Author: Gak Ganti Gambar

  • 5 Cara Mudah Bersihkan Kerak di Keran Air agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Keran air di kamar mandi wajib dibersihkan secara rutin. Sebab, cipratan air dan sabun yang mengenai keran air bisa menimbulkan kerak dan noda ketika sudah kering.

    Kondisi itu menyebabkan keran air jadi terlihat kotor dan kusam. Jika dibiarkan maka lama-lama kerak makin sulit dihilangkan. Satu-satunya cara adalah dengan mengganti keran air dengan yang baru, tapi itu bikin detikers harus merogoh kocek lagi.

    Nah, ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air dari kerak yang membandel. Bahkan, kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan kerak di keran air agar kinclong lagi? Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.

    Penyebab Muncul Kerak di Keran Air

    Dilansir SFGATE, Minggu (25/5/2025) munculnya kerak atau noda putih yang menempel pada keran merupakan sisa air sadah yang kaya akan mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah sebenarnya tidak berbahaya, tetapi bagi yang memiliki kulit sensitif bisa menimbulkan efek samping.

    Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan filter pada keran dan pancuran air mandi (shower) agar dapat menyaring mineral tinggi, sehingga tidak merusak peralatan di kamar mandi seperti keran dan wastafel.

    Penyebab lainnya karena sisa sabun atau shampo yang menempel di keran air dan tidak langsung dibersihkan. Kandungan mineral dan bahan kimia pada cairan tersebut bisa menimbulkan noda saat kondisinya sudah kering. Maka dari itu, penting untuk mengelap shower dan keran air setelah digunakan agar kondisinya tetap kering.

    Cara Membersihkan Kerak Membandel di Keran

    Apabila muncul kerak di keran kamar mandi, sudah saatnya untuk dibersihkan segera agar tidak semakin banyak. Bagaimana caranya? Simak di bawah ini:

    1. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Cara yang pertama adalah menggunakan baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan.

    Dilansir laman Tile Cloud, berikut cara penggunaannya:

    • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Selain menggunakan baking soda, kamu juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

    • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Pemutih dan Air Panas

    Cara lain untuk menghilangkan kerak adalah dengan pemutih. Sebagai catatan, kamu wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah
    • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh
    • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan
    • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Selain memakai cuka, kamu juga bisa menggunakan air lemon untuk mengangkat kerak di keran. Kandungan asam nitrat dan antibakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

    Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran
    • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh
    • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    5. Baking Soda dan Sabun Cair

    Kombinasi baking soda dan sabun cair ternyata juga bisa menghilangkan kerak yang menempel di keran. Berikut cara penggunaannya:

    • Siapkan baking soda dan sabun cair dengan perbandingan 2:1, lalu tuang ke wadah
    • Aduk hingga kedua bahan tercampur rata
    • Oleskan cairan ke keran yang berkerak secara menyeluruh
    • Lalu gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah lima cara membersihkan kerak dan bercak air yang menempel di keran kamar mandi. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma di RI, Ini Deretan Mitos Aneh soal Sapu di Berbagai Negara



    Jakarta

    Pernah mendengar soal mitos larangan menyapu di rumah pada malam hari? Katanya menyapu malam hari bisa bawa sial. Mitos itu diwariskan dari orang tua secara turun-temurun.

    Dalam filsafat Yunani, mitos berasal dari kata myth yang artinya dongeng. Mitos suka dikaitkan dengan hal gaib karena pada awalnya manusia menggunakan ilmu gaib untuk menyelesaikan persoalan hidup. Sejatinya, mitos hanya disampaikan dari mulut ke mulut sehingga sulit diperiksa kebenarannya (Nasrimi, 2021).

    Mitos dapat beredar ke seluruh aspek kehidupan manusia, seperti dalam persoalan bersih-bersih. Dikutip dari Apartment Therapy, Minggu (25/05/2025), mitos menyapu di malam hari dapat mendatangkan nasib buruk. Hal ini karena dahulu sebelum ada listrik, menyapu di malam hari dengan cahaya yang minim bisa menyeret barang-barang mahal, seperti cincin atau anting.


    Selain menyapu pada malam hari, ini mitos unik lain yang juga berkembang di berbagai wilayah soal bersih-bersih.

    Jangan Membawa Sapu Lama ke Rumah Baru

    Pindah dari rumah lama ke rumah baru artinya membawa serta barang-barang dari rumah lama. Namun, jika membawa sapu yang lama ke rumah baru maka dipercaya dapat membawa nasib buruk.

    Jangan Menyapu pada Malam Tahun Baru

    Mitos yang juga unik dari Filipina adalah tradisi tidak pernah menyapu atau membuang apapun pada malam atau saat hari tahun baru. Hal ini dilakukan untuk menghindari hilangnya keberuntungan di sisa tahun. Oleh karena itu, jika mau membersihkan rumah maka lakukan sebelum akhir tahun.

    Hati-Hati Saat Menyimpan Sapu

    Di Malaysia, ada mitos bahwa jangan biarkan sapu menyentuh lantai saat tidak digunakan. Maka, sapu harus digantung di dinding karena sapu membawa keberuntungan dalam rumah tangga. Sapu juga tidak boleh ditumpuk bersama-sama saat digantung karena dipercaya dapat menimbulkan pertengkaran dalam keluarga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi? Ini Manfaatnya


    Jakarta

    Exhaust fan merupakan salah satu alat yang banyak digunakan di kamar mandi. Namun, tak semua pemilik rumah sadar dan mau memasang kipas pembuangan.

    Padahal, exhaust fan memiliki sejumlah manfaat bagi kamar mandi agar terasa nyaman saat digunakan. Namun, kendala harga yang cukup mahal dan pemasangan yang rumit diduga jadi pemicu banyak orang tak mau memasang alat ini.

    Lantas, kenapa perlu memasang exhaust fan di kamar mandi? Simak penjelasan dan sejumlah manfaat dari alat tersebut dalam artikel ini.


    Pentingnya Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang paling lembap karena selalu basah terkena air. Jika tingkat kelembapan terlalu tinggi maka bisa menimbulkan jamur hingga merusak peralatan di dalamnya.

    Salah satu cara agar kamar mandi tidak terlalu lembap adalah dengan menyaring udara lembap di kamar mandi keluar. Nah, alat yang digunakan adalah exhaust fan.

    Dikutip dari Atomberg, Minggu (25/5/2025), exhaust fan atau kipas pembuangan adalah perangkat ventilasi udara yang dipasang di kamar mandi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kelembapan, udara lembap, dan bau tak sedap. Meski terdapat kipas, tapi alat ini bukan untuk mendinginkan kamar mandi.

    Exhaust fan bekerja dengan cara menarik udara lembap keluar ruangan. Alat ini bisa jadi solusi praktis jika kamar mandi di rumah berukuran kecil atau tidak bisa membuat lubang ventilasi udara.

    Saat ini, banyak exhaust fan yang bisa menyala secara otomatis saat lampu kamar mandi dinyalakan. Namun, ada juga beberapa jenis exhaust fan yang menggunakan remot agar bisa hidup.

    Manfaat Pasang Exhaust di Kamar Mandi

    Dengan memasang exhaust fan di kamar mandi, ada sejumlah manfaat yang didapat oleh penghuni rumah, di antaranya:

    • Udara di kamar mandi jadi tidak lembap
    • Mencegah munculnya jamur dan bakteri yang hinggap di kamar mandi
    • Aroma bau di kamar mandi cepat hilang
    • Mencegah dinding kamar mandi bergelembung dan mengelupas
    • Mengeringkan lantai kamar mandi dengan cepat, sehingga mencegah seseorang terpeleset karena licin.

    Tempat yang Pas untuk Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Memang diperuntukkan untuk kamar mandi, tapi exhaust fan tidak bisa dipasang secara asal. Dikutip dari The Spruce, berikut tempat yang tepat untuk pasang exhaust fan di kamar mandi:

    1. Loteng atau Atap Kamar Mandi

    Agar berfungsi secara optimal, exhaust fan sebaiknya dipasang di loteng atau atap kamar mandi. Hal ini agar udara lembap bisa dibuang keluar melalui saluran ventilasi dengan efektif.

    Jika rumah kamu terdiri dari 1 lantai, maka pemasangan exhaust fan jauh lebih mudah. Namun jika hunian terdiri dari 2 lantai atau lebih, kamu perlu menyiapkan saluran pembuangan sejak awal rumah dibangun.

    Saat dipasang, pastikan posisi exhaust fan di antara dua balok langit-langit dan sisakan ruang untuk peralihan udara dari kipas ke saluran. Selain itu, pastikan tidak ada masalah pada atap rumah seperti sarang hewan atau benda asing.

    2. Area Paling Lembap di Kamar Mandi

    Saat memasang exhaust fan, penting untuk mencari tahu sumber kelembapan di kamar mandi. Umumnya udara paling lembap berada di bak mandi atau shower.

    Agar udara lembap bisa keluar dengan efektif, pasang exhaust fan di atas bak mandi atau shower. Namun jika kamar mandi berukuran kecil, sebaiknya pasang di tengah-tengah agar dapat menyaring udara lebih cepat.

    3. Dekat Jalur Pembuangan Terdekat

    Saat memasang exhaust fan, detikers perlu memperhatikan jalur pembuangan udaranya juga. Sebaiknya pasang kipas tersebut di jalur yang paling pendek agar pembuangan lebih cepat dan tidak ada yang terperangkap di saluran.

    Itulah mengapa penting memasang exhaust fan di kamar mandi dan sejumlah manfaatnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Mengerikan di Balik Mitos Buka Payung di Dalam Rumah



    Jakarta

    Sebagian masyarakat masih memercayai adanya mitos, seperti larangan membuka payung di dalam rumah atau dalam ruangan. Hal ini dipercaya dapat membawa kesialan.

    Mitos merupakan dongeng atau cerita berisi hal-hal gaib (Nasrimi, 2021). Mitos memang sulit dipercaya karena isinya terkadang tidak masuk logika. Akan tetapi, beberapa mitos masih diyakini sebagian masyarakat, salah satu contohnya adalah tidak boleh membiarkan payung terbuka di dalam rumah.

    Dilansir dari Reader Digest, Minggu (25/05/2025), menurut Profesor Antropologi dari Universitas of Bufallo menjelaskan bahwa membuka payung di dalam rumah merupakan conoh berpikir magis. Menurutnya, suasana rumah yang awalnya teratur, tenang, dan damai dapat berubah menjadi energi buruk. Hal ini karena payung digunakan untuk badai atau sesuatu yang buruk di luar rumah. Sehingga, muncul kepercayaan dapat membawa nasib buruk bagi penghuni rumah.


    Sementara dikutip dari How Stuff Work, orang Mesir Kuno percaya bahwa membuka payung di dalam rumah atau ruangan dianggap tidak menghormati dewa matahari, yaitu Dewa Ra. Sebab, di Mesir Kuno, payung dirancang untuk melindungi manusia dari matahari bukan dari hujan. Maka, jika masih membuka payung di dalam rumah dianggap demikian, karena dewa lah yang mengurus seluruh urusan manusia sehingga manusia harus tunduk dan tidak boleh menentang.

    Selain itu, pada era Victoria, Menurut Ilmuwan Charles Panati dalam buku “Extraordinary Origins of Everyday Things”, payung adalah benda berbahaya. Sebab, payung terbuat dari jeruji logam kokoh, pemicu pegas yang kaku, serta kanopi bergaris baja.

    Jika payung dibiarkan terbuka di dalam rumah atau ruangan, maka berisiko dapat melukai manusia. Tak hanya itu, payung juga bisa menghancurkan benda-benda di dalam ruangan apalagi benda tersebut mudah pecah. Air yang menetes pada payung juga dapat membuat lantai basah dan licin.

    Oleh karena itu, mitos membuka payung dalam rumah bukan berarti membawa kesialan. Hal ini terkait dengan keselamatan dan keamanan bagi penghuninya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Jangan Lupa Selalu Mengganti 4 Alat Bersih-bersih Ini



    Jakarta

    Alat bersih-bersih seperti sapu, kain pel, spons cuci piring, dan yang lainnya sangat berperan penting untuk membuat rumah bersih dan nyaman. Saking seringnya digunakan, terkadang pemilik rumah lupa untuk mengganti alat bersih-bersih ini.

    Dilansir dari situs Homes and Garden, Minggu (25/05/2025), alat bersih-bersih justru harus sering diganti agar menjaga kehigienisan rumah. Berikut 4 alat bersih-bersih yang harus diganti.

    Spons Cuci Piring

    Tanda spons harus diganti adalah jika sudah mencium bau tidak enak. Spons harus diganti setelah beberapa minggu karena spons mudah kehilangan daya serap. Biasanya spons diganti setiap seminggu sekali. Supaya spons tetap higienis, bersihkan dengan cuka untuk membunuh bakteri dan jamur.


    Jika tidak ingin mengganti spons terlalu sering, bisa gunakan spons berbahan silikon. Sebab, spons ini tidak berpori yang membuat bakteri lebih lama tumbuh di dalam spons.

    Kain Pel

    Seberapa sering kamu mengganti kain pel? Kain pel yang kotor tidak akan efektif membersihkan lantai karena dapat meninggalkan bercak atau kotoran. Biasanya kain pel harus diganti setiap tiga bulan sekali, tetapi jika sering digunakan maka bisa diganti lebih cepat.

    Sikat Toilet

    Sikat toilet yang bulunya sudah bengkok atau bentuknya sudah usang dan tidak sesuai maka saatnya diganti. Apalagi jika sudah berbau tidak sedap. Sebab, sikat toilet seperti itu tidak lagi efektif bisa membersihkan. Idealnya ganti sikat toilet enam bulan sekali atau tergantung pemakaian.

    Kantong Pewangi Lemari

    Pemilik rumah yang gemar menggantungkan pengharum entah di ruangan atau lemari memang membuat udara lebih segar. Namun, jangan lupa untuk menggantinya setiap tiga bulan sekali atau ketika produk sudah tidak mengeluarkan aroma dan menunjukkan perubahan warna.

    Itu dia 4 benda untuk bersih-bersih yang harus diganti, jangan lupa ya

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Kedinginan saat Tidur? Segini Suhu AC yang Ideal


    Jakarta

    Saat tidur di malam hari, banyak orang yang mengatur suhu Air Conditioner (AC) di suhu rendah. Namun, hal ini bikin tubuh jadi kedinginan dan menggigil. Namun jika suhu yang diatur terlalu tinggi, alhasil tidak bisa merasakan sensasi suhu dinginnya.

    Sebagai pemilik AC, detikers perlu tahu cara mengatur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Sebab, suhu yang pas dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang di malam hari.

    Lantas, berapa suhu AC yang ideal di kamar tidur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

    Dilansir situs Medical News Today, Minggu (25/5/2025), suhu AC yang ideal untuk kamar tidur bisa diatur sekitar 16-19,5 derajat Celcius.
    Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai menganjurkan suhu AC diatur antara 25-28 derajat Celcius agar tidur lebih berkualitas di malam hari.

    Mengatur suhu AC pada tingkat yang ideal bisa memberikan berbagai manfaat. Selain meningkatkan kualitas tidur, hal ini turut berdampak positif mulai dari:

    • Menjaga suhu tubuh tetap normal
    • Mencegah dehidrasi
    • Udara di kamar jadi lebih bersih
    • Mencegah kulit kering.

    Tips Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Sebelum menyalakan AC di kamar tidur, pastikan kamu melakukan beberapa tips di bawah ini agar ruangan cepat dingin. Dikutip dari Mitsubishi Electronic, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Kamar

    Pastikan kamu telah menutup pintu dan jendela kamar secara rapat. Jika tidak, maka udara dingin yang berhembus dari AC bisa keluar kamar tidur. Selain bikin kamar jadi kurang dingin, hal ini bisa jadi pemicu listrik cepat boros.

    2. Gunakan Mode Sleep pada AC

    Saat tidur di malam hari, kamu bisa mengaktifkan mode sleep pada AC. Mode ini berfungsi untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis agar lebih nyaman dan tidak kedinginan saat tidur. Selain itu, mode sleep pada AC juga lebih hemat listrik karena mengurangi kinerja kompresor AC.

    Demikian penjelasan mengenai cara atur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Baik Setengah atau Penuh? Ini Jawaban Ahli soal Keramik Kamar Mandi



    Jakarta

    Dinding kamar mandi tidak seperti dinding pada ruangan lain. Biasanya, dinding kamar mandi dipasang keramik, baik itu hanya setengah dinding atau seluruh dinding. Lalu kenapa dinding kamar mandi dipasang keramik?

    Dilansir dari situs Ideal Home, Senin (26/05/2025), pemasangan keramik pada dinding kamar mandi dilakukan untuk menahan lingkungan yang lembap sehingga memiliki daya tahan yang baik. Hal ini karena kamar mandi merupakan area yang paling sering terkena air.

    Selain itu, keramik pada dinding kamar mandi membuat kamar mandi jauh lebih mudah dibersihkan dan dirawat dibandingkan dinding yang hanya dicat. Keramik dapat tahan terhadap noda dan jamur. Cukup bersihkan dinding agar tetap terlihat baru dan bersih.


    Pada umumnya, kamar mandi di rumah-rumah Indonesia memasang keramik. Ada yang hanya setengah dinding, ada juga yang dipasang secara penuh di dinding. Lebih baik yang mana?

    Kepala Bagian Kreatif di Ca’Pietra Grazzie Wilson menjelaskan bahwa pada dasarnya seluruh area dinding kamar mandi dapat terkena percikan air. Namun, utamanya keramik di kamar mandi harus dipasang di ubin, sekitar bak mandi, serta area pancuran.

    Itu artinya, baik setengah dinding atau seluruh dinding dapat dipasang keramik tergantung keinginan si pemilik rumah. Hanya saja, yang terpenting pada lantai dan sekitar bak atau pancuran harus dipasang keramik.

    Jika hanya setengah dinding, pemilik rumah dapat mengurangi biaya. Sebab, pemasangan keramik secara penuh pada dinding akan membutuhkan lebih banyak dinding serta menambah biaya pemasangan. Selain itu, juga dapat mempercepat waktu pemasangan.

    Namun, jika memilih memasang pada seluruh permukaan dinding, maka hal ini juga bisa menguntungkan. Menggunakan keramik yang sama di seluruh ruangan dapat menciptakan tampilan menyatu yang membuat kamar mandi kecil tampak lebih besar. Selain itu, kamar mandi yang sepenuhnya keramik dianggap mewah sehingga dapat meningkatkan nilai properti.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada 5 Tanda Sarang Tawon di Rumah Sebelum Terlambat



    Jakarta

    Tawon merupakan salah satu jenis serangga yang berbahaya karena sengatannya. Oleh karena itu banyak orang tak ingin berurusan dengan hewan ini.

    Namun tawon bisa membuat sarang diberbagai tempat, termasuk di dalam rumah. Jika tidak ingin berurusan dengan tawon, penting untuk diketahui tanda-tanda adanya sarang tawon di dalam rumah.

    Melansir Fast Action Pest Control, berikut beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan apakah di rumah ada sarang tawon atau tidak.


    Sering Melihat Tawon Berkeliaran

    Saat kamu sedang bersantai di rumah dan melihat tawon berkeliaran, kemungkinan ada sarang tawon di rumah. Tawon meninggalkan sarangnya beberapa kali sehari untuk mengumpulkan makanan.

    Jika melihat tawon, cobalah ikuti jalur terbang tawon untuk mencari kemungkinan lokasi sarang. Tetap berhati-hati dalam pencarian, karena tawon akan menyerang jika merasa terancam.

    Sarang tawon biasanya berada di loteng, ruang sempit, atau dinding rumah. Jangan mencoba membasmi sarang tawon sendiri.

    Kayu yang Rusak

    Beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas guna membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu. Biasanya kayu akan rusak karena rayap atau tikus, namun bisa jadi tawon adalah penyebabnya.

    Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

    Adanya Suara Berdengung

    Saat tawon membangun sarang, tawon akan mengeluarkan suara ketukan atau dengungan. Terutama jika kamu mendengar suara di dalam rumah semakin keras dan semakin sering, kemungkinan semakin besar pula kawanan tawon.

    Daya Tarik Tawon

    Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

    Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

    Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

    Menemukan Adanya Sarang

    Tawon membuat sarang dari lumpur atau kayu, sehingga sarang tawon akan bertambah besar seiring waktu. Disarankan untuk memanggil profesional agar tidak mendapatkan resiko yang besar.

    Tawon tersebut kemungkinan akan keluar dan menyerang jika kamu mengganggu sarangnya. Jauhi area tersebut jika melihat tawon keluar agar tidak mendapatkan serangan yang berbahaya.

    Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

    Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

    Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


    Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

    Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

    Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Bahaya Bunga Es Numpuk di Freezer dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Bunga es adalah lapisan es yang menumpuk pada dinding interior freezer. Bukan cuma merusak pemandangan, ternyata bunga es juga berdampak buruk bagi freezer, lho.

    Dilansir dari family handyman, bunga es terbentuk saat kelembaban bertemu dengan kumparan evaporator di dalam freezer, kemudian membeku. Meski tampak sepele, bunga es bisa menimbulkan beberapa masalah seperti merusak kualitas makanan.

    Lantas, apa saja dampak buruk dari bunga es? Simak ulasannya berikut ini.


    Dampak Buruk Bunga Es

    Kalau melihat bunga es menumpuk di freezer, segera ambil tindakan. Inilah beberapa dampak buruk dari bunga es.

    1. Ruang Freezer Sempit

    Lapisan bunga es akan mengurangi ruang penyimpanan di freezer.

    2. Freezer Bau

    Bunga es bisa jadi penyebab munculnya bau tak sedap pada freezer.

    3. Menurunkan Kualitas Makanan

    Tumpukan es tersebut dapat menyebabkan ‘freezer burn’, yakni es mengkristal pada makanan. Hal ini membuat rasa makanan menjadi aneh serta membuatnya busuk.

    4. Merusak Fungsi Freezer

    Bunga es berpengaruh buruk pada fungsi freezer. Lapisan es itu membuat kemampuan freezer membekukan makanan menjadi tidak efisien.

    Cara Bersihkan Bunga Es

    Jika menemukan bunga es menumpuk pada freezer, penghuni rumah dapat melelehkan es untuk membersihkannya. Cabut sambungan listrik freezer agar es meleleh dengan sendirinya.

    Lalu, bersihkan semua kelembapan dan biarkan semuanya kering. Barulah freezer bisa digunakan kembali.

    Perlu diingat, sebaiknya tidak mencongkel bunga es dengan benda tajam. Sebab, hal itu akan merusak freezer.

    Cara Cegah Bunga Es Numpuk

    • Jangan biarkan pintu freezer terbuka terlalu lama.
    • Periksa segel pintu freezer secara berkala.
    • Pastikan pintu freezer tertutup dengan rapat.
    • Beri jarak antara freezer dengan dinding di belakangnya.
    • Pastikan untuk menyetel suhu freezer sesuai anjuran.

    Itulah informasi seputar bunga es di freezer. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com