Author: Gak Ganti Gambar

  • Jangan Buang Air Rebusan Mie Instan ke Saluran atau Kamu Akan Menyesal



    Jakarta

    Mie adalah makanan yang disantap dengan cara direbus terlebih dahulu sebab rata-rata mie dijual dalam kondisi keras. Kemudian air bekas rebusan tersebut ada yang ikut disantap dan ada pula yang langsung dibuang.

    Biasanya dimana kamu membuang air bekas merebus mie? Apakah di saluran dapur atau wastafel? Ternyata air bekas merebus mie seharusnya tidak dibuang ke saluran. Hal ini dikarenakan pada air bekas merebus mie mengandung minyak yang tidak bisa terurai dengan hanya dibuang ke saluran air.

    Minyak tersebut bisa tertinggal di sela-sela pipa dan seiring waktu semakin banyak air bekas merebus mie yang dibuang akan terjadi penumpukan dan menghambat pada saluran air rumah. Ini tidak hanya berlaku pada minyak dari merebus mie saja tetapi untuk semua minyak dari semua jenis olahan makanan.


    Apabila saluran air sudah tersumbat karena minyak atau benda lainnya, coba tuangkan campuran sedikit deterjen dengan air panas. Larutan detergen dan air panas ini dipercaya bisa memecah lemak yang menyumbat.

    Adapun melansir dari Mr. Rooter pada Kamis (8/2/2024) cara mengetahui saluran air di rumah kamu tersumbat ialah sebagai berikut.

    • Air meluap dari saluran pembuangan wastafel atau keluar dari sela-sela selang pembuangannya.
    • Air lama menyusut saat kran wastafel digunakan.
    • Lubang mengeluarkan bau makanan tidak sedap.

    Selain itu, air yang digunakan untuk merebus mie biasanya bersuhu 90-100 derajat celcius. Jika air tersebut langsung dibuang saat masih berasap tentu akan merusak permukaan pipa saluran air yang biasa terbuat dari plastik.

    Begitu pula jika rumah kamu menggunakan wastafel berbahan porselen. Air panas dapat menyebabkan retakan pada permukaannya karena sifat Porselen yang tidak tahan terhadap suhu tinggi.

    Sehingga pastikan air tersebut telah kembali ke suhu normal lalu buang ke tempat sampah atau langsung ke selokan.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hayo, Seberapa Sering Kamu Mencuci Seprai? Begini Anjurannya


    Jakarta

    Seberapa sering kamu mencuci seprai? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau mungkin sebulan sekali? Hal ini penting karena menyangkut kebersihan diri agar tidak terserang penyakit.

    Simak dulu artikel ini untuk mengetahui bagaimana anjuran terbaik tentang mencuci seprai, mulai dari seberapa sering mencuci seprai, faktor yang harus dipertimbangkan, serta alasan mengapa kamu harus mencuci seprai secara rutin.

    Seberapa Sering Mencuci Seprai

    Dilansir dari Better Homes & Garden, waktu terbaik mencuci seprai adalah seminggu sekali. Hal ini memastikan agar seprai yang digunakan dalam kondisi segar dan bersih.


    Meski secara umum seminggu sekali adalah waktu terbaik, ada kondisi yang memungkinkan kamu bisa mencuci seprai lebih lama maupun lebih cepat. Menurut The Spruce, jangan sampai mencuci seprai lebih dari dua minggu.

    Kamu bisa mencuci seprai hingga dua minggu sekali jika kasur tersebut jarang digunakan, misalnya karena kamu sering bepergian. Kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur dan selalu mengenakan pakaian saat tidur juga bisa menunda kamu untuk mencuci seprai.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekitar 3-4 hari sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Faktor yang Dipertimbangkan

    Ada sejumlah alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering harus mencuci seprai. Dilansir dari Real Simple, berikut ini dua faktor yang bisa kamu pertimbangkan:

    1. Masalah Kebersihan

    Yang pertama adalah masalah kebersihan. Ini tentu menjadi hal utama yang biasanya dipertimbangkan setiap orang. Selain bersih, seprai juga terasa segar jika secara rutin diganti.

    Seperti yang dijelaskan di atas, beberapa faktor yang mempengaruhi kebersihan yaitu kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur, kebiasaan mengenakan pakaian saat tidur, apakah kulit berkeringat, apakah menggunakan pendingin ruangan, ataukah kamu berbagi tempat dengan hewan peliharaan, dan sebagainya.

    2. Bahan Seprai

    Selain masalah kebersihan, bahan seprai juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu harus mencucinya. Jika kamu memakai bahan katun, maka kamu bisa mengikuti petunjuk umum di atas.

    Akan tetapi, jika kamu menggunakan seprai berbahan linen, maka ini bisa tahan lebih lama. Bahan kain linen dapat dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan mengibaskannya atau menyikatnya dengan tangan.

    Alasan Rutin Mencuci Seprai

    Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut ini beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kamu harus rutin mencuci seprai:

    1. Kulit Mati

    Orang rata-rata melepaskan 1,5 gram keratinosit yang sebagian besar terdiri dari protein keratin setiap hari. Ini hampir setengah sendok teh penuh kulit mati. Lapisan kulit ini bisa terlepas ketika kulit bergesekan dengan seprai.

    2. Bakteri

    Ketika sel-sel kulit mati menempel di seprai, bakteri akan berkembang biak lebih banyak. Sel-sel kulit akan menjadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri.

    3. Bulu Hewan

    Hewan yang sering naik ke tempat tidur juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur dari hewan ini bisa menyebabkan masalah kulit, termasuk infeksi seperti kurap dan kudis.

    4. Tungau Debu

    Tungau debu adalah hewan yang sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Mereka memakan sel kulit mati kamu. Mereka mungkin tidak menggigit atau bersarang di bawah kulit, tetapi mereka bisa menyebabkan beberapa masalah kulit.

    5. Hal Lainnya

    Ada hal lain yang membuat seprai kotor, antara lain keringat, sisa produk kecantikan yang menempel, remah-remah makanan, hingga kotoran hewan.

    Nah, telah kita ketahui sebaiknya kamu mencuci seprai seminggu sekali. Namun tetap pertimbangkan berbagai faktor yang mungkin mengharuskan kamu mencucinya 3-4 hari sekali.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menghilangkan Noda Kunyit Pada Pakaian



    Jakarta

    Saat memakan makanan yang mengandung kunyit, misalnya seperti kari, gulai, atau opor terkadang suka lebih hati-hati agar kuahnya tidak terkena pakaian, apalagi jika berwarna putih. Jika terdapat noda kunyit pada pakaian berwarna putih bisa merusak pemandangan.

    Terkadang, jika pakaian sudah terkena noda kunyit akan sulit hilang jika tak segera dibersihkan. Jangan khawatir! Terdapat cara untuk membersihkannya.

    Menurut Ben Gold, Founder dari Home Buyers, sangat penting untuk segera membersihkan noda kunyit pada pakaian secepat mungkin.


    “Untuk pakaian, penting untuk segera membersihkan noda secepat mungkin. Rendam bagian yang kotor pada air dingin selama beberapa jam sebelum memberikan campuran cuka dan air. Diamkan selama 15-20 menit sebelum pakaian dicuci seperti biasanya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Kamis (8/2/2024).

    Di sisi lain, masih ada beberapa cara untuk membersihkan noda kunyit pada pakaian. Berikut ini cara membersihkan noda kunyit pada pakaian dilansir dari Better Homes and Gardens.

    1. Hilangkan Kelebihan Cairan Noda Kunyit pada Pakaian

    Langkah pertama yaitu hilangkan kelebihan cairan yang mengandung kunyit dari pakaian. Kamu bisa melakukannya dengan menggunakan sendok atau sentuh noda kunyit dengan lap basah. Jangan gosok noda karena bisa membuat noda semakin lebar dan semakin menyerap pada pakaian.

    2. Bersihkan Noda Sebelum Mencuci Baju

    Kamu bisa membersihkan noda terlebih dahulu sebelum mencuci pakaian. Kamu bisa mengucek atau menggosok baju menggunakan hand sanitizer karena mengandung alkohol untuk memudahkan menghilangkan noda. Kamu juga bisa menggunakan cairan deterjen untuk menghilangkannya.

    Tuangkan alkohol atau deterjen ke noda kunyit lalu gosok dengan lembut menggunakan sikat gigi atau lap basah. Selanjutnya, kamu bisa rendam pakaian selama 10 menit.

    Apabila terdapat noda kunyit pada pakaian putih, kamu bisa mencampurkan baking soda dengan air hingga berbentuk pasta, lalu taruh pasta tersebut di atas noda. Selanjutnya, gosok pakaian tersebut dengan menggunakan sikat gigi atau lap basah.

    3. Cuci Pakaian

    Selanjutnya, kamu bisa mencuci pakaian dengan mesin cuci. Gunakan air dingin ketika mencuci.

    4. Keringkan Pakaian

    Setelah dicuci, kamu bisa mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari.

    Itulah cara membersihkan noda kunyit pada pakaian putih. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merapikan Pakaian di Laci Lemari dengan Efektif



    Jakarta

    Ada beragam cara untuk menyimpan pakaian. Selain menggantung dan menumpuknya di rak lemari, pakaian juga bisa disimpan di dalam laci. Namun, menyimpan pakaian di dalam laci lemari bisa menjadi tugas yang menantang, terutama jika kita tidak konsisten dalam melakukannya.

    Jangan khawatir, dengan panduan langkah demi langkah yang tepat, kamu bisa menyimpan pakaian di dalam laci dengan rapi dan teratur.

    Melansir Real Simple, Kamis (8/2/2024), berikut cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif.


    Mengapa Menyimpan Pakaian di Dalam Laci Lemari?

    Menurut Lauren Moyer, seorang profesional pengatur dari Simplified by Lauren, laci adalah solusi yang sangat baik karena mudah diakses dan memberikan penyimpanan tertutup untuk melindungi pakaian dari debu dan sinar matahari.

    “Laci adalah solusi yang bagus ketika Anda menginginkan sesuatu yang mudah diakses, tetapi tetap dalam keadaan tertutup,” tutur Lauren Moyer dilansir dari Real Simple, Kamis (8/2/2024).

    Tak hanya itu, menyimpan pakaian di dalam laci juga bisa memudahkan kita dalam mengkategorikan setiap jenis pakaian, seperti kaus, celana, dan kemeja. Bahkan, kita juga bisa memisahkan laci untuk pakaian dalam dan aksesoris, seperti ikat pinggang dan syal.

    Cara Menyimpan dan Merapikan Pakaian di Dalam Laci

    Nah, setelah mengetahui alasannya, berikut cara menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci yang bisa kamu terapkan di rumah.

    Langkah 1: Bersihkan Gudang dan Ukur Laci

    Sebelum kamu mulai menyimpan dan merapikan pakaian, pastikan untuk membersihkan laci agar pakaian disimpan di ruang yang bersih. Selain itu, kamu juga harus mengukur tinggi, lebar, dan panjang setiap laci. Hal ini akan mempermudah dalam memilih pemisah dan pengatur laci yang sesuai. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi pedoman kita saat melipat pakaian.

    Langkah 2: Seleksi Pakaian

    Sebelum menyusunnya kembali, lakukan seleksi pakaian terlebih dahulu. Buang pakaian yang tidak lagi kamu pakai atau yang sudah rusak, dan prioritaskan pakaian yang sering kamu kenakan. Dengan demikian, akan akan memiliki lebih banyak ruang untuk menyimpan barang-barang yang benar-benar kamu butuhkan.

    Langkah 3: Kategorikan Pakaian

    Setelah kamu memilah pakaian, kategorikan sesuai dengan preferensi. Beberapa orang menyukai pengaturan berdasarkan warna, sementara yang lain lebih suka mengelompokkan pakaian berdasarkan jenisnya. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

    Langkah 4: Susun Pakaian dengan Rapi

    Langkah terakhir adalah menyusun pakaian dengan rapi di dalam laci. Lipatlah pakaian dengan metode yang konsisten dan tumpuklah secara vertikal di dalam pemisah laci. Pastikan setiap item memiliki tempatnya sendiri agar mudah diakses dan tidak mudah berantakan.

    Untuk menjaga laci tetap rapi dan teratur, berpeganglah untuk menjaga kebersihan dan kerapiannya dengan konsisten. Gunakan label untuk membantu identifikasi setiap laci dan berkomitmenlah untuk membersihkan secara berkala agar pakaian tidak berantakan.

    Demikianlah cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif. Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan memiliki laci yang rapi dan fungsional, serta bisa mengakses pakaian dengan lebih mudah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Membuat Taman Bunga di Halaman Rumah


    Jakarta

    Jika kamu punya lahan kosong, membuat taman bunga bisa membuat halaman rumah jadi lebih cantik. Apalagi jika ditanam dengan berbagai warna dan jenis. Untuk menanam serta merawatnya, kamu dapat memulai dengan benih bunga tersebut.

    Kamu perlu memperhatikan dan mempelajari jenis bunga tersebut sehingga mengetahui bagaimana cara merawatnya yang benar. Dilansir dari Better Homes & Garden, Kamis (8/2/2024) ada beberapa langkah untuk menanam bunga di taman agar bertumbuh dengan baik dan subur sebagai berikut.

    Tempat yang Benar, Tanaman yang tepat

    Mulailah dengan mengatur tanaman kamu, sehingga berada di tempat di mana mereka akan mendapatkan jenis cahaya yang disukai. Tanaman yang menyukai matahari harus berada di tempat terbuka, tanaman yang membutuhkan naungan harus diletakkan di tempat yang mereka inginkan. beberapa penutup.


    Sinar matahari penuh yang dibutuhkan adalah sekitar enam jam atau lebih dari sinar matahari langsung per hari, tidak harus terus menerus. Bagian teduh biasanya berarti empat hingga enam jam sinar matahari per hari, hal ini tergantung dari jenis tanamannya.

    Definisi bayangan bervariasi, tergantung pada seberapa dalam bayangan itu sebenarnya. Bayangan belang-belang memberi lebih banyak cahaya daripada bayangan gelap.

    Menggali Tanah

    Taman bunga yang indah dimulai dengan tanah yang bagus. Secara umum, sebagian besar tanaman berbunga tumbuh subur di tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik dengan banyak bahan organik di dalamnya.

    kamu tidak perlu menggali area yang luas untuk menanam bunga, tetapi kamu harus menggali cukup tanah sehingga kamu dapat menambahkan beberapa kompos untuk memperbaiki struktur tanah.

    Gali tanah hingga kedalaman setidaknya 6 inci. Hindari menggali tanah saat basah untuk mencegah pemadatan. Tanaman membutuhkan sejumlah ruang diantara partikel tanah agar akar dapat tumbuh.

    Salah satu tes untuk melihat apakah tanah dapat digali adalah dengan menggali sedikit sampel tanah dari lubang berukuran 3 inci. Remas menjadi bola, lalu lemparkan tanah ke permukaan yang keras seperti batu atau trotoar. Jika tanah tetap menyatu, berarti terlalu basah untuk ditanam, tetapi jika pecah, saatnya menanam.

    Tanam Bunga Baru

    Langkah-langkah cara menanam bibit bunga sedikit berbeda dengan tanaman dari pembibitan, jadi ikuti petunjuk pada paket bibit untuk mengetahui seberapa dalam menanam setiap bibit dan seberapa jauh jaraknya. Dengan tanaman taman dalam pot, kamu biasanya harus menanam dengan tanah yang sama tingginya dengan tanah di dalam pot, tetapi baca tag tanaman untuk memastikannya.

    Beberapa tanaman berbunga, seperti iris dan peony, lebih menyukai rimpang dan akarnya ditanam sangat dangkal. Saat mengeluarkan tanaman dari pot, sobek perlahan sebagian atau seluruh tanah dari akarnya dan tempatkan tanaman ke dalam lubang yang telah kamu siapkan. Dorong kembali tanah ke dalam lubang, kencangkan dengan lembut sehingga kamu mengembalikan tanah tetapi tidak memadatkannya seluruhnya.

    Siram dengan Air dan Tambahkan Mulsa

    Mulsa sendiri merupakan material penutup tanaman budidaya yang digunakan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit pada tanaman bunga. Caranya, rendam tanah di sekitar bunga yang baru kamu tanam. Bunga taman umumnya membutuhkan 1 hingga 2 inci kelembaban setiap minggu agar tumbuh dengan baik, jadi sirami jika kamu tidak menerima cukup hujan.

    Hindari tanah tergenang air atau akar tanaman berbunga kamu bisa membusuk. Lapisan mulsa seperti parutan kulit kayu di sekitar tanaman baru kamu akan membantu memperlambat penguapan dan mengurangi seberapa sering kamu perlu menyiram.

    Pangkas Tanaman Bunga

    Saat tanaman berbunga kamu mulai mekar, silakan memotongnya untuk karangan bunga. Potong kepala bunga yang dihabiskan untuk mendorong tanaman agar memberikan lebih banyak energi ke dedaunan dan kelangsungan hidup.

    Demikian 5 langkah mudah membuat taman bunga di halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Manfaat Cangkang Telur untuk Rumah yang Jarang Orang Tahu


    Jakarta

    Telur adalah sumber protein yang baik untuk tubuh. Telur bisa dikatakan adalah makanan yang cocok di segala situasi karena cara pengolahannya mudah dan bisa dicampurkan pada resep apa pun. Tidak heran setiap rumah pasti menyimpan beberapa butir telur di kulkasnya.

    Ternyata selain isinya yang bermanfaat, cangkang telur juga mempunyai manfaat yang sama pentingnya lho.

    Cangkang telur yang telah dipecahkan masih bisa digunakan untuk keperluan rumah. Sehancur apa pun bentuknya cangkang telur masih bisa diolah kembali sehingga tidak menambah limbah rumah tangga.


    Sebelum digunakan kembali pastikan cangkang telur telah dibersihkan dari sisa cairan telur agar bau amis tidak menguar. Setelah itu jemur cangkang telur hingga kering dan haluskan. Caranya bisa secara manual dengan dipukul atau dengan blender agar halusnya merata. Besar potongan bisa disesuaikan dengan keperluannya. Berikut beberapa manfaat cangkang telur untuk keperluan rumah.

    1. Mengusir Kucing

      Tidak semua orang berani ketika di dekati oleh kucing liar. Ada juga yang risih saat kucing terus masuk ke rumah untuk meminta makanan. Salah satu cara untuk mencegah kucing kembali datang adalah menebar pecahan cangkang telur di jalan yang biasa kucing lalui di rumah kamu.

      Melansir dari House Digest pada Jumat (9/2/2024), kucing tidak menyukai permukaan yang tajam, lengket, dan kasar. Dengan menebar pecahan cangkang yang memiliki tekstur, membuat kucing enggan untuk mendekat.

      Banyaknya cangkang telur yang harus disebar tergantung dengan luas area yang kerap didatangi kucing. Jika memungkinkan, sebar cangkang telur agak lebar karena kucing bisa melompat.

    2. Menangkal Tikus Masuk ke Rumah

      Tikus kerap menjadi permasalahan serius di rumah. Selain karena menimbulkan suara berisik dan bisa merusak barang di rumah, tikus juga sulit ditangkap apabila tidak dipasang jebakan.

      Mengutip dari detikHealth, cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur kering bisa digunakan untuk mengusir tikus. Sebar cangkang telur yang telah dihaluskan ke sekeliling rumah terutama pada bagian lubang tempat tikus masuk.

    3. Pupuk

      Menurut The Spruce, bukan hanya isi telur yang mengandung banyak manfaat, ternyata cangkang telur memiliki kalsium yang bagus untuk membantu pembentukan dinding sel tanaman.

      Cangkang telur yang telah dihaluskan dan dijemur hingga kering dapat menjadi bahan tamabahan dalam pembuatan pupuk kompos.

      Namun, perlu diperhatikan cangkang telur yang telah dikeringkan adalah sumber kalsium terbaik untuk tanaman, bukan cangkang telur yang masih ada sisa cairan telur di dalamnya. Cangkang telur yang tidak bersih justru menyumbang penyakit kepada tanaman.

    4. Menyerap Pemanasan Global

      Gedung-gedung tinggi yang menyumbangkan pemanasan global perlu menyebar banyak cangkang telur di sekitarnya. Sebab cangkang telur dipercaya bisa menyerap pemanasan global.

      Menurut peneliti dari University of Calcutta, India, membran yang melapisi cangkang telur terdapat khasiat menyerap karbon dioksida dari atmosfer hingga tujuh kali dari massa telur sendiri. Sehingga panas yang terperangkap di atmosfer bisa dikurangi.

      “Karbon dioksida yang terangkap sementara dapat disimpan dalam bentuk ini, sampai metode energi yang efektif untuk menggunakan gas ini dapat ditemukan. Nantinya diharapkan tidak akan terjadi lagi masalah lingkungan yang terkait emisi karbon,” tulis Basab Chaudhuri, pemimpin penelitian dari University of Calcutta, seperti dilansir Medindia, pada Jumat (9/2/2024).

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menyalakan Lampu Saat Tidak Berada di Rumah


    Jakarta

    Saat berlibur beberapa hari, rumah akan kosong dan tidak ada yang mengurus termasuk untuk menyalakan lampu. Tidak mungkin pula membiarkan rumah gelap di malam hari karena itu akan sangat mencolok dan memberikan sinyal kepada pencuri jika rumah tersebut kosong.

    Maka ada lampu yang harus dinyalakan lebih dari 24 jam. Dengan begitu, meski tidak ada orang, rumah tetap terang di malam hari. Namun, menyalakan lampu 24 jam lebih juga ada risikonya seperti boros listrik dan jika ada kesalahan pada aliran listrik bisa memicu kebakaran.

    Lalu apa solusi agar rumah tetap aman dengan lampu menyala saat meninggalkan rumah? Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.

    1. Menyalakan Lampu Utama

      Menurut mydome.co yang dikutip pada Jumat (8/2/2024), daripada menyalakan semua lampu di rumah, cukup gunakan lampu utama di rumah seperti halaman depan dan lampu yang bisa menerangi tangga di rumah.

      Lampu utama pada siang hari tidak akan terlalu terlihat karena rumah tetap terang berkat pencahayaan natural dari matahari.

      Jika di rumah memiliki CCTV pastikan area yang tersorot kamera terdapat pencahayaan yang baik sehingga objek terlihat jelas. Misalnya bagian teras, area kamar, dan tangga rumah apabila rumah terdiri dari 2 lantai.

    2. Menggunakan Lampu Sensor

      Saat ini tersedia lampu sensor yang peka terhadap cahaya dan gerak. Menurut mistersparky.com Lampu sensor cahaya akan otomatis menyala saat sekitarnya sudah gelap. Sementara lampu sensor gerak akan menyala saat ada pergerakan di bawahnya.

      Bentuknya juga beragam, ada yang seperti lampu LED, lampu stick, dan lampu yang bisa ditempel di dinding sejajar dengan pintu. Beberapa jenis lampu juga bisa diatur melalui aplikasi, penjelasannya tertera pada kemasan atau bisa juga tanyakan kepada penjual saat membeli lampu tersebut.

      Hal yang perlu disiapkan saat memasang lampu otomatis adalah stop kontak dan bohlam khusus untuk lampu pintar atau lampu sensor ini. Kamu tidak perlu khawatir saat menyambungkan aliran listrik baru untuk lampu sensor tidak sulit dan tidak memerlukan tempat yang besar.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Kreatif Jadikan Rak Buku Jadi Dekorasi Rumah



    Jakarta

    Rak merupakan furniture penting yang harus dimiliki di rumah bagi para pencinta buku. Dengan disimpan di rak, buku akan mudah ditemukan dan terawat dengan baik.

    Agar tidak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi bacaan, rak buku bisa dimanfaatkan juga sebagai dekorasi rumah, lho!

    Kamu tidak harus membeli rak buku dengan model dan bentuk yang unik untuk menjadikannya sebagai elemen dekoratif ruangan. Beberapa cara kreatif bisa kamu lakukan agar tampilan rak buku menjadi lebih menarik.


    Melansir Real Simple, Jumat (9/2/2024), berikut 5 ide kreatif mendekorasi rak buku agar tampil lebih menarik dan tidak membosankan.

    1. Susun Buku di Rak Berdasarkan Warna, Ukuran, dan Desain Sampul

    Jangan anggap rak buku hanya sebagai tempat penyimpanan biasa. Seperti yang dilakukan oleh arsitek Nicholas Potts, jadikan rak buku sebagai tempat untuk menampilkan buku-buku favorit Anda secara estetis.

    Caranya bagaimana? Kamu cukup menyusun koleksi bukumu dengan rapi sesuai dengan ukuran, warna-warna, dan desain sampulnya. Dengan begitu, kamu bisa menciptakan tampilan yang mirip dengan galeri seni di dinding rumah.

    2. Manfaatkan Barang-Barang Sebagai Bagian dari Dekorasi

    Jangan ragu untuk memanfaatkan berbagai barang, seperti mainan, tanaman hias, atau bahkan lukisan sebagai bagian dari dekorasi rak bukumu. Seperti yang disarankan oleh desainer Becky Shea, mainan anak-anak bisa menjadi elemen dekoratif yang menarik dan menghibur, sementara tanaman hias dan lukisan bisa memberikan sentuhan alami dan artistik pada ruangan.

    3. Tambahkan Pencahayaan

    Pencahayaan juga memainkan peran penting dalam mendekorasi rak buku. Tambahkan lampu meja atau lampu dinding untuk memberikan sorotan pada rak bukumu di rumah. Selain membantu kita saat membaca, pencahayaan yang tepat pada rak buku juga bisa meningkatkan estetika ruangan secara keseluruhan.

    4. Bangun Rak Buku Terpadu

    Jika kamu memiliki ruang yang cukup, cobalah untuk membangun rak buku yang terintegrasi ke dalam dinding. Ini tidak hanya akan memberikan tampilan yang bersih dan terorganisir, tetapi juga memberikan kesan elegan dan modern pada ruangan.

    5. Ubah Tampilan Rak Buku Secara Berkala

    Agar tampilan rak buku tetap segar dan menarik, cobalah ubah tampilannya secara rutin setiap periode waktu tertentu. Misalnya, pada bulan ini kamu bisa menambahkan rangkaian bunga segar, sementara pada bulan berikutnya bisa menampilkan dekorasi tema liburan. Hal ini akan memberikan nuansa yang berbeda, serta membuat tampilan rak buku menjadi lebih menarik dan tidak monoton.

    Demikianlah 5 ide kreatif mendekorasi rak buku Anda agar tampil lebih menarik dan tidak membosankan. Dengan menerapkan beberapa ide dekorasi tersebut, kamu bisa menciptakan tampilan rak buku yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menginspirasi dan menghadirkan nuansa yang segar dalam ruangan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Mengapa Kompor dan Kulkas Harus Selalu Bersih


    Jakarta

    Menurut ajaran feng shui menyeimbangkan energi dan elemen di dalam rumah itu penting. Dengan demikian, energi positif akan masuk ke dalam rumah dan dipercayakan membawa nasib baik bagi penghuni rumah.

    Dikutip dari Mind Body Green, Jumat (9/2/2024), Anjie Cho, seorang ahli feng shui rumah adalah representasi dari tubuh kamu, dengan lingkungan dalam dan luar dan saling bergantung.

    Ketika seseorang tidak menjaga kebersihan rumahnya, berarti sirkulasi energi akan stagnan. Adapun satu ruangan yang sangat penting untuk diperhatikan adalah dapur.


    Cho menjelaskan, dapur merupakan tempat di mana kamu memasak dan menghidangkan makanan. Mengingat kompor merupakan alat untuk memasak makanan, maka kamu harus memperhatikan kebersihan kompor tersebut.

    Mengapa Kompor Harus Selalu Bersih?

    Dalam feng shui, kata Cho, kompor berhubungan dan mewakili energi api di dalam rumah. Hal ini juga berkaitan dengan seberapa baik kamu memberi makan diri sendiri dan keluarga, serta bahkan kekayaan dan sumber daya kamu.

    “Ini terkait dengan karir kamu, kesehatan kamu, dan kemakmuran kamu. Jadi sangat penting untuk menjaga kompor kamu tetap bersih dan dalam kondisi baik,” ujar Cho. Kamu tidak hanya perlu memastikan kompor bersih, tetapi semua tungku juga harus berfungsi.

    Untuk secara konsisten mengaktifkan api itu, Cho menyarankan untuk menggunakan kompor setidaknya sekali sehari untuk menjaga peluang mendapatkan rezeki di dalam kehidupan.

    Satu kebiasaan mudah dan penuh perhatian yang disarankan adalah memutar penggunaan tungku kompor ketimbang hanya menggunakan satu tungku kompor yang sama setiap waktu.

    “Cobalah untuk berhati-hati dan buat sedikit ritual dengan memilih pembakar yang berbeda untuk digunakan secara selektif. Jadi kamu tidak hanya mengaktifkan semua peluang dalam api yang kamu miliki, tetapi kamu juga dapat membuka pikiran kamu untuk hal-hal baru, peluang dan kemungkinan alih-alih selalu melakukan pola dan kebiasaan yang sama,” jelas Cho.

    Kebersihan Lemari Es Juga Perlu Diperhatikan

    Sebelum kamu memasak, penting juga untuk menjaga lemari es yang bersih dan segar, karena merupakan tempat menyimpan bahan makanan.

    Saat kamu mengonsumsi makanan basi, Cho menjelaskan dalam feng shui ini merupakan simbol dari sikap abai terhadap kesehatan dan kesejahteraan kamu sendiri. Untuk memastikan lemari es memiliki bekerja secara optimal di dapur, beberapa hal paling dasar yang dapat kamu lakukan adalah, tentu saja, menyingkirkan makanan basi dan kadaluarsa, memilih wadah kaca ketimbang plastik, dan menggunakan pembersih tidak beracun.

    Cho juga merekomendasikan untuk membersihkan lemari es dan mengubah posisi lemari es.

    Kesimpulan

    Dapur beserta kompor merupakan sumber energi di rumah yang secara langsung berhubungan dengan bagaimana kita menjaga diri dan keluarga. Ketika kita menjaga ruang ini tetap bersih dan bersih, kita dapat memastikan bahwa kita mendapatkan hasil maksimal dari makanan yang disiapkan setiap hari.

    Demikian alasan mengapa kompor dan kulkas di dapur harus selalu bersih menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bangun Rumah Sendiri? Ini Cara Menabung dan Tips Pilih Kontraktor


    Jakarta

    Menabung untuk membangun rumah merupakan salah satu cara untuk memiliki rumah. Namun, ketika menabung tentu ada saja godaan-godaan untuk membelanjakan uang di tabungan.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Novianti, seorang pegawai pemerintahan sekaligus content creator masak dan home decor, membagikan beberapa tips menabung untuk membangun rumah. Dari pengalamannya, ia menabung selama 11 tahun untuk membangun rumah yang terbilang cukup mewah dan nyaman untuk ditinggali bersama keluarganya.

    Novi dan suaminya memang sudah berencana untuk memiliki rumah sendiri sejak menikah pada 2005 lalu. Kala itu, Novi dan suaminya masih tinggal bersama dengan orang tua suaminya. Dari situ, mereka berdua berkomitmen untuk menabung dengan tujuan membangun rumah impiannya. Saat menabung, Novi dan suaminya benar-benar menghemat pengeluaran, bahkan jarang untuk jajan, misalnya membeli kopi atau nongkrong-nongkrong di kedai kopi.


    “Saya sama pak suami mulai kerja sama, bersinergi menabung untuk mewujudkan rumah impian itu, yaudah kita kerja keras, berdoa, sedekah. Yang penting gaya hidup kita itu harus sederhana ya, kita mengenyampingkan rasa gengsi lah, terus juga tidak berlebihan dalam mengeluarkan uang,” kata Novi kepada detikProperti, Jumat (9/2/2024).

    Novi menuturkan, biasanya ia dan suaminya langsung menyisihkan uang di awal bulan setelah menerima gaji bulanan. Novi dan suami menyisihkan 50% pendapatannya untuk menabung, dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini dilakukan untuk menggapai cita-cita mereka yaitu memiliki rumah sendiri.

    “Kita menabung, misalnya menyisihkan uang dari pendapatan di awal bulan, secara rutin dan disiplin kita sisihin 50% untuk menabung, misalkan 50% untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau misalkan dari kebutuhan sehari-hari, misalnya dari 50% itu hanya terpakai 40%, maka 10%-nya masuk ke tabungan. Tapi yang rutin untuk dilakukan adalah menyisihkan 50% untuk menabung,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Novi juga mencatat seluruh pengeluaran uangnya. Hal itu untuk memonitor penggunaan uang dengan baik.

    Dengan menabung selama itu, akhirnya pada 2017 Novi bisa membangun rumah impiannya. Untuk membangun rumah tersebut, ia pun mulai mencari kontraktor.

    Untuk menemukan kontraktor yang cocok juga tidaklah mudah. Novi sudah beberapa kali mencari kontraktor, mulai dari kenalan keluarganya hingga kenalan teman-temannya. Namun, kontraktor tersebut masih dirasa kurang cocok. Sampai akhirnya ia menemukan kontraktor yang sedang membangun rumah tetangganya, yang akhirnya juga membangun rumah Novi.

    Saat mencari kontraktor, Novi membandingkan satu kontraktor dengan kontraktor lainnya untuk mendapatkan jasa yang bagus dan sesuai dengan budget yang dimiliki. Untuk desain rumahnya, Novi menyarankan sudah memiliki rancangannya atau sudah tahu desain rumah yang diinginkan seperti apa. Kepada detikProperti, Novi memberikan beberapa tips memilih kontraktor dan membangun rumah.

    1. Cari Kontraktor yang Amanah

    Novi mengatakan, mencari kontraktor yang amanah sangat penting karena belakangan banyak kasus rumah mangkrak. “Cari kontraktor itu harus yang amanah dan bisa dipercaya. Karena itu kan istilahnya yang utama,” kata Novi.

    2. Sering Diskusi dengan Kontraktor

    Agar bangunan rumah tidak mangkrak, Novi menyarankan untuk terus berdiskusi dengan kontraktor. Selain untuk memastikan pembangunan tetap berlanjut, hal itu juga untuk memastikan bangunan sesuai dengan keinginan dan masih sesuai budget.

    “Diskusi, coba kerja sama yang baik dengan kontraktornya biar tidak mangkrak,” tuturnya.

    3. Pintar-pintar Cari Bahan

    Dengan mengetahui bahan-bahan bangunan cukup penting agar material yang digunakan sesuai dengan keinginan dan budget yang ada. “Kita juga harus pintar-pintar cari bahan yang lebih murah tapi bisa sesuai dengan budgetnya tapi sesuai dengan keinginan kita,” pungkasnya.

    Jadi, untuk membangun rumah memerlukan beberapa hal, seperti uang, desain rumah yang diinginkan, hingga memilih kontraktor.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com