Author: Gak Ganti Gambar

  • 10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Kucing liar sering kali datang ke rumah karena mencari makanan, tempat berteduh, atau sekadar merasa nyaman di lingkungan sekitar. Meskipun sebagian orang menyukai kehadiran kucing, tidak sedikit yang merasa terganggu.

    Kucing liar yang datang kerap merusak tanaman, meninggalkan kotoran, atau mengacak-acak tempat sampah. Jika dibiarkan, kucing-kucing ini bisa terus kembali dan bahkan mengajak kucing lain untuk datang.

    Untuk mengatasi masalah ini, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengusir kucing tanpa harus menyakitinya. Rumah pun tetap bersih dan bebas dari kehadiran kucing liar.


    Kenapa Kucing Liar Terus Datang ke Rumah?

    Sebelum mencari cara mengusirnya, kita perlu tahu penyebab kucing liar terus datang menghampiri rumahmu. Dalam laman Time for Paws, dijelaskan bahwa kucing kerap mencari keamanan.

    Kucing liar sering datang ke rumah karena beberapa alasan utama, terutama terkait dengan kebutuhan dasar mereka seperti makanan, tempat berlindung, dan rasa aman. Mereka selalu mencari tempat yang aman untuk tinggal di mana ada sumber makanan yang dapat diandalkan.

    Salah satu alasan paling umum adalah ketersediaan makanan. Jika ada tempat sampah yang terbuka, sisa makanan di pekarangan, atau bahkan seseorang yang sering memberi makan kucing, mereka akan terus datang ke tempat itu. Kucing memiliki penciuman yang tajam, sehingga mereka bisa dengan mudah menemukan sumber makanan, meskipun tersembunyi.

    Selain makanan, kucing liar juga membutuhkan tempat yang aman untuk beristirahat atau melahirkan anak. Area yang sepi seperti garasi, bawah mobil, atau sudut-sudut rumah yang jarang digunakan bisa menjadi tempat yang nyaman bagi mereka untuk berteduh dari panas, hujan, atau bahaya lainnya.

    10 Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Datang Lagi ke Rumah

    Sebelum kamu menggunakan beragam cara untuk mengusirnya, pastikan dulu rumahmu tidak menjadi ‘tempat terbaik’ untuk kucing liar. Biasanya, kalau rumahmu tidak menjadi penyedia makanan atau tempat tinggal yang nyaman, kucing akan enggan datang lagi.

    Namun, ada beberapa cara mengusir kucing liar agar tidak kembali lagi ke rumah. Berikut dirangkum dari laman The Spruce dan Pets Stack Exchange:

    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Sampah

    Kucing liar cenderung datang ke tempat yang menyediakan makanan. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan serta menutup tempat sampah dengan rapat agar sulit untuk dijangkau mereka. Sebisa mungkin, bersihkan sisa makanan untuk menghilangkan aroma yang bisa mengundang kucing dan hewan liar lainnya.

    2. Pastikan Tak Ada yang Memberi Makan di Area Rumahmu

    Kucing cenderung kembali ke suatu tempat jika mereka tahu ada makanan yang tersedia. Jika ingin mencegah mereka sering datang, hindari memberi makan atau menyediakan air di area tertentu. Cara ini juga efektif untuk mengusir kucing liar agar tidak kembali ke rumah.

    3. Semprotkan Bau yang Tidak Disukai Kucing

    Salah satu cara menghalau kucing adalah dengan memanfaatkan aroma yang mereka tidak sukai. Kucing cenderung menghindari bau menyengat dari bawang putih, tembakau, citronella, dan eucalyptus.

    Karena bau-bauan tersebut dapat memudar seiring waktu, pastikan untuk mengaplikasikannya kembali secara rutin, terutama di area yang ingin dijauhkan dari kucing. Metode ini cukup efektif digunakan untuk mengusir kucing dari tempat tertutup seperti plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Sebarkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang dihancurkan menjadi potongan kecil bisa digunakan untuk mencegah kucing liar masuk ke halaman rumah. Permukaannya yang agak tajam membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Sebarkan cangkang telur secukupnya sesuai luas area yang ingin dilindungi.

    5. Semprotkan Larutan Cuka

    Cuka memiliki bau yang sangat menyengat, bahkan bagi manusia. Aroma asam ini jauh lebih mengganggu bagi kucing, sehingga dapat digunakan untuk mengusir mereka. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan ini ke area yang sering didatangi kucing untuk membuat mereka enggan kembali.

    6. Taburkan Serbuk Kopi

    Bubuk kopi bisa menjadi pengusir alami bagi kucing liar karena aromanya yang kuat dapat mengganggu penciuman mereka. Cukup taburkan bubuk kopi di area yang sering didatangi kucing. Selain itu, bubuk kopi juga aman bagi tanaman, meskipun bisa meningkatkan keasaman tanah.

    7. Tanam Tumbuhan yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman memiliki aroma yang kurang disukai kucing, seperti lavender, rosemary, dan mint. Kamu bisa menanamnya di pekarangan rumah untuk mencegah kedatangan kucing liar. Meskipun baunya mengganggu bagi kucing, tanaman ini justru memiliki aroma yang menyenangkan bagi manusia.

    Selain itu, kamu bisa menanam tanaman rue (ingu/common rue) atau menaburkan rue kering di sekitar halaman dan kebun. Tanaman ini memiliki bau yang tajam dan rasa pahit, sehingga bisa membuat kucing enggan mendekat.

    8. Gunakan Penyemprot Air Otomatis

    Alat penyemprot air otomatis bisa menjadi solusi efektif untuk menghalau kucing liar dari halaman rumah. Perangkat ini umumnya dilengkapi sensor inframerah yang akan mengaktifkan semprotan air ketika mendeteksi adanya gerakan. Kucing yang terkena semburan air biasanya akan terkejut dan enggan kembali ke tempat tersebut.

    9. Pasang Pagar Khusus

    Pagar dengan celah memungkinkan kucing untuk melewatinya dengan mudah. Namun, jika memasang pagar khusus anti-kucing, mereka akan kesulitan untuk menyeberang. Pagar ini biasanya memiliki paku penghalang yang tidak terlalu tajam, sehingga tidak akan menyakiti kucing, tetapi cukup efektif untuk mencegah mereka masuk.

    Bisa juga dengan letakkan kawat ayam berukuran kecil di bawah permukaan tanah, atau gunakan material lain yang membuat kucing merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Selain kawat ayam, kamu juga bisa membalik karpet plastik yang kasar, sebagai alternatif.

    10. Letakkan Tusuk Gigi di Halaman

    Tusuk gigi kayu juga bisa dimanfaatkan untuk menghalau kucing liar. Caranya bukan dengan menusukkan ke tubuh mereka, melainkan dengan menancapkannya di tanah di area yang sering dikunjungi kucing.

    Kuncinya, jika area tersebut terasa kurang nyaman, kucing akan cenderung menghindarinya dan tidak betah berlama-lama di sana.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir kucing liar tanpa menyakiti mereka. Kamu bisa mencoba salah satu atau mengombinasikan beberapa metode agar lebih efektif.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam dan Perdata


    Jakarta

    Ketika seseorang meninggal dunia, harta yang ditinggalkannya akan diwariskan kepada ahli waris yang berhak. Hukum menempati rumah warisan dianggap sah jika hanya ada satu ahli waris.

    Namun jika terdapat beberapa ahli waris maka warisan rumah kerap jadi perdebatan. Terkadang pada beberapa kasus, salah satu ahli waris ingin menempati rumah warisan, baik sementara maupun permanen.

    Permasalahan seperti ini sering kali muncul dalam keluarga yang memiliki lebih dari satu ahli waris. Misalnya, jika beberapa saudara mewarisi sebuah rumah, tetapi salah satu di antaranya ingin tinggal di dalamnya, sementara yang lain menginginkan pembagian atau penjualan aset tersebut.


    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Islam

    Dalam Islam, pembagian warisan diatur dengan jelas agar tidak ada pihak yang dirugikan. Ustaz Farid Nu’man Hasan, pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok menjelaskan kepada detikProperti bahwa pembagian warisan harus dilakukan sesegera mungkin.

    Dalam Islam diatur bahwa pembagian tanpa alasan yang jelas dianggap tidak dibenarkan. Rasulullah SAW bersabda:

    من قطع ميراثا فرضه الله ورسوله قطع الله به ميراثا من الجنة

    “Siapa yang mencegah pembagian waris yang Allah dan Rasul-Nya wajibkan maka Allah akan cegah waris orang itu di Surga nanti.” (HR. Al Baihaqi)

    Fatwa Darul Ifta al Mishriyyah juga menyatakan bahwa menghalangi pembagian harta waris hukumnya haram dan termasuk dosa besar.

    “Menghalangi harta waris dari pihak yang berhak adalah haram bahkan dosa besar juga,” bunyi kutipan fatwa tersebut.

    Namun, ada beberapa alasan yang dapat membenarkan penundaan pembagian warisan, seperti ketika warisan sulit untuk segera dibagi, memerlukan penjualan terlebih dahulu, atau adanya sebab syar’i lainnya.

    Jika ada seorang dari beberapa ahli waris, yang ingin menempati rumah warisan dengan membayar sewa, Ustaz Farid menegaskan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada kesepakatan seluruh ahli waris.

    Jika semua pihak setuju, maka rumah tersebut boleh disewakan, baik kepada orang lain maupun kepada salah satu ahli waris. Hal ini sesuai dengan hadits yang menyatakan:

    “Kaum muslimin terikat oleh perjanjian yang mereka buat sesama mereka.” (HR. Abu Daud)

    “Hal ini mesti didasarkan ke semua pihak ahli waris. Jika semuanya memang menyetujui penundaan dengan alasan-alasan yang dibenarkan, maka disewakannya rumah itu dibolehkan. Baik disewa oleh orang lain atau oleh salah satu ahli waris sendiri,” kata Ustaz Farid saat dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Besaran uang sewa yang disepakati dapat dibagikan kepada ahli waris lainnya sesuai dengan hukum waris atau digunakan untuk keperluan lain berdasarkan kesepakatan.

    Hukum Menempati Rumah Warisan Secara Perdata

    Hukum perdata juga memiliki ketentuan tersendiri mengenai hak dan kewajiban para ahli waris terhadap harta yang ditinggalkan. Menurut Pengacara dan Pakar Hukum Properti, Muhammad Rizal Siregar memang dalam hukum Islam, laki-laki berhak menerima setengah bagian dan perempuan mendapatkan sepertiga bagian dari harta warisan.

    Sementara itu, dalam hukum perdata, jika seluruh ahli waris telah mencapai kesepakatan, maka pembagian warisan harus dituangkan dalam Surat Kesepakatan Waris yang ditandatangani oleh semua pihak.

    Jika salah satu ahli waris ingin tinggal di rumah warisan dengan membayar sewa, hal tersebut diperbolehkan asalkan berdasarkan musyawarah dan persetujuan bersama. Bahkan, bisa saja harga sewanya dikurangi sesuai dengan kesepakatan para ahli waris.

    “Dapat juga melakukan pengurangan harga sewa. Sehingga uang sewa tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian seluruh ahli waris,” jelas Rizal kepada detikProperti.

    Penjualan, penyewaan, atau pembelian aset warisan yang belum dibagi harus mendapatkan persetujuan seluruh ahli waris. Hal ini penting untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada proses hukum.

    Jika sampai masuk ke pengadilan, pembagian warisan bisa menjadi lebih rumit dan memakan waktu lebih lama. Dengan adanya kesepakatan yang jelas antara ahli waris, permasalahan mengenai pembagian dan penggunaan rumah warisan dapat diselesaikan dengan baik.

    Di samping itu, silang sengketa waris sangat beragam. Dalam kolom detik’s Advocate, salah satu pembaca pernah menceritakan bahwa ia dan dua saudaranya sepakat untuk menjual rumah warisan dan dibagikan sesuai hukum waris yang berlaku.

    Namun, salah satu pewaris menempati rumah tersebut. Sikapnya seperti enggan menjual rumah waris tersebut dan saudara yang lain dihalangi untuk masuk ke rumah waris tersebut.

    Rizky Rahmawati Pasaribu, S.H.,LL.M, dari kantor hukum Amali & Associates menjelaskan bahwa dalam hukum waris Indonesia masih menganut sistem pluralisme hukum. Ada tiga macam pilihan hukum waris (choice of law) yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah warisan.

    Ialah Hukum Waris Perdata, Hukum Waris Islam, dan terakhir Hukum Waris Adat. Pilihan hukum ini nantinya akan berkaitan dengan diajukan ke Pengadilan mana apabila timbul sengketa waris.

    Pengadilan Negeri bila penyelesaiannya tunduk pada Hukum Adat atau berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata (Civil Law), dan bisa diajukan ke Pengadilan Agama apabila penyelesaian waris berdasarkan pada Hukum Islam.

    Dalam hal waris, apabila seluruh ahli waris telah sepakat mengenai pembagian waris, maka atas pembagian waris tersebut agar dibuat secara tertulis mengenai persetujuan dari seluruh ahli waris atas pembagian warisan tersebut atau disebut dengan Surat Kesepakatan Waris.

    “Apabila kemudian salah satu ahli waris hendak mempertahankan rumah warisan tersebut, maka dapat saja Adik membayar harga rumah tersebut untuk dimiliki oleh dia, kemudian uang tersebut dibagi kepada seluruh ahli waris sesuai dengan bagiannya masing-masing,” jawab Rizky Rahmawati.

    “Jadi Adik membeli rumah tersebut dari seluruh Ahli Waris dengan dikurangi besarnya bagian dia sendiri. Di mana penjualan dan pembelian terhadap suatu barang warisan yang belum dibagi harus disetujui oleh seluruh Ahli Waris,” sambungnya.

    Nah itulah tadi penjelasan tentang menempati rumah warisan di mata hukum Islam dan perdata. Semoga membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Meninggikan Rumah Bisa Jadi Solusi Hadapi Banjir, tapi Jangan Asal!



    Jakarta

    Mempunyai rumah di kawasan rawan banjir bisa membuat penghuni waswas ketika turun hujan deras. Nah, salah satu solusi efektif melindungi rumah dari banjir adalah meninggikan bangunan.

    Daripada khawatir rumah beserta harta benda terendam banjir, kamu bisa meninggikan rumah untuk menghindari air masuk. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan kalau ingin meninggikan rumah. Misalnya, apakah fondasi rumah perlu dibongkar untuk meninggikan rumah?

    Menurut CEO SobatBangun Taufiq Hidayat, menentukan fondasi dibongkar atau tidak saat meninggikan rumah tergantung dari ketinggian air banjir. Untuk itu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melihat atau mencari tahu ketinggian air banjir di kawasan tersebut. Setelah itu, kamu baru bisa menentukan desain elevasi lantai rumah.


    Taufiq menuturkan fondasi rumah tidak selalu harus dibongkar ketika ditinggikan. Apabila jarak antara plafon dengan lantai cukup tinggi, kamu tidak perlu membongkar fondasi rumah.

    “Misalnya tinggi plafon rumah 4 meter, kalau naiknya (lantai) cuma 80 cm, itu atap nggak perlu dibongkar juga, itu lebih cepat (selesai meninggikan rumah),” ujar Taufiq kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Berbeda halnya kalau jarak antara plafon dengan lantai cukup dekat. Kondisi tersebut mengharuskan fondasi rumah dibongkar.

    “Misalnya (lantai rumah) ditinggiin 1 meter, berartikan mesti diurug 1 meter, lantainya berubah naik 1 meter, itu harus diurug, dipasang keramik lagi. Selama dipasang keramik kan ada plafon, tinggi plafon yang misalnya 3 meter jadi sisa 2 meter, mentok nanti kepalanya. Ya mesti ditinggiin juga plafonnya,” tuturnya.

    “Kalau plafon ditinggikan, itu cukup nggak keadaan atap, kuda-kuda rumahnya? Kalau misalnya nggak cukup, ya mesti dibongkar atasnya, dimodifikasi,” tambahnya.

    Selain bagian dalam rumah, Taufiq menyebut bagian garasi juga perlu diperhatikan. Menurutnya, garasi juga perlu ikut ditinggikan agar mobil tidak terkena banjir. Namun, perlu dilihat juga apakah carport tersebut bisa ditinggikan atau tidak.

    “Memungkinkan nggak carport-nya ditinggiin? Kalau kondisi jalannya tetap kan malah susah masuk mobilnya, karena curam (jalan dari garasi ke jalan depan rumah),” ucapnya.

    Taufiq kembali menegaskan sebelum meninggikan rumah, sebaiknya mencatat ketinggian air banjir yang masuk ke dalam rumah. Setelahnya, baru merencanakan desain elevasi rumahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ibadah Nyaman di Rumah? Yuk, buat Musala dengan 7 Langkah Ini



    Jakarta

    Selama Ramadan, banyak dari kita yang berupaya meningkatkan intensitas ibadah khususnya di rumah. Namun, melakukan ibadah di rumah juga memungkinkan kita mengalami gangguan yang menyebabkan kurangnya kekhusyuk-an Dalam beribadah.

    Untuk itu, kita dapat merancang ruangan kecil yang dapat difungsikan sebagai musala untuk beribadah. Melansir dari situs Coohom, berikut 7 langkah mudah merancang ruang ibadah di rumah:

    Pilih Sudut Ruangan yang Tenang

    Langkah pertama bisa dilakukan dengan memilih salah satu sudut di ruangan rumah yang tenang dan bebas dari gangguan.


    Tentukan Arah Kiblat

    Selanjutnya menentukan arah kiblat untuk salat yaitu ke arah Ka’bah di Mekkah. Gunakan aplikasi kompas pada handphone untuk menentukan arah kiblat yang tepat. Kemudian, posisikan sajadah menghadap ke arah kiblat untuk menandai area salat.

    Dekorasikan Ruangan

    Mendekorasikan ruangan salat juga penting, seperti memilih warna cat dinding dan barang-barang lainnya. Pilihlah warna yang memberikan ketenangan, seperti putih atau biru lembut. Selain itu, dapat juga menambahkan elemen lain seperti kaligrafi yang ditempel pada dinding, rak menyimpan Al-Quran, tanaman hias, atau lentera untuk mempercantik ruangan.

    Perhatikan Pencahayaan Ruang

    Terdapat beberapa pilihan untuk mengatur pencahayaan dalam musala di rumah. Kamu bisa memilih ruang yang memiliki jendela atau ruangan yang punya pencahayaan lembut dan hangat. Hindari pencahayaan yang terlalu terang. Pilihan lain bisa menggunakan pencahayaan yang lembut seperti lilin.

    Beri Alas pada Lantai

    Demi kenyamanan beribadah, kamu bisa menambah karpet yang lembut atau sajadah yang tebal sebagai alas. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa sakit pada lutut ketika salat dan dapat meningkatkan kenyamanan beribadah.

    Barang Pribadi

    Tambahkan barang-barang yang memiliki makna pribadi, seperti foto keluarga, buku doa-doa, atau karya seni yang menginspirasi.

    Itulah langkah mudah merancang musala di rumah. Semoga menginspirasi!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Perbaiki Cat Dinding Kotor-Mengelupas gegara Banjir



    Jakarta

    Ketika rumah terendam banjir, tak hanya benda di dalamnya yang bisa rusak tetapi juga bangunannya. Salah satunya cat dinding menjadi kotor atau terkelupas karena terkena air banjir.

    CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan ada beberapa faktor untuk menentukan kondisi cat dinding setelah banjir. Rendaman air banjir biasanya bisa membuat cat menjadi kotor, pudar, mengelupas, ataupun menggelembung.

    Lantas, bagaimana cara memperbaiki cat dinding yang terdampak banjir? Simak tipsnya berikut ini.


    “Kalau ngeliat banjir cuma 3 jam udah surut, cuma menyebabkan dinding itu kotor ada lumpur. Bisa disiram air dan disikat. Jika masih bagus, yaudah dampak dari banjir tidak terlalu berpengaruh ke dinding dan kondisi catnya,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Rabu (5/3/2025).

    Jika cat dinding mengelupas, menggelembung, ataupun pudar, Taufiq menyarankan untuk melakukan pengecatan ulang. Langkah pertama adalah membiarkan dinding kering dari bekas air banjir terlebih dahulu.

    Kamu bisa membiarkan dinding kering dengan sendirinya. Untuk mempercepat proses pengeringan, kamu dapat menggunakan kipas angin ataupun blower panas.

    Setelah kering, bersihkan cat lama menggunakan mengamplas atau mengerik menggunakan sendok besi. Jika dinding tidak rata atau ada retak setelah diamplas, segera perbaiki permukaan dinding agar mulus kembali.

    “Mesti diperbaiki dulu dindingnya. Kalau dicat gitu nggak akan menutupi kalau ada dinding yang retak, rontok plesteran, aciannya gompal-gompal itu diperbaiki,” katanya.

    Kemudian, pastikan permukaan dinding sudah bersih dari debu sebelum mulai mengecat. Langkah ini penting agar cat benar-benar menempel pada dinding, sehingga tidak mudah terkelupas.

    Sebagai langkah tambahan, Taufiq mengatakan dinding bisa dicat menggukan cat anti lembap atau anti jamur. Mengingat, dinding yang terkena banjir bisa lembap dan ditumbuhi jamur.

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Air AC yang Bocor Bisa Berbahaya? Ini Kemungkinan Risikonya


    Jakarta

    Air AC merupakan air yang keluar dari proses kondensasi dalam sistem pendingin udara (air conditioner). Biasanya, air AC dialirkan lewat saluran pembuangan ke luar unit AC.

    Ketika AC bekerja, udara panas dari ruangan akan melalui evaporator yang dingin dan membuat uap air di udara mengembun sehingga membentuk tetesan air. Namun jika terjadi kebocoran, airnya bisa menetes ke dalam ruangan sehingga berisiko menimbulkan berbagai masalah.

    Risiko Bahaya Tetesan Air dari AC

    Air yang menetes dari unit AC termasuk hal yang normal. Namun, hal itu juga bisa jadi tanda ada masalah yang perlu diperbaiki. Kebocoran bisa disebabkan berbagai faktor, contohnya saluran pembuangan tersumbat atau kerusakan sistem pendingin.


    Selain dapat merusak perabotan di sekitar, air AC yang bocor juga punya potensi menyebabkan bahaya kesehatan dan keselamatan.

    Dilansir laman Eco Home Solutions, berikut adalah beberapa kemungkinan risiko berbahaya dari air AC yang bocor:

    1. Berisiko Menyetrum Orang dan Menimbulkan Kebakaran

    Air AC yang bocor bisa saja mengenai benda-benda di sekitarnya. Jika mengenai komponen listrik, maka itu berisiko menimbulkan korsleting, kebakaran, atau menyetrum seseorang.

    2. Membuat Tumbuhnya Jamur

    Tetesan air dari kebocoran AC yang terus menerus juga mendorong tumbuhnya jamur. Jamur suka tempat yang lembap dan gelap. Di mana, unit AC yang bocor menawarkan tempat yang sempurna untuk hal ini.

    Seringnya jamur tumbuh di tempat yang gelap dan lembap seperti ruang sempit, di belakang peralatan, di pipa, atau ventilasi udara. Tapi, mereka juga tumbuh di dalam ruangan yang biasa kamu tempati jika karena air menetes di sekitar area tersebut.

    3. Menyebabkan Masalah Kesehatan

    Adanya jamur bisa menyebabkan masalah kesehatan, terlebih bagi penghuni rumah yang punya alergi, asma, maupun sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    4. Merusak Peralatan

    Kalau air AC menetes ke benda misalnya perangkat elektronik seperti televisi, komputer, atau stopkontak, di sekitarnya hal ini bisa menyebabkan benda-benda tersebut rusak hingga memicu kebakaran.

    Di sisi lain, furniture, dinding, dan lantai yang terkena tetesan air AC yang bocor juga berisiko rusak. Hal ini dikarenakan ada kelembapan yang terus-menerus.

    Pada akhirnya hal ini bisa menimbulkan noda yang menurunkan tampilan interior, memunculkan jamur, lumut, hingga bau tidak sedap.

    Penyebab AC Bocor

    Masih dari sumber yang sama, berikut adalah beberapa faktor umum yang menyebabkan AC bocor:

    • Kebocoran AC sekitar 85% berasal dari pembuangan yang tersumbat, panci pembuangan yang pecah, pompa yang rusak, atau kumparan yang membeku.
    • Saluran pembuangan tersumbat bisa karena kotoran, serpihan, atau alga, yang sering kali menyebabkan kebocoran.
    • Pompa kondensat bisa rusak, terutama kalau AC berada di bawah tanah.

    Setelah mengetahui risiko bahaya dari tetesan air AC akibat kebocoran, maka dari itu perawatan rutin dan tindakan cepat terhadap kebocoran AC perlu segera dilakukan.

    Dengan memperbaiki masalah AC sejak dini, kamu juga bisa menjaga rumah tetap aman dan nyaman.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetangga Sering Bakar Sampah? Warga Jakarta Bisa Lapor ke Sini


    Jakarta

    Membakar sampah kerap jadi pilihan sebagian orang untuk mengatasi sampah yang menumpuk di rumah. Namun praktik pembakaran sampah sering kali bikin kesal warga karena asapnya yang menyebar dapat menyebabkan jemuran pakaian berbau, polusi, hingga gangguan pernapasan.

    Jika menemukan tetangga yang terus-menerus bakar sampah sembarangan, warga Jakarta dapat melaporkannya ke pemerintah daerah dan petugas. Sebab praktik ini telah dilarang melalui Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2014 dan pelakunya dapat dikenakan sanksi denda atau tindak pidana.

    Cari tahu cara melakukan pengaduan bakar sampah sembarangan di wilayah Jakarta pada uraian berikut.


    Cara Melaporkan Bakar Sampah via Aplikasi JAKI

    Tetangga yang sering bakar sampah sembarangan dapat diadukan melalui aplikasi JAKI – Jakarta Kini. Mengutip situs Jakarta Smart City, berikut langkah-langkahnya:

    • Unduh dan instal aplikasi JAKI – Jakarta Kini.
    • Buat akun menggunakan email dan password.
    • Login kembali ke aplikasi, lalu pilih fitur Laporan Warga di beranda.
    • Pilih Buat Laporan Foto atau Video > Buat Laporan.
    • Ambil foto atau video langsung melalui aplikasi. Bisa juga pilih foto dan video dari galeri ponsel.
    • Tulis alamat lengkap lokasi laporan > klik Selanjutnya. Sementara lapor video akan dialihkan untuk mengirimkan rekaman melalui email [email protected].
    • Tulis pengaduan secara detail. Bisa memulai dengan kalimat seperti, “Butuh segera ditindaklanjuti karena…”.
    • Pilih kategori laporan yang sesuai. Untuk pembakaran sampah sembarangan bisa pilih kategori: Gangguan Ketenteraman dan Ketertiban, Pencemaran Lingkungan, atau Sampah.
    • Tinjau seluruh laporan dan klik tombol Kirim.
    • Akan diperoleh ID laporan setelah mengirim pengaduan.
    • Cek status pengaduan di fitur Laporan Warga > Pantau Laporan yang Dibuat.

    Pengaduan yang dibuat melalui aplikasi JAKI akan otomatis berstatus privat dan hanya bisa dilihat oleh pengguna serta petugas. Ubah laporan menjadi publik di laman Tinjauan Laporan jika ingin pengguna JAKI lainnya melihat pengaduanmu.

    Cara Melaporkan Bakar Sampah via Kanal CRM

    Selain melalui JAKI, warga dapat melakukan pengaduan melalui sistem CRM (Cepat Respon Masyarakat). CRM menyediakan berbagai kanal resmi yang sudah terintegrasi. Berikut kanal yang bisa digunakan untuk melaporkan permasalahan di lingkungan Jakarta:

    • Instagram: @dkijakarta
    • Twitter: @DKIJakarta
    • Facebook: Pemprov DKI Jakarta
    • E-mail: [email protected]
    • Media sosial pribadi Gubernur atau Wakil Gubernur
    • SMS/WhatsApp: 08111272206
    • Gedung Balai Kota
    • Kantor Inspektorat
    • Kantor Wali Kota
    • Kantor Kecamatan
    • Kantor Kelurahan
    • Aspirasi Publik Melalui Media Massa
    • LAPOR! 1708.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Kecoak di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat kecoak berkeliaran di dalam rumah? Serangga satu ini memang kerap ditemukan masuk rumah.

    Bukan tanpa sebab, kehadiran kecoak menggambarkan kondisi rumah kamu. Tentunya, kecoak bakal masuk rumah yang cocok buat mereka bersarang.

    Peningkatan jumlah kecoak secara tiba-tiba dapat terjadi setelah hujan deras atau pipa pembuangan yang terbuka. Kecoa dapat hidup di celah-celah rumah tanpa makanan selama sebulan, sehingga mereka tetap bisa berkembang biak dan menimbulkan serangan secara mendadak.


    Lantas, kenapa ada banyak kecoak di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ada Banyak Kecoak di Rumah

    Inilah beberapa alasan terdapat banyak kecoak di rumah kamu.

    1. Ada Makanan Kecoak

    Dilansir dari Cockroach Facts, indra penciuman kecoak sangat peka untuk mendeteksi makanan mereka. Kecoa akan memakan apa saja yang organik, termasuk kertas, lem, kotoran hewan peliharaan, dan sampah.

    Serangga ini juga bisa memakan bulu hewan peliharaan dan kotoran yang menempel di tempat sampah. Oleh karena itu, kamu perlu rajin membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah kecoak.

    2. Rumah Lembap

    Kecoak biasanya rentan dehidrasi dan membutuhkan air untuk bertahan hidup. Hal ini yang menyebabkan kecoak hidup di tempat lembap, sehingga sering ditemukan di bawah wastafel atau di kamar mandi.

    Beberapa tetes air dari pipa bocor, kran yang menetes, atau keset kamar mandi yang basah bisa menarik kecoak untuk berkembang biak di sana.

    3. Akses Pipa Pembuangan Terbuka

    Dilansir dari Cockroach Savvy, sistem pembuangan limbah biasanya menjadi sarang kecoak. Kamu dapat mencegah kecoak masuk rumah dengan menutup akses pembuangan, seperti menggunakan kasa.

    Cara Usir Kecoak

    Jika menemukan kecoak di rumah, kamu bisa mengusirnya menggunakan bahan-bahan di rumah. Berikut cara mengusir kecoak seperti yang dikutip dari Homes & Gardens.

    1. Gula dan Boraks

    Campurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1. Lalu sebarkan di tempat-tempat yang ada kecoaknya. Boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoak, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Semprotan minyak daun mint atau peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah. Campurkan 15 tetes minyak peppermint dengan 295 ml air sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoak.

    3. Sabun Cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campurkan 4 sendok makan sabun dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang terdapat kecoak.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk juga dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil, lalu taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian, tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoak.

    Wangi kopi akan mengantarkan kecoak ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Lalu, kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut. Lemon mengandung anti-patogen yang dapat membuat kecoa menjauh.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 4 Hal yang Perlu Kamu Cek Setelah Rumah Kebanjiran


    Jakarta

    Banjir yang menggenangi rumah tentu membuat resah penghuninya. Tak cuma membasahi seisi rumah, banjir juga berpotensi merusak struktur bangunan.

    Rumah yang terendam terlalu lama atau terkena arus air yang kencang bisa berdampak pada tampilan maupun konstruksi bangunan. Oleh karna itu, kamu perlu memeriksa kondisi rumah setelah banjir surut.

    Lantas, apa saya yang perlu dicek setelah banjir? Simak penjelasannya berikut ini.


    4 Hal Ini Perlu Diperiksa Setelah Rumah Kebanjiran

    Inilah beberapa hal yang perlu kamu periksa di rumah setelah banjir surut.

    1. Cat Dinding

    CEO SobatBangun Taufiq pemilik rumah bisa mengecek kondisi cat dinding dengan melihat dan menilai langsung fisik dinding secara langsung. Jika dinding kotor terkena air kotor maupun lumpur, cukup dibersihkan dengan cara disiram dan disikat.

    “Kalau ngeliat banjir cuma 3 jam udah surut cuma menyebabkan dinding itu kotor, ada lumpur disiram air, disikat, (hasilnya) masih bagus, yaudah dampak dari banjir tidak terlalu berpengaruh ke dinding dan kondisi catnya,” ujar Taufiq kepada detikProperti, Rabu (5/3/2025).

    Apabila cat dinding terlihat memudar atau mengelupas, kamu bisa melakukan pengecatan ulang. Namun, pastikan dinding sudah benar-benar kering dari bekas air banjir sebelum diamplas dan dicat ulang.

    2. Struktur Rumah

    Menurut Taufiq, rumah yang hanya terpapar air tidak akan merusak struktur bangunan. Namun, banjir dengan arus air yang kencang bisa menggeser struktur bangunan. Jika benar ada pergeseran, maka perlu berkonsultasi dan melakukan perbaikan dengan bantuan insinyur atau arsitek.

    “Apakah banjir atau aliran bikin gaya dinamis terhadap struktur, misalnya banjir ada aliran sungai, air bah bikin dinding bergerak itu perlu dicek,” ucapnya.

    3. Rangka Atap

    Selain itu, ia mengingatkan agar mengecek struktur atap kalau banjir sampai merendam atap. Sebab, rangka atap dari baja atau baja ringan berpotensi berkarat akibat paparan air yang terlalu lama.

    “Atapnya baja ringan waktu terendam bikin baja ringan lapisan permukaannya rangka baja itu menimbulkan karat. Kalau iya mesti ada treatment dicat,” ungkapnya.

    Taufiq menambahkan banjir yang menimbulkan gaya dinamis dapat menggerakkan struktur atap. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan kalau ada pergeseran. Kamu bisa meminta bantuan dari ahli seperti tukang, insinyur, atau arsitek

    4. Instalasi Listrik

    Bukan cuma struktur bangunan, Taufiq mengatakan struktur mekanik, listrik, dan instalasi miniature circuit breaker (MCB) juga perlu dilihat lagi. Komponen seperti terminal, saklar, dan kabel tidak boleh dalam keadaan basah ketika listrik dinyalakan.

    Kamu bisa membiarkannya kering sendiri atau keringkan secara manual saat listrik masih dimatikan. Jika ingin lebih aman kamu bisa meminta bantuan kepada teknisi listrik.

    Itulah beberapa hal yang perlu kamu periksa setelah rumah terendam banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 4 Penyebab Tikus di Atap Rumah dan Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Tikus yang berlalu-lalang di atas rumah seringkali mengganggu. Selain menimbulkan suara berisik, adanya tikus berisiko merusak kabel listrik dan dapat menyebarkan penyakit lewat urin dan kotorannya.

    Mungkin banyak yang tidak tahu mengapa tikus bisa sampai ke atap rumah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini berlindung di atap rumah. Simak informasinya berikut ini.

    Penyebab Tikus Ada di Atap

    Tikus akan datang ke atap saat menemukan akses, tempat berlindung, makanan, serta kebocoran pipa. Berikut penjelasannya.


    1. Ada Titik Masuk

    Penyebab pertama adanya tikus di atap rumah adalah karena ada titik masuk yang mudah diterobos tikus. Mengutip lama Attic Project, tikus adalah pemanjat hebat yang bisa masuk melalui celah-celah dinding atau lubang kecil di atap.

    2. Ada Tempat Berlindung

    Saat berhasil masuk, tikus yang menemukan tempat yang nyaman akan berlindung di sana. Mereka bisa bekembang biak dan membuat sarang.

    3. Ada Makanan

    Tikus datang ke rumah yang menyediakan akses mudah untuk mendapat makanan. Mereka suka mencari makanan yang tidak disimpan dengan aman, termasuk makanan di dapur atau sisa makanan yang tergeletak.

    4. Ada Kebocoran Pipa

    Seperti makhluk hidup lainnya, tikus juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Sehingga, mereka akan mencoba mencari tempat tinggal yang dekat dengan sumber air atau kelembapan. Mengutip Cleanipedia, kemungkinan ada kebocoran pipa air yang menarik tikus untuk terus menerus ke tempat tersebut. Saluran air yang utuh juga bisa digerogoti oleh tikus.

    Cara Mengusir Tikus Masuk Atap

    Mengutip laman Strong Guard, Pinnacle Pest Control, Eco Guard Pest Management, dan Ready Steady Defend, berikut beberapa cara mengusir tikus masuk atap:

    1. Gunakan Perangkap Jepret

    Untuk menangkap tikus, pasang perangkap di area tikus berlalu-lalang. Salah satunya adalah perangkat jepret.
    Meski tergolong kuno, perangkap ini masih cukup efektif.
    Keunggulan dari perangkap ini adalah bisa digunakan kembali. Jangan lupa jauhkan perangkap jepret dari anak-anak dan hewan peliharaan, karena batang logamnya akan menutup dengan kuat.

    2. Gunakan Perangkap Elektronik

    Perangkap ini bekerja dengan memikat tikus ke dalam bilik plastik dan memberi sengatan listrik bertegangan tinggi. Meski lebih mahal dari perangkap jepret, perangkat ini aman di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan.

    3. Singkirkan Sumber Makanan dan Air

    Seperti yang sudah dijelaskan, tikus hanya akan bersarang di tempat yang menyediakan makanan dan air. Dengan menyingkirkan dua hal ini, tikus akan mencarinya di tempat lain.

    4. Menyewa Layanan Profesional

    Kamu juga bisa melibatkan layanan profesional untuk mengusir tikus. Dengan begitu, tikus bisa dibasmi dengan efektif. Perlu diketahui, tikus bisa berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan risiko kesehatan.

    Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, lakukan beberapa cara berikut ini.

    1. Tutup Celah yang Memungkinkan Tikus Masuk

    Pastikan tidak ada akses untuk tikus masuk ke atap rumah. Tambal lubang dengan sabut baja atau dempul, sehingga tikus akan kesulitan mengunyah material tersebut.

    2. Rapikan Bagian Luar Rumah

    Tikus suka bersembunyi di semak-semak yang tumbuh tinggi hingga cabang-cabang pohon. Karena itu, jaga taman dan halaman tetap terawat. Pangkas tanaman dan pohon yang tumbuh terlalu tinggi.

    3. Singkirkan Tempat yang Berpotensi Disukai Tikus

    Selalu bersihkan tumpukan kayu di semua tempat. Singkirkan juga segala area berantakan yang mungkin menjadi tempat berlindung tikus.

    4. Buang Sampah di Tempatnya

    Sampah bisa menjadi sumber makanan juga bagi tikus. Jadi pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat. Selain itu, sampah lain seperti kayu dan kardus juga perlu disingkirkan jika memungkinkan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com