Author: Gak Ganti Gambar

  • Material di Rumah yang Bisa Membunuhmu Pelan-pelan


    Jakarta

    Tanpa sadar, ada beberapa barang rumah tangga yang bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan bagi penghuni rumah. Sama halnya dengan kuman atau bakteri, bahan kimia pada benda-benda di rumah bisa menjadi penyebab gangguan kesehatan.

    Meskipun terlihat tidak berbahaya dan mungkin kamu selalu membersihkan barang-barang dengan ekstra, ada beberapa bahan kimia tertentu yang tidak dapat dihindari.

    Ada beberapa barang yang ternyata berbahaya untuk penghuni rumah, seperti yang dilansir dari beberapa sumber. Berikut daftar barang yang sebaiknya dijauhkan atau tidak dipakai di rumah.


    Asbes

    Melansir Instagram resmi @dkijakarta, Minggu (6/10/2024), asbes bisa berbahaya bagi penghuni rumah, hal ini karena serat pada asbes bisa terlepas dan berukuran sangat kecil. Serat asbes berukuran 3 mikrometer atau lebih tipis 1/700 helai rambut.

    Apabila serat asbes terhirup pada manusia, akibatnya serat asbes akan mengendap di paru-paru. Sehingga akan menimbulkan penyakit pada bagian pernafasan.

    Semprotan dan Pengusir Serangga

    Dilansir dari Reader’s Digest, spesialis penyakit menular dan asisten profesor klinis Alexea M. Gaffney-Adams, MD, mengatakan beberapa bahan dalam semprotan pengusir serangga mengandung organofosfat yang dapat ditemukan di dalam pestisida.

    Ditemukan juga herbisida, agen saraf, dan agen kimia. Senyawa-senyawa ini mudah diserap melalui kulit dan terhirup. Apabila terkena manusia, akan mengganggu neurotransmitter yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang tepat.

    Ia juga menjelaskan paparan yang berkepanjangan akan menimbulkan penyakit jantung, paru-paru, gangguan memori, refleks yang buruk, serta kanker.

    Peralatan Masak Anti-Lengket

    Adam S. Gropper, MD, ahli radiologi diagnostik dan intervensional, dalam sumber yang sama menjelaskan lapisan anti lengket dapat meleleh saat terlalu panas. Aluminium yang tertelan menyebabkan penyakit alzheimer dan beberapa kanker.

    Jangan menunda apabila terjadi pengelupasan atau noda di peralatan masak kamu. Apabila digunakan, akan menyebabkan hal yang tidak diinginkan.

    Parfum atau Semprotan Tubuh

    Meskipun parfum atau body spray dapat membuat kamu wangi, barang ini mengandung senyawa berbahaya yang dapat merusak permukaan mukosa saluran pernapasan kamu yang halus. Dengan kata lain, kamu mungkin akan batuk dan bersin terus-menerus .

    Kertas Bukti Belanja (Struk)

    Will Bulsiewicz, MD, MSCI, ahli gastroenterologi bersertifikat, mengatakan banyak struk dicetak di atas kertas termal, yang dilapisi dengan lapisan tipis bubuk yang menghasilkan pewarna.

    Serbuk ini mengandung BPA, bahan kimia pengganggu endokrin yang telah dikaitkan dengan kanker payudara, diabetes, dan kelainan hormon pada anak-anak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Beda IMB dan PBG Lengkap Cara Membuatnya



    Jakarta

    Ketika ingin membangun sebuah bangunan, baik itu gedung atau rumah, diperlukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, saat ini IMB sudah tidak lagi berlaku dan digantikan oleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

    Beberapa waktu lalu, pemerintah sudah resmi mengganti aturan IMB melalui Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau UU Ciptaker. Kini, membangun gedung cukup pakai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

    Apa Itu PBG?

    PBG diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022 tentang Bangunan Gedung. Dalam pasal 11 poin 17 PP itu disebutkan PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik Bangunan Gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat Bangunan Gedung sesuai dengan standar teknis Bangunan Gedung.


    PP baru tentang PBG ini lebih fokus pada fungsi dan klasifikasi Bangunan Gedung, Standar Teknis, proses penyelenggaraan bangunan gedung, sanksi administratif, peran masyarakat dan pembinaan.

    Untuk membangun gedung, pihak yang membangun harus mencantumkan fungsi bangunan di dalam PBG. Adapun jenis-jenis fungsinya antara lain fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya dan fungsi khusus.

    Melihat ketentuan PP tentang PBG, maka dapat disimpulkan penekanan PBG lebih kepada fungsi bangunannya yang sesuai dengan tata ruang daerah masing-masing. Selama bangunan yang akan dibangun sesuai dengan fungsi yang diajukan dan tak melanggar aturan tata ruang, maka proses konstruksi bisa dimulai tanpa harus mengurus izin ke berbagai instansi terlebih dahulu.

    Hal ini tentunya berbeda dengan IMB yang dulu digunakan. Jika masih menggunakan IMB, maka pihak yang akan membangun gedung harus memiliki izin terlebih dahulu sebelum membangun.

    Syarat Pengajuan PBG

    Dalam catatan detikcom, untuk pengajuan PBG ada beberapa dokumen persyaratan yang perlu dipenuhi, yaitu:

    1. Dokumen Rencana Arsitektur: Data penyedia jasa perencana arsitektur; Konsep rancangan, gambar denah, dan konsep atau denah terkait lainnya.

    2. Dokumen Rencana Utilitas: Perhitungan kebutuhan air bersih, listrik, limbah, sistem proteksi kebakaran; Gambar sistem sanitasi dan rancangan terkait lainnya.

    3. Dokumen Rencana Struktur: Gambar rencana struktur bawah, atas, basement; Perhitungan rencana struktur dengan data penyelidikan tanah (untuk bangunan gedung lebih dari dua lantai).

    4. Dokumen Spesifikasi Teknik Bangunan: Keterangan jenis, tipe, dan karakteristik material yang digunakan secara menyeluruh.

    Prosedur Pembuatan PBG

    Setelah dokumen siap, selanjutnya lakukan pembuatan PBG. Begini langkah-langkahnya:

    1. Buka situs web https://simbg.pu.go.id.

    2. Lakukan pendaftaran dengan membuat akun baru dan melakukan konfirmasi email.

    3. Login jika sudah memiliki akun dan melengkapi data diri pemohon.

    4. Isi formulir terkait dan menyimpan data.

    5. Mulai proses permohonan PBG secara online melalui laman simbg.pu.go.id.

    6. Upload dokumen teknis dan administratif serta memantau akun SIMBG untuk pemberitahuan kelengkapan berkas.

    7. Ikuti konsultasi dengan Tim Profesi Ahli (TPA) bidang Arsitektur, Struktur, dan MEP jika dokumen sudah diverifikasi lengkap.

    8. Perbaiki dokumen sesuai konsultasi dengan TPA.

    9. Menetapkan nilai retribusi daerah dan menerbitkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) oleh DPMPTSP atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

    10. Pembayaran retribusi daerah oleh pemohon PBG.

    11. Penerbitan Pernyataan Pemenuhan Standar Teknis Bangunan Gedung (Rekomtek).

    12. Penerbitan PBG oleh DPMPTSP setelah proses selesai.

    Itulah pengertian PBG dan cara pengajuannya. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ya Jenis Colokan Listrik di Setiap Negara Berbeda? Simak Ulasannya


    Jakarta

    Di dunia ini, terdapat berbagai jenis colokan listrik yang digunakan di berbagai negara. Perbedaan tersebut sering membuat orang bingung, terutama saat bepergian ke luar negeri. Apa saja jenis-jenis colokan listrik yang umum dan mengapa lubangnya bisa berbeda-beda?

    Simak pembahasan berikut yang akan mengulas secara detail mengenai jenis-jenis colokan listrik yang paling sering digunakan serta alasan perbedaan desainnya.

    Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

    Tipe A (Amerika Utara, Jepang)

    Colokan tipe A adalah salah satu yang paling umum di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, colokan ini memiliki dua pin paralel tanpa ground, dan digunakan dalam sistem listrik dengan tegangan 100-127 volt. Karena tidak memiliki ground, colokan ini kurang cocok untuk perangkat yang membutuhkan perlindungan tambahan terhadap lonjakan arus listrik.


    Tipe B (Amerika Utara, Jepang)

    Tipe B mirip dengan tipe A tetapi memiliki pin ketiga sebagai ground, melansir sciencefocus.com, colokan besar yang kita gunakan sekarang berasal dari periode setelah Perang Dunia Kedua. Saat itu, banyak rumah yang perlu dibangun kembali setelah perang.

    Pin ini berfungsi untuk menambah keamanan, terutama pada perangkat yang membutuhkan arus besar seperti komputer atau peralatan rumah tangga. Standar ini juga digunakan di Amerika Utara dan Jepang.

    Tipe C (Eropa, Asia, Amerika Selatan)

    Tipe C dikenal sebagai colokan dua pin bulat dan merupakan salah satu jenis yang paling umum di Eropa, Asia, dan beberapa negara Amerika Selatan, colokan ini kompatibel dengan sistem tegangan 220-240 volt dan tidak memiliki ground. Meskipun umum, tipe C biasanya hanya digunakan pada perangkat berdaya rendah.

    Tipe D (India)

    Colokan listrik tipe D digunakan di India dan beberapa negara lain. Bentuknya terdiri dari tiga pin besar, salah satunya adalah ground, ini dirancang untuk perangkat yang membutuhkan lebih banyak daya dan tegangan tinggi, dengan standar 220-240 volt.

    Tipe E dan F (Eropa Kontinental)

    Colokan tipe E dan F adalah dua pin bulat dengan sistem ground yang berbeda. Tipe E digunakan di Prancis dan Belgia, sementara tipe F banyak digunakan di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya, kedua tipe ini bekerja dengan tegangan 220-240 volt dan memiliki fitur grounding yang baik untuk keamanan.

    Tipe G (Inggris, Malaysia)

    Colokan tipe G memiliki tiga pin berbentuk persegi dan merupakan standar di Inggris, Irlandia, Malaysia, dan beberapa negara lain. Sistem ini memiliki ground dan dirancang untuk tegangan tinggi (220-240 volt), membuatnya sangat aman untuk perangkat besar.

    Tipe I (Australia, Selandia Baru, Argentina)

    Tipe I memiliki dua atau tiga pin, dan digunakan di Australia, Selandia Baru, dan Argentina. Colokan ini didesain untuk perangkat yang beroperasi pada 220-240 volt, dan menawarkan opsi dengan atau tanpa ground.

    Tipe L (Italia)

    Colokan tipe L terdiri dari tiga pin bulat, yang biasa digunakan di Italia. Desain ini mendukung tegangan 220-240 volt dan menawarkan proteksi ground yang baik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengapa Warna Kabel Beda-beda? Ternyata Ini Alasannya



    Jakarta

    Dalam dunia kelistrikan, penggunaan kabel sangat penting untuk menghantarkan arus listrik ke berbagai perangkat dan instalasi. Namun, satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa warna kabel yang digunakan berbeda-beda?

    Berikut adalah pembahasan alasan di balik perbedaan warna kabel serta fungsinya, sehingga kamu dapat lebih memahami sistem kelistrikan di sekitar kamu.


    Identifikasi Fungsional Kabel

    Salah satu alasan utama mengapa kabel memiliki warna yang berbeda adalah untuk membantu identifikasi fungsinya, melansir cables.com, vendor kabel jaringan sering menggunakan warna untuk mempermudah identifikasi jenis dan fungsi koneksi, atau untuk membedakan kabel dan koneksi mereka dari vendor lain.

    Setiap warna kabel menunjukkan fungsi tertentu, yang memudahkan teknisi dalam melakukan instalasi maupun perbaikan, seperti berikut ;

    • Hitam atau Merah: Kabel fase yang menghantarkan arus listrik.
    • Biru: Kabel netral, berfungsi untuk mengembalikan arus listrik ke sumbernya.
    • Hijau atau Kuning-Hijau: Kabel grounding, yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke tanah sebagai langkah keselamatan.

    Pentingnya Keamanan

    Menggunakan kabel dengan warna yang berbeda sangat penting untuk keselamatan. Dengan kode warna yang jelas, kemungkinan terjadinya kesalahan saat pemasangan atau perbaikan kabel dapat diminimalkan, kesalahan dalam menghubungkan kabel fasa dan netral, misalnya, dapat berakibat fatal, termasuk risiko kebakaran atau kerusakan pada peralatan listrik.

    Standarisasi Kabel

    Banyak negara memiliki standar warna kabel yang diatur dalam kode listrik, standar ini memastikan bahwa semua instalasi listrik mengikuti pedoman yang sama, sehingga meningkatkan keselamatan dan konsistensi. Di Indonesia, misalnya, Kode Warna Kabel Listrik sudah diatur dalam SNI (Standar Nasional Indonesia)

    Kemudahan Perbaikan dan Pemeliharaan

    Warna kabel yang berbeda juga mempermudah teknisi dalam melakukan perbaikan dan pemeliharaan. Ketika ada masalah dalam sistem kelistrikan, teknisi dapat dengan cepat mengidentifikasi kabel yang perlu diperiksa berdasarkan warna yang terlihat, hal ini sangat menghemat waktu dan usaha dalam proses pemeliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Ini Perbandingan Kompor Induksi dan Kompor Gas


    Jakarta

    Kompor induksi dan kompor gas merupakan jenis kompor yang banyak dipakai oleh orang-orang. Meskipun menggunakan sumber bahan bakar yang beda, namun keduanya memiliki fitur yang sama.

    Kompor induksi harganya lebih mahal daripada kompor gas, tetapi banyak pemilik rumah menganggapnya menarik karena hemat energi. Kompor gas mengeluarkan lebih banyak polutan dalam ruangan daripada kompor induksi.

    Melansir The Spruce, Jumat (4/10/2024), berikut perbandingan kompor induksi dan kompor gas yang harus kamu tahu.


    Cara Kerja Kompor

    Kompor induksi menggunakan listrik rumah tangga untuk menciptakan medan magnet di area kumparan kompor. Dilindungi oleh kaca keramik di bagian atas, arus elektromagnetik dalam kumparan ini bereaksi dengan peralatan masak logam yang diletakkan.

    Kompor gas menggunakan gas alam atau propana yang dipasok oleh pemerintah sebagai sumber bahan bakar. Gas memasok ke kompor dan dinyalakan oleh percikan api.

    Jenis Peralatan Masak

    Kompor induksi hanya dapat menggunakan peralatan masak yang terbuat dari besi cor atau beberapa jenis baja tahan karat. Jika baja tahan karat berupa paduan atau jika mengandung terlalu banyak nikel, mungkin tidak cocok untuk kompor induksi.

    Kompor gas dapat menggunakan semua jenis peralatan memasak. Seperti panci kompatibel dengan kompor induksi, ditambah kaca, tembaga, alumunium, dan baja tahan karat, serta campuran logam lainnya.

    Pembersihan dan Perawatan

    Kompor induksi bagian atasnya menggunakan keramik yang memiliki fungsi melindungi bagian dalam kompor dari tumpahan dan kotoran. Untuk membersihkan kompor induksi, gunakan spons dan larutan cuka serta soda kue.

    Kompor gas lebih sulit dibersihkan, terutama setelah terjadi tumpahan dan kekacauan besar. Untuk membersihkan kompor gas, lepaskan dan rendam dalam larutan air sabun hangat sebelum menggosoknya dengan sikat nilon. Bagian atas perlu dibersihkan dengan spons.

    Daya Tahan

    Kompor induksi bertahan sekitar 13 sampai 15 tahun. Bagian atas kaca yang retak atau bau terbakar yang menyengat adalah dua alasan utama untuk memanggil teknisi servis.

    Kompor gas cenderung bertahan selama 10 hingga 18 tahun. Penting untuk menjaga kebersihan kisi-kisi dan tutup pembakar, karena keduanya dapat menyebabkan kerusakan pada kompor.

    Efisiensi

    Kompor induksi hemat energi hingga 85 persen. Hal ini berarti sebagian besar listrik yang dihasilkan untuk memasak digunakan untuk memasak makanan, 15 persen listrik terbuang sia-sia.

    Kompor gas hemat energi sekitar 32 persen. Sebagian besar energi gas potensial terbuang sia-sia hampir 70%.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kabel Jangan Dibiarkan Terbuka, Berikut Beragam Jenis Penutup Biar Rapi



    Jakarta

    Kabel listrik yang dibiarkan terbuka dapat menyebabkan berbagai risiko, mulai dari kebakaran hingga sengatan listrik. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan penutup kabel yang tepat untuk menjaga keamanan dan keteraturan.

    Apa saja jenis-jenis penutup kabel listrik yang dapat melindungi kamu dan meningkatkan keselamatan di rumah atau di tempat kerja, berikut pembahasannya.

    Pipa Conduit

    Pipa conduit adalah salah satu solusi terbaik untuk melindungi kabel listrik. Terbuat dari berbagai bahan, seperti PVC dan logam, pipa ini melindungi kabel dari kerusakan fisik dan cuaca, pipa conduit sering digunakan di lingkungan industri dan komersial, di mana keamanan kabel sangat penting.


    Pelindung Kawat (Cable Sleeve)

    Melansir kingfisherdirect.com, apakah kamu ingin menjaga kantor tetap rapi atau mengurangi risiko tersandung, manajemen kabel yang baik dapat membantu menciptakan ruang yang teratur dan aman. Pelindung kawat, atau cable sleeve, berfungsi untuk melindungi kabel dari gesekan dan kerusakan.

    Terbuat dari bahan seperti nilon atau poliester, pelindung ini sangat berguna di area yang sering mengalami pergerakan, seperti di belakang perangkat elektronik atau di area kerja.

    Box Terminal

    Box terminal adalah komponen penting dalam sistem kelistrikan, box ini digunakan untuk menyambungkan beberapa kabel listrik dan melindungi sambungan dari kelembapan dan debu. Dengan menggunakan box terminal, kamudapat memastikan sambungan listrik yang aman dan teratur.

    Pengaman Kabel (Cable Protector)

    Pengaman kabel dirancang khusus untuk melindungi kabel yang tergeletak di lantai atau area yang sering dilalui. Terbuat dari bahan yang tahan lama, pengaman ini mencegah kerusakan fisik pada kabel dan mengurangi risiko orang tersandung.

    Penutup Listrik (Cable Cover)

    Penutup listrik digunakan untuk menutupi kabel yang terlihat di dinding atau lantai. Terbuat dari plastik, penutup ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tetapi juga membantu menjaga estetika ruangan dengan menyembunyikan kabel yang berantakan.

    Pengikat Kabel (Cable Tie)

    Meskipun bukan penutup, pengikat kabel sangat penting dalam mengorganisir kabel. Dengan menggunakan pengikat kabel, kamu dapat menghindari kabel yang berantakan, yang dapat menyebabkan kerusakan dan kebingungan saat mencari kabel tertentu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Kasus Mat Solar, Ini 4 Tips Cegah Maling Masuk Rumah Lewat Jendela


    Jakarta

    Rumah pesinetron Mat Solar baru-baru ini kemalingan saat seluruh keluarga tengah terlelap. Dua ponsel raib dibawa maling. Setelah diselidiki, maling berhasil masuk ke rumah Mat Solar melalui jendela rumah yang tidak tertutup rapat.

    “Jendelanya kurang rapat nutupnya. Lupa dikunci juga sama sepupu aku. Nah pas dia masuk tuh kamar jendelanya tuh ada sepupu aku yang lagi tidur. Jadi dibuka sama malingnya. Terus malingnya ngambil Hp sepupu aku. Terus langsung keluar kamar, ke bawah. Terus waktu itu Hp mama akhirnya diambil,” kata anak Mat Solar Haidar Rasyad seperti yang dikutip dari detikHot, Rabu (9/10/2024).

    “Pas mama bangun, mama bilang ‘Hp mama nggak ada sama ayah’. Aku mikirnya nggak negatif, rumah nggak pernah kemalingan,” tambahnya.


    Dari rekaman CCTV, maling berada di rumah Mat Solar lebih dari 30 menit dan berkeliling dari lantai bawah dan atas. Saat ini keluarganya telah melaporkan kasus ini ke polisi dan petugas keamanan sudah bersiaga di sekitar rumahnya.

    Berkaca dari kasus ini, keamanan rumah perlu diperhatikan hingga ke hal terkecil yakni mengunci segala akses masuk ke rumah. Maling pasti berusaha mencari celah untuk masuk ke rumah. Mereka biasanya sudah mengintai lokasi yang telah mereka targetkan.

    Selain mengunci seluruh akses masuk seperti jendela dan pintu, Forbes Home, menyebutkan ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar tidak ada lagi kejadian maling masuk melalui jendela rumah, berikut di antaranya.

    1. Pasang Sensor Gerak

    Sensor gerak mendeteksi pergerakan di luar rumah. Nantinya sensor ini akan mengirimkan data ke monitor yang bisa diakses oleh pemilik rumah.

    Lokasi pemasangannya bisa di berbagai tempat termasuk di luar jendela. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui dan mencegah maling masuk ke rumah. Sebab, apabila pergerakan tersebut cukup mencurigakan seperti menghancurkan properti rumah atau mendatangi suatu tempat yang dilarang, alarm akan berbunyi. Suara tersebut bisa tanda bagi pemilik rumah untuk berhati-hati dan mengecek monitor secepatnya.

    Jika sudah ketahuan ada orang yang ingin melakukan tindakan berbahaya, kamu harus segera menelpon polisi dan kamu harus tetap berada di dalam rumah.

    2. Pasang Teralis Jendela

    Biasanya jendela rumah di Indonesia dipasang teralis dari besi atau kayu. Fungsi dari teralis ini bukan hanya sebagai penambah estetika rumah, melainkan pengaman. Dengan dipasang pembatas tersebut, siapa pun tidak dapat masuk melalui jendela.

    Pemasangannya pun tidak sulit dan bisa dipasang sejak awal menempati rumah tersebut. Ventilasi rumah tidak akan terhambat dengan adanya teralis tersebut. Selain itu, saat ini model teralis juga sudah beragam sehingga tidak kuno dan tidak terlihat mengganggu.

    Saat memasang jeruji pada jendela, pastikan untuk membiarkan satu jendela kosong tanpa pembatas agar mudah diakses saat terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran. Namun, jendela ini sebaiknya dari kaca atau bahan lainnya yang mudah untuk dibuka dari dalam.

    4. Pasang CCTV Pengaman

    Seperti kasus di rumah Mat Solar, keluarga memiliki bukti ada pencurian di rumah setelah mengecek CCTV. Saat ini kehadiran CCTV sangat dibutuhkan untuk memastikan hal yang terjadi yang luput dari penglihatan. Kamu bisa memasang CCTV di lokasi yang tepat dan tidak terhalang apa pun.

    5. Pastikan Rumah Punya Penerangan

    Rumah yang cukup terang dapat mencegah pencuri berkeliaran di sekitar rumah. Sebab, rumah yang terang dapat membuat pergerakan mereka ketahuan. Biasanya cara mereka mengakali hal tersebut dengan mematikan sistem listrik di rumah sebelum mereka masuk ke rumah.

    Kamu juga bisa memasang lampu yang otomatis menyala saat ada pergerakan. Dengan begitu, kamu juga akan langsung sadar jika tiba-tiba lampu menyala berarti ada seseorang atau pergerakan tidak jauh dari sana.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Menyesuaikan Ukuran Gudang di Rumah


    Jakarta

    Gudang adalah menjadi salah satu bagian yang paling berguna untuk menyimpan barang-barang tambahan. Banyak orang cenderung merasa rumah mereka tidak muat lagi, sehingga membangun gudang menjadi pilihan penting bagi setiap pemilik rumah.

    Gudang memiliki banyak kegunaan dan penyimpanan. Struktur penyimpanan yang terlalu kecil hanya akan memenuhi kebutuhan untuk membangun gudang lain. Jika menyangkut ukuran gudang, semakin besar maka semakin baik untuk di rumah.

    Banyak jenis gudang, yang lebih kecil berukuran 6×8 kaki atau setara dengan 48 kaki persegi. Ada gudang berukuran sedang dengan 9×12 kaki atau 120 kaki persegi dan gudang yang lebih besar berukuran 12×12 atau sekitar 144 kaki persegi.


    Melansir Designing Idea, Rabu (9/10/2024), berikut beberapa ukuran gudang untuk kebutuhan di rumah kamu.

    Gudang Kecil

    Gudang kecil menjadi pilihan terbaik bagi pemilik rumah yang berprofesi sebagai tukang kebun atau memiliki hobi berkebun. Ukuran gudang kecil dengan lebar dan panjang 6×8 kaki atau sekitar 1,8 hingga 2,4 meter.

    Gudang kecil akan menjaga semua barang yang ada di dalamnya tetap kering dan bebas dari semua hama dan lingkungan yang akan meningkatkan pembusukan. Gudang kecil adalah pilihan yang paling tepat untuk rumah yang lebih kecil.

    Gudang Sedang

    Ukuran gudang yang paling umum adalah yang berstruktur sedang. Hal ini karena lebih efisiensi biaya, tidak memakan banyak tempat, dan juga memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar dibandingkan gudang yang lebih kecil.

    Ukurang gudang sedang berkisar antara 90 hingga 120 kaki persegi, ukuran ini cukup besar untuk kamu yang membutuhkan banyak ruang.

    Gudang berukuran sedang dengan ukuran 8×12 kaki akan mencakup sekitar 96 kaki persegi. ukuran ini menjadi ukuran yang paling banyak digunakan. Ukuran lebih besar adalah 10×10 kaki atau 3×3 meter yang mencakup area seluas 100 kaki persegi.

    Gudang Besar

    Gudang berukuran besar merupakan pilihan terbaik untuk sebagian besar rumah dengan ruang yang lebih besar. Gudang yang besar juga berfungsi sebagai bengkel, atau menjadi garasi mobil yang tidak sering digunakan.

    Ruang kerja yang lebih besar juga dapat menyimpan furniture dan rak asalkan pemilik rumah memilih pintu yang lebih besar agar sesuai.

    Gudang besar biasanya berukuran 8×16 kaki atau 2,4 x 4,9 meter yang mencakup area seluas 128 kaki. Ini adalah keseimbangan antara memilih struktur berukuran sedang hingga besar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kepikiran Punya Rak Sepatu di Rumah? Simak Pilihan Bahan yang Bisa Dipakai


    Jakarta

    Jika kamu mencari rak sepatu yang kuat dan tahan lama, rak berbahan logam bisa menjadi pilihan terbaik. Rak sepatu logam, terutama yang terbuat dari baja tahan karat atau aluminium, menawarkan ketahanan yang luar biasa dan cocok untuk penggunaan jangka panjang.

    Rak Sepatu Logam yang Kuat dan Tahan Lama

    Melansir woodenstreet.com, jika kamu mencari rak sepatu yang kuat dan tahan lama, rak berbahan logam bisa menjadi pilihan terbaik. Rak sepatu logam, terutama yang terbuat dari baja tahan karat atau aluminium, menawarkan ketahanan yang luar biasa dan cocok untuk penggunaan jangka panjang.

    Rak Sepatu Kayu Tahan Lama dan Elegan

    Menurut mojoboutique.com, rak sepatu berbahan kayu menjadi pilihan favorit bagi banyak orang karena tampilannya yang natural dan kokoh. Kayu solid, seperti kayu jati atau mahoni, dikenal sangat kuat dan tahan lama, sedangkan kayu olahan (MDF atau plywood) lebih ringan dan ekonomis.


    Rak Sepatu Bambu untuk Bahan yang Ramah Lingkungan dan Estetis

    Melansir time.com, bambu adalah bahan yang semakin populer karena keawetannya dan kesan alami yang dihadirkan. Rak sepatu bambu cocok untuk kamu yang menginginkan furnitur ramah lingkungan dengan tampilan minimalis.

    Rak Sepatu Kain Fleksibel dan Hemat Ruang

    Jika ruang kamu terbatas, rak sepatu berbahan kain atau kanvas bisa menjadi pilihan yang tepat. Rak ini biasanya dilengkapi dengan rangka besi atau plastik yang mudah dipindahkan dan dirakit dan dibawa kemana-mana.

    Rak Sepatu Plastik yang Ekonomis dan Tahan Air

    Bagi kamu yang mencari rak sepatu dengan harga terjangkau dan mudah perawatan, rak sepatu plastik bisa menjadi solusinya. Rak berbahan plastik seperti PVC atau polypropylene memiliki keunggulan ringan, tahan air, dan mudah dibersihkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Ada Padahal Penting, Ini 5 Alasan Kamu Butuh Gudang di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua orang memiliki gudang di rumahnya, kadang orang-orang berpikir memiliki gudang hanya memenuhi ruang yang ada di rumah. Namun, gudang memiliki fungsi penting untuk penyimpanan barang berlebih.

    Gudang dapat menawarkan lebih dari sekedar solusi penyimpanan untuk masalah rumah kamu. Saat ini, banyak pemilik rumah memanfaatkan gudang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Tetapi apakah kamu butuh gudang di rumah? dilansir dari Backyard Unlimited, Rabu (9/10/2024), berikut alasan kenapa kamu membutuhkan gudang penyimpanan.


    Menambah Kemewahan untuk Properti

    Gudang dapat menambah sedikit kemewahan pada eksterior rumah kamu. Gudang juga merupakan cara mudah untuk menata semua perkakas, peralatan, dan perlengkapan yang tidak dapat kamu simpan di rumah atau garasi.

    Dengan meletakkan barang yang tepat, kamu akan lebih mudah menemukannya saat dibutuhkan. Kamu juga melindungi barang-barang dengan memastikannya memiliki tempat yang aman dan kering agar tidak rusak oleh cuaca.

    Penataan yang Teratur

    Gudang menyediakan peluang yang sangat berharga untuk menata barang-barang kamu dan menjaganya tetap teratur. Dengan menggunakan wadah penyimpanan, kait dinding, rak, dan lain-lain.

    Hal ini membuat barang-barang tetap berada di tempat yang mudah ditemukan dan dirawat saat tidak digunakan.

    Ruang Ekstra untuk Diri Sendiri

    Kamu dapat mengubah gudang menjadi gubuk yang nyaman. Gudang dapat diubah menjadi area bersantai yang nyaman, ruang meditasi, atau apa pun yang dapat kamu bayangkan. Yang dibutuhkan hanyalah kreativitas dan kerja keras dalam waktu singkat.

    Dapat Disesuaikan dengan Keinginan

    Daya tarik utama membeli gudang adalah tingkat kustomisasi yang dapat kamu lakukan. Gudang yang awalnya tampak biasa dapat diubah menjadi rumah bermain mewah, rumah mungil, studio kerja, atau dapat dilengkapi dengan fasilitas lainnya.

    Gudang menawarkan dasar yang baik untuk sejumlah proyek, setelah kamu memiliki ide dan serangkaian rencana yang bagus. Pertimbangkan untuk berbicara dengan produsen untuk mewujudkan impian kamu.

    Tempat Penyimpanan untuk Barang-barang

    Saat kamu tidak memiliki tempat penyimpanan, hal ini akan dapat menyebabkan barang-barang rusak atau furniture yang sudah lapuk karena cuaca tidak lagi sesuai untuk digunakan saat musim yang tepat tiba.

    Dengan penyimpanan semua peralatan dan barang-barang yang berhubungan dengan luar ruangan di gudang, akan dapat melindungi investasi kamu dan mengosongkan ruang di halaman saat dibutuhkan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com