Author: Gak Ganti Gambar

  • 4 Cara Tanam Tanaman Tapi Halaman Rumah Terbatas


    Jakarta

    Salah satu cara membuat rumah tampak asri adalah dengan menanam tanaman. Tapi bagaimana bila halaman rumah terbatas?

    Tenang, solusinya adalah tanaman rambat. Tanaman rambat ini bisa dipasang di dinding dan pagar rumah, atau menggunakan media rambat tambahan.

    Perawatan tanaman rambat lebih mudah daripada kelihatannya. Kuncinya adalah penghuni rumah harus rajin untuk merapikan jalur rambatan tanaman tersebut agar tidak merusak bagian rumah yang seharusnya tidak ditumbuhi.


    Tetapi sebelum memutuskan menggunakan tanaman rambat di rumah, simak beberapa pertimbangan pemilihan tumbuhan rambat dan media rambatnyan dengan cara berikut agar tidak merusak bangunan dikutip dari Houzz.

    1. Pilih tanaman berdasarkan cara merambatnya

    Tanaman rambat bisa memenuhi dinding rumah dan pagar dengan cara menempel dan melilit dengan sulurnya.

    Kedua cara tumbuh tanaman rambat tersebut memiliki kerugian masing-masing tergantung dengan jenis dinding yang digunakan pada rumah tersebut.

    Menurut situs Houzz jenis akar yang menempel berpotensi merusak eksterior rumah. Sementara itu, untuk tanaman rambat yang melilit dengan sulurnya dapat menyebabkan kerusakan jika sulur mulai melilit selokan, jendela, garis atap.

    2. Pilih jenis tanaman rambat yang tepat

    Selain memilih tanaman dari cara merambatnya, penghuni rumah harus mengetahui jenis tanaman rambat yang diinginkan kemudian disesuaikan dengan media rambatnya. Sebab ada tanaman rambat yang memiliki bunga dan tidak.

    Tanaman rambat yang tumbuh dengan menempel adalah daun dolar dan ivy Inggris. Lalu untuk tanaman rambat yang melilit dengan sulurnya adalah melati irian, morning glory, sirih merah, dan tanaman anggur.

    Lalu tambahan rambat yang bisa berbunga seperti bugenvil, morning glory, mandevilla, melati irian, dan masih banyak lagi.

    3. Gunakan bebatuan pada dinding

    Cara aman agar tanaman rambat tidak merusak bangunan tetapi tetap membuat rumah terlihat indah adalah dengan merambatkannya pada dinding berbatu.

    Menurut situs Houzz, dinding rumah dari batu bata lebih minim mengalami kerusakan bila dibandingkan dengan vinil dan sirap yang harus dipasangkan teralis 6 inci dari dinding rumah.

    Sebab tanaman merambat yang tumbuh dengan menempel di dinding sirap dapat melonggarkan serta menarik pelapis dinding. Selain itu, tanaman rambat di atas dinding sirap dapat membuat bagian dalam rumah lembab.

    4. Gunakan teralis

    Teralis atau besi yang dipasang beberapa senti dari dinding memiliki kegunaan sebagai media rambat yang aman untuk dinding-dinding yang telah diplester, vinil, ataupun sirap.

    Situs Houzz menyarankan pada teralis dibuatkan sebuah engsel agar besi tersebut bisa dipindahkan ke atas atau ke samping yang dapat mempermudah pemilik rumah saat ingin mengecat dinding atau mencabut tanaman rambat apabila terlihat kering.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jenis-jenis Lampu yang Tepat Sesuai dengan Fungsi Ruangan



    Jakarta

    Pemilihan warna lampu rumah berguna menciptakan suasana nyaman di setiap sudut rumah dan berpengaruh pada kesehatan dan perilaku penghuninya.

    Menurut Science Direct, anak-anak lebih rentan terkena efek dari cahaya daripada orang dewasa. Sehingga pemilihan warna lampu perlu disesuaikan pada kegunaan dan manfaatnya.

    Cahaya lampu terdiri dari beberapa macam menurut CCT (correlated color temperatur), mulai dari cahaya terhangat 1.800 K (Kelvin) yang berwarna kuning hingga terdingin 6.500 K berwarna biru.


    Lengkapnya, menurut situs Natale Builders pembagian cahaya lampu dan kegunaannya sebagai berikut:

    • Cahaya hangat (warm light) 2.500 hingga 3.000 K berguna untuk lampu baca dan istirahat.
    • Cahaya alami (natural light) 4.900 hingga 6.500 K berguna untuk kesehatan mata.
    • Cahaya terang (cool light) 6.500 K berguna untuk lampu sorot motor.

    Sebagai contoh lampu yang mengeluarkan cahaya biru tidak cocok untuk dipasang di kamar tidur karena menghambat seseorang mendapatkan tidur yang berkualitas.

    Mengutip dari Live Science paparan cahaya biru menekan produksi melatonin lebih banyak dibandingkan jenis cahaya lainnya.

    Gelombang pendek pada cahaya biru menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit melatonin karena tubuh lebih sensitif terhadap jenis cahaya ini.

    Adapun area lain di rumah bisa mengikuti rekomendasi penggunaan lampu berikut.

    Ruang kerja atau kantor

    Saat berada di ruang kerja, kantor, atau ruang belajar gunakan lampu tipe cahaya terang atau cool light. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi bekerja dan mendapatkan pencahayaan yang baik untuk keperluan pertemuan online atau dokumentasi lain.

    Dapur

    Bagian dapur perlu terlihat bersih dan rapih. Pencahayaan yang tepat digunakan adalah lampu tipe cahaya terang atau cool light.

    Penerangan yang cukup dari lampu yang terang mempermudah seseorang saat memasak, memotong bahan, atau membersihkan bahan makanan.

    Ruang makan

    Area ini biasanya terdiri dari meja makan dan digunakan tempat berkumpul bersama keluarga. Untuk menghadirkan kehangatan dan rasa nyaman, gunakan lampu tipe cahaya yang hangat atau warm light.

    Kamar Mandi

    Jenis cahaya lampu yang digunakan di kamar mandi tergantung dengan warna interior di dalamnya. Apabila interior mulai dari shower, bak mandi, westafel, dan dinding berwarna putih, gunakan lampu cahaya yang hangat agar tidak menyilaukan. Ini akan membantu tubuh lebih rileks terutama saat berendam di bathub.

    Lalu apabila interior di dalam kamar mandi menggunakan warna coklat hingga hitam, tidak masalah jika ingin menggunakan lampu yang terang.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Tanaman untuk Kamar Tertutup yang Baik untuk Kesehatan


    Jakarta

    Ternyata ada jenis tanaman yang cocok untuk kamar tertutup. Kamar tertutup biasanya memiliki sirkulasi udara yang minim sehingga ruangan mudah panas dan muncul bau tidak sedap.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa jenis tanaman yang dapat tumbuh di kamar tertutup dan memberikan udara segar dapat membuat tidur lebih nyenyak sehingga baik untuk kesehatan.

    Lalu, apa saja jenis tanaman tersebut? Mengutip dari situs Casper, Rabu (17/1/2024), berikut beberapa jenis tanaman yang cocok untuk kamar tertutup dan baik untuk kesehatan.


    1. Spider Plant atau Lili Paris

    cat playing in spider plantTanaman Hias Spider Plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant atau lebih dikenal sebagai lili paris di Indonesia, memiliki bentuk seperti kaki laba-laba. Kumpulan daun mirip rumput yang melengkung ini dapat membantu menyerap bau dan berbagai macam zat polutan berbahaya di ruangan kamar tidur yang dapat menyebabkan kanker.

    2. Snake Plant atau Lidah Mertua

    Ilustrasi tanaman lidah mertuaTanaman Hias Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/SKashkin

    Snake plant atau sering disebut lidah mertua menjadi tanaman untuk kamar tidur atau ruangan tertutup. Tanaman ini dapat menjaga kualitas udara menjadi lebih baik. Maka tak heran, pada sebuah jurnal menyebutkan kalau tanaman ini diklaim NASA menjadi penjernih udara alami terbaik.

    Selain itu, di malam hari tanaman ini mengeluarkan oksigen di waktu yang sama saat mengeluarkan karbon dioksida. Sehingga kamu tidak perlu khawatir menghirup CO2 di malam hari.

    3. Peace Lily

    Spathe flower in flowerpot on wooden backgroundTanaman Hias Peace Lily Foto: iStock

    Tanaman peace lily dapat menjadi penyaring udara alami yang ampuh pada kamar tertutup. Peace lily dapat menyaring racun benzena, trichloroethylene, dan senyawa berbahaya lainnya di dalam ruangan kamar tidur. Tanaman ini sifatnya lembap, jadi kamu harus lebih sering menyiramnya agar tidak mudah layu dan mati.

    4. English Ivy

    Propagating a Green English Ivy & Pothos Plants. A dark green English Ivy and pothos in vases propagating in bright natural lightEnglish Ivy and pothos are easy-care houseplants that grow quickly and are easy to propagate.Tanaman Hias English Ivy Foto: Getty Images/iStockphoto/Crystal Bolin Photography

    English Ivy ini dapat tumbuh pada ruangan tertutup meski hanya terdapat sedikit cahaya matahari. Tak cuma itu, tanaman ini dapat membuat udara di ruangan tertutup jadi bersih dan segar.

    The American College of Allergy, Asthma & Immunology mengungkapkan kalau tanaman mampu menghilangkan 94% polutan udara dan 78% jamur di udara hanya dalam kurun waktu 12 jam saja.

    5. Gardenia atau Cepiring

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Tanaman Hias Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Terakhir, ada gardenia atau kaca piring. Di daerah lokal terkadang disebut sebagai cepiring. Gardenia cocok diletakkan pada ruangan tertutup sebab mampu membersihkan udara. Selain itu, beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa aroma dari tanaman gardenia dapat memberikan efek relaksasi sehingga tidur jadi lebih nyenyak..

    Demikian 5 jenis tanaman untuk kamar tertutup yang baik untuk kesehatan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan buat Pasangan Muda yang Mau Beli Rumah, Begini 10 Tipsnya



    Jakarta – Bagi beberapa pasangan muda yang baru menikah, membeli rumah merupakan sebuah impian. Membeli rumah untuk pertama kali bukanlah perkara mudah. Kamu perlu sering berdiskusi dengan pasangan, juga mengumpulkan banyak informasi sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan.

    Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, perhitungan, dan informasi, kamu tidak bisa membeli rumah idaman kamu. Melansir dari Kristal Garden, berikut beberapa tips membeli rumah yang perlu kamu perlu ketahui.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Cegah Rumah Bocor di Musim Hujan



    Jakarta – Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya caranya cegah rumah bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Alami untuk Hilangkan Bau Apek di Dalam Ruangan, Ampuh!


    Jakarta

    Bau apek di dalam ruangan tentu sangat mengganggu penghuni rumah. Hal ini membuat orang jadi tidak betah berlama-lama di dalam ruangan tersebut.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat memperbaiki sirkulasi udara dan juga bisa menggunakan pengharum ruangan. Daripada kamu membeli pengharum ruangan dengan bahan kimia, ternyata banyak alternatif pengharum ruangan dari bahan alami lho!

    Selain mudah didapatkan, bahan alami mampu memberikan wangi yang menenangkan serta mampu meningkatkan kualitas udara. Lalu, apa saja bahan alami tersebut?


    Mengutip dari The Spruce, Selasa (16/1/2023), berikut 3 bahan alami yang ampuh menghilangkan bau apek di dalam ruangan.

    1. Lavender

    Aroma lavender memang terkenal lembut dan menenangkan sehingga dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan kualitas tidur.

    Cara menggunakan lavender sebagai pengharum ruangan adalah dengan meletakkan bunga lavender ke dalam mangkuk atau vas yang berisi air dingin.

    Jika kamu tidak bisa mendapatkan bunga lavender, kamu dapat membeli minyak esensial ekstrak bunga lavender kemudian campurkan dengan air.

    2. Kayu Manis

    Kayu manis tak hanya menjadi bumbu penyedap masakan. Namun, kamu bisa jadikan sebagai pengharum ruangan alami. Kayu manis memang memiliki aroma kuat tetapi juga manis dan hangat, sehingga dapat menghilangkan bau apek di dalam ruangan dan membuat suasana lebih rileks.

    Untuk menggunakan kayu manis sebagai pengharum ruangan, kamu dapat merebus batang kayu manis kemudian masukan ke dalam diffuser. Kamu juga bisa membuat pengharum ruangan kayu manis dari campuran kayu manis, air, dan minyak esensial.

    3. Kopi

    Selain nikmat untuk dikonsumsi, ternyata kopi memiliki aroma khas dan kuat sehingga mampu menghilangkan bau tidak sedap di dalam ruangan.

    Cara menggunakan kopi sebagai pengharum ruangan, kamu hanya perlu meletakkan bubuk kopi yang sudah dipanggang di dalam oven pada ruangan yang bau apek. Selain itu, kamu juga dapat membuat pengharum ruangan dari biji kopi dengan cara merebusnya, lalu memasukkannya ke dalam diffuser.

    Demikian 3 pengharum ruangan alami untuk menghilangkan bau apek. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Ampuh Membersihkan Noda Bekas Oli di Lantai Garasi


    Jakarta

    Tak jarang motor atau mobil mengalami kebocoran oli, alhasil menimbulkan noda bekas oli pada lantai garasi. Jika noda bekas oli tidak segera dibersihkan akan melekat dan menjadi kerak.

    Hal tersebut membuatnya sulit untuk dibersihkan dari lantai keramik garasi. Maka dari itu, sebelum noda oli mengering, kamu perlu segera membersihkannya. Namun, bagaimana jika noda bekas oli sudah berkerak di lantai garasi?

    Kamu tak perlu khawatir sebab terdapat bahan ampuh yang dapat membersihkan noda bekas oli pada lantai seperti yang dikutip dari Mulia Ceramics, Rabu (17/1/2024). Berikut penjelasan lengkapnya.


    1. Bedak Bayi

    Bedak bayi ada juga disebut talcum powder adalah tak cuma digunakan untuk menyerap keringat. Kamu bisa campurkan bedak tabur dan noda minyak sedikit, untuk membersihkan tumpahan oli.

    Taruh bedak dan minyak pada noda bekas oli, setelah sekitar 10-15 menit, bedak akan menyerap sebagian besar noda oli dari ubin keramik.

    Selanjutnya, kamu bisa menggunakan sapu atau tisu untuk membersihkan residu bedak yang sudah menyerap minyak/ oli.

    Perlu diingat ya, penggunaan bedak badan sebagai pembersih noda oli lebih cocok untuk mengatasi tumpahan oli yang sedikit. Namun, kalau tumpahan oli cukup banyak sebaiknya gunakan bahan lain.

    2. Sabun Pencuci Piring

    Selain ampuh untuk menghilangkan sisa lemak dan minyak pada piring, sabun cuci piring dapat digunakan untuk membersihkan noda bekas oli pada lantai garasi.

    Tuangkan cairan sabun pencuci piring ke permukaan lantai keramik yang terkena noda. Tunggu 10-15 menit lalu gosok dengan kain pel atau sikat. Lalu gosok noda memakai kain pel dan bilas lantai memakai air bersih.

    3. Gunakan Pasir Halus

    Mirip dengan bedak bayi, Pasir bisa jadi bahan yang bisa menyerap noda oli agar tidak meluber kemana-mana. Pasir juga ampuh untuk menghilangkan noda bekas oli yang banyak.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    4. Aseton dan baking soda

    Cara menghilangkan oli di keramik teras atau garasi berikutnya adalah memakai aseton dicampur baking soda. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Buatlah campuran aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    Selanjutnya, terapkan adonan aseton dan baking soda sampai menutupi seluruh permukaan noda oli tersebut. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut.

    5. Tanah Liat

    Tanah liat dapat digunakan untuk menghilangkan oli yang tercecer di lantai keramik. Kamu dapat menggunakan tanah liat yang sudah dicampur sedikit air, lalu terapkan hingga menutupi seluruh tumpahan oli di lantai.

    Biarkan beberapa menit hingga mengering agar menyerap sebanyak mungkin noda oli. Bila perlu biarkan semalaman. Setelah kering, gosok dan bersihkan memakai sapu lidi atau sapu biasa. Selanjutnya, kamu bisa mengepel lantai seperti biasa.

    Demikian 5 bahan ampuh untuk membersihkan noda bekas oli di lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hempas Lumut! Begini Cara Cuci Toren Air Sendiri Di Rumah


    Jakarta

    Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

    Dikutip dari Flip, Rabu (17/1/2024), kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

    Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak berikut ini!
    Langkah Mencuci Toren Air


    Tangki atau toren air perlu dicuci dan dikuras agar isinya tidak ditumbuhi lumut, sehingga setidaknya toren perlu dibersihkan sebulan sekali jika lumutnya tumbuh dengan cepat. Agar memudahkanmu dalam menguras toren, ikuti langkah berikut ini.

    Bahan dan Alat

    – Sikat

    – Spons

    – scrubber atau saringan lumut

    – Kaporit

    – 3 sdm garam dengan 2 liter air, didihkan (opsi)

    – cuka putih (opsi)

    Panduan Bersihkan Toren Air Sendiri

    1. Matikan Pompa Air

    Matikan pompa agar tidak ada air mengalir saat proses mencuci toren, hal ini membantu efektifitas proses menguras dan memastikan pembersihan dilakukan secara maksimal.

    2. Buang Air Toren

    Selama proses pembersihan, pastikan kamu kabarkan kepada seluruh penghuni rumah bahwa air perlu segera dihabiskan dan sebelum membersihkan diingatkan untuk tidak dapat menggunakan air untuk sementara. Buang seisi air di dalam toren agar menghilangkan sisa air yang terkontaminasi dari kuman dan zat berbahaya.

    3. Buang Kotoran Yang Mengumpul

    Selanjutnya, buang tumpukan kotoran seperti lumut, alga, atau pasir. Gunakan alat yang dapat menyeka seluruh lumut seperti sikat dan spons agar tumpukan kotoran tersebut dapat terangkat. Ini untuk memudahkan kamu dalam proses pembersihan berikutnya

    4. Sikat Permukaan Toren

    Sebelum menyikat, kamu perlu memperhatikan komponen toren yang terhubung seperti valve atau keran, pipa, pompa, fitting inlet dan outlet, dan aksesori pendukung lainnya. Periksa terlebih dahulu dari setiap komponen agar ketika dibersihkan tidak ada yang rusak, putus, atau membuat celah yang bisa menyebabkan kebocoran. Jika ada komponen atau aksesori yang bermasalah, sebaiknya kamu menggantinya terlebih dahulu agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

    Jika sudah diperiksa dengan baik, gunakan sikat untuk membersihkan permukaan dinding toren. Jika toren cukup besar dan memiliki bobot kurang dari 60 kilogram, kamu bisa sampai masuk ke dalam untuk mempermudah pembersihan. Tetapi jika sulit dijangkau, kamu bisa menggunakan gagang sikat yang panjang.

    5. Bersihkan Tutup dan Bagian Luar

    Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dan tutup toren, hingga kotoran debu yang tertumpuk hempas tidak ada sisa.

    6. Bilas dengan Air Bersih

    Setelah membersihkan toren, pastikan dibilas dengan air bersih hingga sisa-sisa busa dan cairan pembersihan hilang.

    7. Isi Ulang Toren

    Jika sudah dibilas dengan maksimal, isi ulang toren sesuai kapasitas dengan air bersih dan aliran air lancar. Pastikan kualitas air jernih dan tidak memiliki warna dan bau. Sehingga, pastikan air di dalam toren tetap bersih dan aman.

    Itulah cara mencuci toren air sendiri di rumah. Pastikan kamu membersihkannya secara berkala jika lumut sudah mengumpul. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Susah Lepas Stiker Menempel di Tembok dan Kaca, Ini 4 Caranya


    Jakarta

    Stiker calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (capres) pada masa kampanye terkadang dipasang di jendela rumah. Hal ini bisa saja mengganggu penghuni rumah apabila stiker caleg/capres dipasang tanpa izin.

    Jika stiker dipasang tanpa izin, stiker itu diperbolehkan dicopot langsung oleh pemilik rumah. Nah, ketika mencopot stiker dari jendela rumah terkadang masih menyisakan sisa-sisa lem yang masih menempel.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.


    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (17/1/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    2. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa pakai pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    3. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    4. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Atur Kotak Penyimpanan di Rumah Biar Perkakas Gampang Dicari


    Jakarta

    Saat melakukan proyek renovasi atau perbaikan rumah, memiliki kotak perkakas yang terorganisir adalah kunci untuk menghindari frustrasi dan memastikan pekerjaan berjalan lancar.

    Entah kamu adalah seorang yang sering mengutak-atik perkakas atau hanya sesekali membutuhkannya, membiasakan diri dalam mengatur kotak perkakas secara rapi dan terorganisasi akan membuat perbedaan yang besar.

    Dengan memiliki kotak perkakas yang senantiasa rapi dan terorganisasi dengan baik, kamu akan mudah menemukan dan mengambilnya setiap kali akan digunakan.


    Melansir Real Simple, Rabu (17/1/2024), seorang ahli pengorganisasi dari Jane’s Addiction Organization, Wendy Trunz, membagikan tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Berikut tipsnya.

    1. Mulai dengan Kosongkan Kotak Perkakas

    Langkah pertama yang harus diambil adalah mengosongkan kotak perkakas. Keluarkan semua alat dan perangkat, lalu letakkan di lantai agar mudah dilihat. Langkah ini memberikan gambaran lebih baik tentang apa yang kamu miliki dan membantumu menilai kondisi alat-alat tersebut.

    2. Buang Barang-Barang yang Tidak Diperlukan

    Setelah dikeluarkan dari kotaknya, kamu akan dengan mudah menyortir alat-alat mana yang masih bisa digunakan dan mana yang sudah rusak. Inilah saatnya bagimu untuk membereskannya.

    Singkirkan alat yang rusak dan berlebihan. Trunz menyarankan untuk menyumbangkan barang yang tidak lagi kamu butuhkan atau meletakkannya di tempat lain saja, seperti tas perkakas tambahan.

    3. Identifikasi dan Catat Barang yang Hilang

    Perhatikan alat atau perangkat yang hilang dari koleksimu. Mungkin ada alat yang perlu diganti atau item yang belum kamu miliki dan diperlukan dalam setiap kotak perkakas. Mungkin pula ada beberapa perkakas yang sempat dipinjam oleh orang lain dan belum dikembalikan. Buatlah catatan untuk membeli barang-barang ini ketika memungkinkan.

    4. Pilih Kotak Perkakas yang Sesuai

    Pilihlah kotak perkakas, tas, atau peti yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pertimbangkan ruang ekstra untuk koleksi atau kompartemen tambahan yang lebih kompleks. Pastikan tempat untuk setiap item mudah dijangkau.

    5. Tambahkan Kotak Kompartemen Tambahan

    Untuk menjaga alat dan aksesori tetap teratur, belilah elemen organisasi tambahan, seperti kotak berkompartemen untuk menyimpan paku, sekrup, dan perangkat keras, serta nampan dan penyisip lainnya. Tujuannya adalah memiliki kotak perkakas yang mudah diakses, rapi, dan terorganisasi dengan baik

    6. Label Semua dengan Baik

    Gunakan label untuk menandai tempat setiap item di dalam kotak perkakas. Langkah sederhana ini akan membantumu dalam menjaga keteraturan dalam jangka panjang. Trunz juga menyarankan untuk menuliskan namamu pada setiap alat agar mudah diidentifikasi jika dipinjam oleh orang lain.

    Demikian tips praktis untuk membantumu dalam mengatur kotak perkakas agar selalu siap digunakan. Dengan mengikuti tips ini, kamu akan memiliki kotak perkakas yang efisien dan selalu siap digunakan. Hal ini akan menyederhanakan proses mencari alat, meminimalkan kekacauan, dan meningkatkan produktivitasmu dalam menyelesaikan proyek-proyek rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com