Author: Gak Ganti Gambar

  • 10 Barang Ini Nggak Boleh Dicuci Pakai Air


    Jakarta

    Saat membersihkan barang-barang, air jadi bahan pembersih untuk berbagai permukaan di sekitar rumah. Sebab mampu menghilangkan zat kimia dan kotoran.

    Namun, bukan berarti kamu dapat menggunakan air untuk membersihkan semua barang. Karena, pada beberapa material barang yang ketika terkena air justru akan meninggalkan bekas atau bahkan merusaknya.

    Lalu, apa saja barang-barang tersebut? Berikut adalah beberapa barang yang sebaiknya tidak kamu bersihkan dengan air, seperti dilansir dari Bob Villa, Senin (29/1/2024).


    1. Furnitur Kayu

    Hindari membersihkan furnitur kayu dengan air. Karena air bisa merusak lapisan furnitur kayu dan merubah warna permukaannya.

    Tak hanya itu, air juga dapat menyebabkan kayu pecah dan retak. Kamu cukup menggunakan kain mikrofiber dan gunakan semir furnitur atau minyak lemon untuk membuat furnitur kayu tetap kinclong dan bersih.

    2. Barang dengan Bahan Kulit

    Bahan kulit seperti sepatu kulit dan sepatu bot perlu perawatan khusus agar tetap terlihat bersih. Namun, kamu disarankan untuk tak membersihkan bahan ini dengan air. Air dapat meninggalkan goresan dan noda yang tidak diinginkan pada kulit dan lama kelamaan dapat menyebabkan kulit menjadi retak.

    Selain itu, hindari menggunakan minyak alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa atau makanan berlemak tinggi seperti selai kacang dan mayonaise untuk membuat produk kulit menjadi mengkilap, karena bahan makanan ini juga bisa membuat kulit cepat retak.

    3. Kuningan dan Perak

    Kuningan dan perak mungkin tampak tahan terhadap air, namun ternyata menggunakan air untuk membersihkan noda bisa menyebabkan lebih banyak noda.

    Sebagian besar kuningan dan perak rumah tangga telah diolah dengan pernis atau pelapis, dan seiring waktu serta membersihkan dengan air akan menghilangkan lapisan pelindung ini. Untuk membersihkan, sebaiknya gunakan semir kuningan atau perak yang diformulasikan khusus untuk membersihkan dan melindungi benda logam tersebut.

    4. Alat Musik

    Membersihkan alat musik berbahan dasar kayu, seperti piano, gitar, atau biola, atau alat musik logam, seperti terompet, saksofon, simbal, dan sejenisnya, sebaiknya jangan menggunakan air.

    Air dapat merusak instrumen berbahan dasar kayu dan dapat menghilangkan lapisan pelindung dari logam, menyebabkan instrumen bernoda dan berkarat. Untuk mempertahankan kualitas alat musik dan keindahannya, gunakan hanya pembersih yang dirancang khusus untuk alat musik.

    5. Bahan Sutra

    Jika kamu tidak berhati-hati, mencuci sutra dengan air dapat menyebabkan guratan, noda, dan penyusutan. Sikat dengan lembut menggunakan sikat lembut untuk menghilangkan kotoran dan debu di permukaan, kemudian gunakan sabun lembut yang khusus dirancang untuk kain rapuh. Sebelum mencuci, periksa warna luntur di area yang tidak mencolok. Jika kamu tidak yakin dapat mencuci pakaian sutra dengan aman di rumah, bawalah ke layanan laundry khusus.

    6. Perangkat Elektronik

    Barang elektronik rumah tangga terkadang suka berdebu dan berminyak karena pemakaian. Namun, lebih baik menghindari membersihkan alat elektronik dengan air. Apalagi dengan banyak air bisa merusak komponen elektronik secara permanen. Kain serat mikro yang lembut dapat menghilangkan sebagian besar kotoran dan debu, gunakan alkohol gosok pada handuk bersih untuk kotoran yang membandel.

    7. Beludru dan Suede

    Kain lembut dan berbulu halus sering dijadikan bahan untuk furnitur berlapis kain, gorden, dan bantal dekoratif. Namun barang ini terkadang sulit dibersihkan. Penggunaan air hanya dapat meninggalkan noda, goresan, dan noda, serta dapat menyebabkan kain menyusut dan mengendap.

    Untuk menjaga kebersihan kain berbulu halus ini, cukup sedot debu secara teratur dan gunakan sikat lembut untuk menghilangkan kotoran di permukaan. Untuk pembersihan lebih dalam, tergantung pada kain yang dipermasalahkan, pilih pembersih jok berbusa, kain pembersih, atau pembersih suede khusus.

    8. Kamera dan Lensa

    Kamera dan lensa punya permukaan yang gampang tergores dan terceplak sidik jari dengan mudah. Oleh karena itu, keduanya tidak perlu dibersihkan dengan air. Cukup gunakan lap lensa khusus untuk membersihkan lensa bebas dari kotoran.

    9. Perlengkapan Lampu

    Air dan listrik tidak boleh bercampur. Sebab hal ini dapat memicu arus pendek, percikan api, bahkan berisiko terkena sengatan listrik atau terjadi kebakaran.

    Oleh karena itu, kamu tidak boleh menggunakan air saat membersihkan perlengkapan lampu, stopkontak, dan peralatan listrik lainnya di rumah. Selalu matikan daya sebelum membersihkan item tersebut, kemudian lap dengan kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran.

    10. Lantai Kayu

    Meskipun sebagian besar lantai kayu keras dilapisi dengan poliuretan atau pelapis serupa, air dapat meresap ke dalam kayu, menyebabkan pembengkakan dan perubahan warna seiring waktu.

    Cukup sapu, sedot debu, serta pel menggunakan bahan mikrofiber secara teratur, lalu gunakan pembersih lantai kayu yang dibuat secara khusus untuk menjaga permukaan lantai kayu.

    Demikian 10 barang tidak perlu dibersihkan menggunakan air. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Agar KPR Disetujui Bagi yang Bergaji UMP


    Jakarta

    Kehadiran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dinilai sangat bermanfaat, pasalnya tak semua kalangan mampu membeli rumah secara tunai. Namun, agar KPR disetujui itu tidak mudah.

    Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah gaji. Semakin kecil gaji, maka semakin kecil pula peluang KPR disetujui oleh bank.

    Lalu, bagaimana bagi kamu yang memiliki gaji UMP (Upah Minimum Provinsi) ? Bagaimana cara pemilik gaji UMP mendapatkan KPR? Mari simak penjelasan lengkapnya dibawah.


    Apa itu UMP?

    Mengutip Hukum Online, Senin (29/1/2024), UMP merupakan kependekan dari upah minimum provinsi. Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, UMP wajib ditetapkan oleh gubernur masing-masing provinsi sesuai kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan yang sesuai dengan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang.

    Nilai UMP masing-masing provinsi pun berbeda dan akan disesuaikan seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan pada wilayah tersebut.

    Sebagai contoh, mengutip dari jurnal UMSU, UMP Jakarta pada 2024 melonjak dari Rp 4,9 juta di tahun 2023 menjadi Rp 5.067.381.

    Tips mendapatkan KPR meski bergaji UMP

    Meski kamu bergaji UMP, kamu masih memiliki kesempatan untuk KPR. Mengutip dari Mortgage Master, Senin (29/1/2024), berikut tipsnya.

    1. Mencari Harga Rumah Sesuai Budget

    Tips pertama adalah mencari rumah dengan harga yang masuk ke dalam budget kamu. Pelajari dan analisis kemampuan finansial kamu dalam membeli rumah.

    Berikut beberapa rumah dengan harga miring yang bisa kamu lirik.

    1. Rumah bekas
    2. Rumah subsidi
    3. Rumah hasil sitaan bank
    4. Rumah susun atau apartemen subsidi

    Jika kamu bergaji UMP, jenis hunian di atas masuk ke dalam list pertimbangan sebab sudah pasti harganya di bawah rata-rata harga pasar. Jika harga rumah rendah, maka jumlah plafon dan cicilan KPR pun akan lebih kecil. Bank pun akan lebih mudah menyetujui permohonan KPR kamu.

    2. Setor Uang Muka atau DP Sebesar Mungkin

    Semakin besar uang muka atau down payment (DP) rumah, maka plafon KPR yang kamu butuhkan akan semakin kecil, sehingga pengajuan KPR pun akan semakin mudah disetujui oleh bank.

    Cara ini juga untuk menghindari cicilan yang lebih besar, kamu dapat siapkan uang DP rumah minimal 10 persen dari harga rumah yang kamu incar.

    Tapi memang mengumpulkan uang muka rumah dalam jumlah besar bukanlah hal yang mudah, terutama bagi kita yang bergaji UMP. Kamu perlu disiplin untuk mencapai hal ini. Atur dan buat anggaran bulanan agar kamu bisa menabung sesuai target. Kurangi pengeluaran yang tidak penting, dan prioritaskan tabungan sebelum menggunakan gaji untuk kebutuhan lain.

    3. Jangan Mengambil Kredit Lain

    Mengingat gaji UMP yang sudah pas-pasan, usahakan kamu tidak mengambil kredit atau pinjaman untuk kebutuhan lain jika kamu berniat untuk mengajukan KPR dalam waktu dekat.

    Pasalnya, bank akan mempertimbangkan porsi utang yang dimiliki calon nasabah. Bank biasanya memiliki standar bahwa nasabah KPR tidak boleh memiliki porsi utang lebih dari 30 persen dari total gaji. Meski demikian, bagi calon nasabah bergaji UMP, bank bisa saja menetapkan minimal porsi utang yang lebih tinggi karena gaji UMP sudah terhitung kecil.

    Maka dari itu, agar memperbesar peluang KPR kamu disetujui, sebaiknya jangan ambil cicilan atau kredit lain saat kamu mengajukan KPR. Jika saat ini kamu sudah memiliki cicilan seperti kredit kendaraan atau kredit tanpa agunan (KTA), lunasi dulu cicilan ini sebelum kamu mengambil KPR.

    4. Pilih KPR Subsidi

    KPR subsidi menyediakan bantuan atau kemudahan untuk mendapatkan rumah dari pemerintah. Hal ini berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh bank pelaksana, baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

    Kamu dapat mengikuti program dari pemerintah ini jika memiliki penghasilan kurang dari Rp 8 juta. Jadi jika kamu bergaji UMP, kamu termasuk yang berhak mendapatkan KPR ini.

    KPR subsidi memberikan sejumlah keringanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR, yakni:

    1. Suku bunga rendah dan tetap
    2. Jangka waktu cicilan yang panjang
    3. Cicilan ringan
    4. Uang muka ringan
    5. Bebas PPN
    6. Bebas premi asuransi

    Demikian 4 tips agar KPR disetujui bagi yang punya gaji UMP. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Cuma Baju, 7 Benda di Rumah Ini Juga Harus Kamu Cuci



    Jakarta

    Saat membersihkan rumah, kita seringkali fokus pada cucian baju atau pakaian, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa benda penting lainnya yang sering terlupakan?

    Meskipun kamu mungkin berpikir bahwa kamu cukup baik dalam menjaga kebersihan cucian kamu, mungkin ada beberapa bagian penting yang terlupakan atau bahkan kamu tidak menyadari bahwa seharusnya dicuci.

    Melansir Real Simple, Senin (29/1/2024), berikut adalah tujuh benda yang seringkali lupa untuk dicuci secara rutin.


    1. Bed Cover

    Bed cover, mulai dari sarung bantal, sarung guling, hingga selimut seringkali lupa kita cuci. Agar tidur nyaman dan berkualitas, cucilah bed cover setidaknya setiap bulan bisa mencegah terakumulasinya debu dan kotoran. Jika bed cover yang kamu miliki tahan terhadap air, pastikan untuk mencucinya dalam siklus tahan air untuk mencegah kerusakan.

    2. Sarung Sofa

    Aktivitas di atas sofa bisa meninggalkan jejak kotoran yang tidak diinginkan. Hal ini terutama jika kamu memiliki sofa dari toko-toko seperti Ikea, jangan lupa untuk mencuci sarung furniturnya secara berkala. Sofa yang bersih membuat suasana rumah terasa lebih segar.

    3. Bantal Hias

    Bantal hias bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga bisa menjadi tempat menumpuknya debu dan kotoran. Pastikan untuk mencucinya setiap tiga hingga enam bulan, terutama jika bantal tersebut sering dipindahkan.

    4. Tirai atau Gorden

    Tirai atau gorden cenderung menjadi tempat berkumpulnya banyak debu, kotoran, dan rambut. Pastikan untuk mencucinya setahun sekali, atau bahkan setiap tiga bulan jika berada di area rumah yang sangat ramai.

    5. Lap Dapur

    Seringkali terlupakan, lap dapur bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Cucilah lap dapur minimal seminggu sekali atau ketika terlihat kotor untuk menjaga kebersihannya.

    Demikianlah benda-benda di rumah yang seringkali lupa kita cuci. Dengan memasukkan tujuh benda ini ke dalam rutinitas pencucianmu, bukan hanya pakaianmu yang bersih, tapi seluruh rumah akan terbebas dari kotoran yang tidak terlihat. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rawan Tumbang Imbas Angin Kencang, Ini Tips Aman Tanam Pohon Dekat Rumah



    Jakarta

    Sebanyak 10 rumah rusak parah akibat angin puting beliung di Desa Karangbener, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (28/01/2024).

    Salah satu rumah juga tertimpa pohon tumbang dan akses jalan di depan rumah tersebut tertutup. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, telah datang ke lokasi dan menyingkirkan pohon tersebut.

    “Dari 10 rumah rusak tersebut, satu rumah rusak disebabkan karena tertimpa pohon dan sembilan rumah lainnya akibat angin kencang pada Ahad (28/1) sekitar pukul 09.25 WIB,” kata Kasi BPBD Kudus, Munaji, mengutip dari Antara pada Senin (29/1).


    “Evakuasi pohon tumbang sudah dilakukan. Sedangkan perbaikan rumah rusak memang belum seluruhnya karena ada rumah warga yang belum diperbaiki,” tambahnya.

    Munaji juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menghindari sudut ruangan, pintu, jendela, dan dinding terluar bangunan yang berisiko rusak saat terjadi angin puting beliung.

    Selain menghindari beberapa area rawan bahaya di rumah, masyarakat juga perlu memperhatikan lokasi pohon besar yang berpotensi tumbang di sekitaran rumah.

    Mengutip dari Jimstrees.com, ada ketentuan untuk menanam pohon di pekarangan rumah. Mulai dari jarak aman dan kondisi pohon yang bisa menjadi perhitungan apakah pohon tersebut berpotensi tumbang atau tidak.

    1. Jarak minimal penanaman pohon dari rumah

    – Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan.

    – Tinggi pohon 8 meter sampai 15 meter jarak minimal 4-6 meter.

    – Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter.

    2. Tebang pilih bagian ranting

    Apabila memiliki pohon besar di pekarangan rumah, sebaiknya sering-sering memotong beberapa ranting yang rentan jatuh. Terutama ranting yang dekat degan fondasi rumah, berpotensi patah, atau yang mudah goyang saat diterpa angin kencang.

    3. Tingkat kelembapan tanah

    Saat musim penghujan, tanah menjadi lebih lembab dari biasanya. Hal ini menyebabkan permukaan tanah menurun sehingga terjadi keretakan dan pergeseran tanah.

    Pohon yang berada di atasnya berpotensi ikut bergeser saat angin puting beliung datang. Bahayanya apabila pohon tersebut miring ke arah rumah.

    4. Kondisi Akar Pohon

    Bagi yang halaman rumahnya menggunakan beton dan memiliki pohon besar, perhatikan arah sebaran akar pohon tersebut. Akar tumbuhan dapat terus tumbuh dan menyebar hingga naik ke permukaan beton dan menyebabkan keretakan.

    Selain itu, akar pohon yang menjalar di bawah tanah juga berpotensi merusak pipa air dan jalur septic tank. Solusinya adalah atur jarak antara pohon dengan lokasi pipa rumah. Lalu pilih pohon yang spesiesnya lebih kecil dan cocok dengan lanskap tanah rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Colokan Listrik Berdasarkan Bentuk dan Jumlah Lubangnya


    Jakarta

    Mungkin kamu pernah bertanya-tanya mengapa bentuk colokan listrik setiap negara berbeda-beda. Ada yang pipih, ada yang bulat, bahkan ada yang memiliki tiga lubang.

    Memang, apa sih alasan di balik perbedaan bentuk colokan listrik tersebut?

    Ada berbagai tipe colokan di dunia, mulai dari tipe A hingga tipe N. Setiap tipe colokan memiliki bentuk yang berbeda-beda, seperti lingkaran, persegi, hingga persegi panjang. Meskipun bentuknya sama, jumlah lubang colokannya pun bisa berbeda.


    Melansir The Conversation, Senin (29/1/2024), sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.

    Di seluruh dunia, satu dari setiap 10 orang masih belum memiliki akses listrik. Namun, bagi 90% yang memiliki akses, ada 15 tipe colokan listrik domestik yang berbeda yang digunakan di seluruh dunia.

    Bagaimana Colokan Listrik Bekerja?

    Sebelum mengetahui alasannya, kita perlu mengetahui bagaimana cara colokan listrik bekerja. Di Amerika Serikat, lubang di sisi kanan colokan disebut sisi “panas” dan lubang di sebelah kiri adalah “netral.”

    Saat kamu mencolok lampu dan menyalakannya, sirkuit akan tersambung yang memungkinkan arus listrik mengalir dan menyalakan lampu. Arus mengalir dari sisi “panas” melalui lampu dan kembali ke sisi “netral.”

    Lubang ketiga di tengah colokan disebut ‘grounding’ yang berfungsi untuk melindungi kita dari sengatan listrik jika ada masalah pada colokan atau jika kawat terlepas dari kabel yang kamu colok.

    Sejarah Colokan Listrik di Amerika

    Saat para penemu, seperti Thomas Edison, George Westinghouse, dan Nikola Tesla membangun jaringan transmisi modern pertama di dunia di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1880-an, tegangan listrik yang dikirimkan ke rumah ditetapkan pada 110 volt.

    Sebagian besar barang yang menggunakan listrik saat itu, terutama lampu, bekerja paling baik pada tegangan 110 volt. Ini kemudian menjadi standar di AS, meskipun tegangan aktual pada sistem listrik di rumah-rumah cenderung sedikit lebih tinggi.

    Alasan Bentuk Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda

    Singkatnya, setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik AS agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

    Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

    Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

    Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

    Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

    Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

    Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

    Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan. Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

    Nah, karena itu, kamu sebaiknya membawa adaptor colokan agar bisa pergi keluar negeri dengan nyaman.

    Demikianlah alasan mengapa bentuk colokan listrik setiap negara berbeda-beda. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Baru Tahu Ternyata Jenis Colokan Ada Segini Banyak, Apa yang Bikin Beda?


    Jakarta

    Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mengabaikan pentingnya stop kontak listrik di rumah kita. Namun, pengetahuan mendalam mengenai jenis-jenis stop kontak, pemilihan yang tepat, dan keamanannya sangat penting untuk melindungi keluarga dan rumah kita dari risiko kebakaran atau kejutan listrik.

    Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas mengenai stop kontak di rumah, dari jenis-jenisnya, panduan memilih yang tepat, hingga tips keamanan yang perlu diperhatikan.

    Jenis-Jenis Stop Kontak Berdasarkan Negara

    Sudah menjadi informasi umum bahwa setiap negara memiliki jenis stop kontak yang berbeda-beda. Ada berbagai jenis stop kontak, mulai dari tipe A hingga tipe O.


    Melansir situs Lightning Bug Electric, Senin (29/1/2024), berikut ini adalah stopkontak dan gaya steker standar umum di dunia.

    Jenis-jenis ColokanJenis-jenis Colokan Foto: Lightning Bug Electric

    Tipe A – Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan Meksiko

    Tipe B – Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko

    Tipe C – banyak digunakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Selatan

    Tipe D – India

    Tipe E – Belgia, Ceko, Prancis, Polandia, dan Slowakia

    Tipe F – Umumnya digunakan di Eropa dan Rusia

    Tipe G – Banyak digunakan di Jazirah Arab dan Inggris, serta di Irlandia, Malaysia, Malta, dan Singapura

    Tipe H – Israel, Jalur Gaza, dan Tepi Barat

    Tipe I – Australia, Argentina, Cina, dan Selandia Baru

    Tipe J – Hanya digunakan di Liechtenstein dan Swiss

    Tipe K – Hanya digunakan di Denmark dan Greenland

    Tipe L – Hanya digunakan di Chili dan Italia

    Tipe M – Hanya digunakan di Afrika Selatan

    Tipe N – Pilihan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk steker universal standar. Terutama digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

    Tipe O – Hanya digunakan di Thailand

    Jenis-jenis Stop Kontak Berdasarkan Kapasitas Listrik

    Selain berdasarkan bentuknya yang beragam, jenis-jenis stop kontak juga dibedakan berdasarkan tingkat keamanannya. Melansir situs Just Energy, Senin (29/1/2024), berikut jenis-jenis stop kontak tersebut yang perlu kamu ketahui.

    1. Stop Kontak 15 Ampere

    Stop kontak jenis ini merupakan standar umum dengan dua slot paralel. Stop kontak jenis ini seringkali digunakan untuk perangkat sehari-hari, seperti lampu baca dan peralatan ringan lainnya.

    2. Stop Kontak 20 Ampere

    Memiliki arus listrik sebesar 20 Ampere, stop kontak ini sangat ideal digunakan untuk peralatan dapur berat. Perlu diingat, pemasangan stop kontak ini harus pada sirkuit 20 Ampere pula untuk mencegah terjadinya risiko kebakaran.

    3. Stop Kontak AFCI

    Stop kontak AFCI (arc fault circuit interrupter) dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mengidentifikasi bahaya listrik dan mematikan aliran listrik saat terdeteksi masalah, seperti overheating.

    4. Stop Kontak GFCI

    Stop kontak GFCI (ground fault circuit interrupter) menawarkan perlindungan terhadap bahaya air dengan memutus aliran listrik saat mendeteksi lonjakan arus sehingga sangat cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban.

    Cara Memilih Stop Kontak yang Tepat

    Saat memilih stop kontak untuk rumah, pertimbangkan kebutuhan daya perangkat dan sesuaikan dengan jenis sirkuit yang ada. Jangan lupakan faktor-faktor lain, seperti keamanan anak-anak, ketahanan cuaca untuk area luar, atau kemungkinan penggunaan USB untuk perangkat elektronik.

    Panduan Keamanan Menggunakan Stop Kontak

    Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan keamanan dalam menggunakan stop kontak.

    1. Hindari Overloading

    Jangan melebihi kapasitas daya yang ditetapkan untuk stop kontak. Ini dapat menyebabkan overheating dan risiko kebakaran.

    2. Pilih Stop Kontak Sesuai Keperluan

    Gunakan jenis stop kontak yang sesuai dengan kebutuhan setiap ruangan, seperti GFCI di area yang bersentuhan dengan air.

    3. Perhatikan Kondisi Stop Kontak

    Jika stop kontak terasa panas atau mengeluarkan suara aneh, segera hubungi ahli listrik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    4. Gunakan Alat Pengukur Tegangan

    Memastikan stop kontak memberikan tegangan yang sesuai dapat mencegah risiko overvoltage dan melindungi perangkat Anda.

    Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis stop kontak, cara memilih, dan langkah untuk meningkatkan keamanan dalam menggunakannya. Mengetahui lebih banyak tentang jenis-jenis, cara memilih, dan panduan keamanan stop kontak di rumah adalah langkah penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan hidup. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Sederhana buat Tangkal Banjir Masuk Rumah



    Jakarta

    Miliki rumah dengan lanskap halaman depan yang rendah, rawan mengalami banjir saat hujan turun. Mau tidak mau bagian depan perlu dibuat sebuah penghalang agar air tidak masuk ke dalam rumah.

    Maka dari itu penting memiliki jalur pembuangan yang baik agar air tidak menggenang di depan rumah. Selain jalur pembuangan, perlu juga dibuatkan penahan di depan halaman sehingga apabila terjadi luapan air dari selokan tidak akan masuk ke dalam rumah.

    Berikut beberapa cara memperbaiki halaman agar air tidak masuk ke dalam rumah saat hujan mengutip dari Home Hard Ware, pada Selasa (30/1/2024).


    1. Tambahkan Tembok Penahan

    Dinding penahan baik dibuat di halaman yang memiliki lanskap tanah rendah dan datar. Tambahkan pula aliran air yang mengarah ke selokan. Ini untuk menghindari genangan air di depan tembok tersebut.

    Dinding penahan ini bisa dibuat dari pasir atau kerikil yang cepat kering. Penggunaan kedua jauh lebih baik dibandingkan tanah liat.

    2. Gunakan Paving Block di Halaman

    Bagian halaman rumah bisa dipasang paving block agar air meresap atau mengalir melalui sela-selanya. Paving block ini memiliki beberapa macam, diantaranya sebagai berikut.

    – Pavers beton: Pemasangan beton bercelah yang bisa dimasukkan kerikil atau pasir yang memungkinkan drainase yang cepat.

    – Beton & aspal berpori: Jenis jalan yang memiliki kisi-kisi udara yang memungkinkan penyerapan air.

    – Plastic Grid: Sebuah plastik yang memiliki bolongan di setiap kotaknya. Plastic Grid kerap digunakan untuk media penanaman rumput di halaman, bisa pula dimasukkan batu kerikil hingga pasir. Garis kotak dari plastic grid itu cukup kuat untuk diinjak sehingga cocok digunakan di taman.

    3. Tambahkan tanaman

    Selain memperbaiki bagian depan halaman, perlu ada tanaman atau pohon untuk penyerapan air dan mencegah struktur tanah semakin turun.

    Tetapi sebelum itu ketahui tempat yang tepat untuk menanam pohon agar tidak membahayakan rumah saat terjadi angin puting beliung.

    Jarak minimal penanaman pohon besar yang tingginya di bawah 8 meter harus berjarak minimal 3 meter dari bangunan. Untuk pohon 8-15 meter minimal penanaman 4-6 meter. Sementara untuk pohon lebih dari 15 meter jarak minimalnya 10-15 meter.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips Praktis Jaga Stop Kontak Listrik Tetap Aman


    Jakarta

    Stop kontak listrik adalah bagian vital dari instalasi listrik di rumah. Untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kinerja yang optimal, perawatan yang tepat sangatlah diperlukan.

    Selain menghindari gangguan dan biaya yang mungkin timbul, pemeliharaan yang benar juga bisa memperpanjang umur pakai instalasi listrik di rumah. Terlebih lagi, yang paling penting adalah meningkatkan keamanan rumah dengan menghindari terjadinya kecelakaan.

    Melansir situs Endesa, Selasa (30/1/2024), berikut serangkaian tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah.


    1. Lakukan Pemeriksaan Instalasi yang Teliti

    Sebelum menyentuh stop kontak, pastikan instalasi listrik di rumahmu berada dalam kondisi yang aman. Matikan sakelar diferensial sebelum melakukan pemeriksaan atau pemeliharaan. Jika ada tanda-tanda kejutan listrik atau percikan, segera nonaktifkan dan hubungi teknisi terlatih untuk pemeriksaan lebih lanjut, terutama di area rawan, seperti dapur dan kamar mandi.

    2. Bersihkan Stop Kontak Secara Rutin

    Debu dan kotoran bisa mengganggu kinerja stop kontak. Bersihkan stop kontak secara berkala dengan hati-hati. Pastikan untuk mematikan sakelar diferensial terlebih dahulu, lalu gunakan kapas dan cairan pembersih yang tepat untuk membersihkan permukaan stop kontak. Hindari cairan masuk ke dalam lubang stop kontak, dan pastikan semuanya kering sebelum menyalakan listrik kembali.

    3. Ganti Kabel yang Rusak atau Aus

    Hindari menggunakan kabel yang rusak, terbuka, atau sangat tua. Pergantian dengan kabel baru adalah solusi terbaik dan teraman. Jangan mencoba memperbaiki kabel sendiri karena hal ini bisa menimbulkan risiko keamanan.

    4. Hindari Overloading dengan Bijak

    Overloading bisa merusak stop kontak dan saklar. Gunakan adaptor multi-stop kontak dengan tombol on/off untuk menghindari overloading. Cabut perangkat yang tidak digunakan secara langsung untuk mengurangi beban listrik. Pastikan untuk tidak menempatkan adaptor dekat dengan tekstil atau di area yang lembab.

    5. Sebarkan Penggunaan Sirkuit

    Distribusikan penggunaan titik listrik di rumah secara merata. Hindari mengkonsentrasikan aktivitas di satu titik. Ini membantu mencegah beban berlebih pada satu sirkuit, meminimalkan risiko gangguan, dan melindungi peralatan listrik di rumahmu.

    6. Baca Label dan Sertifikat dengan Teliti

    Terakhir, pastikan kamu selalu memeriksa label dan sertifikat pada perangkat listrik, kabel, stop kontak, dan adaptor multi-stop kontak. Pastikan semuanya sesuai dengan standar instalasi di rumahmu. Membaca petunjuk dengan teliti bisa membantu kita dalam menghindari penggunaan yang tidak tepat dan potensi risiko listrik.

    Demikianlah tips praktis untuk menjaga kondisi stop kontak listrik tetap baik, menghindari gangguan, dan meningkatkan keselamatan di rumah. Dengan mengikuti tips sederhana ini, kamu bisa menjaga stop kontak listrik di rumah tetap optimal, aman, dan efisien. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Kenapa Kasur Perlu Rutin Dibalik dan Diputar



    Jakarta

    Kasur yang nyaman dapat mempengaruhi kualitas tidur kita. Kualitas tidur yang baik tak cuma mempengaruhi kepada kesehatan fisik juga kesehatan mental.

    Maka dari itu, perawatan terhadap kasur itu sangat penting untuk menjaga kondisi kasur. Salah satu perawatan kasur yang paling mudah adalah dengan cara membalik atau memutarnya.

    Namun, apa alasan kasur perlu rutin dibalik dan diputar, serta apakah ini berlaku untuk semua jenis kasur? Mengutip dari Family Handyman, Selasa (30/1/2024), berikut penjelasannya.


    Perawatan Kasur berdasarkan Ukuran dan Bahannya

    Setiap kasur memiliki ukuran yang berbeda sehingga perawatannya pun juga berbeda. Mulai kasur busa yang tebal, kasur memiliki bagian atas yang halus, bahkan springbed.

    Victoria Wildhorn, seorang spesialis konten kesehatan tidur di Mattress Clarity, mengidentifikasi enam jenis kasur, yakni keras, lembut, springbed, busa, dan hybrid. Setiap kasur perlu ditangani secara berbeda, oleh karena itu penting untuk mengikuti rekomendasi pabrik untuk perawatan kasur.

    Kasur kecil dan empuk bisa cepat terasa kempes, kata Wildhorn, sementara kasur besar dan kokoh menahan bentuknya lebih lama. “Seperti halnya lantai dan meja yang berbeda di rumah kamu, kamu harus menggunakan produk pembersih yang tepat untuk bahan busa versus bahan mewah,” kata Wildhorn. Tentu kamu tidak ingin membuat kondisi kasur menjadi lebih buruk karena kesalahan.

    Mengapa Kasur Perlu Dibalik dan Diputar?

    Sebagian orang memiliki sisi tempat tidur favorit pada area kasur. Kamu mungkin tidur pada permukaan yang sama pada jangka waktu yang lama, hal ini menyebabkan, area kasur terasa sudah kempes lebih cepat.

    Untuk mengatasinya, memutar dan membalik kasur dapat membantu meratakan masalah kempes pada kasur. Wildhorn mengatakan, hal ini bisa memperpanjang usia kasur. Menurut dia, ketika kasur diputar 180 derajat, maka akan membantu kamu membantu mempertahankan kenyamanan pada area punggung yang sangat penting untuk mendapatkan istirahat malam yang baik.

    Kasur dengan cekungan di tengah tidak senyaman kasur yang dirawat dengan baik. kamu akan tidur lebih nyenyak dan kasur akan bertahan lebih lama dengan perawatan rutin.

    Seberapa Sering harus Memutar atau Membalik Kasur?

    Layaknya membersihkan kasur, kamu dapat melakukannya secara rutin. Punggung kamu mungkin juga memberi tahu kapan waktunya. “kamu akan bangun dengan tidak nyaman atau lebih sering kesakitan, mungkin ada jejak dari tubuh di mana kamu tidur, dan mungkin tidak ‘bangkit kembali’ seperti dulu,” ujar Wildhorn.

    Drew Miller, direktur pemasaran, konsultan tidur, dan salah satu pemilik Sit ‘n Sleep, memberikan beberapa panduan tentang kapan harus membalik dan memutar kasur. “(Kasur) busa, kasur lateks, dan springbed dalam yang lebih baru harus diputar satu hingga dua kali per tahun. Beberapa produsen kasur busa dan kasur hybrid menyarankan setiap tiga hingga enam bulan,” saran Miller.

    Demikian alasan mengapa kasur perlu diputar dan dibalik. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cuma buat Bungkus Makanan, Ini 10 Kegunaan Aluminium Foil


    Jakarta

    Aluminium foil umumnya hanya dijadikan pembungkus makanan. Namun, tahukah , aluminium foil juga memiliki banyak manfaat lainnya yang mungkin kamu jarang tahu.

    Kamu dapat menggunakan aluminium foil untuk membersihkan berbagai benda di rumah atau mempermudah pekerjaan rumah dengan sedikit trik. Mengutip dari Reader’s Digest Canada, Selasa (30/1/2024), berikut beberapa manfaat aluminium foil selain untuk membungkus makanan.

    1. Menajamkan Gunting Tumpul

    Seiring pemakaian, gunting bisa tumpul sehingga tidak dapat memotong kertas atau kain dengan baik. Kamu bisa menggunakan aluminium foil untuk mengasah gunting tumpul. Caranya, cukup siapkan lembaran aluminium foil, kemudian lipat menjadi beberapa lapisan dan mulailah memotong dengan gunting. Ulangi sampai berkali-kali, gunting akan tajam kembali.


    2. Memudahkan saat Menyeterika Pakaian

    Saat kamu hendak menyeterika pakaian, kamu perlu menggosok setrika berkali-kali untuk menghilangkan kerutan pada pakaian. Untuk mempercepat, letakkan selembar aluminium foil di bawah penutup papan setrika. Aluminium foil ini akan memantulkan panas kembali melalui pakaian, menghilangkan bekas kerutan lebih cepat.

    3. Melindungi Tanaman dari Hama

    Aluminium foil juga dapat digunakan untuk melindungi tanaman dari hama. Untuk menjauhkan hama serangga dari tanaman. Caranya, cukup campurkan potongan alumunium foil dengan bahan penyubur tanah. Sebagai manfaat tambahan, aluminium foil akan memantulkan cahaya matahari kembali ke tanaman.

    4. Membersihkan Noda Cat pada Gagang Pintu

    Saat mengecat pintu, alumunium foil dapat digunakan untuk membungkus gagang pintu agar cat tidak menetes. Lapisi gagang pintu secara merata Dengan aluminium foil. Dengan begitu kamu bisa mengecat sampai ke tepi gagang pintu.

    5. Melapisi sabut baja

    Sabut baja merupakan alat yang biasa digunakan untuk menggosok bagian bawah panci berkerak. Untuk mencegah karat, bungkus sabut dengan aluminium foil dan masukkan ke dalam freezer. Kamu juga dapat memperpanjang umur sabut baja dengan meremas selembar aluminium foil dan meletakkannya di bawah sabut di piring atau wadahnya.

    6. Memindahkan Furnitur Besar dengan Mudah

    Untuk menggeser furnitur besar di atas lantai yang halus, letakkan potongan kecil aluminium foil di bawah kaki furnitur. Letakkan sisi foil yang kusam ke bawah, sebab sisi yang kusam sebenarnya lebih licin daripada sisi yang mengkilat. Dengan cara ini kamu tidak perlu khawatir akan merusak permukaan lantai.

    7. Menjaga Kebersihan Oven

    Untuk mencegah tetesan makanan jatuh ke bagian bawah oven, kamu dapat meletakkan satu atau dua lembar aluminium foil di atas rak di bawah. Jangan melapisi bagian bawah oven, karena bisa menyebabkan kebakaran.

    8. Menyamarkan Noda pada Cermin

    Kamu dapat dengan mudah menyamarkan noda kecil pada permukaan cermin dengan meletakkan selembar aluminium foil, sisi mengkilap menghadap ke luar, di bagian belakang kaca. Untuk menahan aluminium foil di tempatnya, tempelkan ke bagian belakang cermin atau ke bingkai dengan selotip.

    9. Membersihkan Perhiasan

    Untuk membersihkan perhiasan, cukup lapisi mangkuk kecil dengan aluminium foil. Isi mangkuk dengan air panas dan campur dalam satu sendok makan deterjen bubuk bebas pemutih.

    Masukkan perhiasan ke dalam larutan dan biarkan meresap selama satu menit. Bilas dengan baik dan keringkan dengan udara. Prosedur ini menggunakan proses kimia yang dikenal sebagai pertukaran ion, yang juga dapat digunakan untuk membersihkan peralatan perak.

    10. Membersihkan Permukaan Setrika

    Kerak yang menumpuk pada permukaan setrika terkadang membuatnya jadi lengket, menyebabkan setrika jadi menempel pada pakaian. Untuk menghilangkannya, gosok pakaian di atas selembar aluminium foil.

    Demikian 10 manfaat aluminium foil selain untuk membungkus makanan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com