Author: Gak Ganti Gambar

  • 15 Barang yang Wajib Kamu Punya biar Betah di Kosan



    Jakarta – Kos menjadi opsi terbaik bagi para perantau untuk mendapatkan tempat tinggal sementara maupun permanen. Banyak mahasiswa atau pekerja yang memilih kosan sebab jarak dari kampus atau kantor mereka dekat.

    Namun, tidak semua kos langsung menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Sehingga saat pertama kali menempati kos kamu sering kebingungan barang apa saja yang penting untuk dimiliki.

    Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan barang apa saja yang diperlukan dan wajib ada untuk anak kos. Berikut dikutip dari Danacita, beberapa barang yang wajib kamu punya di kosan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Pasang Water Heater


    Jakarta

    Jika kamu ragu untuk memasang water heater, ada baiknya bila kamu mempertimbangkan beberapa hal.

    Terutama jika kamu sebelumnya memiliki water heater yang sudah tua dan kemungkinan risiko membahayakan seperti air terkontaminasi, tangki pemanas bermasalah seperti bocor, retak atau berkarat, atau mungkin diluar hal itu kamu memang hanya ingin memilikinya saja karena baru pindah rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga.

    Bila dari skenario tersebut terjadi padamu, mungkin kamu memerlukan water heater atau pemanas air.


    Dikutip dari Dupree Plumbing, Minggu (14/1/2024), sebelum memasang water heater, tentunya kamu perlu mencari tahu hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan untuk pemakaian jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum pasang water heater.

    1. Kebutuhan Air Panas

    Beberapa penghuni merasa membutuhkan air panas di rumahnya, tetapi sebelum memasang air panas tentunya membutuhkan elemen penting seperti perlengkapan pipa yang harus dipasang. Selain itu, pastikan suplai air panas sesuai dengan kebutuhan jumlah anggota keluarga dirumah tersebut. Hal ini menentukan faktor yang lainnya, seperti efisiensi energi hingga jenis pemanas yang kamu perlukan.

    2. Jenis Pemanas Air

    Seiring berkembangnya teknologi, pilihan model water heater sudah beragam. Jika biasanya pemanas air memiliki jenis yang konvensional, kini kamu bisa memilih banyak alternatif lain, seperti water heater koil tanpa tangki, jenis tenaga surya, pemanas air tidak langsung, bahkan ada juga yang tanpa tangki. Tentunya hal ini juga dilengkapi dengan pro dan kontra dari jenis masing-masing. Misalnya, water heater tanpa tangki memiliki tingkat efisiensi yang mengesankan sebesar 96% dan dapat menghemat $100 lebih banyak untuk biaya pengoperasian tahunan, namun memiliki biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.

    3. Konsumsi Energi

    Penggunaan water heater bisa saja akan menambah tagihan listrik kamu. Oleh karena itu efisiensi energi water heater yang digunakan perlu diperhatikan, karena beberapa pemanas ada juga yang lebih menghemat energi bahkan untuk produk modern. Apapun sumber bahan bakarnya, pemanas air atau water heater membutuhkan energi yang cukup banyak. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih pemanas air yang memiliki fitur hemat energi. Misalnya seperti, pemanas air tenaga surya yang hanya membutuhkan lebih sedikit bahan bakar untuk memanaskan air, sehingga biaya energi yang dipakai jauh lebih hemat ditambah juga mengurangi jejak karbon.

    4. Jenis Bahan Bakar

    Jenis bahan bakar yang paling umum untuk pemanas air saat ini adalah gas dan listrik, walaupun ada juga beberapa menggunakan tenaga surya atau propana. Faktor ini penting karena mengikuti situasi hunian kamu.

    Jika kamu menggunakan bahan bakar gas, perhatikan jenis gas yang digunakan sehingga tidak ada kendala saat mengisi ulang tangki. Bahan bakar ini praktis dipakai karena mudah dipantau penggunaannya serta mengetahui saat gas tersebut sudah habis.

    Sedangkan bahan bakar listrik lebih ekonomis, nyaman, serta praktis digunakan. Bahan bakar ini mampu diatur sesuai dengan kebutuhan kamu. Apalagi jika suatu saat kamu ingin meninggalkan rumah untuk liburan, kamu bisa mematikan listrik sehingga hemat energi.

    5. Ukuran Pemanas Air

    Sebelum memilih dan pemasangan, kamu perlu mengetahui ukuran fisik rumah kamu. Oleh karena itu, penting untuk kontraktor untuk memeriksa rumah kamu dan melakukan pengukuran agar sesuai dengan jenis pemanas yang kamu pilih. Jika kamu keliru memilih ukuran water heater, kemungkinan ini bisa berdampak pada efisiensi energi yang buruk dan adanya faktor lainnya seperti suplai air yang kurang memenuhi kebutuhan siapa pun.

    Itulah hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum pasang water heater. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Pilih Water Heater yang Tepat


    Jakarta

    Air panas sudah menjadi sebuah kebutuhan penting bagi rumah tangga. Setelah seharian beraktivitas, biasanya beberapa penghuni menginginkan air panas, tetapi perlu memasaknya terlebih dahulu memakai kompor. Namun, untuk memenuhi kebutuhan tersebut kini sudah ada teknologi pemanas air atau water heater.

    Dikutip dari Ariston, Minggu (14/1/2023), pemanas air atau water heater kini menjadi salah satu kebutuhan penting dan menambahkan kemudahan ketika kamu menginginkan air panas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal agar mendapatkan water heater dengan kualitas terbaik.

    Untuk mengetahui lebih lanjut berikut ini adalah 6 tips pilih water heater.


    1. Cari Tahu Produk Water Heater

    Sebelum membeli pemanas air atau water heater, terdapat beberapa hal yang harus kamu perlu ketahui dari produk tersebut. Kamu perlu mencari tahu bahan bakar apa yang dipakai, energi yang dikonsumsi, jenis tangki, serta kapasitasnya.

    2. Cari Tahu Bahan Bakar yang Digunakan

    Umumnya water heater menggunakan bahan bakar gas dan listrik. Jika kamu menggunakan bahan bakar gas, perhatikan jenis gas yang digunakan sehingga tidak ada kendala saat mengisi ulang tangki. Bahan bakar ini praktis dipakai karena mudah dipantau penggunaannya serta mengetahui saat gas tersebut sudah habis.

    Sedangkan bahan bakar listrik lebih ekonomis, nyaman, serta praktis digunakan. Bahan bakar ini mampu diatur sesuai dengan kebutuhan kamu. Apalagi jika suatu saat kamu ingin meninggalkan rumah untuk liburan, kamu bisa mematikan listrik sehingga hemat energi.

    3. Ketahui Bagaimana Efisiensi Energi yang Digunakan

    Apapun sumber bahan bakarnya, pemanas air atau water heater membutuhkan energi yang cukup banyak. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih pemanas air yang memiliki fitur hemat energi.

    4. Perhatikan Jenis dan Kapasitas Tangki

    Water heater tentunya berfungsi sebagai pemanas dan menyimpan air agar tetap panas. Pemanas dapat saja terus menerus membuang energi, dan memakan waktu yang cukup lama untuk memanaskan air baru.

    5. Perhatikan Ruang untuk Penyimpanan Air

    Faktor selanjutnya adalah kamu perlu mempertimbangkan ruang yang tersedia untuk menyimpan air. Luas kamar mandi sangat mempengaruhi ruang untuk memasang tangki pemanas air.

    Apalagi jika ternyata kamar mandi kamu kecil tetapi pemanas airnya besar, maka kamu perlu alternatif lain. Kamu bisa memilih pemanas air yang ukurannya ideal dan ramping, tetapi mampu untuk menyuplai air sesuai dengan porsi kebutuhan keluarga kamu. Kuncinya adalah memanfaatkan ruang sebaik mungkin karena ukuran water heater banyak jenisnya.

    6. Pelajari Cara Kerja Alat Pemanas Air

    Pelajari bagaimana cara mengoperasikan water heater kamu. Informasi ini bisa kamu lihat dari manual produk yang kamu beli. Oleh karena itu, jangan sungkan untuk bertanya dengan pihak yang menjual produk pemanas air agar kamu bisa memahami apa yang kamu butuhkan.
    Pastikan Keamanan Terjamin

    Pastikan fitur keselamatan pada produk water heater kamu terjamin dan lengkap. Hal ini sangat penting agar kamu mengetahui tindakan antisipasi ketika dalam keadaan darurat bahkan membahayakan. Kendala yang bisa terjadi misalnya, bahan bakar gas mengalami kebocoran atau bahan bakar listrik memiliki arus yang pendek. Untuk mencegah hal tersebut, pastikan kamu memilih produk yang menjamin keselamatan penggunanya sejak dini, salah satu fitur yang dimiliki pada jenis pemanas air listrik adalah ELCB.

    7. Pastikan Ada Garansi Produk

    Pastikan kamu memiliki informasi yang lengkap mengenai kondisi water heater kamu saat digunakan melalui manual produk yang diberikan, sehingga kamu dapat menggunakannya tanpa mengalami kendala. Jangan sampai kamu menghilangkan garansi produk agar ada jaminan yang bisa kamu serahkan untuk mengeklaim yang baru ketika ada permasalahan kualitas.
    Perawatan Rutin Water Heater

    Terakhir, hal yang perlu kamu ketahui adalah rutin untuk memeriksa dan merawat water heater dalam kondisi baik. Jika pemanas air kamu rusak saat pemakaian, segera hubungi ahli produk tersebut seperti customer service.

    Itulah 7 tips yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memilih water heater. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Pakaian Biar Makin Bersih


    Jakarta

    Banyak orang yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing di rumah. Bulu hewan peliharaan di rumah tentu bisa menempel di mana saja, salah satunya pakaian.

    Tentunya detikers tidak ingin dong pakaiannya dipenuhi bulu-bulu hewan peliharaan? Nah, berikut ini tips mencuci pakaian untuk menghilangkan bulu peliharaan.

    Dilansir dari Homes and Gardens, Sabtu (13/1/2024), berikut ini caranya.


    1. Pastikan Mesin Cuci Bersih

    Sebelum mencuci pakaian, pastikan mesin cuci yang digunakan bersih. Memang, membersihkan bulu hewan peliharaan dari pakaian ada berbagai cara, namun jika mesin cuci yang digunakan kotor maka pakaian yang dicuci juga akan ikut kotor.

    “Membersihkan mesin cuci sesekali sangat bermanfaat, terutama jika kamu memiliki hewan peliharaan karena bulunya akan menempel di dalam drum selama beberapa kali pencucian, sehingga menambah bulu pada pakaian yang sebelumnya tidak ada bulu,” kata konsultan waralaba dan pakar peralatan di Mr. Appliance, Stuart Pyburn.

    Kamu bisa membersihkan mesin cuci dengan menuangkan setengah cangkir cuka ke dalam mesin cuci dan jalankan siklus pembilasan. Cuka adalah pelembut alami dan akan membuat bulu-bulu hewan yang menempel di mesin cuci mengalir ke saluran pembuangan.

    Sementara itu, untuk pengering cucian, jalankan pengering dengan mode ‘air only’ dengan 2 lembar pelembut kain pengering di dalamnya. Bahan ini akan melonggarkan cengkeraman bulu dan mengirimnya ke dalam filter serat. Kemudian, bersihkan ventilasi pengering dan filter serat.

    2. Cuci Baju dengan Cuka

    Co-Founder dari Stripped Down Laundry, Joshua dan Ashlie Waterman mengatakan, penggunaan cuka ketika mencuci pakaian bisa membantu menghilangkan bulu hewan peliharaan dari yang baju.

    Tambahkan 1/2 cangkir cuka ke dalam tumpukan cucian di dalam mesin cuci untuk membantu mengendurkan serat pakaian, mengurangi pH cucian sehingga mengurangi daya melekat statis pada pakaian.

    “Kemelekatan statis biasanya disebabkan oleh deterjen yang bersifat basa, dan pakaian bergesekan satu sama lain seiring siklus mesin,” kata mereka.

    “Menguranginya dengan cuka akan menghentikan rambut menempel pada pakaian kamu, sehingga memungkinkannya dicuci ke dalam perangkap serat agar mudah dihilangkan,” pungkasnya.

    3. Gunakan Bola Pengering

    Jika tidak ingin mencuci pakai cuka, kamu bisa menggunakan bola pengering untuk menghilangkan bulu hewan pada pakaian.

    “Kami menyarankan untuk menambahkan lembaran pengering, atau lebih baik lagi menggunakan bola pengering, ke dalam mesin pengering untuk mengurangi listrik statis – bola pengering wol yang dibasahi sedikit dengan air sebelum ditambahkan adalah yang terbaik untuk ini. Dan merupakan salah satu yang terbaik. cara menghilangkan kerutan pada pakaian juga!’ kata Joshua dan Ashlie Waterman.

    Tak hanya itu, Joshua dan Ashlie menyarankan untuk memasukkan pakaian ke dalam mesin pengering dengan siklus ‘dry air cycle’ selama 10 menit sebelum dicuci.

    “Siklus awal ini membantu mengendurkan dan menghilangkan bulu hewan peliharaan sehingga lebih mudah dihilangkan saat proses pencucian,” tuturnya.

    4. Gunakan Roller Lint

    Jika setelah dicuci masih ada sisa bulu hewan peliharaan pada pakaian, kamu bisa menghilangkannya dengan roller lint. Pemilik Muffeta’s Domestic Assistants, Muffeta’s Krueger menyebutkan, alternatif lainnya kamu juga bisa menggunakan sikat serat berbulu lembut untuk menghilangkan bulu hewan dari pakaian.

    “Ulangi proses ini sampai kamu berhasil menghilangkan semua bulu yang terlihat,” ujarnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bulu hewan peliharaan dari cucian. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ayah Meninggal Belum Balik Nama Warisan Tanah dari Kakek, Ahli Waris Bisa Apa?



    Jakarta

    Pertanyaan

    Bapak saya memiliki tanah sekitar 1.000 m2 dimana itu tanah sudah menjadi milik bapak saya tetapi belum sempat untuk dibalik nama sama bapak saya.

    Sehubungan bapak saya sudah meninggal tepat nya 100 hari sudah berlalu, bidang tanah 1.000 m2 belum sempat untuk dibalik nama, dan masih nama kakek yang merupakan orang tua bapak saya.

    Kondisi saat ini lahan tersebut digunakan oleh orang yang dipercaya bapak saya, dan di atas tanah yang memiliki sertipikat telah disepakati bagiannya masing-masing.


    Yang akan saya tanyakan, adakah atau diperbolehkan kah saya mempertahankan tanah tersebut secara hukum yang dimana sertifikat tersebut belum atas nama dari bapak saya atau belum sempat untuk diurus bapak menjadi atas nama anak bapak?

    Terima kasih, salam

    Edi, Pembaca detikProperti

    Jawaban

    Menjawab pertanyaan diatas, BPN telah mengatur secara rinci tentang kepemilikan hak berupa sertipikat sebagaimana dimaksud Pasal 32 PP 24/1997, yaitu:

    1) Sertifikat merupakan surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis yang termuat di dalamnya, sepanjang data fisik dan data yuridis tersebut sesuai dengan data yang ada dalam surat ukur dan buku tanah hak yang bersangkutan,

    2) Dalam hal atas suatu bidang tanah sudah diterbitkan sertifikat secara sah atas nama orang atau badan hukum yang memperoleh tanah tersebut dengan itikad baik dan secara nyata menguasainya, maka pihak lain yang merasa mempunyai hak atas tanah itu tidak dapat lagi menuntut pelaksanaan hak tersebut apabila dalam waktu 5 (lima) tahun sejak diterbitkannya sertifikat itu tidak mengajukan keberatan secara tertulis kepada pemegang sertifikat dan Kepala Kantor Pertanahan yang bersangkutan ataupun tidak mengajukan gugatan ke Pengadilan mengenai penguasaan tanah atau penerbitan sertifikat tersebut.

    Terkait persoalan yang ditanyakan apakah diperbolehkan bapak mempertahankan tanah tersebut secara hukum yang dimana sertifikat tersebut belum atas nama orang tua dan masih atas nama kakek yang merupakan orang tua dari subjek pemilik tanah dengan ini diwajibkan mengurus sertipikat kepemilikan yang diperoleh dari kepemilikan orang tua yang bersangkutan, untuk menghindari konflik dimana atas nama kepemilikan dari kakek saudara akan berdampak pada struktur waris dari saudara kandung pemilik tanah, yang menimbulkan konflik dikemudian hari.

    Sehubungan hal tersebut pendaftaran atas, apabila yang bersangkutan ingin melakukan balik nama sertipikat kepemilikan tanah tersebut dalam legal standing pewarisan, mengacu ketentuan Pasal 42 ayat (1) PP 24/97: Untuk pendaftaran peralihan hak karena pewarisan mengenai bidang tanah hak yang sudah didaftar dan hak milik atas satuan rumah susun susun sebagai yang diwajibkan menurut ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36, wajib diserahkan oleh yang menerima hak atas tanah atau hak milik atas satuan rumah susun yang bersangkutan sebagai warisan kepada Kantor Pertanahan, sertifikat hak yang bersangkutan, surat kematian orang yang namanya dicatat sebagai pemegang haknya dan surat tanda bukti sebagai ahli waris.

    Berdasarkan hal tersebut diatas, ada baiknya yang bersangkutan dapat mengurus sertpikat untuk balik nama sebagai pewaris dimana saat ini caranya cukup mudah, yakni datang ke kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) terdekat, lalu menyerahkan dokumen persyaratan kepada petugas.
    Selanjutnya, petugas akan memberikan kelengkapan dokumen. Jika sudah selesai, bisa membayar biaya pendaftaran. Proses pengerjaan balik nama sertifikat tanah ini biasanya memerlukan waktu sekitar 5 hari kerja.

    Demikian yang dapat kami jawab

    Pengacara dan Pengamat Hukum Properti

    Muhammad Rizal Siregar,. S.H,. M.H

    Law Firm
    SIREGAR & CO

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Ram Kawat Lengkap dengan Harganya


    Jakarta

    Pernahkah kamu mendengar tentang kawat ram ? Bagi sebagian orang yang familiar dengan bidang konstruksi, istilah kawat ram bukanlah hal yang baru.

    Kawat ram juga biasanya digunakan untuk menambah nilai estetika sebuah ruangan. Selain itu, harga kawat ram juga terbilang cukup murah.

    Nah, buat kamu yang tertarik menggunakan kawat ram berikut penjelasan lebih lanjut kawat ram mulai dari pengertian, jenis-jenis hingga harga. Yuk! Mari simak.


    Apa itu Kawat Ram?

    Melansir dari Brighton, Senin (15/1/2024), Kawat ram merupakan jenis kawat berbentuk seperti jaring yang bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluan. Kawat ini terbuat dari beragam material, semisal PVC, galvanis, atau stainless steel. Saat ini kawat ram kerap menjadi material dekorasi pada dinding.

    Jenis-jenis Kawat Ram

    Ada beberapa jenis kawat ram yang umum digunakan oleh masyarakat saat ini. Penggunaannya sendiri tergantung kebutuhan indoor maupun outdoor. Namun, secara umum kawat ram dapat dibagi menjadi beberapa jenis atau jenis kawat ram seperti di bawah ini.

    1. Kawat Ram Aluminium

    Jenis kawat Ram pertama adalah aluminium. Terbuat dari bahan aluminium jenis kawat ram jadi sering digunakan untuk keperluan outdoor. Di pedesaan, banyak orang yang menggunakan jenis kawat ini sebagai bahan pembuatan kandang. Hal ini karena aluminium memiliki daya tahan yang kuat sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan kondisi di luar ruangan. Kawat ram aluminium jenis ini tidak akan mudah berkarat meskipun sering terkena panas dan hujan.

    2. Kawat Ram Stainless Steel

    Jenis kawat ram selanjutnya adalah stainless steel. Bahan ini memiliki kualitas lebih rendah dari bahan aluminium sehingga biasanya digunakan untuk keperluan dalam ruangan. Jadi, kekuatan bukanlah prioritas utama dari jenis kawat ram ini. Namun, rongga yang dimiliki oleh kawat ram stainless steel ini sangat kecil. Dengan harga kawat ram yang masih terjangkau tentunya kawat ram stainless steel akan digunakan diberbagai bidang.

    3. Kawat Ram PVC

    Kawat ram jenis ini lebih sering digunakan sebagai counter barrier sehingga dikenal juga dengan nama kawat ram counter. Namun, bahan yang digunakan untuk membuat kawat ram PVC ini agak berbeda. Hal ini menyebabkan bobot kawat ram PVC cukup ringan.

    4. Kawat Ram Hijau

    Dikenal sebagai kawat ram hijau sebab kawat ini memiliki warna hijau. Selain harga kawat ram jenis ini cukup terjangkau, kawat ram jenis ini juga dapat diaplikasikan di berbagai bidang. Ini karena ukuran rongga kawat ram cukup kecil, sekitar satu hingga dua sentimeter.

    5. Kawat Ram Galvanis

    Kawat ram galvanis dapat dikatakan sebagai kawat ram yang punya daya tahan tinggi. Karena kualitasnya lebih baik daripada kawat ram aluminium. Tentu saja harga kawat ram jenis ini lebih mahal, meskipun masih cukup terjangkau. Sayangnya, kawat ram jenis ini tidak cocok untuk detail karena ukuran rongganya cukup besar. Meski terlihat sangat simetris, kawat galvanis jenis ini biasanya memiliki rongga hingga lima sentimeter atau bahkan lebih.

    Harga Kawat Ram

    Bagi kamu yang ingin mencoba menggunakan kawat ram baik untuk keperluan indoor maupun outdoor, tidak ada salahnya mengetahui harga kawat ram terbaru. Berikut harga kawat ram berdasarkan situ Brighton, untuk menyesuaikan budget dengan kebutuhan kamu.
    Kawat ram hijau Rp 32.000/meter
    Kawat ram aluminium Rp 34.000/meter
    Kawat ram galvanis Rp 33.000/meter
    Kawat ram stainless steel Rp 40.000/meter
    Kawat ram PVC Rp 20.000/meter

    Demikian pengertian, jenis-jenis kawat ram beserta harganya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nyeleneh! Keluarga Ini Sewa Kamar Hotel Seumur Hidup Padahal Rumahnya Banyak



    Jakarta

    Setiap orang pasti punya keinginan untuk memiliki rumah sendiri dan tinggal nyaman bersama keluarga. Tapi tidak untuk keluarga di China ini.

    Satu keluarga di China melakukan langkah yang tak biasa dan cenderung nyeleneh. Mereka pilih tinggal di hotel mewah secara permanen.

    Dikutip dari Oddity Central, Senin (15/1/2024), aksi mereka ini menimbulkan perdebatan di media sosial.


    Keluarga yang berisi 8 orang ini sudah tinggal di hotel mewah di Nanyang, Provinsi Henan selama 229 hari atau lebih dari 7 bulan. Mereka pun tak ada rencana untuk pindah.

    Untuk menginap di hotel itu, mereka harus mengeluarkan uang sebesar 1.000 yuan atau setara Rp 2,1 juta per malam. Ini adalah rate khusus yang diberikan oleh pihak hotel berdasarkan lamanya mereka menyewa kamar.

    Karena hal itu, keluarga itu pun berencana untuk menghabiskan waktunya di hotel. Di hotel, mereka tak perlu lagi memikirkan biaya listrik, air, pemanas juga parkir. Mereka mengaku lebih nyaman tinggal di hotel.

    “Kita bahagia tinggal di sini. Kita berencana untuk tinggal di hotel seumur hidup kita.” ujar Mu Xue, salah satu anggota keluarga.

    “Tarif sewa kamarnya 1.000 yuan per hari. Kita sekeluarga tinggal nyaman. Saya tak pernah menyangka cara hidup seperti ini bisa menghemat uang. Saya merasa semuanya menyenangkan,” ujarnya.

    Menurut Star Video, keluarga Mu Xue memang hidup berkecukupan dan punya kondisi finansial yang baik. Sebenarnya mereka punya 6 properti tapi lebih memilih tinggal di hotel.

    Untuk membuktikan kebenaran mereka sudah tinggal lebih dari 200 hari di hotel Nanyang itu, mereka menunjukkan beberapa deposit di hotel senilai ratusan ribu yuan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Tempat Tidur yang Baik Menurut Ajaran Islam



    Jakarta

    Setelah sempat membahas posisi tempat tidur yang baik menurut feng shui, ada juga posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran Islam. Pasalnya dalam Islam penempatannya perlu memperhatikan beberapa faktor. Seperti untuk menunjang waktu tidur dan juga faktor kesehatan.

    Lalu, kira-kira bagaimana penempatan posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran islam? Melansir dari Sakti Desain, Senin (15/1/2024), berikut simak pemaparan lebih lengkapnya di bawah.

    Posisi Tempat Tidur Menghadap ke Selatan

    Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.


    Sebaiknya kamu memperhatikan tata letak ketika hendak membeli rumah. Tujuannya supaya letak tempat tidur yang hendak diarahkan sudah terbayang dan sesuai dengan struktur ruangan.

    Tidak Disarankan Menghadap ke Arah Barat

    Dalam mitos yang beredar di masyarakat Indonesia, tempat tidur menghadap ke arah barat adalah pantangan. Ternyata hal ini juga ada dalam ajaran Islam, karena arah barat merupakan pusat gerakan bumi dan pusat gravitasi.

    Jika posisi tempat tidur bagian atas menghadap ke arah barat, hal ini dipercaya akan menimbulkan masalah fisik dan mental. Sebaiknya ketika mendesain interior hunian, pilih posisi rumah atau posisi pintu yang paling tepat menurut Islam.

    Contohnya, apabila pintu utama menghadap ke selatan, aturlah agar tempat tidur bisa ditempatkan di sisi utara atau bahkan sama-sama di arah selatan.

    Hal ini sebagai langkah untuk menghindari posisi kepala di tempat tidur menghadap ke barat. Untuk kamu ketahui, ada beberapa alasan sebaiknya tidak menghadap barat:

    Tidur jadi tidak nyenyak
    Kurang sehat bagi anak-anak
    Menyebabkan kamu mudah emosi
    Berpotensi mengalami mimpi buruk
    Timbul sakit kepala

    Posisi Tempat Tidur Mengarah ke Utara

    Posisi terakhir yaitu meletakkan tempat tidur atau kasar pada bagian atas supaya menghadap ke arah utara. Dengan begitu, kepala bakal terletak di sisi utara dan jika posisi tidur kamu sedikit miring ke kanan, maka akan menghadap kiblat.

    Dalam Islam disarankan menerapkan posisi ini karena tulang rusuk akan berada di sebelah kanan sehingga baik untuk kesehatan. Jika posisi telah menghadap utara, disarankan pula agar kamu tidak tidur dengan posisi badan miring ke kiri.

    Menurut berbagai sumber, kasur atau tempat tidur berada di utara, posisi tidur miring ke kiri tidak baik untuk kesehatan. Alasannya, paru-paru bakal menekan jantung sehingga tidak bekerja normal ketika tidur. Hal ini juga yang sering Nabi Muhammad SAW anjurkan di dalam sunahnya.

    Demikian posisi tempat tidur yang baik menurut ajaran Islam. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Beli Tanah tapi Pemilik Sebelumnya Keburu Meninggal, Begini Cara Balik Namanya



    Jakarta

    Bagi sebagian orang, membeli tanah bisa jadi cara berinvestasi yang menguntungkan. Ada juga yang menjadikan tanah sebagai batu pijakan memiliki hunian impian.

    Apapun tujuan kamu membeli tanah, ada baiknya langsung dilakukan balik nama untuk menghindari permasalahan yang mungkin timbul di kemudian hari.

    Namun, bagaimana bila pemilik sebelumnya sudah lebih dulu meninggal saat tanah yang sudah dibeli belum sempat dibalik nama? Bagaimana cara melakukan balik nama tanah tersebut, apa saja langkah-langkahnya?


    Langkah-langkah balik nama aset tanah yang pemiliknya sudah meninggal

    Dilansir dari Lamudi, Senin (15/1/2023), berikut ini cara balik nama sertifikat tanah yang pemiliknya sudah meninggal.

    1. Jika hal itu terjadi, hal pertama yang Kamu lakukan adalah mencari ahli waris dari penjual tanah.

    2. Jika sudah ditemukan ahli waris, maka Kamu perlu mendapatkan surat keterangan waris untuk mengetahui ahli warisnya, sebab apabila penjual sudah meninggal maka yang berhak memproses jual beli tanah adalah ahli waris.

    3. Ahli waris itu harus melakukan balik nama atau turun waris dari pemilik yang sudah meninggal terlebih dahulu. Setelahnya, barulah bisa dilakukan jual beli antara ahli waris dengan pembeli.

    4. Selanjutnya, serahkan dokumen yang diperlukan ke Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk pembuatan akta jual beli (AJB). Adapun dokumen yang diperlukan yaitu:

    Bagi penjual:

    – Sertifikat asli
    – SPPT PBB tahun terakhir dan bukti pembayarannya
    – Fotokopi KTP dan KK
    – Fotokopi surat nikah jika pemilik sudah menikah, jika pemilik belum menikah maka diperlukan surat keterangan belum pernah menikah
    – Fotokopi surat keterangan kematian
    – Fotokopi SKW (surat keterangan waris) yang sudah dilegalisir
    – Fotokopi NPWP

    bagi pembeli:

    – Fotokopi KTP dan KK
    – Fotokopi NPWP

    5. Setelah itu, proses jual beli dilanjutkan dengan langkah pembuatan AJB oleh PPAT. Tentunya, PPAT akan mengecek lagi keabsahan sertifikat awal serta status kepemilikan tanah.

    6. Apabila semua sudah lengkap, maka PPAT bisa membawa berkas tersebut ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) untuk kemudian mengganti nama pemilik sebelumnya dengan pembeli tanah. Proses ini memakan waktu 5 hari – 1 bulan.

    Balik Nama Secara Mandiri

    Selain melalui PPAT, Kamu juga bisa melakukan balik nama sertifikat tanah secara mandiri. Berikut ini caranya.

    – Datang ke kantor BPN di wilayah tempat properti Kamu berada
    – Membawa berkas dokumen identitas pribadi
    – Membawa Surat Keterangan Waris
    – Melakukan Proses Pembayaran
    – Proses balik nama 38 hari

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merawat Foto di Rumah Agar Tidak Cepat Pudar


    Jakarta

    Memajang foto bisa jadi salah satu opsi untuk dekorasi rumah. Baik itu foto keluarga atau selfie. Namun, seiring berjalannya waktu foto akan pudar jika kamu tidak tahu cara merawatnya dengan benar.

    Agar dapat selalu mengenang ingatan hangat foto bersama keluarga, maka kamu harus tahu cara merawat foto berikut agar tidak cepat pudar. Mengutip dari Soerabaja 45, Senin (15/1/2023), berikut simak penjelasan lengkapnya.

    Menjaga Kelembapan Rumah

    Cara untuk merawat foto pertama adalah menjaga kelembapan rumah. Sebab kelembapan dapat mempengaruhi kualitas foto.
    Kelembapan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa menyebabkan foto berjamur, mengelupas, atau berubah warna. Untuk itu, kita perlu menjaga kelembapan rumah agar tetap ideal, yaitu sekitar 40-60 persen.


    Kamu juga bisa menggunakan alat pengukur kelembapan atau hidrometer untuk mengetahui tingkat kelembapan di rumah. Selain itu, kita juga bisa menggunakan dehumidifier dan humidifier untuk mengurangi kelembapan di rumah.

    Lapisi Foto dengan Laminating

    Melapisi foto dengan laminating adalah salah satu cara untuk merawat foto agar tidak mudah rusak, pudar, atau kotor. Laminating merupakan proses menempelkan lapisan plastik tipis dan transparan di atas permukaan foto. Lapisan plastik ini berfungsi sebagai pelindung dari debu, air, sinar matahari, dan faktor lain yang bisa merusak kualitas foto. Laminating juga bisa membuat foto lebih tahan lama dan awet.

    Jauhkan Foto dari Sinar Matahari Langsung

    Sinar matahari dapat memancarkan radiasi ultraviolet yang berpotensi merusak pigmen warna pada foto. Jika foto terkena sinar matahari terus-menerus, warnanya akan memudar dan kertasnya akan menjadi rapuh.

    Oleh karena itu, simpanlah bingkai foto di tempat yang sejuk, kering, dan gelap. Jangan letakkan foto di dekat jendela, lampu, atau sumber panas lainnya. Jika ingin memajang foto di dinding, gunakan bingkai kaca yang bisa melindungi foto dari sinar matahari. Dengan cara ini, kualitas foto akan awet dan terjaga.

    Keluarkan Foto dari Album atau Bingkai

    Untuk merawat foto, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah cara mengeluarkan foto dari album atau bingkai. Pasalnya, foto yang sudah lama disimpan di album atau bingkai akan menempel. Ingat! untuk mengambilnya jangan langsung ditarik dengan kasar karena bisa merusak permukaan foto.

    Sebaiknya, gunakanlah cutter untuk mengangkat sudut foto secara perlahan agar tidak rusak. Jika ada lem atau perekat yang masih menempel di foto, bersihkan dengan kain lembut yang dibasahi sedikit air hangat.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com