Author: Gak Ganti Gambar

  • Kenapa Suka Ada Tikus di Atap Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan hama yang biasa ditemukan di rumah, salah satunya ada di atap. Penting sekali segera mengusir tikus agar tidak mengganggu penghuni di dalam rumah.


    Hewan ini bisa mengotori dan membawa penyakit. Selain itu, tikus juga bisa merusak barang-barang, bahkan memakan makananmu di rumah.

    Lantas, kenapa tikus naik ke atap rumah? Yuk, cek penjelasan dan tips mengusir tikus di atap rumah berikut ini, dikutip dari Cleanipedia, Kamis (4/7/2024).

    Kenapa Tikus Naik ke Atap Rumah?

    Tikus bisa masuk ke dalam rumah lewat atap, saluran air, dan lubang atau celah pada dinding. Dan ada faktor yang bisa bikin sarang di atap rumah:

    1. Ada Makanan

    Tikus senang tinggal di rumah manusia karena ada sumber makanan. Fakta lain dari tikus adalah mereka memiliki ingatan yang baik. Setelah mereka mengetahui ada sumber makanan di suatu tempat, tikus akan terus mendatangi tempat itu untuk mencari makanan.

    2. Ada Kebocoran pada Saluran Air

    Jika tikus menemukan ada pipa yang mengalami kebocoran, maka mereka akan kembali lagi ke tempat itu untuk mendapatkan minum. Bahkan, saluran air yang utuh pun bisa bocor jika terus menerus digerogoti oleh tikus.

    3. Ada Lubang atau Celah di Tembok

    Lubang ventilasi juga bisa jadi salah satu jalur masuk tikus ke dalam rumah. Bahkan, tikus mampu memasuki lubang yang ukurannya lebih kecil dari ukuran tubuh mereka. Hal ini karena tikus memiliki tubuh yang fleksibel.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Tutup pintu depan rumah bila tidak ada orang di area tersebut. Tutup jendela pada malam hari. Keadaan malam yang gelap bisa membuat Anda tidak dapat melihat tikus yang masuk melalui jendela rumah.

    2. Simpan Makanan di Wadah dan Jangan Menyimpan Sampah

    Simpan makanan dan bahan makanan di wadah tertutup sehingga tidak bisa dijamah tikus. Jangan menyimpan sampah atau sisa makanan di dalam rumah.

    Bahkan, sebaiknya buang sampah atau sisa makanan ke tempat sampah di luar rumah. Di dalam rumah, gunakan tempat sampah yang ada tutupnya sehingga tidak bisa dimasuki oleh tikus untuk mencari makanan.

    3. Memeriksa Kebocoran Pipa

    Pastikan kalau ada kebocoran di saluran pipa air. Jika ada, segera perbaiki pipa air yang bocor supaya tidak memancing datangnya tikus.

    4. Periksa ada Lubang di Dinding

    Periksa juga apakah dinding di rumah berlubang atau memiliki celah yang dapat dimasuki tikus. Bila ada, tutup celah tersebut supaya tidak bisa dilewati tikus.

    Cara Usir Tikus dari Atap Rumah

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Periksa terlebih dahulu area plafon yang sering dilalui tikus. Jika Kamu melihat tanda-tanda pergerakan tikus seperti letak kotoran tikus dan bekas cakaran maka Kamu dapat memasang perangkap tikus.

    2. Pasang Lem Tikus

    Supaya lebih efisien dalam menangkap tikus di atap, kamu dapat memasang lem tikus di dekat perangkap yang Kamu pasang. Biasanya juga lem tikus dilengkapi aroma yang disukai tikus untuk memancing keluar tikus.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Tikus memiliki naluri untuk mengikuti arah ruangan. Untuk cara yang lebih ampuh Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus pada sepanjang area yang dilalui tikus.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Estimasi Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai dan Cara Menghitungnya


    Jakarta

    Sebelum merenovasi rumah, satu hal yang paling penting diketahui adalah masalah biaya. Secara umum, biaya bisa dihitung dengan perkiraan per meter persegi, meski hasilnya terkadang lebih atau kurang.

    Jika Anda mau merenovasi rumah 2 lantai, berapakah biayanya? Simak dulu perkiraan biaya renovasi, faktor yang mempengaruhi, dan cara menghitung yang lebih rinci.

    Perkiraan Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai

    Di bawah ini adalah perkiraan biaya renovasi rumah 2 lantai berdasarkan kualitasnya. Renovasi rumah bisa disesuaikan dengan memakai material sederhana, standar, dan bagus.


    Sebagai contoh, kita akan menggunakan ukuran rumah tipe 36 m2. Berikut ini perkiraan biaya renovasi rumah 2 lantai yang dilansir dari situs developer nasional:

    1. Sederhana

    Dengan spesifikasi material sederhana, rumah tipe 36 m2 dapat dibangun dengan biaya dari Rp 160 juta hingga Rp 200 juta. Material yang digunakan antara lain batu kali, bata merah, eternit, genteng tanah liat, dan keramik standar.

    2. Standar

    Dengan spesifikasi material standar, rumah tipe 36 m2 dapat dibangun dengan biaya dari Rp 200 juta hingga Rp 235 juta. Material yang digunakan adalah bata yang berkualitas tinggi, rangka hollow dengan gipsum, genteng tanah liat kualitas nomor satu, dan keramik dengan ukuran lebih besar.

    3. Bagus

    Dengan spesifikasi material bagus, rumah tipe 36 m2 dapat dibangun dengan biaya dari Rp 235 juta hingga Rp 300 juta. Material yang digunakan berkualitas premium seperti campuran semen dan pasir yang lebih kental, keramik berukuran besar, genteng berkualitas premium, serta tambahan lis dan detail interior.

    Faktor yang Berdampak pada Biaya

    Biaya renovasi tentu bisa berbeda-beda tergantung banyak faktor. Berikut ini beberapa faktor yang bisa mempengaruhi:

    1. Luas Bangunan

    Yang paling berpengaruh dalam menghitung biaya renovasi adalah luas bangunan. Semakin luas bangunan, maka semakin besar pula biaya per meternya. Hal ini karena biaya material yang bertambah dan biaya tukang yang semakin besar.

    2. Lokasi

    Lokasi bangunan juga menjadi faktor yang mempengaruhi biaya. Hal ini terutama mempengaruhi biaya tukang. Di perkotaan, biaya tukang bisa lebih tinggi daripada di pedesaan.

    3. Spesifikasi Material

    Jenis material sangat beragam dan harganya juga bervariasi. Sebagai contoh, lantai ada yang menggunakan keramik biasa, keramik motif, granit, atau marmer.

    4. Biaya Lain-lain

    Faktor lain yang harus diperhatikan adalah biaya-biaya lain, seperti biaya administrasi, biaya perizinan, biaya transportasi, biaya jasa arsitek, dan biaya notaris.

    Cara Menghitung Rincian Biaya

    Dikutip dari situs Brighton, berikut ini cara menghitung biaya renovasi 2 lantai dengan rinci:

    1. Hitung Luas Bangunan

    Pertama, hitunglah luas bangunan terlebih dahulu. Apakah seluruh luas tanah akan dibuat bangunan, atau akan disisakan untuk taman atau carport. Kemudian hitung juga apakah lantai atas akan berukuran sama dengan bawah.

    Contoh: Luas lantai bawah 36 m2, kemudian luas lantai atas 18 m2, maka keduanya harus dijumlahkan, yakni menjadi 54 m2.

    2. Buat Rincian Kebutuhan Material

    Hitung rincian kebutuhan material yang akan digunakan. Cek harga terbaru di toko bangunan. Masing-masing jenis material harus dihitung sendiri-sendiri.

    Contoh: Keramik dihitung 54 m2 dikalikan harga per meter persegi. Kemudian harga besi dan baja, kayu, cat, beton, dan sebagainya.

    3. Hitung Biaya Tukang

    Biaya tukang tidak kalah besar dibandingkan material. Untuk mengerjakan rumah 2 lantai berukuran 150 meter persegi, setidaknya akan selesai sekitar 6 bulan.

    Kamu bisa menghitung rinci dengan membedakan biaya tukang dan mandor. Atau secara sederhana hitunglah secara rata-rata. Misalnya satu orang dihitung Rp 100 ribu dan membutuhkan 10 tukang, maka dalam sehari membutuhkan Rp 1 juta. Dalam 6 bulan maka membutuhkan Rp 180 juta.

    4. Siapkan Dana Lebih

    Hitung juga biaya lain-lain, karena terkadang perhitungan akan meleset. Siapkan dana lebih untuk antisipasi, hitung juga dana konsumsi tukang jika dibutuhkan. Siapkan juga ketika terjadi kerusakan material dalam proses pengerjaan.

    Itulah tadi perkiraan biaya renovasi rumah dua lantai, lengkap dengan faktor yang memengaruhi, dan cara menghitungnya. Detikers bisa menerapkan cara ini dan mulai menghitung kebutuhan dana renovasi rumah dua lantai dengan tepat.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Urus Sertifikat Tanah yang Hilang, Jangan Panik


    Jakarta

    Siapa yang nggak panik kalau sertifikat rumah atau tanah milikmu hilang. Padahal, dokumen ini sangat penting dan harus dijaga. Tapi kamu nggak perlu panik kalau kamu mengalami kehilangan sertifikat rumah.

    Sertifikat baru dapat diterbitkan sebagai pengganti sertifikat yang hilang atas permohonan pemegang hak atas tanah yang namanya tertera dalam sertifikat. Adapun, lamanya proses pengganti sertifikat adalah 40 hari kerja sesuai ketetapan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

    Lalu, bagaimana cara urus sertifikat rumah yang hilang?


    Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

    Untuk mengurusnya, hal tersebut dapat dilakukan di Kantor Pertanahan. Akan tetapi, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

    Dilansir dari website Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berikut ini syarat-syaratnya:

    1. Menandatangani formulir permohonan dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai

    2. Surat kuasa apabila dikuasakan

    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    4. Fotokopi Sertipikat (jika ada)

    5. Surat Pernyataan di bawah sumpah oleh pemegang hak/yang menghilangkan

    6. Surat tanda lapor kehilangan dari Kepolisian setempat

    Adapun, biaya untuk menerbitkan sertifikat pengganti yang hilang sekitar Rp 350.000 per sertifikat. Rinciannya, Rp 200.000 untuk biaya sumpah, Rp 100.000 untuk biaya salinan Surat Ukur, dan Rp 50.000 untuk biaya pendaftaran.

    Cara Mengurus Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

    Bila berkas yang dibutuhkan sudah lengkap, bagaimana prosedur mengurus sertifikat rumah yang hilang? Buka halaman selanjutnya.

    Adapun, dikutip dari detikJatim yang melansir dari Hukum Online, menurut Irma Devita Purnamasari, SH, M.Kn. dalam buku “Hukum Pertanahan”, ada prosedur yang harus dilalui untuk mendapatkan sertifikat rumah pengganti.

    Cara untuk Mendapatkan Sertifikat Rumah Pengganti:

    1. Surat laporan kehilangan sertifikat tersebut dari kepolisian setempat. Untuk mengajukan laporan hilang pemohon harus membawa:

    – Fotokopi sertifikat yang hilang (bila ada)
    – Surat keterangan Lurah setempat yang menerangkan bahwa memang benar ada tanah yang tertera dalam fotokopi sertifikat tanah tersebut dan berlokasi di kelurahan itu.

    2. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam surat kabar sebanyak 2×2 bulan

    3. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia sebanyak 2×2 bulan

    4. Fotokopi KTP pemohon yang dilegalisasi

    5. Bukti Kewarganegaraan RI yang dilegalisasi

    6. Bukti Pembayaran Lunas PBB tahun terakhir

    7. Aspek penatagunaan tanah jika terjadi perubahan penggunaan tanah

    Setelah melengkapi seluruh dokumen serta surat kehilangan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari kepolisian, maka anda dapat segera memblokir sertifikat anda, agar menghindari terjadinya penyalahgunaan sertifikat awal anda oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

    Pengajuan Ganti Sertifikat

    Alur Selanjutnya Melalui Proses Pengajuan, antara lain:
    1. Mengisi berkas permohonan sertifikat pengganti dan melengkapi persyaratan

    2. Pengambilan sumpah pemilik sertifikat di hadapan Kepala Kantor Pertanahan. Setelah itu, BPN akan mengumumkan berita acara pengambilan sumpah ke media. Jika tidak terdapat sanggahan atau gugatan dari orang lain kurang lebih selama satu tahun, maka proses penggantian sertifikat akan dilanjutkan

    3. Jika dokumen telah lengkap, maka pihak BPN akan meninjau kembali lokasi dan melakukan pengukuran ulang untuk memastikan keadaan tanah masih sama dengan yang tertera dalam Buku Tanah dan fotokopi sertifikat pemohon

    4. Penerbitan Sertifikat Pengganti, yang biasanya dapat terbit dalam kurun waktu 3 bulan, setelah permohonan diterima secara lengkap.

    Demikian informasi soal mengurus sertifikat rumah yang hilang. Semoga bermanfaat ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kloset Bau Akibat Septic Tank Mampet? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Septic tank atau tangki septik adalah tempat pembuangan kotoran manusia dari kamar mandi. Namun, sewaktu-waktu septic tank mampet bisa menimbulkan mampet dan kloset bau.

    Pastinya kondisi ini mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Kamu harus segera memperbaiki septic tank mampet untuk menghilangkan sumber masalah kloset bau.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi kloset bau akibat septic tank mampet? Yuk, cek caranya berikut ini yang dikutip dari My Decorative, Jumat (5/7/2024).


    Tips Mengatasi Kloset Bau Akibat Septic Tank Mampet

    1. Penutup Ventilasi Karbon Aktif Poli-Udara

    Penutup ventilasi karbon aktif poli-udara merupakan alat yang dipasang pada septic tank untuk mengatasi bau septic tank yang populer di perumahan.

    Alat ini cukup murah dan cara kerjanya adalah memiliki mineral karbon aktif yang dapat mengikat molekul gas yang berbau tidak sedap sehingga mencegah septic tank berbau. Namun, karbon aktif bisa rusak, jadi kamu harus mengganti penutup ventilasi ini dari waktu ke waktu.

    2. Filter Arang

    Tangki septik membutuhkan udara luar untuk menyimpan limbah dari pipa ledeng dengan baik. Namun, akses ke udara segar ini adalah tempat untuk penumpukan gas berbahaya seperti Hidrogen Sulfida.

    Gas ini memiliki bau seperti telur busuk. Untuk mencegah penumpukan gas ini, kamu harus memasang filter arang pada ventilasi udara. Sama dengan karbon aktif, filter arang bekerja mengikat molekul gas dan menghentikan bau agar tidak sampai ke rumah. Sekali lagi, ini bukan solusi permanen karena arang akan habis dan perlu diganti.

    3. Lakukan Perawatan Pipa Secara Rutin

    Septic tank yang mampet atau bermasalah bisa menimbulkan bau selokan di kloset kamar mandi, bahkan sampai ke ruangan lainnya di rumah. Namun, hal ini tak selalu septic tank yang penuh.

    Bisa jadi mengalami penyumbatan pada pipa. Jika penyebabnya adalah penyumbatan atau penyempitan pipa karena penumpukan material, gas mungkin menumpuk pada pipa alih-alih diangkut ke tangki.

    Dalam hal ini, gas dapat mengalir ke mana saja, yaitu ke saluran pembuangan kamu. Untungnya, cara mengatasi bau septic tank ini cukup mudah dengan melakukan perawatan pipa secara teratur.

    4. Periksa Bila Ada Kerusakan

    Jika masalah tetap ada meski filter pada penutup ventilasi udara, kamu mungkin memiliki masalah yang lebih serius. Mungkin ada kebocoran di suatu tempat dalam sistem septic tank.

    Sebelum menggali septic tank, cobalah memeriksa terlebih dahulu apakah ada tanda-tanda kerusakan ini. Terutama, kamu harus menemukan sumber bau.

    Selain itu, jika menemukan tanah di sekitar pipa atau tangki dan dalam kondisi lembap, ini merupakan indikasi septic tank mengalami masalah kebocoran serius. Pada titik ini, cara mengatasi bau septic tank adalah menghubungi teknisi profesional sehingga dapat melakukan pemeriksaan tepat dan menentukan apa masalahnya.

    Demikian cara mengatasi bau septic tank yang mampet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Keliru Lagi! Ini Perbedaan SHM dan HGB


    Jakarta

    Salah satu yang harus dipertimbangkan sebelum membeli tanah maupun rumah adalah status kepemilikannya. Hal ini penting karena berkaitan dengan keabsahan hukum status properti yang akan dimiliki.

    Status kepemilikan tanah dan bangunan dapat dilihat dari dokumen pendukungnya. Di dunia properti, sertifikat yang paling umum adalah SHM (sertifikat hak milik) dan HGB (hak guna bangunan).

    Kepastian status kepemilikan yang dibuktikan dengan dokumen legal, memastikan properti terhindar dari sengketa di kemudian hari. SHM dan KGB jelas berbeda, berikut penjelasannya.


    Perbedaan SHM dan HGB

    Untuk mengetahui perbedaan HGB dan SHM, berikut penjelasan keduanya yang dikutip buku 7 Jurus Sukses Pengusaha Properti Syariah oleh Arief Dermawan Anwar dan catatan detikcom:

    1. Sertifikat Hak Milik (SHM)

    SHM adalah surat yang membuktikan seseorang memiliki hak atas properti atau lahan sepenuhnya dan tanpa batasan waktu. Penerbitan sertifikat ini menjadi bukti bahwa orang yang namanya tertera di dalam dokumen tersebut adalah pemilik tanah.

    Dengan SHM, pemilik tanah dapat terbebas dari masalah legalitas atau sengketa yang mungkin terjadi. Karena SHM mempunyai kekuatan hukum paling kuat dan paling penuh dibanding sertifikat tanah lainnya.

    Sebagaimana Pasal 20 ayat (1) UUPA Nomor 5 Tahun 1960, “Hak milik atas tanah adalah hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.”

    SHM menjadi bukti kepemilikan tertinggi atas suatu tanah yang berlaku permanen dan dapat diwariskan. Sertifikat ini juga bisa dijadikan sebagai jaminan utang berdasarkan Pasal 25 UUPA, “Hak milik dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani hak tanggungan.”

    Dokumen SHM diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

    Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 24 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah, bahwa PPAT diberi kewenangan untuk membuat akta otentik mengenai hak atas tanah.

    Dilansir buku Panduan Mengurus Sertifikat Tanah oleh Jimmy Joses Sembiring, SHM hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia. Sementara warga negara asing tidak dapat mempunyai tanah dengan SHM.

    Jika warga negara asing memperoleh hak milik atas tanah dengan SHM karena pewarisan tanpa wasiat atau percampuran harta perkawinan, maka harus melepaskan hak miliknya. Begitu juga dengan WNI yang mempunyai kewarganegaraan ganda. Hal ini sebagaimana Pasal 21 ayat (3) dan ayat (4) UUPA.

    2. Hak Guna Bangunan (HGB)

    Sementara sertifikat HGB adalah surat yang menunjukkan hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. Jangka waktu bisa diperpanjang paling lama sampai 20 tahun.

    Tanah tersebut dapat berupa tanah yang dikuasai langsung oleh negara serta dikuasai oleh perseorangan atau badan hukum. Apabila pemilik tanah adalah negara maka hak mutlak yang bersifat sementara diberikan berdasarkan pada ketetapan pemerintah.

    Jika tanah dikuasai perseorangan atau badan hukum, perolehan hak guna bangunan diberikan berdasarkan perjanjian autentik.

    Menurut PP Nomor 18 tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak, Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, HGB di atas tanah hak milik yang diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dapat diperbarui dengan akta pemberian HGB di atas hak milik.

    Usai jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan berakhir, tanah HGB kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara, perseorangan, atau badan hukum.

    Sertifikat HGB dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain. Pengalihan ini didasarkan pada kepentingan pihak pemegang hak guna bangunan. Misalkan, usaha yang dijalankan pemegang hak merugi atau lainnya.

    Sertifikat ini juga bisa dijadikan sebagai jaminan utang sesuai Pasal 39 UUPA yang dituliskan sebagai berikut, “Hak guna bangunan dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani hak tanggungan.”

    Menurut Pasal 36 ayat (1) UUPA, sertifikat HGB hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia serta badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum dan berada di Indonesia Pemegang HGB memiliki kewajiban yang harus dijalankan dan akan ada sanksi bila tidak menjalankannya. Hal ini agar hak tidak disalahgunakan.

    Orang atau badan hukum yang tidak lagi memenuhi syarat atau mempunyai HGB maka diwajibkan melepaskan atau mengalihkan haknya dalam jangka waktu 1 tahun. Jika tidak, maka kepemilikan status hak guna bangunan akan terhapus.

    Beberapa hal yang dapat menyebabkan HGB terhapus menurut Pasal 40 UUPA meliputi:

    • Jangka waktunya telah berakhir
    • Dihentikan sebelum jangka waktu berakhir karena sesuatu syarat yang tidak dipenuhi
    • Dilepaskan oleh pemegang haknya sebelum jangka waktu berakhir
    • Dicabut untuk kepentingan umum
    • Ditelantarkan
    • Tanahnya musnah
    • Ketentuan-ketentuan dalam Pasal 36 ayat (2) UUPA.

    Nah, itu tadi perbedaan SHM dan HGB dalam jenis-jenis sertifikat kepemilikan status hak atas tanah di Indonesia.

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jurus Jitu Hilangkan Bau Rokok di Rumah Beserta Cara Cegahnya


    Jakarta

    Sebagian masyarakat yang perokok mungkin suka merokok di sekitar rumah. Padahal, bau rokok bisa menempel di permukaan barang-barang di rumah sehingga membuat penghuni lainnya merasa terganggu.

    Bau rokok yang menempel pada benda-benda di rumah biasanya sulit dibersihkan. Namun, tenang saja ada cara untuk menghilangkan bau rokok di rumah.

    Yuk, simak tips menghilangkan bau rokok berikut ini yang dilansir dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


    Tips Menghilangkan Bau Rokok di Rumah

    1. Perbanyak Ventilasi

    Sebelum menggunakan bahan pembersih, kamu bisa mencoba untuk meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka semua jendela dan pintu agar dapat membantu menghilangkan bau asap rokok. Gunakan juga kipas angin untuk menyedot asap rokok.

    2. Bersihkan Asbak Rokok

    Kamu bisa langsung membuang semua sisa puntung rokok dan abu rokok ke tempat sampah untuk mengurangi bau asap rokok di dalam rumah.

    3. Cuci Aksesori

    Cara menghilangkan bau asap di rumah adalah mencuci aksesori yang terkena seperti perabotan atau hiasan. Cuci aksesori yang dapat dicuci dengan detergen biasa dan tambahkan baking soda untuk membantu menghilangkan bau asap dari rumah.

    4. Gunakan Cuka

    Cuka adalah bahan alami yang dapat membantu menyerap bau, termasuk bau asap. Kamu mencampur dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprotan. Lalu, kamu tinggal semprotkan ke ruangan dan furniture yang bau asap rokok.

    5. Gunakan Baking Soda

    Baking soda adalah bahan alami yang bisa membantu menyerap bau asap rokok. Cukup taburkan baking soda ke furnitur yang terkena bau asap rokok, lalu biarkan selama beberapa jam lalu sedot debu untuk menghilangkan sisa baking soda serta bau asap rokok.

    Cara Mencegah Bau Asap Sejak Awal

    1. Jangan merokok di dalam ruangan.

    2. Batasi asap rokok agar tetap di satu ruangan dengan menutup pintu seluruh rumah.

    3. Gunakan pembersih udara dan ganti filter secara teratur.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pasang Atap Rumah Biar Nggak Rusak Diterpa Hujan-Angin Kencang


    Jakarta

    Belasan atap rumah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat rusak diterjang hujan yang disertai angin kencang. Rata-rata rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap rumah.

    “Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan beberapa unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Korban terdampak 12 unit rumah berisi 35 jiwa rusak ringan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhammad Adam Hamdani dikutip dari detikNews, Rabu (3/7/2024).

    Atap rumah memang berguna untuk melindungi penghuninya dari terpaan cuaca seperti hujan dan panas terik matahari. Namun, kalau sampai rusak bisa menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi pemilik rumah memperbaikinya.


    Lantas, bagaimana cara mencegah atap rumah terbang dan rusak akibat terjangan hujan dan angin kencang?

    Tips Cegah Atap Rumah Rusak

    1. Pilih Material Genteng yang Berat

    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky membagikan tips untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi. Ia menyebut bobot genteng mempengaruhi daya tahan atap terhadap terpaan hujan deras dan angin kencang.

    “Ada beberapa tipe (genteng). Ada dari tipe beton, genteng keramik, yang sekarang lagi marak itu metal. Biasanya kalau yang agak enteng itu yang memang dari metal dan dia gampang terbang,” ujar Panggah kepada detikcom, Kamis (4/7/2024).

    Panggah menyarankan agar menggunakan material genteng yang berat dan kedap dari panas. Ia sangat merekomendasikan genteng tanah liat keramik yang menurutnya memiliki bobot, kualitas, dan estetika terbaik dibandingkan tipe genteng lainnya.

    “Pemilihan material genteng sendiri, disarankan material genteng itu adalah yang memang yang agak lumayan berat dan kedap dari panas karena kadang-kadang juga sering ditemui genteng ini juga menyerap panas juga dan gampang terbang juga,” katanya.

    Namun, bila ingin alternatif genteng yang lebih terjangkau bisa menggunakan genteng beton. terjangkau tapi estetika dapet tapi masih kalah.

    2. Susun Genteng dengan Rapi

    “Genteng tanah liat sebenarnya sudah cukup berat, tapi paling nanti bagaimana caranya biar itu nggak terbang, biasanya kita pastikan pada saat pemasang itu dia sudah tersusun dengan rapi karena memang pasang genteng itu ada susunannya ya,” jelasnya.

    Setiap genteng harus disusun saling memberatkan dan meniban satu dengan lainnya serta memiliki kemiringan yang sesuai. Hal ini mempengaruhi daya tahan genteng menerima terjangan angin agar tidak terbang.

    3. Pasang Rangka Atap dengan Benar

    Selain itu, pemilihan material rangka atap juga mempengaruhi kekuatan atap menahan terpaan hujan dan angin. Ia menyarankan agar memakai rangka atap dari baja ringan.

    “Penggunaan rangka pakai bambu kering itu sudah tidak sarankan pakai bambu atau material kayu karena rangka atap bisa pakai baja ringan. Biasanya rangka habisnya dengan rayap lalu juga cuaca. Nah itu kayu gampang lapuknya, nah ini kita bisa pakai baja ringan,” ucapnya.

    Ia menyebut baja ringan mudah diaplikasikan dan mudah dibentuk. Namun, pemasangan rangka atap harus sesuai standar dan instruksi dari fabrikator. Pastikan jarak antar baja ringan sudah cukup menahan beban atap genteng.

    “Lalu, dia (rangka baja ringan) kan penggunaannya itu menggunakan moor dan baut, itu juga harus diperhatikan juga pada saat pelaksanaan,” pungkasnya.

    Itulah cara mencegah atap genteng rusak akibat hujan deras dan angin kencang. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing Segera, Jangan Dibiarkan!


    Jakarta

    Banyak orang mempunyai hewan peliharaan di rumah, salah satu yang sering dipelihara adalah kucing. Namun, terkadang kucing suka pipis sembarangan, sehingga rumah menjadi bau pipis kucing.

    Jangan biarkan pipis kucing terlalu lama karena akan sulit dibersihkan, terutama aroma tidak sedapnya. Apalagi, kucing biasanya akan pipis di tempat yang sama berulang kali.

    Oleh karena itu, penting bagi para pemilik kucing untuk tahu cara menghilangkan bau pipis kucing dengan efektif. Sebelum itu, ketahui dulu alasan kucing suka pipis sembarangan di rumah.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan di Rumah

    Melansir The Vets, Jumat (5/7/2024), salah satu alasan utama adalah masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Segera konsultasikan ke dokter hewan jika kucingmu tiba-tiba mulai pipis sembarangan.

    Selain masalah kesehatan, kucing juga bisa pipis sembarangan karena masalah perilaku. Stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah bisa menjadi pemicu. Selain itu, pastikan kotak pasir tempat kucingmu buang air dalam keadaan bersih karena ini juga memainkan peran penting.

    3 Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    1. Bersihkan Secepat Mungkin

    Sebaiknya segera membersihkan pipis kucing ketika menemukannya. Seiring berjalannya waktu, bakteri akan mengurai zat kimia dalam pipis, seperti urea, yang menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap.

    Jangan biarkan pipis kucing sampai mengering. Ketika pipis kucing telah mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Lap Pipis dengan Tisu atau Kain

    Bersihkan pipis kucing menggunakan tisu atau kain untuk menyerap semua cairan urine. Ini akan membantu mengurangi bau sebelum membersihkannya secara menyeluruh. Selain itu, hindari penggunaan air panas untuk membilas pipis kucingmu karena noda dan baunya akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari produk pembersih mengandung amonia

    Hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa mendorong kucing untuk pipis sembarangan lagi di tempat yang sama.

    Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim, campuran baking soda dan cuka putih, atau detergen dan air soda.

    Menghilangkan bau pipis kucing di rumah bisa menjadi tugas yang menantang. Dengan tiga cara jitu di atas, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan lebih efektif.

    Selalu perhatikan kesehatan dan kesejahteraan kucingmu. Jika terus pipis sembarangan, konsultasikan dengan dokter hewan untuk saran lebih lanjut. Dengan demikian, rumahmu akan tetap bersih, nyaman, dan bebas dari bau pipis yang tidak sedap.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Daftar Harga Atap Genteng Berdasarkan Jenisnya Tahun 2024


    Jakarta

    Atap rumah merupakan salah satu komponen utama dari bangunan rumah karena melindungi penghuninya dari berbagai kondisi cuaca. Atap ini dibuat dengan membangun rangka, lalu disusun banyak genteng.

    Nah, ada beragam jenis genteng yang bisa kamu gunakan untuk membuat atap rumah. Setiap jenis terbuat dari material yang memiliki karakteristik dan harga yang berbeda.

    Apa saja ya jenis-jenis material atap genteng dan berapa harga satuannya? Yuk, cek daftar harga tahun 2024 berikut ini, dikutip dari Lamudi, Jumat (5/7/2024).


    Jenis-jenis Atap Genteng

    1. Genteng Beton

    Genteng beton terbuat dari campuran kerikil pasir dan semen. Bobot genteng ini sangat berat, sehingga membutuhkan rangka atap yang kuat untuk menopangnya. Namun, genteng beton memiliki daya tahan yang cukup kuat dan tidak mudah goyang.

    Harga: Rp 8.000-12.500/pcs

    2. Genteng Kaca

    Genteng kaca memiliki model transparan, sehingga memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah. Kekurangan jenis genteng ini tentunya dari bahannya yang rentan pecah.

    Harga: Rp 45.000-60.000/pcs

    3. Genteng Keramik

    Genteng keramik merupakan salah satu jenis genteng yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Jenis genteng ini memiliki daya tahan yang cukup bagus.

    Harga: Rp 10.000-13.500/pcs

    4. Genteng Aspal

    Genteng aspal memiliki bobot paling ringan dibandingkan jenis genteng lainnya. Daya tahannya cukup bagus karena tahan api dan tekanan angin. Selain itu, genteng aspal juga terbilang cukup mudah untuk dipasang.

    Harga: Rp 150.000-175.000

    5. Genteng Metal

    Genteng metal terbuat dari bahan metal dan logam dengan ketebalan sekitar 0,3 mm. Genteng ini memiliki ukuran yang cukup lebar, yakni berkisar 60-120 cm. Lalu, pemasangan genteng metal juga cukup mudah dan ringan.

    Harga: Rp 67.000-135.000

    6. Genteng Asbes

    Genteng asbes adalah jenis atap rumah yang termurah dibandingkan yang lainnya. Genteng ini juga cukup ringan dan mudah dipasang karena tidak perlu konstruksi khusus sebagai penopang. Namun, genteng asbes tidak cukup kuat untuk menahan beban.

    Harga: Rp 44.000-93.000

    Itulah jenis-jenis atap genteng beserta harganya. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 5 Penyebab Karpet Bau Apek dan Cara Ampuh Mengatasinya


    Jakarta

    Karpet menjadi benda yang dapat menghiasi ruangan sekaligus memberi rasa hangat ketika berdiri atau duduk di atasnya. Meski cantik dan fungsional, sering kali kita mengabaikan kebersihan sampai karpet bau apek.

    Aroma kain yang lembap dan apek bikin suasana rumah menjadi kurang nyaman. Kalau sudah terlanjur apek, sebaiknya segera diatasi dan jangan dibiarkan ya!

    Lantas, apa yang membuat karpet bau apek? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Rug Traders, Jumaat (5/12/2024).


    Penyebab Karpet Berbau Apek

    1. Hewan Peliharaan

    Karpet tak jarang menjadi sasaran bagi hewan peliharaan untuk pipis. Bau pesing akibat urin hewan peliharaan, terutama pada karpet wol, akan melekat kuat dan sulit dihilangkan. Bau tidak sedap ini bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu akibat bakteri yang kembali aktif jika terkena air.

    2. Karpet Lembap

    Bau apek pada karpet bisa dipicu oleh kondisinya yang lembap. Hal ini biasanya disebabkan oleh banjir, tumpahan air, atau pendingin ruangan yang bocor. Bau apek ini ditimbulkan oleh jamur dan bakteri yang muncul pada karpet yang basah.

    3. Lapisan Lateks Rusak

    Banyak karpet memiliki lapisan lateks di bagian bawahnya yang bertujuan agar bulu-bulu karpet tetap menyatu. Namun, lapisan lateks ini bisa rusak dan menimbulkan bau busuk karena kualitasnya yang menurun. Bau akibat lapisan lateks ini bahkan bisa semakin parah setelah dicuci.

    4. Usia Karpet

    Kualitas karpet akan menurun seiring berjalannya waktu. Serat-serat pada karpet bisa terurai dan menimbulkan bau apek yang tidak diinginkan. Selain bau yang mengganggu, serat karpet juga bisa mengeluarkan debu yang menyebabkan alergi.

    5. Wol Karpet

    Karpet berbahan wol dibuat dari serat bulu domba yang memiliki kemampuan menyerap kelembapan dari udara. Hal ini juga bisa menimbulkan bau khas wol yang tidak sedap.

    Cara Menghilangkan Bau apek pada Karpet

    Untuk menghilangkan bau apek pada karpet, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan. Melansir Pristine Home, Jumat (5/7/2024), berikut beberapa solusi sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek pada karpet.

    1. Gunakan Soda Kue atau Cuka Putih

    Soda kue memiliki sifat pembersihan yang luar biasa. Kabar baiknya, kamu tidak perlu susah mendapatkannya karena bahan ini biasanya sudah ada di lemari dapurmu.

    Soda kue bisa menghilangkan noda dan menyerap bau, serta kelembapan pada karpet. Jika noda dan bau pada karpet masih sulit dihilangkan, kamu bisa mengombinasikannya dengan cuka putih.

    Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan soda kue:

    • Pastikan karpet dalam keadaan kering.

    • Campur air hangat dan cuka dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.

    • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kuet tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.

    • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.

    • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

    2. Bersihkan Karpet dengan Sampo

    Coba menggunakan sampo karpet komersial. Ada berbagai jenis yang tersedia. Beberapa produk mungkin memerlukan mesin pembersih karpet, sementara yang lain bisa diaplikasikan hanya dengan spons.

    Langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan sampo adalah sebagai berikut.

    • Periksa petunjuk penggunaan produk sebelum menggunakannya. Beberapa sampo mungkin memerlukan air untuk diaktifkan, sementara yang lain bekerja dengan baik dalam keadaan kering.

    • Jika karpetmu terdapat noda, mungkin lebih baik untuk mengatasinya sebelum membersihkannya dengan sampo.

    3. Kontrol Kelembapan Udara di Rumah

    Seperti pepatah, melakukan langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk menghilangkan kemungkinan bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur, cobalah kontrol kelembapan udara di dalam rumahmu. Kondisi udara yang lembap bisa memicu bau apek pada karpet.

    Untuk mengontrol kelembapan udara di rumah, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

    • Pasang kipas angin agar sirkulasi udara berjalan dengan lebih baik. AC juga bisa memberikan hasil yang memadai.

    • Buka jendela secara teratur untuk ventilasi yang baik.

    • Saat membersihkan lantai, tunggu hingga benar-benar kering sebelum meletakkan kembali karpet di atasnya.

    • Jika memungkinkan, jemur karpet di bawah sinar matahari agar kering secara alami.

    • Temukan sumber kelembapan di rumah dan atasi segera. Sumber kelembapan di rumah umumnya disebabkan oleh kebocoran pipa atau uap dari dapur atau kamar mandi.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara menghilangkan bau apek pada karpet di rumah. Dengan mengetahui cara-caranya, karpet bisa terbebas dari bau apek sehingga akan membuatmu nyaman di rumah.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com