Author: Gak Ganti Gambar

  • Ini Alasan Toren Sering Dipasang di Atas Rumah dan Tinggi Idealnya



    Jakarta

    Toren merupakan penampungan air yang wajib ada di rumah. Bentuknya seperti botol air minum, tetapi ukurannya dua hingga tiga kali lebih besar dari badan manusia. Di bagian atasnya terdapat penutup dan bagian bawah biasanya terdapat pipa yang menancap.

    Jika detikers perhatikan, kebanyakan toren diletakkan di atas rumah. Ada yang sejajar dengan atap atau diletakkan pada sebuah tower. Padahal toren ukurannya cukup besar dan ketika diisi air bobotnya akan bertambah berkali-kali lipat, kenapa justru diletakkan di atas?

    Ternyata alasannya cukup sederhana. Menurut Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega posisinya yang berada di atas akan memudahkan air turun dan mengalir ke seluruh rumah. Hal ini sejalan dengan konsep gravitasi. Alhasil air dapat bergerak tanpa perlu bantuan pompa tambahan.


    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengin enggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Lantas, apakah salah jika meletakkan toren di bawah?

    Mega mengatakan tidak ada masalah jika ingin meletakkan toren air di bawah atau sejajar dengan rumah. Namun, toren tersebut harus dilengkapi dengan pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Bagi yang ingin meletakkan toren air di atas rumah, perhatikan pula ketinggiannya karena tidak bisa sembarangan. Ketinggian maksimal toren air adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara itu, paling pendek pemasangan toren air adalah 3 meter. Jarak tersebut cukup untuk air turun tanpa pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” jelasnya.

    Selain itu, sekarang toren air ada yang memiliki bukaan di bagian bawah. Model tangki tersebut memerlukan kaki penyangga sehingga tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap atau tanah.

    Itulah alasan dan tinggi ideal pemasangan toren di atas rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ternyata Got Bisa Longsor dan Bikin Rumah Roboh



    Jakarta

    Saat musim hujan, bukan hanya kondisi bangunan yang harus dicek berkala, melainkan drainase atau got di depan rumah. Sebab, jalur utama air hujan mengalir dan tertampung ketika hujan adalah got atau drainase tersebut.

    Bencana yang akan terjadi apabila ada masalah pada drainase bukan hanya banjir, melainkan ada potensi terjadi tanah longsor dan rumah retak karena permukaannya yang menurun. Hal ini jauh lebih berbahaya daripada banjir karena keseluruhan struktur bangunan bisa terancam apabila struktur tanahnya longsor.

    Kontraktor sekaligus CEO SobatBangun Taufiq Hidayat memberikan gambaran bahwa ketika hujan, debit air yang mengalir di dalam got atau drainase akan meningkat. Hakikatnya got tersebut pasti dibuat agak menurun agar air dapat cepat bergerak. Semakin miring kontur tanah dan gotnya, maka debit air yang lewat di drainase tersebut semakin cepat.


    Debit air tersebut dapat menggerus tanah. Semakin deras debit airnya, tanah di permukaan got akan semakin mudah terkikis terbawa air. Oleh karena itu, jika detikers perhatikan, sekarang semakin banyak got atau drainase sudah ditutup semen, beton, atau material yang lebih tahan air.

    “Kalau sudah kecepatan arus tinggi, pasti akan timbulkan gesekan di badan saluran. Makanya salurannya itu harus gorong-gorong beton, harus ada pasangan batu kalinya. Kalau nggak ada, tanah itu akan dikit-dikit tergerus. Tergerus sesuai dengan arah aliran. Kalau di dekatnya ada bangunan, dia akan menggerus terus di bawahnya bangunan. Bangunannya akan kena,” kata Taufid saat dihubungi detikcom pada Rabu (12/11/2025).

    Untuk mengamankan dari gerusan tersebut, kata Taufiq, badan got atau drainase harus dipasang pelindung, seperti beton, batu kali, turap baja, hingga cerucuk bambu.

    Selain melindungi badan got, antara rumah dengan jalan raya juga sebaiknya ada ruang kosong untuk serapan air. Mengenai jaraknya, kata Taufiq, mengikuti dengan aturan dari Garis Sempadan Bangunan (GSB), yakni jarak terdekat bangunan terhadap tepi jalan. Jarak ini dihitung dari batas terluar ruang milik jalan (rumija) hingga batas terluar muka bangunan. Dengan kata lain, wilayah GSB tidak boleh dibangun bangunan.

    Mengutip dari laman Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, lahan yang boleh dan tidak boleh dibangun dan berfungsi sebagai daerah hijau dan resapan air: rumah di tepi jalan raya memiliki GSB 3 meter, sehingga diperbolehkan membangun sampai batas 3 meter tepi jalan raya.

    Terakhir, Taufiq mengungkapkan got atau drainase tidak bisa dibuat sembarangan, lebar dan tingginya harus menyesuaikan dengan besar debit air yang lewat setiap saat.

    Cara perhitungannya adalah dengan menjumlahkan debit air dari daerah aliran sungai (DAS) dan air dari limbah rumah tangga.

    “Jadi debit air yang diakibatkan karena hujan itu berapa. Dari debit air bisa diukur kalau misalnya lebar salurannya itu satu meter, tingginya akan berapa. Nah kayak gitu, itu ada perhitungannya semua,” terangnya.

    Kemudian, air limbah rumah tangga merupakan air kotor yang dibuang ke got atau drainase, seperti setelah mencuci piring, mandi, memasak, hingga mencuci pakaian. Namun, kontribusinya tidak sebesar DAS karena biasanya yang menyebabkan banjir adalah air dari daerah aliran sungai.

    “Yang paling besar ya dari hujan. Yang menyebabkan banjir kan nggak ada dari buangan rumah tangga, nyuci piring, nyuci baju itu jadi banjir, kan nggak ada. Ada juga kalau salurannya mampet tergenang. Tapi kalau banjir atau peristiwa yang itu tadi biasanya karena ada hujan yang besar, terus saluran tidak menampung, kemudian airnya itu bisa merusak badan saluran dan bisa juga menimbulkan banjir,” jelasnya.

    Itulah hal-hal yang harus diperiksa dari got atau drainase di depan rumah agar tidak membahayakan rumah, terutama ketika musim hujan. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Hantu! Ini Alasan Kenapa Suka Ada Suara Misterius di Rumah


    Jakarta

    Pernah dengar bunyi-bunyi di sekitar rumah? Terkadang ada suara yang muncul dari perabotan dan bangunan rumah.

    Tenang saja, suara itu bukan karena alasan horor ya. Bunyi tersebut pastinya ada penyebabnya, misalnya terjadi kerusakan.

    Jika merasa terganggu dengan bunyi-bunyi di rumah, pemilik perlu mencari sumber masalahnya. Dengan begitu, pemilik akan tahu cara mengatasinya.


    Penyebab Bunyi Mengganggu di Rumah

    Penyebab kemunculan bunyi mengganggu di sekitar rumah, dikutip dari family handyman, Rabu (12/11/2025).

    1. Kulkas Berisik

    Suara bising yang muncul dari kulkas bisa disebabkan oleh kompresor, motor kipas kondensor, atau motor kipas evaporator. Solusi terbaik untuk mengatasi suara kompresor yang terlalu berisik adalah membeli kulkas baru. Berbeda dengan motor kipas, pemilik bisa menggantinya dengan yang baru.

    2. Siulan Angin

    Jika mendengar suara siulan, bisa saja itu hanya embusan dari angin kencang di luar rumah. Kemungkinan jendela tidak tertutup rapat atau ada celah sehingga menimbulkan suara tersebut. Pastikan jendela rapat memastikan jendela tertutup rapat biar enggak muncul bunyi.

    3. Pintu Berderit

    Bunyi pintu berderit sangat mengganggu, apalagi kalau seseorang sedang beristirahat di rumah. Suara itu karena gesekan pada engsel, apalagi kalau ada karat.

    Atasi pintu berderit dengan menyemprotkan pelumas atau semprotan silikon. Jika masih berisik, copot pin engsel dan gosok karat atau korosinya. Lalu, lapisi pin dengan pelumas sebelum memasangnya kembali.

    4. Letupan Water Heater

    Suara letupan atau gemericik di water heater menandakan penumpukan sedimen yang berlebihan di dalam tangki. Suaranya muncul dari gelembung uap. Jika sudah seperti ini, tangki water heater perlu dibersihkan.

    5. Getaran Pintu

    Kalau mendengar getaran dari pintu, itu tandanya ada banyak celah pada pintu. Untuk memperbaiki pintu, coba kurangi atau hilangkan celah tersebut. Salah satu caranya bisa dengan mengisi celah pintu dengan semacam bumper tipis.

    Itulah beberapa biang kerok bunyi aneh dan mengganggu di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hak Pakai Tanah Bisa Diperbarui, Ini Syarat dan Kisaran Biayanya


    Jakarta

    Sertifikat hak pakai sangat penting untuk dimiliki agar punya kepastian hukum saat menggunakan tanah. Hak pakai tanah memang ditentukan dengan batas waktu tertentu, tapi masih bisa diperbarui.

    Nah, untuk memperbarui hak pakai tanah, ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu misalnya seperti jangka waktu hak pakai. Berikut ini informasinya.

    Jangka Waktu Hak Pakai

    Menurut PP Nomor 18 tahun 2021 pasal 52, jangka waktu hak pakai bisa berbeda-beda. Contohnya pada hak pakai di atas tanah negara dan tanah hak pengelolaan, itu bisa diberikan paling lama untuk 30 tahun, diperpanjang paling lama untuk 20 tahun, dan diperbarui paling lama untuk jangka waktu 30 tahun. Tapi setelah jangka waktu pemberian, perpanjangan, dan pembaruan selesai, tanah hak pakai kembali lagi menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah hak pengelolaan.


    Berbeda dengan hak pakai yang ada di atas tanah hak milik. Untuk jangka waktu hak pakai di atas tanah hak milik diberikan waktu paling lama 30 tahun dan dapat diperbarui dengan akta pemberian hak pakai di atas tanah hak milik.

    Sementara itu, kalau hak pakai selama dipergunakan, misalnya yang diberikan untuk pemerintah daerah, itu bisa dipergunakan dengan jangka waktu yang tidak ditentukan selama dipergunakan dan dimanfaatkan.

    Kriteria Hak Pakai Bisa Diperpanjang

    Hak pakai di atas tanah bisa diperpanjang selama memenuhi kriteria. Berikut ini informasinya berdasarkan PP nomor 18 tahun 2021 pasal 55.

    Hak Pakai di Atas Tanah Negara

    Hak Pakai di Atas Tanah Negara bisa diperpanjang atau diperbarui atas permohonan pemegang hak apabila memenuhi syarat:

    – tanahnya masih diusahakan dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat, dan tujuan pemberian hak;
    – syarat-syarat pemberian hak dipenuhi dengan baik oleh pemegang hak;
    – pemegang hak masih memenuhi syarat sebagai pemegang hak;
    – tanahnya masih sesuai dengan rencana tata ruang; dan
    – tidak dipergunakan dan/atau direncanakan untuk kepentingan umum.

    Hak Pakai di Atas Tanah Hak Pengelolaan

    Hak pakai di atas tanah hak pengelolaan bisa diperpanjang atau diperbarui atas permohonan pemegang hak pakai apabila memenuhi syarat seperti pada Hak Pakai di Atas Tanah Negara dan mendapat persetujuan dari pemegang hak pengelolaan.

    Hak Pakai di Atas Tanah Hak Milik

    Hak pakai di atas tanah hak milik bisa diperpanjang atau diperbarui asalkan ada kesepakatan dengan pemegang hak milik dengan pemberian hak pakai baru dengan akta yang sudah dibuat oleh pejabat pembuat akta tanah (PPAT) dan hak itu harus didaftarkan ke kantor pertanahan.

    Permohonan pembaruan hak pakai diajukan paling lama dua tahun setelah berakhirnya jangka waktu hak pakai.

    Syarat Pembaharuan Hak Pakai

    Hak pakai dengan jangka waktu ini diberikan ke WNI, badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia, badan hukum asing yang punya perwakilan di Indonesia, badan keagamaan dan sosial, serta orang asing.

    Nah, pemilik bisa melakukan pembaharuan hak pakai ke kantor pertanahan terdekat. Berikut ini syarat pembaharuan hak pakai perseorangan WNI dilansir dari aplikasi Sentuh Tanahku.

    Persyaratan

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup
    2. Surat kuasa apabila dikuasakan
    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum
    5. Sertifikat Asli
    6. Fotokopi KTP dan para pihak penjual-pembeli dan / atau kuasanya
    7. Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat / keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang
    8. Fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)

    Keterangan:
    – Identitas diri
    – Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon
    – Pernyataan tanah tidak sengketa
    – Pernyataan tanah dikuasai secara fisik

    Biaya dan Lama Prosesnya

    Biaya dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing-masing bidang pemecahan. Di website Kementerian ATR/BPN maupun aplikasi Sentuh Tanahku bisa dilakukan simulasi biaya untuk pembuatan sertifikat hak pakai.

    Misalnya, luas tanah yang ingin digunakan adalah 300 meter persegi untuk kegiatan non-pertanian di Provinsi Jawa Barat, maka perkiraan biaya yang harus dibayarkan yaitu Rp 572.000. Rinciannya, biaya pengukuran Rp 160.000, biaya pemeriksaan tanah Rp 362.000, dan biaya pendaftaran Rp 50.000.

    Untuk penerbitan sertifikatnya kurang lebih 18 hari kerja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Cari Makan, Ini Alasan Kelabang Muncul di Rumah dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Kelabang merupakan salah satu jenis hewan melata. Ukurannya kecil sekitar 2,5-7,6 cm dan bergerak cukup gesit sehingga sering kali ketika hendak menangkapnya justru kehilangan jejak.

    Kelabang memiliki warna tubuh hitam kemerahan. Lalu, kaki-kakinya cukup banyak, ramping, dan panjang. Tubuh mereka bisa meliuk meskipun tidak se-elastis kaki seribu.

    Hewan ini bisa hidup di daerah tropis. Namun, bukan berarti mereka senang di daerah yang kering, kelabang kerap ditemukan di tempat yang lembap. Selain itu, kelabang merupakan hewan yang hidup di malam hari atau nokturnal. Mereka biasa memangsa kecoak, cacing tanah, ngegat, hingga kutu busuk.


    Alasan kelabang datang selain mencari makanan adalah mereka menemukan tempat gelap yang pas untuk bersembunyi, seperti di sudut dan celah rumah yang gelap. Bisa juga karena cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, udara dingin, atau gelombang panas sehingga mereka tidak bisa hidup di luar rumah.

    Penghuni rumah harus jauh-jauh dari hewan melata satu ini karena apabila terkena racunnya bisa bengkak, gatal, hingga kemerahan. Bahkan ada anjuran untuk berdoa dan memohon berlindung dari hewan melata ini. Berikut doanya.

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Arab latin: A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘aynin lāmmah.

    Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat.”

    Setelah memahami betapa berbahayanya hewan kecil ini, sekarang saatnya untuk mengetahui cara membersihkan atau mengusir kelabang dari rumah.

    Cara Mengusir Kelabang

    Dilansir dari The Spurce, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai untuk mengusir kelabang dari rumah.

    Para ahli sepakat bahwa cara terbaik untuk mengusir kelabang adalah dengan menyingkirkan sumber makanannya terlebih dahulu.

    “Menjaga rumah Anda bebas dari hama adalah salah satu pencegah yang paling efektif, karena menghilangkan sumber makanan mereka,” jelas ahli entomologi Kris Bagnara, seperti yang dikutip pada Rabu (12/11/2025).

    Kemudian, pastikan rumah selalu rapi dan bersih. Menjaga agar tidak ada barang atau remah makanan yang berserakan. Lalu, tutup semua celah dan retakan yang berpotensi menjadi akses masuk bagi kelabang. Celah tersebut umumnya berada di sekitar jendela, pintu, atau lubang pembuangan.

    Terakhir adalah jangan biarkan rumah lembap karena kelabang paling suka tempat yang lembap. Selain itu, ruangan yang lembap juga dapat berbahaya bagi kesehatan penghuninya karena bisa memicu pertumbuhan black mold.

    “Gunakan dehumidifier, perbaiki kebocoran air, dan bersihkan talang air yang tersumbat untuk membuang genangan air dan mengurangi kelembapan yang mungkin terkumpul,” saran Bagnara.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kelabang. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Beli Lagi, Begini Cara Tanam Jahe di Rumah


    Jakarta

    Menanam jahe tidak perlu memiliki lahan yang luas, tanaman herba ini bisa tumbuh subur bahkan di dalam ruangan. Jadi, nggak ada lagi alasan nggak punya jahe di rumah karena kelupaan beli, kan bisa ditanam sendiri di rumah.

    Kenapa kita harus punya persediaan jahe di rumah? Manfaat jahe sangat banyak, mulai dari sebagai obat herbal, bahan masakan, bisa menyerap bau tak sedap pada makanan, tubuh, dan ruangan, hingga memiliki sifat anti-bakteri dan jamur.

    Manfaatnya yang banyak dan bisa untuk segala macam kebutuhan, jahe perlu tersedia setiap minggu di dapur. Oleh karena itu, daripada membeli di pasar dengan harga mahal, lebih baik menanam sendiri di rumah.


    Dilansir dari Martha Stewart, Jahe dapat ditanam dari akar yang dorman (rimpang). Cara jahe tumbuh mirip dengan kentang yang tumbuh dari tunas. Berikut langkah-langkah menanam jahe di dalam rumah.

    1. Beli Jahe Sehat

    Untuk menggandakan jahe, tentu membutuhkan jahe dahulu. Bukan dari bibit kecil. Ukuran jahe yang dibutuhkan tidak boleh kecil. Satu potong jahe seberat 230 gram sudah cukup.

    “Jahe itu pasti organik karena beberapa jahe non-organik telah diradiasi atau disemprot dengan inhibitor pertumbuhan, yang dapat mencegah jahe bertunas,” kata Ian Jerolmack, pemilik dan pengelola Stonecipher Farm, dikutip dari Martha Stewart, Kamis (13/11/2025).

    2. Rendam Jahe

    Langkah kedua adalah rendam jahe di dalam air selama satu hari sebelum ditanam di tanah untuk mempercepat perkecambahan. Sebagai catatan, cara ini tidak menjamin pertumbuhan akan sehat atau subur.

    3. Tanam Jahe

    Masukkan jahe ke dalam wadah yang sudah diisi tanah. Tanam sekitar 5 cm di bawah permukaan tanah. Alasannya agar jahe tidak cepat mengering.

    4. Simpan Jahe di Tempat Hangat

    Ini bagian yang penting. Jahe dapat tumbuh cepat di tempat yang hangat, seperti di atas kulkas (yang menghasilkan panas) atau ruangan yang minim ventilasi.

    Hindari menanam jahe di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Kuncinya adalah jahe perlu berada di sekitar area yang panas bukan yang tersiram sinar matahari. Sebab, sinar matahari tidak terlalu penting sampai tanaman menumbuhkan daun.

    “Hal terpenting saat menanam jahe adalah menjaga suhu pada 21 derajat Celcius atau lebih hangat, bahkan hingga 32 derajat Celcius,” ujar Jerolmack.

    5. Waktu Penyiraman

    Setelah itu, siram jahe seminggu sekali, tetapi air yang digunakan jangan terlalu banyak. Air di sini hanya untuk membantu tunas tumbuh karena bagian tersebut harus lembap di dalam tanah.

    6. Pindahkan ke Pot Baru

    Waktu tunggu untuk tunas Jahe rimbun sekitar 6-8 minggu, tetapi proses ini terkadang memakan waktu berbulan-bulan (terutama jika suhu tidak cukup hangat). Setelah daun jahe tambah tinggi dan besar pindahkan ke pot permanen.

    Itulah langkah-langkah menanam jahe di dalam ruangan, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelihatan Sepele, Tapi 4 Kebiasaan Ini Bikin Sofa Cepat Jebol!


    Jakarta

    Sofa merupakan salah satu perabotan penting di rumah. Kehadiran sofa dapat membantu penghuni maupun tamu yang datang merasa nyaman saat mengobrol di ruang tamu.

    Agar sofa bisa digunakan dalam waktu lama, maka perlu dirawat dan dibersihkan secara berkala. Namun terkadang, ada sejumlah kebiasaan yang ternyata dapat memperpendek usia pakai sofa.

    Kalau sofa sudah rusak, seperti sudah tidak terasa empuk saat diduduki atau sandarannya mulai goyang, maka dapat mempengaruhi rasa kenyamanan. Mau tak mau harus merogoh kocek lagi untuk membeli sofa baru.


    Ingin tahu apa saja kebiasaan buruk yang membuat sofa di rumah jadi cepat rusak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kebiasaan Buruk yang Bikin Sofa Cepat Rusak

    Semahal apa pun sofa yang kamu beli, tentu akan cepat rusak jika tidak dirawat dengan baik. Dilansir situs Real Digest, Kamis (13/11/2025), berikut sejumlah kebiasaan buruk yang bikin sofa cepat rusak:

    1. Duduk di Lengan Sofa

    Kebiasaan ini dapat memperpendek usia pakai sofa di rumah. Sebab, lengan sofa tidak dirancang untuk diduduki atau diinjak dengan beban berat.

    Seiring waktu, lengan sofa bisa rusak bahkan patah jika terlalu sering diduduki. Untuk memperbaikinya tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit.

    2. Lompat-lompat di Sofa

    Bagi si kecil, melompat-lompat di sofa merupakan hal yang seru. Namun, kebiasaan ini bisa memicu kerusakan pada sofa sehingga tak bisa digunakan dalam waktu lama.

    Sofa yang sering diinjak-injak akan menghilangkan keempukannya, sehingga kurang terasa nyaman saat diduduki. Bisa saja tubuh akan terasa pegal-pegal karena terlalu lama duduk di sofa yang sudah tidak empuk.

    3. Duduk di Sandaran Sofa

    Selain lengan sofa, si kecil terkadang terbiasa duduk di sandaran sofa. Kebiasaan buruk ini juga membuat umur sofa jadi lebih pendek karena semakin cepat rusak.

    4. Makan dan Minum di Sofa

    Kebiasaan yang satu ini banyak dilakukan oleh penghuni rumah. Biasanya, makan di sofa bareng keluarga dilakukan sambil menonton TV di ruang tamu.

    Meski terasa nyaman, tapi kebiasaan ini berisiko menyebabkan sofa jadi kotor karena ada sisa-sisa makanan dan minuman yang tumpah.

    Kalau ada noda makanan, sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menempel dan membekas. Bersihkan sofa dengan kain lap basah, lalu dikeringkan dengan tisu dapur atau kain microfiber kering.

    Itulah empat kebiasaan yang ternyata membuat sofa di rumah jadi cepat rusak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Yang Mau Bangun Rumah, Ini Kisaran Harga Bata Merah Berbagai Ukuran


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pemilik perlu menyiapkan material untuk membangun bagian dinding. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah batu bata merah.

    Bata merah merupakan bahan dinding yang terbuat dari tanah liat. Tanah liat itu dibentuk, lalu dibakar dengan suhu yang tinggi.

    Bahan ini mudah didapatkan di toko bangunan maupun melalui marketplace. Nah, sebaiknya pemilik rumah cari tahu dulu kisaran harga bata merah di pasaran.


    Kisaran Harga Bata Merah

    Harga bata merah bervariasi tergantung jenis dan ukurannya. Pemilik rumah bisa memilih sesuai kebutuhan.

    Lalu, pembeliannya bisa dihitung secara satuan maupun eceran. Namun, penjual biasanya menetap jumlah minimum yang harus dibeli.

    Berikut ini harga bata merah di sejumlah toko bangunan online berdasarkan pantauan detikProperti di e-commerce, Kamis (13/11/2025).

    Bata Merah Eceran

    • Bata merah 20 x 10 x 5 cm: Rp 651/buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 550-635/buah
    • Bata merah 17 x 8,5 x 4 cm: Rp 600/buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 700-895/buah
    • Bata merah press 19 x 9 x 3,5 cm: Rp 490/buah
    • Bata merah press 18 x 8 x 4 cm: Rp 550/buah
    • Bata merah press jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 800-950/buah
    • Bata merah press jumbo 18 x 10 x 4,5 cm: Rp 600/buah

    Bata Merah Paket

    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 635.000/1.000 buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4,5 cm: Rp 4.935.000/10.000 buah
    • Bata merah jumbo 19 x 9 x 4 cm: Rp 601.000/1.000 buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: RP 4.399.000/6.000 buah
    • Bata merah press 21 x 10 x 4 cm: RP 480.000-500.000/1.000 buah
    • Bata merah press 16 x 18 x 4 cm: RP 4.800.000/10.000 buah
    • Bata merah press jumbo 24 x 12 x 5,5 cm: RP 1.200.000/1.000 buah

    Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

    Salah satu keunggulan bata merah adalah harganya yang cenderung terjangkau. Namun, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh pemilik rumah sebelum beli bata merah.

    Dikutip dari catatan detikProperti, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bata merah.

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Dapat menahan panas
    • Estetik untuk desain tradisional dan modern
    • Ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Bobotnya cukup berat
    • Mudah menyerap air
    • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
    • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

    Itulah kisaran harga bata merah sesuai ukurannya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu, Lebih Bersih dan Sehat!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala agar rumah jadi lebih bersih, sehingga bebas dari debu dan kotoran yang dapat memengaruhi kesehatan.

    Namun, debu dan kotoran terkadang bisa muncul dengan cepat sehingga mengotori rumah lagi. Padahal, kamu baru saja membersihkan rumah beberapa jam sebelumnya.

    Meski debu dapat dibersihkan, tapi proses pembersihannya dapat memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Hati juga menjadi jengkel karena debu yang kembali muncul terus-menerus.


    Sebenarnya, ada sejumlah tips agar rumah bebas debu meski sudah dibersihkan. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tips Sederhana Agar Rumah Bebas Debu

    Sejumlah pakar kebersihan membeberkan beberapa tips sederhana agar rumah bebas dari debu, bahkan hingga berminggu-minggu. Dilansir situs The Spruce, Kamis (13/11/2025), berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Debu Pakai Kain Lembap

    Debu yang menempel di permukaan meja, lemari, karpet, atau perabotan rumah bisa dibersihkan pakai vacuum cleaner atau kemoceng. Namun, cara ini belum efektif mengangkat partikel debu secara menyeluruh.

    Pakar kebersihan dari Filthy Clean Bree Uebergang menyarankan penggunaan kain lembap untuk mengatasi debu. Jika material rentan tergores maka disarankan pakai kain microfiber yang halus.

    “Menyedot debu hanya akan mengangkat sebagian partikel-partikel debu. Pakai kain lap lembap dengan cara melipatnya menjadi empat bagian, lalu balikkan ke sisi yang bersih saat Anda mengelapnya,” ujarnya.

    2. Bersihkan Perabotan dari Sisi Atas ke Bawah

    Banyak pemilik rumah yang mengeluh karena masih ditemukan banyak debu meski sudah dibersihkan. Masalah ini bisa terjadi karena teknik membersihkan yang kurang tepat.

    Pakar kebersihan Marla Mock mengatakan cara yang tepat membersihkan debu di rumah yakni dari atas ke bawah. Sebagai contoh, bersihkan dulu bagian atas lemari, baru setelah itu mengelap debu di bagian dalam dan bawah lemari.

    Teknik bersih-bersih ini juga bisa dilakukan dengan membersihkan bagian langit-langit dan kipas angin gantung terlebih dulu, lalu perlahan turun ke jendela, dan terakhir ke area lantai.

    “Ingat, gravitasi sangat memengaruhi proses bersih-bersih di rumah,” ungkap Mock.

    3. Cuci Kain Secara Berkala

    Mock mengatakan debu dapat terus muncul karena kain yang ada di rumah jarang dibersihkan, seperti kain seprai, kain selimut, hingga gorden. Semakin kotor kain tersebut maka bisa muncul tungau debu yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

    “Debu dan tungau dapat terperangkap di seprai, gorden, dan kain lainnya di rumah,” ungkapnya.

    Mock menganjurkan untuk rutin mencuci kain setiap seminggu sekali dengan menggunakan air panas. Khusus gorden dapat dicuci setiap sebulan sekali.

    “Cuci kain seprai dengan air panas dengan suhu minimal 54 derajat Celcius untuk membunuh tungau debu,” pungkas Mock.

    Demikian tiga tips sederhana agar rumah bebas debu menurut sejumlah pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lampu Sering Berkedip? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Lampu terkadang bisa berkedip dalam beberapa situasi. Kedap-kedip di sini maksudnya lampunya mati-nyala berulang kali.

    Padahal, tidak ada yang bermain dengan sakelar lampu. Nah, sebenarnya lampu kedap-kedip bisa menandakan suatu masalah.

    Lalu, kenapa lampu berkedip ya? Berikut ini penjelasannya.


    Penyebab Lampu Berkedip

    Inilah beberapa alasan lampu mati-nyala sendiri, dikutip dari Family Handyman.

    1. Soket Harus Diganti

    Jika lampu berkedip, bisa saja ada kerusakan pada soket. Soket adalah tempat untuk memasang bohlam. Setelah sudah lama digunakan, soket dapat mengalami kerusakan atau korosi karena sering terkena panas.

    2. Sakelar Tidak Serasi

    Sakelar berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Kemungkinan sakelar tidak serasi atau tidak kompatibel kalau lampu sampai berkedip. Sebaiknya, pastikan aliran kedua benda itu setara sebelum membelinya.

    3. Sirkuit Kelebihan Beban

    Lampu dapat berkedip ketika aliran listrik kelebihan beban. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh terlalu banyak perangkat elektronik dinyalakan secara bersamaan sehingga sirkuitnya kelebihan beban.

    4. Masalah Kabel

    Nah, kalau kedipan terjadi pada semua lampu di rumah, berarti ada masalah pada panel listrik.

    5. Sakelar Sudah Lama

    Terakhir, sakelar yang sudah berumur membuat lampu berkedip. Sakelar yang termakan usia dapat terpengaruh kualitasnya. Fungsinya menurun karena pegas sudah aus atau ada sambungan kabel yang kendur. Hal ini mempengaruhi sinyal yang diterima lampu.

    Itulah penyebab lampu berkedip. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com