Author: Gak Ganti Gambar

  • 3 Tips Pilih Pengharum Ruangan yang Aman buat Kesehatan & Lingkungan


    Jakarta

    Suasana rumah yang segar dan nyaman merupakan idaman setiap penghuni rumah. Tak jarang pemilik rumah memilih untuk menggunakan pengharum ruangan untuk mendapat aroma harum di dalam rumah.

    Selain memilih pengharum ruangan dengan aroma yang sesuai selera, penting juga memilih pengharum yang aman dan berkualitas. Jangan sampai pengharum ruangan menimbulkan gangguan kesehatan.

    Lalu, bagaimana cara memilih pengharum ruangan yang aman? Simak caranya berikut ini dari keterangan tertulis Calmic, dikutip Rabu (10/7/2024).


    Cara Pilih Pengharum Ruangan yang Aman

    1. Pilih Bahan yang Aman

    Pastikan pengharum yang kamu pilih terbuat dari bahan dengan kadar yang tidak menimbulkan risiko kesehatan. Hindari pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan.

    2. Cek Izin dari Departemen Kesehatan

    Sebelum membeli pengharum ruangan, periksa produk tersebut mempunyai izin resmi dari departemen kesehatan atau lembaga terkait. Izin ini menjamin kalau pengharum tersebut sudah melalui uji keamanan dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

    3. Perhatikan Sertifikasi

    Pastikan pengharum ruangan yang kamu pilih mempunyai sertifikasi dari lembaga yang berhubungan dengan pengharum atau lingkungan. Sertifikasi ini menunjukkan produk sudah diuji dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

    Dengan mengikuti tips memilih pengharum ruangan yang aman, kamu tidak perlu khawatir akan ada efek negatif pada kesehatan. Keamanan dan kualitas pengharum ruangan memang penting untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan para penghuni rumah.

    Calmic mencontohkan Signature Scent sebagai inovasi pengharum ruangan terbaru yang disertai teknologi serta ramah lingkungan. Signature scent dirancang untuk menciptakan suasana harum dan menyenangkan sepanjang hari.

    Teknologi terbaru yang disematkan pada Signature Scent bernama Vibrating Mesh yang memungkinkan semprotan halus dan mampu bertahan di udara dalam waktu yang lebih lama.

    “Calmic terkenal memiliki standar yang tinggi dalam setiap produk yang dimiliki. Seperti sudah menggunakan regulasi bahan dari IFRA (International Fragrance Association), bersertifikasi Halal untuk pengharum ruangan, serta sertifikasi Kemenkes. Semua regulasi kami patuhi demi untuk menghadirkan peace of mind di setiap pelanggan kami,” ujar Managing Director Rentokil Initial Indonesia selaku pemilik brand Calmic, Heri Susanto dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Alasan Kamu Perlu Mulai Kelola Sampah Rumah Tangga


    Jakarta

    Kebanyakan masyarakat Indonesia masih asal membuang sampah rumah tangga tanpa memilahnya sesuai kategori. Padahal, mengelola sampah itu penting bagi lingkungan hidup, serta dapat menguntungkan penghuni rumah.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Gulang Winarno mengatakan pengelolaan sampah rumah tangga di masyarakat belum optimal. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengelola sampah masih kurang.

    Lantas, mengapa kita perlu mengelola sampah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Mengelola Sampah Rumah Tangga

    1. Menjaga Lingkungan Hidup

    “Sampah itu kalau tidak dikelola dengan baik, akhirnya akan mengganggu terkait kesehatan, (lalu lintas) transportasi, (dan) ekosistem. Kalau dikelola dengan baik, (sampah) tidak akan mengganggu (aktivitas) dan juga akan menambah nilai produktif,” ujar Gulang kepada detikcom, Rabu (10/7/2024).

    Gulang menjelaskan sampah harus dibuang pada tempat semestinya agar tidak mengganggu ekosistem atau aktivitas manusia. Ia mengaku mendapat keluhan ada sampah di sungai dan taman, sehingga mengganggu orang-orang sekitar serta mencemari lingkungan.

    Selain itu, sampah perlu dipilah berdasarkan kategorinya, seperti organik, non organik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Hal ini untuk memudahkan pengelolaan sampah lanjutan, baik untuk didaur ulang maupun dikompos.

    2. Menghasilkan Uang

    Selain lebih baik untuk lingkungan, memilah sampah bisa menjadi penghasilan tambahan untuk rumah tangga. Kamu bisa memisahkan sampah yang masih bernilai dan dapat didaur ulang, seperti botol plastik, kaleng, hingga kertas.

    “Sampah itu sebenarnya bisa menghasilkan untuk tambahan kebutuhan rumah tangga. Walaupun hal itu cuman sedikit, kalau dijual satu bulan juga menambah nilai atau membantu keuangan rumah tangga,” jelasnya.

    3. Membuat Kompos untuk Tanaman di Rumah

    Sampah rumah tangga juga bisa dimanfaatkan menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman di rumah. Siapkan wadah tertutup atau komposter untuk menyimpan sampah sisa makanan atau dedaunan dan ranting dari pekarangan. Setelah beberapa hari atau minggu, sampah organik tersebut bisa menjadi pupuk.

    “Yang (sampah) organik bisa buat pupuk setidaknya buat tanaman kita sendiri di pekarangan rumah,” katanya.

    Itulah beberapa alasan untuk mulai mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Pastikan kamu menyiapkan beberapa tempat sampah untuk setiap kategori ya. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya


    Jakarta

    Setiap rumah sebaiknya memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik supaya lingkungan lebih terjaga. Salah satunya bisa dengan menyediakan beberapa tempat sampah yang dibedakan sesuai kategorinya.

    Melansir dari situs resmi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Rabu (10/7/2024), tempat sampah di pemukiman, perkantoran, bahkan sekolah harus dibedakan sesuai jenis sampah. Tempat sampah tersebut dapat ditandai berdasarkan warnanya.

    Lalu, apa arti dari setiap warna tempat sampah? Yuk, simak jenis-jenis tempat sampah sesuai warnanya berikut ini.


    Jenis-jenis Tempat Sampah Berdasarkan Warna

    1. Hijau

    Tempat sampah berwarna hijau dikhususkan untuk membuang sampah organik, seperti sisa makanan, daun-daunan, dan bekas sayur. Nantinya, sampah tersebut akan diolah menjadi pupuk kompos. Tempat sampahnya sendiri pun berfungsi untuk mempercepat pembuatan kompos.

    2. Kuning

    Tempat sampah berwarna kuning berisi sampah non organik. Kategori sampah ini terdiri dari plastik bekas, kemasan air mineral berbahan plastik, dan lainnya. Tempat sampah tersebut memudahkan pengepul untuk memanfaatkannya untuk kerajinan atau daur ulang di pabrik.

    3. Merah

    Tempat sampah berwarna merah berfungsi untuk menampung sampah non organik yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah jenis ini harus dipisah agar tidak membahayakan kesehatan dan keselamatan orang lain dan makhluk hidup lainnya.

    4. Biru

    Tempat sampah berwarna biru dikhususkan untuk sampah non organik berbahan kertas. Pemisahan sampah ini berguna untuk mempermudah pengrajin dan industri daur ulang untuk mengolah sampah menjadi kebutuhan lainnya.

    5. Abu-abu

    Tempat sampah berwarna abu-abu berfungsi untuk menyimpan sampah residu. Jadi selain empat jenis sampah yang disebutkan bisa dibuang di sini.

    Itulah 5 jenis tempat sampah dengan warna berbeda yang perlu kamu tahu. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Penyebab Saluran Air Mampet dan Solusinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat bisa saja terjadi jika ada benda atau sampah yang menghalangi jalur air keluar. Jika sudah begitu, kemungkinan terbesar adalah air yang dibuang bisa meluap, bahkan hingga ke sampah-sampah yang tersangkut di dalamnya.

    Penyebab saluran tersumbat biasanya dikarenakan penumpukan sampah atau kotoran pada pipa pembuangan. Biasanya penumpukan ini sudah terjadi sejak lama dan saat meluap ada sampah lain yang menutup sehingga tidak ada jalur untuk air keluar.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, Kamis (11/7/2024) berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini Ciri-ciri Penyewa Apartemen yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Mempertimbangkan calon penyewa apartemen dengan cermat harus dilakukan pemilik untuk menghindari masalah. Penyewa biasanya orang baru yang tidak terlalu kita kenali, sehingga penting mengenali ciri-ciri penyewa apartemen red flag.

    Jangan sampai kita merasakan apes karena ulah penyewa, misalkan melakukan aktivitas ilegal hingga kabur tanpa membayar uang sewa. Sebelum hal itu terjadi, kamu perlu mengidentifikasi ciri-ciri penyewa apartemen yang mencurigakan.

    Melansir asiaone, Rabu (10/7/2024), berikut adalah ciri-ciri penyewa apartemen red flag yang perlu dihindari.


    Ciri-ciri Penyewa Apartemen Red Flag

    1. Tidak Ingin Bertemu Secara Langsung

    Sebagai pemilik apartemen, tentu kita perlu berkenalan dengan calon penyewa. Kita harus tahu pekerjaan mereka dan siapa saja yang akan tinggal bersama mereka.

    Pertemuan ini tidak hanya memberikan kesan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk memastikan bahwa penyewa memiliki niat baik dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal. Jika calon penyewa menolak pertemuan, mungkin ada yang perlu dipertanyakan.

    2. Merahasiakan Identitas dan Pekerjaan

    Transparansi adalah kunci dalam setiap transaksi properti. Pemilik rumah harus berhati-hati terhadap calon penyewa yang tidak mau memberikan informasi pribadi atau pekerjaan mereka. Ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

    3. Pembayaran dengan Uang Tunai

    Salah satu tanda paling mencolok adalah saat calon penyewa bersikeras membayar dengan uang tunai. Pembayaran melalui transfer bank atau cek adalah praktik umum dalam transaksi properti yang dapat diandalkan dan tercatat secara resmi.

    Pembayaran tunai cenderung tidak dapat dilacak dan meninggalkan ruang bagi kebingungan di kemudian hari.

    4. Siap Membayar di Atas Nilai Pasar

    Ketika calon penyewa bersedia membayar harga sewa di atas nilai pasarnya, perlu ada peringatan di benak kita. Meskipun tawaran ini mungkin menarik, namun ada baiknya mempertanyakan alasannya.

    Apakah ada tujuan tersembunyi di balik tindakan ini? Mungkin terjadi perang penawaran dengan calon penyewa lain atau ada hal lain yang mencurigakan.

    5. Memilih Kontrak Sewa Lebih Lama dari Biasanya

    Saat calon penyewa baru bersedia menandatangani kontrak sewa jangka panjang, haruslah menjadi bahan pertimbangan serius. Penyewa yang baru dikenal tetapi berani menandatangani kontrak sewa yang sangat panjang perlu dipertanyakan niatannya.

    Ada baiknya untuk berbicara secara terbuka dengan calon penyewa untuk memahami alasan di balik keputusan ini.

    Itulah beberapa ciri-ciri penyewa red flag yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Tips Beli Rumah dari Crazy Rich Jusuf Hamka



    Jakarta

    Nama Jusuf Hamka mencuat setelah Partai Golongan Karya (Gokar) menyodorkan namanya untuk dipasangkan dengan Kaesang Pangarep untuk jika maju di Pilkada Jakarta. Menurut Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto, Jusuf Hamka mampu mengatasi persoalan di Jakarta, terutama kemacetan.

    “Untuk mendukung Mas Ketum Mas Kaesang, seandainya beliau memilih Jakarta saya siapkan kader Partai Golkar yang sudah malang melintang di infrastruktur yaitu Baba Alun (Jusuf Hamka),” ujar Airlangga, dikutip dari detikNews, Jumat (12/7/2024).

    Jusuf Hamka selama ini dikenal sebagai pengusaha jalan tol sukses. Dia juga pernah berbagai soal tips membeli rumah. Pada video di akun Instagram @linktown.co.id beberapa waktu lalu, dia mengatakan lebih baik segera membeli rumah sekarang daripada menunda-nunda.


    “Ya cicil rumah lah dari sekarang. Itu kan juga merupakan tabungan daripada nabung terus nanti duitnya kepakai. Bilang nabung dulu terus duitnya kumpulin buat beli rumah, kan mendingan cicilan. Cicilan kan juga sama nabung di sana,” ujar Jusuf dikutip dari video di akun Instagram @linktown.co.id.

    Menurutnya, kalau menunggu untuk membeli rumah di tahun depan, maka harga-harga sudah pasti akan naik karena inflasi. Selain itu, harga material bangunan hingga upah pekerja bangunan juga akan semakin mahal. Maka, ia menyarankan agar cepat-cepat membeli rumah sebelum rumah semakin mahal.

    Jusuf menyebut cara yang efektif adalah mencicil rumah bagi yang sudah berpenghasilan. Hal ini dengan mengalokasikan setengah dari gaji untuk biaya hidup dan separuh lagi untuk membayar cicilan rumah.

    Lebih dari itu, ia menilai mencicil rumah lebih aman dan terjamin karena dapat mencegah risiko kehilangan uang tabungan. Seperti halnya menabung di bank, ada kemungkinan bank mengalami masalah, sehingga berdampak pada tabungan.

    “Pasti jauh lebih efektif karena kalau ditabungin, misalnya nabungnya aja banknya collapse, duitnya hilang dimakan setan. Tapi kalau dibeliin rumah, rumahnya udah pasti ada. Pelan-pelan rumah itu kita beli rumahnya dulu terus dandaninnya pelan-pelan,” imbuhnya.

    Kemudian, Jusuf menyarankan agar membeli perabotan rumah sedikit demi sedikit sambil mencicil rumah. Ia bahkan membagikan pengalamannya ketika membeli rumah pertamanya.

    “Saya dulu waktu beli rumah pertama kali tidurnya di kasur gulung saya, baru pelan-pelan beli ranjang. Gitu aja hidup mah simpel-simpel aja,” pungkas Jusuf.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hewan Peliharaan BAB Sembarangan di Sekitar Rumah, Pemiliknya Wajib Bersihkan?



    Jakarta

    Sudah sifat alamiah, hewan buang kotoran sembarangan. Namun, untuk hewan peliharaan biasanya pemiliknya sudah menyediakan tempat khusus. Kondisinya akan berbeda jika hewan tersebut dibawa keluar oleh pemiliknya dan di perjalanan membuang kotoran. Biasanya pemiliknya tidak akan membersihkan kotoran di jalan padahal bisa merugikan orang lain. Jika sudah begini, bisakah warga yang dirugikan menuntut pemilik hewan tersebut?

    Menurut Pengacara Muhammad Rizal Siregar jika kejadiannya hewan peliharaan BAB sembarangan di rumah tetangga atau di jalan, bukan termasuk tindakan pidana. Pemiliknya tidak dapat dituntut, tetapi tetangganya bisa memintanya untuk membersihkan kotoran tersebut.

    “Tidak ada ketentuan ganti ruginya apabila hewan BAB sembarangan. Hanya membersihkan saja,” kata Rizal kepada detikProperti pada Jumat (12/7/2024).


    Risiko ganti rugi bagi pemilik hewan peliharaan dapat dikenakan apabila hewan peliharaannya menimbulkan kerugian seperti merusak bagian dari properti, kendaraan, atau membahayakan jiwa.

    Dalam Pasal 1365 KUH Perdata, dijelaskan bahwa setiap perbuatan yang membuat kerugian orang lain akibat kelalaiannya dikategorikan sebagai perbuatan melanggar hukum (PMH).

    “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.” Bunyi Pasal 1365 KUH Perdata.

    Selain karena kelalaian, pemilik hewan peliharaan juga bisa dikenakan hukuman pidana jika membahayakan orang secara sengaja dan memelihara hewan buas. Ketentuan ini tertuang dalam Pasal 340 RKUHP.

    “Dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Kategori II (denda maksimal Rp 10 juta-red), setiap orang yang tidak mencegah hewan yang ada dalam penjagaannya yang menyerang orang atau hewan.” bunyi pasal 340 RUU KUHP seperti yang dikutip dari detikcom.

    Lebih lanjut, pemilik hewan peliharaan bisa terancam pidana 6 bulan penjara, jika melakukan hal berikut.

    1. Menghasut hewan sehingga membahayakan orang;

    2. Menghasut hewan yang sedang ditunggangi atau hewan yang sedang menarik kereta atau gerobak atau yang dibebani barang;

    3. Tidak menjaga secara patut hewan buas yang ada dalam penjagaannya; atau

    4. Memelihara hewan buas yang berbahaya tidak melaporkan kepada Pejabat yang berwenang.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Metal Berisik Saat Hujan, Begini 6 Cara Ampuh Meredamnya


    Jakarta

    Genteng metal dikenal sebagai atap yang cukup bising terutama saat hujan. Hal ini disebabkan genteng metal terbuat dari bahan logam yang konduktif yang menghantarkan suara, panas, dan listrik. Suara yang dihasilkan ketika hujan seperti permukaan logam yang dipukul dengan benda berat, cukup nyaring. Meskipun begitu, genteng metal masih banyak digunakan karena harganya yang murah dan ketahanannya.

    Selain itu, saat ini ada beberapa cara untuk meredam suara bising genteng metal saat hujan sehingga penghuni rumah tidak terganggu. Melansir dari BLKP, Minggu (14/7/2024), berikut beberapa cara meredam suara dari genteng metal.

    1. Pilih Atap Metal yang Tebal

    Ketebalan atap mempengaruhi besar suara yang dihasilkan. Maka dari itu, ketika membeli genteng metal, sebaiknya pilih ketebalan yang aman. Ketebalan yang disarankan setidaknya berkisar antara 0,25 hingga 0,30 millimeter. Semakin tebal permukaan atap, maka semakin kuat menahan air atau benda yang jatuh. Tingkat suara bising pun akan berkurang.


    2. Tambah Plafon

    Suara air jatuh saat hujan akan terdengar jelas karena di bawahnya tidak dipasang plafon. Plafon dapat menjadi lapisan tambahan yang meredam suara hujan dan membuat rumah kamu lebih tenang.

    3. Pemasangan Atap Pelana

    Salah satu solusi yang bisa meredam suara bising adalah menggunakan pemasangan atap pelana. Atap pelana adalah lapisan tambahan yang dipasang di atas genteng metal. Lapisan ini akan meredam suara hujan dan membuat atap lebih tahan terhadap suara bising.

    4. Pemasangan Insulasi

    Salah satu cara efektif untuk meredam suara bising pada genteng metal adalah dengan memasang insulasi. Singkatnya, insulasi merupakan penghambatan proses rambat pada bunyi. Kamu bisa menggunakan bahan seperti wol mineral atau busa berlapis aluminium dapat ditempatkan di bawah genteng metal. Insulasi ini akan menyerap suara hujan dan mengurangi getaran genteng metal yang menyebabkan suara bising.

    5. Pilih Genteng Metal yang Kondisinya Bagus

    Genteng metal yang kondisinya masih baik tidak begitu mengeluarkan suara nyaring saat hujan. Namun, jika genteng dalam kondisi rusak atau longgar suara yang dihasilkan akan lebih besar saat hujan.

    6. Pertimbangkan Material Alternatif

    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, genteng metal pasti menimbulkan suara bising. Agar kamu tidak menyesal, kamu bisa menggantinya sejak awal dengan jenis material lain seperti genteng bitumen atau genteng beton. Meskipun harus melakukan renovasi, tetapi ini merupakan solusi jangka panjang yang akan mengurangi masalah suara bising.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Nobar di Rumah? Begini 6 Cara Bikin Ruangan Kedap Suara


    Jakarta

    Nonton bareng atau nobar sudah lama menjadi kebiasaan masyarakat saat menonton sebuah siaran yang ramai peminatnya. Sebagai contoh adalah nobar pertandingan bola. Banyak orang yang percaya jika menonton bersama-sama akan jauh lebih seru daripada sendiri. Akhirnya salah satu akan membuka rumahnya sebagai tempat nobar. Namun, ada risikonya nih, bisa saja tetangga terganggu karena suara kamu. Namun, sekarang ada tips agar suara kamu tidak sampai terdengar yakni bikin ruangan kedap suara.

    Dengan ruangan kedap suara, suara kamu tidak akan terdengar begitu jelas di luar. Sementara yang berada di dalam ruangan tetap bisa berteriak sepuasnya. Apalagi pertandingan boleh digelar dini hari. Jadi kamu bebas berekspresi.

    Melansir dari Ideal Home, Kamis (13/6/2024), sebuah laporan oleh The House of Lords Science and Technology Committee yang mengatakan kebisingan sebagai ‘polutan yang sering terabaikan’. Padahal lingkungan yang bising dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan seseorang.


    Cara Bikin Ruangan Kedap Suara di Rumah

    1. Pasang Panel Dinding

    Panel dinding adalah salah satu material pelapis yang bisa meredam suara. Tampilan dinding pun bisa lebih estetik karena modelnya yang rapih dan beragam.

    “Membuat permukaan bertekstur pada dinding dan langit-langit merupakan tips lainnya untuk membantu gema suara karena ini adalah cara sempurna untuk memberi tekstur pada dinding dan tetap memastikannya terlihat fantastis,” kata desainer interior Cathy Dean dari Studio Dean seperti yang dikutip pada Minggu (14/7/2024).

    Ukuran panel dinding dan kualitas bahannya panel dinding akan mempengaruhi seberapa kedap suara pada ruangan tersebut.

    2. Pakai Pintu Berbahan Solid

    Agar suara tidak terpantul ke luar rumah, kamu bisa melengkapi barang di sana dengan bahan yang solid seperti kayu, kaca, dan lainnya. Selain perabotan, kaca dan pintu juga bisa dipilih bahan yang tebal dan solid agar suara tidak keluar.

    3. Pakai Perabotan Berbahan Lembut

    Selain bahan yang solid, kamu bisa menggunakan perabotan yang lembut. Salah satunya adalah bahan kain seperti kain pelapis, selendang, gorden dan bantalan untuk meredam suara bising dan gema. Kamu juga bisa memasang kepala tempat tidur berlapis kain kepompong pada tempat tidur kemudian taruh karpet permadani untuk mengurangi suara ketika tidur pada malam hari.

    4. Pakai Furniture Besar

    Perabotan berukuran besar terkadang membuat ruangan penuh dan sempit. Namun, penggunaan perabotan besar justru menguntungkan untuk meredam suara. Menaruh lemari atau rak buku menghadap tembok dapat mengurangi suara bising dari tetangga.

    “Saat benda berat diletakkan di dalam ruangan, benda tersebut cenderung menyerap suara sehingga menghasilkan lebih sedikit kebisingan,” jelas John Paul Manning,dari Insulation4Less.

    5. Pasang Tirai pada Jendela

    Jika tempat nobar dekat dengan jendela, kamu harus menutupinya dengan tirai. Dengan memasang jendela yang tebal dan tirai penutup dapat membantu mengurangi suara dari luar masuk ke dalam rumah.

    6. Pasang lukisan

    Salah satu hiasan dekorasi ruangan satu ini ternyata bisa meredam suara. Ruangan dengan lukisan di dalamnya bisa buat ruangan lebih sunyi. Karena gelombang suara akan diserap lukisan, mengurangi suara langsung masuk ke ruangan kamu.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Suara AC Berisik Tanpa Tukang


    Jakarta

    AC di rumah mengeluarkan suara berisik bisa bikin kamu khawatir dan nggak nyaman. Suara berisik itu memang menandakan ada masalah dari AC. Penyebabnya bermasalah, bisa karena AC kotor, freon AC terganggu, hingga kipas di dalam AC rusak.

    Ternyata masalah ini bisa diatasi sendiri. Melansir dari BTN Properti, Minggu (14/7/2024). Berikut beberapa cara mengatasi suara AC berisik di rumah.

    Cara Mengatasi Suara AC Berisik

    1. Membersihkan AC

    Biasanya AC mengeluarkan suara berisik karena ada penumpukan kotoran. Maka, kamu bisa membersihkan AC tersebut. Memang disarankan AC dibersihkan secara rutin mulai dari komponennya seperti kipas, baling-baling, dan filter. Kotoran atau debu yang menumpuk dapat menyebabkan gesekan dan suara berisik.


    2. Periksa Kipas dan Baling-Baling

    Penyebab kedua adalah masalah pada kipas di dalam AC. Tanda ada masalah di kipas adalah ada benda asing yang menyangkut di dalamnya. Bisa pula kondisi kipas/baling-baling memang sudah tidak bagus seperti aus atau rusak. Kamu perlu segera mengganti atau memperbaiki bagian yang bermasalah.

    3. Periksa Kondensor dan Evaporator

    Kondensor adalah salah satu alat penukar panas pada AC. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya tidak rata. Selain itu, kamu juga bisa melihat pada bagian pipa apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    4. Kencangkan Skrup AC

    Biasanya ini terjadi karena human eror atau kelalaian manusia setelah AC diperbaiki atau dibersihkan. Kamu bisa mengecek bagian mana yang bergetar dan menimbulkan suara, kemudian eratkan skrup AC.

    5. Periksa Kompresor

    Sama pentingnya seperti kondensor, kompresor pada AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap dingin. Jika suara berasal dari kompresor, coba periksa kondisnya dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya. Jika ada masalah, hubungi tukang AC untuk memperbaikinya.

    6. Pastikan Ventilasi yang Baik

    Lalu, kamu bisa memastikan unit dan komponen AC telah terpasang dengan benar dan memiliki ventilasi yang baik. Pastikan juga tidak ada penghalang di sekitar unit yang dapat mengganggu aliran udara.

    7. Cek Level Refrigerant

    Pada saat AC bekerja tentu ada zat pendingin yang dinamakan level refrigerant. Ini sudah bawaan dari pabrik, sehingga sebaiknya hindari mengubah levelnya.

    8. Pasang Peredam Suara

    Langkah terakhir jika kamu tidak menemukan letak kerusakan, kamu bisa memasang peredam bunyi pada AC untuk mengurangi suara yang dihasilkan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com