Author: Gak Ganti Gambar

  • Tak Perlu Pengharum Mahal, 6 Bahan Alami Ini Bisa Usir Bau Kamar Mandi!


    Jakarta

    Bau tak sedap terkadang sering terjadi di kamar mandi. Jika kondisi ini terjadi tentu membuat penghuni rumah maupun tamu yang berkunjung tidak nyaman.

    Meski kamar mandi sudah dibersihkan, kadang-kadang bau tak sedap masih muncul juga. Nah, buat kamu yang punya masalah bau tak sedap di kamar mandi, bisa coba lawan dengan bahan alami berikut.

    Mengutip dari Germany Brilliant, Homebliss, dan Livspace, berikut bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi.


    1. Soda Kue

    Untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam kamar mandi, kamu dapat meletakkan semangkuk kecil soda kue atau baking soda di dalam kamar mandi. Soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap bau tak sedap yang berada di dalam kamar mandi. Namun, jangan lupa menggantinya setiap bulan untuk memastikan kesegarannya. kamu bahkan bisa mengubahnya menjadi solusi alami.

    2. Cuka

    Cuka juga ampuh untuk menghilangkan bau kamar mandi. Kamu bisa campurkan sendok makan cuka putih, dengan campuran garam. Lalu, gosokkan campuran tadi pada area yang bau. Siram setelahnya menggunakan air untuk membersihkan sisa-sisa pembersihan.

    Sementara itu, cuka putih juga dapat menghilangkan bau sekaligus membersihkan endapan toilet atau saluran air. Taruh cuka putih dalam mangkuk di kamar mandi dan gantilah setiap dua minggu sekali.

    Atau kalian juga bisa menggosok permukaan yang kotor dengan cuka. Caranya adalah dengan mencampurkan cuka dengan garam dengan perbandingan 4:1.

    3. Lemon

    Trik lain untuk menjaga kamar mandi tetap segar adalah meletakkan irisan lemon di wastafel atau dekat toilet. Lemon bagus untuk menetralkan bau, bahkan akan membuat kamar mandi terasa segar dan nyaman. Ingatlah untuk mengganti irisan lemon seminggu sekali.

    4. Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti lavender dan serai sangat bagus untuk menutupi bau kamar mandi yang paling kuat sekali pun. Jika kamu tidak memiliki diffuser untuk meletakkannya, cukup oleskan beberapa tetes di bola kapas dan letakkan di wadah sehingga aromanya dapat menyebar. Kamu harus mengganti bola kapas beraroma setiap minggu.

    5. Kayu Manis

    Siapa sangka? Jika bumbu dapur satu ini mampu mengusir bau tak sedap di kamar mandi. Dengan aroma yang kuat, kamu bisa taruh beberapa batang kayu manis di dalam wadah kemudian taruh di pojok kamar mandi.

    6. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki bau yang khas dan bisa dengan efektif menghilangkan bau WC yang menguap. Caranya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di lantai kamar mandi, diamkan sekitar 30 menit, kemudian bersihkan.

    Namun cara tersebut mungkin bisa menghambat saluran air. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan meletakkan bubuk kopi di mangkuk dan biarkan dia bekerja.

    Demikian 6 bahan alami yang ampuh lawan bau kamar mandi. Perlu dicatat, selain menggunakan bahan alami tersebut, kamu juga perlu memiliki sirkulasi udara yang baik di kamar mandi agar tidak bau. Sebagai contoh, kamu bisa membuka jendela kamar mandi atau menggunakan exhaust fan. Sebab, jika tidak memiliki sirkulasi udara yang baik maka bau tak sedap akan tetap terperangkap di dalam kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mending Pasang Water Heater Gas atau Listrik? Ini Pertimbangannya



    Jakarta

    Water heater bisa menambah kenyamanan penghuni rumah untuk menghasilkan air hangat. Water heater adalah sebuah alat pemanas air yang biasa digunakan untuk kebutuhan mandi.

    Umumnya ada dua jenis water heater, yakni water heater gas dan water heater listrik. Kedua jenis water heater ini tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

    Nah, bagi kamu yang berencana untuk memasang water heater tapi bingung pilih yang mana, bisa mempertimbangkan preferensi dan kecocokan dulu. Jangan sampai salah pilih dan menyesal di kemudian hari. Berikut di bawah ini perbandingan antara water heater gas dan water heater listrik yang perlu kamu ketahui.


    Perbedaan Water Heater Gas dan Water Heater Listrik

    Inilah perbedaan utama antara water heater gas dan water heater listrik.

    1. Cara Kerja

    Dikutip dari Forbes water heater listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik bertegangan tinggi kepada sebuah batang di tengah tangki air. Listrik ini nantinya akan memanaskan air dari bagian tengah tangki ke arah luar.

    Di sisi lain, water heater gas bekerja dengan memanaskan tangki air dengan api berbahan bakar gas dari bagian bawahnya.

    2. Kenyamanan Penggunaan

    Semua rumah memiliki layanan listrik. Oleh karena itu, water heater listrik cenderung lebih mudah untuk dipasang dan digunakan.

    Sebaliknya, water heater gas memerlukan tabung gas yang harus rutin untuk diganti agar tidak kehabisan bahan bakar saat digunakan.

    Water Heater Listrik

    Jika kamu mempertimbangkan memakai water heater listrik, berikut ini kelebihan dan kelemahannya.

    Kelebihan

    • Aman
    • Cara kerja sistem pemanas bersih (tidak meninggalkan residu)
    • Memiliki daya pemanas air yang efisien
    • Pilihan ukuran banyak
    • Bisa berjalan secara otomatis
    • Mudah untuk dipasang, karena setiap rumah pastinya memiliki sumber listrik

    Kekurangan

    • Biaya operasional lebih tinggi
    • Cenderung lebih lama untuk memanaskan air dibandingkan dengan jenis gas
    • Waktu pemulihan lebih lama
    • Tidak bisa beroperasi jika listrik padam

    Water Heater Gas

    Kemudian, berikut ini plus minus memasang water heater gas di kamar mandi.

    Kelebihan

    • Memanaskan air dengan cepat
    • Biaya pengoperasian lebih rendah dibandingkan dengan jenis listrik
    • Hemat energi
    • Masih bisa beroperasi saat listrik padam

    Kekurangan

    • Memerlukan tambahan tabung gas
    • Kurang aman dibandingkan jenis listrik
    • Cara kerja sistem pemanas lebih kotor (meninggalkan residu)
    • Pilihan ukuran lebih sedikit
    • Umur lebih pendek dibandingkan jenis listrik
    • Daya panas air kurang efisien dibandingkan jenis listrik
    • Perlu dinyalakan secara manual

    Itulah pertimbangan untuk menentukan antara water heater listrik dan water heater gas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Ganti Status Tanah HGB Jadi SHM



    Jakarta

    Status kepemilikan sebuah hunian dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) bisa diubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Itu bisa dilakukan dengan memenuhi beberapa persyaratan.

    Seberapa Penting Mengubah HGB Menjadi SHM?

    SHM merupakan status kepemilikan tanah serta bangunan berkekuatan hukum di Indonesia. Oleh karena itu, dengan berubahnya status tanah dari HGB menjadi SHM, kepemilikan tanah tersebut jadi tidak bisa diganggu gugat. Selain itu, SHM juga bisa diwariskan dan bersifat selamanya.

    Jika kamu mau mengubah sertifikat HGB menjadi SHM, kamu bisa mengurusnya di Kantor Pertanahan terdekat.


    Syarat dan Cara Ubah Sertifikat HGB jadi SHM

    Dilansir dari website resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), ada beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan sebelum mengajukan proses pengubahan sertifikat HGB menjadi SHM. Berikut diantaranya:

    1. Mengisi formulir permohonan dan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya di atas materai
    2. Surat kuasa apabila diperlukan
    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    4. Surat persetujuan kreditur (jika dibebani hak tanggungan)
    5. Fotokopi SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    6. Penyerahan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)
    7. Sertifikat HGB
    8. IMB (Izin Mendirikan Bangunan)/surat keterangan Kepala Desa/Lurah bagi perubahan hak dari HGB menjadi HM (Hak Milik) untuk rumah tinggal dengan luas tidak sampai 600 meter persegi

    Selain itu, kamu juga diwajibkan untuk mengisi keterangan seperti:

    – Identitas diri

    – Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon

    – Pernyataan tanah tidak sengketa

    – Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik

    Sebagai catatan, biasanya proses ini memakan waktu selama 5 hari kerja untuk menyelesaikan perubahan HGB menjadi SHM.

    Berapa Biaya Ganti Sertifikat HGB jadi SHM?

    Seperti yang telah dijelaskan oleh Yulia, biaya yang dikenakan untuk mengubah sertifikat HGB menjadi SHM adalah senilai Rp 50.000 per sertifikat hak atas tanah.

    Namun perlu diketahui, bila nama yang tertera dalam sertifikat bukanlah nama pemilik saat ini, maka ada biaya tambahan untuk proses balik nama. Biaya itu disebut Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

    Itu dia ringkasan mengenai syarat dan cara mengubah sertifikat HGB menjadi SHM. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis Sertifikat yang Bisa Digadaikan ke Pegadaian Beserta Syaratnya



    Jakarta

    Menjaminkan sertifikat tanah ke Pegadaian terkadang menjadi salah satu pilihan bagi yang membutuhkan dana cepat. Ada beberapa jenis sertifikat yang bisa dijaminkan ke Pegadaian.

    Berikut informasi mengenai besaran pinjaman yang bisa diperoleh serta proses dan syaratnya.

    Dana Pinjaman Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian

    Dilansir laman resmi Sahabat Pegadaian, dana pinjaman dari gadai sertifikat tanah di Pegadaian yang bisa diperoleh yakni sekitar Rp 5 – 200 juta.


    Waktu Proses Pencairan

    Proses pencairan gadai sertifikat tanah di Pegadaian adalah 3 sampai 7 hari kerja. Karena akan dilakukan survei terlebih dahulu. Setelah proses survei selesai maka pencairan dana sertifikatnya adalah 7 hari kerja.

    Jika sudah melebihi waktu estimasi, disarankan untuk konfirmasi kembali ke cabang awal pengajuan.

    Sertifikat yang Bisa Digadaikan di Pegadaian

    Berikut adalah jenis sertifikat tanah yang bisa diterima di Pegadaian:

    • Sertifikat tanah produktif (sawah, perkebunan, pertanian, peternakan, dan tanah kavling), Sertifikat rumah (seperti kontrakan, kos-kosan dan lain-lain) yang sudah
    • Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan atas nama pribadi saja.
    • Sertifikat rumah tinggal sudah bisa dilakukan pengajuan di Pegadaian, namun terkait diterima atau tidaknya nantinya akan dilakukan pengecekan kembali oleh cabang dan tim survei. Pinjaman maksimal Rp 200.000.000 dengan biaya sewa modal atau Mu’nah 0.70% untuk tenor 12, 18, 24, 36, 48 dan 60 Bulan.

    Terkait biaya sebelum akad adalah biaya pengecekan keaslian sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN), yakni mulai Rp 50.000 hingga Rp 300.000.

    Sedangkan, rincian biaya setelah akadnya adalah sebagai berikut:

    • Administrasi Rp 70.000.
    • Imbal Jasa Kafalah (Asuransi) diganti Uang Tanggungan jika meninggal alami atau kecelakaan.
    • Biaya pengurusan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) atau Notaris Rp 350.000 – Rp 700.000.
    • Biaya Pengurusan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) dan Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) jika diperlukan.

    Syarat Gadai Sertifikat Tanah di Pegadaian

    Untuk diketahui, saat ini gadai sertifikat hanya ditujukan untuk petani atau pengusaha mikro yang minimal sudah berjalan 1 tahun lamanya.

    Namun, jika saat ini sebagai karyawan sekaligus memiliki usaha sampingan maka bisa melakukan pengajuan ya dengan usahanya dengan dibuktikan dengan Surat Keterangan Usaha (SKU).

    Berikut adalah persyaratan untuk gadai sertifikat tanah di Pegadaian:

    • Fotokopi identitas diri, berupa KTP.
    • Fotokopi kartu keluarga dan buku nikah.
    • Fotokopi pembayaran PBB terakhir.
    • Fotokopi SKU/ Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)/ Nomor Induk Berusaha (NIB) yang usahanya telah berjalan lebih dari 1/ satu tahun.
    • Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) (Jika di bawah Rp 100.000.000 tidak masalah tidak ada IMB).
    • Sertifikat Asli SHM (Surat Hak Milik) / SHGB (Surat Hak Guna Bangunan)
    • Lebar jalan rumah minimal bisa diakses oleh kendaraan roda dua.
    • Jarak minimal 20 meter dari sutet (saluran udara tegangan ekstra tinggi).
    • Tanah produktif atau tanah beserta bangunan (tidak bisa tanah kosong), namun jika tanah kosong kavling dapat diajukan gadai.
    • Tidak dalam sengketa hukum yang didukung oleh Surat Pernyataan dari Rahin (orang yang memberikan gadai).
    • Tanah produktif yang tidak berada pada struktur tanah yang sulit dijangkau (seperti terdapat jurang atau tebing terjal)
    • Status tanah tidak terblokir atau menjadi jaminan pada pihak lain.
    • Pencairan maksimal 70% (maksimal pinjaman Rp 200.000.000 jika memiliki IMB).
    • Pengajuan dikhususkan kepada petani atau pemilik usaha. Dengan rincian petani telah bertani minimal 2 tahun dan memperoleh penghasilan rutin secara harian, mingguan, atau bulanan sesuai masa panen.
    • Sementara untuk pengusaha, usahanya telah berjalan lebih dari 1 tahun dan usahanya telah sesuai secara syariat islam dan sah secara hukum.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Rusak, Ini Biang Kerok Mesin Cuci Sering Bergetar Ketika Digunakan


    Jakarta

    Bagi kamu pengguna mesin cuci pasti pernah merasakan mesin terasa bergetar saat sedang mencuci. Sebenarnya hal ini wajar terjadi. Namun, bagaimana jika getarannya itu cukup keras hingga bergerak dari tempatnya? Apakah itu masih wajar?

    Dilansir The Spruce, penyebab getaran seperti ini biasanya bukan karena mesin, tetapi faktor dari luar, apalagi yang getaran cukup hebat. Lalu, mesin cuci dengan bukaan depan ternyata lebih rawan terjadi guncangan daripada yang bukaannya di atas. Hal ini dikarenakan sistem perputaran ketika sedang mencuci pakaian. Untuk lebih jelasnya begini penjelasannya.

    Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang

    1. Tidak Berada Pada Permukaan yang Rata

    Ternyata tempat peletakkan mesin cuci dapat mempengaruhi getarannya. Sebaiknya mesin cuci diletakkan di permukaan rata agar lebih aman. Bentuknya yang besar dan dengan bobot pakaian yang berputar di dalamnya, dapat berbahaya jika tempat meletakkannya miring atau tidak rata.


    2. Beban Cucian yang Tak Seimbang

    Mesin cuci bekerja sesuai dengan sistem yang telah dibuat. Mesin ini tidak bisa membantu kamu saat merapikan letak pakaian kotor yang masuk ke ‘keranjang’ di dalam mesin. Kamu harus tahu trik untuk memasukkan pakaian di dalamnya.

    Untuk jenis cucian yang punya ukuran besar seperti selimut atau seprai sebaiknya dimasukkan dengan posisi sama berat. Dengan begitu ketika berputar bebannya akan seimbang dan tidak bergetar hebat seperti terpelanting.

    3. Penyangga Lantai Tak Cukup Kuat

    Jika permukaan di rumah kamu tidak rata, kamu bisa menambahkan penyangga di bawahnya. Namun, pastikan penyangga tersebut cukup kuat karena bobot pakaian basah akan jauh lebih berat dari mesin cuci tersebut.

    Jika tidak memungkinkan untuk menambahkan penyangga, kamu dapat menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan untuk meningkatkan stabilitas lantai. Cara lain yang bisa kamu coba adalah menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil khusus untuk mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sakelar Lampu Terasa Panas dan Menyetrum? Bisa Jadi Ini 3 Penyebabnya!


    Jakarta

    Pada setiap instalasi lampu di rumah, pasti ada saklar untuk menyalakan dan mematikan lampu. Normalnya, saklar lampu aman dipegang karena memakai bahan yang tahan dari aliran listrik. Namun, pernahkah kamu merasa saklar di rumah terasa panas atau hangat? Kira-kira hal tersebut normal atau bahaya?

    Dilansir The Spruce, sakelar lampu yang terasa hangat adalah fenomena yang wajar karena panas yang terasa merupakan proses pembuangan panas dari aliran listrik.

    Maka dari itu, agar lebih aman digunakan bahan saklar biasanya memakai bahan dari plastik karena tahan terhadap aliran listrik, tahan rayap, dan tidak korosi. Plastik juga tahan lama dan mudah dibentuk untuk menyesuaikan desain interior di rumah.


    Sakelar lampu yang tidak bisa membuang panas dalam jangka waktu lama justru lebih berbahaya. Panas tersebut dapat merusak insulasi atau pengaman kabel. Kemudian, menimbulkan retakan dan jika sudah parah dapat memicu kebocoran pada aliran listrik. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya korsleting, gangguan busur listrik, hingga kebakaran.

    Hal yang harus kamu waspadai adalah apabila saklar yang panas tersebut juga disertai dengan kejutan atau aliran listrik yang terasa saat dipegang. Jika sudah seperti ini, kamu perlu berhati-hati dan memperbaiki saklar tersebut. Namun sebelum itu, ketahui dahulu beberapa penyebab saklar listrik panas hingga disertai kejut dari listrik.

    1. Besar Daya Listrik yang Tidak Sesuai dengan Kabel

    Saat memasang instalasi listrik, jenis kabel harus disesuaikan dengan besar daya yang digunakan. Perbedaan jenis kabel dan muatan justru dapat menimbulkan panas yang terasa hingga ke saklar. Semakin banyak panas yang ditimbulkan, bisa terjadi kebocoran yang dapat memicu korsleting listrik.

    2. Sambungan Kabel Longgar

    Penyebab kedua bisa karena sambungan kabel yang longgar. Untuk mengetahui hal ini dan cara perbaikannya, sebaiknya kamu memanggil tenaga ahli agar lebih aman.

    3. Pemasangan Instalasi Listrik yang Tidak Sesuai

    Pemasangan kabel yang tidak sesuai dapat menghambat arus listrik. Aliran listrik yang tidak benar membuat panas yang dihasilkan mengarah ke sakelar lampu. Cara memperbaikinya kamu perlu meminta bantuan ahli dan listrik di rumah perlu dimatikan sementara.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Manfaat Ampas Teh untuk Bersihkan Barang di Rumah yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Saat kamu menyeduh teh, pasti ada ampas yang terbuang karena tidak mungkin dikonsumsi. Mulai hari ini, sebaiknya ampas tersebut dipisahkan dan disimpan di tempat aman karena bisa digunakan untuk bersih-bersih di rumah!

    Lebih tepatnya, ampas teh bisa dipakai untuk membersihkan noda dan bau yang menempel pada barang-barang di rumah. Kira-kira barang apa saja yang bisa dibersihkan dengan ampas teh, dilansir In The Wash berikut di antaranya.

    1. Sepatu

    Kamu sering mencium bau tak sedap setiap masuk ke rumah setelah bekerja seharian? Selain dari bau badan, bisa jadi karena bau sepatu kamu. Ternyata untuk menghilangkan bau di sepatu, tidak harus setiap hari mencuci. Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh yang diletakkan di dalam sepatu semalaman. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering. Jika basah karena hujan, sebaiknya dijemur dahulu.


    2. Membersihkan Furnitur Kayu

    Furnitur kayu perlu hati-hati saat dibersihkan karena tidak semua bahan aman. Misalnya peralatan yang tajam, kasar, dan basah sebaiknya dihindari. Salah satu bahan yang ternyata bisa membersihkan furnitur kayu adalah ampas teh. Caranya dengan menggosokkan ampas teh celup yang tidak begitu basah ke permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    3. Membersihkan Kaca

    Kaca atau cermin di rumah mudah sekali berdebu. Kamu bisa membersihkan kaca dan cermin di rumah dengan ampas teh. Caranya dengan menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot. Lalu usap dengan kain kering yang bersih atau kain mikrofiber.

    4. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Barang selanjutnya yang bisa dibersihkan dengan ampas teh adalah kulkas. Fungsi ampas teh di sini adalah untuk menghilangkan bau tak sedap. Caranya dengan siapkan kantong teh dan letakkan dalam wadah terbuka. Taruh juga di lemari es selama satu atau dua hari.

    5. Membersihkan Microwave

    Membersihkan microwave bisa lho memakai ampas teh. Caranya dengan rebus air lalu yang telah dicampurkan dengan kantong teh celup hitam atau hijau. Tunggu hingga mendidih. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    6. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Di kamar mandi, bukan hanya lantai yang mudah kotor, melainkan peralatan lainnya juga bisa mudah terkena noda. Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    7. Membersihkan Karpet

    Karpet sering berbau tak sedap setelah disimpan lama. Daripada dicuci yang kemungkinan mahal, coba bersihkan sendiri dengan taburan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pasang TV di Rumah


    Jakarta

    Memiliki televisi (TV) di rumah bisa menjadi salah satu hiburan karena banyak tontonan menarik. Sebelum memasangnya di rumah, ada hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

    Jangan sampai kamu salah pasang yang berujung tidak nyaman saat menonton TV. Misalnya, kamu memasang TV terlalu tinggi sehingga membuatmu tidak nyaman dan cepat lelah. Posisi TV yang pas yaitu sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    Selain itu masih ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Perhatikan Aspek Keamanan

    Dikutip dari Tiger Mount, sebaiknya TV tidak diletakkan di tempat dengan suhu panas. Sebab, bisa merusak TV dalam waktu lama.

    Selain itu, pastikan TV yang dipasang aman dan tidak akan terjatuh, apalagi kalau kamu punya anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

    2. Tentukan Jarak Antara TV dengan Sofa

    Dilansir dari CNET, saat ingin memasang TV di rumah, pastikan jaraknya pas dari tempat duduk atau tempat menonton TV. Jika tidak ingin jarak TV terlalu dekat dengan sofa, kamu bisa memilih TV dengan ukuran yang lebih besar.

    3. Jangan Pasang TV Terlalu Tinggi

    Memasang TV terlalu tinggi bisa membuat leher sakit. Maka dari itu, sebaiknya TV dipasang sejajar dengan mata atau sedikit lebih rendah.

    4. Jangan Pasang TV Indoor di Luar Ruangan

    Sesuai namanya, TV indoor diperuntukkan di dalam ruangan. Jangan sekali-kali kamu pasang TV tersebut di luar ruangan karena rentan rusak. Sebab, ada TV yang memang dirancang bisa diletakkan di luar ruangan.

    Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memasang TV di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Khasiat, 5 Jenis Tanaman Herbal Ini Bisa Ditanam di Rumah!


    Jakarta

    Jika kamu butuh tanaman di rumah yang bermanfaat untuk kesehatan tanaman obat atau tanaman herbal bisa menjadi pilihan. Tanaman ini baik untuk dikonsumsi dan ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

    Kamu juga bisa berhemat karena tidak perlu membeli obat di apotek setiap sakit. Cukup ambil tanaman herbal kapan pun dan sebanyak apa pun. Pengobatan herbal ini juga telah diakui sejak lama sebelum obat-obat kimia marak seperti saat ini. Bahkan obat herbal sebaiknya dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah penyakit.

    Tanaman herbal juga mudah untuk ditanam di rumah dan bisa diletakkan di dalam rumah. Lantas, tanaman apa saja yang termasuk herbal dan bisa ditanam di rumah?


    Dilansir House and Garden, berikut tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah.

    Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

    1. Kemangi

    kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

    Kemangi (Ocimum basilicum) adalah tanaman yang biasa pakai dalam makanan. Tanaman herbal ini bisa ditanam sendiri di rumah bahkan di dalam ruangan. Tempat yang cocok untuk menempatkan kemangi adalah jendela yang mendapatkan banyak matahari. Kamu harus sering menyiram tanaman ini karena kemangi menyukai tanah yang lembap tetapi tidak begitu basah.

    Manfaat dari kemangi jika dikonsumsi adalah dapat menyehatkan saluran pencernaan termasuk perut kembung dan mual, menjaga kesehatan jantung, menenangkan pikiran dan mengurangi stres, menyegarkan napas, hingga sumber antioksidan.

    2. Daun Salam

    daun salamdaun salam Foto: iStock

    Jika kamu butuh tanaman yang ukurannya besar, kamu bisa menanam daun salam di halaman rumah. Pastikan lokasinya banyak mendapat sinar matahari. Daun salam selain bagus untuk kesehatan juga bisa dikonsumsi bersama makanan sehari-hari di rumah.

    Tanaman ini bisa mencegah pikun, meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, mencegah kanker, dan lainnya.

    3. Bawang Putih

    Tanaman bawang putihTanaman bawang putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Copit

    Bawang putih adalah salah satu tanaman atau bumbu dapur yang dibutuhkan di rumah. Biasanya digunakan sebagai penambah aroma dan rasa pada makanan. Cara menanam bawang putih di rumah bisa di tanah atau dalam pot.

    Adapun beberapa khasiat bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, melindungi dari radikal bebas, dan masih banyak lagi.

    4. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Daun mint bisa kamu temukan di dalam banyak bentuk, mulai dari makanan, minuman, produk kebersihan, hingga produk kecantikan. Hal ini dikarenakan daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tidak hanya itu, daun mint juga bisa mengusir beberapa serangga di rumah seperti semut, kecoa, dan nyamuk.

    Cara menanam daun mint juga cukup mudah karena bisa di dalam pot. Pastikan tanaman ini terkena sinar matahari dan pot tersebut memiliki lubang drainase yang baik.

    5. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Serai adalah salah satu tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah. Bentuknya seperti rumput, tetapi batangnya kaya akan manfaat. Mulai dari antimikroba, baik untuk sistem pencernaan, bagus untuk kulit, mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan masih banyak lagi.

    Serai bisa ditanam di dalam pot atau lahan. Tanaman ini bisa tumbuh di lahan seluas 800 cm hingga 1,2 meter. Kamu harus rutin menyiram serai 1-2 hari sekali. Pastikan tanahnya tidak begitu lembap atau terlalu kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Toren Biru Lebih Banyak yang Beli



    Jakarta

    Toren atau tandon air memiliki beberapa jenis. Salah satu yang sering dibedakan dari segi warna.

    Toren yang sering ditemukan warna oranye dan biru. Lalu apa perbedaan daru keduanya?

    Sebenarnya selain berbeda dari segi warna dan kualitas, harga toren air warna oranye dan biru pun berbeda. Namun ternyata toren warna biru lebih banyak diminati.


    Toren Biru Lebih Tahan Lumut

    Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, mengatakan bahwa toren berwarna terang, seperti oranye atau kuning, lebih cepat pudar akibat paparan sinar matahari dibandingkan toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam.

    Jika warnanya pudar, sinar matahari bisa tembus masuk ke dalam toren sehingga bisa memicu pertumbuhan lumut.

    “Jadi, kena matahari itu dia lebih tembus gitu loh, jadi lumut itu lebih malah kena sinar matahari itu cepat lumutan gitu. Orange itu bukan memantul tapi malah nyerap, makin terang, orange itu malah nyerap jadi air di toren itu malah gampang lumutan,” tutur Suratman, pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, kepada detikcom beberapa waktu lalu

    Melansri detikEdu, lumut merupakan tumbuhan yang bisa memproduksi makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Bryophyta ini mudah tumbuh di daerah yang lembab, seperti toren yang memang digunakan untuk menampung air.

    Berangkat dari hal tersebut, banyak konsumen yang lebih memilih toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam. Hal ini dituturkan pula oleh Hendri, pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya.

    “Kalau banyak orang ada yang bilang biru itu lebih tahan lumut, orange itu ya biasa gitu,” kata Hendri, pemilik Toko Bangunan Kurnia Jaya, kepada detikcom, Kamis (26/10/2023).

    “Beberapa langganan kita yang beli bahwa ‘kita mau yang warna biru, nih, lebih tahan lumut karena mataharinya nggak bisa nembus ke dalam’,” sambungnya.

    Cuci dan Kuras Toren Berapa Kali?

    Terlepas dari warnanya, toren pada akhirnya bisa kotor akibat lumut dan endapan kotoran dari sumber air rumah tangga yang kita gunakan. Maka, baik biru maupun oranye, sesuaikan kembali dengan preferensimu serta lakukan pencucian dan pengurasan toren jika kondisinya sudah kotor.

    Mencuci dan menguras toren sebaiknya dilakukan rutin satu sampai dua kali dalam setahun.

    “Untuk daerah Jabodetabek, itu minimal setahun sekali. Satu sampai dua kali lah,” kata Suratman.

    Namun, hal ini bisa disesuaikan kembali dengan tingkat kebersihan sumber air di tempat tinggal masing-masing. Jika kamu merasa toren sudah kotor, lakukan pembersihan dan pengurasan sesegera mungkin.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com