Author: Gak Ganti Gambar

  • Deretan Tanaman Irit Air, Punya Tempat Penyimpanan Khusus


    Jakarta

    Tanaman merupakan salah satu benda wajib yang perlu ada di rumah. Manfaatnya sangat banyak, seperti memasok oksigen, membantu penghuni rumah lebih rileks, memperbaiki kualitas udara, hingga mempercantik rumah.

    Sayangnya, masih banyak orang berfikir tanaman bukan barang wajib yang ada di rumah. Sebab, mereka merasa tidak bisa serius rajin untuk merawat tanaman. Hal ini yang harus diubah dari pola pikir kita. Tanaman memiliki beberapa jenis dan cara tumbuh yang berbeda-beda. Tidak semua tanaman harus disiram air sehari sekali dan tidak semua tanaman harus terpapar sinar matahari setiap saat.

    Ada banyak sekali tanaman yang memiliki mekanisme bertahan hidup yang tangguh dan tidak merepotkan. Tanaman tersebut pun cocok untuk bertahan di iklim tropis di Indonesia. Selain itu, tampilannya juga menarik untuk diletakkan di dalam rumah.


    Lantas, apa saja jenis tanaman yang irit air dan tak perlu sering disiram? Dilansir Better Homes and Garden, berikut di antaranya.

    1. Lidah Buaya

    tanaman lidah buayatanaman lidah buaya Foto: istimewa

    Siapa yang tidak mengenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bermanfaat dalam berbagai produk termasuk kecantikan. Tanamannya sendiri tanpa diolah juga tetap memiliki segudang kegunaan.

    Selain kaya manfaat, perawatan lidah buaya juga mudah. Tanaman ini irit air dan bisa diletakkan di luar ruangan. Jadi tanaman lidah buaya bisa mendapatkan air dari dalam tanah atau ketika hujan. Hal yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah ketika menanam lidah buaya adalah pastikan lokasinya tidak terlalu panas dan terkena banyak sinar matahari karena tanaman satu ini menyukai tempat yang sejuk.

    2. Sirih Gading

    Golden pothos background.Devil's ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house.Golden pothos background.Devil’s ivy.Epipremnum aureum is classified as an ornamental flower. Types of popular ivy plants. Air purification tree that should be planted in the house. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nalin Prutimongkol

    Bagi yang butuh tanaman rambat untuk ditanam di pagar, tembok atau taman, tanaman satu bisa jadi pilihan. Tanaman ini termasuk yang irit air sehingga tidak perlu sering-sering disiram. Mereka dengan mudah tumbuh menjulur dan memiliki akar yang menempel kuat pada permukaan tempatnya menempel.

    Selain irit air, tanaman sirih gading juga tidak perlu selalu ditempatkan di area yang banyak terkena sinar matahari karena tanaman ini menyukai tempat sejuk. Hal yang harus diingat oleh pemilik rumah yang menanam sirih gading adalah tanaman satu ini tidak bisa dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan

    3. Howarthia

    HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

    Howarthia merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Selatan yang biasa tumbuh di dataran rendah, lereng bukit, dan cocok tumbuh di iklim tropis. Tanaman ini termasuk tanaman sekulen yakni tahan terhadap kekeringan. Setiap jaringan di tanaman ini berdaging dan dapat menyimpan air dengan baik. Ciri-ciri dari tanaman ini adalah daun-daunnya yang tumbuh merapat dan berbentuk tebal.

    Termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan berarti howarthia irit air dan mudah untuk dirawat tanpa perlu terlalu sering disiram.

    4. Lidah Mertua

    ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

    Jenis tanaman lainnya yang irit air dan memiliki segudang manfaat adalah lidah mertua. Tanaman satu ini memiliki bentuk panjang ke atas seperti lidah. Permukaannya berwarna hijau, dengan pinggiran berwarna hijau. Lidah buaya ternyata termasuk tanaman yang irit air sehingga tidak perlu sering disiram.

    Tanaman ini bisa mengelola air dengan baik sehingga tidak mudah menguap mengutip dari detikHealth. Bahkan tanaman ini bisa menghalau polusi dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

    5. Pohon Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Pohon dolar merupakan tanaman yang wajib ada di rumah menurut feng shui. Selain itu, tanaman ini memiliki kelebihan yakni irit air, mudah dirawat, dan tampilannya yang menarik. Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku. Tanaman ini juga tidak harus diletakkan mengarah ke sinar matahari terlalu sering.

    6. Kaktus

    KaktusKaktus Foto: (istimewa)

    Sudah jadi rahasia umum jika tanaman kaktus merupakan tanaman yang memiliki mekanisme pencegahan penguapan. Kaktus yang berasal dari daerah beriklim ekstrem sudah bias tidak terkena air sehingga perawatannya lebih mudah.

    7. Nolina

    Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

    Apabila menginginkan tanaman yang lebih besar dan terlihat seperti rimbun, tanaman yang mungkin cocok adalah Nolina. Tanaman satu ini banyak tumbuh di Meksiko. Ciri-ciri tanaman ini adalah memiliki batang bawah yang besar seperti kaki gajah. Sementara batang bagian atas ramping. Fungsi batang yang besar di bawah tersebut ternyata untuk menyimpan air. Oleh karena itu, Nolina disebut sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan.

    Nolina cocok ditanam di dalam atau pun di luar ruangan. Ketika ditanam di dalam ruangan, tanaman ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya! Ini 3 Lokasi Terbaik Taruh Kotak Pasir Kucing


    Jakarta

    Menyediakan kotak pasir atau litter box sangat diperlukan bagi kalian yang memelihara kucing. Saat ingin menaruh kotak pasir ini jangan sembarangan ya, karena ada area terbaik untuk meletakkannya.

    Kotak pasir ini berfungsi sebagai media buang air besar maupun kecil oleh kucing. Dikutip dari The Spruce Pets, pemilik kucing disarankan untuk memiliki lebih dari satu kotak pasir. Hal itu karena kadang-kadang kucing tidak mau buang air besar maupun kecil di tempat yang sama.

    Ada beberapa area yang menjadi tempat terbaik meletakkan kotak pasir lho detikers. Di mana saja itu? Berikut ini informasinya.


    Jauh dari Tempat Makan

    Jangan taruh kotak pasir di dekat tempat makan kucing karena alasan kebersihan. Sebaiknya, pemilik kucing menyimpan kotak pasir terpisah dari area makan.

    Lokasi Mudah Diakses

    Pastikan lokasi kotak pasir mudah diakses untuk kucing. Jangan sampai menaruhnya di tempat yang perlu membuka atau menutup pintu terlebih dahulu.

    Disarankan juga untuk meletakkan kotak pasir di tempat yang tidak perlu naik-turun tangga. Jika meletakkan kotak pasir di lantai atas bisa saja membuat anak kucing atau kucing yang sudah tua enggan menggunakannya di sana. Sebab, harus menaiki tangga terlebih dahulu.

    Area yang Sepi

    Kucing menyukai privasi yang terjaga. Maka dari itu, meletakkan kotak pasir di tempat yang sepi bisa menjadi pilihan yang baik.

    Pemilik kucing bisa meletakkan kotak pasir di kamar mandi tamu yang jarang dipakai. Jika ingin menaruh kotak pasir di ruang cuci, pastikan menempatkannya jauh dari mesin cuci karena suaranya yang berisik bisa membuat kucing stres.

    Itulah beberapa lokasi terbaik untuk menaruh kotak pasir kucing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Auto Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Bahan pembersih rumah tangga tidak melulu memakai bahan kimia. Sebelum muncul bahan pembersih praktis yang saat ini banyak dipasarkan, bahan alami adalah satu-satu senjata pembersih yang sering digunakan.

    Salah satu bahan alami yang digunakan dan ampuh untuk membersihkan noda adalah lemon. Buah bercita rasa asam ini memiliki banyak manfaat terutama untuk mengangkat noda membandel.

    Lemon mengandung asam sitrat yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibakteri yang cukup untuk membersihkan noda. Tidak hanya itu, lemon juga memiliki aroma yang segar dan tidak mengganggu. Tidak heran jika buah satu ini kerap menjadi bahan baku pembuatan bahan pembersih rumah tangga.


    Barang yang Aman Dibersihkan Pakai Lemon

    Meskipun terbukti ampuh bisa membersihkan banyak noda, tidak semua barang aman dari kandungan asam pada lemon. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut benda-benda yang aman dibersihkan dengan lemon.

    1. Peralatan Makan

    Peralatan makan merupakan barang di rumah yang mudah berbau, terutama setelah dipakai pada makanan berdaging. Cara menggunakan lemon untuk membersihkan peralatan makan cukup mudah. Caranya dengan memotong lemon jadi dua bagian.

    Kemudian, gosokkan ke permukaan yang berminyak kemudian lanjut bersihkan dengan sabun cuci piring biasa. Nggak cuma bersih kesat tapi juga akan punya wangi segar.

    2. Keran

    Noda yang biasa ditemui di keran adalah noda bekas sabun dan kulit mati yang menempel hingga membentuk kerak. Noda ini tidak bisa dihilangkan dengan air biasa dan air hangat.

    Lemon bisa mengatasi noda kerak tersebut, caranya dengan menyiapkan perasan lemon yang dicampur dengan air. Kemudian, masukkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke bagian keran yang berkerak. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    3. Microwave

    Siapa di sini masih bingung bagaimana cara membersihkan microwave? Dilap dengan air atau dibersihkan dengan tisu nggak cukup lho. Coba siapkan semangkuk air yang dicampur dengan sabun dan perasan lemon.

    Kemudian, panggang di dalam microwave selama lima menit. Setelah mendidih tunggu selama 5 menit sebelum membuka pintunya.

    4. Furniture

    Pernah nggak lihat ada noda seperti coretan, noda makanan, noda warna yang susah hilang di furniture rumah. Bahkan setelah dibersihkan dengan air dan digosok juga tidak mempan. Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan perasan lemon yang dicampur dengan olive oil. Kemudian, ambil kain bersih dan basahkan kain tadi di dalam cairan tersebut. Gosok perlahan noda pada furniture dan keringkan dengan kain kering.

    5. Talenan

    Salah satu peralatan dapur yang terkadang susah dibersihkan adalah talenan kayu. Peralatan ini kerap digunakan untuk memotong daging, sayuran, hingga buah. Rongga-rongga pada permukaannya terkadang menjadi celah yang sulit dibersihkan. Selain itu, bau yang menempel juga susah dihilangkan.

    Salah satu cara membersihkannya adalah memakai potong lemon. Setelah lemon dipotong setengah bagian kemudian taburkan gambar di atasnya. Lumuri permukaan talenan dengan jus lemon, kamu bisa peras hingga semua airnya keluar. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Terakhir kamu bisa singkirkan sisa-sisa lemon lalu bilas dengan air hangat menggunakan spons.

    6. Jendela

    Salah satu cara alami untuk membersihkan jendela dan cermin. Kamu cuma perlu campur air mineral dengan jus lemon. Kemudian masukkan ke dalam botol sprayer. Semprot pada permukaan jendela dan cermin kemudian lap hingga mengkilap.

    7. Kulkas

    Bau tidak sedap dari kulkas biasanya disebabkan oleh bahan makanan yang sudah kedaluwarsa atau membusuk. Untuk mencegah, kamu bisa potong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam. Biarkan selama 30 menit, kulkas menjadi bau wangi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Tanam Cabai di Rumah? Begini Langkah-langkahnya


    Jakarta

    Harga cabai yang tidak stabil membuat banyak masyarakat kerap dibuat pusing. Ditambah lagi kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu sehingga beberapa warga tak mampu untuk membeli cabai.

    Namun jangan khawatir, ada solusi ampuh agar kamu tetap bisa menikmati cabai tanpa perlu mengeluarkan banyak uang, yakni dengan menanamnya di rumah. Memangnya bisa?

    Dilansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah dapat tumbuh subur di kawasan dataran rendah maupun tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Jenis tanah yang cocok dipakai untuk menanam cabai adalah tanah gembur yang teksturnya seperti remah dan tidak begitu padat. Kandungan pH-nya pun normal yakni 6-7.


    Ingin tahu bagaimana cara menanam cabai di rumah dengan benar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Menanam Cabai di Rumah

    Menanam cabai tak bisa dilakukan sembarangan. Waktu yang tepat untuk menanam cabai adalah ketika musim hujan. Selain itu, cabai lebih baik ditanam saat kondisi udara cukup lembap daripada kering.

    Agar cabai bisa tumbuh subur, simak cara menanam cabai di rumah yang benar di bawah ini:

    1. Rendam Benih Cabai

    Agar cabai bisa tumbuh subur maka dibutuhkan benih yang berkualitas. Untuk mengetahui bibit yang berkualitas caranya adalah dengan merendam bibit ke dalam air hangat dengan suhu 50 derajat Celcius. Pada umumnya, benih yang berkualitas akan tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Langkah berikutnya, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah dicampur tanah dengan perbandingan 1:1, lalu tempatkan pada sebuah wadah atau polybag. Ketika sudah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    Setelah itu, cabai mulai tumbuh perlahan sekitar 7-8 hari berikutnya. Benih cabai yang sudah tumbuh perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan campuran tanah yang sama. Selama proses ini pastikan kamu menyiram tanaman cabai setiap hari.

    3. Pindahkan ke Tanah

    Ketika tanaman cabai semakin besar, kamu perlu memindahkannya ke tanah agar tumbuh subur. Buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm. Area tanam ini akan berbentuk seperti gundukan tanah tinggi.

    Jika kondisi tanah sebelum ditanam kondisinya kering, kamu perlu mencampurnya dengan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan. Tambahkan juga pupuk susulan berupa urea, ZA, KCL sebanyak tiga kali pada umur 3, 6, dan 9 minggu setelah bibit ditanam.

    Untuk besaran masing-masing pupuk dapat disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat. Setelah itu, tutup tanah tersebut dengan plastik mulsa berlubang, lalu masukkan cabai muda ke dalam lubang.

    4. Merawat Tanaman Cabai

    Tanaman cabai juga perlu diperhatikan dan dirawat sebaik mungkin. Setelah 1-2 minggu ditanam segera cek apakah ada bibit yang mati atau tidak. Jika ditemukan ada bibit yang mati atau sakit segera dibuang.

    Sementara untuk bibit tanaman cabai yang sudah berkembang subur pastikan untuk selalu disiram secara rutin. Jika ada tanaman cabai yang sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen Cabai

    Masa panen cabai bisa berbeda-beda tergantung dari lokasinya. Jika ditanam di dataran rendah maka waktu panennya sekitar dua bulan lebih atau 70-75 hari, sedangkan di dataran tinggi sekitar 4-5 bulan. Apabila ditemukan buah cabai yang rusak maka segera disingkirkan.

    Cara menentukan waktu panen dapat menyesuaikan dengan waktu penggunaan cabai tersebut. Jika cabai ingin dikirim ke daerah yang jauh, sebaiknya panen cabai ketika warnanya masih hijau, tapi jika untuk kebutuhan di rumah maka panen cabai ketika sudah berubah merah.

    Demikian cara menanam cabai di rumah dengan mudah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Bau Kucing di Rumah? Ini 3 Tips Jitu untuk Menghilangkannya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh penghuni rumah. Keberadaannya memang bisa membuat penghuni rumah tidak kesepian, tetapi kadang bau kotorannya bisa mengganggu.

    Seiring berjalannya waktu, penghuni rumah bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Namun, belum tentu tamu yang datang ke rumah bisa tahan dengan bau tersebut.

    Kotoran kucing mengeluarkan bau yang kuat. Dilansir dari The Spruce, aroma itu berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Kalau nggak segera ditangani, bisa-bisa baunya semerbak ke penjuru rumah. Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk menghilangkan bau kucing.

    Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Agar lebih bersih, bisa juga ditambahkan cuka saat membersihkan kotak pasir. Caranya, tambahkan cuka ke dalam air dan semprotkan pada noda di kotak pasir.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tercium Bau Bangkai Tikus di Rumah? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Bangkai tikus mati sering ditemukan di rumah. Biasanya hewan pengerat itu mati karena terlindas kendaraan, dimakan binatang lain, atau memakan perangkat yang dipasang manusia. Bangkai ini berbau tidak sedap seperti bau daging busuk dan cukup tajam jika lokasi bangkai cukup dekat.

    Bau bangkai tikus jangan dianggap sepele. Dilansir dari HVAC, bau dari bangkai tikus bisa menyebabkan sakit kepala, mual, reaksi alergi, hingga masalah saluran pernapasan.

    Dilansir Apartment Therapy, berikut cara menghilangkan bau bangkai tikus.


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Biasanya bau bangkai tikus yang cukup menyengat menandakan lokasinya cukup dekat dari bau tempat kita mencium bau tersebut. Kebanyakan bangkai tikus ditemukan di jalan karena tikus sering keluar menyeberang di jalanan dan tak sengaja terlindas mobil. Jika seperti ini cara menemukannya cukup mudah.

    Lokasi yang sulit adalah apabila bau tikus tercium jelas di dalam rumah, tetapi wujudnya tidak ada. Khawatirnya tikus tersebut mati di atap, saluran pembuangan atau ventilasi udara. Jika sudah begini, cari area yang bisa dibuka untuk mengecek. Jika sulit untuk dicek, bisa memanggil tenaga ahli agar penanganannya lebih cepat.

    Saat menemukannya, jangan lupa menggunakan sarung tangan dan masker. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut ke tempat sampah di luar rumah.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai diangkat, area bekas tikus mati perlu didisinfeksi. Isi disinfektan tersebut adalah campuran larutan pemutih dan air. Lalu, semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air bersih atau menggunakan lap bersih yang sekali pakai. Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Bau bekas bangkai tikus biasanya tidak akan langsung hilang setelah dibersihkan. Ada cara jitu agar baunya bisa langsung hilang, yakni menaburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut setelah diberikan disinfektan. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap. Alternatif lain, buat cairan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Hal penting lainnya adalah jangan lupa membuka jendela dan ventilasi yang ada di rumah agar bau bangkai tikus bisa hilang karena udara segar masuk ke dalam rumah.

    Itulah cara menghilangkan bau bangkai tikus. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Seprai yang Jarang Diganti Bisa Sekotor Dudukan Toilet



    Jakarta

    Seprai mirip seperti pakaian yang harus rutin dibersihkan karena cepat kotor walau tidak dibawa ke luar rumah. Oleh karena itu, ada anjuran untuk sering mengganti seprai kasur.

    Dilansir dari BBC, sebuah studi yang dilakukan oleh perusahaan tempat tidur Amerika Amerisleep pada 2013 mengungkapkan gambaran seprai yang kotor ternyata mirip dengan kotornya dudukan toilet. Gambaran ini juga berlaku pada sarung bantal dan guling yang jarang diganti. Permukaannya menjadi tempat hidup bagi jutaan koloni bakteri atau colony-forming unit (CFU) per inci persegi. Jumlah ini setara dengan kotornya dudukan toilet dan mangkuk hewan peliharaan.

    Studi tersebut menguji penumpukan bakteri pada sarung bantal dan seprai yang tidak diganti selama empat minggu. Dalam satu minggu pertama, pada sarung bantal ditemukan sekitar 3 juta CFU bakteri per inci persegi. Jumlah ini 17.000 kali lebih banyak daripada jumlah yang ditemukan pada dudukan toilet. Lalu, pada seprai rata-rata ditemukan 5 juta CFU atau 25.000 kali lebih banyak daripada penemuan bakteri di gagang pintu kamar mandi.


    Bisa terbayang bagaimana jumlah koloni bakteri yang ditemukan pada minggu keempat? Benar, jumlahnya lebih banyak. Pada sarung bantal ditemukan 12 juta CFU, sementara seprai mengandung rata-rata hampir 11 juta CFU. Lebih banyak dari penemuan bakteri pada pada mangkuk hewan peliharaan dan tempat sikat gigi.

    Jenis bakteri yang ditemukan pada seprai, sarung bantal, dan sarung guling adalah bakteri Staphylococcus. Bakteri ini juga umum ditemukan pada kulit manusia. Sifat bakteri ini jinak, tetapi dapat menyebabkan infeksi kulit, jerawat, dan pneumonia pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Lantas, seberapa sering kita harus mengganti seprai?

    Dilansir dari Homes & Gardens, ahli menyarankan seprai diganti setidaknya dua minggu sekali. Waktu penggantian seprai ini bisa lebih sering apabila pemakainya banyak dan orang tersebut sering keluar rumah.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift.

    Selain itu, seprai harus lebih sering diganti apabila orang tersebut mudah berkeringat terutama saat cuaca sedang panas. Waktu penggantian seprai sebaiknya 3-4 hari sekali. Seprai yang lembap bukan hanya dapat memicu munculnya bakteri saja, melainkan jamur juga.

    Tips lain untuk menjaga permukaan seprai tidak lembap adalah setelah bangun tidur biarkan seprai selama beberapa menit. Jangan dipakai dahulu dan tertimpa selimut hingga bantal dan guling. Sebaiknya bantal, guling, dan selimut dijemur di bawah sinar matahari untuk memusnahkan jamur. Alasan kasur dibiarkan kosong adalah untuk mengeringkan kelembapan.

    Apabila kamu jarang menggunakan kasur atau lebih banyak bepergian, tidak apa-apa jarang mengganti seprai, tetapi pastikan jika kasur tersebut dilapisi penutup agar debu tidak menempel.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Beli Rumah? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Betah Tinggal Selamanya


    Jakarta

    Membeli rumah bukan perkara mudah. Calon pembeli harus bisa memilih rumah yang nyaman dan dapat memenuhi kebutuhan penghuninya.

    Bentuk rumah dapat mencerminkan preferensi dan gaya hidup penghuninya. Oleh karena itu, pencari rumah perlu menilai rumah dari penampilan ataupun komponennya.

    Lalu, bagaimana cara memilih rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Pilih Rumah yang Nyaman

    Inilah cara menentukan rumah yang nyaman dan sesuai kebutuhan calon penghuni, dikutip dari The Spruce.

    1. Fasad Rumah

    Desain rumah, terutama bagian depan atau fasad mencerminkan kepribadian pemiliknya. Pilihlah rumah dengan desain eksterior yang disukai dan sesuai selera penghuni.

    Lalu, perhatikan kondisi terasnya apakah dalam keadaannya baik atau tidak. Pertimbangkan seberapa banyak pemeliharaan pekarangan yang harus dilakukan nantinya.

    2. Ukuran Rumah

    Tentukan ukuran dan layout rumah yang dibutuhkan sebelum mencari rumah. Dengan begitu, pencari rumah tidak akan cepat tergiur dengan rumah besar ataupun fitur unik misalnya kolam renang.

    Jika ada ruangan berlebih, pemilik bisa digunakan untuk memenuhi gaya hidup keluarga. Namun, ruang berlebih juga berarti ada lebih banyak tagihan listrik dan furniture yang perlu dibayar.

    3. Kamar

    Salah satu kriteria saat memilih rumah adalah jumlah kamar tidur dan kamar mandi. Jangan sampai tertarik dengan rumah yang tidak memiliki kamar yang cukup buat kebutuhan penghuninya.

    Pikirkan siapa saja yang akan tinggal di rumah tersebut sekarang dan di masa depan. Tentukan berapa kamar yang dibutuhkan, apalagi kalau akan ada anak-anak atau kerabat yang menginap.

    4. Dapur

    Jika ada anggota keluarga yang senang menggunakan dapur, pastikan memilih rumah dengan desain dapur yang cocok. Renovasi dapur cukup memakan waktu dan biaya sehingga sebaiknya memilih rumah dengan dapur siap pakai. Lalu, rumah dengan dapur yang hanya butuh sedikit upgrade tetap layak dipertimbangkan.

    5. Jendela

    Kemudian, periksa pencahayaan alami dan pemandangan dari jendela. Pastikan penghuni mendapat pencahayaan yang cukup dan pemandangan yang cocok, apalagi kalau ada ruangan yang membutuhkan banyak cahaya di siang hari. Tentukan kalau menginginkan pemandangan rumah tetangga atau menyalakan lampu di siang hari.

    Itulah beberapa pertimbangan saat memilih rumah agar nyaman dan memenuhi kebutuhan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Kesalahan Saat Memilih Rumah yang Sering Disesali Pembeli



    Jakarta

    Punya rumah jadi impian banyak orang. Bahkan, bagi sebagian orang, rumah masuk daftar target hidup yang harus diwujudkan. Namun, kalau salah langkah, momen beli rumah justru bisa berubah jadi mimpi buruk yang bikin trauma.

    Banyak kerugian yang terjadi saat membeli rumah berawal dari kelalaian pembeli sendiri. Supaya nggak menyesal di kemudian hari, hindari 6 kesalahan berikut ini.

    1. Tak Memikirkan Lokasi

    Lokasi adalah pertimbangan nomor satu saat membeli rumah. Pastikan rumah berada di lokasi strategis, dekat fasilitas umum, bebas banjir, dan nyaman untuk ditinggali. Selain bikin betah, lokasi strategis juga meningkatkan nilai investasi rumah di masa depan.


    2. Asal Pilih Developer

    Jangan sampai tergiur harga murah dari developer yang reputasinya belum jelas. Cek rekam jejaknya lewat website, media sosial, dan pemberitaan di media. Pastikan mereka punya portofolio proyek yang jelas dan tidak pernah tersandung kasus yang merugikan konsumen.

    3. Status Tanah Belum Jelas

    Pastikan sertifikat rumah sudah atas nama developer dan bisa dialihkan ke nama Anda. Jika sertifikat belum jelas statusnya, pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank bisa terhambat. Hindari membeli rumah di lokasi yang status tanahnya masih abu-abu.

    4. Bayar DP Sebelum KPR Disetujui

    Hindari membayar uang muka (DP) sebelum KPR disetujui bank. Meski developer sudah bekerja sama dengan bank, tidak ada jaminan KPR Anda akan disetujui. Kalau ditolak, uang DP berisiko sulit kembali atau dipotong.

    5. Transaksi di Bawah Tangan

    Transaksi jual beli rumah di bawah tangan sangat berisiko, apalagi jika rumah masih dijaminkan di bank. Pastikan semua proses dilakukan secara resmi lewat notaris dengan Akta Jual Beli (AJB) yang sah.

    6. Memaksakan Beli di Luar Kemampuan

    Cicilan rumah idealnya tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Jika memaksakan di luar kemampuan, risiko macet di tengah jalan sangat besar. Lebih baik menabung dulu sampai dana cukup untuk DP atau cicilan yang lebih ringan.

    Kesimpulannya, membeli rumah butuh perhitungan matang, mulai dari lokasi, legalitas, hingga kemampuan finansial. Jangan sampai tergesa-gesa hanya karena takut ketinggalan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Dekorasi Rumah Merah Putih buat Sambut 17 Agustus!


    Jakarta

    Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat. Biasanya masyarakat mulai memasang bendera merah putih di depan rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    Pada momen seperti ini masyarakat bisa menggelorakan semangat kemerdekaan dengan mendekorasi rumah. Dekorasi 17 Agustus identik dengan nuansa merah-putih.

    Lantas, bagaimana cara mendekorasi rumah menjelang 17-an? Simak ide dekorasi rumah berikut ini.


    Ide Dekorasi Rumah buat Rayakan 17 Agustus

    Inilah beberapa inspirasi untuk mendekorasi rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    1. Lampion dari Botol Bekas

    Penghuni rumah bisa mendekor rumah dengan lampion merah putih terbuat dari botol air mineral bekas. Caranya buatnya dengan menyayat permukaan botol lalu bentuk hingga menjadi lampion.

    Selanjutnya, cat lampion dengan warna merah dan putih serta tambahkan bola lampu ke dalamnya. Penghuni rumah dapat memasang lampion di sudut-sudut rumah.

    2. Pot Bunga dari Galon Bekas

    Jika punya galon bekas, penghuni rumah bisa mengubahnya menjadi pot bunga bernuansa perayaan kemerdekaan. Siapkan beberapa buah galon bekas sekali pakai dan potong menjadi dua bagian.

    Rekatkan dua potongan botol bagian atas tepat pada bagian mulut botolnya. Lalu, cat galon dengan warna merah dan putih. Setelah cat kering, galon sudah siap diisi tanah dan ditanami bunga.

    3. Balon Helium

    Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun) Foto: Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)

    Dekorasi rumah bakal semakin semarak kalau ada balon berwarna merah dan putih. Siapkan beberapa balon dan isi gas helium. Balon tersebut bisa ditempelkan pada berbagai bagian rumah atau dibiarkan melayang memenuhi plafon.

    4. Bendera Plastik

    Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)Dekorasi 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper) Foto: Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)

    Selain itu, bendera plastik juga bisa menjadi pilihan buat mendekor rumah, terutama bagian luar. Bendera ini dapat digunakan di lapangan terbuka, lorong-lorong perumahan, hingga di pagar rumah.

    5. Lampu LED Merah Putih

    Rumah bisa tampak meriah di malam hari dengan menggunakan lampu LED berwarna merah dan putih. Lampu tersebut dapat dilingkarkan di pohon atau beberapa bagian rumah.

    6. Origami Merah Putih

    Dikutip dari buku Origami yang Menyenangkan karya Budi Lesmono, origami adalah kesenian melipat kertas yang berasal dari Jepang. Penghuni bisa membuat berbagai bentuk origami dengan kertas berwarna merah dan putih di rumah. Salah satu cara paling sederhana adalah origami berbentuk segitiga yang diuntai menggunakan tali.

    Itulah beberapa cara memeriahkan Hari 17 Agustus dengan mendekorasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com