Author: Gak Ganti Gambar

  • Mudah Perawatannya, Ini 7 Jenis Tanaman yang Cocok di Dalam Rumah


    Jakarta

    Keberadaan tanaman di dalam rumah dapat membawa banyak manfaat. Namun, memang tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam rumah karena ada yang memiliki akar yang besar atau butuh pencahayaan matahari yang maksimal. Lantas, tanaman apa saja yang bisa diletakkan di dalam rumah?

    Sebelum memilih tanaman yang pas untuk diletakkan di dalam rumah, kamu harus tau tujuannya. Kamu butuh tanaman untuk memperindah ruangan atau ingin digunakan untuk pengharum ruangan alami, atau sebagai pengusir hama. Selain itu, kamu juga perlu mengetahui tanaman tersebut perlu disiram sesering mungkin atau tidak.

    Agar lebih mudah memilihnya, berikut detikcom rangkumkan beberapa tanaman yang aman diletakkan di dalam rumah. Melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/7/2024), berikut di antaranya.


    7 Jenis Tanaman Hias Indoor

    1. Bunga Peace Lily

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Menurut Gardeners World, tanaman peace lily atau biasa disebut juga dengan Spathiphyllum wallisii adalah tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Bentuk tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes.

    Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan memang hidup di lingkungan yang hangat dan lembab. Peace lily cocok diletakkan di kamar mandi yang terang. Selain cantik, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa hoki dan mampu menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

    2. Palem Kuning

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    The Spruce mengatakan pohon palem kuning memiliki bentuk yang tinggi, menarik dengan batang halus, warnanya bisa keemasan seperti daun bambu yang mengering. Asaltanamn ini dari Madagaskar dan kerap diletakkan di luar ruangan di daerah yang hangat Amerika Serikat.

    Jika ingin merawat palem kuning di dalam rumah, kamu harus memilih lokasi yang terpapar sinar matahari yang cukup, kemudian pastikan tanaman ini mendapat drainase baik, siram saat tanah mulai mengering, dan tidak lupa berikan pupuk secara teratur terutama saat kemarau.

    Pohon palem memiliki tingkat pertumbuhan yang lambat hingga sedang dan paling baik ditanam pada musim semi.

    3. Tanaman Lidah Mertua

    Sansevieria plant in big metal potTanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tanaman lidah mertua cocok diletakkan di dalam ruangan dan menjadi tanaman dalam ruangan karena tidak membutuhkan banyak perawatan, cahaya, dan air. Bagi kamu yang baru pertama kali merawat tanaman dalam ruangan, pilihan utamanya ada tanaman ini.

    Selain indah, menurut The Stem, lidah mertua baik dalam menyaring udara di rumah. Alasan penamaan lidah mertua terinspirasi dari bentuk daunnya yang runcing dan ikonik.

    4. Lili Paris atau Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Lili paris, tidak seperti bentuk bunga lili, tanaman satu ini lebih mirip rumput yang menjuntai dan tidak kaku. Lili paris termasuk jenis tanaman yang cepat tumbuh, bahkan rekornya mencapai 60 cm.

    Tanaman ini mampu menyaring toksin dan menyerap zat-zat kimia yang dihasilkan kulit. Selain itu, tanaman ini juga bisa memberikan kesan alami dalam ruangan. Kamu bisa menggantung tanaman ini dalam pot kecil yang sudah dilubangi supaya bisa tumbuh dengan baik.

    5. Tanaman Pachira (Money Plant)

    Pachira Aquatica - Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a Pachira Aquatica – Guiana Chestnut from Central and South America, commonly sold as a “money tree” Foto: iStock

    Tanaman pachira atau money plant adalah tanaman yang sangat disarankan dalam feng shui dan harus dimiliki di dalam rumah karena membawa keberuntungan. Secara ilmiah, money plant bisa memproduksi oksigen pada malam hari sehingga bisa membuat rumah lebih sejuk dan segar. Cara perawatan money plant cukup mudah yakni cukup disiram setiap minggu.

    6. Memelong atau Philodendron

    Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

    Menurut The Spruce, memelong merupakan tanaman hias yang cocok diletakkan di dalam rumah karena mudah perawatannya.Ketika merawat tanaman ini, pastikan lokasinya berada di tempat yang terang, tetapi tidak terkena matahari langsung. Tempatkan di tempat dengan cahaya terang namun tidak langsung di dekat jendela yang terkena sinar matahari.

    Manfaat dari memelong adalah menyaring udara di rumah. Namun, jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan karena terdapat kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko jika terkonsumsi.

    7. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya menjadi tanaman sejuta umat yang paling disukai, baik sebagai tanaman kebun ataupun tanaman dalam ruangan. Lidah buaya bisa menghancurkan senyawa benzena yang buruk bagi kesehatan. Senyawa benzena itu sendiri biasanya terkandung di dalam cat dinding rumah. Menurut Good Housekeeping, lidah buaya harus diletakkan di area yang mudah terkena sinar matahari dan tidak masalah jarang disiram seperti dua minggu sekali.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Tanaman yang Cocok Mempercantik Taman Depan Rumah


    Jakarta

    Tanaman adalah elemen penting yang harus ada di halaman rumah. Biasanya tanaman yang ditanam di sana adalah tanaman hias karena untuk tanaman berkayu butuh waktu untuk rimbun dan berisiko akarnya merusak lantai rumah. Lantas, tanaman hias apa yang cocok untuk ditanam di halaman rumah?

    Melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/7/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di luar rumah.

    1. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Tanaman satu ini jarang yang mengira bisa menjadi tanaman hias karena salah satu jenis yang biasa ditemukan berada di selokan. Tanaman paku yang bisa ditanam di pekarangan rumah berbentuk lebih panjang, mengkilat, dan warnanya hijau tua. Pakis satu ini harus berada di wilayah yang memiliki kelembapan tinggi dan mendapat cahaya matahari.


    2. Sirih Gading

    Sirih gadingSirih gading Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini pun bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    3. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

    Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

    4. Peace Lily

    Peace Lily.Peace Lily. Foto: Yana Iskayeva/Getty Images

    Menurut Gardeners World, tanaman peace lily atau biasa disebut juga dengan Spathiphyllum wallisii adalah tanaman rumah yang populer dengan perawatan yang mudah. Bentuk tanaman peace lily memiliki lengan daun hijau mengkilap dan bunga putih di tengahnya yang disebut spathes.

    Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan memang hidup di lingkungan yang hangat dan lembab. Peace lily cocok diletakkan di kamar mandi yang terang. Selain cantik, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa hoki dan mampu menyerap zat kimia beracun di dalam ruangan, seperti senyawa kimia pada cat dinding dan peralatan rumah tangga.

    5. Paku Tanduk Rusa

    Platycerium, staghorn fernPlatycerium, staghorn fern Foto: Getty Images/iStockphoto/chaiyon021

    Melansir dari The Spruce, paku tanduk rusa merupakan tumbuhan epifit, yakni tumbuhan yang harus tumbuh dengan tumbuhan lain sebagai penyangga, tetapi tidak bersifat parasit. Tanaman ini juga termasuk jenis pakis.

    Pakis ini memiliki dua bentuk daun yang berbeda. Pertama, daun kecil dan pipih (dikenal sebagai daun pelindung) yang menutupi dan melindungi struktur bola akar serta menyerap air dan nutrisi. Kemudian daun tanduk bercabang berwarna hijau yang muncul dari pangkalnya dan dapat mencapai hingga 91 cm. Tanaman ini sangat cocok tumbuh di lingkungan yang hangat, sangat lembab, sinar matahari terang.

    6. Hydrangea

    Hydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensiaHydrangea macrophylla known as bigleaf, French or mophead hydrangea, penny mac and hortensia Foto: Getty Images/iStockphoto/Rott70

    Seperti namanya, tanaman ini sangat haus air sehingga jika kamu ingin menanamnya di pekarangan rumah perlu sering-sering menyiramnya. Hydrangea tidak bisa tumbuh di daerah yang terlalu panas atau terlalu dingin. Dia hanya cocok di suhu yang sedang dengan air serta nutrisi yang cukup. Apabila nanti kamu sudah menanam tanaman ini di depan rumah, perlu berhati-hati ketika hendak memotongnya.

    7. Daun Kuping Gajah

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Bukan telinga gajah sungguhan, daun ini memiliki bentuk yang lebar seperti kuping gajah. Ukurannya yang besar, tanaman ini bisa merimbunkan area taman dan cocok untuk iklim tropis di sini.

    Syarat perawatan daun kuping gajah adalah harus berada di luar ruangan agar terkena sinar matahari. Kamu perlu sering menyiramnya dan memastikan tanahnya tetap lembap. Selain itu, beri pupuk tinggi nitrogen.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Hias yang Irit Air, Seminggu Nggak Disiram Masih Segar


    Jakarta

    Merawat tanaman sebenarnya mudah asalkan pintar memilih tanaman yang sesuai. Kebanyakan orang enggan menanam banyak tanaman di rumah karena repot untuk menyiramnya. Padahal jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram banyak jenisnya.

    Tanaman-tanaman ini memiliki mekanisme penyimpanan air dalam waktu lama karena minim penguapan. Biasanya tanaman-tanaman ini memang tumbuh di kawasan tropis atau iklim yang ekstrem.

    Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Melansir dari Better Homes and Garden, Kamis (1/8/2024), berikut di antaranya.


    1. Lidah Buaya

    tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

    Tidak perlu diragukan lagi, tanaman lidah buaya memiliki segudang kegunaan. Mulai dari dekorasi yang pas di rumah, bermanfaat untuk kesehatan serta kecantikan. Kelebihan lainnya adalah lidah buaya ini adalah tanaman yang irit air. Kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini. Kamu bisa menyiram tanaman ini jika dirasa tanah di sekitarnya terlihat kering. Selain itu, kamu harus meletakkan lidah buaya di lokasi yang sejuk, tidak terpapar sinar matahari.

    2. Sirih Gading

    Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

    Tanaman rambat satu ini memiliki warna hijau muda yang indah. Tanaman satu ini mudah ditemukan di Indonesia, tetapi jangan sampai kamu memakan tanaman ini karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

    Tanaman yang juga disebut dengan Pothos ini adalah tanaman yang irit air, bahkan dia bisa hidup tanpa bantuan tanah dan sinar matahari langsung. Asalkan dalam ruangan tersebut memiliki cahaya dan air, sirih gading dapat tumbuh.

    3. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

    4. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Tanaman hias satu ini berbentuk memanjang berwarna hijau. Tampilannya mirip dengan lidah buaya, tetapi tidak begitu tebal. Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    5. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

    Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

    6. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Kaktus adalah tanaman paling terkenal memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

    7. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mengubah Kamar yang Sempit Terlihat Lebih Luas dan Nyaman


    Jakarta

    Sebagai tempat paling sering ditempati di rumah, kamu pasti menginginkan kamar tidur dibuat senyaman mungkin. Namun, kondisi kamarmu tidak begitu besar sehingga tidak bisa diisi begitu banyak barang di dalamnya. Lantas bagaimana cara mendekorasi kamar yang sempit agar nyaman ditempati?

    Mendekorasi kamar tidur yang sempit adalah sebuah tantangan karena ruang yang terbatas, sementara kebutuhan barang akan bertambah seiring waktu. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini banyak cara agar kamar terlihat luas, meski ruang terbatas. Karena tak banyak ruang untuk menempatkan benda dekorasi.

    Dikutip dari Klopmart, Kamis (1/8/2024), berikut tips mendekorasi kamar yang sempit jadi terlihat lebih luas dan nyaman.


    1. Pemilihan Warna yang Tepat

    Kamu bisa membuat ilusi kamar terlihat lebih luas dengan memainkan warna. Pilih warna cat yang terang atau pastel, hindari warna-warna yang gelap. Warna juga dapat memberikan efek psikologis pada suasana hati dan kenyamanan dalam ruangan. Warna terang dapat menciptakan atmosfer yang lebih tenang dan santai, yang dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dalam ruangan sempit.

    Kamu juga dapat menggunakan warna dengan cerdik untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan yang sempit. Misalnya, dinding dengan warna yang lebih cerah dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk menonjolkan sebuah lukisan atau barang dekoratif.

    2. Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi dilakukan pada perabotan rumah. Satu benda yang sebelumnya hanya diperuntukkan satu fungsi, saat ini bisa dimanfaatkan untuk beragam hal. Salah satunya adalah kasur. Selain jadi tempat tidur, kasur juga bisa digunakan untuk tempat penyimpanan sehingga bisa menghemat tempat.

    Kamu bisa menggunakan tempat penyimpanan tersebut untuk meletakkan pakaian, sprei, atau barang-barang lainnya tanpa perlu memiliki lemari tambahan. Jika kamu memerlukan meja samping di sebelah tempat kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat. kamu dapat melipatnya saat tidak digunakan untuk menghemat ruang.

    3. Pakai Perabotan yang Minimalis

    Ruangan yang tidak begitu luas, sebaiknya menggunakan bentuk perabotan yang mudah ditempatkan dan tidak makan tempat. Memilih lemari pakaian dengan pintu geser lebih efisien dalam penggunaan ruang daripada lemari dengan pintu yang terbuka ke luar. Pasang rak dinding di dinding kamar kos kamu untuk menyimpan buku, dekorasi, atau barang-barang kecil lainnya tanpa mengambil banyak ruang lantai.

    Jika kamu memiliki meja rias di kamar kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat agar tidak mengganggu ruang ketika tidak digunakan. Gunakan ruang di bawah tempat tidur dengan menyimpan kotak penyimpanan atau laci bawah tempat kos untuk menyimpan barang-barang seperti seprai atau outfit kamu.

    4. Hindari Meletakkan Banyak Barang di Kamar

    Jika perabotannya sudah minimalis, kamu tidak membutuhkan banyak barang di kamar. Lalu, untuk dekorasi kamar juga tidak perlu terlalu berlebihan. Dengan dekorasi sederhana, kamu dapat menciptakan kesan visual bahwa kamar kos kamu lebih luas daripada yang sebenarnya. Desain yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat ruangan terasa sesak dan berantakan. Dekorasi sederhana memungkinkan kamu untuk memaksimalkan penggunaan ruang tanpa mengisi ruang dengan barang-barang yang tidak perlu.

    5. Hindari Menempelkan Banyak Dekorasi di Dinding

    Warna cat sebenarnya sudah cukup untuk mendekorasi kamar. Namun, jika kamu merasa butuh menambahkan lukisan atau poster untuk memberikan fokus pada kamar, tempelkan seperlunya agar tidak terlihat berantakan.

    Pilih seni dinding yang vertikal dan ramping, seperti lukisan atau poster panjang. Ini akan membantu memanfaatkan ruang vertikal dan mengarahkan pandangan ke atas, menciptakan ilusi ketinggian yang lebih besar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada yang Cukup ‘Dicelup’ hingga Kuat Seminggu Tanpa Air


    Jakarta

    Meletakkan tanaman di dalam rumah adalah cara mendekorasi rumah yang tidak pernah gagal karena bukan hanya mempercantik ruangan, melainkan juga bermanfaat bagi kesehatan. Ada berbagai jenis tanaman yang bisa tumbuh di dalam ruangan dan ada pula yang bagus jika diletakkan di luar ruangan. Kamu bisa mencari jenis tanaman yang paling sesuai dengan kebutuhan.

    Jika kamu sibuk dan tidak ada waktu untuk menyiram tanaman, ada tanaman yang tidak perlu disiram atau tidak memerlukan tanah untuk hidup. Jenis tumbuhan ini cocok untuk ditanam di rumahmu. Kira-kira jenis tanaman apa saja yang memenuhi kriteria tersebut?

    Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2024), berikut detikcom rangkum.


    1. Chinese Evergreen

    Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Tanaman pertama yang bisa tumbuh tanpa tanah adalah chinese evergreen atau cemara cina. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat dengan bentuk seperti lidah. Warna daunnya pun beragam, ada yang hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tanaman satu ini harus diletakkan di area yang teduh dan tidak tersorot matahari langsung. Jika ingin dibuat merambat, kamu bisa memotong batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm.

    Perlu diketahui chinese evergreen tidak cocok untuk dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan.

    2. Sirih Gading

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Tanaman sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa.

    3. Lucky Bamboo

    Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Layaknya anakan bambu, lucky bamboo adalah tanaman berbentuk batang panjang berwarna hijau yang dapat tumbuh dengan dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lucky bamboo ini ukurannya tidak sebesar bambu pada umumnya sehingga cocok untuk menjadi tanaman hias, kamu bisa memotong batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah yang jauh dari matahari asalkan terkena sinar lampu.

    Bagi yang memiliki hewan peliharaan, perlu berhati-hati dengan tanaman satu ini karena memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan.

    4. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

    Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

    5. Spider Plant (Lili Paris)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dapat bertahan lama. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

    Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali dengan cara disiram. Selain itu, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

    6. Tanaman Ivy

    Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

    7. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Di samping itu, lidah buaya juga mudah perawatannya, tidak perlu sering disiram dan menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

    8. Tillandsia (Tanaman udara)

    Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

    Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

    Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

    9. Tanaman Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

    10. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

    11. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

    Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

    12. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    13. Bougenville

    Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

    Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

    Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bikin Rumah Sejuk Tanpa Harus Beli AC


    Jakarta

    Penggunaan AC bisa membuat ruangan di rumah terasa sejuk. Namun, penggunaannya secara berlebihan terkadang bisa membuat tagihan listrik membengkak.

    Ada beberapa cara untuk membuat ruangan di rumahmu terasa sejuk tanpa menggunakan AC. Salah satu caranya adalah menggunakan kipas angin.

    Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk menyejukkan ruangan tanpa menggunakan AC. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Buka Jendela saat Suhu Turun

    Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Kamu bisa membuka jendela ketika suhu di luar lebih rendah daripada suhu di dalam ruangan agar angin segar masuk.

    Pakai Exhaust Fan

    tinted glass in the house. window dimming by dark film. hands apply tint film to the window. tint film on sky background. sky view through tinted glassIlustrasi exhaust fan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa mengeluarkan udara panas dari kamar mandi dan peralatan dapur. Kamu juga bisa menggunakannya bersamaan dengan membuka jendela pada malam hari untuk mengeluarkan air panas dan membawa udara sejuk ke dalam rumah.

    Pasang Tirai

    Ilustrasi bukan jendelaIlustrasi penggunaan tirai Foto: Getty Images/Pongtep Chithan

    Menggunakan tirai bisa menahan sinar matahari masuk ke dalam rumah. Kamu bisa memilih tirai dengan warna terang karena dapat memantulkan cahaya.

    Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kamu bisa menggunakan kaca film surya untuk menghalau sinar matahari agar ruangan tidak panas. Jika memasang tirai terasa mengganggu pemandangan, pertimbangkan untuk membeli kaca film surya dan tempelkan ke jendela. Ini dirancang untuk memantulkan atau menyerap panas tanpa menghalangi pandangan.

    Matikan Alat Elektronik yang Tidak Terpakai

    Matikan atau cabut alat elektronik seperti lampu, charger, dan lainnya yang sudah tidak dipakai. Alat-alat elektronik cenderung menghasilkan energi panas.

    Hias Ruangan dengan Tanaman

    Ilustrasi tanaman meja kerjaIlustrasi tanaman meja kerja Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

    Ruang hijau kerap terasa jauh lebih sejuk karena tanaman menyerap panas secara alami untuk fotosintesis. Coba pertimbangkan untuk mendandani ruangan Kamu dengan sejumlah tanaman hias.

    Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari sehingga Kamu dapat menemukannya di dekat jendela untuk memberikan keteduhan ekstra. Tanaman yang menyukai matahari termasuk lidah buaya dan tanaman monstera yang populer.G

    Gunakan Seprai Katun atau Linen

    Tips menyejukkan ruangan tanpa AC terakhir, hindari sutra atau bahan poliester lainnya ketika harus memilih bahan seprai tempat tidur karena ini memerangkap panas dan kelembapan (keringat).

    Gunakan bahan seperti katun dan linen, yang lebih adem dan memungkinkan panas menghilang, serta membuat kamu merasa sejuk sepanjang malam.

    Itulah beberapa cara menyejukkan ruangan di rumah tanpa menggunakan AC. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cepat Membersihkan Kolam Renang di Rumah Tanpa Bantuan Ahli


    Jakarta

    Memiliki kolam renang di rumah, kamu harus sering membersihkan karena mudah berlumut. Membersihkan kolam renang yang berlumut memang susah-susah gampang. Sebab, lumut membuat permukaan licin sehingga kamu harus berhati-hati. Namun, ada cara cepat dan aman untuk membersihkan kolam renang.

    Pertama, kamu harus mengetahui penyebab kolam renang mudah berlumut. Melansir dari kolam Bali, Jumat (2/8/2024) keberadaan kaporit ternyata berperan besar terhadap pertumbuhan lumut di kolam renang. Sedikitnya kaporit di dalam kolam renang membuat lumut mudah tumbuh di sela-sela kolam.

    Meskipun sudah ditambahkan kaporit, kamu juga harus sering membersihkan kolam renang karena biasanya ada kotoran yang masuk ke air. Mengingat kolam renang juga biasanya di luar ruangan.


    Cara Membersihkan Kolam Renang yang Berlumut

    1. Rutin Cek Kadar Kaporit dan pH Air

    Seperti yang dikatakan sebelumnya, kaporit dan tingkat keasaman atau pH air kolam renang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan lumut di dinding dan dasar kolam renang. Maka dari itu, untuk mengatasi kolam renang yang ditumbuhi lumut, kamu harus memeriksa kadar klorin dan pH air kolam renang.

    Apabila dinding dan dasar kolam telah ditumbuhi lumut, kamu bisa membersihkannya menggunakan sikat kolam renang atau pool brush. Hal ini bertujuan untuk mengangkat lumut-lumut yang tumbuh pada dinding dan dasar keramik sehingga tidak licin.

    2. Bersihkan dengan Sikat Khusus

    Alat yang harus disiapkan saat membersihkan kolam renang adalah sikat. Mulai membersihkan dari sudut-sudut atau nat keramik karena sudut seringkali menjadi area yang paling sulit dibersihkan.

    3. Tambahkan Obat Anti Lumut

    Untuk berjaga-jaga kamu bisa menambahkan obat bahan kimia tertentu untuk mencegah pertumbuhan lumut di dalam kolam renang. Bahan kimia yang dimaksud adalah kaporit dan trussi yang berfungsi juga sebagai penjernih air.

    Cara Menggunakan Klorin

    Cara menggunakan klorin harus dilarutkan di dalam wadah terlebih dahulu dan didiamkan beberapa menit. Jumlah yang dibutuhkan sekitar 1,5 kg, tetapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah nampak ada endapan dalam ember, maka kamu bisa menuangkan larutan klorin pada kolam renang. Namun demikian, untuk endapan dalam ember jangan sampai ikut dimasukkan.

    Langkah selanjutnya, ulangi cara sebelumnya sampai 3 kali. Jika sudah, kamu bisa membuang endapan bubuk agar tidak mengotori kolam renang.

    Cara Menggunakan Kaporit dan Trussi

    Kamu bisa menaburkan kaporit secara langsung pada permukaan kolam renang. Banyaknya kaporit yang dibutuhkan sekitar 1 kg. Untuk cara ini, Setelah 15 menit, tambahkan soda ash atau natrium karbonat untuk meningkatkan pH air dengan cara dituangkan langsung ke dalam kolam.

    Kamu juga bisa menambahkan obat penjernih air kolam renang seperti trussi yang berbentuk bubuk berwarna biru. Masukkan trussi ke dalam ember berisi air dan aduk hingga larut. Setelah benar-benar larut, baru dituangkan ke dalam kolam renang. Penggunaan trussi ini berfungsi untuk membunuh alga dan lumut.

    Setelah bahan kimia tercampur di kolam renang, hidupkan sistem sirkulasi selama 12 jam agar seluruh air melewati penyaringan. Setelah lumut dan kotoran mengendap di kolam renang, kamu bisa melakukan vacum kolam renang secara keseluruhan. Backwash sistem filterisasi, sehingga bisa kembali bekerja secara optimal.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Plafon PVC dan Gypsum, Beserta Perbedaannya


    Jakarta

    Plafon adalah material penutup rangka atap dan pembatas antara ruangan di bawahnya dengan bagian atap. Plafon membuat tampilan atap lebih rapih dan jika pemilihan atapnya benar, plafon juga bisa membuat rumah lebih sejuk. Bagi kamu yang baru ingin pasang plafon atau menggantinya ketahui dahulu harga pasaran plafon rumah.

    Harga plafon rumah atau langit-langit rumah cukup beragam tergantung pada jenis, ukuran, dan mereknya. Salah satu jenis plafon yang banyak digunakan di Indonesia adalah PVC dan Gypsum. Mengutip dari berbagai sumber, Jumat (2/8/2024), berikut kisaran harga plafon PVC dan Gypsum.

    Harga Plafon PVC dan Gypsum

    Sebelum kamu membeli salah satu plafon di atas, ada baiknya kamu mengetahui harganya. Hal ini bertujuan agar kamu dapat menghitung anggaran yang dibutuhkan.


    Harga Plafon PVC

    Mengutip dari Lamudi, berikut perkiraan harga plafon PVC.

    1. Plafon PVC motif kayu: Rp 85.000 – Rp 110.000 per meter persegi
    2. Plafon PVC motif marmer: Rp 90.000 – Rp 120.000 per meter persegi
    3. Plafon PVC motif kain: Rp 95.000 – Rp 125.000 per meter persegi
    4. Plafon PVC motif alam: Rp 100.000 – Rp 130.000 per meter persegi
    5. Plafon PVC motif polos: Rp 75.000 – Rp 95.000 per meter persegi

    Harga Plafon Gypsum

    Berikut harga plafon gypsum dari situs Agasi.

    1. Gypsum jayaboard 12mm 1200×2400 berkisar Rp 97.500
    2. Gypsum Ysohino 9mm atau 1,2 x 2,4 M berkisar Rp 47.000
    3. Merek Shunda ukuran 4M1/lembar berkisar Rp 150.000
    4. Merek Shunda ukuran 5M1/Lembar berkisar Rp 185.000
    5. Merek Wifon ukuran 4M1/lembar berkisar Rp 110.000
    6. Merek Wifon ukuran 6M1/lembar berkisar Rp 165.000

    Sebagai perbandingan, berikut harga plafon PVC dari situs Builder.id.

    1. Shunda White Glossy KU20003 ukuran tebal 8 mm berkisar Rp24.000 per m2
    2. Shunda White Glossy KU25003 ukuran Tebal 8 mm berkisar Rp25.500 per m2
    3. Shunda Chessboard Pattern PL2507 ukuran tebal 7 mm berkisar Rp27.700 per m2
    4. Plafon PVC Wifon ukuran 20 cm x 3-5 m x 7 mm berkisar Rp18.000 per m2
    5. Kingfon K902 ukuran Lebar 30 cm dengan tebal 8 mm berkisarRp23.000 per m2

    Perbedaan Plafon PVC dan Gypsum

    Plafon PVC

    Plafon PVC atau Polyvinyl Chloride merupakan sejenis plastik yang umum dipakai untuk pembuatan pipa air. Saat ini PVC juga sudah digunakan sebagai plafon atau kanopi di rumah.

    Kelebihan Plafon PVC

    • Anti rayap
    • Anti bocor
    • Tidak mudah lapuk
    • Saat terbakar tidak akan merambat
    • Tak perlu finishing
    • Pemasangan cepat dan praktis
    • Kuat, ringan, dan memiliki struktur kuat
    • Biaya perawatan relatif murah

    Kekurangan Plafon PVC

    • Buat panas karena tidak menghalau sinar matahari langsung
    • Tampilan kurang menarik karena masih terlihat ada sambungan
    • Motif yang terbatas

    Plafon Gypsum

    Plafon gypsum memiliki bahan utama gypsum. Dikutip dari Arsitag, Gypsum merupakan bahan yang terbuat dari material sedimen. Plafon gypsum lebih banyak digemari karena mudah untuk dipasang dan memiliki harga yang relatif murah.

    Kelebihan Plafon Gypsum

    • Harga yang murah
    • Pemasangan relatif mudah
    • Banyak variasi dan motif
    • Awet dan tahan lama
    • Lebih sejuk daripada PVC

    Kekurangan Plafon Gypsum

    • Mudah rusak jika terendam air
    • Rentan terhadap benturan
    • Mudah pudar dan kusam

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Sampai Rp 100 Juta, Segini Kisaran Biaya Bikin Kolam Renang di Rumah



    Jakarta

    Kolam renang adalah salah satu fasilitas pendukung yang biasa ditemukan di rumah-rumah mewah di Indonesia atau vila. Dengan adanya kolam renang di rumah, kamu tidak perlu repot ke kolam renang umum yang mahal biayanya, kamu bisa berenang kapan saja, dan lebih aman kebersihannya.

    Selain itu, rumah dengan kolam renang nilai propertinya akan jauh lebih tinggi dibandingkan rumah biasa. Sebab, di Indonesia rumah dengan kolam renang memiliki luas tanah yang cukup besar dan mempunyai fasilitas hiburan tambahan.

    Jika kamu ingin membuat kolam renang di rumah, kamu harus memperkirakan biayanya terlebih dahulu agar tidak boncos. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kolam renang di rumah?


    Menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, saat ingin membuat kolam renang, harga yang perlu dikeluarkan tergantung pada kedalaman kolam, ukuran kolam, keramik yang digunakan, aksesoris yang digunakan, dan lainnya.

    “Biaya yang udah pasti bisa dihitung adalah volume beton sama kalau finishingnya pakai keramik. Itu saja yang bisa dihitung. Kedalamannya (kolam) juga akan beda (harganya),” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Dia memperkirakan, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta.

    “Ya sekitar Rp 1,5-3 juta per meter. Nanti kan ada aksesoris, mesin sirkulasinya bagaimana, itu sih sudah konstruksi sama pipa-pipanya. Kalau Finishingnya tergantung keramik mau modelnya kayak gimana, mau yang pola atau apa, biasanya pabrik keramik mengeluarkan tipe dengan ketebalan khusus untuk kolam,” jelasnya.

    Kemudian, untuk lama pembuatannya tergantung luas dan material yang digunakan. Faktor mempercepat pembuatan kolam renang berasal dari bahan yang digunakan. Menurutnya beton salah satunya.

    “Ketika beton dicor sampai dibuka bekistingnya, itu kekuatan optimum yang dihasilkan oleh beton itu setelah umur 28 hari,” paparnya.

    Sementara itu, Kontraktor Kolam Renang dari Mulia Jaya Pool, Darmin mengatakan hal tak jauh berbeda. Kisaran biaya untuk membuat kolam renang di rumah sekitar Rp 3,5 juta per meter persegi. Bedanya, dia mengatakan biaya tersebut sudah termasuk keramik, pompa sirkulasi air dan peralatan lain.

    “Itu sudah semuanya. Termasuk air juga,” ujarnya saat dihubungi.

    Sebagai contoh, untuk kolam renang di rumah dengan ukuran terkecil yaitu lebar 2 meter, panjang 5 meter dan kedalaman 1,2 meter, biaya yang dibutuhkan tak sampai Rp 100 juta. Dengan waktu pengerjaan sekitar 40 hari untuk membuat kolam renang ukuran 2×5 meter.

    “Isinya (alat pelengkap) Rp 80 jutaan. Itu kedalaman 1,20 meter isinya mesin sama alat operasional, lalu keramik yang bagus untuk kebutuhan kolam renang. Termasuk air,” tutur Darmin.

    Air yang dibutuhkan untuk kolam renang seluas 2×5 meter adalah 1.600 liter. Darmin menyarankan jangan menggunakan air ledeng. Yang paling baik kualitasnya adalah air mineral.

    “Air PAM juga bisa,” tuturnya.

    Biaya tersebut berlaku untuk pembuatan kolam renang yang digali atau tanah yang dikeruk. Biaya untuk membangun kolam renang yang konstruksinya bertingkat tanpa menguruk tanah yaitu 2 kali lipat lebih mahal.

    “Karena konstruksinya lebih susah dan tambah konstruksi,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Keliru, Ini 4 Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding


    Jakarta

    Keramik adalah salah satu material bangunan yang biasa digunakan sebagai finishing atau letaknya di paling luar. Keramik terkenal akan ketahanannya terhadap air, api, hingga beban. Pemasangannya pun tidak hanya di lantai, melainkan bisa di dinding pula sehingga seluruh bagian rumah sebenarnya bisa dilindungi dengan keramik.

    Namun, jangan salah, meskipun keramik bisa dipasang di lantai dan dinding, tetapi ternyata ada perbedaan di antara keduanya. Lantas, apa saja perbedaannya? Apakah keramik lantai bisa dipasang di dinding? Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan antara keramik lantai dan keramik dinding berikut.

    Definisi Keramik Lantai dan Keramik Dinding

    Keramik yang biasa dipakai di Indonesia, biasanya terbuat dari tanah liat. Maka dari itu, bagian bawah keramik berwarna agak kemerahan. Melansir Klopmart, Sabtu (3/8/2024), pembuatan keramik melalui proses pembakaran pada suhu sekitar 600℃ hingga lebih dari 1.300℃.


    Dikutip dari Porcelain Superstore, keramik lantai, sesuai namanya, dirancang khusus untuk dipasang di lantai. Bahannya dibuat kokoh dan tahan terhadap beban berat. Hal ini menyesuaikan fungsi dari keramik lantai karena lantai sebagai tempat beraktivitas penghuni rumah di mana pasti menerima tekanan hampir setiap hari.

    Sementara itu, keramik dinding merupakan jenis keramik yang dirancang untuk dipasang di dinding, seperti dinding kamar mandi, dinding splashback, hingga dinding luar rumah. Area dinding biasanya tidak begitu sering menerima tekanan, pemasangan keramik di dinding biasanya untuk mencegah pertumbuhan jamur karena area tersebut lembap sehingga rating kekuatannya lebih rendah.

    Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding

    Dari sana, sudah diketahui jika keramik lantai dan keramik dinding sebenarnya memiliki perbedaan. Namun, untuk lebih rincinya lagi, melansir Livspace.com, berikut penjelasannya.

    1. Ketahanan Terhadap Tekanan

    Pertama, keramik lantai dirancang untuk kuat menahan tekanan, tahan aus, dan tahan lama. Sementara itu, keramik dinding tidak harus sekuat keramik lantai dalam menahan tekanan. Keramik lantai umumnya lebih kuat dibandingkan dengan keramik dinding. Maka dari itu, memasang kedua jenis lantai berkebalikan tidak disarankan.

    2. Skema Peringkat PEI

    Jika dilihat dari Porcelain Enamel Institute (PEI) yakni skema pemeringkatan yang mengukur tingkat kekuatan dan daya tahan keramik, Keramik dengan skala PEI 0 hanya bisa dipasang di dinding. Sementara, di lantai harus memiliki skala di atas 5.

    Dalam PEI keramik ketahanan keramik dinilai dengan skala 1 hingga 5 bisa adalah keramik lantai karena ketahanannya rendah. Lalu untuk skala 5 ke atas maka keramik tersebut memiliki ketahanan yang kokoh dan bisa digunakan pada lantai rumah.

    3. Jenis Pelapis Terluarnya

    Untuk keramik lantai umumnya dilapisi dengan glasir yang tahan aus untuk menanggung tekanan dan gesekan. Sementara itu, keramik dinding seringkali dilapisi dengan glasir keras yang membuatnya tahan air dan memiliki finishing glossy atau mengkilap.

    4. Cara Perawatannya

    Berbeda jenis, maka berbeda cara perawatannya. Keramik lantai dipasang di lantai yang memiliki lalu lintas tinggi. Keramik lantai umumnya mudah dibersihkan dan tahan terhadap tekanan serta zat korosif.

    Sementara itu, keramik dinding biasanya digunakan untuk dinding, mudah dibersihkan, dan ideal untuk area yang sering terkena air dan kelembaban, seperti kamar mandi dan dapur.

    Apakah Keramik Dinding Bisa Dipasang di Lantai?

    Dapat disimpulkan, keramik lantai bisa dipasang di dinding. Namun, tidak sebaliknya. Keramik dinding sebaiknya tidak dipasang di lantai karena sifatnya yang rapuh sehingga rawan pecah atau retak. Selain itu, keramik dinding yang mengkilap tidak cocok dipijak karena bisa licin saat lembap atau ada genangan air. Pada dasarnya, keramik dinding dirancang untuk keperluan estetika dan perlindungan dinding, serta tidak cukup kuat menahan tekanan di lantai.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com