Author: Gak Ganti Gambar

  • 4 Cara Mudah Usir Kelabang Beserta Doa Perlindungan dari Hewan Melata



    Jakarta

    Kehadiran kelabang di dalam rumah sering bikin penghuni merinding. Serangga berkaki banyak ini kerap muncul di tempat lembap seperti kamar mandi, gudang, atau sudut-sudut gelap rumah.

    Meski berukuran kecil, kelabang bisa menimbulkan rasa jijik, bahkan ketakutan karena pergerakannya yang cepat dan bentuk tubuhnya yang menggelikan. Lebih dari itu, kelabang juga bisa menggigit jika merasa terancam.

    Lantas, bagaimana cara mengusir kelabang dari rumah? Tak hanya secara fisik, ternyata dalam Islam juga diajarkan doa-doa khusus untuk melindungi diri dari hewan melata seperti kelabang. Simak ulasannya berikut ini.


    Doa Mengusir Kelabang Menurut Islam

    Berikut adalah doa yang diajarkan untuk meminta perlindungan dari bahaya kelabang dan hewan melata lainnya:

    1. Doa Perlindungan dari Setan, Hewan Melata, dan Ain:

    Arab:

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Latin:

    A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya:

    “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    2. Doa Perlindungan dari Kejahatan Makhluk:

    Arab:

    أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Latin:

    A’udzu bikalimatillahit tammaati min syarri maa kholaq

    Artinya:

    “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan yang ada pada makhluk-Nya.”

    Cara Mengusir Kelabang dari Rumah Secara Alami

    Tak hanya dengan doa, penghuni rumah juga bisa mencoba cara praktis berikut ini untuk mencegah kelabang datang kembali:

    1. Gunakan Kapur Barus

    Kapur barus mengandung zat kimia seperti naftalena yang sangat dibenci oleh serangga termasuk kelabang. Letakkan di sudut-sudut rumah yang rawan.

    2. Taruh Daun Pandan

    Aroma daun pandan yang wangi bagi manusia ternyata dibenci oleh kelabang. Iris tipis daun pandan dan letakkan di kamar mandi atau bawah wastafel.

    3. Semprotkan Cuka

    Campurkan cuka dengan air dalam botol semprot dan semprotkan ke tempat yang biasa dilewati kelabang. Aroma tajam cuka dapat mengusir mereka.

    4. Tutup Retakan Rumah

    Kelabang bisa masuk lewat celah kecil. Segera tutup retakan pada dinding, lantai, atau kusen jendela agar mereka tidak bisa menyelinap masuk.

    Kelabang memang bukan hewan berbahaya, tapi kehadirannya bisa sangat mengganggu. Selain berdoa, menjaga kebersihan rumah dan menghindari tempat lembap bisa menjadi langkah efektif untuk mencegah kelabang bersarang. Semoga rumahmu selalu aman, bersih, dan bebas dari gangguan serangga ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Bak Cuci Piring sampai Kinclong, Bisa Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Saat membersihkan dapur, bak cuci piring nggak boleh sampai ketinggalan. Meski sering disiram air dan sabun, bak ini tetap bisa menimbun kotoran.

    Penghuni rumah sebenarnya dapat membersihkan bak cuci piring dengan mudah. Caranya dengan menggunakan pembersih dari bahan dapur seperti soda kue untuk membuat bak ini kinclong.

    Bagaimana cara membersihkan bak cuci piring pakai soda kue? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bersihkan Bak Cuci Piring

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan bak cuci piring berbahan stainless steel, dikutip dari The Spruce, Selasa (22/7/2025).

    1. Taburkan Pembersih

    Pertama, taburkan bubuk pembersih ke seluruh permukaan bak cuci piring. Penghuni bisa menggunakan soda kue sebagai alternatif dari pembersih komersial.

    2. Gosok Bak Cuci Piring

    Selanjutnya, gosok bak menggunakan spons lembut yang sudah dibasahi dan diberi beberapa tetes sabun cuci piring. Gosok bak cuci piring dengan gerakan memutar kecil. Jika ada noda membandel, gunakan spons yang lebih kasar untuk membersihkan bak.

    3. Bilas Bak Cuci Piring

    Setelah menggosok seluruh bak, bilas sisa sabun atau soda kue. Sebaiknya gunakan air hangat ketika membilas bak cuci piring.

    4. Keringkan Bak Cuci Piring

    Lalu, keringkan permukaan bak menggunakan kain mikrofiber. Kain ini ampuh mengangkat sisa kotoran pada stainless steel, sehingga bak cuci piring menjadi kinclong.

    5. Bersihkan Keran Air

    Setelah bak kering, bekas kain mikrofiber itu bisa dipakai untuk membersihkan keran air. Fokuskan pembersihan pada bagian dasar keran, karena kotoran dan debu sering kali menempel di area ini. Kalau keran kotor, penghuni dapat membersihkannya dengan cara yang sama seperti bak cuci piring.

    Itulah cara membersihkan bak cuci piring sampai kinclong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pagar Geser Seret Susah Dibuka? Begini Cara Atasinya Tanpa Bongkar Total


    Jakarta

    Pernahkah kesusahan membuka pagar geser karena seret? Pagar yang bermasalah menjadi berat dan susah untuk digeser.

    Hal ini tentu mengganggu aktivitas penghuni rumah. Pasalnya, penghuni harus menggunakan lebih banyak tenaga dan waktu untuk bisa membuka pagar.

    Jika menemui kondisi seperti ini, penghuni rumah perlu segera memperbaikinya. Simak cara mengatasi pagar geser seret berikut ini.


    Cara Mengatasi Pagar Geser Seret

    Inilah beberapa cara untuk mengatasi pagar geser yang seret, dikutip dari Bay Area Lions Gate.

    1. Bersihkan Rel

    Pagar geser bisa seret karena rel yang kotor. Kotoran, serpihan, dan daun bisa terkumpul di rel, sehingga membuat pagar bergeser secara tidak rata.

    Penghuni rumah bisa membersihkan kotoran pada rel menggunakan sapu atau peniup daun. Cara lain bisa dengan menyikat rel dengan air dan sabun. Jangan lupa untuk membilas rel dan membiarkannya kering.

    2. Sejajarkan Pagar dengan Rel

    Selain itu, pagar akan susah dibuka kalau tidak sejajar dengan rel. Roda yang keluar dari jalur rel membuat pagar sulit digeser.

    Sesuaikan pintu gerbang agar sesuai dengan benar. Coba tutup pagar dan ukur jarak antara pintu pagar dengan tiang di kedua sisi. Lalu, pastikan pengukurannya sama antara kedua sisi.

    3. Berikan Pelumas Rel

    Pagar bakal lebih mudah meluncur kalau relnya diberikan pelumas. Gunakan pelumas berbasis silikon untuk menyemprot rel.

    Aplikasikan pelumas secara merata dan hindari menyemprot roda atau pagar. Lakukan pelumasan secara teratur agar pagar selalu dalam kondisi baik.

    4. Perbaiki Roda Pagar

    Roda yang aus atau rusak dapat mengakibatkan pagar bergeser secara tidak merata atau keluar lintasan. Penghuni perlu memastikan roda dalam kondisi baik agar pagar bisa meluncur dengan mulus. Segera ganti roda yang aus atau rusak dengan yang baru.

    5. Kencangkan Baut dan Sekrup yang Longgar

    Pagar yang sulit dibuka bisa disebabkan ada baut atau sekrup yang longgar. Hal itu membuat pagar bergoyang dan tidak stabil. Gunakan kunci pas dengan ukuran yang tepat untuk menghindari baut atau sekrup terlepas.

    Itulah cara untuk mengatasi pagar geser yang seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Bikin Keramik Rusak



    Jakarta

    Saat proses pembangunan atau renovasi rumah, tak jarang sisa semen menempel di lantai keramik. Jika dibiarkan terlalu lama, noda semen akan mengeras dan semakin sulit dibersihkan. Bahkan, jika dikeruk sembarangan bisa membuat permukaan keramik jadi tergores.

    Meski terdengar merepotkan, ternyata ada cara aman untuk membersihkan bekas semen tanpa merusak lantai. Kuncinya adalah menggunakan bahan-bahan yang tepat dan teknik yang sesuai.

    Cara Membersihkan Noda Semen di Keramik

    Dilansir dari situs HG, berikut beberapa bahan sederhana yang bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan noda semen membandel di rumah:


    1. Gunakan Cuka Dapur

    Cuka bisa jadi solusi alami untuk melunakkan noda semen yang menempel. Caranya, campurkan cuka dengan air hangat secukupnya, lalu tuangkan ke area yang terkena noda. Diamkan hingga cairan menyerap dan mulai mengering, baru kemudian gosok dengan kain kasar atau sikat.

    Cara ini hanya direkomendasikan untuk lantai keramik biasa. Jangan gunakan cuka untuk lantai berbahan granit, marmer, atau batu alam karena bisa merusak permukaannya.

    Untuk alternatif lebih aman pada lantai batu alam, gunakan perasan lemon dan gosok perlahan hanya di area yang terkena noda.

    2. Amplas Khusus Keramik

    Untuk noda semen yang tidak terlalu besar, kamu bisa langsung mengikisnya dengan amplas halus. Pastikan memilih amplas yang cocok untuk keramik, bukan untuk kayu.

    Gunakan gerakan perlahan dan hati-hati agar tidak menggores lantai.

    Cara Menghilangkan Noda Semen di Nat Lantai

    Tak hanya di permukaan keramik, sisa semen sering kali menempel di sela-sela nat keramik yang berwarna putih. Membersihkannya juga perlu teknik khusus agar tidak merusak struktur nat.

    1. Cuka untuk Nat

    Campuran cuka dan air hangat juga bisa digunakan untuk membersihkan noda di sela nat. Tuangkan cairan ke bagian yang kotor, diamkan, lalu gosok perlahan. Jangan terlalu keras agar lapisan nat tidak ikut terkikis.

    2. Baking Soda

    Jika noda di nat terlalu membandel, kamu bisa coba baking soda. Campurkan baking soda dan air dengan perbandingan 1:1, lalu tuangkan ke nat yang kotor. Diamkan sejenak hingga menyerap, lalu gosok hingga bersih.

    Bekas semen yang menempel di lantai atau nat keramik memang menyebalkan, tapi bukan berarti tak bisa dibersihkan. Dengan bahan alami seperti cuka atau baking soda, serta sedikit kesabaran, lantai rumah bisa kembali bersih tanpa perlu memanggil jasa khusus.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengusir Cicak di Rumah Secara Alami dan Efektif


    Jakarta

    Cicak kerap kali ditemukan merayap di dinding, meja, ataupun lantai rumah. Kehadiran reptil ini cukup mengganggu bagi sebagian penghuni.

    Terkadang orang merasa geli melihat bentuk cicak. Belum lagi, cicak suka buang kotoran sembarangan, sehingga mengotori rumah. Makhluk kecil ini juga suka naik ke meja dan menyicip makanan.

    Kalau merasa ada banyak cicak di rumah, penghuni bisa mengusirnya menggunakan bahan alami. Simak cara mengusir cicak secara alami dan efektif berikut ini.


    Cara Usir Cicak di Rumah

    Inilah beberapa bahan alami yang bisa membuat cicak nggak betah di rumah, dikutip dari Livspace dan India Today.

    1. Bawang

    Cicak tidak menyukai bau menyengat dari bawang. Penghuni rumah bisa mengusir cicak menggunakan berbagai jenis bawang, seperti bawang bombai, bawang merah, dan bawang putih.

    Caranya dengan memotong beberapa siung bawang, lalu masukkan ke dalam wadah. Letakkan wadah tersebut di tempat yang sering dilewati cicak.

    2. Bubuk Kopi

    Penghuni dapat menggunakan bubuk kopi untuk mengusir cicak. Aroma kopi yang kuat membuat cicak enggan berada di rumah.

    Coba tuangkan 1-2 sendok makan bubuk kopi ke botol semprot dan campurkan air secukupnya. Semprotkan cairan kopi ke area yang sering ada cicak.

    3. Cangkang Telur

    Selain itu, cangkang telur juga bisa menakuti cicak agar nggak betah di rumah. Sebab, cicak menganggap cangkang telur sebagai predator.

    Letakkan cangkang telur bekas ke beberapa titik yang sering dilewati cicak. Cangkang ini dapat dibiarkan selama berhari-hari karena tidak kedaluwarsa.

    4. Merica dan Cabai

    Penghuni juga bisa menggunakan merica dan cabai untuk membasmi cicak di rumah. Caranya dengan membuat semprotan anti cicak terbuat dari kedua bahan tersebut.

    Campurkan merica dan cabai ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu ke area yang sering dilalui cicak. Jangan lupa untuk mengocok botol sebelum menyemprotkan cairan anti cicak.

    5. Minyak Pepermin

    Terakhir, gunakan minyak pepermin untuk mengusir cicak. Aroma minyak ini memberikan efek menenangkan bagi manusia, tapi tidak untuk reptil.

    Cara pakainya dengan mencampurkan 3-4 minyak pepermin dengan air secukupnya ke botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan ke tempat yang sering dilewati cicak.

    Itulah beberapa tips efektif untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Gak Perlu RIbet-ribet, Ternyata Timun Ampuh Usir Lalat



    Jakarta

    Lalat kerap dianggap hama yang mengganggu dan bikin risih saat berkeliaran di rumah. Lalat juga dibilang menjijikkan karena kerap hinggap di sampah, kotoran hingga sisa-sisa makanan.

    Yang menyebalkan, lalat juga sering menghinggapi makanan-makanan di rumah. Tak jarang juga lalat menyebabkan penyakit bagi manusia.

    Ada banyak cara yang dilakukan pemilik rumah dalam mengusir lalat. Yang paling populer adalah menggunakan lilin, lem atau semprotan anti serangga. Tapi, ada lho bahan-bahan alami yang dianggap ampuh mengusir lalat.


    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.

    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Noda Bekas Semen Yang Menempel di Lantai Keramik



    Jakarta

    Setelah merenovasi atau membangun rumah, biasanya banyak kotoran atau sisa-sisa pekerjaan yang masih tertinggal seperti bekas semen yang sulit dibersihkan.

    Selain di tembok, bekas semen yang sudah kering sering ditemukan di lantai keramik. Bila dibiarkan, noda ini membuat tampilan lantai menjadi kotor dan kurang menarik.

    Oleh karena itu, pemilik rumah harus segera membersihkan sisa-sisa semen kering yang masih menempel di keramik. Caranya bagaimana?


    Sebenarnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan noda semen yang menempel di lantai, bahkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Begini caranya

    1. Larutan HCL

    Selanjutnya, asam klorida (HCL) juga termasuk pembersih yang kuat, tetapi harus digunakan dengan sangat hati-hati. Untuk melindungi kamu dari bahaya dan risiko lain yang tidak diinginkan, kenakan dahulu semua alat pelindung dan pastikan area yang kamu kerjakan punya ventilasi yang baik. Campurkan HCL dengan air sesuai petunjuk pada label dan oleskan pada bekas semen.

    Lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen. Bilas dengan air bersih dan pastikan bekas semen telah hilang sepenuhnya.

    2. Lemon

    Mirip dengan belimbing wuluh, lemon punya kandungan asam sitrat yang dapat membantu melunakkan bekas semen. Cukup peras lemon lalu gunakan jusnya untuk membersihkan bekas semen. Diamkan beberapa menit, lalu sikat sampai bekas semen terkelupas. Bilas dengan air bersih dan pastikan telah hilang sepenuhnya sebelum mengeringkan.

    3. Hidrogen Peroksida

    Kamu dapat coba menggunakan hidrogen peroksida untuk menghilangkan bekas-bekas semen. Cukup campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu oleskan pada bekas semen dan biarkan selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

    4. Batu Apung

    Batu apung merupakan bahan yang abrasif, sehingga dapat membantu mengikis bekas semen dari keramik. Basahi permukaan keramik terlebih dahulu, kemudian gunakan batu apung untuk menggosok perlahan bekas semen yang mengeras. Pastikan untuk berhati-hati agar tidak merusak permukaan keramiknya. Setelah mengikis, bilaslah dengan air hingga semua sisa semen bersih.

    5. Cuka

    Cuka merupakan bahan alami yang mampu menghilangkan berbagai noda, termasuk bekas semen. Cuka akan membantu melunakkan semen sehingga kamu dapat dengan mudah menggosoknya dengan sikat atau spons.

    Caranya mudah, kamu bisa mulai dengan mencampurkan cuka dan air dalam perbandingan 1:1. Setelah campuran jadi, oleskan pada bekas semen dan biarkan selama 10-15 menit. Lalu kamu dapat menggosok area tersebut dengan sikat kasar atau spons untuk membuat sisa semen terkelupas. Kemudian bersihkan dengan membilasnya menggunakan air bersih.

    6. Garam

    Lalu, garam bisa jadi bahan untuk membantu melunakkan bekas semen. Untuk menggunakannya, kamu cukup mencampurkan garam dengan sedikit air untuk membuat teksturnya kental jangan sampai terlalu cair.

    Oleskan pasta ini pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

    7. Parutan Kelapa

    Siapa sangka, parutan kelapa bisa jadi cara menghilangkan bekas semen dengan alami. Kamu dapat memarut kelapa segar dan gunakan serbuknya untuk menggosok bekas semen. Hal ini bisa menjadi metode yang lembut dan aman untuk permukaan keramik. Setelah menggosok, bilas dengan air bersih dan keringkan.

    8. Soda Kue

    Selain itu, soda kue adalah bahan pembersih efektif yang bisa kamu coba buat hilangkan semen pada keramik. Untuk menggunakannya, kamu perlu mencampurkan soda kue dengan sedikit air sampai sedikit mengental.

    Oleskan campuran tersebut pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian gunakan sikat atau spons keras untuk membersihkan bekas semen dan bilas dengan air hingga bersih.

    9. Belimbing Wuluh

    Buah satu ini mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu melunakkan bekas semen. Potong belimbing wuluh menjadi dua bagian dan gosokkan permukaan dagingnya pada bekas semen. Biarkan sejenak, kemudian sikat atau lap bersih.

    Itulah beberapa cara membersihkan noda semen pada keramik. Semoga membantu!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa AC Tiba-tiba Mati Sendiri? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    AC bisa mati sendiri secara tiba-tiba. Meski sudah dinyalakan kembali, AC akan mati lagi. Hal ini bisa bikin penghuni rumah bingung atau frustasi.

    Nggak, AC tidak mati karena ada alasan horor di baliknya. Justru AC mati merupakan tanda masalah yang perlu segera diatasi.

    Penghuni perlu memeriksa dan memastikan penyebab AC mati. Lalu, segera atasi hingga ke akarnya agar tidak terulang kembali.


    Kenapa AC tiba-tiba mati sendiri ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab AC Mati Sendiri

    Ini beberapa penyebab AC mati sendiri, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Kekurangan Freon

    Dilansir dari Aircon Mag, AC bisa mati karena kekurangan refrigeran atau freon. Freon adalah bahan untuk mendinginkan udara. Kondisi ini menimbulkan perubahan tekanan, sehingga membuat saklar pengaman aktif, lalu mematikan kompresor.

    Dalam beberapa kasus, refrigeran berkurang karena terjadi kebocoran. Beberapa tandanya adalah tagihan listrik naik, AC mengeluarkan suara mendesis, unit dalam ruangan dikelilingi air, atau kehilangan daya pendinginan.

    2. Filter Udara Kotor

    Penyebab paling umum AC mati sendiri adalah filter udara tersumbat. AC tidak akan bekerja dengan efisiensi kalau filter udaranya tersumbat. Hal ini membuat AC tidak dapat mendinginkan ruangan dengan baik.

    3. Kumparan Bermasalah

    Dikutip dari Angie’s List, kemungkinan AC terus mati sendiri karena kumparan kondensor terlalu panas. Kumparan yang menyala menjadi sangat panas karena melepaskan panas dari dalam rumah.

    Lalu, kumparan yang terletak di luar ruangan juga terpapar unsur alam sepanjang tahun, sehingga lapisan kotoran menumpuk. Kumparan kondensor perlu dibersihkan secara menyeluruh.

    Itulah beberapa hal yang bisa membuat AC mati sendiri. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Biar Air Tak Tercemar



    Jakarta

    Toren air alias tangki penyimpanan air bersih jadi komponen penting di rumah. Namun, toren yang jarang diperhatikan kebersihannya bisa ditumbuhi lumut, loh!

    Kondisi toren yang lembap serta paparan sinar matahari langsung bisa memicu tumbuhnya lumut. Jika dibiarkan, air cadangan bisa tercemar dan membahayakan kesehatan penghuni rumah.

    Nah, supaya air tetap bersih dan aman digunakan, penting untuk mencegah lumut tumbuh di dalam toren. Dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian PUPR, berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:


    1. Pastikan Tangki Tertutup Rapat

    Lumut tumbuh karena adanya sinar matahari yang menembus ke dalam air. Untuk mencegah hal itu, pastikan tutup toren selalu dalam kondisi rapat dan tidak terbuka. Jangan biarkan sinar matahari menyelinap ke dalam tangki, ya!

    2. Pasang Pelindung atau Atap

    Kalau toren terbuat dari bahan plastik dan berwarna cerah, cahaya bisa dengan mudah menembus ke dalam. Solusinya, kamu bisa menambahkan pelindung seperti atap atau kanopi di atas toren agar tidak langsung terkena sinar matahari.

    3. Cat Toren dengan Warna Gelap

    Alternatif lain untuk menghalangi cahaya masuk ke dalam toren adalah dengan mengecat dinding luar toren menggunakan warna gelap. Warna hitam atau biru tua bisa membantu menyerap cahaya dan mencegah penetrasi sinar ke dalam air.

    4. Kuras Toren Secara Berkala

    Meski sudah dilindungi, kamu tetap harus rutin menguras toren. Idealnya, lakukan pengurasan minimal 6 bulan sekali. Kalau lumut sudah mulai muncul lebih cepat, tingkatkan frekuensi jadi 3-4 bulan sekali agar kualitas air tetap terjaga.

    Dengan menjaga kebersihan toren air, kamu tak hanya mencegah lumut tapi juga memastikan air cadangan di rumah tetap higienis dan aman digunakan. Yuk, mulai jadwalkan perawatan toren secara rutin!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ini 5 Tanda Ada Tikus Bersembunyi di Rumah


    Jakarta

    Rumah bisa dimasuki berbagai hama, salah satunya tikus. Kehadiran tikus sangat mengganggu penghuni rumah karena mereka kerap mengotori rumah dan merusak benda-benda.

    Tikus bisa menjadi sumber masalah, sebab kotorannya dapat menimbulkan penyakit yang mengancam kesehatan penghuni rumah. Lalu, mereka juga bisa mencuri makanan dari rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu waspada dengan kehadiran tikus. Kenali tanda-tanda tikus sedang bersembunyi di rumah berikut ini.


    Pertanda Tikus Masuk Rumah

    Inilah ciri-ciri rumah yang terdapat tikus di dalamnya, dikutip dari Tom’s Guide.

    1. Kotoran Tikus

    Pertanda paling umum aktivitas tikus di rumah adalah ada kotoran tikus. Kotoran tikus berukuran kecil, berwarna gelap, dan berbentuk silinder. Biasanya kotoran ditemukan di area yang umum, termasuk sudut ruangan.

    Selain itu, tikus juga buang air kecil secara terus-menerus. Perhatikan genangan air kecil atau noda di dekat tempat bersarangnya. Air seni tikus biasanya bercampur dengan debu dan kotoran lain sehingga membentuk bercak atau noda kering serta kekuningan.

    2. Bau Busuk

    Penghuni rumah bisa mengetahui kehadiran tikus dari munculnya bau busuk. Tikus kerap buang air kecil sehingga terdapat bau yang kuat seperti amonia di area tertentu.

    Bau ini sering digunakan tikus untuk menandai wilayahnya. Namun, biasanya bau tidak sedap ini tercium di area tertutup seperti di dalam lemari, dapur, dan loteng.

    3. Jejak Tikus

    Penghuni rumah terkadang bisa menemukan noda-noda kotor yang teratur di sepanjang dinding yang mengikuti jalur yang sama. Hal itu merupakan tanda lain adanya aktivitas tikus.

    Tikus memiliki penglihatan yang buruk dan cenderung mencari jalan di sekitar dinding atau papan pinggir. Akibatnya, kotoran dan minyak dari bulunya akan menempel pada permukaan rumah serta meninggalkan jejak yang terlihat. Jika tandanya mudah dibersihkan, ini menunjukkan bahwa tikus baru saja datang.

    4. Sarang Tikus

    Tikus sering mencari tempat berlindung sehingga akan membuat sarang di area tertentu. Sarang tikus biasanya berupa tumpukan bahan yang dirobek-robek, seperti tumpukan sampah.

    Hewan pengerat itu mencari kehangatan dan tempat berlindung yang nyaman. Setelah tikus membuat sarang, akan sulit untuk mengusirnya.

    5. Suara Gesekan atau Garukan

    Terkadang penghuni rumah dapat mendengar suara garukan atau gesekan pada dinding atau plafon rumah. Suara tersebut kemungkinan tanda aktivitas tikus seperti tikus sedang menggaruk kayu atau dinding. Suara itu berupa garukan dan langkah kaki pastinya menjadi pertanda tikus masuk ke dalam rumah.

    Itulah pertanda ada tikus bersembunyi di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com