Author: Gak Ganti Gambar

  • Apa Itu NJOP/Meter? Ini Cara Mengetahuinya dan Menghitung Harga Rumah


    Jakarta

    Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) merupakan salah satu istilah yang seringkali muncul dalam konteks transaksi properti. NJOP dapat menjadi petunjuk bagi penjual dan pembeli yang tidak tahu harga properti yang berlaku saat ini.

    Dengan NJOP/meter, kita bisa menghitung harga jual sebuah rumah atau properti. Lantas, bagaimana cara mengetahui informasi mengenai NJOP/meter? Bagaimana cara menghitungnya? Yuk, ketahui lebih lanjut.

    NJOP/Meter Adalah

    Menurut Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak adalah harta rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar. Jika tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP ditentukan melalui perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis dengan nilai perolehan baru atau NJOP pengganti.


    Menurut salah satu situs jual beli rumah, NJOP/meter adalah nilai jual objek pajak yang ditetapkan per meter persegi luas tanah atau taksiran harga bumi dan bangunan berdasarkan luas dan zona rumah. Bagi penjual, informasi mengenai NJOP/ meter bisa membantu menentukan harga jual, semenara pembeli bisa menghindari memilih rumah yang terlalu mahal.

    Cara Mengetahui NJOP/Meter

    Untuk mengetahui NJOP/meter, kamu bisa mendatangi kantor kecamatan dari lokasi rumah/properti. Selain itu NJOP/ meter juga bisa diketahui melalui akses online.

    1. Situs Pemda

    Untuk mengetahui informasi mengenai NJOP/meter, masuk ke situs Badan Pendapatan Daerah sesuai dengan lokasi rumah. Untuk situs Bapenda Jakarta misalnya melalui bprd.jakarta.go.id dan bapenda.tangerangselatankota.go.id untuk Tangerang Selatan.

    Selain situs Bapenda, kamu juga bisa mengakses situs Jaringan Dokumentasi dan Informasi (JDIH) pemda berdasarkan lokasi rumah. Misalnya, untuk Kabupaten Bandung Barat melalui https://jdih.bandungbaratkab.go.id/.

    2. Regulasi NJOP

    Cara lainnya untuk mengetahui NJOP/meter adalah melalui regulasi tentang NJOP atau Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kami bisa menemukan besaran NJOP pada bagian lampiran.

    Untuk daerah Jakarta, NJOP diatur di dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 124 Tahun 2024 tentang Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2024. NJOP akan diatur berdasarkan lokasi sebuah rumah.

    Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 124 Tahun 2024Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 124 Tahun 2024 Foto: (Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 124 Tahun 2024) )

    Cara Menghitung Harga Jual Rumah dari NJOP/meter

    Dengan mengetahui NJOP/meter, kamu bisa menghitung perkiraan nilai jual sebuah rumah atau properti. Berikut contoh perhitungannya.

    1. Faras mempunyai rumah dengan luas tanah 90 meter persegi dan luas bangunan 70 meter persegi. Berdasarkan peraturan daerah setempat, NJOP/meter tanah di daerah tersebut adalah Rp 2.500.000 per meter persegi dan NJOP/meter bangunannya adalah Rp 3.500.000/meter persegi. Maka cara menentukan harga jual rumah yaitu:

    Luas tanah x NJOP/meter tanah: 90x Rp 2.500.000= Rp 225.000.000 (Harga tanah)

    Luas bangunanx NJOP/meter bangunan: 70x Rp 3.500.000= Rp 245.000.000 (Harga bangunan)

    Harga tanah+harga bangunan: Rp 225.000.000+ Rp 245.000.000= Rp 470.000.000 (Nilai jual rumah)

    Sehingga, harga atau nilai jual minimal rumah adalah Rp 470.000.000. Tergantung faktor-faktor lain seperti lokasi dan kelayakan rumah, harga bisa lebih tinggi atau lebih rendah.

    2. Siti membeli rumah dengan luas tanah 90 m2 dan luas bangunan 80 m2. Diketahui NJOP/meter di daerah rumah tersebut misalnya Rp 7.500.000 per meter untuk tanah serta Rp 8.000.000 untuk bangunannya.

    Luas tanah x NJOP meter/tanah: 90 m2x Rp 7.500.000= Rp 675.000.000 (Harga tanah)

    Luas Tanah x NJOP meter/bangunan: 80 m2 x Rp 8.000.000= Rp 640.000.000 (Harga bangunan)

    Total harga tanah + total harga bangunan: 675.000.000+640.000.000: Rp 1.315.000.000. (Nilai jual rumah).

    Itulah informasi mengenai pengertian dan cara mengetahui NJOP/meter, serta cara menghitung harga jual rumah. Semoga informasi ini membantumu ya, terutama bagi yang hendak membeli atau menjual rumah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Arti Mimpi Banyak Ular di Rumah, Awas Pertanda Buruk


    Jakarta

    Mimpi adalah pengalaman bawah sadar dengan berbagai luapan emosi, mulai dari yang bernuansa positif hingga negatif. Karena itu, mimpi memiliki berbagai tafsir bergantung pengalaman hidup dan nuansa mood yang mengalaminya.

    Misalnya pada mimpi banyak ular di rumah, yang dalam hal ini dianggap berbahaya. Ular sendiri sebetulnya bisa melambangkan hal positif atau negatif. Bagi detikers yang mengalami mimpi banyak ular di rumah, berikut penjelasan lengkapnya.

    Arti Mimpi Banyak Ular di Rumah

    Mimpi ular di dalam rumah memiliki banyak makna yang bisa menjadi pengingat atau sumber kewaspadaan. Beberapa makna dari mimpi tersebut adalah:


    1. Ada Aspek Diri yang Belum Tereksplorasi

    Mimpi ular-ular masuk ke rumah bisa menjadi simbol adanya aspek dalam diri yang belum tereksplorasi. Menurut laman Practical Pie, dalam mimpi ini alam bawah sadar hanya memberi isyarat untuk menggali potensi diri.

    Ular dengan gerakannya yang cepat dan tanpa suara mencerminkan kehalusan pikiran. Menemukan ular-ular di rumah menyiratkan ada bagian-bagian yang belum ditemukan dalam diri.

    2. Merasa Privasi Sedang Terganggu

    Mimpi banyak ular di rumah bisa mengindikasikan kondisi diri yang sedang diganggu secara fisik, mental, dan emosional. Mengutip World of Dreams, ular menjadi penanda gangguan yang datang tiba-tiba tanpa suara mirip hewan tersebut.

    3. Ada Konflik yang Terjadi

    Mimpi seekor atau beberapa ular di dalam rumah bisa menandakan adanya konflik yang terjadi dengan anggota keluarga. Mungkin yang bermimpi baru bertengkar dengan anak, pasangan, atau anggota keluarga lain. Peristiwa ini terbawa hingga ke alam bawah sadar dan menjadi mimpi berupa ular.

    4. Perasaan yang Tertekan

    Mimpi melihat banyaknya ular di sekitarmu bisa mengacu pada perasaan yang terbebani masalah pribadi. Mimpi ini mungkin menyarankan kamu sebaiknya meluangkan waktu sejenak, untuk memberi ruang pada diri sendiri.

    5. Adanya Orang-orang Toxic

    Mengutip Very Well Health, analis mimpi Lauri Quinn Loewenberg berpendapat semua hal tentang mimpi adalah teka-teki. Sama halnya dengan mimpi banyak ular di rumah.

    Semakin besar atau banyak ular, maka makin besar masalah atau ancaman yang ditimbulkan oleh makhluk beracun ini. Beberapa ular dalam mimpi bisa mengindikasikan orang-orang yang toxic dalam hidup.

    Ular ditakwilkan bermacam-macam. Menurut Ibnu Sirin dalam buku Tafsir Mimpi menurut Al Qur’an dan As Sunnah, ular dalam mimpi identik dengan musuh. Berikut beberapa makna lengkapnya

    1. Jika mimpi melihat ular masuk dan keluar rumah tanpa membahayakannya, berarti itu adalah musuh dari kalangan kerabat atau keluarga.
    2. Jika mimpi melihat ular di luar rumah, artinya musuhnya adalah orang asing.
    3. Apabila mimpi mendapati ular ada di dalam kamar, berarti musuh yang menyerangnya adalah istrnya sendiri
    4. Jika mimpi memasukkan ular ke dalam rumah, maka artinya musuh akan melakukan makar di rumahnya.

    Itulah penjelasan mengenai banyak ular dalam rumah. Perlu diingat bahwa arti mimpi belum tentu sama bagi setiap orang, sebab sifatnya subjektif. Jadi, jika bermimpi melihat banyak ular di rumah, sebaiknya kamu berdoa agar terhindar dari berbagai keburukan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Trik Menata Rumah agar Selalu Terlihat Rapi dan Bersih


    Jakarta

    Menata rumah agar selalu tampak rapi dan bersih sepanjang waktu menjadi tantangan tersendiri, terlebih bagi orang yang terlalu sibuk. Pasalnya, merapikan rumah tak jarang membutuhkan tenaga ekstra dan banyak waktu.

    Namun jangan khawatir, terdapat trik agar rumah terus terlihat bersih dan rapi. Sejumlah trik ini sangat berguna bagi detikers yang sulit meluangkan waktu untuk membersihkan hunian. Apa saja? Cek di bawah ini.

    Cara Menata Rumah agar Terlihat Rapi dan Bersih

    Mengutip Better Homes & Gardens, Shark, dan Forbes, berikut sederet tips menata rumah agar terus tampak bersih dan rapi setiap harinya:


    1. Sortir Barang yang Tak Lagi Digunakan

    Orang umumnya akan membeli barang baru jika yang lama tidak bisa lagi digunakan. Daripada disimpan dan membuat rumah berantakan, barang lama yang sudah tak terpakai lebih baik disingkirkan.

    Kamu dapat meluangkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang dimiliki di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Lebih baik buang barang yang tak lagi dipakai dan jangan menumpuknya di suatu area, karena bisa bikin rumah terlihat acak-acakan.

    2. Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Kamu dapat membuat jadwal mingguan atau bulanan untuk membersihkan bagian-bagian rumah. Misalnya, membersihkan debu-debu yang menempel di permukaan dilakukan tiga hari sekali dan mengganti sprei satu kali setiap minggunya.

    Detikers bisa juga langsung membersihkan area rumah yang telah kotor sebelum jadwal pembersihannya. Dengan begitu, hunian bisa terlihat selalu bersih setiap harinya.

    3. Minimalisir Perabot

    Terlalu banyak kursi, lemari, sofa, dan barang lainnya dapat membuat rumah tampak berantakan dan terasa sempit. Dengan menempatkan sejumlah furnitur saja di tiap-tiap ruangannya, hunian tidak terasa penuh dan menyesakkan.

    Namun, detikers perlu menyesuaikan pula dengan ruangannya. Karena perabot yang terlalu sedikit juga tidak bagus bagi estetika ruangan maupun hunian secara menyeluruh.

    Kalau memiliki terlalu banyak perabot yang masih bagus dan jarang terpakai, kamu mungkin dapat memberikannya kepada orang lain yang membutuhkan daripada membuangnya.

    4. Gunakan Furnitur Multifungsi

    Furnitur multiguna bisa jadi salah satu solusi menata rumah dengan ruangan kecil agar selalu terlihat rapi. Seperti penjelasan sebelumnya, hunian yang memiliki terlalu banyak perabot akan tampak berantakan dan sempit.

    Contoh furnitur multifungsi adalah, meja makan yang berfungsi ganda sebagai rak dan sofa bed. Contoh lainnya adalah bangku ottoman yang di dalamnya terdapat ruang penyimpanan.

    5. Laci sebagai Tempat Penyimpanan

    Rak terbuka atau rak apung untuk menyimpan perlengkapan dapur dan dekorasi lainnya mungkin tampak bagus untuk estetika rumah. Namun, furnitur tersebut memerlukan perawatan intens karena debu-debu yang menempel di permukaannya akan terlihat jika tidak dibersihkan selama beberapa waktu.

    Sementara bila mengandalkan laci sebagai penyimpanan, detikers mungkin lebih jarang membersihkannya karena tempatnya yang tertutup tidak terlalu terpapar debu. Selain itu, barang yang berantakan di dalam laci juga tidak terlalu terlihat karena tertutup.

    Di sisi lain, detikers dapat membangun gudang sebagai ruang khusus untuk menyimpan furnitur besar yang jarang terpakai.

    6. Rapikan Area Rumah yang Paling Menonjol

    Jika kedatangan tamu secara mendadak sedangkan rumah masih berantakan, kamu dapat memprioritaskan untuk merapikan dan membersihkan bagian-bagian rumah yang menonjol dan paling mungkin dilihat orang. Dengan begitu, hunianmu setidaknya tampak rapi dan bersih.

    7. Segera Rapikan Barang Setelah Dipakai

    Setelah memakai suatu barang, sebaiknya segera rapikan dan letakkan kembali pada tempatnya. Detikers jangan sampai menunda-nunda, karena berisiko menciptakan tumpukan yang membuat rumah berantakan. Jika dilakukan secara konsisten, maka akan membuat rumah tertata rapi dan tampak terus bersih.

    8. Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Rumah

    Pencahayaan yang baik dapat memberi kesan rumah yang lebih bersih dan luas. Detikers dapat membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah dengan membuka gorden dan jendela. Pastikan juga area jendela sudah bersih dari debu dan kotoran lain yang mungkin menempel.

    9. Gunakan Pengharum Ruangan

    Setelah membersihkan dan merapikan tiap-tiap sudut hunian, selanjutnya kamu dapat menyemprotkan pengharum ruangan, menyalakan lilin aroma, atau meletakkan minyak esensial di sekitar rumah. Aroma harum yang mengisi hunian akan menciptakan kesan bersih, nyaman, dan tenang.

    Nah, itu tadi sederet cara menata rumah agar terlihat terus rapi dan bersih setiap harinya. Rumah rapi bikin penghuninya betah, bisa beristirahat, dan memiliki kontrol emosi yang baik.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Usir Semut di Rumah dengan Bahan Alami, Dijamin Hilang!


    Jakarta

    Serangga seperti semut umum ditemukan di rumah. Ketika berkerumun dalam jumlah banyak saat menemukan makanan, koloni semut membuat penghuni rumah risih dan menjadikan hunian tampak kotor.

    Bahkan terdapat spesies semut yang dapat membawa bakteri sehingga berpotensi menyebarkan penyakit atau infeksi. Sebab itu, penghuni rumah ingin menyingkirkannya dari sekitar rumah.

    Meski keberadaannya di rumah sulit untuk benar-benar dihilangkan, setidaknya semut tidak mengganggu dan membuat jengkel penghuni hunian. Lantas, bagaimana cara mengusir semut di rumah?


    10 Cara Usir Semut dengan Bahan Alami

    Terdapat sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi semut di rumah. Dilansir The Spruce dan Better Homes & Gardens, berikut sederet cara alami mengusir semut di rumah dan mencegahnya untuk kembali:

    1. Bersihkan Sisa Makanan

    Semut tertarik dengan makanan, terutama yang manis dan bertepung. Karena itu, cara terbaik untuk mengusir semut adalah dengan memastikan sumber makanan pengundang hama kecil itu tidak ada.

    Jika memiliki makanan, simpan dalam wadah atau kantong plastik yang tertutup rapat. Selanjutnya, masukkan ke dalam kulkas atau tempat yang aman dari semut.

    Setelah makan atau ngemil, segera bersihkan remah-remah yang mungkin jatuh dan tersebar di area makan, sofa, atau tempat lainnya. Sebaiknya juga cuci semua piring, peralatan makan, dan bersihkan area dapur secara keseluruhan setelah selesai masak.

    Selain itu, jangan lupa rutin buang tumpukan sampah di dalam rumah ke tempat pembuangan di halaman luar. Dengan begitu, sampah sisa makanan tidak menarik perhatian koloni semut untuk datang.

    2. Sebarkan Ampas Kopi

    Kalau kamu rutin minum kopi hitam pahit setiap hari, jangan buang ampasnya. Lebih baik taburkan ampas atau bubuk kopi di sekitar area yang sering banyak semut. Hal ini karena semut tidak suka bau kopi dan akan menjauhi area tempat bubuk itu diletakkan.

    Metode ini ampuh untuk mengusir semut sementara. Karena itu, ampas kopi bisa ditaburkan kembali jika telah mengering dan aromanya menghilang.

    3. Taburkan Bubuk Lada atau Cabai

    Bumbu dapur seperti lada dan cabai bubuk bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah. Aroma kuat yang dimiliki kedua bahan tersebut mampu mengganggu dan mencegah semut datang kembali.

    Detikers dapat menaburkan lada atau cabai bubuk di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Cara lainnya dengan membuat larutan air dan bubuk lada atau cabai. Setelahnya, semprotkan larutan tersebut ke koloni semut.

    4. Letakkan Kayu Manis

    Menurut penelitian, kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Senyawa ini memberi aroma kuat pada kayu manis yang tidak disukai hama kecil itu.

    Kamu bisa meletakkan batang kayu manis utuh di lokasi tempat semut biasa berkumpul. Namun jika hanya punya bubuk kayu manis, itu juga bisa disebarkan di area tersebut.

    5. Taburkan Tepung Maizena

    Tepung maizena bisa digunakan untuk menghilangkan semut di rumah. Caranya dengan menaburkannya ke kawanan semut lalu tambahkan air ke atasnya. Nantinya tepung akan mengental dan semut-semut akan terperangkap. Setelah itu, barulah detikers bisa membersihkannya.

    6. Semprotkan Air Cengkeh

    Cengkeh seperti bumbu dapur lain yang punya aroma kuat untuk mengusir semut. Kamu dapat menyebarkan beberapa cengkeh utuh ke area berkumpulnya semut.

    Selain itu, bahan alami ini dapat dibuat larutan untuk membasmi semut. Caranya dengan mencampurkan sejumlah cengkeh utuh ke dalam air hangat. Setelah mendingin, larutan yang tercipta bisa disemprotkan ke lokasi yang sering dilalui semut.

    7. Sebarkan Kulit Jeruk

    Usai makan jeruk atau lemon, kulitnya jangan langsung dibuang. Kulit kedua buah itu bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah.

    Kulit jeruk dan lemon mengandung senyawa d-limonene yang bertanggung jawab atas aroma khas buah tersebut. Dengan meletakkan kulit jeruk di area semut berkumpul, jejak atau bau sisa makan yang menarik perhatian mereka akan tertutupi. Dengan begitu, kawanan hama kecil itu akan pergi dan tak datang kembali.

    8. Taburkan Soda Kue dan Gula Bubuk

    Soda kue dapat dikombinasikan dengan gula bubuk untuk mengusir semut. Campuran keduanya kemudian bisa ditaburkan ke kawanan semut.

    Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk dan berusaha mengumpulkannya. Namun, asam dalam soda kue akan mengendap di tubuh mereka dan menyebabkan semut mati dalam hitungan menit saja.

    9. Semprotkan Larutan Cuka

    Larutan cuka dapat digunakan sebagai pembasmi semut. Lantaran hama kecil itu diketahui tidak suka dengan bau cuka. Selain itu, larutan tersebut juga akan menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut untuk memberikan sinyal kepada koloninya.

    Cuka dapat dicampurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam botol semprot. Kamu bisa menyemprotkan larutan ini di mana pun kawanan semut terlihat maupun titik masuk serangga itu ke rumah.

    10. Sebarkan Bedak Bayi

    Bedak bayi bisa disebarkan untuk mengusir semut lho. Caranya dengan menyebarkan bedak di tiap titik masuk serangga itu ke rumah.

    Aroma bedak bayi sudah cukup kuat untuk mengganggu semut. Di samping itu, bahan utama bedak yaitu talc dapat membuat hama kecil itu lemas jika ditaburkan ke tubuhnya. Talc akan meresap ke tubuh semut melalui lubang pernapasannya dan menyebabkan mereka mati.

    Nah, itu tadi sejumlah cara ampuh mengusir semut di rumah dan mencegah mereka untuk datang kembali. Jadi, jangan lupa praktikkan sederet cara di atas ya!

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Pasang Roster di Rumah? Begini Simulasi Hitung-hitungan Biayanya!


    Jakarta

    Pernah mendengar dinding roster? Dinding ini biasanya dibuat dari susunan batu yang ukurannya serupa dan tengahnya terdapat banyak lubang. Akhir-akhir ini dinding roster tengah menjadi tren, terutama pada area depan rumah.

    Mengutip dari buku 28 Ide Desain Fasad Rumah Minimalis, roster bisa digunakan sebagai aksen fasad ataupun secondary skin pada bangunan.

    Fungsi utama dari roster adalah menjadi akses sirkulasi udara di rumah hingga menambah estetika. Dengan adanya lubang-lubang pada dinding, udara bisa melalui celah tersebut, tetapi panas tidak akan langsung mengarah ke dalam rumah. Mengenai estetika, roster yang memiliki pola dan lubang tentu terlihat lebih menarik daripada dinding polos.


    Jika kita ingin membuat dinding roster di rumah, kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan ya?

    Biaya Pasang Dinding Roster di Rumah

    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, Selasa (3/9/2024), saat ingin membangun roster, yang perlu dipersiapkan adalah biaya material dan biaya upah tukang.

    Misalnya, kamu ingin membangun dinding ukuran 3 x 1,5 meter dengan menggunakan roster dari tanah liat ukuran 20 x 20 cm. Sebagai gambaran, begini contoh perhitungannya.

    Biaya Material

    Sebelum memulai hitung-hitungan, sebagai informasi harga material yang tertera berikut adalah perkiraan dari harga rata-rata di pasaran. Harga ini akan berbeda tergantung pada merek yang digunakan.

    a. Mortar (campuran semen dan pasir): Rp 120.000 per sak. Jumlah yang dibutuhkan kira-kira 2 sak. Total biaya: Rp 240.000.

    b. Roster tanah liat ukuran 20 x 20 cm. Roster ini ada yang dijual satuan seharga Rp 10.000/pcs.

    Nah, cara menghitung kebutuhan roster untuk dinding ukuran 3 x 1,5 meter sebagai berikut:

    Untuk roster ukuran 20 x 20 cm maka kira-kira dibutuhkan 76 pcs roster. Apabila harga satuan roster Rp 10.000, maka totalnya Rp 760.000 untuk biaya beli roster. Jumlah roster ini bisa disesuaikan dengan luas batu tulangan yang akan dibangun.

    c. Besi Tulangan

    Besi yang dibutuhkan sisi kanan dan kiri dinding adalah 2 batang. Ketinggian dinding tersebut 1,5 meter x 2 maka 3 meter. Sisi kanan dan kiri apabila ditotal 6 meter. Kemudian, bagian bawah dan atas juga masing-masing 2 sehingga dibutuhkan 4 batang x 3 meter maka jadi 12 meter.

    Besi yang bisa dibeli ukuran 10 meter atau 8 meter. Apabila ingin membeli besi tulangan 10 meter maka kamu harus membeli 2 batang besi tulangan. Harga satuannya berkisar Rp 50.000/batang.

    Total biaya besi tulangan: Rp 100.000

    Jumlahkan seluruh biaya mortar + roster + besi tulangan = Rp 240.000 + Rp 760.000 + Rp 100.000

    Total biaya material = Rp 1.100.000 atau Rp 1,1 juta.

    Biaya Tukang

    Untuk membuat dinding roster berukuran 3 x 1,5 meter membutuhkan sekitar 2 tukang dengan waktu pengerjaan paling lama 2 hari. Anggap saja biaya 1 tukang sekitar Rp 200.000 per orangnya. Berikut ini biaya pembuatan kolam renang dari segi upah tukang:

    Total biaya tukang = jumlah tukang x lama pengerjaan x upah

    Total biaya tukang = 2 x 2 x Rp 200.000 = Rp 800.000

    Biaya tukang = 2 hari x Rp 200.000 = Rp 400.000/orang

    Sehingga total perkiraan biaya pembuatan dinding roster ukuran 3 x 1,5 meter adalah:

    Rp 1.100.000 + Rp 800.000 = Rp 1.900.000 atau Rp 1,9 juta.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Merawat Rumah agar Berdiri Kokoh Tahan Lama


    Jakarta

    Memiliki rumah adalah impian banyak orang. Bukan hanya sebagai tempat tinggal, hunian termasuk properti yang kerap dijadikan investasi lantaran nilainya yang berkembang setiap tahunnya.

    Sebab itu, orang yang telah mempunyai rumah hendaknya merawat baik-baik hunian mereka dan pastikan kondisinya tetap bagus ke depannya. Dengan begitu, nilai rumah bisa meningkat.

    Akan tetapi, bagaimana cara merawat rumah agar tetap kokoh tahan lama? Simak di bawah ini.


    Cara Merawat Rumah agar Tahan Lama

    Dilansir The Spruce dan Amazing Architecture, berikut trik merawat rumah agar berdiri kokoh tahan lama:

    1. Rutin Membersihkan Rumah

    Membersihkan rumah adalah cara terbaik untuk menjaga keawetan hunian. Pembersihan pun tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali, melainkan rutin. Tidak hanya bagian dalam rumah atau interior saja yang dibersihkan, tetapi juga eksterior hunian.

    Contohnya, kotoran, debu, dan sampah yang menumpuk dapat merusak sejumlah permukaan atau bagian-bagian rumah seperti berbagai furnitur, jendela, teras, serta pekarangan. Karena itu, perlu dibersihkan secara berkala, baik harian, bulanan, dan tahunan.

    2. Periksa Seluruh Bagian Rumah Secara Berkala

    Atap, dinding, hingga fondasi termasuk bagian-bagian rumah yang vital dan perlu juga diperiksa rutin. Melalui pemeriksaan, sejumlah kerusakan ringan dapat diketahui sedari awal seperti atap bocor dan retak rambut pada tembok.

    Apabila bagian-bagian rumah jarang dicek, kerusakan ringan bisa menjadi serius seiring berjalannya waktu. Sebab itu, jangan tunggu sampai kerusakan besar nantinya membahayakan penghuni rumah ya.

    3. Perbaiki Bagian Rumah yang Rusak

    Setelah menemukan kerusakan pada area rumah, perbaikan bisa dilakukan jika ingin rumah dalam kondisi kokoh selama bertahun-tahun ke depan. Kerusakan ringan dapat diperbaiki dan umumnya tidak sampai mengeluarkan biaya tinggi.

    Beda hal jika kerusakan sudah menjadi besar. Maka ini harus segera diperbaiki dan biasanya membutuhkan biaya restorasi yang cukup tinggi.

    4. Jadwalkan Pemeliharaan Sistem Rutin

    Terdapat sejumlah sistem utama pada sebuah rumah, di antaranya kelistrikan dan perpipaan. Persisteman ini perlu dipelihara rutin guna mengetahui potensi bahaya dan masalah.

    Misalnya, sekring listrik yang terus-menerus putus mungkin disebabkan suatu masalah yang lebih besar. Tindakan perbaikan bisa dilakukan sebelum kerusakan serius yang membutuhkan biaya lebih besar terjadi.

    5. Hindari Menanam Pohon Terlalu Dekat

    Sebaiknya tidak menanam pohon terlalu dekat dengan bangunan utama rumah maupun properti lainnya. Hal ini lantaran akar pohon tertentu dapat tumbuh agresif hingga menghancurkan jalan dan menembus pipa. Bahkan akar pohon dapat merusak fondasi rumah dan mampu membahayakan penghuninya.

    Ini bukan berarti bahwa penghuni rumah tidak boleh menanam pohon di pekarangan sama sekali. Tapi pastikan menjaga jarak aman saat menanam pohon. Pastikan juga untuk mengetahui karakteristik pohon sebelum menanamnya.

    6. Ganti Peralatan Lama yang Usang

    Kabel listrik yang usang maupun pipa ledeng sudah berlumut pun dapat diganti agar tidak menyebabkan bahaya. Selain itu, peralatan atau barang yang sudah tidak berfungsi sebaik dulu dapat pula diganti.

    Hal itu tidak hanya mempengaruhi umur rumah, tetapi juga akan menghemat pengeluaran untuk tagihan listrik. Barang lama tidak menggunakan teknologi secanggih peralatan masa kini, sehingga daya listrik yang digunakan belum sehemat sekarang. Di samping itu, barang lama rentan mengalami kerusakan.

    7. Merapikan Barang-barang

    Penting merapikan barang-barang setiap harinya untuk mencegah tumpukan di area rumah. Detikers dapat meluangkan sedikit waktu, setidaknya sebelum tidur atau setelah bangun untuk membereskan dan membersihkan hunian. Dengan begitu, rumah akan terawat, bersih, dan rapi.

    Di samping itu, kamu bisa menyisihkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang ada di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Sebaiknya buang barang yang tak lagi dipakai dan tidak menumpuknya di suatu area, karena dapat membuat rumah terlihat berantakan.

    8. Memelihara Rumah dengan Baik

    Selain rutin beres-beres, sejumlah kebiasaan harus diperhatikan supaya rumah dapat awet tahan lama. Kebiasaan di sini seperti tidak membuang sampah seenaknya di sekitar rumah, tidak merokok di dalam hunian, tidak sering menyandarkan kaki ke tembok, maupun membanting pintu.

    9. Menyewa Jasa Profesional

    Perawatan rumah secara mandiri saja tidak cukup, pemeliharaan beberapa bagian rumah dan perbaikan kerusakan tertentu perlu ditangani oleh jasa profesional. Misalnya, retakan serius di dinding yang membutuhkan tukang bangunan dan septic tank penuh perlu ditangani oleh jasa sedot WC.

    Nah, itu tadi sederet cara merawat rumah agar bertahan lama dan berdiri kokoh selama puluhan tahun. Jangan segan menyewa jasa profesional untuk membersihkan dan memperbaiki rumah demi hasil terbaik.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

    Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

    Di mana tempat persembunyian kecoa?


    Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

    Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

    Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

    Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

    Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

    – Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
    – Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
    – Simpan makanan di tempat tertutup
    – Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
    – Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

    Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Bisa Usir Kecoa dari Rumah


    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaan kecoa sering mengganggu penghuni rumah.

    Selain mengganggu, adanya kecoa juga dikhawatirkan membawa penyakit sebab hewan tersebut termasuk ke dalam vektor atau binatang pembawa penyakit. Tak heran, penghuni rumah sering mencari cara untuk mengusir atau bahkan membasminya.

    Nah, untuk mengusir kecoa dari rumah bisa dilakukan dengan menanam beberapa tanaman ini. Sebab, kecoa tidak menyukai aroma dari tanaman ini. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Daun Mint

    Dilansir dari Homes and Gardens, minyak dari daun mint bisa mengusir kecoa atau mencegahnya masuk ke dalam rumah. Kamu bisa menyampurkan 15 tetes peppermint oil atau minyak daun mint dengan 10 ons air (295 ml) air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

    Lavender

    Lavender merupakan tanaman yang populer karena aromanya yang menenangkan dan juga bisa mengusir serangga bahkan kecoa. Kamu bisa menaruh bunga lavender di sekitar rumah untuk mencegahnya masuk.

    Daun Salam

    Dilansir dari Tom’s Guide, daun salam selain digunakan untuk menyedapkan makanan juga bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

    Rosemary

    Tanaman ini juga bisa lho mengusir kecoa. Dilansir dari House Digest, kamu bisa menyimpan tanaman ini di ruangan yang terkena sinar matahari atau keringkan potongan rosemary dan diletakkan di dapur untuk mengusir kecoa.

    Catnip

    Tanaman catnip disukai dan aman untuk kucing. Namun, tidak disukai kecoa. Hal ini karena catnip mengandung nepetalactone, yaitu zat kimia yang secara aktif akan mengusir kecoak. Faktanya, catnip bermanfaat dalam banyak hal, karena catnip juga dapat mengusir lalat dan nyamuk.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengusir maupun mencegah kecoa masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Bisa Asal, Ini 4 Alasan Pintu Rumah Harus Dibuka ke Arah Dalam!


    Jakarta

    Pernahkah kamu memperhatikan, kenapa pintu di rumah ada yang hanya bisa didorong atau ditarik? Berbeda dengan pintu-pintu di area pertokoan yang bisa didorong dan ditarik. Ternyata arah pintu terbuka ini tergantung pada letak engsel pintu. Kira-kira lebih baik dan aman yang mana ya untuk arah pintu terbuka?

    Dalam konsep Feng Shui, pintu adalah akses utama rezeki masuk ke dalam rumah sehingga arah terbukanya pintu dipercaya dapat mempengaruhi keberuntungan penghuninya.

    Sebagai informasi, menurut The Spruce Feng Shui adalah praktik Tiongkok Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Dalam Feng Shui banyak dibahas mengenai aturan penempatan perabotan dan tata aturan seputar rumah.


    Melansir dari Vivid Doors, Rabu (4/9/2024), berikut penjelasan mengenai aturan arah terbukanya pintu menurut Feng Shui.

    Arah Terbukanya Pintu Rumah

    Feng Shui menyarankan terbukanya pintu sebaiknya ke arah ke dalam. Banyak alasan yang mendasarinya, berikut di antaranya

    1. Keamanan

    Dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Pintu yang terbuka ke dalam memiliki engsel di bagian dalam sehingga tidak mudah dijangkau dari luar.

    2. Cuaca

    Pintu yang terbuka ke dalam akan terlindungi dari tempias air saat hujan. Selain itu, saat ada angin kencang saat kamu membuka pintu tidak akan sulit karena mengikuti arah angin.

    3. Keselamatan

    Dengan menggunakan pintu yang terbuka ke arah ke dalam, penyelamatan akan lebih mudah apabila terjadi hal darurat. Misalnya kebakaran, ada hewan berbahaya di dalam rumah, atau penyerangan. Polisi atau pemadam kebakaran bisa dengan cepat membuka pintu apabila arah bukanya ke dalam.

    4. Kepercayaan

    Dalam ilmu Feng Shui, seperti yang dilansir dari situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

    Bolehkah Pintu Dibuka ke Luar?

    Dari beberapa kelebihan posisi pintu rumah terbuka ke dalam, sebenarnya apakah boleh posisi pintu terbuka ke arah luar?

    Rumah di beberapa negara seperti di Swedia menggunakan pintu yang dapat terbuka ke luar. Alasannya ada suatu peristiwa di mana, sekelompok orang mati dalam sebuah kebakaran karena tidak dapat melarikan diri. Alasan lainnya rumah Skandinavia bentuknya kecil dan penuh perabotan di dalamnya. Apabila pintu terbuka ke arah dalam, hanya akan memakan tempat.

    Teori selanjutnya berkaitan dengan iklim di Swedia yang dingin dan sering turun salju. Dengan pintu terbuka keluar, mereka yang membuka pintu akan sekaligus mendorong salju ke luar sehingga membersihkan depan rumah dari tumpukan salju.

    Selain apa yang terjadi di Swedia, pintu mengarah ke arah luar juga cocok dipakai untuk kebutuhan berikut.

    1. Pintu Darurat

    Pintu darurat sebaiknya dibuat dapat didorong keluar untuk mempermudah saat menyelamatkan diri. Dalam situasi darurat, orang hanya memiliki waktu singkat untuk melarikan diri. Dengan pintu bisa terbuka keluar dapat searah dengan arah tempat melarikan diri.

    Selain itu, pintu darurat juga harus bisa terbuka penuh tanpa terhalang sehingga orang bisa lewat dengan lebih mudah. Termasuk di rumah, jika kamu memiliki pintu darurat, buatlah pintu tersebut terbuka ke luar.

    2. Pintu Bangunan Publik

    Bangunan publik seperti di supermarket, kantor pemerintahan, dan tempat wisata biasanya menggunakan pintu yang dapat terbuka ke arah luar. Alasannya untuk mempermudah pergerakan dan mudah terbuka tanpa penghalang.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali 2 Penyebab Utama Keramik Lantai Terangkat dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Keramik kerap menjadi pilihan sebagai lapisan terluar rumah karena memiliki daya tahan yang bagus. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan lantai keramik bisa rusak seperti terangkat dari lantai atau bahkan meledak. Kondisi ini bisa membahayakan penghuni rumah karena pinggiran keramik cukup tajam.

    Keramik yang terangkat bahkan meledak ini disebut popping. Penyebab kerusakan pada keramik ini bisa dari faktor pada saat pemasangan dan faktor luas.

    Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut ini penyebab lantai keramik terangkat atau meledak.


    1. Adanya Udara yang Masuk

    Apabila pemasangan keramik tidak tepat dan rapat, udara bisa terperangkap di bawah keramik. Udara ini akan biasanya menimbulkan panas yang bisa membuat nat keramik memuai. Lama kelamaan, terjadi keretakan yang menimbulkan celah atau rongga yang menjadi jalur masuknya udara ke bawah keramik.

    2. Banjir

    Untuk yang satu ini, penyebab keramik terangkat atau meledak karena faktor luar. Banjir bisa membuat nat keramik terkikis, sehingga menimbulkan celah untuk udara masuk.

    Cara Mencegah Lantai Terangkat atau Meledak

    Tentu kamu tidak ingin kejadian seperti ini terjadi karena selain berbahaya, kamu juga jadi harus menguras dana lagi untuk memperbaikinya. Untuk mencegah lantai terangkat atau meledak, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

    1. Pasang Keramik dengan Benar

    Pastikan saat memasang keramik sudah benar dan rapat. Kuncinya adalah melapisi bawah keramik dengan mortar dengan merata. Selain itu, gunakan perekat khusus keramik yang sifatnya lebih kuat dibandingkan semen biasa.

    2. Cek Nat Keramik Secara Berkala

    Keretakan pada nat bisa menyebabkan keramik lepas dari lantai. Maka dari itu, cek nat keramik secara berkala. Lalu, jika ditemukan celah atau rongga segera tutup nat keramik dengan baik dan benar.

    3. Perkirakan Potensi Banjir

    Apabila lingkungan di rumah kamu berada di dataran rendah dan sering terjadi banjir, kamu harus meninggikan permukaan rumah atau ganti dengan jenis penutup lantai yang minim perawatan.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com