Author: Gak Ganti Gambar

  • Apa Itu Lantai Semen Ekspos? Begini Manfaat, Tips, dan Perawatannya


    Jakarta

    Ada banyak pilihan lantai yang bisa kamu pilih saat membangun rumah, mulai dari keramik, marmer, bahkan semen ekspos. Biasanya semen ekspos digunakan untuk lantai gudang atau pabrik, tetapi sekarang rumah atau kafe bergaya industrial juga memakainya.

    Lantai semen ekspos memberi kesan rumah belum selesai dibuat atau unfinished. Meski tampilannya seperti bangunan belum selesai, gaya ini cukup digemari sebagian masyarakat.

    Apa Itu Lantai Semen Ekspos?

    Mengutip dari Binus University, Selasa (6/8/2024), semen ekspos adalah teknik finisihing yang menggunakan semen saja tanpa cat berwarna dan tanpa acian, sehingga warna semen itu sendiri yang muncul. Adapun warna semen pada umumnya adalah abu-abu, namun ada juga semen yang berwarna putih.


    Tips Aplikasi Lantai Semen Ekspos

    Di sisi lain, CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan ada baiknya lantai semen ekspos ini diaci agar lebih bagus lagi. Kemudian, lantai semen ekspos juga bisa diberi warna tambahan dengan campuran metallic oxide pigmen atau lime-proof colors.

    “(Lantai) semen ekspos itu biasanya (dipakai) orang yang menganut gaya industrial karena biasanya semen ekspos itu dipakai untuk industrial, bangunan gudang, pabrik, itu memang ada kegunaannya, nah sekarang ini banyak yang menggunakan gaya industrial itu diaplikasikan di rumah di antaranya pakai lantai semen ekspos,” kata CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Manfaat Lantai Semen Ekspos

    Aplikasi lantai semen ekspos ini akan menghemat biaya bahan dan tukang, misalnya menghemat pembelian keramik, tegel, ataupun parket. Namun, sebaiknya jika menggunakan konsep ini, dilapisi cairan khusus atau floor hardener untuk langkah akhir.

    Lapisan ini berfungsi agar semen ekspos tahan terhadap gesekan dan mudah dibersihkan. Selain itu juga berfungsi untuk melindungi lantai semen ekspos terhadap kelembaban dan cuaca ekstrem.

    Perawatan Lantai Semen Ekspos

    Namun jangan khawatir, penggunaan lantai semen ekspos ini tetap bisa dipel atau dibersihkan seperti lantai pada umumnya. Akan tetapi, karena kesan lantai ini seperti belum selesai jadinya memang terkesan kurang bersih.

    “(Apa lantai semen ekspos bisa dipel?) bisa, sama seperti lantai pada umumnya saja. Tapi karena mempunyai warna alami dari semen terkesan tidak bersih,” tutur Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki kepada detikcom.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan Lantai Semen Ekspos buat Rumah Industrial


    Jakarta

    Terdapat banyak pilihan lantai yang bisa bikin rumah menawan dan estetik. Salah satu konsep yang cukup unik adalah lantai semen ekspos.

    Bagaimana tidak? Lantai semen ekspos memberi kesan rumah belum selesai karena semennya mastih terlihat. Meski begitu, banyak orang menggemari tampilan rumah bergaya industrial seperti ini.

    Kalau kamu tertarik memiliki lantai semen ekspos di rumah, sebaiknya pahami dulu kelebihan dan kekurangan jenis lantai ini. Berikut ini penjelasan soal lantai semen ekspos menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat.


    Kelebihan

    1. Pengerjaan Cepat

    Pengerjaan lantai semen ekspos biasanya jauh lebih cepat dibanding menggunakan lantai keramik. Sebab, hanya menggunakan semen saja.

    “Pengerjaan lebih cepat terus relatif lebih murah, karena itu kan cuma semen campur pasir mungkin dikasih tambahan aditif supaya pengerjaannya gampang dan di atasnya keras, biasanya pakai floor hardener, kalau untuk industrial biasanya pakai floor hardener juga supaya lebih awet,” kata Taufiq kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Perawatan Lebih Mudah

    Taufiq menyebutkan, salah satu kelebihan lantai semen ekspos itu perawatannya mudah. Contohnya ketika terjadi keretakan berupa retak rambut, maka yang ditambal cukup yang bagian retaknya saja.

    “Kelebihannya lagi kalau misalnya perawatan lebih gampang. Jadi kalau ada retak, ya retaknya itu aja yang ditambal, tapi kalau (lantai) keramik retak ya diganti itu satu keramik, tapi relatif juga maintenance kerusakannya itu,” tutur Taufiq.

    3. Biaya Pemasangan Lebih Murah

    Biaya pemasangan lantai semen ekspos umumnya lebih murah. Sebab, tidak perlu ditambah keramik atau jenis lantai lainnya.

    “Secara budget memang lebih murah, karena nggak perlu beli keramik lagi kan, tinggal diaci, dilicinin,” ujar Taufiq.

    Kekurangan

    1. Kualitas Lantai Tergantung Tukangnya

    Kualitas lantai semen ekspos sangat tergantung dari tukang yang memasangnya. Sebab, bisa saja lantai mudah retak apabila pengerjaannya kurang tepat. Adapun, biasanya lantai jenis ini mengalami retak rambut yang bisa melebar.

    “Mungkin karena dikerjainnya di tempat, kualitas pekerjaannya bisa beda-beda tergantung tukang. Kalau penutup lantai itu kan biasanya sangat bersentuhan dengan rasa, karena diinjak dengan telapak kaki, karena dia bersentuhan dengan telapak kaki, terus juga dengan mata keliatan rata atau nggak. Ya itu pengerjaannya lebih membutuhkan tukang yang benar-benar ahli,” papar Taufiq.

    2. Mudah lembap

    Lantai semen ekspos mudah terasa lembab. Jika terasa lembab, maka akan mempengaruhi kualitas dari lantai semen. Bahkan, bisa menimbulkan keretakan.

    “Lantai semen kalau ada kelembaban, tanah kan lembab, kalau pagi sangat rentan terhadap ruang muka air, biasanya kalau muka airnya naik ya bisa ada kelembaban yang naik. Nah kalau sudah lembab, di udara yang lembab itu terasa lebih lembab kalau semen ekspos,” kata Taufiq.

    Lantai jenis ini juga memang bisa terasa dingin. Hal ini memang cocok untuk rumah di area tropis, namun harus dipertimbangkan kembali jika rumahmu berada di daerah dingin.

    3. Permukaan Keras

    Permukaan lantai semen ekspos memang terasa lebih keras. Hal ini bisa membuat penghuni rumah tidak betah untuk duduk berlama-lama di lantai. Apalagi jika penghuni rumah terjatuh, maka risiko mengalami cedera cukup tinggi.

    Itulah kelebihan dan kekurangan menggunakan lantai semen ekspos. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membuat Lantai Semen Ekspos, Lengkap Langkah-langkahnya



    Jakarta

    Lantai semen ekspos merupakan ciri khas rumah bergaya industrial memberikan kesan estetik meski tampak belum selesai atau unfinished look. Jenis lantai satu ini memang bisa menjadi opsi menguntungkan buat pemilik rumah, lho.

    Sebab, lantai semen ekspos mempunyai daya tahan yang cukup lama dibanding dengan lantai lainnya. Lalu, harga pemasangan lantai ini juga lebih menghemat biaya dibandingkan pasang keramik.

    Lantas, bagaimana cara membuat lantai semen ekspos ya? Yuk, simak penjelasan berikut ini menurut ahlinya.


    Menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat hal pertama yang harus dilakukan itu melakukan pemerataan tanah. Selanjutnya baru dicor menggunakan beton.

    “Jadi kalau yang umum biasanya tanah diratain dulu, tanah itu harus rata dan padat. Syarat wajibnya itu, tanah harus padat dan rata,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Setelah tanah padat, selanjutnya dicor dengan beton. Tujuannya agar lantai rata. Adapun campuran pada beton ini ada pasir, batu kerikil, dan semen.

    Batu kerikil itu berfungsi agar lantai rumah semakin keras. Setelah dicor beton, barulah lantai diaci dengan menggunaka campuran semen dan air.

    “Setelah itu baru bisa difinish, difinishnya bisa diaci, diaci dikasih semen lagi, laburan semen dan air aja nggak usah pake pasir, nah itu baru digosok sampai beberapa kali supaya dapat hasil yang bagus,” tuturnya.

    Taufiq juga menambahkan ada baiknya jika menggunakan lantai jenis ini dilakukan leveling atau perbedaan tinggi lantai. Hal ini untuk mencegah adanya air tergenang di lantai tersebut.

    Senada, Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Rizki juga menuturkan tanah yang digunakan untuk membuat lantai semen ekspos harus dipadatkan terlebih dahulu. Ia pun menjabarkan proses pembuatan lantai semen ekspos, yaitu:

    1. Padatkan tanah
    Ketika dipadatkan, pastikan ketebalannya sekitar 3-5 cm menggunakan pasir.

    2. Beton lantai

    Tanah yang sudah padat kemudian dibeton. Adapun tebal cor beton berkisar 6-9 cm.

    3. Plester semen

    Untuk plester semen, gunakan pasir extra beton untuk plester acian lantai. Lalu, gunakan kawat ayam untuk dipasang di atas lantai. Maka hasil plesteran dipastikan rata.

    4. Mengaci semen

    Untuk mengaci semen dapat menggunakan semen biasa/semen acian instan/semen acian portland. Lalu gunakan lem sebagai bahan campuran acian. Selanjutnya, lantai acian sudah siap digunakan.

    Itulah cara membuat lantai semen ekspos. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis Pipa Ini Cocok buat Wastafel Dapur, Bisa Cegah Bau Tak Sedap


    Jakarta

    Menjaga kebersihan dan merawat rumah penting agar penghuni merasa nyaman dan rumah tidak cepat rusak. Termasuk saluran air atau pipa di rumah perlu diperhatikan, misalnya wastafel dapur.

    Pipa yang satu ini jangan sampai tidak dirawat karena bisa menimbulkan bau tidak sedap. Biasanya bau disebabkan saluran air yang mampet, sehingga kotoran mengendap dan tidak terbuang dengan baik.

    Oleh karena itu, pemilihan jenis pipa untuk wastafel dapur tidak boleh sembarangan. Salah satu jenis pipa yang disarankan adalah yang berbentuk pipa P Trap.


    Pipa P trap adalah saluran pembuangan air di bawah wastafel dapur. Bentuknya berbeda dengan lengkungan pipa biasa karena pipa P trap, lengkungannya hanya di bagian depan lalu kemudian lurus.

    Ternyata bentuknya ini banyak kegunaannya untuk saluran air di rumah. Dikutip dari Housing, Rabu (6/8/2024), berikut beberapa fungsi dan kelebihan pipa P trap pada wastafel dapur.

    Kelebihan Pipa P Trap

    1. Mencegah Gas Masuk ke Rumah

    Setiap lubang di rumah, terutama saluran pembuangan dapat menimbulkan gas yang tidak bagus untuk kesehatan. Mulai dari sakit kepala, pusing, dan masalah kesehatan lainnya.

    Dengan pipa P trap yang bentuknya lurus, melengkung, kemudian lurus lagi, dapat mengunci gas saluran pembuangan di dalam pipa.

    2. Mencegah Penyumbatan Pipa

    Biasanya saat mencuci bahan makanan atau alat masak dan makan, ada sisa makanan atau benda keras masuk ke saluran air. Dengan pipa P trap, kotoran tersebut dapat dibuang sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pipa.

    3. Tidak Menimbulkan Bau Tidak Sedap

    Bau tidak sedap biasanya muncul karena ada pengendapan di dalam pipa atau kebocoran gas saluran pembuangan. Asal pemasangan pipa P trap benar dan tidak ada kebocoran, bau tidak sedap tidak akan pernah tercium dari wastafel dapur.

    Kekurangan Pipa P Trap

    Meskipun pipa P trap kegunaannya cukup bagus, tetapi apabila tidak dirawat atau pemasangannya tidak benar, bisa menyebabkan hal berikut.

    1. Penyumbatan

    Pipa P trap yang tersumbat biasanya karena ada kotoran atau benda asing yang menumpuk. Bisa dari rambut, sisa sabun, atau sisa makanan.

    Meskipun pipa P trap memiliki aliran untuk membuang benda padat, tetapi sebaiknya jangan langsung dibuang ke saluran. Jika pipa sudah tersumbat kamu bisa menggunakan penyedot atau membongkar pipa P trap untuk dibersihkan.

    2. Korosi

    Air bisa menyebabkan korosi pada logam apalagi yang sudah tercampur sabun dan minyak. Maka dari itu, hindari pipa P trap berbahan baja. Ganti dengan jenis bahan seperti PVC atau tembaga.

    PVC permukaannya keras walaupun dari plastik sehingga tidak akan berkarat. Sementara itu, tembaga juga tahan terhadap karat.

    3. Kebocoran

    Kebocoran pada pipa P trap bisa disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pemasangan yang kurang tepat, korosi pada pipa sehingga ada bagian yang rusak, atau pipa longgar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Keramik Lantai Rumah, Ini Ciri-ciri dan Keunggulannya


    Jakarta

    Lantai merupakan salah satu bagian rumah yang mencolok. Ke mena pun kita pergi, tentu akan menginjak lapisan lantai. Kebanyakan rumah-rumah di Indonesia pun melapisi lantai dengan keramik.

    Terdapat banyak jenis keramik yang bisa kamu pilih. Setiap jenis keramik memiliki cirikhas dan keunggulannya masing-masing.

    Lantas, apa saja jenis keramik dan seperti apa cirinya? Simak ulasan berikut ini yang dikutip dari Mulia Ceramic, Rabu (6/8/2024).


    Jenis-jenis Keramik

    1. Keramik Porselen

    Keramik porselen memiliki tekstur yang mengkilap karena terbuat dari bahan tanah liat putih dan dilapisi kaca pada permukaannya. Selain putih, keramik ini juga ada warna abu-abu dan keramik ini juga memiliki jenis doff porselen. Tetapi jenis ini umumnya sering dipakai pada teras dan kamar mandi.

    2. Keramik Marmer

    Keramik marmer memberikan kesan alami karena bahannya dari batu alam dan mineral yang solid dan memberikan kesan natural sehingga cocok untuk dipadukan dengan material kayu. Selain itu, perawatan cukup mudah hanya dengan lap dan campuran air sabun. Keramik ini juga berfungsi untuk lantai kamar mandi dan tergolong keramik yang mudah dirawat.

    3. Keramik Semen

    Keramik semen tergolong cukup kuat dan sering dipakai untuk pabrik dan garasi rumah. Bahan ini memiliki ketahanan yang awet dan dinilai efektif dengan biaya pemasangan yang cukup murah. Keramik semen ini direkomendasikan untuk memperkaya tekstur dan desain.

    4. Homogeneous Tile

    Keramik yang biasa disebut homogeneous tile biasanya dipakai untuk kamar mandi karena memiliki ketahanan kondisi ubin yang mampu tidak terangkat karena dorongan air dari bawah tanah. Ketahanannya bisa sampai 450 kilo newton dan kuat pijakannya

    5. Keramik Andesit

    Keramik andesit sangat tahan cuaca dan tidak berpotensi jamuran atau lumut yang dapat menyebabkan ruangan lembap. Bahan andesit ini sangat cocok untuk area garasi dan ruangan outdoor.

    6. Keramik Motif Kayu

    Keramik motif kayu terbuat dari material yang memiliki motif seperti kayu yang dapat mempercantik hunian kamu. Sebab material kayu asli itu membutuhkan perawatan yang ekstra karena akan menghadapi cuaca yang ekstrem dan membuat bahan kayu mudah lapuk dan tidak awet.

    Oleh karena itu, keramik motif kayu ini bisa menjadi opsi.

    7. Keramik Granit

    Keramik granit memiliki desain yang terbuat dari bahan alami ini mudah ditemukan dan biayanya sangat terjangkau. Keramik jenis ini memberikan kesan natural dan dapat diterapkan pada dinding.

    8. Keramik Kaca

    Keramik kaca memberikan nuansa cerah dan kemilau dan sering diterapkan pada area kamar mandi maupun ruangan dapur.

    9. Keramik Motif Mozaik

    Keramik motif mozaik kedap terhadap air dan memiliki kepadatan pijakan yang tinggi sehingga saat cocok untuk area kamar mandi. Motif mozaik memiliki lapisan kaca tanpa glasir.

    10. Keramik Digital Printed

    Keramik digital printed sangat modern karena menggunakan metode printing sehingga mudah untuk dicari motif yang sesuai dengan kekinian. Keramik ini cocok diaplikasikan di ruang tamu maupun teras depan rumah.

    Nah, itulah informasi tentang tips, jenis keramik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin bangun rumah dan sulit untuk memutuskan jenis keramik.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Pipa Wastafel Bocor di Rumah? Segera Atasi Pakai Cara Ini


    Jakarta

    Terkadang ada saja kerusakan di sekitar rumah seperti masalah pipa wastafel bocor. Masalah ini cukup menjengkelkan karena membuat lantai rumah menjadi basah.

    Namun, tenang saja, ada banyak cara untuk mengatasi pipa wastafel bocor. Tanpa perlu tukang pun kamu bisa mengatasi masalah ini sendiri, lho.

    Lantas, bagaimana caranya? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari HomeServe, Selasa (6/8/2024).


    Cara Atasi Pipa Wastafel Bocor di Rumah

    1. Selotip Fiber

    Kamu bisa menambal pipa air wastafel bocor menggunakan selotip fiber. Pastikan sudah membersihkan area bocor pada pipa sebelum ditambal menggunakan selotip fiber.

    Lalu, jangan dulu nyalakan air tapi tunggu 15 menit sampai selotip tersebut betul-betul merekat dengan sempurna. Bila bocornya sedikit, selotip fiber ini bisa jadi solusi jangka panjang.

    2. Dempul Epoksi

    Untuk kebocoran pipa yang cepat dan mudah bisa menggunakan dempul epoksi pada pipa yang rusak. Setelah diaplikasikan, dempul epoksi akan mengeras menjadi permukaan padat, secara efektif menyegel kebocoran kecil di dalam pipa.

    Meskipun kebocoran yang lebih besar akan membutuhkan solusi yang lebih komprehensif. Setelah menemukan tempat yang tepat di mana pipa bocor, siapkan area tersebut dengan menyeka sisa kelembapan dengan handuk kering. Kemudian, haluskan kerusakan atau karat di sekitar area yang terkena dengan amplas.

    3. Selongsong Karet dan Jepitan

    Selain itu, kamu bisa pakai tambalan gasket karet dan penjepit yang berfungsi untuk menutup bagian pipa yang rusak dengan rapat. Barang ini tersedia di toko perangkat keras lokal mana pun, tetapi pastikan membeli selongsong dengan ukuran yang benar dan tahan bocor.

    Jika tidak, segel Anda tidak akan sekencang yang seharusnya, dan kebocoran akan tetap ada. Sejajarkan paking dengan bagian pipa yang rusak. Kemudian, letakkan di atas lubang agar kebocoran tertutup seluruhnya.

    Tempatkan klem di sekitar pipa sehingga pas di atas gasket. Kemudian, mirip dengan klem selang, kencangkan baut yang disertakan di bagian luar klem. Pastikan untuk mengencangkan baut sepenuhnya untuk keamanan maksimum.

    4. Sambungan Pipa

    Solusi perbaikan yang disebutkan di atas umumnya dianggap sebagai perbaikan sementara. Nah, untuk perbaikan yang lebih permanen, bisa dengan memasang sambungan pada pipa.

    Sambungan yang dimaksud adalah sambungan kedap air yang menghubungkan dua buah pipa. Sebelum membelinya, pastikan ukuran dan diameternya sama dengan pipa Anda saat ini dan bahannya sama, seperti PVC, tembaga, dll.

    Ukur sambungan dan tandai pengukuran pada pipa menggunakan spidol. Kemudian, gunakan pemotong pipa untuk menghilangkan bagian pipa yang rusak.

    Kamu dapat menggunakan gergaji besi. Namun, kamu akan mendapatkan potongan yang jauh lebih bersih dan akurat dengan menggunakan pemotong pipa. Dari sana, geser sambungan ke ujung pipa.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Pipa P-Trap? Ini Cara Kerja, Fungsi, dan Perawatannya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat pipa untuk saluran pembuangan yang melengkung-lengkung di rumah? Walau terlihat seperti jaringan pipa yang rumit, lengkungan tersebut disebut P-trap atau yang sering disebut sebagai ‘leher angsa’ oleh para ahli tukang ledeng.

    P-trap berperan penting dalam sistem pembuangan air rumah. Apalagi untuk mencegah bau tidak sedap dari saluran pembuangan.

    Lantas, apa itu p-trap dan bagaimana cara kerja hingga perawatannya? Simak penjelasan berikut ini ya.


    Apa Itu P-Trap?

    Melansir situs Sierra Air Conditioning & Plumbing, Selasa (6/8/2024), p-trap merupakan bagian pipa PVC yang memiliki bentuk seperti huruf U terbalik yang biasanya terpasang di bawah wastafel atau saluran pembuangan lainnya di rumah. Bentuknya yang mirip dengan huruf P terbalik inilah yang memberi nama pada perangkap ini.

    P-trap memiliki dua ujung yang terhubung ke pipa pembuangan. Sesuai namanya, p-trap membentuk perangkap yang mencegah gas kloaka beracun naik kembali melalui saluran pembuangan ke dalam ruangan.

    Cara Kerja P-Trap

    P-trap terdiri dari tikungan berbentuk U yang menyaring air limbah saat memasuki sistem perpipaan. Perangkap ini terhubung ke wastafel, bak mandi, dan pancuran dengan tikungan berbentuk huruf J di salah satu ujungnya dan keluar ke sistem drainase.

    Melansir Oatey, tikungan pada p-trap mengumpulkan air dalam kurva, menciptakan segel air berukuran 1,5 inci hingga 2 inci di bendung, mencegah gas dan bau saluran pembuangan masuk ke dalam rumah.

    Bendung adalah tikungan atas p-trap tempat mengalirnya air yang kemudian masuk ke dalam tabung dinding. Dengan setiap penggunaan perlengkapan, air limbah baru mengalir melalui p-trap, menggantikan air lama dalam kurva dengan air segar.

    P-trap juga mengumpulkan kotoran agar tidak masuk ke dalam sistem drainase. Bentuknya yang menyerupai huruf U menangkap endapan dan mencegahnya masuk ke saluran pembuangan.

    Fungsi P-Trap

    Salah satu fungsi utama dari p-trap adalah untuk menjaga agar bau tidak sedap dari gas kloaka tetap terperangkap di dalam sistem pembuangan air sehingga tidak tercium di dalam ruangan.

    Saat air mengalir melalui saluran pembuangan, sejumlah air akan tetap terjebak di dalam lipatan U p-trap setelah keran ditutup. Air inilah yang menjadi penghalang bagi gas kloaka untuk naik kembali melalui saluran pembuangan.

    Cara Merawat P-Trap

    Meski terlihat sepele, p-trap membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang tepat. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah p-trap menjadi kering, terutama jika saluran pembuangan jarang digunakan.

    Hal ini bisa menyebabkan bau tidak sedap dari gas kloaka naik kembali ke dalam ruangan. Untuk mencegah hal ini, penting untuk menjaga agar air selalu mengalir melalui saluran pembuangan secara teratur.

    Demikianlah penjelasan lengkap mengenai p-trap. Dalam dunia perpipaan, p-trap memegang peran krusial dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam rumah.

    Dengan memahami peran dan fungsi p-trap, kamu bisa menjaga agar sistem pembuangan air rumah tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari masalah bau yang tidak sedap. Semoga informasinya bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tipe Lantai Garasi yang Kuat dan Tahan Lama


    Jakarta

    Garasi atau carport adalah area yang dibutuhkan di rumah untuk memarkir kendaraan bermotor. Meski garasi memiliki struktur yang sama dengan rumah pada umumnya, membuat lantai garasi nggak boleh sembarangan, lho.

    Sebab, lantai garasi akan menahan beban berat dan gesekan dari kendaraan. Oleh karena itu, lantai garasi akan memerlukan lantai khusus untuk membantu pekerjaan tersebut.

    Kalau kamu belum tahu lantai seperti apa yang harus kamu pakai untuk garasi, simak tips berikut ini ya.


    Lantai Terbaik untuk Garasi di Rumah

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, dalam arsitektur modern saat ini, ruangan garasi rumah sudah bukan lagi dianggap sebagai tempat yang kotor. Maka dari itu, pilihan lantai yang tersedia untuk garasi juga cukup banyak. Namun, Denny menyarankan agar bahan lantai yang digunakan itu harus bertekstur dan tahan gores.

    “Arsitektur modern yang saat ini tidak lagi menilai garasi sebagai tempat yang kotor. Karena masyarakat tentunya menggunakan garasi sebagai tempat mobil-mobil terbaik mereka. Jad biasanya semakin baik mobilnya semakin bersih juga garasinya. Itu satu hal, tapi kalau kita bicara bagaimana lantai garasi yang baik itu terus terang memang banyak pilihan. Satu hal yang pasti yaitu bahan lantai itu harus scratch proof,” tutur Denny kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    “Jadi kalau misal kita pakai granit tiles atau keramik, sudah banyak di pasaran keramik-keramik yang scratch proof terhadap gesekan ban mobil. Karena gesekan ban mobil itu bisa sangat mudah sekali menggores granit atau penutup lantai yang dipakai di dalam garasi, jadi harus yang durable atau tahan gores,” tambahnya.

    Bila kamu masih penasaran, berikut ini ada beberapa saran bahan lantai garasi yang sudah diurutkan berdasarkan harga yang paling murah.

    1. Lantai Batu Alam (Batu Andesit)

    old stone texture photo Ilustrasi batu andesit. Foto: Getty Images/Fian Cahyo Dwi Prasetyo

    Menurut Denny, bahan lantai yang terbaik untuk digunakan di garasi adalah batu alam atau batu andesit. Alasannya adalah karena batu andesit memiliki sifat permukaan yang kesat dan bertekstur, sehingga batu andesit sangat cocok dijadikan sebagai lantai garasi.

    “Beberapa pilihan yang bisa dipakai misalnya, yang paling murah itu batu alam atau andesit. Itu bisa dipakai untuk lantai garasi, selain karena kesat, kalau tergores juga tidak akan terlalu kelihatan karena dia juga bertekstur,” kata Denny.

    Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa tekstur permukaan dari bahan lantai yang dipakai untuk garasi itu sangat penting. Hal arena banyak orang yang memang sengaja membuat garasi mereka sedikit miring, sehingga lantai yang bertekstur ini akan membantu gaya gesek ban mobil supaya tidak mudah tergelincir.

    “Bertekstur ini juga penting karena biasanya orang itu kalau bikin garasi agak miring sedikit, jadi tekstur ini memberikan gesekan terhadap ban,” jelasnya.

    2. Lantai Granit Bertekstur

    Jenis bahan lantai yang kedua adalah lantai granit atau keramik granit (granit tiles). Lebih jelasnya, Denny menyarankan untuk menggunakan bahan lantai granit yang memiliki permukaan bertekstur.

    “Yang kedua adalah granit tiles. Granit tiles ini pilihannya banyak sekali, dari mulai yang bertekstur hingga yang di polish. Cuma untuk garasi, tentu harus pakai material yang bertekstur,” kata Denny.

    3. Lantai Granit Bakar

    Granite Stone Floor BackgroundGranite Stone Floor Background Foto: Getty Images/iStockphoto/kool99

    Bila kamu ingin menggunakan lantai paling mewah, lantai granit bakar ini sangat cocok bagi kamu.

    “Yang paling mahal ada namanya granit bakar, karena granit bakar punya lebar yang cukup besar. Banyak garasi yang pakai granit bakar 1 kali 2 meter,” ujarnya.

    Bolehkah Menggunakan Beton Cor Saja Untuk Lantai Garasi?

    Menurut penjelasan Denny, penggunaan beton cor sebetulnya tidak akan menjadi masalah yang begitu besar. Namun, perlu kamu ketahui bahwa seiring berjalannya waktu beton ini akan melalui proses yang disebut dengan muai susut, dimana beton tersebut lama kelamaan akan retak dan rusak.

    “Kalau lantai beton gak masalah, tapi seiring waktu ada proses muai susut yang bakal membuat beberapa retakan pada coran beton itu,” jawab Denny.

    Itu dia beberapa tips cara memilih bahan lantai yang cocok untuk garasi di rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Penyebab Ada Semut di Rumah dan Tempat Persembunyian yang Disukainya



    Jakarta

    Semut adalah serangga kecil yang biasa ditemukan berkerumun pada suatu objek atau tempat. Hewan kecil ini mudah ditemukan di rumah, baik rumah dalam kondisi bersih ataupun kotor. Hewan kecil ini selalu bisa menemukan sumber makanan dan tanpa disadari sudah berkerumun di suatu tempat, salah satunya di sekitar makanan. Sebenarnya selain makanan, ada banyak penyebab semut datang.

    Masalahnya, kehadiran semut terkadang mengganggu karena mereka menargetkan makanan yang sebenarnya masih layak dimakan. Apabila sudah menjadi santapan semut, makanan tersebut harus dibersihkan dahulu atau parahnya harus dibuang.

    Jika kamu tidak menyukai kehadiran semut, maka kamu harus mengetahui lokasi yang disukai semut atau tempat persembunyiannya.


    Mengutip dari Natural Green System, Rabu (7/8/2024), para ahli mengatakan semut mudah ditemukan apabila di rumah terdapat sumber makanan, tempat lembab, dan celah-celah persembunyian yang terlindung seperti di bawah tempat penyimpanan, di bawah lantai, dan di dinding.

    Penyebab Semut Datang ke Rumah

    Dikutip dari detikBali, berikut beberapa penyebab adanya semut di rumah.

    1. Dinding retak atau lantai berlubang merupakan tempat paling disukai semut untuk membangun sarang.
    2. Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap, yang membuat semut-semut di dalam tanah akhirnya keluar untuk mencari tempat kering.
    3. Sisa makanan di atas meja atau jatuh ke lantai.
    4. Makanan atau minuman manis yang dibiarkan terbuka.
    5. Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat lebih sejuk.
    6. Kondisi rumah dalam keadaan kotor dengan banyaknya sampah, sisa makanan berserakan, hingga bangkai hewan membuat semut datang.

    Nah, itulah penyebab masuknya semut ke dalam rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 5 Bahan Dapur Ini Bisa Usir Semut Secara Alami di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan semut terkadang bisa mengganggu, apalagi kalau jumlahnya banyak. Meski tidak berbahaya, serangga satu ini suka mengerubungi makanan di rumah.

    Semut menggunakan indra penciumannya untuk mencari makanan. Kalau kamu ingin mengusir semut, kamu bisa coba membuat mereka tidak nyaman lewat aroma, lho.

    Ada berbagai bahan dapur dengan aroma yang khas yang dapat kamu gunakan untuk mengusir semut secara alami. Yuk, cek apa saja bahan dapurnya berikut ini.


    Bahan Dapur yang Bisa Usir Semut

    1. Lada Hitam

    Bahan dapur pertama yang mengganggu penciuman semut adalah lada hitam. Taburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut dan di dekat sarang-sarang semut. Kalau tidak punya lada hitam, bisa pakai bubuk cabai rawit.

    2. Cuka

    Cuka juga memiliki aroma menyengat yang tidak disukai semut. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama, lalu bersihkan. Aroma yang kuat dan tajam akan membunuh dan mengusir semut yang akan datang.

    3. Bubuk Soda Kue

    Selanjutnya, bubuk soda kue bisa dicampurkan dengan madu dan air. Taruh di tempat yang biasa kamu lihat semut berkumpul, bisa juga semprotkan campuran ini pada kapas lalu tinggalkan saja.

    4. Jeruk dan Lemon

    Untuk kamu yang suka mengonsumsi buah jeruk dan lemon, sebaiknya jangan buang kulitnya. Taruh saja di tempat yang biasanya ada semut. Dilansir dari Planet Natural, Rabu (7/8/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut.

    5. Bubuk Kopi

    Dikutip dari Pest Pointers, kamu bisa menaburkan bubuk kopi di tempat yang biasa kamu temui, misalnya di taman atau bagian luar rumah. Sebab, semut tidak menyukai bau kopi.

    Itulah beberapa bahan dapur yang tidak disukai semut. Selamat mencoba!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com