Author: Gak Ganti Gambar

  • Saya Punya Rumah di Atas Lahan Kereta Api, Bisakah Dapat Surat Legalitas?



    Jakarta

    Pertanyaan

    Saya membangun rumah di tanah rel kereta api, dan sekarang ini saya butuh modal usaha dan saya berniat menjaminkan rumah dan tanah saya, namun saat ini saya tidak memiliki surat di atas tanah tersebut sehingga kesulitan mendapatkan pinjaman. Bagaimana status kepemilikan tanah dan bangunan saya di areal kereta
    api, dapatkah saya memiliki surat-surat di atas tanah tersebut?

    Arista
    Pembaca detikProperti

    Jawaban

    Menanggapi pertanyaan di atas, dengan ini kami sampaikan bahwa Pemerintah telah melarang membangun dan/atau memiliki pemukiman diareal tanah milik perkeretaapian sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 178 ayat (1), dan yang berbunyi “Setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang pada jalur kereta api yang dapat mengganggu pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api”


    Sementara itu, UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pasal 140 berbunyi sebagai berikut, ;Setiap orang dilarang membangun perumahan dan/atau permukiman di tempat yang berpotensi dapat menimbulkan bahaya bagi barang ataupun orang, sehingga ditegaskan bahwa yang dimaksud dengan tempat
    yang berpotensi dapat menimbulkan bahaya: antara lain adalah sempadan rel kereta api, bawah jembatan, daerah saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET), daerah sempadan sungai (DSS), daerah rawan bencana, dan daerah kawasan khusus militer.

    Bahwa terkait permasalahan yang disampaikan, dapatkah memiliki surat-surat di atas tanah/bangunan di sekitar kereta api, dengan ini kami sampaikan masyarakat tanpa terkecuali, tidak dapat memiliki tanah atau surat di atas lahan Kawasan perkeretaapian mengingat bidang tanah tersebut milik PT. Kereta Api Indonesia. Kami memahami kondisi yang terjadi pada subjek penanya, akan tetapi karena beberapa hal yang di perhatikan apabila masyarakat memilih mendirikan permukiman liar di sempadan rel kereta api dipandang dari segi keamanannya permukiman yang berada di sempadan rel kereta api sangat terancam, karena tidak jarang kereta melewati rel yang masih aktif untuk melintasi rel tersebut sangatlah membahayakan dan dapat mengancam keselamatan nyawa seseorang.

    Demikian yang dapat kami sampaikan

    Muhammad Rizal Siregar, S.H,. M.H

    SIREGAR & CO

    Pengacara dan Pakar Hukum Properti

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bentuk dan Jumlah Lubang Colokan Listrik Berbeda di Tiap Negara?


    Jakarta

    Stop kontak atau colokan listrik biasanya ditemukan di dinding rumah. Bentuknya berlubang untuk mencolok steker alat elektronik.

    Nah, ada banyak jenis colokan listrik yang tampilannya berbeda-beda. Bahkan, bentuk colokan bisa berbeda di setiap negara, lho.

    Dari bentuk, jumlah, hingga letak lubang sangat variatif. Jadi kalau kamu travelling ke luar negeri, harus siap sedia adaptor colokan.


    Namun, kenapa bisa berbeda ya? Simak jawabannya berikut ini, dikutip dari The Conversation, Rabu (28/8/2024).

    Kenapa Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda?

    Sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.

    Setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

    Jenis-jenis ColokanJenis-jenis Colokan Foto: Lightning Bug Electric

    Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

    Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

    Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

    Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

    Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

    Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

    Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan.

    Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

    Itulah alasan kenapa bentuk colokan atau stop kontak listrik bisa berbeda di tiap negara. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Jenis Colokan Listrik, Ternyata Ini Bedanya


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya mempunyai serangkaian alat elektronik, mulai dari kulkas, TV, hingga lampu. Nah, ada komponen kecil yang penting banget buat menyalakan alat elektronik, yaitu stop kontak listrik atau juga disebut colokan.

    Ternyata ada banyak jenis colokan listrik, lho. Jenis colokan yang dipakai bisa berbeda berdasarkan negara tempat kamu berada ataupun kapasitas listrik yang dibutuhkan.

    Saat memilih stop kontak untuk rumah, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan daya perangkat dan sesuaikan dengan jenis sirkuit yang ada.


    Lalu, apa saja jenis-jenis colokan listrik? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Kapasitas Listrik

    Jenis stop kontak dibedakan berdasarkan tingkat keamanannya. Melansir situs Just Energy, Rabu (28/8/2024), berikut jenis-jenis stop kontak yang perlu kamu ketahui.

    1. Stop Kontak 15 Ampere

    White Electrical Outlet and Wall Plate at the white wallWhite Electrical Outlet and Wall Plate at the white wall Foto: Getty Images/iStockphoto/JaysonPhotography

    Stop kontak jenis ini merupakan standar umum dengan dua slot paralel. Stop kontak jenis ini seringkali digunakan untuk perangkat sehari-hari, seperti lampu baca dan peralatan ringan lainnya.

    2. Stop Kontak 20 Ampere

    Memiliki arus listrik sebesar 20 Ampere, stop kontak ini sangat ideal digunakan untuk peralatan dapur berat. Perlu diingat, pemasangan stop kontak ini harus pada sirkuit 20 Ampere pula untuk mencegah terjadinya risiko kebakaran.

    3. Stop Kontak GFCI

    A new GFCI electrical outlet.A new GFCI electrical outlet. Foto: Getty Images/skhoward

    Stop kontak GFCI (ground fault circuit interrupter) menawarkan perlindungan terhadap bahaya air dengan memutus aliran listrik saat mendeteksi lonjakan arus sehingga sangat cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban.

    4. Stop Kontak AFCI

    Stop kontak AFCI (arc fault circuit interrupter) berbentuk mirip dengan GFCI. Colokan ini dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mengidentifikasi bahaya listrik dan mematikan aliran listrik saat terdeteksi masalah, seperti overheating.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Negara

    Selain itu, sudah menjadi informasi umum bahwa setiap negara memiliki jenis stop kontak yang berbeda-beda. Ada berbagai jenis stop kontak, mulai dari tipe A hingga tipe O.

    Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

    Mengutip dari Lightning Bug Electric, berikut adalah stop kontak dan gaya steker standar umum di dunia.

    Tipe A – Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan Meksiko

    Tipe B – Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko

    Tipe C – banyak digunakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Selatan

    Tipe D – India

    Tipe E – Belgia, Ceko, Prancis, Polandia, dan Slowakia

    Tipe F – Umumnya digunakan di Eropa dan Rusia

    Tipe G – Banyak digunakan di Jazirah Arab dan Inggris, serta di Irlandia, Malaysia, Malta, dan Singapura

    Tipe H – Israel, Jalur Gaza, dan Tepi Barat

    Tipe I – Australia, Argentina, Cina, dan Selandia Baru

    Tipe J – Hanya digunakan di Liechtenstein dan Swiss

    Tipe K – Hanya digunakan di Denmark dan Greenland

    Tipe L – Hanya digunakan di Chili dan Italia

    Tipe M – Hanya digunakan di Afrika Selatan

    Tipe N – Pilihan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk steker universal standar. Terutama digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

    Tipe O – Hanya digunakan di Thailand

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Begini Penempatan Colokan Listrik Sesuai Ruangan


    Jakarta

    Letak atau stop kontak atau colokan listrik cukup penting untuk menunjang aktivitas di rumah. Jangan sampai kamu kerepotan cari colokan karena posisinya terlalu jauh dari jangkauan.

    Bagi kamu yang sedang bangun rumah atau baru beli rumah, ini saat yang tepat buat pasang stopkontak yang strategis. Letak stop kontak yang ideal bisa berbeda-beda berdasarkan ruangan.

    Lalu, di mana penempatan colokan listrik yang tepat sesuai ruangan? Berikut penjelasannya dikutip dari Horizon Services, Rabu (28/8/2024).


    Penempatan Colokan Listrik Sesuai Ruangan

    1. Ruang Keluarga

    Ruang keluarga adalah biasanya membutuhkan banyak colokan listrik. Misalnya untuk TV, video game, hingga layanan internet. Pertimbangkan posisi stop kontak di tengah setiap dinding, dan sudut ruangan.

    Apa kamu akan memasang TV? Pastikan untuk memasang stop kontak lebih tinggi di dinding untuk mengurangi kekacauan kabel.

    2. Kamar Tidur

    Sebaiknya pasang colokan listrik di sisi tempat tidur. Kemungkinan kamu akan membutuhkan colokan yang mudah dijangkau dari tempat tidur untuk mengisi daya HP, lampu, dan perangkat lainnya.

    3. Kamar Mandi

    Letakkan stop kontak di dekat meja kamar mandi untuk mencegah tersandung kabel. Pastikan juga stopkontak jauh dari jangkauan shower atau bak mandi untuk mencegah terkena cipratan air.

    4. Dapur

    Dapur sebaiknya memiliki stopkontak yang ditempatkan dengan jarak sekitar 60 cm sepanjang meja dapur. Kamu bisa menempatkan stop kontak listrik di atas lemari, bawah lemari, atau di dinding tempat memasang peralatan elektronik.

    5. Ruang Kerja

    Penempatan stop kontak sangat penting saat merencanakan kantor atau ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk menempatkan stop kontak di sepanjang setiap dinding agar kamu bisa fleksibel dalam menempatkan furniture.

    Itulah beberapa cara menempatkan stop kontak listrik di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Buang Air Panas ke Saluran Air, Begini Cara yang Benar


    Jakarta

    Pernahkah kamu membuang air panas hasil merebus makanan langsung ke wastafel? Eits, sebaiknya jangan diulangi lagi ya. Air panas sebenarnya tak boleh langsung dibuang ke wastafel, sehingga mengalir ke saluran air.

    Mungkin kamu ingin cepat dan praktis membuang air panas, namun hal ini justru bisa merugikan, lho. Lantas, memang apa akibatnya kalau buang air panas ke saluran air?

    Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari WP Plumbing, Kamis (29/8/2024).


    Dampak Buang Air Panas ke Saluran Air

    Air panas bisa merusak pipa saluran pembuangan pada wastafel. Ada beberapa bahan pipa yang tidak tahan panas, seperti PVC, Pex, dan CPVC.

    Berdasarkan data, bahan-bahan ini memang bisa menahan panas hingga di atas 60℃. Namun, jika terkena air panas secara terus-menerus, pipa juga pada akhirnya bisa melunak dan meleleh sehingga memicu terjadinya kebocoran.

    Selain itu, air panas yang dibuang ke wastafel juga bisa membuat sisa minyak dan lemak di dalamnya meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak tersebut lalu semakin sulit dijangkau dan bisa menyumbat pipa saluran pada wastafel.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Nah, agar air panas yang kita buang tidak merusak wastafel, ada trik yang bisa diterapkan. Caranya adalah dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya.

    Dengan mencampurnya dengan air biasa, suhu air panas akan menurun sehingga tidak akan melunakkan dan melelehkan pipa saluran pembuangan pada wastafel. Selain itu, kamu juga bisa menghidupkan keran saat membuang air panas ke dalam wastafel. Cara ini juga bisa menurunkan suhu panas pada air yang dibuang.

    Itulah penjelasan soal larangan membuang air panas ke saluran air. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Atasi Saluran Air Mampet Biar Lancar Lagi


    Jakarta

    Saluran air berperan penting untuk mengalirkan air kotor, terutama di wastafel dapur dan shower kamar mandi. Kalau saluran air mampet, maka bisa mengganggu aktivitas penghuni dan menggenangi rumah.

    Nah, biasanya saluran air mampet karena berbagai sebab, mulai dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi saluran air mampet? Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar, dikutip dari Forbes, Kamis (29/8/2024).


    Cara Atasi Saluran Air Mampet

    1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

    Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

    Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

    Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

    Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
    Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

    2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

    Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

    Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

    Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

    Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

    Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

    3. Gunakan Alat Penyedot

    Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

    Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

    Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

    Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

    Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

    Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

    Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

    4. Ular untuk Saluran Air Mampet

    Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

    Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

    Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

    5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

    Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

    Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Saluran Air Mampet? Bisa Jadi Ada Benda Ini…


    Jakarta

    Saluran air mampet adalah salah satu masalah yang sering terjadi di rumah. Hal ini bisa terjadi pada saluran air di wastafel dapur ataupun area shower kamar mandi.

    Kondisi seperti ini sangat mengganggu karena air meluap dan menggenang dapat mengotori rumah. Selain itu, aktivitas penghuni rumah akan terganggu.

    Saluran air bisa mampet karena penghuni yang jarang membersihkan rumah. Namun, kemungkinan ada benda yang tidak sengaja masuk ke saluran air.


    Lantas, apa saja benda yang sering bikin saluran air mampet dan bagaimana cara cegahnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dikutip dari Simply Green Plumbing, Kamis (29/8/2024).

    Benda yang Sering Bikin Saluran Air Mampet

    1. Sisa Makanan

    Kemungkinan masih ada sisa-sisa makanan di piring yang terbuang ke saluran air saat mencuci piring. Jika saluran air tidak tersiram dengan baik, maka sisa-sisa makanan bisa menumpuk menjadi sampah.

    Sisa makanan kecil dan mudah lembek mungkin tidak berpengaruh banyak. Tetapi bila jumlahnya banyak atau padat bisa menyumbat saluran air, misalnya tulang, wortel, dan sebagainya.

    Oleh karena itu, sebaiknya kumpulkan sisa-sisa makanan sebelum mencuci agar tidak terbawa air. Kamu bisa mendaur ulang sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos.

    2. Rambut

    Saat keramas, sering kali tanpa sadar rambut kita ada yang rontok, begitu pula dengan hewan peliharaan. Rambut ini lama-kelamaan bisa bercampur dengan sampah makanan hingga menyumbat saluran air.

    Pasanglah penutup saluran air di kamar mandi untuk mencegah masuknya rambut. Jika suka memandikan hewan, pertimbangkan melakukannya di luar rumah.

    3. Sabun

    Sabun batangan sering kali tidak digunakan sampai habis. Sisanya yang berukuran kecil dapat jatuh dan terbuang di saluran air.

    Selain itu, buih sabun yang berlebihan juga sulit dihilangkan dari permukaan kamar mandi dan bisa menyebabkan pipa pembuangan tersumbat.

    Jika sabun batangan meninggalkan buih yang terlihat, pertimbangkan untuk beralih ke sabun cair atau sabun batangan yang komposisinya tanpa lemak hewani.

    4. Tisu

    Tisu adalah penyebab dari kebanyakan penyumbatan saluran air. Ini termasuk tisu yang dibuang sembarangan maupun serpihan tisu yang jatuh karena tersiram air.

    Sebaiknya kamu membuang tisu di tempat sampah, bukan di toilet. Sebab sebagian besar tisu tidak larut dan dapat membentuk penyumbatan di dalam toilet, maupun saluran air.

    5. Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak mungkin terlihat seperti benda cair dan tidak berbahaya. Namun kenyataannya, zat ini lama-kelamaan akan melapisi dinding pipa dan bergabung dengan puing-puing lainnya hingga menyebabkan sumbatan.

    Kumpulkan minyak goreng bekas pakai ke dalam stoples. Jika penuh, buang ke sampah rumah tangga. Atau buang minyak ke sampah padat yang bisa menyerap minyak, misalnya tisu, kertas, dan biarkan dibuang bersama sampah rumah tangga.

    6. Penumpukan Mineral

    Endapan mineral dari jenis air tertentu dapat terkumpul di sepanjang dinding saluran air. Beberapa jenis air memiliki kalsium, magnesium, dan mineral lain yang terlarut secara alami dalam air. Kamu bisa menggunakan filter atau penyaring air agar tidak ada penumpukan mineral.

    7. Bilasan Sampah

    Banyak benda-benda kotor yang sering kita bilas di kamar mandi atau toilet, misalnya popok, pembalut, hingga kotoran kucing. Biasakan agar hal tersebut tidak dilakukan lagi. Toilet hanya untuk membilas kotoran manusia.

    Jadi ada baiknya menyediakan tempat sampah di dalam kamar mandi untuk memudahkan kita membuang sampah dengan benar.

    8. Benda Asing

    Jika membersihkan saluran air, mungkin kamu menemukan benda asing atau yang tak diperkirakan, misalnya mainan anak. Mainan anak yang padat akan mengganggu saluran air dan akan menyumbat jika bergabung dengan sampah-sampah lainnya.

    Cegah hal ini dengan memasang penutup saluran air untuk melindungi wastafel atau saluran pembuangan toilet dari benda asing ini.

    Nah, itulah tadi penyebab-penyebab saluran air sering mampet. Ada 9 benda yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas, Ini 5 Risiko Kalau Nggak Segera Atasi Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet biasanya terjadi karena ada benda yang tersumbat di dalamnya. Apabila sudah terjadi, segera perbaiki sebelum muncul masalah baru lainnya.

    Sebab, saluran air yang mampet tak hanya menimbulkan genangan air, tetapi lama-lama bisa merusak rumah dan mengganggu kesehatan lho!

    Berikut ini membiarkan saluran air mampet yang dilansir dari Amazing Architecture, Kamis (29/8/2024).


    Risiko Akibat Saluran Air Mampet

    1. Menimbulkan Bau Tak Sedap

    Air dan limbah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan yang tersumbat dapat mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau tak sedap ini bisa menyebar ke seluruh rumah membuat keluarga akan mengalami sakit kepala dan mual.

    Untuk menghentikan bau tak sedap, kamu harus segera menghilangkan semua kotoran yang menyumbat dari saluran pembuangan kamu.

    2. Air yang Terkontaminasi

    Selain air, limbah bisa juga menyumbat saluran pembuangan. Jika sudah tersumbat, maka air di dalamnya tidak bisa mengalir. Jika hal ini terjadi, air akan menjadi kotor dan terkontaminasi oleh limbah. Hal ini akan menyebabkan penyebaran kuman dan penyakit di antara kamu dan keluarga.

    Air yang terkontaminasi tentunya tidak bisa digunakan untuk mencuci, mandi, atau minum karena dapat menyebabkan diare, iritasi kulit dan gangguan penyakit lainnya.

    3. Mengganggu Kesehatan

    Ketika saluran air mampet dapat membuat bakteri cepat berkembang. Hal ini terjadi karena limbah dan air mengalir akan kembali lagi ke bak cuci setiap kali saluran air tersumbat.

    Dengan limbah dan air yang mengalir kembali ke wastafel, kamu bisa tertular penyakit dari bakteri dan virus. Jika kamu terkena air yang terkontaminasi ini, dapat menyebabkan peradangan dan iritasi kulit. Untuk melindungi kesehatan kamu dan keluarga, kamu harus membersihkan saluran air.

    4. Menyebabkan Kebocoran

    Jika terlalu banyak volume air di dalam saluran yang tersumbat, hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam pipa meningkat. Tekanan di dalam pipa yang terus meningkat akan menyebabkan pipa pecah dan bocor.

    Jika pipa bocor, akan ada noda air yang ditinggalkan oleh air rembesan pada dinding dan lantai. Jika kebocoran nggak terdeteksi kamu atau anggota keluargamu bisa terpeleset oleh bekas air kebocoran.

    5. Merusak Struktur Rumah

    Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan pondasi rumah kamu terendam oleh air. Jika dibiarkan akan menghancurkan struktur bahkan dapat membuat rumah kamu tergenang banjir. Tapi kamu nggak usah khawatir pondasi rumah kamu dirancang dengan baik.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Bersihkan Kamar Mandi buat Cegah Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet di kamar mandi memang menjengkelkan. Mulai dari air yang menggenang hingga timbul bau tidak sedap akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Sebelum kejadian, kamu bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan saluran air kamar mandi. Tenang saja, nggak sulit kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

    Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

    Melansir Real Simple, Kamis (29/8/2024), membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun.


    Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

    Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

    1. Ketahui Penyebabnya

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

    Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

    2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

    Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

    Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

    3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

    Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

    4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

    Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

    Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

    Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

    Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

    • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
    • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
    • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

    Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 4 Alasan KPR Ditolak Bank dan Cara Menyiasatinya


    Jakarta

    Salah satu cara untuk membayar pembelian rumah adalah melalui kredit pemilikan rumah (KPR). Sistem pembayaran kredit seperti ini bagi sebagian orang sangat membantu karena mereka bisa membeli rumah dan membayarnya secara mencicil selama beberapa tahun. Namun, ternyata nggak semua debitur bisa diterima pengajuannya oleh bank. Lantas, apa yang menyebabkan KPR ditolak bank?

    KPR ditolak oleh bank biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Mereka menilai debitur tersebut tidak sanggup untuk melunasi sehingga berisiko jika diberikan kredit. Sebab, banyak debitur yang awalnya dinilai sanggup untuk melunasi cicilan, tetapi pada akhirnya berhenti di tengah jalan karena kondisi ekonomi yang tiba-tiba merosot.

    Di luar itu, ada banyak faktor lain yang menyebabkan pengajuan KPR ditolak bank. Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo, bank biasanya menilai debitur dengan rumus 4C. Apa itu? Berikut penjelasannya.


    Penyebab KPR Ditolak

    1. Karakter (Character)

    Bank memprioritaskan debitur yang bisa melunasi kredit tepat waktu. Maka dari itu, wajar jika bank akan mengecek karakter calon debitur (peminjam). Caranya dengan mengecek riwayat kredit di SLIK OJK atau lainnya. Di sana juga terdapat skor kredit yang menunjukkan baik atau buruk aktivitas kredit sebelumnya. Memiliki tunggakan atau kredit macet saat ini, pekerjaan atau penghasilan tidak stabil, hingga usianya terlalu muda atau terlalu tua.

    Bank juga tidak memberikan KPR kepada calon debitur yang memiliki pinjaman online atau pinjol. Mereka bisa melihatnya melalui BI Check. Batas utang seseorang seharusnya hanya sekitar 30-40%.

    “Batas rule of thumb-nya (biasanya) tidak lebih dari 30-40% penghasilan, cukup untuk mengangsur bulanan,” kata Arianto saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Kemampuan (Capacity)

    Debitur dengan kemampuan bayar kredit yang rendah dinilai berisiko oleh bank. Selain itu, debitur yang mengambil uang dengan nominal besar juga akan menjadi pertimbangan. Biasanya bank akan mencocokkan kemampuan bayar debitur dengan nilai yang hendak diambil.

    3. Jaminan (Collateral)

    Setiap pinjaman, kreditur tentu akan meminta sebuah jaminan atau nilai agunan untuk berjaga-jaga jika di tengah jalan debitur kesulitan melunasi cicilannya. Jaminan ini tentu harus cukup untuk mengganti nilai uang kredit yang telah diberikan kepada debitur.

    4. Keadaan (Condition)

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, kemampuan debitur sangat mempengaruhi keputusan bank. Mereka akan ragu untuk menyetujui KPR kepada debitur yang kondisi ekonomi yang tidak stabil. Namun ada pula yang kondisinya cukup stabil tetapi tidak disetujui KPR-nya karena berbagai alasan lain.

    Cara Lolos Pengajuan KPR

    Agar kamu lolos saat mengajukan KPR ke bank, menurut Arianto, kamu perlu mempelajari bagaimana bank melakukan analisis kredit seperti yang disebutkan sebelumnya menggunakan rumus 4C.

    1. Tepat Waktu Membayar Pinjaman

    Pertimbangan paling utama terhadap debitur yang ingin mengajukan KPR adalah apakah dia bisa membayar cicilan tepat waktu hingga akhir. Cara bank mengetahui tersebut adalah salah satunya dengan mengecek riwayat kreditnya melalui SLIK OJK dan lainnya. Jika kamu selalu bisa melunasi utang tersebut, kemungkinan pengajuanmu akan berhasil. Setelah melunasi utang, kamu juga perlu minta bukti pelunasannya.

    “Kalau melakukan pelunasan, pihak kreditur akan mengeluarkan bukti pelunasan. Dan bagi debitur sebaiknya selalu minta bukti pelunasan pada saat menyelesaikan kewajibannya,” kata Arianto beberapa waktu yang lalu.

    2. Cicilan Tidak Boleh Lebih dari 30% dari Penghasilan

    Arianto menegaskan besaran cicilan KPR tidak boleh lebih dari 30% jumlah penghasilan. Ini adalah cara aman agar kamu bisa melunasi KPR tanpa terasa berat. Kamu bisa mulai mengatur keuanganmu agar bisa mengambil cicilan. Kamu juga bisa meningkatkan penghasilan misalnya dengan membuka usaha sampingan sehingga sumber pendapatan tidak hanya dari satu pintu.

    3. Memilih Jaminan yang Tepat

    Pemilihan jaminan yang tepat dapat meyakinkan pihak bank. Sebagai contoh, jaminan yang tepat itu adalah aset yang cukup nilai dan likuidnya. Likuid adalah jaminan yang mudah untuk dikonversikan menjadi uang tunai atau mudah dijual.

    “Jaminan yang tepat adalah cukup nilainya bila dibandingkan dengan pinjaman yang diterima dan likuid untuk dapat ‘dijual’ sewaktu gagal bayar,” jelas Arianto.

    4. Perkirakan Momen yang Tepat

    Kemudian, ada pula faktor luar yang perlu kamu lihat secara cermat. KPR memiliki bunga yang harus kamu bayarkan bersamaan dengan cicilan rumah yang kamu beli. Cicilan bulanan akan terasa berat apabila kamu mengambilnya saat kondisi ekonomi dan kebijakan bank terkait KPR tidak baik. Sebelum mengajukan KPR kamu bisa melakukan riset antar bank, mana yang cocok dengan kondisi keuangan saat ini.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com