Author: Gak Ganti Gambar

  • Bantal di Rumah Menguning? Ini 3 Penyebab dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Bantal bukan hanya bisa mengalami perubahan bentuk, melainkan warna juga. Saat ini kebanyakan bantal berwarna putih, warna ini lama kelamaan bisa berubah jadi kekuningan seperti warna kuning yang biasa ditemukan pada kerah dan lipatan tangan baju.

    Penyebabnya bisa karena beragam alasan, dilansir Sleep Foundation, beberapa di antaranya karena kebiasaan penggunanya, seperti:

    1. Tidur dengan Rambut Basah

    Siapa yang suka tiduran di kasur padahal habis keramas. Alhasil bantal yang dipakai untuk meletakkan kepala jadi basah. Air sisa mandi di malam hari dapat meresap ke sarung bantal, menyebabkan noda kuning dan perubahan warna. Sebaiknya saat rambut masih basah, tahan dulu untuk tiduran menggunakan bantal.


    Hal ini juga berlaku untuk seseorang yang baru selesai olahraga dan kepalanya basah bermandikan keringat. Bantal bukan hanya jadi lembap, melainkan bisa bau apek. Selain itu, kepala yang lepek karena berminyak juga sebaiknya dibersihkan dahulu, baru setelah itu tidur menggunakan bantal. Minyak kulit ini sebenarnya bagus untuk kesehatan rambut, tetapi apabila telah membuat lembap bantal justru dapat mengubah warnanya menjadi kekuningan.

    2. Ngiler

    Selanjutnya adalah apabila bantal tersebut tidak memakai sarung bantal dan terkena iler atau air liur yang keluar dari mulut. Biasanya ngiler itu terjadi tidak sengaja saat sedang tidur. Orang yang tidur telentang cenderung tidak ngiler dibandingkan mereka yang tidur tengkurap atau menyamping. Jadi apabila ingin mengatasi masalah ngiler ini coba ubah posisi tidur.

    3. Tidak Membersihkan Makeup

    Saat ini sudah banyak perempuan memakai produk kecantikan pada wajah untuk terlihat lebih segar, menarik, dan cantik. Beberapa produk kecantikan ada yang tidak bisa terkena dengan benda lain karena bahannya bisa menempel pada benda lain. Produk kecantikan tersebut seperti lotion, krim wajah, dan bedak. Sebelum tidur sebaiknya bersihkan wajah dan pastikan benar-benar bersih karena produk kecantikan juga bisa menyebabkan permukaan bantal kuning.

    Cara Membersihkan Noda Kuning pada Bantal

    Apabila bantal di rumah sudah terlanjut berubah warna, berarti harus segera dibersihkan, begini caranya.

    1. Pakai Detergen

    Bantal bisa dicuci dengan detergen seperti pakaian. Dilansir dari The English Home, berikut caranya:

    – Tambahkan detergen dan air dengan perbandingan yang sama langsung ke area noda.
    – Tepuk-tepuk area bantal tadi untuk mengangkat noda kuning.
    – Setelah noda hilang, bilas sampai bersih dan cuci bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Noda yang disebabkan dari sesuatu yang tertumpah penting segera ditangani menggunakan detergen ringan dan kain bersih dengan cara seperti di atas. Semakin cepat noda dihilangkan, semakin besar pula kemungkinan noda cepat hilang dan tidak bertahan lama.

    Usai menghilangkan nodanya, pastikan bantal benar-benar kering setelah selesai dicuci agar tidak timbul noda lain. Hal ini juga memastikan bantal tidak lembap dan berjamur.

    2. Pakai Soda Kue dan Cuka Putih

    Apabila warnanya tidak ada perubahan, coba pakai campuran soda kue dan cuka. Kedua bahan ini sering dipakai untuk membersihkan noda membandel di segala benda. Berikut cara menggunakannya:

    – Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga teksturnya mengental seperti pasta.
    – Oleskan pasta langsung ke area bantal yang bernoda dan biarkan selama 15-30 menit.
    – Setelah itu, basahkan kain bersih dengan cuka putih lalu tepuk-tepuk ke area bantal tadi untuk mengangkat noda dan menghilangkan pasta.
    – Usai noda hilang, bilas bantal dengan air dan cuci bersih bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Khawatir bau cuka menempel lama? Campurkan minyak esensial seperti lavender dengan detergen biasa saat proses pencucian untuk menghilangkan aroma asam cuka.

    3. Pakai Pemutih

    Dilansir dari Sleep Foundation, pemutih umumnya dipakai untuk menghilangkan noda pada pakaian putih. Bahan ini ternyata bisa digunakan untuk menghilangkan noda kuning pada bantal. Caranya, rendam bantal yang menguning dalam pemutih sebelum dicuci, hal ini bantu mengembalikan warna bantal ke warna semula.

    Kamu harus berhati-hati karena produk kimia bersifat keras dan tidak semua bantal bisa diputihkan dengan pemutih. Pastikan untuk pelajari terlebih dahulu instruksi perawatan bantal dengan cermat sebelum memakai pemutih.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda kuning pada bantal. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Banyak Cicak di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Cicak merupakan salah satu hewan reptil yang sering muncul di rumah. Kehadiran cicak bikin sebagian orang merasa takut karena bisa digigit atau mencemari makanan.

    Jika populasi cicak di rumah cukup banyak, maka detikers harus waspada. Sebab, ada sejumlah faktor yang membuat hewan melata itu bisa hidup dan berkembang biak di tempat tinggal kamu.

    Ingin tahu kenapa ada banyak cicak di sekitar rumah? Lalu bagaimana cara mengusirnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Muncul Banyak Cicak di Rumah

    Ada beberapa hal yang membuat cicak sering muncul di rumah. Dilansir situs Pest Clinic Singapore, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Rumah yang Lembap dan Hangat

    Cicak dapat berkembang biak di tempat yang lembap, gelap, dan hangat. Area ini juga ideal bagi cicak untuk berburu makanan seperti semut dan nyamuk.

    Ada beberapa titik di rumah yang cenderung lembap dan gelap, seperti lemari pakaian, rak buku, dan plafon. Maka tak heran kalau cicak sering bersembunyi di tempat-tempat tersebut.

    2. Ada Sisa Makanan di Meja

    Selain memburu serangga, cicak juga gemar memakan sisa-sisa makanan yang ada di atas meja, seperti nasi, buah, dan sayuran. Jika kamu lupa untuk membuang atau menutup sisa makanan di atas meja, maka bisa menarik cicak untuk datang ke rumah.

    3. Ada Retakan atau Celah di Rumah

    Karena memiliki ukuran tubuh yang kecil, cicak dapat menyelinap ke celah atau retakan di rumah, seperti jendela, dinding, pintu, dan lubang ventilasi udara. Oleh sebab itu, penting untuk menutup celah atau retakan di rumah supaya cicak tidak bisa masuk.

    4. Ada Genangan Air

    Agar bisa bertahan hidup, cicak akan mencari sumber air terdekat yang bisa dijangkau. Jika di rumah ada kebocoran pipa air, maka dapat mengundang reptil kecil itu untuk datang.

    Selain itu, cicak juga kerap ditemukan di wastafel dan kamar mandi yang basah. Sisa-sisa cipratan air yang tidak dikeringkan justru menjadi tempat yang cocok bagi cicak untuk mendapatkan sumber air.

    Cara Mengusir Cicak di Rumah dengan Ampuh

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengusir cicak di rumah. Dikutip dari Homes & Gardens, berikut tipsnya:

    1. Simpan Makanan di Tempat yang Aman

    Langkah pertama adalah menyimpan makanan di tempat yang aman, seperti di kulkas atau ditutup dengan tudung saji. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

    Jika di rumah memiliki ruang khusus untuk menyimpan makan, sebaiknya dibersihkan secara berkala agar tidak dijadikan sarang oleh cicak.

    2. Bersihkan Rumah

    Selalu bersihkan rumah setiap hari dengan cara menyapu dan mengepel lantai. Selain itu, singkirkan barang-barang yang menumpuk karena bisa menjadi tempat persembunyian cicak.

    Jika ada remahan makanan yang jatuh ke lantai, sebaiknya segera dibersihkan. Soalnya, sisa-sisa makanan juga dapat mengundang cicak untuk datang ke rumah.

    3. Tutup Akses Masuk

    Cicak bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atau retakan. Sebagai bentuk pencegahan, pemilik rumah dapat memasang jaring di jendela dan lubang ventilasi udara agar cicak dan hewan lainnya tidak bisa masuk.

    Kalau ditemukan ada retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah, sebaiknya segera diperbaiki karena bisa menjadi akses masuk cicak.

    4. Sebarkan Kamper

    Agar efektif mengusir cicak, pemilik rumah bisa menebarkan kamper di beberapa sudut rumah. Kamper disebut efektif untuk membasmi cicak karena mengeluarkan bau menyengat yang tidak disukai reptil tersebut.

    Selain di sudut ruangan, kamu juga bisa meletakkan kamper di lemari, rak buku, dapur, atau di bawah wastafel.

    5. Semprot Cairan Merica

    Selain bau yang menyengat, cicak ternyata juga tidak suka aroma pedas dari merica. Pemilik rumah bisa membuat semprotan merica dengan cara mencampur merica bubuk ke dalam air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Agar efektif, kocok botol semprot terlebih dahulu sebelum digunakan. Lalu, semprotkan cairan ke sejumlah titik yang sering dilalui cicak.

    Itulah penyebab ada banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya secara efektif. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Sederhana Bikin Ruang Tamu Terlihat Rapi dan Nyaman


    Jakarta

    Ruang tamu merupakan area yang krusial di dalam rumah. Tidak hanya digunakan untuk tempat berkumpul keluarga, tapi juga untuk menjamu tamu yang berkunjung ke rumah.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan ruang tamu agar selalu rapi dan nyaman. Namun terkadang, ruang tamu bisa terlihat berantakan karena banyak tumpukkan barang atau sofa yang jarang dicuci.

    Padahal, menjaga ruang tamu agar tetap rapi dan nyaman terbilang sangat mudah lho. Penasaran? Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.


    Tips Sederhana Bikin Ruang Tamu Terlihat Rapi

    Ada beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan penghuni sehingga ruang tamu jadi terlihat berantakan. Dilansir dari situs The Spruce, berikut cara sederhana membuat ruang tamu jadi rapi dan nyaman:

    1. Gunakan Ruang Tamu Sesuai Tujuannya

    Pada dasarnya, ruang tamu merupakan area yang digunakan sebagai tempat berkumpul keluarga. Namun, ada beberapa orang yang memanfaatkannya sebagai tempat untuk menyantap makanan.

    Padahal, sisa-sisa makanan bisa saja jatuh ke atas sofa. Selain itu, bumbu makanan mungkin bisa menempel di sofa atau bantal sehingga menimbulkan noda dan bau.

    Meski begitu, tidak masalah jika penghuni rumah menikmati camilan lezat di ruang tamu sambil menonton film kesukaan, asalkan tidak ada sisa makanan yang jatuh dan segera buang bungkus camilan ke tempat sampah.

    2. Hindari Meletakkan Barang di Atas Meja

    Salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan banyak orang adalah meletakkan aneka barang di atas meja ruang tamu, seperti kunci kendaraan, jam tangan, handphone, hingga botol minum. Terkadang, benda tersebut dibiarkan semalaman dan bikin ruang tamu jadi tampak berantakan.

    “Jauhkan barang-barang yang tidak seharusnya ada di ruang tamu. Jagalah ruangan tersebut sebagaimana mestinya, bukan tempat berkumpulnya barang-barang yang berantakan dan acak-acakan,” kata pakar interior Macie Kreutzer.

    3. Sediakan Keranjang di Ruang Tamu

    Kebiasaan orang meletakkan aneka barang di atas meja membuat ruang tamu jadi terlihat berantakan. Pakar tata ruangan Mindy Godding menyarankan untuk membeli keranjang minimalis dan sederhana yang berfungsi untuk menyimpan barang-barang tersebut.

    “Saya suka menggunakan keranjang hias minimalis untuk mengumpulkan berbagai macam barang di ruang tamu, seperti boneka anjing, majalah, dan mainan anak-anak,” ungkap Godding.

    Godding menyarankan membeli keranjang barang yang sesuai dengan dekorasi atau konsep hunian. Penghuni rumah juga bisa membeli keranjang berukuran kecil untuk menyimpan benda seperti kunci kendaraan atau jam tangan.

    4. Sediakan Baki Minimalis

    Baki tidak hanya digunakan untuk membawa makanan, tapi juga berfungsi sebagai dekorasi ruangan. Sebab, ada banyak desain baki minimalis yang dapat mempercantik interior.

    Selain digunakan untuk menghias ruangan, baki juga bisa dimanfaatkan untuk meletakkan aneka benda seperti remote TV, majalah, atau remote kipas angin. Dengan begitu, meja di ruang tamu akan tetap terlihat rapi dan tidak dipenuhi oleh berbagai barang.

    “Baki sangat serbaguna! Meletakkan baji yang cantik di meja kopi atau sudut meja akan membuat ruang tamu lebih terlihat rapi,” jelas Kreutzer.

    5. Rutin Membersihkan Sofa dan Bantal

    Tidak hanya terlihat rapi, ruang tamu juga harus tampak bersih agar tidak mengganggu kesehatan penghuni rumah. Maka dari itu, dianjurkan untuk membersihkan ruang tamu minimal seminggu sekali.

    Godding menyebut membersihkan ruang tamu bisa dilakukan dengan sederhana, yakni cukup menyingkirkan barang yang menumpuk di meja atau sofa. Lalu, sapu dan pel lantai ruang tamu agar bersih dari debu.

    Jika penghuni rumah bekerja dengan cepat, hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk membersihkan ruang tamu agar rapi.

    “Jika ruang tamu digunakan bersama seluruh keluarga, ubah rutinitas sederhana ini menjadi aktivitas bersama agar memberikan kenyamanan bagi semua orang,” pungkas Godding.

    Itulah lima tips sederhana agar ruang tamu terasa rapi dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Cara Bayar PBB Online Lewat M-Banking dan e-Commerce


    Jakarta

    Pemilik properti punya kewajiban untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Enggak perlu repot datang ke kantor pajak atau kantor mana pun, pemilik bisa bayar PBB secara online, lho.

    Berdasarkan UU nomor 12 tahun 1985, PBB adalah pungutan wajib berupa pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik aset properti seperti rumah, gedung, kebun, sawah, hingga tanah. Wajib pajak perlu membayar pungutan tersebut setiap tahun.

    Pembayaran PBB secara online bisa melalui mobile banking (m-banking) dan electric commerce (e-commerce). Nah, pemilik cukup menyiapkan nomor objek pajak (NOP) dan memilih metode pembayaran PBB.


    Lalu, bagaimana cara bayar PBB lewat m-banking dan e-commerce ya? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bayar PBB Online

    Inilah langkah-langkah untuk membayar PBB secara online, dikutip dari catatan detikcom.

    Melalui M-Banking

    Aplikasi mobile banking dari sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan pembayaran PBB secara online dengan mudah.

    Mulai dari bank Mandiri di Livin’ by Mandiri, BRI lewat BRImo, BNI di BNI Mobile Banking, hingga BCA melalui BCA Mobile. Simak tata cara lengkapnya di bawah ini.

    1. BRImo

    • Login BRImo dengan menggunakan username dan password atau sidik jari.
    • Pada halaman utama, pilih menu Tagihan.
    • Pilih Bayar PBB.
    • Pilih Pembayaran Baru jika belum pernah melakukan pembayaran PBB melalui BRImo.
    • Masukkan daerah, tahun bayar pajak, dan NOP.
    • Cek detail tagihan, lalu pilih sumber dana.
    • Lanjutkan pembayaran dan konfirmasi transaksi dengan memasukkan pin BRImo.
    • Struk transaksi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. BCA mobile

    • Login ke BCA mobile.
    • Pilih menu m-Payment.
    • Pilih PBB.
    • Pilih Input No. Objek Pajak, lalu masukan NOP.
    • Pilih Tahun Pembayaran Objek Pajak.
    • Cek detail tagihan yang muncul, klik OK.
    • Masukkan PIN.
    • Akan muncul konfirmasi pembayaran berhasil.

    3. Livin’ by Mandiri

    • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri.
    • Masukkan userID dan password.
    • Pilih menu Bayar/VA, lalu klik Pajak.
    • Pilih wilayah pembayaran PBB.
    • Masukkan NOP dan tahun bayar pajak, lalu klik Lanjutkan.
    • Akan muncul informasi tagihan pajak yang harus dibayar.
    • Lakukan pembayaran dengan memasukkan pin Livin’ by Mandiri.
    • Struk akan muncul dan bayar PBB selesai.

    4. BNI Mobile Banking

    • Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
    • Login dengan userID dan password.
    • Pilih menu Pembayaran.
    • Klik Pajak dan klik PBB.
    • Pada Nama Biller PBB, pilih rekening debet.
    • Masukkan tahun pajak dan NOP.
    • Informasi tagihan pajak yang harus dibayar akan muncul.
    • Lanjutkan pembayaran dengan memasukkan password BNI Mobile Banking.
    • Bukti pembayaran akan muncul jika pembayaran sukses.

    Melalui e-Commerce

    Selain lewat m-banking, pemilik juga bisa membayar PBB secara lewat marketplace atau e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Berikut ini caranya.

    1. Tokopedia

    • Buka aplikasi Tokopedia.
    • Pada layanan kategori Top-Up & Tagihan, pilih Pajak PBB.
    • Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun bayar PBB.
    • Masukkan NOP pada kolom yang tersedia.
    • Rincian pembayaran akan muncul secara otomatis, harap periksa data dan jumlah tagihan.
    • Klik Bayar dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.
    • Klik Bayar Sekarang.
    • Pembayaran PBB diproses dan notifikasi akan muncul jika pembayaran berhasil.

    2. Shopee

    • Buka aplikasi Shopee.
    • Pilih layanan Pulsa, Tagihan, dan Tiket.
    • Pada kategori Layanan Pemerintah, pilih layanan PBB dengan ikon rumah.
    • Pilih wilayah, tahun, dan masukkan NOP.
    • Klik Lihat Tagihan.
    • Rincian biaya PBB yang harus dibayar akan muncul.
    • Pilih metode pembayaran untuk lanjut membayar PBB.

    Itulah cara membayar PBB online dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Semut di Rumah? Begini Cara Usirnya Pakai Bahan Dapur


    Jakarta

    Semut adalah serangga yang sering terlihat di dalam rumah. Serangga ini kerap terlihat berkeliaran beramai-ramai bahkan sampai membentuk barisan.

    Meski ukurannya kecil dan tidak berbahaya, penghuni rumah biasanya merasa risih dengan kehadiran semut. Sebab, serangga itu suka mengerumuni makanan sehingga bikin penghuni nggak selera makan. Apalagi tubuh mereka membawa bakteri yang bisa mencemari makanan.

    Tak heran kalau penghuni berusaha berbagai cara untuk mengusir semut. Nah, penghuni sebenarnya bisa memanfaatkan bahan alami yang ditemukan di dapur buat usir semut, lho.


    Cara Usir Semut Pakai Bahan Dapur

    Inilah beberapa bahan dapur yang bisa dipakai buat usir semut, dikutip dari The Spruce dan Better Homes & Gardens.

    1. Ampas Kopi

    Ampas atau bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tak disukai semut. Setelah minum kopi, coba taburkan ampasnya ke sekitar area yang banyak semut.

    2. Bubuk Lada atau Cabai

    Bubuk lada dan cabai mengeluarkan aroma kuat yang mengganggu semut. Taburkan bubuk lada atau bubuk cabai ke titik yang sering jadi akses semut masuk rumah. Cara lain, penghuni bisa menyemprotkan larutan bubuk tersebut ke koloni semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis punya kandungan trans-cinnamaldehyde. Kandungan tersebut memberi aroma kuat yang tak disukai semut. Penghuni bisa meletakkan kayu manis utuh atau yang berupa bubuk di tempat semut suka berkumpul.

    4. Tepung Maizena

    Selain itu, tepung maizena bisa menghilangkan semut di rumah. Taburkan tepung maizena pada kerumunan semut, lalu tambahkan air. Tepung tersebut akan mengental sehingga membuat semut-semut terperangkap. Kemudian, penghuni bisa membersihkan perangkap tepung beserta semut tersebut.

    5. Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Penghuni dapat menebar cengkeh utuh atau menyemprotkan larutannya ke kerumunan semut.

    6. Soda Kue dan Gula Bubuk

    Kombinasi soda kue dan gula bubuk bisa dipakai buat mengusir semut. Taburkan campuran tersebut ke kawanan semut. Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk tapi mati setelah mengonsumsi soda kue yang mengandung asam.

    7. Cuka

    Terakhir, penghuni bisa mengusir semut dengan cara menyemprotkan larutan cuka. Sebab, semut tidak suka bau cuka dan larutan tersebut dapat menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut.

    Itulah beberapa cara mengusir semut pakai bahan dapur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon 5 Tanaman Ini Bisa Membawa Sial di Rumah, Apa Saja?


    Jakarta

    Menanam tanaman di rumah bisa menciptakan suasana asri dan sejuk. Selain itu, hadirnya tanaman juga membantu penghuni rumah agar lebih rileks dan terhindar dari stres.

    Ilmu feng shui juga menganjurkan manusia untuk menanam tanaman di rumah. Langkah ini dilakukan agar rumah bisa selaras dengan alam serta menciptakan ketenangan.

    Meski begitu, ada beberapa tanaman hias yang sebaiknya jangan ditanam di rumah. Feng shui menilai tanaman tersebut justru dapat membawa malapetaka bagi para penghuninya.


    Jika ingin menanam aneka tumbuhan, sebaiknya ketahui jenis-jenis tanaman yang bisa membawa sial di rumah menurut feng shui. Dilansir situs House and Garden dan Living Etc, berikut daftar tanamannya:

    1. Yucca

    Yucca merupakan salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Sebab, tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik dan mampu bertahan di kondisi kering. Jadi, kamu tak perlu sering-sering menyiram yucca setiap hari.

    Namun, yucca termasuk tanaman hias yang justru bisa membawa sial di rumah. Soalnya, feng shui menilai tanaman yang berduri atau bentuk daunnya yang lancip dapat membawa energi negatif.

    “Disarankan untuk menghindari tanaman yang terlalu berduri dan bentuk daunnya lancip tajam karena dapat menyebabkan cedera. Saya cenderung menghindari tanaman berduri tajam seperti yucca ketika saya mencoba menciptakan suasana keberuntungan di suatu ruangan,” kata pakar feng shui Jane Langof.

    2. Kaktus

    Kaktus merupakan salah satu tanaman hias yang banyak ditanam di rumah karena mudah dirawat dan terlihat indah. Sayangnya, tanaman ini bisa membawa sial menurut feng shui.

    Sebab, kaktus merupakan tanaman yang memiliki duri tajam sehingga bisa membawa energi negatif ke dalam rumah. Selain itu, duri kaktus bisa saja menempel di kulit dan menyebabkan luka.

    Pakar feng shui Laura Morris menyebut sebenarnya masih bisa menanam kaktus, asalkan tidak diletakkan di dalam rumah. Sebaiknya tanam kaktus di luar ruangan agar tidak membahayakan penghuni rumah.

    “Sebagai aturan umum, kamu perlu memperhatikan di mana kamu meletakkan tanaman yang punya duri tajam. Usahakan untuk tidak meletakkannya di samping tempat tidur atau di area dalam rumah,” papar Morris.

    3. Lidah Mertua

    Banyak masyarakat yang mengoleksi lidah mertua karena punya tampilan yang cantik dan cocok diletakkan di rumah. Tak hanya itu, lidah mertua juga mudah dirawat karena cukup disiram seminggu sekali.

    Akan tetapi, tanaman ini dianggap berbahaya dan mencegah hoki masuk ke dalam rumah. Sebab, lidah mertua memiliki daun yang runcing dan tajam sehingga dinilai berbahaya bagi anak-anak.

    Di sisi lain, lidah mertua juga berbahaya bagi kesehatan manusia dan hewan peliharaan karena mengandung saponin. Senyawa tersebut bisa menimbulkan iritasi kulit, reaksi alergi, dan keracunan jika tertelan ke dalam tubuh.

    4. Sirih Gading

    Menanam sirih gading dapat menciptakan suasana yang asri di dalam rumah. Sayangnya, tanaman ini dianggap mampu menyerap energi positif dan menciptakan ketidakseimbangan di rumah menurut feng shui.

    Jika ingin menanam sirih gading di rumah, dianjurkan untuk tidak memiliki lebih dari tiga pot agar tidak mengganggu keseimbangan energi. Lalu, letakkan sirih gading di dekat pintu depan atau jendela rumah agar memancarkan energi.

    5. Geranium

    Satu lagi tanaman hias yang perlu dihindari menurut feng shui, yaitu geranium. Tumbuhan ini sangat populer karena memiliki bunga yang cantik dan beraneka warna. Namun, tanaman ini dapat menyerap energi negatif dan dipancarkan ke seluruh ruangan.

    Maka dari itu, geranium sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah karena khawatir menghalangi energi positif. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan di teras atau halaman agar dapat mempercantik hunian.

    Itulah lima tanaman hias yang bisa membawa sial di rumah menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda-tanda AC di Rumah Sudah Harus Diganti yang Baru


    Jakarta

    Agar terasa sejuk dan lebih nyaman, banyak pemilik rumah yang memasang AC di sejumlah ruangan, seperti ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja. Meski AC hampir digunakan setiap hari, tapi jika dirawat secara tepat maka akan berumur panjang.

    Meski begitu, bisa saja AC yang dimiliki sudah tidak lagi mampu berfungsi maksimal. Meski sudah diperbaiki dan dibersihkan secara rutin, tapi ternyata AC sudah tidak sedingin seperti saat pertama kali dibeli.

    Hal yang wajar jika AC lama kamu di rumah mulai terasa tidak dingin. Pada dasarnya, barang elektronik yang diproduksi memiliki masa siklus yang terbatas karena telah digunakan selama ribuan kali atau hitungan tahun.


    Selain AC yang sudah tidak dingin, ada tanda-tanda lain yang mengharuskan kamu merogoh kocek untuk membeli AC baru. Apa saja? Simak dalam artikel ini.

    Tanda-tanda AC di Rumah Perlu Diganti yang Baru

    Dilansir situs Smarter Air & Electrical, berikut tanda-tanda AC di rumah sudah harus diganti dengan yang baru:

    1. Muncul Suara Berisik

    Ketika AC sedang menyala dan terdengar suara berisik maka bisa menjadi pertanda ada kerusakan pada unitnya. Suara tersebut bisa menandakan ada masalah kecil seperti filter udara yang kotor.

    Namun, jika filter udara sudah dibersihkan dan masih terdengar suara berisik maka ada kerusakan yang lebih serius pada unit internal. Segera panggil teknisi untuk mengecek penyebab suara berisik di AC.

    2. Ruangan Tidak Terasa Dingin

    Fungsi utama AC adalah untuk mendinginkan ruangan agar terasa sejuk. Namun, jika ruangan tidak terasa dingin dan cenderung hangat maka perlu dicurigai ada kerusakan pada unit AC.

    Ketika sudah mengatur suhu AC yang paling rendah dan ternyata ruangan tidak terasa dingin, sebaiknya segera hubungi teknisi untuk dilakukan perbaikan. Kalau ternyata kerusakannya cukup parah, sebaiknya beli AC yang baru.

    3. Tagihan Listrik Membengkak

    Terkadang AC yang bermasalah tidak terlihat secara fisik. Tak ada suara berisik dan masih bisa menyemburkan udara dingin ke seluruh ruangan. Hal itu membuat penghuni rumah menganggap AC masih berfungsi normal

    Namun jangan terkecoh, masalah pada AC baru terlihat ketika mengecek tagihan listrik setiap bulannya yang terus membengkak. Hal itu bisa disebabkan karena unit AC di rumah sudah tidak berfungsi secara efisien.

    4. Tercium Bau Tidak Sedap

    Tanda-tanda lain yang sering muncul adalah tercium aroma tidak sedap ketika AC menyala. Aroma tersebut seperti bau apak atau terbakar yang bikin tidak nyaman.

    Sebenarnya, ada banyak faktor yang menyebabkan AC mengeluarkan bau. Misalnya, ada banyak jamur atau lumut yang tumbuh di dalam unit atau penumpukan kotoran di bagian filter.

    Jika AC masih dipaksa untuk menyala maka dapat memengaruhi kualitas udara di dalam ruangan. Seiring waktu, udara kotor yang terhirup manusia dapat memicu masalah pernapasan.

    5. Usia AC Sudah Lebih dari 10 Tahun

    Pada umumnya, AC dirancang untuk digunakan selama 10-15 tahun dengan perawatan secara berkala. Seiring waktu, AC tidak akan berfungsi secara optimal untuk mendinginkan ruangan.

    Meskipun bisa menyala, AC tersebut dinilai kurang efisien dibandingkan model terbaru yang lebih hemat energi dan memiliki beragam fitur canggih.

    Kalau AC di rumah kamu sudah berusia lebih dari 10 tahun, disarankan untuk menggantinya dengan yang baru. Langkah ini dilakukan agar ruangan tetap terasa dingin. Selain itu, kamu tak perlu pusing memikirkan biaya perawatan yang mahal.

    Demikian lima tanda-tanda AC di rumah sudah harus diganti dengan yang baru. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tikus Ternyata Suka Bersarang di Atap Rumah, Ini Cara Usirnya


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering kali ditemukan bersarang di sejumlah tempat, salah satunya pada bagian atap rumah.

    Meski tinggal di atap, tapi tikus masih bisa mengganggu penghuni rumah. Misalnya, tikus dapat turun ke bawah demi menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di atas meja makan.

    Munculnya sarang tikus di dalam rumah tentu tidak bisa dianggap remeh. Sebab, tikus bisa membawa sejumlah kotoran dan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan manusia.


    Ingin tahu mengapa tikus bisa bersarang di atap rumah? Lalu bagaimana cara untuk mengusirnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Penyebab Tikus Sering Bersarang di Atap Rumah

    Ada sejumlah faktor yang membuat tikus memilih bersarang di atap rumah. Dilansir situs Cleanipedia, berikut penyebabnya:

    1. Ada Lubang atau Celah

    Tikus bisa masuk ke atap rumah dengan melewati lubang ventilasi udara. Selain itu, ada celah yang terbuka juga bisa mengundang tikus untuk datang dan membuat sarang di atap rumah.

    Hewan ini bahkan mampu masuk ke dalam lubang yang ukurannya lebih kecil dari tubuh mereka. Sebab, tikus memiliki tubuh yang lentur.

    2. Menemukan Sumber Air

    Jika tikus bersarang di atap rumah maka kemungkinan besar karena ada pipa air yang bocor. Air yang keluar dari pipa dimanfaatkan oleh para tikus untuk mendapatkan minum. Bahkan, tikus tak segan untuk menggerogoti pipa air agar bisa mendapatkan air yang jauh lebih banyak.

    3. Tempat yang Nyaman

    Faktor lain yang membuat tikus bersarang di atap rumah karena menemukan tempat yang aman. Perlu diketahui, tikus termasuk hewan yang dapat bersarang di tempat hangat dan gelap.

    Selain itu, rumah yang kotor juga menjadi tempat yang cocok bagi tikus untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau sering menemukan tikus di meja makan atau dapur saat malam hari.

    Cara Ampuh Mengusir Tikus dari Atap Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir tikus dari atap rumah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Periksa Atap Rumah

    Langkah pertama adalah mengecek area plafon rumah yang sering dilalui tikus. Jika melihat tanda-tanda seperti muncul kotoran tikus atau bekas cakaran di kayu, maka sebaiknya lakukan penanganan dengan cepat agar tikus bisa keluar dari rumah.

    2. Pasang Lem Tikus

    Jika sudah menemukan jejak tikus di atap rumah, kini tinggal memasang perangkap tikus. Kamu bisa memasang lem tikus dengan cara menempatkannya di area yang sering dilalui hama tersebut.

    Jangan lupa letakkan beberapa makanan yang beraroma menyengat. Hal ini agar tikus bisa terpancing dan masuk ke perangkap.

    3. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Guna mencegah tikus datang lagi ke atap rumah, kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus. Lakukan penyemprotan cairan secara berkala agar hama tersebut tak akan datang lagi.

    Itu dia penyebab tikus bersarang di atap rumah dan cara mengusirnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Simple Banget! 5 Cara Ini Bisa Bantu Cegah Banjir-Atap Bocor saat Musim Hujan


    Jakarta

    Sejumlah daerah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Sebagai pemilik rumah, penting untuk memastikan tempat tinggal kamu sudah siap menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sayangnya, tidak semua orang siap menghadapi musim hujan yang berlangsung cukup panjang. Kurangnya persiapan bisa menimbulkan beberapa masalah, seperti atap bocor hingga genangan air di depan rumah.

    Maka dari itu, penting untuk melakukan beberapa tips sederhana guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat musim hujan. Apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Simpel Bagi Pemilik Rumah saat Memasuki Musim Hujan

    Ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan menjelang musim hujan. Dikutip dari situs KleanCo, berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Talang Air

    Langkah yang pertama adalah mengecek kondisi talang air di rumah. Sebab, area ini sering kali ditemukan banyak sampah daun dan ranting pohon yang bisa menghambat aliran air.

    Jika ada banyak pohon yang tumbuh di halaman rumah, maka talang air harus dibersihkan secara rutin minimal dua bulan sekali. Pertimbangkan juga untuk memasang pelindung talang air guna meminimalisir penyumbatan di kemudian hari.

    2. Cek Atap Rumah

    Tak kalah penting dari membersihkan talang air, kamu juga wajib mengecek kondisi atap rumah. Perhatikan secara teliti apakah ada genting yang rusak atau tidak. Jika menemukan beberapa genting sudah pecah maka segera diganti dengan yang baru.

    Jangan sampai kamu terlambat atau sama sekali tidak mengganti genting yang pecah. Ketika hujan turun, maka kamu harus menyiapkan sejumlah ember guna menampung air dari atap bocor.

    3. Periksa Kondisi Cat Rumah

    Cek juga bagian dinding luar rumah. Jika cat eksterior sudah terlihat mengelupas atau kusam, maka sebaiknya segera dicat ulang. Pilih cat eksterior rumah yang tahan air dan berkualitas tinggi agar memberikan perlindungan tambahan ketika musim hujan.

    4. Bersihkan Ventilasi Udara

    Selama musim hujan, tingkat kelembapan di dalam ruangan dapat meningkat dan memicu tumbuhnya jamur. Guna mencegah hal tersebut, pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik.

    Pada area yang mudah lembap seperti kamar mandi, gunakan exhaust fan untuk membuang udara lembap yang terperangkap. Pertimbangkan juga untuk membeli dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembapan di dalam rumah.

    Selain itu, bersihkan ventilasi udara secara rutin agar bebas dari debu yang dapat memengaruhi kualitas udara. Ventilasi yang bersih juga dapat mengalirkan udara dengan lancar.

    5. Bersihkan Selokan di Depan Rumah

    Jangan lupa untuk membersihkan selokan air yang ada di depan rumah. Terkadang ada banyak daun dan sampah yang menumpuk sehingga dapat menghambat aliran air.

    Kalau selokan tidak dibersihkan, maka aliran air akan tersumbat saat turun hujan deras. Hal tersebut bisa menimbulkan genangan air dan kalau sudah cukup tinggi bisa masuk ke dalam rumah.

    Demikian lima tips simpel yang dapat membantu mencegah banjir dan atap bocor saat musim hujan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Talang Air Harus Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, sebaiknya detikers segera mengecek atap rumah guna memastikan tidak ada genting yang bocor. Selain itu, kamu juga perlu membersihkan talang air.

    Talang air berfungsi untuk menampung air hujan yang turun di atap rumah. Air hujan akan diarahkan menuju pipa yang nantinya mengalir ke saluran pembuangan atau got untuk dibuang.

    Akan tetapi, air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar jika talang air dalam kondisi sangat kotor dan dipenuhi sampah daun. Oleh karena itu, talang air perlu dibersihkan secara berkala.


    Kapan waktu yang tepat untuk membersihkan talang air di rumah? Simak penjelasannya dari para ahli dalam artikel ini.

    Ini Waktu yang Tepat Membersihkan Talang Air

    Dilansir The Spruce, banyak pemilik rumah yang membersihkan talang air setidaknya dua kali dalam setahun. Namun, ada juga yang membersihkannya dalam hitungan enam bulan sekali.

    Pada dasarnya, seberapa sering talang air dibersihkan tergantung dari jumlah dan jenis pohon yang ada di halaman rumah. Semakin banyak pohon yang tumbuh maka talang air harus rutin dibersihkan karena daun dari pohon bisa berguguran dan menumpuk di talang air.

    Pakar renovasi rumah dari Leaf Home Chris Counahan mengatakan talang air harus dibersihkan secara rutin minimal sebulan sekali jika lokasi tempat tinggal sering turun hujan. Langkah ini dilakukan agar aliran air tidak tersumbat oleh sampah daun yang menumpuk.

    “Pemilik rumah seharusnya membersihkan talang air mereka dengan tujuan mencegah penumpukan, bukan mengatasi penumpukan setelah terjadi,” kata Counahan.

    Talang air yang tidak dibersihkan secara rutin dapat menyebabkan timbulnya jamur dan lumut akibat sampah daun dan ranting yang menumpuk. Jika dibiarkan, kelembapan bisa sangat tinggi sehingga turut merusak struktur talang air.

    Tak hanya itu, jamur dan lumut yang muncul di talang air juga dapat menyebar melalui pipa pembuangan hingga ke dinding rumah. Kondisi tersebut bisa menimbulkan kerusakan cukup parah serta mengganggu estetika hunian.

    Tanda-tanda Talang Air Harus Dibersihkan

    Letaknya yang berada di atap membuat pemilik rumah terkadang merasa malas untuk mengecek kondisi talang air. Padahal, talang air yang sudah kotor bisa saja merusak material rumah yang lain.

    Sebagai pemilik rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda talang air sudah harus dibersihkan. Simak tanda-tandanya di bawah ini:

    1. Muncul luapan air ketika turun hujan karena talang air tersumbat oleh daun atau ranting.
    2. Muncul kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan fondasi rumah karena talang air meluap sehingga tidak dapat mengalir dengan baik.
    3. Talang air rusak dan berubah bentuk jadi melengkung atau menggantung. Hal ini dapat terjadi karena sampah yang menumpuk dan tak mampu menahan beban berat.
    4. Muncul berbagai hewan seperti tikus dan nyamuk di talang air. Hal ini bisa mengindikasikan adanya sarang alami seperti daun basah dan ranting pohon.
    5. Terlihat tumpukan daun dan kotoran di talang air. Segera buat rencana untuk membersihkan talang air demi mencegah mampet.

    Demikian penjelasan soal waktu yang tepat untuk membersihkan talang air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com