All posts by Gak Ganti Gambar

8 Cara Agar Tidak Mudah Lapar Seharian, Cocok untuk yang Lagi Diet

Jakarta

Ketika perut terasa lapar, hal ini menandakan kalau tubuh membutuhkan energi dari berbagai makanan dan minuman. Meskipun rasa lapar merupakan hal wajar, namun cukup mengganggu jika terus-menerus terjadi, apalagi baru saja selesai makan.

Kondisi tersebut membuat seseorang jadi lebih sering mengkonsumsi makanan berat dan camilan namun di waktu yang tidak tepat. Jika tidak dihentikan, hal itu bisa membuat berat badan bertambah. Duh!

Tapi jangan khawatir, sebenarnya ada cara mudah untuk mengatasi perut yang mudah lapar. Lalu, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Agar Tidak Mudah Lapar Seharian

Dilansir Medical News Today, sebenarnya ada sejumlah pil atau suplemen yang dapat menekan nafsu makan sehingga tidak mudah lapar. Akan tetapi, hal ini dapat memicu efek samping.

Oleh sebab itu, sebaiknya mengatasi rasa lapar dengan memperbanyak makan-makanan sehat dan bergizi. Selain itu, ada sejumlah cara lain yang bisa diikuti, yakni:

1. Mengkonsumsi Makanan Kaya Serat

Cara yang pertama adalah dengan mengkonsumsi makanan kaya serat. Sebab, asupan serat tinggi dapat membantu tubuh terasa kenyang sekaligus mengatur nafsu makan.

Hal ini dibuktikan lewat sebuah penelitian pada 2022 yang mengungkapkan bahwa serat dapat membantu menekan nafsu makan yang sangat efektif. Adapun makanan yang mengandung kaya serat seperti apel, alpukat, kacang almond, dan sayuran.

2. Makanan Berprotein Tinggi

Selain mengandung serat, disarankan juga mengkonsumsi makanan berprotein tinggi. Sebab, hal tersebut dapat meningkatkan rasa kenyang serta menurunkan kadar hormon lapar.

Sejumlah makanan yang mengandung protein tinggi di antaranya daging tanpa lemak dan telur. Selain itu, protein nabati seperti buncis, kacang polong, alpukat dan minyak zaitun juga efektif mengurangi rasa lapar.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Selain menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, minum air putih juga terbukti dapat menekan rasa lapar dan mengurangi berat badan bagi sebagian orang.

Bahkan, minum segelas air putih sebelum makan dapat membantu seseorang merasa lebih kenyang, sehingga tidak merasa kelaparan lagi setelah makan.

Sebuah penelitian pada 2018 lalu mengamati 15 orang yang selalu minum air putih sebelum makan. Hasilnya, ke-15 orang tersebut mengkonsumsi makanan dengan porsi yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak minum.

4. Makan dengan Perlahan

Saat lapar, banyak orang yang kerap mengambil porsi dalam jumlah banyak dan makan secara lahap. Padahal, cara tersebut justru tidak baik untuk dilakukan.

Sebaiknya, konsumsi makanan secara perlahan dan mengambil porsi secukupnya saja. Sebuah studi menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi secara perlahan akan lebih mengenyangkan daripada yang dimakan secara cepat.

5. Tidur yang Cukup

Tak hanya soal mengatur pola makan, menjaga kualitas tidur juga penting dalam membantu mengurangi rasa lapar. Soalnya, kurangnya waktu tidur dapat meningkatkan rasa lapar sekaligus nafsu makan pada seseorang.

Bagi orang dewasa, dianjurkan memiliki waktu tidur setidaknya 7 jam setiap malam. Cara ini diklaim dapat mengurangi tingkat rasa lapar hingga seharian.

6. Olahraga Sebelum Makan

Selain menyehatkan badan, rutin olahraga juga dapat menekan nafsu makan yang efektif. Sebuah penelitian pada 2018 mengungkapkan bahwa olahraga dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang.

Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan hal ini. Soalnya, ada sejumlah faktor yang justru dapat meningkatkan nafsu makan setelah berolahraga.

7. Hindari Stres

Stres, marah, dan sedih ternyata dapat mempengaruhi orang untuk mengkonsumsi banyak makanan. Sebuah penelitian mengungkapkan kalau orang yang sedang stres cenderung ingin menikmati makanan tidak sehat dan dalam porsi besar.

Maka dari itu, usahakan untuk menghindari stres sejak dini. Cobalah melakukan hal-hal yang positif seperti berolahraga dan mencari waktu luang untuk healing sejenak.

8. Pilih Camilan Mengenyangkan

Sebenarnya, sah-sah saja untuk memakan sejumlah camilan. Hal ini bisa dimaklumi karena tak semua orang dapat mengatur rasa lapar dan nafsu makan sepanjang hari.

Tetapi, sebaiknya pilih camilan yang sehat dan mengenyangkan. Usahakan pilih camilan yang kaya protein ataupun serat karena dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

Itu dia delapan cara agar tidak mudah lapar seharian. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : health.detik.com

Bantu Pangkas BB, Ini 5 Makanan Pengganti Nasi yang Cocok untuk Diet

Jakarta

Nasi putih adalah makanan pokok yang sudah sangat melekat dengan masyarakat Indonesia. Tapi bagi orang-orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan, nasi putih justru menjadi salah satu ‘musuh’ yang dijauhi.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, nasi putih mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga berpotensi menggagalkan diet. Dikutip dari laman resmi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram nasi putih dapat mengandung hingga 130 kalori.

Belum lagi, nasi putih mengandung karbohidrat sederhana yang dapat dengan mudah dicerna. Hal ini membuat tubuh menjadi cepat lapar, sehingga meningkatkan risiko overeating yang dapat membuat berat badan meningkat.


Karenanya, para pejuang diet biasanya menghindari konsumsi nasi saat sedang program. Lantas, apa saja makanan pengganti nasi yang bisa membantu memenuhi kebutuhan karbohidrat dan energi saat sedang diet? Berikut daftarnya.

1. Ubi

Ubi adalah salah satu makanan pengganti nasi yang kerap direkomendasikan untuk orang yang sedang diet. Selain mengandung karbohidrat, ubi juga kaya akan serat yang penting untuk menurunkan berat badan.

Serat dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Alhasil, nafsu makan menjadi lebih terkendali dan mencegah makan secara berlebihan. Hal inilah yang membantu proses penurunan berat badan.

2. Singkong

Sama seperti ubi, singkong juga kaya akan serat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, singkong juga mengandung berbagai nutrisi lain yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti melindungi kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko sindrom metabolik.

Namun, berhati-hatilah dalam mengolah singkong. Pasalnya, makanan ini mengandung zat glikosida sianogen yang dapat melepaskan sianida dan menyebabkan keracunan. Karenanya, bersihkan singkong dengan baik terlebih dahulu sebelum dimasak.

3. Quinoa

Quinoa mungkin merupakan makanan pengganti nasi yang sudah tidak asing bagi para pejuang diet. Quinoa merupakan makanan berbentuk biji-bijian mirip kacang. Quinoa juga sering disebut sebagai ‘superfood’ untuk menurunkan berat badan loh.

Pasalnya, quinoa mengandun berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, mulai dari karbohidrat, lemak, hingga protein. Quinoa juga rendah gluten, sehingga cocok dikonsumsi oleh orang yang mengidap diabetes atau pradiabetes.

4. Nasi Merah

Nasi merah kerap menjadi makanan pengganti nasi untuk diet. Salah satu alasannya karena nasi merah memiliki struktur yang sama dengan nasi putih, sehingga dapat memuaskan keinginan terhadap makanan tersebut.

Nasi merah juga dapat melancarkan sistem pencernaan dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Ditambah lagi, nasi merah termasuk makanan rendah kalori, sehingga sangat cocok dikonsumsi orang yang sedang diet.

5. Jagung

Jagung juga dapat menjadi makanan pengganti nasi yang lebih menyehatkan. Pasalnya, jagung mengandung berbagai macam nutrisi, seperti vitamin B1, B3, B5, B9, vitamin C, serat, magnesium, dan fosfor.

Jagung juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah yang signifikan.

(ath/naf)



Sumber : health.detik.com

Pejuang Diet Merapat! Ini 5 Camilan Sehat yang Nggak Bikin Perut Makin Buncit

Jakarta

Camilan kerap dipandang sebagai jenis makanan yang bisa membuat gemuk. Karenanya, orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan cenderung menjauhi makanan tersebut.

Tapi, berusaha menurunkan berat badan bukan berarti harus mengorbankan camilan. Bahkan, mengonsumsi camilan yang tepat justru dapat mendukung proses penurunan berat badan. Camilan yang sehat dapat membantu tubuh untuk tetap kenyang dalam waktu yang lama, sehingga mencegah makan berlebihan dan berat badan ‘membengkak’.

Lantas, apa saja camilan yang aman dikonsumsi saat diet dan tidak memicu kenaikan berat badan? Dikutip dari Health, berikut daftarnya.


1. Pisang dan Selai Kacang

Kombinasi pisang dan selai kacang merupakan camilan yang sangat cocok dikonsumsi saat sedang diet. Berbagai penelitian menunjukkan kacang dapat membantu mengendalikan trigliserida dan lemak dalam darah, sehingga mendukung penurunan berat badan.

Di sisi lain, pisang merupakan sumber kalium yang sangat dibutuhkan oleh fungsi saraf dan otot. Tak hanya itu, kombinasi pisang dan selai kacang juga akan memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein tubuh, meningkatkan mood, dan memberikan energi untuk beraktivitas.

2. Greek Yogurt dengan Raspberry

Greek yogurt memiliki protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa. Penelitian menunjukkan diet yang tinggi protein dapat membantu tubuh merasa kenyang untuk waktu yang lama.

Dengan menambahkan raspberry, kebutuhan akan serat juga ikut terpenuhi. Untuk memperkaya rasa, Anda bisa juga menambahkan madu sebagai pemanis alami.

3. Oatmeal dan Blueberry

Oat adalah salah satu camilan sehat yang praktis untuk dibuat kapanpun. Oat kaya akan serat yang dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah, mengurangi lemak tubuh, dan menurunkan berat badan. Tambahkan beberapa blueberry untuk mendapatkan rasa manis alami, serat, vitamin C, dan antioksidan.

4. Telur Rebus

Meski sederhana, telur rebus termasuk camilan sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Telur rebus mengandung protein tinggi yang mengenyangkan. Kandungan protein tersebut juga membantu menekan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.

Studi juga menunjukkan diet tinggi protein dapat membantu mempertahankan massa otot dan menurunkan berat badan.

5. Apel dan Keju

Apel merupakan sumber serat yang mengenyangkan, sehingga cocok menjadi camilan saat sedang diet untuk menurunkan berat badan.

Sementara itu, keju kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Bahkan dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2019, peneliti menemukan keju juga dapat melindungi dari risiko diabetes tipe 2. Tapi ingat, pilihlah jenis keju yang rendah lemak agar tidak malah mengacaukan proses penurunan berat badan.

(ath/kna)



Sumber : health.detik.com

Pejuang Diet Merapat! Ini 5 Camilan Sehat yang Nggak Bikin Perut Makin Buncit

Jakarta

Camilan kerap dipandang sebagai jenis makanan yang bisa membuat gemuk. Karenanya, orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan cenderung menjauhi makanan tersebut.

Tapi, berusaha menurunkan berat badan bukan berarti harus mengorbankan camilan. Bahkan, mengonsumsi camilan yang tepat justru dapat mendukung proses penurunan berat badan. Camilan yang sehat dapat membantu tubuh untuk tetap kenyang dalam waktu yang lama, sehingga mencegah makan berlebihan dan berat badan ‘membengkak’.

Lantas, apa saja camilan yang aman dikonsumsi saat diet dan tidak memicu kenaikan berat badan? Dikutip dari Health, berikut daftarnya.


1. Pisang dan Selai Kacang

Kombinasi pisang dan selai kacang merupakan camilan yang sangat cocok dikonsumsi saat sedang diet. Berbagai penelitian menunjukkan kacang dapat membantu mengendalikan trigliserida dan lemak dalam darah, sehingga mendukung penurunan berat badan.

Di sisi lain, pisang merupakan sumber kalium yang sangat dibutuhkan oleh fungsi saraf dan otot. Tak hanya itu, kombinasi pisang dan selai kacang juga akan memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein tubuh, meningkatkan mood, dan memberikan energi untuk beraktivitas.

2. Greek Yogurt dengan Raspberry

Greek yogurt memiliki protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa. Penelitian menunjukkan diet yang tinggi protein dapat membantu tubuh merasa kenyang untuk waktu yang lama.

Dengan menambahkan raspberry, kebutuhan akan serat juga ikut terpenuhi. Untuk memperkaya rasa, Anda bisa juga menambahkan madu sebagai pemanis alami.

3. Oatmeal dan Blueberry

Oat adalah salah satu camilan sehat yang praktis untuk dibuat kapanpun. Oat kaya akan serat yang dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah, mengurangi lemak tubuh, dan menurunkan berat badan. Tambahkan beberapa blueberry untuk mendapatkan rasa manis alami, serat, vitamin C, dan antioksidan.

4. Telur Rebus

Meski sederhana, telur rebus termasuk camilan sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Telur rebus mengandung protein tinggi yang mengenyangkan. Kandungan protein tersebut juga membantu menekan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.

Studi juga menunjukkan diet tinggi protein dapat membantu mempertahankan massa otot dan menurunkan berat badan.

5. Apel dan Keju

Apel merupakan sumber serat yang mengenyangkan, sehingga cocok menjadi camilan saat sedang diet untuk menurunkan berat badan.

Sementara itu, keju kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Bahkan dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2019, peneliti menemukan keju juga dapat melindungi dari risiko diabetes tipe 2. Tapi ingat, pilihlah jenis keju yang rendah lemak agar tidak malah mengacaukan proses penurunan berat badan.

(ath/kna)



Sumber : health.detik.com

5 Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Mau Coba yang Mana?


Jakarta

Salah satu kebiasaan yang bisa menjadi kunci utama menurunkan berat badan adalah menerapkan hidup sehat, salah satunya dengan memilih asupan yang tepat. Para ahli pun mengungkapkan beberapa minuman pagi favorit mereka yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

Beberapa minuman ini disebut mampu menurunkan berat badan tanpa menyiksa dan tetap aman bagi tubuh. Satu lagi, minuman-minuman ini juga mudah banget dibuat di rumah lho.

Meski begitu, cara ini tetap harus dilengkapi dengan olahraga rutin dan mengurangi asupan kalori yang berlebihan. Dikutip dari laman Eat This, berikut 5 minuman yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat.


1. Teh hijau

Penelitian menunjukkan teh hijau dapat mempercepat metabolisme, yang sangat penting jika ingin menurunkan berat badan. Hal ini diungkapkan oleh ahli gizi Lisa Young, Ph.D.

Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin yang merupakan antioksidan yang terbukti efektif membakar lemak.

“Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau, yang pada dasarnya merupakan katekin pekat, telah terbukti menurunkan berat badan dan menurunkan persentase lemak tubuh,” tambah Young.

2. Kopi

Saat meminum kopi hitam atau hanya menggunakan sedikit tambahan perasa, itu tidak akan menambah kalori pada kopi. Itulah yang membuat kopi menjadi minuman favorit yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

“Penelitian menemukan bahwa kopi berkafein dapat mengurangi asupan kalori dan meningkatkan metabolisme,” jelas The Nutrition Twins.

“Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi berkafein, artinya mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang minum lebih sedikit kafein atau mereka yang tidak minum kafein,” sambungnya.

Selain itu, kafein meningkatkan metabolisme dan melancarkan buang air besar, sehingga membantu timbangan bergerak sesuai keinginan.

3. Air hangat dengan perasan lemon

Air hangat dengan lemon juga ternyata menjadi minuman detoks yang luar biasa. Young menjelaskan lemon memiliki segudang manfaat, karena kandungan antioksidan dan serat pektin yang ada di dalamnya.

“Serat pektin dalam lemon merupakan serat larut yang paling banyak ditemukan pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Alasan minuman ini bagus untuk menurunkan berat badan adalah karena menghidrasi, bebas kalori, dan dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh,” tutur Young.

NEXT: Teh jahe

4. Teh jahe

Bagi yang suka minum jahe, minuman satu ini bisa banget dicoba. Young mengatakan minum teh jahe di pagi hari bisa menurunkan berat badan dengan cepat.

Menurutnya, minuman hangat dan menenangkan ini bisa membantu meredakan sakit perut dan tidak mengandung kalori apapun.

“Sebuah penelitian yang dilakukan tentang efek teh jahe dan manfaatnya bagi tubuh menemukan bahwa asupan jahe dapat menurunkan berat badan dan rasio pinggang-pinggul,” tambahnya.

5. Kombinasi mentimun dan air mint

Segelas air mentimun dan mint yang menyegarkan ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Selain itu, minuman ini tetap membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

“Mengkonsumsi air dengan daun mint dan mentimun memiliki banyak manfaat yang menyehatkan, dua di antaranya mendukung penurunan berat badan dan meningkatkan pencernaan,” pungkas Young.

(sao/up)



Sumber : health.detik.com

7 Minuman Ini Bisa Hambat Penurunan Berat Badan, Hindari Saat Diet

Jakarta

Selain untuk menjaga kesehatan, salah satu tujuan diet adalah menurunkan berat badan. Saat berdiet, orang umumnya memperhatikan apa yang dimakan dan menghindari makanan yang menghambat penurunan berat badan.

Tetapi tak hanya makanan, minuman pun juga harus diperhatikan. Sebab, beberapa jenis minuman mengandung gula dan kalori yang bisa menghambat penurunan berat badan, sehingga diet menjadi kurang berhasil.

Apa saja minuman yang harus dibatasi demi diet yang sukses? Simak artikel berikut.


Minuman yang Menghambat Penurunan Berat Badan

Berikut beberapa minuman yang perlu dihindari saat berdiet.

1. Soda

Mengutip WebMD, minuman bersoda memiliki kandungan gula dan kalori yang tinggi, tetapi tidak memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.

Pencinta soda masih bisa mengonsumsi soda tanpa gula atau diet soda, tetapi dalam porsi yang terbatas.

2. Kopi Susu

Minuman kopi susu yang sering ditemukan di toko kopi kekinian sebaiknya dihindari karena kandungan kalorinya yang tinggi. Misalnya, menurut FatSecret, 1 gelas kopi latte mengandung 135 kalori. Sementara 1 gelas kopi moccha mengandung 394 kalori.

Pencinta minuman jenis ini masih bisa meminumnya asal mengurangi kalori yang terdapat di dalamnya. Pesanlah kopi dengan takaran gula yang lebih sedikit atau tanpa gula. Jika bisa, pesanlah kopi yang memakai susu skim (susu murni yang lemak susunya telah dibuang) alih-alih susu biasa. Terakhir, hindari whipped cream untuk mengurangi asupan kalori.

3. Minuman Beralkohol

Mengutip Eat This Not That, minuman beralkohol seperti cocktail dan bir kerap dicampur dengan perasan buah, soda, atau sirup yang meningkatkan kandungan gula secara signifikan.

Alkohol juga memiliki efek buruk pada metabolisme tubuh. Mengutip Healthline, alkohol umumnya mengandung kalori kosong tanpa tambahan nutrisi bagi tubuh.

Selain itu, alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan digunakan sebagai sumber energi utama. Jadi, glukosa dari karbohidrat dan lipid dari lemak yang harusnya dibakar menjadi energi justru akan menumpuk pada tubuh.

4. Minuman Berenergi

Minuman berenergi kerap mengandung tambahan gula dan kafein yang menghambat penurunan berat badan. Jika seseorang memiliki pola makan sehat dan tidur dengan cukup dan teratur, seharusnya ia tidak lagi membutuhkan tambahan energi dari minuman berenergi.

5. Jus Buah

Meski terkesan sehat, jus buah yang sudah diproses sering mendapat tambahan gula sehingga bisa mengurangi kesuksesan diet.

Selain itu, jus buah memiliki lebih sedikit serat dibandingkan buah utuh. Untuk merasa kenyang lebih lama, sebaiknya konsumsi buah utuh dibandingkan minum jus buah.

6. Smoothie

Sama seperti jus buah, smoothie juga sering dianggap minuman sehat. Tetapi, smoothie tanpa kandungan protein tidak membuat orang merasa kenyang cukup lama.

Sebaiknya tambahkan sumber protein pada smoothie, misalnya Greek yogurt atau bubuk protein. Protein membuat kita merasa kenyang lebih lama dan menambah LBM (Lean Body Mass). Ini berarti, persentase lemak total berkurang, sehingga berat badan berkurang tetapi massa otot meningkat.

7. Es Teh

Kebanyakan es teh yang telah diproses atau dibeli di restoran dan rumah makan mengandung tambahan gula. 1 gelas es teh mengandung 90 kalori dan 22 miligram gula. Sehingga, minuman ini sebaiknya dihindari bagi yang berdiet.

Sebagai alternatif, seduhlah teh sendiri di rumah sehingga kadar gula bisa dikontrol.

Itu dia 7 minuman yang bisa menghambat penurunan berat badan. Bukan berarti detikers yang sedang berdiet tidak boleh mengonsumsi minuman ini sama sekali, ya. Minuman ini masih boleh dikonsumsi asalkan kalori dan gulanya dikurangi dan diminum dalam porsi yang terbatas.

(fds/fds)



Sumber : health.detik.com

Saran Dokter Gizi agar Body Nggak ‘Lebaran’ di Momen Lebaran


Jakarta

Lebaran identik dengan beragam hidangan lezat. Meskipun mengandung gula, lemak, dan garam tinggi, ahli gizi menegaskan bahwa tetap menikmati makanan enak saat hari raya tidak akan merusak diet bagi yang menjalankannya.

“Sebenarnya, tidak ada satu yang membuat diet menjadi lebih baik atau yang merusak. Jadi gini, mindset-nya diet itukan bukan berarti nggak makan, diet itukan artinya justru pengaturan pola makan,” ungkap spesialis gizi klinik, dr Diana F Suganda, SpGK, M.Kes saat dihubungi detikcom.

Saat Lebaran, wajar untuk menikmati makanan khas seperti ketupat, opor, kue kering, dan hidangan lainnya. Namun, penting untuk tetap mindful. Artinya, perlu sepenuhnya menyadari makanan yang akan dikonsumsi oleh tubuh.


“Tetep mindful itu bukan berarti ‘cheating’, kalau cheating kayanya mindsetnya oh bisa bebas nih makan apa aja dan seberapa banyak, banyak-banyak terserah, mungkin makannya apa aja minumnya apa aja, nah nggak bisa,” jelas dr Diana.

“Nah tetep mindful artinya apa, oke kita tahu sebenarnya seberapa banyak sih yang diperlukan oleh tubuh,” imbuhnya.

“Tadi kalau misalnya makanan tinggi santan segala macem ya mindful aja, makan sesuai dengan porsi yang tadi tapi ngerasa cukup, ya udah kalau udah siang tadi makan santan dengan ketupat dan sebagainya, ya kalau bisa malem ya bening-bening,” pungkasnya.

Penting untuk tetap menjaga pola makan dan hindari konsumsi makanan lebaran secara berlebihan. Selain itu juga harus mindful atau memiliki kesadaran penuh terhadap makanan yang akan dikonsumsi oleh tubuh.

(up/up)



Sumber : health.detik.com

Pria Bekasi Berhasil Turun 50 Kg, Punya 4 Cara Diet Tanpa Tahan Lapar Seharian


Jakarta

Diet seringnya dikaitkan dengan perasaan ‘menyiksa’ lantaran banyak orang merasa berat mengubah pola makan. Hal ini juga dialami Leslie Perdana Sihombing, pria 25 tahun itu bahkan sempat menjajal segala macam diet, sampai ekstremnya menahan lapar seharian.

Namun, apa yang didapat? Bukan membuahkan hasil, keesokan harinya seperti muncul perasaan ‘balas dendam’ makan lebih banyak, lantaran menahan lapar seharian di hari sebelumnya.

Pada akhirnya, Leslie memiliki empat cara yang membuat dietnya berhasil tanpa perlu menahan lapar. Apa saja?


“Aku suka makan lauk lebih banyak daripada nasi, dengan makan lebih banyak terutama berasal dari hewani, tubuh akan merasa kenyang lebih lama jadinya nggak perlu terlalu banyak buat mengurangi porsi,” cerita pria asal Bekasi tersebut.

“Tapi biar bisa lebih hemat gue biasanya masak sendiri bisa pakai dada ayam, paha ayam, daging, ikan, ataupun telur,” lanjutnya.

Cara kedua menurutnya yang cukup ampuh adalah mengontrol tempo makan atau cara makan. Jika seringnya makan terlalu cepat, ada keinginan lebih tinggi untuk masih merasa tidak kenyang. Berbeda jika saat membiasakan diri makan dengan perlahan.

“Makan perlahan dengan mengontrol tempo atau ritme makan hal sesimpel ini cukup membantu karena biasanya kalau makan cepet banget, malah cenderung nambah nasi,” tuturnya.

“Akhirnya setelah nambah nasi, terus kekenyangan dan terus nyesel,” katanya.

Ketiga, minum air putih terlebih dulu sebelum makan. Minum air putih sebelum makan membuatnya merasa lebih kenyang yang kemudian bisa mengatur porsi makan tidak menjadi lebih banyak dari biasanya.

“Selesai makan juga dorong lagi pakai air putih,” kata dia,

“Dan yang paling penting itu percaya proses bertahap karena diet ini bukan sehari dua hari, seminggu, jadi nikmati saja,” pungkasnya.

(naf/kna)



Sumber : health.detik.com

Awal Mula Diet Pria Bekasi, BB Sempat 145 Kg! Kini Turun 50 Kg Tanpa Skip Nasi


Jakarta

Cerita perjalanan diet pria asal Bekasi yang berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 50 kg, ramai disorot netizen. Bobot tubuh pria bernama Leslie Perdana Sihombing sempat di angka 145 kg.

Rupanya, Leslie sukses menurunkan berat badan berkat diet one meal a day, alias hanya makan satu kali selama 24 jam.

“Jadi jendela makan besar hanya satu sampai dua jam, dan setelah itu nggak boleh ngemil, dan hanya boleh minum air putih, teh, kopi, dan harus tanpa gula,” ceritanya saat dihubungi detikcom Selasa (27/2/2024).


Dirinya tak pernah membatasi konsumsi nasi. Asupan karbo yang dirasa mengenyangkan dan tetap dipilih selama perjalanan diet Leslie adalah nasi.

Metode one meal a day sebetulnya mengizinkan seseorang untuk mengonsumsi jenis makanan apapun. Namun, Leslie ingin sekaligus memperbaiki pola hidup dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat.

“Metodeomad ini sebenarnya boleh makan apa saja dalam satu kali makan, tapi karena gue in

gin menjalaninya sebagai pola hidup, jadi sangat menjaga makan kecuali lagi cheating,” sambungnya.

Leslie membatasi cheating dalam seminggu minimal tidak lebih dari dua hari. Sebab, bila lebih dari waktu tersebut dan dilakukan berturut-turut, diet menjadi lebih mudah gagal dan sulit untuk kembali ‘on-track’.

Apa Saja Sih yang Dikonsumsi?

“Dalam satu piring itu ada protein hewani, karbo, serat, dan kadang ada protein nabati,”
beber dia.

“Makannya normal, tapi makannya sehari sekali proporsi nasinya jadi lebih sedikit dari lauk,” terang dia.

Pria berusia 25 tahun tersebut juga perlahan mulai mengurangi asupan tepung-tepungan, makanan dengan proses digoreng, hingga makanan manis.

“Kalaupun digoreng pakai minyak hewani dan kelapa,” jelasnya.

NEXT: Awal mula konsisten diet

Sebelum diet, Leslie mulai mengeluhkan nyeri di nyaris seluruh bagian tubuh. Setiap kali beraktivitas, ada rasa sakit di lutut, mudah mengantuk, sampai keluhan asam lambung.

“Kalau dicek mungkin banyak penyakit-penyakit lainnya,” kata dia.

Dirinya mengaku bobot tubuhnya berada di level obesitas karena ‘binge eating’, stres setelah putus cinta membuatnya tak bisa mengontrol berapa banyak makanan yang masuk ke tubuh.

Dirinya juga terbiasa selalu mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Porsi makan Leslie sebelum diet bisa sampai empat kali dalam sehari.

“Tantangan terbesar selama diet, semuanya berat karena mengubah kebiasaan 180 derajat, paling berat setop ngemil, dari biasanya pagi makan nasi uduk, siang nasi padang, malam ngemil, makan nasi goreng, untuk setop nasi goreng saja dulu susah di awal,” pungkasnya.

(naf/naf)



Sumber : health.detik.com

Awal Mula Diet Pria Bekasi, BB Sempat 145 Kg! Kini Turun 50 Kg Tanpa Skip Nasi


Jakarta

Cerita perjalanan diet pria asal Bekasi yang berhasil menurunkan bobot tubuhnya hingga 50 kg, ramai disorot netizen. Bobot tubuh pria bernama Leslie Perdana Sihombing sempat di angka 145 kg.

Rupanya, Leslie sukses menurunkan berat badan berkat diet one meal a day, alias hanya makan satu kali selama 24 jam.

“Jadi jendela makan besar hanya satu sampai dua jam, dan setelah itu nggak boleh ngemil, dan hanya boleh minum air putih, teh, kopi, dan harus tanpa gula,” ceritanya saat dihubungi detikcom Selasa (27/2/2024).


Dirinya tak pernah membatasi konsumsi nasi. Asupan karbo yang dirasa mengenyangkan dan tetap dipilih selama perjalanan diet Leslie adalah nasi.

Metode one meal a day sebetulnya mengizinkan seseorang untuk mengonsumsi jenis makanan apapun. Namun, Leslie ingin sekaligus memperbaiki pola hidup dengan membiasakan mengonsumsi makanan sehat.

“Metodeomad ini sebenarnya boleh makan apa saja dalam satu kali makan, tapi karena gue in

gin menjalaninya sebagai pola hidup, jadi sangat menjaga makan kecuali lagi cheating,” sambungnya.

Leslie membatasi cheating dalam seminggu minimal tidak lebih dari dua hari. Sebab, bila lebih dari waktu tersebut dan dilakukan berturut-turut, diet menjadi lebih mudah gagal dan sulit untuk kembali ‘on-track’.

Apa Saja Sih yang Dikonsumsi?

“Dalam satu piring itu ada protein hewani, karbo, serat, dan kadang ada protein nabati,”
beber dia.

“Makannya normal, tapi makannya sehari sekali proporsi nasinya jadi lebih sedikit dari lauk,” terang dia.

Pria berusia 25 tahun tersebut juga perlahan mulai mengurangi asupan tepung-tepungan, makanan dengan proses digoreng, hingga makanan manis.

“Kalaupun digoreng pakai minyak hewani dan kelapa,” jelasnya.

NEXT: Awal mula konsisten diet

Sebelum diet, Leslie mulai mengeluhkan nyeri di nyaris seluruh bagian tubuh. Setiap kali beraktivitas, ada rasa sakit di lutut, mudah mengantuk, sampai keluhan asam lambung.

“Kalau dicek mungkin banyak penyakit-penyakit lainnya,” kata dia.

Dirinya mengaku bobot tubuhnya berada di level obesitas karena ‘binge eating’, stres setelah putus cinta membuatnya tak bisa mengontrol berapa banyak makanan yang masuk ke tubuh.

Dirinya juga terbiasa selalu mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Porsi makan Leslie sebelum diet bisa sampai empat kali dalam sehari.

“Tantangan terbesar selama diet, semuanya berat karena mengubah kebiasaan 180 derajat, paling berat setop ngemil, dari biasanya pagi makan nasi uduk, siang nasi padang, malam ngemil, makan nasi goreng, untuk setop nasi goreng saja dulu susah di awal,” pungkasnya.

(naf/naf)



Sumber : health.detik.com