Author: Gak Ganti Gambar

  • 5 Cara Kreatif Daur Ulang Toples Kaca Kosong di Rumah



    Jakarta

    Sampah setiap hari dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Salah satu sampah rumah tangga yang umumnya dihasilnya adalah toples kaca kosong. Toples kaca kosong bisa berasal dari wadah bekas selai atau saus.

    Jika kamu memiliki toples kaca kosong, jangan langsung dibuang. Ada banyak cara kreatif untuk memanfaatkannya kembali dengan cara didaur ulang. Dengan begitu, toples kaca kosong bisa berfungsi kembali di rumah.

    Melansir The Spruce, Jumat (16/2/2024), berikut adalah lima cara untuk kreatif mendaur ulang kembali toples kaca kosong di rumah.


    1. Tempat Pensil Meja

    Toples kaca kosong yang sudah tidak terpakai bisa kamu sulap menjadi tempat pensil meja. Dengan menyulapnya menjadi tempat pensil, meja kerjamu tidak akan berantakan lagi. Selain untuk menyimpan pensil, tempat pensil dari toples kaca ini bisa kamu gunakan untuk menampung segala sesuatu, mulai dari pena, spidol, hingga klip kertas.

    2. Tempat Menyimpan Alat Kerajinan

    Bagi kamu yang biasa membuat kerajinan tangan, toples kaca kosong bisa kamu gunakan untuk menyimpan alat dan bahan, seperti manik-manik, kancing baju, pita, dan lain sebagainya. Dengan begitu, alat dan bahan kerajinan tersebut tidak akan tercecer sembarangan. Kamu juga bisa memberi label pada setiap toples kaca agar lebih rapi dan mudah ditemukan saat ingin digunakan.

    3. Tempat Sikat dan Pasta Gigi

    Selain menjadi tempat pensil, toples kaca kosong juga bisa kamu manfaatkan sebagai tempat sikat dan pasta gigi di kamar mandi. Dengan begitu, kamu tidak harus membeli tempat sikat dan pasta gigi lagi di toko. Selain sebagai tempat sikat dan pasta gigi, kamu juga bisa menggunakan toples kaca kosong tersebut sebagai tempat menyimpan bola-bola kapas. kuas makeup, atau pisau cukur.

    4. Wadah untuk Perkakas

    Jika kamu memiliki banyak sekrup dan paku di garasi atau di dalam lemari, kamu bisa menyimpannya dengan rapi di dalam toples kaca kosong. Dengan disimpan di dalam toples kaca kosong, kamu bisa menyortir perkakas tersebut berdasarkan kategori dan ukuran.

    5. Vas Bunga

    Terakhir, kamu bisa menyulap toples kaca kosong yang sudah tidak terpakai menjadi vas bunga. Masukkan air dan bunga ke dalam toples kaca kosong agar awet untuk beberapa hari. Selain itu, kamu juga bisa menanam kaktus hias di dalam toples kaca tersebut dengan menambahkan batu sebagai drainase. Tak hanya itu, jika toples kaca yang kamu punya cukup besar, kamu juga bisa mengubahnya menjadi akuarium mini, lho!

    Demikianlah 5 cara kreatif untuk mendaur ulang toples kaca kosong di rumah menjadi bermanfaat lagi. Dengan memanfaatkan kembali toples kaca kosong, kamu tidak hanya membantu lingkungan dengan mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan rumah yang lebih teratur dan estetis. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cantik Sih… Tapi Jangan Taruh Tanaman Hias di 6 Tempat Ini Ya!


    Jakarta

    Tanaman indoor merupakan tanaman hias yang bisa hidup dan dirawat di dalam ruangan. Karena punya tampilan yang cantik juga, tanaman indoor bisa dijadikan juga sebagai dekorasi

    Bisa dirawat di dalam rumah, bukan berarti mereka bisa ditaruh sembarang tempat. Karena dapat berisiko membuat tanaman hias kesayanganmu bisa mati. Lalu, kira-kira tempat apa saja yang nggak bisa tempat untuk meletakkan tanaman indoor? Mengutip dari Bob Vila, Jumat (16/2/2024), berikut 6 tempat yang tidak bisa diletakkan tanaman indoor.

    1. Di Atas Kulkas

    Menaruh tanaman di atas kulkas memang terlihat baik-baik saja. Asalkan kulkas menghadap jendela yang sering terkena sinar matahari. Namun, kulkas sering diletakkan pada tempat gelap dan teduh.


    Selain itu, suhu dan tingkat kelembaban di bagian atas lemari es juga tidak ideal untuk sebagian besar tanaman. Area di sekitar kulkas umumnya memiliki kelembaban yang rendah. Ketika itu dikombinasikan dengan panas yang dikeluarkan kulkas bisa merusak tanaman indoor kamu.

    2. Dekat dengan Pemanas

    Selanjutnya, jangan letakkan tanaman hias indoor kamu dekat pemanas., termasuk radiator, pemanas ruang, dan ventilasi pemanas atau pendingin. Pasalnya, tanaman yang ditempatkan di dekat pemanas dengan suhu yang sangat tinggi dan tingkat kelembaban rendah, akan membuat tanaman cepat layu dan mati.

    3. Di Sudut Ruangan

    Kamu tidak boleh meletakkan tanaman, terutama tanaman indoor tropis sudut-sudut ruangan. Sudut ruangan biasanya gelap tak tersentuh sinar matahari, sehingga tanaman tidak akan mendapatkan cukup sinar matahari untuk berkembang. Jika kamu harus merawat tanaman indoor di sudut ruangan, kamu dapat pilih tanaman yang bisa hidup di cahaya remang seperti pakis.

    4. Terlalu Dekat dengan Peralatan Elektronik

    Menurut American Society for Horticultural Science, tanaman indoor dapat membantu mengurangi stres saat bekerja. Sehingga menaruh tanaman indoor di dekat meja kerja bisa jadi ide bagus.

    Namun, kamu perlu selektif di mana kamu akan meletakkan tanaman tersebut. Tapi ingat, jangan letakkan tanaman indoor terlalu dekat dengan komputer, printer, colokan daya, atau peralatan elektronik lainnya. Mengapa?

    Menjaga tanaman yang terlalu dekat alat elektronik bisa mencegah kejadian tak terduga. Misalnya, saat kamu menyiram tanaman dan tak sengaja percikan air mengenai alat elektronik.

    5. Di Tempat yang Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tanaman memang perlu sinar matahari untuk proses fotosintesis. Namun, terlalu banyak sinar matahari bisa menjadi buruk. Karena ada beberapa jenis tanaman indoor yang memerlukan tempat teduh untuk hidup.

    Sehingga menaruh di dekat jendela dengan sinar matahari langsung bukanlah ide yang baik. Ketika tanaman ini mendapatkan terlalu banyak sinar matahari langsung, dapat menyebabkan klorofil di dalam setiap daun rusak, menghasilkan daun dan bagian lainnya jadi pucat atau kecoklatan.

    6. Di Atas Microwave

    Sama seperti halnya meletakkan tanaman di atas kulkas, menaruh di atas microwave juga tak disarankan. Meskipun, menaruhnya bisa menambah kesan estetik di dapur tapi tetap tidak disarankan. Alasannya ada dua. Pertama, dapat mengancam kesehatan tanaman. Pancaran gelombang dari microwave bisa membuat tanaman jadi cepat layu kemudian mati. Kedua, Bagi kamu yang merawat tanaman indoor berukuran besar akan berpotensi merusak bagian atas microwave.

    Demikian tempat di rumah yang tidak boleh diletakkan tanaman indoor. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Cara Aman Mengemas Tanaman saat Pindah Rumah


    Jakarta

    Persiapan pindahan rumah adalah pekerjaan besar yang membutuhkan berhari-hari mulai dari menyortir barang, menyiapkan tempat untuk penyimpanannya, hingga mengelompokkan barang dan mencocokkan dengan kendaraan yang akan mengangkutnya.

    Barang pribadi seperti pakaian, peralatan dapur, bisa diletakkan di koper dan kontainer plastik yang tahan akan tekanan. Masalahnya adalah jika kamu memiliki banyak tanaman yang juga akan dibawa. Bagaimana cara memastikan tanaman bisa sampai di rumah baru dengan aman?

    Proses pindahan untuk tanaman harus memperhatikan ketahanan pot, tanah di dalamnya, dan batangnya agar tidak rusak dan patah di tengah perjalanan. Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan pot plastik anti-pecah sebagai pengganti pot tanah liat atau keramik. Untuk pelindung luarnya bisa gunakan bubble wrap atau kain yang di dalamnya terdapat busa tipis.


    Tanah tanaman boleh dalam kondisi lembap bukan basah untuk memastikan tumbuhan tidak kering dalam perjalanan. Pastikan tanaman dikemas terakhir kali setelah semua barang di rumah selesai.

    Cara Mengemas Tanaman yang Aman saat Pindahan

    Tanaman Pot Kecil

    Tanaman pot kecil tidak membutuhkan tempat yang luas, maka persiapkan pindahan tanaman ini lebih dulu dari tanaman lainnya. Jenis tanaman pot kecil seperti kaktus, lidah buaya, atau lidah mertua bisa diletakkan ke kotak kertas yang dibuat lubang di bagian atasnya untuk sirkulasi udara.

    Tanaman Pot Besar

    Pot yang tidak bisa ditutup di dalam kardus atau kotak termasuk ke dalam pot besar. Biasanya tanamannya memiliki tangkai yang tinggi dan bercabang. Sehingga jika diletakkan terlalu dekat dengan barang keras, dikhawatirkan cabang-cabangnya bisa patah.

    Pembungkus yang digunakan untuk jenis tanaman pot besar adalah koran atau kertas lebar. Bungkus di sekitar dasar pot sampai ke atas seperti karung. Ini akan membantu menjaga batang tetap di dalam dan tidak tersenggol benda lain. Jangan lupa melubangi koran penutup tersebut.

    Saat meletakkan di kendaraan juga sediakan jarak yang aman agar saat diturunkan tidak sulit. Perhatikan juga tinggi tanaman tersebut, sebaiknya tidak melebihi tinggi mobil kap terbuka agar pembungkus tidak rusak di perjalanan. Tanaman yang lebih besar dari mobil kap terbuka sebaiknya dipindahkan menggunakan truk.

    Tanaman yang dipindahkan dengan mobil pribadi sebaiknya dilengkapi dengan penahan yang dapat menghadang pergerakan tanaman ketika terjadi guncangan. Selain itu hindari menghimpit tanaman dengan barang pribadi atau benda keras lainnya.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Bisa Sembarangan, Ini Waktu yang Tepat Hidupkan Kulkas Baru


    Jakarta

    Bagi yang baru membeli kulkas atau menyelesaikan pindahan rumah, apa kamu sudah tahu jika kulkas sebenarnya tidak bisa langsung dinyalakan? Jika langsung dinyalakan akan menimbulkan masalah pada kulkas.

    Alasan utama yang menyebabkan kulkas tidak boleh langsung dinyalakan adalah pada proses pemindahan pasti kulkas mengalami guncangan. Hal ini menyebabkan ada bagian di dalam kulkas mengalami pergeseran. Ini juga tergantung dari bagaimana posisi kulkas ketika dipindahkan.

    Guncangan saat memindahkan badan kulkas ini membuat oli kompresor bergerak. Besarnya pergerakan kulkas dapat menimbulkan risiko yang berbeda. Risiko terparah yang bisa terjadi adalah oli kompresor bocor.


    Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

    Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

    Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

    Untuk menghindari kebocoran pada oli kompresor, kulkas harus dipindahkan dengan cara yang benar. Menurut situs findamover.com yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024), berikut cara memindahkan kulkas khususnya saat pindahan rumah.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Setelah kulkas diletakkan di tempat baru, kamu perlu membiarkan kulkas selama 24 jam agar oli kompresor bisa kembali ke tempat semula.

    Lamanya kulkas harus didiamkan tergantung ukuran kulkas, jenis, dan lamanya pengiriman. Kamu bisa menanyakan kepada penjual estimasi barang sampai dan kemampuan kulkas untuk mengembalikan oli kompresor membutuhkan waktu berapa lama.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuka Apel Terbukti Ampuh Usir 5 Hewan Pengganggu Ini di Rumah


    Jakarta

    Kemunculan hewan-hewan seperti tikus, kecoa, dan nyamuk di rumah bisa mengganggu ketenangan dan ada saatnya kotoran mereka bisa membuat rumah bau. Begitu pula dengan kehadiran siput dan semut yang bisa merusak tanaman di rumah.

    Hewan-hewan tersebut bisa muncul kapan saja jika mereka mendapat sinyal sumber makanan atau tempat tinggal yang nyaman di rumahmu.

    Sebenarnya ada 1 bahan yang bisa mengusir hewan-hewan tersebut yakni cuka apel. Mengutip dari Health.com, cuka apel adalah sejenis cuka yang dibuat dari fermentasi sari buah apel yang dihancurkan. Bahan ini bisa dibeli di toko dekat rumahmu.


    Cuka apel ini biasa digunakan untuk membersihkan barang di rumah dan dicampurkan dalam masakan. Selain itu, cuka apel juga memiliki khasiat bagi kesehatan seperti mengontrol kolesterol.

    Sayangnya, kehadiran cuka apel ini tidak disukai oleh nyamuk, tikus, siput, kecoa, dan semut karena aromanya yang tajam. Berikut cara pemakaian cuka apel yang ampuh mengusir hewan pengganggu di rumah menurut situs AZ animals yang dikutip pada Sabtu (17/2/2024).

    Lalat Buah

    Hewan satu ini akan datang saat kamu sedang memasak karena aroma yang menguar dari masakan. Bahkan buah yang diletakkan di atas meja setelah salah satu bagiannya dipotong juga bisa mengundang lalat buah datang.

    Cara penggunaan cuka apel untuk menghentikan lalat buah mendekat adalah dengan menuangkan secangkir cuka apel yang dicampurkan dengan beberapa tes sabun cuci piring ke dalam stoples. Lalu tutup stoples dengan plastik dan buat lubang seukuran lalat. Lalat buah tertarik pada aroma cuka. Saat lalat masuk ke dalam stoples, mereka akan terjebak di dalam cairan sabun.

    Nyamuk

    Nyamuk kerap mengganggu saat seseorang tengah diam atau tidur. Jika tidak menimbulkan gatal di kulit, nyamuk sering membuat suara bising di dekat telinga apalagi saat rumah tidak menyalakan lampu.

    Cara mengusir yang diketahui efektif adalah dengan menyalakan lilin beraroma serai yang telah diberi cuka apel. Serai adalah pengusir nyamuk yang ampuh. Ditambahkan cuka apel akan lebih efektif.

    Kecoa

    Banyak sekali orang yang mengaku tidak menyukai kehadiran kecoa karena hewan satu ini cukup berani untuk menyerang balik. Selain berjalan dengan cepat, kecoa juga bisa terbang saat diserang.

    Cara yang paling tepat untuk mengusir kecoa adalah mencampurkan cuka apel dan air ke dalam botol semprotan. Semprotkan larutan tersebut ke sudut-sudut tempat kecoa biasa ditemukan. Mereka tidak menyukai aroma cuka apel dan akan pergi saat menciumnya.

    Siput

    Hewan bercangkang satu ini memang jarang ditemui di dalam rumah sebab makanan mereka adalah daun tanaman. Namun apabila di rumah juga memiliki taman atau kebun mini mungkin saja menemukan siput di salah satu tanamannya. Cara untuk mencegah siput datang dan merusak tanaman di rumah bisa dengan menyemprotkan cuka apel di sekitar taman atau pot.

    Tikus

    Tikus adalah hewan pengerat yang bisa merusak perabotan di rumah. Selain itu, bisa menjadi masalah jika tikus membuat kotoran di dalam rumah karena selain bau juga bisa membawa wabah penyakit.

    Gunakan kapas yang direndam di dalam cuka apel. Tempatkan kapas di area tempat keluar tikus. Bau cuka apel yang menyengat dapat menghalangi mereka untuk masuk ke dalam rumah.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Furnitur Kayu hingga Atasi Pintu Seret, Ini 8 Manfaat Zaitun


    Jakarta

    Minyak zaitun umumnya digunakan sebagai bahan dapur dengan manfaat menyehatkan. Namun, minyak zaitun ternyata bisa digunakan untuk keperluan di luar dapur, lho!

    Selain menjadi campuran masakan, minyak zaitun bisa digunakan untuk memperbaiki pintu yang berderit. Manfaat minyak zaitun ini bisa membuat kita tidak harus membeli produk pembersih khusus lagi.

    Namun, sebelum digunakan mengatasi masalah di rumah, pastikan minyak zaitun yang kita punya adalah yang tepat. Untuk penggunaan rumah tangga seperti ini, minyak zaitun yang harganya terjangkau, mudah diganti, dan digunakan untuk memasak sehari-hari adalah yang terbaik, terutama jika dibutuhkan dalam jumlah besar.


    Lantas, apa saja manfaat minyak zaitun untuk mengatasi masalah di dalam rumah? Melansir Real Simple, Rabu (14/2/2024), berikut manfaat minyak zaitun untuk digunakan di rumah.

    Membersihkan Baja Tahan Karat yang Bernoda

    Beberapa bahan pembersih bisa membuat krom dan baja tahan karat menjadi kusam. Sebagai gantinya, gunakan minyak zaitun dan lap bersih atau tisu untuk membersihkan noda atau menghilangkan minyak dari kompor. Jika perlu, gunakan kain lembut untuk menggosok residu tersebut.

    Membuat Lilin Mudah Dibersihkan

    Gosokkan sedikit minyak zaitun ke dasar tempat lilin sebelum memasukkan lilin agar lilin yang menetes tidak menempel. Saat lilin dipadamkan, lilin akan mudah terkelupas.

    Mengatasi Ritsleting yang Tersangkut

    Oleskan setetes minyak zaitun pada gigi ritsleting yang tersangkut. Pastikan minyak tidak mengenai kain. Setelah dioleskan minyak zaitun, ritsleting akan bergerak dengan mudah ke atas dan ke bawah.

    Membersihkan Furnitur Kayu Berdebu

    Gunakan minyak zaitun sebagai bahan pembersih debu alami. Caranya, cukup oleskan pada kain dan seka permukaan kayu.

    Mengatasi Pintu Berdecit

    Lumasi engsel pintu yang berisik dengan minyak zaitun di atas kain. Usapkan kain pada bagian atas engsel sehingga minyak mengalir ke bagian samping. Pastikan kamu tidak menggunakan terlalu banyak minyak agar tidak berceceran.

    Mengatasi Perabotan yang Kusam

    Minyak zaitun juga bisa berfungsi sebagai pemoles furnitur yang ramah lingkungan. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk perbaikan instan saat ada tamu yang tak terduga. Campurkan minyak zaitun dan cuka putih suling dengan rasio 3:1. Uji di area kecil terlebih dahulu sebelum digunakan di seluruh furnitur.

    Melepaskan Stiker yang Menempel

    Gunakan minyak zaitun untuk melepaskan stiker yang membandel atau perekat lainnya dari permukaan kaca. Oleskan minyak zaitun dengan tisu atau kain lembut, gosok dengan kuat, dan bilas dengan air sabun hangat. Jika masih belum berhasil, coba tambahkan sedikit pasta gigi dengan minyak zaitun.

    Melepaskan Cat atau Permen Karet pada Kulit atau Rambut

    Terakhir, kamu juga bisa gunakan untuk minyak zaitun untuk melepaskan cat atau permen karet pada kulit atau rambut. Caranya, basahi kain atau tisu dengan minyak zaitun. Untuk permen karet, bungkus kain di sekitar permen karet dan diamkan selama beberapa menit. Permen karet akan kehilangan kelengketannya dan mudah dilepas. Untuk cat, bersihkan noda dengan lembut.

    Demikianlah manfaat minyak zaitun untuk mengatas berbagai masalah di rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Baru Tahu! Ternyata Harga Rumah Juga Bisa Turun


    Jakarta

    Banyak yang mengira kalau harga properti akan terus meningkat. Rupanya pandangan itu tidak sepenuhnya benar.

    Menurut Pengamat Properti Anton Sitorus, bisnis properti tidak selalu memiliki harga yang meningkat. Kadang kala, harga properti juga bisa turun.

    “Pada prinsipnya properti itu sama aja kayak bisnis yang lain, ada naik turunnya,” ungkapnya kepada detikcom belum lama ini.


    “Cuma memang, selama ini orang melihat properti harganya naik terus kan, tapi nggak juga banyak juga yang harganya terkoreksi,” sambungnya.

    Salah satu contohnya adalah ketika terjadi pandemi COVID-19. Anton mengatakan, saat itu ada banyak properti yang mengalami penurunan harga.

    Senada, Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto mengatakan, terkait naiknya harga properti itu karena ada hukum ekonomi, yaitu jika banyak permintaan maka harganya akan meningkat. Terlebih lagi terkait rumah dan apartemen.

    “Jadi harga rumah itu, seiring dengan supply and demand, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, kegiatan di kawasan tersebut, jika di kawasan tersebut ada kegiatan ekonomi dan populasi meningkat, itu pasti harga properti akan naik,” paparnya kepada detikcom.

    Faktor-faktor yang membuat harga properti turun

    1. Hal-hal tak terduga seperti pandemi COVID-19

    Pandemi COVID-19 memang memiliki dampak pada semua sektor, termasuk bisnis properti. Pada saat itu, banyak orang yang memperketat pengeluaran uang karena ketidakpastian ekonomi. Hal ini membuat harga properti sempat jatuh.

    “Kalau kemarin waktu awal-awal COVID-19 itu kan orang pada takut semua kan, banyak (properti) yang turunnya sampai 30-40% karena sudah nggak berani jual mahal, karena kondisinya waktu itu sosial, ekonomi, benar-benar kebanting lah,” kata Pengamat Properti Anton Sitorus kepada detikcom belum lama ini.

    Namun demikian, beda situasi beda harga. Tak semua kejadian akan mengakibatkan harga properti turun hingga 40%.

    2. Lokasi

    Lokasi suatu properti juga bisa menjadi faktor turunnya harga properti. Misalnya, lokasi yang rawan banjir.

    “Rumah-rumah di situ (daerah rawan banjir) bikin orang-orang nggak mau tinggal karena banjir jadi banyak yang pindah, banyak yang kosong-kosong. Ya itu biasanya harga jadi turun,” papar Anton.

    3. Pemilik properti butuh uang

    Biasanya, jika pemilik properti sedang butuh uang, ia akan segera menjual aset propertinya tanpa melihat harga pasar.

    “Penjualnya butuh uang. Ini saya bukan bilang primary market ya mungkin ini lebih ke kebanyakan secondary market, rumah-rumah yang sudah dibeli berapa tahun lalu,” kata Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikcom.

    Ia juga menyebutkan, apabila dilihat secara jeli, bahkan masih ada aset properti yang dijual turun hingga 30%, termasuk tanah.

    4. Ingin melepas beban

    Ya, memiliki aset properti tentunya ada beban tersendiri. Kita harus merawatnya agar tetap memiliki nilai jual yang mahal. Terlebih lagi dengan biaya Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang juga mahal.

    “Mereka ingin lepas (properti) karena membebani, karena kan PBB sekarang sudah nggak murah, terus rumah itu biasanya dibeli karena disewakan kembali, nggak ada penyewanya, jadi ya daripada membebani yaudah jual aja,” papar Steve.

    Tips agar harga apartemen tidak turun

    1. Perhatikan kondisi properti

    Misalnya kamu memiliki properti berupa rumah, ada baiknya kamu merawat bangunan dan lingkungan rumah. Contohnya mengecat dinding rumah hingga perbaiki bagian rumah yang bocor. Jadi, jika sewaktu-waktu rumah itu dijual, keadaannya masih baik dan bisa dibeli dengan harga sesuai pasar atau bahkan lebih.

    2. Perhatikan kondisi lingkungan properti

    Jika kamu memiliki properti rumah, ada baiknya kamu menjaga hubungan baik dan proaktif dengan rukun tetangga atau RT. Misalnya, jika ada jalan berlubang di dekat rumahmu bisa segera diperbaiki, lalu memiliki penerangan jalan yang cukup, hingga faktor keamanan sekitar.

    “Jadi ada dua yang harus diperhatikan, kondisi rumah sendiri dan sekitar rumah kita, itu harus kerja sama dengan RT dan warga sekitar kita. Kalau dua hal itu bisa dijaga dengan baik, pasti harga properti akan tetap bagus,” ungkap Pengamat dan Ahli Properti Steve Sudijanto kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Hal yang sama juga berlaku untuk gedung perkantoran. Bagi pemilik gedung, harus memberikan dan menjaga fasilitas yang ada agar harga properti tidak turun.

    “Kalau gedung kantor itu (dirawat) parkirannya bersih, fasilitas umumnya bersih, toiltenya bersih, aman, gedungnya kinclong, AC-nya dingin, gensetnya berfungsi, tangga daruratnya bersih, liftnya beroperasi, pasti orang mau tinggal atau menyewa di situ. Apalagi dekat MRT, kantinnya bersih, ada tempat kopi tapi harga nggak mahal, pasti laris (gedungnya),” jelasnya.

    Sebab, yang dicari banyak orang saat ini adalah hunian atau tempat kerja yang memiliki fasilitas umum yang memadai. “Properti yang memiliki ekosistem yang nyaman, yang bagus, yang baik, itu pasti harga propertinya bertahan dan naik,” pungkas steve.

    3. Jangan salah pilih properti

    Sebelum membeli properti, ada baiknya kamu melihat properti tersebut. Misalnya, lokasinya bebas banjir, dekat ke pusat bisnis dan perbelanjaan, dapat dipastikan tidak akan ada pelebaran jalan, dan lainnya.

    “Jadi itu untuk menghindari kalau misalnya terjadi kenapa-napa jadi harganya nggak turun. Makanya perlu riset dulu sebelum membeli, jadi nggak asal-asalan (pilih properti),” kata Pengamat Properti Anton Sitorus kepada detikcom.

    Demikian informasi terkait harga properti, faktor-faktor yang bisa membuat harganya turun hingga tips agar harga properti nggak turun. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Barang Dapur yang Nggak Cuma buat Masak tapi Bisa Bikin Lantai Bersih



    Jakarta

    Selain disapu, lantai juga perlu dipel agar bersih dari berbagai kotoran. Mengepel lantai tidak hanya membuat lantai bersih, tetapi juga harum. Cara umum yang biasa dilakukan adalah dengan mencampurkan air pel dengan cairan pembersih sekaligus pengharum lantai.

    Namun, beberapa bahan di dapur ternyata bisa dijadikan alternatif campuran dalam air pel, lho! Bahan-bahan ini tidak hanya akan membuat lantai bersih, namun juga harum.

    Mengapa Pakai Bahan Dapur untuk Mengepel?

    Mengepel lantai dengan menggunakan bahan yang sudah tersedia di dapur bisa menghemat pengeluaran. Kamu tidak perlu lagi membeli cairan pembersih lantai karena sudah memiliki bahan alternatifnya di rumah.


    Selain itu, bahan dapur biasanya berasal dari alam yang membuat keamanan penggunaannya terjamin. Karena berasal dari alam, bahan dapur tidak mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan. Dengan menggunakan bahan dapur tersebut untuk membersihkan lantai, kamu bisa tenang dan tak perlu khawatir akan membahayakan keluarga di rumah.

    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    Memangnya bahan dapur apa saja yang bisa digunakan untuk membersihkan lantai? Melansir Real Simple dan Cleanipedia, Jumat (17/11/2023), berikut daftarnya.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    2. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    3. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    4. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai. Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    5. Baking Soda

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda. Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai. Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Demikianlah 5 bahan dapur yang bisa kamu manfaatkan untuk membersihkan lantai. Dengan lima bahan dapur ini, lantai bersih dan harum bukan lagi mimpi! Ingatlah untuk selalu mengganti air pel secara teratur dan sesuaikan campuran dengan jenis lantai di rumahmu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mengusir Tikus Pakai Bawang Merah


    Jakarta

    Salah satu cara yang paling ampun untuk mengusir tikus adalah dengan menggunakan bawang merah. Tikus dipecaraya tak menyukai aroma bawang merah yang menyengat sehingga tikus akan pergi dan tak balik lagi.

    Ya, mengusir tikus bandel yang mengganggu di rumah bisa dilakukan dengan banyak cara. Kita tak perlu repot untuk mencari bahan dan alat karena tikus bisa diusir dengan bahan-bahan sehari-hari yang kita punya di rumah.

    Salah satunya adalah bawang merah. Tapi, bagaimana cara mengusir tikus menggunakan bawang merah? Dilansir dari nakita.grid (19/2/2024), berikut cara mengusir tikus dengan bawang merah.


    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    1. Siapkan beberapa siung bawang merah

    2. Kupas kulit dan potong bawang merah menggunakan pisau,

    3. Lalu, letakkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau tikus seperti lubang, dan lain sebagainya

    4. Biarkan selama beberapa hari

    5. Apabila sudah layu, ganti dengan potongan bawang merah yang baru

    Dengan begitu, bawang merah akan bekerja membasmi tikus yang ada di rumah.

    Cara Mencegah Tikus Kembali lagi

    Agar selanjutnya tidak didatangi oleh tikus, kamu wajib melakukan hal ini:

    1. Simpan persediaan makanan di dalam wadah dengan tutup yang terbuat dari kaca atau bahan metalik

    2. Jika ditemukan adanya lubang bekas gigitan tikus segera perbaiki

    3. Jangan biarkan barang-barang menumpuk

    4. Pasang jaring kawat pada lubang ventilasi agar tak menjadi pintu masuk tikus

    5. Gunakan tempat sampah yang punya penutup

    6. Pastikan pintu tidak memiliki celah yang bisa menjadi pintu masuk dan keluar tikus

    7. Apabila ada pipa yang rusak dan berlubang, segera perbaiki

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bahaya Ngeri Tungau Kasur dan 4 Cara Membasminya


    Jakarta

    Pernah kamu mendengar hewan tungau? Ya, tungau adalah hewan kecil yang biasa berkeliaran di tempat tidur kita. Sifat tungau seperti kutu yang bisa bikin kulit gatal dan kemerahan.

    Bahkan bila dibiarkan tungau juga bisa menyebabkan efek berbahaya bagi tubuh kita lho. Apalagi, tungau banyak hidup di kasur tempat kita beristirahat.

    Bentuknya yang kecil membuat tungau terkadang tak kasat mata dan susah dibasmi. Butuh cara khusus untuk membasmi makhluk yang satu ini.


    Apa saja bahaya tungau dan bagaimana membasminya? Berikut penjelasannya mengutip Fumida

    Bahaya Gigitan Tungau

    Tungau dapat menggigit di bagian tubuh mana saja, mulai dari wajah, leher, tangan, perut, hingga kaki. Gigitan tungau tersebut dapat menyebabkan bahaya terhadap kesehatan sebagai berikut:

    Infeksi Kulit

    Beberapa infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau antara lain impetigo, ecthyma, scabies, dan cellulitis.

    Reaksi Alergi

    Dalam beberapa kasus, reaksi alergi yang parah dapat menyebabkan pembengkakan pada beberapa area wajah hingga kesulitan menelan dan bernapas. Reaksi alergi pun yang dialami berbeda-beda oleh setiap pengidapnya. Namun, reaksi alergi yang sering terjadi seperti hidung berair, mata gatal dan kemerahan, hidung tersumbat, hingga yang terparah sesak napas

    Nah, oleh karena itu, kita perlu membasmi tungau bila tidak ingin dapat bahaya di atas.

    Cara Membasmi Tungau

    1. Menjemur Perabotan Rumah

    Tips pertama yang dapat lakukan adalah menjemur perabotan rumah tepat di bawah sinar matahari terik. Karena tungau menyukai tempat yang lembab, maka setelah dijemur di bawah terik matahari tungau pun akan pergi meninggalkan perabotan rumah kamu.

    2. Cuci Dengan Air Panas

    Mencuci perabotan rumah dan barang di sekitarnya dengan air panas. Seperti setelah menjemur kasur, maka pastikan kamu mencuci sprei dengan air panas yang berfungsi untuk mengusir tungau sehingga tidak bersarang kembali di kasur atau perabotan rumah lainnya.

    3. Campuran Bawang

    Bawang putih dan bawang merah bisa jadi bahan ampuh untuk mengusir tungau dari rumah. kamu cukup haluskan bawang menggunakan blender lalu oleskan campuran bawang putih dan merah tersebut ke bagian yang kira-kira terdapat tungau seperti di sudut kasur, di atas permukaan karpet atau di beberapa celah pada sofa kamu.

    4. Semprot dengan Larutan Garam

    Membuat semprotan larutan garam sangat mudah. kamu cukup mencampurkan garam dan air lalu semprotkan ke permukaan perabotan rumah yang kamu curigai terdapat tungau. Tunggu beberapa jam dan tungau pun akan kabur bahkan mati setelah terkena spray larutan garam tersebut.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com