All posts by Gak Ganti Gambar

Ahli Ungkap 3 Kesalahan Membersihkan Rumah, Justru Bikin Makin Kotor


Jakarta

Membersihkan rumah perlu dilakukan agar rumah tetap terawat dan terjaga keindahannya. Akan tetapi, ada beberapa kebiasaan membersihkan rumah justru bisa membuatnya tampak kotor.

Salah satu contohnya adalah menggunakan terlalu banyak produk kebersihan. Banyak yang mengira menggunakan banyak produk kebersihan bisa meninggalkan residu yang akhirnya justru bisa membuatnya semakin kotor.

Selain itu, masih ada beberapa kesalahan lainnya saat membersihkan rumah yang justru bisa membuatnya tampak kotor. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


Menggunakan Alat Pembersih yang Salah

Penggunaan alat pembersih yang salah justru bisa meninggalkan noda tak diinginkan. Salah satu yang sering digunakan adalah paper towel atau tisu dapur untuk membersihkan cermin dan jendela. Disarankan untuk menggunakan kain mikrofiber yang bersih dan kering saat membersihkan cermin dan jendela.

“Tisu dapur meninggalkan serat dan goresan kecil, membuat cermin dan kaca tampak bergaris-garis dan kusam seiring waktu, dan pada akhirnya dapat merusak cermin/jendela Anda,” kata petugas kebersihan Brandon Pleshek, dikutip dari The Spruce, Selasa (26/8/2025).

Saat membersihkan cermin dan jendela, semprotkan larutan pembersih dan usap dari atas ke bawah. Gunakan lap mikrofiber kering dan bersih lainnya untuk menggosok permukaan hingga bersih agar tetap bersih lebih lama.

Langsung Membersihkan Pakai Lap Basah

Saat membersihkan permukaan, sebaiknya bersihkan dulu dengan lap kering atau kemoceng. Kalau langsung menggunakan lap basah, justru debu dan kotoran bisa menempel di lap dan membuat permukaan menjadi kotor.

Hal yang sama juga harus dilakukan saat membersihkan lantai. Sapu dulu debu dan kotoran baru kemudian dipel.

Saat mengepel pun harus dipastikan kalau kain lap dibilas dulu sebelum dipakai agar tidak membuat lantai kotor.

Pakai Lap yang Sama untuk Membersihkan Seluruh Rumah

Menggunakan satu kain lap saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain saat membersihkan dapat menyebarkan bakteri dan menyebabkan kontaminasi silang. Maka dari itu sebaiknya gunakan kain lap yang berbeda saat membersihkan ruangan.

“Beri kode warna pada kain lap Anda-satu warna untuk kamar mandi, satu untuk dapur, dan seterusnya,” saran pendiri Clean Mama Routine dan produk Clean Mama, Becky Rapinchuk.

Pastikan untuk mencuci kain lap ini sesering mungkin, idealnya setelah setiap penggunaan, tetapi minimal setelah kotoran terlihat di kain lap.

Itulah beberapa kesalahan yang justru bisa membuat rumah kotor.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati Rumah Bisa Tersambar Petir, Ketahui Penyebab dan Cara Cegahnya



Jakarta

Saat hujan turun kita sering mendengar himbauan perangkat elektronik sebaiknya dimatikan karena takut tersambar petir. Apalagi saat hujan deras disertai dengan suara petir beberapa kali.

Namun, sebelum benar-benar mempercayai himbauan tersebut, ketahui dahulu apa yang menyebabkan petir menyambar sebuah rumah.

Penyebab Rumah Tersambar Petir

Dilansir situs resmi Institut Teknologi Bandung, petir merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi karena adanya lompatan elektron-elektron dari awan yang bermuatan negatif ke arah bumi yang bermuatan positif.


Sambaran petir sangat mungkin terjadi karena Indonesia terletak di daerah khatulistiwa. Seperti yang kita tahu petir hanya muncul pada musim hujan, sebelum, ketika, dan setelah hujan turun. Objek yang mungkin paling rentan terkena sambaran petir adalah bangunan yang tinggi, termasuk gedung bertingkat, rumah bertingkat, tugu, tiang, atau infrastruktur yang cukup tinggi.

Tips Mencegah Sambaran Petir buat Rumah Bertingkat

Melansir situs Family Handy, berikut tips mencegah sambaran petir, terutama untuk rumah bertingkat.

1. Pasang Penangkal Petir

Sejak lama sudah ditemukan alat untuk menangkal petir. Mungkin kalian juga sudah pernah melihat. Bentuknya adalah batang logam yang ditancapkan di ujung atap. Tidak begitu tinggi sampai seperti tiang listrik, tetapi cukup panjang untuk terlihat dari bawah rumah.

Batang logam tersebut tidak hanya menempel pada atap, melainkan dihubungkan ke kawat tembaga yang dipasang ke tanah. Penghubungnya dari batang logam lain yang terkubur di bawah tanah. Dengan begitu, tegangan dapat disalurkan dengan aman ke bumi. Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

Pada rumah bertingkat, penangkal petir dipasang di ujung tertinggi bagian rumah. Selain itu, kamu juga bisa memasang penangkal petir internal pada panel listrik atau barang-barang elektronik.

2. Pasang Perangkat Pelindung Lonjakan Listrik

Perlindungan kedua adalah memakai alat pelindung listrik di rumah atau surge protector. Pelindung ini bisa melindungi listrik saat terjadi lonjakan tiba-tiba, listrik bocor, atau arus pendek listrik. Pelindung ini dapat mencari, memblokir, dan mengalihkan tegangan di rumah. Alat ini sudah banyak dijual secara online dan mudah dipakai.

Petir adalah salah satu fenomena alam yang membawa muatan listrik yang besar. Ketika menyambar ke arah rumah, listrik di rumah berisiko juga terkena kejutan listrik. Lonjakan listrik ekstrem dapat menyebabkan listrik di rumah padam hingga korsleting. Parahnya jika korsleting tersebut disertai ledakan dapat menyebabkan kebakaran.

3. Cabut Kabel Perangkat Elektronik

Meskipun tidak semua benda akan disambar petir, tetapi untuk perlindungan sebaiknya mematikan perangkat elektronik saat hujan terlalu deras disertai petir besar.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu persiapkan untuk mengantisipasi hujan disertai petir. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Ada Tiang Listrik Menghalangi Rumah? Ini Prosedur buat Pindahkannya


Jakarta

Tiang listrik kerap ditemui di pinggir jalan, termasuk di kawasan perumahan. Posisi tiang listrik bisa berada dekat rumah sehingga mengganggu kenyamanan penghuninya.

Kalau tiang listrik berdiri tepat di depan rumah, akses penghuni buat masuk dan keluar rumah menjadi terhalang. Belum lagi keberadaan tiang listrik juga merusak pemandangan rumah.

Jika menghadapi kondisi seperti ini, pemilik bisa meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) buat memindahkan tiang listrik, kok. Caranya dengan mengajukan permohonan serta membayar sejumlah biaya kepada PLN.


Bagaimana prosedur untuk memindahkan tiang listrik? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Pindahkan Tiang Listrik

Inilah langkah-langkah buat memindahkan tiang listrik yang berada dekat rumah, dilansir dari Customer Service PLN.

1. Hubungi PLN

Pertama, pemilik menghubungi nomor ‘123’ untuk mengajukan pemindahan tiang listrik kepada PLN. Pengajuan juga dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.

“Bisa (dilakukan di PLN Mobile). Di PLN mobile nanti di (bagian) ‘Pengaduan’ untuk pengajuan pemindahan kabel atau tiang atau kWh meter, semuanya bisa,” katanya beberapa waktu lalu.

2. Siapkan Nomor ID Pelanggan Rumah Terdekat

Selanjutnya, pemilik dapat langsung mengajukan pemindahan tiang listrik. Sebutkan nomor ID pelanggan rumah yang paling dekat dengan tiang listrik.

3. Petugas Unit Menghubungi Pelanggan

Laporan itu bakal disampaikan kepada petugas unit. Lalu, petugas menghubungi pelanggan untuk mengatur jadwal survei buat pemindahan tiang listrik.

“Jadi prosesnya sampaikan ID pelanggannya berapa (yang) dekat dengan lokasi tiang tersebut, alamatnya, beserta nomor handphone yang bisa dihubungi. Nanti kami yang akan menyampaikan ke unit, nanti petugas unit yang akan menindaklanjuti. Jadi nanti petugasnya yang akan menghubungi,” ucapnya.

4. Penentuan Biaya dan Waktu Pemindahan

Petugas kemudian menentukan biaya dan waktu buat pemindahan tiang listrik setelah survei. Besaran biaya tidak diatur dalam peraturan khusus.

Namun, biaya biasanya ditentukan berdasarkan wewenang PLN setempat, kesulitan pemindahan, serta lokasi tiang listrik. Sebagai gambaran, pelapor menyiapkan biaya antara Rp 1 juta hingga Rp 4 juta.

Pelanggan nantinya melakukan pembayaran melalui payment online bank (POB), bukan kepada petugas. Langkah ini guna menjamin transparansi dan menghindari gratifikasi.

Terakhir, petugas unit akan memberitahukan estimasi waktu pemindahan tiang listrik. Lamanya proses pemindahan bisa berbeda-beda tergantung pada ukuran tiang listrik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Alternatif Keringkan Pakaian Saat Musim Hujan


Jakarta

Memasuki musim hujan, salah satu tantangannya adalah jemuran kemungkinan tidak akan kering dalam 24 jam. Sebab, saat menjemur pakaian panas matahari sangat diperlukan. Saat langit mendung udara akan terasa lembap dan pengap, bukan panas kering saat hari cerah.

Dilansir Lifestyle Clotheslines, berikut cara alternatif mengeringkan pakaian di tengah musim hujan.

1. Pakai Mesin Pengering

Saat cuaca tidak menentu seperti ini, kita membutuhkan alat-alat canggih yang bisa membantu pekerjaan sehari-hari. Salah satunya adalah membeli mesin cuci yang lengkap dengan mesin pengering cepat. Sebab, alat pengering benar-benar dapat mengurangi air pada pakaian cukup signifikan. Pakaian saat keluar dari mesin cuci hanya terasa lembap bukan basah. Dengan hanya terkena angin semalaman, pakaian akan kering keesokan harinya. Mencuci pakaian akan jauh lebih mudah dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat.


2. Jemur Pakaian di Dalam Ruangan

Ini mungkin bukan cara yang baru, tetapi ada teknik tertentu yang dapat mempercepat pengeringan pakaian. Beberapa teknik efisien yang bisa kamu terapkan adalah sebagai berikut.

  • Gunakan Jemuran Portabel

    Jemuran portabel adalah jenis gantungan baju pada umumnya. Pakaian basah lebih baik digantung per helai agar pengeringannya lebih cepat daripada ditumpuk di tempat yang sempit.

  • Pastikan Pakaian Terkena Angin

    Walaupun tidak ada matahari, pakaian bisa kering jika terkena angin dalam waktu lama. Selain itu, pastikan ruangan tempat menjemur pakaian memiliki ventilasi yang cukup untuk keluar masuk udara.

  • Harus Langsung Dijemur

    Setelah pakaian selesai dikeringkan, pakaian harus langsung dijemur untuk mempercepat proses pengeringan. Terlalu di dalam mesin cuci justru membuat pakaian berbau tak sedap dan memicu pertumbuhan jamur.

3. Pakai Metode Pengeringan Alternatif

Sumber panas bukan hanya dari matahari, ada perangkat elektronik yang bisa menghasilkan panas, yakni pengering rambut atau setrika. Pastikan untuk memperhatikan jenis kain dan pengaturan suhu agar pakaian tetap aman dari kerusakan.

4. Gantung Pakaian Cukup Tinggi

Menurut professional cleaning expert di Letti & Co Bret Jackson ketika menjemur pakaian basah, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai sampai seperti kain pel. Hal tersebut dapat karena akan memicu munculnya area lembap dan pakaian jadi lebih kering. Oleh karena itu, ketika menggantung pakaian basah di dalam dan luar, ujung pakaian jangan sampai menyentuh lantai.

“Jika kamu tidak memiliki tali untuk menjemur pakaian, kamu bisa menggantung pakaian di kursi atau di rak pengering,” tuturnya.

Itulah beberapa tips ampuh mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien di musim hujan. Mengeringkan pakaian di musim hujan memang bisa menjadi tantangan, tetapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Semut Sering Mampir ke Dapur


Jakarta

Kehadiran semut di rumah mungkin tidak mengancam bahaya. Namun jika serangga kecil itu sudah berkumpul dalam jumlah banyak, tentu kamu harus waspada karena makanan atau minuman bisa digerayangi semut.

Ada sejumlah penyebab semut dapat muncul di rumah, terutama di area dapur. Bahkan, ada sejumlah kebiasaan buruk yang sering dilakukan sehingga semut sering muncul di dapur.

Ingin tahu apa saja kebiasaan buruk yang membuat semut sering mampir ke dapur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengundang Semut ke Dapur

Ada sejumlah kebiasaan buruk yang dilakukan penghuni rumah sehingga mengundang semut datang ke rumah. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut penyebabnya:

1. Ada Sisa Makanan

Penyebab utamanya karena ada sisa makanan dan minuman yang jatuh di dapur. Jika tidak segera dibersihkan maka kelompok semut bisa datang ke dapur karena telah menemukan sumber makanan.

“Adanya sisa remah-remah makanan, tumpahan gula, atau makanan yang tidak tertutup, terutama di meja dapur atau lantai dapat dengan cepat menarik semut,” kata ahli entomologi Daniel Perry.

Maka dari itu, penting untuk membersihkan dapur secara optimal agar tidak ada sisa-sisa makanan atau tumpahan minuman di meja atau lantai dapur. Disarankan untuk membersihkan dapur setiap selesai memasak.

Makanan dan minuman yang dibiarkan terbuka di atas meja bisa memicu semut untuk datang ke dapur. Tak hanya itu, serangga lain seperti lalat juga tertarik dengan makanan yang dibiarkan terbuka di meja.

Salah satu solusinya adalah dengan menutup makanan di meja dapur dengan tudung saji. Selain itu, Perry menyarankan untuk memindahkan makanan dari piring ke dalam wadah. Lalu, pastikan wadah ditutup dengan rapat agar tidak digerayangi semut.

3. Tidak Membuang Sampah

Sampah di dapur yang dibiarkan menumpuk juga dapat mengundang semut. Sebab, serangga ini memiliki indra penciuman yang tajam. Bahkan sisa makanan berukuran kecil pun dapat diketahui meski berada di tempat sampah.

Perry mengimbau untuk membuang sampah di dapur secara rutin maksimal dua hari sekali. Jika sudah penuh maka sebaiknya segera buang ke tempat sampah utama. Selain mencegah semut mampir ke dapur, cara ini juga mencegah aroma busuk yang dapat menyebar ke seluruh ruangan.

4. Ada Sisa Air di Dapur

Tidak hanya tertarik pada sisa makanan, semut juga membutuhkan air untuk bertahan hidup. Jika ada kebocoran pipa atau tumpahan air di dapur, maka semut bisa datang karena mereka telah menemukan sumber air.

“Kelembapan berlebih dari kebocoran atau adanya permukaan basah juga merupakan penyebab umum semut datang ke dapur,” ujar Perry.

Sebagai bentuk pencegahan, coba cek pipa di bawah wastafel secara berkala. Jika ada kerusakan maka segera diperbaiki. Selain itu, jaga kondisi wastafel tetap kering setelah mencuci piring.

5. Mengabaikan 1-2 Semut yang Ada di Dapur

Sering melihat ada 1-2 semut di dapur? Sebaiknya jangan dianggap remeh. Soalnya, semut akan kembali ke sarang untuk memanggil kawan-kawannya karena telah menemukan sumber makanan di dapur.

“Jika Anda melihat ada seekor semut di rumah, maka waspadalah. Mereka bisa saja telah menemukan makanan, lalu kembali ke sarangnya dan membawa lebih banyak semut lagi,” ungkap Perry.

Sebaiknya jangan menunggu semut muncul dalam jumlah banyak baru kemudian dibasmi. Perry menyarankan untuk memblokir jalan masuk menuju dapur dengan menggunakan kapur khusus serangga.

Kamu juga bisa menggunakan sejumlah bahan alami lainnya, seperti cuka putih, air sabun, minyak esensial, atau ampas kopi untuk mengusir semut dari dapur.

Demikian lima kebiasaan buruk yang menyebabkan semut datang ke dapur. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Genteng Tanah Liat Ada Kadaluarsanya, Ini Usia Pemakaiannya


Jakarta

Genteng menjadi pilihan jenis atap yang paling banyak dipakai karena dapat meredam panas dan membuat hunian jadi lebih adem.

Keunggulan lain dari genteng adalah sifatnya yang kokoh, tidak mudah terbawa angin, dan tahan lama. Jenis genteng cukup banyak, salah satunya adalah genteng tanah liat.

Jenis atap satu ini meskipun tahan lama memiliki usia pemakaian yang disarankan atau ada waktu kadaluarsanya, yakni 40-50 tahun. Usia pemakaian genteng tanah liat termasuk yang paling lama di antara jenis genteng yang lain. Genteng tanah liat bisa bertahan lebih lama apabila memiliki material yang berkualitas dan cara pemasangan yang tepat.


Cara mengetahui kondisi atap rumah masih kokoh adalah jarang terlihat rembesan air hujan di rumah. Kebocoran hanya ditemukan pada saat hujan deras disertai angin.

Usia pemakaian genteng bisa jadi lebih singkat apabila ditemukan banyak retakan dan pecahan pada permukaannya. Celah kecil tersebut bisa menjadi celah bagi air untuk menerobos ke dalam rumah. Apabila didiamkan biaya perbaikannya akan lebih mahal.

Menurut kontraktor Wildan saat terjadi kebocoran area atap yang berisiko rusak dan perlu diganti bukan hanya genteng, melainkan plafon dan kerangka bajanya apabila memang memakai kerangka dari baja. Air membuat kerangka baja berkarat dan memicu pertumbuhan jamur pada plafon.

Jadi untuk mencegah kerusakan fatal, pemilik rumah harus mengetahui tanda-tanda genteng tanah liat harus diganti. Dilansir Kin.com, berikut beberapa cirinya.

1. Air, Cahaya Matahari, dan Hewan Masuk ke Dalam Rumah

Hal paling mudah untuk mengetahui genteng tanah liat harus diganti adalah saat terjadi kebocoran. Air yang menetes dan merusak area plafon bisa merusak tampilan rumah dan memicu pertumbuhan jamur hitam atau black mold yang berbahaya bagi kesehatan.

Saat area kebocoran semakin besar, cahaya matahari dapat menerobos ke dalam. Begitu pula dengan hewan-hewan seperti kelelawar, tikus, hingga musang. Jika hewan sudah hidup di atap rumah akan lebih sulit memperbaikinya. Selain itu, hewan-hewan tersebut juga bisa membuat suara yang mengganggu saat aktif.

2. Atap Berlumut dan Berkarat

Seperti yang disebut sebelumnya area atap yang sering terkena air hujan akan memicu pertumbuhan lumut karena permukaannya pasti lembap terkena hujan ke panas.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Murah, Salah Pilih Atap Bisa Mengancam Nyawa!


Jakarta

Saat ini muncul berbagai jenis atap yang bisa dipilih, mulai dari genteng, PVC, hingga bitumen. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan, konsumen harus pintar-pintar memilih jenis atap yang cocok dengan kebutuhan dan anggaran belanja.

Salah pilih jenis atap karena ingin menekan pengeluaran bisa memicu bencana lho. Atap rumah itu sama pentingnya seperti fondasi rumah. Strukturnya harus kokoh dan membuat bagian dalam nyaman seperti tidak pengap dan panas. Masalah yang bisa terjadi pada atap bukan hanya kebocoran, ada bencana-bencana lain yang bisa mengancam nyawa.

Berikut ini sederet permasalahan atap yang bisa terjadi apabila memilih jenis atap asal-asalan dilansir This Old House.


1. Genteng Hilang dan Rusak

Percaya nggak percaya ada lho kejadian genteng hilang. Biasanya bukan karena dicuri, melainkan karena terbawa angin atau jatuh akibat aktivitas hewan. Jika genteng tidak hilang, biasanya kondisinya sudah retak dan hilang beberapa bagian.

2. Kebocoran pada Atap Rumah

Kalau sudah ada celah pada permukaan atap sebaiknya harus segera di ganti karena lubang tersebut menjadi celah bagi air hujan masuk. Genteng yang bocor akan menimbulkan masalah pada plafon dan kerangka atap. Apabila kerusakan sudah mencapai plafon akan lebih mahal biaya perbaikannya.

Kebocoran tidak melulu berupa tetesan air, terkadang kebocoran muncul sebagai titik lembab atau noda air yang mengembang di langit-langit rumah. Risiko apabila membiarkan kebocoran atap adalah atap ambruk yang bisa mengancam nyawa penghuninya.

3. Kerusakan Flashing

Flashing adalah material penutup sambungan untuk mencegah air masuk melalui celah atap, seperti ventilasi dan skylight. Apabila bagian ini rusak, seperti terjadi retak, berkarat, atau ada bagian yang lepas dapat menjadi celah kebocoran atap. Apabila mengabaikan kerusakan ini yang akan terjadi adalah sama seperti masalah pada kebocoran, yakni timbul kelembaban dan muncul jamur di langit-langit rumah.

4. Masalah Ventilasi Atap dan Skylight

Pemakaian skylight dan ventilasi di atap masih banyak dipakai di rumah masa kini. Komponen tambahan di atap ini berfungsi sebagai akses cahaya matahari masuk sehingga saat siang hari rumah bisa terang tanpa perlu menyalakan lampu. Ternyata apabila ada kesalahan pada pemasangannya, area ini bisa menjadi celah air masuk saat hujan turun. Jadi pastikan saat memasang ventilasi, bagian sekitarnya sudah tersegel dan tertutup rapat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Panik! Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya


Jakarta

Keberadaan ular cukup ditakuti dan diwaspadai karena dapat mengancam keselamatan manusia. Apalagi kalau jenis ular itu berbisa, gigitannya bisa mematikan.

Reptil ini dapat ditemukan di pekarangan, bahkan masuk ke dalam rumah. Kemunculan ular bukan tanpa alasan, ada hal yang menarik mereka untuk datang.

Supaya bisa mengamankan rumah, penghuni perlu mengetahui penyebab ular masuk. Kemudian, ambil langkah pencegahan agar ular enggan mendekati rumah.


Namun, kenapa ular masuk pekarangan dan rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Ular Masuk Lingkungan Rumah

Inilah beberapa alasan ular masuk ke rumah, dikutip dari Herping Thailand.

1. Ada Mangsa Ular

Ular datang ke rumah karena menemukan sumber makanan. Biasanya mereka memakan kodok, kadal, serangga, tikus, serta hewan pengerat lain. Jauhkan sumber makanan mereka dari jangkauan agar rumah tidak dihampiri ular.

2. Lingkungan Cocok buat Ular

Selain itu, ular menemukan tempat yang cocok untuk bereproduksi dan berlindung. Hewan melata ini menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin ganti kulit.

Sebaiknya penghuni rumah menjaga halaman rumah selalu bersih terutama bagian rumput. Lalu, jauhkan sumber air dari area yang mudah dijangkau oleh ular. Meski tak banyak minum, ular tetap bisa datang karena air.

Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah

Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ular mendekati rumah.

1. Rajin Buang Sampah

Sampah adalah sumber makanan bagi tikus yang juga mangsa ular. Pastikan untuk rajin membuang sampah keluar buat mencegah ular masuk rumah.

2. Bersihkan Halaman Rumah

Ular senang tinggal di lingkungan yang lembap dan banyak benda di halaman rumah. Penghuni dapat mencegah ular dengan memangkas pendek rumput, menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan.

3. Tutup Lubang di Rumah

Ular lebih suka mencari tempat persembunyian yang aman daripada berkeliaran dan menyerang manusia. Mereka bisa memanfaatkan lubang-lubang di sekitar rumah seperti di tanah, dinding, atap, kloset, hingga saluran air. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang-lubang di rumah.

4. Tinggikan Rumah

Selain itu, pemilik dapat membuat semacam rumah panggung buat mencegah ular masuk. Jika memungkinkan, buatlah rumah yang tidak menempel pada tanah dengan celah 30-50 cm.

5. Buat Jalur di Halaman

Jika memiliki halaman yang luas, ada baiknya membuat jalur setapak untuk berjalan. Jalur ini mempermudah penghuni rumah lebih waspada dengan kehadiran ular serta menghindari kaki diserang oleh ular.

6. Buat Pagar Beton

Terakhir, pemilik dapat membangun pagar beton yang mengelilingi rumah. Sebab, banyak ular tidak bisa memanjat pagar tersebut.

Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Nggak Perlu Racun, Ini 5 Cara Aman Usir Tikus Pakai Bahan Alami


Jakarta

Penghuni rumah mungkin akan panik kalau melihat tikus berkeliaran di dalam rumah. Nggak heran, hewan pengerat itu sangat kotor dan suka menggerogoti benda-benda di rumah.

Berbagai cara pun dilakukan penghuni agar tikus pergi dari rumah. Salah satunya dengan menebar racun tikus di sudut-sudut rumah.

Namun, metode ini berisiko mencelakai penghuni rumah yang masih anak-anak. Mereka bisa saja mengonsumsi racun tikus karena belum paham bahayanya.


Nah, ada beberapa cara untuk membuat tikus nggak betah di rumah. Penghuni bisa memanfaatkan berbagai bahan alami buat mengusir tikus.

Bagaimana cara mengusir tikus tanpa racun ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara Mengusir Tikus Pakai Bahan Alami

Inilah beberapa bahan alami yang bisa digunakan buat mengusir tikus dari rumah, dikutip dari arsip berita detikProperti.

1. Minyak Kayu Putih

Tikus sensitif dengan aroma yang menyengat. Untuk itu, penghuni dapat menggunakan minyak kayu putih karena baunya tak disukai tikus.

Larutkan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5 persen. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke area rawan tikus atau sarangnya.

2. Lada Hitam

Lada hitam punya kandungan yang berbahaya bagi tikus. Mereka bisa mengalami iritasi dan merasa tidak nyaman kalau terkena lada hitam.

Penghuni dapat menggiling kasar lada hitam, lalu menyebarkannya ke area sarang tikus. Selain itu, penghuni bisa memakai lada putih sebagai alternatif.

3. Bawang Bombai

Aroma bawang bombai yang menyengat bisa menjadi bahan untuk mengusir tikus. Caranya dengan mengiris bawang tersebut dan menyebarkannya ke area yang sering dilalui tikus. Jika bawang sudah membusuk, penghuni dapat menggantinya dengan yang baru.

4. Minyak Esensial

Selain itu, minyak esensial dengan aroma kuat seperti peppermint dan cengkeh mampu mengusir tikus. Penghuni dapat merendam bola kapas ke dalam minyak esensial dan meletakkannya ke area tikus.

5. Cuka Apel

Terakhir, cuka apel punya bau menyengat yang bisa bikin tikus nggak betah di rumah. Campurkan cuka apel dengan air ke dalam botol semprot. Semprotkan cairan itu di sekitar rumah.

Itulah cara mengusir tikus tanpa racun dengan menggunakan bahan alami. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Lantai Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya


Jakarta

Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Lantai keramik kamar mandi pun lama-lama bisa berubah warna menjadi kuning karena kotor.

Kondisi lantai seperti itu merusak estetika kamar mandi. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya cari tahu penyebab keramik menguning dan cara membersihkannya.

Lantas, kenapa lantai keramik kamar mandi berwarna kuning ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Penyebab Lantai Keramik Menguning

Dikutip dari Certified Stone Professionals, lantai keramik kamar mandi menjadi kuning karena beberapa faktor berikut ini.

  • Air yang mengandung zat besi
  • Asap rokok
  • Semprotan aerosol
  • Produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
  • Penumpukan sisa minyak atau produk perawatan tubuh
  • Paparan air kotor berlebih yang meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
  • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning seperti ubin berwarna putih
  • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mengandung polimer

Cara Bersihkan Lantai Keramik Menguning

Jika lantai keramik kamar mandi berubah warna jadi kuning, penghuni dapat membersihkannya dengan cara berikut ini seperti yang dikutip dari Nobroker dan Cleanipedia.

1. Perasan Air Lemon

Penghuni dapat memperbaiki penampilan ubin menggunakan campuran jus lemon dan boraks. Caranya cukup dengan mengoleskannya ke area yang bermasalah.

2. Cairan Pembersih Kamar Mandi

Cairan pembersih kamar mandi ampuh untuk membersihkan noda kuning membandel pada lantai keramik. Campurkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

3. Cairan Asam Klorida

Asam klorida atau asam muriatik mampu menghilangkan noda kuning yang membandel. Caranya dengan membasahi lantai kamar mandi dan oleskan larutan asam ke keramik yang kuning. Lalu, gosok permukaan keramik secara perlahan.

4. Baking Soda

Selain itu, soda kue juga bahan yang dapat membersihkan lantai kamar mandi menguning. Penghuni bisa langsung pakai baking soda atau campurkan dengan bahan lain seperti cuka. Buatlah pasta dengan bahan itu, lalu oleskan pada lantai yang kering semalaman.

5. Garam

Garam adalah bahan yang efektif untuk membersihkan noda air. Penghuni perlu membasahi dan menaburkan garam pada lantai. Tunggu selama satu atau dua jam, lalu gosok lantai menggunakan spons.

6. Cuka

Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama. Kemudian, lap atau gosok bagian keramik yang menguning dengan cairan tersebut.

7. Kaporit

Jika ingin menggunakan kaporit, siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuang kaporit secara merata. Tunggu kaporit panas selama kurang lebih 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat. Terakhir, siram air agar noda kuning rontok.

Itulah penyebab dan cara membersihkan lantai keramik kamar mandi yang menguning. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com