Author: Gak Ganti Gambar

  • Amalan Sunnah Bersihkan Kasur Sebelum Tidur dalam Islam



    Jakarta

    Kasur merupakan tempat buat melepas lelah setelah seharian beraktivitas. Untuk itu, kamu perlu memastikan tempat tidur bersih agar lebih nyaman digunakan.

    Nah, tahukah kamu kalau ada anjuran dalam Islam soal membersihkan kasur? Ternyata hal ini merupakan adab tidur yang dicontohkan Rasulullah SAW, lho.

    Salah satu adab sebelum tidur yang dilakukan Rasulullah SAW adalah membersihkan tempat tidur.


    إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ

    Artinya, “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘Bismillaah,’ karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al-Bukhari no. 6320, Muslim no. 2714, at-Tirmidzi no. 3401 dan Abu Dawud no. 5050).

    Dikutip dari NU Online, mengenai hadits ini, Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, juz XVII, halaman 31 menjelaskan Nabi Muhammad SAW membersihkan kasur sebelum tidur untuk memastikan tidak ada hal berbahaya di atas kasur.

    “Bahwasanya (seseorang yang hendak tidur) disunnahkan untuk mengibaskan tempat tidurnya sebelum memasuki atau menempatinya, karena barang kali di situ ada ular, kalajengking atau hewan membahayakan lainnya. Hendaklah dia mengibaskan menggunakan tangan yang dilindungi dengan ujung bagian dalam kain sarungnya, karena bila ada sesuatu yang membahayakan maka tangannya tidak akan tersentuh oleh sesuatu tersebut.”

    Memang pada zaman Rasulullah SAW, kondisinya berbeda jauh dari masa kini. Dulu kemunculan hewan seperti ular sudah jarang terjadi. Namun hewan seperti cicak, kecoa, atau semut masih memungkinkan untuk saat ini.

    Selain itu membersihkan kasur juga membantu kamu tidur dengan nyaman. Dengan demikian, adab membersihkan kasur sebelum tidur masih relevan diterapkan hingga sekarang.

    Sementara terkait pengaturan kasur, menurut Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, tidak ada ketentuan untuk menghadapkan ke arah kiblat atau.

    “Tidak ada keharusan kasur menghadapi kiblat, yang ada adalah orang tidurnya yang disunnahkan tidur menghadap kiblat,” kata Ustaz Farid saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.

    Para ulama berbeda pendapat soal posisi kaki saat tidur mengarah ke arah kiblat atau tidak. Ada yang mengatakan hal tersebut makruh atau tidak disarankan dan ada pula yang boleh. Sebaiknya saat mengatur posisi kasur di kamar, kamu bisa menghindari kaki yang menghadap langsung ke arah kiblat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Membasmi Ulat Bulu di Rumah dan Mencegahnya Datang Kembali


    Jakarta

    Ulat bulu sering menjadi momok bagi banyak orang karena tidak hanya merusak tanaman, tetapi juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hama ini biasanya muncul di musim tertentu dan menyerang berbagai jenis tumbuhan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

    Jika dibiarkan, ulat bulu dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan. Selain membasmi ulat bulu yang sudah ada, langkah pencegahan juga tidak kalah penting agar serangan hama ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

    Mengapa Ulat Bulu Bisa Masuk ke Dalam Rumah?

    Sebelum mencari cara membasminya, salah satu langkah pencegahan adalah kenali mengapa ulat bulu kerap datang ke area rumahmu. Mengutip dari pestpointers dan Empire Pest Control, ada beberapa alasan mengapa ulat bulu masuk ke dalam rumah:


    1. Keberadaan Tanaman di Sekitar Rumah

    Ulat bulu tidak aktif berpindah tempat secara sengaja, tetapi mereka mencari area yang hangat dan kaya akan sumber makanan. Jika area rumahmu memiliki banyak tanaman atau pohon di sekitar rumah, kupu-kupu atau ngengat mungkin menjadikannya tempat bertelur. Saat telur menetas, ulat bulu yang lahir akan mencari makan di sekitar area tersebut, bahkan bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Banyaknya Ngengat di Dalam Rumah

    Selain kupu-kupu, ngengat juga sering bertelur di dalam rumah. Beberapa jenis ulat bulu yang berasal dari ngengat bahkan tidak membutuhkan makanan sama sekali, sehingga mereka bisa berkembang di dalam rumah tanpa bergantung pada tanaman. Kalau kamu sering menemukan ulat bulu di dalam rumah, kemungkinan besar ada banyak ngengat yang berkembang biak di sekitarmu.

    3. Sumber Makanan yang Melimpah

    Ulat bulu sangat tertarik pada dedaunan yang kaya akan nutrisi. Jika kamu memiliki taman dengan berbagai jenis tanaman, terutama yang berdaun lebar atau berbunga, ulat bulu mungkin datang untuk mencari makan.

    4. Lingkungan yang Lembap

    Ulat bulu tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Area sekitar rumah yang memiliki tanah basah, genangan air, atau kebocoran air bisa menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Memastikan lingkungan tetap kering dan tidak ada kelembapan berlebih dapat membantu mencegah kedatangan ulat bulu.

    5. Mencari Kehangatan dan Cahaya Buatan

    Saat suhu udara dingin, ulat bulu akan mencari tempat yang lebih hangat untuk berlindung. Mereka bisa masuk melalui celah di dinding, jendela, atau pintu. Selain itu, lampu rumahmu yang menyala di malam hari juga bisa menarik mereka, karena ulat sering tertarik pada cahaya.

    10 Cara Membasmi Ulat Bulu dan Mencegahnya Datang Kembali

    Setelah mengetahui penyebabnya, segera singkirkan. Jika menemukan kondisi banyaknya ulat bulu di sekitar rumahmu, rajin-rajinlah memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan rutin pada area taman. Berikut cara membasmi ulat bulu dan mencegahnya datang lagi:

    1. Periksa Tanaman Secara Berkala

    Perhatikan bagian batang, bunga, dan bagian bawah daun untuk melihat tanda-tanda kerusakan akibat gigitan atau kotoran ulat. Usahakan kurangi jumlah ngengat dan kupu-kupu di area rumah, sebagai langkah pencegahan yang efektif.

    Periksa pohon dan tanaman di sekitar rumah untuk menemukan sarang ulat bulu. Kamu bisa memangkas cabang yang terkena, membakar sarangnya, atau membiarkannya agar dimakan oleh predator alami seperti burung dan tawon.

    2. Menanam Tanaman Herbal Pengusir Ulat

    Beberapa jenis tanaman herbal dan bunga memiliki aroma kuat yang tidak disukai ulat bulu. Tanamlah tanaman yang punya aroma kuat, untuk membantu mengusir ulat secara alami salah satunya pohon jeruk purut.

    Selain berfungsi sebagai pengusir hama, biasanya tanaman dengan aroma kuat juga bisa mempercantik taman dan bermanfaat dalam berbagai keperluan dapur.

    3. Membuat Air Sabun

    Salah satu cara sederhana untuk menangkap ulat bulu adalah dengan membuat perangkap menggunakan air sabun. Caranya, siapkan wadah berisi air sabun dan letakkan di area yang sering didatangi ulat bulu.

    4. Mencegah Ngengat Masuk ke Rumah

    Karena sebagian besar ulat bulu berasal dari telur yang diletakkan oleh kupu-kupu atau ngengat, mengurangi keberadaan serangga ini di dalam rumah bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif.

    Ngengat cenderung bersarang di rumah yang berantakan dan memiliki banyak sumber makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, sereal, serta sisa makanan di dapur. Dengan rutin membersihkan rumah, terutama area penyimpanan makanan, Anda bisa mengurangi kemungkinan ngengat berkembang biak.

    5. Memasang Penghalang

    Menutup celah atau lubang yang memungkinkan kupu-kupu dan ngengat masuk ke dalam rumah bisa menjadi solusi jangka panjang. Gunakan kasa serangga pada jendela dan ventilasi untuk mencegah serangga bertelur di dalam rumah.

    6. Menyemprotkan Minyak Mimba (Neem Oil)

    Neem oil adalah minyak nabati dari pohon mimba yang dapat mengganggu sistem pernapasan hama seperti ulat bulu dan tungau. Semprotkan larutan neem oil pada tanaman yang terserang untuk mengurangi populasi ulat bulu tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

    7. Menggunakan Semprotan Cabai

    Campuran cabai dan bawang putih bisa menjadi pestisida alami yang efektif. Caranya, haluskan ½ cangkir cabai habanero dan 6 siung bawang putih dengan 2 gelas air, 1 sendok makan minyak sayur, dan 1 sendok teh sabun cuci piring. Diamkan selama dua hari, lalu saring dan semprotkan pada ulat bulu yang ditemukan di tanaman.

    8. Gunakan Semprotan Minyak Sayur

    Campurkan 2 sendok makan minyak canola atau minyak sayur lainnya dengan 1 sendok teh sabun cuci piring dan 2 gelas air hangat. Semprotkan larutan ini pada ulat bulu untuk membasmi mereka. Hindari penggunaan pada tanaman dengan daun berbulu seperti anggrek dan labu.

    9. Buat Larutan Cuka

    Campuran 2 sendok makan cuka dengan 1 galon air dapat digunakan sebagai semprotan alami untuk membunuh dan mengusir ulat bulu dari tanaman Anda.

    10. Pakai Cairan Sabun Cuci Piring

    Campurkan 1 sendok teh sabun cuci piring dalam 1 liter air hangat. Setelah dingin, semprotkan larutan ini ke seluruh permukaan daun tanaman, termasuk bagian bawahnya, untuk mencegah ulat bulu berkembang.

    Jika populasi ulat bulu di rumah atau kebun sudah terlalu banyak dan sulit dikendalikan, sebaiknya hubungi ahli hama profesional. Mereka memiliki metode yang lebih efektif untuk mengatasi serangan ulat bulu tanpa merusak ekosistem di sekitar rumahmu.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Menghitung Kebutuhan AC Sesuai Besar Ruangannya


    Jakarta

    Memilih AC yang tepat untuk ruangan bukan sekadar soal merek atau fitur tambahan, tetapi juga tentang memastikan kapasitas pendinginannya sesuai dengan ukuran ruangan. Kesalahan dalam menghitung kebutuhan AC bisa menyebabkan ketidaknyamanan, baik karena ruangan tetap terasa panas atau justru terlalu dingin dan boros listrik.

    Salah satu faktor utama dalam menentukan kebutuhan AC adalah kapasitas pendinginan yang diukur dalam satuan BTU/h (British Thermal Unit per Hour). Semakin besar ruangan, semakin tinggi pula BTU yang diperlukan agar suhu tetap sejuk. Selain itu, daya listrik dan posisi ruangan juga berpengaruh dalam menentukan ukuran PK (Paard Kracht) yang tepat untuk AC.

    Pengertian PK AC dan BTU

    Sebagai perangkat elektronik, AC memerlukan daya listrik agar dapat berfungsi dengan optimal. Salah satu aspek penting dalam memilih AC adalah memahami satuan PK, yang digunakan untuk mengukur kapasitas pendinginan perangkat ini.


    Dalam laman Quality Technic dijelaskan bahwa PK merupakan kependekan dari Paard Kracht, yang dalam bahasa Belanda berarti tenaga kuda. Dalam konversi, 1 PK setara dengan 735,5 watt atau sekitar 0,986 HP (Horse Power), yang hampir sama dengan 1 HP dalam sistem Inggris.

    Selain PK, terdapat satuan lain yang sering digunakan dalam pengukuran kapasitas AC, yaitu BTU (British Thermal Unit). Dikutip dari laman berbagai perusahaan merek elektronik AC, BTU adalah ukuran energi yang digunakan AC untuk menurunkan atau menaikkan suhu ruangan dalam satu jam. Semakin tinggi nilai BTU, semakin kuat kapasitas pendinginan AC.

    Meskipun di Indonesia satuan PK lebih umum digunakan, BTU tetap menjadi acuan dalam menentukan daya AC. Berikut adalah perbandingan standar antara PK AC dan nilai BTU/h (British Thermal Unit per Hour), yang merupakan satuan untuk mengukur kapasitas pendinginan AC dalam satu jam:

    • AC ½ PK = ± 5.000 BTU/h
    • AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
    • AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
    • AC 1 ½ PK = ± 12.000 BTU/h
    • AC 2 PK = ± 18.000 BTU/h.

    Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin besar ukuran PK, semakin dingin udara yang dapat dihasilkan oleh AC. Maka, perlu dipastikan bahwa daya listrik mencukupi agar tidak boros energi. Dengan memahami perhitungan BTU, pengguna dapat memilih AC dengan ukuran PK yang sesuai, sehingga mendapatkan pendinginan maksimal tanpa pemborosan daya.

    Menghitung Kebutuhan AC Sesuai Besar Ruangannya

    Mengetahui ukuran PK yang tepat sangat penting agar AC dapat berfungsi secara optimal dan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. Selain memastikan pendinginan yang efektif, perhitungan PK AC juga membantu dalam menentukan daya listrik yang dibutuhkan, menghindari risiko kerusakan unit, serta memperpanjang masa pakai AC.

    Sebaliknya, jika ukuran PK tidak sesuai dengan luas ruangan, kinerja AC bisa terganggu, menyebabkan suhu tidak stabil dan konsumsi listrik menjadi tidak efisien. Agar pendinginan optimal, ukuran PK AC harus disesuaikan dengan luas ruangan. Banyak orang mengira bahwa semakin besar PK AC, maka semakin dingin ruangan. Padahal, pemilihan PK yang tidak sesuai bisa berdampak pada efisiensi energi dan daya tahan AC itu sendiri.

    Sebelum masuk ke perhitungannya, mari kita kenali lagi beberapa faktor utama dalam memilih AC:

    • BTU/h (British Thermal Unit per Hour): Satuan yang menunjukkan kapasitas pendinginan AC dalam satu jam untuk mengurangi panas dalam ruangan
    • Daya listrik (Watt): Besaran tenaga listrik yang dibutuhkan saat AC beroperasi
    • PK Kompresor: Singkatan dari “Paard Kracht” (Bahasa Belanda) atau Horse Power dalam Bahasa Inggris, yang menunjukkan daya kompresor AC.

    Berikut adalah panduan umumnya:

    • AC ½ PK → untuk ruangan 0-10 m²
    • AC ¾ PK → untuk ruangan 11-13 m²
    • AC 1 PK → untuk ruangan 14-17 m²
    • AC 1 ½ PK → untuk ruangan 18-23 m²
    • AC 2 PK → untuk ruangan 24-34 m²
    • AC 2 ½ PK → untuk ruangan 35-45 m².

    Selain itu, ada beberapa cara untuk menentukan ukuran PK AC yang sesuai, salah satunya dengan menghitung kebutuhan BTU berdasarkan luas ruangan. Berikut caranya:

    1. Menghitung Luas Ruangan

    Menentukan kebutuhan AC berdasarkan luas ruangan dapat membantu dalam menghitung besar BTU, daya listrik, serta kapasitas PK yang diperlukan. Untuk mengetahui kapasitas AC yang sesuai, dapat digunakan rumus berikut:

    Panjang (P) × Lebar (L) × 537 BTU/h

    Rumus ini mengacu pada standar tinggi ruangan di Indonesia, yaitu sekitar 2,5 – 3 meter. Namun, faktor eksternal seperti jumlah orang dalam ruangan, seberapa sering pintu dibuka, dan ventilasi udara juga dapat mempengaruhi efektivitas pendinginan. Setelah mendapatkan hasil perhitungan dalam satuan BTU/h, angka tersebut kemudian dicocokkan dengan kapasitas pendinginan AC dalam tabel berikut:

    PK AC = Daya Pendingin (BTU/h) = Ukuran Ruangan (m²)
    1/2 PK = ± 5.000 BTU/h = 10 m²
    3/4 PK = ± 7.000 BTU/h = 14 m²
    1 PK = ± 9.000 BTU/h = 18 m²
    1 1/2 PK = ± 12.000 BTU/h = 24 m²
    2 PK = ± 18.000 BTU/h = 36 m²

    2. Menghitung PK AC dengan Rumus

    Selain metode luas ruangan, perhitungan PK AC juga dapat dilakukan dengan rumus berikut:

    Kebutuhan PK AC = (P × T × I × L × E) ÷ 60

    Keterangan:
    P = Panjang ruangan (dalam kaki)
    T = Tinggi ruangan (dalam kaki)
    I = Faktor insulasi (10 untuk ruangan berinsulasi, 18 untuk ruangan tanpa insulasi)
    L = Lebar ruangan (dalam kaki)
    E = Nilai berdasarkan arah hadap dinding terpanjang:
    • 16 (hadap utara)
    • 17 (hadap timur)
    • 18 (hadap selatan)
    • 20 (hadap barat)

    Itulah tadi penjelasan tentang menghitung PK AC yang tepat. Perhitungan ini sangat penting untuk memastikan kenyamanan ruangan, efisiensi energi, serta memperpanjang usia pemakaian AC. Pastikan kamu menggunakan perhitungan BTU yang sesuai dengan luas ruangan agar mendapatkan pendinginan yang optimal tanpa pemborosan listrik.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mudah Bersihkan Pipis Kucing Biar Nggak Bau Pesing


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang banyak dipelihara orang di rumah. Kalau kamu memelihara kucing, sebaiknya perhatikan kebersihan rumah karena hewan ini bisa pipis sembarangan.

    Tentu kamu nggak mau ada kotoran berceceran dan baunya menyebar di rumah. Hal ini bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang akan merasa tidak nyaman.

    Jika menemukan kucing peliharaan kamu pipis sembarangan, sebaiknya segera diatasi ya. Berikut ini penyebab kucing kencing sembarangan dan cara membersihkannya agar tak terulang lagi.


    Penyebab Kucing Pipis Sembarangan

    Dilansir dari The Vets, kucing pipis sembarangan bisa karena ada masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Apabila kucing di rumah tiba-tiba sering buang kotoran sembarangan di rumah, segera konsultasikan ke dokter hewan.

    Selain itu, perilaku pipis sembarangan juga bisa dipicu karena stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah. Bisa pula karena kucing tidak nyaman dengan kotak pasirnya. Biasanya ini dikarenakan kotak pasir kotor.

    3 Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

    Apabila kucing di rumah pipis sembarangan atau bau kotorannya menyebar ke seluruh rumah, coba tiga cara ini agar baunya cepat hilang.

    1. Segera Bersihkan

    Segera bersihkan pipis kucing agar baunya tidak menyebar ke seluruh ruangan. Di dalam kotoran kucing tersebut pasti mengandung bakteri, apabila didiamkan mereka bisa mengurai zat kimia dan menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap. Apabila pipis kucing sampai mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

    2. Bersihkan Pakai Tisu atau Kain

    Kamu bisa membersihkan pipis kucing dengan mengelap menggunakan tisu. Setelah itu masukkan ke kantong sampah yang aman dan jangan sampai berceceran. Tidak disarankan saat membersihkan menggunakan air panas karena bau pipis kucing akan lebih sulit dihilangkan.

    3. Hindari Pembersih Mengandung Amonia

    Lalu, gunakan cairan pembersih buat membersihkan bekas pipis kucing. Namun, hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia.

    Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa memicu kucing buat pipis lagi di tempat yang sama. Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim seperti campuran baking soda dan cuka putih atau detergen dan air soda.

    Itulah cara membersihkan pipis kucing agar tidak kencing sembarangan lagi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Saat ini, semakin banyak orang yang beralih dari kompor gas ke kompor listrik atau induksi karena alasan efisiensi dan keamanan. Keduanya memang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas, tetapi cara kerja dan efisiensinya berbeda.

    Kompor listrik bekerja dengan memanaskan elemen pemanas yang kemudian menghantarkan panas ke peralatan masak. Sementara itu, kompor induksi menggunakan teknologi elektromagnetik yang langsung memanaskan wadah masak tanpa membuat permukaannya panas. Perbedaan ini berpengaruh pada konsumsi energi, kecepatan memasak, dan jenis peralatan masak yang bisa digunakan.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masa kini?


    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Listrik

    Disadur dari berbagai laman perusahaan merek peralatan rumah tangga, kompor listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik melalui kumparan logam yang terletak di bawah permukaan kaca atau keramik sebagai perantara.

    Arus listrik tersebut menghasilkan panas akibat hambatan listrik dalam kumparan, kemudian panas tersebut ditransfer ke peralatan masak menggunakan teknologi infra merah. Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani menjelaskan dalam buku Menata Dapur Minimalis, kompor listrik menggunakan tenaga listrik sebagai sumber utama untuk menghasilkan panas.

    Seperti kompor gas, kompor listrik juga berfungsi untuk memasak, tetapi memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan keamanan karena tidak menghasilkan api terbuka. Permukaannya tetap dingin kecuali pada bagian piringan pemanas.

    Buku tersebut juga menyebutkan bahwa kompor listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1892 dan diperkenalkan dalam sebuah pameran di Ottawa. Dibandingkan dengan kompor gas, kompor listrik lebih unggul dalam hal kemudahan perawatan, karena materialnya yang halus membuatnya lebih mudah dibersihkan.

    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Induksi

    Saat ini, kompor induksi juga semakin banyak digunakan di dapur rumah tangga. Berbeda dari kompor listrik, kompor induksi memanfaatkan elektromagnet sebagai sumber panasnya, bukan kumparan logam.

    Arus listrik yang mengalir melalui cincin elektromagnetik akan menghasilkan medan magnet, yang kemudian secara langsung memanaskan panci atau wajan tanpa memerlukan perantara. Panas dihasilkan melalui induksi gelombang elektromagnetik, sehingga kompor ini hanya dapat berfungsi dengan peralatan memasak yang memiliki lapisan feromagnetik di bagian bawahnya.

    Karena sistem pemanasannya yang unik, kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar dapat bekerja secara optimal. Panci atau wajan yang digunakan harus memiliki dasar datar dan mengandung bahan magnetik sebagai penghantar panas. Wajan biasa tidak dapat digunakan pada kompor induksi karena tidak memiliki lapisan magnet yang diperlukan untuk mengkonduksi panas.

    Menurut laman CNet, cara kerja kompor listrik dan induksi memiliki perbedaan mendasar. Kompor listrik mentransfer panas dari elemen pemanas ke panci melalui konduksi, sedangkan kompor induksi menggunakan elemen magnetik yang langsung memberikan energi panas ke peralatan masak berbahan logam. Hal ini memungkinkan panas menyebar lebih merata ke seluruh permukaan panci atau wajan.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

    Meskipun kompor induksi masih dipandang sebagai kompor eksklusif, kompor listrik sudah digunakan sejak lama dan tetap menjadi pilihan banyak orang. Tapi agar lebih yakin lagi, berikut perbedaan kompor listrik dan induksi dirangkum dari laman Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, CNet, dan buku karya Anita Rahmatia:

    1. Harga dan Kemudahan Pemasangan

    Kompor listrik umumnya lebih terjangkau dibandingkan kompor induksi. Selain itu, penggunaannya juga lebih fleksibel karena bisa digunakan dengan berbagai jenis peralatan masak, termasuk panci dan wajan yang biasa digunakan pada kompor gas.

    Keunggulan utama dari kompor ini adalah kesederhanaannya serta kemudahan dalam pemasangan. Kamu tidak perlu membeli peralatan khusus atau khawatir dengan biaya yang terlalu tinggi. Namun, penggunaan kompor listrik bisa lebih boros listrik karena membutuhkan daya yang lebih besar.

    2. Efektivitas Panas

    Perbedaan utama antara kompor listrik dan induksi terletak pada cara menghantarkan panas. Kompor listrik memanaskan alat masak melalui elemen pemanas yang dialiri listrik, sedangkan kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk langsung memanaskan panci atau wajan tanpa perantara.

    Kemampuan kompor listrik memanfaatkan panas sisa, menjadi kelebihannya. Setelah dimatikan, permukaan kompor listrik masih tetap hangat, sehingga bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan atau menyelesaikan proses memasak tanpa harus menyalakannya kembali.

    Di lain sisi, kompor induksi lebih efisien dibandingkan kompor listrik karena menghasilkan panas yang lebih merata di seluruh permukaan alat masak. Selain itu, kompor induksi memiliki respons yang lebih cepat terhadap perubahan suhu, sehingga memasak menjadi lebih efektif.

    3. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena panas yang dihasilkan langsung ditransfer ke peralatan masak, dengan tingkat efisiensi mencapai 80-90%. Sebaliknya, kompor listrik hanya memiliki efisiensi sekitar 70% karena proses pemanasannya tidak langsung. Bahkan, kompor induksi bisa mendidihkan air dua kali lebih cepat dibandingkan kompor gas.

    4. Keamanan

    Keamanan juga menjadi salah satu keunggulan utama kompor induksi. Permukaannya tidak menjadi panas saat digunakan, kecuali panas sisa dari panci atau wajan. Selain itu, kompor ini hanya akan menyala jika ada peralatan masak berbahan logam di atasnya, sehingga risiko kecelakaan lebih kecil.

    Kompor induksi lebih aman karena permukaannya tidak panas saat disentuh, sehingga mengurangi risiko luka bakar. Selain itu, beberapa model dilengkapi fitur otomatis yang dapat mengatur durasi memasak. Namun secara umum, kedua jenis kompor lebih aman dibandingkan kompor gas karena tidak menggunakan api terbuka.

    5. Suhu Maksimal

    Kompor listrik dapat mencapai suhu yang lebih tinggi, yakni sekitar 393°C, sementara kompor induksi memiliki suhu maksimal sekitar 351°C. Namun, kompor induksi lebih cepat dalam menurunkan suhu setelah digunakan, sementara kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk mendingin.

    Hal ini mempengaruhi kemudahan perawatannya, sebab kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tidak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sebaliknya, kompor listrik perlu didiamkan hingga dingin sebelum bisa dibersihkan untuk menghindari risiko luka bakar.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang perbedaan kompor listrik dan kompor induksi. Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhanmu sehari-hari, ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Bakar Sampah Sampai Ganggu Tetangga dalam Islam



    Jakarta

    Membakar sampah masih menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan sampah dengan cepat. Padahal cara tersebut bisa menyebabkan munculnya kabut asap yang mengganggu aktivitas bahkan menurunkan kualitas udara.

    Memang, aktivitas pembakaran sampah cenderung menurun karena keterbatasan lahan. Namun, ada saja yang tetap membakar sampah apabila ada lahan kosong.

    Kegiatan membakar sampah juga sering menuai pro-kontra. Selain karena asapnya yang mengganggu, api yang dinyalakan di sembarangan tempat bisa menyebar dan berpotensi membakar bangunan di sekitarnya.


    Menanggapi hal ini, Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, mengatakan dalam Islam tidak ada dalil yang mengharamkan membakar sampah di rumah sehingga hukumnya mubah atau boleh.

    “Membakar sampah di depan rumah, pada dasarnya adalah boleh karena itu termasuk aktivitas duniawi yang hukum asalnya adalah mubah (boleh) selama tidak ada dalil yang mengharamkannya,” kata Ustadz Farid saat dihubungi detikProperti beberapa waktu.

    Walau demikian, ia menyebutkan ada ketentuan lain yaitu jika membakar sampah di rumah sampai mengganggu kenyamanan tetangga, kegiatan tersebut tidak diperbolehkan.

    “Jika sampai asap dan baunya mengganggu orang lain, tetangga, atau orang yang lalu lalang, sehingga mereka tidak nyaman atau terganggu kesehatannya, maka ini tidak dibolehkan,” tambahnya.

    Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda seperti yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari RA, sebagai berikut.

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ

    Artinya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya.” (HR. Bukhari no. 6136).

    Hadits lainnya juga berkata orang yang mengganggu tetangganya dijamin tidak masuk ke dalam surga. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci kegiatannya, membakar sampah yang asapnya mengganggu tetangganya, lalu orang tersebut tidak segera berhenti dan meminta maaf, maka ganjarannya seperti yang disebutkan dalam Hadits berikut.

    “Tidak akan masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya.” (HR. Muslim no. 46).

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Hanya Salam, Saat Masuk Rumah Kosong Dianjurkan Baca Doa Ini



    Jakarta

    Dalam Islam membaca doa adalah bagian dari ibadah. Umat muslim tidak dibatasi waktu dan tempat untuk memanjatkan doa, kecuali berada di kamar mandi.

    Bahkan saat kamu hendak memasuki rumah kosong, ternyata ada doa yang bisa dipanjatkan. Doa tersebut merupakan bentuk kerendahan hati seorang hamba yang meminta keselamatan, perlindungan, dan ridho kepada Allah SWT.

    Rumah kosong ini, tidak hanya berlaku pada rumah yang sudah kosong bertahun-tahun dan disebut berhantu, melainkan rumah kosong yang baru ditinggal mudik, ditinggal kerja, juga bisa dipanjatkan.


    Dilansir NU Online, Rasulullah SAW bersabda:

    إذا دخل البيت غير المسكون، فليقل: السلام علينا، وعلى عباد الله الصالحين

    Artinya: Jika seseorang masuk rumah yang tidak didiami maka ucapkanlah, “Assalamu alainaa wa alaa ibadillahish sholihiin (salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang shaleh).” (HR Bukhari)

    Maka, doa yang bisa dipanjatkan saat memasuki rumah kosong dari hadits tersebut adalah:

    السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

    Arab latin: Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahis shâlihîn

    Artinya: “Salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang shaleh.”

    Bukan hanya berdasarkan hadits, anjuran untuk memanjatkan doa ketika masuk ke rumah kosong juga tertuang dalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 61

    فَاِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ مُبٰرَكَةًطَيِّبَةًۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

    Arab latin: fa idzâ dakhaltum buyûtan fa sallimû ‘alâ anfusikum taḫiyyatam min ‘indillâhi mubârakatan thayyibah, kadzâlika yubayyinullâhu lakumul-âyâti la’allakum ta’qilûn

    Artinya: “Apabila kamu memasuki rumah-rumah itu, hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(-Nya) kepadamu agar kamu mengerti.”

    Doa Masuk Rumah Berpenghuni

    Selain rumah kosong, Islam juga mengajarkan untuk memanjatkan doa ketika masuk ke rumah yang memang berpenghuni. Doa tersebut sebagai berikut.

    ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

    Arab latin: Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Artinya: “Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkahNya tercurah kepada kalian.”

    Adapun doa yang dapat dibacakan yaitu:

    اللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ المَوْلِجِ وَ خَيْرَ المَخْرَجِ, بِاسْمِ اللّٰهِ وَ لَجْنَا، بِاسْمِ اللّٰهِ خَرَجْنَا، وَ عَلَى اللّٰهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا

    Allahumma innii as-aluka khairal mauliji, wa khairal makhraji bismillahi wa lajnaa, wa bismillahi kharajnaa, wa ‘alallahi rabbanaa tawakkalnaa

    Artinya: Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar, dengan menyebut nama-Mu kami masuk, dengan menyebut nama-Mu kami keluar, dan hanya kepada Allah, Tuhan kami, kami bertawakal.

    Setelah membaca doa, dilansir dari buku Doa Anak Muslim Sehari-hari Karya Tim Duta, kamu juga perlu memperhatikan adab memasuki rumah yakni mengetuk pintu terlebih dahulu, mengucapkan salam, membaca doa, dahulukan kaki kanan, dan memasuki rumah saat sudah diizinkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini Cara Bersihkan Najis pada Kasur yang Terkena Air Kencing



    Jakarta

    Ada saja kejadian yang bisa bikin rumah kotor, bahkan sampai bersifat najis. Salah satunya ketika kasur tak sengaja terkena air kencing anak-anak maupun hewan peliharaan.

    Kalau mengalami kejadian seperti itu, kamu perlu segera membersihkannya. Bukan cuma menghilangkan bekas air kencing, tetapi juga sifat najisnya.

    Sebagian orang mungkin berpikir untuk mencuci dan menyiram seluruh kasur yang terkena najis. Meski hal itu diperkenankan, ternyata ada cara mudah menyucikan kasur, lho.


    Dilansir dari NU Online, fiqih Syafi’iyah membedakan antara najis ‘ainiyah dan najis hukmiyah. Najis ‘ainiyah adalah najis berwujud yang ditandai dengan adanya warna, bau, atau rasa. Sementara itu, najis hukmiyah adalah najis tak berwujud, sehingga tidak ada warna, bau, atau rasa.

    Air kencing merupakan najis ‘ainiyah bisa berubah menjadi najis hukmiyah ketika air kencing tersebut mengering, sehingga tidak tampak lagi warna, bau, bahkan rasanya. Kemudian, cara menyucikan kedua jenis najis itu juga berbeda.

    Syekh Ahmad Zainuddin al-Malibari dalam Fathul Mu’în bi Syarhi Qurratil ‘Ain bi Muhimmâtid Dîn menjelaskan cara menyucikan najis ‘ainiyah dengan membasuhnya hingga hilang warna, bau, dan rasanya. Sementara najis hukmiyah disucikan dengan menuangkan air sekali di area najis.

    Lantas, bagaimana cara mudah untuk membersihkan dan menyucikan kasur yang terkena najis?

    Cara Bersihkan Najis Pada Kasur

    1. Hilangkan Sifat-sifat Najis

    Pertama, kamu perlu mengubah najis ‘ainiyah menjadi najis hukmiyah. Caranya dengan membuang atau membersihkan najis hingga tidak tampak warna, bau, dan rasanya (cukup dengan perkiraan).

    Kamu bisa menggunakan sedikit air, lalu menggosok dan mengelap permukaan kasur yang terkena najis. Kemudian, biarkan area terkena najis itu mengering dan tandai karena secara hukum masih berstatus najis.

    2. Sucikan Kasur dengan Menuangkan Air

    Selanjutnya, tuanglah air yang cukup pada area yang terkena najis tersebut. Langkah ini membuat kasur menjadi suci dari najis. Kasur tetap berstatus suci meskipun air dalam kondisi menggenang atau meresap ke dalam kasur.

    Cara yang sama juga bisa dipraktikan pada lantai ubin, sofa, bantal, permukaan tanah, dan lainnya yang terkena najis. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Ahmad Zainuddin al-Malibari sebagaimana berikut.

    لَوْ أَصَابَ الأَرْضَ نَحْوُ بَوْلٍ وَجَفَّ، فَصُبَّ عَلى مَوْضِعِهِ مَاءٌ فغَمره طهُرَ ولو لمْ يَنْصُبْ، أي: يغُورُ، سواء كانت الأرضُ صُلبةً أم رَخْوَةً

    Artinya: “Seandainya ada tanah yang terkena najis semisal air kencing lalu mengering, lalu air dituangkan di atasnya hingga menggenang, maka sucilah tanah tersebut walaupun tak terserap ke dalamnya, baik tanah itu keras ataupun gembur.” (Syekh Ahmad Zainuddin al-Malibari, Fathul Mu’în bi Syarhi Qurratil ‘Ain bi Muhimmâtid Dîn [Beirut: Dar Ibnu Hazam, 2004], halaman 78)

    Keterangan tersebut berlaku untuk najis level sedang (mutawasithah), di antaranya air kencing bayi berusia lebih dari dua tahun, kotoran hewan, darah, muntahan, air liur dari perut, dan feses.

    Akan tetapi ada pengecualian untuk air kencing bayi laki-laki kurang dua tahun yang belum mengonsumsi apa pun kecuali ASI. Air kencing tersebut termasuk kategori najis level ringan atau mukhaffafah, sehingga bisa disucikan hanya dengan memercikkan air ke tempat yang terkena najis.

    Tidak ada syarat air harus mengalir, tetapi pastikan percikan kuat dan volume air lebih banyak dari air kencing bayi tersebut. Jika air kencing itu sudah terlanjur mengering, maka cukup kucuran air sekali saja sudah dapat menyucikan permukaan yang terkena najis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda Cat di Lantai Bikin Geregetan? Begini Cara Ngilanginnya!



    Jakarta

    Ketika mengecat dinding rumah, ada saja tetesan cat yang jatuh dan mengenai lantai. Terkadang, noda cat di lantai sangat sulit untuk dibersihkan apalagi jika sudah telanjur kering.

    Namun, tak perlu khawatir, melansir dari Today’s Homeowner, Kamis (13/3/2025) terdapat cara-cara untuk menghilangkan noda cat pada lantai tergantung material lantai.

    Lantai Keramik

    Menghilangkan noda cat dari lantai keramik cukup mudah. Campurkan 1 gelas air dengan 1 gelas cuka ke dalam panci lalu larutkan hingga mendidih. Celupkan kain pada larutan air cuka yang panas lalu oleskan pada noda cat. Tunggu hingga noda cat melunak dan setelah lunak baru gosok dengan sikat atau bantalan nilon.


    Jika tidak ampuh, gunakan cairan penghilang noda cat. Namun, lakukan pengetesan pada bagian lantai yang tidak mencolok untuk memastikan cairan tidak merusak glasir dari lantai keramik. Apalagi jika lantai keramik berbahan marmer atau batuan yang rentan rusak.

    Lantai Kayu

    Cara untuk menghilangkan noda cat di lantai kayu adalah mengamplasnya. Mulailah dengan amplas asar, lalu setelah noda menghilang maka gunakan amplas yang lebih halus. Setelah itu, basahi kain lap dengan pengencer cat dan tepuk-tepuk area tersebut untuk menghilangkan noda cat yang tersisa.

    Pilihan lain menggunakan pengupas cat dengan mengoleskan satu lapisan tipis menggunakan kuas terhadap bagian yang terkena noda. Biarkan selama 30 menit sesuai petunjuk dan gunakan pengikis cat seperti sendok atau koin setelah noda lunak.

    Lantai Karpet

    Untuk lantai yang dilapisi karpet, tergantung bahan dasar cat, apakah air, akrilik/lateks, atau minyak. Untuk semua jenis cat bisa gunakan handuk basah dan ambil noda cat. Hindari menekan atau menggosok noda di karpet agar noda tidak semakin menempel.

    Untuk cat berbahan dasar air, campurkan larutan 1 gelas air dan 1 sendok teh deterjen pencuci piring. Oleskan noda dengan spons dan diamkan dua sampai tiga menit. Gunakan benda yang ujungnya keras seperti kartu kredit bekas, untuk mengikis cat dari karpet. Pilihan lainnya bisa oleskan cuka putih pada spons lalu basuh ke noda sampai hilang. Bilas area noda dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring kemudian basuh dengan air biasa.

    Untuk cat lateks, campurkan larutan sabun dan air. Gunakan spons untuk membasuh noda dengan larutan tersebut. Usap dengan kuat dan hati-hati.

    Untuk cat minyak, gunakan kukusan untuk melunakkan cat. Sambil menguapkan air pada noda, gunakan benda halus dan tajam seperti jarum untuk memecah noda.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda cat di lantai. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jamur di Plafon Kamar Mandi Bahaya buat Kesehatan, Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Plafon kamar mandir menjadi salah satu area yang sering terkena jamur. Salah satu alasannya karena kondisi kamar mandi yang lembap ataupun ada kebocoran di atap.

    Nah buat kamu yang penasaran apakah kamar mandi kamu atapnya berjamur bisa dilihat apakah ada noda-noda kecoklatan atau warna yang kontras dengan plafon. Biasanya jamur ini bisa bertambah banyak tergantung pada besar area lembap.

    Jika ada jamur di atap kamar mandi kamu jangan dianggap sepele. Sebab itu bisa berisiko bagi kesehatan. Mulai dari batuk, bersin, hidung tersumbat, mata gatal, iritasi kulit, gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gejala mirip alergi lainnya.


    Lagi pula membasmi jamur pada plafon kamar mandi ternyata tidak sulit. Dilansir The Spruce, berikut ada cara menghilangkan jamur di plafon kamar mandi.

    Cara Menghilangkan Jamur sari Plafon Kamar Mandi Drywall (Papan Gipsum) Yang Dicat

    1. Campurkan Larutan Pembersih

    Larutan pembersih jamur mudah kamu temukan, bahkan ada yang instan. Namun, jika kamu ingin membuat sendiri larutan pembersih tersebut. Caranya dengan menyiapkan sabun pencuci puring dan pemutih klorin. Campurkan kedua larutan tersebut ke dalam sebuah wadah berisi air hangat dengan perbandingan 1:2:1.

    Setelah itu, masukkan larutan pembersih ke dalam botol. Semprotkan larutan tersebut pada plafon yang berjamur. Diamkan seharian, lalu semprot lagi hingga terlihat perubahannya.

    Saat membersihkan jamur, kamu harus memakai alat pelindung seperti masker wajah, kacamata pelindung, dan sarung tangan. Selain itu, pastikan ventilasi di kamar mandi dalam keadaan terbuka atau berfungsi agar kamar mandi tidak lembap dan area yang dibersihkan bisa cepat kering.

    2. Periksa Noda Secara Teratur

    Jamur tidak akan hilang dalam satu kali penyemprotan. Kamu perlu menyemprotkan larutan pembersih secara berulang hingga noda tersebut hilang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com