Author: Gak Ganti Gambar

  • Rumah Lembab Bisa Bikin Interior Rusak, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Hujan dapat memicu peningkatan kelembapan di rumah. Hal ini bukan pertanda baik karena kelembapan dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti memicu kerusakan pada interior hingga masalah kesehatan.

    Cara mengetahui rumah lembap adalah dengan melihat kondisi plafon, dinding, dan area di dekat saluran air. Apabila sering tercium bau tak sedap, tumbuh jamur, dan cat dinding banyak yang rusak berarti area-area tersebut merupakan tempat paling lembap.

    Masalah-masalah yang muncul pada rumah ini tidak hanya merusak tampilan rumah, melainkan dapat berpengaruh pada kesehatan. Pertumbuhan jamur berbentuk noda-noda hitam pada dinding dan plafon bisa menyebabkan alergi ditandai dengan batuk dan pilek menurut Healthline. Efek ini memang tidak begitu parah, tetapi untuk penderita asma dan yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah dapat memberikan efek yang keras.


    Untuk mencegah rumah lembap sebenarnya caranya tidak sulit. Dilansir Tom’s Guide, berikut ini cara mengurangi kelembapan di dalam rumah.

    1. Rutin Membuka Jendela dan Pintu

    Jendela dan pintu merupakan akses utama keluar masuk udara di rumah. Oleh karena itu, jendela dan pintu perlu sering dibuka terutama saat pagi ke sore hari. Selain memberikan akses cahaya masuk, rumah juga jadi lebih sejuk karena terjadi pertukaran udara di dalam rumah.

    Udara yang terperangkap di dalam rumah dapat menyebabkan kondensasi sehingga menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

    2. Menyalakan AC

    AC biasanya digunakan untuk mendinginkan suhu ruangan. Namun, AC juga bermanfaat untuk membantu mencegah kelembapan di rumah.

    AC memiliki mekanisme yang mirip dengan dehumidifier kompresor. Begitu udara panas dan lembab bersentuhan dengan kumparan dingin di dalam AC, tingkat kelembapan akan menurun dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.

    3. Hidupkan Kipas Angin di Area Lembap

    Jika AC bisa untuk mendinginkan ruangan, kipas angin dapat membantu pergerakan udara di dalam ruangan. Kipas angin dapat mendorong udara panas ke luar dan menggantinya dengan udara segar. Dari segi pemakaian energi, kipas angin juga bisa lebih hemat dari AC.

    4. Tambahkan Tanaman

    Lalu, cara lain untuk mencegah rumah jadi lembap adalah meletakkan beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembaban, seperti tanaman lidah mertua dan anggrek.

    5. Jaga Agar Semua Permukaan Tetap Kering

    Menjaga permukaan tetap kering setiap saat adalah salah satu cara untuk mencegah meningkatnya kelembapan di rumah. Area yang mudah basah dan lembap adalah dapur dan kamar mandi. Dua area ini sebaiknya memiliki ventilasi dan langsung dibersihkan setelah digunakan.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi rumah yang terasa lembap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Meteran Listrik dan MCB?



    Jakarta

    Instalasi kelistrikan di rumah banyak sekali jenisnya. Semua pemilik rumah harus mengenalinya agar apabila terjadi masalah bisa menjelaskan di mana letak kesalahannya.

    Salah satu yang sering salah penyebutan adalah meteran dan MCB. Orang sering salah mengira jika MCB adalah alat meteran di rumah, padahal MCB hanya berupa tombol di bagian bawah alat meteran listrik.

    Keduanya memang tidak terpisahkan, tetapi keduanya berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut penjelasannya.


    Fungsi Meteran Listrik dan MCB

    Menurut National Sales Director PT Hager Electro Indonesia Linda Koesno meteran listrik atau disebut pula dengan kWh meter berfungsi untuk menampilkan informasi besar kebutuhan dan pemakaian listrik di rumah.

    kWh meter membutuhkan MCB (Miniature Circuit Breaker), yakni tombol yang berada di bawah meteran listrik. Tombol tersebut bisa memutus dan menghidupkan arus listrik dan menjaga agar tidak ada arus listrik berlebih yang mengalir ke kWh meter.

    “(Arus listrik) kalau dari kabel masuk ke MCB dulu. Jadi istilahnya dia mengatur biar nggak kelebihan juga arus listriknya,” jelas Linda saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    PT ABB Sakti Industri, salah satu produsen industri energi dan teknologi otomatisasi dengan merek ABB memiliki pabrik di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. TYuk kita intip proses produksi produk elektrikalnya seperti MCB (Miniature Circuit Breaker).PT ABB Sakti Industri, salah satu produsen industri energi dan teknologi otomatisasi dengan merek ABB memiliki pabrik di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. TYuk kita intip proses produksi produk elektrikalnya seperti MCB (Miniature Circuit Breaker). Foto: Rachman Haryanto

    Keduanya pasti ada di setiap rumah yang sudah dialiri listrik. Tanpa ada MCB di kWh meter kemungkinan besar alat tersebut dapat terbakar.

    Linda mengatakan MCB yang terpasang di instalasi rumah tidak hanya satu, ada MCB dari PLN dan MCB di dalam rumah. MCB PLN tidak boleh sembarangan diganti atau dilepas. Pemilik rumah harus bertanya dahulu kepada pihak PLN apabila ingin mengganti MCB atau menambahnya.

    “Yang boleh diganti itu adalah MCB di dalam rumahnya. Kalau yang di bawah meteran itu nggak boleh,” ujarnya.

    Itulah perbedaan meteran listrik atau kWh meter dengan MCB, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Segera Cabut 7 Benda Elektronik Ini Ketika Hujan Badai!


    Jakarta

    Belakangan ini cuaca di sejumlah daerah sedang diguyur hujan deras. Bahkan, hujan disertai petir dan angin kencang turut melanda beberapa wilayah di Indonesia.

    Saat terjadi hujan deras disertai petir, sebaiknya segera berlindung di dalam rumah. Lalu, disarankan untuk mencabut barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak agar tidak tersambar petir.

    Sebab, sambaran petir bisa memicu terjadinya lonjakan arus listrik, sehingga dapat merusak barang elektronik yang masih terhubung ke stopkontak.


    Penasaran, apa saja barang elektronik yang perlu dicabut ketika sedang hujan deras disertai petir? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang Elektronik yang Perlu Dicabut saat Hujan Badai

    Ketika hujan badai disertai petir melanda rumah kamu, dianjurkan untuk segera mencabut sejumlah barang elektronik dari stopkontak. Meski begitu, tidak semua barang elektronik perlu dicabut.

    Direktur Komunikasi Asosiasi Produsen Peralatan Rumah Tangga Chris Doscher mengatakan peralatan portabel perlu segera dicabut dari stopkontak saat hujan badai. Sebab, petir yang menyambar dapat menyebabkan lonjakan daya yang dapat merusak peralatan kecil.

    “Secara umum, peralatan portabel harus dicabut dari stokkontak saat tidak digunakan. Pastikan kabelnya berada di tempat yang aman agar tidak tertarik atau tersangkut sehingga tidak menyebabkan penghuni rumah tersandung,” kata Doscher mengutip Better Homes & Gardens.

    Beberapa peralatan portabel yang dimaksud oleh Doscher di antaranya:

    • Mesin pembuat kopi
    • Air fryer
    • Mixer
    • Pemanggang roti
    • Microwave
    • Vacuum cleaner
    • Blender.

    Menurut Doscher, barang-barang di atas perlu segera dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Langkah ini untuk mengantisipasi sambaran petir yang bisa saja menimbulkan kerusakan pada barang elektronik tersebut.

    Tidak Semua Barang Elektronik Harus Dicabut saat Hujan Badai

    Akan tetapi, Doscher menyebut tidak semua barang elektronik di rumah harus dicabut dari stopkontak, terutama jika terjadi hujan badai. Ada beberapa barang yang telah dirancang dan diuji menahan lonjakan arus listrik.

    “Ada barang-barang elektronik yang telah dirancang dan diuji untuk menahan lonjakan arus listrik ketika sedang badai,” ujarnya.

    Beberapa barang elektronik yang tidak perlu dicabut antara lain kulkas, mesin pencuci piring (dishwasher), dan mesin cuci. Menurutnya, barang elektronik tersebut masih tetap aman walau tidak dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai.

    Namun, jika kamu khawatir dengan barang elektronik lainnya seperti TV, radio, PC, atau konsol game, tidak masalah jika dicabut dari stop kontak. Pastikan kamu segera mencabutnya ketika sudah melihat tanda-tanda ada hujan badai, sebelum petir menyambar dan merusak barang elektronik.

    Itulah tujuh barang elektronik yang perlu dicabut dari stopkontak saat terjadi hujan badai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Sofa di ruang tamu menjadi tempat yang nyaman bagi penghuni rumah maupun tamu yang datang untuk duduk santai sambil mengobrol. Maka dari itu, banyak orang yang membeli sofa dengan harga puluhan juta rupiah agar mendapatkan kenyamanan ekstra.

    Walau harga sofa yang dibeli punya harga selangit dan begitu empuk saat diduduki, tapi kenyamanan tersebut akan sirna jika sofa jarang dibersihkan. Seiring waktu, sofa akan cepat kotor dan berdebu karena selalu diduduki setiap hari.

    Apalagi kalau kamu sering menyantap makanan di sofa ruang tamu. Terkadang, sisa remahan makanan yang jatuh ke sofa bisa masuk ke dalam sela-sela, sehingga dapat mengundang serangga seperti semut dan kecoak untuk datang.


    Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan sofa secara berkala agar tetap nyaman saat diduduki. Lantas, seberapa sering sofa harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, idealnya sofa di ruang tamu harus dibersihkan seminggu sekali. Paling telat setiap dua minggu sekali agar sofa tetap nyaman untuk digunakan.

    Sofa dapat dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner. Langkah ini efektif untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel di permukaan, bagian bawah, dan sela-sela sofa.

    “Hal ini terutama berlaku untuk sofa berbahan kain karena debu dan kotoran cenderung menempel dan tersangkut di serat sofa,” kata pakar interior dan kebersihan di Dyson Asaph Ooi.

    Apabila terdapat noda di sofa, kamu bisa membersihkannya dengan larutan detergen cair atau sabun cuci piring yang dicampur air hangat, lalu oleskan menggunakan kain secara perlahan.

    Untuk noda membandel di sofa, kamu dapat membersihkan dengan bahan alami seperti cuka putih atau soda kue. Sedangkan khusus sofa dari bahan kulit, disarankan dilap dengan kain lembap dan cairan pembersih khusus material kulit.

    Tidak hanya menyingkirkan debu dan noda yang menempel, Asaph menyebut membersihkan sofa setiap minggu dapat mencegah tungau bersarang dan berkembang biak di dalam sofa. Sebab, serangga kecil ini dapat hidup di tempat gelap dan lembap.

    “Banyak orang yang mungkin tidak sadar akan hal ini, tetapi tungau dapat berkembang biak di tempat gelap, hangat, dan lembap dengan banyak sel kulit mati. Ini termasuk sofa dan tempat tidur,” ujarnya.

    Membersihkan sofa secara berkala juga dapat menjaga kesehatan penghuni rumah. Sebab, partikel debu dan kotoran bisa beterbangan di udara. Jika debu terhirup ke dalam tubuh maka bisa memicu penyakit seperti alergi dan gangguan sistem pernapasan.

    Penting juga untuk membersihkan bantal kecil yang ada di sofa. Sebab, tungau jugs bisa tumbuh di dalam sarung bantal sehingga dapat mengganggu kenyamanan ketika sedang bersantai.

    Tips Membersihkan Sofa dengan Vacuum Cleaner

    Agar debu dan kotoran di sofa bisa terangkat secara maksimal, Asaph menyarankan memakai vacuum cleaner nirkabel dengan daya hisap tinggi. Dengan begitu, seluruh debu yang menempel bisa terangkat.

    Sedot debu di permukaan sofa pakai vacuum cleaner secara perlahan. Setelah itu, lepas bagian jok sofa dan bersihkan area bawah serta sela-sela sofa. Terkadang, area ini kerap ditemukan banyak helai rambut, sisa makanan, semut, hingga tungau.

    Bersihkan juga sarung bantal sofa dan sedot dengan vacuum cleaner. Bila perlu, cuci sarung bantal di mesin cuci dengan detergen cair agar bersih dan wangi.

    Demikian tips membersihkan sofa dan seberapa sering sofa harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • MCB Saja Nggak Cukup, Listrik di Rumah Harus Dilengkapi dengan ELCB



    Jakarta

    Meningkatkan keamanan instalasi listrik sangat penting untuk melindungi keselamatan penghuni rumah.

    Saat ini banyak sekali kejadian seseorang meninggal dunia karena tersetrum listrik. Hal ini disebabkan karena arus listrik yang merambat melalui media yang dapat menghantarkan listrik, seperti air atau perangkat elektronik di rumah.

    Saat ini sudah banyak anjuran untuk menambah perangkat pelindung untuk mencegah kejadian tersebut. Perangkat tersebut bernama ELCB (Earth-Leakage Circuit Breaker).


    Perangkat satu ini mirip dengan MCB (Miniature Circuit Breaker), tetapi fungsinya jauh berbeda. Menurut Electrical Specialist PT Graha Anugrah Elektrindo Moch Ari Wibowo MCB adalah perangkat yang berfungsi sebagai pengaman beban berlebih dan hubung singkat listrik atau source circuit. Sementara itu, ELCB adalah perangkat yang berfungsi sebagai perangkat pengamanan arus bocor agar terhindar dari sengatan arus listrik.

    “ELCB itu fungsinya lebih sensitif daripada MCB. Misalkan amit-amit ada orang kesetrum. Tapi dia ada (pakai) ELCB, itu orangnya nggak bakalan kesetrum. Nanti yang turun si ELCB-nya turun (mematikan listrik di rumah),” jelas Ari saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    Selain iru, ELCB juga sangat berguna untuk rumah yang sering kebanjiran. Air yang masuk ke dalam stop kontak di rumah dapat memberi sinyal kepada ELCB untuk mematikan aliran listrik di rumah. Sebab, apabila air sampai merendam stop kontak, listrik bisa saja menyambar melalui air.

    MCB dan ELCB memiliki bentuk mirip, yakni berupa tombol yang bisa digerakkan untuk aktif dan non aktif. Selain itu, pemasangannya juga bisa dilakukan berdampingan.

    Pemakaian ELCB tidak ada di setiap instalasi rumah, berbeda dengan MCB yang pasti ada di kWh meter. Pemilik rumah harus memasangnya sendiri dengan bantuan ahli listrik. Menurut Ari, pemasangannya bukan dari PLN, melainkan bisa melalui jasa pemasangan instalasi listrik.

    Ari menambahkan selain ada ELCB, saat ini muncul pula produk bernama RCBO atau Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection. Perangkat satu ini merupakan gabungan antara MCB dan ELCB. Dengan memakai RCBO, kWh meter sudah memiliki MCB dan ELCB. Produk ini tentu jauh lebih praktis karena pemilik rumah tidak perlu memasang kedua tombol tersebut secara terpisah.

    Namun, pemasangannya tidak semudah ketika memasang ELCB karena untuk rumah lama yang sudah lebih dulu memiliki MCB, tidak bisa sembarangan mengganti MCB. Sebab, MCB dipasang oleh PLN dan apabila ingin menggantinya harus mendapat persetujuan dahulu.

    Itulah fungsi ELCB bagi instalasi listrik di rumah, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman Hias yang Bikin Rumah Wangi dan Segar, Ada Lavender-Melati


    Jakarta

    Agar rumah terasa wangi dan segar, penghuni bisa menggunakan cara alami yakni dengan memelihara tanaman hias. Sebab, ada sejumlah tanaman hias yang memiliki wangi semerbak.

    Selain bikin harum ruangan, wangi dari tanaman hias juga bisa memberikan efek menenangkan. Memelihara tanaman hias juga dapat mempercantik hunian sehingga tampak lebih indah dan estetis.

    Ingin tahu, apa saja tanaman hias yang memiliki aroma wangi dan segar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman Hias yang Punya Aroma Wangi

    Ada sejumlah tanaman hias yang memiliki aroma wangi sehingga cocok digunakan untuk pengharum ruangan alami. Dilansir situs Better Homes & Gardens dan Living Etc, berikut ini daftarnya.

    1. Melati

    Bunga melati.Foto: iStock/Photographer

    Melati merupakan salah satu tanaman yang populer dan banyak tumbuh di Indonesia. Ciri khas dari tumbuhan ini adalah memiliki bunga berwarna putih dan mengeluarkan aroma semerbak.

    Merawat melati terbilang cukup mudah karena bisa ditanam di tempat yang teduh dan minim cahaya matahari. Melati juga cocok ditanam di tanah yang tidak terlalu basah dan lembap.

    2. Rosemary

    Rosemary tuscan bisa menjadi opsi terbaik untuk mempercantik sekaligus mengharumkan ruangan. Selain itu, tumbuhan herbal ini memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

    Ciri khas dari rosemary tuscan yakni memiliki daun berwarna hijau tua dan mengeluarkan aroma kuat. Rosemary biasanya digunakan untuk teh, tapi juga bisa dicampur dengan bahan makanan.

    Agar tumbuh subur, rosemary sebaiknya diletakkan di ruang terbuka karena membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari. Penghuni juga bisa meletakkan rosemary di jendela atau teras rumah.

    3. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Tanaman hias yang satu ini sudah dikenal sejak lama dapat mengharumkan ruangan. Bahkan, wangi dari lavender dapat mengusir serangga seperti nyamuk dan lalat.

    Lavender dapat tumbuh subur di dalam ruangan, asalkan syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misalnya, lavender perlu mendapatkan cahaya matahari selama 6-8 jam sehari. Oleh sebab itu, tanaman ini sebaiknya diletakkan di dekat jendela.

    4. Mawar

    A field of beautiful colorful roses blooming in the garden.Foto: Getty Images/Aekprachaya Ayuyuen

    Selain melati, mawar merupakan salah satu tanaman hias yang juga populer di Indonesia. Mawar memiliki aroma yang harum semerbak sehingga dapat menyegarkan ruangan.

    Cara merawat mawar cukup dengan meletakkannya di tempat yang cukup sinar matahari. Pastikan tanah yang digunakan untuk menanam mawar dalam kondisi sebagian lembap agar tumbuh dengan baik.

    5. Gardenia

    Gardenia atau kacapiring bisa menjadi opsi terbaik untuk tanaman di dalam rumah. Sebab, bunganya yang berwarna putih memiliki aroma wangi dan segar. Bunganya yang terlihat cantik juga cocok digunakan untuk hiasan rumah.

    Merawat gardenia terbilang cukup mudah, cukup dengan mengganti pot secara berkala dan sering dipangkas agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Oregano

    Oregano (Origanum vulgare) merupakan tanaman yang sering digunakan pada bumbu masak, khususnya masakan Mediterania dan Meksiko. Punya aroma cukup tajam dan khas, oregano ternyata juga bisa digunakan sebagai pewangi ruangan alami.

    Agar tumbuh subur, penghuni bisa menanam oregano di tempat yang terkena bawah sinar matahari penuh. Selalu siram oregano secara teratur tapi jangan terlalu berlebihan.

    7. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

    Tanaman mint sering digunakan untuk membuat minuman kesehatan, salah satunya infused water. Tidak hanya menyegarkan tubuh, daun mint juga memiliki aroma yang khas sehingga dapat mengharumkan ruangan.

    Menanam mint ternyata juga mudah. Pastikan tanahnya dalam kondisi lembap tetapi jangan terlalu basah. Lalu, jangan terlalu banyak memberi pupuk karena dapat menghilangkan rasa dan aromanya.

    8. Lilac

    Satu lagi tanaman hias yang memiliki aroma wangi, yaitu lilac. Tanaman yang berwarna ungu kemerahan ini memiliki aroma wangi yang segar, sehingga dapat mengharumkan ruangan secara alami.

    Lilac termasuk tanaman yang dapat hidup dalam waktu lama, asalkan dirawat secara tepat. Tanaman ini dapat tumbuh subur dengan ditanam di bawah sinar matahari penuh selama 6 jam sehari. Siram lilac secara teratur, terutama ketika kondisi tanahnya sudah sangat kering.

    Itulah delapan tanaman hias yang punya aroma wangi dan segar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Daun Tanaman Tiba-tiba Menguning? Bisa Jadi Ini 5 Penyebabnya


    Jakarta

    Tanaman yang tumbuh subur dapat dilihat dari daunnya yang berwarna hijau. Artinya, tanaman tersebut dirawat sebaik mungkin dan mendapatkan nutrisi dari tanah secara optimal.

    Sebagai pemilik tanaman hias harus waspada dengan perubahan warna pada daun. Apabila warna daunnya berubah dari hijau tua menjadi kuning, maka menandakan ada masalah pada tanaman.

    Selain karena jarang dirawat, daun juga bisa menguning karena melakukan perawatan secara tidak benar. Ingin tahu penyebab daun berubah warna jadi kuning? Simak dalam artikel ini.


    Penyebab Daun Tanaman Jadi Menguning

    Dilansir situs Gardeners World, berikut sejumlah penyebab daun tanaman yang hijau jadi menguning:

    1. Kekurangan Air

    Faktor yang paling umum disebabkan oleh kekurangan air. Tanaman yang jarang disiram akan kesulitan untuk tumbuh dan mendapatkan nutrisi dari tanah.

    Biasanya, pemilik rumah suka lupa atau malas untuk menyiram tanaman, padahal kondisi tanah sudah sangat kering. Maka tak heran kalau tanaman hias jadi layu dan daunnya berubah jadi menguning.

    2. Terlalu Sering Disiram

    Tanaman yang terlalu sering disiram bukan berarti dapat tumbuh subur, tapi justru bisa merusak akarnya sehingga terjadi pembusukan. Kondisi ini membuat tanaman cepat layu serta perubahan warna pada daun menjadi kuning.

    Perlu diketahui, tidak semua tanaman hias perlu disiram secara rutin. Ada beberapa tanaman yang justru disiram sesekali saja, seperti lidah mertua dan kaktus.

    Pemilik tanaman juga perlu mengecek kondisi tanah untuk mengetahui apakah tanaman perlu disiram atau tidak. Jika masih lembap, sebaiknya tunggu 1-2 hari untuk disiram lagi.

    3. Kurang Mendapat Cahaya

    Selain disiram air, tanaman juga membutuhkan sinar matahari agar bisa tumbuh subur. Dengan menempatkan tanaman di area yang minim cahaya maka dapat menghambat proses fotosintesis.

    Agar bisa menghasilkan klorofil dan energi, tumbuhan membutuhkan cahaya matahari. Maka dari itu, penting untuk menempatkan tanaman di area yang terpapar sinar matahari.

    Meski demikian, ada juga beberapa tanaman hias yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari, seperti lidah mertua dan sirih gading. Jadi, pemilik dapat menempatkan tanaman ini di dalam rumah yang minim cahaya.

    4. Kekurangan Nutrisi

    Daun tanaman muda yang menguning bisa disebabkan karena kekurangan nitrogen, sedangkan daun yang menguning pada bagian tepinya kemungkinan besar dipicu oleh kekurangan kalium. Sementara itu, daun yang menguning di antara urat daun mengalami kekurangan zat besi.

    Sebagai informasi, nitrogen dan kalium merupakan nutrisi utama yang terdapat dalam pupuk. Jika tanaman kekurangan nutrisi, sebenarnya masih bisa diatasi dengan menambahkan sumber nutrisi atau memindahkan tanaman ke pupuk yang menyediakan sumber nutrisi tersebut.

    5. Akar Tanaman Tersumbat

    Satu lagi penyebab daun tanaman jadi menguning, yakni karena terjadi penyumbatan pada akar tanaman. Hal ini dapat terjadi pada tanaman yang diletakkan di dalam pot karena ukurannya terlalu kecil, sedangkan tanaman sudah tumbuh subur.

    Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memindahkan tanaman ke pot yang lebih luas. Bisa juga memindahkan tumbuhan ke tanah yang lebih lapang.

    Demikian lima penyebab daun tanaman jadi berwarna kuning. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ciri-ciri Stop Kontak yang Harus Segera Diganti, Bisa Dicek Tanpa Tukang



    Jakarta

    Stop kontak merupakan instalasi listrik yang berguna sebagai titik hubung antara peralatan elektronik dengan arus listrik di rumah. Masa pakai stop kontak cukup lama terutama apabila kondisinya masih bagus.

    Usia pemakaian stop kontak bisa singkat apabila menemukan tanda-tanda kerusakan. Hal tersebut bisa terlihat dengan mata telanjang, tanpa perlu memanggil tenaga ahli.

    Menurut Technical Sales PT Hager Electro Indonesia Mochammad Nurcholis tanda-tanda stop kontak harus diganti adalah ketika bagian lubang tempat masuknya steker ada yang meleleh, tidak lagi bulat sempurna.


    “Jadi di listrik itu namanya stop kontak, dia (steker dengan sub-connector di dalam stop kontak) kan harus menjepit. Nah jepitan itu harus kencang. Kalau nggak kencang itu bisa menimbulkan panas di area yang terpapar tadi (bahan stop kontak yang isolator biasanya terbuat dari plastik). Namanya plastik kan ada titik lebur. Ada panas, dia jadi seperti meleleh kadang-kadang,” jelas Nurcholis saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    Apabila sudah meleleh, stop kontak harus segera diganti karena dapat menyebabkan korsleting listrik hingga kebakaran.

    “Harus diganti karena kalau semakin panas nanti bisa mengakibatkan kebakaran. Makanya material yang dipakai (stop kontak) itu (harus) fire retardant, plastiknya. Apa itu fire retardant? Jadi fire retardant itu adalah material plastik yang kalau dibakar lelehannya itu tidak menjadi sumber api,” ungkapnya.

    Penyebab Stop Kontak Meleleh

    Nurcholis menjelaskan alasan terjadinya panas berlebih di dalam stop kontak hingga menyebabkan dindingnya meleleh karena kualitas stop kontak yang kurang bagus sehingga ketika bertemu dengan ujung steker tidak pas dan menimbulkan celah serta panas berlebih.

    “Kalau menurut saya dari material sendiri yang kurang berkualitas. Jadi kan dia harus menjepit istilahnya. Nah jepitannya ini sudah mulai berkurang. Sudah aus,” ujarnya.

    Kemudian, kabel yang tidak sesuai standar seperti kabel tembaganya terlalu sedikit atau yang kapasitasnya tidak pas dengan arus listrik di rumah juga bisa menyebabkan stop kontak meleleh.

    “Ada pengaruhnya secara dialektika (penalaran). Pasti ada namanya drop voltage atau apa. Jadi ada juga pengaruhnya. Jadi material kabelnya juga harus bagus,” sebutnya.

    Ia membantah anggapan penyebab stop kontak rusak karena terlalu lama menyolokkan kabel di dalamnya.

    Cara memastikan stop kontak tersebut memiliki kualitas yang bagus minimal sudah memiliki logo SNI di produknya. Selain itu, pilih material yang benar-benar aman, yakni tahan terhadap api dan arus listrik. Nurcholis menyebut bahan stop kontak yang bagus adalah Bayer Polycarbonate atau Bayer PC dan di dalamnya terdapat kuningan.

    Itulah tanda-tanda dan cara mencegah stop kontak rusak, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Stop Kontak Abal-abal Berisiko Korsleting, Begini Tips Pilih yang Aman


    Jakarta

    Pemilihan jenis stop kontak biasanya diserahkan kepada arsitek atau designer interior, padahal pemilik rumah juga harus terlibat lho. Sebab, stop kontak bukan hanya salah satu item dekorasi rumah, melainkan instalasi listrik yang harus aman digunakan.

    Bagi yang belum pernah membeli stop kontak sebelumnya dan butuh bantuan, Technical Sales PT Hager Electro Indonesia Mochammad Nurcholis membagikan sedikit tips ketika hendak memilih stop kontak yang cocok dan aman untuk di rumah.

    Cara Memilih Stop Kontak yang Aman

    1. Sudah Berstandar SNI

    SNI merupakan singkatan dari Standar Nasional Indonesia. Standar ini diberikan kepada produk-produk lokal dan impor yang telah memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sehingga tidak akan membahayakan pemakainya. Untuk mengetahui produk tersebut sudah lolos SNI adalah dengan melihat logo SNI pada kemasannya.


    2. Pilih Material yang Isolator

    Sebagai penghubung antara perangkat elektronik dan arus listrik, bagian luar stop kontak harus bersifat isolator, yakni tahan terhadap panas dan tidak menghantarkan listrik. Material ini aman apabila dipegang, ditekan, dan disentuh.

    Contoh material isolator yang bagus dan aman dipakai untuk stop kontak adalah plastik. Nurcholis menyebutkan spesifikasi plastik yang digunakan adalah Bayer Polycarbonate atau Bayer PC.

    “Dia lebih tahan terhadap scratch, jadi tahan goresan. Terus dia lebih tahan terhadap perubahan warna. Kan dulu ada yang warna putih, tiba-tiba jadi kuning kalau kena UV,” kata Nurcholis saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    3. Bagian Dalamnya Terdiri dari Kuningan

    Bukan hanya bagian luar yang harus bagus, bagian dalam juga harus memakai material yang aman. Nurcholis mengatakan material yang dipakai di dalam adalah kuningan karena menghantarkan arus dengan baik.

    “Material di dalamnya itu pakai brush atau kuningan, campuran dengan tembaga gitu, di mana tembaga adalah penghantar arus yang baik. Tidak ada kemungkinan connectornya itu jadi berkarat. Kan kalau misalnya kita pasang di dinding, tiba-tiba dindingnya lembab, dalamnya kan ada kayak air gitu, nah stop kontaknya mungkin jadi berkarat. Nah itu kita mengurangi itu,” terangnya.

    4. Jangan Membeli Stop Kontak Bekas

    Nurcholis melarang keras pemakaian stop kontak bekas karena tidak ada yang bisa memastikan kualitasnya. Sebab, barang baru saja bisa rusak, apalagi yang sudah dipakai.

    5. Pilih Desain Stop Kontak

    Seperti yang disebut sebelumnya, stop kontak saat ini menjadi salah satu item dekorasi rumah yang perlu disesuaikan dengan tema interior. Desainnya pun semakin beragam dengan berbagai warna. Selain itu, Pastikan stop kontak tersebut sudah dilengkapi dengan fitur anti setrum, yakni saat salah satu lubang ditekan dengan benda apa pun, tidak akan mengalirkan listrik. Jadi ketika anak iseng dan tanpa pengawasan memasukkan pulpen, sendok, sedotan, atau benda panjang dan ramping lainnya ke dalam salah satu lubang stop kontak, akan tetap aman tanpa tersetrum. Namun, apabila benda tersebut mencolok kedua lubang bersamaan tetap ada potensi tersetrum.

    Itulah tips memilih stop kontak di rumah yang aman, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet, Ini 5 Cara Agar Kamar Mandi Bebas Bau


    Jakarta

    Memiliki kamar mandi yang harum tentunya bisa membuat penghuni rumah maupun tamu yang datang merasa nyaman. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan penghuni rumah agar kamar mandi bebas bau.

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan di rumah. Tak heran, bau tak sedap kadang menguar dari sana.

    Tapi jangan khawatir karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kamar mandi bebas bau. Dilansir dari The Spruce berikut ini informasinya.


    Rutin Membersihkan Kamar Mandi

    Potret orang sedang membersihkan lantai kamar mandiPotret orang sedang membersihkan lantai kamar mandi Foto: freepik/Freepik

    Hal ini tentu tidak boleh dilewatkan oleh penghuni rumah. Membersihkan kamar mandi secara rutin bisa membuat ruangan tersebut terbebas dari bau.

    Hal itu karena bau di kamar mandi biasanya berasal dari lumut, saluran mampet, atau lubang kloset yang kotor. Nah, kalau sudah dibersihkan maka akan terbebas dari bau tak sedap. Para ahli kebersihan menyarankan untuk membersihkan kamar mandi seminggu sekali.

    Bersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Saluran air kamar mandi dipenuhi banyak kotoran dan debu setiap hari. Kalau kamar mandi bau, bisa jadi dari sana penyebabnya.

    Untuk mengatasinya, bisa dengan menggunakan baking soda dan cuka. Caranya dengan menuangkan campuran baking soda dan cuka saluran air, lalu siram dengan air panas setelah 15 menit.

    “Ini mencegah penumpukan biofilm, lapisan bakteri berlendir yang dapat menyebabkan bau tak sedap yang terus-menerus bahkan di kamar mandi yang tampak bersih,” kata pendiri Organize Every Room, Cara Palmer, dikutip dari The Spruce.

    Tingkatkan Sirkulasi Udara

    Meningkatkan sirkulasi udara bisa membantu menghilangkan bau. Kalau di kamar mandi ada jendela, sebaiknya dibuka beberapa saat agar udara masuk atau bisa juga memasang exhaust fan. Hal ini bisa menurunkan kelembapan di kamar mandi.

    Pakai Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda Foto: iStock

    Baking soda merupakan salah satu bahan serba guna. Bubuk berwarna putih ini ternyata juga bisa menetralisir bau.

    Salah satu cara mudah untuk mengatasi bau tak sedap di kamar mandi adalah dengan menaruh semangkuk kecil atau piring berisi baking soda di rak kamar mandi atau di dalam lemari kamar mandi.

    Tambahkan Tanaman

    Ilustrasi tanaman hias lidah mertua di kamar mandiIlustrasi tanaman hias lidah mertua di kamar mandi Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Trik lainnya adalah dengan menambahkan tanaman hias di dalam kamar mandi. Mungkin tampak tidak biasa, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa tanaman mampu menghilangkan polutan tertentu dari udara dan bahkan mengubahnya menjadi nutrisi. Beberapa tanaman hias pemurni udara terbaik antara lain spider plant, lidah mertua, bunga lili perdamaian atau peace lily.

    Itulah beberapa cara agar kamar mandi di rumah bebas bau.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com