Author: Gak Ganti Gambar

  • Benarkah Jemur Kasur Bisa Bunuh Kutu Busuk? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kutu busuk kini mewabah di berbagai negara, khususnya di kawasan Asia-Pasifik, seperti Singapura. Penyebaran hama tersebut tergolong cepat, menyerang tak hanya rumah warga, tetapi juga tempat-tempat publik, seperti hotel, rumah sakit, sekolah, dan transportasi umum.

    Serangga parasit penghisap darah ini biasanya hidup di area gelap yang tidak terpapar oleh sinar matahari. Di rumah, kutu busuk biasanya bersembunyi di area tertutup, seperti celah-celah kasur, dinding, dan perabot.

    Untuk membasminya, banyak orang biasanya menjemur kasur di bawah sinar matahari. Panas dari sinar matahari dinilai bisa membunuh kutu busuk yang bersarang di kasur. Benarkah?


    Suhu Panas Bisa Membunuh Kutu Busuk

    Suhu panas memang bisa membunuh kutu busuk. Pemanfaatan suhu panas ini merupakan cara membasmi kutu busuk tanpa harus melibatkan bahan kimia.

    Meski begitu, ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu derajat panas suhu dan lama pemaparannya.

    Melansir Pure Environmental, Senin (27/11/2023), kutu busuk akan mati pada suhu minimal 45℃ secara konsisten selama setidaknya 30 menit. Ini berlaku untuk semua tahap kehidupan kutu busuk.

    Sementara itu, secara detail, kutu busuk dewasa akan mati jika terpapar suhu panas konsisten selama 15 menit dan telur kutu busuk selama 60 menit.

    Apakah Menjemur Kasur Bisa Membunuh Kutu Busuk?

    Secara teori, suhu panas dari sinar matahari tidak cukup tinggi untuk membunuh kutu busuk sepenuhnya. Namun, sinar UV dari matahari memiliki kemampuan untuk membunuh kutu busuk.

    Selain itu, suhu panas dari sinar matahari bisa menyerap cairan permukaan pada lapisan lilin cangkang kutu busuk sehingga akan membuatnya dehidrasi. Jika kasur dijemur di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, kutu busuk di dalamnya bisa saja mati.

    Bagaimana Jika Hujan?

    Saat ini, sudah banyak layanan pengendali hama untuk membasmi kutu busuk. Para penyedia jasa pengendalian hama biasanya juga menggunakan suhu panas dari uap untuk membunuh kutu busuk. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), pembasmian kutu busuk menggunakan panas yang tinggi dari uap atau steam cleaning. Metode pembasmian kutu busuk ini biasanya menggunakan alat yang disebut steamer.

    Kamu juga bisa menggunakan alat pemanas portabel yang dirancang khusus untuk membasmi kutu busuk dengan memberikan panas pada barang-barang, termasuk karus. Suhu alat harus mencapai setidaknya 45℃ selama 90 menit untuk membunuh kutu busuk.

    Demikianlah penjelasan mengenai cara membasmi kutu busuk dari kasur dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kutu Busuk di Rumah Jangan Didiemin, Ini Bahaya Gigitan dan Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan serangga parasit yang saat ini sedang mewabah di sejumlah negara, seperti Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura. Meskipun tidak membahayakan nyawa, gigitan kutu busuk bisa menyebabkan bengkak dan gatal.

    Kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Kutu busuk menyukai area gelap yang tidak terpapar sinar matahari, seperti di celah-celah kasur, dinding, atau perabot rumah.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal yang sangat aktif, terutama antara pukul 1 pagi hingga 5 pagi. Nah, karena itu, kamu harus berhati-hati karena hama ini menggigit manusia pada malam hari, terutama yang menetap di kasur tempat tidur.


    Ciri-Ciri Gigitan Kutu Busuk di Rumah

    Melansir Rentokil, Senin (27/11/2023), gigitan kutu busuk akan meninggalkan benjolan kecil berwarna merah pada kulit. Benjolan ini juga disertai dengan rasa gatal yang mengganggu. Berbeda dengan serangga lain, gigitan kutu busuk tidak memiliki mata atau titik di tengah benjolan.

    Kutu busuk bisa menggigit bagian tubuh mana saja. Namun, bagian tubuh yang terbuka dan dekat pembuluh darah, seperti leher, tangan, lengan, dan kaki, biasanya rentan terhadap gigitan kutu busuk.

    Lebih jauh, gigitan kutu busuk membentuk pola garis atau baris di bagian tubuh yang digigit. Jika kamu menemukan bekas gigitan di bagian tubuh yang berbeda, ini mengindikasikan bahwa kamu digigit oleh lebih dari satu kutu busuk.

    Cara Mengatasi Gigitan Kutu Busuk di Rumah

    Sama halnya nyamuk, kutu busuk yang menetap di rumah tentu akan sangat mengganggu. Belum lagi, jika kamu terkena gigitannya.

    Tak seperti gigitan nyamuk yang bisa membawa penyakit, gigitan kutu busuk pada dasarnya tidak membahayakan kesehatan manusia. Namun, gigitan kutu busuk bisa menumbulkan efek yang berbeda pada tubuh manusia.

    Ada orang yang tidak merasakan reaksi sama sekali dari gigitan kutu busuk. Sementara itu, bagi orang yang memiliki alergi, reaksi yang terjadi biasanya tidak nyaman, seperti pembengkakan, ruam, dan rasa gatal.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi gigitan kutu busuk? Merangkum Alodokter dan Rentokil, Senin (27/11/2023), berikut cara mengatasi gigitan kutu busuk yang perlu kamu ketahui.

    Bersihkan bekas gigitan dengan air hangat dan sabun antiseptik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah terjadinya infeksi kulit.

    Kompres bekas gigitan dengan es yang dibungkus kain atau handuk untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa gatal

    Oleskan losion calamine atau krim hydrocortisone dengan kadar 1% sebanyak dua kali sehari jika gatal terasa mengganggu.

    Demikianlah cara mengatasi gigitan kutu busuk yang menyerang rumah kita. Dengan mengetahui cara mengatasinya, kamu bisa mengurangi rasa gatal dan mencegah pembengkakan akibat gigitan kutu busuk. Selain itu, lakukan aksi pembasmian agar rumahmu bebas dari serangan kutu busuk yang mengganggu. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Simulasi Hitungan Biaya Bikin Kitchen Set Pakai Material HPL


    Jakarta

    Menghitung biaya pasang kitchen set bisa dilakukan semua orang bukan hanya tukang renovasi atau ahli furnitur. Bikin kitchen set baru biasanya dilakukan mereka yang sedang renovasi rumah atau mengisi rumah baru.

    Sebagai informasi, kitchen set merupakan seperangkat furniture untuk memenuhi kegiatan yang berkaitan dengan memasak. Adapun, komponen utama pada kitchen set adalah kabinet, counter table, backsplash hingga cooker hood atau blower untuk menghisap asap ketika sedang memasak.

    Ukuran Ideal Kitchen Set

    Nah, sebelum mulai membuat kitchen set perlu diketahui ukurannya terlebih dahulu agar bisa digunakan dengan nyaman oleh penghuni rumah. Dilansir dari pashouses, Senin (27/11/2023), umumnya kitchen set memiliki tinggi sekitar 85-110 cm. Namun, hal itu bisa disesuaikan dengan tinggi pinggul penghuni rumah agar lebih leluasa ketika memasak.


    Lalu, untuk counter table yang digunakan biasanya memiliki lebar 50-70 cm. Sementara itu, untuk jarak antara kabinet atas dengan meja dapur berkisar antara 50-70 cm. Hindari memberikan jarak terlalu jauh karena akan menyulitkan penghuni rumah untuk mengakses kabinet.

    Untuk luas kabinet kitchen set, idealnya memiliki lebar 35-50 cm, tergantung dari luas dapur dan kebiasaan penghuni rumah dalam menyimpan bahan makanan.

    Material Kitchen Set

    Saat ini, ada banyak material kitchen set yang bisa digunakan, di antaranya:

    1. HPL

    High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

    2. Multiplek

    Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

    3. Aluminium

    Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

    4. Decosheet

    Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

    Simulasi Perhitungan Biaya Pasang Kitchen Set

    Sebelum mengestimasi biaya yang diperlukan, kamu perlu mengukur ruangan untuk memasang kitchen set. Lalu, pilih material yang diinginkan. Barulah setelah itu kitchen set bisa dipasang.

    Contoh perhitungan komponen kitchen set yang akan dipasang:

    Kabinet bawah
    Misalnya ukuran kabinet bawah memiliki panjang pada bagian kanan 3 meter (m) dan kiri 1,5 meter serta lebar 0,5 meter. Maka perhitungannya: 3 m + 1,5 m – 0,5 m = 4 m

    Kabinet atas
    Panjang sisi kanan 3 m, sisi kiri 1,5 m, lebar 0,3 m. Maka 3 m + 1,5 m – 0,3 m = 4,2 m

    Meja dapur
    Meja dapur memiliki ukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    Backsplash
    Bagian ini dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding: 3 m + 1,5 m = 4,5 m

    Biaya Pemasangan Kitchen Set

    Setelah mendapatkan ukuran kitchen set, kamu bisa pilih material yang ingin digunakan. Misalnya pakai material HPL. Harga HPL di pasaran sekitar Rp 1,5-2 juta per meter. Jika harga HPL yang digunakan Rp 1.750.000 per meter, maka total biaya yang dibutuhkan yaitu:

    – Kabinet bawah pakai HPL: 4 x Rp 1.750.000 = Rp 7.000.000
    – Kabinet atas pakai HPL: 4,2 x Rp 1.750.000 = Rp 7.350.000
    – Meja dapur pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,8 x Rp 1.200.000 = Rp 5.760.000
    – Backsplash pakai granit: Rp 1.200.000 per meter = 4,5 x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000

    Totalnya: Rp 7.000.000 + Rp 7.350.000 + Rp 5.760.000 + Rp 5.400.000 = Rp 25.510.000.

    Sebagai catatan, harga di atas hanya perkiraan biaya pemasangan kitchen set pakai HPL dengan meja dapur dan backsplash pakai granit. Harga tersebut akan berbeda tergantung dari ukuran kitchen set, material yang digunakan, dan wilayah tempat tinggal.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Musim Hujan Bikin Halaman Rumah Berlumpur, Cegah Dengan 5 Cara Ini



    Jakarta

    Masuknya musim hujan membuat dataran menjadi penuh dengan genangan air. Hal ini dapat membuat penghuni rumah menjadi repot jika menimbulkan lumpur, apalagi jika lumpur ini mengotori area halaman belakang rumah kamu.

    Dikutip dari Property Club, Senin (27/11/2023), halaman berlumpur tidak hanya tidak enak dilihat tetapi juga bisa menimbulkan masalah bagi rumah kamu. Misalnya seperti membuat rumah kamu terdapat jejak kotor dimana-mana, bahkan juga dapat mempengaruhi aliran air halaman kamu. Oleh karena itu, berikut ini adalah lima solusi yang bisa kamu terapkan dan pertimbangkan agar suatu saat tidak membuat halaman rumah kamu kotor karena lumpur.

    Tambahkan Mulsa

    Mulsa adalah material untuk menutup tanaman budidaya agar kelembapan tanah tetap terjaga. Material ini juga bisa dijadikan solusi termurah untuk memperbaiki halaman berlumpur kamu. Namun, ini adalah solusi sementara karena pada akhirnya mulsa bisa terurai dan tersapu oleh air sehingga ini cocok untuk langkah pertama pencegahan sebelum menerapkan solusi jangka panjang.


    Tambahkan Kerikil

    Selain mulsa, langkah lain untuk pencegahan halaman berlumpur bisa dengan cara menambahkan kerikil. Kerikil tidak hanya mengatasi masalah lumpur tetapi juga menjadi nilai estetika pada rumah kamu dengan cara yang tidak mahal.

    Perpanjang Saluran Air Talang

    Dikutip dari The Green Pinky, Senin (27/11/2023), saluran air talang yang berada dekat pondasi rumah kamu ini seringkali dipenuhi oleh lumpur dan air dan menyimpan air hujan di sudut pondasi. Menambahkan saluran air talang akan membantu mengalihkan air hujan dari pondasi rumah kamu.

    Pasang Pipa Saluran Air

    Selain saluran air talang, solusi agar halaman kamu tidak berlumpur adalah dengan memasang pipa saluran air pipa. Masalah genangan air di halaman berlumpur dapat terkendali dengan membuat saluran pembuangan dengan pipa plastik yang berlubang ditempatkan di bawah halaman rumput untuk menyalurkan air.

    Ketahui area halaman tempat air menggenang sebelum kamu menggali parit dengan sekop. Biasanya saluran pembuangan yang dipakai adalah jenis French Drain atau Saluran Prancis yang memiliki lubang-lubang. Tetapi jika kamu memakai pipa standar, buatlah lubang dan lapisi dengan kain lanskap.

    Setelah pipa dibungkus letakkan pada parit yang digali dan kubur dengan batu kerikil yang kamu sebarkan. Kerikil ini berfungsi untuk membuat air menggenang meresap dan mengalir ke pipa.

    Buat Sungai Buatan

    Langkah ini tidak hanya memberikan solusi pada masalah genangan air yang menyebabkan lumpur, tetapi juga sekaligus menambahkan nilai estetika pada rumah kamu. Jika pada halaman belakang kamu sudah terlalu sering terdapat area air yang terus menggenang, mungkin kamu bisa membuat area spesifik itu menjadi sungai buatan.

    Pertama, kamu dapat membuat saluran drainase yang landai dan dangkal, atau disebut dengan sengkedan. Lapisi sengkedan dengan batu untuk membuat bentukannya, batu ini akan menjadi penghalang limpasan air untuk menjadi tepian sungai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Pilihan Material Kitchen Set Lengkap dengan Harga


    Jakarta

    Saat ini, sudah banyak rumah yang menggunakan kitchen set. Tentunya, dengan kitchen set yang cantik bisa membuat suasana rumah semakin nyaman.

    Sebagai informasi, kitchen set adalah seperangkat furnitur atau perabotan untuk kegiatan memasak. Furnitur ini mendukung proses penyiapan, pengolahan, pemasakan, penyajian makanan hingga membersihkan perabotan masak.

    Nah, selain desain kitchen set, kamu juga perlu memerhatikan material yang digunakan. Jika salah pilih, bisa-bisa kamu yang rugi.


    Berikut ini beberapa material yang sering digunakan pada kitchen set, yaitu:

    1. HPL

    High Pressure Laminate (HPL) menjadi salah satu pelapis kitchen set yang sering digunakan. Dilansir dari Pashouses, bahan ini memiliki keunggulan seperti pilihan warna yang beragam serta mudah digunakan dan dibersihkan.

    Harganya sekitar Rp 1,5-2 juta per meter.

    2. Multiplek

    Material ini juga kerap disebut plywood dan sering digunakan sebagai bahan furnitur lainnya. Multiplek memiliki ketebalan yang bisa disesuaikan, umumnya untuk kitchen set memiliki ketebalan 3-18 mm. Salah satu Kelebihannya adalah tahan air sehingga cocok digunakan pada area dapur basah.

    Dilansir dari BTN Properti, multiplek terdiri dari kombinasi serat-serat dan kulit kayu. Lapisan luar multiplek lebih kuat dibanding lapisan tengahnya, hal ini memang sengaja agar multipleks tahan terhadap pemuaian dan tidak mudah ditekuk. Tak hanya itu, bahan kitchen set yang satu ini dapat dipakai untuk jangka waktu panjang hingga 10 tahun dengan pemakaian yang baik.

    Harga kitchen set dengan material ini sekitar Rp 950 ribu – 2,2 juta per meter.

    3. Aluminium

    Aluminium juga sering digunakan sebagai bahan kitchen set, khususnya di restoran atau dapur hotel. Kelebihannya, tahan api, tahan air, tahan serangga, dan awet.

    Harganya sekitar Rp 2,9-3,5 juta per meter.

    4. Decosheet

    Bahan ini mirip dengan HPL namun memiliki ketebalan yang lebih tipis. Bahan ini sering digunakan untuk membuat kitchen set dapur kering.

    Salah satu kelebihannya yaitu bahannya tidak mudah mengelupas dan fleksibel sehingga mudah mengikuti bentuk dari lengkungan dapur. Akan tetapi, karena bahannya yang tipis maka harus dijaga dengan baik hati-hati. Selain itu, Deco sheet juga cenderung kurang tahan panas.

    Sebagai informasi, Deco sheet ini merupakan produk lapisan berupa lembaran yang nantinya diaplikasikan pada permukaan media atau benda. Dikutip dari harga.web.id, harga per meter Deco sheet dibanderol Rp 34.000-68.500 tergantung variannya.

    5. Medium Density Fiberboard (MDF)

    Bahan ini terbuat dari serbuk kayu yang dipadatkan dengan tekanan tinggi. MDF memiliki permukaan yang halus dengan ketebalan yang bagus, lebih lentur, dan mudah ditekuk. Harganya juga relatif murah.

    Namun, MDF tidak tahan air sehingga tidak cocok untuk dapur basah. Selain itu MDF juga tidak cocok untuk meletakkan benda-benda berat.

    Harganya sekitar Rp 2,3 juta per meter.

    6. High Moisture Resistant (HMR)

    Bahan ini mirip dengan MDF, namun dirancang lebih tahan terhadap air. Maka dari itu, HMR cocok untuk digunakan di dapur yang lembab dan sesekali basah. HMR memang cenderung ringan dan tahan jamur, namun kekuatannya tidak sebanding dengan material plywood.

    Harganya sekitar Rp 1,4 – 3,5 juta per meter.

    7. Poly Vinyl Chloride (PVC)

    PVC memang terkenal akan daya tahannya terhadap hama, contohnya rayap. Perawatannya mudah, antikorosi serta tahan air. Meski demikian, bahan ini bisa memudar kan warna di kabinet jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

    Harganya sekitar Rp 3,6-6 juta per meter.

    8. Blockboard

    Bahan ini terbuat dari papan kayu lunak dengan campuran veneer. Blockboard memiliki tampilan yang menarik, tahan air, serta harga yang terjangkau. Namun, bahan ini tidak terlalu tahan lama.

    Harganya sekitar Rp 500 ribu-2 juta per meter.

    Sebagai catatan, harga yang tertera dapat berubah-ubah sesuai dengan bahan finishing kitchen set serta tergantung dari daerah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Merawat Kitchen Set Biar Awet



    Jakarta

    Kitchen set merupakan seperangkat perabotan untuk memenuhi kegiatan memasak. Karena sering digunakan untuk memasak, tentunya kitchen set harus dibersihkan dan dirawat agar tetap awet.

    Berbagai noda kerap menempel di kitchen set, misalnya lemak hingga minyak. Jika tidak dibersihkan, tentu noda tersebut akan menempel dan merusak penampilan kitchen set.

    Lantas, bagaimana cara merawat kitchen set agar tetap awet? Dikutip dari rupa-rupa.com, berikut ini caranya.


    1. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Bagus

    Sirkulasi udara yang bagus diperlukan supaya kitchen set tidak cepat rusak. Sebab, kegiatan memasak di dapur kerap menimbulkan asap dan membuat ruangan menjadi panas.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan blower maupun exhaust fan. Dengan sirkulasi udara yang bagus, tentu bisa mencegah area menjadi pengap, lembab, dan panas.

    2. Susun Perlengkapan Dapur dengan Rapi

    Menyusun perlengkapan dapur dengan rapi bisa mencegah kitchen set menjadi rusak. Contohnya, peralatan yang berat dan berukuran besar bisa diletakkan di bagian bawah kitchen set.

    3. Pastikan Kitchen Set dalam Keadaan Kering

    Apabila kitchen set dalam keadaan lembab, dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroba lain. Apalagi jika kitchen set terbuat dari kayu, keadaan yang lembab juga bisa membuatnya lapuk.

    4. Gunakan Pembersih yang Tepat

    Ketika membersihkan kitchen set, sebaiknya pakai pembersih yang tepat. Hindari penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras karena bisa merusak kitchen set. Selain dengan cairan pembersih, kamu juga bisa membersihkan kitchen set dengan campuran air dan sabun.

    5. Pakai Prinsip Clean As You Go

    Prinsip ini dilakukan dengan cara membersihkan peralatan dapur yang digunakan setelah memasak. Cara ini bisa mengurangi tumpukan peralatan kotor di dapur, mencegah datangnya serangga, juga mengurangi noda membandel dan berkerak di kitchen set.

    6. Bersihkan Kitchen Set Secara Menyeluruh

    Selain membersihkan peralatan yang digunakan setelah memasak, kitchen set juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Tidak perlu sering-sering, cukup 2-3 kali dalam setahun.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda yang menempel di kitchen set. Begini cara membersihkannya:

    – Noda biasa: bersihkan dengan campuran air dan baking soda, lalu gunakan spons untuk menggosok noda sampai terangkat. Setelah itu, bilas dengan bersih.

    – Noda minyak dan kotoran: bersihkan dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga bersih.

    – Bagian dalam kabinet: bersihkan debu dan remah-remah di dalamnya pakai kemoceng atau sapu kecil.

    – Permukaan kabinet: bersihkan dengan sikat gigi bekas dan kain microfiber supaya debu bisa terangkat dengan mudah.

    Itulah beberapa cara merawat kitchen set biar awet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama



    Jakarta

    Taplak meja biasanya digunakan untuk melapisi meja. Seiring waktu, debu dan kotoran akan menumpuk sehingga kamu perlu membersihkan taplak meja. Jika kotoran dan debu dibiarkan menempel, maka dapat merusak bahan taplak meja.

    Maka dari itu, kamu perlu membersihkan taplak meja secara rutin. Namun, seberapa sering untuk membersihkan taplak meja?

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Taplak Meja?

    Melansir dari Southern Living, Senin (27/11/2023), Laura Park seorang pendiri sekaligus CEO Laura Parks di Charlotte, North Carolina mengatakan bahwa taplak meja perlu sering dibersihkan setiap sebulan sekali. Namun, jika terdapat noda dan kotoran yang masih menempel, maka sebaiknya segera dibersihkan agar noda tidak mengerak. Setelah dibersihkan, kamu masih bisa menggunakannya kembali.


    Nah, agar taplak meja kamu selalu kinclong dan tahan lama. Berikut cara membersihkan taplak meja yang dikutip dari Simply Prime Laundry, Senin (27/11/2023). Simak pembahasannya lebih lanjut.

    Cara Membersihkan Taplak Meja Agar Kinclong dan Tahan Lama

    1. Periksa terlebih dahulu, apakah taplak meja ada noda yang mengering. Tahan satu sisi taplak meja di masing-masing tangan kemudian tarik dengan perlahan. Jika taplak meja atau serbet dari kain yang mudah sobek dengan noda yang mengering kemungkinan tidak bisa digunakan lagi atau harus dibuang.

    2. Untuk taplak meja yang berwarna putih atau berwarna pastel dapat dicuci bersama di ember besar, jika banyak, atau ember kecil jika hanya satu taplak meja. Untuk taplak meja yang berwarna sebaiknya dicuci secara terpisah.

    3. Rendam taplak meja yang memiliki noda menguning yang telah lama dengan cairan pembersih khusus yang dapat kamu di toko terdekat. Namun, ingat! Jangan gunakan pemutih karena dapat merusak bahan kain dan warna dari taplak meja.

    4. Ikuti petunjuk pada botol dan menggunakan deterjen sesuai dengan takaran yang disarankan. Kamu dapat menggunakan air panas atau dingin, tergantung pada produk pembersih yang dipilih. Masukkan taplak meja yang kotor dan rendam semalaman. Pastikan semua bagian taplak meja terendam air.

    5. Setelah direndam, buang air rendaman dan tiriskan taplak meja. Isi ember dengan air dan tambahkan satu cangkir cuka putih, aduk hingga merata lalu masukkan cucian. Cuka dapat membantu menghilangkan sabun dan residu lainnya dari serat serbet dan taplak meja.

    6. Rendam selama 20 menit kemudian tiriskan lagi dan isi ulang dengan air biasa dan rendam lagi selama 15 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dengan air lalu tiriskan sebelum dijemur di bawah sinar matahari. Jangan membiarkan serbet dan taplak meja lama terjemur di bawah sinar matahari karena perendaman dan sinar matahari akan merusak kekuatan seratnya.

    Demikian cara membersihkan taplak meja agar kinclong dan tahan lama. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Harus Punya Gudang di Rumah? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Gudang memiliki fungsi utama untuk menyimpan barang-barang tak terpakai di rumah. Selain itu, gudang juga bisa digunakan untuk meletakkan barang-barang yang sesekali dipakai, seperti alat-alat elektronik. Fungsinya tersebut membuat gudang seharusnya ada di semua rumah.

    Sayangnya, banyak rumah yang belum memiliki gudang. Padahal, ketiadaan gudang bisa membuat rumah tampak berantakan dan kurang menarik. Lantas, apa saja alasan yang mengharuskan kamu memiliki gudang di rumah?

    Alasan Harus Punya Gudang di Rumah

    Berangkat dari fungsi gudang yang telah disebutkan, melansir Mitraruma, Selasa (28/11/2023), berikut alasan kamu harus memiliki gudang di rumah.


    Memudahkan Menyimpan dan Mencari Barang

    Selain digunakan untuk menyimpan barang tak terpakai, gudang sejatinya bisa difungsikan sebagai tempat meletakkan barang-barang yang sesekali digunakan, seperti alat-alat tukang, elektronik, atau kebersihan. Dengan menyimpan barang-barang tersebut di dalam gudang, kamu bisa mencari dan menemukannya dengan mudah saat dibutuhkan.

    Membuat Rumah Terlihat Luas dan Rapi

    Gudang secara tidak langsung mampu membuat rumah tampak luas dan rapi. Hal ini karena barang-barang yang jarang dipakai disimpan di dalamnya. Dengan begitu, barang-barang tersebut tidak memenuhi ruangan yang digunakan sehari-hari, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur.

    Menghindari Rumah dari Kecoa dan Tikus

    Barang-barang yang menumpuk dan berantakan bisa mengundang kecoa dan tikus untuk bersarang. Nah, karena itu, gudang bisa meminimalisasi kemungkinan hewan-hewan tersebut bersarang di rumah. Meski begitu, kamu juga tetap perlu menata gudang agar rapi dan bersih sehingga terhindar dari kecoa dan tikus.

    Tips Menata Gudang di Rumah Agar Rapi dan Bersih

    Nah, agar gudang bersih dan rapi, kamu juga harus rutin menata gudang. Hal ini juga bertujuan agar gudang tidak berdebu dan mengundang kehadiran hama, seperti kecoa dan tikus.

    Melansir The Spruce dan Mitraruma, Selasa (27/11/2023), berikut tips menata gudang di rumah agar rapi dan bersih.

    Kelompokkan Barang-Barang

    Ada beragam barang yang bisa kamu simpan di dalam gudang, mulai dari alat-alat tukang, elektronik, hingga kebersihan. Sebelum menyimpannya di dalam gudang, kelompokkan terlebih dahulu barang-barang tersebut sesuai jenis, kategori, atau fungsinya. Hal ini akan membuat sistem penyimpanan barang di gudang lebih terorganisasi dengan baik. Dengan begitu, kamu akan mudah mencari dan menemukan barang-barang yang disimpan di dalam gudang saat dibutuhkan.

    Gunakan Rak Bertingkat

    Untuk menghemat ruangan, gunakan rak bertingkat. Cara ini cukup efektif untuk menyimpan barang tanpa harus memakan banyak tempat. Ada beragam modal dan bahan rak bertingkat yang dijual di pasaran. Pilihlah jumlah tingkat dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhanmu. Selain itu, kamu juga perlu mengatur jumlahnya agar barang-barang yang disimpan bisa maksimal.

    Taruh Barang di Kotak Penyimpanan

    Kotak penyimpanan bisa membuat gudang tampak lebih rapi. Kotak penyimpanan bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang sesuai kategorinya. Misalnya, alat-alat tukang di satu kotak, mainan anak di satu kotak, dan dekorasi hari raya atau ulang tahun di kotak lainnya. Usahakan untuk membeli kotak penyimpanan yang bisa ditumpuk secara vertikal agar lebih hemat ruang.

    Simpan Pakaian Bekas di Lemari

    Pakaian bekas sebaiknya disimpan di tempat terpisah di dalam gudang. Sediakan lemari khusus untuk menyimpan pakaian bekas. Hal ini agar pakaian-pakaian bekas tersebut masih bersih dan layak saat kamu ingin memakainya kembali atau menyumbangkannya. Pilihlah lemari berbahan plastik agar pakaian yang disimpan aman dari rayap. Tambahkan pula kapur barus agar pakaian tidak berbau apak.

    Gunakan Folder Kabinet untuk Dokumen

    Agar lebih rapi, simpan buku-buku, dokumen, album foto, dan kertas tak terpakai di dalam folder atau laci kabinet. Hal ini untuk menghindari kesan berantakan jika barang-barang tersebut dibiarkan berserakan di satu tempat. Pilihlah kabinet berbahan plastik yang aman dari serangan rayap. Kamu juga bisa mengelompokkan barang-barang kertas ini berdasarkan warna map atau alfabet agar mudah ditemukan saat dibutuhkan.

    Demikianlah alasan mengapa kamu harus memiliki gudang di rumah. Dengan memiliki gudang, rumahmu akan tampak lebih rapi, luas, dan bersih. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Inspirasi Desain Plafon untuk Ruangan Kecil


    Jakarta

    Jika kamu memiliki rumah dengan ukuran ruangan yang kecil, bukan berarti ini menjadi penghambat kamu untuk mendesain rumah sesuai keinginan. Salah satu bagian yang bisa didesain sesuai keinginan adalah plafon.

    Memang, terkadang plafon menjadi salah satu bagian yang kurang diperhatikan. Padahal bagian ini bisa memberikan kesan ruangan jadi lebih luas dan memaksimalkan estetika rumah kamu.

    Dikutip dari Dekoruma, Senin (27/11/2023), terkadang tidak banyak orang yang memperhatikan plafon karena ini bagian terakhir yang dipasang pada struktur rumah. Padahal plafon juga merupakan bagian yang tidak hanya dibuat untuk menyembunyikan instalasi listrik tetapi juga dapat menambah nilai estetika pada rumah kamu lho.


    Oleh karena itu, berikut ini adalah 6 inspirasi desain plafon yang bisa kamu terapkan pada ruangan kecil.

    Plafon Unsur Kayu

    Ruang dengan ukuran minimalis dapat membuat di dalamnya tampak elegan dengan menambahkan unsur kayu. Plafon minimalis ini bisa menonjolkan gaya oriental dengan memadukan instalasi plafon kayu dengan material konkrit berwarna putih. Plafon tampak lebih maksimal dengan menambahkan pencahayaan lampu kuning hangat.

    Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

    Plafon Balok Kayu

    Selain unsur kayu yang dipadu-padankan dengan material konkrit, balok kayu juga bisa menjadi pilihan yang memberikan kesan rustic dan homey. Instalasi balok kayu pada ruangan kamu akan tampak cantik dengan dilengkapi perabotan kayu seperti meja, kursi, dan sebagainya.

    Plafon RumahPlafon Rumah Foto: (istimewa)

    Plafon Bertingkat

    Desain plafon untuk ruangan kecil ini akan membuat ruangan tampak menonjol karena tatanan plafon yang bertingkat. Selain itu, lampu bisa dipasang di dinding dan suhu ruangan akan terasa lebih cepat dingin karena bentuk plafon memiliki kerendahan yang ideal.

    Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

    Plafon Klasik Aksen Tropis

    Inspirasi plafon klasik ini cocok untuk ruangan yang memberikan nuansa musim panas. Plafon klasik ini cocok untuk ruangan dengan warna putih bersih dan menggunakan konsep bentuk plafon kerucut, yang memberikan kesan tropis pada ruangan.

    Plafon Minimalis

    Inspirasi plafon ini sering digunakan pada rumah minimalis, dimana gaya ini memberikan rumah tampak hangat dan nyaman dengan membuat lampu pijar disembunyikan pada bagian sisinya.

    Contoh plafonContoh plafon Foto: Contoh plafon

    Plafon Miring

    Untuk membuat ruangan tampak lebih luas kamu bisa membuat plafon menjadi miring. Plafon miring ini cocok dipadukan dengan material kayu atau parquet pada lantai serta warna-warna netral seperti putih.

    Plafon ruang tamu.Plafon ruang tamu. Foto: Unsplash

    Itulah 6 desain plafon yang cocok untuk ruangan kecil. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Jenis Terpal Berkualitas Bagus untuk Berbagai Kebutuhan



    Jakarta

    Ada banyak jenis terpal di pasaran. Setiap jenis terpal tersebut disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan. Nah, buat kamu yang sedang mencari dan membutuhkan terpal untuk kebutuhan seperti konstruksi.

    Pastikan jangan sampai pilih terpal ya! Agar terhindari dari salah pilih, berikut jenis terpal berkualitas bagus yang bisa kamu gunakan untuk berbagai kebutuhan.

    Apa itu Terpal?

    Mengutip dari Tokban, Selasa (28/11/2023), Terpal merupakan selembar bahan yang besar dan kuat. Umumnya, terpal terbuat dari bahan kain kanvas atau polyester dengan lapisan poliuretan atau polietilen. Dengan bahan tersebut membuat fleksibilitasnya cukup terjamin dan tahan air.


    Kegunaan Terpal

    Terpal dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti berikut.

    – Transportasi, menggunakan terpal untuk menutupi barang selama perjalanan. Selain itu, terpal juga bisa menyimpan barang dalam truk agar tidak terpapar elemen lainnya
    – Tempat tinggal darurat, jika memang tiba-tiba kamu membutuhkan rumah darurat. Terpal bisa kamu jadikan sebagai atap, contohnya kamu bisa fungsikan sebagai tenda untuk pengungsian bencana alam
    – Penutup mesin, berfungsi sebagai penutup mesin yang menahan kabut berbahaya
    – Pertanian, menjadi tempat penyimpanan sementara bagi hasil panen, seperti biji-bijian. Ini juga bisa melindungi hasil pertanian dari cuaca hujan
    – Alas limbah industri, guna meminimalisir potensi pencemaran lingkungan akibat polusi industri
    – Konstruksi, terpal membantu memperbaiki kebocoran

    Jenis-jenis Terpal

    1. Terpal Kanvas

    Pertama, ada jenis terpal kanvas. Punya bahan cukup tebal, sehingga bisa bertahan di segala kondisi. Penggunaan terpal ini kebanyakan untuk area outdoor.

    Pasalnya, area outdoor bisa menghadapi cuaca yang tak menentu. Kadang panas, kadang hujan deras. Tentu perubahan ini bisa merusak terpal biasa. Maka dari itu, terpal kanvas berguna di kondisi tersebut.

    Selain itu, terpal kanvas juga banyak digunakan untuk jasa logistik. Terpal ini akan melindungi barang dengan baik dari gangguan atau kondisi cuaca yang ekstrim.

    2. Terpal Ulin

    Selanjutnya, ada jenis terpaulin (terpal ulin). Terpal ini bahannya semi karet PVC. Pemakaiannya bisa untuk tenda event. Selain itu, terpal ini juga bisa kamu gunakan kolam ikan, terpal pengiriman, dan beberapa kebutuhan lainnya.

    Salah satu keunggulan dari terpal ulin adalah strukturnya yang kuat, sehingga tahan lama. Jahitannya juga terbilang rapi. Biasanya, terpal ini digunakan untuk membangun tenda event karena sifatnya tahan panas.

    Dengan begitu, orang yang berada di bawahnya tidak akan terkena paparan sinar UV. Terpal ulin juga bisa untuk penggunaan jangka waktu panjang karena tahan jamur. kamu tidak perlu khawatir soal pilihan warnanya, karena ada banyak variasi.

    3. Terpal Sunbrella

    Jika biasanya terpal terbuat dari bahan mirip plastik. Nah, ada terpal sunbrella yang terbuat dari kain. Penggunaannya bisa untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kain pelapis indoor dan outdoor hingga layar kapal laut.

    Terpal ini sangat kuat dan tahan terhadap sinar matahari maupun paparan bahan kimia. Keunggulan lainnya adalah memiliki banyak varian warna dan corak, tidak mudah sobek, serta lentur. Kamu juga tidak perlu khawatir jika terkena air, karena terpal ini sifatnya waterproof.

    Terpal Sunbrella terbilang sangat aman, karena tidak meneruskan kebakaran. Saat ada api, terpal ini bersifat tahan panas, sehingga tidak menyulut api agar semakin besar.

    4. Terpal Nilon

    Jenis terpal selanjutnya adalah terpal nilon. Sesuai namanya, terpal ini terbuat dari bahan dasar nilon. Terpal ini memiliki sifat tahan panas dan tahan air. kamu tidak perlu khawatir soal ketahanan, karena terpal ini terbukti awet dan tahan lama.

    Biasanya, terpal ini digunakan sebagai penutup untuk kolam ikan. Layaknya terpal lainnya, terpal nilon juga menawarkan banyak pilihan warna. Ukurannya beraneka ragam dan strukturnya ringan yang bisa kamu sesuaikan dengan preferensi kamu.

    5. Terpal Plastik

    Selanjutnya, ada terpal plastik. Jenis yang satu ini pasti paling banyak anda lihat. Penggunaannya bisa untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Bahkan, kamu bisa melihat pedagang pinggir jalan menggunakan terpal ini.

    Karakteristik terpal plastik adalah bobotnya yang sangat ringan. Meskipun begitu, tetap kuat untuk menghalau paparan sinar matahari atau hujan deras. Proses pembuatannya cukup rumit dan memakan waktu lama.

    Lembaran benang plastik perlu disusun serapi mungkin melalui proses rajut. Setelah itu, baru bisa dilaminasi. Selain itu, penggunaannya juga bisa untuk kolam ikan. kamu bisa menemukannya dengan mudah di berbagai lokasi dengan harga yang cukup terjangkau.

    6. Terpal Cordura

    Jenis terpal yang bagus terakhir adalah terpal cordura. Terpal ini memiliki serat kain yang rapat dan kuat, sehingga tidak terlihat transparan. Selain itu, bahannya cukup tebal dan sifatnya panas.

    Terpal cordura mampu bertahan di segala jenis cuaca, bahkan cuaca ekstrim sekalipun berkat kerapatannya itu. Keunggulan lainnya dari terpal ini adalah banyak variasi warna. Seluruh pilihan warnanya menampilkan kesan cerah, sehingga mampu menarik perhatian dan menambah nilai estetika.

    Meskipun ketahanannya sangat tinggi, tetapi terpal cordura memiliki bobot yang ringan. Kamu bisa membawanya kemana-mana dengan mudah, tak heran jika terpal ini banyak digunakan untuk membangun tenda event.

    Demikian 6 jenis terpal berkualitas bagus untuk berbagai kebutuhan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com