemudian dibakar pada suhu tinggi.

    Bata merah cenderung bersifat poros dan dapat menyerap air dengan mudah. Namun, jika tidak ditangani dengan benar maka kelembaban dapat muncul dan mempengaruhi kekuatan bangunan.

    Kelebihan Bata Merah
    – Banyak tersedia di toko bangunan
    – Mudah diangkut karena ukuran lebih kecil
    – Harganya cenderung murah

    Kekurangan Bata Merah
    – Mudah menyerap air sehingga dinding cepat lembab yang dapat memengaruhi kekuatan bangunan
    – cukup berat

    Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah.Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi salah satu sentra pembuatan bata merah. Yuk kita lihat proses pembuatan bata merah. Foto: Rico Bagus

    Bata Hebel

    Bata hebel adalah jenis bahan bangunan ringan yang terbuat dari campuran beton, pasir dan gypsum. Berat bata hebel jauh lebih ringan dibandingkan dengan bata merah dan beton, jadi instalasinya lebih mudah.

    Selain itu, hebel juga memiliki kemampuan isolasi termal yang baik dan dapat membantu mengurangi pendinginan dan pemanasan ruangan. Hebel juga sangat tahan terhadap api dan dapat membantu memperlambat penyebaran api jika kebakaran.

    Bata hebel menggunakan pengikat seperti semen dalam proses produksinya agar lebih kuat, sehingga kekuatannya jauh lebih baik daripada bata merah yang hanya menggunakan tanah liat. Selain itu, pembuatan bata hebel juga sama dengan beton jadi bahan ini memenuhi standar untuk membuat bangunan tahan gempa.

    Kelebihan Bata Hebel
    – Lebih ringan
    – Tahan api
    – Memiliki isolasi termal yang baik
    – Ketahanannya cukup baik

    Kekurangan Bata Hebel
    – Harganya cenderung lebih mahal
    – Ukurannya lebih besar

    Bata ringanBata ringan Foto: dok. Blesscon

    Demikian informasi terkait kelebihan dan kekurangan bata merah dan bata hebel.

    Panggah Nuzhul Rizki
    Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Jenis Keramik Lantai Rumah Beserta Cirinya


    Jakarta

    Lantai merupakan bagian penting ketika membangun rumah karena mempengaruhi estetika hunian dan kenyamanan penghuni rumah. Umumnya, lantai dilapisi oleh keramik yang hadir dalam berbagai macam jenis.

    Pemilik rumah harus mempertimbangkan jenis keramik yang tepat supaya selaras dengan interior rumah serta nyaman untuk dipijak. Adapun setiap jenis keramik memiliki ciri-ciri dan keunggulannya masing-masing.

    Lantas, apa saja jenis keramik dan seperti apa cirinya? Simak ulasan berikut ini yang dikutip dari Mulia Ceramic, Kamis (20/6/2024).


    Jenis-jenis Keramik

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.

    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga cocok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengan biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik yang biasa disebut homogeneous tile biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Keramik motif kayu terbuat dari material yang memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian kamu. Sebab material kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet. Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Keramik granit memiliki desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Keramik motif mozaik kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Keramik digital printed sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan kekinian. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuk memutuskan jenis keramik.

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Usir Tokek dari Rumah, Dijamin Nggak Betah!


    Jakarta

    Tokek merupakan hewan reptil yang mirip dengan cecak tetapi berukuran lebih besar dan warna warni. Hewan ini terkadang bersembunyi di sekitar rumah dan mengeluarkan suara kencang yang terkadang mengganggu.

    Meski tidak terlalu mengusik penghuni rumah, mungkin kamu pengin suasana tenang tanpa suara tokek di malam hari. Namun, menangkap tokek akan menantang karena dapat menggigit dengan sangat kencang.

    Tenang saja, ada cara mudah mengusir tokek yang tidak berisiko. Cek bahan-bahan yang bisa kamu pakai untuk mengusir tokek di sini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).


    Cara Mengusir Tokek

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai tokek. kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat (tidak panas) dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Kalau kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang, sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika tokek melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup. Dijamin tokek akan kabur, agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Kapur Barus

    Selanjutnya kamu bisa gunakan kapur barus. Selain untuk mengusir serangga ternyata bau kapur barus yang menyengat jika kurang disukai tokek.

    Kapur barus bisa diletakkan di lemari pakaian. Karena itulah tokek suka tinggal di dalam lemari.

    4. Ampas Kopi

    Jangan buru-buru buang ampas setelah menyeduh kopi, kamu bisa menyimpannya di sebuah wadah dan keringkan (jemur di terik matahari selama beberapa jam). Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Itulah cara untuk mengusir tokek di rumah supaya nggak berisik lagi. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Mudah Bersihkan Mesin Cuci biar Semua Kotoran Rontok


    Jakarta

    Mesin cuci berfungsi untuk membersihkan bahan-bahan tekstil, terutama pakaian. Meski sering terendam air dan sabun, bukan berarti mesin cuci luput dari kotoran.

    Soalnya, pakaian kotor yang dicuci di dalam mesin ini akan meninggalkan residu kotoran. Nah, sebaiknya membersihkan mesin cuci secara berkala kalau kamu pengin proses cuci pakaian selalu optimal.

    Bagaimana ya cara membersihkan mesin cuci? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).


    Siapkan Alat dan Bahan Pembersih

    Sebelum mulai membersihkan kamar beberapa alat dan bahan yang perlu kamu siapkan untuk membersihkan mesin cuci secara berkala ini di antaranya seperti cuka, soda kue, kain mikrofiber, dan sikat gigi bekas.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci

    1. Isi Tabung dengan Air Panas

    Bersihkan mesin cuci dengan pertama-tama mengosongkan bagian tabun dan mengisinya dengan air panas. Nyalakan mesin cuci seperti proses mencuci biasa, kemudian buang air di dalamnya.

    2. Beri Larutan Cuka

    Setelah proses pembersihan dengan air panas selesai, kamu bisa gunakan bahan khusus berupa campuran satu liter cuka dengan air. Sesuaikan jumlah cuka dengan yang bisa masuk ke mesin cuci.

    Cuka sangat dianjurkan untuk menjadi pembersih mesin cuci karena efektif membersihkan residu sabun dan kotoran di dalam tabung mesin cuci tanpa merusak bagian dalam tabung.

    Biarkan mesin cuci terisi larutan cuka sekitar satu jam, kemudian kamu bisa menyalakan mesin cuci seperti kegiatan mencuci biasa. Jika sudah selesai kamu bisa buang sisa larutan cuka.

    3. Bersihkan Sudut dan Sela Tabung Mesin Cuci

    Kamu juga perlu membersihkan tiap sudut dan sela tabung guna pembersihan yang optimal. Kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan area tepian yang sulit dibersihkan.

    4. Lap Pakai Kain Mikrofiber

    Setelah membuang larutan cuka dan menunggu sampai bagian dalam tabung kering, kamu dapat mengelapnya menggunakan kain mikrofiber. Selain bagian dalam tabung, pastikan juga kamu mengelap bagian permukaan luar mesin cuci agar terlihat tetap kinclong.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci dengan mudah. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Punya Walk-In Closet, Simpan Baju Jadi Lebih Praktis!


    Jakarta

    Menyimpan pakaian nggak mesti di dalam lemari yang sempit dan tertutup. Ada alternatif lain untuk menyimpan baju, yakni menggunakan walk-in closet.

    Kamu bisa membuat walk-in closet, ruangan khusus untuk menyimpan pakaian, sepatu, dan aksesoris. Ruangan ini bakal cocok banget buat kamu yang punya banyak pakaian yang bisa membludak kalau disimpan di lemari.

    Daripada lemari menjadi pengap dan berantakan, cobalah menyimpan baju di walk-in closet biar lebih praktis. Kalau kamu masih ragu, yuk cek manfaat walk-in closet berikut ini, dilansir dari Versa Robes, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Walk-in Closet

    1. Lebih Praktis

    Tidak jarang jika lemari pakaian kamu bisa tidak teratur karena baju yang terlalu banyak. Oleh karena itu, walk-in closet bisa menjadi akses mencari pakaian kamu dengan lebih mudah.

    Walk-in closet bisa memberikan kemudahan untuk solusi penyimpanan menjadi lebih teratur dan rapi setiap saat, karena ruangannya yang luas. Dengan begitu kamu bisa menambah bangku untuk melipat atau menyetrika pakaian.

    Jika kamu memiliki cukup ruangan ekstra, kamu bisa memanfaatkan sebagai area riasan atau ruang ganti serta menyimpan aksesoris. Kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan di sekitarnya serta cermin berukuran penuh sehingga ini akan memberikan daya tarik pada rumah kamu.

    2. Melindungi Pakaian

    Lemari pakaian membutuhkan aliran udara masuk ke dalam agar terhindar dari penumpukan jamur, lumut, dan bau tidak sedap dan apak karena disebabkan area terlalu pengap.

    Lemari pakaian dengan pintu penutup tidak memungkinkan udara masuk. Walk-in closet membantu kamu untuk mengalirkan kelembapan dari kamar tidur sehingga uap tidak terperangkap.

    Walk-in closet bisa membantu pakaian kamu berbau lebih segar dari sebelumnya. Ini bagus untuk banyak jenis-jenis kain, terutama jenis kulit yang perlu udara. Pakaian kamu juga tidak akan cepat kusut tanpa perlu disetrika.

    3. Hemat Biaya

    Walk-in closet sebenarnya terbilang cukup menghemat biaya dibanding lemari biasa. Ini tergantung dengan desainnya, tetapi salah satu aspek yang membuat walk-in lebih murah karena biasanya didesain tanpa adanya pintu, engsel, pegangan serta finishingnya. Hal ini justru membuat lebih sedikit pekerjaan pemasangan strukturalnya.

    4. Menghemat Ruang Lantai

    Walk-in closet tidak memakan tempat seperti lemari biasa sebab ini tidak ada pintu yang perlu dibuka ke luar serta tidak membutuhkan pintu geser. Lemari walk-in ini dapat memanfaatkan area yang tidak beraturan dan tidak perlu digunakan untuk hal lain sehingga tidak boros ruangan. Desain walk-in closet bisa berbentuk persegi, L atau miring. Menentukan desain lemari kamu dapat membantu menata kamar tidur menjadi lebih menarik, nyaman, dan kekinian.

    5. Membuat Tampilan Lebih Menarik

    Walk-in closet sangat diminati terutama bagi rumah baru karena tampilannya yang mewah, praktis, dan fungsional dibandingkan lemari biasa. Selain itu, jika kamu memiliki walk-in closet dan mempertimbangkan untuk menjual hunian kamu, ini akan menjadi daya tarik bagi calon pembeli rumah karena ini bisa menambah nilai pada desain rumah kamu.

    Itulah manfaat walk-in closet yang bisa kamu pertimbangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Kebiasaan Buang Tisu ke Dalam Toilet, Ini Bahayanya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda dilarang membuang tisu atau sampah ke dalam toilet di WC umum? Hal itu bukan tanpa alasan, lho!

    Membuang sampah ke toilet ternyata bisa memicu masalah. Mulai dari saluran pembuangan yang mampet hingga kerusakan toilet mungkin terjadi kalau kamu terus membuang tisu ke toilet. Tentunya, memperbaiki toilet bakal sangat merepotkan.

    Oleh karena itu, sebaiknya jangan membuang sampah tisu ke dalam toilet. Yuk, simak risikonya, dikutip dari Scott English Plumbing, Kamis (20/6/2024).


    Risiko Buang Tisu ke Dalam Toilet

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    3. Benda Tersangkut di Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    4. Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Itulah beberapa risiko membuang tisu ke dalam toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Jenis Batu Alam dalam Konstruksi Bangunan Beserta Cirinya


    Jakarta

    Membangun rumah tidaklah mudah karena harus menyatukan berbagai material. Salah satunya, batu alam yang sering digunakan sebagai bahan baku bangunan dan interior rumah.

    Batu alam mempunyai bentuk yang indah dan karakter yang unik, apalagi sifatnya yang kuat. Tak heran, bangunan memang harus bisa berdiri kokoh supaya tahan lama dan aman dihuni.

    Lantas, apa saja jenis batu alam yang biasa dipakai untuk bahan bangunan? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Pengertian Batu Alam

    Dikutip dari e-journal Universitas Atma Jaya, batu alam adalah salah satu material yang menyusun bumi. Keberadaan batu alam sangat melimpah ruah, sehingga dapat dimanfaatkan di banyak daerah di Indonesia. Batu alam terbentuk karena proses alam yang telah terjadi berjuta-juta tahun yang lalu dan masih dapat ditemui hingga saat ini.

    Jenis Batu Alam

    Dikutip dari artikel berjudul Impresif Batu Alam dalam Jurnal Seni Kriya, batu alam dibedakan menjadi tiga jenis menurut proses terjadinya. Berikut tiga jenis batu alam:

    1. Batuan Beku

    Batuan beku adalah batuan yang terbentuk akibat proses pengkristalan magma. Ketika magma mengalami penurunan suhu yang terjadi, maka terjadilah pengkristalan magma.

    Contoh dari batuan beku: obsidian, tonatile, andesite, kimberlite, breksi, basalt, dan pegmatite.

    2. Batuan Sedimen

    Batuan sedimen terjadi karena proses pengendapan yang terdiri dari partikel kerikil, pasir, lempung, dan endapan lumpur. Proses tersebut berlangsung lama sehingga terjadi ikatan yang erat dan tertutup dengan rapat.

    Batu-batuan yang keluar dari bumi terjadi karena adanya proses pengendapan di udara yang terbuka, maupun ketika terjadi di dalam air. Proses tersebut diikuti dengan terendapnya partikel mineral yang ada di dalam air.

    Contoh batuan sedimen: kapur, kalsit, arkose, serpih, skale, greywacke, sandstone, dan conglomerate.

    3. Batuan Metamorphic

    Batuan Metamorphic adalah batuan yang terbentuk karena pengaruh cuaca/suhu dan tekanan terhadap batu yang ada di permukaan bumi.

    Contoh batuan metamorphic: marmer, pualam, skarn, marble, kuarsa, slate, dan sabak.

    10 Batu Alam yang Digunakan untuk Bangunan

    Dikutip dari buku Material Bangunan karya Amalia, Nunung Martina, Muhtarom Riyadi, berikut beberapa contoh jenis batu alam yang sering digunakan untuk bahan suatu bangunan:

    1. Batu Granit

    Jenis batuan beku (batuan granit)Jenis batuan beku (batuan granit) Foto: Dok. Situs Sumber Belajar Kemdikbud

    Dikutip dari Repository UBB, batu granit adalah jenis batu yang digunakan sebagai bahan dasar konstruksi dan arsitektur, batu hias, selain itu lembaran granit yang telah dipoles dapat digunakan sebagai lantai atau ornamen dinding. Batu ini lebih resisten dibandingkan batu marmer jika terkena sinar matahari dan air hujan.

    2. Batu Marmer

    marmer pentelic untur altar.Batu marmer yang sudah diolah untuk altar. Foto: Gary Todd/wikimedia commons

    Batu Marmer adalah hasil dari metamorfosis dari batu gamping. Jenis batu ini memiliki sifat tahan terhadap cuaca, mudah untuk dikerjakan, dan tidak tahan asam. Umumnya batu ini digunakan sebagai pelapis dinding. Selain itu, batu ini dapat digunakan sebagai meja, batu nisan, dan juga papan nama.

    3. Batu Kapur

    Proyek jalan di Bone, Sulsel dikeluhkan warga karena gunakan batu kapur.Batu kapur. Foto: Proyek jalan di Bone, Sulsel dikeluhkan warga karena gunakan batu kapur. (Dok. Istimewa)

    Dikutip dari OJS UNM, batu kapur adalah batuan alam yang padat dan mengandung banyak kalsium karbonat. Batu kapur dapat digunakan sebagai bahan bangunan, semen, ataupun cat. Proses terbentuknya batu kapur adalah dari hasil pelapukan tulang dan cangkang hewan-hewan laut.

    4. Batu Gamping

    Penambangan batu gamping di Bukit Batu Putih (Foto: Istimewa)Batu gamping. Foto: Penambangan batu gamping di Bukit Batu Putih (Foto: Istimewa)

    Dikutip dari Digital Repository Universitas Negeri Medan, batu gamping merupakan batuan sedimen yang sebagian besar tersusun dari kalsium karbonat yang berasal dari sisa-sisa organisme laut.

    Batu gamping memiliki sifat yang keras, padat, massif, dan tersusun atas kalsium karbonat (CaCO3). Selain kalsium karbonat, terdapat batu gamping yang mengandung magnesium.

    5. Batu Konglomerat

    Batu konglomerat.Batu konglomerat. Foto: BPMPK-Kemdikbud.

    Dikutip dari Repository UKSW, batu konglomerat merupakan jenis batu yang sering digunakan sebagai bahan bangunan. Batu ini terdiri dari kerikil-kerikil dengan permukaan yang tumpul. Batuan berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku.

    6. Batu Breksi

    batu breksi.batu breksi. Foto: Alberto C. Vázquez-wikimedia commons

    Batu breksi banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Berbeda dengan batu konglomerat, batu breksi terdiri dari kerikil-kerikil dengan permukaan yang tajam. Proses terbentuknya batu ini karena adanya pelapukan batuan beku.

    7. Batu Andesit

    batu andesit.batu andesit. Foto: James St. John/wikimedia commons

    Batu andesit memiliki warna putih yang keabu-abuan dengan butiran yang kecil. Biasanya batu andesit dimanfaatkan untuk pembuatan bangunan candi dan arca. Jenis batu ini berasal dari magma yang telah membeku di bawah kerak bumi.

    8. Batu Pasir

    batu pasirbatu pasir. Foto: Jon Zander/wikimedia commons

    Batu pasir adalah salah satu batu alam yang digunakan sebagai bahan bangunan. Batu pasir terdiri dari butiran-butiran pasir. Biasanya, batu ini memiliki warna abu-abu, merah, putih, atau kuning. Proses terbentuknya batuan pasir adalah dari hasil proses pelapukan batuan beku yang butirannya kecil.

    9. Batu Serpih

    batu serpih.batu serpih. Foto: byza/pixabay.

    Batu serpih adalah jenis batu yang terdiri dari butiran-butiran lempung atau tanah liat. Batu ini memiliki warna abu-abu kehijauan, merah, atau kuning. Jenis batu tersebut berasal dari endapan hasil proses pelapukan dari batuan tanah liat.

    10. Batu Basal

    batu basalt.batu basalt. Foto: James St. John/wikimedia commons

    Batu basal dapat disebut juga dengan batu lava. Hal ini dikarenakan batu basal terbentuk dari magma yang membeku di bawah lapisan kerak bumi dan bercampur dengan gas sehingga memiliki rongga-rongga kecil. Biasanya batu ini berwarna hijau keabu-abuan dan terdiri dari butiran yang sangat kecil.

    Demikian penjelasan tentang batu alam. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya


    Jakarta

    Seiring berkembangnya teknologi, pekerjaan manusia kini semakin dipermudah dengan adanya mesin dan sistem baru yang diciptakan. Kebanyakan dari sistem baru tersebut juga menggunakan istilah baru, salah satunya yaitu smart home.

    Istilah smart home atau rumah pintar kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, apalagi dengan perkembangan teknologi yang kini semakin maju.

    Lalu, apa sebenarnya arti dari istilah smart home ini?


    Pengertian Smart Home

    Dikutip dari smarthomeenergy.co.uk, istilah smart home sendiri berarti sebuah rumah yang dilengkapi dengan perangkat yang saling terhubung yang bisa diprogram dan dikendalikan dari jarak jauh menggunakan smartphone atau komputer.

    Hal yang paling penting untuk membuat sistem ini berfungsi dengan baik adalah sebuah alat kontrol seperti smartphone dan koneksi internet yang stabil.

    Beberapa sistem rumah yang sudah umum diterapkan dengan sistem smart home di antaranya yaitu:

    1. Sistem penerangan

    2. Pengatur suhu ruangan

    3. Kontrol power (saklar dan colokan listrik)

    4. Pemantau energi

    5. Keamanan (kunci dan kamera pengawas)

    6. Sistem hiburan rumah

    Fungsi Smart Home

    Sistem smart home ini menggunakan teknologi otomatis yang akan memberikan informasi dan umpan balik kepada pemilik rumah dari hasil pantauan beberapa aspek di sebuah rumah. Kontrol pintar dari smart home ini sendiri dapat diatur atau diprogram secara mandiri.

    Contohnya seperti smart refrigerator (kulkas pintar) yang bisa memberikan katalog dari setiap isi yang ada di dalamnya, memberikan saran menu, memberikan saran alternatif yang lebih sehat, hingga bisa otomatis memesankan bahan-bahan yang sudah habis terpakai.

    Dengan adanya sistem smart home pada rumah, kualitas hidup kita juga akan menjadi lebih baik lagi. Sistem smart home juga bisa meningkatkan efisiensi energi pada rumah kamu

    Manfaat Smart Home

    1. Pemantauan Jarak Jauh

    Perangkat rumah yang memiliki sistem smart home bisa memberikan akses kepada pemilik rumah untuk memantau kondisi rumah secara real-time dari jarak jauh.

    2. Interkonektivitas

    Sistem smart home bisa saling terikat satu sama lain, sehingga alat-alat tersebut bisa saling bekerja sama satu sama lain.

    3. Keamanan Barang

    Perangkat dengan sistem smart home bisa memberikan peringatan kepada pemilik bila ada sesuatu hal yang terjadi.

    4. Mendeteksi Kesalahan

    Beberapa perangkat smart home bisa memantau keadaan sebuah rumah, seperti adanya kebocoran, atau banjir. Dengan adanya sistem smart home ini, kerusakan berlebih pada rumah bisa dicegah.

    5. Keamanan Rumah

    Beberapa perangkat seperti kamera pengawas dan alarm keamanan bisa memiliki sensor gerakan, sehingga rumah bisa aman dari tindak kejahatan tanpa perlu menggunakan banyak energi.

    6. Hemat Daya

    Kebanyakan dari perangkat sistem smart home bisa memberikan peringatan penggunaan daya kepada pemiliknya, sehingga bisa meningkatkan efisiensi daya hingga mengurangi emisi karbon dan biaya yang dikeluarkan.

    7. Mudah Diatur

    Perangkat smart home umumnya bisa diatur sesuai dengan preferensi pengguna.

    8. Kontrol Cerdas

    Banyak perangkat smart home yang juga bisa dikontrol dengan suara, bahkan ada juga yang bisa aktif ketika kondisi tertentu terpenuhi, sehingga pengguna tidak perlu melakukan apa-apa lagi.

    9. Keamanan Bagi Orang Tua

    Dengan adanya kamera, tombol darurat, dan sistem komunikasi, orang tua atau lanjut usia bisa dengan cepat terhubung dengan orang lain ketika berada dalam kondisi darurat.

    Cara Kerja Smart Home

    Dikutip dari investopedia.com, cara kerja sistem smart home adalah dengan mengaitkan perangkat kontrol utama seperti smartphone atau komputer dengan perangkat pintar yang ada di rumah seperti kunci pintu, kamera pengawas, lampu, dan sebagainya. Nantinya, perangkat yang sudah dikaitkan dengan perangkat kontrol utama bisa diprogram sesuai dengan kebutuhan pengguna.

    Kebanyakan perangkat smart home sudah dilengkapi dengan kemampuan ‘self-learning’. Dengan kemampuan ini, perangkat pintar bisa mempelajari pola jadwal pengguna, sehingga mereka juga bisa memberikan penyesuaian bila diperlukan.

    Saat perangkat smart home terpasang di sebuah rumah, perangkat ini bisa dikaitkan dengan sistem lainnya yang termasuk ke dalam perangkat ‘Internet of Things’ (IoT). Setelah dikaitkan, perangkat ini akan bisa saling berbagi informasi.

    Itu dia sedikit penjelasan mengenai apa itu smart home serta fungsi dan cara kerjanya. Setelah memahami sistem smart home ini, apakah kamu tertarik buat pasang sistem smart home di rumah kamu?

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Manfaat Pasang Pagar di Halaman Rumah buat Keamanan-Estetika


    Jakarta

    Rumah adalah properti yang perlu dilindungi pemilik rumah, salah satunya dengan memasang pagar rumah. Banyak rumah dibatasi dengan pagar umumnya untuk meningkatkan keamanan rumah.

    Pagar bisa memberikan proteksi tambahan dengan menghalangi apapun untuk keluar dan masuk halaman rumah. Selain untuk keamanan, pagar juga bisa menambah nilai estetika rumah.

    Kalau kamu masih bingung atau mempertimbangkan untuk memasang pagar rumah, bisa cek penjelasan berikut ini, dikutip dari Lynx Fence, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Pagar Rumah

    1. Memproteksi Rumah

    Mempunyai pagar rumah menjadi langkah preventif untuk memastikan anak kecil yang berkeliaran di jalan atau halaman tetangga. Pagar juga akan mencegah hewan liar dan hewan peliharaan tersesat masuk ke halaman dan menjaga rumah kamu terlindung dari rencana jahat maling atau penyusup.

    2. Hewan Peliharaan Tidak Akan Lari

    Pagar rumah bisa mengamankan hewan supaya tidak kabur. Hewan peliharaan yang penurut seperti anjing bisa kabur apalagi memelihara kelinci maka memasang pagar akan memastikan hewan peliharaan nggak akan berkeliaran di jalan sehingga bisa tertabrak kendaraan.

    Ini juga akan menjauhkan hewan liar dari halaman. Hal ini sangat penting terutama di area di mana hewan liar cenderung berkeliaran di halaman belakang rumah, karena mereka bisa berbahaya.

    3. Harga Properti Naik

    Beberapa calon pembeli memiliki kriteria membeli rumah yang memiliki pagar, terutama mereka yang memiliki anak-anak atau hewan peliharaan, seringkali menganggap pagar yang ada sebagai hal yang penting.

    Oleh karena itu, calon pembeli tak perlu repot memasang pagar lagi. Lalu, pagar hias akan meningkatkan daya tarik dari tepi jalan.

    4. Menghindari Sengketa Jalur Properti

    Memasang pagar adalah cara yang dapat diandalkan untuk menyelesaikan sengketa batas properti. Bahkan jika tetanggamu kini bukan tipe orang yang punya sengketa lahan pagar akan mencegah masalah serupa terjadi di masa depan.

    Pastikan untuk bekerja sama dengan surveyor dan pemerintah kota untuk mengetahui secara pasti di mana garis properti berada.

    Itulah beberapa manfaat yang didapat kalau mempunyai pagar rumah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Upah Tukang Bangunan 2024, dari Tukang Kayu-Pasang Listrik



    Jakarta

    Saat akan membangun maupun renovasi rumah, tentunya memerlukan tukang. Untuk membangun atau renovasi rumah bisa dilakukan oleh tukang harian maupun tukang borongan, tergantung dengan keperluan.

    Jika renovasinya minor, kamu bisa menggunakan tukang harian. Penggunaan tukang harian ketika membangun rumah bisa saja lebih hemat jika dilakukan pengawasan setiap harinya, sehingga tidak ada pekerjaan yang tertunda atau terlewat.

    Kira-kira berapa ya biaya jasa tukang harian? Dilansir dari Lamudi, berikut ini daftarnya.


    Jasa Satuan Harga
    Tukang Kayu Per hari Rp 110.000
    Tukang Gali Per hari Rp 95.000
    Tukang Besi Beton Per hari Rp 120.000
    Tukang Batu Per hari Rp 100.000
    Tukang Cat Per hari Rp 115.000
    Tukang Besi Profil Per hari Rp 125.000
    Tukang Ledeng Per hari Rp 115.000
    Tukang Listrik Per hari Rp 120.000

    Sebagai catatan, harga tersebut bisa berubah tergantung dari wilayah tempat tinggal.

    Sementara itu, dalam catatan detikProperti pada 2023, Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizky mengatakan harga tukang berbeda-beda setiap daerahnya. Misalnya, untuk di sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) upah tukang harian sekitar Rp 150.000-200.000.

    “Tergantung di daerah juga, tapi kalau di daerah Jabodetabek itu masih ada Rp 150-200 ribu itu ada, tergantung dari kualitas, kecepatan, dan ketelitian tukang,” tuturnya kepada detikProperti, ditulis Jumat (15/12/2023).

    Beda lagi dengan harga kenek. Kenek di sini maksudnya adalah pekerja yang membantu tukang. Panggah menyebutkan, upah kenek bangunan per hari bervariasi, untuk di Jabodetabek sekitar Rp 100.000-130.000.

    Sementara itu, untuk upah mandor atau kepala tukang sedikit lebih tinggi dari harga tukang dan kenek. Upah mandor sekitar Rp 200.000-250.000 per hari.

    “Kalau mandor bisa Rp 200.000-250.000 karena dia kan tipenya hanya pengawas aja, jadi dia yang akan mimpin,” ungkapnya.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com