Author: Gak Ganti Gambar

  • Mau Renovasi Rumah? Ini Estimasi Biaya Ubah Rumah 1 Lantai Jadi 2 Lantai


    Jakarta

    Ketika memiliki hunian di lahan terbatas tapi ingin memperluasnya, salah satu caranya yakni merenovasinya dengan menambah lantai atau tingkat rumah. Dari yang 1 lantai menjadi 2 lantai, atau lebih.

    Namun, ada hal yang mesti diperhatikan nih sebelum merenovasi rumah, yaitu perihal biaya. Anggaran budget untuk perbaikan rumah perlu direncanakan dan dipersiapkan sedemikian rupa untuk mencegah proses renovasi yang tidak selesai.

    Lantas, kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan untuk renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai?


    Estimasi Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai

    Biaya untuk renovasi rumah tergantung desain rumah yang diinginkan, luas rumah, hingga wilayah hunian berada. Lokasi rumah berada bisa mempengaruhi budget lantaran harga material yang digunakan dan biaya jasa tukang mungkin berbeda tiap daerahnya.

    Menurut Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah, Nuzhul Rizki, perkiraan biaya untuk renovasi rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai sekitar Rp 4 juta per meternya. Budget tersebut masih estimasi mengikuti harga pasar dan wilayah tempat tinggal.

    Untuk wilayah Jabodetabek, perkiraan biaya renovasi rumah menjadi 2 lantai dengan penambahan kamar serta kamar mandi standarnya antara Rp 3-5 juta per meter menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat. Harga tersebut juga tergantung dengan desain hunian yang diinginkan.

    Terkait renovasi rumah, Pikat Satriadji selaku Founder Piksat Studio membaginya menjadi tiga kelas: low budget, normal, dan premium. Estimasi budget per kelasnya menyesuaikan sejumlah hal, salah satunya bahan bangunan yang digunakan dan desain rumah.

    Sebagai contoh, perbaikan rumah dengan kelas low budget akan menggunakan material yang lebih murah, seperti perlengkapan untuk sanitasi. Sementara kelas normal memakai material yang standar pada umumnya.

    Menurut Pikat, biaya estimasi untuk renovasi rumah kecil atau sederhana dengan kelas low budget berkisar Rp 5,5 juta per meter. Untuk standar sekitar Rp 6,8 juta per meter, dan kelas premium ada di kisaran Rp 7,5-8 juta atau lebih per meternya.

    Kalau menggunakan jasa arsitek, biaya bayarannya belum termasuk dengan estimasi budget per meter untuk membangun atau merenovasi rumah seperti di atas. Sehingga dibutuhkan biaya lebih dari itu jika memakai jasa arsitek.

    Lebih lanjut, Pikat menganjurkan untuk memiliki dana cadangan untuk hal-hal terduga (biaya tak terduga) sekitar 10-20% dari biaya renovasi.

    Estimasi Waktu Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai

    Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah biasanya memerlukan sekitar 4-6 bulan. Ini juga tergantung desain rumah yang ingin direnovasi.

    Begitu juga kata Taufiq, perbaikan rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai membutuhkan estimasi waktu kisaran 4-6 bulan. Menurutnya, renovasi rumah juga bisa diselesaikan dalam waktu lebih cepat sekitar 3 bulan tapi dengan menambahkan tenaga kerja yang terlibat.

    “Tapi kalau di SobatBangun bisa juga 3 bulan. ‘Saya perlu 3 bulan jadi’, ya kita akan ukur tukang yang harus kerja berapa orang, apakah perlu lembur, atau perlu 2 shift nah itu akan lebih cepat. Tapi kalau standar-standar aja pakai 3-4 orang tukang ya waktunya 4-6 bulan,” tutur Taufiq pada detikcom beberapa waktu lalu.

    Nah, itu dia estimasi biaya dan waktu untuk renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai. So, apakah detikers berencana untuk merenovasi rumahmu?

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Retak Rambut pada Dinding Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Apakah dinding rumah detikers mengalami keretakan tipis yang hampir tak terlihat? Kalau iya, tembok rumahmu itu mengalami retak rambut.

    Sesuai sebutannya, retak rambut merupakan kondisi retak berukuran kecil di tembok dan bahkan kadang tidak terlihat dengan jelas. Kondisi retak seperti ini kerap terjadi pada dinding bangunan, salah satunya rumah.

    Namun, apa ya yang menyebabkan tembok mengalami keretakan rambut? Dan adakah cara untuk mengatasinya?


    Penyebab Retak Rambut pada Dinding Rumah

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan tembok rumah mengalami retak rambut. Mengutip unggahan dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut penyebab retak rambut di dinding:

    1. Plester

    Setelah pemasangan batu bata atau batako dalam tahap pembuatan dinding, selanjutnya masuk ke proses plester untuk melapisi tembok batu. Apabila lapisan plester yang dioleskan terlalu kering sampai tidak ada kelembapan meski sedikit, maka nantinya acian tidak bisa menempel dengan sempurna. Inilah yang akan membuat retak rambut pada dinding,

    2. Acian

    Sebelum mengaplikasikan cat dan setelah plester, tembok biasanya dioleskan acian. Nah, kalau kualitas dan komposisi bahan acian yang digunakan tidak tepat maka bisa meningkatkan potensi retak rambut pada tembok.

    Tak hanya itu, mengoleskan acian ketika plester belum kering juga dapat berpengaruh terhadap munculnya retak rambut.

    3. Cat

    Pemilihan cat rumah yang bagus tidak hanya mempengaruhi tampilan hunian, tapi juga kondisi tembok nantinya. Cat rumah yang berkualitas baik umumnya memiliki kekuatan lekat tinggi yang bisa mempengaruhi lapisan acian.

    Jika memilih kualitas cat yang buruk maka tingkat kelekatan terhadap aciannya rendah. Dengan begitu, potensi timbulnya keretakan rambut akan meningkat.

    Di sisi lain, penggunaan cat dinding yang berbeda pada setiap lapisannya juga dapat mengakibatkan retak rambut.

    4. Perubahan Cuaca

    Cuaca yang berubah bisa menyebabkan pemuaian dan penyusutan pada tembok. Dan inilah yang bisa menimbulkan retak rambut pada dinding.

    5. Permukaan Tanah

    Tinggi permukaan tanah dapat berubah seiring berjalannya waktu. Ini membuat tembok bergerak mengikuti ketinggian tanah dan keretakan rambut pun bisa muncul.

    Cara Mengatasi Retak Rambut pada Dinding Rumah

    Jika tembok rumah detikers mengalami retak rambut, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, yakni sebagai berikut:

    1. Kerik Lapisan Cat

    Jika retak rambut yang ada di tembok dalam kondisi ringan maka bisa mulai dengan mengerok lapisan cat yang menempel. Cat dapat dikerok menggunakan sekrap sampai terkelupas.

    2. Amplas Permukaan Dinding

    Selanjutnya, permukaan dinding dikerok catnya bisa dihaluskan sehingga menjadi rata menggunakan amplas. Amplas tembok sampai material pelapis dindingnya hilang.

    3. Isi Celah yang Retak

    Setelahnya, dinding dapat dibersihkan dari sisa pengerokan yang menempel. Kemudian, permukaan tembok yang terdapat celah retak atau terbentuk lubang bisa dilapisi dengan wall sealer. Tunggu wall sealer hingga kering untuk lanjut ke tahap berikutnya.

    4. Aplikasikan Cat Tembok

    Jika wall sealer telah kering, tembok bisa dicat kembali sesuai warna yang diinginkan. Aplikasikan cat dengan rapi dan pastikan wall sealer maupun noda bekas retakan lainnya tertutupi.

    Selain itu, retak rambut juga dapat diatasi dengan tindakan lain seperti perbaikan struktur bangunan jika penyebabnya adalah kegagalan struktur bangunan.

    Itu tadi deretan penyebab dan cara mengatasi retak rambut pada dinding. Jadi, detikers tidak perlu bingung lagi ya untuk menghilangkan keretakan rambut di dinding.

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Kloset Lambat Turun? Ini Solusinya


    Jakarta

    Apakah air kloset di rumah kamu lambat turun? Hal ini memang jadi persoalan yang mengesalkan. Ketika kamu menemui masalah ini, jangan buru buru memanggil teknisi dulu. Karena ada cara ampuh yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

    Air kloset lambat turun bisa disebabkan beberapa hal. Biasanya kondisi air kloset yang ternyata lambat turun baru disadari ketika kamu baru saja buang air kecil atau besar. Ketika kamu menyiram kloset, ternyata malah sangat lama untuk turun.

    Namun jangan langsung panik. Melansir dari Qhome Mart, Jumat (29/12/2023), berikut ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi air kloset lambat turun.


    Gunakan Plunger

    Air kloset lambat turun bisa disebabkan tersumbatnya saluran pembuangan kloset oleh kotoran. Kamu bisa menggunakan alat plunger atau alat sedot wc untuk membuatnya lancar kembali.

    Untuk cara memakainya sangat mudah, cukup masukkan ujung alat plunger ke dalam saluran kloset. Kemudian, gerakan plunger dengan mendorong dan menarik hingga kloset lancar kembali.

    Pakai Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

    Selanjutnya, kamu bisa gunakan air hangat dan sabun cuci piring. Kamu bisa mencampurkan sabun cuci piring dengan air panas dengan volume sekitar 1-2 panci. Air panas yang digunakan sebaiknya bukan dalam skala mendidih. Namun perlu diingat bahwa bukan berarti sabun dicampur air panas baru dituangkan.

    Pertama, tuangkan sabun ke dalam lubang kloset. kamu bisa menuangkannya 1-2 cangkir sabun cuci piring tersebut secara perlahan. Diamkan sekitar lima menit. Selanjutnya, tuangkan air panas sedikit demi sedikit. kamu bisa kembali menunggu sekitar 30 menit.

    Jangan Menyiram Air Terlalu Banyak

    Kloset yang tersumbat masih bisa disiram dengan air. Namun jangan sampai menyiram air terlalu banyak. Jika kamu malah menyiram air terlalu banyak, hal ini hanya memperparah sumbatan. Air yang ada di dalam kloset bisa tumpah hingga ke lantai kamar mandi.

    Aktivitas penyiraman dapat kamu lakukan secara perlahan-lahan. Jika sudah menyiram, coba tunggu beberapa saat ini terlihat air turun ke bawah secara perlahan. Waktu yang dibutuhkan untuk menyiram kloset dengan kondisi ini memang lebih lama. Namun setidaknya bisa menjadi solusi termudah.

    Memanfaatkan Gantungan Baju

    Cara lainnya untuk mengatasi masalah ini adalah memanfaatkan gantungan baju. Jika kamu melihat memang ada benda yang ternyata menyumbat saluran air kloset, sebaiknya gunakan gantungan baju untuk mengambilnya atau memaksanya masuk ke dalam.

    Jika kotoran, lebih baik memilih opsi untuk memaksanya masuk ke dalam. Sebaiknya gunakan gantungan baju yang terbuat dari kawat agar proses pengambilan dan pemaksaan jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan dari bahan plastik.

    Demikian cara ampuh mengatasi air kloset lambat turun. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Cat Genteng Lengkap dengan Manfaatnya


    Jakarta

    Mengecat genteng mungkin terdengar aneh. Namun, ternyata banyak manfaat yang kamu dapatkan jika kamu mengecat genteng. Layaknya mengecat dinding, tujuang mengecat genteng adalah melindung genteng dari kerusakan.

    Nah, buat kamu yang berencana juga ingin mengecat genteng, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum mulai mengecat genteng. Simak penjelasan lebih lanjut berikut.

    Manfaat Mengecat Genteng

    Melansir dari Brighton, Jumat (29/12/2023), genteng yang baru dibeli dari produsen biasanya belum dicat. Masih berupa genteng biasa berwarna coklat tua atau cokelat muda. Genteng tersebut sebenarnya sudah siap pasang, lalu kenapa kamu harus mengecat ulang genteng tersebut? Nah, berikut beberapa manfaatnya.


    Mencegah genteng ditumbuhi lumut dan jamur. Genteng lama-kelamaan akan ditumbuhi jamur dan lumut hijau kehitaman apabila berada di tempat yang lembab dan tidak terawat dengan baik. Hal ini tentunya membuat tampilan genteng jadi kurang menarik, dengan mengecat genteng kamu bisa mencegah timbulnya lumut dan jamur di permukaan genteng.

    Membuat genteng lebih awet, tidak mudah bocor, dan retak. Untuk mendapatkan manfaat ini, kamu bisa memilih cat genteng yang dilengkapi dengan lapisan anti debu, anti jamur, dan anti bocor.

    Memberikan tampilan yang lebih indah pada rumah dan menjaga tampilan genteng agar tetap terlihat bagus.

    Jenis-jenis Cat Genteng

    Ternyata terdapat banyak sekali jenis cat genteng di pasaran, setiap merk cat genteng biasanya memiliki jenis-jenis cat genteng yang berbeda. Agar tak salah pilih berikut daftarnya.

    1.Styrene Acrylic

    Jenis cat genteng ini mampu melindungi genteng dari cuaca yang ekstrem, tahan terhadap jamur dan lumut. Hasil akhirnya juga glossy atau tampak mengkilap sehingga akan terlihat berkilau jika dilihat dari jauh. Cat genteng jenis ini cocok diaplikasikan pada genteng yang berbahan asbes, tanah liat, dan beton.

    2. Alkyd Synthetic

    Merupakan cat yang memiliki ketahanan yang baik, tahan terhadap cuaca ekstrem dan jamur. Sama seperti jenis pertama, cat genteng ini juga akan memberikan efek glossy pada genteng rumahmu. Cocok diaplikasikan pada genteng tanah liat.

    3. Zinc Chromate Primer

    Jika kamu memiliki genteng berbahan metal, cat genteng yang berbahan Zinc Chromate Primer ini sangat cocok untuk digunakan. Cat jenis ini mampu melindungi permukaan genteng dari korosi dan karat sehingga membuat gentengmu jadi lebih awet.

    4. Cat Waterproof

    Sesuai dengan namanya, cat genteng ini memiliki sifat anti air sekaligus anti bocor. Beberapa cat genteng waterproof biasanya juga memiliki sifat anti leleh, antijamur, dan anti alkali. Jika gentengmu rawan bocor, kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan cat waterproof ini. Cat ini juga fleksibel, dan dapat kamu aplikasikan pada genteng yang terbuat dari tanah liat, asbes, beton, kayu, hingga seng.

    5. Resin Akrilik

    Merupakan cat yang memberikan hasil akhir yang glossy dan mengkilat. Cocok diaplikasikan pada genteng yang terbuat dari asbes, tanah liat, dan beton. Cat ini memiliki lapisan film keras yang cepat kering, karena itulah ia memiliki sifat tahan air yang bagus.

    6. Vernis Thinner

    Cat genteng satu ini memiliki bahan dasar thinner sehingga menghasilkan warna yang glossy dan tahan terhadap cuaca panas. Lapisan thinner ini akan membuat warna genteng jadi tahan lama, tidak mudah pudar, dan warnanya tetap awet.

    Demikian manfaat dan jenis-jenis cat genteng. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Bilang ‘Pahit Pahit’ Bisa Usir Lebah dari Rumah? Ini Faktanya


    Jakarta

    Lebah adalah binatang yang menjengkelkan. Nah, ada banyak cara yang dilakukan untuk mengusir lebah, salah satu yang populer adalah dengan bilang ‘pahit! pahit! pahit!’.

    Konon, saat kita bilang ‘pahit-pahit’, atau pahit-pahit lebah akan menjauh dan pergi. Ternyata, hal itu adalah mitos belaka.

    Sebab, konon katanya lebah tidak memiliki indera pendengaran. Dilansir dari World Birds, Jumat (29/12/2023), lebah tidak memiliki telinga. Alih-alih mendengar suara, lebah merasakan getaran di udara melalui organ spesial pada antena dan kakinya untuk berkomunikasi antar-lebah.


    Sementara itu, dilansir dari detikEdu, lebah memiliki indera penciuman yang tajam sebab setiap lebah memiliki 170 reseptor bau. Hal ini berguna untuk berkomunikasi di dalam sarang dan mengenali berbagai jenis bunga saat mencari makanan.

    Lantas, bagaimana cara mengusir lebah jika ada di rumah? Dilansir dari House Digest, berikut ini caranya.

    1. Serai

    Serai selain bisa untuk mengusir nyamuk ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir lebah. Wangi serai dinilai menjijikkan dan mengganggu lebah.

    Kamu bisa menggunakan lilin beraroma serai atau meneteskan minyak esensial ke dalam air dan menyemprotkan ke area yang terdapat lebah. Kamu juga bisa menggunakan tanaman dengan beraroma kuat lainnya, misalnya mint, kayu manis, almond pahit, atau timun.

    2. Semprotan Cuka

    Cuka juga bisa digunakan untuk mengusir lebah, namun jangan gunakan dalam dosis besar karena bisa membahayakan lebah. Untuk mengusirnya, kamu bisa campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan wadah berisi campuran tersebut di area yang terdapat lebah.

    Selain itu, kamu bisa menuangkan campuran tersebut ke dalam botol semprot dan menyemprotnya ke sarang atau area yang sering mereka kunjungi.

    3. Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa digunakan untuk mengusir lebah. Baunya yang menyengat mengganggu lebah dan membuatnya pindah ke tempat lain.

    Untuk membasmi lebah dengan bawang putih, siapkan 2 siung bawang putih dan sebuah mangkok berisi 1/2 cangkir air mendidih. Kupas bawang putih dan potong halus lalu masukkan ke dalam air panas dan rendam semalaman.

    Keesokan harinya, saring bawang putih dan isi botol semprot dengan cairan tersebut. Semprotkan cairan tersebut ke tanaman yang menjadi sumber makanan lebah atau ke sarang lebah jika benar-benar diperlukan. Sebab, menurut Entomological Society of America, penelitian menunjukkan ekstrak bawang putih beracun bagi larva lebah dan menyebabkan gejala seperti Lesu dan berat badan rendah pada lebah pekerja dewasa.

    4. Asap

    Asap juga bisa kamu gunakan untuk mengusir lebah dari sarangnya. Gunakan asap pengusir nyamuk yang aman untuk memberikan sinyal halus kepada mereka agar meninggalkan sarangnya. Saat mencium aroma asap, lebah akan mengira itu berasal dari kebakaran hutan sehingga memutuskan pindah ke lokasi yang lebih aman.

    5. Panggil Layanan Pengendali Lebah

    Apabila keberadaan lebah sudah tidak terkontrol di rumah atau bahkan ada sarang lebah di rumah, kamu bisa panggil pemadam kebakaran (damkar) atau layanan khusus pengendalian lebah. Damkar bisa membantumu membuang sarang lebah dengan aman dan memberikan solusi jangka panjang. Sarang lebah bisa dibuang tanpa harus membunuh lebah di dalamnya.

    Damkar telah terlatih menggunakan teknik dan produk yang disetujui untuk membebaskan rumah dari gangguan lebah. Hubungi 112 untuk meminta bantuan dari Damkar.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir lebah dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tips Merapikan Kamar Tidur Biar Lebih Nyaman



    Jakarta

    Dalam keseharian, kamar tidur menjadi tempat untuk melepaskan lelah dan mencari ketenangan. Sayangnya, seringkali kamar tidur berantakan yang justru membuat sulit untuk benar-benar bersantai di dalamnya.

    Untungnya, para ahli organisasi, Joanna Brumberger dari An Edited Space dan Jennifer Truesdale dari STR8N UP Professional Organizing Services, memberikan panduan untuk membersihkan dan merapikan kamar tidur agar menjadi tempat perlindungan yang nyaman.

    Melansir Real Simple, Jumat (29/12/2023), berikut tips merapikan kamar tidur agar menjadi lebih nyaman sebagai tempat beristirahat.


    1. Hindari Barang yang Tidak Pantas

    Seringkali, kamar tidur menjadi tujuan akhir bagi barang-barang yang tidak memiliki tempat khusus. Brumberger menyarankan untuk membuat aturan tegas tentang apa yang seharusnya ada di kamar tidur. Mengetahui apa yang harus dan tidak boleh ada di sana akan mempermudah proses penyusunan barang.

    2. Bersihkan Lemari dengan Tuntas

    Pakaian sering menjadi penyumbang terbesar kekacauan di kamar tidur. Truesdale menyarankan untuk bersih-bersih lemari secara tuntas dengan membuang barang-barang yang tidak sesuai dengan gaya hidup saat ini atau yang tidak lagi digunakan.

    3. Bersihkan Lantai

    Lantai seringkali menjadi tempat terakhir untuk menaruh segala sesuatu, baik itu pakaian bersih maupun kotor. Membersihkan lantai akan memberikan efek visual ruang yang lebih luas dan teratur.

    4. Rapikan Produk Perawatan Pribadi

    Produk perawatan diri, seperti skincare atau makeup, seringkali menyebar sembarangan di kamar tidur. Segera buang produk yang sudah kedaluwarsa atau yang tidak lagi kamu gunakan. Pertahankan produk yang tersisa agar permukaan meja rias tidak terlihat terlalu penuh.

    5. Pilih Tempat Penyimpanan dengan Hati-Hati

    Setelah menentukan barang apa yang akan disimpan, pilih tempat penyimpanan dengan bijaksana. Jangan tergiur diskon atau beragam pilihan warna dan model yang menarik. Gunakan tempat penyimpanan, seperti rak, lemari, atau laci, sesuai kebutuhan agar tidak justru hanya memenuhi kamar tidur saja.

    6. Pilih Tempat Penyimpanan yang Tertutup

    Tempat penyimpanan tertutup membantu mengurangi polusi visual dan menciptakan kamar tidur yang lebih santai. Brumberger menekankan pentingnya memiliki beberapa tempat penyimpanan yang berada di balik pintu yang tertutup.

    7. Rapikan Nakas

    Meja di samping tempat tidur atau nakas sering menjadi tempat penumpukan barang-barang kecil. Truesdale merekomendasikan untuk menaruh barang di atas nakas menjadi maksimal tiga item saja. Secara rutin, tinjau isi nakasmu. Jika tampak terlalu berantakan, simpan barang ke tempat lain.

    8. Pilih Furnitur yang Multifungsi

    Furnitur yang multifungsi bisa membantumu mengoptimalkan penggunaan ruang. Pilihlah furnitur, seperti bangku dengan rak penyimpanan, meja lampu tidur dengan laci, atau meja dengan tempat penyimpanan yang cukup untuk menjaga agar ruang tetap terorganisir.

    9. Gunakan Ruang Vertikal dengan Bijak

    Manfaatkan setiap inci ruang di kamar tidur dengan memilih furnitur yang tinggi. Dengan menggunakan furnitur yang tinggi hingga langit-langit, kamu bisa memaksimalkan ruang penyimpanan dan menciptakan tampilan yang lebih teratur.

    10. Buat Jadwal Pembersihan Teratur

    Terakhir, agar kamar tetap teratur, buatlah jadwal pembersihan rutin. Brumberger menyarankan untuk melakukan pembersihan, termasuk meninjau barang-barang di kamar tidur, secara rutin.

    Demikianlah tips merapikan kamar tidur agar menjadi lebih nyaman sebagai tempat beristirahat. Dengan mengikuti tips ini, kamu bisa menciptakan kamar tidur yang lebih rapi, teratur, dan menjadi tempat perlindungan yang sempurna untuk melepaskan lelah setiap harinya. Dengan pengorganisasian yang baik, kamar tidurmu bisa menjadi tempat yang benar-benar nyaman dan santai. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Gantung Celana Biar Tetap Rapi dan Nggak Kusut


    Jakarta

    Celana yang rapi dan bebas kusut adalah keinginan setiap orang. Menggantung celana adalah salah satu cara untuk menyimpannya agar tetap rapi dan tidak kusut.

    Namun, bagaimana cara menggantung celana dengan benar agar tetap terawat dan tidak kusut?

    Artikel ini akan membahas empat cara cerdas menggantung celana menggunakan berbagai jenis gantungan, memberikan panduan langkah demi langkah untuk menjaga celana kamu selalu tampak rapi.


    Celana Lebih Baik Dilipat atau Digantung?

    Pada dasarnya, melipat atau menggantung celana tergantung pada bahan dan fungsi celana tersebut. Celana santai, seperti jeans bisa dilipat dan disimpan di laci. Sementara itu, celana formal sebaiknya digantung agar tetap rapi.

    Menggantung celana bisa mengurangi kusut. Kamu juga bisa mencoba menggantung celana di kamar mandi untuk efek penghilang kusut lebih baik.

    Menggantung celana pun ada caranya tersendiri agar kondisinya tetap rapi. Menggantung celana secara terbalik cocok untuk gantungan klip dan juga bisa dipertimbangkan jika menggunakan gantungan dengan klip yang bisa disesuaikan.

    Cara Menggantung Celana agar Tetap Rapi dan Bebas Kusut

    Melansir The Spruce, Jumat (29/12/2023), berikut cara menggantung celana agar tetap rapi dan bebas kusut yang bisa kamu terapkan di rumah.

    1. Pakai Gantungan Biasa

    Kamu tidak perlu gantungan khusus untuk menjaga celana tetap rapi. Pilihlah gantungan segitiga yang bisa berupa beludru anti-selip, plastik, atau kayu. Gantungan beludru memberikan cengkraman alami, sedangkan gantungan plastik dan kayu mampu menahan sedikit lebih banyak berat. Hindari gantungan kawat tipis yang bisa melengkung di bawah berat celana.

    Adapun langkah-langkah menggantung celana adalah sebagai berikut.

    – Lipat celana menjadi dua bagian panjang.

    – Gantung celana di gantungan

    – Pastikan bagian atas dan bawah bertemu pada tinggi yang sama.

    2. Menggantung Celana Formal

    Bagaimana cara menggantung celana formal agar tetap rapi dengan lipatan yang ‘tajam’? Gunakan gantungan biasa, tapi dengan cara lipatan yang berbeda.

    Adapun langkah-langkah menggantung celana adalah sebagai berikut.

    – Lipat celana formal menjadi dua bagian panjang

    – Pertahankan lipatan yang rapi

    – Gantung setiap kaki celana secara terbalik

    – Pastikan agar celana menggantung dengan rapi

    3. Manfaatkan Gantungan Celana dengan Klip

    Gantungan celana dengan klip dirancang khusus untuk celana formal. Pelajari cara membuat lipatan vertikal dan menggantung celana dengan klip agar terhindar dari kusut.

    Adapun langkah-langkah menggantung celana adalah sebagai berikut.

    – Buat lipatan vertikal pada celana formal

    – Gunakan klip di gantungan untuk menggantung celana secara terbalik.

    4. Pakai Gantungan Klip Kayu

    Jika kamu mencari solusi yang lebih khusus, gantungan klip kayu bisa menjadi pilihan tepat. Gantungan kayu memiliki mekanisme penguncian yang mampu menahan celana agar bisa tergantung dengan rapi.

    Adapun langkah-langkah menggantung celana adalah sebagai berikut.

    – Gunakan gantungan klip kayu dengan mekanisme penguncian

    – Pastikan celana tergantung secara terbalik

    – Hindari melipatnya menjadi dua di bagian lutut.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara menggantung celana agar tetap rapi dan bebas kusut yang bisa kamu terapkan di rumah. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa menjaga celana selalu dalam kondisi terbaik, bebas kusut, dan siap untuk dipakai setiap saat. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Cacing Keluar dari Lantai Kamar Mandi, Bisa Dibasmi Pakai Ini



    Jakarta

    Cacing kerap muncul dari lantai kamar mandi atau saluran air. Hal ini tentu sangat mengganggu, terutama bagi kamu yang merasa geli dan jijik dengan keberadaan cacing tersebut.

    Ada beragam faktor yang bisa menyebabkan cacing keluar dari lantai kamar mandi. Melansir Bobo.id, Jumat (29/12/2023), berikut penyebab cacing keluar dari kamar mandi yang harus kamu ketahui.

    Sumber Air

    Sumber air yang kamu gunakan bisa menjadi faktor penyebab munculnya cacing dari kamar mandi. Kamar mandi yang menggunakan air tanah atau sumur lebih besar kemungkinan untuk menyebabkan cacing keluar dari lantai kamar mandi.


    Hal ini berbeda jika kamu menggunakan air leding atau PDAM. Air leding atau PDAM lebih kecil kemungkinan membawa cacing ke kamar mandi karena sudah diproses agar bisa menghambat pertumbuhan organisme.

    Kondisi Drainase

    Coba perhatikan kondisi drainase di rumahmu. Selain dari saluran air, cacing ternyata juga bisa masuk melalui saluran pembuangan yang mengalir di luar rumah. Melalui saluran pembuangan tersebut, cacing bisa masuk perlahan ke kamar mandi di rumahmu, lho!

    Kondisi Permukaan Kamar Mandi

    Cacing akan semakin mudah keluar dari lantai kamar mandi jika paparan permukaan tanah semakin banyak. Hal ini karena cacing bisa menyusup dari celah-celah ubin yang tidak sepenuhnya dilapisi dengan campuran semen padat. Nah, karena itu, pastikan kondisi permukaan kamar mandimu sudah benar-benar dilapisi semen yang padat sehingga bisa mengeblok jalan masuk cacing dari tanah, ya!

    Kamar Mandi Basah

    Cacing umumnya menyukai tempat yang lembap dan berair. Nah, karena itu, cacing lebih mungkin keluar dari lantai kamar mandi yang basah dibandingkan lantai kamar mandi yang kering.

    Lantai kamar mandi yang selalu basah atau tergenang air merupakan lokasi yang baik bagi cacing untuk hidup, bahkan berkembang biak.

    Lantas, bagaimana cara membasmi cacing agar tidak keluar lagi dari lantai kamar mandi?

    Cara Membasmi Cacing di Kamar Mandi dengan Garam

    Tak perlu repot-repot, kamu ternyata bisa membasmi cacing yang keluar dari lantai kamar mandi dengan garam, lho!

    Melansir Sajian Sedap, Jumat (29/12/2023), garam merupakan bahan alami yang efektif untuk mengendalikan cacing. Garam memiliki kemampuan untuk menyerap kandungan air pada tubuh cacing. Nah, karena itu, cacing sangat sensitif terhadap garam.

    Kemampuan garam dalam menyerap air ini akan mengeringkan dan membunuh cacing secara alami.

    Untuk membasmi cacing yang keluar dari lantai kamar mandi pun cukup mudah. Kamu cukup taburkan garam secara merata ke area cacing sering muncul, terutama di sekitar saluran pembuangan. Selanjutnya, diamkan selama beberapa waktu, lalu bilas dengan air bersih.

    Demikianlah penyebab cacing keluar dari kamar mandi dan cara membasminya hanya dengan menggunakan garam. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Abaikan, Ini 6 Tanda Kasur Kamu Perlu Diganti


    Jakarta

    Kasur yang nyaman punya peran penting untuk membuat tidur kamu nyenyak. Tentunya, kasur yang biasa kamu pakai ini tidak selamanya bisa dipakai apalagi jika sudah menunjukkan rasa tidak nyaman saat dipakai.

    Dikutip dari techradar, Jumat (29/12/2023), banyak yang berpikir bahwa mengganti kasur bukanlah hal yang diperlukan karena menganggap kasur hanya dipakai untuk rebahan. Padahal jika sudah menandakan rasa tidak nyaman, ini dapat berdampak pada waktu istirahat kamu menjadi tidak optimal. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah 6 tanda kasur kamu sudah waktunya diganti.

    1. Masa Pakai Kasur 10 Tahun atau Lebih

    Baik kasur murah ataupun mahal, semuanya memiliki massa pakai. Ada beberapa model lateks premium yang bisa bertahan selama 20 tahun, tetapi diluar model itu banyak yang perlu diganti seperti model innerspring yang masa pakainya hanya 5-7 tahun. Sedangkan model hybrid dan busa memori bisa bertahan selama 10 tahun.


    2. Tubuh Selalu Terasa Sakit dan Nyeri

    Jika tubuh kamu sering terasa sakit dan nyeri ketika bangun tidur, kemungkinan penyebab utamanya adalah kasur kamu sudah tidak layak dipakai. Kasur yang sudah tua biasanya sudah tidak mampu menopang tulang belakang dan titik tekanan, sehingga membuat tubuhmu sakit. Rasa sakit ini bisa mengganggu aktivitas kamu dan membuat kamu terbangun di malam hari untuk mencari posisi yang nyaman ketika ingin kembali tidur.

    Jika kamu terbangun terus selama seminggu, kemungkinan ada masalah pada kasur kamu. Namun, jika tubuh kamu terasa sakit seharian dan dalam jangka panjang, kemungkinan kamu perlu memeriksa ke dokter karena kemungkinan masalah tersebut bukan lagi berasal dari kasur kamu.

    3. Kasur Menggumpal atau Kendur

    Seiring bertambahnya usia kasur, kualitasnya akan mudah rusak dan membuat kasur kamu menggumpal dan kendur. Tentunya ini bisa berdampak pada kualitas tidur kamu menjadi terganggu. Untuk jangka waktu tertentu kamu bisa saja mengurangi kendurnya, tetapi ini tidak bisa memperbaiki sehingga kamu perlu mengambil tindakan dengan membeli kasur baru.

    4. Kasur menguning

    Seiring bertambahnya usia kasur kamu, pasti akan menunjukkan tanda menguning karena kasur mulai oksidasi. Proses ini alami terjadi karena oksigen di udara dan membuat kasur menjadi kuning. Noda oksidasi ini tidak berbau, tetapi sulit dihilangkan ketika dibersihkan. Ada baiknya kamu perlu memastikan terlebih dahulu jika noda tersebut bukan timbul karena faktor lain, seperti keringat, bakteri, jamur, atau tungau debu. Jika dapat dibersihkan, mungkin kamu hanya perlu menambahkan pelindung kasur dibanding langsung mengganti kasur dengan yang baru.

    5. Pegas Kasur Berderit dan Terasa Menyembul

    Masalah ini sering terjadi pada kasur pegas di dalamnya yang ditutupi lapisan busa. Busa dapat rusak dengan lebih cepat dibanding jenis kasur lainnya, dan ini bisa membuat adanya tekanan pada pegas sehingga kemungkinan kamu bisa merasakan pegas menyembul atau bahkan mulai menampakkan bentuknya saat kamu berbaring.

    6. Membuat Alergi

    Jika kamu penderita alergi, dan terasa semakin parah saat berbaring di tempat tidur, kemungkinan penyebabnya ada pada kasur. Terutama tanda-tanda ini terjadi jika masa pakai kasur kamu sudah tua sehingga kemungkinan tumbuhnya sarang jamur dan bakteri jika tidak rutin dirawat. Oleh karena itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan kasur secara menyeluruh terlebih dahulu dengan menghilangkan debu, tungau, kulit mati, dan alergen lainnya. Lapisi juga kasur kamu dengan pelindung anti alergi. Perhatikan juga jika penyebab alergi kamu kambuh karena bantal atau bukan. Jika dari usulan berikut tidak memberikan perubahan, kemungkinan kamu perlu mengganti kasur dengan yang baru.

    Itulah 6 tanda kasur kamu sudah waktunya perlu diganti. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bikin Kolam Ikan Koi? Segini Biaya yang Harus Disiapkan


    Jakarta

    Menambahkan kolam ikan sering dijadikan cara untuk menambahkan suasana dan mempercantik halaman rumah atau kantor. Kolam ikan koi adalah pilihan yang favorit bagi banyak orang.

    Di sisi lain, pembuatan kolam ikan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni mulai dari perencanaan, persiapan, dan perhitungan biayanya.

    Bagi yang berencana membuat kolam ikan koi impian, simak penjelasan dan perhitungan biayanya di bawah ini.


    Estimasi Biaya Pembuatan Kolam Ikan Koi

    Pemilik Garden Center Landscape & Gardening, jasa konsultan dan kontraktor kolam ikan bernama Aldo, membeberkan bahwa estimasi biaya pembuatan kolam ikan koi akan tergantung pada ukuran dan tambahan ornamen yang diinginkan.

    “Estimasi biaya untuk membuat kolam ikan koi yaitu berkisar Rp 22 juta hingga Rp 25 juta dengan luas 2×2. Itu nanti bergantung dengan desainnya,” ungkap Aldo saat dimintai keterangan detikProperti, Jumat (1/9/2023) lalu.

    Estimasi biaya tadi bisa bertambah, jika pemesan menginginkan ukuran kolam yang lebih besar dan hiasannya

    “Biasanya kan ada tambah ornamen sama batu-batuan alam. Itu kan nanti dihitung sendiri. Tapi, kalau untuk basis kolamnya saja, ya 22 jutaan,” katanya.

    Dengan demikian, besaran biaya pembuatan kolam ikan koi bisa bervariasi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk merincikan berapa luas area pekarangan rumah untuk membuat ukuran kolam ikan koi agar sesuai dengan kebutuhan.

    Jika tak ingin ribet dalam membuat kolam ikan, kamu juga bisa menggunakan jasa konsultan dan kontraktor yang dapat membantu kita membangun kolam ikan koi impian di rumah.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com