Author: Gak Ganti Gambar

  • Jangan Pakai 4 Bahan Ini buat Bersihkan Meja Granit, Pokoknya Jangan!



    Jakarta

    Granit merupakan material yang bisa menjadi pilihan untuk meja dapur. Granit adalah batu beku yang tahan lama, yang terbentuk selama proses magma yang akhirnya mendingin dan mengkristal.

    Ketahanannya yang tinggi menjadikannya sangat dicari. Namun, granit rentan terhadap kerusakan akibat barang sehari-hari. Membersihkan meja dapur granit tidak sembarangan, ada beberapa bahan pembersih yang bisa membuat meja dapur granit rusak.

    Melansir house digest, berikut beberapa bahan pembersih yang harus dihindari saat ingin membersihkan meja dapur granit.


    Semprotan Pembersih Kaca

    Pembersih kaca terkadang digunakan sebagai pembersih serbaguna. Namun, hindari pembersih ini ke meja granit. Biasanya produk pembersih kaca mengandung amonium hidroksida, bahan pembersih yang dikenal dapat merusak granit.

    Pembersih kaca dapat membuat granit menjadi kusam setelah digunakan. Pembersih kaca juga dapat merusak lapisan kedap pada granit, sehingga batu di bawahnya rentan terhadap retakan dan noda.

    Cuka

    Biasanya kamu menggunakan cuka putih untuk menjadi bahan pembersih, namun cuka menjadi salah satu bahan yang harus dihindari dari meja dapur granit. Hal ini karena cuka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada granit.

    Cuka dapat dengan cepat merusak lapisan kedap batu granit. Selain itu, cuka dapat meninggalkan goresan kecil pada permukaan dan menyebabkan batu kehilangan kilaunya.

    Air Lemon

    Seperti cuka, lemon bersifat asam dan dapat digunakan untuk membuat pembersih bebas bahan kimia. Meskipun memiliki banyak manfaat, air jeruk lemon tidak boleh digunakan untuk membersihkan granit.

    Hal ini dapat merusak meja dapur granit yang pada akhirnya membuat batu tersebut rentan terhadap kerusakan permanen. Masalah lain adalah air lemon dapat mengikis kalsit di dalam batu yang menimbulkan noda putih permanen.

    Pemutih dan Desinfektan

    Penggunaan pemutih sesekali mungkin tidak akan merusak meja dapur granit yang baru. Namun, membersihkan dengan pemutih dan menggunakan produk serupa pada granit tidak akan sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan dalam jangka panjang.

    Pemutih dan desinfektan dapat merusak meja dapur granit karena melemahkan lapisan kedapnya. Sehingga batu akan rentan terhadap noda permanen dari tumpahan, serta retakan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilihan Material Rumah yang Tepat buat Hadapi Musim Hujan



    Jakarta

    Jika ingin rumah tahan cuaca ekstrem seperti musim hujan saat ini, pemilihan material rumah sangat menentukan. Jangan sampai salah pilih, karena ketika hujan datang bisa merusak rumah.

    Oleh karena itu, Jangan hanya memikirkan estetika saja saat bangun rumah, tetapi material yang tahan ketika hujan juga diperlukan. Berikut ini merupakan contoh material yang tahan saat kondisi hujan.

    Kenapa Hujan Bisa Merusak Rumah?

    Sebelum masuk ke contoh material yang tahan saat kondisi hujan, perlu diketahui alasan hujan bisa merusak rumah. Hal itu karena saat musim hujan, intensitas jumlah air yang menerpa rumah meningkat. Paparan air yang terus menerus bisa inilah yang bisa perlahan merusak rumah.


    Melansir Enercare, hujan yang sering dan deras akan merusak atap dan sirap rumah lebih cepat sehingga berpotensi menyebabkan merembesnya air ke dalam struktur pendukung rumah, seperti dinding dan lantai. Air yang merembes ini bisa melemahkan ketahanan struktur rumah.

    Atap, lantai, dan dinding rumah merupakan bagian penting dari struktur rumah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, pemilihan material bangunan untuk ketiga bagian rumah ini tidak boleh dilakukan sembarangan.

    Material Bangunan Ideal untuk Atap, Lantai, dan Dinding yang Tahan Hujan

    Melansir situs sunrise-steel.com, berikut material bangunan ideal untuk atap, lantai, dan dinding rumah yang tahan terhadap hujan.

    Baja Ringan dan Genteng Metal untuk Atap yang Kuat

    Atap menjadi pelindung utama rumah dari hujan. Maka dari itu, memilih bahan yang tepat untuk rangka atap sangat penting. Baja ringan hadir sebagai solusi unggul dengan daya tahan terhadap rayap dan korosi, harga yang terjangkau, dan daya tahan tinggi.

    Pilihlah baja ringan berbahan dan bertanda Zinium untuk kekokohan yang terjamin. Genteng metal yang ringan juga menjadi opsi ideal untuk atap rumah karena tidak hanya tahan karat, tetapi juga mampu menampung air hujan dan mengurangi risiko kebocoran.

    Keramik dan Lantai Beton Waterproof untuk Lantai Anti-lembap

    Lantai yang tahan air adalah kunci untuk mencegah masalah kelembaban yang bisa merusak bangunan. Keramik dan lantai beton yang dilapisi waterproofing adalah pilihan terbaik untuk daerah dengan curah hujan tinggi. Material ini tidak hanya tahan terhadap air, tetapi juga menjaga lantai tetap kering, mengurangi risiko kelembaban pada dinding, dan memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

    Bata Ringan dan Cat Eksterior untuk Dinding Tangguh

    Pemilihan material untuk dinding juga memegang peranan penting. Bata ringan atau bata merah dengan lapisan waterproofing bisa mencegah rembesan air hujan dan menjaga kekokohan struktur rumah.

    Penambahan cat eksterior atau cladding seperti acp, vinyl cladding, atau panel resin juga bisa memberikan perlindungan tambahan dan meningkatkan estetika bangunan.

    Demikian material bangunan ideal untuk atap, lantai, dan dinding rumah yang tahan hujan. Dalam memilih material bangunan untuk daerah dengan curah hujan tinggi, pemilihan yang bijak sangat dibutuhkan. Atap, lantai, dan dinding adalah elemen-elemen kunci yang harus mendapatkan perhatian khusus. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


    Jakarta

    Saat udara panas menerjang di dalam rumah, pastinya kamu menginginkan udara yang segar yang membuat rumah adem. Kipas angin dapat membantu hal itu, namun kamu harus membersihkannya secara teratur.

    Dengan semua pergerakan di udara, motor penggerak dapat menarik kotoran dan debu yang mengganggu performa kipas angin. Kotoran dan debu dapat menempel pada bilah dan rangka kipas serta mengumpulkan debu.

    Membersihkan kipas sebaiknya dilakukan seminggu sekali. Frekuensi pembersihan sangat bergantung pada tingkat debu di rumah, dengan pembersihan seminggu atau dua minggu sekali merupakan kebiasaan yang bagus.


    Melansir The Spruce, berikut langkah mudah membersihkan kipas dengan benar.

    Cara Bersihkan Kipas Angin

    Inilah cara membersihkan kipas angin agar bekerja dengan baik dan menghasilkan udara sejuk.

    1. Pastikan Keselamatan

    Sebelum membersihkan kipas jenis apapun, pastikan unit telah dicabut dari stopkontak di dinding atau pastikan kipas dalam posisi mati.

    2. Singkirkan Debu dengan Cepat

    Untuk pembersihan rutin, kamu tidak perlu membongkar kipas untuk membersihkan bilahnya. Gunakan pengering rambut atau udara bertekanan untuk meniup debu dari permukaan bilahnya.

    Gunakan pengaturan udara paling dingin pada pengering rambut dan jaga jarak dari bilahnya. Pastikan untuk memutar kipas untuk membersihkan bagian belakang bilah dengan cara yang sama.

    3. Menyedot Debu dengan Vakum

    Gunakan penyedot debu genggam atau berukuran besar dengan sikat debu, bersihkan semua permukaan kipas dengan hati-hati. Mulailah dari bagian atas kipas dan bersihkan bagian padat.

    Berikan perhatian ekstra pada debu yang terkumpul pada ventilasi pembuangan motor penggerak dan kabel listrik.

    4. Bersihkan Noda

    Basahi kain microfiber sedikit dan bersihkan noda pada casing kipas, terutama di sekitar kontrol. Jika kamu memiliki kipas angin dengan dudukan, bersihkan tiang dan alas kipas sehingga bersih secara menyeluruh.

    Tips agar Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    Membersihkan kipas angin seminggu sekali secara teratur akan membantu mengurangi debu seminimal mungkin. Dengan begitu, kamu tidak perlu membersihkan kipas angin secara menyeluruh terlalu mungkin.

    Jika kipas angin kamu memiliki penyaring udara, jangan lupa untuk memeriksanya secara berkala untuk memastikan bersih agar kipas angin dapat bekerja secara efisien dan efektif.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Kipas Angin dan Kegunaannya yang Bisa Menjadi Pilihan



    Jakarta

    Kipas angin sudah ada sejak lama. Saat ini kipas angin yang banyak dikenal adalah kipas angin listrik yang dicolokkan ke stopkontak dan dinyalakan untuk menghilangkan hawa panas dari ruangan.

    Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kipas angin memiliki banyak jenis dengan kegunaannya masing-masing.

    Melansir Homenish, berikut beberapa jenis kipas dengan kegunaannya yang bisa menjadi pilihan.


    Kipas Angin Tiang

    Kipas angin tiang merupakan jenis kipas angin berdiri yang tinggi dan dapat mendinginkan ruangan berukuran sedang. Jenis kipas angin ini biasanya memiliki satu set antara 3 hingga 5 bilah yang ditopang oleh tiang yang kokoh dan panjang.

    Tiang biasanya ditopang oleh cakram yang lebih berat sehingga membantu menyeimbangkannya dan mencegah jatuh. Kipas angin ini dapat dengan mudah dipindahkan.

    Kipas Lantai

    Dalam situasi yang rendah, kipas lantai sangat dibutuhkan. Kipas lantai tampak seperti kipas tiang, namun hanya saja tanpa tiang. Kipas lantai praktis dan ringkas untuk diletakkan di mana saja sesuai keinginan.

    Kipas ini umum digunakan di luar rumah, terutama di area seperti balkon dan teras karena tidak memerlukan instalasi permanen. Kipas angin lantai sangat kuat dan biasanya mampu mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

    Kipas Angin Meja

    Jenis kipas meja dapat menjaga ruangan berukuran kecil hingga sedang tetap sejuk. Kipas meja terlihat seperti kipas lantai yang sangat kecil, namun kipas ini jauh lebih ringan dan lebih rapuh.

    Tujuan kipas ini adalah untuk memastikan angin dapat langsung mengenai wajah kamu saat bekerja di meja. Saat ini sudah banyak kipas meja yang menggunakan USB sehingga bisa dinyalakan langsung dari laptop.

    Kipas Angin Dinding

    Kipas yang dipasang di dinding atau kipas dinding didesain untuk ruangan kecil dengan ruang lantai terbatas. Kipas yang dipasang di dinding membuatnya tidak dapat dipindahkan, namun solusi ini sangat menghemat ruang.

    Kipas yang dipasang di dinding tidak seefisien kipas langit-langit. Sebagian besar kipas dinding memiliki motor yang kurang bertenaga dibandingkan kipas langit-langit, sehingga kipas dinding tidak dapat mengalirkan udara sebanyak kipas langit-langit.

    Kipas Angin Langit-langit

    Kipas angin langit-langit sudah ada bahkan sebelum listrik ditemukan di rumah. Kipas jenis ini diperkirakan sudah ada sejak 500 SM di India. Pada masa itu, kipas langit-langit dioperasikan secara manual dengan menggunakan kabel.

    Pada tahun 1800-an, kipas langit-langit putar digerakkan oleh aliran air yang mengalir. Kipas langit-langit elektrik ditemukan pada tahun 1882 oleh Philip Diehl.

    Kipas langit-langit biasanya dipasang tepat di tengah langit-langit ruangan. Kipas ini dirancang untuk mengalirkan udara secara merata ke seluruh ruangan. Sebagian besar model ini memiliki perlengkapan lampu yang dirancang untuk pencahayaan ruangan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Kamar Mandi Tanpa Ventilasi? Ini Tipsnya Biar Nggak Pengap



    Jakarta

    Saat mendesain kamar mandi, faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah pencahayaan dan ventilasi. Namun, tidak semua kamar mandi memiliki jendela sehingga tidak ada udara yang masuk ke kamar mandi.

    Kamar mandi tanpa jendela memiliki banyak tantangan yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah. Dengan aliran udara yang sedikit, bau kamar mandi menjadi tidak sedap sehingga menghasilkan suasana yang tidak menyenangkan.

    Melansir homify, berikut beberapa tips menjaga kamar mandi tanpa jendela tetap segar dan tidak pengap.


    Pisahkan Ruang Basah dan Kering

    Memisahkan area kamar mandi basah dan kering dapat menjaga tempat tersebut tetap bersih dan bebas jamur. Seperti memisahkan bak mandi dan pancuran dengan area untuk toilet dan wastafel.

    Tingkatkan Pencahayaan

    Kamar mandi tanpa jendela pastinya tidak akan mendapatkan cahaya alami yang masuk. Manfaatkan kurangnya jendela dengan memperhatikan pencahayaan menggunakan cahaya buatan yang lembut namun cerah.

    Jika memungkinkan, gunakan beberapa sumber cahaya. Selain itu, dinding kaca antara kamar mandi dan ruang lain dapat digunakan untuk menambah pantulan cahaya agar lebih terang.

    Perbesar Ruangan dengan Cermin

    Cermin memang tidak terlalu membantu dalam mengatasi bau kamar mandi, namun sangat berguna untuk membuat ruangan terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya.

    Jika kamar mandi tidak memiliki jendela terbuka, tambahkan cermin untuk memantulkan cahaya ke seluruh ruangan sekaligus meningkatkan kesan ruangan agar lebih terlihat estetik.

    Tambahkan Tanaman

    Tanaman tidak hanya tampak cantik di suatu ruangan, tetapi juga dapat menyerap kelembapan, sehingga mengurangi kelembapan secara menyeluruh di dalam ruangan. Tanaman seperti pakis, anggrek dan aloe.

    Hal ini membuat ruangan akan terasa lebih nyaman dan tampak indah. Pastikan untuk meletakkan tanaman pot tidak terlalu jauh dari kipas ventilasi toilet agar aroma alami yang segar dapat menyebar dan bersirkulasi sebaik mungkin.

    Pilih Skema Warna yang Terang

    Skema warna cerah memantulkan cahaya dan membantu memberikan kesan terbuka. Jika kamu tidak memiliki jendela pada kamar mandi, skema warna yang cerah akan membuat ruangan tampak luas dan mencegah timbulnya jamur, kotoran, dan lumut.

    Pasang Kipas Ventilasi

    Salah satu masalah terbesar pada kamar mandi tanpa jendela adalah ruangan tersebut mudah terisi kelembapan saat digunakan. Untuk mengatasi hal ini, kipas ventilasi toilet adalah solusi terbaik dan dapat mengubah tingkat kelembapan di dalam ruangan menurun.

    Pastikan kipas ventilasi menyala setiap kali ruangan digunakan. Hal ini akan mencegah terbentuknya jamur dan lumut, sekaligus mengurangi kemungkinan timbulnya bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Langkah Praktis Bersihkan Cermin Tanpa Sisa Noda Kerak



    Jakarta

    Banyak orang kesulitan saat membersihkan cermin tanpa meninggalkan noda dan debu. Teknik yang salah, alat pembersih yang tidak efektif, dan kurangnya persiapan adalah penyebab yang dapat membuat cermin tampak lebih kotor.

    Namun, dengan beberapa perubahan cepat pada metode pembersihan cermin, akan membuat cermin tampak berkilau tanpa adanya noda.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkah mudah dalam membersihkan cermin sehingga permukaannya berkilau.


    1. Siapkan Permukaan

    Sebelum memulai, luangkan beberapa detik untuk memeriksa permukaan cermin kamu. Pastikan apakah melihat debu, kotoran, dan sidik jari yang menempel di permukaan. Hal ini perlu membersihkan setiap noda terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembersihan.

    Untuk menghilangkan debu, gunakan kemoceng atau kain microfiber. Untuk membersihkan noda berbasis minyak, gunakan larutan pembersih untuk membersihkan setiap noda tanpa tersisa.

    Untuk mengikis sisa-sisa stiker, selotip, atau label, gunakan pembersih perekat atau alkohol. Saat menggunakan alkohol, oleskan dengan kain untuk menggosok sisa-sisanya. Gunakan alat pengikis atau kain pembersih kecil untuk menghilangkan noda.

    2. Pilih Solusi Pembersih yang Efektif

    Jika kamu membeli produk pembersih di toko, usahakan untuk membeli merek yang ditunjukkan untuk membersihkan cermin dan kaca.

    Kamu dapat membuat campuran dari bahan-bahan dasar rumah, yaitu dengan mencampurkan satu cangkir alkohol, satu gelas air, dan satu sendok makan cuka putih.

    3. Alat Pembersih yang Tepat

    Setelah menyemprotkan pembersih kaca pada cermin, penggunaan alat pembersih yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa noda. Jauhi handuk, tisu dapur, dan koran.

    Handuk cenderung meninggalkan sedikit kain, sementara menggunakan koran akan membuat tinta koran menempel pada permukaan cermin.

    Salah satu alat pembersih terbaik yang harus selalu tersedia adalah kain pembersih microfiber datar dan bebas serabut. Untuk memaksimalkan pembersihan, simpan satu untuk pembersihan basah dan kain kering untuk pemolesan.

    4. Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Sebelum mulai mengelap, semprotkan kain langsung dengan larutan pembersih bukan ke cermin. Hal ini mencegah larutan menetes atau meresap ke tepi. Lalu, untuk hasil akhir bebas noda dan serat, bersihkan dari atas ke bawah dengan gerakan zig-zag.

    Selanjutnya, mulai dari atas dan lanjutkan ke bawah secara perlahan. Jangan membersihkan dengan gerakan memutar usahakan selalu membersihkan dari tepi ke tepi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Diserbu Kaki Seribu? Jangan Diinjak, Ini Cara Basminya



    Jakarta

    Kaki seribu merupakan salah satu hewan kecil yang suka masuk ke dalam rumah. Bahkan terkadang kaki seribu yang masuk ke rumah dalam jumlah yang banyak. Meski tidak begitu mengganggu, hewan melata satu ini dianggap menggelikan bagi beberapa orang.

    Melansir dari Australia Plus ABC, hewan kaki seribu ini disebut millipede dalam Bahasa Inggris yang artinya juga ‘kaki seribu’. Namun, ternyata invertebrata unik ini bisa memiliki hingga 350 pasang kaki.

    Kaki seribu sebenarnya paling aktif di malam hari, namun hewan ini tertarik terhadap cahaya. Itu lah mengapa kaki seribu kerap terlihat di dinding berwarna terang.


    Bila menemukan kaki seribu, mungkin kamu ingin menginjaknya agar musnah. Namun, kaki seribu yang tergencet akan ingat bau khas mereka, yakni bau menyengat yang dirancang untuk mengusir predator.

    Lantas, bagaimana cara yang tepat membasmi kaki seribu di rumah? Yuk, simak caranya berikut ini menurut pengendali hama di Australia Selatan, Michael Cutting.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    1. Semprotan Kimia

    Michael mengatakan, hambatan kimia dan fisik dapat mengatasi masalah kaki seribu yang dengan relatif mudah. Kamu bisa memakai semprotan pembasmi serangga untuk mematikan kaki seribu.

    Namun, pastikan menutup semua celah dan retakan eksternal kecil untuk menahan laju gerakan kaki seribu di dalam rumah.

    2. Singkirkan Sumber Makanan

    Supaya kaki seribu nggak masuk rumah lagi, sebaiknya singkirkan sampah-sampah daun yang bisa menjadi sumber makanan yang menarik bagi kaki seribu.

    3. Usir Menggunakan Sapu

    Selanjutnya, ia menyarankan untuk menggunakan sapu ketimbang kaki buat mengusir kaki seribu. Jika kamu tak sengaja menginjak kaki seribu, maka akan menimbulkan bau menyengat yang cukup lama.

    Itulah beberapa cara mudah membasmi kaki seribu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Banyak Sarang Laba-laba di Rumah? Coba Bersihkan Pake Cara Ini


    Jakarta

    Laba-laba memiliki keunikan yakni dapat membuat sarangnya sendiri. Bentuknya menyerupai jaring dengan pola yang rapih, ukurannya lebih besar dari tubuhnya sendiri. Sarang ini kerap ditemukan di bangunan termasuk di dalam rumah.

    Pernahkah kamu berfikir kenapa laba-laba membuat sarang di sudut bangunan? Meskipun laba-laba tidak mengganggu manusia, tetapi secara tidak langsung keberadaan sarang laba-laba tidak terlihat menarik saat dipandang. Bahkan adanya laba-laba menempel di dinding terkadang dikaitkan karena jarang membersihkan bangunan.

    Menurut situs Best Life, ada beberapa alasan laba-laba membuat sarang di sudut bangunan, seperti bangunan tersebut kotor, tidak terurus, dan dekat dengan sumber makanan mereka yakni serangga. Bahkan tumbuhan di rumah yang tidak terurus dan dibiarkan tumbuh menjulang juga bisa jadi spot mereka membuat sarang.


    Ada pun tempat favorit laba-laba bersarang menurut situs Angi, di antaranya sebagai berikut.

    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Di belakang dan di Bawah Perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

    Meskipun terlihat kokoh, sarang laba-laba sangat mudah dibersihkan. Bahkan dengan tarikan sedikit, sarang tersebut bisa terlepas dari dinding dan tidak menyisakan noda. Namun, agar lebih aman dan higienis, kamu bisa menggunakan cara berikut untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah.

    1. Pakai Sapu atau Kuas Halus

    Pakai sapu, kuas halus, atau barang panjang dan keras di rumah kamu. Barang-barang ini sebagai pengganti jari atau tangan kamu. Nantinya, sarang laba-laba akan langsung menempel pada sapu tersebut. Kemudian, ambil tisu atau plastik untuk membuang sarang laba-laba tersebut.

    2. Gunakan Vacuum Cleaner

    Vacuum cleaner yang biasa digunakan untuk menyedot debu juga ampuh membersihkan sarang laba-laba. Namun, perlu diingat vacuum cleaner tidak memiliki pipa yang begitu panjang sehingga tidak dapat menjangkau hingga langit-langit rumah. Pakai alat ini untuk membersihkan sarang laba-laba di belakang pintu, di sudut jendela, atau bawah kursi.

    3. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

    Jika kamu menemukan sarang tersebut di rumah dihinggapi laba-laba yang ukuran besar dan membahayakan, kamu bisa membasmi laba-labanya dahulu. Caranya dengan mencampur pemutih dan air. Kemudian, semprotkan campuran tersebut ke laba-laba dan sarangnya. Biarkan sejenak, baru bersihkan dengan kain bersih. Pastikan area sarang menempel aman, seperti tidak dekat dengan perangkat elektronik dan peralatan.

    4. Tutup Semua Celah

    Setelah semua sarang laba-laba dibersihkan, jangan lupa menutup setiap celah agar laba-laba tidak kembali. Hewan kecil ini biasanya masuk melalui celah kecil di rumah. Selain itu, tutup juga makanan dan tempat sampah agar aman dari laba-laba.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Boleh Asal, Ini 5 Tips Bersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi


    Jakarta

    Marmer adalah salah satu batuan alam yang bisa dipasang di kamar mandi karena marmer tahan terhadap kelembapan, air, dan tahan lama. Namun, perlu diingat marmer juga bisa ditumbuhi jamur atau noda hitam sehingga perlu rajin dibersihkan.

    Cara membersihkan marmer berbeda dengan keramik atau bahan lantai lainnya. Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce begini tips membersihkan lantai marmer di kamar mandi.

    Tips Membersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi

    1. Hati-hati Memilih Bahan Pembersih

    Mengingat batuan ini cukup mahal, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan pembersih yang tidak cocok untuk membersihkan marmer adalah pemutih, cuka, pembersih untuk kaca, dan pembersih yang mengandung asam (seperti asam sitrat).


    2. Gunakan Kain Mikrofiber atau Alat Pembersih dari Plastik

    Alat pembersihAlat pembersih Foto: The Spruce

    Agar marmer tidak banyak goresan, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Usap lantai marmer atau alat penyeka air yang terbuat dari plastik lentur yang memiliki gagang panjang.

    Keringkan lantai kamar mandi setiap setelah mandi. Cara ini untuk menghilangkan kelembapan dari udara dan membersihkan sisa sabun atau kotoran dari tubuh.

    3. Pakai Campuran Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring memiliki pH yang aman untuk membersihkan noda di marmer. Kamu bisa membuat cairan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur air hangat. Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut pada area yang akan dibersihkan.

    4. Hindari Alat Pembersih yang Berbulu Keras

    Alat pembersih dengan bulu yang kaku dan keras dapat karena menggores marmer. Bahkan spons yang permukaannya kasar juga sebaiknya tidak digunakan saat membersihkan marmer.

    5. Minta Pasang Lapisan Anti Jamur dan Pelindung Goresan

    Sebenarnya ini bisa kamu lakukan sejak awal memasang marmer. Namun, kamu tetap bisa meminta marmer di kamar mandi dipasang lapisan penghambat jamur dan lumut. Kamu juga bisa menambahkan lapisan anti gores agar perawatannya lebih mudah.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Kunci Penting Lolos KPR Meski Ada Riwayat Pinjol



    Jakarta

    Akhir-akhir ini dampak buruk dari pinjaman online atau pinjol semakin meluas. Salah satunya adalah semakin banyak masyarakat yang sulit membeli rumah melalui Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) karena riwayat pinjol. Bahkan Pengembang Real Estate Indonesia (REI) mengungkapkan penjualan properti menurun sekitar 30-40% akibat pinjol.

    Menanggapi hal ini, Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menyampaikan dua saran kepada para debitur yang pernah mengambil pinjol agar pengajuan KPR tidak bermasalah. Pertama, ia meminta lebih bijak dalam mengambil pinjaman. Kedua, diharapkan untuk menyelesaikan pembayaran kredit agar tidak mempengaruhi SLIK OJK.

    “Bijak dalam menentukan ambil atau tidak penawaran pinjol. Bila sudah ambil maka disiplin dalam memenuhi kewajiban sehingga tidak tercatat memiliki histori kredit bermasalah,” ungkap Arianto kepada detikProperti pada Rabu (11/12/2024).


    Ia menjelaskan riwayat pinjol berpengaruh pada diterima atau tidaknya pengajuan KPR. Terutama bagi masyarakat yang pernah mengalami masalah pembayaran di tengah jalan.

    “Dengan maraknya penyedia jasa dan pengguna pinjol, maka kualitas pembiayaan pinjol yang mencerminkan credit rating pengguna menjadi salah satu alat ukur keberhasilannya,” kata Arianto.

    “Bila debitur tersebut bermasalah, berapa pun nominalnya, maka histori kreditnya akan tercatat pada sistem informasi debitur (SLIK OJK). Padahal bisa jadi nilai nominal pinjaman dari pinjol yang diperoleh tidak besar,” lanjutnya.

    Fenomena ini jarang ditemukan sebelumnya karena pengambilan kredit tidak semudah saat ada pinjol.

    “Masyarakat yang dahulu tidak memiliki histori kredit bermasalah karena memang tidak mudah mendapatkan pembiayaan menjadi mudah memiliki histori kredit karena lebih mudah mendapatkan fasilitas pinjaman melalui pinjol,” tuturnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPP REI, Hari Ganie mengungkapkan penjualan properti menurun sekitar 30-40% akibat pinjaman online atau pinjol. Bidang yang terdampak adalah hunian berbasis TOD (Transit Oriented Development) atau hunian yang lokasinya dekat transportasi massal.

    Hal ini dikarenakan masyarakat yang mengambil pinjol sulit untuk mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di bank. Riwayat pinjol menyebabkan SLIK OJK calon nasabah dilihat tidak sehat sehingga pengajuannya ditolak.

    “Isu pinjol. Padahal produk mereka (pengembang properti yang terdampak) itu tidak ada lawan (kompetitor), tidak ada orang yang bangun TOD karena dia asalnya, dia yang punya. Sekarang ini karena pinjol akhirnya terjegal juga, 30-40 persen penjualan turun,” kata Hari dalam acara Banking & Property Outlook 2025: Era Baru Kebangkitan Industri Properti yang digelar oleh Indonesia Housing Creative Forum & Urban Forum di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com