Author: Gak Ganti Gambar

  • Selain buat Kolam Renang, Ini Manfaat Lain dari Kaporit


    Jakarta

    Kaporit sudah menjadi bahan kimia yang paling umum untuk menjernihkan air, khususnya pada kolam renang. Senyawa kimia yang memiliki kepanjangan kalsium hipoklorit ini ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di rumah.

    Kaporit umumnya berbentuk padatan berwarna putih dengan bau yang menyengat. Senyawa kimia pada kaporit relatif stabil dan mengandung banyak klorin bebas.

    Gimana Kaporit Bisa Jernihkan Air?

    Kaporit mengandung banyak klorin bebas di dalamnya. Kandungan klorin dalam kaporit memiliki fungsi sebagai oksidator dan disinfektan sehingga bisa digunakan pada proses pengolahan air bersih dan air limbah.


    Klorin sebagai oksidator memiliki kemampuan untuk menghilangkan bau dan rasa pada air. Sementara itu, klorin sebagai disinfektan mampu membunuh kuman pada air sehingga lebih aman untuk digunakan. Selain itu, klorin juga bisa mencegah pertumbuhan alga pada air. Hal ini yang membuat air akan menjadi lebih bersih dari kuman maupun mikroorganisme berbahaya lain.

    Manfaat Kaporit di Rumah

    Dalam takaran yang cukup, kaporit bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di rumah. Melansir pakarsumur.com, Rabu (20/12/2023), berikut beberapa manfaat kaporit dalam kehidupan di rumah.

    Menjernihkan air

    Manfaat kaporit yang utama adalah untuk menjernihkan air. Kaporit sangat umum digunakan pada proses pengolahan air, seperti PDAM atau kolam renang.

    Air kolam renang pada umumnya tidak diganti dengan yang baru, tetapi dijernihkan dengan kaporit. Selain menjernihkan air, kaporit juga bisa berfungsi sebagai disinfektan yang membunuh bakteri di dalam air. Meski bisa menjernihkan, kaporit akan membuat air menjadi berbau besi.

    Memutihkan pakaian

    Kaporit juga bisa dimanfaatkan untuk memutihkan pakaian. Kandungan kimia di dalam kaporit efektif untuk menghilangkan kotoran dan noda pada kain, khususnya yang berwarna putih. Selain itu, kaporit juga bisa digunakan untuk membersihkan peralatan dapur dari stainless steel dan lantai rumah.

    Kaporit umumnya digunakan pada lantai rumah sakit karena bisa membunuh bakteri.

    Sebagai bahan pestisida

    Jika memiliki taman atau kebun sendiri di rumah, kamu juga bisa memanfaatkan kaporit sebagai bahan pestisida, loh! Kaporit akan membuat berbagai hama enggan menempel dan merusak tanaman. Hal ini membuat tanaman di taman atau kebun rumahmu bisa tumbuh dengan subur.

    Demikianlah sejumlah manfaat kaporit di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Kisaran Biaya Jasa Arsitek Bangun Rumah Sesuai Pedoman, Lengkap!


    Jakarta

    Jasa arsitek diperlukan ketika ingin membangun atau merenovasi rumah. Hal ini supaya desain rumah yang akan dibangun sesuai seperti yang diinginkan oleh pemiliknya.

    Ketika ingin membangun rumah dengan jasa arsitek, salah satu hal yang perlu disiapkan adalah biaya untuk membayar jasanya. Range fee atau upah untuk arsitek pun beragam.

    Menurut Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto, range arsitek menurut pedoman IAI beragam tergantung dari tingkat kerumitan dan besar bangunan.


    “Makin besar proyek makin kecil persentasenya,” tuturnya kepada detikProperti, Rabu (20/12/2023).

    Dengan menggunakan jasa arsitek, ada berbagai hal yang akan didapatkan oleh klien-nya, salah satunya adalah konsep desain. Adapun, arsitek bertanggung jawab terhadap kualitas desain harus sesuai rencana.

    “Klien akan dapat preliminary design (konsep), skematik design (gambar perizinan), working drawing (gambar kerja untuk konstruksi), outline spek (spek material untuk bangunan) dan pengawasan berkala maksimum 3 kali dalam setahun selama pembangunan jika lokasi proyek berada di kota yang sama dengan domisili arsitek,” ungkapnya.

    Untuk pembayarannya, Budi mengatakan, bisa dilakukan secara bertahap mengikuti apa yang sudah didapatkan oleh klien. Biasanya, pembayaran dibagi menjadi 3-4 term atau 3-4 kali pembayaran.

    Simulasi Fee Arsitek

    Sebagai informasi, honorarium arsitek tergantung dari tipe bangunan dan biaya bangunan itu sendiri. Dari laman IAI Jakarta, dikutip Rabu (20/12/2023), terdapat 5 kategori bangunan, yaitu:

    (1) Bangunan Khusus

    Bangunan-bangunan yang dimiliki, digunakan, dan dibiayai oleh Pemerintah sesuai tercantum dalam Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

    (2) Bangunan Sosial

    Memiliki sosial yang tidak bersifat komersial (nonkomersial):
    a. Masjid, gereja dan tempat peribadatan lainnya, rumah penampungan yatim piatu, bangunan pelayanan masyarakat dengan luas bangunan maksimum 250 m2.
    b. Bangunan rumah tinggal atau hunian dengan luas maksimum 36 m2.

    (3) Bangunan Kategori 1

    Memiliki karakter sederhana, kompleksitas, dan tingkat kesulitan yang rendah:

    a. Tipe Hunian: asrama, hostel
    b. Tipe Industri: bengkel, gudang
    c. Tipe Komersial: bangunan-bangunan tidak bertingkat, tempat parkir

    (4) Bangunan Kategori 2

    Memiliki karakter, kompleksitas, dan tingkat kesulitan rata-rata
    a. Tipe Hunian: apartemen, kondominium, kompleks perumahan
    b. Tipe Industri: gardu pembangkit listrik, gudang pendingin, pabrik
    c. Tipe Komersial: bangunan parkir bertingkat, kafetaria, restoran, kantor, perkantoran, rukan, ruko, toko, pusat perbelanjaan, pasar, hanggar, stasiun, terminal, superblok/fungsi campuran
    d. Tipe Komunitas: auditorium, bioskop, ruang pameran, ruang konferensi, ruang serbaguna, ruang pertemuan, perpustakaan, penjara, kantor pelayanan umum
    e. Tipe Pelayanan Medis: klinik spesialis, klinik umum, rumah jompo
    f. Tipe Pendidikan: sekolah, tempat perawatan
    g. Tipe Rekreasi: gedung olahraga, gimnasium, kolam renang, stadion, taman umum

    (5) Bangunan Kategori 3

    Memiliki karakter khusus, kompleksitas, dan tingkat kesulitan tinggi:
    a. Tipe Hunian: rumah tinggal privat
    b. Tipe Komersial: bandara, hotel
    c. Tipe Komunitas: galeri, ruang konser, museum, monumen, istana
    d. Tipe Pelayanan Medis: rumah sakit, sanatorium
    e. Tipe Pendidikan: laboratorium, kampus, pusat penelitian / riset
    f. Tipe Peribadatan: gereja, klenteng, masjid, dan lain-lain dengan luas lebih dari 250 m2
    g. Tipe Lain: kantor kedutaan, kantor lembaga tinggi negara, pemugaran, renovasi, bangunan dengan dekorasi khusus

    Tabel Fee Jasa Arsitek Berdasarkan Kategori Bangunan

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Misalnya, kamu lagi bangun rumah tinggal yang luasnya sekitar 200 m2 dengan biaya bangunnya mencapai Rp 2 miliar. Mengacu pada tabel tersebut, maka fee arsitek yang dikenakan sekitar 6,48% karena termasuk ke bangunan kategori 3. Maka, Rp 2.000.000.000 x 6,48% = Rp 129.600.000.

    Akan tetapi, jika biaya tidak dapat ditentukan melalui tabel tersebut, ada biaya langsung (renumeration) bagi arsitek. Dari dokumen yang diterima detikProperti, berikut ini datanya seperti yang tertera pada Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek dengan Pengguna Jasa yang dikeluarkan oleh IAI edisi 2007.

    Fee Arsitek per Jam Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Fee Arsitek per Hari Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/via IAI

    Fee Arsitek per Bulan Sesuai dengan Pengalamannya

    Biaya Jasa Arsitek/dok. IstimewaBiaya Jasa Arsitek/dok. Istimewa Foto: dok. Istimewa

    Itulah biaya jasa arsitek 2023. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah


    Jakarta

    Sarang laba-laba merupakan salah satu pemicu rumah menjadi kotor. Keberadaan sarang laba-laba tidak hanya mengotori rumah, tetapi juga membuatnya kurang menarik untuk dipandang.

    Sarang laba-laba umumnya menempel di langit-langit rumah. Selain letaknya yang tinggi, sarang laba-laba juga mudah melekat di permukaan apapun sehingga terkadang sulit untuk membersihkannya.

    Di Mana Biasanya Sarang Laba-Laba Muncul?

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk tahu di mana sarang laba-laba biasanya muncul. Sarang laba-laba yang aktif mudah dikenali. Bahkan, kamu akan sering menemukannya di setiap bagian rumah.


    Namun, sebelum kamu memulai proses pembersihan, lakukanlah pengecekan secara menyeluruh di rumah untuk menemukan sarang laba-laba yang tidak terlihat.

    Melansir Angi, Rabu (20/12/2023), berikut ini beberapa bagian rumah yang umumnya menjadi tempat bagi sarang laba-laba.

    • Di belakang dan di bawah perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

    Ada beragam cara efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Melansir Angi, Rabu (20/12/2023), berikut daftarnya.

    Gunakan Sapu atau Kuas Halus

    Metode tradisional dengan sapu atau kuas adalah cara yang sederhana, namun efektif. Pilih sapu atau kuas dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah. Gerakkan sapu atau kuas perlahan-lahan, fokus pada area tersembunyi di bawah perabot. Setelah selesai, kumpulkan sarang laba-laba dengan serokan debu dan buang ke tempat sampah.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Jika kamu ingin cara yang lebih cepat, gunakan vakum dengan lampiran selang. Pastikan lampiran selang cukup panjang untuk mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah. Vakum setiap ruangan secara menyeluruh, termasuk di bawah tempat tidur dan di dekat jendela. Buang isi wadah sampah vakum setelah selesai.

    Coba Gunakan Pita Perekat (Duct Tape)

    Pita perekat bukan hanya untuk perbaikan. Bungkus pita perekat di sekitar rol cat dan geser di atas sarang laba-laba. Pita perekat akan menarik sarang laba-laba keluar tanpa merusak dinding atau barang-barang rapuh lainnya.

    Gunakan Campuran Pemutih dan Air

    Jika kamu menghadapi sarang laba-laba yang masih aktif, campurkan pemutih dengan air dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke sarang laba-laba, biarkan sejenak, lalu lap dengan kain bersih. Pastikan untuk menghindari menyemprotkan ke perangkat elektronik dan peralatan.

    Tips untuk Mencegah Jaring Laba-Laba

    Untuk mencegah kemunculan kembali sarang laba-laba, lakukan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut.

    Bersihkan rumah secara teratur

    Buatlah jadwal membersihkan rumah yang teratur karena membersihkan debu dan menyedot debu bisa menyingkirkan laba-laba, nimfa, dan telur laba-laba.

    Rapikan rumah

    Rumah yang berantakan memberikan laba-laba, dan hama lainnya, banyak tempat untuk bersembunyi. Kurangi kekacauan di rumah untuk mengurangi kemungkinan populasi laba-laba.

    Tutup celah dan jendela

    Cegah laba-laba masuk ke dalam rumah dengan menutup semua celah dan jendela. Selain itu, pastikan kasa jendela dalam kondisi yang baik dan terpasang dengan benar.

    Matikan lampu

    Bila tidak digunakan, matikan lampu di rumahmu. Serangga tertarik pada cahaya, begitu pula dengan laba-laba.

    Cegah dengan wewangian

    Ada beberapa bau yang sangat dibenci laba-laba, seperti kayu manis dan berbagai minyak esensial. Gunakan lilin beraroma atau minyak encer dengan air dalam botol semprot, oleskan banyak-banyak.

    Demikianlah cara efektif untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Ikuti langkah-langkah di atas sehingga rumah bersih tanpa gangguan jaring laba-laba. Semoga informasi ini bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Rumah Adem Tanpa AC Meski Cuaca Panas ‘Ugal-Ugalan’



    Jakarta

    Bulan Desember umumnya identik dengan musim hujan. Namun, cuaca panas justru sangat ‘menyengat’, khususnya di sejumlah wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, beberapa hari terakhir.

    Cuaca panas yang ‘ugal-ugalan’ ini dibenarkan oleh Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto. Kondisi ini diprediksi akan terus berlangsung sampai tiga hari ke depan.

    “Rata-rata suhu maksimum ada di 34 hingga 36 derajat Celcius,” ungkap Guswanto, dikutip dari detikHealth, Rabu (20/12/2023).


    Kondisi panas ini tentu akan membuat beberapa aktivitas di rumah menjadi tidak nyaman. Agar hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat rumah kembali adem saat cuaca panas sedang ‘ugal-ugalan’ seperti sekarang.

    Melansir TIME.com, Rabu (20/12/2023), berikut tips membuat rumah adem di saat cuaca panas melanda.

    Pasang Gorden atau Tirai

    Langkah pertama yang kamu lakukan agar rumah tetap adem saat cuaca panas adalah mencegah sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah. Caranya adalah dengan menutup gorden jendela atau memasang tirai penghalang di depan rumah.

    David Wright, seorang arsitek lingkungan solar, menyarankan untuk menggunakan gorden atau tirai anti tembus pandang yang bisa diangkat dan diturunkan. Alternatif lain adalah mengganti kaca jendela dengan kaca berinsulasi atau kaca rendah emisivitas (low-e) yang bisa memantulkan panas secara efektif.

    Letakkan Es Batu di Depan Kipas Angin

    Kipas angin dan AC sangat umum digunakan saat cuaca sedang panas. Kamu bisa menggunakan trik khusus agar kipas angin bisa mengeluarkan udara yang lebih dingin.

    Caranya adalah dengan meletakkan es dalam mangkuk atau kain di depan kipas angin. Jika dipasang dengan sudut yang tepat, udara yang diembuskan oleh kipas angin bisa menjadi lebih dingin dari sebelumnya.

    Buka Jendela saat Malam Hari

    Pada malam hari, udara biasanya akan lebih rendah dibandingkan saat siang hari. Jika lingkungan rumahmu cukup aman, bukalah jendela agar udara malam bisa masuk ke dalam rumah.

    Matikan Lampu saat Tidak Diperlukan

    Alat elektronik, khususnya lampu, akan mengeluarkan panas saat dinyalakan. Nah, karena itu, matikan lampu saat kamu tidak menggunakannya. Dengan begitu, rumah akan menjadi lebih dingin dari sebelumnya.

    Demikianlah beberapa tips membuat rumah lebih adem saat cuaca panas. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Bahaya Air yang Tercemar Tinja Imbas Septic Tank Dekat dengan Sumur



    Jakarta

    Ketersediaan air bersih tentu dibutuhkan di setiap rumah. Jika air bersih tercemar, misalnya tercemar tinja, tentunya bisa menyebabkan berbagai penyakit bagi penghuni rumah.

    Air tercemar tinja ini bisa saja terjadi apabila jarak septic tank dengan sumur air bersih sangat dekat. Idealnya, jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air minum harus 10 meter. Jarak resapan septic tank dengan bangunan atau rumah jaraknya minimal 1,5 meter, dan jarak dengan sumur resapan air hujan minimal 5 meter.

    Akan tetapi, masih ada saja rumah yang memiliki septic tank dengan jarak yang dekat dengan sumber air. Bahkan, dari studi yang dilakukan UNICEF, pada 2022 disebutkan hampir 70% dari 20 ribu sumber air minum rumah tangga yang diuji di Indonesia tercemar limbah tinja.


    Dikutip dari detikHealth, beberapa waktu lalu, Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng menyebut tingginya cemaran air tinja di Indonesia salah satunya dipicu dari lokasi septic tank yang dekat dengan tempat tinggal warga. Pada permukiman padat, septic tank memiliki jarak hanya 2-3 meter dari rumah warga.

    Dekatnya septic tank dengan sumber air bisa membuat air tercemar dengan bakteri Escherichia coli atau E. Coli yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, misalnya infeksi saluran pencernaan. Tak hanya itu, dokter spesialis penyakit dalam dan Konsultan Gastroenterologi-hepatologi dr Kaka Renaldi, SpPD mengungkap bakteri ini bisa menyebabkan beberapa kasus yang berujung fatal terlebih kepada kelompok rentan seperti ibu hamil.

    “Infeksi ini kemudian bisa berkembang dan menyebabkan infeksi selaput otak pada bayi dalam kandungannya, hingga keguguran. Sehingga, pemilihan air dengan seksama disarankan kepada seluruh masyarakat untuk mengadopsi hidup bersih dengan mengonsumsi air minum yang berasal dari sumber yang terlindungi,” ungkapnya beberapa waktu lalu, dikutip dari detikHealth.

    Cara Menghilangkan Bakteri E. Coli pada Air

    Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng mengatakan, untuk menghilangkan bakteri E. Coli pada air bisa dilakukan dengan merebus air atau melakukan penyaringan. Cara ini disebut-sebut bisa menghilangkan risiko cemaran.

    “Air yang direbus mendidih itu aman dan bisa dikonsumsi, air PDAM atau air sumur itu nggak apa-apa kalau direbus,” beber Iqbal.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Air Sumur Tercemar Tinja, Ini Ciri-ciri yang Aman Dikonsumsi



    Jakarta

    Air bersih tentunya dibutuhkan di rumah. Air bersih bisa digunakan untuk berbagai hal, misalnya masak, cuci pakaian, atau dimasak untuk diminum.

    Salah satu hal yang bisa membuat air tercemar adalah jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air. Hal ini memungkinkan air bersih tercemar dengan tinja.

    Nah, untuk memastikan air tidak tercemar, ada ciri-ciri yang bisa diamati. Misalnya, untuk air minum itu tidak berasa, tidak berwarna, hingga tidak berbau.


    Sebagai informasi, apabila air sudah memenuhi syarat air minum, tentunya sudah dipastikan aman untuk digunakan, baik langsung diminum atau digunakan untuk kegiatan lain, misalnya memasak, mencuci, mandi, atau lainnya.

    Untuk air minum, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Dikutip dari website Kementerian Kesehatan, Rabu (20/12/2023), berikut ini adalah syarat-syarat air minum.

    – Tidak berasa

    – Tidak berbau

    – Tidak berwarna

    – Tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya

    – Tidak mengandung logam berat

    Tips Jaga Kualitas Air Bersih

    Untuk menjaga kualitas air bersih, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan, berikut ini caranya.

    – Jarak antara sumber air dengan jamban dan tempat pembuangan sampah minimal 10 meter

    – Sumber mata air harus dilindungi dari bahan pencemar

    – Sumur gali, sumur pompa, kran umum dan mata air harus dijaga bangunannya agar tidak rusak

    – Lantai sumur sebaiknya kedap air (diplester) dan tidak retak, bibir sumur dan dinding sumur harus diplester dan sumur ditutup

    – Ember penampung air dilengkapi dengan penutup dan gayung bertangkai, dijaga kebersihannya

    – Air harus dijaga kebersihannya dengan tidak ada genangan air di sekitar sumber air, dan dilengkapi dengan saluran pembuangan air, tidak ada kotoran, tidak ada lumut, pada lantai/dinding sumur.

    Sementara itu, untuk menjaga agar air tidak tercemar tinja, jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air minum harus 10 meter. Jarak resapan septic tank dengan bangunan atau rumah jaraknya minimal 1,5 meter, dan jarak dengan sumur resapan air hujan minimal 5 meter. Hal ini sesuai dengan SNI 2398:2017.

    Itulah beberapa syarat air minum dan cara menjaga kualitas air di lingkungan. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kipas Angin Tidak Berputar dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kipas angin merupakan alat elektronik yang digunakan untuk menyejukkan udara saat udara sedang panas. Namun, ada kalanya kipas angin rusak dengan baling-baling tidak berputar meskipun mesin masih menyala.

    Kira-kira apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut.

    Penyebab Kipas Angin Tidak Berputar

    Melansir dari Homecare24, Kamis (21/12/2023), kipas angin yang tidak berputar dapat terjadi karena beberapa faktor berikut.


    Motor Kipas Aus

    Penyebab pertama mengapa kipas angin tidak berputar kemungkinan besar karena motor kipas angin yang sudah aus.

    Baling-baling yang Terlalu Kencang

    Penyebab berikutnya ada baling-baling yang terpasang terlalu kencang atau tertekan sehingga tidak dapat berputar dengan bebas.

    Kapasitor sudah Rusak

    Karena pemakaian terus menerus dapat menyebabkan kapasitor dan menjadi rusak. Jika sudah rusak, maka kipas angin tidak dapat berputar.

    Cara Mengatasi Kipas Angin yang Tidak Berputar

    Melansir dari Homecare24, berikut ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kipas angin yang tidak dapat berputar.

    Periksa sumber listrik

    Pastikan bahwa kipas angin sudah terhubung dengan sumber listrik yang stabil. Periksa juga bila ada kerusakan pada kabel atau juga colokan.

    Periksa Motor Kipas

    Kamu dapat membuka bagian belakang kipas kemudian periksa kondisi motor kipas. Cermati kondisinya, jika kamu menemukan kerusakan atau aus pada motor, maka perlu diganti.

    Bersihkan Baling-baling

    Buka pelindung baling-baling kemudian lepas. Bersihkan baling-baling menggunakan lap lembap. Pastikan tidak ada debu dan kotoran yang mengganggu perputaran baling-baling.

    Periksa baling

    Jika baling-baling terlihat terlalu kencang atau tertekan. Kamu bisa melepas baling-baling tersebut kemudian atur ulang posisinya sampai bisa berputar dengan bebas.

    Periksa Kapasitor

    Kapasitor merupakan komponen penting agar baling-baling kipas angin dapat berputar. Jika kapasitor sudah rusak, kamu bisa menggantinya dengan yang baru.

    Bersihkan Motor Kipas

    Jika motor terlihat kotor dan berdebu, bersihkan dengan hati-hati menggunakan kuas atau lap lembut.

    Demikian penyebab kipas angin tidak berputar dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Bahaya! Jangan Buang Kaleng Bekas Obat Nyamuk Cs Sembarang atau Menyesal



    Jakarta

    Ada banyak produk rumah tangga yang dikemas ke dalam kaleng aerosol yang sering kamu temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya obat nyamuk, pewangi ruangan, hairspray, dan lainnya.

    Namun, perlu kamu ketahui bahwa di dalam kaleng aerosol terdapat zat racun yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Maka dari itu, saat kaleng aerosol sudah tidak digunakan lagi, kamu tidak boleh buang sembarangan.

    Lalu, bagaimana caranya untuk membuang limbah kaleng aerosol di rumah dengan benar dan aman? Simak penjelasan berikut.


    Kaleng Aerosol Termasuk Limbah B3

    Melansir dari Arah Enviromental, Kamis (21/12/2023), limbah B3 merupakan jenis limbah yang membahayakan lingkungan dan kelangsungan makhluk hidup karena kandungan senyawa di dalamnya bisa menjadi zat pencemar.

    Beberapa contoh produk aerosol yang mengandung B3 bisa kamu temui pada produk obat serangga, produk cat, produk pengharum ruangan, produk desinfektan dan produk anti kerak.

    Aerosol bebas CFC (Chloro Fluoro Carbon) pun masih mengandung senyawa organik yang mudah menguap. Nah, senyawa ini ternyata berbahaya bagi lingkungan karena bisa merusak ozon. Padahal, penipisan ozon bisa meningkatkan level radiasi sinar UV yang berbahaya bagi kesehatan.

    Bahaya Kaleng Aerosol bagi Lingkungan dan Kesehatan

    Untuk mengelola kaleng aerosol bekas tidak boleh dilakukan sembarangan. Apalagi jika kamu asal membuangnya ke tempat sampah, sisa-sisa senyawa di dalam kaleng bisa mencemari lingkungan.

    Selain membuat lapisan ozon menipis, beberapa produk aerosol juga dapat mempengaruhi kesehatan. Mengutip dari The Environmental Protection Agency, bahan kimia tersebut bahkan membahayakan kesehatan seperti dapat mengiritasi paru-paru, kulit dan mata.

    Di sisi lain, propelan yang digunakan dalam kaleng aerosol bersifat mudah terbakar dan dapat menyebabkan ledakan.

    Cara Membuang Kaleng Aerosol dengan Benar dengan Aman

    Untuk mengurangi bahaya yang mungkin terjadi, maka kaleng aerosol bekas harus dibuang dengan cara yang benar. Melansir dari Universal ECO, Berikut cara yang tepat membuang kaleng aerosol.

    • Pisahkan kaleng aerosol dengan sampah rumah tangga lainnya
    • Perhatikan dan baca bagian belakang setiap kaleng aerosol. Sisihkan setiap kaleng yang mengandung CFC atau bahan kimia berbahaya.
    • Simpan dalam wadah khusus atau kotak kardus di area yang berventilasi baik dan diberikan informasi di plastik sampah agar petugas kebersihan berhati-hati
    • Kocok terlebih dahulu kaleng aerosol yang tidak mengandung CFC atau bahan kimia beracun. Arahkan ujung kaleng di kotak kardus, dengan kaleng 10 sampai 15
    • cm dari bagian bawah kotak. Tekan ujung untuk mengeluarkan isi ke dalam kotak kardus sampai kaleng kosong
    • Buang di fasilitas pengolahan limbah B3 yang sudah disediakan oleh pemerintah atau lingkungan pemerintahan
    • Ingat! Jangan membuangnya begitu saja ke tempat sampah umum, namun buang ke fasilitas pengolahan limbah B3

    Demikian cara membuang kaleng aerosol yang benar dan aman. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Manfaat Jemur Bantal-Guling


    Jakarta

    Menjemur bantal, guling, bahkan kasur ternyata diperlukan. Hal ini dilakukan untuk merawat perlengkapan tidur tersebut.

    Meski terkesan sederhana, ternyata menjemur perlengkapan tidur memiliki banyak manfaat. Salah satunya mencegah tumbuhnya jamur dan tungau yang bisa menyebabkan efek kesehatan pada manusia.

    Dikutip dari BTN Properti, Kamis (21/12/2023), berikut ini manfaat dari menjemur bantal, guling, dan kasur.


    1. Mengurangi Kelembaban

    Kasur, bantal, dan guling merupakan tempat yang rentan menyerap keringat tubuh saat tidur sehingga bisa menjadi lembap. Maka dari itu, perlu menjemur perlengkapan tidur untuk mengurangi kelembaban tersebut.

    Dengan menjemur kasur juga bisa mencegah tumbuhnya jamur dan tungau yang dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan, misalnya alergi, asma, dan iritasi kulit.

    2. Menghilangkan Bau Tak Sedap

    Seiring berjalannya waktu, bantal, guling, dan kasur bisa muncul bau tak sedap karena menyerap keringat, minyak, dan lainnya ketika manusia tidur. Dengan menjemur perlengkapan tidur secara teratur di bawah sinar matahari bisa membantu menghilangkan bau tidak sedap sehingga tidur bisa menjadi lebih nyaman.

    3. Memperpanjang Umur Perlengkapan Tidur

    Menjemur perlengkapan tidur secara teratur bisa membantu mengurangi kelembaban yang bisa merusak bahan perlengkapan tidur. Dengan merawat perlengkapan tidur, misalnya dengan menjemurnya, bisa memperpanjang umur barang sehingga tidak perlu menggantinya.

    4. Menjaga Kesehatan Kulit

    Keringat dan minyak tubuh yang tertinggal di kasur, bantal, dan guling dapat menyebabkan masalah kulit, misalnya jerawat dan iritasi. Dengan menjemur perlengkapan tidur, membantu mengeringkan keringat dan minyak yang ada sehingga dapat meminimalisir masalah kulit akibat penumpukan keringat dan kotoran.

    Itulah beberapa manfaat menjemur perlengkapan tidur. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Metode KonMari dalam Merapikan Barang di Rumah



    Jakarta

    Merapikan barang-barang di rumah merupakan aktivitas yang wajib dilakukan secara rutin. Selain membuat rumah tampak rapi, aktivitas ini mempermudah kita dalam mencari barang sehingga bisa meminimalisasi stres.

    Dalam dunia merapikan barang-barang di rumah, Marie Kondo merupakan salah satu tokoh yang terkenal. Buku pertamanya yang berjudul ‘The Life-Changing Magic of Tidying Up’, Marie membagikan metode khusus dalam merapikan barang-barang di rumah. Metode tersebut dikenal dengan nama ‘KonMari’.

    Apa Itu Metode KonMari?

    Melansir The Spruce, Kamis (21/12/2023), Metode KonMari mendorong orang untuk menyingkirkan barang-barang yang tidak lagi memiliki tujuan atau tidak lagi ‘memicu kegembiraan’. Sebaliknya, metode ini mengajak kita untuk menyimpan barang-barang yang memiliki fungsi spesifik dan makna.


    Metode ini memang cukup kaku sehingga mungkin tidak cocok untuk semua orang dan bisa memakan waktu beberapa bulan untuk menyelesaikannya secara menyeluruh. Selain itu, dalam proses merapikan barang, metode ini mengedepankan ikatan emosional seseorang dan barang-barang yang dimilikinya tersebut.

    Filosofi Marie Kondo menganjurkan untuk memiliki barang-barang yang benar-benar dicintai alih-alih menjadi minimalis sejati yang menyimpan lebih sedikit barang secara keseluruhan.

    Prinsip-Prinsip Merapikan Barang dengan Metode KonMari

    Setelah mengetahui apa itu Metode KonMari, kamu mungkin tertarik untuk melakukannya di rumah. Berikut prinsip-prinsip merapikan barang-barang di rumah dengan Metode KonMari sebagaimana dilansir dari The Spruce, Kamis (21/12/2023).

    Merapikan Seluruh Ruang Sekaligus

    Metode KonMari menekankan pada aktivitas merapikan semua yang ada di rumah sekaligus, bukan dalam langkah-langkah kecil. Kondo mengatakan bahwa dengan merapikan seluruh ruangan sekaligus, kecil kemungkinan kamu untuk kembali ke cara lama yang berantakan.

    Anggaplah kegiatan merapikan seluruh ruangan sekaligus sebagai ‘acara khusus’, bukan sebagai bagian dari pekerjaan rumah tangga. Hal ini awalnya mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu atau bulan. Namun, percayalah, aktivitas merapikan rumah selanjutnya akan menjadi lebih mudah di masa depan.

    Jangan Terpaku pada Penyimpanan

    Bagi Kondo, menyimpan barang dalam tempat penyimpanan barang hanya menciptakan ilusi bahwa masalah kekacauan telah terpecahkan. Tak jarang, tempat penyimpanan yang tertutup hanya digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sebenarnya tidak kita gunakan lagi.

    Dalam Metode KonMari, tempat penyimpanan, seperti lemari dan unit rak, haruslah fungsional untuk gaya hidup dan hanya berisi barang-barang yang kamu sukai dan gunakan.

    Rapikan Berdasarkan Kategori, Bukan Lokasi

    Kondo menekankan untuk merapikan berdasarkan kategori, bukan lokasi penyimpanan barang. Misalnya, kamu menyimpan pakaian di meja rias, lemari, dan tempat penyimpanan di loteng.

    Daripada merapikan setiap area tersebut pada waktu yang berbeda, kumpulkan semua pakaian dan lakukan secara bersamaan. Contoh lain, kamu menyimpan buku di rak ruang tamu, meja kerja, dan lemari pakaian. Untuk merapikannya, kamu perlu mengumpulkan buku-buku tersebut, baru menyimpannya ke lokasi-lokasi tersebut.

    Singkirkan Dulu, Baru Rapikan

    Metode KonMari berfokus pada kegiatan menyingkirkan barang yang sudah tidak memiliki tujuan dan makna. Penyingkiran barang tersebut bisa berupa membuang atau mendonasikannya kepada orang lain.

    Singkirkan barang-barang yang sudah tidak memiliki tujuan dan makna terlebih dahulu. Setelah itu, kamu baru bisa merapikan barang-barang lainnya yang ingin disimpan dan digunakan.

    Pilih Apa yang Harus Disimpan

    Merapikan rumah berarti menyingkirkan beberapa barang bagi banyak orang. Namun, Metode KonMari pada akhirnya memintamu untuk memilih apa yang ingin kamu simpan, bukan apa yang harus kamu buang.

    Peganglah setiap barang yang kamu miliki dan tanyakan pada dirimu apakah barang tersebut memiliki tujuan, makna, dan ‘memicu kegembiraan’. Jika jawabannya ya, simpanlah. Jika tidak, buanglah.

    Kerjakan dalam Urutan Tertentu

    Saat membuang barang, Marie Kondo mengatakan kamu harus mulai dengan barang yang tidak terlalu sentimental atau memiliki ikatan emosional. Barang-barang dalam kategori ini cukup subjektif.

    Bagi beberapa orang, pakaian mungkin tidak terlalu sentimental. Buku, kertas, pernak-pernik, dan kenang-kenangan mengikuti pakaian. Dalam kategori-kategori tersebut, Kondo memberikan perincian lebih lanjut. Misalnya, dalam kategori pakaian, kamu bisa mulai dari atasan, bawahan, jaket, kaus kaki, dan lainnya.

    Rapikan Barang Sendiri

    Kondo mengatakan bahwa merapikan barang di rumah merupakan sebuah proses pribadi. Rapikan barangmu sendiri karena hanya kamu yang akan tahu apakah barang tersebut ‘memicu kegembiraan’ bagimu atau tidak. Dengan kata lain, kamu hanya boleh merapikan barang-barangmu sendiri.

    Hindari pengaruh dari luar yang bisa mempengaruhi pendapatmu terhadap suatu barang. Yang terpenting, kamu tidak boleh membuang barang milik orang lain yang ada di rumah tanpa seizin mereka.

    Demikianlah penjelasan mengenai Metode KonMari dalam merapikan barang-barang di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com