Author: Gak Ganti Gambar

  • 12 Penyebab Debu Sering Muncul di Rumah Meski Sering Dibersihkan



    Jakarta

    Rumah kamu banyak debu? Sudah berulang kali dibersihkan tapi tetap saja rumah terasa kotor dan berdebu. Bisa jadi hal ini penyebabnya.

    Bila dibiarkan debu dan kotoran bisa jadi sumber penyakit misalnya infeksi kulit seperti gatal-gatal hingga yang lebih serius yakni gangguan pernapasan.

    Oleh karena itu, debu dan kotoran di rumah harus segera dibersihkan. Namun persoalannya, meski sering kita bersihkan, debu selalu muncul.


    Bisa jadi ini sumber debu di rumah menurut laporan Den Garden

    1. Kotoran dari Jalan, Taman, atau Halaman Rumah

    Sinar matahari dan hujan dapat mengikis aspal atau beton di jalanan, kemudian menciptakan partikel-partikel kecil yang dapat tersapu masuk ke dalam rumah melalui udara. Udara yang masuk ke rumah kamu melalui angin di bawah pintu atau melalui jendela yang terbuka.

    Serta debu yang terbawa dengan sepatu yang kamu kenakan. Di kebun, tanah dan rumput menempel pada sol sepatu kamu. Begitu kamu menyeretnya saat berjalan, tanah dan rumput mengering dan merupakan salah satu kontributor utama debu di rumah.

    2. Serat dari Pakaian

    Pakaian dibuat dari bahan tekstil yang ditenun atau dirajut dengan menggunakan serat mentah seperti wol, katun, poliester, nilon dan akrilik. Adapun seprai umumnya terbuat dari bahan katun, linen atau polyester. Barang-barang ini terus-menerus melepaskan serat saat kamu berpakaian, membuka pakaian, serta merapikan tempat tidur. Kamar tidur mungkin adalah tempat paling kotor karena aktivitas kamu di sana.

    3. Karpet

    Sama seperti pakaian, karpet dan pelapis furnitur sering dibuat dari tekstil sintetis atau alami seperti nilon atau wol. Karena karpet sering diinjak dan dilalui maka membuat serat terbang melalui udara. Selain itu, karpet yang sering diinjak juga akan menjadi magnet debu dan kotoran.

    4. Remah Makanan

    Remah dari makanan seperti roti, kue kering, dan remah sereal adalah sumber debu lain di lantai. Remah-remah makanan ini diinjak-injak dan akhirnya hancur sampai partikel-partikel kecil terangkat ke udara dan mendarat di permukaan.

    5. Kulit Mati dan Rambut dari Tubuh dan Hewan peliharaan

    Rambut di tubuh kamu terus-menerus rontok, baik rambut di kepala, alis, bulu mata, dan bagian tubuh lainnya. Adapun sel-sel baru tumbuh di bawah kulit kamu, sementara lapisan sel terluar dilepaskan menjadi kulit mati.

    6. Tisu dan Lap Dapur

    Kertas tisu terbuat dari serat pulp kayu dan saat kamu bersin atau membersihkan tumpahan dengan tisu, kertas dan seratnya akan hancur.

    7. Bagian Tubuh serangga yang Mati

    Ketika serangga kecil misalnya laba-laba, lalat, tawon, kutu kayu, kumbang tanah, kecoak, ngengat, hingga semut mati, tubuhnya mengering dan kerangka luar mereka yang keras tertinggal, pecah dan menambah kumpulan debu atau kotoran di rumah. Jaring laba-laba juga menumpuk di sudut-sudut ruangan dan berkontribusi pada kotoran.

    8. Jamur dan Bakteri

    Di rumah yang lembab, jamur hitam bisa menjadi masalah di dinding. Bakteri juga bisa menjadi masalah pada tempat yang lembab. Pembusukan atau kekeringan benda yang disebabkan jamur dapat merusak furnitur dan kayu. Spora dari jamur dan serpihan kayu yang rapuh hanyalah sumber debu lainnya di rumah.

    9. Daun, Bunga, dan Serbuk Sari

    Selama musim kemarau, serbuk sari dan kelopak bunga bisa masuk ke dalam ruangan. Di musim hujan yang berangin, daun-daun kering berhembus di pintu. Begitu masuk, semua barang ini mengering dan menjadi berkerut, mudah hancur menjadi partikel berdebu. Daun dan bunga juga bisa berasal dari tanaman dalam ruangan.

    10. Mikroplastik

    Kamu pasti sering mendengar tentang bahaya mikroplastik di lautan dan bahaya yang ditimbulkannya saat tertelan dan terkonsentrasi di kehidupan laut. Semua barang seperti plastik, tas, perkakas dan benda berbahan plastik lain yang kamu gunakan di rumah juga dapat melepaskan partikel plastik kecil saat kamu menggunakannya. Hal ini terjadi sebagai akibat dari keausan dan abrasi saat digunakan saat ditangani atau digosok pada permukaan lain.

    11. Produk Perawatan Pribadi

    Kamu pastinya memiliki sabun, deodoran, kosmetik, hairspray,maupun parfum. Beberapa dari bahan ini jatuh dari tubuh kamu setelah digunakan setelah mengering. Semprotan dari kaleng aerosol tidak selalu mendarat tepat sasaran dan beberapa berakhir di udara, menjadi partikel debu.

    12. Kotoran dan Abu dari Kompor

    Ketika memasak dengan kompor, kerap kali kotoran dan abu muncul sebagai akibat dari pembakaran. Ini dapat berakhir sebagai debu. Selain itu, debu ini sangat ringan dan mudah terbang di udara saat kamu membersihkan kompor.

    Demikian 12 sumber debu yang membuat rumah berdebu. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Detergen di Rumah Habis? Ini 5 Bahan Alternatif untuk Cuci Pakaian


    Jakarta

    Mencuci pakaian tentunya adalah hal yang perlu dilakukan agar pakaian bersih. Namun, kadang-kadang detergen di rumah sudah habis dan belum sempat membeli lagi.

    Namun jangan khawatir! Ada beberapa bahan alternatif yang bisa kamu gunakan untuk mencuci pakaian. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 5 bahan alternatif untuk cuci pakaian jika detergen di rumah sudah habis.

    1. Sampo, Sabun Mandi Cair, Sabun Cuci Tangan

    Dilansir dari The Spruce, Senin (19/2/2024), sampo bisa menjadi alternatif kamu mencuci baju ketika detergen habis. Namun, jangan masukkan sampo ke dalam mesin cuci. Gunakan sampo untuk mencuci baju dengan tangan.


    Sebaiknya, sampo yang digunakan adalah sampo yang lembut seperti sampo bayi. Jangan gunakan sampo yang dicampur dengan conditioner atau untuk rambut berwarna.

    Adapun, gunakan satu sendok teh sampo untuk mencuci di wastafel kamar mandi yang sudah dipenuhi air.

    Selain itu, sabun mandi cair dan sabun cuci tangan juga bisa digunakan sebagai pengganti detergen. Sama seperti sampo, gunakan sabun dalam jumlah yang kecil saja.

    2. Sabun Batang

    Sabun batang juga bisa digunakan untuk mencuci baju dengan tangan. Biasanya sabun batang digunakan untuk membersihkan noda pada baju. Pilih sabun batang yang tidak mengandung minyak atau pelembut kulit untuk mencegah adanya noda.

    3. Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring dapat digunakan untuk menghilangkan noda pada pakaian.

    “Sabun cuci piring juga pengganti yang baik untuk detergen saat kamu harus membersihkan noda berminyak. Cukup gosokkan sabun secara langsung di pakaian dan cuci sesuai dengan label pakaian,” kata Pakar Tekstil Frej Lewenhaupt, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Baking Soda

    Jika kamu tidak punya detergen sama sekali di rumah, kamu bisa masukkan 1 cup baking soda ke dalam cucian yang berada di mesin cuci. Akan tetapi, jika ada noda, sebaiknya bersihkan noda terlebih dahulu sebelum memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci dan gunakan air hangat ketika mencucinya.

    5. Cuka

    Cuka juga bisa jadi pengganti detergen untuk membersihkan pakaian. CEO IHatelroning, layanan laundry di New York City, Matt Connelly, mengungkapkan banyak orang yang menggunakan cuka dibandingkan pemutih karena memberikan efek memutihkan dan mencerahkan yang sama pada pakaian.

    “Cuka juga bisa membantu membersihkan noda tanpa perlu bahan kimia yang keras dari detergen. Namun, terlalu banyak penggunaan cuka juga bisa merusak selang karet dan menimbulkan sisa pada mesin cuci yang bisa membuatnya rusak. Jadi sebaiknya digunakan secara terpisah (tidak digunakan di mesin cuci) atau dicuci menggunakan tangan,” jelasnya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Itulah 5 bahan alternatif untuk mencuci baju ketika detergen di rumah habis. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Tanah Hibah Harus Segera Dibuat Sertifikat



    Jakarta

    Mendapatkan tanah hibah memang menyenangkan. Akan tetapi, ada hal yang harus dilakukan yaitu segera membuat sertifikat hibah.

    Tanah hibah bisa diberikan oleh siapa saja dan kepada siapa saja, seperti dari orang tua kepada anaknya, kakak kepada adiknya, dan lainnya. Tapi, bila tanah hibah tidak segera dibuatkan sertifikat, bisa saja terjadi sengketa di kemudian hari.

    “Benar (tanah hibah harus segera dibuat sertifikat). Jika tidak diurus secepatnya, disinyalir dapat menimbulkan konflik di kemudian hari,” kata Advokat Muhammad Rizal Siregar, S.H, M.H kepada detikProperti, Senin (19/2/2024).


    Untuk diketahui, menurut pasal 1666 KUHPerdata, penghibahan adalah suatu persetujuan dengan nama seorang penghibah menyerahkan suatu barang secara cuma-cuma, tanpa dapat menariknya kembali, untuk kepentingan apapun dan alasan apapun.

    Untuk pengurusan tanah hibah, kata Rizal, memang agak berbeda dari pengurusan tanah biasa. Sebab, diperlukan persetujuan pemberi hibah sebelum dibuatkan sertifikat.

    “Apabila hibah telah disetujui semua pihak, maka segala perbuatan yang ada di atas tanah tersebut tidak bisa ditarik kembali walaupun dengan mekanisme jual beli,” ujarnya.

    “Ketentuan tanah hibah, tidak dapat berubah fungsi walaupun ada master plan dari pemerintah untuk mendesain tata ruang daerah/pemda/pemko, sehingga tanah tersebut bisa dilakukan tukar guling (ruislag) di aman fungsi tanah hibah tidak berubah walaupun telah dipindahkan melalui ruislag,” tambahnya.

    Tanah hibah yang diberikan tidak bisa batal walaupun belum sempat dibuatkan sertifikat hibah. Jika ingin dibuatkan sertifikat, biasanya yang mengurus adalah orang/badan hukum yang menerima hibah, pemberi hibah hanya menandatangani akta hibah baik di bawah tangan ataupun di depan notaris.

    “Hibah tidak akan batal apabila telah disetujui oleh pemberi hibah, baik di bawah tangan, ataupun notaris. Untuk dapat mengurus sertifikat atas hibah di mana orang tersebut meninggal, maka bisa diurus oleh penerima hibah dengan menunjukkan surat kematian,” kata Rizal.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Jurus Ampuh Bikin Ruang Belajar yang Nyaman buat Anak



    Jakarta

    Membuat ruang belajar yang ideal untuk anak bisa jadi tantangan tersendiri buat orang tua. Tantangannya jelas, yaitu memastikan anak-anak belajar dan menyelesaikan tugas pelajarannya di bawah pengawasan orang tua.

    Maklum saja, kita hidup di dunia modern, di mana ada begitu banyak gangguan yang bisa menglihkan perhatian anak dan mengganggu konsentrasi anak saat belajar.

    Bagaimana Kriteria Ruang Belajar Ideal?

    Lingkungan belajar yang sempurna adalah ruangan yang bisa memenuhi semua yang dibutuhkan anak untuk konsentrasi belajar tanpa merasa tertekan.


    Halaman belakang rumah juga bisa menjadi pilihan yang bagus untuk ruang belajar terbaik. Orang tua bisa dengan mudah membuat anak belajar bila punya halaman belakang. Tapi, bagaimana jadinya bagi orang tua yang tidak memiliki kemewahan ini.

    Tips Sederhana Membuat Ruang Belajar yang Nyaman buat Anak

    detikProperti merangkum tips yang bisa kamu terapkan untuk membuat ruang belajar menyenangkan seperti dikutip dari Archute.com, Senin (19/2/2024).

    1. Jauhkan Semua Bentuk Gadget dan Perangkat Elektornik

    Hal utama yang perlu kamu lakukan untuk membuat ruang belajar adalah menghindarkan semua potensi gangguan.

    Ada banyak perangkat elektronik yang berada di sekitar kita, dan tugas kita untuk menyingkirkan benda-benda itu dari jangkauan anak-anak dari ruang belajar mereka.

    Salah satu gangguan terbesar bagi anak-anak yang sedang tumbuh dewasa ini adalah Ponsel. Mereka selalu menonton sesuatu lewat telepon, atau ada kemungkinan ngobrol dengan teman.

    Aplikasi media sosial dan permainan di layar ponsel tidak akan membiarkan anak-anak belajar dengan sepenuh hati. Jadi, tidak ada ruang untuk ponsel di ruang belajar kecuali perangkat itu benar-benar dibutuhkan untuk proses belajar. Pastikan tidak ada televisi di sana.

    2. Optimalkan Pencahayaan

    Penting untuk memiliki pencahayaan yang cukup di ruang belajar Anda agar dapat berkonsentrasi sepenuhnya. Cahaya dapat menjadi penentu keberhasilan dalam belajar, itulah alasan Anda harus memperhatikan faktor ini.

    Sebagian besar siswa suka membaca di malam hari. Untuk siswa seperti itu, berbagai jenis lampu Luminous direkomendasikan di ruang belajar. Belajar di bawah cahaya redup bisa membuat anak mengalami masalah terkait penglihatan. Inilah salah satu alasan mengapa optimasi cahaya diperlukan.

    Di sisi lain, beberapa anak merasa nyaman membaca dan belajar di siang hari. Cahaya alami dapat membuat anak lebih fokus sepenuhnya pada pelajaran, dan juga dapat memberi anak perasaan hangat dan sehat.

    3. Hilangkan Kebisingan dengan Musik Kesukaan

    Musik adalah sesuatu yang bisa diperdebatkan, dan itu berbeda-beda untuk setiap orang. Beberapa anak suka mendengarkan musik yang menenangkan untuk menyegarkan suasana hati dan lebih berkonsentrasi pada studi.

    Meskipun banyak juga yang merasa tidak nyaman belajar di lingkungan yang terdapat musik apa pun. Pertama-tama, kamu harus tahu tentang sifat anak-anak.

    Jika anakmu kurang memperhatikan lirik dan berusaha lebih fokus dengan mendengarkan musik, tidak ada salahnya kamu membiarkannya memutar musik.

    Tapi, kalau menurut kamu hal tersebut dapat mengganggu atau mengalihkan perhatian mereka, jangan pernah izinkan hal tersebut terjadi di tempat anak-anak belajar.

    4. Temukan Meja dan Kursi yang Nyaman

    Seseorang hanya dapat belajar dengan baik jika lingkungannya nyaman. Meja dan kursi sangat penting untuk menciptakan ruang belajar bagi anak-anak. Saat kamu memilih meja untuk anak, usahakan memilih meja yang tingginya mencapai antara tulang rusuk dan pergelangan tangan.

    Ini akan membantunya untuk meletakkan sikunya dengan mudah. Ini akan memastikan bahwa dia duduk dalam posisi yang nyaman dan bebas dari rasa sakit dan pegal.

    Kaki harus menyentuh tanah sejauh menyangkut meja belajar yang sempurna. Memilih kursi yang nyaman untuk diduduki sama wajibnya dengan memilih meja yang nyaman. Ketinggian kursi harus sesuai dengan meja atau meja belajar.

    Jika anakmu suka duduk di kursi berputar, mengapa tidak segera menyediakannya. Sediakan ruang di mana anak dapat belajar tanpa gangguan apa pun. Jika di tempatmu terdapat kayu bekas, kamu bisa memodifikasinya sesuai kebutuhan ruang belajar anak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Syarat dan Cara Bikin Sertifikat Hibah Tanah


    Jakarta

    Memberikan tanah atau bangunan secara cuma-cuma atau hibah lumrah dilakukan, apalagi dalam sebuah hubungan keluarga. Tak hanya keluarga saja, terkadang tanah hibah juga bisa diberikan untuk keperluan umum, misalnya pembangunan jalan, membangun masjid, dan lainnya.

    Saat menghibahkan tanah atau bangunan, sebaiknya dibuatkan akta atau sertifikat agar tidak menimbulkan huru hara di kemudian hari. Untuk membuat sertifikat/akta hibah bisa dilakukan melalui Pejabat Pembuatan Akta Tanah (PPAT).

    Dilansir dari Hukum Online, Senin (19/2/2024), berikut ini langkah-langkah membuat akta hibah di PPAT.


    Cara Membuat Akta Hibah

    1. Pembuatan Akta Hibah oleh PPAT

    Saat membuat akta hibah di PPAT, harus dihadiri oleh pihak pemberi dan penerima hibah serta disaksikan minimal 2 orang saksi yang memenuhi syarat.

    2. Akta Hibah Didaftarkan ke Kantor Pertanahan (Kantah)

    Jika akta hibah sudah ditandatangani, PPAT wajib menyampaikan akta dan dokumen-dokumen terkait ke Kantah untuk didaftarkan maksimal 7 hari sejak penandatanganan akta. Selanjutnya, PPAT menyampaikan pemberitahuan tertulis mengenai telah disampaikan akta itu kepada para pihak.

    Untuk bisa menghibahkan tanah atau bangunan ternyata ada beberapa syaratnya. Berikut ini syarat untuk menghibahkan tanah atau bangunan

    Syarat Hibah Tanah

    1. Pemberi dan Penerima Hibah

    Hibah hanya bisa dilakukan di antara orang-orang yang masih hidup. Semua orang bisa memberikan dan menerima hibah kecuali mereka yang oleh undang-undang dinyatakan tidak mampu untuk itu, misalnya anak-anak, kecuali dalam hal yang ditetapkan pada Bab VII Buku Pertama KUHPerdata.

    2. Barang yang Dihibahkan

    Penghibahan hanya boleh dilakukan terhadap barang-barang yang sudah ada. Apabila belum ada barang yang ingin dihibahkan, maka penghibahan tersebut menjadi batal.

    3. Dilakukan dengan Akta Notaris atau PPAT

    Secara prinsip, hibah harus dilakukan dengan suatu akta notaris yang naskahnya disimpan notaris. Namun, untuk hibah tanah dan bangunan haru dilakukan dengan akta PPAT.

    Bagi pemberi dan penerima hibah, ada beberapa hal yang harus dibayarkan. Bagi pemberi hibah, harus membayar pajak penghasilan (PPh) atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari pengalihan tanah dan bangunan melalui hibah terutang PPh bersifat final. Besaran PPh yang harus dibayarkan adalah 2,5% dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang seharusnya didapat berdasarkan harga pasar.

    Rumusnya adalah sebagai berikut.

    PPh hibah = 2,5% x jumlah bruto nilai pengalihan berdasarkan harga pasar

    Meski demikian, bagi orang pribadi yang punya penghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak yang melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan dengan jumlah bruto pengalihannya kurang dari Rp 60 juta dan bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah.

    Sementara itu, bagi penerima hibah akan dikenakan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Tarif BPHTB tergantung dari masing-masing daerah, namun telah ditetapkan paling tinggi sebesar 5%.

    Dasar pengenaan BPHTB adalah nilai pasar. Namun, apabila nilai pasar tidak diketahui, maka yang dipakai adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Adapun, saat terutang nya pajak BPHTB melalui hibah adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta hibah.

    Rumus perhitungan BPHTB hibah.

    Tarif BPHTB x (nilai pasar/NJOP – Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP))

    Untuk nilai NPOPTKP sesuai dengan UU HKPD pasal 46 yaitu paling sedikit Rp 80 juta untuk perolehan hak pertama wajib pajak di wilayah daerah tempat terutangnya BPHTB. Sementara untuk hak perolehan tanah dan bangunan karena hibah wasiat atau waris yang diterima oleh orang pribadi dalam hubungan keluarga, ditetapkan paling sedikit senilai Rp 300 juta.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Hoek Atau Rumah Hook, Mana Penulisan yang Benar?



    Jakarta

    Saat berencana membeli rumah, kita punya banyak pilihan posisi rumah tersebut. Bila di sebuah klaster atau kompleks perumahan, posisi rumah menentukan harga.

    Ada posisi rumah di tengah, dekat gerbang, tusuk sate, hadap utara, selatan, timur dan barat, serta ada rumah yang berada di sudut atau pojok.

    Nah, terkadang orang menyebut rumah di sudut adalah rumah hook. Ada juga mereka yang menyebut itu adalah rumah hoek.


    Yang mana yang benar?

    Jawabannya adalah hoek. Ya, hoek adalah posisi rumah yang berada di sudut. Kata itu diambil dari bahasa Belanda yaitu hoek, yang berarti sudut. Sementara hook, adalah kait yang berasal dari Bahasa Inggris.

    Rumah hoek kerap diminati karena punya lahan yang lebih luas meski harganya pun lebih mahal.

    Karena posisinya yang berada di sudut, rumah hoek memiliki fasad yang bisa diakses dari dua sisi, yang pertama berhadapan dengan rumah di depannya, sementara sisi lainnya biasanya menyudut menghadap ke jalan. Ini juga yang menjadi keunggulan dari rumah tersebut.

    Ada mitos yang beranggapan, rumah hoek bisa membawa sial orang yang tinggal di dalamnya karena dianggap sebagai posisi buangan. Namun, ada juga yang tak percaya mitos dan menganggap rumah hoek justru membawa untung karena harganya lebih mahal dibanding rumah lain.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Untung Rugi Punya Rumah di Hoek


    Jakarta

    Rumah di hoek seringkali jadi incaran para pembeli rumah. Hoek adalah nama untuk menyebutkan posisi rumah yang berada di sudut atau pojok.

    Ada sejumlah alasan mengapa rumah di hoek sering jadi incaran para pemburu rumah. Apa untung dan ruginya? detikProperti merangkum inforasi untung rugi punya rumah hoek biar bisa jadi bahan pertimbangan para detikers sekalian.

    Untungnya Punya Rumah di Hoek

    Mengutip Zameen, terungkap, meskipun alasan mengapa lahan ini banyak diminati cukup jelas, jarang sekali ada orang yang benar-benar memahami mengapa lahan di hoek bernilai lebih mahal.


    Lahan Lebih Luas

    Umumnya, rumah di hoek dilengkapi dengan dua sisi halaman, yang merupakan hal bagus karena memberi kamu lebih banyak ruang untuk membuat taman sendiri, membuat area bermain kecil untuk anak-anak, atau menikmati lanskap khusus.

    Dengan kelebihan luas lahan itu, ada sejumlah keuntungan yang bisa kamu dapat, seperti visual yang lebih lega, area taman yang lebih luas atau bisa juga kamu manfaatkan untuk meletakkan meja taman biar kamu bisa menikmati secangkir teh dengan santai di sore hari.

    Cahaya Alami yang Lebih Baik

    Selain daya tariknya, peningkatan aliran udara dan cahaya alami adalah salah satu alasan utama mengapa membeli rumah di hoek dianggap sebagai pilihan investasi yang bagus.

    Karena properti di hoek punya lebih banyak sisi terbuka yang tidak berbatasan dengan dinding rumah tetangga, maka ventilasi rumah akan lebih baik dan lebih banyak sinar matahari masuk ke dalam rumah.

    Aliran udara dan cahaya alami yang baik sangat penting untuk gaya hidup yang lebih sehat. Selain itu, mereka memiliki efek positif pada lingkungan rumah secara keseluruhan.

    Lebih Banyak Area Parkir

    Ada banyak alasan mengapa rumah di hoek tampak populer di kalangan pemburu rumah, dan ini mungkin salah satu alasan paling penting.

    Karena kurangnya tempat parkir telah menjadi masalah besar di kota-kota besar dan masyarakat perkotaan, dapat dimengerti bahwa baik investor real estate maupun pembeli tetap terburu-buru membeli properti di hoek, karena mereka mengizinkan pemilik rumah untuk memarkir kendaraan mereka di kedua sisi lahan.

    Tamu dan kerabat juga tidak akan kesulitan menemukan tempat parkir ketika berkunjung ke rumahmu.

    Dengan kelebihan luas lahan ini, kamu selalu bisa mengubah salah satu dari dua halaman yang ada untuk menjadi garasi.

    Lebih Banyak Desain Rumah yang Bisa Diterapkan

    Membangun rumah di hoek memungkinkan kamu menjadi lebih kreatif.

    Karena rumah ini tidak tertutup oleh properti lain dan biasanya berukuran lebih besar, pemilik rumah dapat menerapkan banyak pilihan desain yang mungkin tidak cocok untuk orang lain yang tinggal di jalan yang sama.

    Misalnya, mendesain balkon lantai dua yang menghadap ke depan rumah mungkin tidak praktis atau estetis untuk rumah lain, namun bisa berfungsi dengan baik untuk rumah di sudut. Demikian pula, rumah sudut dapat memiliki janda dan teras yang menghadap ke kedua sisi petak, sehingga memberikan tampilan mewah.

    Pemandangan Nggak Terhalang Tetangga

    Yang tak kalah pentingnya, properti di hoek menawarkan pemandangan yang indah.

    Meskipun sebagian besar pemilik rumah memiliki jendela dan balkon yang menghadap ke halaman depan rumah mereka atau halaman tetangga, mereka yang tinggal di rumah sudut dapat menikmati pemandangan jalan tanpa halangan. Jika ada taman di sekitar rumah kamu yang terlihat dari sudut rumah, hal ini dapat berdampak positif pada nilai keseluruhan properti yang kamu punya.

    Kekuarangan Punya Rumah di Hoek

    Sekarang setelah kamu mengetahui manfaat terbesar membeli rumah di hoek, mari kita bahas kelemahan paling menonjol dari berinvestasi di properti tersebut.

    Perawatan Lebih Mahal

    Seperti dibahas di atas, rumah di hoek dilengkapi dengan halaman tambahan. Meskipun dianggap sebagai keuntungan besar, pemeliharaannya bisa menjadi kelemahan besar.
    Memiliki halaman rumput tambahan berarti kamu harus menghabiskan hampir dua kali lebih banyak untuk lansekap dan pemeliharaan dibandingkan jika tidak.

    Selain itu, karena rumah sudut memiliki visibilitas yang lebih tinggi serta eksposur yang lebih banyak, kamu harus lebih memperhatikan fasadnya. Pengecatan dinding luar juga akan memakan biaya yang besar karena kamu harus menutupi hampir dua kali lipat permukaan rumah dibanding dengan tetangga yang posisi rumahnya berada di tengah.

    Bising

    Dibandingkan dengan tetangga yang posisi rumahnya berada di tengah, mereka yang tinggal di hoek lebih rentan terhadap suara klakson mobil dan polusi suara lainnya. Terutama kalau kamu tinggal di dekat persimpangan yang sibuk atau dekat dengan jalan utama.

    Berbeda dengan penghuni lain di lingkungan sekitar, yang hanya harus menghadapi lalu lintas di satu sisi rumahnya, kamu akan terpaksa mendengarkan suara kendaraan kecil dan berat di kedua sisi properti.

    Lebih Rentan Jadi Incaran Maling

    Tergantung pada lokasi dan jarak pandang, rumah di hoek lebih rentan terhadap perampokan.

    Hoek bisa dibilang dapat mengurangi privasi, terutama jika rumah kamu terlihat dari jalan yang berdekatan.

    Sama seperti membeli sebidang tanah sudut yang memungkinkan kamu mengawasi dua jalan sekaligus, hal ini juga memungkinkan orang lain melihat rumahmu dari dua sisi.

    Meskipun demikian, menurut pakar industri, rumah di hoek dengan jarak pandang yang tinggi cenderung tidak mudah dibobol karena hampir semua sisinya bisa diawasi oleh lingkungan sekitar.

    (dna/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Status Tanah Hibah Bisa Diubah Jadi SHM Lho, Begini Caranya



    Jakarta

    Jika kamu mendapatkan tanah hibah, tidak perlu khawatir akan terjadi sengketa. Sebab, tanah hibah statusnya bisa diubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan cara balik nama.

    Apakah akta hibah bisa menjadi dasar untuk balik nama menjadi SHM?

    Dijelaskan tim detik’s Advocate, tanah hibah dari orang tua yang sudah meninggal bisa saja dijadikan dasar untuk mengubah status tanah menjadi SHM. Namun, terdapat beberapa kondisi yang harus diperhatikan.


    Bila Tanah dan Bangunan Sudah Berstatus SHM

    Misalnya, A mendapat tanah hibah dari ayahnya yang sudah meninggal. Tanah tersebut memiliki SHM atas nama ayah A. Maka, A bisa langsung balik nama sertifikat tanah selama ia mempunyai akta hibah dari ayahnya.

    Adapun syarat-syarat untuk peralihan hak hibah sebagai berikut.

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup

    2. Surat kuasa apabila dikuasakan

    3. Fotocopy identitas pemohon/pemegang dan penerima hak (KTP, KK) serta kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    4. Sertifikat Asli

    5. Akta hibah dari Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

    6. Izin pemindahan hak apabila di dalam sertifikat / keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh ijin dari instansi yang berwenang

    7. Fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)

    8. Penyerahan bukti SSB (BPHTB) dan bukti SSP/PPH untuk perolehan tanah lebih dari Rp 60 Juta

    Selain itu, tak lupa untuk mengisi keterangan seperti:
    – Identitas diri
    – Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon
    – Pernyataan tanah tidak sengketa
    – Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik

    Setelah memenuhi syarat, kamu bisa datang ke kantor BPN setempat dan menyerahkan dokumen yang diperlukan kepada petugas. Selanjutnya, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen.

    Jika sudah selesai, maka kamu bisa membayar biaya pendaftaran. Untuk proses pengerjaannya sendiri akan memakan waktu sekitar 5 hari kerja.

    Bila Tanah dan Bangunan Masih Berstatus HGB atau di Bawahnya

    Contoh kasus lainnya, B mendapat hibah aset properti dari ibunya. Jika yang dihibahkan statusnya masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), maka B harus balik nama sertifikat aset properti tersebut sebelum akhirnya menaikkan statusnya menjadi SHM. Selama ia memegang akta hibah tersebut, ia dapat melakukannya.

    Jika B sudah melakukan balik nama aset properti hibah, ia bisa meningkatkan status dari HGB menjadi SHM. Dilansir dari website resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), terdapat beberapa persyaratan yang harus disiapkan, yaitu:

    1. Mengisi formulir permohonan dan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya di atas meterai

    2. Surat kuasa apabila diperlukan

    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP, KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    4. Surat persetujuan kreditor (jika dibebani hak tanggungan)

    5. Fotokopi SPPT PBB Tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket

    6. Penyerahan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak)

    7. Sertifikat HGB

    8. IMB (Izin Mendirikan Bangunan)/surat keterangan Kepala Desa/Lurah bagi perubahan hak dari HGB menjadi HM (Hak Milik) untuk rumah tinggal dengan luas tidak sampai 600 meter persegi

    Selain itu, tak lupa untuk mengisi keterangan seperti:
    – Identitas diri
    – Luas, letak, dan penggunaan tanah yang dimohon
    – Pernyataan tanah tidak sengketa
    – Pernyataan tanah/bangunan dikuasai secara fisik

    Kalian bisa mengurus perubahan HGB menjadi SHM di Kantor Pertanahan. Biasanya diperlukan waktu selama 5 hari kerja untuk menyelesaikan perubahan HGB menjadi SHM.

    Sebagai catatan, yang dapat diubah dari HGB ke SHM adalah tanah yang peruntukannya untuk rumah tinggal. Rumah toko tidak dapat diubah menjadi SHM.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah Sebelum Kamu Menyesal


    Jakarta

    Menanam pohon di rumah bisa memberikan sejumlah manfaat, seperti memberikan suasana asri dan segar, serta menghasilkan kualitas udara yang bersih. Namun, jangan asal menanam pohon di rumah, lho! Jika ditanam terlalu dekat, pohon tersebut justru bisa menimbulkan beragam masalah.

    Sampah dari dedaunan, batang dan ranting yang bisa merusak atap atau plafon, serta akar yang bisa merusak fondasi adalah beberapa masalah yang bisa timbul akibat menanam pohon terlalu dekat dari rumah.

    Nah, karena itu, penting untuk mengetahui jarak aman menanam pohon di rumah.


    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Melansir Jimstrees.com, berikut jarak yang dianjurkan untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan

    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Nah, dari data tersebut, kamu bisa menyesuaikan jarak pohon yang ingin kamu tanam agar tidak merusak fondasi rumah.

    Lantas, apa saja jenis-jenis pohon tersebut? Melansir Sarana Kontraktor, Rabu (25/10/2023), berikut 7 jenis pohon yang harus ditanam jauh dari rumah agar tidak merusak fondasi.

    1. Pohon Pepaya

    Pohon pepaya memiliki akar yang menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal inilah yang bisa merusak fondasi dan mengancam ketahanan rumah secara keseluruhan. Akar pohon pepaya ini bisa membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan terlalu lama, lubang tersebut bisa membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Jika tidak dirawat dan dipangkas dengan rutin, akar pohon jambu bisa merusak bagian bawah fondasi rumah atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Tak jauh berbeda dengan pohon jambu, pohon mangga akar pohon mangga juga bisa merusak fondasi rumah yang terbuat dari semen, batu, atau material lainnya. Saat ingin menanam pohon mangga, perhatikan tinggi dan jarak tanamnya agar tidak terlalu berdekatan dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon beringin yang berukuran besar memang bisa membuat rumah menjadi asri dan teduh. Namun, pastikan kamu memiliki pekarangan yang cukup luas agar akar pohon beringin tidak berdekatan dengan rumah.

    5. Pohon Ketapang

    Saat ingin menanam pohon ketapang, perhatikan tingginya dan pastikan jarak tanamnya cukup jauh dari rumah. Dengan menanam pohon ketapang agak jauh, fondasi rumah bisa terhindar dari ancaman kerusakan.

    6. Pohon Bidara

    Pohon bidara sebaiknya ditanam dengan jarak minimal 3 meter dari rumah. Hal ini agar pohon mendapatkan nutrisi dengan baik dari dalam tanah. Dengan jarak tersebut, pohon bidara yang ditanam bisa hidup lama dan akarnya tidak merusakn fondasi rumah.

    7. Pohon Durian

    Pohon durian memiliki ukuran yang cenderung besar dan kokoh, serta akar yang menjalar. Hal inilah membuat pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak bisa merusak fondasi nantinya.

    Nah, itulah 7 pohon yang sebaiknya ditanam jauh dari rumah. Saat ingin menanam pohon tersebut, penting untuk memerhatikan tingginya, lalu menyesuaikan jarak tanam agar fondasi rumah kita bisa terhindar dari kerusakan.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Faktor Penyebab Harga Rumah Turun, Penting Dicatat!



    Jakarta

    Saat berencana menjual rumah, kita ingin rumah yang kita jual cepat laku dengan harga yang sesuai harapan. Tentu, semua orang menginginkan rumah yang dijual dibanderol harga yang tinggi.

    Namun, perlu diperhatikan, ada lho yang bisa bikin harga jual rumah turun. Apa saja?

    Berikut ini faktor-faktor yang membuat harga jual rumah turun.


    1. Bangunan Fisik Rumah Rusak

    Hal pertama yang membuat harga rumah turun adalah bangunan fisik rumah yang rusak. Membeli bangunan yang rusak akan membuat calon pembeli berpikir dua kali karena harus melakukan renovasi juga.

    “Harga rumah turun bisa lihat dari apakah masih layak pakai atau ada yang harus direnovasi, misalnya ruang dapur atau ruang makan gitu misalnya perlu renovasi secara major itu nilai jualnya jadi turun,” kata Country Director of Ray White Indonesia, Johann Boyke Nurtanio kepada detikcom, Kamis (9/11/2023)

    Nah, untuk menghindari harga rumah turun, pemilik rumah bisa melakukan renovasi terlebih dahulu untuk meningkatkan harga rumah.

    2. Lihat Siapa yang Menempati Rumah Sebelumnya

    Selanjutnya adalah melihat siapa yang pernah menempati rumah yang ingin dijual. Ternyata, pemilik rumah sebelumnya juga bisa memengaruhi harga jual rumah.

    “Kita bisa lihat apakah rumahnya itu pernah ditempati oleh siapa nih sebelumnya, misalnya orang yang konotatifnya negatif, kayak rumah bekas korupsi atau rumahnya itu pernah ada yang meninggal di situ. Itu bisa membuat harga jualnya (rumah) jadi jauh lebih rendah,” ungkapnya.

    3. Akses Rumah Sulit

    Terakhir adalah akses rumah. Rumah yang memiliki akses yang sulit, misalnya jauh dari pasar, jauh dari sekolah, maupun jauh dari rumah sakit, bisa membuat harga jual rumah turun.

    “Aksesnya itu apakah ke mana-mana susah atau enggak. Itu juga memberikan faktor apakah nilainya bisa tinggi atau enggak. Kalau kita susah aksesnya ke public transportation atau apapun itu, ya itu bisa nilai jualnya rendah,” pungkasnya.

    4. Lokasi Red Flag

    Lokasi adalah faktor paling penting untuk sebuah properti khususnya rumah. Sehingga jelas bahwa lokasi adalah salah satu penentu harga rumah. Nah, harga rumah bisa turun bila lokasinya terletak di tempat-tempat yang buruk alias red flag. Sebagai contoh, beberapa tempat red flag untuk rumah antara lain: dekat dengan kuburan, dekat dengan tiang sutet, dekat dengan rel kereta, dekat pembuangan sampah dan lokasi lain yang punya risiko tinggi.

    5. Daerah Banjir

    Rumah di daerah banjir juga tak menjadi pilihan utama saat orang mencari rumah. Sehingga rumah daerah banjir bisa menurunkan harga.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com