Author: Gak Ganti Gambar

  • 3 Cara Menghilangkan Noda Air pada Furniture Kayu


    Jakarta

    Furniture dengan material kayu banyak dimiliki orang. Sebab, Furniture kayu dinilai membawa kehangatan dan cocok untuk di segala desain.

    Kayu merupakan material yang tahan lama dan cukup mudah perawatannya. Namun, harus sering dibersihkan agar tidak berdebu. Terlebih lagi apabila ada tumpahan air, maka harus segera dibersihkan agar tidak berbekas.

    Biasanya, noda bekas air di Furniture kayu terjadi karena gelas yang basah. Jika memungkinkan, harus segera ditangani. Dilansir dari The Spruce, Selasa (6/2/2024), ada dua cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu:


    1. Bersihkan dengan Minyak Zaitun atau Mayonnaise

    Cara pertama adalah membersihkan noda air dengan mengoleskan minyak zaitun ataupun mayonnaise ke area berwarna putih karena bekas air. Diamkan hingga satu jam, lalu bersihkan.

    2. Gunakan Pasta Gigi Non-gel

    Cara kedua yaitu dengan menggunakan pasta gigi non-gel. Taruh pasta gigi tersebut pada kain lembut dan gosokkan pada noda air hingga hilang. Setelah itu, lap sisa pasta gigi pada Furniture kayu dengan lap basah dan lap kembali Furniture itu dengan kain lembut dan kering.

    Sebagai tambahan, dilansir dari Real Simple, membersihkan noda bekas air pada Furniture kayu juga bisa dilakukan dengan campuran pasta gigi non-gel dan baking soda. Gosokkan campuran tersebut pada noda air. Setelah itu bersihkan sisa campuran dengan kain lap bersih lalu keringkan Furniture.

    3. Pakai Setrika

    Untuk membersihkan noda air dengan setrika harus dilakukan secara hati-hati. Dilansir dari Architectural Digest, astikan Furniture kayu sudah dibersihkan dengan Furnituree polis atau pembersih Furniture kayu yang lembut sebelum memberikan panas pada Furniture.

    Langkah awalnya, letakkan lap basah di atas noda air. Lalu, nyalakan setrika dengan panas rendah dengan uap. Selanjutnya, gosok ke depan dan belakang di atas lap basah untuk menghilangkan noda. Lakukan proses tersebut hingga noda hilang.

    Tips Agar Furniture Kayu Bersih Lebih Lama

    Membersihkan Furniture kayu tentu diperlukan. Nah, berikut ini beberapa cara agar Furniture kayu bersih lebih lama yang dilansir dari Real Simple.

    1. Bersihkan Debu

    Sering membersihkan debu bisa mencegah menumpuknya debu, goresan, dan kerusakan lainnya. Kamu bisa membersihkan debu-debu dengan menggunakan kemoceng agar lebih mudah. Membersihkan debu dan mengelap Furniture kayu bisa membuat Furniture lebih tahan lama.

    2. Hindari Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tempatkan Furniture kayu jauh dari sinar matahari langsung, sumber panas, dan area yang lembap kecuali Furniture itu memang sengaja dibuat untuk diletakkan di bagian luar rumah atau outdoor. Cahaya matahari bisa membuat warna memudar, panas dan lembap bisa merusak kayu. Untuk meminimalisir paparan sinar matahari, kamu bisa menggunakan tirai.

    3. Tutupi Furniture

    Dengan menutupi bagian permukaan Furniture kayu bisa mencegah adanya noda, paparan panas, dan lembap. Kamu bisa menggunakan taplak meja, coaster, atau yang lainnya. Hindari penggunaan plastik karena bisa menggores permukaan Furniture.

    Itulah cara membersihkan noda air pada Furniture kayu dan menjaganya agar bersih lebih lama. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 7 Hal Ini saat Menggunakan Stop Kontak Sambungan



    Jakarta

    Stop kontak ekstensi atau stop kontak sambungan saat berguna ketika kamu memiliki banyak perangkat elektronik. Dengan stopkontak ekstensi kamu dapat membuat satu colokan listrik menjadi lebih banyak.

    Namun, ada beberapa aturan saat menggunakan stop kontak ekstensi. Jika diabaikan, maka akan berpotensi terjadi korsleting listrik, kesetrum, hingga risiko kebakaran.

    Mengutip dari Family Handyman, Selasa (6/2/2024), berikut sejumlah hal yang tidak boleh kamu lakukan pada stopkontak ekstensi.


    1. Jangan Pernah Mencolokkan Stopkontak Ekstensi ke Stopkontak Sejenis

    Jika stopkontak ekstensi tidak menjangkau cukup jauh atau membutuhkan colokan tambahan, kamu mungkin akan menambahkan stopkontak ekstensi lainnya. Merangkainya stopkontak ekstensi ke stopkontak lainnya dapat berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan satu atau lebih stopkontak korsleting bahkan terbakar.

    2. Jangan Menggunakan Stopkontak Ekstensi dalam Ruangan Untuk Luar Ruangan

    Selanjutnya, hal yang tidak boleh dilakukan pada stopkontak ekstensi adalah menggunakan stopkontak dalam ruangan di luar ruangan. Meski ada soket ekstensi yang dirancang untuk penggunaan luar ruangan, stopkontak ekstensi di dalam ruangan tidak dirancang untuk tahan terhadap cuaca dan air. Jadi, pastikan stopkontak ekstensi memang secara khusus menyatakan cocok untuk penggunaan di luar ruangan.

    3. Jangan Membebani Stopkontak Ekstensi dengan Penggunaan yang Berlebihan

    Penggunaan stopkontak berlebihan dengan mencolokkan banyak peralatan juga menjadi hal dihindari saat menggunakan stopkontak ekstensi. Setiap stopkontak ekstensi memiliki kapasitas beban, yang berarti hanya dapat mengalirkan daya sebanyak itu melalui sirkuitnya pada waktu tertentu.

    Membebani stopkontak secara berlebihan dapat menimbulkan bahaya kebakaran, melelehkan plastik, dan merusak rumah atau bisnis kamu serta peralatan di sekitarnya. Jika khawatir akan kelebihan beban pada stopkontak ekstensi, luangkan waktu menentukan kebutuhan arus listrik dari semua yang akan kamu sambungkan ke stopkontak tersebut.

    4. Jangan Meletakkan Stopkontak Ekstensi di Bawah Karpet

    Hal yang tidak boleh dilakukan pada stopkontak ekstensi berikutnya adalah meletakkannya di bawah karpet. Listrik bisa menghasilkan panas. Biasanya, hal ini tidak menjadi masalah, tetapi jika kamu meletakkan stopkontak ekstensi di bawah karpet atau di tempat tertutup rapat, hal ini dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

    Selain itu, apabila kamu menginjaknya atau kabel listrik yang terpasang, kamu dapat merusaknya, yang dapat menyebabkan sengatan listrik dan bahaya kebakaran. Jaga keamanan keluarga dan properti kamu dengan memperhatikan bahaya kebakaran tersembunyi lainnya di rumah kamu.

    5. Hindari Mencolokkan Alat Kecantikan ke Stopkontak Ekstensi

    Pengering rambut, alat pengeriting rambut, pelurus rambut, dan alat kecantikan lainnya menghasilkan panas serta menarik cukup banyak arus listrik untuk menghasilkan panas tersebut. Stopkontak ekstensi tidak dirancang untuk menghasilkan arus listrik tinggi yang konsisten seperti itu.

    6. Jangan Memakai Stopkontak yang Sudah Rusak

    Stopkontak yang rusak juga menjadi hal yang tidak boleh dilakukan pada stopkontak ekstensi. Hindari stopkontak ekstensi yang mengeluarkan percikan api saat mencolok. Perhatikan juga pada kabel, jika sudah terkelupas lebih baik jangan digunakan. Jika salah satu soket terbakar, kemungkinan besar ada kerusakan internal di dalam stopkontak ekstensi. Hal tersebut merupakan bahaya kebakaran.

    7. Jangan Membasahi Stopkontak Ekstensi

    Hindari menyentuh stopkontak dalam keadaan tangan basah. Jauhkan juga stopkontak ekstensi dari jangkauan air seperti air minum. Listrik dan air tidak dapat bercampur. Jangan sampai stopkontak ekstensi basah karena hal ini berisiko membuat kamu kesetrum dan semua peralatan yang dicolokkan terbakar.

    Demikian 7 hal ini yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan stopkontak ekstensi. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Memilih Pipa Conduit Alias Pipa Kabel yang Aman untuk Instalasi Listrik


    Jakarta

    Saat memasang instalasi listrik di rumah pasti kamu melihat di dekat saklar lampu atau stop kontak terdapat pipa putih panjang dipasang. Pipa tersebut bernama pipa conduit.

    Menurut eepower.com, pipa conduit adalah pipa plastik atau logam yang mengalirkan kabel listrik dalam suatu instalasi, sekaligus melindungi kabel listrik dari kerusakan dari luar.

    Pipa ini memiliki permukaan yang keras dan tahan tekanan. Meski begitu, pipa conduit mudah untuk dipotong, fleksibel, dan cukup elastis apabila lubangnya perlu diperbesar.


    Cara pemasangan pipa conduit biasanya cukup ditempelkan ke dinding menggunakan klem pipa. Ada pula yang memasang pipa conduit di dalam dinding dengan membuat lubang selebar dan sepanjang pipa conduit yang akan dipasang. Biasanya metode penanaman kabel ini untuk memasang saklar lampu dan stop kontak.

    Pipa conduit memiliki beragam jenis berdasarkan bahannya seperti nilon, baja lapis, aluminium, baja tahan karat, PVC, hingga PVC transparan.

    Lalu bagaimana cara mengetahui pipa conduit yang aman untuk instalasi listrik di rumah? Melansir dari lesso.com, Selasa (6/2/2024) berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih pipa conduit yang tepat.

    1. Daya Tahan

    Instalasi listrik perlu dilindungi dengan maksimal dalam jangka waktu yang lama. Pipa conduit yang berfungsi mencegah gangguan dari luar pasti diharapkan tahan pada perubahan suhu, kedap air, tahan terhadap panas atau paparan sinar matahari.

    Maka lihat dari bahan pipa conduit yakni logam dan tidak logam. Pipa berbahan logam dikatakan tahan terhadap karat, pipa conduit berbahan PVC tidak mudah lembab dan tahan panas, dan pipa berbahan nilon tahan terhadap sinar UV dan fleksibel.

    2. Cara Pemasangan

    Semua pipa conduit mudah untuk dipasang terutama yang berbahan nilon dan PVC karena lebih fleksibel. Maka sebelum membeli, tentukan cara pemasangan pipa condiut, ingin ditempel tanpa membolongi dinding atau di permukaan dinding.

    Apabila ingin dibolongi agar tampilannya lebih rapih, maka pipa conduitt tersebut perlu ditanam di dalam dinding. Risikonya saat ada perbaikan pada listrik maka dinding perlu dibongkar untuk mengeluarkan pipa tersebut.

    Sedangkan untuk pipa conduit yang hanya ditempel di dinding jauh lebih mudah untuk dipasang dan dilepas. Agar pipa tidak menganggu estetika bisa diberi warna yang sama dengan cat dinding.

    3. Kebutuhan Kawat

    Pertimbangkan ukuran kawat, lebar penampang kabel, dan jumlah tikungan dalam satu rangkaian dalam instalasi listrik.

    – Kabel yang digunakan di area yang memiliki instalasi yang rumit seperti di pabrik dan koneksi antar mesin bisa memakai bahan PVC.

    – Untuk melindungi kabel listrik dan telekomunikasi, rangkaian luar ruangan bisa menggunakan bahan nilon.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pernah Buang Ampas Kopi di Saluran Air dan Wastafel, Beneran Deh jangan!


    Jakarta

    Bagi yang suka menyeduh kopi di rumah, setelah selesai menyeruput di permukaan gelas akan terlihat ampas kopi yang tersisa. Ampas kopi yang tertinggal di gelas ini memang tidak larut ketika diseduh.

    Mau tidak mau ampas kopi tersebut menjadi sampah karena sudah tidak dapat diseduh kembali. Cara pembuangannya pun harus di tempat yang benar yakni di tempat sampah. Pembuangan bubuk kopi di wastafel atau tempat pencucian piring hanya akan menyebabkan saluran tersebut tersumbat.

    Gambarannya, ampas kopi yang telah diaduk di dalam gelas saja akan mengendap di bawah gelas. Begitu juga jika dibuang di saluran air, setelah aliran air berhenti, sisa ampas kopi pasti ada yang tertahan di sudut saluran, lama-lama menumpuk dan menghambat saluran air.


    Jika sudah tersumbat cara memperbaikinya bisa dengan menuangkan larutan pembersih khusus untuk pipa. Jika tetap tersumbat, minta bantuan teknisi yang biasa menangani saluran tersumbat. Mereka akan memeriksa tempat sisa makanan tertahan dan membersihkannya.

    Tanda Saluran Tersumbat

    Melansir dari Mr. Rooter pada Selasa (6/2/2024), berikut cara mengetahui saluran air tersumbat.

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.

    • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.

    • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Cara Pengolahan Ampas Kopi

    Jika kamu tidak ingin menyia-nyiakan menjadi sampah, menurut wintershomeservices.com, ampas kopi bisa diolah dan dimanfaatkan untuk keperluan berikut.

    Bahan Eksfoliasi Kulit

    Bagi yang suka menghaluskan kulit dan mengangkat sel kuli mati, bisa coba menggunakan ampas kopi dicampurkan dengan minyak kelapa. Oleskan pada scrub wajah atau tubuh terutama pada bagian lipatan.

    Pupuk Tanaman

    Ampas kopi mengandung mineral penting untuk pertumbuhan tanaman dan kontaminan yang bagus untuk tanah.

    Menghilangkan Bau

    Seperti halnya baking soda, ampas kopi juga bisa menghilangkan bau. Letakkan ampas kopi di wadah terbuka. Kemudian dekatkan ke daerah rumah yang bau atau di belakang kulkas.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lagi Cicil KPR Eh Mendadak Kena PHK, Apa yang Harus Dilakukan?



    Jakarta

    Ancaman badai PHK kini tengah melanda hampir seluruh sektor industri, terutama teknologi. Belum lama ini Snap Inc menyatakan telah melakukan PHK massal kepada sebanyak 10% pegawainya.

    Seperti yang dikutip dari CNN, Selasa (6/2/2024), secara global, ada sekitar 500 pekerja Snap Inc yang terdampak dari PHK massal ini.

    PHK massal membuat pekerja yang terdampak akan mengalami kesulitan finansial. Apalagi bagi mereka yang masih mempunyai cicilan yang harus dilunasi, salah satunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).


    Lalu, apa langkah yang harus diambil ketika sedang dalam situasi tersebut?

    Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho, kamu masih bisa coba bernegosiasi dengan beberapa bank dan pengembang kredit perumahan untuk meminta keringanan kredit.

    “Ada beberapa bank atau developer yang mau dinego untuk penundaan ada juga yang nggak mau. Misal beli rumah langsung ke developer ya, buat mereka juga kan narik rumah yang sudah dijual ya rugi juga,” ungkap Andy dalam diskusinya dengan detikFinance yang dikutip, Selasa (6/2/2024).

    Meski tidak semua penyalur kredit mau bernegosiasi, namun menurut Andy hal ini patut kamu coba lakukan. Intinya, jika ada kesulitan membayar cicilan KPR, sebagai nasabah kredit wajib berkonsultasi ke pengembang dan bank penyalur kredit perumahan.

    “Nah kalau ada etiket baik mau datang, bilang mau menyelesaikan tapi minta keringanan bisa jadi poin baik, mungkin bisa dikasih. Pihak developer dan bank juga tergantung petugasnya sih, siapa yang dihadapi dan SOP-nya developer dan banknya juga sih,” ungkap Andy.

    “Apabila SOP memungkinkan dan orangnya percaya, ada aja dikabulkan, yang jelas hal ini mesti dicoba setidaknya ada etiket baik,” lanjutnya.

    Andy juga mengingatkan jika negosiasi KPR berhasil diringankan, masih ada resiko yang harus diterima. Resikonya yaitu status BI Checking yang dibekukan sehingga sudah tidak dapat mengajukan kredit di tempat lain.

    “Pastinya BI checking akan terblacklist untuk sementara waktu, impact-nya ya kita nggak bisa kredit lagi. Seenggaknya kita dapat kepercayaan dari institusi tersebut,” pungkas Andy.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Dari Mana Datangnya Debu di Rumah? 12 Hal Ini Mungkin Sumbernya


    Jakarta

    Mungkin kamu penasaran? Mengapa masih banyak debu yang menumpuk di rumah meski kamu sudah membersihkannya. Untuk masalah debu menumpuk ini, mungkin kamu lupa untuk membersihkan sumber debu yang ada di rumah.

    Sehingga debu akan terus menumpuk membuat rumah kotor meski kamu sudah membersihkannya berulang kali. Nah, agar pembersihan lebih mudah kamu harus tahu sumber debu itu berasal.

    Mengutip dari Den Garden, Rabu (7/2/2024), berikut beberapa sumber debu yang menumpuk di rumah.


    1. Kotoran dari Jalan, Taman, atau Halaman Rumah

    Sinar matahari dan hujan dapat mengikis aspal atau beton di jalanan, kemudian menciptakan partikel-partikel kecil yang dapat tersapu masuk ke dalam rumah melalui udara. Udara yang masuk ke rumah kamu melalui angin di bawah pintu atau melalui jendela yang terbuka.

    Serta debu yang terbawa dengan sepatu yang kamu kenakan. Di kebun, tanah dan rumput menempel pada sol sepatu kamu. Begitu kamu menyeretnya saat berjalan, tanah dan rumput mengering dan merupakan salah satu kontributor utama debu di rumah.

    2. Serat dari Pakaian

    Pakaian dibuat dari bahan tekstil yang ditenun atau dirajut dengan menggunakan serat mentah seperti wol, katun, poliester, nilon dan akrilik. Adapun seprai umumnya terbuat dari bahan katun, linen atau polyester. Barang-barang ini terus-menerus melepaskan serat saat kamu berpakaian, membuka pakaian, serta merapikan tempat tidur. Kamar tidur mungkin adalah tempat paling kotor karena aktivitas kamu di sana.

    3. Karpet

    Sama seperti pakaian, karpet dan pelapis furnitur sering dibuat dari tekstil sintetis atau alami seperti nilon atau wol. Karena karpet sering diinjak dan dilalui maka membuat serat terbang melalui udara. Selain itu, karpet yang sering diinjak juga akan menjadi magnet debu dan kotoran.

    4. Remah Makanan

    Remah dari makanan seperti roti, kue kering, dan remah sereal adalah sumber debu lain di lantai. Remah-remah makanan ini diinjak-injak dan akhirnya hancur sampai partikel-partikel kecil terangkat ke udara dan mendarat di permukaan.

    5. Kulit Mati dan Rambut dari Tubuh dan Hewan peliharaan

    Rambut di tubuh kamu terus-menerus rontok, baik rambut di kepala, alis, bulu mata, dan bagian tubuh lainnya. Adapun sel-sel baru tumbuh di bawah kulit kamu, sementara lapisan sel terluar dilepaskan menjadi kulit mati.

    6. Tisu dan Lap Dapur

    Kertas tisu terbuat dari serat pulp kayu dan saat kamu bersin atau membersihkan tumpahan dengan tisu, kertas dan seratnya akan hancur.

    7. Bagian Tubuh serangga yang Mati

    Ketika serangga kecil misalnya laba-laba, lalat, tawon, kutu kayu, kumbang tanah, kecoak, ngengat, hingga semut mati, tubuhnya mengering dan kerangka luar mereka yang keras tertinggal, pecah dan menambah kumpulan debu atau kotoran di rumah. Jaring laba-laba juga menumpuk di sudut-sudut ruangan dan berkontribusi pada kotoran.

    8. Jamur dan Bakteri

    Di rumah yang lembab, jamur hitam bisa menjadi masalah di dinding. Bakteri juga bisa menjadi masalah pada tempat yang lembab. Pembusukan atau kekeringan benda yang disebabkan jamur dapat merusak furnitur dan kayu. Spora dari jamur dan serpihan kayu yang rapuh hanyalah sumber debu lainnya di rumah.

    9. Daun, Bunga, dan Serbuk Sari

    Selama musim kemarau, serbuk sari dan kelopak bunga bisa masuk ke dalam ruangan. Di musim hujan yang berangin, daun-daun kering berhembus di pintu. Begitu masuk, semua barang ini mengering dan menjadi berkerut, mudah hancur menjadi partikel berdebu. Daun dan bunga juga bisa berasal dari tanaman dalam ruangan.

    10. Mikroplastik

    Kamu pasti sering mendengar tentang bahaya mikroplastik di lautan dan bahaya yang ditimbulkannya saat tertelan dan terkonsentrasi di kehidupan laut. Semua barang seperti plastik, tas, perkakas dan benda berbahan plastik lain yang kamu gunakan di rumah juga dapat melepaskan partikel plastik kecil saat kamu menggunakannya. Hal ini terjadi sebagai akibat dari keausan dan abrasi saat digunakan saat ditangani atau digosok pada permukaan lain.

    11. Produk Perawatan Pribadi

    Kamu pastinya memiliki sabun, deodoran, kosmetik, hairspray,maupun parfum. Beberapa dari bahan ini jatuh dari tubuh kamu setelah digunakan setelah mengering. Semprotan dari kaleng aerosol tidak selalu mendarat tepat sasaran dan beberapa berakhir di udara, menjadi partikel debu.

    12. Kotoran dan Abu dari Kompor

    Ketika memasak dengan kompor, kerap kali kotoran dan abu muncul sebagai akibat dari pembakaran. Ini dapat berakhir sebagai debu. Selain itu, debu ini sangat ringan dan mudah terbang di udara saat kamu membersihkan kompor.

    Demikian 12 sumber debu yang membuat rumah berdebu. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Keramik Bisa Diinjak Setelah Dipasang? Begini Cara Mengetahuinya


    Jakarta

    Rumah kamu baru saja dipasang keramik baru? Selesai dipasang, kamu ingin melewatinya tetapi ragu apakah sudah bisa diinjak atau belum.

    Keramik yang baru dipasang membutuhkan waktu untuk mengering. Sama seperti jalan aspal atau semen, pemasangan keramik lantai pun demikian. Sebaiknya pilih jalan lain apabila keramik baru saja selesai dipasang.

    Meski permukaan keramik keras dan solid, apabila bahan perekat di bawahnya belum siap untuk diberi tekanan, rawan terjadi retak hingga bergeser.
    Selain itu, tampilan nat yang mengisi celah ubin juga bisa cepat berubah warnanya dan berpotensi menjadi sarang bakteri dan lumut karena masih basah.


    Lalu sebenarnya butuh berapa lama untuk memastikan keramik yang terpasang sudah bisa diinjak? Menurut homelyfixes.com, keramik sebaiknya dibiarkan mengering selama 24 jam. Tetapi waktu pengeringan ubin ini tergantung dengan jenis, ketebalan, dan suhu ruangan tempat dari keramik tersebut terpasang.

    Misalnya keramik akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering dibandingkan porselen. Lalu keramik yang lebih tebal akan lebih lama mengeras dibandingkan ubin yang tipis. Begitu pula dengan suhu udara, jika tempat keramik dipasang terlalu lembap seperti kamar mandi maka perekat membutuhkan waktu lebih lama untuk mengeras.

    Cara Mengetahui Keramik Siap Diinjak

    Melansir dari homelyfixes.com pada Rabu (7/2/2024) ada beberapa cara untuk mengetahui keramik siap untuk diinjak.

    1. Ketuk Permukaan Keramik

      Setelah 24 jam dipasang, kamu bisa mengetuk bagian tengah keramik untuk mengetahui ketahanannya. Bagian pinggir keramik biasanya akan lebih cepat kering karena terkena udara.

      Apabila saat diketuk terdengar seperti kosong atau berongga tidak seperti bagian pinggir yang keras. Lalu permukaan ubin tersebut melengkung dan tidak rata. Hal itu menandakan bagian bawahnya masih lembap dan apabila dipaksakan diinjak ada potensi permukaannya retak.

    2. Tekan Nat

      Sentuh bagian celah ubin untuk mengetahui kondisinya. Nat yang sudah keras berarti sudah keras dan bisa diinjak.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Hias yang Ampuh buat Usir Stres



    Jakarta

    Selain punya tampilan yang cantik, ternyata ada beberapa tanaman hias yang juga berfungsi untuk mengusir stres.

    Nah, buat kamu sedang mencari tanaman hias yang berfungsi sebagai pengusir stres, kamu wajib memilikinya di rumah.

    Lalu, kira-kira apa saja tanaman pengusir stres tersebut? Mengutip dari Home Beautiful, Rabu (7/2/2024), berikut pemaparannya.


    1. Mint

    Tak hanya bisa dijadikan sebagai bahan dasar penyajian makanan dan minuman, sebuah studi oleh Wheeling Jesuit University menemukan bahwa aroma mint yang menyegarkan dapat menurunkan perasaan stres dan meningkatkan kesadaran.

    2. Melati

    Studi penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry menemukan bahwa aroma melati bisa menjadi penyejuk dan meredakan rasa stres pada seseorang.

    3. Lidah Buaya

    Lidah buaya punya banyak manfaat seperti untuk luka bakar matahari, gigitan serangga, melembabkan kulit kamu. Serta juga dapat membersihkan udara dari karsinogen dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Sehingga menghasilkan udara yang lebih baik untuk pernapasan sehingga baik untuk membantu mengurangi rasa stres.

    4. Lavender

    Lavender telah digunakan sebagai aromaterapi selama berabad-abad karena. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BioPsychoSocial Medicine, menemukan bahwa menghirup aroma lavender selama sepuluh menit memiliki efek yang signifikan pada sistem saraf wanita yang menderita gejala pramenstruasi. Ini terutama mengurangi perasaan depresi dan kebingungan.

    5. Kemangi

    Selain untuk lalapan, kemangi bisa mengurangi stres karena mengandung senyawa yang disebut linalool yang telah ditemukan untuk mengurangi aktivitas gen tertentu yang menjadi overdrive selama situasi stres. Coba untuk menambahkan juga ke sajian makanan kamu.

    6. Lidah Mertua

    Lidah mertua atau dikenal sebagai snake plant merupakan salah satu tanaman terbaik untuk memurnikan udara, menurut NASA. Mereka dapat memurnikan udara di siang hari, dan mengeluarkan oksigen di malam hari. Dengan udara bersih penuh oksigen dapat membantu meredam stres pada tubuh.

    Demikian 6 tanaman yang ampuh untuk mengusir stres. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dekor Tangga Rumah Biar Lebih Estetik


    Jakarta

    Tangga merupakan bagian penting bagi rumah yang memiliki lebih dari satu tingkat atau lantai. Fungsi utamanya adalah sebagai penghubung dan akses antarlantai. Namun, tangga nyatanya juga bisa menjadi pemanis tampilan rumah, lho!

    Pada umumnya, tangga dibangun di dekat ruang tamu, ruang keluarga, atau area yang bisa dilihat oleh orang lain yang berkunjung ke rumah. Nah, penempatan tangga seperti inilah yang bisa dijadikan daya tarik tambahan bagi rumah.

    Bagaimana cara mendekorasi tangga agar lebih estetik sehingga menjadi pemanis tampilan rumah? Melansir Wolipop dan Servicesutra, Rabu (7/2/2024), berikut tips mendekorasi tangga rumah agar lebih estetik.


    Pasang Foto dan Hiasan Dinding

    Area dinding di sekitar tangga rumah bisa kamu manfaatkan untuk memajang foto. Dengan penataan yang tepat, kamu bisa menciptakan galeri foto yang estetik di area tangga tersebut, lho!

    Kamu juga bisa memasang hiasan dinding di area tangga tersebut. Hiasan tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari lukisan, pajangan kain, jam dinding, makrame, wallpaper, hingga cermin.

    Tempatkan Ornamen

    Tangga umumnya memiliki area kosong di bagian sudutnya, terutama tangga yang berbentuk U dan L. Nah, area yang kosong ini bisa kamu dekorasi dengan berbagai macam ornamen, lho! Di area kosong ini, kamu bisa menempatkan ornamen, mulai dari guci, vas bunga, lemari kecil, hingga rak buku. Dengan penambahan ornamen yang cukup, area tangga akan tampak semakin cantik dan estetik.

    Beri Pencahayaan

    Jangan biarkan area tangga di rumahmu minim pencahayaan. Pemasangan lampu-lampu hias bisa membuat area tangga menjadi lebih cantik dan estetik. Kamu bisa memasang lampu-lampu tersebut, baik di langit-langit atau pegangan tangga. Jika tangga di rumahmu memiliki area kosong di bagian sudut, kamu juga bisa menaruh lampu berdiri dengan desain yang unik.

    Pasang Karpet

    Kamu juga bisa mendekorasi tangga dengan memasang karpet. Selain bisa mengatasi licin, karpet dengan desain dan motif yang unik bisa mempercantik tampilan rumah. Jangan lupa rutin membersihkan dan mengganti karpet agar tangga tetap dalam keadaan bersih dan estetik.

    Demikianlah tips mendekorasi tangga di rumah agar lebih cantik dan estetik. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Bersihkan Sisa Stiker pada Jendela Seperti di Rumah Abah Jajang


    Jakarta

    Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat yang sempat viral karena pemandangannya kini dipenuhi oleh berbagai stiker yang ditempel oleh para pengunjung. Hal ini membuat Abah Jajang kesulitan untuk melihat pemandangan alam yang indah dari dalam rumahnya.

    Abah Jajang, mengatakan stiker itu dipasang oleh wisatawan sebagai kenang-kenangan mereka sudah berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Iya dipasang sama pengunjung. Mau nolak tidak enak Abah. Karena kan Abah ingin semua jadi keluarga Abah,” tuturnya, dikutip dari detikJabar, Rabu (7/2/2024).


    Di sisi lain, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, dari pihaknya akan menyediakan tempat khusus untuk pemasangan stiker dan ucapan kesan ataupun pesan selama berkunjung ke Rumah Abah Jajang.

    “Nanti kita siapkan ruang khusus untuk pemasangan stiker atau menuliskan kata-kata terkait kunjungannya ke rumah Abah Jajang. Supaya tidak mengotori atau merusak keindahan rumah aslinya,” kata dia.

    Apabila tempat tersebut sudah ada, stiker-stiker yang ada di kaca jendela itu bisa saja dibersihkan. Namun, ketika dibersihkan biasanya masih akan ada sisa-sisa stiker yang menempel pada bagian kaca.

    Tak hanya perekatnya saja, kadang-kadang permukaan depan stiker juga sulit dibersihkan. Salah satu caranya, jika bagian depan stiker atau label terbuat dari kertas, kamu bisa menghilangkannya dengan air biasa.

    Selain itu, masih ada berbagai cara lainnya. Dilansir dari The Spruce, Rabu (7/2/2024) berikut ini cara membersihkan bekas lem stiker di jendela.

    1. Pakai Uap Panas

    Beberapa perekat akan mudah lepas jika terkena panas maupun uap panas. Kamu bisa menggunakn pengering rambut atau hairdryer, heat gun, atau setrika uap dan arahkan ke stiker selama 1-2 menit. Setelah perekat mulai meleleh, segera kelupas stiker dengan pengikis. Sebab, jika sudah dingin kemungkinan perekatnya akan menempel kembali.

    2. Pakai Air Hangat

    Jika label atau stiker yang menempel di permukaan kaca dapat direndam di ember atau bak cuci, rendam di air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring. Label yang terbuat dari kertas biasanya akan mudah dibersihkan pada permukaan kaca setelah direndam satu jam.

    Kalau permukaan kacanya tidak bisa direndam, kamu basahkan tisu dan taruh di atas stiker atau label itu. Diamkan selama 30 menit dan periksa apakah labelnya sudah bisa dilepas atau belum.

    Kamu juga bisa mengangkat stiker atau label dengan ujung kartu kredit atau pisau tumpul. Nah, kalau sudah tidak ada perekat yang tersisa, kamu bisa bersihkan permukaan kaca dengan pembersih kaca dan kain mikrofiber.

    3. Pakai Rubbing Alcohol atau Alkohol Isopropil

    Gunakan beberapa tetes alkohol isopropil atau alkohol gosok pada kapas atau tisu dan basahkan stiker. Setelah stiker mulai basah, tunggu minimal 10 menit dan gunakan pengikis plastik untuk melepas label dan perekatnya. Jangan gosok terlalu kencang karena bisa menggores kaca.

    Jika masih ada sisa-sisa lem, oleskan kembali alkohol ke residu yang ada. Setelah selesai, kamu bisa mengelap permukaan kaca dengan kain mikrofiber untuk menghilangkan perekatnya.

    4. Pakai Minyak, Mentega, atau Selai Kacang

    Membersihkan residu stiker juga bisa pakai berbagai macam minyak sayur, mentega, margarin, atau bahkan minyak kacang. Oleskan beberapa tetes minyak ke tisu dan basahkan stiker atau gosokkan lemak padat (margarin atau mentega atau selai kacang) pada stiker.

    Selanjutnya, tutup bagian yang sudah di basahkan dengan bungkus plastik dan rekatkan dengan selotip. Diamkan setidaknya selama 30 menit lalu kikis stiker tersebut. Cuci dengan air sabun hangat atau bersihkan dengan pembersih kaca.

    Itulah beberapa cara menghilangkan lem stiker di kaca jendela. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com