Author: Gak Ganti Gambar

  • Sertifikat Rumah Hilang? Ini Persyaratan dan Cara Mengurusnya Kembali


    Jakarta

    Sertifikat rumah termasuk dokumen berharga yang mesti dijaga dengan baik. Akan tetapi, tak sedikit masyarakat yang mendapati sertifikat rumahnya hilang, rusak, dicuri, hingga terdampak bencana.

    Apabila sertifikat rumah hilang misalnya, apa yang harus dilakukan? Masyarakat dapat mengajukan pembuatan sertifikat pengganti jika sertifikat rumahnya hilang. Permohonan sertifikat baru diajukan oleh pemegang hak atas tanah yang namanya tertera dalam sertifikat lama.

    Penerbitan dan pencetakan sertifikat rumah dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dilansir situs resminya, proses pengajuan sertifikat rumah pengganti dapat selesai dalam waktu sekitar 40 hari kerja.


    Lantas, bagaimana cara mengurus kembali sertifikat rumah hilang? Seperti apa persyaratan, prosedur, dan berapa biaya yang dikenakan?

    Persyaratan Mengurus Sertifikat Rumah Hilang

    Permohonan sertifikat rumah baru membutuhkan sejumlah dokumen pendukung. Berikut berkas dokumen yang terlebih dulu harus disiapkan.

    1. Formulir permohonan yang telah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai
    2. Surat kuasa apabila diwakilkan
    3. Identitas pemohon serta pihak kuasa jika diwakilkan, berupa KTP dan KK (asli dan fotokopi)
    4. Fotokopi Akta Pendirian dan Pengesahan Badan Hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket (bagi badan hukum)
    5. Fotokopi sertifikat rumah yang lama (jika ada)
    6. Surat pernyataan di bawah sumpah oleh pemegang hak atau yang menghilangkan
    7. Surat Laporan Kehilangan dari kepolisian, diperlukan fotokopi sertifikat rumah yang hilang dan surat keterangan dari lurah setempat menyatakan kebenaran bahwa rumah dan tanah dalam sertifikat tersebut berada di lingkungan kelurahan itu.

    Prosedur Mengurus Sertifikat Rumah Hilang

    Dikutip dari buku Hukum Pertanahan karya Irma Devita Purnamasari, masyarakat yang mengajukan permohonan sertifikat pengganti juga perlu mengikuti sejumlah prosedur berikut:

    1. Pengumuman sertifikat rumah hilang di surat kabar harian setempat atas biaya pemohon (dilampirkan buktinya)
    2. Pengumuman sertifikat rumah hilang dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia (dilampirkan buktinya)
    3. Legalisasi fotokopi KTP pemohon
    4. Legalisasi bukti kewarganegaraan RI (WNRI)
    5. Pembayaran lunas PBB tahun terakhir (dilampirkan buktinya)
    6. Aspek penatagunaan tanah apabila terjadi perubahan penggunaan tanah.

    Usai melengkapi seluruh berkas dokumen dan persyaratan yang diperlukan, masyarakat bisa segera mengajukan permohonan sertifikat rumah pengganti agar penyalahgunaan sertifikat lama oleh pihak tidak bertanggung jawab bisa dihindari.

    Tahapan Mengurus Sertifikat Rumah Hilang

    Berdasarkan catatan detikProperti, tahapan berikutnya untuk mengajukan sertifikat rumah pengganti yakni sebagai berikut:

    1. Mengisi dokumen permohonan sertifikat baru dan menyiapkan persyaratan yang diminta
    2. Petugas BPN akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan berkas dokumen permohonan
    3. Permohonan disertai pengambilan sumpah di hadapan Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk terkait kehilangan sertifikat
    4. Petugas BPN akan meninjau rumah serta tanah dan melakukan pengukuran ulang untuk memastikan keadaannya sesuai yang tertera dalam Buku Tanah dan fotokopi sertifikat dari pemohon
    5. Setelah peninjauan dan pengukuran, sertifikat pengganti akan diterbitkan jika prosesnya berjalan normal. Dalam artian tidak ada pihak yang mengajukan keberatan atau gugatan.

    Biaya Mengurus Sertifikat Rumah Hilang

    Penerbitan sertifikat rumah pengganti akibat kehilangan akan dikenakan biaya. Biaya mengurus sertifikat baru kisaran Rp 350.000 per sertifikat. Dengan rincian: Rp 200.000 untuk biaya sumpah, Rp 100.000 untuk biaya salinan Surat Ukur, dan Rp 50.000 untuk biaya pendaftaran.

    Selain itu, pengajuan penerbitan sertifikat pengganti juga harus didahului dengan pengumuman dalam surat kabar harian setempat. Pengumuman ini dilakukan atas biaya pemohon. Karena itu, siapkan juga biaya lebih untuk persyaratan satu ini.

    Perlu diketahui, dengan penerbitan sertifikat pengganti maka sertifikat rumah yang hilang sudah dinyatakan tidak berlaku lagi.

    Nah, itu dia persyaratan, prosedur, cara, dan biaya mengurus sertifikat rumah yang hilang. Semoga membantu!

    (azn/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Genteng Perlu Diganti? Ini 3 Tanda-tandanya


    Jakarta

    Semua fondasi bangunan terutama bagian luar rumah memiliki masa pemakaian, tidak terkecuali pada penggunaan atap.

    Atap adalah fondasi penting pada rumah yang dapat melindungi rumah dari hujan, panas, dan gangguan lainnya. Atap bisa terbuat dari berbagai macam material. Masing-masing bahan memiliki keunggulan, fungsi, dan masa pemakaian yang berbeda-beda. Ketahanan material atap yang digunakan juga tergantung pada faktor alam, kualitas material, hingga lokasi bangunan berdiri.

    Maka dari itu saat memasang atap rumah kamu perlu berkonsultasi dengan ahli agar mendapatkan pilihan terbaik. Sebagai gambaran, menurut situs kin.com, berikut masa pemakaian atap berdasarkan jenisnya.


    1. Atap gulungan aspal (bitumen): 5 hingga 10 tahun.
    2. Atap sirap komposit: 15 tahun.
    3. Atap sirap kayu atau kayu ulin: 25 tahun.
    4. Atap genteng tanah liat: 40 hingga 50 tahun.
    5. Atap batu tulis: 100 tahun.
    6. Atap asbes: 25-40 tahun.
    7. Atap beton: 50 tahun.

    Tidak seperti fondasi rumah lainnya, atap tidak memiliki tanggal ‘kadaluarsa’ yang pasti. Atap bisa bertahan lebih lama apabila memiliki material yang berkualitas dan cara pemasangan yang tepat. Cara paling mudah mengetahui atap rumah masih dalam kondisi baik adalah tidak terlihat rembesan air hujan. Namun, kondisi ini bisa dimaklumi apabila terjadi hujan deras disertai angin.

    Di luar material atap yang digunakan berkualitas, kamu tetap perlu mengecek kondisi atap setidaknya 2 kali setahun. Untuk jenis atap sirap komposit, aspal, dan kayu biasanya pemeriksaannya perlu dibantu oleh ahli setiap tiga tahun sekali, sedangkan atap genteng biasanya diperiksa setiap lima tahun sekali.

    Selain waktu pemakaian yang sudah kadaluarsa, kamu juga bisa mengetahui kapan atap harus diganti. Mengutip dari kin.com pada Jumat (16/2/2024), berikut tanda atap harus segera diganti.

    Air, Cahaya Matahari, dan Hewan Masuk ke Dalam Rumah

    Gangguan dari luar yang dapat merusak bagian dalam rumah seperti air, cahaya matahari berlebihan, dan hewan seperti tikus yang menerobos masuk dari atap melalui celah.

    Cahaya matahari mungkin faktor yang sulit terlihat karena beberapa atap rumah juga ditambahkan plafon sehingga pemilik rumah tidak bisa melihat secara langsung. Sebaliknya, untuk air dan tikus mudah untuk disadari oleh pemilik rumah.

    Atap yang bocor akan menimbulkan genangan di plafon dan jika intensitasnya meningkat akan terbentuk lingkaran hitam pada plafon. Sementara itu, tikus juga menimbulkan suara saat berjalan di atap atau plafon, beberapa dari mereka juga akan merusak plafon untuk dapat turun ke bawah.

    Atap Berlumut dan Berkarat

    Menemukan lumut di atap yang terbuat dari tanah liat seperti genteng adalah hal wajar karena permukaannya pasti lembap terkena hujan ke panas.

    Tanda-tanda kelembapan meningkat pada atap rumah bisa dilihat dari bagian insulasi atau peredam panas pada atap dan kemunculan lumut pada permukaan atap.

    Atap juga ditambahkan penyangga berbahan logam memiliki risiko berkarat. Biasanya penyangga ini berbentuk V terbalik yang dipasang pada lipatan atap. Jika bagian itu berkarat, air dapat menembus atap rumah.

    Sirap yang melengkung

    Susunan atap bergeser atau kendur seperti ambles juga bisa menjadi tanda atap perlu diperbaiki. Pergeseran pada susunan atap ini bisa disebabkan oleh derasnya air hujan yang turun, tertimpa pohon atau buah, hingga gempa bumi.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai 2 Rumah Sering Terasa Panas? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Memiliki rumah tingkat memang menguntungkan dari segi luas. Kamu bisa membuat ruangan baru ke atas sampai 4 lantai apabila penghuninya cukup banyak.

    Biasanya yang membangun rumah ke atas adalah bangunan yang tidak memiliki lahan yang luas. Cara satu-satunya untuk mendapatkan rumah yang lapang adalah dengan meninggikan bangunan.

    Bangunan 2 lantai misalnya memang terlihat memiliki pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara yang baik, dan atap yang tinggi. Sayangnya ada satu masalah pada setiap rumah bertingkat yang dirasakan oleh penghuninya yakni suhu udara yang berbeda.


    Biasanya lantai 2 akan terasa lebih panas, pengap, dan lembap dibandingkan lantai di bawahnya. Sebenarnya kondisi ini bisa diatasi dengan memasang kipas angin atau AC di setiap ruangan yang digunakan terutama kamar tidur.

    Namun keputusan tersebut tentu membuat tagihan listrik rumah membengkak terutama saat malam hari. Bisa dikatakan pemakaian pendingin ruangan bukan langkah penyelesaian final untuk kondisi lantai 2 yang panas ini.

    Untuk mengetahui penyelesaian terhadap masalah ini, kamu perlu mengetahui penyebab peningkatan suhu di lantai 2 rumahmu. Mengutip dari situs trane.com pada Kamis (15/2/2024) berikut beberapa alasan lantai 2 rumah bisa terasa pengap dan solusinya.

    Peningkatan Suhu

    Menurut ilmu fisika biasanya udara panas akan naik ke atas, sedangkan udara dingin justru mengarah ke bawah.

    Jika sudah seperti ini, maka cara mengurangi panas di lantai 2 rumah adalah dengan memasang kipas dan pendingin ruangan atau AC. Usahakan untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan yang jarang digunakan.

    Bisa juga dengan memasang tirai di jendela atau balkon pada siang hari. Bahan tirai yang baik menahan panas adalah tirai bambu yang bisa digulung. Tirai ini dapat menghalau sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah.

    Salah Memilih Jenis Atap

    Biasanya bagian atas rumah tidak ditutupi dengan pohon atau tanaman rindang. Saat menggunakan atap yang tidak menyerap panas maka panas tersebut terasa hingga ke dalam rumah.

    Jenis atap yang direkomendasikan karena menyerap panas dengan baik diantaranya atap genteng, metal, asbes, keramik, atau beton.

    Sirkulasi Udara yang Buruk

    Sirkulasi yang baik adalah yang bisa mendukung penyebaran udara sejuk ke seluruh rumah. Salah satu sumber sirkulasi udara bisa berasal dari balkon di lantai 2, tetapi dengan pintu yang terbuka dapat meningkatkan banyaknya debu yang masuk ke dalam rumah.

    Jika ingin tetap mendapatkan udara tanpa debu berlebihan bisa memasang pintu jaring yang juga berguna untuk menghalau serangga masuk.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengatasi Bau Septic Tank yang Mampet


    Jakarta

    Septic tank atau tangki septik merupakan tempat pembuangan tinja, urine, dan air limbah dari kloset atau kamar mandi. Namun, seiring penggunaan, septic tank bisa menjadi penuh dan berbau, yang akhirnya membuatnya tidak berfungsi optimal dan kloset mampet serta menimbulkan bau tak sedap.

    Kondisi ini tidak hanya membuat kloset tidak bisa digunakan, tapi juga mengganggu kenyamanan di rumah. Permasalahan septic tank ini perlu mendapat perbaikan segera agar membuatnya berfungsi baik kembali serta menghilangkan bau tersebut. Mengutip dari My Decorative, Jumat (16/2/2024), berikut cara mengatasi bau septic tank yang mampet.

    1. Penutup Ventilasi Karbon Aktif Poli-Udara

    Penutup ventilasi karbon aktif poli-udara merupakan alat yang dipasang pada septic tank untuk mengatasi bau septic tank yang populer di perumahan. Alat ini cukup murah dan cara kerjanya adalah memiliki mineral karbon aktif yang dapat mengikat molekul gas yang berbau tidak sedap sehingga mencegah septic tank berbau. Namun, karbon aktif bisa rusak, jadi kamu harus mengganti penutup ventilasi ini dari waktu ke waktu.


    2. Filter Arang

    Tangki septik membutuhkan udara luar untuk menyimpan limbah dari pipa ledeng dengan baik. Namun, akses ke udara segar ini adalah tempat untuk penumpukan gas berbahaya seperti Hidrogen Sulfida.

    Gas ini memiliki bau seperti telur busuk. Untuk mencegah penumpukan gas ini, kamu harus memasang filter arang pada ventilasi udara. Sama dengan karbon aktif, filter arang bekerja mengikat molekul gas dan menghentikan bau agar tidak sampai ke rumah. Sekali lagi, ini bukan solusi permanen karena arang akan habis dan perlu diganti.

    3. Lakukan Perawatan Pipa Secara Rutin

    Septic tank yang mampet atau bermasalah bisa menimbulkan bau selokan di kloset kamar mandi, bahkan sampai ke ruangan lainnya di rumah. Namun, hal ini tak selalu septic tank yang penuh. Bisa jadi mengalami penyumbatan pada pipa. Jika penyebabnya adalah penyumbatan atau penyempitan pipa karena penumpukan material, gas mungkin menumpuk pada pipa alih-alih diangkut ke tangki. Dalam hal ini, gas dapat mengalir ke mana saja, yaitu ke saluran pembuangan kamu. Untungnya, cara mengatasi bau septic tank ini cukup mudah dengan melakukan perawatan pipa secara teratur.

    4. Periksa Bila Ada Kerusakan

    Jika masalah tetap ada meski filter pada penutup ventilasi udara, kamu mungkin memiliki masalah yang lebih serius. Mungkin ada kebocoran di suatu tempat dalam sistem septic tank. Sebelum menggali septic tank, cobalah memeriksa terlebih dahulu apakah ada tanda-tanda kerusakan ini. Terutama, kamu harus menemukan sumber bau.

    Selain itu, jika menemukan tanah di sekitar pipa atau tangki dan dalam kondisi lembap, ini merupakan indikasi septic tank mengalami masalah kebocoran serius. Pada titik ini, cara mengatasi bau septic tank adalah menghubungi teknisi profesional sehingga dapat melakukan pemeriksaan tepat dan menentukan apa masalahnya.

    Demikian 4 cara mengatasi bau septic tank yang mampet. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanda Atap Akan Ambruk dan Cara Pencegahannya


    Jakarta

    Atap adalah pelindung utama pada sebuah rumah. Tanpa atap, rumah dan seisinya tidak dapat terlindungi dari panas, hujan, dan gangguan lainnya.

    Memiliki fungsi yang penting pada rumah, kamu harus merawatnya agar atap bisa tahan lama. Jika atap tidak terawat, rumah akan mengalami beberapa masalah seperti atap bocor, masuknya hewan-hewan pengganggu seperti tikus, hingga yang paling buruk adalah atap ambruk.

    Jika atap sudah ambruk, keselamatan anggota keluarga di dalam rumah akan terancam. Apalagi jika ambruknya pada saat cuaca buruk seperti angin kencang, hujan deras, atau gempa bumi, proses evakuasi keluarga yang berada di dalam rumah akan sulit.


    Untuk menanggulanginya, kamu bisa mengenali tanda-tanda atap yang mulai renggang yakni susunan genteng tidak terlihat rata dan datar, melainkan berantakan seperti tumpang tindih dan cekung ke dalam.

    Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan atap renggang dan berpotensi ambruk. Mengutip dari Connecticut Post pada Jumat (16/2/2024), berikut diantaranya.

    Terkena Beban Berat

    Penyebab paling umum atap bisa tiba-tiba ambruk adalah tertimpa beban yang berat atau fondasi bangunan terkena guncangan yang kuat. Beban berat itu bisa seperti pohon tumbang. Buah yang jatuh dari pohon dan mengenai genteng juga bisa menyebabkan keretakan atau pergeseran struktur.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan kejatuhan benda dari atas. Biasanya ini terjadi pada rumah yang berada di sekitar area pembangunan yang menempel satu sama lain.

    Tergerus Air

    Kondisi atap atau genteng yang sudah cukup tua bisa cepat keropos dan menimbulkan retak. Normalnya genteng bisa diganti 20-30 tahun sekali.

    Genteng yang sudah retak, tidak akan maksimal menahan guyuran air hujan. Seiring waktu air dapat lolos dari sela-sela retakan dan menetes ke dinding plafon. Jika retakannya berada di banyak titik, plafon rumah kamu akan menghitam karena jamur yang muncul di permukaan yang lembap.

    Maka dari itu, susunan genteng harus tetap dalam kondisi baik dan lapisan logam harus mengarahkan air mengalir ke talang air.

    Fondasi Bangunan Bergeser

    Kondisi ini patut dicurigai jika atap terlihat bergeser atau cekung padahal tidak ada hujan atau kejatuhan benda berat.

    Memodifikasi atap tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli atau pihak pengembang juga meningkatkan risiko kerusakan pada atap.

    Cara Memperbaiki Atap yang Hendak Ambruk

    Atap yang telah ambruk mau tidak mau harus dibongkar semuanya mulai dari genteng, fondasi, hingga bagian bangunan di bawahnya yang mungkin saja terdampak saat atap runtuh.

    Namun, apabila atap tersebut baru terlihat renggang atau rusak di bagian yang kecil, kamu bisa melakukan perbaikan untuk mencegah atap ambruk.

    Menurut situs findlayroofing.com, memperbaiki atap perlu bantuan ahli seperti tukang bangunan karena mereka memiliki pengalaman dan bisa untuk bekerja di atas ketinggian. Mereka dapat melakukan pengecekan sumber masalah pada atap dan memberikan saran cara memperbaikinya.

    Ketika sumber masalahnya terletak pada fondasi. Maka perbaikan dimulai dari bagian bawah atau dalam rumah. Biasanya akan ada pembongkaran pada talang air dan pipa yang terpasang di dekat genteng.

    Agar tidak renggang atau ambles ke bawah, bisa menambahkan balok plafon atau pengikat kasau atau struktur miring pada atap yang berasal dari susunan balok baja.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Gantung Jam Dinding di 6 Lokasi dalam Rumah Ini


    Jakarta

    Jam dinding biasanya akan digantung pada tempat yang bisa dilihat secara jelas. Namun, bukan berarti boleh sembarang tempat. Menurut feng shui kuno, jam merupakan simbol berlalunya waktu atau lebih tepatnya seiring berjalannya waktu.

    Sehingga jam dinding dipandang sebagai hitungan mundur dari waktu yang terbatas untuk banyak hal, dari tugas, pencapaian, hingga rentang hidup. Karena itu, ada ketentuan feng shui mengenai lokasi yang perlu dihindari untuk menggantung jam dinding agar tidak terhalangnya energi positif masuk ke rumah.

    Mengutip dari Love to Know, Jumat (16/2/2024), berikut beberapa area rumah yang perlu dihindari untuk menggantung jam dinding menurut feng shui.


    1. Di bawah atau di atas ketinggian mata

    Jangan menggantung jam dinding lebih tinggi atau rendah dari ketinggian mata. Pasalnya, membuat energi chi mengalir kurang seimbang lantaran energi chi akan bergerak secara menyebar. Sehingga energi tidak bisa mengalir dengan merata ke seluruh ruangan.

    2. Di jendela atau pintu

    Hindari juga menggantung jam dinding di jendela atau pintu. Bahkan, menyandarkan jam pada salah satu dari dua benda tersebut dilarang. Sebab, penempatannya dapat membuat energi positif bergerak terlalu cepat. Kamu akan merasa selalu tertinggal dalam berbagai tugas atau mencapai tujuan.

    3. Di atas jendela atau pintu

    Selain jendela atau pintu,menggantung jam di posisi tepat di atas jendela dan pintu juga tidak boleh dilakukan. Ini merupakan lokasi yang tidak nyaman yang membuat jam dinding sulit dilihat dan dijangkau, terutama bila ingin mengganti baterai atau membetulkan jarum penunjuk waktunya.

    4. Di ruang makan

    Jam dinding juga tidak boleh digantung di ruang makan karena bisa menandakan makanan dan kelimpahan kamu terbatas serta segera habis.

    5. Berlawanan dengan pintu

    Untuk pintu yang mengarah ke luar rumah, seperti pintu masuk atau pintu belakang, sebaiknya jangan menggantung jam dinding pada posisi yang berlawanan dengannya.

    Penempatan ini dianggap akan mengundang kesialan. Permukaan kaca pada jam dinding sering kali memantulkan cahaya dan berfungsi sebagai cermin. Jam dinding yang digantung pada posisi berlawanan dengan pintu dapat memantulkan energi chi yang masuk ke rumah atau ruangan.

    6. Di kamar tidur

    Memiliki jam di kamar tidur boleh saja, tetapi jangan menggantungnya tepat di atas tempat tidur. Sebaiknya, meletakkan jam di nakas atau di area lain. Sebab, jam yang digantung tepat di atas tempat tidur dapat membuat kamu merasa tergesa-gesa, gugup, gelisah saat tidur, bahkan menyebabkan insomnia.

    Demikian 6 area rumah yang tidak boleh digantung jam dinding menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 5 Tanaman Ini Berbahaya buat Kucing Kamu


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa menjadi salah satu cara agar rumah tampak asri dan lebih ‘hidup’. Akan tetapi, ternyata ada beberapa tanaman yang berbahaya, terlebih lagi buat kamu yang punya hewan peliharaan kucing di rumah.

    Kucing merupakan hewan yang cukup aktif dan panasaran akan suatu hal. Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan hal-hal yang ada di sekitar rumah, termasuk tanaman.

    Dilansir dari The Spruce, Jumat (16/2/2024), berikut ini beberapa tanaman yang beracun bagi kucing.


    1. Peace Lily

    Tanaman ini memiliki penampilan yang indah dan perawatannya cukup mudah dilakukan. Tak heran, banyak orang yang merawatnya di rumah.

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Namun, tanaman ini bisa cukup berbahaya apabila dimakan kucing. Sebab, peace lily memiliki kandungan kalsium oksalat yang beracun bagi kucing apabila tertelan atau dimakan.

    2. Pothos

    Tanaman ini banyak ditemukan di rumah karena perawatannya yang mudah. Meski terlihat cantik, namun tanaman ini bisa berbahaya apabila dimakan oleh kucing karena mengandung kalsium oksalat.

    Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenGolden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and garden Foto: Getty Images/iStockphoto/FeelPic

    3. Bunga Daffodil

    Bunga daffodil memiliki warna yang indah dan terang sehingga membuatnya tampak cantik. Akan tetapi, bunga daffodil bisa menjadi berbahaya apabila dimakan oleh kucing.

    Tanaman hias daffodilTanaman hias daffodil Foto: Getty Images/iStockphoto/redhumv

    Bagian bunga maupun batangnya beracun apabila dikonsumsi kucing dalam jumlah banyak. Bagian umbinya (bulbs) yang paling beracun, jika dikonsumsi dalam jumlah kecil saja bisa menyebabkan diare, muntah-muntah, gangguan pencernaan, dan mengeluarkan air liur.

    4. Bunga Lili

    Bunga lili bisa berbahaya bagi kucing. Seluruh tanaman itu, mulai dari batang, daun, bunga, serbuk, hingga air di dalam vas-nya bisa beracun jika dikonsumsi kucing. Bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal dalam waktu 3 hari.

    plant of flowering white liliesplant of flowering white liliesplant of flowering white liliesplant of flowering white lilies Foto: Getty Images/iStockphoto/Elen11

    5. English Ivy

    Tanaman ini sering ditemukan di rumah menjadi tanaman gantung. Daunnya yang unik bisa membuat tampilan rumah menjadi lebih bagus. Meski bentuk daunnya unik, namun apabila dimakan oleh kucing bisa berbahaya.

    Ivy in a potEnglish Ivy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Dilansir dari The Spruce Pets, tanaman ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, rasa terbakar atau iritasi di bagian mulut, sulit napas, koma, atau bahkan kematian.

    Itulah beberapa tanaman yang berbahaya bagi kucing. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Rawat Tanaman Hias di Kamar Kos? Perhatikan Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Bosan dengan tampilan kamar kos yang kurang menarik? Kamu bisa coba menggunakan tanaman hias untuk dekorasi. Selain cara ini mudah, kamu bisa mengisi waktu luang untuk merawat tanaman hias agar tampilannya jadi cantik.

    Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum merawat tanaman hias di kamar kos agar tetap tumbuh subur sebagai berikut.

    Cari Tanaman yang Toleran Akan Berbagai Cahaya

    Matt Aulton dari Plant Proper, menyarankan untuk memilih tanaman hias yang akan bertahan dalam situasi terang, cahaya rendah dan buatan. “Tanaman yang saya rekomendasikan adalah lidah mertua, sirih gading, monstera, pohon dolar, dan philodendron,” tuturnya, seperti dikutip The Spruce, Jumat (16/2/2024). Tanaman ini dapat bertahan jika jendela kamar kos menghadap ke selatan dan mendapat banyak cahaya atau menghadap ke utara dan mendapatkan sedikit cahaya.


    Pilih Tanaman Kecil atau yang Tumbuh Lambat

    Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah ruang. Jika berada di kamar kos berukuran standar dan tinggal bersama teman. Hal ini berarti ruang kamu menjadi terbatas. Pilih tanaman yang tumbuh lambat atau tanaman yang dapat dengan mudah dipangkas kembali.

    “Tanaman lidah mertua adalah tanaman yang tumbuh sangat lambat dan tidak akan tumbuh lebat dalam waktu dekat,” tutur Aulton. Sementara untuk sirih gading, monstera, dan philodendron, tidak akan tumbuh cepat dalam kondisi cahaya rendah.

    Namun, jika ukurannya sudah mulai membesar, semua tanaman itu dapat dengan mudah dipangkas kembali. Pilihan tanaman lainnya yang bisa dipertimbangkan adalah kaktus dan sukulen atau tanaman berukuran mini yang dijual khusus untuk terarium sehingga tidak akan memakan banyak ruang.

    Perawatan Tanaman Hias di dalam Kos

    Memaksimalkan Jendela

    Beberapa tanaman dapat hidup dengan menempatkannya di depan jendela kos selama sinar matahari tidak terlalu terang. Memaksimalkan penggunaan jendela sebagai tempat menaruh tanaman hias. Selain memanfaatkan ambang jendela, area di atas jendela juga bisa ditempelkan pengait untuk menggantung pot tanaman. Metode menggantung pot tanaman hias merupakan cara terbaik untuk menghadirkan tirai berdaun sebagai privasi.

    Pertimbangkan Cahaya Buatan

    Jika pencahayaan menjadi suatu kekhawatiran, Aulton menyarankan menggunakan cahaya buatan. Ada beragam pilihan untuk dihadirkan di kamar kos. “Cahaya buatan dapat ditambahkan untuk memungkinkan tanaman mendapatkan sedikit cahaya ekstra untuk berkembang di kamar kos,” terang dia. Dengan menghadirkan cahaya buatan, tanaman akan mendapatkan pencahayaan ekstra, terutama jika kamu tinggal di kamar kos dengan satu jendela atau jendela yang tidak membawa cukup cahaya.

    Demikian hal yang perlu dipertimbangkan untuk merawat tanaman hias di kosan. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memperbaiki Pintu Kayu Keropos Agar Tampilannya Seperti Baru Lagi


    Jakarta

    Kayu masih digandrungi sebagai salah satu bahan yang dipakai pada pintu rumah. Bahan kayu dikenal memiliki ketahanan yang bagus dan memiliki estetika yang menarik mulai dari corak, pahatan, dan warnanya.

    Tampilan dan ketahanan dari pintu kayu itu sangat menjanjikan di 10 tahun awal pemakaiannya. Setelah itu, pintu akan mengalami beragam masalah seperti keropos karena dimakan rayap dan timbul jamur pada permukaannya.

    Kelembapan ruangan juga mempengaruhi proses keroposnya pintu kayu. Maka dari itu untuk pintu kayu sebaiknya gunakan jenis kayu yang berkualitas seperti kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, hingga kayu kenari.


    Kerusakan pada kayu yang sebagian besar disebabkan karena kondisi eksternal membuat material ini perlu mendapatkan perawatan khusus dibandingkan bahan lainnya. Pintu kayu yang telah keropos cukup sulit untuk dikembalikan ke bentuk semula tanpa memikirkan harus diganti secara keseluruhan atau tidak.

    Meski sulit bukan berarti pintu kayu tidak bisa diperbaiki. Kamu perlu melihat bagian dan tingkat kerusakan pada pintu. Mengutip dari situs surelockkey.com pada Jumat (16/2/2024), berikut cara memperbaiki pintu kayu yang keropos.

    Lepaskan Pintu

    Cara mempermudah memperbaiki pintu adalah dengan meletakkannya di tempat yang luas sehingga perlu dilepas dari engsel.

    Keringkan Kayu

    Kayu yang keropos akibat terlalu lembap sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur. Menurut situs Period Property UK, waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan kayu sekitar 3 hari.

    Buang Bagian Kayu yang Keropos

    Berbeda dari bahan logam, pintu kayu yang sudah keropos sulit untuk ditambal agar dapat kembali seperti semula. Salah satu caranya adalah dengan memangkas bagian yang rusak.

    Cara memotongnya bisa menggunakan pisau, gergaji kayu, atau bor. Cara ini mudah dilakukan apabila kerusakan memang berada di area yang sama dan di pinggir seperti atas atau bawah pintu.

    Sambungkan Bagian yang Berlubang.
    Gunakan pita perekat yang dimasukkan ke dalam lubang yang tersisa dari pintu kayu yang keropos. Tambahkan pula pengeras dan tunggu sampai 2-3 jam.

    Tambahkan Poliester dan Epoksi

    Campurkan pengeras dengan resin epoksi. Gunakan pengaduk yang berbeda agar bahan pertama tidak masuk ke dalam kaleng kedua. Pengadukan pengeras dan resin epoksi harus dilakukan secepat mungkin karena bahan mulai mengeras dalam 2 menit.

    Oleskan campuran tersebut ke lubang. Tuang sampai terbentuk beberapa lapisan setelah lapisan sebelumnya kering. Gunakan pisau dempul untuk meratakan ke semua sudut lubang pintu.

    Haluskan Permukaan

    Gunakan ampelas untuk menghaluskan permukaan pintu kayu sehingga terlihat lebih mulus saat dilihat dan dipegang. Kemudian gunakan cat primer untuk menutupi area yang diampelas dan biarkan mengering.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Taruh TV di Kamar, Ini Anjurannya


    Jakarta

    Menambahkan televisi atau TV di kamar tidur bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menonton dengan posisi yang nyaman di tempat tidur. Agar bisa menonton dengan nyaman, tentunya peletakan TV menjadi penting.

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menaruh TV di kamar tidur. Salah satunya adalah jangan menempatkan TV di depan jendela yang memancarkan sinar matahari ke dalam kamar karena bisa membuat mata lelah akibat cahaya yang masuk. Di sisi lain, jangan meletakkan TV di seberang jendela karena akan membuat layar menjadi silau.

    Lantas, bagaimana posisi TV yang baik di kamar tidur? Dilansir dari The Spruce, Jumat (16/2/2024), berikut ini tips meletakkan TV di kamar tidur.


    1. Pasang TV di Dinding

    TV di kamar tidur/Onurdongel/Getty Images via The SpruceTV di kamar tidur/Onurdongel/Getty Images via The Spruce Foto: Onurdongel/Getty Images via The Spruce

    Memasang TV di dinding menjadi salah satu pilihan yang paling mudah dan sederhana. Untuk meningkatkan tampilan TV, kamu bisa menambahkan dekorasi pada dinding, misalnya membuat latar dengan desain yang estetis atau menambahkan dekorasi lainnya.

    2. Taruh di Dekat Area Duduk

    TV di kamar tidur/Nile Johnson Interior Design via The SpruceTV di kamar tidur/Nile Johnson Interior Design via The Spruce Foto: Nile Johnson Interior Design via The Spruce

    Apabila kamar kamu cukup luas dan ada area duduk, sebaiknya letakkan TV di area duduk tersebut. Hal ini bisa menciptakan sudut pribadi yang santai dan suasana nyaman tanpa harus naik ke tempat tidur.

    3. Taruh di Atas Rak

    TV di kamar tidur/Mats Silvan/Getty Images via The SpruceTV di kamar tidur/Mats Silvan/Getty Images via The Spruce Foto: Mats Silvan/Getty Images via The Spruce

    Jika kamu memiliki rak, kamu bisa menaruh TV di atas rak tersebut. Tambahkan dekorasi yang diperlukan, misalnya tanaman, buku, atau lukisan agar tampilan tampak lebih natural.

    Itulah beberapa tips untuk meletakkan TV di kamar tidur. Selamat mencoba!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com