Author: Gak Ganti Gambar

  • Tips Menghemat Air PDAM agar Tagihan Tidak Membengkak



    Jakarta

    Selain menggunakan sumur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan air bersih. Seperti yang kita sudah ketahui, air bersih sangat penting untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari.

    Lewat PDAM kamu akan berlangganan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga kamu akan dikenakan biaya tagihan setiap bulannya sesuai dengan jumlah air yang digunakan. Jadi semakin boros kamu menggunakan air, maka tagihan PDAM juga akan membengkak.

    Agar terhindari dari biaya tagihan PDAM yang mahal, maka kamu perlu menghemat penggunaan air PDAM. Untuk memudahkan kamu, berikut ada beberapa tips yang dikutip dari PDAM Pintar, Senin (22/1/2024), untuk menghemat air PDAM.


    1. Pastikan Tidak Ada Kebocoran Keran Air PDAM

    Tips pertama yaitu pastikan tak ada kebocoran. Air bocor yang mengalir, baik yang digunakan dengan sepengetahuan kamu maupun tidak, akan dihitung pada meteran air. Maka kamu pun harus tetap membayar air PDAM yang yang bocor tersebut meski tak digunakan sekalipun.

    Maka dari itu lakukanlah pemeriksaan rutin pada keran, pipa, dan saluran air lainnya di rumah secara rutin. Jika kamu dihitung keseluruhan, air PDAM yang keluar dari celah yang bocor kira-kira bisa mencapai 20 liter per harinya!

    Jika kebocoran yang terjadi pada keran atau pipa air pada bagian luar belum bisa dibetulkan, tampunglah air tersebut agar dapat digunakan untuk keperluan lagi.

    Tips untuk kamu, rembesan yang terjadi pada toilet atau kloset duduk bisa kamu ketahui dengan memberikan zat warna atau pembersih kloset berwarna yang ditempatkan pada tangki. Cara lain untuk mengetahui jika ada kebocoran yang terjadi adalah roda gigi yang tetap bergerak walau seluruh aliran air telah dimatikan.

    2. Gunakan Air PDAM Seperlunya

    Langkah penghematan air PDAM yang bisa kamu lakukan di rumah bisa dimulai dari cara yang sederhana. Misalnya, jangan biarkan keran air terus mengalir ketika menggosok gigi atau mengusap cucian piring dengan sabun.

    Dengan melakukan hal tersebut, tiap orang di rumah kamu dapat mengurangi pemakaian air hingga 4 liter per menitnya lho. Membatasi waktu mandi dan menggunakan shower juga bisa membantu menghemat penggunaan air PDAM secara signifikan.

    Lalu, jangan membuang benda-benda seperti kertas, tisu, bekas pembalut ke dalam kloset. Untuk mendorong sampah tersebut masuk ke dalam saluran dibutuhkan air dalam jumlah yang sangat banyak!

    3. Tampung Air Sebagai Cadangan

    Ketika musim hujan tiba kamu bisa mulai menampung air sebagai cadangan. Taruh ember atau wadah-wadah lainnya di luar rumah, khususnya di bawah genting. Kamu bisa menyimpannya dan menggunakannya untuk menyiram tanaman ketika hari tengah kering.

    Jangan lupa tutup ember atau wadah tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk untuk bertelur. Air tersebut juga bisa kamu manfaatkan untuk mencuci motor atau mobil kamu. Sehingga penggunaan air PDAM tidak jadi terlalu boros.

    Sebagai estimasi, mencuci mobil kira-kira bisa menghabiskan 150 liter air lho! Selain air hujan, tampung juga air bekas mencuci baju, mencuci beras, atau membilas dan merebus mie instan.

    4. Menggunakan Air PDAM secara Efisien

    Salah satu cara mengefisienkan pemakaian air adalah mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk menyiram tanaman di musim kemarau. Jangan menyiram tanaman di siang hari karena panas dari matahari akan membuat air cepat menguap. Perlu diingat, jangan pula menyiram halaman secara berlebihan serta menyirami lebih cepat dari kemampuan tanah untuk menyerap air.

    Demikian tips menghemat air pdam agar tagihan tidak membengkak. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Bisa Air Minum di Galon Berlumut? Penyebab hingga Cara Cegahnya



    Jakarta

    Banyak orang menggunakan galon untuk memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari di rumah. Selain praktis, galon air minum juga bisa diisi ulang berkali-kali.

    Namun, banyak orang yang masih abai terhadap kebersihan galon air minum. Galon air minum yang tidak terawat bisa membuat lumut tumbuh subur. Hal tersebut membuat air minum jadi terkontaminasi dan bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

    Nah, agar galon bersih dari lumut, kamu harus tahu penyebab galon air minum bisa berlumut dan bagaimana cara merawatnya. Mari simak penjelasan berikut!


    Penyebab Galon Air Minum Berlumut

    Mengutip dari Tanindo, Senin (22/1/2024), berikut beberapa penyebab galon air minum bisa berlumut.

    Perawatan Filter yang Tidak Sesuai

    Cara membersihkan galon yang berlumut sangat bergantung pada kondisi air bakunya serta jumlah penjualan galon setiap harinya.

    Semakin rendah kualitas air baku dan banyak penjualan, maka kamu harus sering membersihkan tabung filter. Sementara untuk pergantian media filternya bisa kamu lakukan antara 1,5 hingga 2 tahun sekali.

    Jumlah Penyaring Air Tak Sesuai

    Jika kondisi dari air bakunya jernih, serta kadar pH sesuai pada air normal yakni pada rentang 6.5 sampai 8.5. Namun, lumut dapat tumbuh subur jika air bakunya adalah air PAM atau dari sumur bor dalam kondisi yang keruh. Maka, jumlah penyaringnya bisa kamu perlukan akan lebih banyak.

    Sering Terpapar Sinar Matahari

    Sebenarnya, faktor utama yang menyebabkan galon berlumut adalah terlalu sering terpapar sinar matahari. Seperti yang sudah kamu ketahui, bahwa lumut merupakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis. Jadi, semakin sering tangki air terpapar sinar matahari secara langsung, maka akan semakin besar kemungkinan galon ditumbuhi lumut.

    Bahaya Galon Air Minum yang Berlumut

    Galon air minum yang berlumut tentunya membuat kualitas airnya menjadi tak layak untuk dikonsumsi. Apalagi jika kamu meminumnya tanpa mengetahuinya, akan ada bahaya kesehatan yang mengancam. Berikut beberapa diantaranya.

    Beresiko Mengalami Keracunan

    Filter air dan galon yang berlumut dapat menyebabkan kamu keracunan. Pasalnya, kualitas air yang tidak terjamin mutunya pasti akan mengandung virus dan bakteri berbahaya. Sehingga akan menimbulkan risiko keracunan lebih besar.

    Mengalami Infeksi Saluran Pencernaan

    Selain bisa menyebabkan keracunan, filter air dan galon yang kotor bisa menyebabkan berkembangnya bakteri escherichia coli atau E.Coli yang menyebabkan infeksi saluran pencernaan.

    Cara Membersihkan Galon Air Minum yang Berlumut

    Penggunaan galon air dalam waktu yang cukup lama tanpa adanya perawatan yang tepat tentunya bisa membuat galon menjadi kotor dan lumutan. Berikut ini ada beberapa cara membersihkan galon berlumut yang bisa kamu coba:

    Pilih Penyaringan Air yang Tepat

    Cara membersihkan galon yang lumutan pertama adalah dengan melakukan penyaringan air dengan tepat. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, galon yang kotor dan berlumut bisa terjadi karena penyaringan airnya yang tidak sempurna.

    Jika air yang kamu gunakan berasal dari sumur atau PDAM, maka kamu perlu menggunakan lebih banyak penyaring. Hal ini karena air dari kedua sumber tersebut biasanya berwarna lebih keruh.

    Pada proses penyaringan pun juga harus memperhatikan dari mana air itu berasal. Jika air berasal dari pegunungan yang warnanya lebih jernih, maka kamu bisa menggunakan pasir silika dan karbon aktif sebagai bahan penyaring.

    Rawat Galon Air Minum Secara Berkala

    Untuk mencegah galon air minum kamu tidak lumutan lagi, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan secara rutin. Terutama untuk bagian filternya yang tergantung pada darimana air yang kamu gunakan tersebut.

    Jika kamu menggunakan air dari pegunungan, maka kamu bisa melakukan perawatan 2 sampai 3 bulan sekali. Tetapi, jika kamu menggunakan air dari PDAM atau sumber lain dengan air yang cenderung keruh, maka kamu perlu melakukan pembersihan 1 minggu sekali.

    Pembersihan filter ini juga tergantung dari jumlah galon yang terjual. Jadi, jika jumlah galon terjual kurang dari 50 per harinya, maka kamu bisa melakukan pembersihan filter 1 minggu sekali saja. Namun, jika penjualan lebih dari 50 galon, maka kamu bisa melakukan pembersihan filter 2 minggu sekali.

    Jauhkan Galon Air Minum dari Paparan Sinar Matahari Langsung

    Selanjutnya, jangan biarkan galon air minum terpapar sinar matahari secara langsung. Selain dari sinar matahari secara langsung, ternyata pantulan sinar dari lantai keramik juga bisa menjadi penyebab galon berlumut lho!

    Lebih baik kamu meletakkan galon air minum pada ruangan dengan ventilasi yang bagus. Sebab, ventilasi yang cukup dapat mencegah lumut tumbuh.

    Hal tersebut juga berlaku pada galon yang sudah terisi dengan air. Jika galon sudah berisi air dan berada dalam ruangan yang panas serta terpapar sinar matahari secara langsung. Maka, hal ini akan memicu tumbuhnya lumut karena pantulan panas akan mengenai galon.

    Sikat Galon Air Minum Secara Berkala

    Cara terakhir adalah dengan membersihkannya dengan sikat galon khusus. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pasir bersih sebanyak 2 hingga 3 genggam. Masukkan pasir bersih tersebut ke dalam galon dan tambahkan sedikit air. Setelah itu, guncang-guncangkan galon sampai lumutnya menghilang.

    Demikian penyebab galon air minum berlumut dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Usir Katak dari Halaman Rumah


    Jakarta

    Keberadaan kodok memang tidak berbahaya namun bagi sebagian orang hewan amfibi ini menjijikan. Kodok memang sering muncul pada halaman rumah, apalagi saat musim hujan.

    Namun, sebelum kamu tahu cara mengusir dari halaman rumah. Kamu juga perlu tahu penyebab mengapa kodok suka datang ke halaman rumahmu. Penasaran? Mari simak penjelasan lengkap berikut!

    Penyebab Katak Muncul di Halam Rumah

    Mengutip dari KliknClean, Selasa (23/1/2024), kemunculan katak di halaman atau kebun bisa disebabkan suatu hal yang menarik perhatiannya. Bisa jadi rumah kamu mempunyai kolam atau dekat dengan kebun yang mungkin jadi sumber makanan. Berikut beberapa penyebab lainnya mengapa katak masuk ke halaman rumah.


    1. Keberadaan Air

    Katak tergolong sebagai hewan amfibi, mereka lebih suka tinggal di dekat sumber air. Sumber air di properti kamu seperti kolam renang ataupun kolam ikan dapat menarik perhatian katak.

    2. Serangga

    Penyebab munculnya katak dalam jumlah banyak adalah terdapat serangga di sekitar rumah. Misalnya, seperti lalat dan nyamuk yang menjadi sumber makanan utama mereka. Katak akan berkumpul di mana mereka mendapatkan banyak serangga untuk dimakan.

    3. Lampu Taman

    Mempunyai lampu di taman dapat membuat tampilan taman jadi semakin indah, tetapi ini juga menarik perhatian sejumlah serangga. Karena serangga berkumpul, katak pun akan datang untuk memangsa serangga tersebut.

    Dengan demikian, semakin banyak lampu yang kamu nyalakan di malam hari pada halaman atau taman kamu, semakin besar kemungkinan akan ada pesta berkumpulnya katak dan kodok.

    4. Terdapat Kolam atau Kebun

    Katak adalah makhluk menyukai tempat teduh untuk berlindung. Seperti kebun atau halaman rumah yang terdapat banyak rumput liar, dedaunan, atau rumput yang cukup tinggi.

    Memiliki kebun padat yang jarang dibersihkan dapat menarik perhatian serangga dan menjadi tempat tinggal baru bagi katak.

    Tips Usir Katak dari Halaman Rumah

    Mungkin sangat sulit untuk menyingkirkan katak atau kodok tanpa menggunakan bahan kimia. Namun, ada beberapa metode efektif untuk menghilangkan populasi yang lebih kecil. Metode ini bisa sangat ampuh diterapkan, tetapi membutuhkan kesabaran dan kerja keras. Bahan yang digunakan pun sangat murah dan jarang membahayakan katak.

    1. Ampas Kopi

    Kamu dapat memanfaatkan ampas kopi untuk mengusir katak. Caranya, kamu dapat menaburkan ampas kopi di area tanah kosong, contohnya kebun kamu.

    Tanah yang kaya nitrat dicampurkan dengan ampas kopi, akan menghasilkan rasa tidak nyaman pada katak yang menginjaknya.

    2. Cuka

    Kamu dapat membuat cairan anti katak. Caranya, kamu dapat mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama. Kemudian semprotkan pada area yang sering dijumpai katak. Kelemahan utama dari semprotan cuka adalah tingkat keasaman tinggi yang dapat membunuh tanaman yang disemprot.

    3. Air garam

    Katak adalah hewan yang peka terhadap air garam. Dengan menyemprotkan sedikit air garam di sekitar area yang disukai katak. Maka akan membuat kaki katak merasakan efek seperti tersengat.

    Demikian penyebab dan tips mengusir katak dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Tinggalkan Hewan Peliharaan di Rumah Biar Nggak Bikin Kacau


    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa khawatir meninggalkan hewan peliharaan sendirian di rumah saat harus bekerja atau pergi ke luar sebentar? Pemilik rumah tidak harus membawa hewan peliharaan ke mana pun kalian pergi atau mengurung mereka di luar rumah.

    Membiarkan hewan peliharaan beraktivitas di rumah adalah pilihan paling aman untuk memastikan mereka tidak dibawa orang lain dan terhindar dari bahaya di jalan.

    Nah namun, ada juga yang merasa khawatir meninggalkan hewan peliharaan di rumah


    Lalu bagaimana caranya mengawasi hewan peliharaan agar tetap aman dan tidak merusak barang saat pemiliknya tengah pergi? Mengutip dari Reolink.com pada Selasa (23/1/2024) berikut hal yang perlu disiapkan.

    1. Pasang kamera pengawas

    Penggunaan kamera pengawas semacam CCTV di era kini sangat berguna. Selain di ruang publik, tidak ada salahnya memasang kamera pengawas di spot-spot tertentu di dalam rumah.

    Maka, saat pemilik rumah tidak ada, CCTV bisa merekam kegiatan hewan peliharaan. Selain itu, CCTV juga bisa ditonton secara real time atau di waktu bersamaan, sehingga pemilik rumah bisa mengecek keadaan hewan peliharaan secara langsung.

    2. Atur suhu rumah

    Sama seperti manusia, hewan peliharaan juga peka terhadap suhu ruangan. Saat kondisinya mereka harus ditinggal, pastikan di dalam rumah suhunya tidak terlalu panas dan pengap.

    Buka sedikit jendela untuk sirkulasi udara atau menyalakan AC agar ruangan tetap sejuk. Hindari penggunaan barang elektronik yang bisa menarik perhatian hewan peliharaan seperti menimbulkan asap atau memiliki suara yang keras.

    3. Jauhkan benda berbahaya

    Beberapa hewan peliharaan mudah terdistraksi terhadap benda yang menarik perhatiannya. Pemilik rumah harus menjauhkan beberapa benda yang rawan pecah, tumpah, terbakar, mudah ditelan, dan sebagainya.

    Sebagai contoh kaleng cat, botol minum kaca, vas bunga kaca, cairan berbahan kimia, mainan kecil, dan masih banyak lagi.

    4. Siapkan makanan dan minuman hewan peliharaan

    Selain tidur, hewan peliharaan akan tenang apabila dihadapkan dengan makanan. Jadi sebelum meninggalkan rumah siapkan terlebih dahulu makanan mereka yang cukup selama pemilik berada di luar.

    5. Pasang sensor alarm pada pintu

    Apabila di rumah memiliki pintu kecil khusus untuk keluar masuk hewan, pemasangan sensor alarm di pintu dapat sangat berguna.

    Hal ini juga diperlukan di pintu kendang, apabila hewan peliharaan kerap kabur dan lolos dengan mudah dari kendang.

    Sensor alarm ini mengirimkan sinyal kepada pemilik setiap pintu terbuka atau ada yang merusak pintu kendang yang sebelumnya terkunci rapat.

    6. Memiliki detektor asap

    Untuk berjaga-jaga saat terjadi kebakaran, perlu adanya detektor asap. Alat ini akan mengirim pesan peringatan kepada pemilik rumah. Langkah ini dapat membantu proses evakuasi dini bagi hewan peliharaan yang berada di rumah sendirian.

    7. Kalungkan GPS

    Beberapa hewan yang aktif, perlu dikalungkan sebuah GPS. Fungsinya untuk membantu pemilik hewan peliharaan mengetahui lokasi mereka. Pemasangan GPS yang aman adalah di leher mereka.

    8. Pasang layar untuk video call

    Saat ini pemilik rumah bisa mengobrol dengan hewan peliharaannya meski berjauhan. Sebuah teknologi semacam tablet yang otomatis tersambung dengan rumah bisa membantu keduanya saling menyapa.

    Hewan peliharaan tidak perlu diajarkan untuk menerima panggilan video tersebut karena sudah otomatis.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Plafon GRC: Pengertian, Fungsi, dan Harganya


    Jakarta

    Plafon memiliki banyak jenisnya, salah satunya adalah plafon GRC (Glass Reinforced Concrete). Sebagian orang mungkin belum familiar dengan jenis plafon satu ini, maka dari itu simak penjelasan berikut ini.

    Plafon GRC ini sudah sering digunakan dalam konstruksi. Hal itu karena plafon GRC memiliki banyak kelebihan, salah satunya kuat dan tahan lama.

    Buat kamu yang tertarik dan ingin lebih tahu tentang plafon GRC, kamu bisa simak penjelasan lengkap berikut.


    Apa itu Plafon GRC?

    Mengutip dari Brighton, Rabu (24/1/2024), GRC atau Glass Fibre Reinforced Concrete merupakan campuran dari beton dan serat kaca (fiber), serat kaca yang digunakan adalah serat kaca anti-alkali dan berdaya tahan tinggi.

    Kelebihan Plafon GRC

    Mengutip dari Rajawali Parquet, berikut beberapa kelebihan dari plafon GRC

    1. Proses Pemasangan yang Cukup Mudah

    2. Tahan Air

    3. Kuat dan Tahan Lama

    4. Bebas dari partikel yang berbahaya bagi kesehatan, tak seperti material asbes yang berbahaya untuk kesehatan.

    Kekurangan Plafon GRC

    Meskipun memiliki beberapa keunggulan, kamu juga perlu mempertimbangkan kekurangan. Berikut ini kekurangan plafon GRC.

    1. Bisa menghabiskan banyak confound, sehingga kepala bautnya tidak bisa ditutup dengan baik

    2. Proses pemasangan yang tergolong cukup sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

    3. Varian pola produk yang terbatas.

    Daftar Harga GRC Plafon Terbaru dari Berbagai Merk

    Kamu dapat menemukan banyak jenis plafon GRC di pasaran, mulai dari merk Aplus, Super Panel, Versaboard, dan lain sebagainya.

    Mengutip dari Brighton, berikut ini daftar harga lengkapnya:

    Plafon GRC Super Panel

    GRC Board Super Panel 9 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 175.000 per lembar

    GRC Board Super Panel 12 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 230.000 per lembar

    GRC Board Super Panel 15 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 305.000 per lembar

    GRC Board Super Panel 20 mm uk. 1220 x 2440 mm : Rp 505.000 per lembar

    Plafon GRC Aplus

    GRC Board Aplus 3.5 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 45.000 per lembar

    GRC Board Aplus 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 85.000 per lembar

    GRC Board Aplus 8 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 130.000 per lembar

    GRC Board Aplus 10 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 155.000 per lembar

    GRC Board Aplus 15 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 285.000 per lembar

    Plafon GRC Versaboard

    GRC Versaboard 4 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 60.000 per lembar

    GRC Versaboard 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 100.000 per lembar

    GRC Versaboard 9 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 135.000 per lembar

    GRC Board

    GRC Board 4 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 61.000 per lembar

    GRC Board 6 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 110.000 per lembar

    GRC Board 8 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 150.000 per lembar

    GRC Board 9 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 175.000 per lembar

    GRC Board 10 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 189.000 per lembar

    GRC Board 12 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 250.000 per lembar

    GRC Board 15 mm uk. 1220 x 2440 mm: Rp 320.000 per lembar

    Demikian pengertian, fungsi, plus minus beserta harga plafon GRC. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Beli! Ini Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi


    Jakarta

    Kompor listrik dan kompor induksi kini menjadi pilihan terbaik untuk memasak karena praktis dan modern. Namun, masih banyak orang yang masih belum dapat membedakan kompor listrik dan induksi.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, apa saja perbedaan kompor listrik dan induksi?

    Agar memudahkan kamu dalam memilih jenis kompor mana yang cocok dengan kebutuhan kamu, mari simak ulasan lengkapnya di bawah.


    Apa itu Kompor Listrik?

    Mengutip dari Hi Cook, Rabu (24/1/2024), kompor listrik bekerja dengan adanya arus listrik yang mengalir melalui kumparan logam di bawah permukaan kaca atau keramik plat (perantara). Selanjutnya, kumparan diubah menjadi panas karena hambatan listrik. Kumparan akan memindahkan energi panasnya melalui perantara menggunakan teknologi infra merah.

    Jadi, prinsip memasak dan cara kerja pada kompor listrik yaitu perpindahan panas radiasi antara kompor dan panci.

    Apa itu Kompor Induksi?

    Masih dikutip situs yang sama, berbeda dengan kompor listrik. Kompor induksi menggunakan elektromagnet sebagai pengganti kumparan logam pada kompor listrik. Arus listrik akan bergantian saat melewati cincin ke peralatan masak. Hasilnya adalah panci atau wajan mulai memanas.

    Kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar kompor dapat bekerja. Biasanya panci yang digunakan pada kompor induksi berbentuk datar pada bagian bawah serta memiliki bahan lapisan magnet sebagai penghantar panas (konduktor). Jadi, wajan biasa tidak digunakan pada kompor induksi sebab diperlukan lapisan magnet pada dasar wajan agar dapat berfungsi.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi

    Cara Kerja Pemanasan

    Perbedaan dari cara kerja pemanasan kedua jenis kompor terletak pada energi yang digunakan. Kompor induksi memakai energi elektromagnetik sehingga pemanasan terjadi secara langsung.

    Sementara itu, untuk bekerja kompor listrik perlu menghantarkan panas melalui sumber listrik. Jadi, cara kerja kompor listrik dan induksi dalam menghantarkan panas berbeda, meskipun sama-sama tidak menggunakan gas.

    Tingkat Efisiensi Energi

    Kompor induksi terhitung lebih efisien sebab pemanasan terjadi secara langsung. Reaksi elektromagnetik untuk menghantarkan panas ke makanan dalam wajan atau panci mencapai 80-90%.

    Sementara. kompor listrik punya efisiensi energi lebih rendah, yakni sekitar 70% saja. Hal ini karena metode pemanasannya secara tidak langsung.

    Segi Keamanan

    Untuk tingkat keamanan kompor induksi cenderung lebih aman karena tidak terasa panas saat disentuh. Selain itu, kompor induksi juga punya fitur otomatis yang bisa mengatur durasi masak, jadi aman bila kamu tinggalkan.

    Tetapi, kedua jenis kompor bisa kita simpulkan tergolong lebih aman dari kompor gas. Hal ini karena keduanya tidak mengandalkan api sebagai sumber panas dan resiko kebakaran juga menjadi lebih kecil.

    Suhu Maksimal

    Dari segi suhu, kompor listrik bisa menghasilkan suhu panas yang lebih tinggi daripada kompor induksi. Suhu maksimal kompor listrik dapat mencapai 393 derajat Celcius, sementara kompor induksi sekitar 351 derajat Celcius.

    Meski begitu, kompor induksi lebih unggul dalam hal menurunkan suhu dari panas ke dingin. Karena kompor listrik perlu waktu lebih lama sehingga perlu berhati-hati untuk tidak menyentuhnya setelah digunakan.

    Harga

    Harga kompor listrik memiliki harga yang cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan kompor induksi. Namun, kompor listrik akan lebih mahal pada biaya tagihan listrik. Sebab kompor listrik membutuhkan daya yang cukup besar untuk menyalakannya.

    Cara Perawatan

    Untuk perawatan sendiri, kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sementara kompor listrik kamu perlu mendiamkan dan menunggu kompor hingga dingin untuk membersihkannya.

    Demikian perbedaan dari kompor listrik dan induksi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Desain Kamar yang Bisa Bikin Anak Tumbuh Kreatif



    Jakarta

    Anak-anak usia dini biasanya memiliki imajinasi yang luas dan kuat sehingga mereka sering melihat dunia yang biasanya tidak dilihat oleh orang dewasa. Namun, untuk mengeksplorasi pikiran anak untuk tumbuh kreatif perlu adanya lingkungan yang mendukung dan sehat, salah satu lingkungan yang paling utama adalah di rumah.

    Dikutip dari Home Guide, Rabu (24/1/2024), kamar anak adalah salah satu dari tempat anak-anak yang bisa jadi tempat untuk mendorong anak-anak bermimpi besar. Tempat ini bisa menjadi area bersantai, tumbuh, bermain untuk menghibur diri. Oleh karena itu desain interior diperlukan untuk menciptakan ruangan yang menyenangkan agar pemikiran kreatif dan kepribadian anak akan terdorong.

    Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini detikProperti telah merangkum lima tips desain kamar yang bisa bikin anak tumbuh kreatif.


    1. Buat Dengan Sederhana

    Zaman sekarang anak-anak mengalami pertumbuhan dengan kelebihan sensorik setiap harinya. Ada banyak teknologi yang saat ini sudah dijadikan untuk menarik perhatian penonton, seperti televisi, internet, game digital, smartphone, dan sebagainya yang memiliki tampilan warna-warni.

    Itulah kenapa kamar anak harus dibuat lebih simpel dan bersih tetapi juga tidak boleh terlalu polos dan membosankan. Sebab terlalu terang dan menarik juga tidak boleh dilakukan. Hal ini dikarenakan anak memiliki kelebihan sensorik yang bisa menghalanginya untuk bermimpi dan mengeksplorasi imajinasi sehingga ruangan perlu dibuat untuk anak memiliki satu titik fokus tanpa terlihat terlalu sibuk. Misalnya seperti karya seni dinding atau wallpaper bermotif agar memiliki sedikit keragaman tanpa terlalu ramai.

    Tambahkan juga lemari penyimpanan untuk mainan dengan penataan modern agar bisa menutup kekacauan yang dilakukan oleh anak kamu ketika sedang memproses kreativitasnya.

    2. Karya Seni dan Cahaya Alami

    Karya seni punya peran penting untuk mendorong kreativitas anak. Jika kamu memiliki kamar yang lebih besar, kamu bisa menambahkan beberapa karya seni yang ingin ditampilkan seperti foto, cetakan, poster dan lukisan warna warni sebab kreativitas anak yang cenderung artistik harus ditampilkan.

    Selain itu, karya anak juga bisa berfokus pada kreatifitas dengan mendorong perkembangan interaksi misalnya seperti musik, patung, atau kreasi tanah liat lainnya yang bisa digunakan anak untuk menjadi elemen fokus di dalam kamar. Karya seni ini perlu pencahayaan yang optimal, sehingga taruh di dekat cahaya alami yang cukup masuk dan memberikan penerangan yang baik.

    3. Dinding Menjadi Kanvas

    Dinding bisa menjadi kanvas untuk anak kamu memproses imajinasi. Selain bisa menempatkan wallpaper bermotif atau fotografi, kamu bisa melibatkan anak kamu dengan melukis dinding dengan bahan-bahan cat seperti cat air, tinta, graffiti dan stensil. Ini bisa juga peluang untuk menghabiskan waktu dengan keluarga kamu dan membuat kenangan berharga saat mengecat dinding bersama si kecil.

    4. Hati-Hati saat Anak Berbagi Kamar

    Jika kamu memiliki dua anak atau lebih, berbagi ruangan bisa menjadi hal yang perlu diperhatikan agar tidak adanya kekacauan, apalagi anak memiliki kepribadian yang berbeda sehingga konsep desain interior juga harus menyesuaikan dengan anak-anak kamu.

    Mustahil untuk mewujudkan semua keinginan anak kamu, tetapi menaruh elemen yang bisa memberikan kebahagiaan semua orang tidak mustahil. Jika putri dan putra kamu punya kesenangan yang berbeda, kamu bisa membuat harmoni visual yang dipadukan. Misalnya, kamar anak kamu bisa menggabungkan meja futuristik ditambah dengan karpet lembut berwarna pastel.

    5. Desain Tetap Fleksibel

    Seiring waktu preferensi anak kamu bisa berubah selama bertambahnya usia. Dalam beberapa tahun, desain kamar yang kekanakan akan membuat anak kamu tidak menyukainya lagi saat tumbuh besar. Ini sebabnya dekorasi harus bisa fleksibel dan mudah dimodifikasi.

    Misalnya, dibanding mencoret tembok yang bisa membutuhkan waktu untuk dimodifikasi ulang, lebih baik menempelkan stiker yang disukai si kecil. Konsep juga eksekusi yang penting untuk menyesuaikan ide. Jika ada gambaran jelas tentang konsep kamar kamu, maka perabotan dan aksesoris harus disesuaikan dengan ide tersebut. Misalnya, jika anak kamu suka planet dan bintang, kamu bisa memilih aksesoris yang berhubungan dengan konsep itu seperti stiker bintang yang menyala.

    Itulah 5 tips desain kamar yang bisa bikin anak kreatif. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dampak Lilin Aromaterapi buat Udara di Rumah yang Perlu Kamu Tahu



    Jakarta

    Lilin aromaterapi merupakan salah satu elemen penyempurna suasana di rumah. Aroma yang dikeluarkan oleh pembakaran lilin ini bisa menciptakan momen yang santai dan menyenangkan di dalam rumah.

    Meski begitu, pembakaran lilin aromaterapi ternyata bisa berdampak pada kualitas udara di rumah, lho!

    Profesor ekonomi dan kebijakan publik di Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh yang juga merupakan ahli polusi udara dan kualitas udara, Karen Clay mengatakan, pembakaran lilin akan berdampak secara signifikan jika digunakan dalam jumlah yang besar atau di ruang yang kurang terventilasi.


    “Efek kualitas udara mungkin lebih signifikan jika menggunakan jumlah lilin yang lebih besar atau di ruang yang kurang terventilasi,” terang Karen Clay sebagaimana dikutip dari Real Simple, Rabu (24/1/2024).

    Setiap pembakaran, baik kayu, makanan, atau lilin, akan menghasilkan emisi berbagai polutan. Clay mengatakan, emisi yang dihasilkan oleh pembakaran lilin bisa berupa zat padat terbang dan senyawa organik volatil.

    Emisi inilah yang kemudian akan membawa dampak bagi kualitas udara di rumah kita. Lebih jauh, jenis emisi akan tergantung pada sifat sumbu, jenis lilin, dan apakah lilin tersebut beraroma atau tidak.

    Lilin Beraroma vs. Tanpa Aroma

    Perbedaan antara lilin beraroma dan tanpa aroma juga menjadi poin penting. Lilin beraroma cenderung mengandung lebih banyak senyawa organik volatil yang bisa mempengaruhi kualitas udara. Meskipun efek keseluruhan dari kedua jenis lilin dianggap kecil dalam kondisi normal, individu dengan sensitivitas tertentu terhadap bau dan polutan mungkin lebih terpengaruh.

    Lilin Berbahan Dasar Lilin Parafin vs. Lilin Alami

    Selain itu, jenis lilin yang digunakan juga berperan dalam dampak kualitas udara. Lilin berbahan dasar lilin parafin umumnya diketahui menghasilkan lebih banyak polutan dibandingkan dengan lilin berbahan dasar lilin alami. Oleh karena itu, pemilihan lilin berkualitas tinggi, seperti lilin berbahan dasar kedelai, lilin lebah, atau lilin kelapa dengan sumbu kapas, bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

    Keselamatan dan Tips Membakar Lilin

    Penting untuk membakar lilin dengan bijak dan aman. Jessica Wicks, seorang ahli HVAC, menekankan pentingnya memperhatikan sumbu lilin dan bahan lilin. Ia menyarankan untuk menghindari lilin dengan sumbu logam atau timah serta lilin berbahan dasar lilin parafin.

    “Lilin berkualitas tinggi memang lebih mahal, tetapi biasanya lebih tahan lama,” tambah Wicks.

    Wicks juga memberikan tips keselamatan, termasuk tidak membakar lilin di sekitar perabot atau anak kecil, dan memadamkan lilin dengan menutupnya saat lilin menjadi cair sepenuhnya. Perusahaan HVAC yang ia pimpin pernah menangani banyak kasus mengenai pemakaian lilin secara rutin yang menyebabkan jelaga karbon pada filter sistem pemanas atau penangan udara.

    Demikianlah penjelasan mengenai dampak yang ditimbulkan dari pembakaran lilin aromaterapi bagi kualitas udara di rumah. Dengan pemahaman yang tepat, penggunaan lilin aromaterapi di rumah bisa tetap menjadi pengalaman yang memanjakan tanpa mengorbankan kualitas udara. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Sering, Ini 6 Cara Beberes Rumah Biar Selalu Rapi



    Jakarta

    Rumah merupakan tempat tinggal sekaligus istirahat bagi setiap orang. Kebersihan rumah sangatlah penting untuk menciptakan ruang yang nyaman dan menyenangkan.

    Meskipun begitu, membersihkan rumah tak jarang menjadi tantangan tersendiri akibat rutinitas harian yang banyak. Jangan khawatir! Meskipun mungkin sulit untuk menyempatkan waktu membersihkan rumah setiap minggu, ada enam kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah tetap bersih dan teratur.

    Melansir Real Simple, Kamis (25/1/2024), berikut enam rutinitas mingguan yang bisa kamu lakukan agar rumah lebih bersih dan rapi.


    1. Merapikan Barang dengan Bijak

    Sebuah rumah yang rapi dimulai dari kebiasaan merapikan barang dengan bijak. Trisha Lake, pemilik dan CEO TLC Cleaning, merekomendasikan untuk melibatkan keluarga dalam sesi merapikan kecil setiap minggu. Dengan membuat jadwal dan tempat untuk menyimpan barang, kamu bisa menghindari kekacauan yang tidak diinginkan.

    2. Menyapu dan Menjaga Permukaan Lantai

    Menyapu permukaan keras, seperti lantai dapur dan kamar mandi bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang menciptakan lingkungan yang higienis, terutama jika ada anak-anak di sekitar. Dalam budaya orang Asia, ada kebiasaan untuk tidak memakai alas kaki di dalam rumah. Budaya ini sebenarnya sangatlah membantu dalam mencegah kotoran masuk ke dalam rumah.

    3. Mengganti Seprai Tempat Tidur secara Berkala

    Mengganti seprai tempat tidur setiap minggu bukan hanya kebiasaan yang baik untuk kebersihan, tetapi juga bisa meningkatkan kualitas tidur. Jangan ragu untuk mencoba pengalaman menyenangkan masuk ke tempat tidur dengan seprai yang segar dan bersih. Dengan seprai yang bersih, tidur akan semakin nyenyak sehingga bisa meningkatkan produktivitas kita di kemudian hari.

    4. Membersihkan dan Menyedot Debu Secara Rutin

    Debu dan kotoran umumnya menumpuk di area-area dengan lalu lintas tinggi. Menyedot dan membersihkan debu tidak hanya menjaga rumah tetap bersih, tetapi juga memperpanjang umur karpet dan lantai. Jika waktu menjadi kendala, pertimbangkan untuk menggunakan penyedot debu otomatis untuk menghemat waktu dan energi.

    5. Bersihkan Kamar Mandi Seminggu Sekali

    Kamar mandi yang bersih adalah suatu keharusan. Kamar mandi harus rutin dibersihkan seminggu sekali karena merupakan area yang rentan terhadap kotoran, bakteri, dan kuman.

    Meskipun pekerjaan ini mungkin tidak selalu menyenangkan, membersihkan toilet, wastafel, dan shower setiap minggu adalah investasi yang sangat berharga untuk kesehatan dan kenyamanan keluarga.

    6. Bersihkan Pula Dapur Secara Rutin

    Jangan lupakan dapur di rumah! Membersihkan peralatan, wastafel, dan memeriksa lemari es untuk barang-barang yang sudah kedaluwarsa adalah langkah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan dapur. Lakukan pembersihan dapur secara menyeluruh minimal seminggu sekali. Kebiasaan kecil seperti menyeka kotoran dengan cepat setelah makan dan memasak juga bisa memberikan dampak yang besar bagi kebersihan rumah.

    Demikianlah rutinitas mingguan yang bisa kamu lakukan agar rumah lebih bersih dan rapi. Dengan mengintegrasikan keenam kebiasaan ini ke dalam rutinitas mingguan, kamu tidak hanya menciptakan rumah yang bersih dan teratur, tetapi juga menciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk keluarga. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Tips Hemat Listrik Biar Tagihan Nggak Bengkak!


    Jakarta

    Menghemat listrik bisa jadi upaya untuk menghindari tagihan listrik yang tinggi. Tagihan listrik yang membengkak bisa disebabkan penggunaan listrik yang boros. Terutama kebutuhan listrik untuk alat elektronik, semakin banyak alat elektronik maka semakin besar juga listrik yang digunakan.

    Nah, biar kamu tidak pusing memikirkan tagihan listrik yang membengkak. Kamu bisa mulai ikuti tips menghemat listrik berikut. Ada 12 tips yang bisa kamu lakukan untuk menghemat listrik di rumah.

    1. Kurangi Penggunaan Listrik Bersamaan

    Gunakan listrik seperlunya dan hindari juga menggunakannya secara bersamaan. Misal, Menggunakan hair dryer, kemudian televisi dan AC menyala. Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan.


    2. Menggunakan Tangki Penampungan Air

    Membuat tandon air dan menggunakan mesin pompa air jika benar-benar membutuhkan dapat menghemat penggunaan listrik. Selain menghemat pompa air listrik, juga bisa menghemat air.

    3. Cabut Alat Elektronik yang Tak Terpakai

    Jika barang elektronik sudah penuh daya listriknya, seperti handphone, kabel komputer, printer, dispenser, jika sudah tidak dibutuhkan lagi maka cabut dari stop kontak (plug) setelah selesai digunakan.

    4. Menggunakan Barang Elektronik Hemat Energi

    Kamu bisa mulai menggunakan barang elektronik yang hemat energi, seperti setrika dengan pengatur panas otomatis dan gunakan lampu LED sebagai penerangan sebab lebih terang sehingga mampu menghemat hingga 90% listrik di rumah.

    5. Nyalakan Saat Diperlukan

    Mematikan barang elektronik yang sedang tidak digunakan dapat menghemat pengeluaran listrik. Kamu bisa mulai dengan mematikan televisi jika tidak ditonton Jadi, jangan dibiasakan TV menyala ketika tertidur.

    6. Menyambung Daya Listrik PLN Sesuai Kebutuhan

    Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan ESDM, rumah tangga kecil rata-rata membutuhkan daya listrik yang sedikit. Maka, cukup dengan menyambung listrik berdaya 450 VA atau 900 VA. Sedangkan untuk rumah tangga sedang cukup menyambung 900 – 1300 VA.

    7. Gunakan Perabot Elektronik Sesuai Kebutuhan

    Sesuaikan perabot elektronik sesuai kebutuhan. Untuk rumah tangga kecil tak perlu menggunakan kulkas dengan kapasitas besar. Untuk industri usaha barulah menggunakan pendingin dengan kapasitas yang lebih besar. Serta gunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas rumah tangga. Kemudian untuk ruangan yang memiliki cukup ventilasi maka kamu tak perlu menggunakan AC.

    8. Mengatur Suhu Sesuai Kebutuhan

    Untuk perabot elektronik seperti kulkas dan AC juga perlu dipantau suhunya. Kamu tak perlu mengatur pada suhu maksimal, pastikan dengan suhu yang cukup. Contohnya seperti mengatur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan, pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C.

    9. Mengganti Keran yang Bocor

    Selanjutnya, jangan mengabaikan keran yang bocor meskipun hanya mengeluarkan setetes demi tetes air juga merupakan bentuk pemborosan. Apabila kita sering menyalakan pompa air, maka biaya listrik pun akan tinggi. Segera ganti keran jika memang bocor.

    10. Kurang Waktu Penggunaan Listrik

    Persingkat penggunaan listrik sebisa mungkin, contohnya ketika kamu mau memasak nasi dengan rice cooker kamu sudah menggunakan air panas, cara ini dapat mempersingkat waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

    11. Mengatur Ventilasi Udara

    Cara menghemat listrik adalah memastikan rumah punya cukup ventilasi. Hal ini akan membuat aliran udara dari luar bisa masuk ke dalam rumah. Selain itu, membuat sirkulasi udara di dalam rumah juga bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin. Lebih utamakan untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara daripada menggunakan pendingin ruangan di pagi dan siang hari.

    12. Manfaatkan Ventilasi Rumah

    Tak hanya untuk sirkulasi udara, namun kamu juga bisa memanfaatkan ventilasi rumah agar sinar alami (matahari) dapat masuk ke rumah. Kamu dapat membuka tirai jendela secukupnya agar tingkat cahaya memadai untuk melakukan kegiatan. Sehingga kamu tak perlu menyalakan lampu pada ruangan kerja.

    Demikian tips menghemat listrik agar tagihan tak bengkak. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com