Author: Gak Ganti Gambar

  • 3 Jurus Jitu Usir Tokek dari Rumah Pakai Bahan Dapur



    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal mirip cicak tapi tubuhnya besar dan biasanya bercorak. Reptil satu ini kerap bersembunyi di rumah dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Selain berisik, hewan ini suka membuang kotoran di sembarang tempat. Belum lagi, sebagian orang ada yang takut melihat wujud tokek. Tokek ini juga bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Jika ada tokek di rumah, kamu bisa coba mengusirnya dengan bahan-bahan di dapur lho. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Cara Usir Tokek di Rumah

    Inilah cara mengusir tokek dari rumah dengan bahan dapur.

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Saat pergi liburan, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Umumnya, masalah yang sering muncul yaitu banyak debu yang menumpuk di rumah.

    Banyaknya debu di rumah bisa mengganggu kenyamanan penghuni ketika kembali dari liburan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.


    Kemasi Kertas dan Kain

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan.

    Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.

    Bersihkan Rumah Pakai Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu.

    Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Gunakan Alat Pembersih Udara (Air Purifier)

    Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti.

    Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap bersih dari debu saat ditinggal liburan. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gimana Caranya Beli Rumah dengan UMP Jakarta Rp 5,3 Juta?



    Jakarta

    Pemerintah sudah menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) di DKI Jakarta sebesar Rp 5.396.761 (Rp. 5,3 juta) untuk tahun depan. Dengan gaji segitu, para pekerja bisa mengatur keuangan agar dapat memenuhi kebutuhan, misalnya membeli rumah.

    Jika belum punya tabungan yang cukup buat beli rumah secara tunai atau cash, kamu bisa mempertimbangkan mengambil kredit pemilikan rumah (KPR). Pembayaran KPR biasanya dilakukan dengan cara diangsur atau dicicil dalam jangka waktu tertentu (tenor) sesuai kemampuan.

    Lantas, bagaimana cara membeli rumah dengan gaji atau UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp 5,3 jutaan?


    Menurut Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo, mengatur keuangan untuk membeli rumah dengan UMP memerlukan strategi pengelolaan yang disiplin. Yuk, simak tipsnya berikut ini.

    Tips Beli Rumah dengan Gaji Rp 5,3 Juta

    Inilah cara membeli rumah dengan UMP Jakarta 2025 sebesar Rp 5,3 juta.

    1. Menabung Uang Muka

    Bagi yang ingin membeli rumah melalui KPR perlu menabung untuk mempersiapkan uang muka atau down payment (DP). Kumpulkan uang muka rumah, biasanya berkisar antara 10-20 persen dari harga rumah.

    “Atur alokasi anggaran bulanan yang ketat. Sisihkan minimal 20-30 persen dari penghasilan, sekitar Rp 1,1-1,6 juta, untuk tabungan dan persiapan uang muka,” ujar Arianto kepada detikProperti belum lama ini.

    Kamu bisa memanfaatkan tabungan berjangka, seperti tabungan dengan lebih tinggi seperti tabungan rencana dari bank yang dirancang untuk uang muka KPR.

    2. Terapkan Gaya Hidup Frugal

    Sembari menabung, Arianto menyarankan agar menjalankan gaya hidup frugal agar lebih banyak dana bisa ditabung untuk beli rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif agar lebih banyak dana bisa dialokasikan untuk kebutuhan utama

    3. Menambah Sumber Penghasilan

    Bila memungkinkan, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

    Selain itu, kamu dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

    4. Cari Program Beli Rumah

    Selanjutnya, carilah program yang meringankan beli rumah, misal dari pemerintah, bank, atau pengembang. Cari program promosi KPR seperti bebas biaya administrasi, DP ringan, atau bunga tetap yang lebih lama.

    “Pilih program rumah subsidi yang ditawarkan pemerintah menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan,” ucapnya.

    Lalu, kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, yaitu manfaat layanan tambahan (MLT) berupa bantuan pembiayaan DP atau KPR dengan suku bunga rendah.

    5. Pilih Rumah Terjangkau

    Saat menabung beli rumah, rencanakan target rumah yang ingin dibeli. Jika beraktivitas atau bekerja di Jakarta, kamu bisa pertimbangkan rumah di pinggiran Kota Jakarta yang cenderung lebih murah dibandingkan pusat kota.

    6. Menentukan KPR

    Tenor KPR yang umum adalah 10 hingga 25 tahun. Dengan gaji Rp 5,3 juta, Arianto menyarankan mengambil tenor yang lebih panjang. Lalu, cicilan KPR idealnya tidak melebihi 30-35% dari gaji bulanan agar keuangan tetap sehat.

    ” (Tenor) 15-20 tahun dapat membuat cicilan lebih ringan, tetapi akan membayar bunga lebih besar secara total,” imbuhnya.

    Kemudian, Arianto menjelaskan pembayaran KPR pada masa bunga flat umumnya ditawarkan bank dengan bunga tetap (fixed rate) selama 1-5 tahun pertama. Setelah itu, bunga akan berubah menjadi bunga mengambang (floating rate).

    Itulah beberapa tips membeli rumah dengan UMP Jakarta tahun depan sebesar Rp 5,3 juta. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Luka, Ini Cara Aman Bersihkan Pecahan Kaca


    Jakarta

    Pecahan kaca, gelas kaca, maupun kaca meja bisa menyebabkan penghuni rumah terluka apabila tidak langsung dibersihkan. Maka dari itu, pecahan kaca harus segera dibersihkan.

    Akan tetapi, membersihkan pecahan kaca tidak bisa sembarangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat membersihkannya dengan aman.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah.


    1. Bersihkan Ruangan

    Sebaiknya, jangan ada hewan peliharaan dan banyak penghuni rumah di ruangan yang terdapat pecahan kaca. Cukup ada seseorang yang akan membersihkan pecahan kaca saja. Apabila kamu akan membersihkan pecahan kaca, sebaiknya pakai sepatu tertutup, pelindung mata, dan sarung tangan tebal agar aman.

    2. Gunakan Cahaya yang Sangat Terang

    Untuk membantumu membersihkan serpihan-serpihan kaca, nyalakan banyak lampu maupun senter ke permukaan agar lebih mudah membersihkannya.

    3. Ambil Pecahan Kaca yang Besar

    Setelah menggunakan sarung tangan, kamu bisa mengambil pecahan kaca yang besar terlebih dahulu. Jika kamu tidak ada sarung tangan, kamu bisa menggunakan capitan agar tangan tidak terluka.

    Pecahan kaca sebaiknya diletakkan di kertas tebal atau di kantong plastik berlapis. Kamu juga bisa membungkusnya dengan beberapa lapis koran agar aman saat dibuang ke tempat sampah.

    4. Bersihkan Serpihan Kaca

    a. Pakai Sapu

    Untuk membersihkan serpihan kaca, kamu bisa menggunakan beberapa perkakas, tergantung permukaan bendanya. Apabila serpihan kaca berada di karpet, kamu bisa menggunakan sikat berbulu untuk mengangkat kaca ke permukaan kain sebelum menyapunya.

    Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan yang pendek dan efisien untuk mencegah potongan-potongan kecil berserakan di seluruh ruangan. Jika kamu memiliki jenis penyedot debu atau vacuum cleaner yang tepat, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkannya.

    b. Pakai Roti atau Kentang

    Selain menggunakan sapu dan vacuum cleaner, kamu bisa membersihkan sisa serpihan kaca menggunakan roti. Caranya, gunakan senter untuk melihat serpihan kaca dengan jelas. Lalu, dengan menggunakan sarung tangan, tekan sepotong roti ke pecahan kaca. Pastikan untuk segera membuang rotinya.

    Selain roti, kamu juga bisa menggunakan kentang yang sudah dibelah menjadi 2 bagian untuk mengambilnya. Tekan bagian dalam kentang ke pecahan kaca agar mudah diambil. Segera buang kentang ke tempat sampah.

    c. Pakai Tisu Basah

    Gunakan 3 lembar tisu atau lap, lalu dilipat menjadi persegi. Basahkan lap atau tisu dan tekan ke serpihan kaca. Serpihan kaca nantinya akan menempel ke tisu atau lap.

    d. Pakai Lint Roller

    Bagi kamu yang memiliki lint roller, bisa juga membersihkan serpihan kaca dengan ini. Lint roller dirancang untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan memiliki daya rekat yang lebih kuat dan berfungsi paling baik untuk mengangkat serpihan kaca. Lepas lembaran berisi kaca dan buang dengan benar.

    e. Pakai Lakban

    Kamu juga bisa membersihkan serpihan kaca dengan lakban. Gunakan sarung tangan, bungkus lakban dengan sisi lengket menghadap ke luar. Tekan lakban pada potongan kaca lalu masukkan lakban dengan hati-hati ke dalam kantong sampah.

    5. Lakukan Pembersihan Akhir

    Pecahan kaca bisa saja menempel pada bulu sapu atau pengki. Bawa alat-alat tersebut keluar dan bilas hingga bersih dengan air di atas ember. Buang air ke saluran pembuangan utilitas.

    Periksa bagian bawah sepatu yang digunakan apakah ada serpihan kaca yang tersangkut. Lepaskan serpihan kaca dengan lakban atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara membersihkan pecahan kaca yang aman di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perbedaan HGB dan SHM, dari Hak hingga Status Kepemilikannya


    Jakarta

    Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) adalah dokumen terkait kepemilikan tanah. Meskipun begitu, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan mulai dari segi hak maupun kewajiban pemegangnya.

    Oleh sebab itu, memahami perbedaan HGB dan SHM penting terutama bagi kalian yang ingin membeli atau berinvestasi di properti. Hal ini juga berguna untuk menghindari kasus sengketa tanah, akibat ada kemungkinan pihak yang ingin mengklaim sebagai pemilik tanah.

    Mengenal Hak Guna Bangunan (HGB)

    Mengutip buku Hukum Agraria oleh Liana Endah Susanti, HGB adalah hak untuk memiliki atau mendirikan bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri. Dalam HGB umumnya, hak ini paling lama berlaku 30 tahun dan diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun.


    Tujuan dari penggunaan HGB yaitu untuk mendirikan bangunan dan dilarang digunakan untuk tujuan yang lain, contohnya untuk perkebunan atau pertanian.

    Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, HGB di atas tanah hak milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian HGB di atas hak milik.

    Sesudah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan selesai, tanah HGB kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara maupun tanah hak pengelolaan.

    HGB juga bisa beralih dan dialihkan kepada orang lain. Namun, hanya warga negara Indonesia (WNI) serta badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berada di Indonesia yang bisa.

    Mengenal Sertifikat Hak Milik (SHM)

    Menurut Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960 Pasal 20 SHM adalah hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang bisa dipunyai orang atas tanah.

    Singkatnya, SHM merupakan bukti kepemilikan terkuat atas suatu tanah. Di mana, berlakunya selama pemiliknya masih hidup dan bisa diturunkan oleh ahli waris.

    SHM dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) lewat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah.

    Perbedaan HGB dan SHM

    1. Jenis Hak

    HGB memberikan hak ke pemegangnya agar bisa mendirikan dan memiliki bangunan di atas tanah yang bukan miliknya dalam jangka waktu tertentu. Sementara, SHM adalah hak penuh atas tanah di mana pemiliknya punya hal untuk menggunakan, memperjualbelikan, hingga mewariskannya ke ahli waris.

    2. Status Kepemilikan

    Sifat HGB lebih terbatas, sementara SHM memberi status kepemilikan penuh atas tanah yang dimiliki.

    3. Durasi

    HGB punya batas waktu yang ditentukan dan bisa diperpanjang, sementara SHM tidak memiliki batasan waktu.

    4. Penggunaan Tanah

    HGB biasanya suka digunakan untuk keperluan pembangunan apartemen, gedung atau proyek komersial. Sementara, SHM memungkinkan pemiliknya untuk mengelola tanah sesuai keinginannya.

    5. Proses Peralihan

    HGB tidak bisa diwariskan langsung dan harus mengikuti prosedur yang berlaku, sedangkan SHM bisa diwariskan, dijual, maupun dialihkan.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cek Sertifikat Tanah Asli atau Palsu, Amati Perbedaanya


    Jakarta

    Keaslian sertifikat tanah sangat penting untuk menghindari penipuan atau masalah hukum kepemilikan properti. Sertifikat tanah berfungsi sebagai bukti atas kepemilikan yang sah suatu tanah.

    Maraknya kasus penipuan dan peralihan hak atas tanah, membuat beberapa orang jadi khawatir apakah sertifikat tanah yang dimiliki asli atau palsu. Oleh sebab itu, simak cara bedakan sertifikat tanah asli atau palsu berikuti ini.

    Cara Cek Sertifikat Tanah Asli atau Palsu

    Mengetahui perbedaan sertifikat tanah asli dan palsu juga bisa dilihat dari cover sertifikat tanah yang warnanya beda. DI beberapa kasus, ditemukan cover palsu yang berwarna biru.


    Padahal, cover sertifikat tanah yang asli itu warnanya hijau lengkap dengan cap dan tanda tangan.

    Lebih lanjut, dari catatan detik Properti, berikut adalah beberapa cara untuk cek sertifikat tanah asli apa tidak baik itu secara offline maupun online:

    Cek Keaslian Sertifikat Tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN)

    • Siapkan sertifikat asli, KTP, bukti lunas PBB tahun terakhir.
    • Kunjungi ke kantor BPN terdekat.
    • Pergi ke loket pengecekan sertifikat tanah.
    • Biaya pengecekan di BPN sekitar Rp 50.000. Sementara, waktu pengecekan sertifikat tanah kurang lebih sehari.

    Cek Keaslian Sertifikat Tanah lewat Website Kementerian ATR/BPN

    Mengetahui sertifikat tanah asli atau tidak bisa diketahui lewat website resmi yang sudah disediakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Berikut langkah-langkahnya:

    • Kunjungi laman www.atrbpn.go.id
    • Pilih ‘Publikasi’
    • Pilih ‘Layanan’
    • Klik ‘Pengecekan Berkas’
    • Isi data yang diperlukan seperti Kantor Pertanahan, Nomor Berkas, dan lainnya.
    • Klik ‘Cari Berkas’ di bagian bawah
    • Informasi mengenai status sertifikat tanahmu akan muncul.

    Cek Keaslian Sertifikat Tanah lewat Website BHUMI

    Dari catatan detikcom, cek keaslian sertifikat tanah juga bisa melalui website BHUMI, website peta interaktif yang bisa menampilkan bidang-bidang tanah yang terdaftar di kementerian ATR/BPN.

    • Buka laman https://bhumi.atrbpn.go.id/peta.
    • Kik simbol kaca pembesar bertanda plus di bagian atas.
    • Klik Pencarian Bidang (NIB/HAK).
    • Masukkan nama Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan
    • Masukkan Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) atau Nomor Hak
    • Klik “Cari Bidang”. Informasi terkait bidang tanah yang dicari akan muncul.

    Cek Keaslian Sertifikat Tanah lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

    • Unduh aplikasi Sentuh Tanahku di Play Store atau App Store.
    • Daftar akun dan ikuti instruksi yang diminta.
    • Jika berhasil masuk akun, pilih layanan ‘Cari Berkas’.
    • Isi data yang diperlukan dan klik ‘Cari Berkas’
    • Jika sertifikat tanah asli dan terdaftar, maka datanya akan tertampil.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 10 Cara Ampuh Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu serangga yang sering muncul di dalam rumah. Hewan yang satu ini dianggap menjijikan karena sering berada di tempat-tempat kotor, seperti kamar mandi dan saluran air.

    Oleh sebab itu, ketika muncul kecoak di rumah maka harus segera dibasmi. Biasanya, kecoak dapat diusir dengan menggunakan semprotan nyamuk, lalu kecoak akan kabur dan lama-lama mati.

    Namun, aroma dari semprotan nyamuk terkadang membuat sebagian orang tidak nyaman. Nah, ada cara lain untuk mengusir kecoak di rumah, yakni menggunakan bahan-bahan alami.


    Lantas, apa saja bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi kecoak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membasmi Kecoak dengan Bahan Alami

    Ternyata, mengusir kecoak dari dalam rumah bisa menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat. Apa saja bahan alami tersebut? Simak di bawah ini:

    1. Baking Soda dan Cuka

    Cara yang pertama adalah menggunakan campuran baking soda (soda kue) dan cuka. Kombinasi kedua bahan tersebut dapat membasmi kecoak di dalam rumah hingga membersihkan saluran pembuangan air di kamar mandi.

    Untuk cara pakainya, cukup tuang 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk sampai merata. Setelah itu, taburkan ke sudut-sudut kamar mandi.

    2. Asam Borat

    Mengutip situs The Pest Informer, asam borat juga bisa dipakai untuk membasmi kecoak secara efektif. Simak langkah-langkah penggunaannya di bawah ini:

    • Tuang bubuk asam borat ke dalam wadah terpisah
    • Lalu campurkan tepung dan gula bersama asam borat
    • Aduk hingga merata, kemudian letakkan adonan di tempat kecoak keluar.

    Sebagai informasi, gula dan tepung berfungsi untuk memancing kecoak keluar dari sarangnya, sedangkan asam borat berguna untuk membunuh kecoak.

    Agar efektif dalam membasmi kecoak, disarankan untuk meletakkan adonan asam borat saat kamar mandi sedang tidak dipakai atau di malam hari.

    3. Ampas Kopi

    Setelah menyeruput segelas kopi, sebaiknya ampasnya jangan langsung dibuang. Soalnya, ampas kopi dapat mengusir kecoak yang berada di dalam rumah. Hal ini berkat kandungan asam pada ampas kopi yang tidak disukai oleh kecoak.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru.

    Namun perlu diingat, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak sehingga tidak efektif untuk membunuhnya.

    4. Minyak Peppermint

    Cara berikutnya untuk membasmi kecoak adalah menggunakan minyak peppermint. Selain dipakai untuk aroma terapi, minyak esensial ini juga bisa digunakan untuk mengusir kecoak.

    Simak cara pakainya di bawah ini:

    • Tuang minyak peppermint ke dalam botol semprotan secukupnya
    • Campurkan dengan air garam secukupnya
    • Kemudian semprot minyak peppermint ke sudut-sudut kamar mandi yang sering dilalui kecoak.

    5. Bawang Putih

    Selain dipakai untuk bumbu masak, ternyata bawang putih juga bisa digunakan untuk membasmi kecoak. Dilansir situs The Spruce, aroma bawang putih yang menyengat ternyata tidak disukai oleh kecoak, sehingga mereka akan kabur.

    Untuk cara pakainya, geprek beberapa siung bawang putih, lalu sebarkan ke sudut-sudut rumah yang diyakini sebagai sarang kecoak. Nantinya, serangga tersebut tidak akan kembali lagi karena aroma bawang putih yang tajam.

    6. Air Lemon

    Lemon memiliki sifat antipatogen alami yang dipercaya dapat mengusir kecoak dan mencegahnya datang kembali. Untuk mengusir serangga itu, kamu bisa membuat perasan air lemon yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan air lemon ke jalur yang sering dilalui atau sarang kecoak di sekitar rumah.

    7. Air Sabun

    Selain air lemon, kamu juga bisa menggunakan air sabun untuk membasmi kecoak di rumah. Agar lebih efektif membunuh kecoak, disarankan menggunakan sabun cuci piring yang bisa diambil sedikit di dapur.

    Untuk cara pakainya, tuangkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam botol semprot, lalu campur dengan sedikit air dan kocok hingga merata. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut jika menemukan kecoak di rumah.

    8. Cairan Pemutih

    Cara lainnya untuk membasmi kecoak dengan menggunakan cairan pemutih. Cara pakainya juga mudah, cukup tuangkan cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah yang dilalui kecoak.

    Namun, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam. Lalu, cairan pemutih juga dapat merusak pipa saluran air.

    9. Daun Salam

    Bahan alami selanjutnya yang dapat dipakai untuk membasmi kecoak adalah daun salam. Simak cara penggunaannya di bawah ini:

    • Tumbuk daun salam hingga halus
    • Lalu, taburkan daun salam di area rumah atau sarang kecoak
    • Atau, rebus daun salam hingga matang, lalu air rebusannya berfungsi sebagai semprotan untuk membasmi kecoak.

    10. Kayu Manis

    Mengutip Pest Control Weekly, kayu manis bisa digunakan untuk membasmi kecoak di rumah. Adapun sejumlah metode yang bisa dilakukan, yakni:

    • Menaruh batang kayu manis di tempat yang sering dilalui atau sarang kecoak
    • Menaruh batang kayu manis di luar rumah agar kecoak tidak masuk ke dalam
    • Membuat semprotan kayu manis.

    Untuk membuat semprotan kayu manis caranya cukup mudah, yakni sebagai berikut:

    • Tambahkan air ke dalam botol semprot sekitar 3/4 bagian
    • Lalu tuang 15-20 tetes minyak kayu manis ke dalam botol semprot
    • Kemudian kocok botol hingga air dan minyak kayu manis tercampur
    • Setelah itu, semprot larutan minyak kayu manis ke sarang atau tempat kecoak melintas di rumah.

    Itu dia 10 cara membasmi kecoak dengan menggunakan bahan-bahan alami. Semoga membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Menghilangkan Noda Tinta di Baju, Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Noda tinta yang menempel pada pakaian sering kali sulit dihilangkan dengan cara biasa. Misalnya, karena terkena spidol ataupun tinta pulpen.

    Hal tersebut bisa masalah menjengkelkan, karena baju bakal nggak enak dipandang. Namun, ada kok beberapa cara sederhana untuk menghilangkannya dengan efektif.

    Alasan Noda Tinta Baju Susah Dihapus

    Umumnya, ada 2 jenis tinta yakni yang berbasis air dan minyak. Tinta berbasis air biasanya ada pada pena gel, spidol, maupun jenis pulpen tertentu. Sementara itu, tinta berbasis minyak seperti yang ada pada tinta sablon.


    Menurut laman Better Homes & Gardens, tinta berbasis air akan lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan yang berbasis minyak.

    Noda tinta pulpen atau bolpoin memang agak sudah untuk dihilangkan. Pasalnya, tintanya berbasis minyak sehingga bersifat hidrofobik (tidak menyatu dengan air).

    Menghilangkan Noda Tinta di Pakaian

    Dikutip dari laman Good Housekeeping, berikut adalah cara menghilang kan bekas pulpen di baju agar hilang:

    1. Cara Hilangkan Noda Tinta Bekas Pulpen di Baju

    Menghapus tinta pulpen di baju bisa dengan alkohol. Berikut langkah-langkahnya:

    • Taruh handuk di bawah noda tinta, lalu teteskan alkohol dengan pipet.
    • Pakailah tisu bersih untuk menyerap tinta yang terangkat.
    • Kemudian bilas dengan air dingin, aplikasikan pembersih noda sebelum mencuci.
    • Cuci baju seperti biasa setelah memastikan noda tinta telah hilang.

    2. Cara Membersihkan Noda Tinta Spidol atau Felt-tip Pen di Baju

    • Bilas noda tinta spidol dengan air dingin. Tujuannya untuk menghilangkan sebanyak mungkin tinta.
    • Segera rendam pakaian dalam campuran air panas, detergen cair tanpa pemutih, dan amonia.
    • Gosok dengan lembut noda, lalu rendam sekitar 30 menit sampai 1 jam.
    • Cuci pakaian dengan detergen yang sama, lalu pastikan noda hilang sebelum mengeringkannya.

    3. Cara Menghilangkan Noda Spidol Permanen

    Tinta spidol permanen bisa dihilangkan, namun kita perlu usaha ekstra untuk melakukannya. Simak langkah-langkah untuk membersihkannya:

    • Taruh handuk di bawah noda, lalu gunakanlah pipet untuk mengoleskan alkohol.
    • Ganti handuk, apabila terlalu kotor sambil terus oleskan alkohol sampai tinta terangkat.
    • Bilas pakaian
    • Cek lagi apakah noda hilang. Jika masih ada, ulangi langkah sebelumnya jika perlu.
    • Cuci pakaian setelah memastikan noda benar-benar hilang.

    Sebagai informasi, menghilangkan noda tinta di kulit sebaiknya menggunakan kapas yang dicelupkan dalam alkohol. Jangan mencoba metode tersebut pada pakaian yang hanya boleh dicuci kering.

    Jika noda tinta di pakaian sudah mengering, pertimbangkan untuk menggunakan pembersih noda khusus. Semoga cara menghilangkan bekas pulpen hingga tinta spidol tadi bermanfaat. Selamat mencoba!

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Gaji Setara UMP Jakarta, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli?



    Jakarta

    Upah minimum provinsi (UMP) Jakarta sudah ditetapkan sebesar Rp 5.396.761 atau Rp 5,3 juta untuk tahun depan. Para pekerja bisa menggunakan upah atau gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan, seperti membeli rumah.

    Dengan penghasilan segitu, kira-kira berapa harga rumah yang bisa dibeli ya?

    Harga rumah sangat bervariasi, yakni bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Jika belum mempunyai tabungan yang cukup untuk membeli rumah secara cash atau tunai, ada opsi pembayaran melalui kredit pemilikan rumah (KPR). Cara tersebut memungkinkan kamu untuk mencicil atau mengangsur rumah setiap bulannya.


    Untuk membeli dengan cara KPR, kamu harus mengajukan pinjaman kepada bank. Pihak perbankan akan menilai kemampuan membayar kamu sebelum memutuskan memberikan KPR.

    Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk membeli rumah adalah menentukan target harga rumah yang mau dibeli. Kalau penghasilan setara UMP Jakarta 2025, berikut kisaran harga rumah yang bisa dibeli dengan KPR.

    Ketua Asosiasi Perencana Keuangan IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid mengatakan pekerja dengan gaji Rp 5,3 juta mempunyai kemampuan mencicil sekitar Rp 1,6 juta per bulan. Menurutnya, rumah yang dapat dibeli harganya tidak sampai Rp 200 juta.

    “Berarti beli rumah di bawah Rp 200 juta. Kalau gitu harus ikut program pemerintah. Kalau beli dari rumah yang non-subsidi atau non-program pemerintah pasti nggak akan dapat harga Rp 200 juta,” ujar Aidil kepada detikProperti belum lama ini.

    Lalu, ia menjelaskan membeli rumah dengan harga segitu bisa mengambil tenor KPR sekitar 15-20 tahun. Namun, sebelumnya perlu menyiapkan uang muka atau down payment (DP) berkisar 30 persen dari harga rumah.

    Aidil pun mencontohnya untuk rumah seharga Rp 180 juta, berarti harus menyiapkan DP sebanyak Rp 54 juta. Uang muka tersebut dapat dikumpulkan selama 3,5 tahun dengan menabung 1,6 juta per bulan.

    Terpisah, Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menyampaikan hal senada, yakni memilih program rumah subsidi dari pemerintah yang menawarkan rumah subsidi dengan bunga rendah 5-6 persen tetap dan DP ringan.

    Selain rumah subsidi yang harganya di bawah Rp 200 juta, Arianto mengungkapkan secara teknis pekerja UMP bisa mengajukan KPR untuk rumah yang lebih mahal. Tentunya dengan berbagai syarat yang berlaku dan tergantung penilaian perbankan.

    “Dengan asumsi akan ada kenaikan rutin UMP 5-7% setiap tahun, maka harga rumah yang dapat dibeli adalah pada range Rp 500 jutaan untuk tenor 15 tahun dan Rp 800 jutaan untuk tenor 20 tahun,” katanya.

    Meski awalnya mencicil sebesar Rp 1,6 jutaan, besaran angsuran untuk tahun-tahun berikutnya bisa meningkat. Skema pembayaran tersebut tergantung dengan perjanjian dengan pihak perbankan.

    Bank akan mempertimbangkan karir seseorang yang akan meningkat dari waktu ke waktu sebelum menyetujui pengajuan KPR. Adapun pekerjaan yang lebih dipertimbangkan oleh bank, yakni pekerjaan pada perusahan terkenal dengan status pegawai tetap dan pengikatan angsuran dari rekening payroll.

    “Tentunya bank atau lembaga pembiayaan akan mengkaji lebih dalam tentang skema DP-nya, beberapa program yang bisa dijalankan dengan catatan aplikan atau calon debitur masih berusia muda adalah DP 0% alias DP diangsur, menyediakan uang muka Rp 50-100 juta, dan angsuran meningkat secara gradual dari waktu ke waktu,” tuturnya.

    Sembari menabung, Arianto menyarankan untuk menjalankan gaya hidup frugal supaya bisa mengalokasikan lebih banyak dana rumah. Batasi biaya untuk hiburan, makan di luar, atau belanja impulsif.

    Kemudian, carilah sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa mengambil pekerjaan sampingan atau usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan bulanan.

    Kamu juga dapat menggabungkan penghasilan keluarga untuk membeli rumah. Jika sudah menikah, penghasilan pasangan dapat digabungkan untuk meningkatkan kelayakan kredit dan memperbesar kemampuan mencicil.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat KPR Rumah Nonsubsidi dan Subsidi yang Perlu Kamu Tahu


    Jakarta

    Ada beberapa syarat dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Cara KPR atau angsuran dipilih orang-orang demi mewujudkan memiliki rumah sendiri.

    Tingginya harga properti sering kali menjadi tantangan, sehingga KPR menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih. KPR bisa dilakukan baik dalam bentuk KPR subsidi maupun nonsubsidi. Namun, sebelum mengajukan KPR, penting untuk memahami perbedaan di antara keduanya dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

    KPR subsidi biasanya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga ada bantuan pemerintah berupa bunga rendah dan tenor panjang. Sementara, KPR nonsubsidi lebih fleksibel dalam hal pilihan properti, tetapi tidak memiliki bantuan khusus seperti subsidi.


    Meski keduanya berbeda, ada sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi untuk mengajukan KPR.

    Syarat KPR Rumah Nonsubsidi

    Dikutip dari laman Kementerian Keuangan, mekanisme KPR memungkinkan masyarakat lebih mudah memiliki hunian. Dimulai dengan membayar uang muka, bank akan memberikan pinjaman untuk sisa harga rumah tersebut.

    Rumah tersebut kemudian akan dicicil dengan besaran bunga tertentu, sesuai ketentuan bank masing-masing dan dalam periode yang telah disepakati. Biasanya, tenor KPR bisa berkisar antara 5-20 tahun, tergantung pada kemampuan finansial dan kesepakatan dengan pihak bank.

    Berikut syarat untuk KPR Nonsubsidi, dikutip dari laman resmi berbagai bank dan Pegadaian:

    1. WNI (Warga Negara Indonesia) dan tinggal di Indonesia
    2. Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat kredit berakhir
    3. Memiliki penghasilan tetap dan kemampuan finansial yang memadai
    4. Memiliki riwayat kredit yang baik
    5. Berpenghasilan tetap maupun tidak tetap dengan masa kerja minimal 1 tahun
    6. Jika profesi pengusaha dan profesional, syaratnya adalah telah menggeluti bidang pekerjaan selama minimal 2 tahun.

    Syarat KPR Penghasilan Tetap (Fixed Income)

    • Fotokopi KTP pemohon
    • Fotokopi KTP suami atau istri
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
    • Fotokopi surat nikah atau cerai
    • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi
    • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan, minimal 1 tahun terakhir
    • Fotokopi rekening koran
    • Surat rekomendasi perusahaan
    • Akta pisah harta notariil

    Syarat KPR Penghasilan Tidak Tetap (Non-Fixed Income)

    • Fotokopi KTP pemohon
    • Fotokopi KTP suami atau istri
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
    • Fotokopi surat nikah atau cerai
    • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pribadi
    • Fotokopi SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
    • Fotokopi akta pendirian Perusahaan
    • Fotokopi rekening koran atau tabungan 6 bulan terakhir
    • Surat pernyataan asli mengenai kredit kepemilikan properti.

    Syarat KPR Rumah Bersubsidi

    Sementara itu, ada pula KPR Subsidi yang disediakan pemerintah. Dalam program KPR subsidi, bisa diberikan dengan syarat berikut:

    • Warga Negara Indonesia (WNI) dan bertempat tinggal di Indonesia
    • Minimal berusia 21 tahun atau telah menikah
    • Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
    • Belum memiliki rumah pribadi sebelumnya
    • Belum menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah sebelumnya
    • Penghasilan maksimum Rp 4.000.000 untuk rumah tapak dan Rp 7.000.000 untuk rumah susun
    • Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
    • Memiliki PPH (Pajak Penghasilan).

    Untuk jenis subsidi, syarat KPR rumah untuk karyawan adalah maksimum usia pemohon pada saat kredit lunas adalah 60 tahun. Lalu, untuk tenaga profesional, usia maksimumnya adalah 65 tahun.

    Perlu dicatat bahwa syarat KPR rumah jenis subsidi tersedia untuk dua profesi tertentu. Pada karyawan, usia saat kredit lunas maksimal 60 tahun. Sementara tenaga profesional, usia saat kredit lunas maksimal 65 tahun.

    Itulah tadi penjelasan soal syarat ajukan KPR subsidi dan nonsubsidi. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com