Author: Gak Ganti Gambar

  • Jangan Simpan 9 Barang Ini di Atas Kulkas, Bahaya!


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang memiliki permukaan rata pada bagian atasnya sehingga tak jarang ada berbagai benda yang diletakkan di sana. Namun, jangan asal menaruh benda di atas kulkas ya detikers.

    Ada beberapa benda yang tidak dapat ditaruh di atas kulkas karena akan menimbulkan masalah, mulai dari potensi adanya kerusakan kulkas, merusak barang yang ditaruh di atasnya, hingga mengancam keselamatan.

    Mengutip dari situs Southern Living, berikut beberapa benda yang bahaya apabila ditaruh di atas kulkas


    Minyak Goreng

    Ahli sekaligus supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, Petya Holevich menyebut bahwa minyak goreng tidak boleh ditaruh di atas kulkas karena minyak goreng sensitif terhadap panas dan cahaya. Selain itu, panas yang ditimbulkan dari permukaan atas kulkas dapat memengaruhi kualitas dan rasa minyak.

    Roti

    Roti yang ditaruh di atas kulkas akan lebih cepat basi karena suhu panas yang menyebabkan roti lebih cepat mengembun dan menumbuhkan jamur dalam kemasan roti. Supaya roti tetap aman, simpan roti di tempat yang sejuk dan kering serta jauhkan dari sinar matahari atau sumber panas.

    Keripik

    Keripik memiliki tekstur yang garing dan renyah, sehingga bila ditaruh di atas kulkas akan terkena suhu panas yang membuat tekstur keripik jadi cepat lunak dan alot. Selain itu, minyak yang ada di keripik juga perlahan bisa hilang dengan cepat karena suhu yang panas, membuat rasa dan aroma keripik jadi berubah.

    Benda Pembersih

    Manajer Operasional Two Maids, Kathy Cohoon, menyebut bahwa alat pembersih harus disimpan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari panas, sehingga jangan menaruh benda pembersih di atas kulkas.

    Benda Berat

    Bagian atas kulkas biasanya terbuat dari logam atau plastik yang mudah tergores atau penyok sehingga hindari menaruh benda berat di atas kulkas. Selain itu, benda berat dapat memberi tekanan yang terlalu besar pada kulkas. Ditambah lagi, menaruh benda berat dapat membahayakan orang karena kemungkinan jatuh dan melukai orang tersebut.

    Microwave dan Panggangan Roti

    Menempatkan microwave atau pemanggang roti adalah hal yang tidak boleh dilakukan karena ventilasi panas dari kulkas dapat merusak alat tersebut.

    Wadah Plastik

    Walau wadah plastik pada umumnya bersifat tahan lama, tetapi dapat cepat rusak juga jika ditaruh di atas kulkas karena terpapar panas yang dapat menyebabkan lengkungan atau keretakan pada wadah plastik.

    Benda Mudah Terbakar

    Hindari menaruh benda mudah terbakar seperti lilin dan korek api karena panas dari kulkas dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran.

    Obat-obatan

    Obat-obatan biasanya wajib disimpan pada suhu yang stabil dan jika ditaruh di atas kulkas akan terkena panas yang berlebih sehingga dapat mengurangi keefektifan obat. Sebaiknya simpan obat di tempat kering seperti yang direkomendasikan pada kemasannya.

    Demikian daftar benda-benda yang bahaya jika ditaruh di atas kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Menghidupkan Kulkas yang Baru Dipindahkan Bisa Berakibat Fatal, Ini Alasannya


    Jakarta

    Kulkas adalah salah satu barang elektronik di rumah yang memiliki berat dan ukuran yang besar. Untuk memindahkan kulkas, tidak bisa diangkat, melainkan digeser dengan roda yang dipasang di bawahnya, atau jika baru dibeli akan diangkat oleh beberapa orang.

    Saat kamu menggeser posisi kulkas atau baru membeli kulkas, perlu diingat, jangan langsung menghidupkannya. Kamu perlu menunggu beberapa jam. Lho kok gitu?

    Hal ini dikarenakan kulkas berbeda dengan kipas angin, televisi, atau computer. Di dalam kulkas memiliki oli kompresor yang fungsinya untuk menjaga mesin pendingin kulkas dapat bekerja dengan baik.


    Menurut situs Appliance Analysts, di dalam kulkas terdapat minyak, gas, dan cairan pendingin yang memerlukan waktu untuk mengendap dan kembali ke tempat asalnya setelah diangkut. Lama kamu harus menunggu kulkas dihidupkan adalah 4 jam apabila hanya digeser tanpa dimiringkan. Namun, jika posisi kulkas miring tidak tegang sama berpindah, kamu harus menunggu sekitar 24 jam untuk dapat mendinginkan kulkas.

    Hal ini disebabkan pada saat kulkas digeser ke samping, kompresor akan bekerja lebih keras dibandingkan jika digeser secara vertikal. Belum lagi oli kompresor dapat bocor ke saluran pendingin saat digeser secara horizontal.

    Tips Memindahkan Kulkas yang Aman dan Benar

    Dilansir findamover.com, berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Oleh karena itu, saat kamu membeli kulkas baru dari mal atau secara online, tidak boleh langsung dinyalakan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Lokasi Rumah yang Baik dan Berkah Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Saat hendak membeli rumah, kamu pasti harus menentukan lokasinya. Biasanya kriteria lokasi rumah yang paling banyak diincar adalah akses yang mudah, dekat dengan tempat kerja, jauh dari sumber bahaya seperti lokasi banjir, tebing curam, atau pinggiran kali.

    Dalam Islam juga diajarkan cara memilih posisi rumah yang baik. Tujuannya bukan hanya untuk keselamatan pemilik rumah, melainkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Bagi kamu seorang Muslim dan berencana membeli atau membangun rumah, dilansir situs Learn Islam, berikut cara menentukan lokasi rumah yang baik dalam Islam.


    1. Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

    Pertama, pilih lokasi yang bersih dan nyaman. Maksudnya adalah hindari tempat-tempat di mana kotoran berkumpul, misalnya dekat TPA, bantaran kali penuh sampah, atau selokan yang berbau. Rumah yang jauh dari tempat kotor dan bau membuat penghuninya nyaman, sehat, dan khyusuk dalam beribadah.

    2. Rumah Dekat dengan Masjid

    Masjid adalah rumah ibadah bagi umat muslim. Rumah yang berada di dekat Masjid, memudahkan muslim yang ingin beribadah ke Masjid. Mereka bisa menghemat waktu ketika ingin ikut kajian atau sekadar membaca Al-Quran di Masjid. Manfaat lainnya dengan punya rumah dekat dengan masjid adalah memudahkan silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    3. Jauhi Tempat Maksiat

    Lingkungan mempengaruhi kebiasaan dan sifat seseorang. Dalam Islam diajarkan agar sesesorang terhindar dari perbuatan maksiat termasuk lokasi atau tempat di mana maksiat mudah dilakukan. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat mempengaruhi perilaku dan moral mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Takut Tanaman Layu Saat Mudik Nanti? Ini Tips Mudah Merawatnya



    Jakarta

    Bagi pecinta tanaman, bepergian dalam waktu yang lama seperti mudik tentu membuat hati galau. Mudik menjadi tak tenang karena selalu cemas memikirkan tanaman di rumah.

    Tenang, rasa cemas itu bisa kamu lawan jika tahu bagaimana cara menjaga tanaman tetap segar walaupun ditinggal berhari-hari. Hanya perlu waktu singkat untuk mempersiapkan tanaman sebelum ditinggal pergi mudik. Melansir dari laman The Sill, berikut tipsnya.

    Sesuaikan Cahaya dan Suhu

    Kamu harus tahu bahwa semakin banyak sinar matahari yang diterima tanaman, semakin cepat juga tanaman “haus” dan layu. Tanaman paling banyak menggunakan air saat proses transpirasi, sedangkan laju proses transpirasi ini sangat bergantung dengan jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman. Jadi, semakin banyak cahaya alami yang diterima tanaman, semakin banyak pula air yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, untuk membantu tanaman agar tidak layu selama kamu bepergian, kamu bisa memindahkannya ke tempat yang agak jauh dari cahaya matahari sebelum pergi.


    Menjaga Kelembapan

    Libur lebaran biasanya berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Jika kamu berencana untuk pergi mudik selama seminggu, menyiram tanaman sesaat sebelum berangkat sudah cukup untuk menjaga kelembapan tanaman. Pastikan kamu hanya menyiram tanaman dengan tanah pot yang kering atau sebagian besar kering. Setelah disirami, biarkan sisa air mengalir dari tanaman ke dalam pot sebelum kamu berangkat. Hal ini akan membuat tanah dalam pot tetap lembab tetapi tanaman tidak terendam dalam wadah berisi air, yang dapat menarik hama atau menyebabkan akar busuk.

    Jangan Gunakan Pupuk

    Jika kamu sering menggunakan pupuk untuk tanaman, pastikan untuk menunda pemupukan tanaman terutaman tanaman hias sampai kamu kembali ke rumah. Jangan memupuk tanaman kamu beberapa minggu sebelum keberangkatan karena ini akan membantu tanaman menghemat energi dan air.

    Lakukan Pemangkasan Kecil

    Selain memangkas dedaunan yang mati atau tampak tidak sehat, kamu juga bisa memangkas tunas dan bunga apa pun, yang biasanya memerlukan penyiraman lebih sering agar tanaman tetap sehat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Naik Turun Tangga di Rumah Bisa Dapat Pahala, Begini Caranya



    Jakarta

    Bagi kamu yang punya tangga di rumah, ada kabar baik nih. Ternyata kamu bisa dapat pahala saat lagi naik turun tangga, lho.

    Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat Islam untuk mengingat Allah SWT dengan berzikir. Amalan ini bisa dengan mudah dilakukan saat menjalankan berbagai aktivitas, termasuk ketika naik turun tangga.

    Dalam Kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, dijelaskan tentang zikir ketika safar yang diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Sunan Abu Dawud. Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan takbir ketika melewati jalan menanjak dan bertasbih ketika melewati jalan menurun.


    Naik turun tangga bagaikan berjalan menanjak dan menurun. Walaupun amalan ini tidak dikhususkan untuk naik turun tangga, zikir ini boleh kamu diamalkan.

    Aktivitas sesederhana naik turun tangga bila dilakukan sesuai anjuran Rasulullah SAW membuat kamu memperoleh pahala.

    Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, “Kami, pada saat naik mengucapkan takbir dan pada saat turun mengucapkan tasbih.” (HR Bukhari, An-Nasa’i, dan Ad-Darimi. Ibnu Khuzaimah menyatakannya shahih).

    Dalam hadits lain, Ibnu Umar RA mengatakan Nabi SAW bersama para bala tentara bertakbir saat menaiki bukit dan bertasbih ketika turun. Hadits tersebut dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud.

    Berikut bacaan takbir ketika melawati jalan menanjak atau menaiki tangga.

    اَللَّهُ اَكْبَرْ

    Bacaan latin: “Allahu akbar.”

    Artinya: “Allah Maha Besar”

    Kemudian, ini bacaan tasbih yang dibacakan saat melewati jalan menurun atau turun tangga.

    سُبْحَانَ ٱللَّٰه

    Bacaan latin: “Subhanallah.”

    Artinya: “Maha Suci Allah.”

    Selain itu, anjuran untuk berzikir disebutkan dalam Kitab Bulughul Maram karya Ibn Hajar Al-Asqalani. Zikir adalah amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dari azab Allah SWT. Mu’adz ibn Jabal RA menuturkan Rasulullah SAW bersabda:

    مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ عَمَلًا أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ

    Artinya: “Tidak ada amal anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah selain zikir kepada Allah.” (HR Ibn Abi Syaibah dan At-Thabrani dengan sanad yang hasan)

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sunnah Nabi yang Jadi Inspirasi Desain Interior



    Jakarta

    Sadarkah kamu dekorasi interior ala Arab identik dengan permadani dan bantal di lantai alias lesehan? Ternyata itu bukan sekadar tradisi Arab saja, tetapi juga anjuran bagi muslim untuk duduk, tidur, dan makan di lantai.

    Nabi Muhammad SAW biasa melakukan kegiatan tersebut, sehingga merupakan sebuah sunnah. Perbuatan dan gaya hidup Nabi SAW menjadi panduan dan anjuran bagi umat Islam untuk mengikuti kebiasaannya.

    Dilansir dari laman Home Synchronize, tak jarang keluarga muslim memilih untuk duduk di lantai beralaskan karpet dan dilengkapi bantal. Hal tersebut terinspirasi dari kebiasaan Nabi SAW yang selalu makan dengan lesehan di lantai.


    Diketahui Nabi SAW sering duduk, makan, dan tidur lesehan di lantai. Akan tetapi, bukan berarti seorang muslim dilarang punya kursi di rumah.

    Hadits riwayat Al-Bukhari No. 5415 dari Sayyidina Anas Anas Radhiyallahu anhu mengatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah makan di atas meja makan dan tidak pula di atas sukurrujah.

    Lalu, Nabi SAW juga duduk dengan tawadhu’, yakni duduk di atas kedua lututnya atau di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini juga sesuai dengan posisi duduk Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadist.

    “Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399].

    Kebiasaan lesehan juga terinspirasi dari cara tidur Nabi SAW yang kerap terlihat tertidur di berbagai tempat, termasuk di lantai.

    ‘Abbad bin Tamim dari pamannya meriwayatkan ia pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang di masjid dalam keadaan meletakkan satu kaki di atas lainnya berdasarkan HR. Bukhari No. 475 dan Muslim No. 2100.

    Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan kasur. Sebab, Nabi SAW juga tidur di tempat tidur, matras, tikar, lantai, bahkan terkadang di atas pasir atau jubah hitam. Matras Nabi SAW berupa kulit yang diisi dengan sabut ataupun alas wol kasar yang dilipat dua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bikin Sumur Resapan Air di Rumah, Bisa Cegah Banjir!



    Jakarta

    Sumur resapan air mungkin bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah banjir. Tak hanya itu, sumur resapan air juga bisa berfungsi sebagai tempat penampungan air saat musim kemarau.

    Berbentuk lubang, sumur resapan air menjadi media untuk menampung air hujan atau air larian di permukaan tanah. Sumur resapan air sangat bermanfaat untuk mengelola air hujan.

    Air hujan yang turun bisa menjadi tabungan air melalui sumur ini. Dengan begitu air yang mengalir akibat hujan bisa tertampung. Lalu, bagaimana cara membuat sumur resapan air di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Membuat Sumur Resapan Air

    1. Tentukan Letak Sumur

    Asep mengatakan sumur resapan air idealnya berada di dataran paling rendah di halaman rumah. Maka, carilah letak yang rendah supaya air hujan mengalir ke arah sumur resapan air.

    Selain itu, pastikan sumur resapan memiliki jarak aman sesuai standar terhadap bangunan lain seperti fondasi rumah dan septic tank.

    2. Hitung Curah Hujan

    Untuk menentukan dimensi lubang resapan air, tergantung pada ukuran atap dan curah hujan suatu kawasan. Asep membagikan tips mudah menghitung curah hujan menggunakan gelas.

    “Simpan gelas di halaman rumah dari mulai hujan sampai berhenti hujan. Misalkan muncul (ketinggian) 5 cm, berarti intensitas curah hujan itu 5 cm di situ dalam sekali hujan,” katanya.

    Angka tersebut dikonversikan ke satuan meter, lalu dikalikan dengan luas atap rumah untuk menentukan volume lubang sumur resapan.

    3. Gali Lubang

    Selanjutnya, gali lubang dengan dimensi yang sesuai dengan volume tersebut. Dimensi ini bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang dimiliki. Kedalaman sumur bisa 1-2 meter sesuai kebutuhan dan bentuk lubang dapat berupa persegi panjang.

    4. Buat Dinding

    Kemudian, bangun tembok mengitari sumur untuk mengamankan bentuk sumur. Tembok ini terbuat dari bata dan memiliki kedalaman 50 cm. Sementara sisa dinding sumur dibiarkan tanpa tembok untuk memaksimalkan resapan air ke arah samping.

    5. Isi Lubang Sumur

    “Untuk mengamankan kondisi sumur di paling bawah dikasih 20-30 cm kerikil. Di atasnya lagi dikasih 20-30 cm ijuk. Fungsinya untuk menahan kotoran atau lumpur yang masuk,”

    Kalau air hujan yang masuk ke dalam sumur berasal dari atap yang disambungkan ke paralon, maka tidak perlu mengkhawatirkan kotoran dan lumpur memenuhi sumur.

    5. Pastikan Aliran Air

    Pastikan air hujan akan mengalir ke sumur resapan dengan membuat sumur di dataran rendah. Jika halaman rumah datar, air bisa dialirkan dengan membuat parit kecil yang mengarah ke lubang dinding sumur resapan.

    Selain itu, air hujan yang jatuh ke atap juga bisa dialirkan ke sumur dengan membuat talang air dan paralon.

    6. Tutup Permukaan

    Apabila permukaan sumur resapan akan difungsikan, misalkan parkiran motor atau tempat jemuran, maka permukaan sumur dicor seperti membuat septic tank. Maka, pengecoran juga menggunakan tulang besi dan manhole.

    Itulah cara membuat sumur resapan air untuk mengantisipasi masalah di kemudian hari. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Perlindungan dari Ular dan Hewan Berbisa, Lengkap dengan Artinya



    Jakarta

    Hadirnya hewan berbisa seperti ular di rumah tentu bisa membuat penghuni resah. Bagi umat muslim ada doa yang bisa dipanjatkan untuk menghindarinya.

    Doa ini bisa menjadi pelindung bagi penghuni rumah dari ancaman hewan berbisa jika dipanjatkan dengan niat yang tulus dan khusyuk. Doa ini juga bisa dibarengi dengan ikhtiar untuk mencegah hewan berbisa seperti ular masuk ke dalam rumah.

    Doa agar Rumah Tidak Dimasuki Binatang Berbisa

    Untuk mencegah binatang berbisa masuk ke dalam rumah, doa perlindungan dari kejahatan makhluk serta ular dan kalajengking bisa dibaca. Berikut tulisan arab, latin, serta terjemahnya.


    1. Doa Perlindungan dari Kejahatan Makhluk

    Untuk mencegah masuknya binatang berbisa, umat Islam dapat berdoa untuk meminta perlindungan Allah. Berikut bacaannya:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Arab latin: A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Doa ini adalah dalam sebuah hadis yang menganjurkan untuk berdzikir ketika menempati suatu tempat. Rasulullah SAW bersabda:

    عَنْ خَوْلَةَ بِنْتِ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ رضي الله عنها قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً ثُمَّ قَالَ: ((أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ)) لَمْ يَضُرَّهُ شَىْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ … رواه مسلم.

    Artinya: Dari ‘Khaulah binti Hakim as-Sulamiyyah rahimahullah beliau berkata, “Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang singgah/menempati suatu tempat lalu dia membaca (dzikir) “A’ûdzu bikalimâtillâhit tâmmâti min syarri ma khalaqa” (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allâh yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya), maka tidak ada sesuatupun yang akan mengganggu/membahayakannya sampai dia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim).

    2. Doa Perlindungan dari Bahaya Ular dan Kalajengking

    Ketika musim hujan, binatang berbisa seperti ular bisa keluar dari semak belukar atau sawah dan naik ke pemukiman warga. Menukil NU Online, untuk berlindung dari bahaya hewan berbisa masuk ke dalam rumah, ada doa yang bisa dipanjatkan. Doa ini juga bisa dibaca untuk mengusir ular dari dalam rumah.

    يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ

    Arab latin: Yâ ardhu, rabbî wa rabbukillâh. A’ûdzu billâhi min syarriki, wa syarrimâ fîki, wa syarrimâ yadibbu ‘alaiki. A’ûdzu billâhi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa ‘aqrabin wa min syarri wâlidin wa mâ waladin wa min syarri sâkinil baladi.

    Artinya: “Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan barang yang ada padamu, kejahatan barang yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diberanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini.”

    Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

    Selain meminta perlindungan Allah SWT dengan berdoa, lakukan juga upaya-upaya agar hewan berbisa seperti ular tidak masuk rumah. Mengutip laman SCB dan Rentokil, berikut di antaranya:

    1. Jauhkan dari Tikus

    Tikus menjadi salah satu sumber makanan utama bagi ular. Jadi, pastikan tidak ada tikus di dalam rumah atau di area kebun.

    Dengan lidahnya, ular bisa “mengendus” dan melacak mangsanya. Jika mencium aroma hewan pengerat di rumah, maka ular bisa datang dan mencarinya.

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, jaga kebersihan lingkungan sekitar. Tutup lubang serta celah yang mungkin dimasuki tikus.

    2. Pastikan Tidak Ada Retakan atau Celah di Dinding Rumah

    Retakan atau celah bisa menjadi peluang untuk ular masuk ke dalam rumah. Berkat tubuhnya yang fleksibel, ular bisa dengan mudah masuk ke dalam sebuah celah. Jadi. pastikan untuk menutup atau memperbaiki setiap retakan atau celah pada dinding yang rusak.

    3. Jaga Rumput Tetap Rapi

    Jika kamu punya lahan atau area luar ruangan seperti taman, pastikan rumputnya pendek. Hal ini untuk mencegah ular merayap di dekat rumah.

    Sebab, ular sering menggunakan rumput tinggi untuk menghindari predator seperti burung besar atau anjing liar. Hewan ini juga menggunakan semak-semak sebagai tempat istirahat agar tetap sejuk saat matahari bersinar.

    4. Semprotkan Air Belerang

    Bau belerang yang menyengat dipercaya bisa membuat ular menghindar. Kamu bisa mencampur serbuk belerang dengan air, kemudian siramkan ke sekeliling rumah, tepatya di sekitar tepi pagar.

    Itulah doa-doa agar ular berbisa tidak masuk ke rumah. Selain berdoa, jangan lupa untuk terus melakukan upaya pencegahan seperti yang sudah disebutkan ya detikers.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cek Sekarang, Ini Pemicu Air Pancuran Shower Mengecil



    Jakarta

    Saat memakai shower, kamu bisa mengatur debit air yang keluar seperti mengatur keran air. Semakin besar debit air yang keluar, pancuran akan semakin lebar dan deras. Sebaliknya, jika kamu butuh sedikit, air yang keluar pun tidak deras, hanya seperti tetesan air.

    Namun, ada beberapa kejadian saat air yang keluar dari shower tidak bisa deras seperti pada awal pemakaian. Alhasil, jika semula mandi dengan shower kamu bisa selesai lebih cepat, sekarang harus bersabar karena debit air yang keluar sedikit.

    Lantas, apa penyebab air shower mengecil?


    Menurut Nasional Retail Manager PT Global Pasifik Prima, Nicolass penyebab air shower mengecil adalah terjadi penyumbatan pada saluran atau pipa shower. Pemicunya banyak, tetapi untuk di Indonesia sendiri yang sering ditemukan karena kualitas air yang mengandung kapur. Air seperti ini biasanya berada di daerah pegunungan.

    “Di daerah-daerah seperti mungkin kalau kita sebut di Bali, sumber air yang masuk ke sistem pumping pipa-pipa air, dia harus pake filter dulu. Karena air di Bali itu mengandung zat kapur yang tinggi sekali,” kata Nicolass kepada detikProperti saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Cara mudah mengetahui air di rumah mengandung kapur dengan melihat kerak-kerak yang menempel di kamar mandi. Kerak tersebut bentuknya noda-noda putih yang bentuknya abstrak. Kerak ini biasanya tidak hilang dengan disiram air, melainkan harus digosok atau disikat. Biasanya kerak ini ditemukan di keran air, dinding, shower, kaca, hingga ke kloset.

    Nicolass mengatakan untuk mencegah debit air mampet, shower perlu dilengkapi dengan filter air pada pipa keran.

    Jika pipa sudah dipasang filter, tetapi debit air yang keluar masih kecil atau mampet, ia menyarankan untuk mengecek bagian cartridge shower. Bagian ini merupakan jantung keran yang tidak boleh tersumbat.

    “Jadi kalo pemasangan baru, ada baiknya saluran airnya tuh di-flush (disiram) dulu karena cartridge shower ini kan terbuat dari keramik. Fungsinya itu jalur air. Dihidupkan dulu biar kotoran-kotoran keluar dulu. Lalu unitnya dipasang. Kalau unitnya langsung dipasang sebelum di-flush, kotoran-kotorannya akan masuk ke cartridge ini,” tuturnya.

    Selain disebabkan air kapur, penyebab air shower mengecil adalah adanya karat pada pipa air. Karat biasanya disebabkan karena bahan yang digunakan rawan korosi dan mengalami oksidasi sehingga mudah bereaksi saat terkena air. Nicolass menyarankan untuk menggunakan bahan kuningan untuk shower bagian luar dan dalam.

    “Harus kuningan. Kalau Stainless Steel 304, dari namanya saja stainless ya kan? Tidak mudah terkena noda, tetapi tetap teroksidasi. Tapi kalo kuningan dia tidak teroksidasi,” tambahnya.

    Ia menambahkan bahan kuningan juga perawatannya mudah yakni cukup dibersihkan dengan lap atau kain mikro fiber apabila terlihat bercak putih setiap setelah digunakan. Dengan begitu, tampilan luarnya tetap aman dan tidak mengelupas.

    Bagian coating adalah bagian yang perlu dijaga agar tidak mengelupas. Apabila lapisan ini rusak atau terkelupas bahan shower akan lebih mudah teroksidasi dan membuat daya tahannya menurun.

    “Perawatannya itu paling simpel habis mandi dilap pakai lap kering yang halus. Air di Indonesia itu mau air ledeng, air pump, air PDAM pasti meninggalkan jejak white spot yang kelamaan susah dibersihkan. Kita mulai menggunakan opsi menggunakan chemical. Ketika kita menggunakan opsi chemical, dia punya lapisan luar safety coating,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior buat Dinding Rumah


    Jakarta

    Saat mengecat dinding, kamu perlu membedakan penggunaan cat untuk interior dan eksterior rumah. Walaupun sama-sama cairan pigmen, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda untuk menyesuaikan kondisi dinding.

    Cat interior digunakan pada bagian dalam rumah, seperti kamar, lorong, kamar mandi, dan dapur. Cat ini juga sudah dirancang agar tahan terhadap perubahan suhu dan kelembaban.

    Sementara itu, cat eksterior diaplikasikan pada bagian luar rumah. Cat ini lebih tahan dengan berbagai kondisi alam seperti hujan, angin, dan perubahan cuaca.


    Lantas, apa saja perbedaan cat interior dan eksterior? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Real Milk Paint.

    5 Perbedaan Cat Interior dan Eksterior

    Inilah perbedaan antara cat interior dan eksterior yang perlu kamu tahu agar tidak salah pakai.

    1. Bahan Dasar dan Fungsinya

    Cat interior dan eksterior memiliki perbedaan pada bahan dasar dan fungsinya. Cat interior bersifat lebih anti noda dan mudah dibersihkan. Hal ini berkaitan dengan bagian dalam bangunan yang ditinggali oleh orang dan juga hewan peliharaan.

    Oleh karena itu, cat interior mengandung senyawa organik yang mudah menguap dalam jumlah rendah, sehingga mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, resin pada cat interior juga harus lebih kaku sehingga mengurangi noda dan lecet.

    Sedangkan untuk cat eksterior menggunakan bahan yang lebih kuat untuk menahan segala kondisi cuaca, seperti hujan, sinar matahari, angin, dan yang lainnya. Umumnya, cat eksterior memiliki bahan resin pengikat yang sangat lembut. Hal ini bertujuan untuk membuat bagian luar bangunan tidak mudah terkelupas dan pudar.

    2. Pilihan Warna dan Tekstur

    Pilihan warna dan tekstur cat interior dan eksterior rumah berbeda. Cat interior punya tampilan matte atau datar hingga efek bertekstur atau berkilau. Selain itu, cat interior juga punya banyak pilihan warna yang menarik, sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan konsep rumah kamu.

    Sementara, cat eksterior sering kali memiliki pilihan warna dan tekstur yang jauh lebih terbatas dibandingkan cat interior. Biasanya warna cat eksterior berkisar pada warna putih, abu-abu, atau warna netral lainnya. Selain itu, teksturnya juga cenderung lebih pada tampilan datar atau satin yang lebih mudah dibersihkan.

    3. Teknik Pengaplikasian

    Cara mengaplikasikan kedua jenis cat tersebut juga berbeda. Mengecat bagian interior bisa dikatakan prosesnya relatif lebih mudah dan bisa dilakukan tanpa keahlian yang benar-benar khusus. Kamu cuma butuh kuas atau roller untuk mengecat tembok bagian interior.

    Sementara itu, teknik cat eksterior jauh lebih kompleks karena cat tersebut harus tahan terhadap kondisi cuaca ke depan. Pemilihan cat dan aplikasi harus sangat tepat, terlebih dalam pengelupasan cat lama, perbaikan retakan, dan penggunaan primer yang tahan cuaca. Dalam mengaplikasikan cat eksterior, alat yang digunakan adalah semprotan, rol khusus, atau bahkan dengan bantuan kompresor udara untuk memastikan penutupan yang merata.

    4. Proses Pengeringan

    Selanjutnya, jangka waktu untuk proses pengeringan kedua cat tersebut pun berbeda. Cat interior dan eksterior punya perbedaan yang signifikan karena pengaruh kondisi lingkungan dan komposisi kimia yang terkandung dalam cat. Pada umumnya, cat interior lebih cepat mengering. Cat interior biasanya memerlukan waktu sekitar 2 hingga 4 jam untuk proses pengeringannya.

    Sedangkan untuk cat eksterior, waktu pengeringan menjadi jauh lebih lama karena harus tahan terhadap cuaca luar yang berubah-ubah. Proses pengeringan pada cat eksterior biasanya memakan waktu sekitar 24 sampai 48 jam atau bahkan lebih lama tergantung pada faktor kelembaban udara, subuh, dan jenis cat yang digunakan.

    5. Harga

    Harga cat eksterior biasanya lebih mahal dibandingkan cat interior. Sebab, cat eksterior mengandung lebih banyak bahan tambahan dan daya tahannya yang lebih baik. Sedangkan untuk cat interior cenderung lebih terjangkau karena tidak menawarkan ketahanan dan perlindungan yang sama.

    Itulah perbedaan cat interior dan eksterior buat dinding rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com