Author: Gak Ganti Gambar

  • Lebih Baik Lampu Nyala atau Mati Saat Ditinggal Mudik?



    Jakarta

    Saat mudik ke kampung halaman pasti tidak menghabiskan waktu sehari dua hari. Apalagi jika jaraknya jauh dan periode libur lebaran masih terasa lama. Sehingga meninggalkan rumah saat mudik membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

    Sayangnya, banyak kekhawatiran muncul karena meninggalkan rumah dengan waktu yang cukup lama. Salah satunya terkait penerangan di rumah. Banyak dari kita bingung apakah sebaiknya lampu di rumah dimatikan atau dibiarkan menyala ketika ditinggal mudik?

    Mengutip pernyataan dari Kepala Polisi Kota Mount Airy, North Carolina, yakni Dale Watson, bahwa lampu di rumah harus tetap dinyalakan saat berpergian. Sebab, hal ini untuk menghindari kejahatan selama mudik.


    “Hal-hal yang tidak menyenangkan cenderung muncul dalam kegelapan,” ujar Watson, dilansir dari situs Southern Living.

    Untuk mencegah tindakan kejahatan, tambahkan lampu luar yang menghadap ke tempat tinggal kamu. Watson juga menyarankan sebaiknya semak-semak dipangkas agar mudah terlihat. Semakin banyak penerangan maka akan semakin baik.

    Namun, tidak ada jumlah yang pasti mengenai lampu rumah yang wajib dinyalakan saat pergi mudik. Menyalakan lampu akan memberi kesan rumah yang aktif dan berpenghuni. “Nyalakan lampu sebanyak yang kamu mampu,” kata Watson.

    Menyalakan lampu saat mudik juga sebetulnya berlawanan dengan ajaran menghemat listrik untuk menjaga efisiensi energi. Maka, Watson menyarankan untuk memprioritaskan ruang tertentu yang wajib diberikan pencahayaan.

    “Pertama, saya ingin lampu beranda rumah menyala, kemudian area dapur dan kamar mandi. Jadi, dapat dilihat setiap titik dari satu sumber cahaya ke sumber cahaya lainnya,” kata Watson.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Wastafel yang Paling Ideal biar Punggung Nggak Sakit



    Jakarta

    Saat memasang wastafel atau bak cuci piring di rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Mulai dari lokasi, bahan yang dipakai, perpipaan, luas, dan yang paling penting adalah ketinggiannya.

    Ketinggian wastafel mempengaruhi kenyamanan penggunaannya. Jika wastafel dipasang terlalu tinggi atau terlalu pendek, pasti kamu tidak nyaman ketika mencuci tangan atau mencuci piring. Selain itu, ketinggian yang tidak sesuai juga berpengaruh pada kesehatan tulang belakang.

    Lantas, berapa tinggi ideal untuk wastafel atau bak cuci piring di dapur?


    Ketinggian wastafel yang tepat adalah yang telah disesuaikan dengan ketinggian tangan seseorang ketika melakukan gerakan ke depan dalam posisi badan berdiri. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengangkat tangan ke atas terlalu tinggi atau punggung membungkuk ketika mencuci tangan atau mencuci piring.

    Tinggi Ideal Wastafel Sesuai Tinggi Pengguna

    Dilansir Ray White, tinggi ideal wastafel sekitar 85-95 cm untuk orang dewasa. Bisa juga cara mengukurnya berpatokan pada tinggi siku penggunanya. Tinggi siku adalah ketinggian yang diukur mulai dari tanah berpijak sampai siku seseorang, jadi tinggi siku ini akan berbeda untuk setiap orang.

    Kemudian, hitung pula jarak antara tinggi siku dan permukaan atas wastafel. Harus terdapat jarak di antara itu sekitar 10-15 cm. Ukuran tinggi ini dianggap ideal karena pengguna tidak akan sampai membungkuk saat menggunakan wastafel dan dipastikan punggung lebih rileks.

    Selanjutnya, jika ingin membuat wastafel menyatu dengan meja dapur untuk kompor juga bisa dengan ukuran yang sama yakni 85-95 cm. Namun, untuk wastafel dibuat lebih cekung dengan kedalaman wastafel adalah 56 cm. Kedalaman ini akan meminimalisir cipratan dan dapur menjadi basah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudik Lebih Nyaman, Ini Checklist Kebersihan Rumah Sebelum Berangkat



    Jakarta

    Saat akan berangkat mudik, banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari mengemas pakaian, menyiapkan dana, hingga memastikan kendaraan aman untuk mudik. Selain hal tersebut, rumah yang ditinggalkan selama mudik juga harus diperhatikan.

    Tak hanya masalah keamanan, masalah kebersihan juga harus dipikirkan. Tentu kamu tidak ingin meninggalkan rumah dalam keadaan kotor. Hal itu tidak hanya akan mengundang bakteri masuk, tetapi juga binatang atau serangga bisa jadi datang ke rumah.

    Melansir dari Economic India Times, beberapa hal yang harus dibersihkan di rumah ketika mau meninggalkan rumah untuk mudik.


    Bersihkan Debu

    Bersihkan debu pada setiap furnitur yang ada di dalam rumah. Setelah itu, tutupi dengan kain linen putih tipis agar debu tidak menempel di atasnya. Tutupi furnitur di kamar tidur dengan cara yang sama.

    Saat menutup peralatan elektronik seperti TV, komputer, oven, dan mixer, jangan gunakan penutup berbahan plastik. Sebab, penutup berbahan plastik dapat menyerap dan panas dari luar.

    Bungkus Sisa Makanan

    Bungkus sisa bahan makanan dalam kantong plastik dan tutup rapat lalu simpan. Hal ini akan memastikan bahan makanan tetap segar saat kamu pulang nanti.

    Bersihkan Kulkas

    Bersihkan kulkas dan pastikan tidak ada makanan basi yang tersisa. Sisa makanan yang menurut kamu layak dibuang, maka sebaiknya buang sebab bisa menjadi sumber utama bagi tikus atau serangga untuk masuk ke dalam rumah.

    Rawat dan Bersihkan Tanaman

    Pekerjakan orang lain untuk merawat tanaman kamu. Apabila tidak ada, kamu bisa merawat dan bersihkan tanaman sebelum berangkat mudik.

    Potong semua tanaman hingga rapi sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ganti pot yang memiliki kapasitas menahan air untuk membantu tanaman mendapat nutrisi selama kamu tidak ada di rumah. Pasang lampu air yang bisa mengeluarkan air saat tanaman membutuhkannya.

    Itu dia hal-hal yang bisa kamu bersihkan sebelum berangkat mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Ditutup! Ini Alasan Kamu Harus Buka Lemari Selama Pergi Mudik



    Jakarta

    Lemari merupakan tempat penyimpanan pakaian yang biasanya terdapat di kamar tidur. Selama ini lemari jarang dibiarkan terbuka untuk menghindari debu atau serangga yang masuk. Namun, tahukah kamu kalau selama mudik atau meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, lemari justru baiknya dibiarkan terbuka.

    Melansir dari situs Country Living, lemari pakaian dibiarkan terbuka untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Udara di dalam kamar tidur bisa saja menjadi lembap terutama pada musim panas dan mengakibatkan timbulnya penyebaran jamur. Sehingga tak hanya lemari, pintu kamar pun biarkan terbuka agar mendapat ventilasi udara yang baik.

    Jika kamu khawatir terhadap serangga yang bisa saja masuk ke dalam lemari, maka kamu bisa oleskan beberapa tetes minyak lavender sebagai pencegahan. Aroma lavender membuat serangga tidak tertarik mendekat.


    Selain pintu lemari yang dibiarkan terbuka, masih melansir dari situs yang sama, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan di dalam kamar tidur sebelum kamu berangkat mudik. Berikut penjelasannya.

    Ganti Sprei

    Akan sangat menyenangkan jika kembali ke rumah dengan sprei yang baru sepulang mudik.

    Tutup Gorden

    Menutup gorden pada siang hari merupakan pertanda bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni. Namun, biarkan gorden sedikit terbuka untuk memberikan kesan bahwa ada oran di dalam. Akan tetapi, jangan terlalu lebar agar tidak dapat diintip langsung ke dalam.

    Putar Kasur

    Putar atau balikkan kasur untuk menjaga kualitas kasur kamu. Menurut situs Homes and Gardens, pada Senin (24/03/2025), hal ini dilakukan untuk membiarkan udara mengalir masuk ke dalam kasur secara merata di seluruh permukaannya.

    Itulah beberapa tips yang bisa kamu persiapkan untuk memastikan kamar tidur aman selama mudik. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Setan Ogah Masuk ke Rumah Jika Penghuninya Amalkan 3 Hal Ini


    Jakarta

    Setan adalah salah satu makhluk ciptaan Allah yang juga musuh bagi umat Muslim. Setan sering digambarkan sebagai makhluk yang kerap menggoda keimanan manusia untuk melakukan hal yang dilarang oleh Allah dan perbuatan lalai lainnya.

    Umat Muslim diajarkan setiap kegiatan harus meminta perlindungan Allah SWT terhadap godaan setan. Caranya juga sederhana, salah satunya adalah dengan mengucapkan basmallah.

    Hal ini bisa dipraktekkan di rumah, dalam kegiatan sehari-hari agar bukan hanya diri yang terlindungi dari setan, tetapi tempat tinggal kita juga senantiasa menjadi tempat yang aman dari gangguan setan.


    Melansir dari laman Almanhaj, berikut beberapa anjuran yang bisa dilakukan di rumah agar rumah lebih terasa tentram dan tidak menjadi tempat tinggal setan.

    1. Ucapkan Basmallah saat Masuk Rumah

    Sebelum memulai kegiatan, dianjurkan seorang Muslim untuk mengucapkan basmallah. Salah satunya ketika memasuki rumah. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang tertuang dalam HR. Muslim, XIII/190 No. 5230 dari Jabir bin Abdullah Radhiyallahu anhu.

    Hadits itu menjelaskan tentang seseorang yang memasuki rumahnya dan berdzikir kepada Allah dengan membaca basmallah tatkala masuk dan makan. Maka setan akan berkata kepada kawan-kawannya tidak ada tempat menginap dan makan malam.

    Sebaliknya, bila tidak membaca basmallah, setan akan berkata kepada kawan-kawannya ada tempat menginap dan makan malam.

    2. Mengucapkan Salam Sebelum Masuk Rumah

    Saat masuk ke rumah jangan lupa untuk mengucapkan salam, meskipun di rumah tersebut tidak ada orang. Rasulullah SAW menyampaikan satu dari tiga orang yang dijaga oleh Allah antara lain orang yang memasuki rumah dengan mengucapkan salah berdasarkan HR. Abu Dawud.

    Anjuran ini juga tertuang dalam Surat An Nur Ayat 61, Allah berfirman:

    فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

    Artinya: “Apabila kalian memasuki rumah-rumah hendaklah kalian memberi salam kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah.”

    Apabila rumah dalam keadaan tidak ada orang di dalamnya, maka salam yang diucapkan sebagai berikut menurut Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma:

    السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ

    Bacaan latin: “Assalamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadillahish sholihiin”

    Artinya: “Salam sejahtera atas kami dan para hamba Allah yang shalih.”

    3. Membaca Al-Qur’an

    Seorang Muslim diwajibkan untuk senantiasa membaca Al-Quran apabila tidak ada halangan. Al-Quran tidak hanya dapat menenangkan jiwa dan menjadi petunjuk, melainkan juga dapat menghidupkan rumah dan mengisinya dengan malaikat. Rasulullah SAW bersabda:

    “Janganlah kalian jadikan rumah kalian (seperti) kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

    “Sesungguhnya Allah telah menulis kitab dua ribu tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi. Dia turunkan darinya dua ayat yang dijadikan sebagai penutup Surat Al-Baqarah. Tidaklah dibaca di suatu rumah selama tiga malam melainkan syaitan tidak akan mendekatinya.” (HR. At-Tirmidzi).

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanaman di Rumah Membawa Berkah! Ini Keutamaannya dalam Islam



    Jakarta

    Menanam tanaman di rumah memiliki bisa mempercantik tampilan rumah sekaligus memberikan kesejukan. Namun menurut ajaran Islam, menanam tanaman di rumah memiliki manfaat lebih dari itu.

    Menanam tanaman juga bisa membawa berkah dan pahala dalam ajaran Islam. Lantas, apa keutamaan menanam tanaman di rumah menurut Islam? Lalu apa saja jenis-jenis tanaman yang cocok ditanam? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Keutamaan Menanam Tanaman di Rumah

    Dalam Islam, menanam pohon atau tanaman lainnya ternyata bisa membawa berkah dan pahala. Mengutip buku Hadits-Hadits Tarbawi oleh M. Ainur Rasyid, di dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan tentang pentingnya memperhatikan lingkungan, salah satunya termaktub dalam surat Al A’raf ayat 56:


    وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

    Latin: Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba’da iṣlāḥihā wad’ụhu khaufaw wa ṭama’ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

    Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”

    Selain itu ada sejumlah hadits yang menjelaskan tentang keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah. Simak di bawah ini:

    1. Amalan yang Bernilai Sedekah

    عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

    Artinya: “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-)nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat’.” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 304)

    2. Sedekah Bagi Sesama Makhluk Hidup

    عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلَ مِنْهُ طَيرٌ أَوْ إِنْسَانٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ رواه البخاري ومسلم والترمذي

    Artinya: “Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya’.” (HR Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

    3. Mendapatkan Pahala

    عن مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ بَنَى بُنْيَانًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ أَوْ غَرَسَ غَرْسًا فِى غَيْرِ ظُلْمٍ وَلَا اعْتِدَاءٍ كَانَ لَهُ أَجْرٌ جَارِيًا مَا انْتَفَعَ بِهِ مِنْ خَلْقِ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ رواه أحمد

    Artinya: “Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah yang bersifat rahman’.” (HR Ahmad).

    Jenis Tanaman Hias yang Cocok Ditanam di Rumah

    Mulai tertarik untuk menanam tanaman hias di rumah, tapi bingung mau menanam apa? Jangan khawatir. Sebab, ada banyak jenis tanaman hias yang dapat mempercantik hunian detikers.

    Dilansir situs Flower Aura dan House Beautiful, berikut jenis-jenis tanaman hias yang cocok ditanam di rumah:

    1. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designFoto: Getty Images/M.photostock

    Rekomendasi yang pertama adalah lidah mertua. Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan tanaman hias yang satu ini.

    Lidah mertua atau disebut juga tanaman ular merupakan salah satu tanaman hias yang bisa memberikan kesegaran dan kesejukkan di rumah. Selain itu, tanaman ini juga bisa mempercantik dekorasi rumah.

    2. Kaktus Telinga Kelinci

    Opuntia cactus in potsFoto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    Suka dengan tanaman kaktus? Jika iya, kaktus telinga kelinci bisa menjadi pilihan terbaik. Tanaman yang berasal dari Meksiko ini memiliki bentuk seperti bantalan melingkar berumpun.

    Kaktus telinga kelinci merupakan sukulen yang memiliki tinggi sekitar 2-3 kaki. Lalu, kaktus ini memiliki duri yang pendek dan berwarna cokelat keputihan (glochid).

    3. Tanaman Zebra

    Close photo of the plant Aphelandra Squarrosa. The photo was taken from the top. The plant is in the flowerpot.Foto: Getty Images/iStockphoto/Caner CIFTCI

    Selain kaktus, tanaman hias sukulen lainnya adalah tanaman zebra. Tumbuhan ini mempunyai keunikan tersendiri karena ujung daunnya yang lancip. Selain itu, daunnya yang bergaris hijau-putih juga menjadi ciri khas tersendiri.

    Kamu bisa menanam tanaman ini di dalam ruangan atau di dekat jendela. Tanaman zebra juga mudah dirawat karena tak perlu banyak disiram air.

    4. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah lavender. Tanaman berwarna ungu ini dapat mengeluarkan wangi yang sedap, sehingga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Selain itu, lavender diyakini juga bisa mengusir nyamuk di dalam rumah.

    5. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    The Big White Gardenia Flower Blooming in Dark BackgroundFoto: iStock

    Gardenia atau disebut juga kacapiring wangi merupakan tanaman hias yang terkenal dengan bunganya berwarna putih. Tak hanya indah dipandang, tanaman ini juga mengeluarkan aroma yang manis dari bunganya. Menariknya, gardenia bisa hidup di dalam maupun luar ruangan.

    Itu tadi penjelasan mengenai keutamaan menanam tanaman atau pohon di rumah menurut Islam. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! Benda Ini Seharusnya Tidak Dibersihkan Terlalu Sering



    Jakarta

    Membersihkan rumah dan isinya merupakan rutinitas yang dilakukan untuk menjaga agar tetap bersih dan tahan lama. Namun, ternyata ada beberapa benda di rumah yang tidak perlu dibersihkan secara rutin atau terlalu sering.

    Membersihkan barang-barang di rumah memang bertujuan untuk menyingkirkan kuman dan bakteri. Akan tetapi, terdapat beberapa benda dengan bahan tertentu yang tidak bisa sering dibersihkan karena akan membuat kualitas benda tersebut menjadi lebih buruk.

    Melansir dari situs Southern Living, berikut deretan benda di rumah yang tidak boleh dibersihkan terlalu sering.


    Perabotan Kayu

    Perabotan kayu yang harganya mahal membuat kamu rajin membersihkan untuk menjaga kualitasnya. Namun, ternyata menurut CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, membersihkan perabotan kayu secara berlebihan justru dapat merusak bahan tersebut.

    “Kayu merupakan material alami yang memerlukan penanganan hati-hati agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Membersihkan perabotan kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia yang kuat mengakibatkan pengurangan minyak alami pada kayu sehingga kayu menjadi kering. Sebaiknya, bersihkan debu pada kayu menggunakan kain mikrofiber seminggu sekali sesuai kebutuhan.” kata Sokolowski.

    Jendela

    Sokolowski juga menyarankan tidak terlalu sering membersihkan jendela sebab dapat menimbulkan goresan, bercak, dan kerusakan pada lapisan jendela. Selain itu, bisa juga mengikis lapisan pelindung UV atau film yang dirancang untuk menghalangi panas dan silau.

    Penggunaan air yang berlebihan atau pembersih kimia yang sifatnya terlalu keras dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di jendela yang berpotensi tumbuhnya jamur dan kerusakan rangka. Sokolowski menyarankan bersihkan jendela setiap 3 sampai 6 bulan sekali.

    Lantai Kayu

    Hindari membersihkan lantai kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia keras karena air dapat meresap ke dalam kayu dan menyebabkan pembengkakan. Pembersih juga dapat menghilangkan lapisan pada kayu sehingga lebih rentan rusak. Cukup disapu atau disedot debu nya dan pel setiap 1 – 2 bulan sekali menggunakan pembersih yang aman dan lembut untuk kayu.

    Kipas Angin Gantung

    Kipas angin gantung memang menyimpan tumpukan debu yang banyak. Akan tetapi, cukup bersihkan sebulan sekali. Mulailah sebulan sekali dulu untuk melihat seberapa parah debunya kemudian sesuaikan dengan kebutuhan.

    Microwave dan Kulkas

    Microwave adalah perabotan rumah yang cepat bau dan kotor akibat cipratan makanan. Namun, jika makanan ditutup selama dipanaskan, maka noda dapat cipratan dapat diminimalisir. Dengan demikian, pembersihan secara menyeluruh hanya perlu dilakukan setiap 1 sampai 3 bulan sekali.

    Sama dengan kulkas yang cukup dibersihkan satu bulan sekali untuk menjaganya agar tetap higenis. Perhatikan wadah makanan saat disimpan di kulkas agar menghindari tumpahan yang membuat kulkas berjamur dan berbau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Hilangkan Goresan pada Perabotan Kayu, Auto Balik Seperti Baru


    Jakarta

    Perabotan dari kayu masih digemari oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan perabotan kayu terlihat timeless atau tidak membosankan, ada pula yang merasa perabotan kayu lebih tahan lama dibandingkan bahan lain, dan mudah perawatannya.

    Namun, perabotan dari kayu juga memiliki kekurangan yakni mudah timbul goresan pada permukaannya. Pada beberapa produk, goresan tersebut tidak akan terlihat secara kasat mata, tetapi ada beberapa produk yang justru terlihat jelas.

    Goresan pada kayu tidak bisa ditambal atau ditutupi karena tampilannya akan berubah dan terlihat aneh. Lantas, bagaimana cara untuk menghilangkan bekas goresan pada perabotan kayu?


    Dilansir Grain and Frame, berikut beberapa cara untuk menghilangkan goresan pada perabotan kayu.

    Cara menghilangkan Goresan pada Furniture

    1. Mengampelas Permukaannya

    Tukang kayu biasanya menggunakan ampelas untuk memperhalus permukaan kayu. Ternyata cara ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan goresan yang terlihat pada permukaan kayu. Tipsnya adalah semakin dalam goresannya pakai kertas yang paling kasar. Lalu, ampelas permukaannya searah serat kayu agar goresan menyatu dengan serat alami. Jika sebaliknya justru merusak tampilan kayu.

    2. Cuka Putih

    Bahan alami satu ini memang memiliki segudang manfaat. Salah satunya adalah menghilangkan goresan pada perabotan kayu .Cuka putih biasanya terdiri dari 5% asam asetat dan 95% air. Sifat ini tidak cocok untuk membersihkan noda dan menghilangkan goresan kecil. Asam asetat akan bekerja pada lapisan akhir di sekitar goresan untuk membantu mengisinya.

    3. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun adalah salah satu bahan alami yang bagus untuk kesehatan. Selain itu, minyak ini bisa untuk membersihkan goresan pada kayu. Cara penggunaannya tetap mencampur cuka putih karena konsentrasi asam asetat yang terlalu tinggi dapat merusak lapisan permukaan meja. Minyak zaitun nanti akan meresap ke dalam kayu yang terbuka di dalam goresan. Kemudian, akan muncul warna yang lebih gelap yang senada pada permukaan kayu yang fungsinya untuk melindungi kayu dari kelembapan.

    4. Krayon

    Mungkin beberapa di antara kalian akan berpikir, apakah krayon efektif membersihkan goresan pada kayu? Benar, krayon ampuh untuk memudarkan tampilan goresan pada kayu. Sebab, krayon mudah sekali terpotong saat terkena permukaan yang tajam. Saat ditekan ke goresan, akan ada bagian krayon yang masuk ke rongga-rongga di kayu. Lama-lama krayon tersebut akan menyatu dan mengeras.

    Pastikan warna krayon yang dipakai sama dengan warna kayu yang hendak diperbaiki. Selain itu, pilih krayon yang aman untuk dimakan karena pasti ada kejadian entah kamu sadari atau tidak, bekas krayon tersebut menyentuh kulit dan tidak sengaja termakan, terutama yang memiliki anak-anak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Posisi Terbaik Pasang CCTV, Rumah Anti Maling saat Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Ketika ingin mudik Lebaran, ada beberapa hal yang harus disiapkan termasuk dari sisi keamanan rumah yang akan ditinggalkan. Rumah yang ditinggalkan kosong mengundang para maling untuk melancarkan aksinya.

    Salah satu cara untuk mencegah maling memasuki rumah adalah dengan memasang CCTV. CCTV ini sangat membantu untuk mengawasi rumah dari jauh dan bisa digunakan sebagai barang bukti jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Agar bisa mendapatkan hasil maksimal, tentunya CCTV harus ditempatkan di area-area yang rawan dimasuki maling. Area mana saja yang harus dipasang CCTV?


    Melansir dari CNET, berikut 6 tempat terbaik memasang CCTV di rumah.

    Posisi Terbaik Pasang CCTV di Rumah

    1. Pintu Depan

    Rata-rata rumah di Indonesia, terutama yang berada di perumahan, hanya memiliki satu akses masuk. Maka perlu ada satu CCTV yang dipasang mengarah ke pintu masuk. Jika memungkinkan, untuk CCTV di depan gunakan kamera yang bisa bergerak agar rekaman yang didapat jelas.

    Jadi, ketika ada pergerakan dari depan pintu seperti ada tukang paket, petugas keamanan, atau orang lain yang datang ke rumah, kamera dapat merekam wajah mereka.

    Selain itu, bisa juga tambahkan bel rumah yang juga memiliki kamera seperti yang biasa dipakai di apartemen. Letakkan di depan pagar rumah atau tepat di samping pintu rumah.

    2. Pintu Belakang, Samping, dan Lantai atas

    Selain di pintu depan, penghuni juga perlu menambahkan di setiap akses masuk di rumah. Jika ada pintu belakang dan samping, bisa ditambahkan satu sisi karena kita tidak tahu pencuri akan masuk melalui pintu yang mana.

    Pada pintu di lantai atas biasanya menghadap ke balkon rumah. Di sini juga perlu dipasang kamera yang bisa bergerak, sehingga selain merekam kehadiran orang di balkon, juga bisa merekam di jalanan menuju rumah.

    3. Halaman Rumah

    Apabila penghuni memiliki halaman yang cukup luas dan tidak cukup mengandalkan CCTV di depan pintu masuk, tambahkan satu CCTV yang kameranya dapat berputar. Tambahkan juga dinding atas yang menutupi halaman rumah dengan kawat besi agar pencuri tidak berani melompat.

    4. Ruang Tamu, Dapur, dan Kamar Tidur

    CCTV juga bisa dipasang di ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan. Biasanya ruang tamu dan ruang makan ada barang elektronik berharga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan lainnya yang rawan dicuri. Namun jika ruang tamu dan ruang makan digabung, sebaiknya pasang CCTV lebih dari satu.

    Barang berharga yang mungkin dicari bisa saja di kamar tidur. Pastikan sebelum meninggalkan rumah, surat berharga, perhiasan, dan barang berharga lainnya sudah disimpan di brankas atau tempat paling aman di rumah.

    5. Tangga dan Lorong Masuk ke Dalam Rumah

    Jika rumah terdiri dari beberapa lantai, pasang CCTV di ujung tangga lantai atas atau di setiap bukaan pintu. Pada area ini juga bisa menggunakan kamera yang dapat bergerak agar bisa merekam tujuan mereka.

    6. Garasi

    Jika terdapat garasi sendiri di dalam rumah, penghuni bisa menambahkan satu kamera di dalamnya. Apalagi jika penghuni meninggalkan kendaraan di dalamnya. Jangan lupa tutup kendaraan dan beri kunci ganda pada ban agar tidak dapat dibawa kabur. Tambahkan juga pencahayaan yang cukup karena biasa garasi tertutup dengan ventilasi minim.

    Tips Posisi Pasang CCTV di Rumah

    Saat memasang CCTV di rumah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Hal ini supaya kamera CCTV bisa menangkap gambar dengan baik. Dilansir dari safewise.com, berikut ini tipsnya.

    1. Pasang Kamera di Tempat Tinggi

    Kamera CCTV sebaiknya dipasang di tempat yang tidak dapat dijangkau. Hal ini supaya CCTV tidak mudah dirusak.

    Pasang kamera CCTV bagian eksterior rumah di lantai dua atau sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah. Sementara itu, pasang CCTV di interior rumah dekat langit-langit. Selanjutnya, pasang kamera dengan benar agar tidak mudah lepas.

    2. Pasang CCTV dengan Angle yang Tepat

    Menemukan angle kamera yang tepat sangat penting. Apabila kamu menempatkan CCTV tepat berada di atas jendela atau pintu, CCTV tidak akan bisa menangkap gambar secara keseluruhan. Sebaiknya kamu menempatkan CCTV 1-2 kaki di samping jendela atau pintu dengan angle kamera ke bawah mengarah ke area masuk.

    Jangan takut memasang CCTV di tempat yang terlihat. Hal ini justru bisa saja membuat takut orang yang ingin mencuri.

    3. Pastikan Jaringan Wi-Fi Kuat

    Kalau mau pakai kamera wireless atau nirkabel, pastikan jaringan Wi-Fi di rumah kuat agar bisa mengambil gambar dengan baik. Tanpa koneksi internet yang kuat, sambungan kamera bisa terputus dari jaringan keamanan rumah. Kalau sinyal Wi-Fi lemah, video yang didapat bisa saja kurang jelas.

    Itulah lokasi dan tips memasang kamera CCTV di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Bau Apek di Rumah Saat Mudik, Lakukan Langkah Ini!



    Jakarta

    Selain mempersiapkan barang-barang yang dibawa untuk mudik, ternyata menjaga kebersihan dan keamanan rumah sebelum berangkat juga sangat penting. Sebab, rumah akan kosong selama beberapa hari tanpa adanya pembersihan. Walau tidak ada aktivitas, ternyata rumah juga bisa kotor karena penumpukan debu dan kuman yang setiap hari selalu ada.

    Salah satu masalah kebersihan rumah selama ditinggal mudik adalah rumah cepat mengalami bau apek. Bau apek ini sering disebabkan oleh jamur dan lumut. Sebetulnya, bau apek mudah hilang dengan membuka jendela rumah, membersihkan rumah secara menyeluruh setiap hari, dan mengeluarkan cucian agar kering.

    Namun, yang menjadi masalah adalah ketika mudik, pintu dan jendela rumah berada dalam keadaan tertutup dan tidak dibersihkan setiap hari. Hal ini menjadi PR tersendiri bagi pemilik rumah.


    Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Untuk mengurangi timbulnya bau apek di rumah, kamu bisa terlebih dahulu memeriksa beberapa area yang menjadi pemicu udara lembap. Melansir dari situs Homemade Simple, Rabu (26/03/2025), berikut beberapa area yang bisa kamu cek.

    Periksa Wastafel

    Jamur dan lumut tumbuh subur di area yang lembap. Untuk itu, periksa wastafel dan cari jika ada kebocoran atau penumpukan air yang menyebabkan pertumbuhan jamur. Gosok area tersebut dengan larutan pemutih atau cuka ringan dan biarkan mengering.

    Kamar Mandi

    Periksa kamar mandi apakah ada jamur atau lumut. Jika ada, maka gosok dan bersihkan jamur dan lumut tersebut.

    Tempat Sampah

    Jangan lupa cek tempat sampah. Ketika mau mudik, buang semua sampah dan bersihkan tempat sampah sampai bersih dan kering.

    Cucian Basah

    Jangan biarkan ada cucian atau baju basah menggantung di sudut rumah.

    Lantai Rusak Akibat Air

    Jika kamu lihat ada lantai yang melengkung atau bergelombang dan bagian tersebut basah, maka itu bisa jadi berasal dari pipa rumah yang bocor. Hubungi petugas untuk menyelesaikan masalah ini.

    Jika kamu sudah periksa area tersebut, maka ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek sebelum kamu berangkat mudik.

    Biarkan Sirkulasi Udara Masuk

    Sebelum ditinggal mudik, buka semua jendela dan pintu agar sinar matahari dan udara segar masuk ke rumah.

    Pasang Dehumidifier

    Kamu bisa memasang dehumidifier di dalam rumah. Alat ini akan mengambil udara masuk dan mengeluarkan udara kering sehingga kelembapan udara di rumah akan tetap terjaga. Selain itu, dapat menjaga rumah tetap kering serta mencegah bakteri dan kuman berkembang biak.

    Sapu, Pel, dan Vakum

    Pastikan kamu sudah menyapu, mengepel, dan memvakum area seisi rumah. Biarkan lantai dan isi rumah tetap kering dengan membuka pintu serta jendela.

    Bersihkan Karpet

    Bau apek juga bisa timbul dari karpet yang menjadi sarang kuman dan bakteri. Sebaiknya cuci bersih karpet dan simpan di tempat yang aman agar tetap menjaga kelembapan udara dalam rumah.

    Bersihkan Furnitur Kain

    Bersihkan furnitur berbahan kain seperti sofa dengan menyeluruh. Caranya buka dulu semua penutup pada furnitur dan gosok area pada noda yang kotor. Tetap hati-hati jangan sampai terlalu basah dan pastikan kering setelah dicuci.

    Semprotkan Pewangi

    Kamu bisa menyemprotkan pewangi pada semua kain yang telah dicuci untuk menghilangkan bau tidak sedap atau apek. Atau bisa juga tambahkan lilin aroma, minyak esensial, dan bunga segar di dalam rumah.

    Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah bau apek di rumah saat ditinggal mudik. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com