Author: Gak Ganti Gambar

  • Tanaman Obat Beragam Khasiat yang Wajib Ditanam di Rumah


    Jakarta

    Tanaman obat atau tanaman herbal merupakan jenis tanaman yang mengandung khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Tanaman obat sudah dipakai sejak dulu dalam berbagai tradisi pengobatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

    Tak seperti obat yang dijual di apotek, tanaman obat lebih alami dan tanpa bahan kimia. Oleh karena itu, keamanan dalam mengonsumsinya jauh lebih terjamin.

    Selain rempah-rempah, Indonesia juga kaya akan tanaman obat. Tanaman obat ini bisa ditanam sendiri di rumah sehingga memudahkan jika diperlukan sewaktu-waktu. Dengan menanamnya di rumah, tanaman obat bisa langsung diolah untuk mengatasi berbagai gejala penyakit yang sedang dialami.


    Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

    Ada berbagai jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di rumah. Melansir Halodoc, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah.

    Bawang Putih

    Bawang putih (Allium sativum) adalah tanaman umbi yang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan. Namun, bawang putih juga memiliki banyak manfaat kesehatan, lho!

    Adapun beberapa khasiat bawang putih untuk kesehatan adalah sebagai berikut.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Bawang putih mengandung senyawa antibakteri, antiviral, dan antioksidan senyawa yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

    Menurunkan tekanan darah. Studi Effects of Allium sativum (garlic) on systolic and diastolic blood pressure in patients with essential hypertension yang dipublikasikan Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences menyebutkan, mengonsumsi 600 hingga 1.500 miligram ekstrak bawang putih dalam 24 minggu efektif menurunkan tekanan darah.

    Menurunkan kolesterol. Senyawa allicin dalam bawang putih bisa membantu menghambat produksi kolesterol di hati.

    Efek antioksidan. Antioksidan, seperti flavonoid dan belerang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Mengurangi risiko sakit jantung. Zat allicin dalam bawang putih juga bisa membantu melindungi jantung dengan meningkatkan aliran darah ke jantung.

    Kamu bisa menanam bawang putih di halaman atau di dalam pot sesuai ketersediaan lahan di rumahmu. Selain bisa memenuhi kebutuhan dapur, kesehatan penghuni rumah pun bisa terjaga dengan adanya ketersediaan bawang putih di rumah.

    Serai

    Tanaman obat berikutnya adalah erai atau lemongrass yang memiliki aroma segar. Daun dan batang serai digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberikan rasa khas.

    Kamu juga bisa lho menggunakan serai sebagai obat herbal. Adapun beberapa manfaat serai bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Sifat antimikroba. Senyawa citronellol dan geraniol bersifat antimikroba. Khasiatnya melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur yang memicu infeksi dalam tubuh.

    Pemeliharaan sistem pencernaan. Serai memiliki sifat karminatif, yang membantu meredakan kembung, perut kembung, dan masalah pencernaan lainnya.

    Sifat antipiretik. Sifat antipiretik di dalamnya bisa membantu menurunkan demam dan meningkatkan kenyamanan selama sakit.

    Menjaga kesehatan kulit. Ekstrak serai sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang bisa membersihkan, mengencangkan, dan menghidrasi kulit.

    Mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Aroma serai memiliki efek menenangkan yang bisa membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur.

    Ceplikan

    Ceplikan (Blumea balsamifera) adalah sejenis tanaman herbal dengan batang tegak dan tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, termasuk di Indonesia. Bentuknya lonjong, berwarna hijau, dan memiliki aroma yang khas.

    Ada pun beberapa khasiat ceplikan bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Antiinflamasi: Sifat antiinflamasi pada ceplikan bisa membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan pada pengidap arthritis, nyeri otot, atau gangguan pernapasan.

    Antiseptik. Ekstrak daun bersifat antiseptik yang bisa membantu mencegah infeksi pada luka atau luka bakar.

    Antipiretik. Tanaman bisa digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi suhu tubuh akibat infeksi.

    Bersifat ekspektoran. Khasiatnya bisa membantu meredakan batuk dan mempermudah pengeluaran dahak.

    Meringankan gangguan pencernaan. Ceplikan bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan dan memulihkan keseimbangan pencernaan.

    Lidah Buaya

    Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tanaman berdaun tebal dengan gel transparan di dalam daunnya. Tumbuhan ini tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, salah satunya di Indonesia.

    Selain untuk menyuburkan rambut, lidah buaya juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti di bawah ini.

    Perawatan kulit. Studi Effects of low‐dose Aloe sterol supplementation on skin moisture, collagen score and objective or subjective symptoms: 12‐week, double‐blind, randomized controlled trial yang dipublikasikan dalam Hindawi menemukan, mengonsumsi 40 mikrogram aloe sterol per hari selama 12 minggu meningkatkan elastisitas kulit pada pria di bawah usia 46 tahun.

    Mengobati luka bakar. Lidah buaya memiliki sifat pendinginan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka bakar ringan.

    Mengatasi jerawat. Kandungan antiinflamasi dan antibakteri dalam lidah buaya bisa membantu mengurangi kemerahan dan peradangan yang terkait dengan jerawat.

    Menyehatkan rambut. Gel lidah buaya bisa membantu mengatasi masalah kulit kepala seperti ketombe, mengurangi kerontokan rambut, dan menjaga rambut sehat serta berkilau.

    Menjaga kesehatan mulut. Lidah buaya memiliki sifat antimikroba yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut.

    Lengkuas

    Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) adalah tanaman yang termasuk dalam keluarga jahe-jahean. Akar tanaman ini digunakan sebagai rempah-rempah dalam masakan dan pengobatan tradisional.

    Berikut adalah beberapa manfaat dan kegunaan lengkuas bagi kesehatan.

    Meningkatkan kesehatan pencernaan. Lengkuas bersifat karminatif, yang membantu meredakan masalah pencernaan seperti kembung dan mual.

    Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa seperti gingerol dan flavonoid yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik.

    Menjaga kesehatan jantung. Caranya dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

    Sifat antimikroba. Sifat ini bisa membantu melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur merugikan dalam tubuh.

    Efek positif pada kesehatan otak. Senyawa ini terjadi berkat efek neuroprotektif dan bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif otak.

    Jeruk Nipis

    Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah salah satu jenis jeruk berkulit hijau yang memiliki rasa yang asam dan aroma yang segar. Jenis buah ini banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia.

    Jeruk nipis memiliki banyak manfaat dan kegunaan bagi kesehatan, lho! Berikut manfaatnya.

    Sumber vitamin C. Jenis vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Selain itu, nutrisi juga memproduksi kolagen, penyerapan zat besi, dan perbaikan jaringan tubuh.

    Pencernaan yang sehat. Kandungan asamnya bisa membantu merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan pergerakan usus. Ini bisa mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

    Detoksifikasi tubuh. Jeruk nipis bersifat detoksifikasi yang bisa membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah.

    Penurun berat badan. Buah ini mengandung tinggi serat dan rendah kalori yang bisa membantu meningkatkan rasa kenyang serta mengontrol nafsu makan.

    Meningkatkan penyerapan zat besi. Khasiat ini terjadi berkat kandungan vitamin C di dalam buah.

    Daun Mint

    Daun mint memiliki warna hijau terang dengan bau khas yang menyegarkan. Daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tak heran, daun ini memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh.

    Adapun beberapa manfaat daun mint bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Menyehatkan pencernaan. Tanaman ini bersifat menyejukkan dan bisa membantu masalah pencernaan, seperti kram perut dan penumpukan gas.

    Pilek dan batuk. Peppermint memiliki sifat ekspektoran, antitussive, dan dekongestan yang bisa membantu meredakan batuk dan pilek.

    Sakit kepala. Ini memberikan efek yang menenangkan pada sakit kepala, terutama sakit kepala tegang atau sakit kepala migrain.

    Napas segar. Kandungan minyak atsiri dalam peppermint memberikan rasa segar yang menyegarkan mulut dan menghilangkan bau napas.

    Kesehatan kulit. Di dalamnya bersifat antipruritik dan antiinflamasi yang bisa membantu meredakan gatal-gatal, iritasi, dan peradangan pada kulit.

    Kemangi

    Kemangi (Ocimum basilicum) adalah sejenis tanaman memiliki aroma yang khas dan rasa sedikit manis. Tak hanya menjadi lalapan, tanaman ini kaya akan senyawa aktif, termasuk minyak esensial, antioksidan, vitamin, dan mineral, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

    Adapun beberapa manfaat kemangi bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Menyehatkan saluran pencernaan. Daun kemangi bersifat karminatif dan digestif, yang bisa membantu meredakan masalah pencernaan. Misalnya, perut kembung dan mual.

    Menjaga kesehatan jantung. Khasiat ini terjadi karena senyawa seperti beta-karoten dan magnesium.

    Menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Aroma daun bersifat menenangkan dan bisa membantu mengurangi stres serta meningkatkan suasana hati.

    Menyegarkan napas. Di dalamnya bersifat antibakteri yang bisa membantu mengurangi bau mulut dan menyegarkan napas.

    Sumber antioksidan. Kemangi mengandung senyawa antioksidan, seperti eugenol dan linalool. Zat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Brotowali

    Brotowali (Tinospora crispa) adalah sejenis tanaman merambat yang juga dikenal dengan nama “mengkudu bumi” atau “bittervine” dalam bahasa Inggris. Bagian yang paling umum digunakan dari brotowali adalah batang dan daunnya.

    Berikut beberapa manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh.

    Menjaga kesehatan hati. Brotowali memiliki sifat hepatoprotektif, yang berarti bisa melindungi dan mendukung kesehatan hati.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalamnya bersifat imunomodulator, yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Antiinflamasi. Tanaman bersifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Antidiabetes. Brotowali bisa membantu mengatur kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.

    Antioksidan, Tanaman bisa membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dalam tubuh. Caranya dengan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.

    Jahe

    Jahe (Zingiber officinale) adalah tanaman rimpang yang tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Rempah ini biasa dikonsumsi dalam bentuk teh, minuman jahe hangat, atau sebagai bumbu masakan.

    Adapun beberapa manfaat jahe bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa gingerol yang berperan dalam mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Khasiat ini terjadi berkat kandungan gingerol, shogaol, dan zingeron yang bersifat antimikroba serta antioksidan.

    Mengatasi mual dan muntah. Tanaman herbal ini efektif meredakan mual dan muntah. Termasuk yang terkait dengan mabuk perjalanan, mual kehamilan, atau efek samping dari kemoterapi.

    Meredakan nyeri sendi. Kandungan antiinflamasi dalam jahe bisa membantu meredakan nyeri pada sendi yang terkait dengan kondisi seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.

    Mengurangi kolesterol. Penelitian berjudul The effect of ginger ( Zingiber officinale) on improving blood lipids and body weight; A systematic review and multivariate meta-analysis of clinical trials yang dipublikasikan Current Pharmaceutical Design menemukan, mengonsumsi jahe secara signifikan mengurangi trigliserida dan kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan kolesterol jahat. Dosis penggunaan kurang dari 1.500 miligram per hari.

    Demikianlah beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah. Dengan menanam tanaman obat tersebut, kamu tidak perlu kesulitan untuk mendapatkannya saat dibutuhkan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Lengkap Membuat Rak Dinding Tempel, Mudah Banget!


    Jakarta

    Rumah minimalis memiliki ruang yang terbatas. Salah satu cara untuk menyiasati keterbatasan ruang ini adalah dengan menggunakan rak dinding tempel.

    Dalam dunia dekorasi rumah, rak dinding tempel menjadi pilihan yang sangat populer. Selain memberikan sentuhan kreatif, rak dinding tempel juga memberikan solusi penyimpanan yang bergaya dan ekonomis untuk rumah.

    Tak harus menggunakan jasa tukang, kamu bisa membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah, lho! Simak panduan memasang rak dinding tempel berikut.


    Kelebihan Rak Dinding Tempel

    Melansir Perspective Cabinetry & Design, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa kelebihan rak dinding tempel yang perlu kamu ketahui.

    Memberikan Kesan Ruang yang Lebih Luas

    Rak dinding tempel membutuhkan ruang yang lebih sedikit dibandingkan rak biasa. Hal tersebut tentu akan memberikan kesan ruang lebih luas dan lapang. Rak-rak ini sangat ideal untuk di ruangan kecil agar tidak terasa sempit, terutama pada rumah minimalis.

    Selain itu, rak dinding tempel juga mudah disesuaikan pemasangannya. Kamu bisa memasangnya di area yang tidak muat untuk lemari, seperti sudut atau pojokan. Kamu juga bisa memanfaatkan ruang vertikal hanya dengan menambahkan lebih banyak rak dinding tempel ini.

    Hemat Biaya

    Pembuatan dan pemasangan rak dinding tempel lebih hemat biaya dibandingkan rak biasa. Hal ini karena bahan yang dibutuhkan lebih sedikit sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah.

    Rak dinding tempel juga relatif ringan sehingga tidak membutuhkan banyak penyangga dinding. Hal ini membuatnya lebih cepat dan mudah dipasang sehingga tidak membutuhkan biaya tambahan yang lebih banyak.

    Memberikan Kenyamanan

    Rak dinding tempel juga memudahkan kita untuk mengambil atau menyimpan barang di atasnya. Kita tidak perlu repot membuka dan menutup pintu lemari pada rak dinding biasa. Konsepnya yang hanya menempel di dinding dan terbuka juga membuat kita tidak perlu kerepotan mencari barang yang dibutuhkan.

    Cara Membuat Rak Dinding Tempel di Rumah

    Kabar baiknya, kamu tidak perlu menggunakan jasa tukang untuk membuat dan memasang rak dinding tempel. Melansir Real Simple, Kamis (1/2/2024), berikut cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah.

    1. Pilihlah Alat dan Bahan dengan Bijak

    Langkah pertama dalam membuat rak dinding tempel adalah memilih peralatan dan bahan yang tepat. Adapun bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat rak dinding tempel adalah sebagai berikut.

    • Kayu atau triplek yang punya ukuran 12 mm
    • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 7-10 cm
    • Plat besi sebanyak 2 buah, ukurannya 3 mm dan panjangnya 26-35 cm
    • Lem kayu (pilih merek yang punya kualitas bagus)
    • Cat kayu
    • Fisher S6 sebanyak 4 buah
    • Sekrup dan paku secukupnya
    • Selain menyiapkan bahan, kamu juga harus memiliki alat-alat sebagai berikut.
    • Obeng dan palu.
    • Gerinda tangan.
    • Mesin las.
    • Gergaji kayu.
    • Bor
    • Mata bor untuk tembok dengan ukuran 6 mm.
    • Mata bor untuk besi dengan ukuran 6 mm.

    2. Membuat Bruket

    Langkah selanjutnya adalah membuat brucket atau plat besi agar rak dinding bisa menempel kuat dan awet. Kamu bisa memanfaatkan besi dari teralis meja yang sudah tidak terpakai untuk menghemat biaya.

    Cara membuatnya adalah dengan melubangi plat besi sekitar 6 mm pada sisinya yang berukuran sekitar 7 cm. Kemudian, lakukan pengelasan pada plat besi dengan ukuran 2 cm. Terakhir, lapisi brucket dengan dengan cat anti karat untuk menjaga umur pakainya.

    3. Membuat Rak

    Langkah selanjutnya adalah membuat rak dari kayu atau triplek. Potong kayu atau triplek sesuai kebutuhanmu dengan menggunakan gergaji. Setelah itu, buat alur di bagian belakang setiap rak menggunakan gerinda tangan. Ini dilakukan untuk memastikan rak bisa tergantung dengan rapat di dinding tanpa adanya celah. Oleh karena itu, pastikan ukurannya sesuai dengan brucket.

    Selanjutnya, lubangi rak pada bagian yang akan dipasang brucket dengan menggunakan bor. Gunakan obeng untuk membuat lubang sesuai dengan ukuran brucket. Setelah itu, amplas rak dengan teliti untuk menghilangkan tepi kasar pada permukaannya. Kamu juga bisa mengecat atau mempliturnya untuk memberikan hasil akhir yang halus dan estetis

    5. Pasang Rak dengan Teliti

    Langkah terakhir adalah memasang brucket pada dinding dan menggantungkan rak. Pastikan untuk menandai bagian dinding yang ingin dipasangi rak. Gunakan bor dan lubangi dinding dengan teliti. Pada setiap lubang, pasang fisher S6 agar brucket menempel sempurna dengan dinding.

    Selanjutnya, pasang brucket dengan obeng dengan teliti. Setelah terpasang dengan sempurna, letakkan rak di atasnya dan rekatkan dengan baut atau sekrup. Rak dinding tempel pun siap digunakan untuk menyimpan berbagai barang, seperti buku, hiasan, atau barang sesuai keinginanmu.

    Demikianlah cara membuat dan memasang rak dinding tempel sendiri di rumah dengan mudah. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa membuat rak dinding tempel yang tidak hanya estetik, tetapi juga sesuai dengan kebutuhanmu di rumah. Selamat mencoba!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanda Dinding Rembes dan Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Dinding rembes merupakan salah satu hal yang kerap terjadi saat musim hujan. Hal ini tentunya bisa membuat penghuni rumah tidak tenang, apalagi jika berlangsung sama bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

    Tumbuhnya jamur bisa menyebabkan beberapa masalah seperti memicu penyakit pernapasan. Di sisi lain, dinding yang rembes hingga tumbuhnya jamur tentu bisa membuat dinding tidak enak dilihat.

    Sebelum mengatasi dinding rembes, tentu harus tahu tanda-tanda maupun penyebab dinding rembes. Dilansir dari Forbes Home, Kamis (1/2/2024), berikut ini 5 tanda dinding rumah kamu rembes.


    Tanda-tanda Dinding Rembes

    1. Bau Apak

    Bau lembap dan apak sering menandakan adanya kebocoran di dinding, terutama dinding bagian atas.

    2. Adanya Jamur

    Jamur muncul pada dinding karena lembap. Jika terdapat noda berwarna hitam, hijau, oranye, atau coklat pada dinding, kemungkinan itu adalah jamur.

    3. Ada Gelembung pada Dinding

    Jika ada gelembung pada dinding, kemungkinan air sudah ada di balik cat dinding. Cat Lateks biasanya cukup fleksibel untuk mengakomodasi tekanan air.

    4. Cat Dinding Mengelupas

    Mengelupasnya cat dinding juga menjadi indikasi adanya kebocoran di dinding. Air dapat menyebabkan cat kehilangan ikatannya dengan permukaan dinding atau perekat wallpaper dinding.

    Penyebab Dinding Rembes

    Terdapat beberapa penyebab dinding rembes, yaitu:

    – Pipa bocor
    – Fondasi retak
    – Water heaters atau pemanas air rusak
    – Atap bocor
    – Jendela rusak
    – Talang air rusak

    Cara Cegah Dinding Rembes

    Dalam catatan detikcom, ada beberapa cara untuk mencegah dinding rembes. Berikut ini caranya.

    1. Perbaiki Saluran Talang Air

    Sebagai langkah antisipasi untuk menanggulangi air hujan merembes ke dinding, sebaiknya periksa talang air rumah setiap 6 bulan. Apabila ada saluran pipa dan talang air yang rusak, segera perbaiki.

    2. Cat Dinding yang Memiliki Retak Rambut

    Salah satu penyebab dinding rembes karena adanya retak rambut. Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa mengecatnya.

    Sebelum dicat, sebaiknya bersihkan sisa cat yang menempel dari permukaan dinding. Lapisan cat dasar menggunakan lapisan semen super dan semen perbandingan 1 : 1,25. Semen super dan semen berfungsi menutup retak rambut pada dinding, mengikat sisa debu dan kotoran. Selain itu, juga meningkatkan daya lekat waterproofing. Setelah kering dapat dilanjutkan dengan proses pelapisan waterproofing pada dinding. Lakukan 2 kali secara bertahap.

    3. Pakai Waterproofing

    Tips selanjutnya, kamu bisa menggunakan pelapis anti-bocor atau waterproofing. Khusus untuk bagian dinding kamar mandi, kamu harus memilihnya dengan tepat karena rentan lembap.

    4. Pastikan Acian Dinding Kering

    Saat musim hujan, otomatis rumah akan selalu terkena air hujan apalagi dinding bagian luar. Maka dari itu, jangan lupa untuk lakukan plester dan pengacian ulang pada dinding bagian luar.

    Proses acian bertujuan untuk menutupi semua pori – pori menggunakan bahan campuran seperti batu bata dan lainnya (plester). Pastikan acian dinding kering lalu beri waterproofing setelahnya. Kemudian, periksa dinding bagian dalam rumah setelah bagian luarnya selesai diperbaiki.

    Itulah tanda-tanda, penyebab, hingga cara mencegah dinding rembes. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Bioskop Mini di Rumah buat Sambut Momen Hari Kasih Sayang


    Jakarta

    Mungkin kamu pernah terpikir untuk punya bioskop mini di rumah? Ternyata kamu bisa bikin sendiri lho di rumah! Dengan adanya bioskop mini, kamu dapat menonton film bersama keluarga atau orang tersayang di rumah.

    Nah, buat kamu pasangan yang mau nanti merayakan Hari Kasih Sayang atau Valentine dengan menonton film tapi nggak mau repot ke bioskop, kamu bisa buat bioskop sendiri di rumah lho! Mengutip dari The Spruce, Rabu (31/1/2024), berikut tips bikin bioskop mini di rumah yang bisa kamu coba.

    1. Menentukan Ruangan

    Langkah pertama yang perlu kamu lakukan tentunya menentukan ruangan. Pilihlah ruangan khusus yang berada terpisah dengan ruangan lainnya. Agar gangguan dari luar ruangan tidak mudah masuk. Kamu bisa menggunakan kamar kosong tak terpakai. Akan tetapi, jika kamu memiliki basemen bisa menjadi tempat terbaik.


    2. Merancang Tata Ruang

    Setelah menentukan ruangan yang akan dijadikan bioskop mini, kamu perlu menata barang di ruangan. Kamu harus pikirkan secara matang. Contohnya seperti ukuran layar beserta lokasinya, penempatan perangkat audio, hingga meja dan kursi duduk. Pertimbangan utamanya tentu jarak pandang dari tempat duduk ke layar.

    Buatlah simulasi untuk menemukan posisi paling nyaman bagi kamu agar kamu dan pasangan dapat merasakan kehangatan saat menonton. Namun, ukuran dan bentuk ruangan akan sangat menentukan dalam membuat bioskop mini. Ruangan persegi panjang akan lebih baik daripada berbentuk persegi, karena memungkinkan kamu lebih fleksibel dengan posisi tempat duduk.

    3. Atur Pencahayaan

    Agar mendapatkan pengalaman layaknya di bioskop, kamu dapat mengatur pencahayaan agar lebih gelap. Pencahayaan dalam hal ini maksudnya yang bersumber dari luar ruangan atau jendela.

    Kamu harus memastikan ruangan bioskop hanya menerima sedikit cahaya dari luar. Setiap celah ruangan yang berpotensi memancarkan cahaya dari luar bisa kamu tutupi menggunakan tirai tebal. Intinya, semakin minim cahaya yang masuk, semakin berkualitas dan hangat pula suasana menonton kamu bersama pasangan saat momen hari kasih sayang.

    4. Persiapkan Peralatan dan Perangkat Elektronik yang Memadai

    Hal yang tak kalah penting dalam membuat bioskop mini di rumah adalah perangkat elektronik, Mulai dari televisi, layar proyektor, hingga perangkat audio.

    Perangkat elektronik tersebut cukup sesuaikan dengan keinginan dan dana kamu punya. Tak perlu membeli barang yang mahal sehingga menguras kantong, cukup beli alat yang memadai. Contohnya, daripada membeli TV LED berukuran besar dan mahal, sebaiknya kamu membeli proyektor HD atau kelas menengah.

    Selain itu, sediakan juga kursi yang nyaman atau kamu bisa menggunakan sofa panjang. Idealnya yang memiliki lengan dan bertekstur empuk dan tidak keras. Intinya gunakan furnitur yang memungkinkan kamu tetap nyaman dalam durasi panjang. Agar kamu dan pasangan makin mesra dan menonton, kamu bisa tambahkan bantal kecil.

    5. Mengatur Sound System

    Pengaturan suara menjadi faktor penting agar punya pengalaman menonton film layaknya di bioskop. Suara dari luar ruangan pastinya akan sangat mengganggu. Untuk mengatasi suara bocor dari luar, kamu bisa pasang peredam suara pada dinding ruangan.

    Untuk suara yang lebih menggelegar dan berputar, kamu bisa menggunakan speaker terpisah. Selain itu, pastikan ruangan bioskop mini memiliki pintu solid dan tirai tebal yang bisa menghalangi suara.

    Melapisi lantai menggunakan karpet juga akan membantu ruangan semakin kedap suara.

    Demikian tips bikin bioskop mini di rumah buat sambut momen hari kasih sayang. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menyimpan Lilin Biar Nggak Kebakaran



    Jakarta

    Lilin masih digunakan sebagai pengganti penerangan saat mati lampu. Selain karena harganya yang murah, jangkauan pencahayaannya pun cukup untuk menerangi satu ruangan.

    Namun, perlu diingat lilin merupakan benda yang mudah terbakar. Sumbu yang sudah dibakar saja masih bisa menghidupkan api. Sehingga lilin perlu diletakkan dalam kondisi tidak lagi panas dan berada tempat yang aman.

    Mengutip dari jenkinsrestorations.com, berikut tips untuk menyimpan lilin agar tidak menyebabkan kebakaran.


    1. Pastikan Sumbu Lilin Sudah Padam

    Sebelum disimpan, pastikan sumbu lilin sudah tidak ada nyala api, tidak ada sisa lilin yang meleleh, dan tidak berasap. Jika memakai lilin batang, rasakan apakah lilin masih panas atau tidak. Apabila menggunakan lilin jar, pegang sisi samping kaca. Simpan saat sudah tidak panas.

    2. Simpan Lilin di Tempat yang Tahan Panas

    Lilin aman jika diletakkan di tempat yang kering, tahan panas, dan kedap udara seperti wadah kaca. Penggunaan wadah kaca membuat nyala api tidak menjalar ke benda lain.

    3. Beri Jarak pada Tutup Lilin 10 cm

    Apabila menggunakan lilin berbentuk jar kaca, atur jarak antara sumbu dan penutupnya 10 cm untuk menghindari tersulut api.

    4. Jauhkan dari Jangkauan Anak-Anak

    Selain diletakkan di tempat yang aman, wadah lilin harus jauh dari jangkauan anak-anak. Ditakutkan mereka tidak mengerti fungsi benda tersebut dan tidak sengaja menggunakannya saat bermain.

    5. Rutin Lakukan Sortir

    Jika rumah jarang mengalami pemadaman lampu, lilin tetap harus diperiksa kondisinya. Apabila sudah tidak layak digunakan sebaiknya disingkirkan.

    Cara membuang lilin yaitu memasukkan ke tabung logam yang tertutup rapat, bukan dibuang begitu saja ke tempat sampah.

    Untuk lilin baru, sebelum digunakan sebaiknya sumbunya dipotong dan sisakan 1/4 inci. Hal ini memastikan nyala api tidak membakar banyak sumbu di dalamnya sehingga lilin dapat digunakan lebih lama. Sumbu yang terlalu panjang juga berpotensi mudah tersulut api.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Jika kamu suka mengonsumsi buah jeruk, sebaiknya kulitnya jangan langsung dibuang. Meski terlihat tidak berguna, ternyata kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk membersihkan rumah lho!

    Lalu, kira-kira apa saja manfaat dari kulit jeruk untuk membersihkan rumah? Dikutip dari Reader’s Digest, Jumat (2/2/2024), berikut beberapa manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah.

    1. Membersihkan dan Menyegarkan Kulkas

    Bau tak sedap muncul dari kulkas milikmu? Kamu bisa mengatasinya dengan memasukkan kulit jeruk ke dalam kulkas. Hal ini terbukti dapat menciptakan wangi aroma jeruk dalam waktu singkat.


    Meg Roberts, ketua layanan kebersihan Molly Maid, menyarankan untuk mengisi kulit jeruk dengan garam dan meletakkannya di dalam kulkas. “Garam akan menyerap bau dan kelembapan udara di dalam kulkas, sedangkan kulit jeruk akan meninggalkan aroma jeruknya,” kata Roberts.

    Setelah garam menjadi lembap, keluarkan kulit jeruk dan ganti dengan yang baru sesuai kebutuhan.

    2. Membersihkan Furnitur kayu

    Kulit jeruk juga bisa dijadikan bahan pembersih berbagai permukaan furnitur kayu. Tak hanya membuat permukaan furnitur jadi bersih dan kinclong, kulit jeruk bisa membuatnya jadi harum.

    Caranya, kamu cukup campurkan sisa kulit jeruk dengan cuka. Lalu, isi setengah bagian toples dengan kulit jeruk, lalu tuangkan cuka di atasnya sampai toples terisi. Kemudian diamkan campuran tersebut setidaknya selama dua minggu.

    Setelah meresap, saring larutan cuka yang direndam dengan kulit jeruk dan tuangkan ke dalam botol semprot. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan permukaan kayu.

    3. Membersihkan Peralatan Stainless Steel

    Larutan pembersih dari kulit jeruk dan cuka juga dapat menghilangkan noda air sadah di permukaan benda baja tahan karat atau stainless steel. Agar permukaan stainless steel terlihat seperti baru, semprotkan dengan larutan cuka dan kulit jeruk, lalu gosok-gosok menggunakan kain bersih secara perlahan.

    4. Menjaga Lemari Tetap bersih dan Tidak Bau Apak

    Jika lemari pakaian kamu mulai mengeluarkan bau apek, Roberts menyarankan untuk memasukkan kulit jeruk ke dalam stoking bekas dan menempelkannya dengan pakaianmu. “Seperti bunga rampai, kulit jeruk dapat ditempatkan di mana saja di dalam lemari, baik di rak maupun di laci,” kata Roberts.

    Agar lemarimu tetap harum, ganti kulit jeruk apabila kondisinya sudah mengering.

    5. Membersihkan dan Menghilangkan Bau di Wastafel Dapur

    Jika kamu memiliki wastafel dapur yang bau, kamu bisa atasi dengan menggunakan kulit jeruk. Cukup buang beberapa kulit jeruk ke tempat pembuangan pada wastafel untuk menghilangkan bau tak sedap. Menurut Roberts, kulit jeruk secara alami mengandung minyak yang dapat menyingkirkan minyak dan kotoran yang dapat menumpuk di pembuangan sampah, membuat saluran pembuangan wastafel bersih dan harum.

    Demikian 5 manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Gorden Vs Roller Blinds, Mana yang Lebih Baik?


    Jakarta

    Penggunaan gorden atau tirai bisa menjadi elemen penting dalam dekorasi interior. Gorden juga dapat digunakan untuk menjaga privasi penghuni rumah dari dunia luar.

    Tak hanya gorden. penggunaan roller blinds kini sering diterapkan di rumah. Roller blinds biasanya digunakan pada ruangan dengan luas terbatas atau minimalis.

    Tentunya penggunaan gorden dan roller blinds disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Nah, berikut ini merupakan beberapa hal yang bisa dipertimbangkan untuk penggunaan gorden maupun roller blinds.


    Apa Itu Gorden dan Roller blinds?

    Sebelum membahas lebih lanjut terkait gorden dan roller blinds, sebaiknya ketahui dulu pengertiannya.

    Gorden

    Gorden merupakan penutup ruangan yang terbuat dari berbagai bahan. Gorden juga memiliki panjang dan desain yang sangat bervariasi. Penggunaan gorden bisa menambah estetika rumah sekaligus menghadang cahaya apabila digunakan di kamar tidur.

    gorden anti tembus pandang.gorden. Foto: Getty Images/ Edwin Tan

    Dalam catatan detikcom, mengutip dari eJournal Unesa, awalnya fungsi gorden adalah untuk melindungi ruangan dari sinar matahari. Namun, kemudian fungsi gorden semakin berkembang, contohnya untuk memperindah tampilan pintu atau jendela pada suatu ruangan (elemen dekoratif interior).

    Gorden memiliki berbagai model dan jenis. Salah satu model gorden yang populer adalah model curtain. Bahan yang digunakan untuk membuat gorden pun bermacam-macam mulai dari bahan jadi hingga bahan yang sudah tidak terpakai atau perca.

    Roller Blinds

    Jenis-jenis GordenIlustrasi roller blinds. Foto: (Istimewa/IKEA)

    Roller blinds merupakan penutup ruangan yang kerapatannya bisa diatur karena memiliki bilah atau kisi. Dengan adanya bilah, roller blinds dapat memberikan fleksibilitas tambahan karena bilah dapat dibuka rata atau miring saat tirai diturunkan.

    Perbandingan Gorden dengan Roller Blinds

    Ukuran Ruangan

    Dikutip dari Architectural Digest India, gorden panjang cocok untuk digunakan pada ruangan yang luas, sedangkan roller blinds lebih cocok untuk ruang terbatas atau pada kamar mandi maupun dapur.

    Desain

    Gorden memiliki berbagai desain dan warna yang menarik. Maka dari itu, gorden bisa cocok di berbagai ruangan.

    Sementara itu, roller blinds memiliki desain yang terbatas dan cocok untuk dekorasi modern dan minimalis. Kelebihan utama roller blinds yaitu membuat ruangan tampak rapi. Roller blinds bisa terbuat dar bahan besi, kayu, kain, bahkan karung goni.

    Untuk diketahui, Senior Director of Design & Innovation di Budget blindss, Kelly Simpson mengatakan, roller blinds tidak mampu menahan ‘panas’. Maka dari itu, bagi kamu yang tinggal di tempat yang dingin juga bisa memperhatikan ha ini.

    “Jadi, jika kamu tinggal di area yang iklimnya lebih dingin, kamu bisa mempertimbangkan solusi penutup jendela yang berbeda, seperti gorden berlayer, maupun gorden panjang untuk membantu insulasi,” tuturnya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Kontrol Cahaya dan Suara

    Untuk kontrol cahaya yang optimum, gunakan gorden dengan bahan yang cukup tebal agar cahaya tidak tembus ke dalam ruangan. Hal ini tentu bisa membuat tidur lebih nyenyak di malam hari.

    Sementara itu, roller blinds juga bisa menghalau cahaya yang masuk, namun tidak bisa maksimal karena bentuknya yang memiliki kisi atau bilah.

    Untuk meredam suara, gorden yang tebal dapat meredam suara lebih baik dibandingkan roller blinds. Hal ini cocok bagi kamu yang tinggal dekat dengan pinggir jalan.

    Perawatan

    Perawatan gorden dinilai lebih mudah karena hanya perlu dibersihkan di mesin cuci atau bisa juga di dry clean. Sementara roller blinds, perlu dibongkar agar dapat dicuci terpisah lalu dipasang kembali. Selain itu, perlu diperhatikan juga karena pada bagian bilah kerap berdebu, maka dari itu perlu dibersihkan secara rutin.

    Jadi lebih baik mana, gorden atau roller blinds? Tentunya hal tersebut kembali ke kebutuhan masing-masing, mulai dari cahaya yang masuk, tingkat privasi, hingga budget yang tersedia.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mengeringkan Karpet Basah dan Lembap, Bisa Pakai Baking Soda


    Jakarta

    Mengeringkan karpet yang basah setelah dicuci memang sedikit repot. Apalagi jika saat musim hujan, kurangnya sinar matahari membuat karpet lama kering.

    Apabila tidak kering sempurna, karpet akan lembap dan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Nah, untuk mengatasinya kamu dapat menggunakan baking soda.

    Jika kamu penasaran bagaimana cara menggunakannya, simak trik berikut seperti yang dikutip dari Hunker, Jumat (2/2/2024).


    Jalankan Alat Penyedot Debu

    Langkah pertama, kamu dapat menyalakan penyedot debu atau vacuum cleaner. Lalu, jalankan di atas area karpet yang basah atau lembap. Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Lakukan sampai air terbuang sebanyak mungkin hingga kelebihan air tidak muncul saat kamu menekan karpet.

    Taburkan Baking Soda

    Ini kuncinya, kamu perlu menaburkan baking soda pada permukaan karpet yang basah dan lembap sebanyak mungkin. Jumlah baking soda tergantung pada ukuran karpet, kamu bisa memerlukan lebih dari satu kaleng baking soda.

    Setelah itu, diamkan baking soda selama beberapa jam hingga 24 jam agar cukup waktu untuk menyerap sisa kelembapan serta bau dari karpet. Jika dirasa sudah kering dan baunya berkurang, langkah selanjutnya adalah menyedot baking soda yang tersisa dari karpet menggunakan penyedot debu.

    Pakai Kipas Angin

    Terakhir, gunakan kipas angin besar atau pemanas ruangan untuk membantu mengeringkan karpet lebih cepat. Pastikan karpet mengering dengan sempurna agar tidak meninggalkan bau yang tak sedap setelah kering.

    Demikian 3 tips mengeringkan karpet basah dan lembap pakai baking soda. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Meleduk! Campuran Baking Soda dan Cuka Bisa Bantu Padamkan Api, Ampuh



    Jakarta

    Alat pemadam api umumnya dirancang untuk menghambat bahan yang dibutuhkan agar api bisa menyala. Contohnya, air agar suhu turun dan api bisa padam bertahap. Atau ada penggunaan bahan kimia tertentu yang menghambat oksigen di sekitar titik api sehingga api bisa berhenti berkobar.

    Bagaimana kalau kamu nggak punya peralatan pemadam api yang memadai?

    Nyatanya, kamu bisa ‘meracik’ sendiri bahan-bahan yang tersedia di rumah untuk digunakan sebagai bahan pemadam api. Bahan ini bisa kamu gunakan saat kondisi darurat dengan intensitas api kecil hingga sedang seperti ketika api dari kompor berkobar terlalu besar atau kebakaran kecil di rumah yang dipicu korsleting listrik.


    Dalam artikel ini, akan diulas bagaimana membuat bahan pemadam api yang dibuat dari paduan baking soda dan cuka. Bagaimana cara kerjanya?

    Dikutip dari scientificamerican, Jumat (2/2/2024), dejelaskan mengapa baking soda dan cuka bisa memadamkan api.

    Kandungan Bahan Kimia

    Baking soda atau soda kue adalah nama lain dari senyawa kimia natrium bikarbonat. Senyawa kimia ini bereaksi dengan menghasilkan karbon dioksida (CO2) ketika dicampur dengan semua jenis asam seperti cuka.

    Gas CO2 yang dihasilkan dari campuran soda kue dan cuka tadi perlahan akan menggantikan oksigen di sekitar titik api. Perlu diketahui, api membutuhkan oksigen untuk tetap bisa berkobar. Karena oksigen di sekitar titik api tadi perlahan digantikan oleh CO2, api perlahan akan padam karena kehabisan oksigen.

    Air Kurang Efektif

    Meski dikenal sebagai bahan yang punya sifat bertentangan dengan api, rupanya air jadi bahan yang kurang efektif untuk memadamkan api ketimbang CO2 yang dihasilkan dari campuran baking soda dan cuka tadi.

    Membuat campuran baking soda dengan air juga tidak akan berguna untuk memadamkan api. Karena air tidak memiliki sifat asam sehingga tidak akan berekasi menghasilkan CO2 ketika dicampurkan dengan baking soda.

    Sampai di sini, sudah paham mengapa campuran baking soda dan cuka bisa membantu kamu memadamkan api?

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Tahu Perbedaan dan Fungsi Kenop dan Handle Pintu? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Gagang pintu memiliki banyak jenisnya. Di Indonesia sendiri gagang pintu yang paling banyak ditemui adalah berbentuk kenop dan handle.

    Kenop biasa digunakan di pintu kamar mandi dan interior. Sedangkan handle digunakan pada pintu utama. Kenapa demikian?

    Sebelum membahas perbedaannya, ketahui lebih dulu perbedaan bentuk dari kenop dan handel. Melansir dari fastercapital.com, pada Jumat (2/2/2024) ini perbedannya.


    Kenop Pintu

    Gagang PintuKenop Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Kenop adalah benda kecil berbentuk bulat yang biasanya digunakan di dalam ruangan seperti pada lemari, laci, dan pintu. Cara pemakaiannya ada yang bisa diputar permukaannya, ada pula yang hanya sekadar gagang pendorong pintu.

    Handle pintu

    Gagang PintuHandle Pintu Foto: Istimewa/Kenaridjaja

    Sementara handle adalah gagang pintu panjang yang horizontal. Apabila diberi tekanan, handle bergerak ke bawah dan ketika dilepas akan kembali ke tempat semula.

    Selain dari bentuk dan cara memberikan tekanan agar pintu terbuka, fastercapital.com menyebutkan beberapa perbedaan lain yang akan jadi alasan kuat kenapa pintu utama rumah saat ini lebih banyak menggunakan handle daripada kenop.

    Perbedaan Kenop dan Handle Pintu

    1. Fungsi

    Kenop dan handle memiliki fungsi yang berbeda, meski sama-sama sebagai pegangan pintu. Kenop umumnya lebih mudah digenggam dan diputar. Sehingga cocok digunakan di lemari dan laci.

    Sebaliknya, handle menawarkan area permukaan genggaman yang lebih panjang. Hal ini menjadikannya ideal untuk pintu yang lebih besar dan berat yang memerlukan usaha untuk membuka atau menutup.

    2. Desain

    Kenop yang berdesain bulat ada yang bisa diputar permukaannya dan ada pula yang hanya sebagai tumpuan. Layaknya sebuah kancing di baju, desain kenop ini terlihat lebih elegan saat dipasang di interior kayu.

    Berbeda dengan handle yang memiliki tampilan yang lebih ramping dan memanjang. Handle juga membutuhkan ruang yang luas apabila ada penutup di depannya.

    3. Estetika

    Keduanya memiliki estetika jika digunakan pada konsep rumah yang cocok. Kenop cenderung memberikan tampilan yang lebih tradisional atau klasik, sedangkan handle dapat memberikan kesan lebih modern atau kontemporer.

    Sebelum memilih menggunakan kenop atau handle, lebih baik cari banyak referensi pemasangannya di internet agar tidak bingung saat menyesuaikan dengan konsep rumah sendiri.

    4. Cara Pemasangan

    Jika berbicara tentang cara pemasangannya, kenop jauh lebih mudah dipasang karena hanya memerlukan satu sekrup untuk dipasang di kabinet atau laci. Apabila dipasang di pintu, kenop putar akan dipasang juga di balik pintu dan keduanya akan berputar ke arah yang sama.

    Sementara handle memiliki 2 bagian yakni tempat masuknya kunci dan gagangnya. Maka saat dipasang perlu dibor untuk memastikan pemasangannya aman. Apalagi untuk handle elektronik atau handle dengan kunci sensor (smart door handle).

    5. Biaya

    Dari segi biaya, kenop umumnya lebih murah dibandingkan handle. Maka dari itu, kenop lebih banyak dipakai untuk gagang di interior rumah dan kamar mandi daripada handle. Namun biaya ini menyesuaikan dengan jenis bahan, desain, dan kegunaannya.

    Bentuk kenop terdiri dari kenop dua sisi pintu, satu sisi pintu, dengan sistem pengunciannya memiliki lubang dan tombol di tengah, ada yang bisa diputar permukaan gagangnya dan ada yang hanya untuk peganganan saat mendorong pintu.

    Handle pun demikian, ada yang berbentuk pegangan tarik, pegangan tuas, pegangan pintu, hingga pegangan jendela.

    Demikian perbedaan dan kesamaan kenop dan handle pintu

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com