Author: Gak Ganti Gambar

  • Biar Nggak Makin Sempit, Ini 3 Cara Pilih Perabotan untuk Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis kerap menjadi pilihan terutama di lahan terbatas. Meski rumahnya minimalis, pemilik tak perlu berkecil hati karena masih bisa memaksimalkan ruang yang ada.

    Salah satu tantangan saat memiliki rumah minimalis adalah mengatur perabotan. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap memiliki perabotan yang dibutuhkan tanpa membuat ruangan terasa semakin kecil.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Langkah pertama bisa dengan memilih perabotan yang multifungsi. Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, maupun meja untuk rumah minimalis yang tidak memakan banyak ruang tetapi tetap fungsional.

    Pemilik rumah bisa memilih sofabed yang bisa digunakan sebagai sofa pada pagi hingga sore hari dan sebagai tempat tidur ketika diperlukan.

    Selain itu, bisa juga memilih tempat tidur yang di bawahnya ada lemari untuk menaruh pakaian atau perabotan lainnya.

    Pilih Barang yang Fungsional

    Tinggal di rumah minimalis tentunya harus cerdik dalam memilih barang-barang yang bisa ditaruh di dalam ruangan karena keterbatasan ruang. Nah, saat membeli barang, pemilik rumah bisa mengurutkan sesuai prioritas dari yang paling banyak digunakan.

    Sebagai contoh, di kamar mandi cukup ada shower dan closet saja, tidak perlu ada wastafel. Sebab, wastafel di kamar mandi memiliki fungsi yang mirip dengan wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    Pilih Barang yang Mudah Disimpan

    Di rumah minimalis sebaiknya ada tempat penyimpanan yang rapi dan muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain tempat penyimpanan, sebaiknya mulai pertimbangkan memilih perabotan yang fleksibel, seperti mudah dilipat, digulung, maupun ditarik agar tidak memakan banyak tempat.

    Contohnya seperti meja makan lipat. Setelah tidak digunakan, meja bisa dilipat dan disimpan di sisi ruangan.

    Itulah cara memilih perabotan yang cocok untuk rumah minimalis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Kegiatan Bersih-bersih yang Harus Dilakukan Setiap Akhir Pekan


    Jakarta

    Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan rumah. Sebab, akhir pekan merupakan waktu libur di mana seseorang akan memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai.

    Pada hari biasa, seseorang jauh lebih sibuk di luar rumah seperti bekerja, pergi ke sekolah, atau kegiatan lainnya. Dengan menyisihkan waktu sebentar untuk bersih-bersih rumah, rumah akan jauh lebih nyaman dan tidak begitu kotor bahkan untuk seminggu ke depan .

    Dilansir The Spruce, berikut kegiatan bersih-bersih yang harus dilakukan di rumah saat akhir pekan.


    1. Area Halaman dan Pintu Masuk

    Area depan rumah merupakan wajah dari hunian. Namun, area ini terkadang jarang diperhatikan. Padahal area ini harus sering dibersihkan seperti memotong rumput, membuang daun kering, merapikan sepatu yang berantakan, membersihkan carport dari debu dan kotoran bekas kendaraan, hingga membersihkan kotoran cicak atau tikus yang mungkin menumpuk di pojok-pojok halaman.

    2. Menyapu

    Kegiatan wajib lainnya yang paling tidak dilakukan setiap hari adalah menyapu. Kegiatan ini sebenarnya tidak membutuhkan waktu hingga satu jam. Selain itu, saat ini sudah tersedia robot vacuum yang bisa membersihkan lantai rumah secara otomatis.

    Meskipun jarang berada di rumah, lantai rumah pasti mudah sekali berdebu. Jadi sempatkan untuk menyapu minimal sekali dalam seminggu. Lebih baik bisa dilakukan setiap hari.

    3. Mengganti Seprei

    Seprei merupakan penutup kasur atau alas terluar kasur. Banyak sekali yang mengira seprai diganti sebulan sekali. Padahal seprai bisa sama kotornya dengan kamar mandi sehingga harus sering diganti maksimal seminggu sekali. Seprei juga diwajibkan lebih sering diganti jika sering tidur ketika masih memakai pakaian dari luar atau terkena kotoran lain.

    4. Membersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan area yang mudah lembap. Jamur dan bakteri mudah sekali berkembang biak di sini. Untuk mengatasinya, kamu perlu sering-sering membersihkan kamar mandi. Dengan begitu tidak akan muncul bau tak sedap di kamar mandi dan lantai pun tidak akan mudah licin.

    5. Mencuci Pakaian

    Biasanya pekerja yang sibuk sering menumpuk pakaian kotor dan akan dicuci saat akhir pekan. Apabila sudah ditumpuk selama seminggu, segera dicuci saat akhir pekan agar tidak tidak menumpuk dan tidak muncul jamur pada pakaian.

    6. Membersihkan Dapur

    Saat memasak setiap pagi dan malam, mungkin hanya beberapa bagian yang bisa dibersihkan karena keterbatasan waktu. Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan deep cleaning, seperti membersihkan bagian sekitar kompor, oven, kulkas, hingga ke wastafel.

    7. Membuang Sampah

    Membuang sampah seharusnya dilakukan setiap hari, tetapi terkadang ada penghuni rumah yang jarang membuang sampah karena tidak ada yang harus dibuang.
    Saat membuang sampah, pastikan semua sampah dalam keadaan aman untuk dibuang, jangan sampai membahayakan tukang pengambil sampah. Jangan lupa mencuci tempat sampah, jangan hanya membuang plastiknya saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Dapat Mengusir Kecoa dari Rumah Tanpa Perlu Dikejar


    Jakarta

    Salah satu serangga yang kehadirannya ditakuti adalah kecoa. Serangga kecil berwarna coklat ini bisa bergerak sangat gesit dan bisa terbang saat merasa dalam bahaya. Beberapa orang takut terhadap kecoa karena ketika didekati, terkadang mereka justru jalan menuju orang tersebut, bukannya menjauh.

    Biasanya dalam keadaan panik, orang-orang akan kabur atau melempar benda ke kecoa hingga hewan tersebut mati. Ada yang mengatakan cara ini harus dihindari karena kecoa yang mati dapat menyebarkan bakteri.

    Lantas, bagaimana cara mengusir kecoa dari rumah?


    Dilansir Homes & Gardens, berikut cara dan bahan yang dapat digunakan untuk mengusir kecoa tanpa perlu bersinggungan langsung.

    Cara Mengusir Kecoa di Rumah

    1. Perasan Lemon

    Lemon dapat mencegah kecoa datang karena di dalam buah tersebut terdapat zat anti-patogen yang dapat mencegah tumbuhnya bakteri sehingga kecoa tidak akan tertarik ke daerah tersebut.

    Cara membuat perangkapnya cukup dengan mencampurkan 2-3 sendok makan perasan lemon ke dalam air. Kemudian, gunakan air tersebut untuk mengepel lain. Jangan lupa untuk selalu memastikan ruangan bersih dan tidak ada sampah di dalam rumah, terutama pada malam hari. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    2. Gula dan Boraks

    Boraks merupakan senyawa kimia yang cukup berbahaya, bahkan untuk manusia sekalipun. Bahan kimia ini bisa untuk mengusir kecoa. Apabila serangga tersebut memakan boraks, bahan ini dapat menyebabkan bagian eksoskeleton kecoa mengering, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat di mana banyak kecoa bersarang. Namun, kamu perlu berhati-hati jangan sampai orang lain terutama anak-anak dekat-dekat dengan perangkap ini.

    3. Kopi Bubuk

    Selanjutnya ada kopi bubuk. Untuk mendapatkan bahan satu ini tidak akan susah. Kecoa merupakan salah satu hewan yang membenci aroma dari kopi bubur sehingga mereka tidak akan berani menjelajahi rumah apabila mencium aroma dari kopi bubuk.

    Cara memasang jebakannya letakkan wadah berisi kopi bubuk di atas wadah berisi air. Letakkan di lokasi yang sering dilalui kecoa.

    4. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Aroma berikutnya yang tak disukai kecoa adalah minyak daun mint atau peppermint oil. Dengan menyiapkan 15 tetes peppermint oil dengan 295 ml, kemudian disemprotkan ke tempat yang sering dilalui kecoa, bisa mengusir serangga pengganggu tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Perlu Ganti Keramik


    Jakarta

    Saat pembangunan rumah, lantai rawan terkena sisa semen yang berceceran saat pengerjaan bagian lain. Semen yang sudah mengeras akan lebih sulit dibersihkan, bahkan jika dikeruk bisa membuat keramik tergores.

    Meskipun begitu, bukan berarti semen tidak bisa dibersihkan. Sama seperti noda cat, noda makanan, atau kotoran lainnya, bekas semen yang telah mengeras bisa dibersihkan, tetapi perlu memakai bahan khusus yang aman untuk keramik.

    Cara Menghilangkan Noda Semen di Lantai Keramik

    Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.


    1. Cuka

    Semen yang sudah mengeras biasanya hanya dapat hancur jika diberi tekanan seperti dikikis. Sebelum dikikis, bekas semen tersebut akan lebih mudah dibersihkan jika diberi cairan dari campuran cuka dan air hangat. Setelah itu tuang di atas noda semen secukupnya. Kemudian, tunggu hingga menyerap dan cairan tersebut kering, baru setelah itu digosok.

    Cara ini hanya dapat digunakan untuk jenis lantai yang ditutupi keramik. Untuk granit, marmer, dan batuan alam lainnya sebaiknya tidak menggunakan cuka karena cairan ini justru ikut merusak lantai. Bahan alternatifnya adalah memakai perasan lemon secukupnya, tidak terlalu banyak untuk marmer, granit, dan batuan alam. Ketika digosok juga sebaiknya cukup di bagian semen yang mengeras.

    2. Amplas

    Langsung mengikis bekas semen juga sebenarnya tidak masalah, terutama yang nodanya kecil-kecil. Saat membeli amplas, bisa bertanya dahulu amplas yang bisa digunakan untuk lantai keramik karena ada amplas khusus untuk kayu. Untuk membeli amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

    Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

    Noda bekas semen tidak hanya jatuh ke permukaan yang licin di keramik, melainkan bisa pula di sela-sela keramik yang biasanya berwarna putih atau disebut pula dengan nat. Menurut Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk menghilangkan noda pada nat.

    1. Cuka

    Sama seperti sebelumnya, cuka juga aman untuk membersihkan noda pada bagian nat lantai. Jika campuran cuka dan air hangat tadi masih berlebih, coba pakai untuk membersihkan nat. Tunggu hingga menyerap lalu gosok perlahan. Hati-hati lapisan nat ikut terkikis. Setelah bersih, jangan lupa untuk dibersihkan.

    2. Baking Soda

    Baking soda merupakan bahan pembersih yang lebih keras daripada cuka. Apabila ada bekas semen yang sulit sekali dibersihkan, bisa memakai baking soda. Lalu masukkan ke dalam air dengan perbandingan jumlah yang sama. Tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perabotan yang Jangan Dibeli dalam Kondisi Bekas, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Membeli barang bekas terutama barang rumah tangga, banyak sekali keuntungannya. Mulai dari mendapatkan barang yang masih bagus tetapi dengan harga yang murah, bisa lebih hemat dalam berbelanja, dan biasanya cukup banyak pilihannya.

    Sensasi saat membeli barang bekas juga tidak kalah seru ketika membeli barang baru. Pembeli tetap perlu jeli terhadap barang yang akan dibeli. Labelnya sebagai barang yang sudah dipakai, tentu ada kemungkinan terdapat kecacatan produk. Semakin banyak cacatnya, biasanya harga yang ditawarkan akan semakin murah. Jangan terlalu cepat tergiur dari harganya, pembeli perlu memikirkan keselamatan saat menggunakannya dan apakah memungkinkan untuk diperbaiki.

    Di luar itu, ada beberapa barang bekas yang memang tidak bisa dipakai lagi, baik kondisinya masih bagus atau rusak. Sebab, barang-barang tersebut memang hanya baik untuk dipakai sekali. Mau alasan apa pun, sebaiknya jangan mengincar barang-barang tersebut di toko barang bekas.


    Dilansir House Beautiful berikut daftar perabotan yang sebaiknya tidak dibeli di tempat barang bekas.

    1. Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti TV, mesin cuci, kipas angin, AC, hingga oven biasanya dijual dengan harga yang mahal. Orang-orang yang sedang membeli banyak perabotan sekaligus membutuhkan suatu alternatif. Salah satunya dengan membeli barang bekas untuk menekan pengeluaran.

    Sebelum memutuskan membeli, ketahui dahulu risikonya. Barang elektronik yang berada di tempat bekas biasanya kondisinya tidak begitu bagus. Pembeli juga tidak tahu usia pemakaian barang tersebut pada saat itu. Barang elektronik yang telah lama tidak digunakan bisa menjadi tempat tinggal bagi serangga dan hama. Selain itu, kebanyakan toko barang bekas kondisinya berantakan dan banyak sekali debu. Sebelum memutuskan membeli, lebih baik pertimbangkan akan kebersihan dan kualitas pemakaiannya.

    Jangan sampai setelah membelinya, barang tersebut rusak dan perlu diperbaiki lagi dengan harga yang sama mahalnya dengan barang baru.

    2. Perabotan Bongkar Pasang

    Saat ini sudah banyak produk yang dijual dalam bentuk bisa dibongkar dan dipasang sendiri. Hal ini untuk menghemat ruang ketika pengiriman dan menghindari kerusakan ketika pengiriman. Contoh barang bongkar pasang adalah lemari dan rak.

    Barang seperti ini ternyata sebaiknya dibeli dalam keadaan baru, bukan bekas. Hal ini dikarenakan beberapa material bongkar pasang memiliki kualitas yang rendah sehingga mudah sekali rusak. Sebagai contoh lemari dari kayu yang dicampur dengan material lainnya, mudah sekali rusak apabila terkena air dan kelembapan. Selain itu, bisa pula ada beberapa bagian dari barang tersebut hilang sehingga ketahanannya tidak menjamin dapat dipakai lama.

    3. Kasur

    Banyak kasur dibuang karena kondisinya yang tidak lagi layak seperti pernya muncul, besi kerangka timbul, atau bentuknya yang sudah tidak nyaman digunakan. Selain itu, ada pula kasur yang dibuang karena sudah terendam banjir. Biasanya tanda-tandanya adalah terdapat berkas air di permukaannya.

    Oleh karena itu, membeli kasur di tempat bekas tidak disarankan karena kondisinya yang tidak bersih lagi untuk digunakan. Memakai kasur yang kotor justru dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan seperti gatal, infeksi pernapasan, hingga alergi. Kasur bekas yang telah dibersihkan juga tidak akan menjamin aman digunakan.

    4. Sofa dan Kursi Berlapis Kain

    Barang lainnya yang sebaiknya tidak dipakai apabila kondisinya bekas adalah sofa dan kursi yang berlapis kain. Hal ini dikarenakan bahan yang lembut tersebut apabila tidak dijaga kebersihannya bisa menjadi sarang kutu busuk. Hama satu ini dapat menggigit manusia dan membuat gatal.

    5. Karpet

    Sama seperti pertimbangan saat membeli sofa dan kasur, karpet juga bisa menjadi sarang hama, kutu, dan noda yang sulit dibersihkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi yang Pas buat Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi


    Jakarta

    Memasang exhaust fan di kamar mandi perlu dilakukan. Hal itu untuk menghilangkan kelembapan di kamar mandi.

    Tanpa exhaust fan, kamar mandi bisa semakin lembap dan memicu pertumbuhan jamur, lumut, bercak air di langit-langit, lantai, dan dinding. Adanya exhaust fan ini bisa mencegah kondisi lembap dan bau apek.

    Nah, agar bisa berfungsi maksimal, ada beberapa tempat yang pas untuk memasang exhaust fan di kamar mandi. Di mana saja posisinya?


    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Di Area Paling Lembap

    Exhaust fan sebaiknya terletak di area kamar mandi yang lembap. Biasanya, area ini adalah area mandi atau yang terdapat shower maupun bathtub.

    Tujuannya adalah untuk menghilangkan udara basah dan lembap yang bisa menyebabkan jamur atau kerusakan akibat kelembapan.

    Di Saluran Pembuangan Terdekat

    Exhaust fan bisa dipasang di sisi atau atap rumah. Rencanakan lokasi exhaust fan kamar mandi sehingga saluran memiliki rute terpendek dan langsung, bisa lewat dinding atau atap. Sebab, saluran yang panjang justru bisa membuat exhaust fan kurang efektif dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kondensasi di dalam saluran.

    Jika dipasang di atap, pastikan tidak ada penghalang apapun seperti skylight, cerobong asap, maupun pemanas air. Memasang exhaust fan di dinding maupun atap tidak masalah, namun saluran pembuangan yang lebih pendek lebih baik.

    Itulah area yang pas untuk memasang exhaust fan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman yang Cocok Ditaruh di Kamar Anak


    Jakarta

    Menaruh tanaman di dalam kamar bisa memberikan kesan yang asri dan menyegarkan mata. Tanaman juga bisa lho diletakkan di kamar anak.

    Nah, pastikan tanaman yang diletakkan di kamar anak itu aman ya detikers. Sebab, ada beberapa tanaman yang beracun apabila dimakan oleh anak.

    Selain itu, jangan taruh tanaman yang tidak memicu alergi pada sang buah hati. Maka dari itu, pilihlah tanaman yang tidak menimbulkan reaksi alergi.


    Nah, ada beberapa tanaman yang dianggap aman untuk diletakkan di kamar anak. Berikut ini daftarnya.

    Tanaman Koin

    Chinese money plant (Pilea peperomioides) shot on blue wooden surface. From above, top view, flat lay. Botanical background.Tanaman koin. Foto: Getty Images/iStockphoto/Diana Rebenciuc

    Dilansir dari RHS, tanaman koin atau Pilea peperomioides ini mudah dirawat dan cocok untuk di kamar si kecil. Daun berbentuk bulat ini biasanya berwarna hijau atau bergradasi hijau.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Ada juga tanaman spider plant. Spider plant bisa dibilang cukup mudah dirawat dan tahan banting sehingga cocok apabila ingin mengajari anak merawat tanaman. Selain ditaruh di meja, tanaman ini juga bisa digantung di dalam kamar lho.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designlidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

    Tanaman lidah mertua juga bisa ditaruh di dalam kamar anak yang sudah agak besar, yang tidak akan memakan tanaman. Dilansir dari Minty Magazine, lidah mertua bisa menjadi dekorasi sekaligus ‘pembersih’ udara di kamar karena bisa melepaskan oksigen dalam semalam.

    Pemilik rumah bisa meletakkannya 1,5 meter dari tempat tidur anak untuk hasil terbaik. Di sisi lain, tanaman ini juga mudah dirawat, cukup disiram sebulan sekali.

    Akan tetapi, perlu diingat bahwa tanaman ini sedikit beracun dan bisa menyebabkan pembengkakan dan mati rasa pada lidah jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

    Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

    Dilansir dari Greenkin, tanaman ini juga cocok ditaruh di kamar anak-anak. Bambu keberuntungan tidak butuh perawatan intensif dan bisa bertahan di ruangan dengan penerangan yang rendah.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar anak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Cat Membandel di Kaca dan Lantai


    Jakarta

    Mengecat dinding rumah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara hati-hati. Soalnya, proses pengecatan yang tidak benar bisa membuat cat menempel di dinding dan lantai sehingga menjadi noda.

    Maka dari itu, penting untuk menggunakan alas dari plastik atau kertas bekas saat mengecat dinding rumah. Jangan sampai noda cat bikin kaca dan keramik lantai jadi jelek.

    Namun, jika ditemukan noda cat yang menempel maka detikers perlu segera membersihkannya. Kalau telat, noda tersebut bisa menempel dan jadi sulit untuk dibersihkan.


    Jika cat sudah mengering dan susah dibersihkan, jangan khawatir. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan noda cat di kaca jendela dan lantai rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mudah Hilangkan Noda Cat di Kaca dan Lantai

    Ada berbagai cara untuk menghilangkan noda cat di kaca dan lantai. Dilansir situs Better Homes & Gardens dan Cleanpedia, Jumat (13/6/2025), berikut tipsnya:

    Bersihkan Noda Cat di Kaca

    Kamu bisa membersihkan noda cat di kaca dengan sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah, yaitu:

    1. Cuka

    Selain digunakan sebagai bumbu masak, cuka bisa dipakai untuk menghilangkan noda cat di kaca. Caranya adalah dengan menuangkan cuka ke kain lap yang telah dibasahi dengan air, lalu gosok ke noda yang terdapat di kaca.

    Jika sudah, bersihkan kaca dengan sabun cuci piring dan air. Jika noda sudah hilang, kamu bisa keringkan dengan kain lap microfiber.

    2. Aseton

    Kamu bisa menggunakan aseton, yakni cairan yang biasa digunakan untuk menghapus kuteks. Kandungan aseton diklaim ampuh untuk menghilangkan noda cat di kaca.

    Cara pakainya adalah dengan mengoleskan aseton ke noda cat di kaca, lalu diamkan selama 10-15 menit agar bereaksi. Setelah itu, bersihkan cairan aseton dengan air bersih dan kain lap.

    3. Tiner

    Cara lain untuk membersihkan noda cat di kaca adalah menggunakan tiner. Kamu bisa mencelupkan kain bekas ke tiner, lalu bersihkan noda cat di kaca dengan cara digosok secara perlahan. Apabila noda cat sudah benar-benar hilang, bilas dengan air bersih dan keringkan pakai kain lap.

    Bersihkan Noda Cat di Lantai

    Jika ingin menghilangkan noda cat di lantai keramik, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Cara ini disebut paling mudah dan ampuh membersihkan noda cat di keramik. Cukup dengan mencelupkan kain bersih ke dalam larutan yang berisi sabun cuci piring dan air, lalu gosok noda cat dengan lembut.

    2. Cuka dan Soda Kue

    Cuka dan soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda cat di keramik. Cara pakainya dengan mencampur cuka putih dan air hangat ke dalam botol semprot dengan perbandingan 50:50, setelah itu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan ke keramik yang terdapat noda cat dan diamkan selama 10-15 menit, lalu taburkan baking soda di atas noda cat. Setelah itu, gunakan sikat halus untuk menggosok noda dengan lembut sampai seluruh noda terangkat.

    Apabila semua noda sudah terangkat, bilas lantai dengan air bersih dan keringkan pakai handuk atau kain pel.

    Demikian cara mudah bersihkan noda cat yang menempel di kaca dan lantai keramik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Teknik Mudah Cek Kualitas Lantai Keramik Cuma Pakai Kelereng



    Jakarta

    Pernah dengar anjuran untuk membawa kelereng saat survei rumah? Mainan satu ini ternyata bermanfaat buat menemukan masalah lantai di rumah, lho.

    Trik kelereng bisa dilakukan pada rumah sudah jadi maupun dalam masa pembangunan. Dengan menemukan masalah tersebut, pemilik bisa segera mengatasinya.

    Lalu, bagaimana cara mengecek lantai rumah pakai kelereng? Simak penjelasannya berikut ini.


    Periksa Saluran Pembuangan Air

    Saluran pembuangan air di kamar mandi berfungsi untuk membuang sisa air ketika mandi. Namun, pemasangan keramik yang kurang tepat justru menimbulkan genangan air.

    Menurut Kontraktor Panggah Nuzhulrizky kelereng bisa digunakan untuk memastikan keramik sudah terpasang dengan benar. Jika sejumlah kelereng yang sudah disebar menggelinding menuju satu arah, yaitu pada floor drain, bisa dikatakan pemasangan lantai kamar mandi sudah benar.

    “Sebar kelereng di lantai kamar mandi. Nantinya kelereng akan menuju arah floor drain. Jika semua kelereng menuju titik yang sama, dapat disimpulkan bahwa aliran air sudah sesuai menuju titik yang dituju dan pemasangan keramik bisa dikatakan sudah benar,” ujar Panggah saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Apabila kelereng yang disebar tidak menuju ke titik floor drain, dipastikan pemasangan keramik tidak sesuai dan perlu perbaikan. Pemilik dapat mulai perbaikan dengan memeriksa leveling keramik.

    “Pertama yang harus dilakukan adalah pengecekan leveling keramik menggunakan alat waterpass, leveling laser. Jika ada bagian yang tidak sesuai, area tersebut dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan menyesuaikan kemiringan area yang sudah benar,” jelasnya.

    Periksa Keramik Kopong

    Selain itu, Panggah mengatakan kelereng berguna untuk mengetahui keramik sudah terisi dengan adukan semen atau masih kosong. Bagian bawah keramik yang kopong atau tidak terisi dengan merata berisiko untuk rusak.

    “Tidak meratanya isian adukan di bawah keramik, hal ini dapat menyebabkan terjebaknya udara yang menimbulkan efek kopong dan dapat menimbulkan kerusakan pada keramik seperti pecah atau meledak yang biasa disebut popping,” tuturnya.

    Cara mengecek kondisi lantai adalah dengan menjatuhkan kelereng di atas keramik tersebut. Bunyi yang timbul pada keramik yang kopong biasanya lebih nyaring dan ringan. Sebaliknya, suara kelereng yang dijatuhkan ke keramik yang terisi semen penuh lebih berat seperti bertabrakan dengan benda yang keras dan penuh.

    Itulah beberapa trik kelereng untuk mengidentifikasi masalah pada keramik lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya memiliki wadah penampung cadangan air bersih yang disebut toren air atau tangki air. Tangki ini berpotensi ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap, padahal air perlu dijaga kebersihannya.

    Bukan cuman lembap, lumut dapat tumbuh akibat paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Toren air memang sebaiknya dirawat agar bebas dari lumut.

    Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Simak caranya berikut ini, dikutip dari catatan detikProperti.


    Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air

    Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mencegah toren air ditumbuhi lumut.

    1. Rutin Kuras Toren Air

    Penghuni rumah bisa menguras tangki air secara rutin untuk menghambat pertumbuhan lumut. Disarankan untuk menguras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Jika lumut tumbuh dengan cepat, penghuni dapat lebih sering melakukan pengurasan, misalnya 3-4 bulan sekali.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Sinar matahari dapat menembus bahan plastik berwarna cerah pada toren air, sehingga memicu pertumbuhan lumut. Hal ini bisa dihindari dengan memasang pelindung di atas tangki, seperti atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain itu, eksterior toren air berbahan plastik juga bisa dicat dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata untuk mencegah cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Tutup Tangki dengan Rapat

    Pastikan menutup toren air dengan rapat. Langkah ini penting buat mencegah sinar matahari yang masuk ke tangki.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com